Tag Archives: aset kripto

Tim Developer Zcash Bubar! Gimana Nasib Proyeknya?

Zcash (ZEC) merupakan cryptocurrency yang lahir pada 2016, dikenal sebagai koin dengan privasi tinggi berkat teknologi zk-SNARKs yang memungkinkan transaksi anonim tanpa jejak. 

Zcash ditenagai oleh tim dari perusahaan Electric Coin Company (ECC) yang didirikan oleh Zooko Wilcox. ECC diawasi oleh Bootstrap, sebuah organisasi nonprofit 501(c)(3) yang bertugas memastikan misi Zcash tetap selaras dengan kepentingan publik.

Di tengah altcoin lain yang mengalami penurunan, justru Zcash memberikan performa luar biasa dengan semakin digaungkannya narasi privasi, harga ZEC naik lebih dari 800%, dan menjadikan Zcash top performer di antara altcoin lain. 

Namun, pada 7 Januari 2026 kemarin, Zcash mendadak bearish ketika seluruh tim ECC resign massal.

Baca juga: Zcash (ZEC) Naik 400%, Narasi Privacy Jadi Tren Selanjutnya?

Kronologi Singkat Alasan Tim ECC Zcash Bubar 

Berdasarkan tweet dari akun X, Josh Swihart, mantan CEO ECC pada 7 Januari 2026, timnya secara resmi mengumumkan “constructively discharged” yang merupakan istilah hukum AS untuk kondisi dimana pekerja paksa resign akibat kondisi kerja yang tak bisa ditoleransi. 

Swihart menuduh mayoritas board Bootstrap yang kemudian disebut sebagai ZCAM, tidak selaras dengan misi Zcash, yakni membangun “unstoppable private money“.

Wallet Zcash, Zashi mobile wallet. Sumber: z.cash

Singkatnya, konflik ini berawal dari Tim developer ECC ingin memisahkan (spin out) Zashi, wallet mobile Zcash yang mereka bangun, menjadi entitas privat. Dengan tujuan agar mampu bergerak lebih cepat, punya fleksibilitas bisnis, dan bisa menggalang modal dari investor.

Namun jajaran petinggi dari Bootstrap menolak karena secara hukum, mereka tidak boleh mengizinkan aset nonprofit dialihkan ke perusahaan privat demi keuntungan dan Bootstrap menilainya melanggar batasan hukum nonprofit.

Akhirnya Tim ECC merasa terjebak dan mereka tidak bisa mengembangkan Zashi sesuai visi karena dibatasi aturan nonprofit yang disebut oleh Josh Swihart sebagai constructive discharge atau resign yang dipaksa keadaan.

Wallet baru Zcash, cashZ dari pengembang Zcash. Sumber: cashZ.org

Setelah keluar, tim ECC mendirikan cashZ, perusahaan privat baru yang melanjutkan pengembangan wallet berbasis Zashi.

Baca juga: Anak Purbaya Soroti Pentingnya Keamanan Aset Kripto, Apa yang Perlu Investor Tahu?

Bagaimana Nasib Zcash ke Depan?

Pergerakan harga Zcash (ZEC/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Pasca-resign massal tim Electric Coin Company (ECC), Zcash mengalami gejolak besar. Harga Zcash turun sekitar 28%, karena adanya FUD tersebut.

Meskipun begitu, protokol blockchain Zcash tetap berjalan normal dan aman, karena sifatnya yang open-source dan decentralized—tidak bergantung pada satu entitas saja.

Zcash foundation pun turun tangan untuk memberikan klarifikasi mengenai keberlangsungan jaringan ke depannya dan menegaskan bahwa jaringan blockchain Zcash akan senantiasa terus terus berjalan dengan lancar dan aman, seperti biasanya—tanpa gangguan.

Dinamika ini justru membawa Zcash semakin berkembang dengan munculnya opsi wallet baru dari tim Electric Coin Company (ECC) yakni CashZ, wallet yang dibangun dari codebase wallet Zashi sebelumnya dan tetap 100% fokus pada pengembangan serta adopsi Zcash sebagai “unstoppable private money” tanpa meluncurkan token baru melalui hard fork yang dapat memecah komunitas.

Tertarik dengan aset kripto Zcash? Trading atau investasi aset kripto Zcash bisa kamu mulai dengan deposit Rp50.000 aja lho! Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Sumber:

@SevaFTW: tldr on zcash;

Yahoo: Zcash Developer Team Resigns: What the Governance Crisis Means for ZEC Price





Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Stabil di $90.624, Masih Konsolidasi

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin bergerak relatif stabil di tengah pasar kripto yang masih diliputi sikap wait and see.

Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Minggu (11/1), harga Bitcoin (BTC) berada di level $90,624.84 per BTC/USD, mencatatkan kenaikan tipis sekitar +0,18% hingga +0,25% dalam 24 jam terakhir.

Pergerakan ini mencerminkan kondisi pasar yang cenderung tenang, dengan volatilitas yang jauh lebih rendah dibandingkan periode reli maupun koreksi tajam sebelumnya.

Dari sisi kapitalisasi, Bitcoin masih kokoh di peringkat 1 sebagai aset kripto terbesar di dunia, dengan kapitalisasi pasar sekitar $1.809–$1.810 triliun.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam berada di kisaran $11,90–$11,95 miliar, menunjukkan aktivitas transaksi yang moderat.

Angka ini menandakan bahwa minat pasar masih ada, namun belum cukup kuat untuk mendorong pergerakan harga yang agresif.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $90.559, Efek Konsolidatif

Pergerakan Harga Bitcoin dalam 24 Jam Terakhir

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak dalam rentang yang relatif sempit. Harga terendah tercatat di $90,283.40, sementara harga tertinggi mencapai $90,713.03.

Rentang yang sempit ini menegaskan bahwa pasar sedang berada dalam fase konsolidasi, di mana kekuatan beli dan jual cenderung seimbang.

Perubahan harga jangka sangat pendek juga menguatkan gambaran tersebut.

Dalam satu jam terakhir, harga BTC nyaris tidak berubah (0%), menandakan minimnya dorongan besar dari pelaku pasar.

Kondisi seperti ini sering kali menjadi fase “tenang sebelum badai”, di mana pasar menunggu katalis baru untuk menentukan arah berikutnya.

Tren Jangka Pendek hingga Menengah

Meski stabil hari ini, performa Bitcoin dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan tekanan yang cukup terasa.

Dalam 30 hari terakhir, BTC turun sekitar -1,73%, relatif ringan. Namun jika diperluas, koreksi menjadi lebih jelas. Dalam 60 hari, harga turun -12,29%, dan dalam 90 hari terakhir, penurunan mencapai -21,08%.

Data ini menempatkan Bitcoin dalam fase koreksi menengah setelah sebelumnya sempat mencetak reli besar hingga menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di $126,198.07.

Jarak yang cukup lebar dari level tertinggi tersebut menandakan bahwa pasar masih berada dalam periode penyesuaian, baik dari sisi teknikal maupun psikologis investor.

Kekuatan Fundamental Bitcoin

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dari sisi fundamental, posisi Bitcoin masih sangat kuat. Sirkulasi pasokan saat ini mencapai 19,97 juta BTC, atau sekitar 95,12% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Artinya, sebagian besar Bitcoin yang akan pernah ada sudah beredar di pasar. Kelangkaan struktural inilah yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu pilar utama narasi nilai Bitcoin.

Dengan kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) sekitar $1,902 triliun, Bitcoin tetap menjadi aset kripto dengan dominasi paling signifikan, baik dari sisi valuasi maupun persepsi investor global.

Bagi banyak pelaku pasar, Bitcoin masih berperan sebagai “barometer” utama arah industri kripto secara keseluruhan.

Apa Arti Pergerakan Stabil Ini bagi Pasar?

Pergerakan mendatar di area $90.000 dapat dibaca dari dua sudut pandang.

Di satu sisi, stabilitas ini mencerminkan ketahanan harga Bitcoin, yang tetap bertahan di level tinggi meski tekanan koreksi 2–3 bulan terakhir cukup dalam.

Ini bisa diartikan sebagai sinyal bahwa pasar sedang membangun basis (base) baru.

Di sisi lain, volume yang tidak terlalu besar dan rentang harga yang sempit juga menunjukkan minimnya dorongan baru, baik dari investor ritel maupun institusi.

Tanpa katalis kuat, harga berpotensi melanjutkan fase konsolidasi, bergerak sideways hingga muncul pemicu berikutnya.

Prospek Bitcoin ke Depan

Ke depan, perhatian pasar umumnya akan tertuju pada dua hal utama: apakah Bitcoin mampu mempertahankan area $90.000 sebagai support, dan apakah volume mulai meningkat seiring upaya harga menembus area yang lebih tinggi.

Jika tekanan beli menguat, peluang untuk rebound teknikal terbuka. Namun jika support gagal bertahan, risiko uji level yang lebih rendah tetap perlu diantisipasi.

Baca Juga: Riset Kripto 05-09 Jan 2026: Konflik Geopolitik: Bom Waktu Bitcoin?

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin berada dalam fase konsolidasi di sekitar $90,624, dengan pergerakan harian yang relatif datar.

Meski tren 60 hingga 90 hari masih mencerminkan koreksi, stabilitas harga saat ini memberi sinyal bahwa pasar sedang mencari arah baru.

