Market kripto belum menunjukkan tanda-tanda kebangkitan pada awal pekan terakhir April 2022. Pada Senin (25/4) pagi, sejumlah besar kripto berkapitalisasi pasar terbesar masih nyaman duduk di zona nyaman.
Melansir Coinmarketcap pukul 09.00 WIB, 10 aset kripto big cap, seperti Bitcoin dan lainnya tenggelam di zona merah dalam 24 jam terakhir. Nilai BTC bertengger di $ 39.102 per keping alias turun 1,20% dalam sehari terakhir. Sementara itu, nilai Ethereum (ETH) runtuh 2,38% ke $ 2.866,17 per keping di waktu yang sama.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengakui market kripto memang tertekan selama akhir pekan lalu. Secara umum, performa pasar mengecewakan dan tidak ada sentimen yang bisa mendorong pergerakan nilai aset.
“Di samping itu volume perdagangan melandai sepanjang akhir pekan lalu. Harga aset kripto masih tertekan oleh komentar hawkish The Fed. Sejumlah kripto juga memasuki fase konsolidasi pasca kebakaran akhir pekan lalu,” kata Afid.
Lebih lanjut, Afid mengungkap khusus nilai Bitcoin (BTC) terus merosot di bawah $ 40.000 sejak hari Jumat (22/4), titik tengah dari rentang perdagangan panjang tiga bulan terakhir. Saat ini level support BTC ada di $ 37.500, meskipun sisi atas tampaknya terbatas menuju level resistance $ 46.000.
“BTC masih terus tertekan. Sinyal momentum positif pergerakannya belum kunjung hadir. Ada kemungkinan ada penurunan dan tembus di bawah kisaran harga BTC selama setahun. Peningkatan volume jual baru-baru ini relatif kecil terhadap volume beli, berarti pelaku pasar enggan mempertahankan posisi beli setelah reli pada 2020,” ungkapnya.
Saat ini belum ada sentimen positif yang bisa mendorong performa aset kripto menjadi lebih mantap. Investor dinilai masih kurang percaya diri untuk meramaikan pasar. Meskipun kurang percaya diri, tidak semua orang tertarik untuk meninggalkan kepercayaan mereka pada Bitcoin dalam jangka pendek.
Tobias Adrian, Penasihat Finansial dan Direktur Departemen Pasar Modal dan Moneter IMF, berkata IMF mulai memerhatikan India dan mengidentifikasi regulasi kripto sebagai isu prioritas dalam jangka menengah bagi negara tersebut.
Seiring kripto menjadi kian populer dan meluas sebagai alternatif bagi bentuk pembayaran tradisional, pemerintah dan organisasi di seluruh dunia berusaha menerapkan kendali ketat atas bentuk aset baru tersebut. Salah satunya adalah IMF.
Finbold melaporkan, pada acara pertemuan tahunan IMF, Adrian berkata pandangan IMF terhadap India termasuk positif secara keseluruhan.
Ia menjelaskan, “Saya pikir ada banyak peluang dan pertumbuhan dalam ekonomi India yang mulai bergairah. Ada pemulihan dan minat tinggi terhadap peluang pertumbuhan dan perkembangan baru.”
Soal agenda IMF bagi India, Adrian menekankan regulasi kripto adalah prioritas tinggi ketika terkait isu struktural jangka menengah yang harus diselesaikan oleh India dalam waktu dekat.
Menurut Adrian, hal tersebut sedang dilaksanakan secara global.
“Di dalam dewan stabilitas keuangan, kami mencoba membuat standar global bagi regulasi aset kripto. Saya pikir hal itu penting untuk diadopsi oleh India,” kata Adrian.
Ia menambahkan, India telah mengubah pajak terhadap aset kripto belum lama ini dan mengenakan pajak 30 persen terhadap keuntungan penjualan kripto. Menurutnya, kebijakan itu adalah langkah yang bagus.
Sementara itu, Menteri Keuangan Nirmala Sitharaman mendesak kesepakatan terkait penanganan kripto. Ia menyoroti potensi penyalahgunaan uang digital bagi pencucian uang dan pendanaan terorisme.
“Regulasi memakai teknologi adalah satu-satunya solusi. Regulasi itu harus canggih dan tidak tertinggal teknologi serta harus berada di atasnya,” kata Sitharaman.
