Tag Archives: altcoin

Solana Melonjak 10%, Target $110 Terbuka, Apakah SOL Tembus $100?

Harga Solana (SOL) memimpin pemulihan pasar kripto dengan lonjakan 10% dalam 24 jam terakhir, memicu spekulasi bahwa level US$100 bisa segera tercapai. Sejumlah indikator teknikal dan data on-chain menunjukkan potensi kenaikan lanjutan menuju area US$110–US$115.

Pada perdagangan Rabu, SOL sempat menyentuh level intraday US$86, naik dari posisi terendah dua minggu di US$75 sehari sebelumnya. Kenaikan ini terjadi seiring pemulihan pasar kripto secara keseluruhan.

Open Interest dan Likuidasi Short Meningkat

Reli harga SOL dibarengi lonjakan aktivitas derivatif. Open interest futures Solana naik lebih dari 5% menjadi US$5,27 miliar, mencerminkan meningkatnya partisipasi pasar.

Dalam 24 jam terakhir, likuidasi posisi short SOL tercatat mencapai US$15,4 juta. Tekanan likuidasi ini mengindikasikan dorongan beli yang kuat dari sisi permintaan.

Selain itu, ETF spot Solana berbasis Amerika Serikat mencatat arus masuk bersih sebesar US$40 juta sejak 9 Februari. Arus dana ini dinilai memperkuat sentimen positif terhadap SOL di tengah pemulihan pasar.

Secara umum, kapitalisasi pasar kripto global naik 4% menjadi US$2,28 triliun. Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$66.800 atau naik 5% dalam 24 jam, sementara Ether menguat sekitar 8% ke area US$1.990.

Baca juga: Solana ETF Masuk US$30 Juta Tertinggi 2,5 Bulan, Tapi Harga SOL Lemah?

Breakout Pola Segitiga Arahkan ke US$110

Dari sisi teknikal, grafik enam jam SOL/USD menunjukkan breakout dari pola symmetrical triangle. Pola ini sering diartikan sebagai sinyal kelanjutan tren setelah fase konsolidasi.

Dilaporkan Cointelegraph, untuk menjaga momentum kenaikan, harga perlu ditutup di atas simple moving average (SMA) 100-hari di sekitar US$86. Jika level ini mampu dipertahankan, target pengukuran pola mengarah ke US$110, yang bertepatan dengan SMA 50-hari. Target tersebut mencerminkan potensi kenaikan sekitar 28% dari level saat ini.

Penutupan harian di atas exponential moving average (EMA) 20-hari di sekitar US$88 dapat membuka ruang menuju US$95 dan selanjutnya US$117.

Data distribusi harga realisasi dari Glassnode menunjukkan aktivitas beli historis di atas US$85 relatif terbatas. Artinya, hanya sedikit pemegang SOL yang memiliki harga pokok di atas area tersebut, sehingga potensi tekanan jual jangka pendek dinilai lebih rendah.

Level resistensi signifikan berikutnya berada di sekitar US$115, di mana sebelumnya sekitar 22 juta SOL sempat diakumulasi.

Dengan kombinasi breakout teknikal, arus masuk ETF, serta tekanan likuidasi short, Solana kini menjadi salah satu altcoin dengan momentum pemulihan paling kuat. Namun, keberlanjutan tren naik akan sangat bergantung pada kemampuan harga mempertahankan area di atas US$86–US$88 dalam waktu dekat.

Menurut Tim Research Tokocrypto, SOL kembali menunjukkan kekuatannya sebagai aset ‘high-beta’ yang paling responsif saat market rebound.

“Inflow ETF yang konsisten meskipun market sedang ‘Fear’ menandakan adanya akumulasi institusional yang kuat di ekosistem Solana. Secara teknikal, jalan menuju 10 terbuka lebar karena minimnya resistensi historis di area 5-15,” ungkapnya.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat ke $70.682, Sentimen Pulih


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Cardano Breakdown, Whales Angkat Kaki, Target US$0,23 Kian Dekat?

Harga Cardano (ADA) memasuki fase kritis setelah mengonfirmasi breakdown bearish dari pola head and shoulders. Di tengah tekanan tersebut, data on-chain menunjukkan kontras tajam: investor besar atau whales justru melepas kepemilikan sebelum penurunan terjadi, sementara investor ritel agresif membeli saat harga turun.

Dalam tujuh hari terakhir, harga ADA turun hampir 5% dan kehilangan level support penting di area US$0,266. Saat ini, Cardano diperdagangkan di kisaran US$0,265 dan belum menunjukkan pemulihan signifikan.

Whales Lepas 120 Juta ADA Sebelum Breakdown

Kelompok whale yang memegang antara 100 juta hingga 1 miliar ADA mulai mengurangi eksposur bahkan sebelum pola breakdown terkonfirmasi pada 22 Februari. Pada 19 Februari, kelompok ini tercatat memegang sekitar 2,54 miliar ADA. Namun pada 23 Februari, jumlah tersebut turun menjadi 2,42 miliar ADA.

Artinya, sekitar 120 juta ADA dilepas dalam beberapa hari, dengan nilai mendekati US$30 juta. Penjualan ini terjadi saat pola teknikal masih dalam proses pembentukan, mengindikasikan bahwa investor besar telah mengantisipasi potensi penurunan lebih lanjut.

Yang menjadi sorotan bukan hanya aksi jual tersebut, tetapi juga absennya aksi beli kembali. Biasanya, jika whale memperkirakan pemulihan harga, mereka mulai melakukan akumulasi di area support. Namun hingga kini, belum terlihat tanda-tanda akumulasi baru dari kelompok ini.

