Pada artikel 23 Maret 2022 kami memproyeksikan bahwa harga Bitcoin (BTC) berpotensi melonjak mulai akhir Maret 2022. Dan pagi hari ini, Senin (28/3/2022), harga kripto nomor wahid ini sukses mencetak US$47.700 melampaui level 2 Januari 2022 di time frame harian. Berikutnya menuju US$50 ribu? Dan apa saja penyebabnya?
“Dengan kecenderungan indikator MACD saat ini, maka potensi dimulainya bull run Bitcoin setidaknya dimulai pada 28 Maret 2022 atau 4 April 2022 mendatang, dengan garis MACD mencoba menembus ke atas garis sinyal MACD dan harga BTC mencoba merangsek di atas MA 50,” dikutip Blockchain media.idpada 23 Maret 2022.
Ketika itu, histogram MACD berwarna merah pudar sudah mulai muncul sejak 31 Januari 2022 dan terus memendek hingga 21 Maret 2022. Ini adalah tanda kuat akumulasi memang berlangsung cukup panjang sekitar 8 minggu pada time frame mingguan.
Histogram merah pudar yang terus memendek akan diikuti dan beralih dengan histogram hijau pekat, yang menandakan harga berbalik arah.
Dan hari ini, Senin (28/3/2022) membuka awal pekan menjelang akhir bulan, histogram MACD, mingguan sudah berwarna hijau pekat (lihat grafik di bawah). Sebelumnya, munculnya histogram seperti ini pada 16 Agustus 2021, ketika harga Bitcoin mingguan ditutup positif dari US$44.281 menjadi US$50.275.
Penegasan positif lainnya adalah ketika garis MACD (biru) sudah menyilang dan berada di atas garis sinyal MACD (jingga).
Berdasarkan indikator Moving Average juga menunjukkan sinyal positif, di mana candlestick berada di atas MA 50, menegaskan kenaikan pekan sebelumnya (lihat grafik di bawah).
Posisi candlestick seperti ini terakhir terlihat pada 6 Desember 2021 namun dalam trend turun sejak November 2021.
Sedangkan pada tren sebaliknya, terjadi pada 26 Juli 2021 yang sukses mengantarkan Bitcoin mencetak harga tertinggi sepanjang masa, US$69 ribu (8 November 2021).
Masih pada time frame mingguan, berdasarkan indikator Parabolic SAR dan RSI sinyal positif kian mengental (lihat grafik di bawah). Parabolic SAR masih memunculkan sinyal kenaikan yang dimulai sejak 28 Februari 2022 (sebagai local support terbaik). Sedangkan RSI, garis RSI naik ke wilayah 53 (di atas nilai median) di atas garis sinyal yang merupakakan hasil kontribusi sejak masuk ke wilayah 43 sejak 7 Maret 2022.
Secara teknikal, berdasarkan RSI harga yang masuk di atas wilayah 50 menunjukkan sentimen bullish di antara trader. Pola RSI serupa seperti ini terjadi pada 26 Juli 2021 ketika BTC diperdagangkan di kisaran US$43 ribuan lalu memuncak di US$69 ribu pada pekan pertama November 2021.
Dengan capaian US$47.700 pada hari ini, maka resisten besar berikutnya adalah US$49.200 yang bisa membuka pintu menuju US$50 ribu lagi.
Kenaikan signifikan Bitcoin juga diikuti oleh kripto lain, Polkadot (DOT) naik 7 persen dalam 24 jam, Dogecoin (DOGE) naik 6 persen, Solana (SOL) naik 5 persen, Avalanche (AVAX) naik 4 persen, XRP naik 3 persen dan Cardano (ADA) naik 3 persen.
Kenaikan Bitcoin sebagai “penentu arah” kripto lainnya setidaknya didorong oleh beragam sebab yang cenderung spekulatif, mulai dari inflasi di Amerika Serikat yang kian tak terbendung, walaupun sudah ada kebijakan penaikan suku bunga acuan The Fed. Bank Sentral AS itu diperkirakan akan menaikkan lebih besar dalam tempo lebih cepat lagi.
Pun lagi spekulasi bahwa belanja US$1,5 triliun pada pekan lalu dianggap sebagai masuknya lagi dolar AS ke dalam pasar sehingga pasar lebih likuid.
Hal lainnya adalah akumulasi Bitcoin oleh Terra Foundation terus berlanjut. Saat ini nilainya mencapai US$1 miliar dari sasaran jangka pendek adalah US$3 miliar dan jangka panjang adalah US$10 miliar.
Saldo Bitcoin di bursa juga berada pada titik terendah dalam lebih dari tiga tahun menurut Glassnode, menandakan peningkatan permintaan dan minat untuk memindahkan Bitcoin dari bursa ke coldwallet.
Faktor mungkin lainnya adalah hasil survei oleh bank multinasional Goldman Sachs menunjukkan, bahwa 60 persen klien yang menjadi responden ingin meningkatkan investasi kripto mereka. Sejak tahun Goldman Sachs gencar menyiapkan produk investasi bernilai kripto kepada kliennya.
Sebuah survei yang diperoleh media siber The Blockdari raksasa perbankan investasi Goldman Sachs menunjukkan bahwa investor terus optimis tentang kripto.
Bahkan Rusia terbuka menerima Bitcoin (BTC) untuk ekspor sumber daya alam. Hal tersebut disampaikan Ketua Komite Energi parlemen, Pavel Zavalny, dalam konferensi pers pada Kamis (24/03/2022).
Dorongan lainnya datang dari raksasa keuangan BlackRock. CEO BlackRock, Larry Fink, berkata konflik Rusia-Ukraina dapat mempercepat aset digital/kripto sebagai alat untuk menyelesaikan transaksi internasional. Sebab, konflik tersebut mengakhiri globalisasi yang melaju selama tiga dekade terakhir.
Tokocrypto meraih predikat Gold Winner di penghargaan Marketeers Youth Choice Award (YCA) 2022 untuk kategori platform aset kripto. Apresiasi tersebut diberikan atas keberhasilan Tokocrypto menjadikan platformnya tempat yang aman dan nyaman untuk kalangan Generasi Z memulai investasi aset kripto.
Penghargaan ini didapat oleh Tokocrypto dalam acara Marketeers XFEST 2022 yang digelar secara virtual pada Sabtu (26/3). Ini merupakan penghargaan tertinggi bagi merek atau brand yang mendapat perhatian dan apresiasi positif dari kalangan Generasi Z.
“Kami senang bisa mendapatkan predikat Gold Winner dalam penghargaan Marketeers Youth Choice Award 2022. Hal ini sejalan dengan visi misi Tokocrypto untuk menjadikan platformnya, tempat investasi aset kripto yang aman dan nyaman untuk semua golongan, termasuk generasi Z,” kata VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein.