Bagi investor dan trader, fase seperti ini sering kali menjadi periode krusial untuk mengamati volume, sentimen, dan reaksi harga di level kunci.

Bitcoin mungkin sedang tenang, tetapi sejarah menunjukkan bahwa fase tenang kerap menjadi awal dari pergerakan besar berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

ETH Masih Sideways, Harga Ethereum Hari Ini Stabil di Area $3.000

Harga Ethereum (ETH) hari ini tercatat berada di level $3,091.57 per ETH/USD, mencatatkan kenaikan tipis sekitar +0,42% hingga +0,43% dalam 24 jam terakhir.

Pergerakan ini menempatkan Ethereum dalam fase yang relatif stabil, di tengah pasar kripto yang masih cenderung berhati-hati.

Meski belum menunjukkan reli kuat, data dari Tokocrypto menunjukkan ETH tetap bertahan di atas area psikologis $3.000, sebuah level penting yang kini menjadi sorotan pelaku pasar.

Dari sisi valuasi, Ethereum mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia.

Kapitalisasi pasar ETH berada di kisaran $373,14–$373,28 miliar, menegaskan peran sentral Ethereum dalam ekosistem blockchain global, khususnya di sektor smart contract, DeFi, NFT, dan berbagai aplikasi Web3.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam tercatat sekitar $6,57–$6,59 miliar, menunjukkan aktivitas pasar yang cukup aktif, meski belum mencerminkan masuknya arus modal besar secara agresif.

Baca: Harga Ethereum Melemah ke Level $3.076, Faktor Tekanan Jual

Pergerakan Harga Ethereum 24 Jam Terakhir

Dalam satu hari terakhir, pergerakan Ethereum berlangsung dalam rentang yang sempit.

Harga terendah ETH tercatat di $3,075.14, sedangkan tertinggi mencapai $3,099.17. Rentang ini menandakan volatilitas harian yang relatif rendah, sebuah ciri khas fase konsolidasi.

Perubahan harga jangka sangat pendek juga menguatkan gambaran tersebut.

Dalam satu jam terakhir, ETH naik tipis sekitar +0,05%, mencerminkan bahwa pasar belum memiliki dorongan kuat, baik dari sisi pembeli maupun penjual.

Kondisi ini biasanya muncul ketika pelaku pasar sedang menunggu katalis baru sebelum menentukan arah pergerakan berikutnya.

Kinerja ETH dalam 30, 60, dan 90 Hari

Jika ditarik ke perspektif yang lebih luas, performa Ethereum dalam beberapa bulan terakhir masih berada di bawah tekanan.

Dalam 30 hari terakhir, ETH terkoreksi sekitar -4,61%. Tekanan semakin terlihat pada rentang yang lebih panjang, dengan penurunan -9,97% dalam 60 hari, serta -25,22% dalam 90 hari terakhir.

Data ini menunjukkan bahwa meskipun pergerakan harian relatif stabil, Ethereum masih berada dalam tren koreksi menengah.

Harga saat ini juga masih cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $4,953.73, yang menjadi referensi penting bagi investor jangka panjang.

Jarak ini menandakan bahwa pasar masih berada dalam fase pemulihan atau akumulasi setelah periode penurunan signifikan.

Fondasi Fundamental Ethereum Tetap Kuat

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Di luar fluktuasi harga, fondasi Ethereum tetap kokoh. Sirkulasi pasokan saat ini mencapai sekitar 120,69 juta ETH, dengan tidak adanya batas maksimum pasokan yang ditetapkan.

Model ekonomi Ethereum yang dinamis, termasuk mekanisme pembakaran biaya transaksi, membuat suplai efektif ETH dapat berfluktuasi tergantung pada aktivitas jaringan.

Sebagai tulang punggung sebagian besar ekosistem DeFi dan aplikasi terdesentralisasi, Ethereum memiliki utilitas nyata yang terus berkembang.

Hal ini menjadikan ETH tidak hanya dipandang sebagai aset spekulatif, tetapi juga sebagai “bahan bakar” utama ekonomi blockchain.

Faktor inilah yang sering menjadi alasan mengapa minat investor jangka panjang terhadap Ethereum relatif bertahan, bahkan ketika harga sedang mengalami tekanan.

Apa Arti Konsolidasi Ini bagi Pasar?

Pergerakan Ethereum yang cenderung datar di kisaran $3.000 dapat diartikan sebagai fase penyeimbangan antara tekanan jual dan minat beli.

Di satu sisi, tren 60 hingga 90 hari yang masih negatif menunjukkan bahwa sentimen pasar belum sepenuhnya pulih.

Namun di sisi lain, kemampuan ETH bertahan di atas $3.000 memberi sinyal adanya area minat beli yang cukup kuat.

Fase konsolidasi seperti ini sering kali menjadi periode krusial. Jika volume mulai meningkat seiring dorongan harga ke atas, peluang pembalikan tren terbuka.

Sebaliknya, jika tekanan jual kembali mendominasi, ETH berpotensi menguji kembali level support yang lebih rendah.

Prospek Ethereum ke Depan

Dalam waktu dekat, perhatian pasar akan tertuju pada kemampuan Ethereum mempertahankan area $3.000 serta respons harga terhadap setiap peningkatan volume.

Pergerakan di luar rentang sempit saat ini kemungkinan akan menentukan arah jangka pendek, apakah menuju fase rebound atau kelanjutan konsolidasi.

Bagi investor, kondisi ini sering dimanfaatkan sebagai momen observasi: memantau stabilitas harga, perubahan volume, dan sentimen pasar global kripto yang juga sangat memengaruhi pergerakan ETH.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Turun 3,05% ke $3.151, Tetap Menguat

Harga Ethereum hari ini berada di sekitar $3.091 dengan kenaikan tipis 0,42%, menandakan Ethereum masih berada dalam fase konsolidasi.

Meski tren menengah masih menunjukkan tekanan, stabilitas di atas $3.000 mencerminkan ketahanan harga di tengah pasar yang belum sepenuhnya pulih.

Dengan fundamental yang kuat dan peran vital dalam ekosistem blockchain, Ethereum tetap menjadi salah satu aset kripto paling diperhatikan.

Fase tenang ini bisa menjadi fondasi bagi pergerakan berikutnya, menjadikan periode sekarang penting untuk dicermati oleh trader maupun investor jangka panjang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Menguat ke $0,21, Market Cap Tembus $1,75 Miliar

Pi Network (PI) masih menjadi salah satu topik hangat di dunia kripto.

Menurut data terbaru dari CoinMarketCap pada Minggu (11/1), harga Pi Network hari ini diperdagangkan di sekitar $0,2089 per koin, mencerminkan pergerakan yang stabil dengan perubahan kecil dalam 24 jam terakhir.

Pergerakan harga yang relatif tenang ini terjadi di tengah dinamika pasar yang lebih luas, di mana investor terus memantau perkembangan Pi sebagai aset digital yang sedang berada dalam fase awal pasar setelah peluncuran mainnet dan pemasukan ke berbagai bursa kripto.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun 0,54%, Tertekan Likuiditas Tipis

Data Harga & Metrik Utama Pi Network

Untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap, berikut adalah metrik harga dan pasar Pi Network ketika artikel ini ditulis:

  • Harga Pi (PI) saat ini: sekitar $0,2089 per token
  • Kapitalisasi pasar: ± $1,75 miliar
  • Volume perdagangan 24 jam: sekitar $4,23 juta
  • Suplai beredar: ± 8,38 miliar PI
  • Total suplai maksimum: 100 miliar PI
  • Volume terhadap market cap: rendah, sekitar 0,24%
  • Harga tertinggi sepanjang masa (ATH): ± $2,98, dicapai pada Februari 2025
  • Harga terendah periode baru-baru ini: sekitar $0,1585

Data ini menunjukkan bahwa Pi Network kini jauh di bawah level tertinggi sejarahnya, namun masih tetap menjadi salah satu kripto besar berdasarkan kapitalisasi pasar.

Stabilitas di Tengah Fase Pasar

Menyelami angka-angka tersebut dalam bentuk naratif, Pi (PI) saat ini seperti sedang memasuki fase stabilisasi harga setelah periode volatil yang panjang.

Baru-baru ini, harga Pi cenderung berada di kisaran sekitar $0,20–$0,21, dengan fluktuasi harian yang relatif kecil.

Artinya, pasar sedang mencari pricing discovery atau penentuan level harga yang dianggap wajar oleh pemain pasar setelah fase antusiasme awal mereda.

Sebagian besar supply belum beredar (hanya sekitar 8,38% dari total 100 miliar), yang berarti tekanan jual belum maksimal muncul, dan koin Pi yang tersedia di pasar masih terbatas.

Hal ini sering menjadi faktor yang membantu menjaga harga tidak terlalu jatuh dalam kondisi pasar yang lebih luas sedang berhati-hati.

Kapitalisasi Pasar dan Likuiditas

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Kapitalisasi pasar Pi Network yang sekitar $1,75 miliar menempatkannya di antara aset kripto berkapitalisasi menengah ke atas secara global.

Namun, volume perdagangan 24 jam yang relatif rendah dibandingkan kapitalisasi menunjukkan bahwa likuiditas Pi masih terbatas, dan aktivitas trading belum tinggi jika dibandingkan dengan aset lain seperti Bitcoin atau Ethereum.

