Tag Archives: aset kripto

Trump Dorong Kongres Sahkan RUU Stablecoin untuk Dominasi Dolar AS

Presiden Donald Trump menyerukan Kongres AS untuk segera mengesahkan RUU stablecoin guna mempertahankan dominasi dolar di pasar global.

Cryptopolitan pada Jumat (21/3) mengabarkan bahwa RUU ini bertujuan untuk mengatur stablecoin yang didukung dolar dan meningkatkan adopsi aset digital dalam transaksi keuangan.

Trump dan Peran Stablecoin dalam Dominasi Dolar

Trump menegaskan bahwa regulasi stablecoin akan mendukung pertumbuhan ekonomi besar-besaran.

Dalam pidatonya di Blockworks Crypto Conference di New York, ia menyatakan bahwa stablecoin berbasis dolar akan membantu memperluas pengaruh mata uang AS secara global.

“Dengan stablecoin yang didukung dolar, Anda akan membantu memperkuat dominasi dolar AS,” ujar Trump.

RUU stablecoin ini sendiri telah mendapat persetujuan dari Komite Perbankan Senat dan dipandang sebagai langkah besar bagi industri kripto.

Perintah Eksekutif Trump untuk Cadangan Bitcoin

Selain mendorong regulasi stablecoin, Trump juga menandatangani perintah eksekutif untuk membentuk Cadangan Bitcoin Strategis.

Langkah ini merupakan janji kampanye yang bertujuan untuk meningkatkan adopsi aset kripto oleh pemerintah AS.

Namun, banyak pihak dalam industri kripto merasa bahwa kebijakan ini masih kurang jelas dalam implementasinya.

Pengaruh Industri Kripto di Washington

Dukungan Trump terhadap stablecoin menunjukkan meningkatnya pengaruh industri kripto dalam politik AS.

Senator Demokrat Kirsten Gillibrand, yang dikenal sebagai pendukung kripto, telah berperan dalam mendorong reformasi pajak kripto dan regulasi stablecoin.

Sementara itu, Ketua Komite Perbankan dari Partai Republik, Tim Scott, juga mendukung kebijakan pro-kripto.

Dana Besar dari PAC Kripto untuk Pemilu

Pemain besar di industri kripto telah menginvestasikan dana besar dalam politik AS.

Fairshake PAC, komite aksi politik yang didanai industri kripto, telah mengumpulkan lebih dari $116 juta untuk mendukung kandidat pro-kripto dalam pemilu 2025.

Dukungan finansial ini menunjukkan bahwa industri kripto semakin kuat dalam memengaruhi kebijakan pemerintah. Dengan meningkatnya dukungan politik dan finansial untuk regulasi stablecoin, masa depan industri kripto di AS tampak semakin cerah.

Jika RUU stablecoin disahkan, ini bisa menjadi langkah besar dalam mendorong inovasi keuangan digital di bawah kepemimpinan Trump.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga XRP Melonjak ke Rp 41 Ribu: Mampukah Tembus Rp 43 Ribu?

Harga XRP berhasil menembus level resistensi $2,50 (Rp 41 ribu) setelah mengalami kenaikan +14%.

Berdasarkan laporan terbaru dari Ambcrypto pada Jumat (21/3), lonjakan ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan pasar terhadap XRP, yang didukung oleh akumulasi strategis dari investor besar serta meningkatnya aktivitas jaringan XRP Ledger.

Peningkatan Aktivitas di Jaringan XRP Ledger

Pertumbuhan harga XRP rupanya sejalan dengan peningkatan jumlah alamat aktif di jaringan.

Data dari CryptoQuant menunjukkan bahwa jumlah alamat aktif pada Maret 2025 mencapai 70.000, meningkat enam kali lipat dibandingkan dengan dua bulan pertama tahun ini.

Investor Besar Terus Menambah Kepemilikan XRP

Data dari Santiment menunjukkan bahwa pemegang besar XRP dengan lebih dari 1 juta token telah meningkatkan kepemilikannya sebesar 6,5% dalam dua bulan terakhir, mencapai total 46,4 miliar token.

Tren ini menegaskan bahwa kepercayaan investor institusional terhadap XRP semakin kuat.

Breakout Mengindikasikan Kenaikan Menuju $3 (Rp 43 ribu)

Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Jumat, 21 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Jumat, 21 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Selama 12 hari, XRP berulang kali mencoba menembus resistensi di $2,50 (Rp 41 ribu), tetapi gagal.

Namun, dengan akhirnya berhasil menutup di atas level ini, XRP memulai siklus kenaikan baru yang berpotensi membawa harga menuju level resistensi berikutnya di $3,00 (Rp 43 ribu).

XRP Makin Mandiri dari Pasar Altcoin

Berbeda dengan kebanyakan altcoin, XRP menunjukkan pergerakan harga yang lebih independen.

Dengan lonjakan dari $0,60 di awal 2024 ke $2,50 pada Maret 2025, XRP semakin menjauh dari pola pergerakan pasar altcoin lainnya, menunjukkan daya tariknya sebagai aset investasi jangka panjang.

SEC Hentikan Gugatan, Regulasi XRP Semakin Jelas

Salah satu faktor utama yang mendorong lonjakan harga XRP adalah keputusan SEC untuk menghentikan banding terhadap Ripple.

