Tag Archives: blockchain

Proyeksi Analis: Harga Bitcoin Menguat Pasca $ 25 Ribu, November 2022

Analis Bitcoin terkemuka, Tone Vays berpendapat, bahwa harga Bitcoin menguat pasca menyentuh $ 25.000, kemungkinan besar November 2022 nanti. Ini mencerminkan peluruhan pasar terus berlanjut, seperti yang telah diproyeksikan oleh Tone Vays sendiri.

Proyeksi terbaru oleh Tone itu disampaikannya di YouTube pada Jumat (6/5/2022), ketika harga Bitcoin mulai masuk ke wilayah $ 35.000. Ketika artikel ini ditulis, harga kripto itu di kisaran $ 34.675 per BTC. Berikut sari pati paparan Tone Vays itu.

Pertama, potensi melemahnya harga Bitcoin hari ini sudah ia sampaikan di sejumlah video sebelumnya, secara teknikal.

Kedua, Tone Vays mengatakan bahwa dia sedang menunggu kesempatan terbaik untuk membeli Bitcoin (BTC) di tengah aksi harga bearish aset kripto unggulan itu.

Ketiga, bahwa harga Bitcoin kemungkinan akan melanjutkan lintasannya ke bawah dan mencoba masuk ke support level psikologisnya, yakni $ 30.000, kecuali naik secara tiba-tiba. Arahan terakhir ini, mencerminkan bahwa whale bisa tiba-tiba melakukan pembelian banyak dan membuat harga Bitcoin terdongkrak cepat.

Keempat, berdasarkan grafik, kita perlu kembali ke pola segitiga ini [lihat gambar di bawah] pada Mei 2022 ini, guna memastikan akan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Namun, jika terus berada di bawah batas pola itu, maka mungkin pada bulan depan bisa berakhir di sekitar $ 23.000.

Baca juga: Tanya Jawab Lengkap Aturan Pajak Aset Kripto yang Wajib Dipahami

Kelima, pada grafik mingguan, Vays tak menampik harga Bitcoin terlihat “benar-benar mengerikan”, karena kripto itu memancarkan beberapa sinyal bearish. Tegasnya, kita saat ini sedang dalam proses membentuk penutupan terendah mingguan baru. Ini berpotensi akan menjadi penutupan terendah kedua dalam waktu sekitar satu tahun. Namun jika berlanjut lebih dari setahun, itu bukanlah pertanda baik, itu bukan pertanda bullish.

Keenam, ia menyarankan ketika harga Bitcoin jatuh cepat, jangan lakukan pembelian begitu saja. Diperlukan beragam alasan mulai dari analisis teknikal ataupun fundamental pada rentang waktu tertentu.

Baca juga: NYDIG: Harga Bitcoin Menguat dalam Jangka Panjang

Ketujuh, dengan skenario lebih suram, Vays mengatakan kemungkinan pasar bearish ini akan memakan waktu berbulan-bulan sebelum Bitcoin dapat mencetak support level terbaiknya.

Kedelapan, Vays memilih untuk mengkumulasi Bitcoin dengan harga terendah di akhir tahun. Jika Bitcoin terus turun, ia memprakirakan, pada November harga Bitcoin menguat pasca berada di kisaran $ 25.000. Ini yang ia sebut bahwa pasar bearish berakhir. Ini senada dengan prakiraan teknikal oleh analis Katie Stockton dari Fairlead Strategies, bahwa support terkuat harga Bitcoin adalah $ 27.200. Ini menegaskan pasar masih sangat bearish dan akan disusul pelemahan berikutnya. 

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Elon Musk Ambil Alih Twitter, Dogecoin (DOGE) Pimpin Pasar Kripto

Akhirya Elon Musk resmi mengambil alih perusahaan Twitter senilai US$44 miliar, Dogecoin (DOGE) pimpin pasar kripto di 100 besar versi Coinmarketcap. Harga Bitcoin juga turut terdongkrak, menyusul ApeCoin (APE) masih menunjukkan tajinya kendati Instagram NFT BAYC diretas.

Twitter telah menerima tawaran Elon Musk untuk mengakuisisi semua saham biasa perusahaan seharga US$54,20 per saham, 6 jam lalu, Senin (25/4/2022) waktu setempat atau dini hari WIB.

Twitter telah menerima tawaran Musk untuk membeli saham perusahaan dengan harga $54,20 per unit dalam transaksi senilai sekitar $44 miliar. Musk sekarang memiliki 100 persen saham di perusahaan.

CEO Tesla dan SpaceX itu telah mengindikasikan bahwa dia ingin memperjuangkan kebebasan berbicara dan menurutnya Twitter memiliki potensi besar.

Elon musk twitter dogecoin

Elon Musk, orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih diperkirakan $270 miliar, telah menjadi pemegang saham tunggal Twitter.

Elon musk twitter dogecoin

Baca juga: Market Kripto: Nilai Bitcoin Merana Terus Tertekan, Apa Penyebabnya?

Raksasa media sosial itu mengkonfirmasi pada hari Senin waktu setempat di Amerika Serikat, bahwa mereka telah menerima tawaran Musk untuk membeli saham perusahaan itu dengan harga US$54,20 per lembar saham dan menjadikan perusahaan itu menjai perusahana privat.

Menurut siaran pers, transaksi tersebut bernilai sekitar US$44 miliar. Musk menawarkan untuk membeli perusahaan dengan harga premium pada penilaian pasarnya awal bulan ini, menjelaskan bahwa dia ingin membuka “potensi luar biasa” Twitter.

Perkembangan itu terjadi beberapa hari setelah diketahui bahwa Musk telah mengambil 9,2 persen saham di perusahaan tersebut. CEO Twitter Parag Agrawal kemudian mengumumkan bahwa Musk akan bergabung dengan dewan perusahaan, sebelum mundur dari pengumuman setelah Musk memutuskan untuk tidak bergabung dengan dewan.