Kondisi ini mencerminkan pasar Pi yang masih berkembang: minat investor ada, tetapi realisasi volume besar dan aktivitas perdagangan aktif masih belum sepenuhnya terjadi.

Hal ini umum ditemukan pada proyek kripto yang baru memasuki fase post-mainnet dan sedang dibangun ekosistemnya.

Perbandingan Harga dengan Rekor Tertinggi

Harga Pi saat ini jauh di bawah puncak historisnya pada sekitar $2,98, yang dicapai pada 26 Februari 2025.

Jika dibandingkan, harga saat ini menunjukkan bahwa Pi telah mengalami koreksi tajam — hampir 93% dari nilai tertingginya.

Rekor ini menjadi titik referensi penting, karena menunjukkan bahwa sejak memasuki pasar secara lebih luas, sentiment awal sangat kuat namun mengalami penurunan seiring pasar menyesuaikan ekspektasi nilai Pi berdasarkan realitas volume, utilitas, dan permintaan.

Suplai dan Dampaknya terhadap Harga

Model suplai Pi Network adalah maksimum 100 miliar token, namun circulating supply saat ini hanya sekitar 8,38 miliar.

Itu berarti lebih dari 90% token masih terkunci atau belum masuk ke peredaran pasar.

Suplai yang sebagian besar masih tidak aktif ini menjadi salah satu faktor utama yang membantu menahan laju penurunan harga, sekaligus membuat harga Pi tetap sensitif terhadap jumlah koin yang mulai dilepas secara bertahap.

Faktor suplai ini sering kali menjadi perdebatan di komunitas kripto.

Pengembang Pi Network telah merancang mekanisme distribusi token secara bertahap, tetapi jika dalam waktu dekat suplai dibuka lebih banyak tanpa peningkatan permintaan yang seimbang, itu berpotensi memberi tekanan jual yang meningkatkan volatilitas harga.

Baca Juga: Lima Penyebab Harga Pi Coin Turun Drastis

Harga Pi Network hari ini sekitar $0,2089, dengan kapitalisasi pasar yang solid di angka ±$1,75 miliar dan volume perdagangan harian sekitar $4,23 juta.

Pi berada dalam fase konsolidasi setelah periode volatil dan masih jauh dari puncak historisnya. Suplai yang besar dan tingkat likuiditas yang sedang berkembang turut membentuk dinamika harga saat ini.

Bagi investor dan pengamat pasar, memahami metrik harga ini bukan sekadar melihat angka, tetapi juga menyadari bahwa Pi Network masih dalam fase awal evolusi pasar kripto — di mana stabilitas, adopsi ekosistem, dan pembukaan suplai token menjadi faktor kunci yang akan menentukan arah harga selanjutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Publikasikan Proof of Reserves, Aset Pengguna Tumbuh 2x

Tokocrypto memperkuat upaya membangun kepercayaan pengguna dengan menerapkan Proof of Reserves (PoR) atau Bukti Cadangan. Mekanisme verifikasi ini memungkinkan publik dan pengguna meninjau ketersediaan aset secara transparan dan terukur.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengatakan transparansi menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan pengguna, terutama di tengah dinamika industri kripto yang terus berkembang. “Di tengah kembali munculnya kekhawatiran publik soal keamanan aset nasabah di industri, Tokocrypto memastikan dana pengguna dikelola secara bertanggung jawab dan dapat diverifikasi. Proof of Reserves kami adalah bentuk komitmen transparansi agar pengguna bisa melihat dan mengecek bahwa aset mereka tersedia secara utuh,” ujar Calvin.

Tokocrypto, salah satu pedagang aset kripto yang berlisensi OJK di Indonesia, telah merilis Proof of Reserves sejak tahun 2023. Sejak pertama kali diperkenalkan, nilai aset pengguna yang tercatat dalam sistem PoR mengalami pertumbuhan signifikan. Per 1 Januari 2026, total aset pengguna yang terverifikasi dalam Proof of Reserves Tokocrypto mencapai sekitar US$345.379.785, atau tumbuh hampir dua kali lipat dibandingkan periode awal peluncuran.

Aset Pengguna Tumbuh Dua Kali Lipat

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Sumber: Tokocrypto.
CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Sumber: Tokocrypto.

Calvin menilai pertumbuhan ini juga mencerminkan minat investasi aset kripto pengguna yang tetap tinggi. “Pertumbuhan nilai aset pengguna dalam PoR hingga sekitar US$345 juta per 1 Januari 2026 menunjukkan minat investasi kripto pengguna yang tetap tinggi. Kami melihat potensi pertumbuhan ini masih bisa berlanjut seiring meningkatnya partisipasi investor dan semakin matangnya ekosistem aset kripto di Indonesia,” kata Calvin.

Aset-aset utama yang tercatat dalam Proof of Reserves berasal dari token berkapitalisasi besar yang telah mapan secara global dan termasuk yang paling aktif diperdagangkan, baik di pasar global maupun di Indonesia. Per 1 Januari 2026, aset tersebut mencakup Bitcoin (BTC) sebesar 1.246,79999263 BTC, Ethereum (ETH) sebesar 10.005,61888101 ETH, BNB sebesar 12.272,89562512 BNB, serta Tether (USDT) sebesar 75.520.184,47678899 USDT.

Dalam implementasinya, Tokocrypto mengadopsi teknologi Merkle Tree dan zk-SNARKs (Zero-Knowledge Succinct Non-Interactive Argument of Knowledge) untuk memastikan proses verifikasi yang akurat sekaligus menjaga privasi data pengguna. Melalui sistem Merkle Tree, setiap pengguna dapat melakukan verifikasi mandiri (self-verification) untuk memastikan bahwa saldo mereka benar-benar tercatat sebagai bagian dari total kewajiban Tokocrypto. Sementara itu, teknologi zk-SNARKs digunakan untuk membuktikan bahwa total saldo pengguna yang dihitung setara atau lebih kecil dari total aset cadangan yang dimiliki perusahaan, tanpa membuka informasi sensitif ke publik.

Utamakan Transparansi dan Keamanan

Tokocrypto rilis Proof of Reserves kuatkan komitmen transparansi. Sumber: Tokocrypto.
Tokocrypto rilis Proof of Reserves kuatkan komitmen transparansi. Sumber: Tokocrypto.

“Kami menerapkan verifikasi berbasis Merkle Tree dan zk-SNARKs untuk memastikan audit cadangan aset lebih akurat sekaligus menjaga privasi. Pengguna juga bisa melakukan self-verification untuk memastikan saldo mereka tercatat dalam perhitungan, dengan prinsip cakupan aset 1:1,” tutur Calvin.

Tokocrypto juga menegaskan bahwa seluruh aset perusahaan dicatat dalam akun terpisah dan tidak dimasukkan dalam perhitungan Proof of Reserves. Data PoR dapat diakses secara terbuka melalui laman resmi https://www.tokocrypto.com/id/proof-of-reserves, lengkap dengan panduan verifikasi bagi pengguna.

Selain menerapkan PoR, Tokocrypto terus memperkuat ekosistem keamanan dan pelayanan kepada nasabah melalui berbagai langkah strategis. Perusahaan menerapkan sistem keamanan berlapis yang mencakup enkripsi data, proteksi API, serta teknologi deteksi intrusi dan firewall. Perusahaan juga telah mengantongi sertifikasi ISO 27001 dan ISO 27017 sebagai standar internasional dalam manajemen keamanan informasi dan layanan cloud.

Melalui berbagai inisiatif ini, Tokocrypto menegaskan fokusnya pada transparansi, keamanan, serta peningkatan kualitas layanan, sejalan dengan upaya membangun industri aset kripto yang lebih sehat dan berkelanjutan di Indonesia.

Baca juga: OJK Umumkan Exchange Kripto Berizin, Tokocrypto Termasuk di Dalamnya


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Turun ke $90.559, Efek Konsolidatif

Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Sabtu (10/1), harga Bitcoin hari ini berada di $90.559,71 per BTC, melemah sekitar -0,67% dalam 24 jam terakhir.

Pergerakan ini mencerminkan kondisi pasar yang masih berada dalam fase konsolidasi, setelah tekanan jual yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Secara mingguan, Bitcoin masih relatif stabil dengan perubahan +0,24% dalam 7 hari, mengindikasikan bahwa minat beli masih mampu menahan penurunan lebih dalam.

Baca Juga: Riset Kripto 05-09 Jan 2026: Konflik Geopolitik: Bom Waktu Bitcoin?

Data Pasar Bitcoin Terkini

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
  • Harga BTC: $90.559,71
  • Kapitalisasi pasar: $1,808.82 triliun
  • Volume perdagangan 24 jam: $36,46 miliar
  • Sirkulasi pasokan: 19,97 juta BTC (95,11% dari total maksimum)
  • Total pasokan maksimum: 21 juta BTC
  • Fully diluted market cap: $1,900.82 triliun
  • Peringkat pasar: 1 kripto global

Tingginya rasio suplai beredar menunjukkan Bitcoin semakin mendekati fase kelangkaan maksimum, faktor yang kerap menjadi perhatian investor jangka panjang.

