Tag Archives: aset kripto

Transaksi Aset Kripto di Indonesia Bakal Kena Pajak, Kapan?

Pemerintah Indonesia berencana untuk mengenakan pajak pada transaksi aset kripto. Hal ini dilakukan menimbang potensi penerimaan negara dari transaksi aset digital tersebut tergolong besar.

Direktur Peraturan Perpajakan I Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu, Hestu Yoga Saksama, mengatakan pemungutan pajak atas transaksi aset kripto tertuang dalam UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). Oleh karena itu, transaksi akan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) final mulai 1 Mei 2022.

“Kripto itu kena PPN juga. Kenapa? Karena itu bukan uang. BI (Bank Indonesia) enggak pernah mengatakan itu alat pembayaran. Bappepti Kemendag (menyebut kripto) itu komoditas,” kata Hestu dalam konferensi pers, Jumat (1/4).

Pajak Aset Kripto
Ilustrasi pajak aset kripto.

Baca juga: Peluncuran Bursa Kripto di Indonesia Resmi Mundur, Jadi Kapan?

Aturan Pajak Kripto Masih Digodok

Menurut Hestu, pertambahan nilai (PPN) atas transaksi aset kripto dan pajak penghasilan atas keuntungan modal dari investasi tersebut masing-masing sebesar 0,1%. Saat ini, pemerintah masih merumuskan aturan teknis dalam bentuk peraturan menteri keuangan (PMK).

“Jadi memang kita implementasikan PPN final. Nah itu kemudian untuk pengenaannya kami akan atur, kesederhanaan menghitung pajak dan menyetor.”

Tata cara memungut pajak kripto nantinya akan sama seperti saat membeli saham. Bakal ada pihak yang akan memotong atau memungut pajak kepada investor. “Nanti yang pungut (PPN) adalah exchanger namanya,” ungkap Hestu.

Kemendag Masih Koordinasi Soal Pajak Kripto

Transaksi aset kripto berada dalam pengawasan dan peraturan Badan Pengatur Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan. Saat disinggung soal pajak kripto, Wamendag, Jerry Sambuaga, mengatakan hal tersebut belum diputuskan, mengingat pajak merupakan hal yang diatur bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga. Foto: Antara.

Baca juga: Asosiasi ICCA dan PKHAKI Hadir Dukung Perkembangan Aset Kripto di Indonesia

“Karena kalau urusan pajak adalah urusannya Kemenkeu. Kami di Kemendag lebih ke tata kelola ekositem perdagangannya dan regulasi terkait dengan pemanfaatan aset-aset kripto. Sementara, soal pajak, sumber penghasilan itu ke Kemenkeu,” kata Jerry dikutip Antara.

“Tapi intinya, kami siap koordinasi dengan Kemenkeu untuk diskusi dan lakukan pengambilan keputusan terkait dengan pajak ini. Kami mengikuti dan kami siap,” imbuhnya.

Pengenaan pajak diberlakukan terhadap aset digital setelah minat masyarakat yang telah melonjak selama pandemi COVID-19. Bahkan jumlah pemegang aset kripto melonjak menjadi 12,5 juta investor per Februari 2022.

Menurut data dari Bappebti total transaksi aset kripto tahun lalu di pasar komoditas berjangka mencapai 859,4 triliun rupiah. Jumlah ini disebut naik lebih dari 10 kali lipat dari nilai transaksi tahun 2020.



Sumber : news.tokocrypto.com

Peluncuran Bursa Kripto di Indonesia Resmi Mundur, Jadi Kapan?

Jadwal peluncuran bursa kripto di Indonesia kembali mengalami pemunduran. Ini adalah ketiga kalinya, penundaan kehadiran bursa kripto pertama di dunia yang sebelumnya pernah dijadwalkan akhir tahun 2021 dan di ujung kuartal I 2022.

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga, mengatakan mundurnya peluncuran bursa kripto Indonesia merupakan salah satu bentuk kehati-hatian dan ketelitian pemerintah untuk melindungi masyarakat sebagai konsumen aset digital tersebut.

“Tentu kita melihat bahwa ini sudah disampaikan beberapa kali oleh Kemendag bahwa ini akan segera (diluncurkan) dalam waktu secepat mungkin. Mengapa? Karena kita sedang mencoba menyelesaikan semua prosesnya dengan teliti dan hati-hati,” kata Jerry dikutip Antara, Senin (4/4).