Baca juga: Cardano Anjlok ke US$0,25, Siap Tembus US$0,22?

Ritel Borong Dip, Outflow Melonjak 640%

Di sisi lain, data arus keluar dari bursa menunjukkan lonjakan signifikan aktivitas beli oleh investor ritel. Pada 21 Februari, total outflow ADA dari bursa tercatat sekitar US$344.450. Dua hari kemudian, angka tersebut melonjak menjadi US$2,55 juta, atau naik sekitar 640%.

Outflow dari bursa umumnya menandakan investor memindahkan aset ke dompet pribadi untuk disimpan, bukan untuk dijual. Ini mengindikasikan bahwa investor ritel tengah memanfaatkan penurunan harga untuk akumulasi.

Namun indikator lain menunjukkan risiko penurunan belum sepenuhnya selesai. Persentase total suplai yang berada dalam posisi profit sempat turun ke 6,06% pada 12 Februari, level terendah dalam tiga bulan. Angka tersebut kini berada di sekitar 8,45%, masih sekitar 40% lebih tinggi dari titik kapitulasi terakhir.

Secara historis, pasar sering kali masih melanjutkan penurunan selama tingkat profitabilitas belum mencapai level kapitulasi ekstrem.

Target US$0,23 Mengintai

Secara teknikal, breakdown dari pola head and shoulders pada grafik 8 jam memperkuat bias bearish. Indeks Smart Money (SMI), yang melacak pergerakan investor berpengalaman, juga menunjukkan divergensi negatif saat harga menembus support.

Support terdekat kini berada di area US$0,259. Jika level ini gagal dipertahankan, ADA berpotensi turun menuju US$0,233, atau sekitar 12% lebih rendah dari harga saat ini. Target tersebut sejalan dengan proyeksi penuh dari pola breakdown yang telah terkonfirmasi.

Sinyal pemulihan awal baru akan terlihat jika ADA mampu kembali menembus US$0,276. Namun pembatalan skenario bearish secara teknikal membutuhkan pergerakan di atas US$0,293.

Untuk saat ini, pasar Cardano menunjukkan perpecahan jelas antara strategi whale dan ritel. Ketika investor besar memilih menepi, investor kecil justru masuk agresif. Pertanyaannya, apakah ini momen akumulasi terbaik, atau justru awal dari leg penurunan berikutnya.

Menurut Tim Research Tokocrypto, terjadi pembelahan pasar yang berbahaya di mana ritel agresif membeli ‘dip’ yang justru sedang dijauhi oleh smart money. Tanpa dukungan Whale, akumulasi ritel biasanya hanya bersifat sementara dan berisiko menjadi exit liquidity bagi distribusi besar berikutnya.

“Target tetap menjadi risiko nyata selama indikator Smart Money Index (SMI) belum menunjukkan pembalikan arah yang meyakinkan,” jelasnya.

Baca Juga: Viral Rumor Cardano Shutdown, Tapi Laporan Resmi Justru Bikin Kaget!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Tertekan, Analis Prediksi Harga Bisa Sideway Beberapa Pekan

Harga Ethereum (ETH) diperkirakan masih bergerak terbatas dalam beberapa pekan ke depan setelah berbagai risiko jangka pendek dinilai sudah tercermin dalam harga. Analis menyebut, tanpa katalis baru yang kuat, aset kripto terbesar kedua ini berpotensi diperdagangkan sideways.

Dilaporkan Cointelegraph, analis utama Swyftx, Pav Hundal, mengatakan bahwa banyak ketidakpastian jangka pendek sudah diperhitungkan pasar. “Banyak ketidakpastian dalam waktu dekat sudah tercermin di harga Ethereum. Saya tidak akan terkejut jika ETH tetap relatif lesu dalam beberapa minggu ke depan,” ujarnya.

Menurut Hundal, faktor geopolitik seperti ketegangan terkait Iran serta perkembangan regulasi di Amerika Serikat melalui CLARITY Act telah sebagian besar diantisipasi pelaku pasar. Kondisi ini membuat ruang pergerakan harga dalam waktu dekat menjadi terbatas.

Likuidasi 19 Miliar Dolar AS Masih Membayangi

Baca juga: Ethereum Target $2.000! Sinyal On-Chain Isyaratkan Bottom Terbentuk

Ethereum saat ini diperdagangkan di kisaran 2.021 dolar AS, jauh dari puncaknya pada Oktober lalu di sekitar 4.687 dolar AS. Sejak saat itu, ETH telah terkoreksi sekitar 56,8%. Dalam 30 hari terakhir saja, Ether turun 31,65%, menurut data CoinMarketCap.

Hundal menilai pasar masih dalam fase pemulihan pasca peristiwa likuidasi besar pada Oktober yang menghapus sekitar 19 miliar dolar AS dari pasar. “Ethereum menghadapi tekanan ganda dalam jangka pendek. Kaskade likuidasi Oktober menghapus 19 miliar dolar AS dari pasar, dan kini sentimen konsumen turun ke level yang belum terlihat sejak 2022,” katanya.

Indeks Crypto Fear & Greed yang mengukur sentimen pasar kripto menunjukkan skor 13 atau kategori “extreme fear”, mencerminkan kehati-hatian tinggi di kalangan investor ritel.

Sentimen Jadi Faktor Penentu

Di tengah fokus pelaku pasar terhadap potensi masuknya likuiditas baru, Hundal menilai sentimen justru menjadi faktor yang kurang mendapat perhatian. “Bagi saya, sentimen konsumen adalah cerita besar yang tidak banyak dibahas,” ujarnya.

