Tag Archives: aset kripto

Pavel Durov Bebas, TON Coin Melejit Hingga $3,47

TON Coin mengalami pemulihan bullish yang kuat dalam lima hari terakhir, dengan lonjakan volume perdagangan yang lebih signifikan dalam 24 jam terakhir.

Salah satu faktor utama di balik lonjakan ini adalah kabar tentang pembebasan pendiri Telegram, Pavel Durov.

Berdasarkan laporan terbaru dari Thecoinrepublic pada Minggu (16/3), Durov ditangkap oleh otoritas Prancis pada 24 Agustus tahun lalu karena tuduhan kurangnya kebijakan moderasi yang memadai di platformnya.

Setelah ditahan berbulan-bulan, kini ia diizinkan untuk meninggalkan Prancis, yang memicu reaksi positif di pasar kripto.

Dampak Pembebasan Pavel Durov terhadap TON Coin

Pergerakan harga TONcoin (TON/USDT) pada Minggu, 16 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga TONcoin (TON/USDT) pada Minggu, 16 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Penangkapan Durov sebelumnya menimbulkan perdebatan mengenai kebebasan berbicara di platform seperti Telegram.

Pada saat yang sama, The Open Network (TON) mengalami pertumbuhan yang signifikan melalui WEB3. Banyak pihak melihat penahanan Durov sebagai serangan terhadap Telegram dan ekosistem TON.

Kini, dengan kembalinya kebebasan bergeraknya, investor merespons positif, terlihat dari peningkatan harga TON Coin secara signifikan.

Kabar pembebasannya meningkatkan optimisme di kalangan investor dan memperkuat momentum bullish yang telah terbentuk.

Lonjakan Harga TON Coin Menuju Akhir Pekan

TON Coin mencatat lonjakan harga terbesar sejak November tahun lalu. Saat ini, TON diperdagangkan pada harga $3.47 (Rp 5,6 Juta) setelah naik lebih dari 18% dalam 24 jam terakhir.

Dalam lima hari terakhir, TON terus berada dalam tren hijau dengan kenaikan total 47% sejak titik terendahnya pada 11 Maret.

Volume perdagangan TON dalam 24 jam terakhir mencapai $466,82 juta, atau melonjak 186,52%.

Meskipun terjadi pemulihan, namun harga TON masih berada 51% di bawah puncaknya pada Desember 2024 lalu.

Aktivitas Alamat TON Menunjukkan Tren Menarik

Data menunjukkan bahwa 99% alamat TON memegang antara $0 hingga $1.000 (Rp 16,3 juta) dalam bentuk koin.

Sementara itu, 66,44% dari total suplai yang beredar dikuasai oleh investor besar alias whales.

Jumlah alamat yang HODLing TON meningkat tajam, dari 2,74 juta pada 1 Desember menjadi 4,31 juta per 14 Maret 2025.

Di sisi lain, jumlah pedagang jangka pendek turun dari 12,38 juta menjadi 4,62 juta, menandakan pergeseran ke strategi investasi jangka panjang.

Apakah TON Coin Bisa Kembali ke Level Tertinggi Desember?

Untuk mencapai kembali harga tertingginya di Desember, TON Coin harus mengalami kenaikan 109% dari harga saat ini.

Aktivitas jaringan yang kuat pada kuartal keempat tahun lalu menjadi faktor utama permintaan terhadap TON. Volume transaksi tetap berada di level yang terakhir terlihat pada Maret.

Dengan kebebasan Pavel Durov, ada kemungkinan TON akan kembali aktif dalam ekosistem DeFi, yang dapat mendorong lonjakan volume transaksi dan harga lebih tinggi dalam beberapa bulan mendatang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Apakah Harga Bitcoin Menuju $105.000 (Rp 1,7 Miliar)?

Harga Bitcoin mengalami kenaikan 8% sejak 11 Maret, didorong oleh aksi beli besar-besaran dari para investor besar alias whale.