Pergerakan Harga 24 Jam Terakhir

Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak pada rentang harga terendah $89.625,38 dan harga tertinggi $91.910,67.

Rentang pergerakan yang tidak terlalu lebar ini menandakan pasar berada dalam kondisi menunggu arah, dengan aktivitas jual dan beli yang relatif seimbang.

Riwayat Performa Harga BTC

Jika melihat kinerja Bitcoin dalam beberapa periode:

Periode Perubahan Persentase
Hari ini -$614,17 -0,67%
30 hari +$599,54 +0,67%
60 hari -$16.299,96 -15,26%
90 hari -$19.787,84 -17,94%

Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun dalam 30 hari terakhir harga cenderung datar, tekanan koreksi masih cukup terasa dalam rentang 2–3 bulan.

Jarak Harga BTC dari Rekor Tertinggi

Bitcoin saat ini masih berada di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di $126.198,07.

Dengan harga sekarang, BTC masih terkoreksi lebih dari seperempat dari level puncaknya, menjadikan fase ini sebagai periode penting untuk konsolidasi dan pembentukan struktur tren baru.

Analisa Singkat dan Sentimen Pasar

Penurunan harian yang relatif kecil, ditambah volume perdagangan di atas $36 miliar, mencerminkan bahwa pasar belum menunjukkan tanda kepanikan. Beberapa poin utama yang dapat dicermati:

  • Area $89.000–$90.000 menjadi zona support penting.
  • Area $91.900–$92.000 masih menjadi resistance terdekat.
  • Pasar berpotensi melanjutkan konsolidasi sebelum menentukan arah tren berikutnya.

Apabila Bitcoin mampu bertahan di atas support, peluang pemulihan teknikal tetap terbuka. Sebaliknya, pelemahan lanjutan dapat memicu uji level yang lebih rendah.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bertahan di $91.021, Menguat Tipis

Dalam analisa harga BTC hari ini, Bitcoin tercatat di $90.559 dengan koreksi ringan 0,67%. Kapitalisasi pasar yang masih berada di atas $1,8 triliun menegaskan dominasi BTC sebagai aset kripto utama.

Dengan suplai beredar yang telah mencapai lebih dari 95%, pergerakan selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh sentimen makro, volume pasar, serta reaksi investor di area support krusial.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Turun 0,54%, Tertekan Likuiditas Tipis

Harga Pi Network (PI) melemah 0,54% dalam 24 jam terakhir ke level $0,209.

Penurunan ini memperpanjang tren negatif mingguan (-1,87% dalam 7 hari), meskipun secara 90 hari PI masih mencatat volatilitas tinggi.

Menurut laporan Coinmarketcap pada Sabtu (10/1), tekanan harga PI tidak hanya datang dari faktor teknikal, tetapi juga dari masalah struktural, terutama likuiditas yang sangat tipis serta kekhawatiran pasar terhadap gelombang token unlock yang akan masuk ke pasar dalam waktu dekat.

Baca Juga: Harga Pi Network Menguat Tipis, Ketahanan Level $0,20 Jadi Sorotan

Likuiditas Tipis, Harga Mudah Terguncang

Dalam 24 jam terakhir, volume perdagangan PI tercatat hanya sekitar $6,34 juta, turun 17% dibanding hari sebelumnya.

Angka ini setara dengan hanya 0,36% dari kapitalisasi pasar sekitar $1,75 miliar, menunjukkan rasio perputaran yang sangat rendah.

Kondisi ini membuat harga PI sangat sensitif terhadap order kecil dan mudah digerakkan oleh lonjakan volume sesaat, serta lebih rentan terhadap volatilitas ekstrem.

Minimnya dukungan dari bursa besar juga masih menjadi hambatan. Hingga kini, exchange papan atas seperti Binance dan Coinbase belum melisting PI, terutama karena isu transparansi suplai dan risiko regulasi.

Ancaman Token Unlock Tekan Sentimen

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Faktor lain yang terus membebani harga PI adalah token unlock.

Saat ini diperkirakan sekitar 4,36 juta PI dilepas ke pasar setiap hari, dengan beberapa hari mencatat unlock lebih dari 5 juta token.

Lebih dari 130 juta PI diperkirakan akan masuk ke pasar dalam 30 hari ke depan, meningkatkan potensi tekanan jual, terutama dari miner awal yang mulai merealisasikan keuntungan.

Saat ini, sekitar 425 juta PI dilaporkan sudah berada di exchange.

Secara psikologis, area $0,215 juga menjadi hambatan kuat karena bertepatan dengan rata-rata pergerakan jangka panjang, sehingga setiap kenaikan sering berujung pada aksi ambil untung.

Analisis Teknikal: PI Uji Area Kritis

Dari sisi teknikal, PI tercatat telah menembus beberapa level penting, termasuk area Fibonacci dan rata-rata pergerakan jangka pendek.

Indikator momentum menunjukkan kondisi netral cenderung lemah, dengan potensi pantulan masih terbatas.

Beberapa level kunci yang menjadi perhatian trader:

  • Support utama: $0,20
  • Support lanjutan: $0,192 (jika tembus, berpotensi menuju $0,173)
  • Resistance terdekat: $0,215
  • Target rebound teknikal: $0,232 jika terjadi short squeeze

Level $0,20 saat ini dipandang sebagai zona psikologis sekaligus area akumulasi lama. Reaksi harga di wilayah ini akan sangat menentukan arah PI dalam jangka pendek.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Melemah 0,88%, Tertekan Isu Sentralisasi

Pelemahan Pi Network hari ini mencerminkan kombinasi antara likuiditas yang rapuh, suplai yang terus bertambah, dan struktur teknikal yang belum pulih.

Meski potensi pantulan teknikal tetap ada, risiko masih cenderung mengarah ke bawah selama tekanan unlock dan minimnya dukungan exchange besar belum mereda.

Fokus utama pelaku pasar saat ini tertuju pada ketahanan harga di area $0,20. Jika level ini gagal dipertahankan, tekanan jual berpotensi meningkat dan membuka ruang penurunan lanjutan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Melemah ke Level $3.076, Faktor Tekanan Jual

Harga Ethereum (ETH) hari ini tercatat berada di $3.076,96 per ETH, melemah sekitar 1,09% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan ini mencerminkan bahwa tekanan jual masih membayangi pasar, seiring investor global cenderung bersikap lebih berhati-hati terhadap aset kripto.

Dalam sepekan terakhir, Tokocrypto mencatat ETH masih bergerak di zona negatif dengan koreksi sekitar 1,37%, memperlihatkan bahwa pemulihan belum terbentuk secara meyakinkan.

Meskipun demikian, volatilitas harian relatif terkendali, menandakan pasar belum memasuki fase panic selling.

Baca Juga: Ethereum Bertahan di Atas $3.200, Volume Tinggi Sinyalkan Minat Kuat

Performa Terbaru Ethereum

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi Ethereum dalam 24 jam terakhir mencapai sekitar $17,16 miliar, dengan kapitalisasi pasar berada di kisaran $371 miliar.

Angka ini menegaskan posisi Ethereum sebagai kripto terbesar kedua di dunia, sekaligus menunjukkan bahwa likuiditas masih cukup kuat meski harga sedang tertekan.

Sepanjang perdagangan hari ini, Ethereum sempat bergerak di rentang $3.058 hingga $3.140.

Pergerakan yang relatif sempit ini menunjukkan bahwa pasar tengah berada dalam fase konsolidasi, di mana kekuatan beli dan jual masih cenderung seimbang sambil menunggu katalis baru.

Pembentukan Struktur Harga Baru

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika melihat performa yang lebih panjang, Ethereum masih berada dalam tren koreksi.

Dalam 30 hari terakhir, ETH tercatat turun sekitar 3,17%, sementara dalam 60 hari dan 90 hari koreksinya mencapai 15,05% dan 18,26%.

Kondisi ini mencerminkan tekanan yang masih terasa sejak beberapa bulan terakhir di pasar kripto. Saat ini, harga Ethereum juga masih cukup jauh dari rekor tertingginya di $4.953,73.

Dengan jarak koreksi lebih dari sepertiga dari puncak, banyak pelaku pasar memandang fase ini sebagai periode penting untuk konsolidasi dan pembentukan struktur harga baru.

Ke depan, area sekitar $3.000 menjadi level psikologis yang terus diperhatikan. Selama harga mampu bertahan di atas zona ini, peluang terjadinya pantulan teknikal masih terbuka.

Namun, jika tekanan jual meningkat dan menembus area tersebut, potensi pelemahan lanjutan tetap perlu diwaspadai.

Baca Juga: Harga Ethereum Turun 2,22% ke $3.102, ETH Bergerak di Zona Merah

Secara keseluruhan, pergerakan Ethereum hari ini menunjukkan pasar yang masih rapuh, namun belum kehilangan minat.

Dengan kapitalisasi pasar besar dan peran sentral dalam ekosistem kripto, pergerakan ETH tetap menjadi indikator penting bagi arah pasar kripto secara umum.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Internet Iran Diputus Total, Warga Masih Bisa Pakai Kripto?

Pemerintah Iran memutus akses internet nasional pada Kamis (waktu setempat) di tengah meluasnya aksi protes akibat memburuknya kondisi ekonomi dan anjloknya nilai tukar rial Iran ke level terendah sepanjang sejarah terhadap dolar AS. Pemadaman ini memunculkan pertanyaan besar: apakah warga Iran masih bisa menggunakan aset kripto tanpa internet?