Meski investor ritel cenderung berhati-hati, akumulasi oleh institusi masih berlangsung. BitMine Immersion Technologies, perusahaan treasury Ether terbesar, baru-baru ini menambah 45.759 ETH ke dalam portofolionya. Total kepemilikan perusahaan tersebut kini mencapai 4.371.497 ETH atau sekitar 3,62% dari total 120,7 juta ETH yang beredar.

Uji Kesabaran Investor

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 1 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 1 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

Sementara itu, Bitcoin justru mencetak rekor tertinggi baru di level 126.100 dolar AS, memperlebar jarak performa dengan Ether. Namun dalam tujuh hari terakhir, rasio ETH/BTC naik 3,58%, mengindikasikan sedikit penguatan relatif Ether terhadap Bitcoin.

Dalam jangka menengah, Hundal memperkirakan pergerakan Ether dapat menjadi ujian bahkan bagi investor berpengalaman. Ia menambahkan bahwa pasar perlu mencermati tanda-tanda awal jika Ether mulai mengungguli Bitcoin.

“Di titik itulah pergerakan bisa menjadi sangat agresif,” kata Hundal.

Untuk saat ini, tanpa katalis baru yang signifikan, Ether diperkirakan masih akan bergerak terbatas sembari menunggu pemulihan sentimen dan arah likuiditas pasar selanjutnya.

Menurut Tim Research Tokocrypto, meskipun sentimen ritel di zona ‘Extreme Fear’ (Indeks 13), BitMine justru nambah muatan 45.759 ETH.

“Ada dikotomi: Ritel takut, institusi akumulasi. G-Protocol Filter: Pantau rasio ETH/BTC yang naik 3,58%, sinyal kekuatan relatif ETH mulai bangkit,” analisanya.

Baca Juga: Tekanan Jual Anjlok 90%, Ethereum Siap Meledak Lagi?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Shentu (CTK) Siap Upgrade Mainnet, Perkuat Stabilitas Harga?

Jaringan Shentu (CTK) dijadwalkan melakukan upgrade mainnet ke versi 2.17.0 pada ketinggian blok 28.124.200.

Pembaruan infrastruktur ini difokuskan pada peningkatan ketahanan teknis dan optimalisasi performa sistem, tanpa adanya perubahan signifikan pada mekanisme tokenomics.

Sebagai blockchain berbasis Cosmos, Shentu dikenal mengusung pendekatan keamanan (security-focused chain) dalam pengembangan infrastrukturnya.

Upgrade berkala seperti ini menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas jaringan jangka panjang.

Baca Juga: Harga Shentu (CTK) Naik 18% Usai Diumumkan Listing di BitMart

Upgrade Infrastruktur

Menurut laporan Coinmarketcal, Mainnet upgrade v2.17.0 lebih bersifat teknis dibandingkan fundamental.

Artinya, pembaruan ini menitikberatkan pada peningkatan performa node, efisiensi sistem, serta penguatan keamanan jaringan.

Ini berarti, tidak ada perubahan pada struktur suplai token CTK, mekanisme staking, distribusi reward, dan model ekonomi jaringan.

Langkah ini menunjukkan bahwa Shentu lebih fokus pada penguatan fondasi teknis dibandingkan ekspansi fitur baru dalam jangka pendek.

Sebagai blockchain yang berada dalam ekosistem Cosmos, interoperabilitas dan stabilitas jaringan menjadi faktor penting.

Upgrade seperti ini biasanya mencakup pembaruan kompatibilitas modul, peningkatan keamanan protokol, serta optimalisasi konsensus.

Dampak Terhadap Harga CTK

Menjelang agenda upgrade jaringan, aset kripto sering kali mengalami peningkatan volatilitas akibat spekulasi pasar.

Namun dalam kasus Shentu, tidak adanya perubahan tokenomics membuat potensi dampak harga cenderung terbatas.

Tim Research Tokocrypto menilai bahwa upgrade ini lebih bersifat pemeliharaan strategis daripada katalis fundamental besar.

“Sebagai rantai berbasis Cosmos yang berfokus pada keamanan, upgrade berkala ini penting untuk stabilitas jangka panjang. Namun, karena tidak ada fitur baru yang bombastis atau perubahan ekonomi, dampak harga biasanya terbatas pada spekulasi teknis menjelang upgrade,” kata Tim Research Tokocrypto.

Maksudnya, pergerakan harga CTK kemungkinan besar akan dipengaruhi oleh sentimen jangka pendek, bukan perubahan fundamental yang drastis.

Mengapa Upgrade Rutin Penting bagi Blockchain?

Dalam industri kripto, pembaruan mainnet bukanlah hal yang jarang terjadi. Upgrade rutin memiliki beberapa fungsi utama:

  1. Menutup celah keamanan
    Patch dan peningkatan keamanan penting untuk mencegah potensi eksploitasi.
  2. Meningkatkan efisiensi jaringan
    Optimalisasi performa dapat mempercepat validasi transaksi dan mengurangi risiko bottleneck.
  3. Menjaga kompatibilitas ekosistem
    Terutama bagi jaringan berbasis Cosmos, sinkronisasi dengan perkembangan ekosistem menjadi kunci interoperabilitas.

Bagi investor jangka panjang, upgrade semacam ini sering dipandang sebagai sinyal komitmen tim pengembang terhadap keberlanjutan proyek.

Hal yang Perlu Diperhatikan Investor

Menjelang ketinggian blok 28.124.200, beberapa hal yang perlu dipantau, antara lain:

  • Respons validator terhadap upgrade
  • Stabilitas jaringan pasca implementasi
  • Volume perdagangan CTK menjelang dan setelah upgrade
  • Sentimen pasar secara umum

Jika upgrade berjalan lancar tanpa gangguan teknis, hal ini dapat memperkuat kepercayaan komunitas terhadap kapabilitas teknis Shentu.