Dengan demikian, keputusan Juli 2023 yang menyatakan bahwa XRP bukanlah sekuritas dalam perdagangan sekunder tetap berlaku, menghilangkan hambatan regulasi yang sebelumnya membayangi aset ini.

Dampak Positif Regulasi Terhadap Harga XRP

Kejelasan regulasi ini memberikan sentimen positif bagi investor ritel maupun institusi, mendorong lebih banyak partisipasi di pasar XRP.

Dengan aturan yang lebih jelas, XRP kini dapat fokus pada pengembangan bisnis, terutama dalam sektor pembayaran lintas batas.

Prospek XRP ke Depan

Dengan meningkatnya aktivitas jaringan, partisipasi investor besar, dan kejelasan regulasi, XRP berpeluang besar untuk terus menguat.

Jika momentum ini berlanjut, XRP bisa mencapai dan menembus level psikologis $3 dalam waktu dekat.

Posisi XRP Semakin Kuat di Pasar Kripto

Lonjakan XRP ke $2,50 menandai kepercayaan pasar yang semakin besar terhadap aset ini.

Dengan fundamental yang kuat dan prospek regulasi yang lebih baik, XRP kini berada di jalur yang tepat untuk mencapai harga yang lebih tinggi, menjadikannya salah satu aset kripto yang patut diperhitungkan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

BlackRock Dukung Staking untuk ETF Ethereum

BlackRock, salah satu manajer aset terbesar di dunia, menunjukkan minat kuat terhadap mekanisme staking untuk ETF Ethereum.

Robert Mitchnick, Kepala Aset Digital BlackRock dalam wawancara dengan Theblock, menyatakan bahwa staking dapat menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya tarik Ethereum ETF di pasar.

Menurut Mitchnick, semua ETF Ethereum yang diluncurkan sebelumnya tidak memiliki fitur staking.

Padahal, staking dapat meningkatkan potensi keuntungan bagi investor melalui yield tambahan.

Jika mekanisme ini disetujui, diharapkan lebih banyak investor tertarik untuk berinvestasi di produk ETF Ethereum.

NYSE Arca Ajukan Perubahan Aturan

Bersamaan dengan optimisme BlackRock, NYSE Arca mengajukan perubahan aturan yang memungkinkan Bitwise Ethereum ETF untuk melakukan staking.

Langkah ini diikuti oleh beberapa pemain besar lainnya, seperti Grayscale, 21Shares, dan Fidelity, yang juga mengajukan proposal serupa.

Dengan adanya pengajuan ini, diharapkan regulator seperti SEC dapat memberikan izin bagi ETF Ethereum untuk memperoleh keuntungan tambahan dari staking.

Saat ini, SEC di bawah kepemimpinan baru tampak lebih terbuka terhadap inovasi di sektor aset kripto.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 21 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 21 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Potensi Keuntungan bagi Investor

Jika SEC menyetujui mekanisme staking untuk ETF Ethereum, para penerbit dana dapat memperoleh pendapatan tambahan dari hasil staking tanpa harus menjual aset utama mereka.

Hal ini akan meningkatkan daya tarik ETF Ethereum sebagai instrumen investasi yang lebih menguntungkan.

Meski demikian, masih terdapat tantangan teknis dan regulasi yang harus diselesaikan sebelum mekanisme ini dapat diterapkan sepenuhnya.

Namun, jika berhasil, langkah ini dapat menjadi perubahan besar dalam ekosistem investasi kripto.

Perbandingan dengan ETF Bitcoin

Meskipun ETF Ethereum telah menarik investasi miliaran dolar, pencapaiannya masih jauh di bawah ETF Bitcoin.

Sebagai contoh, ETF Ethereum milik BlackRock memiliki aset kelolaan sekitar $2,3 miliar, sedangkan ETF Bitcoin milik perusahaan yang sama mencapai hampir $48 miliar.

Dengan diperbolehkannya staking, ETF Ethereum berpotensi mendapatkan momentum baru untuk mengejar ketertinggalan dari ETF Bitcoin dan menarik lebih banyak investor institusional maupun ritel.

Adanya dorongan dari BlackRock dan langkah proaktif dari NYSE Arca menunjukkan bahwa pasar ETF Ethereum sedang menuju perubahan besar.

Jika staking diperbolehkan, ETF Ethereum dapat menjadi lebih kompetitif dan menguntungkan bagi investor.

Keputusan SEC dalam beberapa bulan ke depan akan menjadi faktor penentu bagi masa depan ETF Ethereum di pasar keuangan global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Efek Trump: Harga Bitcoin Stabil di Dekat $85.000 atau Rp 1,4 Miliar

Harga Bitcoin kembali menunjukkan pergerakan positif yang menarik setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan pernyataan terbaru.

Laporan terbaru dari Cointelegraph pada Jumat (21/3), menyebutkan bahwa mata uang kripto ini sempat mencapai level tertinggi intraday di $87.453 (Rp 1,4 miliar) sebelum turun kembali ke $83,655 (Rp 1,3 miliar).

Efek Pernyataan Trump

Sebelum pernyataan Trump dalam acara Digital Asset Summit di New York, beredar spekulasi bahwa ia akan mengumumkan pajak nol untuk beberapa aset kripto atau kebijakan strategis terkait cadangan Bitcoin AS.

