Tag Archives: blockchain

Keterbatasan Blob Ethereum: Tantangan Skalabilitas Layer-2

Ethereum telah lama menjadi tulang punggung ekosistem blockchain, namun dengan pertumbuhan pesat jaringan Layer-2 (L2) seperti Arbitrum, Optimism, dan Base, muncul tantangan baru terkait skalabilitas.

Meskipun pembaruan Dencun dan proposal EIP-4844 telah memperkenalkan “blob” untuk meningkatkan efisiensi penyimpanan data, peningkatan ini mungkin tidak cukup untuk mengakomodasi lonjakan transaksi di masa depan.

Apa Itu Blob dan Perannya dalam Ethereum?

Blob, diperkenalkan melalui EIP-4844, adalah segmen data sementara yang memungkinkan L2 menyimpan data transaksi dengan biaya lebih rendah di Ethereum.

Tujuannya adalah mengurangi biaya gas dengan menyimpan data secara efisien, sehingga meningkatkan kapasitas transaksi dan menurunkan biaya bagi pengguna.

Namun, saat ini hanya tersedia tiga blob Ethereum per blok, yang mulai terasa sebagai batasan seiring meningkatnya aktivitas L2.

Baca Juga: Ethereum Diprediksi Undervalued: Akumulasi Whale Menjadi Sorotan

Pertumbuhan L2 dan Tekanan pada Infrastruktur Ethereum

Jaringan L2 seperti Base telah menunjukkan pertumbuhan luar biasa, dengan lebih dari 155 juta alamat pengguna dan rata-rata 93 transaksi per detik.

Jika tren ini berlanjut dan jaringan L2 lainnya mengalami pertumbuhan serupa, permintaan akan ruang blob akan meningkat drastis.

Meskipun pembaruan Pectra direncanakan untuk menggandakan jumlah blob per blok menjadi enam, hal ini mungkin masih belum mencukupi untuk mengakomodasi lonjakan transaksi yang signifikan.

Dampak Biaya Blob yang Meningkat

Kenaikan biaya blob telah terjadi sebelumnya, seperti saat peluncuran Blobscriptions dan airdrop Scroll, di mana biaya blob melonjak hingga $4,52.

Kenaikan biaya ini menandakan bahwa ketika permintaan melebihi pasokan blob, biaya dapat meningkat tajam, membebani pengguna dan mengurangi efisiensi jaringan L2.

Persaingan Antar L2 dan Keterbatasan Ruang Blob

Dengan pertumbuhan L2 yang pesat, terjadi persaingan untuk mendapatkan ruang blob yang terbatas.

Saat ini, dua jaringan L2 telah mengonsumsi 55% dari total ruang blob yang tersedia. Jika tren ini berlanjut tanpa peningkatan kapasitas, Ethereum dapat menghadapi kemacetan transaksi dan biaya yang meningkat, menghambat adopsi dan penggunaan jaringan L2.

Langkah Selanjutnya untuk Ethereum

Untuk mengatasi tantangan ini, Ethereum perlu mempertimbangkan peningkatan lebih lanjut dalam kapasitas blob, mungkin melalui implementasi sharding penuh atau solusi inovatif lainnya.

Tanpa langkah-langkah proaktif, Ethereum berisiko kehilangan daya saingnya terhadap jaringan lain yang menawarkan skalabilitas dan biaya transaksi yang lebih rendah.

Baca Juga: Ethereum Luncurkan Tes Final Upgrade Pectra di Jaringan Holesky

Kesimpulannya, meskipun blob telah memberikan peningkatan efisiensi bagi jaringan L2, pertumbuhan pesat ekosistem ini menuntut solusi skalabilitas yang lebih besar dan berkelanjutan.

Ethereum harus terus berinovasi untuk memastikan bahwa infrastrukturnya dapat mendukung permintaan yang terus meningkat dari jaringan L2 dan pengguna di seluruh dunia.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Solana Jadi Tulang Punggung dApps, Transaksi Sehari Tembus $8,9 Juta

Solana telah mencuri perhatian dunia kripto dengan dominasinya yang luar biasa dalam pendapatan aplikasi blockchain.

Pada Januari 2025, aplikasi terdesentralisasi (dApps) berbasis Solana menghasilkan 73,3% dari total pendapatan harian di seluruh ekosistem kripto, melampaui Ethereum dan Binance Smart Chain secara signifikan.

