Tag Archives: aset kripto

Penambangan Bitcoin Secara Alami Mengarah ke Energi Terbarukan

Pada hari Bumi kemarin, 22 April, pembahasan mengenai kelestarian lingkungan turut menyenggol penambangan Bitcoin, yang memang menjadi sebuah masalah tersendiri karena emisi karbon serta borosnya energi yang digunakan.

Menariknya, pembahasan mengarah ke hal yang positif, di mana para analis menilai industri telah secara alami mengarah ke penggunaan energi hijau, alias energi yang terbarukan.

Energi terbarukan adalah energi yang memanfaatkan tenaga alam, seperti sinar matahari, air, panas bumi, angin, limbah perkebunan dan lainnya. Ini lebih murah dan bebas karbon.

Dan diketahui, menurut laporan Januari oleh Bitcoin Mining Council, pada kuartal ke-4 2021, industri pertambangan Bitcoin global telah menggunakan energi terbarukan sekitar 58,5 persen.

Dengan perkembangan ini, penambangan Bitcoin diharapkan akan mampu memuaskan segala keluhan yang ada, baik dari sisi pecinta lingkungan, pemerintah, politik dan bisnis.

Norwegia adalah contoh nyata dari penggunaan energi terbarukan karena 100% listrik di sana, berasal dari energi hijau.

Baca JugaPrediksi Harga Bitcoin Hari Ini: Teknikal Analisis

Tentu saja, penambangan Bitcoin di negara tersebut juga sama, menjadi yang paling bersih karena menggunakan energi hijau secara menyeluruh. Ini adalah contoh yang pantas untuk ditiru.

Norwegia saat ini memanfaatkan energi tenaga air untuk suplai listrik, sisanya adalah angin dan panas bumi.

Selain itu, operator penambangan Bitcoin XBTO Group, asal Miami, mengklaim bahwa mereka sudah sepenuhnya menggunakan energi terbarukan untuk operasionalnya.

Managing Director dari XBTO, Mas Nakachi, mengatakan:

“Tenaga air adalah salah satu sumber energi terbarukan yang paling andal yang tersedia bagi kita.

Memang, air adalah energi melimpah yang sulit habis untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi. Bahkan, di desa terpencil, sudah banyak yang memanfaatkan energi aliran sungai, ataupun air terjun, untuk memasok listrik mereka sendiri.

Baca Juga: Market Kripto: Nilai Bitcoin Merana Terus Tertekan, Apa Penyebabnya?

Bukan tidak mungkin, energi tenaga air, angin dan panas bumi akan semakin meningkat penggunaannya seiring pengurangan batubara dan nuklir karena semua ingin dunia yang lebih sehat dan hijau. Penambangan Bitcoin akan naik ke level yang lebih tinggi jika sudah lebih dari 85% menggunakan energi terbarukan. Kita lihat saja!

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Bakal Jadi Metode Pembayaran di Twitter dan Tesla

Elon Musk, CEO Tesla sekaligus pemegang saham terbesar Twitter, memiliki rencana besar untuk menjadikan aset kripto Dogecoin (DOGE) dari metode pembayaran di dua perusahaan tersebut.

Musk diketahui membeli 9,2 % saham di Twitter dan menjadi satu-satunya orang yang memiliki porsi saham terbesar di platform media sosial tersebut. Meski, Musk tak jadi masuk jajaran dewan direksi tak, ia tetap berencana mengimplementasi pembayaran DOGE di produk berlangganan Twitter Blue.

Keinginan Musk itu disampaikan dalam serangkaian cuitannya di Twitter pada Sabtu (9/4). Dia juga mengusulkan memangkas biaya langganan dan menerapkan tidak ada iklan.

Source: Twitter @elonmusk

“Semua orang yang mendaftar Twitter Blue (membayar $3/bulan) seharusnya mendapatkan tanda centang otentifikasi,” kata Musk.

Baca juga: Walikota Ini Masih Bela Bitcoin: BTC Harus Jadi Keseharian Kita

Terakhir, Musk mengusulkan penambahan Dogecoin sebagai metode pembayaran. Dia bisa dibilang pendukung paling berpengaruh dari memecoin pertama tersebut dan telah menyoroti kepercayaannya pada aset kripto selama bertahun-tahun.

Selain sebagai investor DOGE, Musk telah mengambil setiap kesempatan untuk memuji aset kripto dan bahkan salah satu perusahaan yang dia jalankan Tesla, juga berencana menerima pembayaran Dogecoin untuk pembelian mobil listriknya.