Lebih lanjut, Jerry mengatakan proses untuk menghadirkan bursa kripto resmi di Indonesia terbilang panjang, mulai dari artifikasi, prosedur, verifikasi, validasi, dan lainnya. Ia pun belum tahu kapan bursa kripto bisa meluncur di Indonesia.

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga. Foto: Antara.

“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk hati-hati dan memberikan perlindungan kepada konsumen. Jangan sampai kita terburu-buru, tergesa-gesa, sehingga nanti ada proses yang terlewat,” kata Wamendag.

Baca juga: Asosiasi ICCA dan PKHAKI Hadir Dukung Perkembangan Aset Kripto di Indonesia

Perlindungan Konsumen Aset Kripto Jadi Utama

Jerry menekankan dalam pembentukan regulasi hingga unsur ekosistem kelembagaan aset kripto, selalu mengedepankan aspek perlindungan konsumen. Pentingnya perlindungan konsumen itu terjaga keamanan dan kenyamanannya.

“Kita dalam hal ini mau semuanya terlaksana dengan baik, terproses dengan baik, sehingga ketika bursa ini dibentuk, semuanya sudah terpenuhi dengan baik, dan perlindungan konsumen menjadi yang utama,” ujarnya menambahkan.

Pedagang Aset Kripto Tunggu Kehadiran Bursa di Indonesia

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda, melihat ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan bersama, baik itu asosiasi, pedagang, Bappebti dan stakeholder lainnya. Semua harus bersinergi untuk memperbaiki ekosistem kripto di Indonesia, sehingga tumbuh secara maksimal.

“Kami harap semua stakeholder bisa bersinergi untuk fokus pada pembentukan ekosistem perdagangan aset kripto. Minat masyarakat terhadap aset kripto memang faktanya terus meningkat. Hal ini tercermin dari jumlah investor dan transaksinya. Namun, harus diakui dalam pengelolaan industri belum sepenuhnya optimal,” ungkap pria yang akrab disapa Manda.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.
Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Indonesia Bisa Jadi Pusat Ekonomi Digital Dunia, Lewat Aset Kripto

Manda mencontohkan hadirnya bursa kripto tentu sudah diharap-harapkan oleh para pedagang aset kripto. Penundaan bursa kripto sempat membuat keraguan di tengah masyarakat. Hadirnya lembaga itu memberikan kepastian bagi pedagang dan investor di dalam negeri.

“Selama, bursa kripto belum hadir, maka status para pedagang yang terdaftar masih dinyatakan sebagai calon pedagang aset kripto. Padahal, Indonesia merupakan salah satu basis investor kripto paling kuat di dunia,” tuturnya.

Keuntungan lain, adanya bursa akan mempercepat proses pelaporan antara pedagang kripto dengan Bappebti, sehingga cepat dan efisien. Selain itu, tentu meningkatkan kepercayaan investor hingga memudahkan pengaturan pajak.

Kemudian, adanya lembaga kustodian dan kliring diyakini akan membuat jumlah investor meningkat pesat, karena akan muncul level of confidence, bagi para masyarakat awam untuk melakukan investasi.



Sumber : news.tokocrypto.com

ICCA dan PKHAKI Hadir Dukung Perkembangan Aset Kripto di Indonesia

Perkembangan aset kripto di Indonesia begitu pesat. Pertumbuhan industri ini harus mendapatkan dukungan dari semua pihak, agar ekosistem aset kripto di Indonesia terus maju dan bermanfaat bagi masyarakat.

Berangkat dari tersebut, dua asosiasi Indonesia Crypto Consumer Association (ICCA) dan Perkumpulan Konsultan Hukum Aset Kripto Indonesia (PKHAKI) secara resmi dibentuk, sebagai wujud respons terhadap masifnya perkembangan industri aset kripto di Indonesia dan dunia.

Ketua ICCA, Rob Rafael Kardinal, menjelaskan keberadaan ICCA diharapkan dapat membuat industri kripto di Indonesia berada dalam korirdor pertumbuhan yang positif. Selain itu, juga mendorong Indonesia untuk bisa menjadi sentra pengembangan aset kripto di ASEAN dan Asia.

“Kehadiran ICCA merupakan bentuk respon terhadap perkembangan industri aset kripto di Indonesia. Dengan adanya ICCA tentunya dapat menjadi sarana dan ruang bagi masyarakat yang berinvestasi dan menggunakan aset kripto, serta produk turunannya untuk bisa menyuarakan pendapat mereka,” ujar Rafael dalam siaran pers resminya, Senin (4/4).