Meskipun tawaran CEO Tesla dan SpaceX untuk membeli 100 persen saham di perusahaan itu dilihat sebagai berita besar di dunia teknologi, kemungkinan itu akan diterima tampak lebih kecil ketika dewan perusahaan meluncurkan apa yang dikenal sebagai “pil racun,” sebuah kebijakan yang akan memungkinkan pemegang saham untuk membeli saham perusahaan dengan harga diskon, menipiskan nilai kepemilikan Musk.

Namun, perusahaan sejak itu memastikan bahwa mereka telah menerima tawaran itu dari Musk.

Selain memuji potensi masa depan Twitter, Musk telah berulang kali merujuk minatnya untuk memperjuangkan kebebasan berbicara sehubungan dengan media sosial.

Elon Musk usul Twitter dan Tesla terima pembayaran pakai Dogecoin. Foto: PCmag.
Elon Musk usul Twitter dan Tesla terima pembayaran pakai Dogecoin. Foto: PCmag.

Sebelum mengumumkan bahwa dia telah mengambil 9,2 persen saham di perusahaan, dia mengunggah jajak pendapat yang menanyakan 80 juta pengikutnya apakah Twitter mendukung kebebasan berbicara.

“Konsekuensi dari jajak pendapat ini akan menjadi penting,” tulisnya beberapa pekan lalu.

Elon Musk juga baru-baru ini mengeluh tentang akun spam terkait kripto di Twitter, mengkritik perusahaan karena berfokus pada menawarkan dukungan untuk NFT daripada menyelesaikan masalah spam.

Namun, Musk bisa dibilang lebih dikenal karena kehadirannya yang “sembrono” di media sosial itu. Dia secara rutin menggambarkan tokoh ternama lain dan memposting meme lucu, sering merujuk pada kripto seperti Dogecoin dan bahkan perusahaannya sendiri.

Pandangan pribadinya yang sangat sering tentang aset kripto dan harga saham Tesla telah membuatnya terlibat dalam masalah dengan SEC di masa lalu, karena cuitannya sering menyebabkan goncangan di pasar (Bahkan Dogecoin hari melonjak lagi terkait pemberitaan ini.

Dengan Elon Musk menguasai penuh perusahaan Twitter, Elon Musk diperkiraan akan sulit mengerem kebiasaannya itu dan akan memberi ruang dongkrak yang besar bagi Bitcoin dan Dogecoin.

Baca juga: Aneh! Imbalan Burn Shiba Inu (SHIB) Malah Dapat Token Baru, RYOSHI

Pasar Kripto Sambut Baik Pembelian Twitter 

Terpantau pada Selasa pagi (26/4/2022), harga Dogecoin (DOGE) melonjak 19,78 persen dalam 24 jam terakhir di harga US$0,1531 dampak dari pemberitaan itu. DOGE berkuasa atas 100 besar pasar kripto, disusul oleh ApeCoin (APE), 18,23 persen di kisaran US$19,44.

Sedangkan Bitcoin turun ikut terdongkrak, naik lebih dari 4 persen, US$40.500. Menyusul di bawahnya, ETH, US$3,012.40, menguat 5,40 persen. Sejumlah besar kripto berkapitalisasi pasar besar juga turut melesat.

Spekulasi Dampaknya Terhadap Dogecoin di Masa Depan

Walaupun penafsiran berikut sangat spekulatif, Twitter yang sudah berada di tangan Elon bisa jadi akan lebih kuat dari sisi use case dan perkembangan lainnya. Setidaknya Elon punya kuasa keputusan agar DOGE dijadikan sebagai alat pembayaran di Twitter. Wacana ini sudah lama ia sampaikan.

Ini juga bisa diselaraskan dengan langkah Twitter yang sebelumnya menerapkan metode pembayaran USDCoin dan menggunakan teknologi Polygon (MATIC) untuk layanan Twitter Blue dan tiket Twitter Spaces, atas kemitraan dengan Stripe. Salah seorang investor di Stripe adalah Elon Musk.

Belum lagi mengingat Elon Musk yang diwakili oleh Jared Birchall masih anggota di Dewan Penasihat Dogecoin Foundation. Di sana ada juga Vitalik Buterin sebagai penasihat urusan teknologi yang sebelumnya pernah mengusulkan agar sistem Dogecoin menganut Proof-of-Stake dan ada fitur DAO. [ps]

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Mengenal Launchpad di Dunia Aset Kripto, Apa Keuntungannya?

Jika kamu seorang penggiat dunia kripto pasti sudah mengenal istilah launchpad. Platform launchpad ini secara sederhana mirip seperti inkubator dalam industri startup yang berusaha mengumpulkan dana dari investor untuk mewujudkan hingga menjalankan proyek.

Seperti yang kita ketahui industri aset kripto mengalami pertumbuhan eksponensial dengan adopsi ritel yang meluas, bersama dengan harga Bitcoin mencapai titik tertinggi sepanjang masa, menyeret altcoin lainnya. Investor kripto tentu sangat senang dengan masuknya keuntungan dengan tingkat bunga tinggi untuk altcoin lainnya seperti Ethereum, Dogecoin, dan Shiba Inu.

Popularitas aset kripto yang meningkat ini memunculkan beberapa inovasi yang ramah investor untuk memfasilitasi percepatan dalam penerimaan dan adopsi kripto secara global. Salah satu inovasi yang memenangkan hati jutaan investor dan pengusaha adalah munculnya launchpad kripto.

Ilustrasi launchpad kripto.
Ilustrasi launchpad kripto.