Elon Musk usul Twitter dan Tesla terima pembayaran pakai Dogecoin. Foto: Getty Images.
Elon Musk usul Twitter dan Tesla terima pembayaran pakai Dogecoin. Foto: Getty Images.

Harga DOGE Meroket

Dilaporkan Forbes, harga Dogecoin telah melonjak lebih tinggi selama sebulan terakhir, naik sekitar 30% setelah mendapat dorongan, ketika Musk mengungkapkan saham Twitter-nya.

Musk diketahui pendukung setia Dogecoin. Tahun lalu, harga dogecoin meroket ke level tertinggi sepanjang masa di atas $ 0,7, naik dari hanya sepersekian sen beberapa bulan sebelumnya, sebagian besar didorong oleh Musk dan investor serta influencer terkenal lainnya.

Elon Musk: Sangat Penting untuk Menurunkan Biaya Dogecoin
Ilustrasi aset kripto Dogecoin.

Musk berspekulasi bahwa Dogecoin dapat berintegrasi dengan Ethereum dan “mengalahkan Bitcoin.” Ia pun menyebutkan Dogecoin sebagai aset kripto favoritnya pada tahun 2019 dan terpilih sebagai “CEO” memecoin dalam jajak pendapat Twitter.

Musk telah berulang kali meminta Dogecoin untuk mengurangi waktu transaksinya dan memotong biayanya, agar dapat diadopsi sebagai alternatif pembayaran utama oleh berbagai perusahaan.

Baca juga: Mengenal Aset Kripto Decred (DCR) dan Frax Share (FXS)





Sumber : news.tokocrypto.com

Binance Dominasi Exchange Kripto di Dunia

Platform perdagangan aset kripto global, Binance dilaporkan mendominasi pasar sebesar 30% dari transaksi exchange di seluruh dunia. Binance mampu mengalah Coinbase, OKX, BeQuant, FTX dan Huobi Global.

Dilansir CoinDesk, Binance, salah satu pertukaran aset kripto terkemuka di dunia, menangkap 30% dari pangsa pasar volume spot pada bulan Maret 2022. Menurut laporan CryptoCompare, pangsa pasar Binance naik 15% dari bulan Februari 2022.

Diperkirakan Binance telah menangani transaksi sekitar $ 490 miliar perdagangan spot pada bulan Maret lalu, meningkat 15% dari bulan sebelumnya. Posisi Binance dibuntuti oleh Coinbase (COIN) pada $ 81,9 miliar (turun 12%) dan OKX dengan $ 75,9 miliar (turun 26%).

“Binance telah memiliki pangsa pasar yang signifikan selama beberapa waktu,” kata Head of Trading Covario, Florian Giovannacci. “Mereka sangat andal (secara teknis), mencakup sejumlah besar token dan menawarkan beberapa likuiditas terbaik, yang menarik volume.”

Ilustrasi Binance
Ilustrasi Binance. Foto: SOPA IMAGES/LIGHTROCKET VIA GETTY IMAGES.

Baca juga: Ahli Prediksi BTC dan ETH akan Tembus Level Tertinggi di Tahun 2022

Dominasi 30% pangsa pasar Binance pada bulan Maret, hanya sedikit di bawah rekor sebesar 34% yang dicapai pada November 2021. Binance juga memimpin pasar derivatif dengan 52% dari total volume di bulan Maret 2022. Ini diikuti oleh OKX dan Bybit.

Volume Perdagangan Binance Naik

Volume perdagangan bulanan Binance selama kuartal I 2022 terus meningkat, meski sentimen pasar kripto berada dalam kondisi bearish. Total volume perdagangan Binance selama kuartal I 2022 sebesar $ 5 triliun.

Menurut Be[In]Crypto Research, volume perdagangan dari Binance selama kuartal pertama 2022 mencapai sekitar $ 5,54 triliun. Ada kenaikan volume perdagangan sebesar 8%, sekitar $ 5,09 triliun, selama Januari 2021 hingga Maret 2021.

Ilustrasi Binance.
Ilustrasi Binance.

Baca juga: 5 Crypto Potensial di Akhir April: KLV, DSLA, KAVA, SCRT dan GMM

Variatifnya aset kripto yang tersedia dalam platform Binance, merupakan alasan utama dari kenaikan volume perdagangannya. Beberapa aset kripto yang memberikan kontribusi, meliputi: ApeCoin (APE), Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Terra (LUNA), Fantom (FTM) dan STEPN (GMT).

