Tag Archives: altcoin

DOGE di US$0,14, Tapi ETF Spot Bisa Dorong Harga ke US$0,50?

Dogecoin (DOGE) berpotensi memasuki babak baru dalam sejarah aset kripto. Manajer aset digital 21Shares resmi mengajukan prospektus final kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC), membuka jalan bagi peluncuran ETF spot Dogecoin yang akan diperdagangkan di bursa Nasdaq dengan kode TDOG. Produk ini disebut bisa mulai diperdagangkan paling cepat pada pekan ini.

Jika resmi meluncur, Dogecoin akan bergabung dalam kelompok terbatas aset kripto yang memiliki lebih dari satu ETF spot aktif di pasar Amerika Serikat. Saat ini, ETF spot Dogecoin dari Grayscale dan Bitwise telah lebih dulu beredar di pasar.

ETF Dogecoin Jadi Pendorong?

Dilaporkan Coinspeaker, ETF Dogecoin milik 21Shares dirancang untuk melacak harga spot DOGE secara langsung melalui CF Dogecoin-Dollar US Settlement Price Index. Produk ini tidak menggunakan leverage maupun instrumen derivatif. Aset DOGE hanya akan masuk atau keluar dari dana kelolaan ketika terjadi proses pembuatan atau penebusan unit ETF dalam kelipatan 10.000 unit saham.

Dari sisi biaya, ETF ini mengenakan management fee sebesar 0,50 persen, yang dibayarkan setiap minggu dalam bentuk Dogecoin, tanpa adanya skema pembebasan biaya. Untuk pengelolaan operasional, Bank of New York Mellon ditunjuk sebagai administrator, sementara kustodian aset dipegang oleh Coinbase Custody Trust, Anchorage Digital Bank, dan BitGo. Wilmington Trust bertindak sebagai wali amanat (trustee).

Baca juga: Dogecoin Anjlok ke US$0,1348, DOGE Bangkit atau Jatuh Lebih Dalam?

Pergerakan Harga Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Di pasar, harga Dogecoin saat ini bergerak di kisaran US$0,14, setelah berbulan-bulan mengalami pergerakan sideways. Secara teknikal, harga DOGE masih bertahan di atas level terendah US$0,089, sembari menguji garis tren turun jangka panjang.

Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di area tengah, menandakan kondisi pasar yang belum overbought maupun oversold. Volume perdagangan juga tercatat relatif rendah.

Selama harga Dogecoin mampu bertahan di atas zona support US$0,12–US$0,10, risiko koreksi masih membayangi. Penurunan bersih di bawah area tersebut berpotensi membawa harga kembali menguji level US$0,089, yang menjadi support utama terakhir pada grafik.

Sebaliknya, apabila DOGE berhasil menembus garis tren turun, target kenaikan terdekat berada di area US$0,18. Jika level tersebut terlampaui, peluang kenaikan menuju US$0,30 terbuka. Dalam skenario yang lebih agresif, didukung arus masuk dana ETF dan kondisi pasar yang kondusif, harga Dogecoin berpotensi mengarah ke US$0,50, bahkan hingga mendekati US$1.

Namun demikian, kegagalan mempertahankan level US$0,12 akan melemahkan struktur teknikal. Penurunan di bawah US$0,10 berisiko membatalkan skenario bullish yang saat ini terbentuk.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Solana Tertahan di Area Kritis, Tembus US$150?

Harga Solana (SOL) bergerak mendatar di kisaran US$144–US$145 pada perdagangan Rabu, setelah mencatat pemulihan tajam dari level terendah Desember di sekitar US$120. Kenaikan cepat tersebut kini kehilangan momentum, dengan pergerakan harga beralih dari fase rebound impulsif ke konsolidasi.

Meski reli mulai melambat, struktur harga menunjukkan tanda stabilisasi, bukan tekanan jual agresif. Pasar saat ini memasuki fase penentuan arah, di mana konfirmasi teknikal dinilai lebih penting dibanding kecepatan pergerakan.

Pemulihan Bertahan, Namun Tren Masih Korektif

Pada grafik harian, Solana berhasil kembali ke atas exponential moving average (EMA) 20 hari, sebuah sinyal awal yang konstruktif setelah periode pelemahan panjang. Namun, tren yang lebih luas masih dibatasi oleh rata-rata pergerakan jangka menengah dan panjang yang cenderung menurun.

Dilaporkan Traders Union, zona kompresi harga saat ini berada di antara EMA 50 hari di sekitar US$137 dan EMA 100 hari di kisaran US$149. Selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas area US$150–US$160, pergerakan ini masih dikategorikan sebagai pemulihan dalam tren turun yang lebih besar, bukan pembalikan tren penuh.

Secara struktur, reli dari US$120 memang mematahkan pola lower low yang terbentuk sejak November. Namun, Solana belum mencetak higher high pada kerangka waktu harian. Selama harga bertahan di atas US$135, struktur pemulihan dinilai masih aman. Sebaliknya, penurunan di bawah level tersebut berpotensi membuka kembali risiko pelemahan ke area US$125–US$130.

