Tag Archives: altcoin

Target Baru XRP $3–$10: Apakah Realistis atau Terlalu Berani?

XRP kembali menjadi pusat perhatian dunia aset digital. Dengan hadirnya ETF baru, dukungan institusi yang semakin kuat, dan peningkatan teknologi signifikan, banyak analis menilai tahun 2026 bisa menjadi tahun terbaik bagi XRP. Namun pertanyaannya: apakah lonjakan harga ini benar-benar bisa bertahan, atau hanya akan menjadi gelombang hype yang cepat mereda?

Berikut ulasan lengkapnya.

Mengapa XRP Diprediksi Akan Melejit dalam 12 Bulan ke Depan

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

1. ETF XRP Pertama di AS Langsung Menarik Dana Ratusan Juta

Canary XRP ETF (NASDAQ: XRPC) mulai diperdagangkan pada 13 November dan langsung mengumpulkan dana sekitar 250 juta dolar dalam hitungan hari. Ini menjadi debut ETF kripto terkuat tahun 2025.

Arus dana besar seperti ini berpotensi membawa pembeli baru secara konsisten, yang kemudian mendorong harga XRP lebih tinggi selama tren berlangsung.

2. Ripple Membangun Aliansi dengan Lebih dari 300 Bank Global

Dilaporkan Nasdaq, Ripple kini bekerja sama dengan lebih dari 300 lembaga keuangan dalam sistem pembayaran lintas negara. Target besar perusahaan ini adalah memasukkan XRP langsung ke inti operasi para mitra tersebut.

Dampaknya cukup signifikan:

  • Lebih banyak transaksi berjalan di XRP Ledger (XRPL)
  • Lebih banyak lembaga keuangan memegang XRP sebagai modal kerja
  • Lebih banyak program uji coba penggunaan XRP

Semua ini berpotensi meningkatkan permintaan terhadap XRP secara berkelanjutan.

3. Teknologi XRPL Meningkat Tajam

Ledger XRP kini hadir dengan fitur-fitur baru yang memperkuat ekosistem:

  • Automated Market Maker (AMM) bawaan
  • DEX yang lebih terintegrasi
  • Dukungan tokenisasi aset dunia nyata seperti obligasi dan reksa dana
  • Fitur yang memudahkan konektivitas lintas rantai

Perkembangan ini membuat XRPL semakin menarik bagi manajer aset institusi dan pelaku keuangan global.

Baca juga: Harga XRP Jatuh di Bawah $2 Setelah Whale Jual $400 Juta XRP

4. Munculnya Perusahaan Treasury Khusus XRP

Perusahaan seperti Evernorth, yang didukung Ripple, sedang menuju proses IPO dan menargetkan penggalangan dana lebih dari 1 miliar dolar untuk membeli XRP dalam jumlah besar.

Jika model seperti ini berhasil, kemungkinan muncul lebih banyak perusahaan serupa yang akan mengakumulasi XRP, sehingga memperketat pasokan dan mendukung kenaikan harga.

Apakah Lonjakan Harga XRP Bisa Bertahan?

Tidak sepenuhnya. Ada beberapa faktor yang perlu dicermati agar investor tidak terjebak euforia sesaat.

1. Arus Masuk ETF Bersifat Dua Arah

Masuknya dana ke ETF memang dapat memicu kenaikan harga. Namun arus ini bisa berbalik kapan saja. Ketika sentimen berubah, investor dapat menarik dana secara cepat sehingga berdampak negatif pada harga XRP.

2. Perusahaan Treasury Bisa Menjual Saat Harga Terlalu Tinggi

Perusahaan treasury atau DAT (Digital Asset Treasury) sangat bergantung pada apresiasi harga XRP. Jika harga naik terlalu tinggi hingga dianggap tidak wajar, mereka dapat tertekan untuk mengambil keuntungan. Hal ini justru bisa memicu aksi jual besar-besaran.

3. Kompetisi yang Semakin Ketat

XRP tidak beroperasi sendirian. Ia bersaing dengan jaringan seperti Ethereum, Solana, Stellar, Chainlink, dan berbagai blockchain lain yang juga mengincar sektor pembayaran dan tokenisasi aset.

Jika pesaing bergerak lebih cepat, XRP bisa kehilangan momentum.

Kenaikan yang Paling Mungkin Bertahan untuk Jangka Panjang

Kenaikan harga yang didukung oleh penggunaan nyata di ledger adalah yang paling berpotensi bertahan, seperti:

  • Tokenisasi aset
  • Aktivitas stablecoin
  • Pembayaran berbasis regulasi
  • Pengelolaan aset institusional

Pertumbuhan ini bersifat fundamental dan berakar pada utilitas, bukan hype jangka pendek.

XRP berpotensi mengalami tahun terbaiknya dalam 12 bulan ke depan. Namun tidak semua kenaikan harga yang muncul akan bersifat permanen. Kenaikan yang bertahan adalah yang berasal dari penggunaan nyata dalam ekosistem XRPL, sementara kenaikan yang dipicu ETF dan euforia pasar lebih rentan kehilangan momentum.

Tetap optimis, tetapi tetap realistis.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Prediksi Harga Meteora (MET) 2025-2026: Peluang dan Risiko

Meteora (MET) muncul sebagai salah satu inovator di ekosistem DeFi Solana pada akhir 2025, dengan protokol liquidity yang dinamis dan efisien. Proyek ini menjanjikan perdagangan yang lebih aman, yield yang optimal, dan peluncuran token yang adil, menarik trader dan liquidity provider.