Baca juga: Ketika Lembaga Pemerintahan Indonesia Melirik Pengembangan Metaverse

Apa Itu Launchpad?

Sama seperti inkubator startup, launchpad kripto ini bertindak sebagai jembatan antara investor dan pengembang proyek kripto. Di mana nantinya pengembang atau startup berbasis blockchain tersebut bisa mendapatkan akses dana dan dukungan yang dibutuhkan untuk pengembangan proyek.

Launchpad juga memungkinkan proyek berbasis blockchain untuk mendapatkan atau meningkatkan modal, beriringan dengan memberikan akses penjualan token tahap awal untuk para investor yang tertarik. Ini merupakan platform yang terbaik untuk menemukan proyek kripto yang menjanjikan di tahap awal.

Masuk ke penjualan token tahap awal juga akan memfasilitasi program tawar-menawar bagi investor, sebelum peluncuran publiknya di pasar. Selain itu, karena biaya peluncuran launchpad kripto rendah, semakin banyak proyek yang bermigrasi ke plaform tersebut untuk penggalangan dana.

Launchpad Dapat Untungkan Investor?

Platfrom launchpad bisa memberikan akses ke penjualan awal token kripto, artinya investor mendapatkan harga lebih murah, sebelum listing secara publik di pasar. Jadi, bagi para investor kripto yang ingin mendapatkan harga token kripto lebih murah, bisa mengikuti penjualan token awal di berbagai launchpad.

Ilustrasi launchpad kripto.
Ilustrasi launchpad kripto.

Baca juga: Tokocrypto Market Signal 27 April 2022: Pasar kripto Babak Belur di Zona Merah

Launchpad cenderung menguntungkan investor dan startup kripto. Startup dapat menggambarkan proyek mereka kepada investor di seluruh dunia dan mungkin meyakinkan mereka untuk berinvestasi.

Sementara itu, bagi investor, launchpad menguntungkan karena menampilkan sejumlah proyek di satu platform. Selain itu, dengan menjadi anggota launchpad, mereka akan mendapatkan akses awal ke proyek, yang berarti akan mendapatkan harga token yang lebih terjangkau daripada yang lain.

Selain itu, karena proyek yang terdaftar di launchpad semuanya diverifikasi sehingga menyediakan ekosistem yang lebih aman. Investor tidak perlu terlalu khawatir kehilangan uang mereka atau menjadi korban penipuan. Platform launchpad kripto yang canggih juga mencegah kemungkinan penipuan, di mana pendiri startup mengambil uang investor mereka dan menghilang begitu saja.

Siap-siap Ada Platform Launchpad Baru

Mungkin saat ini sudah ada berbagai platform launchpad yang menjadi tempat proyek crypto untuk menggalang dana. Namun, dalam beberapa waktu mendatang akan ada platform baru bernama T-Launchpad yang bakal breakthrough industri launchpad.

T-Launchpad adalah platform IDO (Initial DEX Offering) multi-chain yang terdesentralisasi. Melalui T-Launchpad, beragam proyek blockchain dapat meluncurkan tokennya ke investor aset kripto di seluruh dunia dengan metode yang aman dan dapat dipercaya. T-Launchpad fokus pada proyek-proyek Web3 di Asia Tenggara.

Didukung oleh builder sekaligus leader ekosistem web 3.0 dari Asia Tenggara, T-Launchpad mengumpulkan beragam proyek blockchain paling menjanjikan yang menargetkan pasar-pasar dengan pertumbuhan terpesat di seluruh dunia.

Penasaran dengan platform T-Launchpad dan proyek kripto perdana yang akan rilis, pantau terus update terbarunya di TokoNews.



Sumber : news.tokocrypto.com

Nasib Ape Coin (APE) dan Metaverse Otherside

Cukup menarik membaca sejumlah fakta-fakta tentang Ape Coin (APE) pasca kucuran dana Rp6,5 triliun dari perusahaan ventura Andreesen Horowitz (a16z) ke YugaLabs. Pencinta APE juga menanti datangnya metaverse “Otherside” pada April 2022 ini. Menarikkah metaverse yang akan dihuni oleh “kera-kera sakti” ini?

Selama sepekan terakhir, harga kripto Ape Coin (APE) tumbuh lebih dari 46 persen. Ketika artikel ini ditulis, Sabtu (23/4/2022) pukul 22.43 WIB, harga APE membuncah di kisaran US$16,87 per APE, tumbuh 18,17 persen dalam 24 jam terakhir. Ketika itu, APE memimpin di 100 besar versi Coinmarketcap.

Menguatnya harga APE di tengah-tengahnya lesunya pasar kripto mengarahkan publik pada spekulasi, bahwa pecinta APE sedang menantikan metaverse “Otherside” yang segera diluncurkan pada bulan ini. Spekulator benar-benar memanfaatkan “event” ini sebagai hype demi meraih keuntungan pendek.

Patut dicatat di sini di tengah penguatan hebat ini, dari 100 besar pemegang APE, mereka mengendalikan sekitar 52 persen dari total pasokan beredar APE (284.843.750 APE dari 1 miliar APE). Hodler APE (berdasarkan address) ketika artikel ini ditulis mencapai 48.570.

Ancang-ancang metaverse itu sebenarnya sudah digaungkan pada 19 Maret 2022 lalu di Twitter YugaLabs dan disusul pengumuman investasi US$450 juta (Rp4,5 triliun) dari Andreesen Horowitz (a16z). Metaverse Otherside juga diterakan di situs YugaLabs sebagai bagian dari produk unggulan mereka, termasuk penyebutan “The Yugaverse runs on ApeCoin”.

Baca juga: Market Kripto: Nilai Bitcoin Merana Terus Tertekan, Apa Penyebabnya?