Indikator momentum mendukung stabilisasi, tetapi juga memberi peringatan. Relative Strength Index (RSI) harian naik ke area awal 60-an, mencerminkan membaiknya tekanan beli. Namun, level ini kerap muncul pada reli korektif jika tidak disertai penembusan resistance yang kuat. RSI yang mulai mendatar mengindikasikan potensi jeda kenaikan jika tidak ada permintaan baru.

Tekanan Jangka Pendek Meningkat

Pada kerangka waktu lebih rendah, kontrol jangka pendek pembeli mulai melemah. Di grafik 30 menit, indikator Supertrend terlihat mendatar, sementara Parabolic SAR bergerak mendekati harga, menandakan berkurangnya momentum arah.

Area US$147–US$148 kini menjadi zona penolakan intraday yang jelas. Upaya kenaikan berulang kali tertahan di level tersebut, menunjukkan kehadiran penjual yang konsisten. Selama harga berada di bawah US$148, bias jangka pendek cenderung bergerak sideways hingga sedikit melemah.

Support terdekat berada di kisaran US$142–US$143. Jika area ini ditembus, harga berisiko turun menuju US$138 dan kemudian US$135. Sebaliknya, penutupan intraday yang bersih di atas US$148 akan memperbaiki struktur jangka pendek dan membuka peluang pengujian ulang level psikologis US$150.

Baca juga: Solana Masuk Ekosistem X Elon Musk, Analis Prediksi Naik US$145

Arus Dana dan Leverage Batasi Keyakinan Pasar

Data arus spot menunjukkan gambaran yang beragam. Sesi terakhir mencatat arus masuk bersih sekitar US$6 juta, namun dalam beberapa pekan terakhir terlihat pola distribusi saat harga menguat. Hal ini mengindikasikan investor besar masih berhati-hati dan cenderung memanfaatkan reli untuk mengurangi eksposur.

Di pasar derivatif, open interest meningkat hingga di atas US$8,8 miliar seiring kenaikan volume, menandakan partisipasi trader yang kembali tumbuh. Rasio long-short sedikit condong ke posisi long, namun masih relatif seimbang sehingga belum memicu risiko squeeze besar. Data likuidasi menunjukkan tekanan lebih besar pada posisi long dalam 12 hingga 24 jam terakhir, mengisyaratkan koreksi saat ini lebih banyak menghapus pembeli terlambat daripada memicu kepanikan.

Kombinasi meningkatnya partisipasi tetapi lemahnya keyakinan ini konsisten dengan pergerakan harga yang cenderung range-bound.

Level Kunci Penentu Arah Selanjutnya

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Secara teknikal, Solana membutuhkan penutupan harian di atas US$150 untuk mengonfirmasi fase pemulihan yang lebih luas. Jika level tersebut berhasil ditembus dan dipertahankan, target berikutnya berada di sekitar US$160 hingga EMA 200 hari yang menurun.

Sebaliknya, kegagalan menembus US$150 akan mempertahankan SOL dalam fase korektif, dengan risiko penurunan kembali ke area US$135 jika momentum memudar. Hingga ada konfirmasi dari penembusan resistance utama yang didukung arus spot kuat, pergerakan Solana dinilai lebih cocok untuk strategi trading dalam rentang harga dibanding posisi arah jangka panjang.

Pergerakan harga saat ini sejalan dengan analisis sebelumnya yang menilai reli Solana pasca-penurunan November akan menghadapi hambatan kuat di sekitar rata-rata pergerakan harian yang menurun. Solana memang mulai stabil, tetapi masih tertahan di bawah level kunci yang diperlukan untuk mengonfirmasi pembalikan tren yang berkelanjutan.

Baca juga: Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Naik ke US$2,15 Hari Ini! Ini Alasan Ripple Kembali Salip BNB

Harga Ripple (XRP) mengalami kenaikan signifikan pada Selasa, 14 Januari, seiring reli pasar kripto secara keseluruhan dalam 24 jam terakhir. Token lintas negara milik Ripple itu tercatat menguat lebih dari 4 persen ke level sekitar US$2,15, sekaligus kembali merebut posisi keempat aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, menggeser Binance Coin (BNB).

Dilaporkan Crypto Potato, kenaikan ini dinilai lebih stabil dibanding lonjakan tajam pekan lalu. Pada periode tersebut, XRP sempat melonjak sekitar 30 persen hanya dalam beberapa hari, dari bawah US$1,90, level penutupan akhir 2025, hingga menembus US$2,40, yang menjadi puncak tertinggi dalam beberapa pekan. Namun, reli tersebut berakhir dengan koreksi tajam, membawa harga XRP turun hingga di bawah US$2,05 pada awal pekan ini.

Pemulihan harga XRP

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Anjlok 15% ke Area US$2, Investor Borong 480 Juta Koin

Pemulihan harga XRP hari ini terjadi di tengah sentimen positif pasar kripto global. Bitcoin (BTC) melonjak ke level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir di kisaran US$96.600, dipicu oleh pernyataan kontroversial terbaru Presiden AS Donald Trump. Trump kembali melontarkan kritik terhadap Ketua The Fed Jerome Powell, serta menyinggung isu Iran, Venezuela, dan kebijakan tarif.