Biasanya pasangan perdagangan (trading pair) yang paling banyak digemari adalah dengan USDT dan stablecoin milik Binance, BUSD. Pada hari-hari biasa, Binance memiliki volume perdagangan spot empat kali lipat lebih banyak dari pesaing terdekatnya.



Sumber : news.tokocrypto.com

Webinar: Kiat Jitu Investasi Kripto untuk Pemula Dapatkan Untung

Investasi aset kripto kini sedang digandrungi oleh masyarakat Indonesia. Tak tanggung-tanggung pertumbuhan jumlah investornya meningkat secara eksponensial setiap tahunnya.

Tercatat pertumbuhan investasi aset kripto telah mencapai 12,4 juta investor per Februari 2022. Padahal pada akhir tahun 2020, hanya ada sekitar 4 juta investor. Selain itu dari sisi nilai transaksinya tak main-main hingga Februari 2022 lalu, telah mencapai lebih dari sudah mencapai Rp 83,8 triliun.

Perdagangan aset kripto sendiri sudah legal atau resmi di Indonesia sejak tahun 2019 lalu. Transaksi kripto berada bawah pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian perdagangan. Kripto pun tergolong aset komoditi, bukan mata uang sebagai alat pembayaran.

Ilustrasi investasi aset kripto.
Ilustrasi tips investasi aset kripto agar selalu cuan.

Baca juga: Kecerdasan Buatan Bisa Digunakan untuk Investasi Aset Kripto

Melihat pertumbuhan yang signifikan tersebut, terkadang masih saja ada sebagian masyarakat yang ragu untuk memulai investasi kripto. Mereka terjebak dengan stigma negatif, seperti kripto identik dengan penipuan dan banyak platform exchange yang ilegal.

Di sisi lain, masyarakat pun masih perlu banyak belajar mengenai aspek aset kripto, mitigasi risiko, dan fungsinya sebagai produk investasi. Aset kripto memiliki tingkat volatilitas yang tinggi, sehingga menjadikannya instrumen investasi tergolong high risk, high return.

Dalam investasi kripto sendiri, ada beberapa jenis koin/token yang diperdagangkan. Selain Bitcoin, ada pula Ethereum, Binance Coin, Cardano, Solana, Tether, XRP, Polkadot, Dogecoin dan beberapa jenis kripto lainnya.

Baca juga: Penting! Gunakan Uang Dingin Ketika Berinvestasi Aset Kripto

Cara Mudah Investasi dan Trading Kripto di Tokocrypto

Masyarakat yang ingin memulai investasi aset kripto bisa menggunakan platform Tokocrypto. Di sana bisa memulainya dengan mulai dari Rp50 ribu saja. Trading fee yang dikenakan oleh platform tepercaya ini yaitu 0,1 persen dengan biaya tarikan dana yang tidak lebih dari Rp5.500 dan proses deposit yang dapat dilakukan melalui banyak e-wallet atau melalui sejumlah mitra bank.

Untuk bisa meraih profit yang menguntungkan tentu harus lebih banyak belajar mengenai cara aman memulai investasi dan trading di aset kripto. Demi memberi edukasi menyeluruh kepada masyarakat, Tokocrypto bersama kumparan menghadirkan webinar “PPKM: Pelajari Potensi cuan Kripto dengan Maksimal”.

Baca juga: Kiat Perempuan Memulai Investasi Aset Kripto agar Mandiri Finansial

Webinar Tokocrypto x Kumparan

Webinar ini akan dipandu oleh Melisa Lolindu dan hadir Dennis Adishwara (Aktor & Entrepreneur) yang akan berbagi pengetahuan dan pengalamannya berinvestasi di aset kripto. Webinar PPKM ini dilaksanakan pada Jumat, 22 April 2022 pada pukul 15.00 hingga 16.00 WIB melalui Zoom dan YouTube kumparan.

Ada banyak topik yang dibahas di webinar ini. Mulai dari mengenal perbedaan aset kripto dengan investasi lain, memahami risiko dan regulasi perlindungan investor, tahapan memulai investasi kripto, tips berinvestasi dan mempelajari prospek aset kripto, hingga mempelajari tahapan memulai trading kripto.