APE Coin, YugaLabs dan Metaverse Otherside

Pangkal metaverse Otherside tidak bisa dilepaskan dari popularitas NFT Bored Ape Yacht Club dan Mutant Ape Yacht Club. Kedua proyek NFT itu memang digarap sangat serius oleh YugaLabs, mengantongi nilai milyaran rupiah di OpenSea dan mendapatkan dukungan dari sejumlah sejumlah selebritas papan atas.

Lantas, pada 17 Maret 2022 muncullah ApeCoin (APE), token biasa yang diterbitkan di blockchain Ethereum. Hingga detik ini YugaLabs enggan dikaitkan sebagai si empunya proyek APE itu, karena publik menafsirkannya sebagai bagian erat dengan dua NFT popular mereka.

Mudah bagi publik menafsirkan itu, karena puluhan bursa kripto bersedia memperdagangkannya, seperti raksasa Binance, Coinbase, Huobi dan lain sebagainya.

Ketika artikel ini ditulis, APE yang bersimbol tengkorak kera itu berada di peringkat ke-32 versi Coinmarketcap, cukup mencerminkan tingkat likuditas yang baik dengan nilai pasar mencapai US$5 juta.

Ditambah lagi, di Twitter, YugaLabs kerap menggunggah sejumlah konten terkait proyeknya dan APE, termasuk soal metaverse Otherside disematkan di akun mereka.

Dugaan bahwa YugaLabs adalah benar di balik ApeCoin diperkuat dengan “bocornya” slide presentasi yang memaparkan tentang proyek YugaLabs dan sejumlah rencananya. Di slide itu, secara gamblang dituliskan bahwa metaverse menjadi bagian rencana utama di masa depan yang akan memadukan proyek NFT mereka. Bernada gimmick pemasaran, disebutkan bahwa mereka tidak membuat metaverse, melainkan “metaRGP”, sejenis game daring. YugaLabs tidak mengakui bahwa slide itu dibuat oleh pihaknya.

Di atas itu semua, “metaverse” saat ini jadi mantra sekaligus “madu” bagi proyek-proyek terkait NFT, gaming, kripto, DeFi dan segala macam turunannya.

Baca juga: Twitter Akan Pakai USDC dan Teknologi Polygon (MATIC), Bermitra dengan Perusahaan Dukungan Elon Musk

Persaingan yang semakin ketat adalah kata kunci lain di sini, termasuk oleh metaverse Shiba Inu, Pavia di Cardano, termasuk besutan Zilliqa, yakni Metapolis. Semuanya itu ingin mendapatkan sedikit kue cuan yang sudah mantap dirasakan oleh metaverse Decentraland (MANA), termasuk TheSandbox yang digunakan sebagai medium promosi oleh perusahan ternama seperti HSBC.

Pada ujungnya, dana untuk promosi dan pemasaran amat penting untuk mendorong metaverse Otherside dan harga APECoin naik lebih tinggi.

Investasi si raksasa Andreesen Horowitz mungkin memegang peranan penting di sini, berkontribusi menambahkan nilai perusahaan YugaLabs menjadi US$4 miliar.

Asal tahu saja ada puluhan proyek kripto yang didukung oleh Andreesen Horowitz ini, di antaranya adalah Near, Maker, OpenSea, UniSwap, Dapper hingga Chia (milik mantan pendiri BitTorrent).

Lantas, apakah metaverse Otherside benar-benar menawarkan “dunia lain” yang menarik setelah dihuni oleh karakter kera-kera sakti? [ps]

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasca ATH, Harga Ape Coin (APE) Merunduk

Pasca mencetak harga tertinggi sepanjang masa (ATH), US$19,41 pada Selasa (26/4/2022) dini hari kemarin, harga Ape Coin (APE) terpantau merunduk hingga US$17,79 pada Selasa malam. Masih menguat dalam sepekan terakhir, para pendukung Ape Coin tampaknya masih menantikan dinamika terkini menjelang peluncuran metaverse Otherside yang besutan YugaLabs dan didukung oleh Animoca Brands, pada 30 April 2022 mendatang. Harganya masih berpotensi luruh setelah metaverse itu diluncurkan.

Capaian ATH Ape Coin itu sendiri itu berdasarkan data dari AthCoinIndex.com. Data berbeda diperoleh jikalau menggunakan Coinmarketcap.com, yakni US$39,40 (17/3/2022).

Namun, sejumlah media kripto ternama dan sejumlah analis menggunakan data ATH dari AthCoinIndex.com, yang tergolong lebih sahih.

Baca juga: Mengenal Launchpad di Dunia Aset Kripto, Apa Keuntungannya?

Cukup menarik memantau kripto Ape Coin ini, karena terkesan menantang arus pasar kripto yang masih melemah. Bukan itu saja, Ape Coin punya profil mentereng, tak hanya terkait NFT Bored Ape Yacht Club yang terkenal dan berharga mahal itu, tetapi pula ada Pendiri Reddit Alexis Ohanian dan perusahaan Animoca Brands spesialis metaverse dan NFT yang turut mendukung di balik layar.

Ada dua artikel yang kami sarankan untuk Anda baca untuk menambah nilai konteks artikel ini, yakni artikel ini dan aritikel ini.

Alexis Ohanian sejak awal didaulat sebagai anggota dewan DAO di Ape Coin, bersama Amy Wu dari FTX, serta Yat Siu, si Pendiri Animoca Brands. Walaupun anggota dewan ini tidak permanen, karena dipilih berdasarkan mekanisme DAO, tetapi peran tokoh dan entitas ternama di baliknya, sangat menarik dikaji.

Ape Coin yang terkesan menantang arus pasar kripto, tercermin dari capaian ATH itu dan masih kuat dalam 7 hari terakhir, memimpin di 100 besar Coinmarketcap.