Namun, ekspektasi ini tidak terpenuhi. Trump hanya menegaskan kembali janjinya untuk tidak menjual Bitcoin yang telah disita oleh pemerintah dan mendorong Kongres untuk segera mengesahkan regulasi stablecoin.

Pernyataan paling optimis dari Trump adalah keinginannya untuk menjadikan AS sebagai pemimpin global dalam dunia kripto.

Merespons Spekulasi Pasar

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 21 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 21 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Seperti yang sering terjadi di pasar kripto, banyak investor membeli Bitcoin berdasarkan spekulasi sebelum pernyataan Trump.

Namun, ketika pengumuman tersebut tidak sesuai dengan harapan, harga Bitcoin mengalami koreksi yang cukup cepat.

Menurut analis pasar Aksel Kibar, terdapat kemungkinan Bitcoin mengalami koreksi lebih lanjut ke level $73,700 (Rp 1,2 miliar) sebelum menentukan tren jangka panjang berikutnya.

Dukungan dari The Fed

Selain faktor Trump, penguatan Bitcoin juga dipengaruhi oleh pernyataan Ketua Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell.

Dalam risalah pertemuan FOMC, Powell mengisyaratkan perlambatan kebijakan pengetatan kuantitatif dan kemungkinan adanya dua kali pemotongan suku bunga pada 2025.

Imbasnya, hal ini memberikan optimisme yang cukup besar di kalangan para investor Bitcoin.

Prediksi Pasar dan Strategi Investor

Arthur Hayes, salah satu pendiri BitMEX, menyebut bahwa kebijakan Federal Reserve kemungkinan besar akan mendukung pergerakan harga Bitcoin.

Namun, ia memperingatkan bahwa volatilitas masih bisa terjadi dan menyarankan investor untuk tetap waspada serta memiliki dana cadangan.

Kembalinya premi Coinbase pada Bitcoin juga menjadi sinyal bahwa permintaan di pasar spot kembali meningkat.

Hal ini bisa menjadi indikator positif bagi pergerakan harga Bitcoin dalam waktu dekat.

Dengan berbagai faktor yang mempengaruhi harga Bitcoin saat ini, investor disarankan untuk tetap fleksibel dan mengikuti perkembangan kebijakan ekonomi global yang dapat mempengaruhi pasar kripto secara signifikan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

CARV: Menghubungkan Gaming, AI, dan Identitas Digital di Web3

CARV adalah ekosistem blockchain berbasis AI yang menghubungkan gaming, identitas digital Web3, dan AI-driven applications. Proyek ini dimulai pada 2022 dengan CARV Play sebagai platform gaming berbasis blockchain, lalu berkembang menjadi CARV ID, solusi identitas digital terdesentralisasi berbasis NFT.

Pada 2025, CARV memperkenalkan CARV AI Chain, yang mencakup CARV SVM Chain dan D.A.T.A. Framework, untuk mendukung AI agents dalam berbagai aplikasi Web3. CARV Labs berperan sebagai akselerator dan pusat pengembangan, dengan dana $50 juta untuk mendukung pertumbuhan melalui pendanaan, program inkubasi, dan pengembangan infrastruktur.

Core Technology

  • CARV SVM Chain – Blockchain Hybrid Berbasis AI

CARV SVM Chain adalah Hybrid Rollup di Ethereum yang menggabungkan Solana Virtual Machine (SVM) untuk kecepatan tinggi dan zero-knowledge proofs (zk-SNARKs) untuk privasi dan keamanan data. Dengan kapasitas 30.000 transaksi per detik (TPS), blockchain ini menggunakan Merkle trees & Stateless Execution untuk interoperabilitas lintas chain, serta horizontal scaling (TPU & SIMD83) untuk pertumbuhan jaringan yang lebih efisien.

  • D.A.T.A. Framework – Infrastruktur AI Agents

D.A.T.A. (Data Authentication, Trust, and Attestation) Framework memungkinkan AI agents mengakses, menganalisis, dan menggunakan data pengguna dalam ekosistem Web3 dengan keamanan tinggi.

Arsitektur D.A.T.A. Framework terdiri dari:

  • Data Ingestion Layer – Mengumpulkan data dari berbagai sumber (on-chain & off-chain).
  • Processing & Computation Layer – Menggunakan Trusted Execution Environments (TEEs) seperti Intel SGX & zk-SNARKs untuk pemrosesan data yang aman.
  • Verification Layer – Memastikan keabsahan data dengan Zero-Knowledge Proofs (zk-proofs).
  • Query & Execution Layer – Mendukung cross-chain queries, real-time alerts, dan transaksi otomatis berbasis AI.

D.A.T.A. Framework ini akan diperkuat pada 2025 dengan fitur memory-sharing AI agents, risk monitoring, serta real-time analytics untuk mengoptimalkan keputusan dalam ekosistem CARV.

  • Application Layer – Ekosistem dApps AI & Web3

Lapisan ini mempermudah pengembang membangun aplikasi berbasis AI dan identitas digital. Dengan dukungan CARV ID, pengembang bisa menciptakan dApps yang lebih personal dan interaktif, termasuk swarm AI agents untuk mengoptimalkan interoperabilitas multi-chain.