Berdasarkan data Statista, sekitar tujuh juta dari total 92 juta penduduk Iran diperkirakan merupakan pengguna kripto. Sementara itu, firma analitik blockchain TRM Labs mencatat aliran transaksi kripto di Iran mencapai sekitar 3,7 miliar dolar AS sepanjang Januari hingga Juli 2025.

Aksi protes yang meluas dipicu tekanan ekonomi yang semakin berat, diperparah oleh pelemahan nilai mata uang nasional. Di tengah situasi tersebut, sejumlah pengamat global, termasuk CEO Bitwise Hunter Horsley, menyebut Bitcoin berpotensi menjadi penyimpan nilai (store of wealth) bagi masyarakat yang terdampak krisis.

Opsi untuk Kripto Tanpa Internet

Namun, pemutusan internet membuat transaksi kripto menjadi jauh lebih sulit. Meski demikian, sejumlah teknologi dinilai masih membuka celah bagi penggunaan kripto tanpa koneksi internet konvensional.

Salah satu opsi yang mencuat adalah layanan internet satelit Starlink milik Elon Musk. Perangkat ini mampu menyediakan internet berkecepatan tinggi di wilayah yang sebelumnya tidak memiliki akses. Sejumlah pihak mendesak Musk untuk kembali mengaktifkan Starlink di Iran, seperti yang pernah dilakukan saat pemadaman internet pada Juni 2025. Meski demikian, laporan mengenai persetujuan tersebut masih belum terkonfirmasi secara resmi.

DIlaporkan Cointelegraph, alternatif lain datang dari perusahaan infrastruktur Bitcoin, Blockstream. Melalui jaringan satelitnya, Blockstream dapat menyiarkan data Bitcoin ke seluruh dunia tanpa bergantung pada internet. Dengan cara ini, pengguna tetap dapat menerima informasi transaksi Bitcoin secara satu arah.

Selain itu, sebagian pengguna memanfaatkan layanan pesan peer-to-peer terdesentralisasi bernama Bitchat, yang dikembangkan oleh Jack Dorsey. Aplikasi ini menggunakan jaringan mesh berbasis Bluetooth untuk mengirim pesan antarperangkat, termasuk data transaksi Bitcoin. Meski begitu, transaksi tetap memerlukan satu perangkat yang terhubung internet agar dapat dikonfirmasi di blockchain.

Data Chromestats menunjukkan Bitchat telah diunduh lebih dari 1,4 juta kali sejak diluncurkan, dengan hampir 20 ribu unduhan dalam sehari terakhir dan lebih dari 460 ribu dalam sepekan terakhir.

Penggunaan Kripto Secara Offline

Digital payment.
Digital payment.

Di luar itu, sejumlah solusi kripto offline masih dalam tahap pengembangan. Salah satunya Darkwire, alat berbasis radio jarak jauh yang memungkinkan pengiriman data seperti transaksi Bitcoin melalui jaringan mesh terdesentralisasi tanpa internet. Proyek ini diperkenalkan pada Mei 2025 dan saat ini masih dalam tahap pengembangan ulang.

Sebelumnya, pada 2022, pengembang perangkat lunak asal Afrika Selatan, Kgothatso Ngako, juga menciptakan solusi serupa bernama Machankura. Platform ini memungkinkan pengiriman dan penerimaan Bitcoin menggunakan ponsel tanpa koneksi internet, dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi seluler.

Meski berbagai teknologi tersebut menawarkan alternatif, para ahli menegaskan bahwa pada akhirnya tetap dibutuhkan akses internet di salah satu titik jaringan agar transaksi dapat diverifikasi dan dicatat secara permanen di blockchain.

Baca juga: Indonesia Blockchain Week 2025 Siap Digelar, Percepat Ekonomi Digital


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Nasib Pasar di Awal Tahun 2026

Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini berfungsi sebagai referensi strategis bagi investor untuk memahami dinamika ekonomi global dan perkembangan industri aset digital. Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, fluktuasi harga, serta peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini membedah tren utama yang memengaruhi arah pasar.

Fokus utama dari riset ini adalah menyediakan wawasan yang tajam dan terpercaya bagi setiap pembaca. Dengan informasi yang tepat waktu, laporan ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi Anda dalam menentukan strategi investasi yang cerdas di tengah dinamika industri aset digital yang sangat fluktuatif.

Fokus Utama

  1. Makroekonomi Global
    • Federal Reserve (The Fed) diprediksi tidak akan menurunkan suku bunga pada bulan Januari.
    • China akan mengenakan tarif 55% pada impor daging sapi dari AS.
    • Fed menyuntikkan dana sebesar $74,6 miliar ke dalam perekonomian AS.
  2. Makroekonomi Nasional
    • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor pasar modal Indonesia yang kini menembus angka 20,2 juta pada akhir 2025.
    • Menkeu Purbaya mengakui injeksi Rp276 T ke perbankan belum membuahkan hasil yg optimal, di mana kredit hanya tumbuh 7,36% di Q3 2025.
    • Majelis Permusyawaratan Rakyat secara resmi menetapkan agenda prioritas untuk tahun 2026 pada sektor energi, percepatan investasi hijau, dan penanganan krisis iklim yang mendesak.
  3. Performa Pasar Kripto
    • Market Cap & Volume rebound ke angka $2.99 Triliun (+1.43%), bergerak selaras dengan CoinMarketCap 100 Index di posisi $176.84 (+1.66%). Meskipun menghijau, sentimen pasar masih belum sepenuhnya lepas dari kecemasan; Fear & Greed Index naik ke angka 32, tetapi tetap berada dalam zona ‘Fear’ (Ketakutan)
    • Di sisi lain, CMC Altcoin Season Index bergerak lambat di angka 20/100. Kondisi ini mempertegas bahwa Bitcoin Season’ masih sangat kuat, menunjukkan para investor enggan memindahkan aset mereka ke altcoin meskipun pasar utama sedang pulih.
    • Sektor Political Memes (+705%) dan Trading Bots (+70.76%) mendominasi narasi politik memes serta perdagangan otomatis. Token STABLE naik sebesar (+49.78%), diikuti oleh PIEVERSE (+34.58%) dan XPL (+32.76%).
  4. Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
    • Harga Bitcoin minggu ini masih sideways dan terjebak di zona range yang sempit.
    • Baby Shark Universe (BSU) → Risiko distribusi tinggi.
    • BTC Adjusted Net Unrealized Profit Loss NUPL STH keluar pasar karena rugi, sedangkan LTH mempertahankan posisi profit.

📌 Kesimpulan: Pantau sektor Political Memes dan Trading Bots yang memperlihatkan momentum dominan minggu ini. Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) pekan depan seperti Baby Shark Universe (BSU), kecuali didukung katalis fundamental yang kuat. Sebaliknya, manfaatkan potensi fluktuasi harga dari unlock kelas menengah seperti Movement (MOVE) atau AXS (Axie Infinity) untuk peluang teknikal cepat. Mengingat sentimen pasar yang masih berada di zona ‘Fear’ (32) serta Bitcoin yang masih sideways, prioritas utama saat ini adalah manajemen risiko yang ketat dan menghindari FOMO berlebihan.

Makroekonomi Global

Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.
Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.
  • Federal Reserve (The Fed) diprediksi tidak akan menurunkan suku bunga pada bulan Januari.
  • China akan mengenakan tarif 55% pada impor daging sapi dari AS.
  • Presiden Kolombia Gustavo Petro menyatakan bahwa Presiden Trump telah memulai serangan darat di Venezuela. 
  • Fed menyuntikkan dana sebesar $74,6 miliar ke dalam perekonomian AS.
  • China menembakkan roket dan menerbangkan pesawat pembom di sekitar Taiwan.

Makroekonomi Nasional

Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: MI/Despian.
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: MI/Despian.
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor pasar modal Indonesia yang kini menembus angka 20,2 juta pada akhir 2025.
  • Majelis Permusyawaratan Rakyat secara resmi menetapkan agenda prioritas untuk tahun 2026 pada sektor energi, percepatan investasi hijau, dan penanganan krisis iklim yang mendesak.
  • Menkeu Purbaya mengakui injeksi Rp276 T ke perbankan belum membuahkan hasil yg optimal, di mana kredit hanya tumbuh 7,36% di Q3 2025.
  • Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memproyeksikan pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Sumatra mencapai  59,25 triliun.
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan masih terdapat sisa dana sebesar Rp1,51 triliun untuk bencana Sumatra yang belum dipakai.

Kalender Makroekonomi

Dec 29, 2025 U.S. Pending Home Sales MoM U.S. Pending Home Sales MoM
Actual: 3.3% 
Forecast: 1.0% 
Previous: 2.4%→ Penjualan rumah tertunda melonjak signifikan sebesar 3.3%, jauh melampaui ekspektasi pasar 1.0% dan meningkat dari bulan sebelumnya 2.4%, menandakan ketahanan konsumen AS yang mengejutkan.

Bagi pasar kripto, data ekonomi yang “terlalu bagus” ini berpotensi menjadi sentimen negatif jangka pendek karena dapat memperkuat Dolar AS (DXY).