Iwan Setiawan, CEO Marketeers, menjelaskan penghargaan Marketeers YCA 2022 dilakukan berdasarkan online voting yang berlangsung pada periode 4 Januari 2022 hingga 28 Februari 2022. Voting melibatkan lebih dari 1.500 mahasiswa, yang sudah pasti adalah Gen Z, dari lebih 35 kampus ternama di berbagai kota Indonesia.
Tokocrypto meraih predikat Gold Winner di penghargaan Marketeers Youth Choice Award (YCA) 2022 untuk kategori platform aset kripto.
Kampus-kampus tersebut tersebar di Jakarta, Bogor, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Salatiga, Malang, Surabaya, dan lainnya. Kota-kota yang memang menjadi tujuan belajar generasi Z.
“Metode survei yang kami gunakan adalah responden memilih tiga dari lima merek dalam satu kategori. Pemilihan merek-merek dalam satu kategori berdasarkan data, baik kinerja penjualan hingga perolehan pangsa pasar, serta riset tentang aktivitas pemasaran yang dilakukan para merek tersebut,” tutur Iwan dalam keterangan resminya.
Sebelumnya, Tokocrypto juga berhasil meraih penghargaan WOW Brand 2022 untuk kategori aplikasi investasi terbaik di Indonesia. Penghargaan ini dibuat oleh MarkPlus Inc., salah satu perusahaan pemasaran terkemuka di Indonesia.
Tokocrypto menyabet penghargaan WOW Brand 2022 dengan peringkat Gold Champion sebagai aplikasi investasi terbaik. VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein, mengapresiasi atas penghargaan WOW Brand 2022 yang diberikan oleh MarkPlus Inc.
Adytia mengungkapkan, jumlah investor di pasar aset kripto saat ini sudah mencapai 12,4 juta lebih. Angka itu tumbuh sekitar 10% dari posisi awal tahun. Menariknya, dari jumlah itu sebanyak menurut data dari Bappebti, mencatat pada 2021, ada 7,5 juta investor aset kripto didominasi oleh kaum milenial dan generasi z dengan usia di bawah 30 tahun.
Ilustrasi generasi muda pandai investasi.
“Jika dilihat dari peta demografi Indonesia, jumlah penduduk usia produktif di Indonesia (15-64 tahun) ada sekitar 191 juta jiwa. Jadi, kalau baru 7,5 juta yang masuk sebagai investor kripto, itu artinya baru 4 persen dari penduduk usia produktif yang memanfaatkan peluang besar ini,” jelasnya.
Sementara dari data internal Tokocrypto, mayoritas investor aset kripto di Indonesia secara keseluruhan 66% investor aset kripto berusia 18-34 tahun. Rinciannya, 35% 18-24 tahun dan 31% 25-34 tahun. Adapun per Februari 2022, total investor di Tokocrypto tercatat ada lebih dari 2,5 juta investor.
Lebih lanjut, Aditya menekankan para generasi milenial dan Z di Indonesia harus terus mendapatkan edukasi yang baik tentang investasi, sehingga mereka terdorong untuk mau melakukannya sejak dini dan tidak terjebak FOMO serta kerugian dari penipuan. Terlebih lagi sekarang ini cara berinvestasi aset kripto sangat mudah.
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengabarkan angin segar dalam perkembangan industri aset kripto di Indonesia. Jumlah investor dan nilai transaksi di awal tahun 2022 meningkat cukup signifikan.
Plt Kepala Bappebti, Indrasari Wisnu Wardhana, mengatakan perdagangan aset kripto mengalami peningkatan signifikan. Hingga Februari 2022 transaksi aset kripto telah mencapai Rp 83,8 triliun dengan jumlah pelanggan 12,4 juta investor, meningkat dari pencapaian pada akhir tahun 2021 sebanyak 11,2 juta.
“Sampai dengan Februari 2022, transaksi aset kripto telah mencapai Rp83,8 triliun dengan jumlah pelanggan 12,4 juta orang atau bertambah 532.102 orang pelanggan dari 2021,” kata Wisnu saat menggelar rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI dikutip Antara, Kamis (25/3).
Ekosistem Kelembagaan Aset Kripto
Sayangnya di sisi lain, ekosistem kelembagaan aset kripto di Indonesia mulai dari bursa aset kripto, lembaga kliring berjangka, pengelola tempat penyimpanan, pedagang fisik aset kripto, dan bank penyimpan sebagai lembaga penyimpan dana pelanggan belum sepenuhnya ada.
Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda, melihat ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan bersama, baik itu asosiasi, pedagang, Bappebti dan stakeholder lainnya. Semua harus bersinergi untuk memperbaiki ekosistem kripto di Indonesia, sehingga tumbuh secara maksimal.
Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.
“Kami harap semua stakeholder bisa bersinergi untuk fokus pada pembentukan ekosistem perdagangan aset kripto. Minat masyarakat terhadap aset kripto memang faktanya terus meningkat. Hal ini tercermin dari jumlah investor dan transaksinya. Namun, harus diakui dalam pengelolaan industri belum sepenuhnya optimal,” ungkap pria yang akrab disapa Manda.
Konsekuensi Minimnya Ekosistem Lembaga Aset Kripto di Indonesia
Lebih lanjut, Manda mengungkap dengan adanya beberapa kelembagaan aset kripto ini sedikit banyak akan berpengaruh pada pertumbuhan dan penguatan industri.
“Kelembagaan seperti bursa aset kripto hingga lembaga kliring berjangka belum sepenuhnya ada. Lantas apa konsekuensinya? Industri aset kripto yang pasti akan terus berjalan, namun ibarat pergerakan mobil, ini masih dalam posisi gigi rendah, belum optimal melesat,” ungkapnya.
Manda mencontohkan hadirnya bursa kripto tentu sudah diharap-harapkan oleh para pedagang aset kripto. Penundaan bursa kripto sempat membuat keraguan di tengah masyarakat. Hadirnya lembaga itu memberikan kepastian bagi pedagang dan investor di dalam negeri.
“Selama, bursa kripto belum hadir, maka status para pedagang yang terdaftar masih dinyatakan sebagai calon pedagang aset kripto. Padahal, Indonesia merupakan salah satu basis investor kripto paling kuat di dunia,” tuturnya.
Keuntungan lain, adanya bursa akan mempercepat proses pelaporan antara pedagang kripto dengan Bappebti, sehingga cepat dan efisien. Selain itu, tentu meningkatkan kepercayaan investor hingga memudahkan pengaturan pajak.
Kemudian, adanya lembaga kustodian dan kliring diyakini akan membuat jumlah investor meningkat pesat, karena akan muncul level of confidence, bagi para masyarakat awam untuk melakukan investasi.