Menurutnya, tidak mungkin satu negara menyelesaikannya sendiri. Semua negara harus bekerjasama menangani regulasi bagi aset kripto.
Menjawab kekhawatiran Sitharaman, Direktur Manajemen IMF Kristalina Georgieva berkata pihaknya akan meningkatkan usaha terkait kripto di India.
IMF akan fokus kepada resiko keamanan siber, regulasi uang digital privat, dan interoperabilitas bagi uang digital bank sentral (CBDC).
Laporan terbaru dari IMF memberikan peringatan terhadap aset kripto. IMF menyebut, penggunaan kripto lebih tinggi di negara-negara dengan tingkat korupsi tinggi dan pengendalian keuangan yang ketat.
Kendati demikian, IMF tidak setuju terhadap pelarangan kripto dan menginginkan regulasi lebih ketat. [ed]
Sebelumnya, pemerintah Rusia dan bank sentral mengerjakan RUU yang akan mendefinisikan kripto sebagai aset digital yang melengkapi mata uang resmi, rencana diluncurkan pada 18 Februari 2022 lalu.
Cointelegraph melansir, pada 8 April 2022, Kementerian Keuangan Rusia mengumumkan amandemen dan finalisasi RUU kripto. RUU itu memberikan kejelasan regulasi terkait peredaran, penerbitan, perdagangan, penambangan dan aktivitas lain dalam pasar aset kripto.
Laporan tidak terkonfirmasi soal Rusia yang melegalkan aset kripto mulai muncul pada 16 April lalu. Komunitas kripto di Twitter menyambut laporan tersebut dengan tangan terbuka.
CEO Binance Changpeng Zhao termasuk salah satu sosok yang mengomentari laporan tersebut, mengingat beragam sanksi telah dikenakan kepada Rusia.
Tetapi setelah informasi semakin jelas, komunitas kripto menyadari laporan itu belum tentu benar. CZ dan sejumlah sosok lainnya menghapus cuitan terkait status legal di Rusia tersebut.
Rumor soal legalisasi kripto di Rusia dimulai oleh laporan dari surat kabar lokal Rusia Kommersant yang mengklaim mendapat versi final otentik RUU tersebut.
Menurut Kommersant, RUU itu menyarankan penerimaan uang digital sebagai alat pembayaran yang bukan merupakan unit moneter Federasi Rusia.
Kementerian Keuangan Rusia merampungkan dan membagikan RUU tersebut dengan pemerintah Rusia, tetapi belum ada pengumuman resmi soal penerimaan RUU itu beserta jadwal terkait.
Laporan Kommersant juga menyoroti bahwa RUU kripto Rusia menyarankan pembuatan kerangka regulasi bagi aktivitas terkait kripto dan menyampaikannya ke operator terdaftar.
Pada 14 April 2022, Sergei Katyrin, Presiden Kamar Dagang dan Industri Rusia, menyarankan kolaborasi dengan negara-negara Afrika untuk melaksanakan penyelesaian transaksi antar negara memakai kripto dan uang digital bank sentral (CBDC).
Dalam pengumuman terkait RUU final, Kementerian Keuangan menyatakan telah memiliki regulasi kripto jelas yang mempertimbangkan sudut pandang semua departemen pemerintah Rusia.
Sebagai usaha melawan sanksi internasional dan inflasi yang terjadi, Presiden Kelompok Gas Rusia Pavel Zavalny menandakan pihaknya dapat menerima Bitcoin (BTC) sebagai pembayaran bagi ekspor minyak dan gas.
Zavalny menyarankan untuk menerima rubel, yuan, lira dan bahkan BTC dari negara bersahabat. Tetapi, negara tidak bersahabat harus membayar minyak memakai rubel atau emas. [ed]
Aset kripto Bitcoin danaltcoin utama lainnya diperdagangkan stabil pada hari Rabu (20/4). Secara keseluruhan market tampaknya mulai merangkak naik dan menuju zona hijau selama pekan ketiga bulan April ini.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan secara umum, kinerja aset kripto yang mulai cerah pada pekan ini disebabkan oleh aksi borong trader di market, seiring niatan mereka untuk melakukan price actions. Aktivitas trader di pasar kripto juga sangat tergantung dengan sentimen kabar mengenai suku bunga acuan AS.