Sentimen pasar juga diperkuat oleh rilis data inflasi Amerika Serikat. Indeks Harga Konsumen (CPI) Desember yang diumumkan sehari sebelumnya tercatat sedikit lebih rendah dari perkiraan. Kondisi ini membuka ruang bagi Trump untuk kembali menekan The Fed agar memangkas suku bunga pada pertemuan mendatang dalam dua pekan ke depan.

Faktor lain yang menopang kenaikan XRP adalah arus dana positif pada produk spot XRP ETF. Setelah sempat mencatat arus keluar dana pekan lalu, ETF berbasis XRP kembali mencatatkan arus masuk bersih sebesar US$15,04 juta pada Senin dan US$12,98 juta pada Selasa. Aliran dana ini dinilai turut mendorong pemulihan harga aset dasarnya.

Kinerja XRP ke Depan

Analis kripto dengan nama samaran CRYPTOWZRD menilai kinerja XRP masih sejalan dengan ekspektasi pasar. Ia menyebut XRP “ditutup secara bullish seperti yang diharapkan”. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pasangan XRP/BTC masih membutuhkan reli lanjutan, terutama jika dominasi Bitcoin mulai mengalami penurunan.

Dengan kombinasi sentimen makroekonomi, penguatan Bitcoin, serta kembalinya arus dana ke ETF, XRP kini kembali menjadi sorotan pelaku pasar kripto global.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Aliran Token Keluar Redam Tekanan Jual, Harga Pi Network Naik 2%

Harga Pi Network (PI) hari ini menunjukkan pergerakan positif dengan kenaikan sekitar 2,20% dalam 24 jam terakhir.

Penguatan ini sejalan dengan tren naik dalam 30 hari terakhir, meskipun secara mingguan harga masih mencatatkan koreksi tipis.

Data terbaru dari Coinmarketcap pada Rabu (14/1) mengindikasikan bahwa kenaikan PI bukan sekadar pergerakan spekulatif jangka pendek, melainkan dipengaruhi oleh kombinasi perubahan suplai di bursa, perkembangan utilitas jaringan, serta momentum komunitas.

Dalam lanskap kripto yang masih fluktuatif, Pi Network kembali menarik perhatian setelah muncul laporan adanya pergeseran suplai besar-besaran dari bursa ke dompet pribadi, yang secara historis kerap diasosiasikan dengan berkurangnya tekanan jual.

Baca Juga: 95 Juta Token Siap Masuk Pasar, Harga Pi Network Kian Tertekan

Aliran Token Keluar Bursa Kurangi Tekanan Jual

Salah satu faktor terkuat di balik penguatan harga Pi Network hari ini adalah perpindahan lebih dari 1,6 juta token PI dari bursa terpusat ke wallet pribadi dalam kurun waktu 24 jam.

Meski bukan angka masif dibandingkan total suplai, perpindahan ini cukup signifikan mengingat likuiditas PI relatif tipis.

Dalam pasar kripto, arus keluar token dari bursa (exchange outflow) umumnya dipandang sebagai sinyal bullish.

Artinya, pemegang aset cenderung memilih menyimpan koin mereka dibandingkan menjualnya di pasar terbuka.

Hal ini secara langsung mengurangi jumlah PI yang siap dijual, sehingga tekanan jual menurun.

Dengan rasio perputaran perdagangan (turnover ratio) yang rendah, perubahan kecil pada suplai likuid bisa berdampak besar terhadap harga.

Kondisi ini membuat Pi Network relatif sensitif terhadap pergeseran suplai, baik ke arah positif maupun negatif.

Rilis Developer Toolkit Dorong Narasi Utilitas

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Selain faktor suplai, sentimen positif juga datang dari sisi fundamental.

Pi Network baru-baru ini merilis perpustakaan developer (developer toolkit) yang memungkinkan integrasi pembayaran Pi ke dalam aplikasi hanya dalam hitungan menit.

Langkah ini dinilai sebagai salah satu pembaruan paling penting bagi ekosistem Pi karena berpotensi mempercepat adopsi penggunaan PI di dunia nyata.

Semakin mudah sebuah aset digunakan dalam aplikasi dan layanan, semakin besar pula peluang terciptanya permintaan organik.

Secara historis, harga Pi kerap merespons positif kabar yang berkaitan dengan peningkatan utilitas. Bukan sekadar spekulasi, melainkan dorongan menuju fungsi ekonomi yang lebih konkret.

Jika semakin banyak aplikasi dan merchant mengadopsi pembayaran Pi, maka permintaan dapat tumbuh lebih stabil dalam jangka menengah hingga panjang.

Aktivitas Komunitas Jaga Momentum Pasar

Di luar faktor teknikal dan fundamental, Pi Network tetap dikenal sebagai salah satu proyek kripto dengan basis komunitas terbesar.

Baru-baru ini, berbagai aktivitas komunitas seperti kontes dan event kembali digelar, termasuk kompetisi dengan hadiah ribuan PI.

Walaupun aktivitas semacam ini tidak berdampak langsung pada struktur ekonomi jaringan, keterlibatan komunitas berperan penting dalam menjaga minat pasar.

Di fase pasar yang cenderung sepi, partisipasi aktif sering kali membantu mempertahankan level support dan mencegah tekanan jual ekstrem.