Kira-kira bagaimana prediksi token Meteora (MET) di tahun 2025-2026 dan apa saja risikonya?

Sekilas Mengenai Meteora

Meteora adalah platform liquidity desentralisasi yang dibangun di atas blockchain Solana, bertujuan untuk merevolusi cara liquidity dikelola di DeFi. Protokol ini memperkenalkan Dynamic Liquidity Market Maker (DLMM), yang memungkinkan pool liquidity menyesuaikan secara otomatis berdasarkan kondisi pasar, sehingga meningkatkan efisiensi modal dan mengurangi slippage. Selain itu, Meteora menyediakan vault untuk yield optimization, aggregator DEX, dan mekanisme fair launch untuk token baru.

Token MET akan berfungsi sebagai utility dan governance, dengan total pasokan 1 miliar. Pada Token Generation Event (TGE) 23 Oktober 2025,dengan alokasi tim dan reserve vesting selama enam tahun untuk mencegah dump

Proyek ini didukung oleh komunitas Solana yang kuat, dengan fitur seperti LP Stimulus Plan untuk insentif liquidity provider. Lihat harga token Meteora (MET) terbaru di Tokocrypto: Beli dan Trading Bitcoin & Crypto di Indonesia.

Baca juga: Apa Itu Meteora Crypto? Panduan Lengkap untuk Pemula

Peluang

Meteora menawarkan beberapa peluang menarik bagi investor, terutama di tengah boom ekosistem Solana:

  1. Adopsi Solana yang Terus Meningkat: Solana dikenal dengan kecepatan tinggi dan biaya rendah, membuat Meteora ideal untuk DeFi. Jika TVL Meteora terus naik, harga MET bisa mengikuti, sama halnya seperti proyek Solana lainnya seperti JUP atau RAY.
  2. Fitur Inovatif: DLMM dan vault yield memungkinkan yield farming yang lebih tinggi dibanding DEX tradisional. Integrasi dengan protokol lain seperti Jupiter juga bisa meningkatkan likuiditas dan adopsi.
  3. Insentif Komunitas: Program airdrop dan stimulus LP menarik lebih banyak pengguna, potensial menciptakan efek jaringan. 

Risiko

Meskipun menjanjikan, MET menghadapi risiko signifikan:

  1. Tekanan Jual Pasca-TGE: Dengan adanya sistem airdrop, ada potensi dump dari holder awal, bisa memberikan tekanan harga jangka pendek.
  2. Inflasi: Token masih belum 100% di-unlock dan butuh 6 tahun untuk unlock sepenuhnya, sehingga ada potensi inflasi.
  3. Volatilitas Pasar DeFi: Kompetisi dari DEX seperti Orca atau Raydium, ditambah regulasi crypto yang ketat, bisa menghambat pertumbuhan

Prediksi Harga Meteora (MET) 2025–2026

Prediksi harga MET bervariasi berdasarkan analisis teknis dan fundamental dari sumber terpercaya seperti BeInCrypto dan Blockworks. Secara keseluruhan, sentimen bullish untuk jangka menengah, tapi bearish jangka pendek karena volatilitas post-launch.

Untuk 2025, harga diprediksi stabil dengan potensi naik jika adopsi meningkat. BeInCrypto memperkirakan range $0.329–$0.552, dengan rata-rata $0.432, didasarkan pada MA dan MACD yang netral. Faktor pengaruh: Peningkatan TVL dan breakout resistance di $0.33. 

Perkriaan valuasi MET sesuai dengan revenue tahunannya jika dibandingkan dengan ORCA dan RAY. Sumber: Blockworks Research

Sedangkan secara fundamental, hasil dari riset Blockworks dalam analisis pra-TGE, memperkirakan nilai wajar circulating market cap $450 juta–$1,1 miliar berdasarkan rasio P/S 6x–10x dibandingkan dengan Raydium dan Orca, yang menyiratkan harga potensial $0.94–$2.30 per token dengan circulating supply ~478 juta (meskipun harga saat ini lebih rendah karena kondisi pasar pasca-launch).

Untuk 2026, Blockworks tidak memberikan prediksi spesifik untuk 2026, tapi menekankan potensi overvaluation jika market cap melebihi $2 miliar tanpa peningkatan revenue. Sedangkan BeinCrypto memberikan prediksi lebih optimis di harga $0.362–$0.607 (rata-rata $0.475) yang mungkin bisa dicapai, dan jika Solana terus dominan, harga bisa saja lebih tinggi.

Bagaimana Cara Membeli Aset Kripto MET?

Kamu bisa membeli Avantis melalui bursa kripto seperti Tokocrypto dengan langkah-langkah sederhana: masuk ke akun Tokocrypto, cari pasangan perdagangan MET/IDR, lalu tempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.

Baca juga: Tokenomics Meteora (MET): Supply, Distribusi, dan Mekanisme Ekosistem 


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Sumber:

Blockworks. “Meteora’s TGE: What is fair value for MET?” Diakses November 2025

BeInCrypto. “Meteora (MET) Price Prediction & Forecast 2025 – 2029” Diakses November 2025



Sumber : news.tokocrypto.com

Laju Reli Terhambat, Harga Pi Network (PI) Turun 1,45%

Harga Pi Network (PI) kembali bergerak melemah dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan data terbaru, PI turun 1,45% ke level $0.239, berada sedikit di bawah performa pasar kripto global yang juga melemah 1,8%.

Pelemahan ini tidak terjadi secara tunggal, melainkan dipengaruhi kombinasi faktor makro, struktur token, serta sinyal teknikal yang belum mendukung pemulihan.

