Tag Archives: aset kripto

Harga Ethereum Anjlok Hingga Rp36 Juta, Bagaimana Caranya Bangkit?

Harga Ethereum (ETH) kembali anjlok dengan penurunan yang cukup signifikan setelah jatuh di bawah $2.200 (Rp 36 juta) pada 9 Maret.

Berdasarkan pantauan dari Cointelegraph pada Rabu (19/3), Altcoin ini turun 14% sepanjang bulan, jauh lebih buruk dibandingkan dengan penurunan pasar kripto yang hanya 4%.

Salah satu faktor utama di balik pelemahan ini adalah penurunan volume perdagangan di bursa terdesentralisasi (DEX) berbasis Ethereum.

Penurunan Aktivitas DEX Ethereum

Dalam tujuh hari terakhir, volume perdagangan DEX di jaringan Ethereum turun sebesar 34%.

Penurunan ini juga berdampak pada solusi layer-2 Ethereum seperti Base, Arbitrum, dan Polygon.

Meskipun beberapa blockchain lain seperti Solana dan SUI juga mengalami penurunan, jaringan BNB Chain justru mengalami lonjakan volume sebesar 27%, sementara Canto melonjak 445%.

Ethereum mengalami penurunan signifikan dalam beberapa platform, termasuk Maverick Protocol yang turun 85% dan DODO yang turun 46%.

Selain itu, PancakeSwap di jaringan BNB Chain mencatatkan pendapatan lebih tinggi dibandingkan Uniswap, yang merupakan DEX utama di ekosistem Ethereum.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 19 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 19 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Total Value Locked (TVL) Masih Dominan, Tapi Mulai Menyusut

Ethereum masih memimpin dalam total nilai terkunci (TVL) dengan $47,2 miliar. Namun, TVL Ethereum mengalami penurunan sebesar 9% dalam satu minggu.

Sementara BNB Chain justru mengalami peningkatan 6%. Beberapa proyek besar di Ethereum juga mengalami penurunan signifikan, seperti Stargate Finance yang turun 11%, Maker yang turun 9%, dan Spark yang turun 6%.

Minat Institusional Menurun

Selain penurunan aktivitas di DEX dan TVL, Ethereum juga menghadapi penurunan minat dari investor institusional.

Premi tahunan untuk kontrak berjangka Ethereum turun di bawah 5%, menandakan lemahnya permintaan dari trader bullish.

Selain itu, sejak 5 Maret, ETF Ethereum mengalami arus keluar bersih sebesar $293 juta, yang semakin memperlihatkan menurunnya kepercayaan investor besar.

Persaingan Ketat dari Solana, Tron, dan Hyperliquid

Ethereum kini menghadapi persaingan ketat dari jaringan lain seperti Solana dan Tron. Kedua jaringan ini telah mengumpulkan stablecoin senilai $75 miliar berkat biaya transaksi yang lebih rendah.

Selain itu, Solana semakin menguat di sektor memecoin setelah peluncuran token TRUMP. Di sisi lain, Hyperliquid memperkenalkan blockchain mereka sendiri untuk pasar perpetual futures, semakin menekan dominasi Ethereum.

Pentingnya Upgrade ‘Pectra’ bagi Ethereum

Untuk kembali menarik minat investor dan trader, Ethereum harus membuktikan keunggulannya dibandingkan kompetitor.

Salah satu langkah yang dapat membantu adalah upgrade ‘Pectra’ yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan adopsi pengguna.

Jika tidak ada keunggulan kompetitif yang jelas, Ethereum mungkin akan terus kehilangan pangsa pasar terhadap rival-rivalnya yang semakin agresif.

Ethereum saat ini menghadapi tantangan besar dengan penurunan harga ETH, volume DEX, dan minat institusional.

Meskipun masih mendominasi dalam hal total value locked, persaingan ketat dari Solana, Tron, dan Hyperliquid membuat masa depan Ethereum tidak pasti.