Use Cases: CARV dalam Dunia Nyata

  • Gaming & AI Agents – AI agents membantu menciptakan NPCs (Non-Player Characters) cerdas dalam game berbasis blockchain yang beradaptasi dengan gaya bermain pengguna.
  • Identitas Digital & Monetisasi Data – CARV ID memungkinkan pengguna memiliki kendali penuh atas identitas digital mereka, termasuk opsi monetisasi data pribadi dengan berbagi informasi terverifikasi kepada AI agents dan dApps.
  • Keamanan Data & Privasi – Teknologi zk-SNARKs & TEEs memastikan bahwa data pengguna tetap aman dan tidak dapat dimanipulasi.
  • Interaksi Sosial Web3 – Dengan integrasi media sosial, AI agents dapat meningkatkan interaksi pengguna dalam metaverse dan aplikasi Web3 berbasis identitas digital.
  • Automasi Keuangan & Manajemen Portofolio – AI agents dapat menganalisis aktivitas on-chain, mendeteksi peluang investasi, dan mengeksekusi transaksi otomatis berbasis AI.

Roadmap & Future Development

Pada 2025, CARV akan melanjutkan ekspansi dengan:

  • Q2 2025 – AI agents yang lebih pintar dengan pemanfaatan penuh CARV ID untuk personalisasi pengalaman pengguna.
  • Q3 2025Memory-sharing AI agents dan integrasi analitik real-time untuk keamanan & efisiensi lebih tinggi.
  • Q4 2025 – Ekspansi ekosistem ke lebih banyak platform gaming dan Web3 dApps dengan integrasi AI yang lebih luas.

Kesimpulan

CARV berinovasi dengan menggabungkan gaming, identitas digital, dan AI dalam satu ekosistem blockchain yang aman dan efisien. Dengan dukungan dari teknologi seperti SVM Chain & D.A.T.A.

Framework, serta investor besar, CARV memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin dalam industri AI-driven blockchain gaming & decentralized identity. Tantangan utama yang perlu diperhatikan adalah adopsi pengguna & regulasi privasi data, tetapi dengan strategi yang tepat, CARV bisa menjadi bagian penting dalam revolusi Web3 dan AI. 

Carv (CARV) tersedia untuk dibeli di beberapa exchange kripto besar seperti Tokocrypto. Pembelian CARV bisa dilakukan melalui bursa kripto seperti Tokocrypto mulai tanggal 19 Maret 2025 jam 15:00 WIB dengan langkah-langkah yang sederhana seperti masuk ke akun Tokocrypto, mencari pasangan perdagangan CARV/IDR, lalu menempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Upbit Keluarkan Peringatan Investor untuk HiFi Finance (HIFI)

Platform perdagangan aset kripto asal Korea Selatan, Upbit, mengeluarkan peringatan resmi kepada investor terkait token HiFi Finance (HIFI) setelah terjadi peningkatan signifikan dalam pasokan token yang beredar.

Lonjakan ini dikhawatirkan akan mempengaruhi stabilitas harga dan likuiditas HIFI di pasar.

Alasan Mengeluarkan Peringatan

Sebelum mengeluarkan peringatan tersebut, Upbit merilis pemberitahuan yang menyoroti perubahan mendadak dalam pasokan token HIFI.

Menurut data on-chain, total pasokan HIFI yang beredar (circulating supply) meningkat drastis lebih dari 200% dalam kurun waktu 24 jam, dari sekitar 4 juta token menjadi lebih dari 12 juta token.

Perubahan ini diduga terkait aktivitas unlocking atau pelepasan token dari pihak pengembang atau pihak terkait proyek.

Upbit menegaskan bahwa lonjakan pasokan dapat menyebabkan volatilitas harga ekstrem dan berpotensi untuk memicu manipulasi pasar.

Peringatan ini bertujuan memberi kesadaran kepada investor untuk mengambil keputusan investasi dengan hati-hati.

Detail Lonjakan Pasokan HIFI

Menurut laporan Coinedition pada Kamis (20/3), penyebab lonjakan ini diduga berasal dari pelepasan token yang sebelumnya terkunci (vested tokens) oleh tim pengembang atau investor awal.

Imbasnya, harga HIFI anjlok 45% dalam 24 jam, dari puncak $2,50 ke level $1,38 setelah pasokan meningkat.

Selain itu, volume perdagangan HIFI di Upbit melonjak 300%, mencapai $28 juta dalam sehari, yang menunjukkan adanya aktivitas jual besar-besaran.

Tindakan Upbit

Sebagai langkah pencegahan, Upbit telah melakukan peningkatan pemantauan dan pengawasan terhadap perdagangan HIFI untuk mendeteksi manipulasi atau perdagangan tidak wajar.

Perusahaan asal Korea Selatan itu juga menambahkan label “peringatan investasi” pada halaman perdagangan HIFI di dalam platform.

Opsi terakhir, Upbit akan membekukan sementara deposit token HIFI hingga stabilitas pasar kembali pulih.

Respons Komunitas dan Pengembang

Menanggapi fenomena ini, Tim HiFi Finance telah mengklarifikasi bahwa pelepasan token adalah bagian dari jadwal vesting yang telah diumumkan sebelumnya, tetapi mengakui kurangnya komunikasi proaktif kepada komunitas.

Sedangkan dari kalangan investor, banyak pemegang HIFI mengkritik tim atas ketidaktransparanan, sementara sebagian lainnya memanfaatkan volatilitas untuk trading jangka pendek.

Analisis Pasar

Pakar aset kripto menilai insiden ini sebagai contoh risiko investasi dalam proyek dengan tokenomics tidak transparan.