Peresmian Indonesia Crypto Consumer Association (ICCA) dan Perkumpulan Konsultan Hukum Aset Kripto Indonesia (PKHAKI). Foto: Instagram/@bambang.soesatyo.
Peresmian Indonesia Crypto Consumer Association (ICCA) dan Perkumpulan Konsultan Hukum Aset Kripto Indonesia (PKHAKI). Foto: Instagram/@bambang.soesatyo.

Baca juga: Indonesia Bisa Jadi Pusat Ekonomi Digital Dunia, Lewat Aset Kripto

PKHAKI Bantu Pembentukan Regulasi Kripto di Indonesia

Sementara Ketua PKHAKI, Januardo Sihombing, melihat merebaknya bisnis aset kripto secara cepat seperti yang sedang terjadi saat ini, menunjukkan tingginya animo dari masyarakat terhadap kripto. Oleh karenannya, tentu harus difasilitasi dengan perlindungan dalam bentuk regulasi.

“Salah satu peranan penting ICCA dan PKHAKI dalam perkembangan industri kripto di Indonesia adalah mendorong urgensi terhadap regulasi aset kripto yang berkesinambungan dan komprehensif,” ungkap Januardo.

Melalui PKHAKI, Januardo berharap dapat membantu pemerintah untuk tidak hanya mempercepat proses pembentukan regulasi, namun juga menyuarakan pendapat dan masukan konstruktif untuk membentuk regulasi terkait kripto yang lengkap dan menyeluruh.

Peresmian Indonesia Crypto Consumer Association (ICCA) dan Perkumpulan Konsultan Hukum Aset Kripto Indonesia (PKHAKI). Foto: Instagram/@bambang.soesatyo.
Peresmian Indonesia Crypto Consumer Association (ICCA) dan Perkumpulan Konsultan Hukum Aset Kripto Indonesia (PKHAKI). Foto: Instagram/@bambang.soesatyo.

Baca juga: Nasib Ekosistem Kelembagaan Aset Kripto di Indonesia

PKHAKI juga menyuarakan urgensi pembentukan profesi penunjang aset kripto, di antaranya konsultan hukum aset kripto sebagai bagian dari ekosistem bursa aset kripto yang mengedepankan kepastian hukum, keadilan dan kemanfaatan bagi para pelaku usaha termasuk perlindungan terhadap konsumen.

“ICCA dan PKHAKI juga harus menjadi ujung tombak serta mitra strategis pemerintah dalam mewadahi dan membentuk ekosistem kripto yang sehat, memberikan pencerahan kepada konsumen kripto agar semakin cerdas berinvestasi, serta memfasilitasi pendampingan dan upaya perlindungan hukum atas berbagai potensi persoalan yang mungkin dihadapi oleh para pelaku usaha dan konsumen aset kripto,” tutur Ketua MPR RI sekaligus Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Keamanan dan Pertahanan KADIN Indonesia, Bambang Soesatyo.

ASPAKRINDO Dukung Kehadiran ICCA dan PKHAKI

Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO) menyambut baik kehadiran ICCA dan PKHAKI. Dengan adanya 2 asosiasi baru yang fokus terhadap aset kripto bisa bersama-sama mempercepat membangun ekosistem industri yang sehat, berkualitas dan berintegritas.

“Kami berharap kehadiran ICCA dan PKHAKI bisa bersinergi meningkatkan pemahaman atau edukasi masyarakat mengenai aset kripto, membantu membentuk regulasi yang mendukung inovasi, serta membentuk komunitas dan berbagai program yang sejalan dengan perkembangan aset kripto dan teknologi blockchain,” kata Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.
Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.

ASPAKRINDO sendiri adalah asosiasi yang dibentuk para pedagang aset kripto yang telah mendapatkan tanda daftar dan izin di Bappebti berdasarkan kepada Peraturan No.5 Tahun 2019. Salah satu misinya adalah mewujudkan pelaku perdagangan aset kripto yang berkualitas dan berintegritas.

ASPAKRINDO diakui dan berbadan hukum sebagai sebuah “Perkumpulan” dari anggota-anggota yang berlatar belakang adalah para pelaku industri perdagangan aset kripto yang menjunjung tinggi kesetaraan, demokrasi, bertanggung jawab, serta selalu mendukung terciptanya penetrasi pasar aset kripto yang lebih massive, transparan, dan sistematis.