Jadi, jangan sampai ketinggalan, ya. Selain belajar banyak mengenai aset kripto, webinar ini juga memberikan hadiah berupa saldo digital untuk 3 orang penanya terpilih, masing-masing akan mendapatkan hadiah senilai Rp250.000. Untuk mendaftarkan diri Anda pada webinar PPKM melalui link ini.

#SiapLebih mulai investasi aset kripto dengan aman bersama Tokocrypto!



Sumber : news.tokocrypto.com

Webinar PPKM: Pelajari Potensi cuan Kripto dengan Maksimal

Hasil cuan dari investasi aset kripto memang menggiurkan. Namun, jangan sampai salah langkah. Bagi kamu yang ingin memulai investasi, yuk! Nonton webinar “PPKM: Pelajari Potensi Cuan Kripto dengan Maksimal” yang dihadirkan Tokocrypto bersama kumparan ini.

Dalam webinar ini Dennis Adishwara yang akan berbagi informasi mengenai cara memulai investasi aset kripto dengan aman agar menghasilkan cuan. Aktor film Ada Apa dengan Cinta ini, juga membagikan kisahnya tentang naik-turun berinvestasi aset kripto.

Masyarakat yang ingin memulai investasi aset kripto bisa menggunakan platform Tokocrypto. Di sana bisa memulainya dengan mulai dari Rp50 ribu saja. Trading fee yang dikenakan oleh platform tepercaya ini yaitu 0,1 persen dengan biaya tarikan dana yang tidak lebih dari Rp5.500 dan proses deposit yang dapat dilakukan melalui banyak e-wallet atau melalui sejumlah mitra bank.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ahli Prediksi BTC dan ETH akan Tembus Level Tertinggi di Tahun 2022

CEO Celsius Network, Alex Mashinsky, berbagi wawasannya tentang pasar Bitcoin dan Ethereum di Paris Blockchain Week Summit yang digelar 13-14 April 2022 lalu. Mashinky yakin bahwa pergerakan nilai BTC dan ETH akan capai level tertinggi sepanjang masa di tahun 2022.

Menurut laporan Cointelegraph, Mashinsky yang merupakan bos dari perusahaan marketplace berbasis blockchain, Celsius Network, berbicara berbagai topik, termasuk arah pergerakan pasar Bitcoin dan Ethereum selama menjadi pembicara di Paris Blockchain Week Summit 2022.

Mashinsky menjelaskan Bitcoin (BTC) akan menerima dukungan yang sangat kuat di level sekitar $ 30.000 hingga $ 33.000. Pengusaha berusia 56 tahun ini, percaya pembelian BTC oleh Terra baru-baru ini memainkan peran penting dalam mendukung harga BTC, bersama dengan institusi lain yang memasuki pasar.

CEO Celsius Network, Alex Mashinsky
CEO Celsius Network, Alex Mashinsky. Foto: Piaras Ó Mídheach/Web Summit via Sportsfile

Baca juga: Market Kripto: Nilai Bitcoin Merana Terus Tertekan, Apa Penyebabnya?

“Jika investor ritel bergabung, itu dapat membawa BTC ke level tertinggi baru. Saya benar-benar berpikir bahwa permintaan ada di sini. Jadi, saya tidak melihat, BTC akan berada lebih tinggi dari posisi terendah sebelumnya,” kata Mashinsky.

Di sisi lain, Mashinsky juga mengakui, jika Rusia melanjutkan serangannya ke Ukraina, tekanan akan dirasakan oleh pasar kripto. Selain itu, ia juga mencatat tindakan dari Federal Reserve Amerika Serikat juga dapat menyebabkan sejumlah sentimen yang negatif.

Bitcoin dan Ethereum Bisa Capai Level Tertinggi

Terlepas dari banyak rintangan yang bisa menghalau pergarakan BTC dan ETH, Mashinsky yakin bahwa Bitcoin dan Ethereum akan mencapai level tertinggi baru sepanjang masa pada tahun 2022.

“Ini akan membawa kita lebih lama untuk mencapai tertinggi baru. Tapi saya masih berharap kita bisa menembus $ 60.000 tahun 2022 ini di Bitcoin, menembus $ 4.500 di Ethereum.”

CEO Celsius Network, Alex Mashinsky

Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum.
Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum. Foto: Pixabay.

Selain prediksi harga, Mashinsky juga berbicara tentang topik lain seperti percakapan seputar keuangan terdesentralisasi dan keuangan terpusat. Mengomentari gagasan Vitalik Buterin tentang ruang kripto yang membutuhkan solusi semi-terpusat.