“Kami berharap semua stakeholder bersinergi untuk mempercepat kelengkapan ekosistem kelembagaan aset kripto di Indonesia. Tentu Kita tidak mau kehilangan potensi industri kripto dalam negeri, karena masyarakat lebih memilih untuk melakukan transaksi perdagangan di exchanger luar negeri,” pungkas Manda.
Seorang pria asal Australia, Loi Nguyen sedang menjadi sorotan dan banyak masuk pemberitaan, karena kesuksesannya dalam investasi aset kripto. Nguyen yang kini berusia 23 tahun itu, berhasil membeli apartemen impiannya dari keuntungan portofolio kripto miliknya.
Menurut laporan Cointelegraph, Nguyen memulai perjalanannya sebagai investor aset kripto pada tahun 2017 dengan membeli BTC, ETH dan saham tradisional senilai beberapa ratus dolar. Namun, minat lebih pada kripto mencapai puncaknya saat, dia menjalani pendidikan perguruan tinggi sebagai sarjana ekonomi.
“Kripto kembali ke dalam hidup saya, ketika saya mengikuti kursus di universitas tentang inflasi. Saya belajar bahwa Bitcoin bisa menjadi disinflasi,” kata Nguyen.
Nguyen mengungkapkan bahwa suku bunga yang lebih rendah (kurang dari 0,5%) yang ditawarkan oleh bank tradisional tidak akan pernah bisa membantunya memiliki properti sendiri. Akhirnya, ia mengikuti strategi investasi dollar-cost average (DCA), untuk terus mendiversifikasi portofolionya ke dalam aset kripto di tengah bear market di tahun 2018.
“Saya selalu ingin memiliki properti saya sendiri untuk dapat tinggal di dalamnya,” kata Nguyen kepada news.com.au.
“Cryptocurrency memungkinkan saya untuk melakukan itu lebih awal. Saya menyadari bahwa saya mengambil banyak risiko.”
Ketika COVID-19 mulai menghantam pasar keuangan tradisional, ia menemukan portofolio kriptonya tumbuh. Dalam beberapa bulan, dia mampu memiliki 1 BTC.
Dengan niat untuk membeli properti, Nguyen menguangkan investasi kriptonya selama November-Desember 2021, ketika BTC mencapai level tertinggi sepanjang masa sebesar $69.000.
Secara total, pemuda Australia itu menjual kurang dari setengah portofolio kriptonya, mengambil sekitar $ 62.735 (sekitar Rp 898 juta) untuk sebagai bagian dari uang muka. Nguyen membeli apartemen satu kamar tidur di Brisbane, dengan harga $ 314.000 (sekitar Rp 4,5 miliar).
Setelah menyelesaikan pendidikannya, Nguyen sempat bekerja penuh waktu selama satu tahun sebagai teller bank tetapi membayar gaji yang rendah sekitar $ 20.400. “Saya melakukan jauh lebih baik sekarang,” pungkasnya.
Saat ini, sudah banyak teknologi yang dibuat dalam menyaingi kekuatan teknologi blockchaindari berbagai aspek, salah satunya adalah Holochain. Teknologi ini dipercaya memiliki keunikan tersendiri yang membuat dirinya lebih istimewa dan potensial dalam jangka panjang. Pendukung pergerakan HOT Coin adalah Holochain.
Apa yang Membedakan Holochain dengan Blockchain?
Berbeda dengan blockchain, Holochain menawarkan sistem kesepakatan yang tidak memerlukan validasi secara global. Sehingga, skalabilitas transaksi yang dilakukan cenderung tidak terbatas dan lebih cepat berkat teknologi Distributed Hash Table (DHT). Selain itu, Holochain tidak mengenal kegiatan penambangan atau mining. Sehingga, teknologi yang digunakan cenderung lebih ramah lingkungan.
Seperti yang telah dibahas sebelumnya, Holochain merupakan teknologi serupa blockchain yang menjadi framework atau kerangka kerja untuk pengembangan dApps, atau aplikasi yang terdesentralisasi. Aplikasi ini kemudian lebih dikenal dengan sebutan ‘hApps’ atau Holochain applications. Jadi, sejumlah aplikasi tersebut dijalankan dalam perangkat pribadi secara lokal, bukan lagi dalam cloud.
Nah, kemudian Holochain membuat sebuah platform bernama Holo. Platform ini berbasis peer-to-peer sebagai tempat bagi para pengembang untuk hosting sejumlah dApps. Tujuan pembuatan platform ini adalah sebagai jembatan antara Holochain dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya adalah dalam membangun ekosistem P2P dari hosting dan aplikasi.
Dari sana, terciptalah native tokendengan nama yang sama yaitu Holo, yang juga dikenal dengan sebutan ‘HOT coin’, yang ICO pada bulan Maret hingga April 2018. Selayaknya sebuah native token, Tugas dari HOT coin adalah untuk menjalankan platform Holo.
Lalu, bagaimana perkembangan harga HOT Coin dan cara kerjanya? Baca terus artikel ini, yuk!
Perkembangan Harga HOT Coin dari Masa ke Masa
Di awal kemunculannya, terdapat 177,6 miliar HOT Coin yang dicetak di pasar, jumlah ini berdasarkan permintaan dari para pegiat aset kripto. Dari jumlah tersebut, 133,2 miliar HOT Coin dibagikan untuk penjualan di pasar dan sisanya disimpan untuk proyek. Saat pertama kali dijual sepanjang bulan Maret hingga April 2018, harga HOT Coin berada di angka 0.00015 USD.
Setelah melewati masa Initial Coin Offering atau ICO, HOT Coin mulai masuk ke pasar dan terjadi peningkatan harga, yaitu menjadi 0.001 USD pada Mei 2018 melansir dari CoinMarketCap. Namun, tidak butuh waktu lama bagi HOT Coin untuk kembali koreksi, bahkan sempat mencapai 0.0003 USD pada Juli 2018. Sepanjang paruh kedua tahun 2018, harganya masih fluktuatif dan mulai mengalami peningkatan di tahun baru.
Memasuki tahun 2019, lebih tepatnya bulan Mei hingga Juni, harga HOT Coin sempat mencetak harga baru yaitu sebesar 0,002 USD. Meski begitu, tak lama setelah itu harganya kembali menurun dan cenderung bertahan di angka 0,003 hingga 0,009 USD. Alhasil, kenaikan yang terjadi pada HOT pun cenderung tidak signifikan, membuat tren ini terus bertahan mulai dari paruh kedua tahun 2019 hingga sepanjang tahun 2020. Di penghujung tahun 2020, HOT Coin mencetak harga 0,0006 USD.