“Pelaku pasar yang jenuh dengan kondisi market kripto yang sideways ini dimanfaatkan oleh trader untuk inisiatif mengambil strategi melakukan price actions dengan menimbun aset kripto. Tradingprice action adalah salah satu metode terpopuler dan sering digunakan trader, karena mudah dan akurat dalam memprediksi pergerakan harga pasar,” kata Afid.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
Afid menambahkan market secara keseluruhan masih akan mengalami penurunan yang signifikan yang dimulai sejak awal April. Bitcoin masih menjadi patok untuk pergerakan koin lainnya. Saat ini BTC, sedang mencoba untuk pullback setelah harga mengalami titik jenuh.
“Pada pekan ini, harga BTC masih tertahan di area support kuatnya, yaitu kisaran $ 39.000-$ 40.000. Kalo area ini mengalami breakdown skenario terburuknya harga BTC bisa terus anjlok menyentuh ke $ 38.000-$ 37.000. Sementara, skenario bullish BTC harus bisa menembus resistensi harga di $ 43.000-$ 44.000,” jelas Afid.
Menurut laporan Be[In]Crypto Research, minat investor pada Bitcoin (BTC) mengalami penurunan tajam pada kuartal pertama tahun 2022. Volume perdagangan BTC pada kuartal pertama tahun 2022 masih di bawah dua setengah kali kuartal pertama tahun 2021.
Tren bearish di pasar crypto secara keseluruhan menyebabkan penurunan volume perdagangan harian dan terutama dapat dikaitkan dengan penurunan minat investor terhadap Bitcoin.
Saat ini, kapitalisasi pasar kripto global diperdagangkan lebih tinggi pada angka $ 1,89 triliun, melonjak sekitar 2 persen dalam 24 jam terakhir. Total volume perdagangan aset kripto meningkat sekitar 60 persen menjadi $ 96,13 miliar.
Di sisi lain, Afid memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan ketiga bulan April ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.
Daftar 5 Aset Kripto Bullish
1. Kava (KAVA)
Ilustrasi analisis teknikal Kava (KAVA).
Kava adalah platform DeFi yang memungkinkan pengguna untuk pinjam-meminjam aset kripto mereka tanpa melibatkan lembaga keuangan dan perantara lainnya. KAVA sebagai token utilitas dan native token governance yang diciptakan oleh ekosistem DeFi Kava, yang terkenal dengan kapasitas pinjamannya.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan harga KAVA bisa bullish akibat peluncuran Kava Foundation yang dipercepat ke akhir April dan bersamaan dengan itu akan ada Mint Token Launch.
“Kava Network meluncurkan Kava Foundation yang kemungkinan besar terjadi pada tanggal 30 April mendatang. Bersamaan dengan itu akan ada Mint Token Launch yang dinantikan pada holders KAVA. Kabar ini membuat pergerakan KAVA naik pada pekan ini dan para investor sudah bersiap untuk masuk menaikan harga KAVA,” kata Afid.
Peringkat KAVA di CoinMarketCap pada Rabu (20/4) pukul 10.00 WIB adalah #96, dengan kapitalisasi pasar $ 771.386.381. Pasokan yang beredar 176.497.770 koin KAVA dan maksimal pasokan tidak tersedia.
2. Terra (LUNA)
Ilustrasi analisis teknikal Terra (LUNA).
Terra adalah sebuah blockchain yang dibangun dengan tujuan menciptakan ekosistem pembayaran digital yang terdesentralisasi menggunakan aset kripto stablecoin, LUNA.
Menurut Afid, LUNA mendapatkan sentimen positif dari pemberitaan bahwa koin kripto tersebut sekarang menjadi stablecoin terbesar ketiga berdasarkan kapitalisasi pasar. LUNA baru-baru ini mengalahkan BUSD untuk mengeklaim tempat di tiga besar.
“Stablecoin Terra telah bergerak dalam tren naik sejak November 2021. LUNA kini juga telah menjadi stablecoin terbesar ketiga kripto pada hari Senin (18/4) setelah pemompaan besar-besaran selama 6 bulan lalu. Investor senang dengan kabar ini sehingga membuat aksi beli lebih banyak,” jelas Afid.
Peringkat LUNA di CoinMarketCap pada Rabu (20/3) pukul 10.00 WIB adalah #8, dengan kapitalisasi pasar $ 33.227.565.199. Pasokan yang beredar 353.958.856 koin LUNA dan maksimal pasokan tidak tersedia.