Dalam konteks Pi Network, kekuatan komunitas kerap menjadi penopang utama sentimen, terutama ketika pasar kripto global sedang tidak agresif.

Analisis Pergerakan Harga dan Level Penting

Secara jangka pendek, kenaikan 2,20% menempatkan Pi Network kembali mendekati area resistensi di kisaran $0,215. Area ini sebelumnya beberapa kali menjadi titik penolakan harga.

Sementara itu, level psikologis $0,20 masih menjadi support kunci. Selama harga mampu bertahan di atas area ini, struktur pergerakan PI masih tergolong stabil.

Namun, jika arus token kembali masuk ke bursa dan tekanan jual meningkat, level tersebut berpotensi kembali diuji.

Dengan kombinasi berkurangnya suplai likuid, ekspektasi peningkatan utilitas, dan dukungan komunitas, arah jangka pendek Pi Network cenderung konstruktif, meski belum sepenuhnya keluar dari fase konsolidasi.

Baca Juga: Harga Pi Network Hari Ini: Stabil di $0,21, Kapitalisasi $1,75 Miliar

Kenaikan harga Pi Network hari ini mencerminkan perpaduan faktor on-chain dan sentimen ekosistem.

Arus keluar token dari bursa mengurangi tekanan jual, rilis developer toolkit memperkuat narasi utilitas, dan aktivitas komunitas menjaga momentum.

Ke depan, perhatian pelaku pasar akan tertuju pada dua hal utama: apakah level support $0,20 mampu dipertahankan, dan seberapa cepat adopsi utilitas Pi berkembang.

Jika permintaan nyata mulai tumbuh dan suplai likuid tetap terkendali, Pi Network berpotensi membangun tren yang lebih sehat dalam beberapa pekan mendatang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

BERA Naik 24% di Tengah Volume $100 Juta

Harga BERA hari ini menjadi sorotan di pasar kripto setelah token Berachain mencatat lonjakan tajam lebih dari 24% dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru yang dipantau dari Tokocrypto pada Rabu (14/1), harga BERA kini diperdagangkan di kisaran $0,69 per token, dengan kapitalisasi pasar sekitar $96 juta dan volume perdagangan harian menembus $100 juta.

Kombinasi kenaikan harga agresif dan lonjakan volume ini menempatkan Berachain sebagai salah satu aset kripto dengan performa terbaik hari ini.

Aktivitas transaksi yang bahkan melampaui market cap menunjukkan bahwa minat trader terhadap BERA sedang memanas.

Baca Juga: 3 Altcoin Berachain Ini Catat Lonjakan Harga Hingga 55%

Harga BERA Hari Ini Menguat Tajam, Apa yang Terjadi?

Dalam perdagangan 24 jam terakhir, BERA bergerak dari area terendah $0,55 hingga sempat menyentuh $0,80 sebelum mengalami konsolidasi ringan.

Pergerakan ini mencerminkan dorongan beli yang kuat, menandai potensi perubahan sentimen setelah periode tekanan panjang.

Secara harian dan mingguan, tren BERA terlihat positif. Dalam sepekan terakhir, harga telah naik sekitar 10%, sementara reli hari ini mempertegas momentum jangka pendek.

Namun, jika dilihat lebih luas, reli ini masih terjadi di tengah kondisi jangka menengah yang menantang.

Dalam 60 hari terakhir, BERA masih terkoreksi lebih dari 51%, dan dalam 90 hari, penurunannya mencapai 62%.

Artinya, lonjakan hari ini lebih tepat dibaca sebagai fase rebound kuat yang berpotensi menjadi awal pemulihan, tetapi belum mengonfirmasi pembalikan tren sepenuhnya.

Volume Perdagangan Meledak, Sinyal Minat Pasar Kembali

Pergerakan harga Berachain (BERA/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Berachain (BERA/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Salah satu indikator paling penting dari reli BERA hari ini adalah volume perdagangan 24 jam yang menembus $101 juta.

Angka ini sangat besar untuk aset dengan kapitalisasi pasar di bawah $100 juta. Dalam konteks pasar kripto, volume yang melampaui market cap sering menandakan:

  • meningkatnya aktivitas spekulatif,
  • masuknya modal jangka pendek,
  • atau fase awal akumulasi setelah tren turun panjang.

Lonjakan volume membuat pergerakan harga BERA lebih “valid” secara teknikal karena tidak terjadi di pasar sepi.

Dengan kata lain, reli ini didukung partisipasi pasar yang luas, bukan sekadar lonjakan sesaat akibat likuiditas tipis.

Level Harga Penting yang Perlu Diperhatikan

Pada harga saat ini di sekitar $0,69, ada beberapa zona kunci yang kini menjadi perhatian trader:

  • Support terdekat: $0,55 – $0,58
    Area ini merupakan titik terendah harian dan berfungsi sebagai penyangga jika terjadi koreksi.
  • Resistance awal: $0,80
    Level tertinggi hari ini dan menjadi penghalang terdekat sebelum ruang kenaikan lebih lanjut terbuka.
  • Target psikologis: $1,00
    Jika momentum berlanjut dan $0,80 berhasil ditembus, area $1 berpotensi menjadi magnet harga berikutnya.