Sebaliknya, jika terjadi kendala teknis atau penundaan, volatilitas harga bisa meningkat dalam jangka pendek.

Prospek Jangka Pendek dan Panjang

Pergerakan harga Shentu (CTK/USDT) pada Minggu, 1 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Shentu (CTK/USDT) pada Minggu, 1 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dalam jangka pendek, potensi pergerakan harga CTK lebih dipengaruhi oleh dinamika pasar dan sentimen spekulatif.

Tanpa perubahan tokenomics atau peluncuran fitur besar, reli signifikan cenderung membutuhkan katalis tambahan.

Namun dalam jangka panjang, peningkatan stabilitas dan ketahanan jaringan merupakan fondasi penting untuk pertumbuhan ekosistem.

Blockchain yang konsisten melakukan pemeliharaan teknis cenderung memiliki daya tahan lebih baik dalam siklus pasar kripto yang fluktuatif.

Baca Juga: Harga Shentu (CTK) Melonjak 33%, Apa yang Jadi Katalis Utama?

Upgrade mainnet Shentu v2.17.0 merupakan langkah strategis untuk memperkuat infrastruktur dan menjaga stabilitas jaringan.

Meski tidak menghadirkan perubahan ekonomi atau fitur revolusioner, pembaruan ini tetap relevan bagi keberlanjutan proyek.

Bagi investor, momentum upgrade bisa memicu volatilitas jangka pendek. Namun, nilai jangka panjang Shentu tetap bergantung pada perkembangan ekosistem, adopsi, dan inovasi ke depan.

Dengan pendekatan berbasis keamanan dan dukungan teknologi Cosmos, Shentu menunjukkan komitmen untuk menjaga kualitas jaringan di tengah kompetisi ketat industri blockchain global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Teknologi Meteora di Solana: DEX, Dynamic Liquidity, dan Likuiditas

Meteora adalah decentralized exchange (DEX) dan protokol likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana. Proyek ini berawal dari Mercurial Finance, yang kemudian direstrukturisasi oleh tim inti pada awal 2023 untuk mengembalikan kepercayaan komunitas sekaligus memodernisasi infrastruktur likuiditas di ekosistem Solana.

Platform ini memperkenalkan model Dynamic Liquidity Market Maker (DLMM), menggantikan sistem pool statis Mercurial dengan mekanisme likuiditas adaptif berbasis rentang harga. Dengan DLMM, penyedia likuiditas dapat menempatkan aset dalam price bins tertentu sehingga tercipta pasar yang lebih dalam, efisien, dan stabil, terutama saat kondisi volatil.

Saat ini, Meteora telah terintegrasi dengan protokol besar seperti Jupiter dan Raydium, yang membuat Meteora menjadi salah satu protokol lapisan likuiditas terbesar di jaringan Solana.

Baca juga: Apa Itu Meteora Crypto? Panduan Lengkap untuk Pemula

Meteora DEX

Fitur DEX Meteora. Sumber: Meteora.ag

Selain berfungsi sebagai protokol likuiditas yang memungkinkan berbagai Decentralized Exchange (DEX) lain melakukan swap aset secara efisien, pengguna juga bisa melakukan swap secara langsung di liquidity pool (LP) Meteora, sesuai dengan price bin liquidity.

Teknologi DEX di Meteora (termasuk protokol likuiditasnya) beroperasi dengan kerangka kerja automated market-making adaptif yang secara dinamis mengoptimalkan distribusi likuiditas, perilaku harga, dan biaya transaksi secara real-time. Sistem ini dirancang untuk menciptakan pasar yang lebih efisien, stabil, dan ramah bagi penyedia likuiditas maupun trader di ekosistem Solana.

Fungsionalitas Meteora dapat dipahami melalui beberapa mekanisme inti berikut:

  • Dynamic Liquidity Market Maker (DLMM): Menggunakan price bins untuk mengaktifkan likuiditas dalam rentang harga tertentu, menjaga kedalaman pasar tetap efisien sesuai kondisi harga terkini.
  • Volatility-Based Fee Adjustment: Memantau fluktuasi harga secara berkelanjutan dan menyesuaikan biaya swap guna melindungi penyedia likuiditas saat terjadi pergerakan pasar yang cepat.
  • Swap Execution Process: Memecah transaksi menjadi bagian-bagian kecil yang melewati beberapa bins, dengan perhitungan biaya per bin untuk memastikan harga adil dan slippage rendah.
  • Composable Pool Architecture: Memungkinkan berbagai jenis pool berjalan berdampingan, mendukung strategi khusus untuk aset stabil, pasangan volatil, maupun peluncuran token baru.
  • Auto-Rebalancing Mechanism: Secara berkala menggeser likuiditas yang tidak aktif ke trading bins agar spread tetap ketat dan kedalaman pasar konsisten.
  • Onchain Integration Layer: Terhubung langsung dengan protokol Solana seperti Jupiter, untuk meningkatkan efisiensi routing serta pemanfaatan likuiditas lintas platform.

Dynamic Liquidity

Dynamic Liquidity Market Maker (DLMM) Meteora adalah sistem yang memungkinkan penyedia likuiditas (LP) mendapatkan keuntungan lebih optimal. Mekanisme ini bekerja dengan menyesuaikan biaya transaksi (dynamic fees) dan konsentrasi likuiditas secara otomatis sesuai kondisi pasar yang berubah-ubah. Dengan begitu, LP memiliki fleksibilitas lebih besar untuk memaksimalkan pendapatan.