Thecoinrepublic menyebutkan pada Minggu (16/3) bahwa pemegang jangka panjang telah menambahkan 131.000 BTC ke dalam dompet mereka dalam sebulan terakhir, menunjukkan akumulasi yang kuat di level saat ini.

Posisi Long Margin Bitfinex Meningkat Tajam

Trader margin di Bitfinex telah meningkatkan posisi long mereka hingga $5,7 miliar, tertinggi sejak November 2024.

Lonjakan ini menunjukkan kepercayaan kuat terhadap pergerakan harga yang lebih tinggi, meskipun masih ada ketidakpastian ekonomi global.

Korelasi dengan Likuiditas Global

Menurut pakar pasar, harga Bitcoin memiliki korelasi 82% dengan pasokan uang global (M2).

Jika bank sentral terus menambah likuiditas untuk menghadapi risiko resesi, Bitcoin bisa mendapatkan dorongan tambahan untuk naik lebih tinggi.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 16 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 16 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Sejarah Pergerakan Bitcoin dan Posisi Long Margin

Dalam siklus sebelumnya, peningkatan margin longs di Bitfinex sering kali diikuti oleh kenaikan harga Bitcoin.

Pada September 2024, trader menambahkan 7.840 BTC saat harga di bawah $50.000 (Rp 817 juta), dan dua bulan kemudian, harga melonjak melewati $75.000 (Rp 1,23 miliar).

Faktor Eksternal yang Mendukung Kenaikan Harga

Kemenangan Donald Trump dalam pemilu Amerika Serikat pada November 2024 lalu diyakini telah berkontribusi pada lonjakan harga Bitcoin, karena kebijakan yang lebih ramah terhadap industri kripto.

Selain itu, Michael Saylor dikabarkan menggalang dana $21 miliar untuk membeli lebih banyak Bitcoin, menambah dorongan institusional ke pasar.

Tantangan Ethereum dengan Upgrade Pectra

Di sisi lain, Ethereum menghadapi penundaan dalam upgrade Pectra hingga akhir April.

Pengembang mengalami kendala dalam uji coba jaringan, meskipun target peluncuran mainnet tetap pada jalurnya.

Upgrade Pectra diharapkan meningkatkan fungsi dompet dan skalabilitas jaringan Ethereum.

Kunci Pergerakan Bitcoin: Support di $74.000

Meskipun tren bullish sedang berlangsung, Bitcoin harus mempertahankan level support kritis di $74.000 (Rp 1,22 miliar) agar tidak mengalami koreksi lebih lanjut.

Data dari Santiment menunjukkan tekanan jual dari pemegang BTC berukuran menengah, yang dapat memperlambat momentum kenaikan.

Mampukah Bitcoin Mencapai $105.000?

Jika akumulasi whale terus berlanjut dan aliran investasi institusional meningkat, Bitcoin memiliki peluang untuk menembus $105.000 (Rp 1,7 miliar).

Namun, kegagalan mempertahankan $74.000 (Rp 1,2 miliar) bisa berisiko membalikkan tren bullish saat ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Siap Gebrak Pasar, Upgrade Pectra Hadirkan Fitur Revolusioner

Ethereum kembali bersiap untuk peningkatan besar melalui upgrade Pectra seperti dikabarkan oleh Bankless pada Sabtu (15/3).

Setelah menghadapi tantangan pada dua testnet sebelumnya, tim pengembang Ethereum kini meluncurkan testnet terbaru bernama Hoodi.

Upgrade ini dijadwalkan untuk diterapkan di mainnet pada 25 April 2025, jika pengujian berjalan lancar.

Apa Itu Upgrade Pectra?

Upgrade Pectra adalah pembaruan signifikan dalam ekosistem Ethereum yang dirancang untuk meningkatkan skalabilitas, memperbesar kapasitas staking, serta memberikan fleksibilitas pembayaran biaya transaksi menggunakan berbagai token.

Dengan adanya Hoodi, para pengembang berupaya memastikan upgrade ini berjalan optimal sebelum diterapkan secara resmi.

Mengatasi Tantangan Sebelumnya

Sebelumnya, Ethereum telah meluncurkan testnet Holesky dan Sepolia untuk menguji Pectra, namun keduanya mengalami kendala teknis.