Dominasi Pendapatan Solana

Data dari DeFiLlama menunjukkan bahwa dApps Solana meraup pendapatan sebesar $8,9 juta dalam 24 jam, hampir dua kali lipat dari Ethereum yang berada di posisi kedua.

Aplikasi seperti BONKbot dan Raydium menjadi kontributor utama, masing-masing menghasilkan $2,67 juta dan $1,17 juta.

Pertumbuhan ini bukan hanya fenomena sesaat. Pada kuartal terakhir 2024, dApps Solana mencatat pendapatan sebesar $751 juta, lebih dari tiga kali lipat pendapatan Ethereum sebesar $314 juta.

Faktor Pendorong: Memecoin dan Infrastruktur Efisien

Salah satu pendorong utama lonjakan pendapatan Solana adalah popularitas memecoin.

Platform seperti Pump.fun mencatat pendapatan kuartalan sebesar $235 juta, meningkat 242% dari kuartal sebelumnya.

Selain itu, arsitektur layer 1 Solana yang efisien memungkinkan pemrosesan transaksi yang cepat dan biaya rendah, menarik minat pengembang dan pengguna.

Hal ini menjadikan Solana sebagai pilihan utama untuk berbagai aplikasi, mulai dari keuangan hingga hiburan.

Baca Juga: Solana Lampaui Semua Blockchain dalam Transaksi Volume DEX

Dampak pada Token SOL dan Minat Institusional

Kinerja impresif ini berdampak positif pada harga token SOL, yang mengalami kenaikan signifikan sepanjang 2024.

Analis memperkirakan momentum ini akan terus berlanjut, memperkuat posisi Solana di pasar.

Minat dari investor institusional juga meningkat. Survei CoinShares menunjukkan bahwa hampir 15% dari investor institusional kini memiliki eksposur terhadap Solana, menjadikannya salah satu alternatif utama selain Bitcoin dan Ethereum.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 18 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 18 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Kanada Luncurkan ETF Spot Solana Pertama di Dunia

Secara keseluruhan, Solana telah membuktikan dirinya sebagai kekuatan dominan dalam ekosistem blockchain, dengan pertumbuhan pendapatan yang pesat dan infrastruktur yang efisien.

Dengan terus menarik minat pengguna, pengembang, dan investor institusional, Solana berada di jalur yang tepat untuk mempertahankan dan memperkuat posisinya di masa depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Lewati Visa, Volume Transaksi Stablecoin Nyaris Tembus $14 Triliun

Sebuah kabar mengejutkan datang dari transaksi stablecoin yang telah melampaui volume transaksi Visa untuk pertama kalinya pada tahun 2024.

Menurut laporan dari Bitwise, volume transaksi stablecoin mencapai hampir $14 triliun, mengungguli Visa yang mencatat sekitar $13 triliun pada periode yang sama.

Pencapaian ini sekaligus menandai titik balik signifikan dalam evolusi sistem pembayaran digital global.

Faktor Pendorong Pertumbuhan Stablecoin

Sejumlah analis menemukan beberapa faktor utama mendorong lonjakan penggunaan stablecoin, antara lain:

  • Stabilitas Nilai: Berbeda dengan mata uang kripto lainnya, stablecoin dirancang untuk mempertahankan nilai yang stabil, seringkali dipatok terhadap dolar AS, menjadikannya pilihan yang menarik untuk transaksi sehari-hari.
  • Biaya Transaksi Rendah dan Kecepatan: Stablecoin memungkinkan transfer dana yang cepat dan biaya rendah, terutama dalam transaksi lintas negara, yang seringkali mahal dan lambat melalui sistem tradisional.
  • Adopsi Institusional: Banyak lembaga keuangan dan perusahaan teknologi finansial mulai mengintegrasikan stablecoin ke dalam layanan mereka, memperluas jangkauan dan penggunaannya.

Dominasi di Pasar Pembayaran Lintas Negara

Stablecoin menunjukkan potensi besar dalam mendominasi pasar pembayaran lintas negara, yang bernilai sekitar $44 triliun.

CEO Bitwise, Matt Hougan, memproyeksikan bahwa dalam lima tahun ke depan, stablecoin akan menjadi pemain utama dalam sektor ini, mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi dibandingkan dengan saluran tradisional seperti Visa dan SWIFT.

