Tag Archives: aset kripto

Harga Ethereum Turun 2,22% ke $3.102, ETH Bergerak di Zona Merah

Harga Ethereum (ETH) hari ini tercatat di $3.102,38 per ETH.

Dalam 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat Ethereum mengalami koreksi sekitar 2,22% atau setara penurunan kurang lebih $70.

Pelemahan ini terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang masih volatil, meski secara umum minat terhadap Ethereum masih tergolong kuat.

Tekanan jual hari ini muncul setelah Ethereum sempat mencoba melanjutkan penguatan jangka pendek.

Namun, aksi ambil untung dari sebagian pelaku pasar membuat pergerakan ETH kembali tertahan dan bergerak di zona merah.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Turun 3,05% ke $3.151, Tetap Menguat

Pergerakan Harga ETH 24 Jam Terakhir

Dalam perdagangan harian, Ethereum menunjukkan fluktuasi yang cukup aktif.

Harga ETH sempat menyentuh level tertinggi di $3.179,87 sebelum akhirnya turun dan menyentuh level terendah di $3.052,51.

Rentang pergerakan ini mencerminkan persaingan ketat antara pembeli yang berusaha mempertahankan area psikologis $3.100 dan penjual yang memanfaatkan momentum untuk merealisasikan keuntungan.

Dalam jangka sangat pendek, tekanan masih terlihat. Perubahan harga satu jam terakhir tercatat turun sekitar 0,34%, menandakan bahwa pasar masih dalam fase penyesuaian dan belum menemukan arah pergerakan yang benar-benar dominan.

Kinerja Mingguan Positif, Namun Tekanan Jangka Menengah Masih Terasa

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Meski melemah hari ini, performa Ethereum dalam tujuh hari terakhir masih mencatatkan kenaikan sekitar 3,43%.

Data ini menunjukkan bahwa ETH masih memiliki daya tahan setelah sempat mengalami reli jangka pendek. Namun, jika melihat rentang waktu yang lebih panjang, tekanan masih mendominasi.

Dalam 30 hari terakhir, Ethereum tercatat turun sekitar 6%. Penurunan berlanjut pada periode 60 hari sebesar 14,55%, dan dalam 90 hari terakhir koreksi mencapai 17,24%.

Angka-angka ini menegaskan bahwa Ethereum saat ini masih berada dalam fase pemulihan yang belum sepenuhnya stabil.

Kapitalisasi Pasar dan Volume Tetap Menunjukkan Minat Tinggi

Dari sisi pasar, posisi Ethereum masih sangat kuat. Dengan kapitalisasi pasar sekitar $374,42 miliar, Ethereum bertahan di peringkat kedua aset kripto terbesar di dunia.

Ini menegaskan perannya sebagai tulang punggung utama berbagai sektor blockchain, mulai dari DeFi hingga NFT.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam yang mencapai sekitar $23,37 miliar menunjukkan bahwa aktivitas transaksi ETH masih tinggi.

Tingginya volume ini mengindikasikan bahwa Ethereum tetap menjadi fokus utama trader dan investor, sekaligus menjadi salah satu aset kripto paling likuid di pasar global.

Pasokan Beredar dan Jarak dari Rekor Tertinggi

Saat ini, jumlah Ethereum yang beredar berada di angka 120,69 juta ETH. Jika dibandingkan dengan harga tertinggi sepanjang masa di $4.953,73, posisi ETH sekarang masih cukup jauh dari puncaknya.

Bagi sebagian pelaku pasar, jarak ini dipandang sebagai potensi ruang pemulihan.

Namun bagi yang lain, kondisi ini menunjukkan bahwa pasar masih membutuhkan waktu untuk membangun kembali kepercayaan penuh sebelum Ethereum mampu kembali mendekati level tertingginya.

Prospek Jangka Pendek: Konsolidasi Masih Berlanjut

Koreksi harga Ethereum hari ini banyak dipandang sebagai bagian dari proses konsolidasi.

Selama ETH mampu bertahan di area $3.000 hingga $3.100, sentimen jangka pendek cenderung masih netral.

Namun, jika tekanan jual meningkat dan harga turun menembus area psikologis $3.000, Ethereum berpotensi kembali menguji zona yang lebih rendah sebelum menentukan arah tren berikutnya.

Sebaliknya, jika minat beli kembali menguat, ETH berpeluang kembali menguji area atas di sekitar $3.150 hingga $3.180.

Baca Juga: Ethereum Bertahan di Atas $3.200, Volume Tinggi Sinyalkan Minat Kuat

Harga Ethereum hari ini memang berada di bawah tekanan, tetapi belum menunjukkan tanda-tanda pelemahan ekstrem.

Kinerja mingguan yang masih positif, volume perdagangan yang tinggi, dan kapitalisasi pasar yang kuat menjadi indikator bahwa Ethereum masih memiliki fondasi minat yang kokoh di pasar kripto.

Dalam kondisi pasar seperti sekarang, pergerakan ETH diperkirakan masih akan volatil.

Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan untuk terus memantau dinamika harga Ethereum, terutama menjelang terbentuknya arah tren baru.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Volume Perdagangan Menguat, Harga Walrus (WAL) Hari Ini Naik 14%

Harga Walrus (WAL) hari ini tercatat di level $0,1543 per WAL.

Dalam 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat bahwa WAL mengalami lonjakan signifikan sebesar +14,5%, menandai salah satu pergerakan harian terkuatnya dalam beberapa waktu terakhir.

Kenaikan ini membawa Walrus kembali menjadi sorotan di kalangan trader, terutama di tengah kondisi pasar kripto yang masih bergerak fluktuatif.

Penguatan ini juga tercermin dari pergerakan harian yang menunjukkan dominasi minat beli, meskipun dalam satu jam terakhir harga sempat terkoreksi tipis sekitar 0,1%, yang mengindikasikan mulai munculnya fase konsolidasi jangka sangat pendek setelah reli cepat.