3. Reserve Rights (RSR)
Ilustrasi analisis teknikal Reserve Rights (RSR).
Reserve Rights adalah platform stablecoin token ganda yang diluncurkan pada Mei 2019. Pengaturan token ganda Reserve Rights mencakup stablecoin yang dikenal sebagai Reserve stablecoin (RSV).
Token kedua adalah token Reserve Rights (RSR), yang digunakan untuk menjaga RSV stabil pada target harga $ 1 melalui sistem peluang arbitrase. RSR adalah sebuah token utilitas yang memungkinkan pemegang untuk memberikan hak suara atau voting pada proposal tata kelola.
Afid melihat pergerakan RSR masih akan bullish pada pekan ini. Hal tersebut dampak dari kabar Mainnet Launch yang akan dilaksanakan pada 30 April mendatang.
“RSR masih akan bullish pada pekan ini karena sentimen positif dari Mainnet Launch yang digelar 30 April mendatang tetap terasa efeknya. Para holders RSR sudah tidak sabar untuk dapat keuntungan,” kata Afid.
Peringkat RSR di CoinMarketCap pada Rabu (20/4) pukul 10.00 WIB adalah #259, dengan kapitalisasi pasar $ 206.791.981. Jumlah koin yang beredar 14.801.148.904 koin RSR dan maksimal pasokan 100.000.000.000 koin RSR.
Ilustrasi analisis teknikal Mines of Dalarnia (DAR).
Selain RSR, token kripto DAR juga kemungkinan besar akan kembali bullish pada pekan ini. Peningkatan nilai DAR masih berdampak dari kabar peluncuran Mines of Dalarnia Mainnet dan dibukanya penjualan tanah virtual Mines of Dalarnia Land.
“Mines of Dalarnia masih dipengaruhi oleh sentimen positif dari peluncuran Mainnet pada 26 April mendatang. Analisis teknikal melihat akan ada peningkatan 15% dari harga sekarang di kisaran $ 1,2,” ungkap Afid.
Mines of Dalarnia adalah game petualangan dengan konsep play-to-earn dan para pemainnya akan mendapatkan NFT sebagai rewards. Token asli dalam game MoD adalah DAR dan memainkan peran kunci dalam mengelola ekonomi dalam permainan, mendorong pemain dan juga menjaga ekonomi di dunia Dalarnia tumbuh secara berkelanjutan.
Peringkat DAR di CoinMarketCap pada Rabu (20/4) pukul 10.00 WIB adalah #252, dengan kapitalisasi pasar $ 219.234.954. Jumlah koin yang beredar 185.566.667 koin DAR dan maksimal pasokan 800.000.000 koin DAR.
Kyber adalah protokol likuiditas on-chain yang dapat diimplementasikan pada semua blockchain smart contract. Protokol ini memungkinkan pertukaran token yang didesentralisasi dan dapat diintegrasikan ke dalam aplikasi apa pun, dan berjalan dengan mulus antara semua pihak dalam suatu ekosistem.
Token dari Kyber Network ini yaitu KNC akan digunakan sebagai bagian dari transaksi untuk memfasilitasi operasi sistem yang sedang berlangsung pada network. Menurut Afid, KNC akan berpotensi bullish. Faktor utama dalam kenaikan harga KNC yang tajam adalah penguatan pusat perdagangan dan likuiditas, Kyber.
“Jaringan Kyber telah reli selama beberapa bulan terakhir karena memperkuat pusat perdagangan dan likuiditasnya. Proyek ini baru-baru ini mengumumkan integrasi dukungan untuk sepuluh jaringan blockchain yang terpisah. Dari teknik analisisnya, pekan ini KNC rata-rata akan mengalami kenaikan 15%,” tutur Afid.
Peringkat KNC di CoinMarketCap pada Rabu (20/4) pukul 10.00 WIB adalah #97, dengan kapitalisasi pasar $ 758.652.418. Pasokan yang beredar 177.809.350 koin KNC dan maksimal pasokan tidak tersedia.
Daftar 5 Aset Kripto Bearish
1. JasmyCoin (JASMY)
Ilustrasi analisis teknikal JasmyCoin (JASMY).