Secara struktur, bertahannya harga di atas area $0,65 akan menjadi sinyal awal bahwa pasar mulai menerima harga yang lebih tinggi.

Data Pasokan dan Gambaran Fundamental

Saat ini, jumlah pasokan beredar BERA sekitar 139,31 juta token, dengan kapitalisasi pasar $96 juta.

Sementara itu, kapitalisasi terdilusi penuh (FDV) tercatat sekitar $361 juta, menunjukkan masih adanya suplai yang belum beredar.

Bagi investor, selisih ini penting diperhatikan karena potensi pelepasan token di masa depan dapat memengaruhi tekanan jual.

Meski demikian, untuk jangka pendek, fokus pasar jelas tertuju pada momentum harga dan ledakan volume.

Baca Juga: Berachain (BERA): Blockchain dengan Likuiditas sebagai Pondasi

Harga BERA hari ini mencatat salah satu reli paling agresif di pasar kripto, naik lebih dari 24% dengan dukungan volume perdagangan yang sangat besar.

Pergerakan ini menunjukkan bahwa minat terhadap Berachain kembali hidup setelah fase penurunan panjang.

Meski secara jangka menengah tren belum sepenuhnya pulih, reli ini membuka peluang terbentuknya struktur harga baru.

Dalam waktu dekat, pelaku pasar akan memantau apakah BERA mampu bertahan di atas support dan menembus resistance $0,80 sebagai konfirmasi kelanjutan momentum.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga QUICK Turun 7%, QuickSwap Masih Naik 116% Sebulan

Harga QuickSwap (QUICK) hari ini menjadi sorotan pelaku pasar kripto setelah mengalami penurunan tajam di tengah reli besar yang masih berlangsung.

Berdasarkan data pasar terbaru via Tokocrypto pada Rabu (14/1), harga QUICK tercatat di $26,84 per token, melemah sekitar 6,87% dalam 24 jam terakhir.

Meski demikian, koreksi harian ini terjadi setelah lonjakan luar biasa. Dalam 30 hari terakhir, QUICK masih mencatatkan kenaikan +116,89%, sementara dalam 7 hari terakhir melonjak hampir 100%.

Pergerakan ini menjadikan QUICK sebagai salah satu aset DeFi yang paling volatil sekaligus paling banyak dipantau dalam sepekan terakhir.

Baca Juga: Mengenal Aset Kripto Mantra Dao (OM) dan QuickSwap (QUICK)

QUICK Drop Hari Ini, Tapi Tren Besar Masih Bullish?

Penurunan harga hari ini tidak serta-merta menghapus struktur tren jangka menengah. Dalam 60 hari, QUICK masih naik lebih dari 62%, dan dalam 90 hari masih menguat sekitar 38%.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa tekanan jual saat ini lebih menyerupai aksi ambil untung (profit taking) setelah reli tajam, bukan pembalikan tren yang terkonfirmasi.

Dalam 24 jam terakhir, QUICK bergerak liar di kisaran $12,64 – $28,95, mencerminkan betapa agresifnya tarik-menarik antara pembeli dan penjual.

Volume Tipis, Volatilitas Meledak

Pergerakan harga Quick Swap (QUICK/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Quick Swap (QUICK/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Volume perdagangan QUICK tercatat sekitar $6,9 juta per 24 jam, relatif kecil dibanding aset kripto papan atas.

Dengan kapitalisasi pasar hanya $18,86 juta, QUICK termasuk kategori small cap crypto yang sangat sensitif terhadap pergerakan order besar.

Inilah yang menjelaskan mengapa QUICK mampu naik ratusan persen dalam waktu singkat, namun juga bisa terkoreksi tajam hanya dalam hitungan jam.

Bagi trader, QUICK saat ini berada di zona high risk – high reward: potensi besar, tetapi dengan risiko fluktuasi ekstrem.

Level Harga QUICK yang Jadi Incaran Pasar

Seiring koreksi hari ini, beberapa level penting mulai menjadi fokus:

  • Resistance krusial: $28 – $30
    Jika QUICK mampu menembus kembali area ini, peluang kelanjutan reli masih terbuka lebar.
  • Support jangka pendek: $22 – $24
    Area ini menjadi benteng awal agar tren bullish tetap terjaga.
  • Support mayor: sekitar $12 – $15
    Zona ini menjadi penentu apakah QUICK masih dalam fase konsolidasi atau mulai masuk tren turun.

Pergerakan harga di sekitar level ini kemungkinan besar akan menentukan arah QUICK dalam beberapa hari ke depan.

Data On-Chain Pasar: Pasokan Terbatas, Gerak Harga Liar

Saat ini, suplai beredar QUICK tercatat 702.570 token, sekitar 70% dari total pasokan maksimum 1 juta token. Kapitalisasi pasar berada di kisaran $18,86 juta, dengan FDV sekitar $26,85 juta.

Struktur suplai yang relatif kecil membuat QUICK sangat reaktif terhadap perubahan permintaan. Ketika minat pasar meningkat, harga bisa melonjak tajam.