Baca Juga: Volume Perdagangan Menguat, Harga Walrus (WAL) Hari Ini Naik 14%

Lonjakan Volume Perdagangan Dorong Momentum

Salah satu faktor utama di balik kenaikan harga Walrus hari ini adalah melonjaknya aktivitas pasar.

Volume perdagangan 24 jam WAL tercatat mencapai sekitar $62,28 juta, angka yang relatif tinggi dibandingkan kapitalisasi pasarnya.

Rasio volume terhadap market cap yang besar menandakan bahwa minat trader terhadap WAL sedang meningkat.

Kondisi ini sering dikaitkan dengan fase spekulatif aktif, di mana arus transaksi yang deras mempercepat pergerakan harga, baik ke atas maupun ke bawah.

Performa Mingguan Kuat, Namun Tekanan Jangka Menengah Masih Terlihat

Pergerakan harga Walrus (WAL/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Walrus (WAL/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Secara jangka pendek, performa WAL terbilang impresif. Dalam tujuh hari terakhir, harga Walrus tercatat melonjak sekitar 26,86%, menunjukkan adanya tren pemulihan yang cukup agresif.

Namun jika ditarik ke rentang yang lebih panjang, gambaran besarnya masih cenderung menantang. Dalam 30 hari terakhir, WAL masih terkoreksi sekitar 4,54%.

Tekanan lebih besar terlihat pada periode 60 hari yang mencatat penurunan sekitar 31,85%, dan dalam 90 hari terakhir, WAL masih melemah sekitar 36,74%.

Data ini menunjukkan bahwa reli yang terjadi saat ini masih berada dalam konteks rebound jangka pendek setelah koreksi cukup dalam.

Posisi Walrus di Pasar Kripto

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $243 juta, Walrus saat ini berada di sekitar peringkat 150 aset kripto global.

Posisi ini menempatkan WAL dalam kategori altcoin menengah, yang umumnya memiliki potensi volatilitas lebih tinggi dibandingkan aset kripto papan atas.

Saat ini, pasokan WAL yang beredar berada di angka sekitar 1,58 miliar token, atau sekitar 31,54% dari total suplai maksimum 5 miliar WAL.

Dengan kapitalisasi pasar terdilusi penuh yang mendekati $772 juta, dinamika suplai dan distribusi token menjadi faktor penting yang terus dipantau pelaku pasar.

Dinamika Harga dan Psikologi Pasar

Lonjakan harga WAL hari ini menunjukkan adanya perubahan sentimen jangka pendek dari pasar.

Setelah periode penurunan cukup panjang, sebagian trader melihat area harga saat ini sebagai peluang untuk masuk, baik untuk spekulasi cepat maupun untuk memanfaatkan momentum mingguan.

Namun, reli tajam seperti ini juga sering diikuti oleh fase konsolidasi atau koreksi teknikal.

Oleh karena itu, pergerakan volume dan kemampuan harga WAL untuk bertahan di atas level kenaikan terbarunya akan menjadi kunci untuk menentukan apakah penguatan ini dapat berkembang menjadi tren yang lebih berkelanjutan.

Baca Juga: Grayscale Ungkap 40 Altcoin Pilihan yang Potensial di Q2 2025

Harga Walrus hari ini yang melonjak lebih dari 14% menunjukkan bahwa WAL sedang berada dalam fase volatilitas tinggi dengan dominasi minat beli.

Kenaikan mingguan yang kuat dan lonjakan volume perdagangan menjadi sinyal bahwa Walrus tengah menarik kembali perhatian pasar.

Meski demikian, mengingat tekanan jangka menengah yang masih cukup besar, pergerakan WAL dalam waktu dekat diperkirakan akan tetap fluktuatif.

Bagi pelaku pasar, fase seperti ini sering kali menawarkan peluang, tetapi juga menuntut kewaspadaan yang lebih tinggi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Turun ke $90.585, Tekanan Terasa

Harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin kembali bergerak melemah di tengah volatilitas pasar kripto global.

Berdasarkan data terbaru Tokocrypto pada Kamis (8/1), harga Bitcoin (BTC) tercatat berada di level $90,585.27 per BTC, turun sekitar 2,35% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi ini menekan kapitalisasi pasar Bitcoin ke kisaran $1,809 triliun, dengan volume perdagangan harian mencapai $39,05 miliar.

Baca Juga: Arah Baru Bank of America Kini Dorong ETF Bitcoin ke Nasabah

Pergerakan Harga BTC Hari Ini

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang yang relatif sempit dengan harga terendah $90,574.70 dan harga tertinggi $92,867.54.

Tekanan jual terlihat cukup dominan sejak BTC gagal bertahan di atas area $92.000. Secara intraday, perubahan harga 1 jam terakhir juga masih mencatat pelemahan sekitar -0,18%, mengindikasikan pasar belum sepenuhnya menemukan momentum pemulihan.

Kinerja Bitcoin dalam Berbagai Periode

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika melihat performa historis, pergerakan BTC menunjukkan gambaran yang cukup beragam:

  • Hari ini: -$2,039.03 (-2,2%)
  • 7 hari: +3,41%
  • 30 hari: +$268.51 (+0,3%)
  • 60 hari: -$10,946.65 (-10,77%)
  • 90 hari: -$30,456.94 (-25,14%)

Data tersebut mengonfirmasi bahwa meskipun Bitcoin masih mampu mencatat kenaikan dalam sepekan terakhir, tren menengah hingga tiga bulan masih berada dalam fase koreksi cukup dalam.

Data Pasar Bitcoin Saat Ini

Dari sisi fundamental pasar, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto nomor satu dunia dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,81 triliun.

Volume perdagangan dalam 24 jam terakhir mencapai $39,71 miliar dengan sirkulasi suplai 19,97 juta BTC atau 95,11% dari total suplai suplai maksimum sebesar 21 juta BTC, serta Fully Diluted Market Cap sekitar $1,90 triliun.