JasmyCoin adalah token kripto asli dari jaringan Jasmy, platform Internet of Things (IoT) yang bertujuan untuk mengembangkan infrastruktur yang memungkinkan siapa saja menggunakan data dengan aman. Token JASMY dapat digunakan untuk membayar penyimpanan data dan jenis layanan serupa lainnya yang ditawarkan oleh jaringan Jasmy.
JasmyCoin didasarkan pada standar ERC 20. Token juga dapat digunakan oleh sejumlah individu dan bisnis yang tidak ditentukan untuk mentransfer token menggunakan perangkat digital sebagai bukti pertukaran nilai atau pembayaran untuk layanan. Dengan tidak membatasi kegunaannya, token dapat memiliki berbagai tujuan.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan JASMY kemungkinan besar akan masuk ke fase bearish pada pekan ini. “JASMY sudah membentuk pola reverse cup and handle. Penurunan terjadi sekitar 28% dengan nilai terendah sampai $0,02.”
Peringkat JASMY di CoinMarketCap pada Rabu (20/4) pukul 10.00 WIB adalah #372, dengan kapitalisasi pasar $ 108.617.783. Pasokan yang beredar 4.754.930.780 koin JASMY dan maksimal pasokan 50.000.000.000 koin JASMY.
Origin Protocol (OGN) adalah token Ethereum yang mendukung platform Origin, yang bertujuan untuk memperkuat pasar yang terdesentralisasi dan peer-to-peer. OGN dapat digunakan untuk mempertaruhkan, mengatur dan beriklan di platform Origin.
Menurut Afid, OGN bisa tersungkur ke fase bearish pada pekan ini. “Nilai OGN diperkirakan akan turun pada pekan ini. Namun, akan terkoreksi naik sedikit, tapi tetap akan terus anjlok.”
Peringkat OGN di CoinMarketCap pada Rabu (20/4) pukul 10.00 WIB adalah #186, dengan kapitalisasi pasar $ 256.778.472. Pasokan yang beredar 388.570.733 koin OGN dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin OGN.
3. Frax Share (FXS)
Ilustrasi analisis teknikal Frax Share (FXS).
Frax Protocol adalah sistem stablecoin algoritma pecahan pertama di jaringan blockchain. Frax memiliki sifat open-source, mudah digunakan, dan sepenuhnya on-chain yang saat ini diimplementasikan di Ethereum.
Frax Shares (FXS) adalah token tata kelola yang menghasilkan biaya, pendapatan seigniorage, dan nilai agunan berlebih. Token FXS adalah token tata kelola yang menghasilkan semua nilai FRAX baru yang dicetak, biaya, dan agunan berlebih. FXS adalah aset investasi dan tata kelola sementara FRAX adalah token mata uang.
Afid melihat dari analisis teknikal FXS kemungkinan masuk fase bearish pada pekan ini. Terlihat FXS akan mengalami peningkatan sedikit atau koreksi, namun akan terus tersungkur hingga 16%.
Peringkat FXS di situs CoinMarketCap pada Rabu (20/4) pukul 10.00 WIB adalah #120, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $ 563.320.876. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 16.209.405 koin FXS dan maksimal pasokan tidak tersedia.
4. Astar (ASTR)
Ilustrasi analisis teknikal Astar (ASTR).
Astar Network adalah hub dApp multi-rantai di Polkadot. Platform ini menawarkan kepada pengguna berbagai fitur yang mencakup staking dApps, solusi L2, dan X-VM (Cross Virtual Machine) yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM).
ASTR adalah token utilitas dan tata kelola Astar, digunakan untuk kasus penggunaan biaya transaksi, tata kelola, network staking, dApp staking dan implementasi layer-2. ASTR kemungkinan besar masuk ke fase bearish. Afid menerangkan ASTR akan mengalami penurunan sekitar 15%, meski akan terkoreksi dalam waktu singkat.
Peringkat ASTR di situs CoinMarketCap pada Rabu (20/4) pukul 10.00 WIB adalah #218, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $ 673.152.756. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 3.086.033.508 koin ASTR dan maksimal pasokan tidak tersedia.
Uniswap adalah perdagang terdesentralisasi (DEX) terbesar yang beroperasi di blockchain Ethereum. Ini memungkinkan pengguna di mana saja di dunia untuk berdagang kripto tanpa perantara. UNI, token tata kelola yang memungkinkan pengguna untuk memberikan suara pada perubahan protokol utama.