Dec 30, 2025 U.S. House Price Index MoM U.S. House Price Index MoM
Actual: 0.4% 
Forecast: 0.1% 
Previous: -0.1%→ Indeks harga rumah AS naik sebesar 0.4%, melampaui ekspektasi pasar 0.1% dan berbalik positif dari kontraksi bulan sebelumnya di level -0.1%.

Kenaikan harga properti yang tak terduga ini berpotensi menjadi sinyal bearish. Data ini menunjukkan tekanan inflasi dari sektor perumahan masih persisten (“sticky inflation”), yang dapat memaksa The Fed menahan suku bunga lebih lama dan memperkuat Dolar AS (DXY), sehingga menekan likuiditas untuk aset berisiko seperti Bitcoin.

Dec 30, 2025 U.S. Chicago Purchasing Managers Index (PMI) U.S. Chicago Purchasing Managers Index (PMI)
Actual: 43.5
Forecast: 39.8
Previous: 36.3→ Indeks PMI Chicago melonjak tajam ke level 43.5, melampaui ekspektasi 39.8 dan membaik signifikan dari bulan sebelumnya 36.3, menandakan bahwa laju manufaktur mulai mereda meskipun masih berada di zona negatif (di bawah 50).

Bagi pasar kripto, pemulihan data ekonomi yang lebih baik dari prediksi ini cenderung menjadi sinyal bearish jangka pendek karena memperkuat Dolar AS (DXY) dan mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga darurat oleh The Fed, sehingga menahan sentimen investor.

Dec 31, 2025 U.S. Initial Jobless Claims U.S. Initial Jobless Claims
Actual: –
Forecast: 217K 
Previous: 214K→ Pasar memproyeksikan sedikit kenaikan klaim pengangguran menjadi 217.000 dibandingkan periode sebelumnya 214.000, yang mengindikasikan pasar tenaga kerja mulai sedikit melonggar tetapi masih relatif ketat.

Bagi pasar kripto, jika angka aktual nanti dirilis lebih tinggi dari ekspektasi (di atas 217K), ini akan menjadi sinyal bullish karena melemahkan Dolar AS (DXY) dan meningkatkan urgensi pemangkasan suku bunga; sebaliknya, angka yang lebih rendah akan memperkuat Dolar dan menekan aset berisiko.

Kesimpulan Secara keseluruhan, data ekonomi AS menutup tahun ini dengan kinerja yang jauh lebih kuat dari prediksi. Kondisi ekonomi ini menjadi tantangan bagi pasar aset berisiko; data yang positif cenderung memperkuat nilai tukar Dolar AS (DXY) dan mengurangi urgensi Bank Sentral (The Fed) untuk segera menurunkan suku bunga secara agresif.

Akibatnya, pasar kripto berpotensi menghadapi tekanan koreksi karena investor cenderung lebih waspada terhadap kebijakan moneter yang masih ketat dan likuiditas pasar yang belum melonggar sepenuhnya..

Perkembangan Regulasi Kripto

Daftar aset kripto yang dilabeli 'koin China' sedang masuk fase bullish. Sumber: Getty Images.
Daftar aset kripto yang dilabeli ‘koin China’ sedang masuk fase bullish. Sumber: Getty Images.
  • Bank Rakyat China (PBOC) meluncurkan regulasi Mata Uang Digital Bank Sentral (CBDC) yang efektif mulai 1 Januari 2026. Bank wajib membayar bunga kepada nasabah dan membentuk Komite Manajemen RMB Digital.
  • Korea Selatan memperketat pengawasan transfer mata uang kripto yang bernilai di bawah 1 juta won untuk mencegah pemalsuan identitas.
  • Alt5 Sigma, perusahaan kripto pemilik proyek World Liberty Financial (WLFI), kini menghadapi ancaman delisting dari Nasdaq setelah gagal melaporkan kuartalan dan menyewa auditor dengan riwayat pelanggaran kepatuhan serius. 
  • Regulasi Pelaporan Aset Kripto (CARF) dari OECD resmi berlaku 1 Januari 2026 di Inggris dan Uni Eropa, memaksa bursa kripto untuk mengumpulkan data pajak, transaksi, serta saldo pengguna ke sistem otoritas pajak.
  • Kementerian Kehakiman Rusia merancang undang-undang baru yang menetapkan sanksi pidana berat bagi penambang kripto yang tidak terdaftar, denda hingga 2,5 juta rubel dan penjara atau kerja paksa hingga 5 tahun.

Adopsi Kripto oleh Institusi

Metaplanet
Metaplanet
  • BC Card, kartu pembayaran terbesar di Korea Selatan, resmi bermitra dengan jaringan Base (Layer-2 Coinbase) untuk meluncurkan pembayaran berbasis USDC.
  • El Salvador mengungkapkan akan “berinvestasi penuh” pada Bitcoin dan AI pada tahun 2026.
  • Metaplanet menambahkan $450 juta dalam pembelian di akhir Desember, mengakhiri tahun 2025 di atas 35.000 BTC.
  • BitMine Immersion Technologies, perusahaan pemegang Ethereum terbesar, telah melakukan staking atas 342.560 ETH senilai lebih dari $1 miliar
  • Turkmenistan secara resmi melegalkan penambangan dan pertukaran kripto di bawah pengawasan bank sentral.

Performa Pasar Kripto Mingguan

Menutup akhir tahun, pasar kripto dikejutkan oleh gelombang spekulasi masif yang terpusat pada narasi Politik Memes dan Trading Bot. Sektor Political Memes mencatatkan pergerakan pasar sebesar +705%, meninggalkan sektor lainnya sangat jauh di belakang.

Di sisi kinerja aset, token STABLE memimpin +49.78%, disusul oleh PIEVERSE (+34.58%). Hal ini mengindikasikan bahwa para trader sedang beralih dari narasi fundamental ke aset volatil yang sangat spekulatif dan berbasis komunitas.

📈 Highlights:

  • Narasi Politik Memes 🗳️ Sorotan utama minggu ini mutlak milik sektor Political Memes yang meroket hingga +705%. Angka kenaikan tiga digit yang ekstrem ini menandakan adanya spekulasi yang sangat agresif.
  • Naiknya Bots & Community 🤖 Di lapis kedua, sektor Trading Bots (+70.76%) dan Reddit Points (+56.74%) menunjukkan performa yang sangat solid. Hal ini menunjukkan investor ritel juga berspekulatif token bot dan aset berbasis komunitas. Di sisi lain, sektor Privacy Blockchain juga masih mempertahankan kenaikan +53.71%.
  • Top Gainers (Payment & DeFi) 🚀 Dalam daftar aset terbaik, STABLE (+49.78%) dan PIEVERSE (+34.58%) menjadi primadona minggu ini. Menariknya, token-token pemain lama seperti 0x (ZRX) yang naik +32.27% dan Verge (XVG) sebesar +30.09% kembali dominan, menandakan adanya rotasi modal yang melirik kembali aset-aset DeFi yang tidak ada pergerakan.

Pergerakan Harga Bitcoin

Daily Chart Bitcoin – TradingView

Source: Tradingview (31 Desember 2025)

Pada minggu sebelumnya, harga BTC diprediksi akan mengalami Sideways. Hal ini masih terjadi hingga minggu ini karena banyaknya narasi makro yang tidak pasti untuk pergerakan BTC. Baik dari Geopolitik hingga Pemangkasan Suku Bunga. Lalu bagaimana selanjutnya?

Saat ini, Timeframe Daily, tidak banyak yang bisa dianalisis karena harga masih menunjukkan pergerakan yang sama. Tetapi, harga kini menunjukkan pergeseran untuk naik melewati indikator KC dan juga berusaha menembus RSI di angka > 50. Apabila harga tidak mampu melewati Tren ini, maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049. Sayangnya, belum ada struktur bullish sama sekali sama seperti minggu lalu.

Sedangkan di Timeframe Weekly juga menunjukkan stagnasi dari MA 99 nya, MA terkuat yang jadi support selama timeframe mingguan. Apabila hal ini ditembus, maka akan semakin mendukung penurunan seperti analisa pada timeframe daily seperti minggu lalu. Meski harga menunjukkan pelemahan yang didukung dengan narasi makroekonomi dan geopolitik. Riset terlebih dahulu untuk menentukan langkah selanjutnya menjadi kunci kemenangan untuk tetap bertahan di kondisi market saat ini.

Daily:

  • Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan pelemahan yang sangat kuat.

Weekly:

  • Harga Bitcoin pada timeframe weekly menunjukkan pelemahan dari MA 99 yang semakin mendukung Q4 tahun ini merupakan riwayat terburuk bagi Bitcoin tahun ini.

🔭 Short-Term Projection:

Bullish Case:

  • Saat ini harga belum menunjukkan adanya struktur bullish ditambah dengan narasi Geopolitik yang mencekam dan Makroekonomi pemangkasan suku bunga yang tidak pasti.

⚠️ Bearish Case:Harga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat. Apabila harga turun dari Support saat ini, maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049 sama halnya seperti minggu lalu.

Analisis Data On-Chain Bitcoin

Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week

Bitcoin ($BTC) saat ini masih terlihat sedang “jalan di tempat” atau bergerak mendatar di kisaran harga $88.000. Grafik heatmap memperlihatkan harga Bitcoin sedang terkurung di antara dua batas kuat, seolah-olah sedang menunggu volume untuk bergerak besar ke satu arah.