Contoh distribusi likuditas dalam bentuk price bins. Sumber: Meteora.ag

DLMM terinspirasi dari konsep Liquidity Book milik Trader Joe. Dimana likuiditas dari suatu pasangan aset dibagi ke dalam beberapa “price bins” atau kotak harga. Setiap bin memiliki harga tertentu, dan token yang ditempatkan di dalamnya bisa ditukar pada harga tersebut. Selama transaksi masih berlangsung di dalam bin yang sama, tidak akan terjadi slippage (selisih harga). Harga pasar akhirnya terbentuk dari gabungan seluruh bin yang aktif.

Melalui DLMM, LP bisa memperoleh keuntungan dari beberapa sumber sekaligus: biaya transaksi reguler, dynamic fees yang meningkat saat pasar volatil, serta insentif tambahan dari program Liquidity Mining (LM) bila tersedia.

Suplai Likuiditas

Meteora sebagai penyuplai likuiditas bekerja melalui sistem Dynamic Vaults yang memungkinkan aset seperti USDC atau SOL disimpan dan dialokasikan secara otomatis ke berbagai protokol lending di ekosistem Solana. 

Dengan dukungan keeper off-chain bernama Hermes, Meteora terus memantau tingkat APY, utilisasi pool, dan likuiditas cadangan untuk memastikan dana LP (Liquidity Providers) ditempatkan di posisi paling optimal.

Mekanisme ini membuat likuiditas yang disetor tidak hanya diam di pool, tetapi aktif menghasilkan yield tambahan dari berbagai platform seperti Solend, Mango, Port Finance, dan lainnya.

Cara kerja likuiditas Meteora. Sumber: Meteora.ag

Selain itu, Meteora menjaga keamanan dana dengan sistem risk monitoring yang akan menarik likuiditas jika utilisasi pool melebihi ambang batas (misalnya 80%), sehingga aset tetap aman dan dapat ditarik kapan saja.

Melalui integrasi API Meteora, likuiditas dari AMM maupun wallet dapat langsung masuk ke vault Meteora, lalu hasilnya didistribusikan kembali ke penyedia likuiditas. 

Bagaimana Cara Membeli Aset Kripto MET?

Kamu bisa membeli Avantis melalui bursa kripto seperti Tokocrypto dengan langkah-langkah sederhana: masuk ke akun Tokocrypto, cari pasangan perdagangan MET/IDR, lalu tempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.

Baca juga: Tokenomics Meteora (MET): Supply, Distribusi, dan Mekanisme Ekosistem 


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Sumber:

Aryan khanwani. “Deep Dive on Meteora’s Dynamic Vaults” Diakses November 2025

Data Wallet.Meteora Explained: Solana DEX, Liquidity Pools & MET Token” Diakses November 2025



Sumber : news.tokocrypto.com

Lonjakan 300% dalam 7 Hari: Token NFT Ini Jadi Sorotan Utama Pasar!

Dunia aset digital kembali menunjukkan pergerakan besar. Sektor Collectibles & NFTs mencatat kenaikan signifikan pada beberapa token unggulan, dengan lonjakan harga yang menarik perhatian investor.

Berikut rangkuman Top Collectibles & NFTs Tokens berdasarkan kapitalisasi pasar, lengkap dengan performa 1 jam, 24 jam, dan 7 hari terakhir dikutip CoinMarketCap.

Kategori ini mencakup token-token teratas yang digunakan dalam ekosistem koleksi digital dan NFT. Daftar diurutkan berdasarkan kapitalisasi pasar, namun performa harian dan mingguan juga menjadi indikator penting bagi para trader.

1. Tensor (TNSR)

Pergerakan harga Tensor (TNSR/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Tensor (TNSR/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kenaikan Tertinggi Minggu Ini: +310%

  • Harga: $0.1725
  • 1h: +1.09%
  • 24h: +67.57%
  • 7d: +310.22%
  • Market Cap: $79.4 juta
  • Volume (24h): $1.06 miliar
  • Supply Beredar: 460.41 juta TNSR

Tensor berhasil mencuri perhatian dengan lonjakan harga yang sangat besar. Volume perdagangan yang tinggi menunjukkan minat pasar yang meningkat drastis, menjadikannya token paling menonjol dalam sektor NFT minggu ini.

2. ECOMI (OMI)

Pergerakan Konsisten dan Mulai Menguat

  • Harga: $0.0002616
  • 1h: +0.15%
  • 24h: +12.23%
  • 7d: +14.17%
  • Market Cap: $73.6 juta
  • Volume (24h): $5.31 juta
  • Supply Beredar: 281.56 miliar OMI

ECOMI terus memperkuat posisinya melalui platform koleksi digital VV (VeVe). Meski tidak melonjak drastis, kinerjanya menunjukkan tren penguatan yang stabil.

3. Hashflow (HFT)

Pergerakan harga Hashflow (HFT/USDT) pada Selasa, 1 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Hashflow (HFT/USDT) pada Selasa, 1 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Mulai Menunjukkan Momentum Positif

  • Harga: $0.04063
  • 1h: +3.18%
  • 24h: +11.43%
  • 7d: +5.68%
  • Market Cap: $26.32 juta
  • Volume (24h): $32.98 juta
  • Supply Beredar: 647.72 juta HFT

Hashflow menunjukkan tren positif jangka pendek didorong oleh volume perdagangan yang meningkat. Token ini layak dipantau oleh trader yang menyukai pergerakan cepat.

4. XPR Network (XPR)

Stabil dan Mengalami Kenaikan Bertahap

  • Harga: $0.003847
  • 1h: +0.24%
  • 24h: +8.78%
  • 7d: +5.33%
  • Market Cap: $108.41 juta
  • Volume (24h): $4.37 juta
  • Supply Beredar: 28.18 miliar XPR

XPR masih mempertahankan posisi kuat di sektor NFT dan collectibles. Peningkatan mingguan yang konsisten menunjukkan minat pasar yang tetap solid.