Dengan suplai yang semakin mendekati batas maksimum, dinamika harga BTC ke depan akan semakin dipengaruhi oleh permintaan pasar dan sentimen makro global.

Jarak dengan Rekor Tertinggi Bitcoin

Sebagai catatan, harga Bitcoin saat ini masih cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126,198.07.

Selisih yang besar ini membuka dua kemungkinan besar di pasar: peluang akumulasi bagi investor jangka panjang, atau potensi volatilitas lanjutan jika tekanan jual kembali meningkat.

Analisa Singkat dan Prospek

Pelemahan harga BTC hari ini menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan bearish jangka menengah.

Area $90.000 menjadi level psikologis penting yang saat ini sedang diuji. Jika level ini gagal dipertahankan, potensi penurunan lanjutan bisa terbuka.

Sebaliknya, apabila BTC mampu kembali menembus dan bertahan di atas $92.000 – $93.000, peluang rebound jangka pendek tetap ada.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Terkoreksi ke $92.617, Isyaratkan Pertarungan

Analisa harga BTC hari ini memperlihatkan bahwa Bitcoin masih menghadapi tekanan, meski performa mingguan masih relatif positif.

Investor dan trader disarankan untuk terus memantau pergerakan volume, sentimen pasar global, serta level support dan resistance kunci sebelum mengambil keputusan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum (ETH) Turun 3,05% ke $3.151, Tetap Menguat

Harga Ethereum hari ini tercatat berada di level $3.151,04 per ETH.

Berdasarkan data pasar terbaru dari Tokocrypto pada Kamis (8/1), Ethereum mengalami penurunan 3,05% dalam 24 jam terakhir, atau setara koreksi sekitar $99,20.

Pelemahan ini terjadi setelah ETH sempat mencatatkan pergerakan positif dalam beberapa hari terakhir, sehingga banyak pelaku pasar menilai penurunan hari ini lebih sebagai koreksi sehat dibandingkan sinyal pembalikan tren.

Dalam perdagangan harian, harga Ethereum bergerak cukup aktif dengan rentang terendah di $3.126,55 dan tertinggi di $3.259,23.

Fluktuasi ini mencerminkan kondisi pasar yang masih penuh dinamika, di mana aksi ambil untung mulai muncul, namun minat beli juga belum sepenuhnya menghilang.

Bahkan, dalam satu jam terakhir, pergerakan ETH relatif stabil dengan perubahan hanya -0,04%, mengindikasikan bahwa tekanan jual mulai melambat dan pasar sedang mencari keseimbangan baru.

Baca Juga: Ethereum Bertahan di Atas $3.200, Volume Tinggi Sinyalkan Minat Kuat

Fase Transisi

Jika melihat performa jangka pendek, Ethereum sebenarnya masih menunjukkan sinyal yang cukup positif.

Dalam tujuh hari terakhir, ETH masih mencatatkan kenaikan sekitar 5,86%. Ini menjadi indikator bahwa secara mingguan, Ethereum masih berada dalam fase pemulihan.

Namun, gambaran yang lebih panjang menunjukkan bahwa proses pemulihan ini belum sepenuhnya berjalan mulus.

Dalam 30 hari terakhir, ETH masih naik tipis sekitar 1,5%, sementara dalam 60 hari terakhir tercatat turun 7,47%.

Bahkan dalam periode 90 hari, Ethereum masih terkoreksi cukup dalam, yakni sekitar 27,70%.

Data ini menegaskan bahwa Ethereum saat ini berada dalam fase transisi, mencoba membangun kembali momentum setelah tekanan yang cukup panjang.

Lalu Lintas Perdagangan

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dari sisi kekuatan pasar, posisi Ethereum masih sangat solid. Dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar $380,31 miliar, Ethereum kokoh di peringkat dua aset kripto terbesar di dunia.

Volume perdagangan 24 jam yang mencapai $21,17 miliar menunjukkan bahwa aktivitas transaksi ETH masih sangat tinggi.

Tingginya volume ini menjadi sinyal bahwa Ethereum tetap menjadi pusat perhatian pelaku pasar, baik trader jangka pendek maupun investor yang membidik potensi jangka menengah hingga panjang.

Saat ini, jumlah pasokan Ethereum yang beredar berada di kisaran 120,69 juta ETH. Jika dibandingkan dengan harga tertinggi sepanjang masa di $4.953,73, level harga ETH saat ini masih cukup jauh.

Jarak ini sering dipandang sebagai ruang spekulasi sekaligus peluang, di mana sebagian investor melihat Ethereum masih undervalued relatif terhadap puncaknya, sementara sebagian lainnya menilai pasar masih membutuhkan waktu untuk membangun tren naik yang lebih kuat.

Pertimbangan Investor

Koreksi harga Ethereum hari ini juga tidak bisa dilepaskan dari faktor psikologis pasar. Setelah mencatatkan kenaikan mingguan, banyak trader jangka pendek memanfaatkan momentum untuk mengamankan keuntungan.

Selama harga ETH masih mampu bertahan di atas area psikologis sekitar $3.100, sentimen jangka pendek cenderung masih netral ke positif.

Namun, jika tekanan jual kembali meningkat, Ethereum berpotensi kembali menguji area konsolidasi yang lebih rendah sebelum menentukan arah tren berikutnya.

Baca Juga: Jaga Momentum Bullish, Harga Ethereum (ETH) Menguat ke Area $3.200

Secara keseluruhan, harga Ethereum hari ini memang sedang melemah, tetapi belum menunjukkan tanda-tanda pelemahan ekstrem.

Kombinasi antara kenaikan mingguan, volume perdagangan yang besar, dan kapitalisasi pasar yang kuat mengindikasikan bahwa Ethereum masih memiliki basis minat yang kokoh.