Beberapa poin kritis, seperti jadwal pelepasan token yang tiba-tiba (Vesting Schedule) dapat menggoyahkan kepercayaan investor.

Dengan likuiditas yang terbatas, kapitalisasi pasar HIFI yang relatif kecil ($16 juta) membuatnya rentan terhadap fluktuasi pasokan.

Dari sisi regulasi, para ahli menyoroti insiden ini sebagai memonetum untuk memperkuat argumen perlunya pengawasan ketat terhadap praktik pelepasan token oleh otoritas.

Rekomendasi untuk Investor

Bagi para investor, dianjurkan untuk melakukan Due Diligence. Selidiki jadwal vesting dan alokasi token sebelum berinvestasi.

Selain itu, hindari kebiasaan FOMO (Fear of Missing Out). Pasalnya, volatilitas tinggi sering kali dimanfaatkan pelaku pasar untuk menjebak investor kurang berpengalaman.

Terakhir, investor disarankan untuk terus mengikuti pengumuman terbaru dari tim proyek dan pertukaran untuk menghindari risiko informasi asimetris.

Secara keseluruhan, peringatan Upbit terhadap HIFI mengingatkan investor akan pentingnya memahami dinamika pasokan token dalam proyek kripto.

Meski aset kripto menawarkan potensi keuntungan tinggi, risiko seperti manipulasi pasokan dan volatilitas ekstrem tetap menjadi tantangan serius.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

The Fed Pertahankan Suku Bunga, Harga Bitcoin Naik 7%

Harga aset kripto utama seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), XRP, dan Dogecoin (DOGE) mengalami penguatan signifikan menyusul keputusan Federal Reserve (The Fed) untuk mempertahankan suku bunga acuan AS dalam kisaran 5,25%-5,50%.

Kebijakan ini memicu optimisme pasar terkait likuiditas dan risiko investasi, mendorong aliran modal ke aset berisiko tinggi seperti kripto.

The Fed Pertahankan Suku Bunga, Sinyal “Higher for Longer”

Pada pertemuan untuk menentukan kebijakan pada 20 Maret 2025, The Fed memutuskan untuk tidak mengubah suku bunga untuk kelima kalinya secara berturut-turut.

Jerome Powell, Ketua The Fed, menegaskan bahwa inflasi AS masih di atas target 2% (3,2% per Februari 2025), sehingga perlu menjaga suku bunga tinggi hingga ada kepastian inflasi terkendali.

Namun, The Fed juga memproyeksikan tiga pemotongan suku bunga pada 2025, yang memicu respons positif di pasar keuangan.

Harga Bitcoin Terkatrol

Pasca putusan The Fed, harga Bitcoin (BTC) melonjak 7% dalam 24 jam, menembus level $67.000 atau yang tertinggi sejak November 2021.

Kenaikan didorong oleh arus masuk dana ke ETF Bitcoin spot dan antisipasi halving pada April 2025 mendatang.

Bahkan, analis Standard Chartered memprediksi BTC bisa mencapai harga hingga $100.000 pada akhir tahun, jika tidak kehilangan momentum.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 20 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 20 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Efek Domino

Bukan hanya Bitcoin saja yang terkatrol kebijakan The Fed tersebut, aset lainnya seperti Ethereum (ETH) turut menguat 9% ke level $3.500.

Hasil positif ini juga didukung ekspektasi persetujuan ETF Ethereum oleh SEC pada Mei mendatang. Selain itu, aktivitas jaringan meningkat seiring persiapan upgrade “Dencun” untuk mengurangi biaya transaksi.

Di sisi lain, harga XRP naik 12% ke level $0,65, setelah Ripple mengumumkan kerja sama dengan lembaga keuangan di Asia untuk penggunaan teknologi CBDC. Sentimen pasar mulai membaik menyusul perkembangan positif gugatan Ripple vs SEC.

Pun begitu dengan harga Dogecoin (DOGE) yang melesat ke level 18% senilai $0,16 karena lonjakan volume perdagangan dan rumor integrasi dengan platform pembayaran global.

Harga Dogecoin juga meningkat setelah Elon Musk kembali memicu spekulasi dengan postingan misterius di X (Twitter).

Faktor Penggerak Rally Kripto

Pasca putusan The Fed, likuiditas terhadap aset digital tetap terjaga. Suku bunga tinggi yang stabil mengurangi kekhawatiran resesi, mendorong investor mengambil risiko. –

Inflows ke ETF Kripto juga cukup tinggi. Contohnya, ETF Bitcoin AS mencatat aliran dana masuk $1,2 miliar dalam sepekan terakhir.

Dari sisi teknologi dan regulasi, upgrade jaringan (seperti Ethereum Dencun) dan kejelasan regulasi meningkatkan kepercayaan investor.

Peringatan dari Analis

Meski rally kripto cukup menggiurkan, para ahli mengingatkan potensi koreksi jangka pendek karena beberapa alasan.

Pertama, Profit-Taking. Trader mungkin mengambil untung di level resisten kritis, misalnya BTC di $70.000.

Kedua, dari aspek geopolitik. Ketegangan di Timur Tengah dan fluktuasi pasar energi bisa picu volatilitas.

Ketiga, kebijakan The Fed. Pemotongan suku bunga yang tertunda bisa menekan sentimen pasar.