Namun ketika sentimen melemah, koreksi juga bisa terjadi secara brutal.

Faktor inilah yang membuat QUICK sering menjadi target spekulan jangka pendek sekaligus aset berisiko tinggi bagi investor.

Baca Juga: Apa itu Monad Crypto? Penjelasan untuk Pemula

Alarm Bahaya atau Kesempatan Kedua?

Harga QUICK hari ini memang turun hampir 7%. Namun jika dilihat secara lebih luas, QuickSwap masih berada dalam fase pemulihan kuat dengan performa bulanan yang sangat impresif.

Apakah ini awal kejatuhan, atau justru koreksi sehat sebelum lonjakan berikutnya?

Jawabannya akan sangat bergantung pada apakah QUICK mampu mempertahankan support kunci dan kembali menarik volume beli.

Satu hal yang pasti: dengan volatilitas ekstrem dan pergerakan ratusan persen, QUICK kembali masuk radar trader kripto sebagai aset yang berpotensi memberi kejutan, baik ke atas, maupun ke bawah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Mantan Walikota New York Luncurkan Meme Coin, Gak Sampe 30 Menit Langsung Dump!

Dunia kripto kembali dibuat tercengang setelah Eric Adams, mantan Wali Kota New York City (2022 sampai 2025), terlibat dalam peluncuran token meme coin yang berakhir dengan dugaan rug pull dalam waktu kurang dari 30 menit.

Token ini bernama NYC Token ($NYC), dilansir dari The Verge,  Adams mengklaim bahwa sebagian dana dari token ini akan digunakan untuk donasi nonprofit, seperti melawan antisemitisme, “anti-Americanism”, dan edukasi blockchain.

Sebelumnya, Adams memang dikenal sebagai tokoh pro kripto dalam lingkungan pemerintahan Amerika Serikat, bahkan selama Adams menjabat sebagai wali kota ia dijuluki “Bitcoin Mayor” karena menerima tiga gaji pertamanya dalam Bitcoin via Coinbase. 

Meskipun begitu, token yang diluncurkan oleh mantan Wali Kota New York ini tidak berjalan begitu mulus. Token NYC miliknya sempat mencapai kapitalisasi pasar $580 juta, namun hanya dalam hitungan menit langsung dump ke sekitar $130 juta hingga akhirnya dalam beberapa jam kemudian turun ke $40 juta.

Tuduhan Rugpull

Pergerakan harga koin $NYC pada Selasa, 14 Januari 2026. Sumber: DEX Screener

Komunitas kripto langsung menuduh Adams melakukan rug pull, di mana likuiditas dihapus untuk mencegah trader menjual aset mereka tanpa kerugian besar.

Data on-chain dari Bubblemaps mengungkapkan bahwa mereka menemukan aktivitas mecurigakan, dimana sebuah dompet kripto yang berkaitan dengan deployer token menarik $2,5 juta likuiditas saat harga puncak.

Estimasi keuntungan bersih dari siklus withdraw → dump → re-add ini diperkirakan mencapai lebih dari $1 juta (sekitar Rp16–17 miliar), dengan beberapa analisa lain di X bahkan menyebut angka total dana yang ditarik mencapai $3,4–3,5 juta USDC.

Menurut Bubblemaps, pola ini sangat mirip dengan kasus $LIBRA yang sempat mengekstrak puluhan juta dolar melalui manipulasi likuiditas serupa.

Baca juga: Presiden Argentina Javier Milei Terjerat Skandal Koin Meme LIBRA

Sementara itu, menghadapi tuduhan rug pull tersebut akun resmi @buynyctoken berdalih bahwa liquidity yang ditarik keluar secara besar-besaran (sekitar $2.5M–$3.5M dalam hitungan menit setelah launch) itu bukan rug pull, melainkan ‘rebalancing‘ oleh para partner mereka karena permintaan pasar yang sangat tinggi (demand-driven). Setelah itu mereka dilaporkan sudah menambahkan kembali liquidity secara bertahap menggunakan mekanisme TWAP (Time-Weighted Average Price) agar pool lebih stabil.

Meskipun begitu, pengguna media sosial masih tidak percaya, bahkan malah memberikan komentar-komentar sarkastik. Seperti: memposting gambar “Our partners” sambil menunjukkan gambar orang-orang mencurigakan atau kartun lucu, hingga menuduh rug pull biasa tapi dibungkus narasi mulia.

Saat ini, NYC Token masih diperdagangkan jauh di bawah harga tertinggi yang pernah dicapai saat peluncuran. Jika terbukti rug pull, ini bisa merusak citra Adams yang sekaligus tokoh publik di mata komunitas kripto.

Bagi dunia kripto, insiden ini menggarisbawahi pentingnya transparansi, tokenomics, dan riset sebelum membeli. Insiden ini juga menambah catatan panjang tokoh-tokoh besar yang meluncurkan token meme coin dan gagal seperti: Melania Trump dengan $MELANIA, Kanye West dengan $YE, Hailey Welch (‘Hawk Tuah Girl’) dengan $HAWK, atau rapper Soulja Boy dengan $SOULJA.

Baca juga: Asal Mula Proof of Reserves (PoR) Dunia Kripto Ternyata Gara-Gara Ini!