Baca juga: Fantastis! Investor Kripto Indonesia Capai 12,4 Juta, Kalahkan Saham



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Crypto Bergairah, Begini Proyeksi PlanB dan Burger

Seiring dengan pasar crypto yang terus bergairah, Bitcoin berpeluang untuk menikmati rally seperti yang pernah terjadi pada tahun 2011 silam.

Baru-baru ini, analis PlanB menyampaikan bahwa warna pada stock-to-flow disalahartikan oleh banyak orang. Sejarahnya, harga Bitcoin akan anjlok ketika grafik berada di area hijau setelah halving di tahun 2014 dan 2018.

Bitcoin sendiri pernah mengalami 3 kali halving, yaitu di tahun 2012, 2016, dan 2020. Akibatnya, beberapa pengamat menyarankan agar BTC bersiap menghadapi retracement yang signifikan di tahun 2022 ini.

Tetapi PlanB justru menghilangkan ketakutan ini dengan mengatakan, “tapi ini bisa jadi kebetulan. BTC juga bisa jadi hijau (seperti 2011).”

“Warna hanya mengindikasi bulan sampai halving berikutnya. S2F tak mengatakan apa-apa tentang KETIKA BTC naik dan jatuh,” sambungnya.

Baca juga: Prediksi Harga Ethereum (ETH) Hari Ini: Teknikal Analisis (Update Setiap Hari)

Sejauh ini, model S2F memang terbukti akurat dalam membaca dan memperkirakan harga Bitcoin. Tapi tentu saja bukan berarti model ini tidak memiliki cela.

PlanB memprediksi bahwa benchmark cryptocurrency bisa saja melewati $288K pada tahun 2024. Meski beberapa ahli tidak meyakini hal tersebut. Analis crypto, Harold Christopher Burger menyampaikan meski model Analisa PlanB dihentikan begitu saja, itu pasti akan gagal.

“Saya sangat yakin bahwa model S2F akan gagal memprediksi harga Bitcoin secara memadai, tapi argument utama saya hanya bahwa bentuk perkiraan harga S2F tidak benar dan terlalu bullish,” bantah Burger.

Baca juga: DC Comics Jual NFT Topeng Batman, Tahun 2023 Masuk Metaverse

Bagi Burger, PlanB hanya memprediksi pertumbuhan yang tidak berkurang untuk Bitcoin. Nyatanya, cryptocurrency sebenarnya sudah mengalami pengembalian yang semakin berkurang.

Burger adalah salah satu bullish Bitcoin, dia berharap Bitcoin bisa tembus $100K paling lambat pada tahun 2028. Jika investor bisa bersabar dan HODL sampai setidaknya tahun 2037, maka harga per 1 BTC akan bernilai sebesar $1 juta. Proyeksi Burger lebih jelas meski terlihat sangat konservatif jika dibandingkan dengan PlanB.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Setelah LUNA All Time High, TVL Terra Meningkat!

Terra (LUNA) mencatat peningkatan signifikan dalam TVL jaringan. Blockchain dengan cepat berkembang menjadi salah satu keuangan terdesentralisasi teratas, bahkan melampaui Binance Smart Chain (BSC).

Sejauh ini, pertumbuhan Terra berasal dari penawaran staking yang unik untuk users, serta dorongan kuat dari keputusannya untuk menambahkan Bitcoin ke perbendaharaan jaringan.

Menambahkan Bitcoin ke perbendaharaan jaringan merupakan mekanisme Terra yang baru. Jaringan telah mengumumkan bahwa mereka akan menggunakan Bitcoin sebagai mata uang cadangan untuk jaringan.

Langkah Terra untuk menjadikan aset digital sebagai cadangan default hingga lebih dari 1 miliar Dollar terbukti berhasil meningkatkan minat yang besar untuk aset.

Baca Juga: Apa Itu Aset Kripto Status (SNT) & DigiByte (DGB), Bisa Datangkan Profit?

Bayangkan saja, keputusan untuk membeli Bitcoin diumumkan minggu lalu dan saat ini, TVL jaringan alami peningkatan lebih dari 2 miliar Dollar.

Ketika pengumuman itu dibuat, TVL di jaringan Terra masih berkisar $26 miliar. Kurang dari dua minggu kemudian, jumlah ini telah menembus nilai $28,7 miliar, mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa.

LUNA Menembus All Time High

Harga LUNA berhasil menembus All Time High di level $106,29 dengan margin yang sangat kecil kemarin. Aset telah membalikkan kerugian yang terjadi selama aksi jual antara Desember 2021 dan Januari 2022.