Dalam kondisi seperti ini, pergerakan harga Ethereum berpotensi tetap volatil, sekaligus membuka peluang bagi pelaku pasar yang mampu membaca arah tren dengan cermat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Turun ke $0,209: Lemah Ekosistem Tekan Pergerakan

Harga Pi Network (PI) kembali berada di bawah tekanan. Dalam pantauan Coinmarketcap selama 24 jam terakhir, harga PI tercatat turun 1,05% ke level $0,209, melemah di tengah koreksi pasar kripto yang lebih luas yang turun sekitar 2,06%.

Meski secara persentase penurunannya tidak ekstrem, pergerakan Pi Network kembali menyorot tiga isu utama yang terus membayangi aset ini, yakni unlock token dalam jumlah besar, stagnasi ekosistem, dan struktur teknikal yang rapuh.

Koreksi terbaru ini terjadi saat sentimen pasar terhadap Pi Network masih cenderung berhati-hati.

Sepanjang setahun terakhir, PI telah kehilangan sekitar 87% dari nilainya, membuat setiap tekanan tambahan dari sisi suplai maupun sentimen mudah tercermin pada harga.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Melemah 0,88%, Tertekan Isu Sentralisasi

Tekanan Unlock Token Kian Dekat

Salah satu faktor paling dominan yang menekan harga Pi Network saat ini datang dari sisi tokenomics. Dalam 30 hari ke depan, sekitar 172,5 juta PI dijadwalkan akan terbuka dan masuk ke pasar.

Dengan estimasi nilai sekitar $36 juta, gelombang unlock ini berpotensi menambah tekanan jual yang signifikan.

Sebelumnya, pada awal bulan ini saja, sekitar 117 juta PI sudah lebih dulu terbuka, yang meningkatkan pasokan beredar sekitar 2%.

Setiap kali unlock terjadi, token yang sebelumnya terkunci dapat dipindahkan atau dijual oleh miner dan pemegang awal, sehingga meningkatkan suplai di pasar terbuka.

Kondisi ini menjadi semakin sensitif karena likuiditas PI tergolong rendah. Dengan rasio perputaran sekitar 0,44%, volume perdagangan relatif tipis dibandingkan total pasokan.

Dalam situasi seperti ini, bahkan aksi jual dalam jumlah moderat bisa berdampak besar terhadap harga.

Pasar kini memberi perhatian khusus pada jadwal unlock besar pada 16 Januari, di mana sekitar 97 juta PI akan kembali dilepas ke pasar, sebuah momen yang berpotensi memicu volatilitas lanjutan.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Keraguan Terhadap Ekosistem dan Utilitas

Selain faktor suplai, Pi Network juga masih menghadapi tantangan dari sisi fundamental.

Di komunitas kripto global, Pi kerap mendapat label sebagai “ghost chain”, karena aktivitas jaringan yang minim.

Saat ini, jaringan Pi hanya didukung sekitar 28 node dan kurang dari 100 aplikasi terdesentralisasi, sebuah angka yang dinilai belum sebanding dengan ambisi dan ukuran komunitasnya.

Kondisi ini semakin kontras ketika dibandingkan dengan blockchain mapan seperti Ethereum atau Solana, yang memiliki ribuan dApps aktif dan ekosistem developer yang agresif.

Bahkan, proyek-proyek baru seperti BlockDAG mulai mencuri perhatian investor setelah mencatatkan lonjakan besar pada fase awal pengembangannya, memperkuat persaingan dalam memperebutkan minat pasar.

Meski Pi Network telah mengumumkan beberapa kolaborasi, termasuk di sektor game, langkah tersebut belum sepenuhnya mampu mengubah persepsi pasar.

Keraguan terhadap sentralisasi pasokan, di mana sebagian besar token masih berada di bawah kendali entitas inti, juga menjadi faktor yang membebani kepercayaan investor jangka panjang.

Struktur Teknikal Masih Rapuh

Dari sisi analisis teknikal, Pi Network saat ini masih bergerak di area yang dianggap rentan. Harga PI diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan jangka pendek dan menengah, mencerminkan lemahnya momentum.

Indikator kekuatan relatif atau RSI berada di kisaran 47, menandakan kondisi netral, tetapi belum menunjukkan sinyal pembalikan tren yang meyakinkan.

Kegagalan PI untuk kembali dan bertahan di atas area $0,21 meningkatkan risiko penurunan lanjutan. Jika tekanan jual berlanjut, pasar berpotensi menguji kembali area support di sekitar $0,195, yang menjadi salah satu zona psikologis penting.

Volatilitas yang sangat rendah dalam beberapa waktu terakhir juga menunjukkan bahwa banyak trader jangka pendek memilih menjauh, menunggu kepastian arah sebelum kembali masuk.

Dalam skenario yang lebih negatif, penurunan di bawah $0,20 berpotensi memicu gelombang penjualan lanjutan, terutama dari sistem trading otomatis yang sensitif terhadap level support psikologis.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Turun ke $0,212, Token Unlock Membayangi

Penurunan harga Pi Network hari ini mencerminkan kombinasi antara tekanan suplai akibat unlock token, lambannya perkembangan ekosistem, dan kondisi teknikal yang belum kuat.

Meski pelemahan 24 jam terakhir relatif kecil, konteks penurunan tahunan yang sangat dalam membuat sentimen terhadap PI tetap cenderung defensif.

Dalam waktu dekat, perhatian pasar akan tertuju pada kemampuan Pi Network untuk mempertahankan area $0,20, terutama menjelang jadwal unlock token besar pada pertengahan Januari.

Pergerakan token keluar dari bursa juga akan menjadi indikator penting, apakah investor mulai melakukan akumulasi, atau justru mempersiapkan diri untuk tekanan jual berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Perlindungan Dana Nasabah Crypto di Indonesia: Apa Peran Regulator?

Banyak yang mengira bahwa exchange crypto di Indonesia menyimpan langsung dana dan aset nasabah secara penuh. Namun faktanya, sesuai ketentuan regulator Indonesia, aset nasabah ternyata tidak disimpan langsung oleh exchange lho! Melainkan disimpan di lembaga kliring dan kustodian yang terdaftar resmi.