Prospek ke Depan

Berbagai kemungkinan akan tetap ada di masa depan, misalnya Bitcoin Halving pada April 2024 nanti. Peristiwa ini secara historis memicu kenaikan harga dalam jangka panjang.

Di sisi lain, keputusan SEC untuk ETH Ethereum pada Mei nanti bisa saja menjadi katalis potensial untuk ETH lainnya.

Selain itu, jika kebijakan The Fed yang mempertahankan suku bunga bisa menekan inflasi AS turun ke 2,5%, aliran modal ke kripto bisa semakin deras.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

The Fed Tahan Suku Bunga: Sinyal Bullish Bagi Pasar Kripto

Federal Reserve (The Fed) kembali membuat keputusan penting yang menjadi sorotan dunia, yaitu mempertahankan suku bunga tidak berubah.

Keputusan ini, yang mempertahankan kisaran target suku bunga dana federal pada 5,25% hingga 5,5%, mengirimkan sinyal kuat tentang kehati-hatian The Fed dalam menghadapi kompleksitas ekonomi global saat ini.

Mengapa The Fed Bertindak Hati-hati?

Keputusan ini tidak diambil secara tiba-tiba. Setelah serangkaian kenaikan suku bunga yang agresif untuk menjinakkan inflasi, The Fed kini berada di persimpangan jalan.

Mereka melihat adanya tanda-tanda positif yang dapat dilihat dari aktivitas ekonomi yang terus berkembang, pasar tenaga kerja yang stabil, dan inflasi yang mulai mereda.

Namun di sisi lain, mereka juga menyadari bahwa tantangan masih ada, yaitu tingkat inflasi yang masih tetap tinggi.

Meskipun inflasi telah turun dari puncaknya, angkanya masih jauh dari target 2% yang diinginkan The Fed.

Hal ini membuat mereka tetap waspada terhadap potensi kenaikan harga di masa depan, sehingga berakhir dengan tidak menurunkan suku bunga.

Ketidakpastian Ekonomi Global

Faktor-faktor seperti konflik geopolitik, gangguan rantai pasokan, dan perlambatan ekonomi di beberapa negara besar menciptakan ketidakpastian yang signifikan.

Menurut laporan Cryptobriefing pada Kamis (20/3), The Fed ingin memastikan bahwa mereka tidak mengambil langkah yang dapat memperburuk situasi.

Dampak pada Pasar Kripto

Keputusan The Fed ini memiliki implikasi yang signifikan bagi pasar kripto, terutama Bitcoin.

Secara historis, suku bunga yang rendah cenderung menguntungkan aset berisiko seperti kripto. Akibat putusan The Fed ini, investor akan mencari imbal hasil yang lebih tinggi.

Dalam lingkungan suku bunga rendah, investor mencari peluang untuk mendapatkan imbal hasil yang lebih tinggi daripada yang ditawarkan oleh aset tradisional seperti obligasi. Hal ini tentunya dapat meningkatkan minat pada kripto.

Karena The Fed urung menurunkan suku bunga, ini berarti biaya pinjaman akan menjadi lebih rendah.

Suku bunga yang rendah juga mengurangi biaya pinjaman, yang dapat mendorong investasi dalam aset berisiko. Hanya saja, pasar kripto juga sensitif terhadap sentimen investor.

Jika investor khawatir tentang prospek ekonomi, mereka mungkin menarik dana dari aset berisiko, termasuk kripto.

Apa yang Akan Selanjutnya Terjadi?

The Fed akan terus memantau data ekonomi dengan cermat dan siap untuk menyesuaikan kebijakan jika diperlukan.

Fokus mereka adalah untuk mencapai keseimbangan antara mengendalikan inflasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Bagi para investor, keputusan The Fed ini mengingatkan akan pentingnya untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam menghadapi ketidakpastian pasar.

Secara keseluruhan, keputusan The Fed untuk menahan suku bunga mencerminkan pendekatan yang seimbang dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini.

Meskipun ada tanda-tanda positif, The Fed tetap waspada terhadap risiko dan akan terus memantau situasi dengan cermat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

CEO Ripple Tuntut Balik SEC, Harga XRP Melambung 11 Persen

Securities and Exchange Commission (SEC) membatalkan bandingnya terhadap Ripple yang selama empat tahun terakhir tak kunjung usai.

Sementara SEC tidak lagi melanjutkan kasusnya terhadap perusahaan tersebut, Ripple masih mengajukan banding atas denda sebesar $125 juta dan putusan yang mengharuskannya untuk mendaftarkan penjualan XRP institusional sebagai sekuritas.

Putusan Hakim Analisa Torres pada bulan Agustus 2023: yang memutuskan bahwa XRP bukanlah sekuritas saat diperdagangkan di pasar sekunder, tetapi penjualan XRP institusional kepada investor terakreditasi diklasifikasikan sebagai sekuritas, masih berlaku.

Imbasnya, harga XRP melonjak hampir 11% menjadi $2,52 setelah berita tersebut meluas, menurut data dari CoinGecko.

Alasan Tuntut Balik

Setelah bertahun-tahun berproses hukum, SEC akhirnya menarik diri, akan tetapi Ripple belum menganggap kasus tersebut selesai.

CEO Ripple Brad Garlinghouse berbincang dengan Bloomberg pada hari Rabu (19/3) dan menjelaskan mengapa perusahaan tersebut tetap mengajukan banding.