Performa HOT Coin kembali meningkat saat memasuki tahun 2021. Hal ini sudah bisa dilihat dengan ditemukannya tren positif pada harganya sejak bulan Februari yakni mencapai 0,03 USD dan terus berlanjut. Dapat dikatakan, kejayaan HOT Coin terjadi di tahun ini sebab berhasil mencetak all-time high di angka 0,031 USD pada bulan April.
Namun, kejayaan tersebut tidak berlangsung lama karena kembali terjadi koreksi dari harga HOT Coin. Kendati begitu, tren positif kembali terjadi pada bulan Agustus yang melonjak mencapai harga 0,12 USD dan November dengan lonjakan hingga 0,15 USD. Sama seperti sebelumnya, tren positif ini sayangnya tidak bertahan lama dan harga HOT Coin kembali merosot.
Penurunan harga yang diselingi kenaikan kurang signifikan ini masih terus terjadi hingga Maret 2022. Per tanggal 14 Maret 2022, HOT Coin mencatat harga sebesar 0,0038 USD dan berada di peringkat 94 berdasarkan kapitalisasi pasar. Jika dibandingkan dengan harga pada satu tahun sebelumnya di bulan April 2021, telah terjadi penurunan yang tajam sebesar 87.9% nilai harganya. Walau begitu, volume perdagangannya terus meningkat yaitu berada di angka 34,9 juta. Saat ini, tersisa 173,6 HOT Coin yang tersebar di pasar.
Cara Kerja dan Potensi HOT Coin di Masa Depan
Berperan sebagai native token dari sebuah platform, HOT Coin bertugas sebagai alat pembayaran segala transaksi yang terjadi dalam platform Holo. Utamanya, HOT Coin berguna untuk pembayaran biaya hosting atau sebagai HoloFuel yang dibebankan bagi para pengembang yang hosting dApps miliknyadi jaringan Holochain.
Sepanjang perjalanannya, banyak sekali faktor yang membuat harganya naik-turun. Faktor utamanya adalah terjadi peningkatan adopsi Holochain secara besar-besaran. Tentunya, penyebab dari adopsi Holochain ini adalah dikarenakan Holochain dianggap bisa memecahkan masalah yang tidak bisa dipecahkan oleh blockchain.
Di antaranya seperti biaya yang lebih murah, proses transaksi yang lebih cepat, juga tidak memiliki algoritma konsensus baik Proof of Work (PoW) hingga Proof of Stake (PoS) sehingga tiap nodeyang ada bisa dengan mudah memvalidasi transaksi.
Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa tren harga HOT Coin masih lebih didominasi oleh tren negatif alias penurunan. Hal ini sebagian besar disebabkan karena pengembangan proyek Holochain masih berjalan, di mana masih belum melewati fase Beta. Mengutip roadmap Holochain, saat ini sedang berlangsung penerbitan dan pengujian hApps. Sehingga, besar kemungkinan bagi Holochain untuk pengembangan lebih jauh dan mendongkrak kembali harga HOT Coin.
Ditambah lagi, pemahaman mengenai aset kripto ramah lingkungan terus digalakkan, yang mana teknologi ini sudah diterapkan oleh Holochain. Dikarenakan tidak menggunakan algoritma konsensus, maka daya pemrosesan yang digunakan sangat sedikit jumlahnya. Bahkan, saat ini, node yang terdapat dalam jaringan Holochain sudah bisa dioperasikan pada perangkat seluler.
Jadi, itulah mengapa HOT Coin adalah aset kripto yang lebih seringkali dijadikan instrumen investasi jangka panjang. Terus, setelah membaca penjelasan di atas, apakah Anda tertarik untuk membeli aset kripto yang potensial ini? Yuk, segera selesaikan KYC Anda dan mulai berbelanja HOT Coin di Tokocrypto! Jangan lupa juga untuk bergabung di Komunitas Tokocrypto juga, ya.
Tokocrypto berhasil meraih penghargaan WOW Brand 2022 untuk kategori aplikasi investasi terbaik di Indonesia. Penghargaan diberikan pada acara WOW Brand Festive Day 2022 yang berlangsung secara online, Rabu (23/03).
WOW Brand adalah ajang perhargaan bagi brand atau merek perusahaan yang memberikan pelayanan terbaik untuk konsumennya berdasarkan hasil survei. Penghargaan ini dibuat oleh MarkPlus Inc., salah satu perusahaan pemasaran terkemuka di Indonesia.
Tokocrypto menyabet penghargaan WOW Brand 2022 dengan peringkat Gold Champion sebagai aplikasi investasi terbaik. VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein, mengapresiasi atas penghargaan WOW Brand 2022 yang diberikan oleh MarkPlus Inc. Atas pencapaian ini, akan menjadi semangat baru untuk Tokocrypto memberikan pelayanan yang terbaik bagi nasabah.
“Terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada Tokocrypto untuk penghargaan Gold Champion WOW Brand 2022 pada kategori aplikasi investasi terbaik. Penghargaan ini sangat berarti bagi kami dan juga jadi suntikan semangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan terus berinovasi di industri investasi aset kripto dan ekosistem blockchain,” kata Adytia.
Tokocrypto Terus Tumbuh
Tokocrypto sendiri terus mengalami pertumbuhan signifikan dalam kurung waktu dua tahun belakangan ini. Per Februari 2022, Tokocrypto mencatat ada lebih dari 2,5 juta investor dengan rata-rata transaksi per minggunya $ 300-400 juta.
Tokocrypto berhasil meraih penghargaan WOW Brand 2022 untuk kategori aplikasi investasi terbaik di Indonesia.
Sementara, pada akhir 2021, Tokocrypto mencatatkan lebih dari 2 juta pengguna terdaftar, naik 8x lipat dari 250.000 pengguna di 2020. Di samping itu, nilai perdagangan harian aset kripto tumbuh 754% dan telah mencapai lebih dari $ 191 juta dari tahun sebelumnya yang hanya $ 2,5 juta.
Mayoritas investor aset kripto di Tokocrypto secara keseluruhan 66% investor aset kripto di Indonesia berusia 18-34 tahun dengan rincian 35% (18-24 tahun) dan 31% (25-34 tahun).
Penghargaan WOW Brand 2022
Dalam menentukan pemenang penghargaan WOW Brand 2022, MarkPlus Inc. melakukan WOW Brand Survey nasional pada periode Januari hingga Februari 2022. Survei dilakukan secara online diikuti 7.390 responden yang mewakili Jabotabek, Jateng dan DIY, Jabar dan Banten, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi, Kalimantan, Maluku dan Papua, dan Bali, NTB, hingga NTT.
Founder & Chairman MarkPlus Inc., Hermawan Kartajaya, menjelaskan survei dilakukan di 100 kategori industri yang berbeda. Ada lima aspek yang dilihat pada riset tersebut yang mengacu pada 5A, yaitu awareness, appealing, asking, act, dan advocate.