Terus apa sih peran regulator dalam perlindungan nasabah crypto di Indonesia? Simak lebih lengkapnya yuk!

Baca juga: Dana Nasabah Crypto Disimpan di Mana? Skema Penyimpanan di Exchange Lokal

Peran Regulator dalam Perlindungan Dana Nasabah Crypto di Indonesia

Regulasi kripto di Indonesia diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak Januari 2025, yang mengambil alih pengawasan dari Bappebti berdasarkan UU P2SK, dengan OJK mengatur aset kripto sebagai Aset Keuangan Digital (AKD) melalui POJK, sementara Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengatur aspek pajaknya.

Adapun menurut Jurnal Kolaboratif Sains, meskipun tidak secara tegas menyebut aset kripto, berdasarkan regulasi UU P2SK, regulasi yang berlaku tetap memberikan landasan hukum bagi perlindungan pengguna layanan keuangan digital, selama layanan tersebut ditawarkan oleh exchange yang berada di bawah pengawasan OJK, seperti Tokocrypto.

Peran tersebut mencakup: memastikan transparansi, menjamin mekanisme ganti rugi, memberikan sanksi peidana bagi penyelenggara yang melanggar, mewajibkan pemisahan antara dana operasional exchange dengan dana nasabah. Lebih lengkapnya sebagai berikut:

Memastikan Transparansi

Pasal 38 mengatur kewajiban OJK terkait tata kelola, pelaporan, dan transparansi keuangan. Meski tidak menyebut “cryptocurrency” secara eksplisit, aturan ini berimplikasi pada perlindungan hukum pengguna aset kripto pada exchange yang ada di bawah pengawasan OJK. 

Mekanisme pelaporan dan akuntabilitas ini memastikan dana diawasi dengan tepat, sehingga setiap penyimpangan dapat segera terdeteksi dan konsumen di sektor keuangan digital mendapat perlindungan lebih kuat.

Menjamin Mekanisme Ganti Rugi (Restorative Justice) 

Pasal 48B menyediakan landasan bagi penyelesaian sengketa di mana OJK dapat menghitung nilai kerugian yang dialami konsumen akibat pelanggaran penyelenggara. 

Jika permohonan penyelesaian disetujui, pihak penyelenggara wajib membayar ganti rugi kepada nasabah sebagai syarat penghentian penyidikan, sehingga hak finansial pengguna dapat dipulihkan secara langsung tanpa proses peradilan yang panjang .

Memberikan Sanksi Pidana dan Denda Berat

Sebagai langkah preventif, Pasal 53 dan Pasal 54 menetapkan sanksi pidana penjara (4 hingga 12 tahun) dan denda administratif (mencapai ratusan miliar rupiah) bagi pihak yang mengabaikan kewenangan atau perintah OJK.

Sanksi tegas ini berfungsi untuk meminimalkan risiko penipuan dan memastikan penyedia layanan mematuhi aturan demi melindungi kepentingan dan dana pengguna.

Mewajibkan Pemisahan Aset Nasabah

Dalam aturan turunannya (POJK No. 27 Tahun 2024), OJK mewajibkan exchange untuk memisahkan dana milik pengguna dari kekayaan operasional perusahaan dan menyimpannya di lembaga keuangan yang disetujui. 

Mekanisme ini bertujuan mencegah penyalahgunaan dana dan memastikan aset nasabah tetap aman serta dapat dikembalikan meskipun penyelenggara mengalami kebangkrutan.

Baca juga: Dana Nasabah Crypto Aman atau Tidak? Ini Penjelasan Regulasi di Indonesia

Kesimpulan

Berdasarkan kerangka regulasi yang berlaku saat ini, dana maupun aset kripto nasabah diawasi secara ketat melalui aturan perundang-undangan yang berlaku.

Sehingga diharapkan mampu mengurangi risiko seperti yang terjadi pada kasus FTX di mana dana nasabah dicampur dan disalahgunakan.

Pastikan kamu memilih exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto, agar kamu bisa menikmati proses penarikan dana yang aman, transparan, dan cepat.

Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!

Baca juga: Penarikan Dana dari Exchange Lokal Berapa Lama? Ini Gambaran Umumnya


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Sumber data: Peryanto, J., Napitupulu, D. R. W., & Saragi, P. (2025). Perlindungan hukum bagi pengguna cryptocurrency menurut UU No. 4 Tahun 2023 tentang P2SK. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(5), Mei 2025.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network (PI) Melemah 0,88%, Tertekan Isu Sentralisasi

Harga Pi Network (PI) kembali bergerak di zona merah. Dalam 24 jam terakhir, Coinmarketcap mencatat bahwa PI melemah 0,88%, tampil lebih buruk dibanding pergerakan pasar kripto secara umum.

Meski secara mingguan masih mencatat kinerja positif (+3,65%), tren jangka menengah menunjukkan tekanan yang belum sepenuhnya mereda, tercermin dari performa -5,61% dalam 30 hari terakhir.

Pelemahan ini bukan semata dipicu faktor teknikal, melainkan kombinasi isu fundamental yang kembali mencuat, mulai dari jadwal unlock token skala besar, kekhawatiran sentralisasi jaringan, hingga likuiditas perdagangan yang tipis.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Turun ke $0,212, Token Unlock Membayangi

Unlock Token Jadi Sumber Tekanan Utama

Salah satu faktor paling dominan yang membebani pergerakan PI saat ini adalah rencana unlock lebih dari 117 juta token PI bulan ini, setara sekitar 1,4% dari pasokan beredar.

Unlock ini merupakan bagian dari skema pelepasan tahunan sekitar 1,24 miliar PI.

Secara historis, momen unlock kerap menjadi katalis negatif bagi harga.

Data pergerakan sebelumnya menunjukkan PI sering mengalami koreksi 8–15% di sekitar periode pembukaan token.

Hal ini terjadi karena unlock memberi kesempatan bagi miner awal dan pihak internal untuk melepas aset ke pasar, sehingga meningkatkan suplai tanpa jaminan permintaan baru yang sebanding.