Pertumbuhan Infrastruktur dan Adopsi

Ethereum tetap menjadi pusat aktivitas stablecoin, memproses lebih dari $3 triliun transaksi stablecoin pada kuartal pertama 2025.

Selain itu, jumlah alamat unik stablecoin di Ethereum melampaui 200.000 pada Maret 2025, menunjukkan peningkatan adopsi yang signifikan.

Platform lain seperti Solana dan Tron juga memainkan peran penting, dengan keduanya secara kolektif memproses $77 miliar dalam transaksi stablecoin, menawarkan kecepatan dan biaya yang sulit ditandingi oleh sistem keuangan tradisional.

Baca Juga: Stablecoin: Aliran Masuk ke Tron, Arus Keluar dari Ethereum

Regulasi dan Masa Depan Stablecoin

Ketua Federal Reserve AS, Jerome Powell, menyatakan bahwa stablecoin memiliki daya tarik yang luas dan bahwa kerangka hukum untuk stablecoin sedang dalam proses pengembangan.

AS diperkirakan akan mengesahkan undang-undang stablecoin pada Juli 2025, yang dapat mendorong adopsi lebih lanjut oleh lembaga keuangan dan penyedia layanan pembayaran.

Dengan proyeksi bahwa kapitalisasi pasar stablecoin dapat mencapai $2 triliun pada tahun 2028, masa depan stablecoin tampak cerah, dengan potensi untuk merevolusi sistem pembayaran global.

Baca Juga: AS Targetkan Regulasi Stablecoin dan Legislasi Kripto Sah Agustus 2025

Melampaui Visa dalam volume transaksi menandai tonggak sejarah bagi stablecoin dan menunjukkan pergeseran signifikan dalam preferensi pengguna terhadap sistem pembayaran yang lebih efisien dan terdesentralisasi.

Dengan dukungan regulasi yang semakin jelas dan adopsi yang meluas, stablecoin siap memainkan peran sentral dalam ekosistem keuangan global di masa depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pi Network: Potensi Keuntungan dan Tantangan yang Harus Diperhatikan

Pi Network, proyek kripto yang memungkinkan pengguna menambang koin melalui aplikasi seluler, telah menarik perhatian luas sejak peluncuran mainnet-nya pada Februari 2025.

Namun, meskipun konsepnya menarik, banyak pertanyaan muncul mengenai potensi keuntungan dan keberlanjutan proyek ini.

Apa Itu Pi Network?

Diluncurkan pada tahun 2018 oleh Dr. Nicholas Kokkalis dan Chengyao Fan dari Universitas Stanford, Pi Network bertujuan untuk membuat penambangan kripto lebih mudah diakses melalui aplikasi seluler.

Pengguna cukup mengaktifkan aplikasi setiap hari untuk menambang Pi tanpa memerlukan perangkat keras khusus atau investasi besar.

Meskipun proyek ini mengklaim memiliki 60 juta pengguna, data dari penjelajah blockchain ExplorePi menunjukkan hanya sekitar 9,11 juta dompet aktif, menimbulkan pertanyaan tentang skala sebenarnya dari jaringan ini.

Baca Juga: Pulih 84% Dalam Sepekan, Pi Network Berpotensi Sentuh $1 Lagi?

Tantangan dan Kontroversi

Meskipun peluncuran mainnet merupakan langkah maju, Pi Network menghadapi beberapa tantangan signifikan:

  • Struktur Mirip Skema Piramida: Model insentif yang mendorong pengguna untuk merekrut anggota baru telah menimbulkan kekhawatiran tentang kesamaan dengan skema piramida.
  • Aktivitas Aplikasi yang Mencurigakan: Beberapa pengguna melaporkan adanya iklan berlebihan dalam aplikasi, penggunaan daya pemrosesan perangkat tanpa izin, dan bahkan kasus pencurian kata sandi.
  • Inflasi Token yang Tinggi: Pasokan koin Pi yang meningkat pesat dapat menyebabkan depresiasi nilai token, mengurangi daya tariknya bagi investor.
  • Kesulitan Penarikan dan Konversi: Meskipun mainnet telah diluncurkan, banyak pengguna melaporkan kesulitan dalam menarik dan mengonversi koin Pi ke mata uang kripto atau fiat lainnya.