Di tengah gejolak pasar, Pi Network menghadapi tantangan jangka pendek yang dapat terus menekan harga, terutama jika Bitcoin tidak segera menemukan titik stabil. Berikut rangkuman lengkap faktor penyebabnya.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Hari Ini Naik 1,5%, Ini 3 Faktor Pemicunya

1. Gejolak Pasar Kripto Menekan Aset Berisiko

Sentimen bearish pasar kripto menjadi faktor terbesar yang menyeret harga Pi Network.

Pada 21 November, Bitcoin anjlok 11% ke $81.600, menjadi koreksi harian terdalam sejak kuartal kedua 2025. Kejatuhan ini memicu aksi jual besar-besaran pada altcoin, termasuk Pi.

Indeks Fear & Greed pun meluncur ke level 11/100, masuk kategori Extreme Fear, menandakan pelaku pasar cenderung menghindari aset berisiko tinggi.

Dominasi Bitcoin yang mencapai 58,25% membuat arus modal mengalir kembali ke aset berkapitalisasi besar.

Hal ini turut diperparah oleh meningkatnya korelasi Pi dengan Bitcoin, yang mencapai +0.87, membuat tekanan penurunan semakin kuat.

Ketergantungan terhadap pergerakan BTC ini menjadi faktor utama mengapa Pi tidak mampu bertahan saat pasar melemah.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: CoinMarketCap

2. Risiko Token Unlock Jadi Momok Utama Investor

Selain tekanan pasar, Pi Network tengah menghadapi masalah struktural, yakni risiko token unlock dalam jumlah besar.

Selama 30 hari ke depan, akan ada 121,5 juta PI yang dilepas ke pasar, dimulai dari distribusi 4 juta PI pada 22 November.

Pasokan tambahan ini menambah tekanan pada sirkulasi 8,32 miliar PI yang sudah beredar, meningkatkan risiko oversupply.

Data on-chain menunjukkan adanya pergerakan signifikan dari pemegang besar (whale). Salah satu transaksi terbesar adalah perpindahan 2,36 juta PI ke bursa Bitget, menandakan potensi distribusi atau penjualan dalam waktu dekat.

Pelepasan token dalam jumlah besar biasanya memicu tekanan jual jangka pendek, menurunnya minat pembeli baru, dan ketidakpastian soal valuasi jangka pendek.

Karena itu, walaupun fundamental Pi terus berkembang, tekanan suplai jangka pendek masih menjadi faktor yang sulit dihindari.

3. Sinyal Teknikal Lemah: Resistensi Kuat dan Volume Menyusut

Dari sudut pandang teknikal, Pi Network sebenarnya sempat membentuk pola bullish Adam and Eve, yang biasanya menandakan pembalikan tren naik.

Namun, pola ini gagal terkonfirmasi karena harga tidak mampu menembus zona resistensi kuat di $0.25–$0.28.

Volume perdagangan harian justru turun 23,48% ke $56,7 juta, mencerminkan lemahnya daya beli.

Indikator penting lain seperti On-Balance Volume (OBV) juga tidak menunjukkan penguatan. Absennya peningkatan volume ini menandakan bahwa meskipun ada potensi teknikal bullish, pasar masih didominasi oleh penjual.

Jika tekanan ini berlanjut, level support utama $0.22–$0.23 menjadi zona krusial yang harus dijaga untuk mencegah koreksi lebih dalam.

Pandangan Jangka Pendek dan Faktor Penggerak Berikutnya

Dalam jangka pendek, risiko penurunan masih dominan. Sentimen pasar global yang belum stabil serta arus token unlock menjadi kombinasi yang dapat menahan laju harga Pi.

Namun, dari sisi fundamental, Pi tetap memiliki katalis jangka panjang, yaitu kepatuhan terhadap MiCA, potensi listing di bursa Eropa seperti OKX Europe, dan ekosistem aplikasi yang terus tumbuh.

Akan tetapi, dampak positif dari faktor-faktor ini kemungkinan baru terlihat setelah tekanan suplai mereda.

Baca Juga: Harga Pi Network Naik 1,97%, Aktivitas Whale Jadi Kunci

Penurunan harga Pi Network sebesar 1,45% mencerminkan kombinasi tekanan pasar makro, kecemasan investor terhadap token unlock, dan lemahnya sinyal teknikal.

Selama Bitcoin belum stabil dan volume pembelian Pi tidak meningkat, risiko penurunan lanjutan masih terbuka.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga PARTI Naik 31,83%: Sentimen Pasar Pulihkan Particle Network

Harga Particle Network (PARTI) melonjak signifikan dalam 24 jam terakhir, mencatat kenaikan 31,83% dan diperdagangkan di level $0.077528.

Lonjakan ini menandai salah satu performa harian terbaik PARTI dalam beberapa pekan terakhir, setelah sebelumnya sempat tertekan oleh koreksi pasar yang berbasis volatilitas dan penurunan permintaan token berbasis infrastruktur web3.

Meski demikian, data kapitalisasi pasar sebesar $32.76 juta dan volume perdagangan 24 jam yang mencapai $169.47 juta menunjukkan bahwa minat pasar terhadap PARTI sedang meningkat tajam.

Dalam laporan ini, kita membedah faktor yang mendorong kenaikan harga, melihat sinyal pasar terkini, serta menilai prospek PARTI dalam jangka pendek.

Pergerakan harga Particle Network (PARTI/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Particle Network (PARTI/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Particle Network (PARTI) Melejit 14%, Investor Langsung Serbu!