Reli harga terbaru mendorong kapitalisasi bersih token menjadi $37,17 miliar, yang saat ini merupakan 1,76% dari seluruh pasar crypto, dibandingkan dengan 0,39% pada awal tahun ini.

Pergerakan Harga LUNA

Jaringan Terra terus berkembang seiring semakin banyak pengguna DeFi yang bergerak untuk memanfaatkan peluang yang disediakan olehnya.

Baca Juga: Dapatkan Passive Income dari Staking Crypto di Triv

Sementara itu, Anchor tetap menjadi protokol paling dominan di jaringan Terra, terhitung 52,38% dari semua TVL pada saat penulisan ini.

Secara total, ada $15,04 miliar di TVL pada protokol Anchor saja yang tersedia di jaringan Terra dan Avalanche.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Tiga Alasan Kenapa Harga Bitcoin Bisa di Atas Level $ 47.000

Pada 28 Maret 2022, harga Bitcoin mampu menembus level $ 47.000 untuk pertama kalinya sejak tiga bulan terakhir.

Banyak yang telah terjadi pada aset crypto utama dalam waktu yang relatif singkat. Dalam tujuh hari terakhir saja, harga Bitcoin meledak ke level tertinggi 3 bulan.

Ini menambah total peningkatan sekitar 14% karena Bitcoin (BTC) diperdagangkan di atas $ 47.000 mulai 28 Maret.

Seluruh kapitalisasi pasar crypto melonjak sebesar $ 120 miliar dalam 24 jam terakhir, dan ada tiga alasan potensial untuk peningkatan harga BTC lebih lanjut.

Berikut, merupakan tiga alasan utama yang telah Jelajahcoin rangkum mengenai harga BTC yang bisa melaju lebih tinggi dari level $ 47.000.

Baca juga: Tokocrypto Market Signal 30 Maret 2022: Pasar Kripto Terus Bullish atau Mulai Lesu?

Tiga alasan harga Bitcoin bisa menembus level $47k

#1: Sentimen Pasar Berubah Positif

Bitcoin, serta seluruh pasar crypto dengan ekstensi, sebagian besar tetap berkorelasi dengan Wall Street.

Selama lima hari terakhir, beberapa indeks terbesar di AS, termasuk: S&P 500, Nasdaq, dan Dow Jones Industrial Average, semuanya diperdagangkan di zona hijau.

Terlebih lagi, perusahaan teknologi seperti Tesla juga mencatat keuntungan yang cukup besar. Saham TSLA naik untuk hari ke-9 secara berturut-turut, meningkat sebesar 35% pada periode yang sama.

Ini mungkin berarti bahwa investor menjadi lebih rentan terhadap perdagangan berisiko, dan Bitcoin sesuai dengan definisi itu.

Secara keseluruhan, penting untuk tetap sangat berhati-hati karena harga saat ini melayang di sekitar penutupan tahunan.

#2: Terra beli Bitcoin, mendukung harga menembus level saat ini

CEO Terra (LUNA), Do Kwon, tampaknya menjadi katalis utama untuk kenaikan harga Bitcoin baru-baru ini karena pembelian BTC yang berkelanjutan.

Do Kwon, mengungkapkan niat untuk membeli Bitcoin senilai $10 miliar USD dari waktu ke waktu (secara berkelanjutan).

Sementara banyak yang tidak menganggap ini serius, Kwon juga mengatakan bahwa mereka “memiliki dana $10 triliun USD yang siap untuk menyemai cadangan ini.”

Beberapa hari kemudian dan pembelian Bitcoin mulai bergulir. Terra telah membeli dalam batch $ 125 juta Bitcoin.

Itu mendorong beberapa analis untuk percaya bahwa ada kejutan pasokan yang masuk. Dan, informasi Ini akan membawa kita ke alasan nomor tiga.

Baca juga: Harga Cardano (ADA) Rebound 60% Dalam Sebulan Terakhir

#3: Pasokan semakin tipis

Mengomentari hal di atas adalah pendukung crypto populer, dan komentator industri Pentoshi, yang menguraikan hal berikut dalam kaitannya dengan pembelian Bitcoin oleh Terra:

“2,5k – 3k BTC per hari pasokan dihapus dalam jangka waktu yang lama sama dengan dampak besar. Mereka yang pendek harus menutupi lebih tinggi di beberapa titik karena pasokan itu sendiri menghilang.”

Intinya, apa yang dibicarakan analis adalah konsep kejutan penawaran di mana permintaan sangat melebihi pasokan, pada dasarnya menekan harga naik.