Kombinasi faktor-faktor ini telah menimbulkan keraguan di komunitas kripto mengenai keandalan dan prospek jangka panjang Pi Network.

Prediksi Harga Pi Coin di 2025

Prediksi harga Pi Coin untuk tahun 2025 bervariasi secara signifikan:

  • Konservatif: Beberapa analis memperkirakan harga Pi akan stabil di kisaran $0,61 hingga $0,78, mencerminkan pertumbuhan yang lambat namun stabil.
  • Optimis: Prediksi lain menunjukkan potensi harga mencapai $2,58 hingga $3,05, tergantung pada adopsi pasar dan keberhasilan integrasi dengan platform seperti dompet kripto Telegram.
  • Skeptis: Beberapa pihak mempertanyakan validitas proyek ini, mengingat reaksi pasar yang lemah terhadap perkembangan signifikan dan kurangnya model ekonomi yang jelas.

Kesimpulan: Apakah Pi Network Layak untuk Diperhatikan?

Pi Network menawarkan pendekatan inovatif dalam penambangan kripto, namun menghadapi tantangan signifikan yang dapat mempengaruhi keberhasilannya.

Investor dan pengguna disarankan untuk berhati-hati, melakukan penelitian menyeluruh, dan mempertimbangkan risiko sebelum terlibat lebih jauh dengan proyek ini.

Dengan perkembangan yang terus berlangsung, masa depan Pi Network masih belum pasti.

Namun, bagi mereka yang tertarik dengan inovasi dalam dunia kripto, proyek ini tetap layak untuk dipantau.

Baca Juga: Harga Pi Network Naik 50%, Siap Tembus Level Kritis $0,7500?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Panama City Terima Pembayaran Pajak dan Layanan Publik via Kripto

Panama City, ibu kota Panama, telah mengambil langkah progresif dengan mengizinkan pembayaran pajak dan layanan publik menggunakan mata uang kripto.

Mulai pertengahan April 2025, warga dapat membayar pajak, tiket, izin, dan biaya kota lainnya menggunakan Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), serta stablecoin seperti USDC dan USDT.

Langkah ini menjadikan Panama City sebagai salah satu kota pertama di dunia yang mengadopsi kripto dalam sistem pembayaran pemerintahannya.

Inisiatif Tanpa Legislasi Baru

Walikota Mayer Mizrachi mengungkapkan bahwa inisiatif ini berhasil dilaksanakan tanpa memerlukan legislasi baru.

Sebelumnya, upaya serupa terhambat oleh persyaratan bahwa institusi publik hanya dapat menerima pembayaran dalam dolar AS.

Namun, dengan bermitra bersama bank lokal yang akan langsung mengonversi kripto ke dolar, kota ini dapat menerima pembayaran kripto tanpa melanggar peraturan yang ada.

Keuntungan bagi Warga dan Pemerintah

Langkah ini memberikan fleksibilitas bagi warga, terutama mereka yang tinggal di luar negeri atau memiliki aset digital, untuk memenuhi kewajiban pajak mereka dengan lebih mudah.

Selain itu, sistem ini tidak menambah beban biaya bagi kantor walikota dan tidak mengubah rezim pajak yang ada.

Dengan demikian, pemerintah kota dapat memodernisasi sistem pembayarannya tanpa mengganggu struktur fiskal yang sudah ada.

Baca Juga: New York Ingin Pembayaran Pajak Pakai Bitcoin dan Ethereum

Perbandingan dengan Negara Lain

Berbeda dengan El Salvador yang menjadikan Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah pada tahun 2021, Panama City memilih pendekatan yang lebih hati-hati.

Di sini, penggunaan kripto bersifat opsional dan difokuskan pada kompatibilitas dengan sistem keuangan yang ada.

Langkah ini juga berbeda dengan upaya legislatif sebelumnya di Panama yang gagal disahkan.

Beberapa wilayah lain juga mulai mengadopsi kripto dalam sistem pembayaran pemerintahannya.

Misalnya, negara bagian Colorado di AS mulai menerima pembayaran pajak dengan kripto pada September 2022, dan kota Lugano di Swiss mengumumkan bahwa pajak dan biaya kota dapat dibayar dengan Bitcoin pada Desember 2023.