“Dia pada dasarnya berkata, lihat, kita tidak harus 100% DeFi. CeFi dan DeFi adalah dua sisi layanan keuangan yang sama. Dan terkadang Anda perlu CeFi, terkadang Anda perlu menggunakan DeFi, dan itulah yang dilakukan Celsius setiap hari,” pungkasnya.

Sementara, investor Kanada dan bintang Shark Tank, Kevin O’Leary, juga mengatakan saat ini para institusi masih menunggu kejelasan regulasi dari pemerintah, sebelum benar-benar melepas uang besar mereka ke pasar. Jika regulasi banyak negara sudah mendukung pasar kripto, bukan tidak mungkin nilai Bitcoin bisa meroket.

Baca juga: Kevin O’Leary: Harga Bitcoin Bisa Naik Jika Ini Terjadi



Sumber : news.tokocrypto.com

5 Crypto Potensial di Akhir April: KLV, DSLA, KAVA, SCRT dan GMM

Pekan ini mayoritas crypto bergerak turun setelah akhir pekan lalu terjadi koreksi, melanjutkan pergerakan konsolidasi atau menyamping sejak beberapa pekan terakhir. 

Koreksi ini membuat adanya kesempatan membeli secara bertahap dengan adanya potensi pasar crypto bergerak naik menuju bulan baru. 

Dalam potensi ini, terdapat lima crypto dengan kabar positif yang dapat membuat harganya naik, memberikan kesempatan untuk mendapat keuntungan. 

Klever (KLV)

Pertama adalah Klever yang merupakan sebuah ekosistem wallet atau tempat penyimpanan crypto dimana ia ingin bersaing dengan wallet besar seperti Trust Wallet dan Metamask

Hingga saat ini Klever telah memiliki lebih dari dua juta pengguna yang membuat pertumbuhannya terbukti terjadi secara signifikan setelah berdiri. 

5 Crypto Potensial di Akhir April: KLV, DSLA, KAVA, SCRT, GMM
Sentimen Positif KLV

Dikabarkan pada 25 April 2022, Klever akan meluncurkan program stakingnya dalam rangka perpindahan ke KleverChain, blockchain baru dari Klever. 

Klever akan pindah dari Blockchain Tron ke blockchainnya sendiri dan akan memperluas ekosistemnya kemungkinan dengan mekanisme Proof of Stake

Oleh karena itu, saat ini akan dilaksanakan program staking untuk KLV dengan keuntungan sekitar 100% per tahun selama tiga bulan. 

Umumnya dengan adanya program staking harga suatu crypto akan naik karena jumlahnya akan semakin langka dan jika permintaannya naik maka harganya naik. 

Dari sisi teknikal, saat ini KLV sedang membentuk pola segitiga simetris yang membuat ketidakpastian. 

5 Crypto Potensial di Akhir April: KLV, DSLA, KAVA, SCRT, GMM
Grafik Harian KLVUSD

Selama batas bawah pada $ 0,35 masih terjaga, kemungkinan besar harga dapat naik menuju $ 0,47, jika batas atas pada $ 0,4 dapat ditembus. 

Baca juga: Market Kripto: Nilai Bitcoin Merana Terus Tertekan, Apa Penyebabnya?

DSLA Protocol (DSLA)

Kedua adalah DSLA yang merupakan sebuah protokol aplikasi terdesentralisasi yang bergerak untuk meningkatkan kualitas sebuah aplikasi atau blockchain yang telah ada. 

Pekan ini sentimen positif yang ada adalah integrasi antara DSLA dengan Avalanche di mana DSLA akan membantu mendorong efisiensi di jaringan sampingan atau subnet Avalanche.

Tujuannya adalah untuk membuat jaringan Avalanche lebih ramai dengan cara menciptakan jaringan sampingan atau subnet yang bisa divalidasi dengan cepat oleh bantuan DSLA. 

Sentimen positif ini dapat membuat bukti terhadap kegunaan DSLA dan dampaknya terhadap sebuah jaringan, sehingga dapat membuat investor tertarik. 

Dari sisi teknikal saat ini DSLA sedang bergerak secara perlahan setelah mengalami koreksi yang signifikan beberapa hari terakhir. 