Kelima aspek tersebut kemudian diukur menggunakan metode Brand Advocacy Ratio (BAR), untuk melihat bagaimana brand dapat mengubah awareness menjadi advocate. Penghargaan WOW Brand sendiri sudah ada sejak tahun 2013.
Tokocrypto berhasil meraih penghargaan WOW Brand 2022 untuk kategori aplikasi investasi terbaik di Indonesia.
“Di era media sosial kita memang harus dapat melihat seberapa besar konsumen dapat merekomendasikan atau advocate brand milik kita. Selain BAR, ada pula PAR (Purchace Action Ratio), yaitu pengukuran yang membandingkan antara konsumen yang mengenal suatu brand dan membeli brand. Rumus keduanya pun telah digunakan di luar negeri seperti Vietnam, Malaysia, dan Jepang,” kata Hermawan dalam siaran pers.
Bertepatan dengan pengumuman penghargaan ini juga dilaksanakan acara WOW Brand Festive Day 2022: Branding in The Endemic Year. Acara ini merupakan sebuah festival pemasaran terbesar bagi para brand enthusiast di Indonesia.
Ajang awarding WOW Brand 2022 tersebut dihadiri oleh kurang lebih 700 brand enthusiast dan diisi oleh pembicara brand expert dari Internasional dan lokal, yang memaparkan konsep brand terkini.
Para investor aset kripto mungkin bisa hidup dengan tenang pada pekan keempat bulan Maret ini. Pasalnya selama beberapa hari terakhir sejumlah aset kripto terutama yang berkapitalisasi pasar terbesar sejagat nyaman berada di zona hijau.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan secara umum investor tengah melakukan aksi beli di berbagai exchange, untuk memanfaatkan fase volatilitas yang rendah dan minimnya volume perdagangan sejak awal pekan. Hanya saja, di saat yang sama, sebagian besar trader justru memanfaatkan masa-masa ini untuk melakukan posisi short untuk take profit.
“Market aset kripto bisa dibilang masih dalam masa healing. Hanya saja, masih belum yakin bahwa tren ini akan terus berlanjut atau bisa berbalik arah kembali ke bear market. Hal ini mengingat kondisi pasar kripto yang terbilang volatil dan memiliki volume perdagangan harian yang belum maksimal,” jelas Afid.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
Lebih lanjut, Afid mengungkap sentimen-sentimen positif pasar saat ini, mulai dari suku bunga The Fed, legalitas kripto di Ukraina hingga banyak institusi yang masuk ke industri, sejatinya belum menjadi dasar yang kuat untuk membantu performa pasar kripto ke depan. Pasalnya fundamental sejumlah aset kripto masih dalam tekanan.
Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan keempat bulan Maret ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.
Daftar 5 Aset Kripto Bullish
1. PancakeSwap (CAKE)
Ilustrasi analisis teknikal PancakeSwap (CAKE).
PancakeSwap adalah pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang dibangun di atas Binance Smart Chain (BSC) dengan biaya gas fee rendah dan transaksi yang cepat. Ini memungkinkan pengguna untuk menukarkan token BEP-20 dengan mudah.
CAKE adalah token asli dari PancakeSwap dengan standar BEP-20. CAKE ini berfungsi sebagai token tata kelola. PancakeSwap menghasilkan CAKE agar memberikan penghargaan kepada siapa saja yang ikut berkontribusi pada liquidity pools melalui berbagai metode.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat CAKE tampaknya akan mengalami pergerakan yang positif pada pekan ini. Alasannya Binance akan mengintegrasikan PancakeSwap dengan aplikasi dan ekosistem Binance.
“Integrasi PancakeSwap dan Binance akan memungkinkan pengguna mendapatkan kemudahan dalam bertransaksi. Sentimen ini akan berdampak pada permintaan token CAKE di pasar. Di samping itu popularitas sektor keuangan DeFi juga sedang meningkat,” kata Afid.
Peringkat CAKE di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #57, dengan kapitalisasi pasar $ 1.907.080.689. Pasokan yang beredar 276.853.214 koin CAKE dan maksimal pasokan tidak tersedia.
2. Avalanche (AVAX)
Ilustrasi analisis teknikal Avalanche (AVAX).
Avalanche adalah blockchain yang dirancang Ava Labs sebagai jaringan terdesentralisasi yang aman dan terdistribusi secara global. Sementara, AVAX merupakan native token dari platform Avalanche yang digunakan sebagai alat tukar dalam ekosistem mereka.
Pergerakan nilai AVAX bisa bullish pada pekan ini, karena Ava Labs telah secara resmi bergabung dengan Blockchain Association, sebuah organisasi non-profit yang mengadvokasi kebijakan publik blockchain dan aset kripto yang lebih baik dan transparan di Amerika Serikat.
“Bergabungnya Avax Labs dengan organisasi Blockchain Association di AS, menjadi sentimen positif bagi token AVAX. Ini membuat para investor tertarik untuk berinvestasi dan merasa memiliki visi yang sama dengan Avax Labs untuk membangun industri kripto yang lebih baik,” ungkap Afid.
Peringkat AVAX di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #10, dengan kapitalisasi pasar $ 23.092.444.488. Pasokan yang beredar 267.279.532 koin AVAX dan maksimal pasokan tidak tersedia.
Ethereum Classic (ETC) diperkirakan akan mengalami peningkatan nilai dalam waktu dekat. Afid menjelaskan pengumuman kemitraan antara ETC Group dan HANetf yang ETF metaverse pertama di Eropa, karena berhasil listing di London Stock Exchange. ETF metaverse ini akan tersedia untuk diperdagangkan dengan METR sebagai simbol ticker-nya.
“Koin ETC diperkirakan akan bullish pada pekan ini, pasca pengumuman kemitraan antara ETC Group dan HANetf yang membawa ETF metaverse pertama di Eropa. Sentimen ini membuat investor tertarik pada koin ETC lebih lanjut dan melihat pengembangannya ke depan,” jelas Afid.
Ethereum Classic (ETC) adalah hard fork dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Ethereum Classic telah berusaha untuk membedakan dirinya dari Ethereum, dengan peta jalan teknis kedua jaringan yang semakin menyimpang satu sama lain seiring waktu.
Peringkat ETC di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #29, dengan kapitalisasi pasar $ 5.770.353.020. Pasokan yang beredar 133.735.574 koin ETC dan maksimal pasokan 210.700.000 koin ETC.