Upgrade ‘Pectra’ bisa menjadi peluang untuk mengembalikan daya saing Ethereum, tetapi tanpa adopsi yang kuat, Ethereum berisiko tertinggal di pasar kripto yang semakin dinamis.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga EOS Melonjak 30%: Pendorong Rebranding Jadi Vaulta

Belakangan ini, pandangan para investor pasar kripto tertuju pada dua ‘primadona’ yang cukup menarik perhatian, yaitu EOS.

Untuk diketahui, EOS adalah platform blockchain yang dirancang untuk pengembangan aplikasi terdesentralisasi (DApps).

Dengan menawarkan skalabilitas tinggi dan biaya transaksi rendah, EOS menjadi pilihan menarik bagi pengembang yang ingin membangun DApps skala komersial.

Platform ini menyediakan berbagai layanan inti, seperti basis data, akun pengguna dengan izin yang dapat disesuaikan, serta komunikasi asinkron.

Perdagangan EOS/USDT di Tokocrypto

Kabar baiknya, Tokocrypto menyediakan pasangan perdagangan EOS/USDT bagi pengguna yang ingin memperdagangkan EOS terhadap stablecoin ini.

Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto, harga EOS terhadap USDT berada di angka $0.6265, dengan kenaikan sekitar 30% dalam 24 jam terakhir.

Sementara itu, volume perdagangan mencapai 10,78 juta EOS, dengan harga tertinggi 0,6304 dan harga terendah 0,4724.

Pergerakan harga Eos (EOS/USDT) pada Rabu, 19 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Eos (EOS/USDT) pada Rabu, 19 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Transformasi EOS Menjadi Vaulta

EOS baru-baru ini mengumumkan rebranding menjadi Vaulta, dengan tujuan menghubungkan keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Vaulta akan memperkenalkan token baru yang dapat ditukar dengan rasio 1:1 oleh pemegang EOS saat ini.

Peluncuran token ini dijadwalkan pada Mei 2025 mendatang, dengan integrasi Bitcoin dan aset dunia nyata yang ditokenisasi (RWA).

Tantangan Regulasi Vaulta

Sebagai bagian dari perbankan Web3, Vaulta menghadapi tantangan regulasi dalam menggabungkan TradFi dengan kerangka kerja terdesentralisasi.

Namun, proyek ini didukung oleh dewan penasihat yang terdiri dari individu dari Systemic Trust, ATB Financial, dan Tetra Trust, yang diharapkan dapat membantu Vaulta menavigasi tantangan ini.

Potensi Keuntungan Vaulta

Vaulta menawarkan imbal hasil tahunan (APY) variabel sebesar 17% bagi pengguna yang melakukan staking token baru. Aliansi strategis dengan perusahaan seperti Ceffu dan Spirit Blockchain diharapkan dapat memperkuat ekosistemnya.

Pemegang EOS akan dapat menukar token mereka melalui portal khusus mulai Mei 2025, dengan periode konversi berlangsung selama empat bulan.

Dengan adanya rebranding menjadi Vaulta, EOS menandai langkah besar dalam dunia keuangan terdesentralisasi.

Sementara itu, USDT tetap menjadi stablecoin pilihan bagi banyak investor yang ingin menghindari volatilitas pasar kripto.

Bagi pengguna yang ingin memperdagangkan EOS dan USDT, Tokocrypto menyediakan platform yang mudah digunakan dengan fitur tambahan seperti Wallet Connect Transfer untuk kemudahan transaksi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Merosot ke Rp1,35 Miliar, Dampak Kekhawatiran The Fed?

Pasar kripto mengalami tekanan dalam 24 jam terakhir, dengan Bitcoin (BTC) mengalami koreksi setelah sempat menikmati reli.

Berdasarkan data Coinmarketcap per 19 Maret 2025, harga Bitcoin turun 2,35% menjadi US$ 82.210 per koin atau sekitar Rp 1,35 miliar.

Koreksi ini terjadi seiring dengan ketidakpastian pasar menjelang keputusan kebijakan moneter dari The Federal Reserve (The Fed).