Dampak terhadap Ekonomi Kripto Panama

Dengan langkah ini, Panama City tidak hanya memodernisasi sistem pembayarannya tetapi juga memberikan ruang bagi pertumbuhan ekonomi kripto di negara tersebut.

Pendekatan ini memungkinkan adopsi kripto yang lebih luas tanpa memaksa institusi pemerintah untuk langsung mengelola aset digital, sehingga mengurangi risiko yang terkait dengan volatilitas pasar kripto.

Adopsi kripto oleh Panama City dalam pembayaran pajak dan layanan publik menandai langkah signifikan menuju integrasi teknologi blockchain dalam pemerintahan.

Dengan pendekatan yang hati-hati dan terstruktur, kota ini menunjukkan bahwa inovasi dapat dilakukan tanpa mengorbankan stabilitas sistem yang ada.

Langkah ini berpotensi menjadi model bagi kota-kota lain yang ingin mengadopsi teknologi kripto dalam sistem pemerintahannya.

Baca Juga: Negara-Negara dengan Pajak Kripto Tertinggi


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Donald Trump Siap Luncurkan Game Kripto Bergaya Monopoly

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dikabarkan akan meluncurkan sebuah permainan kripto yang terinspirasi dari permainan papan klasik, Monopoly.

Game ini akan menggabungkan elemen permainan tradisional dengan teknologi blockchain, memungkinkan pemain untuk membangun properti virtual dan memperoleh mata uang dalam game.

Langkah ini sekaligus menandai ekspansi terbaru Trump ke dalam dunia aset digital dan Web3.

Konsep Permainan: Gabungan Real Estate dan Teknologi Blockchain

Game kripto yang dikembangkan oleh Bill Zanker, rekan lama Trump yang sebelumnya membantu meluncurkan koleksi NFT dan memecoin resmi Trump, dirancang untuk memberikan pengalaman bermain yang mirip dengan Monopoly.

Pemain akan dapat membangun properti virtual dan menghasilkan mata uang dalam game melalui mekanisme play-to-earn.

Meskipun demikian, perwakilan Zanker membantah bahwa game ini secara langsung meniru Monopoly, meskipun mengakui bahwa sebuah game sedang dalam pengembangan dan dijadwalkan rilis bulan ini.

Baca Juga: Donald Trump Akan Berbicara di Digital Asset Summit, Jadi Sinyal Positif?

Upaya Lisensi dan Keterlibatan Hasbro

Pada Mei 2024, Zanker dilaporkan mencoba memperoleh lisensi untuk “Trump: The Game,” versi Monopoly yang diluncurkan Trump pada tahun 1989.

Namun, Hasbro, pemilik merek dagang Monopoly, menyatakan bahwa mereka tidak memberikan lisensi kepada organisasi yang berafiliasi dengan Trump untuk proyek kripto apa pun.

Ekspansi Trump ke Dunia Kripto

Trump, yang sebelumnya skeptis terhadap kripto, telah menunjukkan minat yang meningkat dalam teknologi ini.

Selama kampanye presidennya pada tahun 2024, ia meluncurkan memecoin “Official Trump” dengan kapitalisasi pasar sebesar $1,5 miliar, serta berbagai proyek NFT dan inisiatif keuangan terdesentralisasi (DeFi) seperti World Liberty Financial.

Selain itu, entitas yang mengelola properti intelektual Trump, DTTM Operations, telah mengajukan berbagai merek dagang untuk metaverse dan pasar NFT yang memungkinkan pengguna berbelanja barang fisik dan virtual.

Tantangan di Pasar Game Web3

Meskipun antusiasme terhadap proyek ini tinggi, pasar game Web3 menghadapi tantangan.

Menurut laporan dari DappRadar, pengguna aktif harian untuk game Web3 menurun sebesar 6% pada kuartal pertama 2025, dan investasi di sektor ini turun 71% dibandingkan kuartal sebelumnya menjadi $91 juta.

Faktor-faktor seperti ketegangan geopolitik dan perang dagang disebut sebagai penyebab utama penurunan ini.

Baca Juga: Big Time, Game Web3 Hadirkan Token BIGTIME Listing di Tokocrypto

Dengan demikian, peluncuran game kripto bergaya Monopoly oleh Donald Trump mencerminkan upaya berkelanjutan untuk menggabungkan hiburan, investasi, dan teknologi blockchain.