Cardano (ADA) tetap menjadi salah satu aset berkinerja terbaik di 10 besar kripto berdasarkan kapitalisasi pasar selama 7 hari terakhir. Harga ADA, dengan Avalanche (AVAX), Ethereum (ETH), dan Solana (SOL), diperdagangkan dengan keuntungan lebih dari 15% selama periode waktu tersebut.
Afid melihat kenaikan harga Cardano dapat didorong oleh peningkatan jumlah proyek yang dibangun di ekosistemnya. Tidak hanya itu ada juga peningkatan terbaru yang diterapkan pada jaringan.
“Input Output Global (IOG) pengembang Cardano telah berfokus pada pengoptimalan dan peningkatan jaringan. mereka mengungkapkan proposal pembaruan terbaru untuk meningkatkan batas unit memori skrip Plutus per blok dari 56 juta menjadi 62 juta,” terang Afid.
Plutus adalah salah satu komponen terbaru Cardano saat jaringan melakukan transisi untuk mengimplementasikan kemampuan smart contract dan akan membantu skalabilitas jaringan.
Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #8, dengan kapitalisasi pasar $ 32.886.946.110. Pasokan yang beredar 33.713.396.046 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.
5. Polygon (MATIC)
Ilustrasi analisis teknikal Polygon (MATIC).
Polygon (sebelumnya Matic Network) adalah platform pertama yang terstruktur dengan baik dan mudah digunakan untuk penskalaan Ethereum dan pengembangan infrastruktur. Komponen intinya adalah Polygon SDK, kerangka kerja modular dan fleksibel yang mendukung pembuatan berbagai jenis aplikasi.
MATIC kemungkinan besar akan bullish pada pekan ini karena integrasi jaringan Mina Protocol dan Polygon. Ini bisa menyebabkan pertumbuhan harga MATIC yang stabil.
“Mina Protocol dan Polygon bekerja sama untuk mengimplementasikan dukungan untuk Mina di jaringan Polygon PoS. Jembatan ini akan memungkinkan pengembang membangun aplikasi di Polygon untuk memanfaatkan privasi dan keterverifikasian melalui protokol berbasis SNARK,” kata Afid.
Peringkat MATIC di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #17, dengan kapitalisasi pasar $ 11.647.666.128. Pasokan yang beredar 7.696.069.521 koin MATIC dan maksimal pasokan 100.000.000.000 koin MATIC.
ApeCoin memang sedang hype akhir-akhir ini. APE pernah mengalami ATH dengan kenaikan nilai yang fantastis saat listing perdana pada 17 Maret 2022. Dalam 24 jam, APE memiliki volume perdagangan lebih dari $9,2 miliar, menurut CoinMarketCap.
Tapi kini APE dibayangi oleh penurunan nilai. Afid melihat pertanyaan seputar tokenomics-nya telah banyak muncul. Ini membuat banyak orang mempertanyakan apakah APE benar-benar akan menjadi infrastruktur yang terdesentralisasi atau tidak.
“Sentimen negatif berasal dari pertanyaan soal tokenomics APE yang janggal. Melihat lebih dekat pada distribusi APE dengan 1 miliar token, mengungkapkan bahwa itu bisa lebih terkonsentrasi di tangan beberapa individu tertentu,” kata Afid.
Total pasokan ApeCoin secara permanen ditetapkan hanya 1 miliar token, semuanya dicetak sekaligus. Pada hari peluncuran, 17 Maret 2022, 30,25% akan beredar. Persentase ini akan terus meningkat setelah hari peluncuran secara berkala selama periode 48 bulan.
Dari jumlah tersebut, 9,75% kepemilikan akan diberikan ke Yuga Labs, 14% akan dipegang oleh pelanggan yang terlibat dalam peluncuran token, 8% akan diberikan kepada pendiri Yuga Labs, Wylie Aronow dan Greg Solano dan terakhir 6,25% akan didedikasikan untuk dana amal untuk Jane Goodall Legacy Foundation.
Peringkat APE di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #47, dengan kapitalisasi pasar $ 2.974.952.635. Pasokan yang beredar 277.500.000 koin APE dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin APE.
Anchor Protocol (ANC) masih terjebak dalam fase bearish yang kemungkinan akan berkelanjutan pada pekan ini. Afid menjelaskan sentimen penolakan proposal pemotongan hasil oleh pemegang token ANC terus menekan harganya.
“ANC sudah overbought dan banyak investor telah take profit, sehingga akan membuat harganya terkoreksi. Ditambah, reaksi penolakan terhadap proposal pemotongan hasil yang menawarkan hingga 20% pada deposito stablecoin membuat nilai ANC tertekan,” katanya.
Anchor Protocol adalah protokol pinjam meminjam di blockchain Terra. ANC adalah token utilitas dan tata kelola asli protokol yang memungkinkan pengguna untuk berpartisipasi dalam tata kelola, pinjam meminjam, dan mendapatkan bunga dengan aset digital mereka menggunakan model jaminan berlebih.
Peringkat ANC di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #101, dengan kapitalisasi pasar $ 701.207.651. Pasokan yang beredar 266.641.076 koin ANC dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin ANC.
3. Filecoin (FIL)
Ilustrasi analisis teknikal Filecoin (FIL).
Filecoin adalah sebuah jaringan peer-to-peer yang bergerak di bidang penyimpanan data dengan sistem yang terdesentralisasi. Melalui jaringan ini, pengguna dapat menyimpan file di internet menggunakan blockchain dan perlu membayar pada storage miners.
Afid mengungkap rendahnya tingkat aktivitas pembangunan membuat pergerakan token FIL mengarah bearish yang berkepanjangan. Investor mulai tidak tertarik melihat potensi FIL yang cenderung stagnan.
“Token FIL tidak memiliki banyak pengembangan. kinerja tokennya juga tidak mengesankan, banyak investor memilih untuk tidak melakukan cut loss. Investor yang membeli FIL di bear market pada September 2021 pasti merasa bersalah sekarang,” kata Afid.
Peringkat FIL di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #42, dengan kapitalisasi pasar $ 3.323.482.372. Pasokan yang beredar 180.226.874 koin FIL dan maksimal pasokan tidak tersedia.
Jumlah pemegang koin Shiba Inu (SHIB) terus meningkat selama tiga bulan terakhir. Namun, SHIB baru saja dilaporkan mengalami kerugian signifikan lebih dari 32.000 holders dalam satu hari.
Afid melihat jumlah pemegang SHIB turun 32.832 pada hari Jumat (18/3), setelah kenaikan stabil selama tiga bulan. Selain itu, minat Google terhadap kata kunci “Beli koin Shiba Inu” telah menurun.
“Tanda-tanda pertama penurunan minat pada Shiba Inu muncul pada awal Februari, ketika memecoin itu kehilangan lebih dari 4.000 wallet penyimpanan antara 28 Januari dan 3 Februari 2022. Pamor SHIB saat sedang turun dan belum ada sentimen positif yang bisa menggerakan harganya,” kata Afid.