Uniswap (UNI) adalah token Ethereum yang mendukung Uniswap, penyedia likuiditas otomatis yang dirancang untuk memudahkan pertukaran token Ethereum (ERC-20). Tidak ada buku pesanan atau fasilitator pusat di Uniswap. Sebagai gantinya, token ditukar melalui kumpulan likuiditas yang ditentukan oleh smart contract.
Afid menjelaskan UNI bisa masuk ke fase bearish pada pekan ini dilihat dari analisis teknikal akan terjadi penurunan hingga 7%. Pergerakan UNI juga sudah membentuk pola reverse cup and handle yang berarti kemungkinan besar akan masuk zona bearish.
Peringkat UNI di situs CoinMarketCap pada Rabu (20/4) pukul 10.00 WIB adalah #24, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $ 6.527.235.661. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 690.496.925 koin UNI dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin UNI.
Disclaimer:
Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.
Co-founder dari perusahaan analitik Glassnode mengatakan bahwa aksi jual terbaru pada Bitcoin (BTC) masih bisa terjadi karena kondisi ekonomi global.
Menurut laporan Glassnode, Jan Happel dan Yann Allemann mengatakan bahwa crypto utama sebagai aset berisiko masihlah tinggi di mata investor. Itu artinya, jika pasar saham AS terkoreksi, maka begitu pula dengan BTC. Buletin tersebut pun mengungkapkan:
“Analisa dari kami menunjukkan bahwa kepekaan baru terhadap risiko pasar dan kemungkinan penarikan yang lebih kuat ini bukan karena kurangnya kepercayaan kepada BTC melainkan karena lingkungan ekonomi makro yang dibebankan.”
Itu artinya, meski secara fundamental Bitcoin masih bagus dan dipercaya, namun keadaan ekonomi yang luas bisa saja memaksa banyak uang untuk lari darinya dan beralih ke aset yang lebih aman dan menyesuaikan selera risiko yang menyusut.
Salah satu pendiri Glassnode pun melihat bahwa lanskap ekonomi makro terlihat goyah setelah bank sentral AS, the Fed, mengumumkan pengurangan neraca menjadi $ 95 miliar per bulan untuk “melawan inflasi.”
Mereka juga menyebutkan risiko yang mengancam bahwa agresi militer Rusia dapat meluas dan menargetkan wilayah Uni Eropa.
Buletin tersebut juga mengungkapkan bahwa telah ada lebih dari $ 100 juta yang keluar dari Bitcoin, dan ini tampaknya belum berakhir.
“Memperbesar ke ruang crypto, minggu lalu melihat arus keluar dana $ 134 juta, menandai arus keluar mingguan tertinggi kedua pada tahun 2022. Solana menerima arus masuk $ 3,7 juta, dan Altcoin mencatat arus masuk $ 5 juta, sementara $ 131 juta mengalir keluar dari Bitcoin.”
Namun, jika mengabaikan faktor ekonomi global, Glassnode memandang bahwa BTC telah secara konsisten menunjukkan kekuatan on-chain.
Saat investor memilih menarik BTC mereka dari pertukaran ke dompet pribadi, ini bisa menjadi tanda bahwa Bottom akan segera terlihat di grafik harganya.
Secara jelas, fundamental Bitcoin tidaklah buruk, justru bagus dan positif. Kita hanya tinggal menunggu kondisi ekonomi global mereda, atau pun membaik, baru akan melihat kembali pertumbuhan yang semestinya terjadi di aset crypto ini. Kita lihat saja!
Portalkripto.com — Kementerian Keuangan Rusia selesai merevisi Rancangan Undang-Undang “On Digital Currency” yang merekomendasikan penggunaan aset kripto sebagai alat pembayaran yang sah.
RUU yang memberikan kejelasan peraturan terkait sirkulasi, penerbitan, perdagangan, penambangan, dan aktivitas lain di pasar kripto kini menunggu persetujuan pemerintah untuk disahkan menjadi undang-undang.
“Kementerian Keuangan Rusia menyelesaikan rancangan undang-undang federal “Tentang Mata Uang Digital”, dengan mempertimbangkan posisi departemen yang diterima sebelumnya dan mengirimkannya ke Pemerintah Federasi Rusia,” tulis sebuah siaran pers di website resmi Kementrian Keuangan Rusia, 18 April 2022.
Desas-desus Rusia yang akan melegalkan aset kripto itu menyebar luas setelah surat kabar harian lokal Rusia Kommersant mengangkatnya menjadi berita.