Masalah tersebut mendorong tim pengembang untuk memperkenalkan Hoodi sebagai solusi.

Testnet ini diharapkan dapat memberikan lingkungan pengujian yang lebih stabil guna memastikan implementasi Pectra berjalan tanpa hambatan.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 15 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 15 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dampak Upgrade Pectra bagi Pengguna Ethereum

Dengan adanya peningkatan ini, pengguna Ethereum dapat menikmati transaksi yang lebih cepat dan biaya yang lebih rendah.

Selain itu, fleksibilitas dalam pembayaran gas fee menggunakan berbagai token akan memberikan kenyamanan lebih bagi komunitas Ethereum.

Para validator dan staker juga akan mendapatkan manfaat dari peningkatan kapasitas staking, yang dapat meningkatkan efisiensi jaringan secara keseluruhan.

Ethereum terus berkembang dengan meluncurkan testnet Hoodi sebagai persiapan untuk upgrade Pectra.

Dengan target implementasi pada April 2025, pembaruan ini diharapkan membawa peningkatan signifikan dalam efisiensi dan fleksibilitas jaringan Ethereum.

Jika pengujian pada Hoodi sukses, Pectra dapat menjadi tonggak baru dalam evolusi Ethereum yang lebih andal dan hemat biaya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Regulasi DeFi: Kongres AS Batalkan Aturan IRS, Tapi Dilema Tetap Ada

Sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi) meraih kemenangan di Amerika Serikat setelah Kongres membatalkan peraturan yang mewajibkan platform DeFi melaporkan hasil penjualan aset kripto ke Internal Revenue Service (IRS).

Namun, meskipun aturan ini dihentikan, tantangan regulasi DeFi masih menjadi perdebatan.

Kongres AS Batalkan Aturan IRS tentang DeFi

Berdasarkan laporan dari Cryptonomist, pada 12 Maret 2024, Dewan Perwakilan Rakyat AS memilih untuk mencabut aturan IRS yang diterbitkan pada Desember 2024 dan dijadwalkan berlaku pada 2027.

Regulasi ini mengharuskan platform DeFi melacak dan melaporkan semua transaksi aset digital, termasuk NFT dan stablecoin.

Keputusan ini mendapat dukungan luas dari komunitas kripto. Marta Belcher, Presiden Filecoin Foundation, menekankan pentingnya menjaga privasi pengguna dalam transaksi terdesentralisasi.

Menurutnya, aturan IRS dapat merusak prinsip dasar DeFi dengan memaksa platform mengumpulkan dan membagikan data pribadi pengguna.

Organisasi seperti Blockchain Association juga mengkritik aturan ini sebagai pelanggaran privasi yang tidak beralasan.

Mereka berpendapat bahwa regulasi semacam ini dapat mendorong industri kripto untuk pindah ke luar negeri guna menghindari pembatasan di AS.

Dilema Regulasi di Keuangan Terdesentralisasi

Salah satu tantangan terbesar dalam regulasi DeFi adalah siapa yang dianggap bertanggung jawab dalam ekosistem yang tidak memiliki entitas pusat.

Berbeda dengan bank atau bursa terpusat, protokol DeFi beroperasi secara mandiri melalui smart contract di blockchain.

CEO Etherealize, Vivek Raman, menjelaskan bahwa karena tidak dikendalikan oleh satu entitas tertentu, DeFi tidak dapat memenuhi kewajiban pajak seperti penerbitan formulir 1099 untuk melaporkan pendapatan kena pajak.

Namun, beberapa ahli berpendapat bahwa platform DeFi bisa bekerja sama secara sukarela dengan pemerintah, seperti yang terjadi setelah serangan senilai $285 juta terhadap KuCoin, di mana beberapa protokol membekukan dana yang dicuri.

Salah satu solusi yang diusulkan adalah penerapan teknologi zero-knowledge proofs (ZKP), yang memungkinkan pengguna membuktikan identitas mereka tanpa harus mengungkapkan informasi pribadi secara penuh.