Kenaikan Harga 31,83% Didukung Lonjakan Volume Perdagangan

Kenaikan harian PARTI bukan hanya sekadar pemulihan harga, tetapi juga mencerminkan peningkatan aktivitas perdagangan.

Volume perdagangan dalam 24 jam mencapai $169.47 juta, angka yang jauh melampaui kapitalisasi pasarnya, menandakan bahwa pasar tengah berada dalam fase akumulasi dan spekulasi aktif.

Dengan sirkulasi pasokan mencapai 422,55 juta PARTI, atau sekitar 42,25% dari total suplai maksimum (1 miliar token), partisipasi pasar yang besar dalam 24 jam terakhir memperlihatkan bahwa permintaan terhadap token ini sedang meningkat.

Kenaikan volume seperti ini biasanya mengindikasikan meningkatnya kepercayaan jangka pendek, tingginya aktivitas trader dalam memanfaatkan volatilitas, dan potensi pembentukan tren reversal bullish pada timeframe menengah.

Performa 30–90 Hari Masih Negatif, tetapi Momentum Baru Muncul

Meski kenaikan harian sangat impresif, data historis menunjukkan bahwa PARTI masih berada dalam fase pemulihan setelah melewati masa koreksi panjang:

  • 30 hari: -5.14%
  • 60 hari: -50.62%
  • 90 hari: -56.70%

Penurunan tajam dalam dua hingga tiga bulan terakhir kemungkinan dipicu oleh koreksi pasar kripto global, penurunan minat pada token infrastruktur, lemahnya likuiditas pasar altcoin kelas menengah, dan aksi jual dari early backers atau investor jangka panjang.

Namun kini, dengan kenaikan 31,83% dalam 24 jam dan perubahan 7 hari yang hanya berada di -0.35%, PARTI menunjukkan tanda-tanda pembalikan tren.

Koreksi jangka pendek dalam 1 jam terakhir sebesar -2.12% terlihat wajar setelah lonjakan agresif.

Ketiadaan Data ATH & Harga Tertinggi 24 Jam Menjadi Catatan

Data harga dari penyedia menunjukkan beberapa anomali seperti:

  • Harga tertinggi 24 jam: $0
  • Harga terendah 24 jam: $0
  • Rekor tertinggi (ATH): $0

Kondisi ini kemungkinan disebabkan oleh kurangnya pembaruan data pada API, integrasi exchange yang belum lengkap, atau pencatatan harga yang baru dimulai.

Meskipun demikian, hal ini tidak memengaruhi analisa arah pasar secara keseluruhan karena nilai harga sesungguhnya tetap tercatat dan dikonfirmasi melalui kapitalisasi serta volume.

Kapitalisasi Pasar dan Potensi Pertumbuhan

Dengan kapitalisasi pasar $32,6 juta, PARTI berada di peringkat ke-576 dalam daftar kripto global.

Ini menempatkannya sebagai proyek berkapitalisasi menengah ke kecil yang memiliki ruang pertumbuhan harga lebih besar dibandingkan kripto berkapitalisasi besar.

Selain itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh berada di $77,14 juta, yang berarti jika seluruh suplai 1 miliar token beredar, nilai PARTI masih dalam zona wajar dan belum overvalued, sehingga memberi ruang bagi potensi kenaikan apabila demand meningkat.

Baca Juga: Particle Network (PARTI) Bangkit 44%: Lonjakan Tak Terduga

Prospek untuk Masa Depan

Kenaikan harga PARTI sebesar 31,83% dalam 24 jam merupakan sinyal pulihnya minat pasar, ditopang oleh volume perdagangan besar. Meski performa jangka menengah masih negatif, momentum baru mulai terbentuk.

Faktor yang perlu dipantau para trader mencakup kemampuan PARTI mempertahankan level di atas $0.075, pergerakan volume dalam beberapa hari ke depan, sentimen pasar global yang masih fluktuatif, dan pembaruan ekosistem Particle Network.

Jika token mampu bertahan di atas support, tren bullish jangka pendek berpotensi berlanjut.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Solana Sentuh Zona Kritis $125: Rebound atau Crash Berikutnya?

Solana kembali mencuri perhatian pasar kripto setelah sebulan penuh dihantam tekanan jual brutal. Meski harga sempat terjun hingga 49% dari puncaknya pada 17 September, jaringan ini justru menunjukkan tanda-tanda yang mengejutkan: aktivitas wallet meningkat, alamat baru bertambah, dan interaksi makin aktif. Fenomena ini membuat banyak trader bertanya, apakah ini fase akumulasi diam-diam sebelum Solana kembali naik?

Saat ini, Solana diperdagangkan di sekitar $126.50, naik tipis 0,75% dalam 24 jam, namun masih mencatat penurunan mingguan sebesar 10,22%. Dengan suplai beredar mencapai 560 juta token, valuasi jaringan berada di kisaran $70,7 miliar.

Aktivitas On-Chain Meledak di Tengah Harga Ambruk

Menurut data dari Santiment, jumlah wallet aktif dan alamat baru justru bertambah—sebuah divergensi yang jarang terjadi ketika pasar mengalami koreksi sedalam ini. Biasanya, sinyal seperti ini muncul ketika pasar mendekati titik jenuh jual.

Para analis menilai bahwa lonjakan partisipasi ini bisa menandakan awal dari perilaku akumulasi, di mana investor memanfaatkan harga rendah untuk masuk. Kondisi ini memicu perdebatan di kalangan trader yang mengamati data perilaku on-chain.