Kondisi ini diperparah oleh rendahnya rasio perputaran (turnover ratio) PI yang berada di kisaran 0,69%, jauh di bawah aset mapan seperti Bitcoin.

Artinya, pasar PI relatif “dangkal”, sehingga tekanan jual dalam jumlah sedang pun dapat memicu penurunan harga yang signifikan.

Isu Sentralisasi Kembali Disorot

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Selain unlock token, sentimen negatif juga diperkuat oleh kembalinya sorotan terhadap struktur jaringan Pi Network.

Laporan media kripto Eropa menyoroti bahwa Pi Network saat ini hanya bergantung pada sekitar 28 node dan 3 validator, dengan klaim bahwa Foundation menguasai hingga 90% suplai token.

Walau bukan isu baru, kemunculannya kembali di tengah kondisi pasar yang cenderung “risk-off” membuat respons investor lebih sensitif.

Dalam dunia kripto, desentralisasi merupakan nilai utama. Struktur yang dinilai terlalu terpusat berpotensi menggerus kepercayaan, khususnya dari investor yang membandingkan PI dengan blockchain layer-1 lain yang lebih transparan dan terdistribusi.

Dampaknya terlihat pada meningkatnya rotasi dana ke aset kripto yang dianggap memiliki fundamental dan tata kelola jaringan lebih kuat.

Likuiditas Rendah Perbesar Volatilitas

Faktor ketiga yang tak kalah penting adalah likuiditas pasar PI yang rendah.

Volume perdagangan 24 jam terakhir tercatat turun menjadi sekitar $12,2 juta, angka yang tergolong kecil untuk aset dengan kapitalisasi pasar di atas $1 miliar.

Saat ini, perdagangan PI masih terbatas di beberapa bursa menengah seperti OKX, Gate, dan MEXC. Keterbatasan listing membuat order book relatif tipis.

Akibatnya, spread bid-ask melebar dan pergerakan harga menjadi lebih mudah terdistorsi oleh transaksi besar.

Dalam kondisi seperti ini, PI menjadi kurang menarik bagi trader institusional dan algoritmik, yang umumnya mengandalkan likuiditas tinggi dan spread sempit.

Outlook: Tekanan Fundamental vs Sinyal Teknikal

Menariknya, dari sisi teknikal, beberapa indikator jangka pendek masih menunjukkan sinyal awal pemulihan, termasuk terbentuknya bullish crossover pada MACD.

Namun, sinyal teknikal ini berhadapan langsung dengan tekanan fundamental yang kuat, terutama menjelang unlock token pertengahan bulan.

Level $0,20 kini menjadi area support psikologis yang krusial. Jika area ini gagal dipertahankan, PI berpotensi kembali menguji zona bawah di sekitar $0,16, yang sebelumnya menjadi titik terendah penting pada 2025.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun 1,55%, Tekanan Token Unlock Jadi Sorotan

Pelemahan harga Pi Network saat ini mencerminkan meningkatnya kehati-hatian investor terhadap risiko internal proyek.

Unlock token skala besar, isu sentralisasi jaringan, dan likuiditas yang rendah membentuk kombinasi tekanan yang sulit diabaikan.

Meski peluang teknikal jangka pendek masih terbuka, prospek PI dalam waktu dekat akan sangat bergantung pada respons pasar terhadap unlock token serta kemampuan tim Pi Network membangun kembali kepercayaan dan utilitas ekosistem.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Bertahan di Atas $3.200, Volume Tinggi Sinyalkan Minat Kuat

Harga Ethereum (ETH) hari ini menunjukkan pergerakan positif meskipun cenderung terbatas.

Berdasarkan pantauan terbaru Tokocrypto pada Selasa (7/1), ketika artikel ini ditulis ETH diperdagangkan di level $3.255,65 per koin, naik sekitar 0,79% dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasar Ethereum kini mencapai $392,94 miliar, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin.

Volume perdagangan 24 jam tercatat cukup tinggi di kisaran $27,7 miliar, menandakan aktivitas pasar yang masih ramai.

Dengan jumlah pasokan beredar sekitar 120,69 juta ETH, pergerakan Ethereum saat ini mencerminkan fase konsolidasi setelah reli mingguan yang cukup kuat.

Baca Juga: Jaga Momentum Bullish, Harga Ethereum (ETH) Menguat ke Area $3.200

Performa Harian dan Mingguan: Konsolidasi Sehat

Dalam 24 jam terakhir, ETH bergerak di rentang $3.184,01 (terendah) hingga $3.303,56 (tertinggi).

Pola ini menunjukkan volatilitas moderat, di mana pelaku pasar tampak aktif melakukan aksi beli di area bawah dan mengambil untung di area atas.

Secara mingguan, Ethereum masih mencatat kenaikan +9,43%, sebuah sinyal bahwa struktur tren jangka pendek masih berada di pihak bullish.

Kinerja 30 hari yang berada di zona positif (+3,97%) turut memperkuat pandangan bahwa Ethereum sedang berusaha membangun fondasi pemulihan setelah tekanan tajam beberapa bulan sebelumnya.

Namun, jika dilihat lebih panjang, ETH masih menghadapi tantangan. Dalam 60 hari terakhir, harga masih terkoreksi -6,15%, dan dalam 90 hari terakhir bahkan tercatat turun -27,06%.

Ini menandakan bahwa reli terbaru lebih bersifat rebound dari kondisi oversold, bukan sepenuhnya pembalikan tren besar.

Jarak Lebar dari Rekor Tertinggi

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Ethereum masih cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $4.953,73. Dengan harga saat ini, ETH masih terkoreksi lebih dari 30% dari puncaknya.

Fakta ini membuat banyak investor jangka menengah masih bersikap selektif, meskipun trader jangka pendek mulai kembali memanfaatkan volatilitas.

Bagi sebagian pelaku pasar, jarak lebar dari all-time high justru dianggap sebagai peluang akumulasi bertahap, terutama jika Ethereum mampu bertahan di atas zona psikologis $3.000.