“SEC telah membatalkan banding mereka. Itu berarti kami berubah dari tergugat menjadi penggugat,” kata Brad dalam wawancara tersebut.

Brad juga membahas berapa banyak biaya hukum yang telah dikeluarkan Ripple sejak kasus ini dimulai pada Desember 2020.

“Kami telah menghabiskan lebih dari $150 juta untuk membela kasus ini, bukan hanya untuk kami, tetapi untuk seluruh industri kripto,” katanya.

Ia menyebut strategi SEC di bawah pimpinan Gary Gensler sebagai upaya untuk menggertak industri kripto melalui tindakan hukum.

“SEC ingin memaksakan kekuasaannya atas kripto melalui tuntutan hukum. Itu sudah berakhir sekarang,” tambahnya.

Dalam wawancara tersebut, Brad mengakui bahwa mencabut banding adalah sebuah pilihan.

Akan tetapi karena denda tersebut berasal dari penjualan XRP pada tahun 2015 dan 2016, di mana SEC belum menerapkan regulasi seperti dalam tuduhan, dinilai Brad sebagai transaksi yang tidak merugikan investor mana pun.

“Tidak ada kerugian bagi investor, tidak ada uang yang hilang, jadi mengapa kita ada di sini?” tanyanya.

Keputusan SEC untuk membatalkan banding menandakan adanya perubahan dalam pendekatannya terhadap penegakan hukum kripto.

Brad mengatakan bahwa pemerintahan baru Donald Trump dan perubahan dalam kepemimpinan SEC telah berperan dalam hal ini.

“Saya pikir jika Anda bertanya kepada Paul Atkins dan David Sacks, mereka akan setuju bahwa kasus ini seharusnya tidak pernah diajukan,” kata Brad.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 20 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 20 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

IPO bukan prioritas Ripple

Pada kesempatan yang sama, Brad menepis spekulasi bahwa Ripple akan go public, dengan mengatakan bahwa IPO bukanlah prioritas saat ini.

“Go public adalah sesuatu yang dapat kami pertimbangkan, tetapi kami tidak perlu melakukannya untuk saat ini,” papat Brad.

Tidak seperti kebanyakan perusahaan yang go public untuk mengumpulkan modal, Ripple mampu tumbuh secara organik tanpa pendanaan dari luar.

Rencana Akuisisi

Alih-alih tidak menggelar IPO, Ripple sebenarnya justru tengah mempertimbangkan akuisisi.

Brad mengonfirmasi bahwa perusahaan tersebut tengah aktif mencari cara untuk membeli perusahaan infrastruktur blockchain.

“Waktu tepatnya belum pasti. Tapi, akan ada konsolidasi tahun ini, dan kami akan menjadi bagian darinya,” sambung Brad.

Lembaga keuangan juga mulai memikirkan kembali pendekatan mereka terhadap kripto, seperti yang ditunjukkan Brad, bank-bank besar AS yang sebelumnya tidak ingin berurusan dengan kripto, kini berubah pikiran.

Dua bidang utama yang diminati bank adalah penyimpanan dan pembayaran kripto. Seiring dengan semakin populernya stablecoin dan tokenisasi aset dunia nyata, lembaga keuangan tengah menjajaki cara untuk mengintegrasikan layanan kripto.

“Bank perlu menyimpan aset kripto dengan aman dan infrastruktur pembayaran sudah ketinggalan zaman,” kata Brad.

Selain akuisis, Ripple telah memperluas bisnis stablecoinnya, meluncurkan RL USD tahun lalu.

Sasaran perusahaan adalah menjadikannya salah satu dari lima stablecoin teratas pada akhir tahun.

“Sasarannya adalah pada akhir tahun RLUSD menjadi salah satu dari lima teratas di pasar pada akhir tahun. Dan saya pikir seluruh pasar akan tumbuh secara dramatis tahun ini,” lanjut Brad optimis.

Untuk diketahui, pasar stablecoin saat ini bernilai $230 miliar, dan beberapa analis percaya pasar ini dapat tumbuh 10x selama lima tahun ke depan.

Maka dari itu, Brad berambisi bahwa Ripple ingin memanfaatkan momen tersebut semaksimal mungkin.

Tetap Transparan

Ketika ditanya tentang manajemen pasokan XRP, Brad menepis kekhawatiran bahwa kepemilikan Ripple atas 42% pasokan token memberinya keuntungan yang tidak adil.

“Kami telah transparan tentang kepemilikan XRP kami selama bertahun-tahun. Tidak ada yang berubah,” katanya.

Selaras dengan pernyataan Brad, perusahaan selalu menerbitkan Laporan Pasar XRP secara berkala, untuk merinci berapa banyak yang dijual perusahaan ke pasar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Market Sinyal Harian: Peluang Pergerakan Kripto 20 Maret 2025

Selamat datang di Market Sinyal Harian edisi spesial Ramadan. Hari ini Kamis, 20 Maret 2025, kami akan memberikan analisis dan sinyal perdagangan untuk lima kripto yang memiliki potensi pergerakan signifikan di Tokocrypto.

Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

CAKE/USDT (🔼 8.37%)

  • Entry: $2.442
  • Stop Loss: $2.340
  • Take Profit: $2.650

Pada grafik 1 jam CAKE/USDT, harga menunjukkan pemulihan setelah mengalami koreksi dan saat ini bergerak menuju resistance di $2.65. Level support utama berada di sekitar $2.34-$2.44. Indikator RSI menunjukkan 60.94, yang mendekati kondisi overbought, namun masih memungkinkan untuk momentum bullish lebih lanjut. Jika harga mampu menembus resistance $2.65, maka potensi kenaikan lebih lanjut dapat terjadi. Volume perdagangan juga meningkat, menunjukkan adanya minat beli.

Dari sisi fundamental, PancakeSwap baru saja meluncurkan fitur veCAKE Revenue Sharing Pool, yang memungkinkan pengguna untuk mengunci CAKE mereka dan mendapatkan bagian dari pendapatan trading fee dari pasangan V3.

THE/USDT (🔼 4.83%)

  • Entry: $0.3694
  • Stop Loss: $0.3608
  • Take Profit: $0.3874

Grafik THE/USDT menunjukkan harga berada di area support sekitar $0.3608 – $0.3694 dengan potensi rebound menuju resistance di $0.3874. RSI saat ini di sekitar 41.37, menunjukkan kondisi masih netral-cenderung oversold, yang bisa menjadi peluang untuk koreksi ke atas. Volume perdagangan cukup besar, mencerminkan adanya minat beli yang meningkat. Jika harga mampu menembus resistance $0.3874, ada peluang untuk reli lebih lanjut.

Fundamental THE mengalami katalis positif dengan listing pasangan THE/USDC di Exchange Global Spot, yang akan meningkatkan likuiditas dan adopsi token ini. Listing ini juga menyesuaikan dengan regulasi MiCA terkait stablecoin, yang memberikan kepercayaan tambahan bagi investor. Dengan peningkatan likuiditas dan volume perdagangan yang lebih besar

TAO/USDT (🔼 4.51%)

  • Entry: $251.3
  • Stop Loss: $246.6
  • Take Profit: $262.7

Secara teknikal, TAO menunjukkan pergerakan volatil dengan level support kuat di sekitar $246.6 dan resistance di $262.7. Harga saat ini berada di kisaran $254.2 setelah mengalami rejection dari resistance. RSI berada di sekitar 49.36, menunjukkan masih adanya ruang untuk pergerakan naik, namun momentum sedang melemah. Jika harga mampu bertahan di atas $251.3, ada potensi retest ke $262.7. Volume perdagangan masih relatif rendah, menandakan pergerakan yang bisa dipengaruhi oleh likuiditas terbatas.

Dari sisi fundamental, TAO mendapat dorongan dari perkembangan ekosistem Bittensor dengan peluncuran kompetisi model AI baru yang berkolaborasi dengan Microsoft dan Prime Intellect. Ini menunjukkan bahwa ekosistem TAO terus berkembang dalam AI dan machine learning, yang bisa meningkatkan daya tarik proyek dalam jangka panjang.

SOL/USDT (🔼 3.60%)

  • Entry: $130.27
  • Stop Loss: $128.16
  • Take Profit: $134.96

Pada grafik 1 jam SOL/USDT, harga saat ini berada di sekitar $132.92 dan sedang menguji area resistance di $134.96. Jika terjadi breakout dengan volume yang tinggi, potensi kenaikan berikutnya bisa mencapai sekitar $139.65 (+3.60%). Support kuat berada di kisaran $128.16 – $130.27, yang dapat menjadi area pantauan jika terjadi pullback. Indikator RSI berada di level 60.76, mengindikasikan momentum bullish, tetapi mendekati zona overbought, yang dapat menyebabkan koreksi sebelum melanjutkan kenaikan lebih lanjut.

Sentimen positif datang dari peluncuran ETF Solana Futures oleh Volatility Shares, yang memperkenalkan SOLZ (melacak futures Solana) dan SOLT (ETF dengan leverage 2x). Ini menjadi langkah besar bagi Solana, mirip dengan dampak ETF Bitcoin sebelumnya, yang berpotensi meningkatkan minat institusional dan memperdalam likuiditas pasar. Dengan market cap Solana yang mencapai $67 miliar, ETF ini dapat membawa lebih banyak modal ke dalam ekosistemnya.

ENA/USDT (🔼 5.34%)

  • Entry: $0.3735
  • Stop Loss: $0.3668
  • Take Profit: $0.3934

Pada grafik 1 jam ENA/USDT, harga saat ini bergerak di kisaran $0.3856, mengalami koreksi setelah sebelumnya mencapai resistance di sekitar $0.3934. Jika harga mampu bertahan di atas support kuat di sekitar $0.3735, potensi kenaikan ke area $0.3934 (+5.34%) masih terbuka. Namun, kegagalan mempertahankan area support ini bisa membawa harga turun ke $0.3668.

RSI saat ini berada di 52.88, menunjukkan momentum masih cukup netral tanpa indikasi overbought atau oversold yang signifikan.Ethena Labs baru saja mengumumkan kemitraan dengan Initia, di mana stablecoin USDe akan menjadi likuiditas utama dalam ekosistem DeFi mereka.

Langkah ini dapat memperkuat permintaan terhadap ENA karena USDe akan digunakan dalam berbagai aplikasi keuangan, termasuk perdagangan, peminjaman, dan DeFi secara umum.

Baca juga: Tren Bitcoin 17-21 Maret 2025: Bocoran FOMC by Hoteliercrypto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com