Meskipun menghadapi tantangan di pasar game Web3, proyek ini menunjukkan bagaimana tokoh publik dapat memanfaatkan popularitas mereka untuk mendorong adopsi teknologi baru.

Keberhasilan game ini dapat membuka jalan bagi lebih banyak kolaborasi antara dunia hiburan dan teknologi blockchain di masa depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sinyal Teknis Tunjukkan Potensi Kenaikan Harga Ethereum

Ethereum (ETH) menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan berdasarkan analisis teknikal terbaru.

Dengan pembentukan pola segitiga simetris pada grafik per jam, harga Ethereum diperkirakan dapat mengalami lonjakan hingga 17% jika berhasil menembus level resistensi kunci.

Pola Segitiga Simetris Menunjukkan Potensi Breakout

Saat ini, ETH diperdagangkan di sekitar $1.625, mendekati level resistensi penting di $1.665.

Pola segitiga simetris yang terbentuk menunjukkan konsolidasi harga dengan kisaran yang semakin menyempit, yang sering kali menjadi pertanda breakout yang akan datang.

Jika ETH berhasil menembus di atas $1.665, target harga berikutnya berada di kisaran $1.750 hingga $1.800.

Sebaliknya, jika harga turun di bawah $1.580, ETH dapat mengalami penurunan menuju $1.500 atau bahkan $1.420.

Baca Juga: Ethereum Diprediksi Undervalued: Akumulasi Whale Menjadi Sorotan

Aktivitas Pengembang yang Tinggi Mendukung Fundamental Ethereum

Di tengah konsolidasi harga, Ethereum menunjukkan kekuatan fundamental yang solid dengan memimpin dalam aktivitas pengembangan dibandingkan blockchain lainnya.

Data dari platform analitik on-chain menunjukkan bahwa Ethereum memiliki tingkat komitmen GitHub, pembaruan kode, dan aktivitas jaringan yang tinggi.

Hal ini mencerminkan kepercayaan komunitas pengembang terhadap masa depan Ethereum dan potensi pertumbuhannya.

Target Harga Jangka Panjang Berdasarkan Struktur Breakout

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 15 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 15 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dalam jangka panjang, ETH diperkirakan dapat mencapai target harga yang lebih tinggi berdasarkan struktur breakout multi-tahun.

Level harga ETH $4.811 dan $8.557 diidentifikasi sebagai target potensial jika ETH berhasil mempertahankan momentum bullish-nya.

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun saat ini harga berada dalam fase konsolidasi, prospek jangka panjang Ethereum tetap positif.

Baca Juga: Harga Ethereum Merosot ke Level $1.415, Kenali Dampaknya

Secara Keseluruhan, analisis teknikal menunjukkan bahwa Ethereum berada di ambang pergerakan harga yang signifikan.

Pola segitiga simetris, dikombinasikan dengan aktivitas pengembang yang tinggi dan struktur breakout jangka panjang, memberikan sinyal positif bagi investor.

Namun, penting untuk tetap waspada terhadap level support dan resistensi kunci untuk mengantisipasi pergerakan harga selanjutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Diprediksi Undervalued: Akumulasi Whale Menjadi Sorotan

Ethereum (ETH) menunjukkan potensi undervaluasi yang signifikan, berdasarkan analisis indikator on-chain terbaru dan aktivitas akumulasi oleh investor besar.

Analis kripto Ali Martinez mengungkapkan bahwa metrik Entity-Adjusted Dormancy Flow Ethereum telah turun di bawah satu juta, sebuah level yang secara historis menandai zona bawah makro.

Sentimen Pasar Rendah

Indikator ini mengukur rasio antara kapitalisasi pasar dan nilai dormansi tahunan dalam dolar AS, membantu mengidentifikasi apakah aset berada dalam tren bullish atau bearish utama.

Penurunan ke level ini menunjukkan bahwa sentimen pasar sedang rendah, kemungkinan telah terjadi kapitulasi, dan investor besar mungkin sedang mengakumulasi ETH.

Selain itu, dalam lima hari terakhir, sekitar 453.000 ETH telah ditarik dari bursa kripto, menandakan akumulasi oleh investor besar dan mengurangi tekanan jual di pasar.