Volume Tinggi, Sinyal Minat Masih Terjaga

Salah satu poin penting dari data hari ini adalah volume perdagangan yang mencapai hampir $28 miliar. Angka ini relatif tinggi dan menunjukkan bahwa minat terhadap Ethereum belum memudar.

Volume besar di tengah kenaikan harga yang stabil sering diartikan sebagai tanda partisipasi pasar yang sehat.

Investor institusional, trader derivatif, hingga pelaku DeFi masih menjadikan Ethereum sebagai aset utama untuk berbagai strategi, mulai dari lindung nilai, spekulasi jangka pendek, hingga penggunaan dalam ekosistem aplikasi terdesentralisasi.

Perspektif Teknikal: Area Kunci yang Perlu Diperhatikan

Dari sisi teknikal, zona $3.150–$3.200 kini menjadi area support penting.

Selama harga mampu bertahan di atas wilayah ini, peluang untuk melanjutkan penguatan ke area $3.350–$3.500 masih terbuka.

Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat dan ETH kembali turun di bawah $3.150, pasar berpotensi memasuki fase konsolidasi lebih panjang, bahkan membuka peluang koreksi lanjutan menuju area psikologis $3.000.

Resistance terdekat saat ini berada di sekitar $3.300, yang sebelumnya menjadi titik tertinggi harian.

Penembusan bersih di atas level ini umumnya akan meningkatkan kepercayaan pasar dan memicu lonjakan volume lanjutan.

Baca Juga: Harga Ethereum Menguat ke $3.140, ETH Jaga Tren Positif

Harga Ethereum hari ini mencerminkan fase stabilisasi dengan kecenderungan positif.

Kenaikan harian yang moderat, ditopang volume besar dan performa mingguan yang kuat, menunjukkan bahwa ETH masih menjadi magnet utama di pasar kripto.

Meski demikian, tekanan jangka menengah belum sepenuhnya hilang, terlihat dari performa 60 dan 90 hari yang masih negatif.

Artinya, pergerakan Ethereum ke depan akan sangat ditentukan oleh kemampuannya mempertahankan support utama dan menarik arus modal baru.

Bagi investor dan trader, periode ini sering dianggap sebagai fase krusial: apakah Ethereum akan melanjutkan pemulihan menuju tren naik baru, atau kembali terjebak dalam konsolidasi panjang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga JasmyCoin (JASMY) Meroket 18%, Volume Picu Optimisme

Harga JasmyCoin (JASMY) mencatat lonjakan tajam dalam 24 jam terakhir, yang terpantau via Tokocrypto pada Selasa (7/1).

Token yang dikenal sebagai proyek blockchain berfokus pada integrasi data dan IoT ini diperdagangkan di level $0,00898, menguat sekitar 18,14% secara harian.

Kenaikan agresif ini mendorong kapitalisasi pasar JASMY ke kisaran $444 juta, sekaligus menempatkannya kembali dalam jajaran 100 besar aset kripto berdasarkan nilai pasar.

Lonjakan harga JASMY juga diiringi peningkatan signifikan pada aktivitas perdagangan.

Volume transaksi 24 jam tercatat mencapai $235 juta, angka yang tergolong sangat tinggi untuk aset dengan kapitalisasi menengah.

Kondisi ini menandakan bahwa reli kali ini tidak semata didorong oleh transaksi tipis, melainkan melibatkan partisipasi pasar yang luas.

Baca Juga: Token AI Select Hari Ini: JASMY, CELO, FET, Siapa Pemenangnya?

Kinerja Harga: Momentum Jangka Pendek Menguat

Pergerakan harga JasmyCoin (JASMY/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga JasmyCoin (JASMY/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dalam satu hari, JASMY naik sekitar $0,00138, sementara dalam sepekan terakhir reli bahkan mencapai +54,41%.

Secara bulanan, token ini telah menguat 31,46%, menunjukkan adanya pergeseran sentimen dari bearish menuju spekulatif bullish.

Namun, dari perspektif lebih panjang, JASMY masih berada dalam fase pemulihan. Dalam 60 hari terakhir, harga masih tercatat turun -9,82%, dan dalam 90 hari terakhir bahkan terkoreksi -28,56%.

Artinya, lonjakan saat ini lebih tepat dibaca sebagai rebound kuat ketimbang konfirmasi tren naik jangka panjang.

Kombinasi antara kenaikan harian dua digit dan reli mingguan di atas 50% menjadikan JASMY salah satu altcoin dengan performa terbaik dalam periode pendek.

Volume Tinggi Jadi Faktor Kunci

Salah satu sinyal terpenting dari pergerakan hari ini adalah rasio volume terhadap kapitalisasi pasar yang tergolong sangat tinggi.

Dengan volume hampir setara 53% dari market cap, pasar JASMY menunjukkan likuiditas yang aktif dan minat spekulatif yang besar.

Volume tinggi biasanya mengindikasikan dua hal: masuknya arus dana baru dan meningkatnya aktivitas trader jangka pendek.

Bagi analis teknikal, kondisi ini sering dibaca sebagai fase ekspansi volatilitas, di mana peluang keuntungan meningkat, tetapi risiko koreksi cepat juga ikut membesar.

Struktur Pasokan: Hampir Sepenuhnya Beredar

Dari sisi fundamental tokenomik, JASMY kini memiliki sekitar 49,44 miliar token beredar dari total maksimum 50 miliar, atau hampir 99% pasokan sudah berada di pasar.

Kondisi ini relatif mengurangi risiko inflasi besar dari unlock token di masa depan.

Minimnya pasokan yang belum beredar sering dianggap positif karena menurunkan potensi tekanan jual mendadak akibat pelepasan token baru.

Faktor ini berpotensi memperkuat stabilitas jangka menengah, meski tetap tidak menghilangkan risiko spekulatif jangka pendek.