Pastikan kamu membeli token kripto terdaftar di resmi di Indonesia di exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto.

Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 14 Januari 2026: Rebound Bitcoin Tembus $95.000!

Pasar kripto hari ini, Rabu (14/1) mencatat rebound kuat dengan altcoin seperti QUICK, AXS, dan ORDI memimpin reli tajam, seiring Bitcoin berhasil menembus level $95.000.

Kenaikan BTC dipicu sentimen makro dari sinyal alternatif tarif AS terkait Trump serta meredanya tekanan suku bunga setelah data CPI, yang memperkuat optimisme pasar. Secara teknikal, struktur grafik Bitcoin dinilai sangat bullish dan membuka peluang lanjutan menuju area psikologis $100.000. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Deretan Altcoin Potensial Saat Pasar Kripto Rebound Kuat

  • QUICK melonjak 95% ke level $26,84.
  • AXS naik 31% hingga mencapai $1,192.
  • ORDI tumbuh 29% ke harga $5,486 hari ini.

Bitcoin Tembus $95.000 Dipicu Sinyal Alternatif Tarif dari Trump

  • Bitcoin lewati $95.000 di tengah sidang kewenangan tarif Trump.
  • Hassett siapkan rencana cadangan jika tarif Trump dibatalkan.
  • Peluang tarif bertahan 27% saat data CPI redakan tekanan suku bunga.

Cashback Spesial untuk Para TKO Holder Hadiah Rp10 JUTA*

Bitcoin Incar $100.000 saat Inflasi AS Turun Jelang RUU CLARITY

  • Grafik harian Bitcoin tunjukkan pola sangat bullish.
  • Bitcoin berpotensi lonjak ke resistensi $100.000 dalam beberapa pekan.
  • Data Selasa: Inflasi inti AS turun pada bulan Desember.

BNB Menguat Akankah ke $1.000 atau Turun ke $880?

  • BNB bergerak kuat naik setelah berulang kali gagal menembus resistensi.
  • Indikator momentum stabil, tidak ada tanda kelelahan atau panik.
  • Arah jangka pendek ditentukan jika harga keluar dari kisaran saat ini.

Baca juga: Riset Kripto 05-09 Jan 2026: Konflik Geopolitik: Bom Waktu Bitcoin?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Asal Mula Proof of Reserves (PoR) Dunia Kripto Ternyata Gara-Gara Ini!

Proof of Reserves (PoR) telah menjadi salah satu inovasi krusial di dunia kripto, yang tidak hanya meningkatkan transparansi tapi juga melindungi investor dari risiko kebangkrutan exchange

Dalam artikel ini, akan mengulas asal mula PoR, mulai dari akar masalahnya hingga kasus terbaru yang membuat PoR jadi standar baru di dunia kripto–mulai dari krisis Mt. Gox, hingga kejatuhan FTX.

Munculnya Ide Proof of Reserves

Industri kripto dimulai dengan janji desentralisasi dan kebebasan dari institusi tradisional, tapi realitasnya sering kali melibatkan exchange terpusat yang menyimpan aset pengguna. Pada awal 2010-an, exchange seperti Mt. Gox mendominasi pasar Bitcoin, tapi pada 2014, platform ini kolaps karena kehilangan sekitar 850.000 BTC akibat hack dan manajemen buruk.

Kejadian ini membuat banyak investor kripto sadar, mengenai kurangnya bukti bahwa exchange benar-benar memegang aset yang diklaim ada dan aman di kantong mereka–sehingga mendorong lahirnya diskusi perihal transparansi.

Paper yang berjudul Beware the Middleman: Empirical Analysis of Bitcoin-Exchange Risk  jadi salah satu dokumen pertama yang membahas Proof of Reserves (PoR) sebagai mekanisme transparansi di dunia kripto–fokusnya untuk membandingkan cadangan aset (assets) dengan liabilitas pengguna (liabilities) dengan kriptografis, sehingga exchange bisa membuktikan solvabilitas mereka.

Baca juga: Perlindungan Dana Nasabah Crypto di Indonesia: Apa Peran Regulator?

Penerapan Proof of Reserves Pertama

Tahun 2014 menjadi momen bersejarah ketika Kraken, salah satu exchange kripto tertua, menjadi yang pertama menerapkan PoR secara praktis. 

Audit dilakukan oleh Stefan Thomas menggunakan variasi metode Merkle Tree yang diusulkan oleh Greg Maxwell. Metode ini memungkinkan verifikasi individu tanpa memindahkan dana, sehingga mengurangi risiko. 

Hasilnya, Kraken membuktikan bahwa cadangan Bitcoin mereka melebihi liabilitas pengguna, yang menjadi standar baru untuk transparansi.

Alasan Kenapa Proof of Reserves Jadi Standar Exchange

Sam Bankman-Fried, CEO FTX. Foto: FTX.
Sam Bankman-Fried, CEO FTX. Foto: FTX.

Proof of Reserves (PoR) benar-benar menjadi standar exchange di seluruh dunia setelah kolapsnya FTX pada 2022, di mana exchange FTX ternyata diam-diam menggunakan dana nasabah untuk menutup kerugian Alameda Research, membiayai investasi berisiko, membeli properti mewah di Bahama, serta donasi politik.