Dengan cara ini, privasi tetap terjaga tanpa melanggar regulasi.

Masa Depan Regulasi Kripto di Amerika Serikat

Pemerintahan Trump menunjukkan dukungan terhadap industri kripto dengan menciptakan cadangan strategis Bitcoin untuk AS dan mengurangi tekanan regulasi terhadap perusahaan kripto.

Selain itu, dua rancangan undang-undang utama sedang dibahas di Kongres: GENIUS Act, yang mengatur stablecoin dan telah disetujui oleh Komite Perbankan Senat pada 13 Maret 2024.

FIT 21, regulasi yang lebih luas tentang kripto, yang sebelumnya ditolak tetapi dapat disetujui dengan beberapa perubahan.

Jika FIT 21 lolos, DeFi akan dikecualikan dari pengawasan langsung SEC dan CFTC, dengan studi lebih lanjut untuk memahami dampaknya.Pembatalan aturan IRS menjadi kemenangan penting bagi privasi pengguna DeFi.

Namun, AS masih perlu menemukan keseimbangan antara transparansi, keamanan, dan kebebasan finansial tanpa menghambat inovasi di sektor blockchain.

Teknologi seperti ZKP dapat menjadi solusi bagi regulasi yang tetap menghormati prinsip desentralisasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Hindari Konflik Kepentingan, David Sacks Jual Aset Kripto $200 Juta

David Sacks dan perusahaan modal venturanya, Craft Ventures, telah menjual lebih dari $200 juta dalam bentuk aset kripto dan saham terkait sebelum memulai perannya sebagai pejabat di Gedung Putih.

Cointelegraph menyebutkan pada Sabtu (15/3) bahwa langkah ini diambil untuk menghindari potensi konflik kepentingan dalam perannya sebagai pengawas kebijakan AI dan kripto di pemerintahan Donald Trump.

Penjualan Aset Kripto untuk Mencegah Konflik Kepentingan

Dalam sebuah memorandum Gedung Putih yang diterbitkan pada 5 Maret, dijelaskan bahwa Sacks telah menjual seluruh kepemilikan kriptonya, termasuk Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Solana (SOL), sebelum Trump resmi dilantik sebagai presiden AS pada 20 Januari.

Selain itu, Craft Ventures juga melepas sahamnya di perusahaan terkait kripto, seperti Coinbase (COIN) dan Robinhood (HOOD).

Dampak Terhadap Pasar Kripto

Setelah pelantikan Trump, pasar kripto mengalami penurunan signifikan, yang sebagian besar disebabkan oleh ketidakpastian kebijakan ekonomi, termasuk usulan tarif baru.

Bitcoin, yang sempat mencapai rekor tertinggi $109.000 sebelum pelantikan, turun drastis ke bawah $80.000 pada akhir Februari.

Tuntutan Transparansi dari Elizabeth Warren

Sehari setelah memorandum tersebut dirilis, Senator Elizabeth Warren meminta Sacks untuk membuktikan bahwa ia benar-benar telah melepas semua kepemilikan aset digitalnya.

Dalam surat tertanggal 6 Maret, Warren mempertanyakan transparansi Sacks terkait kapan tepatnya ia dan Craft Ventures menjual aset kripto mereka.

Sikap Sacks terhadap Kebijakan Kripto

Sejak menjabat, Sacks aktif menyuarakan berbagai kebijakan terkait kripto, termasuk mendukung pembentukan Cadangan Strategis Bitcoin dan menolak pajak transaksi kripto.

Dalam podcast All In, ia menentang usulan pajak transaksi kripto sebesar 0,01%, dengan menyebut bahwa pajak yang awalnya kecil dapat berkembang menjadi beban besar bagi masyarakat.

Dengan latar belakangnya sebagai investor besar di industri kripto, keputusan Sacks untuk menjual asetnya sebelum bergabung dengan pemerintahan menunjukkan upaya untuk memastikan transparansi dan menghindari konflik kepentingan dalam perannya yang baru.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga SEI Jatuh ke $0,18, Apakah Rebound Akan Terjadi?