5 Crypto Potensial di Akhir April: KLV, DSLA, KAVA, SCRT, GMM
Grafik Harian DSLAUSD

Kemungkinan besar selama batas bawah pada $ 0,0024 masih terjaga DSLA dapat bergerak naik menuju $ 0,00305 dalam beberapa hari ke depan. 

Kava (KAVA)

Ketiga adalah Kava yang merupakan sebuah blockchain yang ingin menggabungkan kemampuan interoperabilitas antara Cosmos dan kekuatan Ethereum

5 Crypto Potensial di Akhir April: KLV, DSLA, KAVA, SCRT, GMM
Sentimen Positif KAVA

Pada pekan ini KAVA memiliki dua sentimen positif yang kemungkinan besar akan terjadi pada akhir April 2022 ini. 

Pertama adalah peluncuran token baru dari salah satu anggota ekosistem KAVA yang ditunggu mayoritas investor yaitu MINT. 

MINT adalah sebuah token governance untuk aplikasi terdesentralisasi yang dibangun di atas KAVA bernama Kava Mint Protocol. 

MINT adalah sebuah protokol Decentralized Finance atau DeFi yang bergerak untuk memberikan pinjaman dalam bentuk stablecoin baru dari jaringan KAVA. 

Selain itu sentimen positif lain adalah peluncuran KAVA Foundation yang merupakan sebuah perusahaan pengawas untuk memecah antara KAVA dan KAVA MINT. 

Jadi, nantinya Kava Foundation akan mengawasi MINT dan KAVA akan resmi bergerak dengan DAO sendiri. 

Dengan dua pembaruan ini kemungkinan besar KAVA akan mendapatkan sentimen positif karena berarti ekosistemnya terus berkembang. 

Dari sisi teknikal, saat ini KAVA sedang bergerak naik namun akan mengalami koreksi melihat harganya yang sudah berada di batas atas pergerakan harga. 

5 Crypto Potensial di Akhir April: KLV, DSLA, KAVA, SCRT, GMM
Grafik Harian KAVAUSD

Kemungkinan besar selama batas bawah pada $ 4,75 masih terjaga, KAVA masih dapat bergerak naik kemungkinan menuju sekitar $ 5,6 dalam beberapa hari ke depan. 

Baca juga: Mendag Lutfi Apresiasi Program Akselerator Startup Blockchain, TSBA

Secret Network (SCRT)

Keempat adalah SCRT yang merupakan sebuah jaringan baru untuk memberikan sebuah blockchain, namun lebih terjaga dalam sisi kerahasiaannya. 

5 Crypto Potensial di Akhir April: KLV, DSLA, KAVA, SCRT, GMM
Sentimen Positif SCRT

Dikabarkan pada pekan ini SCRT memiliki dua sentimen positif utama yaitu peluncuran Data Vault dan pembaruan jaringan. 

Data Vault adalah sebuah aplikasi baru dalam jaringan Secret Network yang berperan untuk menyimpan data layaknya Google Drive, namun lebih aman dan tedesentralisasi. 

Peluncuran tersebut akan dilaksanakan pada 30 April 2022 dan akan terjadi setelah pembaruan jaringan bernama Shockwave Alpha Upgrade yang akan terjadi pada 27 April 2022. 

Pembaruan tersebut adalah peluncuran jaringan utama baru yang dikabarkan akan meningkatkan kemampuan terutama kecepatan SCRT hingga 500 kali lipat. 

Kedua hal tersebut dapat menjadi sentimen positif untuk SCRT dan kemungkinan besar dapat mendorong harganya naik. 

Dari sisi teknikal saat ini SCRT masih terlihat bergerak dalam konsolidasi namun berada di batas bawah, yang membuat potensi apresiasi baru. 

5 Crypto Potensial di Akhir April: KLV, DSLA, KAVA, SCRT, GMM
Grafik Harian SCRTUSD

Selama batas bawah pada $ 3,9 masih terjaga, kemungkinan besar konsolidasi akan berlanjut dan SCRT dapat bergerak naik menuju $ 5,4 dalam beberapa hari ke depan. 

Gamium (GMM)

Terakhir adalah Gamium yang ingin menjadi jembatan antara seluruh metaverse yang ada sehingga semua bisa tersambung. 

Gamium sedang menciptakan sebuah platform layaknya jembatan agar seluruh karakter dari seluruh metaverse yang ada dapat bertemu bahkan bertukar tempat. 

Saat ini sentimen positif yang dapat mendorong harganya naik adalah token burn di mana 500 Juta GMM atau 1% dari seluruh persediaannya akan dihilangkan.