Baca juga: Harga Solana Anjlok ke $130,88, Tekanan Bearish Menguat

Analis pasar 0xBossman juga menekankan bahwa penurunan Solana sebesar 51% dalam sebulan telah membawa harga masuk ke zona support historis $125–$130, area yang sebelumnya memicu reaksi kuat. Menurutnya, Solana tetap menjadi salah satu aset dengan momentum terbesar, sehingga level ini dianggap sebagai titik masuk strategis dengan batas bawah ketat di sekitar $120.

Level $130 Jadi Penentu Hidup-Matinya Momentum

Dilaporkan Coinpaper, pandangan lain datang dari analis Crypto Tony, yang menilai pasar dari struktur tren jangka pendek. Menurutnya, $130 adalah level penting yang harus direbut kembali jika Solana ingin membalikkan tren bearish.

  • Reclaim $130 dapat membuka jalan menuju $135 hingga $140.
  • Gagal menembus $130 dapat mendorong harga kembali ke $124.
  • Jika tekanan jual berlanjut, Solana berpotensi menguji ulang $120.

Dengan kata lain, Solana sedang berada di wilayah penentuan arah, di mana sedikit pergeseran momentum dapat menetapkan tren kuat berikutnya.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Solana Siap Bangkit atau Turun Lebih Dalam?

Divergensi antara aktivitas jaringan yang meningkat dan harga yang melemah menempatkan Solana pada titik kritis. Jika partisipasi on-chain yang kuat menjadi katalis, level $130 bisa menjadi kunci kebangkitan. Namun jika gagal ditembus, tekanan jual dapat membawa harga kembali ke area $120.

Arah pergerakan harga Solana dalam beberapa hari ke depan akan menjadi penentu penting bagi investor maupun trader.

Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Harga LAYER Melonjak 38%: Solayer Tunjukkan Pemulihan Kuat

Solayer (LAYER) kembali menjadi sorotan setelah mencatat lonjakan harga signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Sabtu (22/11), harga LAYER diperdagangkan di level $0.26066, naik 38.82% secara harian.

Kenaikan ini sekaligus menandai salah satu performa terbaik LAYER dalam beberapa minggu terakhir, terutama di tengah tekanan bearish yang melanda sebagian besar aset kripto.

Lonjakan harga ini juga didukung oleh volume perdagangan 24 jam sebesar $248.16 juta, menandakan minat pasar yang meningkat pesat terhadap token ini.

Dengan kapitalisasi pasar yang kini mencapai $81.46 juta, Solayer menempati peringkat ke-311 sebagai aset kripto populer secara global.

Pergerakan harga Solayer (LAYER/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solayer (LAYER/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Solayer (LAYER): Token Layer-2 Solana Naik 41% di Tengah Pasar Lesu

Lonjakan Harian: Sentimen Bullish Kembali Menguat

Dalam 24 jam terakhir, LAYER mengalami peningkatan harga sebesar $0.072892, atau naik 38.82%. Kenaikan ini mendorong harga bergerak dalam rentang:

  • Terendah: $0.184289
  • Tertinggi: $0.278331

Pergerakan volatil namun cenderung naik ini menunjukkan bahwa Solayer sedang berada dalam fase pemulihan kuat setelah sempat mengalami tekanan selama beberapa bulan terakhir.

Menariknya, LAYER juga mencatat kenaikan 8.47% dalam satu jam terakhir, menandakan momentum pembelian yang masih aktif dan berpotensi mendorong kenaikan lanjutan.

Kinerja Jangka Pendek hingga Panjang: Masih dalam Zona Koreksi

Meskipun performa harian terlihat sangat positif, data historis memperlihatkan tren penurunan yang masih memayungi harga LAYER untuk periode lebih panjang:

  • 7 Hari: +22.88%
  • 30 Hari: -6.62%
  • 60 Hari: -43.05%
  • 90 Hari: -54.49%

Penurunan lebih dari 50% dalam 90 hari terakhir menunjukkan bahwa harga LAYER masih jauh dari titik stabilitas jangka panjang.

Bahkan, jika dibandingkan dengan all-time high (ATH) di level $3.395662, harga LAYER saat ini masih mencatat penurunan lebih dari 90%.

Bagi investor jangka panjang, angka ini dapat dianggap sebagai peluang akumulasi pada harga diskon—namun di sisi lain, juga menandakan risiko volatilitas yang perlu diperhitungkan.

Kondisi Pasar dan Sentimen Investasi

Meningkatnya volume perdagangan hingga mencapai $248 juta dalam 24 jam menunjukkan adanya likuiditas besar yang masuk. Likuiditas ini dapat memicu dua kemungkinan:

  1. Bull run jangka pendek, jika momentum pembelian terus berlanjut.
  2. Reversal cepat, jika kenaikan hanya dipicu spekulasi sesaat.

Sirkulasi pasokan LAYER mencapai 312.51 juta token, dengan kapitalisasi pasar terdilusi maksimum sekitar $260.66 juta.

Meski total suplai maksimum belum diumumkan secara resmi, angka FDV ini memberi gambaran potensi valuasi penuh token di masa mendatang.

Analisis Harga: Apakah Tren Naik Akan Berlanjut?

Secara teknikal, LAYER menunjukkan tanda-tanda awal pembalikan tren setelah koreksi panjang.

Kenaikan tajam dalam waktu singkat sering kali menandakan aktivitas whale yang meningkat, FOMO investor ritel, dan katalis proyek (update ekosistem, listing baru, atau integrasi teknologi).

Namun tanpa konfirmasi fundamental atau berita penggerak pasar, kenaikan sebesar ini perlu diwaspadai sebagai potensi bull trap.