SEI mengalami tren penurunan yang berkepanjangan dan pada Selasa lalu mencapai titik terendah sejak November 2023 di sekitar $0,18.

Berdasarkan laporan dari CCN pada Jumat (14/3), level ini bertepatan dengan zona permintaan utama yang dapat menjadi titik balik untuk pemulihan harga.

Potensi Breakout dari Tren Turun

Harga SEI masih bergerak dalam pola turun yang jelas, membentuk saluran menurun sejak mencapai puncak di sekitar $0,73.

Namun, indikator teknikal seperti RSI menunjukkan kondisi oversold, yang dapat menandakan kelelahan penjualan dan potensi pembalikan arah.

Koreksi Mendekati Akhir?

Analisis Elliott Wave menunjukkan bahwa struktur korektif mungkin telah selesai dalam pola W-X-Y-Z, dengan gelombang Z sebagai titik terendah.

Jika hal ini benar-benar terjadi, SEI bisa memasuki fase pemulihan dengan target awal di kisaran $0,22-$0,24.

Pergerakan harga Sei (SEI/USDT) pada Jumat, 14 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Sei (SEI/USDT) pada Jumat, 14 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Level Kunci untuk Rebound

Beberapa level penting yang perlu diperhatikan dalam pergerakan harga SEI antara lain:

  • Resistensi Terdekat: $0,2035
  • Resistensi Utama: $0,22
  • Target Resistensi Jangka Pendek: $0,25
  • Support Kuat: $0,175
  • Batas Invalidation: $0,15

Jika harga berhasil menembus zona $0,22 dan bertahan di atasnya, ini bisa menjadi sinyal awal pemulihan yang lebih signifikan.

Namun, jika SEI gagal menembus area tersebut, maka harga bisa kembali turun ke $0,15 atau lebih rendah.

Prediksi Harga SEI

Dalam jangka pendek, pergerakan harga SEI dapat mengikuti pola gelombang lima yang mengindikasikan awal dari impuls bullish.

Jika harga menembus pola segitiga turun dan mengonfirmasi pergerakan naik, target selanjutnya berada di sekitar $0,24-$0,25.

Namun, jika gagal menembus level ini, konsolidasi lebih lanjut mungkin terjadi sebelum ada tren yang lebih jelas.

SEI saat ini berada di titik kritis, dan pergerakan berikutnya akan sangat bergantung pada apakah harga mampu menembus resistensi utama atau justru kembali melemah ke level support yang lebih rendah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Trump Ingin Akuisisi Bitcoin dalam Jumlah Besar: Strategi Pemerintah AS?

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana untuk melakukan akuisisi Bitcoin dalam jumlah besar sebagai bagian dari strategi ekonomi nasional.

Dalam sebuah pertemuan tertutup yang diadakan oleh Bitcoin Policy Institute, Bo Hines, Direktur Eksekutif Kelompok Kerja Presiden untuk Aset Digital, mengungkapkan bahwa pemerintah tidak menetapkan batasan terhadap jumlah Bitcoin yang ingin mereka akuisisi.

Strategi Cadangan Bitcoin Pemerintah AS

Berdasarkan laporan dari Decrypt pada Jumat (14/3), dalam pertemuan tersebut, ketika ditanya mengenai jumlah Bitcoin yang ingin dimiliki oleh pemerintah, Hines menjawab bahwa pertanyaan itu seperti menanyakan berapa banyak dolar yang seseorang inginkan.

Jawaban ini mengindikasikan bahwa pemerintah ingin mengakumulasi sebanyak mungkin Bitcoin.

Pembelian Bitcoin Tanpa Beban Pajak

Pemerintah AS menegaskan bahwa akuisisi Bitcoin akan dilakukan secara “netral anggaran,” sehingga tidak akan membebani wajib pajak.

Hal ini membuka peluang bagi strategi ekonomi baru yang bisa memperkuat cadangan keuangan nasional tanpa mengeluarkan biaya tambahan.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 14 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 14 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dukungan terhadap Bitcoin Act

Dalam pertemuan tersebut, muncul juga pertanyaan mengenai dukungan terhadap Bitcoin Act, yaitu sebuah undang-undang yang mengharuskan pemerintah membeli hingga satu juta BTC senilai sekitar $80 miliar.