Kommersant disebut mendapatkan versi final otentik dari rancangan undang-undang tersebut. Seperti disebutkan sebelumnya, RUU tersebut merekomendasikan untuk menerima mata uang digital sebagai alat pembayaran yang bukan bagian dari unit moneter Federasi Rusia.
Laporan Kommersant juga menyoroti bahwa RUU tersebut merekomendasikan untuk membuat regulasi terkait semua aktivitas mata uang kripto sembari menyiapkan operator terdaftar.
Pada 14 April, Presiden Kamar Dagang dan Industri Rusia, Sergei Katyrin mengusulkan berkolaborasi dengan negara-negara Afrika untuk melakukan kerja sama dalam mata uang digital kripto dan bank sentral (CBDC). Sejumlah negara di Afrika yang mengalami perkembangan industri mata uang digital antara lain Kenya, Afrika Selatan, dan Ghana.
Rusia menilai kebutuhan utnuk menggunakan mata uang kripto sudah mendesak. Salah satunya adalah untuk melawan sanksi internasional akibat invasi ke Ukraina.
Kepala Energi Federasi Rusia Pavel Zavalny mengisyaratkan kemungkinan menerima Bitcoin sebagai pembayaran untuk mengekspor minyak dan gas.
Zavalny merekomendasikan menerima pembayaran dalam Rubel Rusia, Yuan Tiongkok, Lira Turki, atau bahkan Bitcoin dari negara-negara sahabat. Namun bagi negara yang tidak sejalan dengan kebijakan Rusia, dapat membayar minyak mereka dalam Rubel atau emas.
Market kripto tampaknya mengalami tren bearish yang berkepanjangan sejak akhir Desember 2021. Salah satu bukti indikator tren tersebut ditunjukan dari volume perdagangan Bitcoin terus turun.
Menurut laporan Be[In]Crypto Research, minat investor pada Bitcoin (BTC) mengalami penurunan tajam pada kuartal pertama tahun 2022. Volume perdagangan BTC pada kuartal pertama tahun 2022 masih di bawah dua setengah kali kuartal pertama tahun 2021.
Volume perdagangan yang dicatat untuk Bitcoin selama kuartal pertama tahun ini adalah sekitar $ 2,42 triliun. Ini adalah penurunan 60% dalam volume perdagangan yang tercatat antara Januari dan Maret 2021 sekitar $ 6,02 triliun.
Minat Investor Terhadap Bitcoin Turun
Be[In]Crypto melaporkan tren bearish di pasar crypto secara keseluruhan menyebabkan penurunan volume perdagangan harian dan terutama dapat dikaitkan dengan penurunan minat investor terhadap Bitcoin.
Pada Januari 2021, volume perdagangan Bitcoin adalah $ 2,15 triliun dan mencapai angka tertinggi satu hari sekitar $ 123 miliar. Sementara, Januari 2022 setelah tren bearish Desember 2021, volume Bitcoin menyusut. Pada Januari 2022, volume perdagangan BTC adalah $ 923 miliar dengan tertinggi satu hari di angka $ 84 miliar.
Selanjutnya, pada Februari 2021, volume perdagangan BTC adalah $ 2,26 triliun dengan tertinggi satu hari sekitar $ 350 miliar. Sentimen pasar crypto negatif berlanjut dan diperburuk oleh invasi Rusia ke Ukraina. Selama waktu ini, volume Bitcoin turun menjadi $ 671 miliar dengan tertinggi satu hari sebesar $ 46 miliar.
Pada Maret 2021, volume perdagangan Bitcoin adalah $ 1,61 triliun dengan tertinggi satu hari di wilayah $ 70 miliar. Meskipun, harga sebagian besar aset digital utama pulih dalam dua minggu terakhir kuartal ini, volume perdagangan BTC akhirnya turun pada bulan ketiga tahun ini. Pada Maret 2022, volume perdagangan $ 830 miliar dengan tertinggi satu hari sekitar $ 39 miliar.
Awal pekan ini dimulai dengan pergerakan koreksi yang cukup signifikan dini hari yang terjadi pada mayoritas crypto secara dadakan.
Kabar baiknya, setelah koreksi tersebut saat ini mayoritas crypto sedang bergerak menyamping atau dalam konsolidasi yang memberi harapan baru.