Jika momentum tetap terjaga, LAYER berpotensi menguji kembali level resistance di kisaran $0.30 – $0.32 dalam 1–2 hari ke depan. Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat, harga dapat kembali ke area support $0.20 – $0.22.

Baca Juga: Solayer (LAYER): Tingkatkan Efisiensi Solana Lewat Staking Cerdas

Solayer (LAYER) mencatat lonjakan harga mengesankan lebih dari 38% dalam 24 jam, didukung volume besar dan sentimen pasar positif.

Meski demikian, performa jangka panjang masih menunjukkan tren turun yang cukup dalam. Investor perlu mencermati momentum pasar dan perkembangan fundamental proyek untuk menilai potensi kelanjutan tren.

Untuk saat ini, LAYER masih menjadi salah satu token yang menarik untuk diamati, terutama bagi trader yang mencari peluang volatilitas tinggi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga ETH Hari Ini: Turun Tipis ke $2.732: Dalam Tekanan Bearish

Harga Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua di dunia, kembali mencatat penurunan ringan dalam perdagangan hari ini.

Berdasarkan data terbaru via Tokocrypto pada Sabtu (22/11), ETH diperdagangkan di harga $2,732.12, turun 0.32% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan ini melanjutkan tren koreksi yang sudah berlangsung selama beberapa minggu, bahkan berbulan-bulan, seiring tekanan pasar yang belum mereda.

Meski penurunan harian tergolong kecil, Ethereum tetap masih berada dalam zona bearish yang cukup dalam.

Kapitalisasi pasar ETH saat ini berada di kisaran $329.76 miliar, sementara volume perdagangan 24 jam mencapai $38.46 miliar, menandakan aktivitas transaksi yang tetap tinggi di tengah tekanan harga.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Analisa Harga ETH Hari Ini: Tekanan Meningkat, Ethereum Anjlok 10%

Pergerakan Harian: ETH Bergerak Fluktuatif di Rentang $2,626 – $2,801

Dalam 24 jam terakhir, Ethereum bergerak dalam rentang harga $2,626.87 (terendah) hingga $2,801.62 (tertinggi).

Rentang pergerakan ini menunjukkan volatilitas moderat, namun belum ada sinyal kuat bahwa Ethereum akan melakukan pembalikan arah menuju tren bullish.

Tekanan tetap dominan, terlihat dari penurunan 0.71% dalam satu jam terakhir yang menandakan sentimen jangka pendek masih dikuasai penjual.

Penurunan harga harian sebesar $8.70 menunjukkan gerak koreksi minor, namun tetap sejalan dengan tren umum pelemahan ETH di periode yang lebih panjang.

Tren 7 Hari hingga 90 Hari: Koreksi dalam Masih Membayangi

Analisis jangka menengah memperlihatkan tren negatif yang cukup tajam:

  • 7 hari: -12.94%
  • 30 hari: -29.69%
  • 60 hari: -35.10%
  • 90 hari: -42.80%

Penurunan hampir 43% dalam tiga bulan menempatkan ETH dalam zona bearish kuat. Kondisi ini semakin diperburuk dengan fakta bahwa harga saat ini telah jauh dari rekor tertinggi (ATH) Ethereum di level $4,953.73.

Artinya, ETH saat ini telah turun lebih dari 44% dari puncak historisnya. Meski demikian, banyak analis melihat harga yang sudah terkoreksi dalam sebagai area akumulasi potensial, terutama bagi investor jangka panjang yang percaya pada fundamental ekosistem Ethereum.

Faktor Tekanan Pasar: Sentimen Makro Melemah, Aktivitas Jaringan Stabil

Beberapa faktor yang memengaruhi pergerakan bearish ETH antara lain:

1. Sentimen global kripto melemah

Kondisi makro ekonomi, termasuk kebijakan suku bunga dan pergerakan dolar AS, masih menekan aset berisiko seperti kripto.

2. Tekanan dari Bitcoin

Sebagai aset utama, penurunan BTC sering kali memicu efek domino ke altcoin, termasuk Ethereum.

3. Minim katalis besar dalam short-term

Belum ada update besar dari tim pengembang Ethereum yang dapat memicu sentimen bullish kuat dalam jangka pendek.

Meski begitu, secara fundamental, Ethereum tetap solid dengan ekosistem DeFi, NFT, dan smart contract terbesar di industri. Aktivitas jaringan dan jumlah pengguna tetap stabil meskipun harga mengalami penurunan.

Apakah Ethereum Berpotensi Rebound?

Secara teknikal, ETH saat ini berada di area support penting di zona $2,600 – $2,700. Jika area ini bertahan, ETH berpotensi melakukan technical bounce ke kisaran:

  • Resistance terdekat: $2,800
  • Target selanjutnya: $2,950 – $3,050

Namun, jika tekanan jual meningkat dan harga menembus $2,600, Ethereum berpotensi melanjutkan koreksi menuju area $2,450 – $2,500, yang menjadi support kuat berikutnya.

Sentimen pasar saat ini masih cenderung bearish, sehingga rebound kemungkinan bersifat jangka pendek kecuali terjadi katalis besar seperti lonjakan aktivitas DeFi, regulasi positif, optimisme pasar kripto secara umum, hingga arus masuk investor institusi.

Baca Juga: Tom Lee: Ethereum Memasuki “Supercycle” ala Bitcoin, Inilah Artinya

ETH Masih Dalam Tekanan, Namun Peluang Tetap Terbuka

Harga Ethereum hari ini menunjukkan pelemahan ringan, namun koreksi besar dalam 30 hingga 90 hari terakhir menempatkan ETH di fase konsolidasi bearish.