Ethereum dan Binance Coin Ikut Berfluktuasi

Tak hanya Bitcoin, Ethereum (ETH) juga melemah 1,38% menjadi US$ 1.911 per koin. Sementara itu, Binance Coin (BNB) justru mengalami kenaikan tipis sebesar 0,33% menjadi US$ 630 per koin.

Pergerakan ini mencerminkan reaksi pasar yang beragam terhadap sentimen global dan ketidakpastian kebijakan moneter.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 19 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 19 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dampak Kebijakan The Fed terhadap Kripto

Penurunan harga Bitcoin dan aset kripto lainnya terjadi sehari sebelum hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) diumumkan.

Investor cemas terhadap keputusan suku bunga, meskipun banyak analis memperkirakan The Fed tidak akan mengubah kebijakan suku bunga dalam pertemuan kali ini.

Pasar Saham AS Turut Melemah

Tak hanya kripto, pasar saham AS juga mencatat pelemahan. Indeks Dow Jones turun 0,62%, S&P 500 terkoreksi 1,07%, dan Nasdaq Composite anjlok 1,71%.

Penurunan ini menunjukkan bahwa sentimen kehati-hatian tidak hanya terjadi di sektor aset digital, tetapi juga di pasar keuangan secara keseluruhan.

Investor Pantau Sinyal Kebijakan The Fed

Meskipun inflasi mengalami perlambatan pada Februari lalu, The Fed belum memberikan sinyal kuat untuk memangkas suku bunga.

Menurut data CME FedWatch, peluang pemangkasan suku bunga pada Maret sangat kecil, tetapi meningkat menjadi 66% untuk pertemuan bulan Juni.

Investor kini menunggu pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell, untuk mencari petunjuk lebih lanjut.

Apa Dampak Jangka Panjang bagi Kripto?

Keputusan The Fed akan menjadi faktor utama dalam menentukan arah pasar kripto ke depan.

Jika The Fed mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, Bitcoin dan aset kripto lainnya bisa mengalami tekanan lebih lanjut.

Sebaliknya, jika ada indikasi kebijakan yang lebih dovish, harga kripto berpotensi kembali menguat.

Waspadai Volatilitas Pasar

Pasar kripto masih berada dalam fase ketidakpastian, dengan Bitcoin dan altcoin lainnya mengalami fluktuasi menjelang keputusan The Fed.

Investor disarankan untuk tetap waspada dan mempertimbangkan strategi investasi yang lebih defensif dalam menghadapi volatilitas yang kemungkinan masih akan berlanjut.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Heroes of Mavia (MAVIA) Bangkit dengan Fitur Baru

Heroes of Mavia (MAVIA) mengalami lonjakan harga tak terduga setelah memperkenalkan fitur-fitur baru dalam game mereka.

Cryptopolitan melaporkan pada Selasa (18/3) bahwa Token MAVIA melonjak hingga $0,56 setelah sebelumnya merosot ke $0,11 selama akhir pekan.

Peningkatan ini menunjukkan bahwa minat terhadap game Web3 masih ada, meskipun sektor ini belum sepenuhnya pulih dari tren penurunan.

Kebangkitan Token MAVIA

MAVIA sempat dianggap sebagai proyek yang hampir terlupakan dalam industri game Web3.

Namun, dalam beberapa hari terakhir, token ini menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah mengalami penurunan panjang.

Dengan peningkatan harga hingga 370%, MAVIA mencapai level tertinggi dalam satu bulan terakhir.

Meskipun kenaikan ini memberikan harapan, para analis menilai bahwa lonjakan MAVIA sangat dipengaruhi oleh leverage yang tinggi.

Open interest token ini melonjak dari $430 ribu menjadi lebih dari $14 juta dalam satu hari, sehingga ada potensi pembalikan harga secara tiba-tiba.

Fitur Baru Heroes of Mavia

Sebagai game strategi berbasis Web3, Heroes of Mavia memungkinkan pemain untuk membangun dan mempertahankan markas mereka.