Burn ini akan membuat GMM semakin langka. Melihat token ini masih relatif baru, kemungkinan kelangkaan ini dapat membuat harganya naik bersama dengan ketertarikan metaverse yang masih tinggi. 

5 Crypto Potensial di Akhir April: KLV, DSLA, KAVA, SCRT, GMM
Grafik Harian GMMUSDT

Kemungkinan selama batas bawah pada $ 0,009 masih terjaga, GMM dapat naik hingga $ 0,013 dalam beberapa hari ke depan. 

Baca juga: Mengenal Aset Kripto Steem (STEEM) dan Ramp (RAMP)

*Disclaimer 

Artikel ini merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan saran atau ajakan untuk investasi atau trading. Risiko ditanggung masing-masing. 

Sumber





Sumber : news.tokocrypto.com

Market Kripto: Nilai Bitcoin Merana Terus Tertekan, Apa Penyebabnya?

Market kripto belum menunjukkan tanda-tanda kebangkitan pada awal pekan terakhir April 2022. Pada Senin (25/4) pagi, sejumlah besar kripto berkapitalisasi pasar terbesar masih nyaman duduk di zona nyaman.

Melansir Coinmarketcap pukul 09.00 WIB, 10 aset kripto big cap, seperti Bitcoin dan lainnya tenggelam di zona merah dalam 24 jam terakhir. Nilai BTC bertengger di $ 39.102 per keping alias turun 1,20% dalam sehari terakhir. Sementara itu, nilai Ethereum (ETH) runtuh 2,38% ke $ 2.866,17 per keping di waktu yang sama.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengakui market kripto memang tertekan selama akhir pekan lalu. Secara umum, performa pasar mengecewakan dan tidak ada sentimen yang bisa mendorong pergerakan nilai aset.

“Di samping itu volume perdagangan melandai sepanjang akhir pekan lalu. Harga aset kripto masih tertekan oleh komentar hawkish The Fed. Sejumlah kripto juga memasuki fase konsolidasi pasca kebakaran akhir pekan lalu,” kata Afid.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

Baca juga: Mengenal Aset Kripto Steem (STEEM) dan Ramp (RAMP)

Nilai Bitcoin Terus Merosot

Lebih lanjut, Afid mengungkap khusus nilai Bitcoin (BTC) terus merosot di bawah $ 40.000 sejak hari Jumat (22/4), titik tengah dari rentang perdagangan panjang tiga bulan terakhir. Saat ini level support BTC ada di $ 37.500, meskipun sisi atas tampaknya terbatas menuju level resistance $ 46.000.

“BTC masih terus tertekan. Sinyal momentum positif pergerakannya belum kunjung hadir. Ada kemungkinan ada penurunan dan tembus di bawah kisaran harga BTC selama setahun. Peningkatan volume jual baru-baru ini relatif kecil terhadap volume beli, berarti pelaku pasar enggan mempertahankan posisi beli setelah reli pada 2020,” ungkapnya.

Saat ini belum ada sentimen positif yang bisa mendorong performa aset kripto menjadi lebih mantap. Investor dinilai masih kurang percaya diri untuk meramaikan pasar. Meskipun kurang percaya diri, tidak semua orang tertarik untuk meninggalkan kepercayaan mereka pada Bitcoin dalam jangka pendek.

Baca juga: Volume Perdagangan Ethereum (ETH) Turun $ 1,5 Triliun. Apa Penyebabnya?



Sumber : news.tokocrypto.com

Volume Perdagangan Ethereum Turun $ 1,5 Triliun. Apa Penyebabnya?

Market aset kripto tampaknya sedang tidak baik-baik saja. Selain Bitcoin, volume perdagangan Ethereum pun dilaporkan turun pada kuartal I 2022. Apa penyebabnya?

Dikutip Be[In]Crypto, akibat adanya tren bearish di pasar kripto, volume perdagangan Ethereum selama kuartal pertama 2022 lebih rendah daripada saat kuartal pertama 2021. ETH masih terus diperdagangkan di bawah harga $ 4.000 pada April 2022, meski pasar kripto sudah perlahan-lahan mulai pulih.

Minat Investor Terhadap Ethereum Turun

Menurut laporan Be[In]Crypto Research, minat investor pada Ethereum mengalami penurunan selama kuartal pertama 2022. Aset kripto dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar nomor 2 ini hanya mencatatkan volume perdagangan sekitar $ 1,34 triliun.