Selain itu, data pasar menunjukkan bahwa bearish kurang siap untuk langkah ini. Seperti yang laporkan sebelumnya:-

Volatilitas Bitcoin menghapus lebih dari $ 410 juta likuidasi dalam 24 jam terakhir, dan sekitar 80% di antaranya adalah posisi short.

Pada saat penulisan, harga Bitcoin sedang berada di $ 47,674, naik 1.70% sejak 24 jam terakhir, menurut data dari CoinMarketCap.

Sumber





Sumber : news.tokocrypto.com

Berapa Target Harga Bitcoin Saat Ini Menurut 4 Analis?

Bitcoin diprediksi akan keluar dari kesulitannya selama beberapa minggu terakhir setelah berhasil melewati reli $ 45.000. Cryptocurrency utama ini sekarang diperdagangkan senilai $ 47.500 atau naik sebesar 15.7 persen dalam 7 hari terakhir menurut Coingecko.

Selama run-up, total volume transaksi di pasar crypto melebihi $ 110 miliar dalam 24 jam terakhir, artinya terjadi peningkatan sebesar 63,07 persen dibandingkan sehari sebelumnya. Data dari CoinMarketCap, total nilai pasar melonjak hingga $ 2,13 triliun atau nilai kenaikan rata-rata per bulan menjadi sebesar 4,75 persen.

Ketidakseimbangan antara pembeli dan penjual menjadi kekuatan di balik meroketnya Bitcoin bagi trader berpengalaman – yang memandang ‘pola segitiga terbalik’ sebelum Bitcoin akhirnya menembus resistensi $ 45.000. Pola ini mudah dikenali untuk masuk, stop loss, dan untuk waktu mengambil keuntungan yang tepat. 

Seorang trader terkenal Peter Brandt, berbagi pola segitiga naik pada tahun 2019. Ini adalah pola yang serupa tapi berbeda. Pola segitiga terbalik klasik memiliki bagian atas yang datar.

Baca juga: Bappebti: Aset Kripto Tidak Diatur Bisa Lemahkan Ekonomi Negara

Titik terendahnya menunjukkan bahwa pembeli lebih kuat dari pada penjual, ini merupakan fenomena sangat penting dalam ekspektasi dan memprediksi harga. 

Target keuntungan untuk pola seperti itu adalah $ 61.000 (terlihat dari panah kuning kedua yang merupakan duplikasi dari yang pertama). Brandt memperingatkan, “grafik tidak memprediksi masa depan. Grafik bahkan tidak menawarkan probabilitas. Grafik menyarankan kemungkinan dan berguna dalam mengelola risiko dalam perdagangan. Pola dapat berfungsi, gagal, atau berubah. Maka waspadalah.”

Baca jugaTiga Alasan, Mengapa Bitcoin Melonjak Melewati $47.000

Menurut Tech Dev, BTC akan terbang lebih tinggi dari ATH karena adanya indikator yang hanya terjadi 5x selama 10 tahun terakhir. 4 dari ini selalu ada naik secara signifikan.

Namun, menurut Crypto Michael di Youtube-nya, harga BTC kemungkinan akan mengalami koreksi.

Dia mengatakan selama BTC tidak turun lebih dari $ 45.000, maka BTC tetap bisa naik ke $ 50.800. Harga tersebut adalah resistensi yang kuat dan kemungkinan akan mengambil posisi short.

Menurut analis lainnya, Rekt Capital, target harga saat ini adalah $ 52.000.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Muncul Aset Kripto Will Smith Inu, Berkat Aksi Tamparan di Oscar 2022

Will Smith Inu (WSI) adalah aset kripto baru yang dibuat terinspirasi oleh aksi aktor Will Smith yang menampar Chris Rock di Academy Awards Oscar ke-94 pada Senin (28/3). Menariknya, setelah kejadian itu nilai token WSI melonjak hingga 469% dalam 24 jam terakhir.

Token bernama Will Smith Inu mulai berdagang di bursa terdesentralisasi (DEX), Uniswap tak lama setelah acara di Oscar ditutup. Menurut data CoinMarketCap, WSI kini menempati peringkat #3181 pada Rabu (30/3) jam 06.00 WIB.

Tidak banyak informasi mengenai token Will Smith Inu ini. Mulai dari kapitalisasi pasar langsung tidak tersedia. Pasokan token yang beredar dan maksimalnya tidak tersedia. Namun, CMC mencatat Fully Diluted Market Cap sudah mencapai $ 1.074.