Indikator lain yang mendukung pandangan ini adalah MVRV Z-Score, yang saat ini berada pada level terendah dalam 17 bulan terakhir. Historisnya, ketika MVRV Z-Score mencapai zona hijau, ETH sering mengalami kenaikan harga yang signifikan.

Analisis Data on-Chain

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 12 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 13 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Data on-chain juga menunjukkan bahwa investor besar, atau whale, telah mengakumulasi lebih dari 330.000 ETH dalam dua minggu terakhir, dengan nilai lebih dari $1,08 miliar.

Akumulasi ini mencerminkan kepercayaan terhadap potensi kenaikan harga ETH di masa depan.

Meskipun ada sinyal positif, beberapa metrik on-chain lainnya menunjukkan sentimen negatif.

Jumlah alamat aktif dan biaya yang dibakar per transaksi mengalami penurunan, sementara pasokan ETH meningkat setelah peristiwa Merge.

Namun, analis dari Standard Chartered masih melihat potensi ETH mencapai $4.000 pada akhir tahun, menunjukkan prospek jangka panjang yang positif.

Baca Juga: Rasio Harga Ethereum Terhadap Bitcoin Terus Menurun

Prospek Masa Depan

Secara keseluruhan, kombinasi indikator on-chain dan aktivitas akumulasi oleh investor besar menunjukkan bahwa Ethereum mungkin sedang berada dalam fase undervaluasi.

Investor disarankan untuk memantau perkembangan ini secara cermat, karena potensi rebound harga ETH dapat terjadi jika tren ini berlanjut.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

CEO Ripple Sebut Harga Bitcoin Bisa Tembus $200.000

CEO Ripple, Brad Garlinghouse, menyatakan keyakinannya bahwa harga Bitcoin (BTC) dapat mencapai $200.000.

Menurutnya, potensi kenaikan harga Bitcoin ini bisa saja terealisasi asal didorong oleh perubahan positif dalam regulasi kripto di Amerika Serikat dan meningkatnya minat institusional.

Optimisme Garlinghouse: Bitcoin Menuju $200.000

Dalam wawancara dengan Fox Business Network, Garlinghouse menyebut prediksi harga Bitcoin sebesar $200.000 sebagai sesuatu yang “tidak berlebihan”.

Ia menekankan bahwa tren makroekonomi jangka panjang lebih penting daripada fluktuasi harga harian, dan bahwa pergeseran regulasi di AS dari sikap “permusuhan” menjadi lebih “ramah” belum sepenuhnya dihargai oleh pasar.

Baca Juga: Pasar Kripto Menggeliat Lagi! Bitcoin Ngegas ke $83.000

Perubahan Regulasi dan Minat Institusional

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 13 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 13 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Garlinghouse menyoroti bahwa perubahan sikap regulator AS telah membuka pintu bagi manajer aset besar seperti BlackRock dan Fidelity untuk masuk ke pasar kripto.

Ia juga mencatat bahwa kripto berfungsi sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakstabilan ekonomi, serta bahwa semakin banyak utilitas yang dikembangkan dalam pasar kripto, semakin besar nilai yang akan terakumulasi.

Baca Juga: Tren Bitcoin 14-18 April 2025: Minggu Tenang By Hoteliercrypto

Perkembangan ETF dan Strategi Ripple

Garlinghouse juga membahas peluncuran ETF XRP leveraged pertama di AS oleh Teucrium, yang mencatat volume debut sebesar $5 juta.

Ia optimis bahwa ETF XRP lainnya akan diluncurkan pada paruh kedua tahun ini, dengan analis dari JPMorgan dan Standard Chartered memperkirakan arus masuk hingga $8 miliar dalam tahun pertama jika ETF disetujui.

Selain itu, Ripple mengakuisisi broker utama Hidden Road senilai $1,25 miliar, yang bertujuan untuk membantu institusi besar seperti BlackRock memasuki pasar kripto dengan infrastruktur yang mereka percayai.

Garlinghouse menyatakan bahwa akuisisi ini tidak akan terjadi di bawah lingkungan regulasi sebelumnya yang lebih ketat.

Legalisasi Stablecoin dan Ekspansi Ripple

Garlinghouse menyoroti momentum yang berkembang di Capitol Hill untuk regulasi kripto, dengan undang-undang struktur pasar dan stablecoin yang semakin mendapatkan dukungan.