Salah satu keunggulan utama game ini adalah kepemilikan aset dalam game yang berbasis blockchain, memberikan kebebasan bagi pemain untuk memiliki dan mengelola item mereka secara on-chain.

Untuk meningkatkan pengalaman bermain, tim pengembang Heroes of Mavia telah mengumumkan berbagai pembaruan, termasuk perbaikan pada mekanisme permainan.

Sebelumnya, banyak pemain mengeluhkan kesulitan dalam menambang emas untuk melakukan serangan, sehingga pengembang kini berupaya memperbaiki aspek tersebut.

Web3 Gaming Masih Bertahan

Meskipun industri gaming berbasis blockchain belum kembali ke kejayaannya, beberapa proyek tetap berusaha bangkit.

Saat ini, sektor Web3 gaming memiliki valuasi sekitar $11,87 juta, dengan beberapa token lain seperti GALA, SAND, dan Axie Infinity (AXS) yang juga mencoba bangkit.

Maka dari itu, MAVIA menjadi contoh bahwa token lama masih berpotensi menarik perhatian investor.

Dengan volume perdagangan harian mencapai lebih dari $127 juta, token ini membuktikan bahwa Web3 gaming masih memiliki peluang untuk berkembang di masa depan.

Kenaikan tajam MAVIA menunjukkan bahwa pasar gaming berbasis blockchain belum sepenuhnya mati.

Dengan adanya fitur baru dan perbaikan pada mekanisme game, Heroes of Mavia berusaha menarik kembali minat para pemain dan investor.

Namun, karena kenaikan harga yang sangat cepat dan berbasis leverage tinggi, investor tetap harus berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait token ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Migrasi DeFi $6 Miliar, Ethena Labs Pindah ke Converge Blockchain

Dunia keuangan terdesentralisasi (DeFi) terus berkembang dengan inovasi baru. Ethena Labs baru saja mengumumkan rencana migrasi ekosistem DeFi senilai $6 miliar ke Converge Blockchain.

Langkah ini diprediksi akan membawa dampak besar bagi industri kripto, termasuk Bitcoin, karena semakin banyak institusi yang tertarik pada teknologi blockchain.

Converge Blockchain: Masa Depan DeFi Institusional

Laporan terbaru dari Coincu pada Selasa (18/3) menyebut bahwa Converge Blockchain dikembangkan bersama Securitize dan akan diluncurkan pada kuartal kedua 2025.

Blockchain ini akan menggabungkan aplikasi DeFi tanpa izin (permissionless) dengan solusi institusional berizin (permissioned).

Dengan integrasi Ethereum Virtual Machine (EVM) dan fitur Know Your Customer (KYC) bawaan, Converge bertujuan untuk menarik lebih banyak investasi dari institusi besar.

Bitcoin dan Pengaruh Migrasi DeFi

Sebagai aset kripto utama, Bitcoin bisa mendapat manfaat dari meningkatnya adopsi blockchain institusional.

Kepercayaan yang lebih besar terhadap teknologi blockchain melalui Converge dapat mendorong kenaikan permintaan terhadap Bitcoin sebagai aset lindung nilai dalam ekosistem yang lebih matang dan teregulasi.

Dukungan dari Tokoh Kripto

Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum, menyambut baik migrasi ini. Ia menyebut bahwa pendekatan Converge dalam menggabungkan aplikasi DeFi bebas izin dan berizin bisa menjadi langkah besar dalam adopsi DeFi oleh institusi.

Menurutnya, hal ini bisa berdampak positif bagi pasar kripto secara keseluruhan, termasuk Bitcoin.

Sejarah Migrasi DeFi Terbesar

Migrasi senilai $6 miliar ini menjadi salah satu peristiwa terbesar dalam sejarah blockchain.

Dibandingkan dengan migrasi sebelumnya, Converge memiliki skala lebih besar dan menarik perhatian banyak pelaku industri keuangan.

Hal ini menunjukkan semakin eratnya hubungan antara teknologi blockchain dan keuangan tradisional.