  • Resisten Atas ($90.000): Warna kuning yang menyala menandakan banyaknya antrean likuidasi posisi jual (short) di sana. Agar harga bisa naik tinggi, pembeli harus punya kekuatan besar untuk menjebol tembok tebal ini.
  • Support ($86.000 – $84.000): Di bagian bawah, terlihat garis terang di level $86.000 yang berfungsi sebagai support. Ini adalah pertahanan pertama agar harga tidak jatuh. Namun, jika harga $86.000 ini jebol, harga berisiko turun lebih dalam menuju $84.000.

🔍 Insight:Pasar masih berada dalam mode sideways di antara rentang $84k dan $90k.

Bitcoin Multi-Asset Netflow Cumulative

Bitcoin ($BTC) saat ini memperlihatkan sinyal peringatan melalui grafik aliran dana bursa. Grafik memvisualisasikan lonjakan tajam pada area oranye (akumulasi BTC di Binance), yang mengindikasikan bahwa para pedagang sedang memindahkan aset mereka kembali ke “zona penjualan”.

  • Lonjakan Likuiditas Spot (Inflow Surge) 🌊 Arus masuk bersih kumulatif Bitcoin ke Binance telah melonjak mencapai level $1,9 miliar. Kenaikan vertikal pada grafik ini menandakan perpindahan BTC dalam jumlah besar ke bursa spot, yang secara historis mengindikasikan niat ambil untung (profit-taking).
  • Pola Koreksi 📉 Level penumpukan saat ini sangat mirip dengan kondisi pada awal November lalu, di mana akumulasi serupa mendahului kejatuhan harga Bitcoin secara drastis dari di atas $108.000 menjadi di bawah $85.000. Pola fraktal ini memicu kekhawatiran bahwa sejarah koreksi tajam mungkin akan terulang.

🔍 Insight: Jika permintaan pasar tidak sanggup menyerap likuiditas $1,9 miliar yang baru masuk ini, tekanan jual berpotensi mendominasi pergerakan harga dalam waktu dekat.

BTC Adjusted Net Unrealized Profit Loss NUPL

Bitcoin ($BTC) saat ini sedang dalam masa “Pergantian”. Grafik menunjukkan kejadian unik: harga Bitcoin masih tinggi, tapi rata-rata keuntungan investor malah terlihat menurun.

  • Modal Makin Mahal, Untung Makin Tipis 💸 Catatan di grafik menunjukkan: harga naik, tapi keuntungan malah turun. Artinya, sekarang banyak orang baru yang membeli Bitcoin di harga mahal. Jadi, keuntungan mereka sangat tipis karena modal mereka besar, kalau harga turun sedikit saja, mereka langsung panik karena merugi.
  • Fase Redistribusi🔄 Meskipun indikator menurun, data NUPL menegaskan bahwa ini hanyalah fase redistribusi, bukan awal dari pasar bearish penuh. Mengindikasikan bahwa Short-Term Holders (investor baru) sedang keluar pasar karena kerugian, sementara Long-Term Holders masih kokoh mempertahankan posisi profit mereka.

🔍 Insight:Pasar masih sehat. Bitcoin saat ini hanya sedang “membuang” spekulasi berlebihan dan investor yang mudah panik.

Bitcoin Short Term Holder NUPL

Bitcoin saat ini berada dalam posisi teknikal yang membingungkan di awal tahun 2026. Grafik menunjukkan indikator keuntungan investor jangka pendek (Short Term Holder NUPL) telah jatuh ke wilayah negatif.

  • Investor Baru dalam Kondisi Menyerah (Kapitulasi) 📉 Indikator NUPL saat ini berada di angka -0,14 (zona merah). Angka ini menunjukkan bahwa rata-rata investor yang baru membeli Bitcoin sedang mengalami kerugian yang cukup besar. 
  • Belum Ada Pembelian Besar dari Investor Lama 🛑 Meskipun sinyal “diskon” sudah muncul di grafik, harga Bitcoin di area $87.160 belum menunjukkan kenaikan yang berarti. Hal ini disebabkan karena investor besar (Whale) dan pemegang jangka panjang (Long-Term Holder) masih pasif. Mereka belum melakukan pembelian (akumulasi) secara agresif untuk menampung aset yang dijual rugi oleh investor baru tersebut.

🔍 Insight: Data on-chain saat ini menunjukkan sinyal beli yang kuat (karena investor baru sudah jenuh jual/rugi), tetapi sinyal ini belum valid karena tidak adanya volume beli dari pemain besar.

Altcoin Update

Perkembangan Proyek Altcoin

Solana bersiap meluncurkan pembaruan besar “Alpenglow” di jaringan uji coba (testnet) pada akhir 2025, dengan implementasi penuh di mainnet ditargetkan awal 2026.

Lighter, DEX Layer-2 berbasis Ethereum, resmi meluncurkan token dengan ticker LIT, pada 30 Desember 2025. Sebanyak 25% dari total pasokan didistribusikan langsung melalui airdrop kepada pengguna awal (Poin S1 & S2), alokasi tim (26%) dan investor (24%).

Trust Wallet resmi membuka proses klaim kompensasi bagi pengguna yang terdampak eksploitasi pada ekstensi browser Chrome (versi 2.68), di mana kode berbahaya berhasil mencuri seed phrase dan menguras aset kripto senilai estimasi $7 juta.

The Graph (GRT) akan meluncurkan Mainnet Horizon yang ditargetkan rilis sebelum pergantian tahun 2025, sebuah pembaruan krusial untuk memosisikan protokol ini sebagai lapisan data global.

Avalanche (AVAX) tengah mempersiapkan peluncuran “Particle Chain” yang didukung oleh teknologi Universal Accounts. Memperkenalkan Universal Transaction Layer untuk menyatukan berbagai rantai (chains), aset, dan aplikasi yang terfragmentasi menjadi satu kesatuan.

Analisis On Chain Altcoin

Data On-Chain menunjukkan XRP berada dalam trend bearish jika gagal mempertahankan harga di level $1,80. Hal ini didukung Open Interest XRP di Binance telah anjlok drastis menjadi $450 juta, level terendah sejak November 2024. Mengindikasikan bahwa trader menarik modal dari pasar karena kurangnya keyakinan terhadap kelanjutan tren naik.

Menjelang penutupan tahun 2025, ekosistem Cardano (ADA) menghadapi stagnasi parah dengan metrik on-chain yang memburuk signifikan; alamat aktif harian anjlok ke level 22.000, sementara suplai stablecoin dan volume DEX runtuh hingga memicu label “rantai hantu” (ghost chain) dari pasar.

Harga Ethereum (ETH) saat ini mengalami stagnasi di antara $2.850 dan resistensi $3.000, meskipun Bitmine baru saja melakukan staking lebih dari 342.000 ETH. Namun, data on-chain menunjukkan data arus dana di bursa (exchange flows) masih menunjukkan tren negatif, mengindikasikan bahwa pembeli menipis dan modal belum kembali ke posisi spot.

Data On-Chain menunjukkan aktivitas perdagangan derivatif terdesentralisasi (DEX) mengalami kenaikan signifikan sepanjang tahun 2025, dengan volume menembus angka $1,2 triliun di akhir tahun. Hyperliquid memimpin sektor ini meskipun menghadapi persaingan ketat dari pendatang baru seperti Lighter, Aster, dan edgeX.

Data on-chain Prediction Market menunjukkan terhadap 1,7 juta alamat di Polymarket mengalami ketimpangan kekayaan yang ekstrem: 70% trader mengalami kerugian, sementara kelompok elit yang sangat kecil (0,04%) mengalami 70% total keuntungan yang bernilai kolektif $3,7 miliar. Data menunjukkan 1,1 juta akun ritel merugi kecil, sementara 668 akun “paus” meraup untung di atas $1 juta.

Token Unlock

Memasuki minggu pertama di tahun 2026, pasar kripto terlihat sedikit “mengambil nafas”. Jadwal pelepasan token kali ini relatif lebih sepi dan tidak seagresif minggu-minggu sebelumnya. Hanya terdapat sekitar 10 proyek yang akan melepas suplai tambahan ke pasar. Ini adalah kabar baik karena tekanan jual massal cenderung minim, memberikan ruang bagi pasar untuk bergerak lebih stabil.

🔍 Highlight Unlock

  • 🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Minggu ini tidak ada proyek yang melakukan unlock ekstrem di atas 10%, yang berarti risiko guncangan pasar besar sangat rendah. Namun, satu proyek yang wajib diwaspadai adalah Baby Shark Universe (BSU). Proyek ini akan melepas token senilai ~9.31% dari total kapitalisasi pasarnya.
  • 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Satu-satunya proyek yang mengisi kategori ini adalah Movement (MOVE) dengan persentase unlock sebesar ~5.78%. Suplai baru ini tergolong moderat; cukup untuk menciptakan volatilitas harga jangka pendek, tetapi kemungkinan tidak akan merusak tren harga secara signifikanjika permintaan pembeli tetap stabil.
  • 🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Mayoritas proyek minggu ini berada di zona aman alias risiko rendah. Axie Infinity (AXS) hanya akan melepas ~1.17% dan Jito (JTO) sebesar ~2.70%. Angka sekecil ini biasanya hanya dianggap sebagai “kebisingan pasar” dan jarang memicu penurunan harga yang dalam. Capx AI (CAPX) (~3.90%), Keeta (KTA) (~3.87%), Berachain (BERA) (~2.56%), dan NAVI Protocol (NAVX) (~2.90%) juga masuk dalam kategori ini. Dampak inflasi tokennya sangat minim terhadap harga.