Meski begitu, ekosistem Ethereum yang tetap kuat memberikan alasan bagi investor jangka panjang untuk tetap optimis.

Dengan kapitalisasi pasar besar dan fundamental solid, ETH masih menjadi salah satu aset kripto paling diminati, meski volatilitas dan tekanan harga tetap perlu diwaspadai.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Altcoin Season Index Naik ke 27, Sinyal Pergeseran Pasar Kripto Terlihat

Altcoin Season Index menunjukkan pergerakan positif dengan naik ke level 27, meningkat satu poin dari hari sebelumnya. Kenaikan ini menjadi perhatian pelaku pasar karena dapat menandakan adanya perubahan dinamika dalam ekosistem kripto, terutama terkait pergeseran minat investor dari Bitcoin ke aset alternatif.

Indikator Penting untuk Membaca Sentimen Pasar

Altcoin Season Index milik CoinMarketCap digunakan untuk mengukur performa 100 altcoin teratas dibandingkan Bitcoin dalam periode 90 hari. Indeks ini tidak memasukkan stablecoin dan wrapped token agar gambaran kinerja pasar lebih akurat.

Altcoin Season secara resmi terjadi ketika 75% altcoin unggul dalam performa harga dibandingkan Bitcoin. Dengan angka saat ini berada di level 27, pasar masih berada dalam dominasi Bitcoin, meski terdapat tanda-tanda peningkatan minat terhadap altcoin.

Implikasi bagi Investor dan Trader

Analis menilai bahwa pergerakan indeks tersebut dapat membantu investor memahami rotasi pasar, membaca tingkat risiko, serta menentukan potensi titik masuk untuk aset alternatif. Peningkatan indeks juga dinilai dapat memberikan sinyal awal untuk melakukan penyesuaian portofolio.

Kenaikan ke level 27 menunjukkan bahwa sebagian altcoin mulai menunjukkan performa lebih baik meski secara keseluruhan belum mendominasi market. Para ahli menilai bahwa kenaikan bertahap seperti ini sering kali menjadi indikasi awal sebelum modal berpindah lebih signifikan ke altcoin.

Metrik Altcoin Season Index pada 22 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.
Metrik Altcoin Season Index pada 22 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.

Jarak Menuju Altcoin Season Masih Jauh

Meskipun tren indeks mengarah naik, masih terdapat jarak signifikan menuju level 75 yang menandakan Altcoin Season. Faktor-faktor yang dapat mendorong kenaikan lebih cepat antara lain stabilitas harga Bitcoin, perkembangan teknologi pada proyek altcoin, peningkatan minat institusi, serta regulasi yang mendukung aset tertentu.

Pemantauan Indeks Jadi Kunci Langkah Selanjutnya

Pergerakan dari 26 ke 27 dinilai penting bagi investor yang ingin mengantisipasi pergantian fase pasar. Jika tren kenaikan berlanjut, hal ini dapat menjadi indikator awal menuju potensi rally altcoin.

Meskipun begitu, analis menegaskan bahwa Altcoin Season Index hanya satu dari banyak indikator yang perlu diperhatikan. Pengambilan keputusan investasi sebaiknya tetap mempertimbangkan fundamental proyek, kapitalisasi pasar, volume perdagangan, serta sentimen secara keseluruhan.

Kesimpulan

Kenaikan Altcoin Season Index ke level 27 mencerminkan perubahan sentimen yang mulai mengarah pada altcoin, meski dominasi Bitcoin masih kuat. Pasar dinilai memasuki fase pengamatan penting, di mana pergerakan selanjutnya dapat menentukan arah investasi dalam beberapa pekan mendatang.

Baca juga: 3 Indikator Menunjukkan Altcoin Season Mungkin Muncul November


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda aberdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga XRP Jatuh di Bawah $2 Setelah Whale Jual $400 Juta XRP

XRP kembali mengalami tekanan kuat di pasar kripto setelah harganya turun di bawah level psikologis $2, memicu kekhawatiran lanjutan di tengah aksi jual whale dan meluruhnya optimisme ETF.

XRP Turun ke $1.97 Setelah Euforia ETF Mereda

Ripple (XRP-USD) jatuh ke level $1.97, turun hampir 15% dalam sepekan. Penurunan terjadi tak lama setelah dua ETF XRP, XRPC milik Canary Capital dan ETF Bitwise XRP, melakukan debut di Amerika Serikat.

Meski menghasilkan turnover gabungan $22 juta pada hari pertama, produk tersebut gagal menarik inflow lanjutan dan malah memicu aksi profit-taking. Data on-chain menunjukkan sekitar 200 juta XRP, senilai hampir $400 juta, dilepas oleh whale dalam dua hari terakhir.

Pasar Derivatif Alami Liquidation Besar

Tekanan jual meningkat setelah XRP gagal mempertahankan level $2.25. Funding rate di bursa derivatif berbalik negatif, sementara open interest anjlok 28% dalam 72 jam. Lebih dari $300 juta posisi terlikuidasi, mendorong harga turun di bawah $2 untuk pertama kalinya dalam tiga bulan. Pola ini mencerminkan fragilitas likuiditas pasar kripto, mirip dengan koreksi setelah peluncuran ETF Bitcoin awal 2024.

Penurunan Selaras Dengan Koreksi Pasar Kripto Global

Keputusan Federal Reserve yang mengindikasikan belum akan melakukan pemotongan suku bunga, serta meningkatnya ketegangan tarif AS–China, memperburuk sentimen risiko. Bitcoin merosot ke $83.200 dari level tertinggi mingguannya di atas $88.000, dan Ethereum turun ke $2.757.