Dampak pada Harga Bitcoin dan Kripto Lainnya

Saat pengumuman ini dibuat, harga token ENA Ethena naik 5,7% menjadi $0,42, sementara Ethereum mengalami kenaikan 2,3% menjadi $3.245.

Bitcoin, sebagai aset utama dalam ekosistem kripto, berpotensi mendapatkan dorongan dari adopsi blockchain yang lebih luas dan meningkatnya investasi institusional.

Migrasi Ethena Labs ke Converge Blockchain menjadi momen penting dalam sejarah DeFi. Dengan semakin banyaknya institusi yang tertarik pada blockchain, Bitcoin bisa memperoleh manfaat dari kepercayaan yang lebih besar terhadap teknologi ini.

Masa depan kripto semakin cerah dengan inovasi yang terus berkembang dan memperkuat integrasi antara DeFi dan keuangan tradisional.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Canary Capital Ajukan ETF, Harga Token SUI Naik 8%

Canary Capital telah secara resmi mengajukan dokumen ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk meluncurkan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) berbasis SUI seperti dikabarkan oleh Coinpedia pada Selasa (18/3).

Langkah ini mengikuti pengumuman dari World Liberty Financial (WLFI), perusahaan crypto yang didukung oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan putra-putranya, yang menambahkan aset Sui ke dalam cadangan token mereka.

Akibat perkembangan ini, harga token SUI langsung melonjak hingga 8%, mencapai $2,4.

Proses Pengajuan ETF SUI oleh Canary Capital

Canary Capital telah mengambil langkah besar dengan mengajukan formulir S-1 ke SEC untuk ETF SUI.

Sebelumnya, perusahaan ini telah mendaftarkan trust hukum di Delaware pada 7 Maret, yang biasanya dilakukan sebelum pengajuan resmi ke SEC.

Selanjutnya, Canary Capital harus mengajukan formulir 19b-4 melalui bursa yang dipilih untuk mencatatkan ETF ini.

Sementara itu, minat terhadap SUI semakin meningkat setelah kemitraan WLFI dengan blockchain Sui, yang bertujuan mengembangkan produk baru dan menambahkan aset Sui ke dalam dana Macro Strategy mereka.

Pergerakan harga SUI (SUI/USDT) pada Selasa, 18 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga SUI (SUI/USDT) pada Selasa, 18 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Popularitas SUI di Pasar Crypto

Tim Sui menyambut baik pengajuan ETF ini, menyebutnya sebagai langkah besar untuk membawa token SUI ke audiens yang lebih luas.

Saat ini, ekosistem Sui menunjukkan perkembangan pesat dengan lebih dari $70 miliar volume perdagangan di bursa desentralisasi (DEX) serta memiliki 67 juta akun aktif.

Investor institusional juga mulai menunjukkan ketertarikan terhadap SUI, menjadikannya sebagai pemain serius dalam industri kripto.

Canary Capital dan Pengajuan ETF Crypto Lainnya

Selain SUI, Canary Capital juga aktif mengajukan ETF untuk beberapa cryptocurrency lainnya.

Perusahaan ini telah mengajukan ETF untuk token AXL yang mendukung jaringan Axelar. Selain itu, Canary Capital juga mengajukan ETF untuk Dogecoin (DOGE), Solana (SOL), dan XRP, memperluas portofolio investasi crypto mereka.

Saat ini, harga SUI berada di angka $2,34. Meskipun telah meningkat 50% dalam satu tahun terakhir, token ini mengalami penurunan sekitar 31% dalam satu bulan terakhir.

Namun, dengan meningkatnya minat institusional dan langkah strategis seperti pengajuan ETF, SUI berpotensi untuk mengalami kenaikan lebih lanjut dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Turun 22%, Koreksi Harga Hanya Guncangan Sementara?

Bitcoin baru saja mengalami penurunan harga sebesar 22% dari rekor tertingginya, membuat banyak investor khawatir akan berakhirnya siklus bullish.