💡 Analisis untuk Investor/Trader:

  • Waspada pada BSU (Baby Shark): Bagi yang memegang atau berniat trading di token BSU, harap hati-hati. Tambahan suplai hampir 10% adalah jumlah yang signifikan untuk token sekelasnya. Biasanya, harga akan cenderung turun sesaat sebelum atau tepat saat jadwal unlock karena investor awal mencairkan keuntungan. Jangan terburu-buru membeli (FOMO) sebelum harganya stabil.
  • Peluang Serok “Bluechip” (AXS & JTO): Untuk token mapan seperti Axie Infinity (AXS) atau Jito (JTO), penurunan harga kecil saat unlock justru bisa menjadi peluang. Secara fundamental mereka kuat dan jumlah token yang dilepas sedikit (<3%), koreksi harga yang terjadi seringkali bersifat sementara dan cepat pulih (rebound). Ini momen bagus untuk Dollar Cost Averaging (mencicil beli).
  • Kesimpulan Umum: Minggu ini adalah minggu yang “aman”. Tidak ada unlock suplai yang signifikan. Fokus pada pergerakan Bitcoin utama, karena altcoin di daftar ini kemungkinan besar akan mengikuti arah pasar global daripada jatuh karena isu unlock tokennya sendiri.

Proyeksi & Analisis

Menutup lembaran tahun 2025, pasar kripto global menunjukkan sinyal pemulihan. Market Cap & Volume naik ke $2.99 Triliun (+1.43%). CoinMarketCap 100 Index yang menguat ke posisi $176.84 (+1.66%), menandakan kembalinya minat akumulasi pada aset-aset crypto. Meskipun harga mulai hijau, psikologi trader masih waspada. Indeks Fear & Greed naik ke angka 32, tetapi tertahan di zona ‘Fear’ (Ketakutan). Mengindikasikan bahwa kepanikan mulai mereda, tetapi trader belum sepenuhnya berani mengambil risiko besar. CMC Altcoin Season Index berada di angka 20/100, yang berarti ‘Bitcoin Season’ masih memegang kendali penuh. Likuiditas untuk altseason belum terlihat signifikan, karena fokus pasar masih berada pada stabilitas aset utama.

🔮Outlook Minggu Depan:

✅Harga Bitcoin minggu ini masih sideways dan terjebak di zona range yang sempit.

  • Bullish case: Saat ini harga belum menunjukkan adanya struktur bullish ditambah dengan narasi Geopolitik yang mencekam dan Makroekonomi pemangkasan suku bunga yang tidak pasti.
  • Bearish case: Harga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat. Apabila harga turun dari Support saat ini, maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049 sama halnya seperti minggu lalu.

Zona likuidasi & teknikal:

  • Zona $90.000 ➜ Menjadi resistensi dengan likuidasi short terbesar saat ini.
  • Zona $84.000 – $86.000 ➜ Masih menjadi area support yang krusial.

Narrative utama:

  • Sektor Political Memes (+705%) dan Trading Bots (+70.76%) mendominasi, menandakan fokus pasar yang agresif pada spekulasi narasi politik dan utilitas perdagangan otomatis.
  • Token STABLE memimpin dengan kenaikan harga (+49.78%). Disusul oleh PIEVERSE (+34.58%) dan XPL (+32.76%).

On-chain Insight & Derivatif:

  • Binance Multi-Asset Netflow → Arus masuk $1,9 Miliar ke bursa menunjukkan profit taking.
  • BTC Adjusted Net Unrealized Profit Loss NUPL STH keluar pasar karena rugi, sedangkan LTH mempertahankan posisi profit.
  • BTC Short-Term Holder NUPL → Investor baru menyerah (kapitulasi) di zona rugi, secara historis merupakan sinyal bottoming harga.

Pantau sektor Political Memes dan Trading Bots yang memperlihatkan momentum dominan minggu ini. Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) pekan depan seperti Baby Shark Universe (BSU), kecuali didukung katalis fundamental yang kuat. Sebaliknya, manfaatkan potensi fluktuasi harga dari unlock kelas menengah seperti Movement (MOVE) atau AXS (Axie Infinity) untuk peluang teknikal cepat. Mengingat sentimen pasar yang masih berada di zona ‘Fear’ (32) serta Bitcoin yang masih sideways, prioritas utama saat ini adalah manajemen risiko yang ketat dan menghindari FOMO berlebihan.

Edukasi Kripto

Strategi Menghadapi Pasar “Sideways” & Ketidakpastian Ekonomi Global

7 Tips Agar Trading di Tokocrypto Lebih Untung

Pernahkah kalian merasa pasar kripto seperti “jalan di tempat”? Harga naik sedikit, lalu turun lagi ke tempat semula, begitu terus selama berminggu-minggu. Kondisi ini disebut Sideways.

Saat pasar membosankan, banyak trader pemula justru kehilangan uang karena tidak sabar. Berikut adalah panduan cara bertahan dan tetap untung di kondisi ini:

1. Jangan “Gatal Tangan” (Hindari Overtrading) 🛑

Kesalahan terbesar saat pasar sideways adalah memaksakan diri untuk terus bertransaksi (trading) karena ingin cepat untung.

  • Masalah: Pergerakan harga sangat sempit dan sering menipu (fakeout). Anda beli karena mengira harga akan naik tinggi, ternyata harga langsung berbalik turun.
  • Solusi: Kurangi frekuensi trading Anda. Jika tidak ada tren yang jelas (naik kuat atau turun kuat), lebih baik diam. Ingat, tidak memiliki posisi (memegang uang tunai/stablecoin) juga merupakan sebuah posisi trading.

2. Fokus pada Akumulasi Pasif (Staking & Earn) 💰

Jika harga aset tidak bisa memberikan keuntungan kapital (capital gain) karena tidak bergerak naik, carilah keuntungan dari “bunga”.

  • Strategi: Pindahkan aset kripto Anda yang menganggur ke fitur Staking, Savings, atau Earn di bursa.
  • Manfaat: Meskipun harga aset diam di tempat, jumlah koin Anda bertambah setiap harinya. Ini cara paling aman untuk tetap produktif di pasar yang lesu..

3. Cicil Beli (DCA) untuk Jangka Panjang 📅

Ketidakpastian geopolitik seringkali membuat harga tertekan sementara. Ini adalah kesempatan bagi investor jangka panjang.

  • Strategi: Gunakan metode Dollar Cost Averaging (DCA). Belilah aset fundamental (seperti Bitcoin atau Ethereum) dengan jumlah uang yang sama secara rutin (misalnya setiap minggu), tanpa peduli harga sedang hijau atau merah.
  • Tujuan: Anda akan mendapatkan harga rata-rata yang baik tanpa perlu pusing menebak kapan pasar akan pulih.

Kesimpulan: Pasar yang membosankan (sideways) adalah ujian kesabaran. Jangan mencoba melawan arus dengan berspekulasi berlebihan. Fokuslah pada menjaga modal, menambah jumlah aset lewat staking, dan menunggu hingga ketidakpastian global mereda.

Pengumuman

Lucky Holiday Blast: Liburan Akhir Tahun Makin Seru dengan Total Hadiah hingga Rp60 Juta

Tokocrypto kembali meramaikan suasana liburan akhir tahun dengan menghadirkan permainan Lucky Holiday Blast. Game ini menawarkan cara bermain yang simpel—cukup geser kiri dan kanan, namun berkesempatan membawa pulang total hadiah hingga IDR60 juta*. Cocok untuk Tokonauts yang ingin menikmati hiburan ringan sambil tetap berpeluang cuan.

Event ini berlangsung pada 17 Desember 2025 pukul 18.00 WIB hingga 14 Januari 2026 pukul 23.59 WIB. Perlu dicatat, permainan baru akan tersedia sesuai periode tersebut.

Agar bisa ikut serta, peserta harus memenuhi beberapa syarat: semua pengguna Tokocrypto bisa bergabung, wajib memiliki akun Tokocrypto dan sudah terverifikasi KYC level 1, serta memastikan aplikasi Tokocrypto sudah menggunakan versi 2.26.

Tokocrypto juga mengingatkan peserta untuk memperhatikan aturan bermain. Jangan melakukan klik sebelum hitungan mundur dimulai, karena sistem dapat mendeteksi aktivitas tidak normal atau indikasi bot. Tunggu sampai muncul tulisan “Mulai/Go”. Selain itu, kredit akan direset menjadi 0 setiap ronde berakhir, jadi pastikan menggunakan kredit seefektif mungkin sebelum ronde berganti.

Dengan mekanisme yang mudah dan hadiah yang menarik, Lucky Holiday Blast bisa jadi salah satu aktivitas seru untuk mengisi libur akhir tahun bersama Tokocrypto.

Baca juga: Kartu Kripto dan Masa Depan Sistem Pembayaran Digital


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com