Metaverse Otherside, Yuga Labs-Ape Coin (APE), Meluncur 30 April 2022

Pun lagi, metaverse Otherside yang digadang-gadang akan memadukan sejumlah NFT besutan Yuga labs tampak sangat dinantikan. Kemarin, pihak Yuga Labs memastikan peluncuran perdana metaverse itu pada 30 April 2022 mendatang. Mereka lebih suka menyebutnya sebagai massively multiplayer online role-playing game alias MMORPG, alih-alih mirip seperti metaverse Decentraland dan The Sandbox.

Tahapan Beli Lapak Virtual di Metaverse Otherside

Lantas, di awal kehadiran metaverse itu, apa yang harus dilakukan? Berdasarkan keterangan Yuga Labs diperlukan tahapan KYC dulu di situs ini: Somethingisbrewing.xyz. Sedangkan metaverse Otherside bisa diakses melalui browser dengan situs ini: Otherside.xyz. KYC adalah syarat agar calon pengguna bisa membeli NFT tanah virtual lewat sistem lelang yang akan digunakan di metaverse itu. Seperti biasa, tentu saja Anda perlu wallet Metamask.

Tersiar pula rumor bahwa sejumlah pemegang NFT BAYC akan mendapatkan jatah tanah virtual, baik secara gratis ataupun lebih murah.

Baca juga: Ketika Lembaga Pemerintahan Indonesia Melirik Pengembangan Metaverse

Ape Coin Berpotensi Koreksi Lagi

Berdasarkan analisis teknikal ini, harga Ape Coin berpotensi mengalami koreksi lagi menyusul pelemahan tipis ketika artikel ini ditulis.

Sejak rebound dari bawah US$10,98, APE memang bullish dan telah berupaya untuk menandai tertinggi yang lebih baru sambil mendefinisikan kembali batas osilasi untuk altcoin ini. Kebangkitan bullish ini melaju di sepanjang batas-batas irisan naik pada time frame 4 jam.

Setelah ROI 77,86 persen yang luar biasa dari posisi terendah US$11, APE memuncak menuju level tertinggi lima minggu di dekat US$19,6 hanya dalam minggu terakhir.

Tidak heran, harga mendekati upper band pada Bollinger Bands (BB). Sementara tekanan beli sedikit mereda, APE dapat menguji support langsungnya di garis tren bawah irisan. Lihat gambar.

Baca Juga: Microstrategy Tawarkan Bitcoin dalam Tabungan Pensiun Karyawan

Ketika artikel ini ditulis, APE diperdagangkan pada US$17,9087. Relative Strength Index diturunkan setelah perkiraan pembalikan dari tanda overbought. Penurunan yang diperpanjang dari sini dapat terus mencari support di dekat kisaran RSI 50-55.

Nilai plot ini amat penting sebagai penanda akan naik kembali dan amat menarik jika dikombinasikan dengan sentimen pasar yang bullish dengan strong buy pada time frame harian. [ps]

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Microstrategy Tawarkan Bitcoin dalam Tabungan Pensiun Karyawan

Bitcoin maximalist dan CEO MicroStrategy, Michael Saylor baru saja mengumumkan akan menambahkan Bitcoin ke dalam daftar rencana tabungan pensiun karyawan.

Karyawan MicroStrategy nantinya dapat berinvestasi dalam cryptocurrency terbesar itu sebagai bagian dari rekening tabungan 401(k).

Pengumuman ini menyusul setelah Fidelity Investment, penyedia rekening tabungan terbesar di Amerika meluncurkan akun aset digital yang memberi perusahaan akses ke Bitcoin di dalamnya. 

MicroStrategy akan bekerja dengan Fidelity untuk memungkinkan karyawan menambahkan Bitcoin ke dana pensiun mereka.

Akun 401(k) memungkinkan karyawan mendapatkan keringanan pajak atas uang yang mereka sumbangkan dari gaji mereka untuk program pensiun.

“Bitcoin adalah properti digital dan menjadikannya aset yang sempurna untuk rencana pensiun, ini kurang berisiko daripada obligasi, saham, real estat komersial, daripada emas,“ kata Saylor dilansir CNBC.

Baca juga: Mengenal Aset Kripto Mantra Dao (OM) dan QuickSwap (QUICK)

MicroStrategy adalah perusahaan teknologi yang menyediakan perangkat lunak seluler dan layanan berbasis cloud untuk perusahaan. Ini juga memiliki banyak Bitcoin di neraca, hampir senilai $5 miliar, menurut Bitcoin Treasuries.

Selain Microstrategy, ada tabungan pensiun dengan aset crypto di dalamnya juga akan tersedia untuk 23.000 perusahaan yang menggunakan Fidelity pada pertengahan tahun 2022.

Dengan aset senilai $11,3 triliun yang dikelola, dengan bergabungnya Fidelity ini bisa menjadi kabar baik tentangf adopsi kripto yang semakin luas, terutama di Amerika.

“Ada minat yang meningkat dari sponsor yang memungkinkan mereka memberikan akses kepada karyawan mereka ke aset digital dalam rencana kontribusi pasti, dan pada gilirannya dari individu dengan keinginan untuk memasukkan cryptocurrency ke dalam strategi investasi jangka panjang mereka,” kata Dave Gray, kepala penawaran dan platform pensiun tempat kerja di Fidelity Investments.

Baca juga: 19.000 DApps Dibangun di MATIC, Kok Harganya Ga Naik?

Crypto Tidak Dilarang untuk Tabungan Pensiun

Departemen Ketenagakerjaan US tidak melarang crypto untuk masuk ke bagian rencana pensiun menurut aturan yang dirilis bulan lalu, tetapi tetap mewanti-wanti para pekerja untuk bijaksana dalam menentukan sikap, sebab aset kripto masih sangat volatil dan berisiko tinggi.