Namun, para analis seperti diberitakan oleh Coinpaper pada Selasa (18/3) menegaskan bahwa ini hanyalah guncangan sementara dan bukan awal dari pasar bearish.

Penurunan ini merupakan bagian dari siklus empat tahunan Bitcoin yang kerap mengalami koreksi sebelum kembali menguat.

Koreksi Harga dalam Siklus Bullish Adalah Hal Biasa

Sejarah menunjukkan bahwa koreksi harga dalam siklus bullish Bitcoin adalah fenomena yang umum terjadi.

Penurunan harga dari $109.000 (Rp 1,7 miliar) menjadi sekitar $83.279 (Rp 1,3 miliar) telah memicu sentimen ketakutan di pasar kripto.

Namun, para analis dari Bitfinex mengingatkan bahwa koreksi ini adalah bagian dari mekanisme pasar yang menghapus investor lemah sebelum harga kembali naik.

Investor Institusional dan ETF Memperkuat Pasar

Salah satu faktor yang membuat Bitcoin tetap kuat adalah masuknya investor institusional melalui ETF Bitcoin spot.

Hingga saat ini, ETF tersebut telah mengumpulkan lebih dari $125 miliar aset, yang menunjukkan ketertarikan tinggi dari dunia keuangan tradisional.

Hal ini juga dapat mengubah pola siklus empat tahunan Bitcoin yang sebelumnya lebih dipengaruhi oleh halving dan faktor teknis lainnya.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 18 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 18 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Hubungan Bitcoin dengan Pasar Keuangan Global

Bitcoin tidak hanya bergerak secara independen, tetapi juga memiliki korelasi dengan pasar keuangan tradisional, terutama S&P 500.

Kondisi ekonomi global, suku bunga, dan kebijakan moneter dapat mempengaruhi pergerakan harga BTC.

Oleh karena itu, stabilitas pasar ekuitas bisa menjadi indikator penting untuk menentukan arah harga Bitcoin ke depan.

Halving dan Dampaknya pada Harga Bitcoin

Meskipun faktor institusional semakin berpengaruh, siklus halving Bitcoin tetap menjadi elemen kunci dalam pergerakan harga jangka panjang.

Halving terakhir pada April 2024 mengurangi hadiah blok menjadi 3,125 BTC, yang historisnya selalu diikuti oleh lonjakan harga Bitcoin.

Sejak halving terakhir, harga Bitcoin telah naik 31%, memperkuat teori bahwa pengurangan pasokan mendorong kenaikan harga.

Bitcoin Tidak Akan Mudah Digantikan

Seiring dengan koreksi harga yang terjadi, perdebatan mengenai masa depan Bitcoin kembali mencuat.

Investor teknologi Jason Calacanis berpendapat bahwa Bitcoin akan digantikan oleh aset yang lebih unggul.

Namun, para pakar industri menolak klaim ini, menegaskan bahwa Bitcoin bukan sekadar teknologi, tetapi merupakan revolusi keuangan yang memiliki jaringan global yang semakin kuat.

Bitcoin Masih dalam Tren Bullish

Meskipun mengalami penurunan harga yang signifikan, fundamental Bitcoin tetap kuat. Adopsi institusional, pengaruh siklus halving, dan pertumbuhan jaringan menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam tren bullish.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, banyak analis percaya bahwa penurunan saat ini hanyalah guncangan sementara sebelum Bitcoin kembali mencetak rekor baru.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Cardano (ADA) Diborong Whale 130 Juta Token, Sinyal Bullish?

Berdasarkan laporan terbaru dari Thecoinrepublic pada Senin (17/3), investor besar atau “whale” telah membeli 130 juta token Cardano (ADA) dalam 72 jam terakhir.

Pembelian besar-besaran ini terjadi saat harga Cardano memasuki fase konsolidasi, yang memicu spekulasi tentang potensi lonjakan harga di masa mendatang.

Ali Martinez, seorang analis kripto, mengungkapkan di platform X bahwa akumulasi ini bernilai lebih dari $94 juta.