5. DEAPcoin (DEP)

Pergerakan Moderat Namun Tetap Positif

  • Harga: $0.001046
  • 1h: +1.99%
  • 24h: +8.12%
  • 7d: +2.29%
  • Market Cap: $31.28 juta
  • Volume (24h): $1.58 juta
  • Supply Beredar: 29.89 miliar DEP

DEP tetap menjadi salah satu token yang diperhitungkan dalam ranah NFT gaming. Meski kenaikannya tidak signifikan, stabilitasnya membuatnya masih menarik bagi investor.

Lonjakan luar biasa pada Tensor (TNSR) menjadi bukti bahwa sektor Collectibles & NFTs masih memiliki potensi besar untuk pergerakan agresif. Sementara itu, token seperti OMI, HFT, dan XPR menunjukkan performa stabil yang menarik bagi investor jangka menengah. Data terbaru ini mengisyaratkan bahwa sektor NFT masih aktif dan tidak kehilangan daya tariknya.

Baca juga: Token NFT Panas! DigiByte Pimpin Reli, Baby Shark Universe Ikut Meroket


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Anjlok 45%! Solana Nyaris Ambruk, Tapi Sinyal Rebound Mulai Muncul

Solana (SOL) sedang memasuki fase paling krusial di akhir 2025. Setelah mengalami penurunan brutal hingga 45 persen dari puncaknya di Oktober, harga kini mencoba bertahan di sekitar 130 dolar. Meski trendline utama yang menopang pemulihan sejak April sudah jebol, pasar menunjukkan tanda-tanda menarik: bukan panik, tetapi reposisi.

Apakah ini awal dari pemulihan besar atau jeda sebelum penurunan yang lebih dalam?

Penurunan Tajam, Tapi Solana Menolak Tumbang

Solana terperosok tajam setelah menembus ascending trendline,struktur teknikal paling penting dalam beberapa kuartal terakhir. Begitu garis itu patah, harga jatuh menembus EMA 20, EMA 50, dan EMA 100 tanpa perlawanan berarti.

Kini, semua EMA tersebut menumpuk antara 145–166 dolar, membentuk zona resistensi besar yang harus dilewati untuk memulai pemulihan. Namun, di balik tekanan bearish, ada titik terang.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Zona Support Kuat: 118–122 dolar

Pembeli terus muncul di area ini, yang sejak Juni menjadi pondasi likuiditas utama. Reaksi harga di sekitar 130 dolar kali ini terlihat lebih rapi dan stabil, menandakan adanya akumulasi jangka panjang.

Harga yang bergerak di sepanjang Bollinger Band bawah menunjukkan volatilitas tinggi. Sentimen tetap bearish, tetapi tekanan jual mulai mereda. Higher low pertama akan terkonfirmasi jika SOL mampu menutup hari di atas 134 dolar.

Baca juga: Solana Menahan Support $123: Rebound ke $146 atau Terjun Bebas?

Derivatif dan Aliran Dana: Ada Kehidupan di Dalam Pasar

Salah satu faktor yang menahan keruntuhan lebih dalam adalah data derivatif dan on-chain.

Outflow Mulai Mengecil

Dilaporkan Trader Unions, Coinglass mencatat outflow besar sepanjang November, termasuk 15,7 juta dolar pada 24 November. Namun, nilainya kini menurun seiring harga mendekati 130 dolar, menandakan tekanan jual dari pemegang lama mulai berkurang.

Open Interest Tetap Tinggi

Meskipun harga jatuh, open interest tetap stabil di 6,9 miliar dolar. Pada kondisi breakdown, open interest biasanya ikut anjlok karena long dilikuidasi massal. Tapi yang terjadi justru sebaliknya:

  • Volume futures naik lebih dari 40 persen
  • Volume opsi naik lebih dari 50 persen
  • Long/short ratio pasar umum berada pada level netral 0,99
  • Top trader Binance menunjukkan rasio di atas 4,5, menandakan keyakinan pada potensi rebound

Profil ini lebih menunjuk pada reposisi taktis, bukan kapitulasi. Market maker dan trader besar tampaknya sedang membangun kembali posisi, bukan keluar dari pasar.

Level-Level Penting yang Akan Menentukan Arah Solana

Support

  • 122 dolar
  • 118 dolar
  • Jika 118 dolar jebol, target berikutnya adalah 105 dolar

Resistance

  • 134 dolar sebagai konfirmasi awal stabilisasi
  • 145 dolar sebagai penghalang besar pertama (EMA 20)
  • 166 dolar untuk pengujian tren menengah (EMA 50)
  • 179 dolar untuk pembalikan tren makro (EMA 200)

Jika Solana menutup di atas 145 dolar, kemungkinan short squeeze meningkat dan membuka jalan bagi pemulihan yang lebih kuat.

Outlook: Rebound atau Turun Lebih Dalam?

Saat ini Solana berada dalam fase koreksi, bukan kehancuran struktural. Pemegang jangka panjang masih melakukan akumulasi, derivatif menunjukkan reposisi aktif, dan harga mendekati zona akumulasi besar di 118–130 dolar.

Jika zona ini berhasil menjadi fondasi baru dan harga mampu menembus 145 dolar, fase pemulihan dapat dimulai. Namun, jika support 118 dolar gagal dipertahankan, Solana berisiko memasuki penurunan menuju 105 dolar.

Pertarungan terbesar Solana tahun ini sedang berlangsung, dan beberapa hari ke depan bisa menentukan arah tren jangka menengahnya.

Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Mulai Pulih Setelah Tekanan Jual Rebound dari $1.82

Harga XRP mulai pulih setelah mengalami penurunan di bawah level $2.00. Aksi beli muncul di area $1.820, mendorong harga kembali menguat ke atas angka psikologis $2.00.

XRP sebelumnya sempat turun hingga $1.8177, sebelum pembeli masuk dan menahan tekanan turun yang sejalan dengan pelemahan Bitcoin dan Ethereum. Rebound ini menandai upaya pemulihan setelah penurunan yang cukup dalam.

Menembus Garis Tren Bearish

Pemulihan harga XRP terjadi setelah adanya pergerakan naik melewati level $1.88 dan $1.95. Harga juga berhasil menembus 50% Fibonacci retracement dari penurunan $2.140 menuju $1.817, serta menembus garis tren bearish di sekitar $2.00 pada grafik per jam.

Saat ini, XRP diperdagangkan di atas $2.00 dan bergerak stabil di atas 100-hourly Simple Moving Average (SMA). Harga juga berada di atas 76.4% Fibonacci retracement, menunjukkan melemahnya tekanan jual dalam jangka pendek.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Potensi Kenaikan Jika Menembus $2.150

Jika tekanan beli berlanjut, XRP diperkirakan akan menghadapi resistensi awal di sekitar $2.120. Level $2.150 menjadi resistensi utama yang menentukan arah pergerakan berikutnya.

Penutupan harga di atas $2.150 diperkirakan dapat membawa XRP menuju target berikut:

  • $2.20
  • $2.250
  • $2.320
  • $2.350, bahkan
  • $2.40 sebagai resistensi lebih tinggi

Level-level tersebut diperkirakan menjadi tantangan bagi pembeli dalam melanjutkan tren pemulihan.

Risiko Penurunan Jika Gagal Bertahan

Sebaliknya, apabila XRP gagal menembus $2.150, tekanan jual dapat kembali muncul. Support terdekat berada di level $2.00, sementara support utama berada di $1.980.

Penurunan di bawah $1.980 dapat memperpanjang koreksi ke:

  • $1.880
  • $1.845
  • Hingga $1.80 sebagai level support kritis

Indikator Teknis Mulai Menguat

Dilaporkan Trading View, indikator teknikal menunjukkan tanda-tanda pemulihan:

  • MACD (per jam) mulai bergerak di zona bullish
  • RSI (per jam) berada di atas level 50, menandakan momentum penguatan

Level-Level Penting XRP

Support: $1.980, $1.880
Resistance: $2.150, $2.250

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Market Sinyal Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 24 November 2025

Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Senin, 24 November 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

Peristiwa yang terjadi dalam 24 jam terakhir : 

  1. Grayscale Meluncurkan ETF Dogecoin & XRP di NYSE Arca
    Grayscale Dogecoin Trust ETF ($GDOG) dan Grayscale XRP Trust ETF ($GXRP) resmi mulai diperdagangkan di NYSE Arca besok.
    Token terdampak: $DOGE, $XRP, ekosistem Grayscale.
  2. Proposal Solana SIMD-0411 Mempercepat Penurunan Inflasi
    Komunitas Solana mengusulkan peningkatan laju disinflasi dari -15% menjadi -30%, mempercepat target inflasi 1.5% dari 2032 menjadi 2029.
    Token terdampak: $SOL.
  3. Fear & Greed Crypto Sentuh Level 10 (Extreme Fear)
    Indeks Fear & Greed di CoinMarketCap jatuh ke level 10, menandakan kondisi pasar berada pada fase extreme fear.
    Token terdampak: Seluruh pasar kripto, terutama $BTC & $ALT.
  4. Bank di AS Catat Kerugian Tidak Terealisasi $395 Miliar
    FDIC melaporkan bank-bank AS memegang kerugian tidak terealisasi besar pada Q2 2025 di portofolio investasi mereka.
    Token terdampak: $BTC, aset store-of-value.

Wormhole Luncurkan Sunrise DeFi untuk Listing One-Day di Solana
Wormhole Labs memperkenalkan Sunrise DeFi, platform listing satu hari untuk Solana, dengan token MON sebagai listing pertama.
Token terdampak: $SOL, $W, token MON.

Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

SAGA/USDT (🔼 +10.87%)

  • Entry: $0.0862
  • Stop Loss: $0.0821
  • Take Profit: $0.0955

SAGA/USDT saat ini bergerak seperti “rute perjalanan” yang sedang menguji ulang titik pemberangkatan di area 0.0862 sebelum berpotensi melanjutkan perjalanan ke “pos tujuan” di 0.0955, selama harga tetap bertahan di atas “zona aman” 0.0821 sebagai Stop Loss. Struktur harga masih sideways dengan pola higher-low kecil, sementara RSI berada di kisaran 45 yang artinya tenaga beli mulai pulih tetapi belum agresif.

WIF/USDT (🔼 +10.70%)

  • Entry: $0.342
  • Stop Loss: $0.317
  • Take Profit: $0.378

WIF/USDT saat ini seperti “baru bangun dari tidur panjang” setelah memantul kuat dari area support 0.317 di mana tekanan jual sebelumnya mulai melemah. Kenaikan volume hijau dan RSI yang berbalik naik dari level jenuh jual memberi sinyal awal bahwa pembeli mulai mengambil alih kendali. Selama harga tetap bertahan di atas zona entry 0.342, peluang kenaikan menuju resistance 0.378 terbuka lebar sebagai target ambil untung terdekat.