“Investasi ini menghadirkan risiko dan tantangan signifikan bagi akun pensiun peserta, termasuk risiko penipuan, pencurian, dan kerugian yang signifikan,” kata departemen itu dalam rilis resminya.

Ia menambahkan bahwa mereka akan melakukan program investigasi yang ditujukan untuk rencana yang menawarkan crypto dan investasi terkait.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Lembaga Pemerintahan Indonesia Melirik Pengembangan Metaverse

Metaverse, menjadi topik hangat yang menarik perhatian khalayak dalam beberapa waktu belakangan ini. Teknologi dunia virtual tersebut digadang-gadang punya banyak manfaat tak terbatas, sehingga menjadi tujuan pengembangan banyak pihak, salah satunya pemerintah Indonesia.

Baru-baru ini, Kementerian Dalam Negeri membuat layanan bernama Konsultasi Virtual Otonomi Daerah (Kovi Otda) berbasis metaverse guna menekan potensi korupsi di lingkungan pemerintah daerah. Dengan layanan itu, pemerintah daerah bisa berkonsultasi dengan pemerintah pusat melalui dunia.

“Kita launching sebuah inovasi untuk melayani Pemda seputar konsultasi otonomi daerah berbasis virtual dengan teknologi metaverse atau 3D animasi. Jadi nanti Pemda akan bertemu saya dan pejabat lainnya untuk konsultasi dalam bentuk animasi 3 dimensi. Jadi kami akan bawa pemda dalam ruang animasi,” kata Dirjen Otonomi Daerah, Kemendagri Akmal Malik dalam keterangannya dikutip Rabu (28/4).

Layanan Kemendagri berbasis metaverse itu bisa diakses melalui www.kovi.otda.kemendagri.go.id. Kemendagri juga akan memberikan akun khusus kepada pemda untuk mengakses layanan tersebut. Nantinya, pemda berkonsultasi dengan pemerintah pusat melalui tampilan tiga dimensi. Pemda bisa berkonsultasi tanpa harus datang ke Jakarta.

Ilustrasi Ketika lembaga pemerintahan Indonesia melirik pengembangan metaverse. Foto: Pusat Penerangan Kemendagri.
Ilustrasi Ketika lembaga pemerintahan Indonesia melirik pengembangan metaverse. Foto: Pusat Penerangan Kemendagri.

Baca juga: Tokocrypto Market Signal 27 April 2022: Pasar kripto Babak Belur di Zona Merah

Indonesia Punya Peluang Besar dalam Pengembangan Metaverse Dunia

Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny G. Plate, menyakini Indonesia berpeluang besar dalam pengembangan metaverse dunia karena memiliki keunggulan nilai-nilai luhur bangsa dan kearifan lokal. Pembangunan metaverse dianggap sebagai suatu langkah solid dalam upaya kolaboratif untuk memajukan Indonesia di panggung dunia.

“Metaverse Indonesia telah mulai terbentuk dari sektor yang ekosistem user-nya paling adaptif untuk mengadopsi inovasi digital. Hal ini pun akan terus berevolusi dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas,” kata Johnny dalam siaran pers Kominfo.

Lebih lanjut, Johnny meyakini diperkirakan pembangunan metaverse ini membutuhkan waktu cukup lama dan dilakukan secara bertahap hingga tahun 2024. Kaitannya dengan hal tersebut, WIR Group didaulat menjadi pelaksana tugas untuk mengembangkan platform tersebut.

Ilustrasi Ketika lembaga pemerintahan Indonesia melirik pengembangan metaverse. Foto: Pusat Penerangan Kemendagri.
Ilustrasi Ketika lembaga pemerintahan Indonesia melirik pengembangan metaverse. Foto: Pusat Penerangan Kemendagri.

Baca juga: Daftar Aset Kripto yang Paling Banyak Dipegang Orang Indonesia

WIR Group sebagai salah satu perusahaan teknologi perangkat lunak metaverse asal Indonesia akan memperkenalkan prototipe Metaverse Indonesia pada perhelatan Presidensi G20 Indonesia 2022 ini. Dalam kolaborasi ini WIR Group akan mengajak perusahaan global Meta dan Microsoft sebagai pengembang perangkat keras seperti kacamata augmented dan virtual reality.

Chief Executive Officer (CEO) WIR Group, Michael Budi, menjelaskan rencana kolaborasi pemerintah-swasta dan antar perusahaan ini diharapkan dapat merintis metaverse versi Indonesia yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia di era digital.

“Sebab, adanya dukungan dari pemerintah yang dilakukan secara masif akan sangat berpengaruh terhadap pengembang berbagai sektor kehidupan. Dalam waktu yang relatif cepat, visi pengembangan sektor teknologi metaverse secara pesat di Indonesia dapat terwujud,” ujarnya.

Metaverse dan Kaitannya dengan Aset Kripto, NFT serta Blockchain

Bicara metaverse, tak bisa lepas dari peranan penting blockchain, aset kripto hingga NFT. Pengembangan metaverse dengan teknologi blockchain diyakini akan konsep dunia virtual yang sebenarnya.

Ilustrasi token kripto dan dunia Metaverse.
Ilustrasi token kripto dan dunia Metaverse.

Baca juga: Korea Selatan Investasikan Rp 2,6 Triliun Ambisi Jadi Raja Metaverse

Co-Founder & Chariman VCGamers, Wafa Taftazani, menjelaskan metaverse merupakan konsep kolaboratif yang menggabungkan interaksi manusia dengan avatar serta berbagai produk dan layanan antara dunia nyata dengan dunia digital tanpa batas, di mana semua bisa berlangsung secara simultan dan paralel di dalam jaringan blokchain.