Peringkat SHIB di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #15, dengan kapitalisasi pasar $ 12.975.166.858. Pasokan yang beredar 549.063.278.876.302 koin SHIB dan maksimal pasokan tidak tersedia.
5. Spell Token (SPELL)
Ilustrasi analisis teknikal Spell Token (SPELL).
Spell Token (SPELL) adalah aset kripto dan beroperasi pada platform Ethereum. SPELL kini sudah dikenal luas di dunia kripto dengan status sebagai aset yang sangat menjanjikan. Namun, dalam beberapa waktu status sedang merana.
“Dalam beberapa waktu terakhir nilai SPELL terus turun tajam. Penurunannya di pekan ini bahkan diperkirakan akan mencapai -26 persen,” ungkap Afid.
Di sisi lain, banyak ahli aset kripto percaya bahwa harga Spell akan naik tajam di masa depan. Namun, kembali lagi pasar kripto sangat fluktuatif. Kenaikan harga yang besar dan penurunan harga dapat terjadi dalam jangka pendek.
Peringkat SPELL di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #146, dengan kapitalisasi pasar $ 399.227.444. Pasokan yang beredar 91.675.898.945 koin SPELL dan maksimal pasokan 96.008.739.620 koin SPELL.
Disclaimer:
Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.
Perusahaan ritel video game yang sempat menjadi bahan perbincangan di Reddit dan forum internasional, GameStop, telah memutuskan untuk menyelami industri kripto lebih dalam dengan akan menghadirkan marketplace NFT di tahun 2022 ini.
Rencananya, marketplace koleksi digital ini akan diluncurkan pada akhir kuartal kedua, atau sekitar akhir bulan Juli. Informasi ini dibagikan pada saat perusahaan melakukan rilis pendapatan kuartal keempat tahun 2021, yang diselenggarakan pada 17 Maret 2022 lalu.
Diketahui, meski mereka mencetak pendapatan, tetapi ada hasil minus pada laba per saham yang membuat para pemegang saham perlu memikirkan pembenahan pada perusahaan untuk terus menghasilkan keuntungan di masa mendatang.
Dan untuk sebuah cara baru dalam menghasilkan uang, meluncurkan marketplace NFT adalah salah satu strategi dari GameStop.
Diketahui, GameStop telah mempekerjakan 20 karyawan baru untuk mengisi divisi cryptocurrency. Divisi ini akan mengembangkan pasar digital bagi orang-orang untuk membeli, menjual dan memperdagangkan NFT yang bisa digunakan dalam permainan (game), atau biasa disebut item.
Item akan mencakup hal-hal seperti skin karakter, senjata dan properti digital. Marketplace baru ini tentu akan bersaing dengan pendahulunya yang sudah besar, yakni OpenSea, yang mencetak miliaran dolar transaksi yang berjalan di jaringan Ethereum dan sudah mengadopsi Polygon juga untuk menekan biaya transaksi.
Tidak berhenti sampai di situ, GameStop juga berniat untuk menggandeng lebih banyak perusahaan crypto untuk membantunya berinvestasi dengan lebih baik ke game yang mengadopsi teknologi blockchain dan kripto, atau biasa kita lihat yang juga mengadopsi konsep Play to Earn (P2E).
Memang, perusahaan ritel ini tampak peka dengan kondisi yang ada saat ini, di mana teknologi crypto dan blockchain masih menjadi salah satu yang terpanas di kalangan investor karena prospek masa depan yang menarik dan masih terlihat menjanjikan.
Laporan terbaru firma analitik Blockchain, Glassnode, mencatat aktivitas on-chain Bitcoin tampaknya masih berada dalam bear market karena investor AS dan Eropa tengah berjuang untuk tetap di depan investor yang berbasis di Asia.
“Pemanfaatan jaringan Bitcoin dan aktivitas on-chain tetap kuat dalam wilayah bear market, meskipun sedang pulih. Tekanan jual secara menyeluruh didominasi oleh Asia.” Ulasan mingguan Glassnode.
Analis kemudian menyimpulkan bahwa, ada perbedaan mencolok dalam perilaku rata-rata investor BTC berdasarkan geografi mereka.
Khususnya, investor yang berbasis di AS dan Eropa yang cenderung menjadi pembeli, sedangkan investor Asia cenderung menjadi penjual.
Kecenderungan ini tetap konsisten sejak Maret 2020 dengan pengecualian November lalu ketika kedua belah pihak melakukan pembelian besar-besaran.
Analis firma analitik Blockchain tersebut menunjukkan bahwa investor AS dan Eropa telah menawarkan dukungan penawaran umum selama dua tahun terakhir dengan pembelian besar-besaran antara akhir 2020 dan awal 2021.
Sementara kedua wilayah menyerah sepanjang Mei-Juli dengan Investor Eropa yang memberikan jumlah dukungan terbesar.
Sebaliknya, Glassnode melaporkan bahwa pasar Asia secara umum menawarkan dukungan beli yang lebih rendah hingga Q1-Q3 2021 dan saat ini menghasilkan tekanan jual yang besar.
Namun pada 22 Maret, salah satu pendiri perusahaan investasi crypto bernama Three Arrows Capital Su Zhu men-tweet “Asia secara unironis max bidding BTC.”menunjukkan bahwa kenaikan harga jangka pendek hari ini dipimpin oleh pedagang yang berbasis di Asia.
Sementara volume transaksi transfer BTC senilai lebih dari $1 juta terus mengikuti tren penurunan tajam sejak puncaknya November lalu.
Glassnode juga memperingatkan bahwa penurunan yang lebih dalam mungkin menandakan pengurangan pemanfaatan jaringan.
Selama dua tahun terakhir, investasi aset kripto telah konsisten terus tumbuh, baik dari sisi jumlah investor dan volume transaksi. Terlepas dari popularitasnya, investasi ini datang dengan banyak tantangan, termasuk kesulitan teknis.
Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi cara menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk investasi aset kripto. Ini berbeda dengan robot trading yang marak karena digunakan sebagai kedok investasi bodong, padahal mengunakan skema ponzi.
Banyak orang yang salah kaprah soal robot trading dan bantuan kecerdasan buatan dalam investasi aset kripto. Sesungguhnya AI ini digunakan untuk membantu investor melakukan tindakan investasi, semua keputusan dan perolehan keuntungan, serta kerugian kembali ke pengguna.
Kecerdasan Buatan Memudahkan Investor
Sejak aset kripto pertama memulai debutnya, ada volatilitas dan fluktuasi valuasi yang tinggi. Hal ini semakin membingungkan investor ritel dan institusional yang menyebabkan banyak keputusan investasi berbasis emosi.