Biasanya, aktivitas seperti ini menandakan kepercayaan tinggi dari investor besar, meskipun pasar sedang mengalami ketidakpastian.

Cardano Masuk Fase Konsolidasi

Saat ini, harga Cardano berada di kisaran $0,7000, mengalami penurunan 6,72% dalam 24 jam terakhir.

Namun, tekanan beli dari whale menunjukkan minat yang terus meningkat terhadap aset digital yang satu ini.

Dalam banyak kasus sebelumnya, akumulasi besar seperti ini sering kali menjadi tanda awal sebelum harga mengalami reli. Di sisi lain, Coinbase juga turut mempengaruhi pergerakan pasar Cardano.

Bursa kripto ini berencana meluncurkan perdagangan berjangka (futures) untuk ADA pada 31 Maret, dengan persetujuan dari Commodity Futures Trading Commission (CFTC).

Jika disetujui, ini bisa meningkatkan likuiditas dan menarik lebih banyak investor institusional.

Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Senin, 17 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Senin, 17 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Regulasi dan Dampaknya pada Cardano

Regulasi tetap menjadi faktor utama yang mempengaruhi harga ADA. Baru-baru ini, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) memperpanjang proses persetujuan untuk ETF Cardano dari Grayscale.

Meskipun ini bukan sinyal negatif, keputusan ini menunjukkan pendekatan hati-hati SEC terhadap produk investasi kripto.

Beberapa analis menilai bahwa regulasi yang lebih jelas bisa memberikan keuntungan bagi Cardano dalam jangka panjang.

Jika aset ini terbukti mematuhi peraturan yang ada, kemungkinan ETF Cardano akan disetujui lebih cepat, yang bisa mendorong adopsi lebih luas.

Prediksi Pergerakan Harga Cardano

Para analis memantau level harga kunci untuk menentukan arah pergerakan ADA selanjutnya.

Jika harga mampu menembus $0,75, ADA bisa menuju kisaran $0,80 hingga $1, yang menandakan potensi breakout bullish.

Sebaliknya, jika harga turun di bawah $0,70, koreksi lebih lanjut bisa terjadi, yang meningkatkan volatilitas di pasar.

Skenario bullish bergantung pada aktivitas whale, adopsi institusional, dan potensi perdagangan futures ADA.

Namun, risiko penurunan tetap ada, terutama jika momentum pasar melemah atau terjadi hambatan regulasi lebih lanjut.

Dengan fundamental yang kuat dan dukungan dari investor besar, Cardano tetap menjadi salah satu proyek kripto yang patut diperhatikan dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dampak Posisi Short Rp 5,9 Triliun di Hyperliquid terhadap Bitcoin

Seorang trader seperti dilaporkan oleh Nftevening baru-baru ini, membuka posisi short Bitcoin dengan nilai mencapai $366 juta (Rp 5,9 triliun) di platform Hyperliquid.

Posisi ini menggunakan leverage 40x dengan harga likuidasi di kisaran $85.587 atau setara Rp 1,4 miliar).

Langkah ini berpotensi memengaruhi pergerakan harga Bitcoin secara signifikan dalam waktu dekat.

Detail Transaksi yang Mengguncang Pasar

Trader ini membayar biaya pendanaan sebesar $243.000 dan saat ini mencatat keuntungan belum terealisasi sebesar $4,6 juta (Rp 75,3 miliar) akibat penurunan harga Bitcoin ke level $83,527 (Rp 1,3 miliar).

Jika trader ini menutup posisinya dan mengambil keuntungan, Hyperliquid bisa mengalami kerugian besar.

Namun, jika harga Bitcoin melonjak dan posisi ini dilikuidasi, Hyperliquid akan dipaksa membeli BTC dengan harga lebih tinggi dari pasar.

Peran Hyperliquid dalam Perdagangan Kripto

Hyperliquid adalah platform perdagangan desentralisasi berbasis Layer-1 blockchain HyperEVM, yang menawarkan fitur canggih seperti copy trading dan scale orders.