“Metaverse pada dasarnya adalah menggabung NFT, crypto asset, blockchain, Smart Contract di dalam satu lingkungan virtual. Metaverse itu kolektif seperti menjadi seperti dunia nyata, tapi terjadi di dalam blockchain. Jadi orang bertransaksi dengan crypto asset, tanah dan bangunan virtual jadi NFT, semua transaksi tercatat di blockchain,” ujar Wafa dikutip CNBC Indonesia.

Metaverse memiliki potensi yang besar untuk masyarakat bisa berinteraksi, bekerja, belajar dan berkarya. Tentu saja butuh waktu untuk mengembangkan dunia virtual yang optimal dan bisa digunakan oleh semua orang.



Sumber : news.tokocrypto.com

CEO Binance: Bitcoin Tidak Sevolatil Saham Tesla dan Apple

Orang terkaya nomor satu di Industri crypto dan CEO dari pertukaran crypto Binance, Changpeng Zhao, Bitcoin saat ini tidak sevolatil pergerakan harga saham teknologi seperti Apple dan Tesla.

Selain itu, Zhao juga mengatakan sebuah “sneak a peek” terkait Binance, yang akan memiliki kabar baik bagi para pecinta crypto, terkait masalahnya dengan regulator global.

Baca juga: 5 Tips Cuan Maksimal Investasi Kripto saat Lebaran

Menurut Zhao, dalam sebuah wawancara dengan Financial Times, pergerakan Bitcoin selama dua tahun terakhir, telah kurang volatil, dibandingkan saham sang produsen mobil listrik, Tesla, dan produsen iPhone, Apple Inc. Ia pun mengungkapkan:

“Jika Anda melihat dua tahun terakhir, jika Anda melihat harga saham teknologi versus harga bitcoin, banyak saham teknologi lebih bergejolak daripada Bitcoin. Jika Anda melihat datanya, Bitcoin lebih stabil dari Tesla, Bitcoin lebih stabil dari Apple.”

CEO Binance, Changpeng Zhao

Beberapa bulan lalu, Tesla telah kehilangan nilai begitu besar, membawa harga dari kisaran $1.240-an, ke $800-an, yang telah naik perlahan ke kisaran $900-an.

Pada saat pers, harga Bitcoin turun $2.000 dari $40.000 menjadi $38.350-an.

Baca juga: Prediksi Harga Bitcoin: Analisa BTC Mingguan

Pergerakan yang sangat volatil juga ditunjukkan oleh saham Apple, yang turun lebih dari 10 persen dari puncaknya, yang tentu terlihat kuat untuk ukuran saham berkapitalisasi gendut.

Selain itu, saham dari Google dan Amazon pun juga sebelas dua belas, bergerak volatil hebat dalam dua tahun belakangan, yang melebihi Bitcoin.

Bagaimana kondisi ekonomi saat ini memaksa banyak uang ditarik dari pasar berisiko, seperti saham dan crypto, yang tentu membuat pusing kepala para investor sektor tersebut, begitu dolar AS lebih diminati karena berbagai upaya kenaikan suku bunga.

Tetapi, ramalan kejatuhan dolar AS pun masih kuat terdengar, sehingga banyak disarankan untuk menyimpan uang dalam bentuk emas, perak dan Bitcoin, seperti saran dari investor properti kawakan, Robert Kiyosaki.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Tak Sekedar Koleksi, NFT Bisa Mengubah Industri Tiket

Non-fungible Token (NFT) sudah hadir sejak 2015, namun baru banyak diminati pada 2017 setelah muncul koleksi digital populer dari CryptoPunks dan EtherRock.

NFT kemudian semakin dikenal setelah karya seniman digital Beeple dijual sebagai NFT seharga lebih dari $69 juta. Penjualan NFT seniman dengan nama asli Michael Joseph Winkelmann ini berhasil menarik perhatian dunia dan terbukti menjadi gerakan terobosan bagi ekosistem NFT.

Brand-brand besar, selebritas, atlet, hingga influencer kemudian berbondong-bondong masuk ke dunia NFT. Akibatnya, NFT mengalami ekspansi luar biasa bahkan di luar pasarnya.

Game menjadi salah satu industri yang mempengaruhi NFT secara signifikan. Game NFT dengan model play-to-earn (P2E) dan NFT rewards menjadi yang terpopuler pada 2021.

Game seperti Axie Infinity ternyata telah menjadi sumber mata pencaharian bagi banyak orang di Vietnam. Para pakar memperkirakan dalam 10 tahun, sebagian besar video game NFT akan beralih ke model P2E.

Namun, NFT tak hanya tentang koleksi aset digital dan industri game. Ada industri lain yang tengah dalam proses integrasi dengan NFT, salah satunya industri tiket.

Baca juga: Mirip Plant vs Zombies, Begini Cara Main Game NFT Plant vs Undead

Tiket NFT dan Keunggulannya

Pertiketan telah bergeser dari manual ke digital dalam beberapa tahun terakhir. Pandemi menambah alasan pembelian tiket banyak dilakukan secara online.

Telah menjadi rahasia umum acara konser atau acara besar lainnya sering disusupi oleh calo tiket. Mereka akan membeli tiket dalam jumlah besar dan dijual ke masyarakat dengan harga yang lebih tinggi dari harga normal dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan.

Bahkan tak sedikit juga calo yang menjual tiket palsu, memanfaatkan pembeli yang kesulitan mengonfirmasi keaslian tiket.

Kehadiran tiket NFT akan membuat calo tiket diam tak berkutik karena NFT memiliki bukti keaslian tiket yang disimpan di dalam blockchain. Tidak hanya itu, NFT juga memiliki data apakah tiket tersebut dijual oleh penyelenggara yang sah.