Memahami pasar kripto dan menjalankan investasi membutuhkan banyak waktu dan keterampilan. Dengan munculnya lebih banyak alat berbasis teknologi, investor dan pedagang semakin mencari kecerdasan buatan dan Machine Learning (ML) untuk memahami investasi.
Ilustrasi candlesticks di investasi aset kripto.
Kombinasi AI dan ML terbukti berharga di market, karena investasi kripto diadopsi oleh lebih banyak investor institusional atau pemula. Karena kripto didukung oleh teknologi blockchain, AI dapat bekerja bersama blockchain untuk mengatasi banyak tantangan.
Beberapa cara di mana AI dapat digunakan untuk investasi aset kripto, termasuk prediksi yang lebih akurat, analisis sentimen lebih cepat, perdagangan otomatis dan monetisasi yang lebih baik.
Prediksi Market Kripto yang Lebih Akurat dengan AI
Salah satu masalah terbesar dalam perdagangan kripto adalah volatilitas pasar. Dengan popularitas yang semakin tinggi, AI dapat membantu mengatasi ketidakpastian aset kripto.
Dengan analitik data yang kuat, investor dapat memprediksi dan memperkirakan peristiwa penting di pasar kripto dan membuat keputusan investasi yang terinformasi dengan baik. Selain itu, AI dengan blockchain membuat kombinasi yang lebih kuat.
Blockchain menyimpan catatan digital tidak hanya transaksi tetapi untuk apa pun yang bernilai. Karena blockchain memungkinkan data disimpan dan dibagikan dengan cara yang aman, AI dapat digunakan untuk menganalisisnya
Transaksi Blockchain juga dapat mengungkapkan pola perilaku untuk membantu memahami penggerak di pasar kripto. Investor kemudian akan dapat menghasilkan prediksi yang akurat tentang aset kripto tertentu.
Ilustrasi investasi aset kripto yang aman dan cuan.
Analisis Sentimen Pasar Kripto
Untuk menentukan sentimen pasar kripto, sejumlah besar data yang bervariasi harus dikumpulkan, diproses, dan dianalisis. Ini termasuk berita, blog, artikel, forum, posting sosial, papan pesan saham dan bahkan komentar yang terkait dengannya.
Dengan menggunakan AI, sejumlah besar data dari internet, serta data blockchain dapat diproses dalam skala besar dan dapat dengan cepat menganalisis sentimen apakah itu negatif, netral, atau positif.
Dengan menganalisis berbagai sinyal, AI dan Machine Learning dapat mengidentifikasi manipulasi di pasar, melalui perilaku tidak biasa yang diamati dalam indikator sentimen. Setelah sentimen dilampirkan ke data, investor dapat menerapkan rekomendasi yang mereka peroleh.
Keuntungan Penggunaan AI dalam Investasi Aset Kripto
Keuntungan paling signifikan dari penggunaan AI adalah trader tidak perlu terus-menerus memantau pasar dan terus menghitung momen untuk membuka posisi.
Penggunaan AI bisa menghilangkan faktor ketakutan dan elemen emosional dalam keputusan perdagangan. Sebagian besar investor pemula kehilangan deposit semata-mata, karena ketidakstabilan psikologis dan emosional, serta mengabaikan aturan strategi perdagangan mereka sendiri.
Tokocrypto dan KepingAI Bantu Investor Raih Profit
Untuk membantu para trader dan investor pemula, Tokocrypto bekerja sama dengan KepingAI menghadirkan fitur, Tokocrypto Insight Fitur ini membantu investor menganalisa pasar kripto dan mengakses referensi sinyal trading yang dibantu menggunakan model Machine Learning dan Deep Learning.
Ilustrasi trading kripto.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan KepingAI juga cocok digunakan para pemula untuk yang baru ingin memulai trading dan memaksimalkan keuntungan yang dapat diperoleh. Dengan KepingAI, kamu akan mendapat sinyal atau pemberitahuan untuk setiap peluang saat trading dengan pairing USDT dan BIDR.
“Sinyal sendiri adalah rekomendasi atau referensi trading yang diberikan oleh KepingAI. Di mana, Tokocrypto bekerja sama dengan KepingAI menggunakan AI untuk menganalisa market. Cara penggunaannya pun sangat mudah. Trader pemula bisa memanfaatkannya, even dia enggak tahu analisis teknikal. KepingAI so far so good dengan probabilitas yang cukup tinggi,” kata Afid.
Bagaimana Menggunakan KepingAI Signal?
KepingAI Signal menggunakan Dollar-Cost-Averaging (DCA) atau Averaging Down. Kamu bisa mendapat rekomendasi atau sinyal trading untuk pairing USDT dan BIDR yang ada di Tokocrypto tanpa bingung menganalisa pasar secara manual.
DCA adalah strategi perdagangan yang digunakan oleh Signal Perdagangan AI untuk memastikan mekanisme keamanan dalam rangka memitigasi kondisi pelemahan pasar yang besar. Mekanisme Safety Order menggantikan mekanisme standar Stop Loss dengan tujuan untuk mengkonversikan perdagangan negatif menjadi perdagangan menguntungkan.
Rekomendasi biaya modal untuk Safety Order adalah 2 (dua) kali dari modal dasar atas rata-rata harga pembelian. Mekanisme ini akan menurunkan rata-rata harga pembelian apabila terjadi pelemahan atau koreksi pada pasar.
KepingAI bisa digunakan dengan skema berlangganan. Ada pilihan yang tersedia mulai dari gratis alias tanpa biaya, namun dengan fitur yang terbatas. Adapula paket Standard dengan biaya Rp 150.000 per bulan dan paket Premium dengan biaya Rp 190.000 per bulan. Untuk informasi lengkap dan cara berlangganan bisa buka linkdi sini.
Paket berlangganan KepingAI.
Apakah Tepat Menggunakan AI dalam Investasi Kripto?
AI tidak akan pernah menjadi pengganti kemampuan analisis investor. Menggabungkan keterampilan analisis dengan AI dapat membawa lebih banyak nilai dan profitabilitas, terutama dalam investasi kripto.
Penerapan AI juga memerlukan kerangka kerja dan strategi yang kuat, karena investor harus paham keputusan yang diambil untuk peningkatan profitabilitas. AI akan menjadi alat yang sangat berharga bagi investor untuk tetap kompetitif dan meningkatkan efisiensi.
Tokocrypto tidak memaksa pengguna untuk melakukan jual-beli aset kripto sebagai sarana investasi atau mencari keuntungan, yang berarti semua aktivitas perdagangan merupakan keputusan individu dari Pengguna dan Tokocrypto tidak akan bertanggung jawab untuk setiap kerugian dan keuntungan yang ditimbulkan.