Akibat penyalahgunaan ini, FTX mengalami kerugian miliaran dolar, banyak aset pengguna yang hilang dan FTX dinyatakan bangkrut. Founder FTX, Sam Bankman-Fried (SBF), pun dipenjara 25 tahun di Amerika Serikat setelah dinyatakan bersalah atas tujuh tuduhan penipuan dan konspirasi terkait runtuhnya FTX.

Belajar dari pengalaman tersebut, Binance di bawah kepemimpinan CZ (Changpeng Zhao) mendorong seluruh exchange untuk mulai mengadopsi Proof of Reserves (PoR) berbasis Merkle Tree. Inovasi pun terus berkembang, termasuk penerapan zero-knowledge proofs (ZK proofs) yang menjaga privasi sekaligus memastikan bukti solvabilitas tanpa harus membuka detail penuh.

Exchange lokal resmi seperti Tokocrypto pun sudah lama menerbitkan Proof of Reserves (PoR) miliknya yang bisa diakses langsung oleh publik. Tokocrypto menerapkan verifikasi berbasis Merkle Tree dan zk-SNARKs untuk memastikan audit cadangan aset lebih akurat sekaligus menjaga privasi.

Menurut CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, fitur PoR yang dimiliki oleh Tokocrypto memungkinkan pengguna untuk melakukan self-verification untuk memastikan saldo mereka tercatat dalam perhitungan, dengan prinsip cakupan aset 1:1.

Baca juga: Tokocrypto Publikasikan Proof of Reserves, Aset Pengguna Tumbuh 2x

Apa Manfaat dari Proof of Reserves?

  • Tata Kelola yang Baik: Menunjukkan bahwa exchange memiliki tata kelola yang rapi dan transparan.
  • Mencegah Penyelewengan Dana: Membuat praktik fractional reserves (menyimpan cadangan kurang dari kewajiban) hampir mustahil disembunyikan. Ini melindungi industri dari skandal seperti FTX.
  • Sinyal Kepercayaan Publik: Memberikan bukti langsung kepada nasabah bahwa dana mereka benar-benar ada, bukan sekadar klaim.

Jika kamu ingin mulai berinvestasi atau trading aset kripto, pastikan kamu memilih exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku dan dilengkapi dengan Proof of Reserves (PoR) seperti Tokocrypto. 

Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!

Bagaimana Cara Melihat Proof of Reserves?

Data PoR dapat diakses secara terbuka melalui laman resmi https://www.tokocrypto.com/id/proof-of-reserves, kamu juga bisa kunjungi laman Tutorial Cara Cek Proof Of Reserves Tokocrypto atau untuk tutorial lebih lengkap cara melakukan verifikasi data Merkle Tree simak video berikut:


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Anjlok ke US$0,1348, DOGE Bangkit atau Jatuh Lebih Dalam?

Dogecoin (DOGE) kembali berada di bawah tekanan setelah gagal mempertahankan level support penting di kisaran US$0,14. Meme coin populer ini kini diperdagangkan di sekitar US$0,1348, memicu kekhawatiran akan potensi penurunan lanjutan dalam waktu dekat.

Penurunan tersebut terjadi setelah Dogecoin menembus area support US$0,1450 dan US$0,1420, seiring dengan pelemahan pasar kripto secara luas yang juga menyeret Bitcoin dan Ethereum. Berdasarkan data perdagangan per jam dari Kraken, pergerakan harga DOGE membentuk pola declining channel, yang secara teknikal mengindikasikan tren bearish masih mendominasi.

Level Harga Penting DOGE

Dilaporkan Newsbtc, saat ini, DOGE bergerak di bawah simple moving average (SMA) 100 jam, dengan area resistance terdekat berada di sekitar US$0,1395. Selain itu, harga masih tertahan di bawah level Fibonacci retracement 23,6%, yang dihitung dari penurunan harga dari puncak US$0,1539 ke titik terendah US$0,1348.

Dari sisi indikator teknikal, MACD per jam menunjukkan momentum bearish yang semakin menguat, meski Relative Strength Index (RSI) masih bertahan di atas level 50. Kondisi ini menandakan tekanan jual belum sepenuhnya mereda.

Baca juga: Harga Dogecoin (DOGE) Anjlok 2,32%, Support Kritis Mulai Diuji

Analisis Teknikal Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 13 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 13 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Secara teknikal, resistance utama Dogecoin berada di level US$0,1400 dan US$0,1420. Jika harga mampu menembus dan ditutup di atas US$0,1420, DOGE berpotensi melanjutkan kenaikan menuju US$0,1445 atau mendekati level Fibonacci retracement 50%.

Namun di sisi bawah, support terdekat berada di US$0,1350 dan US$0,1320, dengan level krusial di US$0,1280. Apabila support ini jebol, Dogecoin berisiko meluncur lebih dalam menuju kisaran US$0,120 hingga US$0,1180 dalam jangka pendek.

Pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada kemampuan DOGE untuk kembali merebut zona US$0,14, atau justru melanjutkan tren penurunan yang saat ini masih membayangi pasar.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com