Dalam keterangannya, Token Will Smith Inu hanya terinspirasi oleh saat Will menampar Chris Rock di Oscar dan sama sekali tidak terkait dengan Will Smith. Informasi yang diberikan di situs web ini bukan merupakan saran investasi, saran keuangan, saran perdagangan, atau saran lainnya dan Anda tidak boleh memperlakukan konten situs web seperti itu.

Aktor Will Smith yang menampar Chris Rock di Academy Awards Oscar ke-94 pada Senin (28/3). Foto: Chris Pizzello/AP.
Aktor Will Smith yang menampar Chris Rock di Academy Awards Oscar ke-94 pada Senin (28/3). Foto: Chris Pizzello/AP.

Baca juga: Kelas Kripto: Memahami Perbedaan Koin dan Token

Muncul NFT Will Smith

Ketertarikan kripto pada tamparan Will Smith juga tidak berakhir dengan token. Will Smith menampar Chris Rock di Oscar telah dibuat menjadi koleksi NFT.

Pengguna NFT marketplace, Opensea bisa mendapatkan koleksi NFT “Will Smith Slap DAO” sejauh ini telah menjual 730 item seharga di antara $ 7–$ 300. Seniman NFT menyebut dirinya sebagai DAO (organisasi otonom terdesentralisasi), mencetak 2000 NFT tamparan Will Smith.

Terpantau koleksi Will Smith Slap NFT khusus ini hanya tersisa 1270 untuk dijual. Harga dasar saat ini adalah 0,002 ETH (Ethereum), yaitu sekitar $ 7. Volume total NFT tamparan Will Smith yang diperdagangkan mencapai 13,5 ETH pada saat penulisan lebih dari $ 45.000.

Berarti yang termurah yang dapat Anda pilih saat ini adalah sekitar $ 7. Sementara, nilai NFT untuk kategori kelas menengah yang lebih diinginkan dijual seharga $ 15 – $ 30 di pasar NFT yang populer.

Koleksi koleksi NFT Will Smith Slap DAO.
Koleksi koleksi NFT Will Smith Slap DAO.

Hati-hati dengan Memecoin

Karena kemudahan membuat aset kripto berbasis blockchain, produsen memecoin sering kali mendapat untung dengan cepat dari tren saat ini. Mereka biasanya membuat token kripto dengan menggunakan standar token ERC-20 atau BEP-20.

Tren ini bukan yang pertama kali terjadi, Tahun lalu, token yang terinspirasi oleh serial TV Netflix, Squid Game mengalami kenaikan dan penurunan nilai yang serupa. Meskipun, diberi label penipuan yang jelas, token tersebut mengalami lonjakan harga 83.000% sebelum jatuh ke nol.

Jadi sebelum berinvestasi harus melakukan riset terlebih dahulu dan jangan FOMO ikut tren, sehingga terbawa euforia untuk membeli aset kripto yang tidak jelas visi dan misinya.

Baca juga: Begini Tips Menghindari Investasi Berkedok Skema Ponzi



Sumber : news.tokocrypto.com

Puncak Harga Tertinggi 3 Bulan, Bitcoin Sentuh $ 46.500

Pada Minggu kemarin (27/03), Bitcoin (BTC) berhasil menyentuh puncak harga tertinggi 3 bulan. BTC melesat melewati $46.500, naik lebih dari 4% selama periode dua jam untuk mencapai level tertinggi tiga bulan.

Pada saat penulisan, pergerakan grafiknya masih alami kenaikkan sekitar 4,8% dengan menetapkan harga $46.811.

Selain Bitcoin, sederet Altcoin utama juga mendapat sentimen harga positif di periode ini. Ethereum mengikuti pola yang mirip dengan BTC pada hari Minggu dan menetapkan harga di atas $3.250, level tertinggi sejak awal Februari.

SolanaCardano, dan Avalanche, juga berperforma baik dengan semuanya mencatat kenaikan. Koin meme populer Dogecoin dan Shiba Inu, masing-masing naik sekitar 6% dan 3%.

Baca Juga: Mengenal ApeCoin, Kripto Unik & Eksklusif dari Pendiri NFT Bored Ape Yacht Club

Berada di Puncak Harga, Apa Kata Analis?

Seorang analis berbasis Twitter dengan pengikut lebih dari 500 ribu orang bernama panggung Pentoshi, ikut menanggapi fenomena kenaikan harga BTC baru-baru ini.