Hines mengindikasikan bahwa Gedung Putih mendukung kebijakan yang menetapkan Cadangan Bitcoin Strategis dalam hukum.

Diskusi dengan Perusahaan Kripto

Departemen Keuangan AS juga mengadakan pertemuan dengan beberapa perusahaan kustodian kripto untuk membahas keamanan cadangan Bitcoin negara.

Salah satu perusahaan yang terlibat adalah Anchorage Digital, yang bertemu dengan pejabat Departemen Keuangan untuk membahas mekanisme penyimpanan Bitcoin secara aman.

Apakah Strategi Ini Berkelanjutan?

Rencana ini menimbulkan perdebatan mengenai keberlanjutannya, terutama terkait sumber pendanaan.

Bitcoin Act mengusulkan pendanaan dari reevaluasi sertifikat emas yang telah lama tidak diperbarui sejak tahun 1971.

Dengan kenaikan harga emas lebih dari 6.800% sejak saat itu, pemerintah berharap dapat mengalokasikan nilai tambahan tersebut untuk membeli Bitcoin.

Langkah pemerintahan Trump dalam mengakuisisi Bitcoin dalam jumlah besar menunjukkan betapa pentingnya aset digital ini dalam kebijakan ekonomi AS.

Dengan dukungan dari senator seperti Cynthia Lummis dan strategi yang dianggap “netral anggaran,” rencana ini bisa menjadi salah satu langkah besar dalam adopsi Bitcoin oleh pemerintah.

Namun, keberlanjutannya masih bergantung pada persetujuan legislatif dan efektivitas strategi pendanaannya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Eropa Tolak Euro Digital: Apakah Perjuangan ECB Sia-Sia?

Bank Sentral Eropa (ECB) menghadapi tantangan besar dalam meyakinkan masyarakat Eropa untuk mengadopsi euro digital.

Berdasarkan studi terbaru yang dilaporkan oleh Cryptopolitan yang melibatkan 19.000 responden di 11 negara zona euro, ditemukan bahwa masyarakat masih sangat skeptis terhadap penggunaan mata uang digital bank sentral (CBDC).

Ketika diminta untuk mendistribusikan €10.000 (USD 10.844 / Rp 177 juta) secara hipotetis di berbagai aset, sebagian besar responden lebih memilih uang tunai, rekening bank, dan tabungan dibandingkan euro digital.

Kurangnya daya tarik euro digital menunjukkan bahwa ECB perlu mengembangkan strategi distribusi yang kuat untuk meningkatkan adopsi.

Studi ini juga menyoroti bahwa kesadaran masyarakat terhadap euro digital masih rendah.

ECB menyatakan bahwa diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami bagaimana meyakinkan masyarakat akan nilai tambah dari euro digital.

Tawarkan Solusi untuk Masalah yang Tidak Ada

ECB berargumen bahwa euro digital diperlukan untuk mendigitalkan infrastruktur keuangan Eropa dan memastikan kedaulatan moneter. Namun, masyarakat Eropa tampaknya tidak merasakan urgensi ini.

Berbeda dengan Tiongkok, di mana pembayaran digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, atau negara-negara dengan ketidakstabilan keuangan yang tinggi, sistem pembayaran di zona euro sudah berjalan dengan baik melalui kombinasi uang tunai dan metode digital.

Penelitian menunjukkan bahwa ketika masyarakat diberikan informasi lebih lanjut mengenai euro digital melalui video edukatif, respons mereka cenderung lebih positif.

Namun, hal ini menimbulkan pertanyaan: jika euro digital benar-benar memberikan manfaat lebih, mengapa adopsinya tidak terjadi secara alami?

Meningkatnya Penolakan terhadap CBDC

Skeptisisme terhadap euro digital mencerminkan tren global dalam menolak CBDC. Di Amerika Serikat (AS), penolakan terhadap mata uang digital bank sentral semakin meningkat.