Dengan volume perdagangan harian yang besar, Hyperliquid mulai bersaing dengan bursa desentralisasi utama seperti Uniswap dan Raydium.

Dampak terhadap Pasar Bitcoin

Posisi short dalam jumlah besar seperti ini dapat meningkatkan volatilitas Bitcoin. Jika harga BTC turun lebih lanjut, trader dapat meraup keuntungan besar.

Sebaliknya, jika harga melonjak di atas level likuidasi, Hyperliquid harus menutupi posisi ini, yang bisa menyebabkan lonjakan harga lebih tinggi.

Pergerakan harga Bitcoin sering kali dipengaruhi oleh aksi para trader besar. Dengan adanya posisi short besar di Hyperliquid, pasar bisa mengalami tekanan jual dalam jangka pendek.

Namun, jika terjadi pembalikan harga yang tajam, ini bisa memicu reli mendadak yang menguntungkan para pemegang Bitcoin.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Biaya Transaksi Ethereum Cuma $0,02, Mengapa Tetap Murah?

Ethereum terus mempertahankan biaya transaksi yang rendah, memberikan keuntungan bagi para pengguna dalam berbagai aktivitas onchain.

Data terbaru dari News Bitcoin pada Minggu (16/3), menunjukkan bahwa biaya transaksi Ethereum tetap berada di bawah 1 gwei.

Dengan kondisi ini, pengguna dapat melakukan berbagai aktivitas seperti transfer aset, perdagangan di DEX, hingga transaksi NFT dengan biaya yang minimal.

Aktivitas Blockchain yang Hemat Biaya

Pada 15 Maret 2025, biaya transaksi Ethereum untuk kecepatan tinggi hanya sekitar 1,53 gwei atau setara dengan $0,05 saja.

Sementara itu, transaksi dengan kecepatan standar atau lebih lambat hanya memerlukan biaya antara 1,07 hingga 0,57 gwei ($0,03 hingga $0,02).

Ethereum tetap aktif dengan rata-rata 1 juta hingga 1,358 juta transaksi harian, mempertahankan stabilitas dalam ekosistemnya.

Swap Token dan NFT Lebih Terjangkau

Bagi pengguna yang sering melakukan swap token di jaringan Ethereum, biaya yang dikenakan sekitar $0,81 untuk transaksi prioritas.

Namun, dengan strategi yang tepat, pengguna dapat menekan biaya hingga $0,30 per transaksi.

Sementara itu, transaksi NFT yang memerlukan pemrosesan cepat bisa dikenakan biaya sekitar $1,38, tetapi opsi lebih hemat tersedia di kisaran $0,51.

Biaya Bridging dan Pinjaman Juga Rendah

Selain transaksi reguler, aktivitas seperti bridging aset dan pinjaman onchain juga mendapatkan keuntungan dari rendahnya biaya transaksi Ethereum.

Pengguna hanya perlu mengeluarkan sekitar $0,10 untuk melakukan bridging aset dan sekitar $0,69 untuk menggunakan protokol peminjaman berbasis blockchain.

Perbedaan Biaya Transfer dan Smart Contract

Transfer ETH secara langsung lebih murah dibandingkan dengan interaksi dengan smart contract.

Hal ini disebabkan oleh perbedaan dalam sumber daya komputasi yang diperlukan untuk menjalankan transaksi di jaringan Ethereum.

Meskipun demikian, kondisi ini tetap menguntungkan pengguna yang melakukan transfer reguler maupun aktivitas DeFi lainnya.

Prospek Keberlanjutan Biaya Rendah Ethereum

Tren rendahnya biaya transaksi Ethereum ini mencerminkan permintaan yang stabil dan efisiensi jaringan yang optimal.

Dengan kondisi ini, pengguna dapat lebih leluasa melakukan transaksi, baik untuk perdagangan, investasi, maupun eksplorasi fitur DeFi dan NFT.

Apakah tren ini akan terus berlanjut? Semua bergantung pada dinamika pasar kripto dan tingkat kepadatan jaringan di masa mendatang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com