“Masih menunggu untuk melihat bagaimana harga diperdagangkan di sekitar pembukaan tahunan. Kali sebelumnya saya menargetkannya, kami gagal tetapi menjadi sangat dekat. Meskipun kali ini terlihat lebih baik untuk BTC” katanya dengan merilis dua buah grafik.

Pentoshi menambahkan, ia berencana untuk menilai kembali dan melihat bagaimana Bitcoin bereaksi setelah BTC mencapai target short-term.

Baca Juga: Tokocrypto Raih Gold Winner Marketeers Youth Choice Award 2022

Menurut sang analis, kenaikan harga Bitcoin juga didorong oleh sentimen positif dari tekanan beli besar-besaran yang datang dari Do Kwon, selaku co-founder dari Terra (LUNA).

“2.500-3.000 BTC per hari dari pasokan yang dihapus dalam jangka waktu yang lama = dampak yang sangat besar.”

Sumber: Twitter

Pekan lalu, Do Kwon telah mengumumkan di Twitter bahwa pembelian BTC senilai $3 miliar oleh Terra sudah berlangsung.

Sumber





Sumber : news.tokocrypto.com

Rio de Janeiro Terima Bayar Pajak Pakai Bitcoin Mulai Tahun 2023

Rio de Janeiro, salah satu kota paling ikonik di benua Amerika Selatan, mengumumkan akan mengizinkan warganya membayar pajak dengan aset kripto. Langkah ini menjadikan Rio de Janeiro, kota pertama di Brazil itu yang melakukannya.

Mantan Ibu Kota Brazil itu memang terkenal ramah terhadap pengembangan aset kripto. Tindakan ini juga merupakan bagian dari rencana kota yang melihat kripto sebagai aset investasi di masa depan.

Walikota Rio de Janeiro, Eduardo Paes, mengungkapkan rencana untuk memperkenalkan aset kripto dalam opsi pembayaran untuk pajak mulai tahun 2023 mendatang. Pajak ini berkaitan dengan properti warga negara dan akan dikumpulkan oleh pemerintah kota.

Kota Rio de Janeiro terima bayar pajak properti pakai Bitcoin mulai tahun 2023.
Kota Rio de Janeiro terima bayar pajak properti pakai Bitcoin mulai tahun 2023.

“Upaya kami di sini adalah untuk memperjelas bahwa di kota Rio kami memiliki inisiatif resmi yang mengakui pasar ini. Sekarang mereka yang berinvestasi dalam aset kripto dan tinggal di kota ini, akan dapat membelanjakan aset ini di sini dengan membayar pajak resmi. Dan kita akan bergerak maju dengan cepat,” kata Paes dikutip Bitcoin.com.

Baca juga: Nasib Ekosistem Kelembagaan Aset Kripto di Indonesia

Rencana Rio de Janeiro di Masa Depan

Untuk merealisasikan tujuan ini, pemerintah kota Rio de Janeiro harus bekerja sama dengan perusahaan pihak ketiga yang akan memproses pembayaran dan mengubahnya menjadi mata uang fiat. Dengan cara ini, kota hanya akan menerima mata uang Brasil, sambil memungkinkan pengguna membayar dengan kripto.

Rencana Paes untuk integrasi aset kripto tidak berhenti di situ. Pemerintahannya memiliki rencana untuk memasukkan lebih banyak layanan di bawah sistem pembayaran baru ini.

Ilustrasi aset kripto.
Ilustrasi aset kripto Bitcoin.

“Di masa depan, ini dapat diperluas ke layanan seperti naik taksi, misalnya. Lebih jauh, kami akan menggunakan aset kripto ini untuk mentransformasi seni, budaya, dan pariwisata, melalui NFT, dan membuat kebijakan tata kelola yang solid dan bertanggung jawab untuk mengevaluasi realisasi investasi kripto,” kata Pedro Paulo, Sekretaris Keuangan dan Perencanaan untuk Rio de Janeiro.

Untuk tujuan terakhir ini, kota Rio akan membuat lembaga baru, Komite Kota untuk investasi kripto, yang akan mempelajari cara terbaik untuk memasukkan sejumlah dana kota ke dalam aset kripto, dengan mematuhi semua undang-undang di negara tersebut.

Sebelumnya, kota Rio de Janeiro telah mengumumkan rencana ini pada bulan Januari lalu, menyatakan bahwa 1% dari dana kota akan dimasukkan ke dalam kripto pada waktu itu.

Baca juga: Harga Bitcoin Melonjak Jadi US$47.700, Inikah Penyebabnya?



Sumber : news.tokocrypto.com