Stablecoin Ripple, RLUSD, yang diluncurkan di bawah lisensi trust New York, telah melampaui kapitalisasi pasar $250 juta dan mendekati $300 juta.

Ia percaya bahwa perkembangan ini menunjukkan ekosistem kripto yang semakin matang dan terintegrasi.

Secara keseluruhan, prediksi Garlinghouse tentang harga Bitcoin yang mencapai $200.000 mencerminkan optimisme yang berkembang di industri kripto, didorong oleh perubahan regulasi yang lebih mendukung dan minat institusional yang meningkat.

Dengan perkembangan ETF, akuisisi strategis, dan legalisasi stablecoin, pasar kripto menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan yang signifikan dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tren Kripto Hari Ini: Wayfinder, Kaito, Babylon Paling Menonjol

Pasar kripto global terus menunjukkan dinamika yang menarik dengan kemunculan proyek-proyek baru yang mencuri perhatian investor.

Berikut adalah beberapa aset digital yang saat ini menjadi sorotan utama di berbagai platform perdagangan:

Kaito (KTO)

Kaito, sebuah proyek yang menggabungkan teknologi blockchain dengan kecerdasan buatan (AI), telah mengalami lonjakan volume perdagangan yang signifikan.

Dengan fokus pada integrasi AI untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan transaksi, Kaito menarik minat investor yang mencari inovasi di sektor kripto.

Wayfinder (WAY)

Wayfinder adalah platform navigasi terdesentralisasi yang memanfaatkan teknologi blockchain untuk menyediakan layanan peta dan navigasi yang aman dan privat.

Dengan meningkatnya kekhawatiran terhadap privasi data, Wayfinder menawarkan solusi alternatif yang menarik bagi pengguna yang menginginkan kontrol lebih atas informasi pribadi mereka.

Babylon (BBL)

Babylon merupakan proyek yang bertujuan untuk membangun ekosistem DeFi yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan menawarkan berbagai layanan keuangan terdesentralisasi, Babylon menarik perhatian komunitas kripto yang tertarik pada solusi keuangan yang lebih adil dan transparan.

Baca Juga: Binance Dukung Staking Bitcoin Babylon

Proyek Lainnya yang Menonjol

Selain ketiga proyek di atas, beberapa aset digital lainnya juga menunjukkan performa yang cukup mengesankan:

  • Arbitrum (ARB): Sebagai solusi layer-2 untuk Ethereum, Arbitrum terus menarik pengguna dengan menawarkan transaksi yang lebih cepat dan biaya yang lebih rendah.
  • Optimism (OP): Proyek ini berfokus pada skalabilitas Ethereum dan telah melihat peningkatan adopsi di kalangan pengembang dApps.
  • Sui (SUI): Dengan arsitektur uniknya, Sui menawarkan kecepatan transaksi tinggi dan efisiensi yang menarik bagi berbagai aplikasi blockchain.

Tren dan Analisis Pasar

Kenaikan minat terhadap proyek-proyek ini mencerminkan tren yang lebih luas dalam ekosistem kripto:

  • Integrasi AI dan Blockchain: Proyek seperti Kaito menunjukkan bagaimana AI dapat digunakan untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi dalam transaksi blockchain.
  • Privasi dan Desentralisasi: Wayfinder menyoroti permintaan yang meningkat untuk layanan yang menjaga privasi pengguna, terutama dalam layanan berbasis lokasi.
  • Inklusi Keuangan: Babylon dan proyek DeFi lainnya berupaya menyediakan layanan keuangan yang lebih inklusif, terutama bagi mereka yang tidak memiliki akses ke sistem keuangan tradisional.

Baca Juga: Airdrop Kripto 2025: Peluang Menjanjikan bagi Investor

Maka dari itu, pasar kripto terus berkembang dengan cepat, didorong oleh inovasi dan permintaan yang meningkat untuk solusi yang lebih efisien, privat, dan inklusif.

Proyek-proyek seperti Kaito, Wayfinder, dan Babylon menunjukkan bagaimana teknologi blockchain dapat diterapkan dalam berbagai sektor untuk memenuhi kebutuhan yang beragam.

Investor dan pengamat pasar disarankan untuk terus memantau perkembangan ini, karena mereka dapat memberikan wawasan penting tentang arah masa depan ekosistem kripto global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com