Area Harga Kritis yang Perlu Diperhatikan

Dengan harga saat ini di sekitar $0,009, area psikologis $0,01 menjadi resistance terdekat yang kemungkinan besar akan diuji pasar.

Jika JASMY mampu menembus dan bertahan di atas level ini dengan volume tinggi, peluang lanjutan reli menuju zona $0,011–$0,012 akan terbuka.

Sebaliknya, jika terjadi aksi ambil untung, area $0,0075–$0,0080 berpotensi menjadi support awal.

Penurunan di bawah zona tersebut dapat menandakan berakhirnya momentum jangka pendek dan membawa harga kembali ke fase konsolidasi.

Baca Juga: Fartcoin, Bonk, Jasmy, dan Ondo Melonjak di Tengah Pelemahan Dolar AS

Harga JasmyCoin hari ini menampilkan kombinasi yang jarang: kenaikan dua digit, volume sangat besar, dan reli mingguan agresif.

Kondisi ini menunjukkan bahwa JASMY sedang menjadi pusat perhatian trader dan spekulan altcoin.

Meski peluang lanjutan kenaikan masih terbuka, investor perlu mencermati bahwa tren jangka menengah JASMY belum sepenuhnya pulih.

Dengan volatilitas tinggi, pergerakan harga berpotensi sangat cepat ke dua arah.

Bagi pelaku pasar, fase ini sering dianggap sebagai momen krusial: apakah JASMY mampu mengonversi reli menjadi tren naik berkelanjutan, atau justru membentuk puncak jangka pendek sebelum koreksi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Terkoreksi ke $92.617, Isyaratkan Pertarungan

Harga Bitcoin (BTC) hari ini bergerak melemah. Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Selasa (7/1), BTC diperdagangkan di level $92.617,62 per koin, turun sekitar 1% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi ini memangkas sebagian keuntungan jangka pendek, namun secara mingguan Bitcoin masih mencatatkan kinerja positif +4,88%.

Meski mengalami penurunan, kapitalisasi pasar Bitcoin tetap sangat besar, berada di kisaran $1.849 triliun, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto nomor satu dunia.

Aktivitas pasar juga masih sangat tinggi, tercermin dari volume perdagangan 24 jam yang mencapai $55,17 miliar.

Baca Juga: Bank of America: Penasihat Keuangan Rekomendasikan ETF Bitcoin

Koreksi Sehat di Tengah Tren Jangka Pendek Positif

Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak di rentang $91.286,55 hingga $94.395,30.

Rentang ini menunjukkan volatilitas yang cukup lebar, menandakan pasar sedang berada dalam fase tarik-menarik antara pelaku ambil untung dan pembeli baru.

Koreksi 1% hari ini terjadi setelah Bitcoin sempat menguat dalam beberapa hari sebelumnya.

Secara teknikal, kondisi seperti ini sering dianggap sebagai koreksi sehat selama harga masih mampu bertahan di atas area support penting.

Namun, bila ditarik lebih panjang, Bitcoin masih menghadapi tekanan tren menengah.

Dalam 60 hari terakhir, harga BTC tercatat turun -9,33%, dan dalam 90 hari terakhir bahkan terkoreksi -24,04%.

Data ini menunjukkan bahwa meski reli jangka pendek terjadi, pasar masih berada dalam fase pemulihan dari tekanan besar beberapa bulan sebelumnya.

Volume Besar Menunjukkan Minat Pasar Belum Surut

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Salah satu poin terpenting dari pergerakan hari ini adalah volume perdagangan yang sangat tinggi. Dengan nilai transaksi di atas $55 miliar, Bitcoin tetap menjadi pusat aktivitas pasar kripto global.

Volume tinggi saat harga terkoreksi tipis sering diartikan sebagai tanda bahwa pasar belum kehilangan minat.

Banyak pelaku memanfaatkan penurunan untuk akumulasi, sementara sebagian lain melakukan distribusi jangka pendek. Kondisi ini kerap mendahului pergerakan besar berikutnya.

Rasio volume terhadap kapitalisasi pasar juga menunjukkan bahwa likuiditas Bitcoin masih sangat kuat dibanding sebagian besar aset kripto lainnya.

Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Lebar

Bitcoin masih berada cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07. Dengan harga saat ini, BTC masih terkoreksi lebih dari 26% dari puncaknya.

Bagi sebagian investor, jarak ini mencerminkan bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi besar.

Bagi yang lain, kondisi ini justru dipandang sebagai peluang untuk membangun posisi jangka menengah, selama struktur pasar mampu bertahan di atas zona psikologis utama.

Level Teknis yang Perlu Diperhatikan

Dari sudut pandang teknikal, area $91.000–$92.000 kini menjadi support kunci. Selama Bitcoin bertahan di atas zona ini, struktur jangka pendek masih relatif konstruktif.

Jika tekanan jual berlanjut dan BTC menembus di bawah $91.000, potensi penurunan menuju area psikologis $88.000–$89.000 akan terbuka.

Sementara itu, di sisi atas, area $94.400–$95.000 menjadi resistance terdekat. Penembusan meyakinkan di atas zona ini berpotensi mengembalikan sentimen bullish dan membuka jalan bagi uji ulang area $97.000 hingga $100.000.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Bertahan di Atas $93.700

Analisa harga BTC hari ini mencerminkan fase konsolidasi dengan kecenderungan koreksi ringan.

Penurunan 1% belum cukup untuk mengubah struktur jangka pendek yang masih relatif positif, terutama karena ditopang oleh volume perdagangan yang sangat besar.

Namun, tekanan tren menengah masih membayangi, mengingat performa 60 dan 90 hari terakhir yang masih negatif.

Oleh karena itu, pergerakan Bitcoin ke depan akan sangat ditentukan oleh kemampuannya mempertahankan support utama dan kembali menembus area resistance terdekat.

Bagi pelaku pasar, kondisi saat ini menandakan periode krusial: apakah Bitcoin mampu melanjutkan pemulihan, atau justru kembali terjebak dalam fase koreksi lanjutan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com