Ilustrasi market turun.
Ilustrasi market turun.

Baca juga: Menakar Keunggulan Metaverse Zilliqa (ZIL), Metapolis

Angka tersebut turun 54% bila dibandingkan dengan angka di periode Januari hingga Maret 2021, yang berada di area $ 2,94 triliun.

Padahal saat Januari 2021, volume perdagangan ETH sebesar $ 1,18 triliun, dengan level tertinggi harian kurang lebih $ 60 miliar. Sementara itu, di bulan Januari 2022, volume perdagangan ETH berada di angka $ 491 miliar dan level tertinggi hariannya sekitar $ 28 miliar.

Turunnya minat investor tercermin dari perdagangan ETH untuk stablecoin Tether (USDT) agar menghindari persentase kerugian yang tinggi, dapat dikatakan sebagai penyebab penurunan volume perdagangan Ethereum.

Minat Investor Terhadap Bitcoin juga Turun

Arus Keluar Bitcoin Besar-besaran dalam 7 Hari dari Bursa, Sinyal Mega Bullish?
Ilustrasi aset kripto, Bitcoin.

Baca juga: Binance Membakar Koin BNB Senilai $ 740 Miliar, Harganya Bakal Naik?

Be[In]Crypto Research juga melaporkan minat investor pada Bitcoin (BTC) juga alami penurunan tajam pada kuartal pertama tahun 2022. Volume perdagangan BTC pada kuartal pertama tahun 2022 masih di bawah dua setengah kali kuartal pertama tahun 2021.

Volume perdagangan yang dicatat untuk Bitcoin selama kuartal pertama tahun ini adalah sekitar $ 2,42 triliun. Ini adalah penurunan 60% dalam volume perdagangan yang tercatat antara Januari dan Maret 2021 sekitar $ 6,02 triliun.

Be[In]Crypto melaporkan tren bearish di pasar crypto secara keseluruhan menyebabkan penurunan volume perdagangan harian dan terutama dapat dikaitkan dengan penurunan minat investor terhadap Bitcoin.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kevin O’Leary: Harga Bitcoin Bisa Naik Jika Ini Terjadi

Investor Kanada dan bintang Shark Tank, Kevin O’Leary, telah mengatakan bahwa telah ada “bendungan uang” yang siap meledak dan masuk ke industri crypto.

Tentu saja, yang dimaksud di sini adalah uang dari investor institusi, yang dalam pandangannnya, telah siap untuk memasuki pasar crypto secara besar-besaran.

Dalam sebuah wawancara, Kevin mengungkapkan bahwa para institusi masih menunggu kejelasan regulasi dari pemerintah, sebelum benar-benar melepas uang besar mereka ke pasar.

Dan pada Konferensi Bitcoin 2022 di Miami, Kevin telah mengomentari proposal baru yang diajukan oleh Senator Wyoming Cynthia Lummis dan Senator New York Kirsten Gillibrand.

Keduanya adalah legislator pro-crypto yang mendorong pemerintah AS untuk mengadopsi kerangka peraturan untuk crypto di negeri Paman Sam.

Baca juga: Kenal Lebih Dekat dengan Pelanggan Tokocrypto di Tokonauts Day 2022

Kepada DailyHodl, Kevin pun mengatakan:

Saya menyimpulkan dari konferensi Bitcoin 2022, bahwa kami akan mengikuti aturan yang diberikan oleh pemerintah.

Aturan boleh saja tidak sempurna, tetapi kita mau Senator Lummis untuk berhasil. Model institusi yang bernilai triliunan dolar belum masuk ke crypto. Bagimana jika masuk ke industri? Dapatkah anda bayangkan?

Dari sudut pandangnya, modal institusi di pasar crypto masih bisa dibilang hampir nol. Artinya, porsi institusi untuk terlibat di crypto masih sangat minim dan kurang berdampak pada kapitalisasi pasar.

Dengan adanya regulasi yang jelas, ini bisa memicu masuknya pemain yang jauh lebih besar dari segi uang dan nama besar. Menurutnya, ETF Bitcoin yang disetujui akan menjadi jalan termudah bagi “bendungan uang” tersebut untuk pecah dan mengalir deras bak banjir bandang. Kita lihat saja!

Sumber

Baca juga: Bagaimana Cara Trading Crypto Selama Masa Bergejolak? Simak Dengan Baik



Sumber : news.tokocrypto.com