PEPE/USDT (🔼 +8.54%)

  • Entry: $0.00000418
  • Stop Loss: $0.00000402
  • Take Profit: $0.00000454

PEPE/USDT saat ini seperti karet yang sempat diregangkan terlalu jauh lalu mulai kembali ke posisi normalnya harga memantul dari support kuat 0.00000402 dan mencoba bergerak stabil di atas area entry 0.00000418, menandakan pembeli mulai berani muncul kembali. Selama level dasar ini tetap bertahan, peluang kenaikan menuju take profit 0.00000454 masih terbuka karena RSI yang sebelumnya lemah kini perlahan menanjak, menunjukkan tekanan jual mulai mereda.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pola Bullish Dorong Harga Pi Network (PI) Menguat ke $0,241

Harga Pi Network (PI) kembali mencatatkan penguatan tipis dalam 24 jam terakhir, naik sebesar 0,45% ke level $0,241.

Kenaikan ini memperpanjang performa positif PI dalam tujuh hari terakhir yang telah menanjak +6,5%, dan memberikan sinyal bahwa aset ini semakin mendapat perhatian dari para trader di tengah sentimen pasar yang masih lesu.

Sejumlah faktor menjadi pendorong utama kenaikan ini, mulai dari kemajuan regulasi di Uni Eropa hingga munculnya pola teknikal bullish yang menandakan potensi pembalikan tren.

Baca Juga: Harga Pi Network Naik 1%: Kombinasi Breakout Teknis

MiCA Compliance Jadi Pemicu Utama Kenaikan

Salah satu faktor paling signifikan yang mendorong harga PI adalah keberhasilan Pi Network memenuhi standar MiCA (Markets in Crypto-Assets Regulation), kerangka regulasi kripto terbaru Uni Eropa.

Capaian ini membuka jalan bagi Pi untuk terdaftar di platform perdagangan teregulasi, termasuk OKX Europe, salah satu bursa terbesar di kawasan Eropa.

Langkah ini menjadi titik balik bagi Pi Network karena memberikan kejelasan regulasi, meminimalkan risiko delisting, serta meningkatkan kepercayaan investor ritel maupun institusional.

Menurut laporan Coinmarketcap pada Senin (24/11), MiCA compliance sempat memicu lonjakan harga hingga 8% ke $0,26 pada 20 November, sebelum kembali terkonsolidasi ke level saat ini.

Meski efek lonjakannya mulai mereda, optimisme tetap terjaga karena regulasi MiCA diyakini menjadi pintu masuk bagi adopsi lebih luas di Eropa, terutama bagi 47 juta pengguna potensial yang berada dalam ruang lingkup regulasi tersebut.

Menanggapi kondisi ini, trader diharapkan terus memantau performa volume perdagangan PI di OKX Europe dalam beberapa hari ke depan, sambil menanti pengumuman kemitraan baru terkait MiCA atau ekspansi ke pasar Eropa lainnya.

Pola Adam & Eve Muncul: Sinyal Rebound Mulai Terlihat

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: CoinMarketCap

Dari sisi teknikal, Pi memperlihatkan tanda-tanda pembalikan tren melalui pembentukan pola Adam & Eve, pola bullish langka yang sering menandai fase bottoming setelah tren turun berkepanjangan.

Harga PI saat ini terus bertahan di atas Point of Control (POC) $0,22–$0,23, menunjukkan adanya penyerapan tekanan jual yang kuat.

Indikator teknikal juga mendukung potensi bullish ini. RSI berada di level 55,76, yang menandakan momentum mulai kembali ke sisi buyer. Sementara MACD histogram berada di +0.0024, memperlihatkan sinyal awal bullish crossover.

Meski begitu, tekanan tetap ada. Volume perdagangan dalam 24 jam terakhir tercatat turun 21% dibanding rata-rata, yang berarti buyer masih belum sepenuhnya agresif.

Selain itu, suplai beredar PI yang besar karena mencapai 8,3 miliar PI, membatasi potensi kenaikan jangka pendek.

Level teknikal penting:

  • Resistance utama: $0.25 – $0.28
  • Konfirmasi bullish: Breakout konsisten di atas EMA 200 hari di $0,4245
  • Support kuat: $0.22 – $0.23

Rotasi Altcoin Ketika Dominasi BTC Tinggi

Menariknya, pergerakan PI juga dipengaruhi oleh dinamika pasar yang lebih luas, terutama terkait dominasi Bitcoin yang saat ini berada di level 58,6%.

Dalam kondisi dominasi tinggi, trader sering melakukan rotasi modal ke altcoin yang dianggap undervalued, dan Pi menjadi salah satu pilihan.

Selama 30 hari terakhir, PI mencatat kenaikan +17,1%, jauh lebih baik dibanding performa BTC yang cenderung stagnan.

Selain itu, korelasi mingguan PI terhadap BTC berada di -0.87, artinya PI bergerak berlawanan dengan Bitcoin dan berpotensi menjadi hedge ketika pasar sedang risk-off.

Namun demikian, volatilitas tetap tinggi. Market cap PI sebesar $2 miliar dengan turnover hanya 1,27% membuat harga lebih mudah terpengaruh oleh aktivitas investor besar (whale).

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Hari Ini Naik 1,5%, Ini 3 Faktor Pemicunya

Optimisme Mulai Pulih, Tapi Risiko Masih Ada

Kenaikan 0,45% dalam 24 jam terakhir memberikan sinyal bahwa kepercayaan pasar mulai kembali ke Pi. Kombinasi faktor regulasi MiCA, pola teknikal bullish, dan rotasi altcoin membantu menopang harga dalam jangka pendek.

Namun risiko tetap perlu diperhatikan, terutama menjelang unlock token senilai $314 juta pada Desember, yang berpotensi menambah tekanan jual.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com