Secara keseluruhan, lebih dari $2 miliar posisi kripto dilikuidasi dalam 24 jam terakhir. S&P 500 juga kehilangan sekitar $2 triliun kapitalisasi pasar minggu ini.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Pasar Kripto Ambruk: ETF Bitwise Tumbang, XRP Nyaris Jebol $2

On-Chain Tunjukkan Kapitulasi, Aktivitas Jaringan Tetap Tinggi

Hanya 58.5% pasokan XRP yang masih berada dalam posisi profit, turun dari lebih 70% awal bulan. Sekitar 26.5 miliar XRP kini berada dalam kerugian tidak terealisasi. Realized loss rata-rata mencapai $75 juta dalam 30 hari, mendekati level kapitulasi April 2024. Meski demikian, aktivitas jaringan tetap stabil dengan lebih dari 1.2 juta alamat aktif per hari dan throughput sekitar 1.800 transaksi per detik.

Analisis Teknikal Mengarah pada Risiko Penurunan Lanjutan

Dilaporkan Trading News, XRP kini berada di bawah MA50 ($2.06) dan MA200 ($2.21), membentuk pola death-cross. RSI berada di level 31, menunjukkan kondisi oversold tanpa sinyal pembalikan. Area support terdekat berada di kisaran $1.85–$1.90. Jika tembus, XRP berpotensi turun ke $1.70. Di sisi lain, tekanan jual besar terlihat di area resistance $2.15–$2.25.

ETF Belum Tarik Dana Institusional

XRPC menutup pekan pertama dengan AUM $11.6 juta dan Bitwise XRP dengan $9.4 juta—angka yang relatif kecil dibandingkan debut ETF Bitcoin pada 2024. Pasar ETF kripto secara umum mencatat outflow $38 juta minggu ini, dipimpin oleh redemption $3.79 miliar dari produk Bitcoin. Analis memperkirakan minat institusi terhadap ETF XRP baru akan meningkat setelah volatilitas mereda, kemungkinan pada 2026.

Pelemahan dolar AS sebesar 4% year-to-date serta proyeksi penurunan tambahan 8–10% hingga 2026 dinilai dapat meningkatkan daya tarik XRP di pasar internasional, mengingat lebih dari setengah likuiditasnya berada di luar AS. Namun inflasi yang menetap di 3% dan imbal hasil Treasury di atas 4.2% masih menahan aliran modal masuk ke aset kripto.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Sentuh Lagi Zona Ajaib $0.13: Pola Legendaris Terulang

Dogecoin kembali menarik perhatian setelah harga turun tepat ke zona support yang sebelumnya memicu dua lonjakan besar. Harga kini menyentuh area krusial $0.13–$0.14, level yang dua kali menjadi titik awal reli signifikan pada tahun ini.

Polanya sangat mirip, dan banyak trader mulai memperhatikan apakah sejarah akan berulang untuk ketiga kalinya.

Pola DOGE Kembali Terulang untuk Ketiga Kalinya

Setelah mengalami penurunan, Dogecoin kembali memasuki zona yang dikenal sebagai titik awal reli besar. Pada dua siklus sebelumnya, polanya selalu sama: DOGE turun ke area $0.13–$0.14, mengalami konsolidasi singkat, lalu memulai pendakian kuat. Kini, grafik harian menunjukkan hal yang sama terjadi lagi.

Flashback Juni: DOGE Melonjak ke $0.25

Pada pertengahan Juni, Dogecoin menyentuh zona support ini sebelum melesat menuju $0.25 hingga $0.27. Kenaikan itu menandai salah satu fase bullish terkuat DOGE pada tahun ini.

Flashback September: Rebound Kuat Kembali Terjadi

Dilaporkan Tradeable, awal September, pola identik kembali muncul. DOGE turun ke area support, bergerak mendatar sebentar, lalu kembali naik menuju resistance yang sama seperti pada reli sebelumnya. Saat ini, pergerakan harga terlihat sangat mirip dengan dua momen tersebut.

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 21 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Anjlok! Tapi Sinyal Rebound ke $0.2000 Muncul, Akankah Naik?

Target Potensial Jika Pola Ini Berulang

Jika pola historis kembali terkonfirmasi dan tekanan beli meningkat, Dogecoin berpotensi menuju beberapa level penting berikut:

  • $0.18 sebagai resistance awal
  • $0.20 sebagai area psikologis
  • $0.25 sebagai puncak dua reli sebelumnya

Belum ada tanda breakout sejauh ini, tetapi struktur teknikal sudah terbentuk dan siap mendukung pergerakan yang lebih besar.

Mengapa Zona $0.13–$0.14 Sangat Penting?

Zona ini telah terbukti sebagai support kuat sebanyak dua kali. Dalam analisis teknikal, area yang berulang kali menahan tekanan jual biasanya menjadi level yang diperhatikan oleh banyak trader. Jika support ini bertahan untuk ketiga kalinya, sentimen bullish pada Dogecoin dapat kembali menguat dan mempengaruhi keseluruhan pasar memecoin.

Saat ini, perhatian pasar sedang tertuju pada apakah pembeli kembali mempertahankan area $0.13–$0.14. Jika iya, Dogecoin bisa memulai reli besar ketiganya dalam tahun yang sama. Zona ini bukan sekadar angka, tetapi titik penting yang bisa menentukan arah pergerakan Dogecoin dalam beberapa minggu ke depan.

Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com