Tiket NFT memiliki potensi untuk memasuki pasar tiket sekunder (tangan kedua). Selama ini pasar sekunder selalu sulit diakses oleh penyelenggara acara.

Para pencari tiket juga tak jarang kecewa karena mahalnya harga tiket di tangan kedua.

Dan tiket NFT bisa menjadi solusi. Manajemen dan penyelenggara acara bisa membuat smart contract untuk mengatur penjualan kembali tiket mereka.

Baca juga: Tahilalats Rilis Koleksi NFT Mindblowon Universe, Apa Keunikannya?

NFT bisa memberikan royalti tambahan dari penjualan kembali tiket dan menentukan batas atas dan bawah harga tiket. Dengan tiket NFT, sebuah komunitas/penggemar juga bisa lebih dekat dengan idola mereka.

Namun tiket NFT sebenarnya lebih dari sekadar akses masuk. Tiket bisa dikoleksi dan menjadi kenang-kenangan, juga bisa menjadi wallet untuk menyimpan aset digital dengan aman.

NFT juga bisa memberikan pemiliknya akses ke area tertentu dalam suatu acara atau memberikan souvenir di tempat konser.

Chief Operating Officer Oveit, Mike Dragon, mengatakan tiket NFT sudah banyak diminati dengan nilai pasar mencapai ratusan miliar dolar AS. Oveit merupakan platform penjual tiket NFT.

“Dari data kami, 18% acara memilih untuk memakai tiket NFT untuk meningkatkan pengalaman penggemar mereka. Jumlah ini naik dari hanya 2% pada Juli 2021. Kami memperkirakan jumlahnya akan meningkat lebih banyak lagi di tahun mendatang karena teknologinya sedang diluncurkan dan dompet kripto semakin populer,” ungkapnya kepada Cointelegraph.

“Kami memperkirakan pasar tiket NFT akan mencapai 25% dari total pasar tiket pada 2017 atau sekitar $18,5 miliar,” tambah dia.

Baca juga: Kenalan dengan Nyla Hayes, Remaja 13 Tahun Berpenghasilan Jutaan dari NFT

Masa Depan Tiket NFT

Banyaknya brand dan tokoh terkenal masuk ke NFT ternyata banyak membantu industri tiket NFT untuk melakukan penetrasi pasar.

Tiket NFT merupakan teknologi baru sehingga masih ada banyak ruang untuk berkembang. Sektor ini diproyeksikan memiliki volume pasar sebesar $94,27 miliar pada 2026.

Meskipun tingkat pertumbuhannya cepat, industri tiket NFT juga menghadapi banyak tantangan.

Colby Mort dari Get Protocol, platform tiket NFT, mengungkapkan, minat untuk mengeksplorasi NFT dari klien sangat tinggi, tetapi masih banyak hambatan teknologi.

“Tantangan untuk NFT adalah aksesibilitas ke masyarakat bawah. Harus ada panduan ramah pengguna untuk mengenalkannya. Kami percaya tiket NFT mewakili Web2.5 yang menjembatani antara audiens dan Web3,” katanya.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Penambangan Bitcoin Secara Alami Mengarah ke Energi Terbarukan

Pada hari Bumi kemarin, 22 April, pembahasan mengenai kelestarian lingkungan turut menyenggol penambangan Bitcoin, yang memang menjadi sebuah masalah tersendiri karena emisi karbon serta borosnya energi yang digunakan.

Menariknya, pembahasan mengarah ke hal yang positif, di mana para analis menilai industri telah secara alami mengarah ke penggunaan energi hijau, alias energi yang terbarukan.

Energi terbarukan adalah energi yang memanfaatkan tenaga alam, seperti sinar matahari, air, panas bumi, angin, limbah perkebunan dan lainnya. Ini lebih murah dan bebas karbon.

Dan diketahui, menurut laporan Januari oleh Bitcoin Mining Council, pada kuartal ke-4 2021, industri pertambangan Bitcoin global telah menggunakan energi terbarukan sekitar 58,5 persen.

Dengan perkembangan ini, penambangan Bitcoin diharapkan akan mampu memuaskan segala keluhan yang ada, baik dari sisi pecinta lingkungan, pemerintah, politik dan bisnis.

Norwegia adalah contoh nyata dari penggunaan energi terbarukan karena 100% listrik di sana, berasal dari energi hijau.

Baca JugaPrediksi Harga Bitcoin Hari Ini: Teknikal Analisis

Tentu saja, penambangan Bitcoin di negara tersebut juga sama, menjadi yang paling bersih karena menggunakan energi hijau secara menyeluruh. Ini adalah contoh yang pantas untuk ditiru.

Norwegia saat ini memanfaatkan energi tenaga air untuk suplai listrik, sisanya adalah angin dan panas bumi.

Selain itu, operator penambangan Bitcoin XBTO Group, asal Miami, mengklaim bahwa mereka sudah sepenuhnya menggunakan energi terbarukan untuk operasionalnya.

Managing Director dari XBTO, Mas Nakachi, mengatakan:

“Tenaga air adalah salah satu sumber energi terbarukan yang paling andal yang tersedia bagi kita.

Memang, air adalah energi melimpah yang sulit habis untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi. Bahkan, di desa terpencil, sudah banyak yang memanfaatkan energi aliran sungai, ataupun air terjun, untuk memasok listrik mereka sendiri.

Baca Juga: Market Kripto: Nilai Bitcoin Merana Terus Tertekan, Apa Penyebabnya?

Bukan tidak mungkin, energi tenaga air, angin dan panas bumi akan semakin meningkat penggunaannya seiring pengurangan batubara dan nuklir karena semua ingin dunia yang lebih sehat dan hijau. Penambangan Bitcoin akan naik ke level yang lebih tinggi jika sudah lebih dari 85% menggunakan energi terbarukan. Kita lihat saja!

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com