Anggota Kongres AS, Tom Emmer, menyebut CBDC sebagai ancaman terhadap kebebasan finansial karena dapat membuka peluang bagi pengawasan pemerintah yang berlebihan.

Bahkan, AS telah memperkenalkan Undang-Undang Anti-Surveilans CBDC yang bertujuan untuk melarang pemerintah menerbitkan mata uang digital.

Gelombang skeptisisme ini berpotensi mempengaruhi sentimen masyarakat Eropa, yang semakin ragu dengan inisiatif ECB.

Apakah Argumen untuk Euro Digital Semakin Melemah?

Meskipun mendapat banyak penolakan, beberapa pejabat keuangan tetap mendukung euro digital.

Stephan Leithner, CEO Deutsche Börse, menyatakan bahwa euro digital diperlukan untuk memperkuat otonomi ekonomi Eropa di masa depan.

Namun, argumen ini lebih menarik bagi pembuat kebijakan dibandingkan masyarakat umum.

Tanpa insentif nyata bagi konsumen, sulit bagi ECB untuk mengubah preferensi masyarakat yang sudah nyaman dengan sistem pembayaran yang ada saat ini.

Bisakah ECB Membalikkan Keadaan?

Indikasi saat ini menunjukkan bahwa masyarakat Eropa masih enggan mengadopsi euro digital.

Dengan meningkatnya penolakan terhadap CBDC secara global, ECB menghadapi dilema besar.

Jika ECB ingin menghindari kegagalan, mereka harus lebih dulu menjawab pertanyaan mendasar: apakah Eropa benar-benar membutuhkan euro digital?

Tanpa jawaban yang meyakinkan, euro digital bisa saja menjadi inovasi yang gagal karena tidak memiliki solusi yang dibutuhkan oleh masyarakat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Luncurkan Testnet Hoodi Selesaikan Upgrade Pectra

Ethereum (ETH) terus berupaya menyelesaikan upgrade Pectra yang telah mengalami beberapa penundaan.

Untuk mempercepat proses ini, para pengembang Ethereum akan meluncurkan testnet baru bernama Hoodi pada 17 Maret 2025.

Cryptoslate menyebutkan bahwa Testnet ini diharapkan dapat mengatasi berbagai kendala teknis yang memperlambat implementasi Pectra.

Tujuan Peluncuran Testnet Hoodi

Hoodi akan difokuskan pada mekanisme keluar validator, yang merupakan salah satu tantangan utama sebelum Pectra dapat diaktifkan di mainnet Ethereum.

Selain itu, pengujian akan tetap berlangsung di testnet Sepolia dan Holesky untuk memastikan stabilitas dan kinerja optimal.

Tantangan dalam Upgrade Pectra

Pectra merupakan gabungan dari proposal Prague dan Electra, yang bertujuan meningkatkan operasi staking, memperkuat lapisan eksekusi dan konsensus, serta menghadirkan optimasi penting bagi validator Ethereum.

Sayangnya, proses implementasi ini menghadapi beberapa hambatan seperti masalah kesiapan klien, bug sinkronisasi jaringan, dan kekhawatiran terkait infrastruktur.

Menurut pengembang Ethereum, Tim Beiko, aktivasi mainnet Pectra baru akan dilakukan jika Hoodi berhasil melakukan fork dan tim pengembang memastikan keandalannya.

Dengan begitu, skenario terbaik untuk aktivasi mainnet baru dapat terjadi paling cepat pada 25 April 2025.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 14 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 14 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Reaksi Komunitas terhadap Penundaan Pectra

Penundaan Pectra memicu beragam tanggapan dari komunitas Ethereum. Sebagian merasa frustrasi karena jadwal yang terus mundur.

Sementara yang lain menghargai pendekatan hati-hati yang dilakukan tim pengembang demi stabilitas jaringan.

Meski begitu, komunitas Ethereum tetap optimis terhadap manfaat yang akan dibawa oleh Pectra, seperti fleksibilitas staking yang lebih baik serta peningkatan skalabilitas jaringan.

Fusaka: Upgrade Berikutnya Setelah Pectra

Di tengah penyelesaian Pectra, Ethereum juga telah merencanakan upgrade selanjutnya, yakni Fusaka.

Upgrade ini akan menghadirkan teknologi Peer Data Availability Sampling (PeerDAS) untuk meningkatkan efisiensi penanganan data dan mengurangi kebutuhan bandwidth validator.

Selain itu, Fusaka akan memperkenalkan Ethereum Virtual Machine Object Format (EOF), yang memungkinkan pemisahan kode dan data untuk optimasi eksekusi smart contract.

Dengan teknologi ini, pengembang dapat mengurangi biaya serta meningkatkan efisiensi eksekusi kontrak pintar.

Ethereum terus menghadapi tantangan dalam mengimplementasikan upgrade besar seperti Pectra.

Namun, dengan peluncuran testnet Hoodi, pengembang berharap dapat mengatasi hambatan teknis yang ada.

Sementara itu, komunitas Ethereum tetap menantikan berbagai peningkatan yang akan dihadirkan oleh Pectra dan Fusaka demi ekosistem blockchain yang lebih efisien dan scalable.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Alameda Pindahkan Token Solana ke Wallet Terkait FTX

Alameda Research kembali menjadi sorotan setelah melakukan unstake dalam jumlah besar terhadap token Solana dan mentransfernya ke beberapa dompet yang terkait dengan FTX.

Mengutip laman Coinpaprika pada Jumat (14/3), meski pergerakan ini cukup signifikan, harga Solana tetap stabil di tengah kondisi pasar kripto yang lesu.

Data on-chain menunjukkan bahwa token yang diunstake didistribusikan ke 38 dompet yang terhubung dengan FTX, melanjutkan pola serupa dalam transaksi sebelumnya oleh Alameda.

Dampak Pergerakan Alameda terhadap Pasar Kripto

Biasanya, transfer aset dalam jumlah besar oleh Alameda berdampak signifikan pada harga aset kripto.

Sebagai contoh, saat perusahaan ini memindahkan Ethereum pada awal 2024, harga ETH melonjak dua digit. Namun, dalam kasus Solana kali ini, dampaknya hampir tidak terasa.

Meski sempat mengalami sedikit penurunan dan lonjakan singkat sebelum pengumuman, harga Solana tetap dalam kisaran stabil tanpa fluktuasi berarti.

Spekulasi di Balik Pergerakan Token Solana

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 14 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 14 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Alasan pasti di balik langkah Alameda ini masih belum jelas. Beberapa spekulasi menyebutkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya restrukturisasi aset FTX yang sedang berlangsung.

Bulan lalu, FTX memulai tahap pertama pengembalian dana kepada kreditur, sementara awal bulan ini, pertukaran tersebut kembali membuka sejumlah besar token Solana.

Jika transfer Alameda terkait dengan proses ini, kemungkinan besar langkah ini dilakukan untuk membantu pemulihan dana bagi para pengguna yang terkena dampak kebangkrutan FTX.

Sentimen Pasar Kripto yang Bearish

Meskipun Alameda telah memindahkan sejumlah besar token Solana, permintaan terhadap aset ini diperkirakan tidak akan mengalami perubahan besar.

Sentimen pasar kripto saat ini berada dalam kondisi ketakutan ekstrem, menyebabkan banyak investor menarik dananya dari aset utama.

Dengan kondisi ini, aksi Alameda hanya menjadi bagian kecil dari dinamika pasar yang lebih besar.

Regulasi dan Tren Pasar Lebih Berpengaruh pada Solana

Investor terus mengamati perkembangan lebih lanjut terkait Solana dan dampaknya terhadap pasar.

Namun, dalam situasi saat ini, faktor yang lebih dominan dalam menentukan pergerakan harga Solana adalah regulasi dan tren makroekonomi dibandingkan dengan transfer token oleh Alameda.

Dengan begitu, para pemegang Solana disarankan untuk tetap memperhatikan faktor eksternal yang lebih luas dalam mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com