Walau pasar crypto masih belum memiliki arah yang jelas, terdapat beberapa crypto dengan sentimen positif yang dapat mendorong harganya naik.
Dalam artikel ini akan diberikan lima crypto potensial yang memiliki sentimen positif sehingga dapat mendorong harganya naik.
Ripple (XRP)
Pertama adalah XRP yang sedang mendapat sentimen positif dari kelanjutan kasus sidang dengan Securities and Exchange Commission atau SEC.
Dikabarkan bahwa menuju yang diprediksi sebagai sidang terakhir, Ripple masih terlihat unggul.
Setelah masa perbincangan sebelum sidang, dimana Ripple dan SEC berbagi data yang kemungkinan akan dijadikan bahan penuntutan atau masa “discovery”, terlihat bahwa Ripple masih unggul.
Hal ini disebabkan belum adanya bukti terbaru untuk menjegal Ripple dan SEC kehabisan bahan untuk menuntut sehingga kemungkinan sidang akan berhenti.
Kabar ini menjadi sentimen positif karena membawa Ripple kemungkinan keluar dari kasus ini yang telah berjalan sejak Tahun 2020.
Jika benar selesai maka XRP akan kembali naik karena kembali legal dan kemungkinan bisa kembali masuk terdaftar di beberapa exchange.
Saat ini satu hambatan adalah terkait testimoni dari mantan kepala SEC yang masih diperdebatkan. Jika perdebatan itu sudah selesai maka kemungkinan XRP akan kembali legal.
Dari sisi teknikal, saat ini XRP masih terlihat bergerak naik dalam zona apresiasinya sejak beberapa hari yang lalu.
Grafik Harian XRPUSD
Selama batas bawah pada $0.70 masih terjaga, kemungkinan besar XRP dapat naik menuju $0.99 dalam beberapa hari ke depan.
Kedua adalah BNB yang akan memiliki sentimen positif setelah peluncuran fitur terbaru. Fitur ini adalah Binance Bridge 2.0 dimana Binance meluncurkan bridge atau jembatan antar blockchain.
Dengan fitur ini, Binance telah meluncurkan bridge yang dapat menyambungkannya dengan beberapa blockchain lain.
Saat ini yang sudah tersambung adalah Blockchain Ethereum dan kedepannya akan lebih banyak blockchain lain.
Bridge ini juga akan menyambungkan seluruh aplikasi yang tersentralisasi dan terdesentralisasi antar blockchain.
Caranya adalah dengan penciptaan BTokens dimana BTokens ini adalah token yang akan berpindah dalam bridge antar blockchain.
Nantinya BTokens bisa ditukarkan dengan token atau koin apa pun yang diinginkan di masing-masing blockchain dengan rasio satu banding satu.
Jadi sebuah koin atau token akan berubah menjadi BTokens di bridge dan berubah kembali menjadi token atau koin aslinya saat sudah sampai di aplikasi blockchain lain.
Inovasi ini mempermudah perpindahan crypto seperti BNB dari Binance Smart Chain dan mempermudah penerimaan crypto lain kepada Binance Smart Chain.
Bersama inovasi ini, kemungkinan besar volume transaksi pada Binance Smart Chain akan meningkat yang dapat menjadi sentimen positif untuk BNB.
Dari sisi teknikal, BNB masih terlihat bergerak dalam pergerakan apresiasinya.
Grafik Harian BNBUSD
Selama batas bawah pada $405 kemungkinan besar BNB dapat bergerak naik menuju $458 dalam beberapa hari ke depan.
Eos (EOS)
Ketiga adalah Blockchain EOS yang akan meluncurkan EVM atau Ethereum Virtual Machine agar token dari Ethereum dapat diterbitkan di EOS. h
Dikabarkan bahwa pada 19 April 2022 EOS akan meluncurkan versi uji coba dari fitur ini. Peluncurannya dilaksanakan pada jaringan uji coba EOS bernama jungle testnet.
Dengan adanya fitur ini, kemungkinan besar volume transaksi pada EOS dapat meningkat.
Adanya EVM di ekosistem EOS akan membuat lebih banyak token dari Ethereum bergerak di EOS sehingga akan lebih banyak pergerakan di dalam Blockchain EOS.
Dari sisi teknikal, saat ini EOS masih terjebak dalam pola segitiga simetris dan belum memiliki arah yang jelas.
Grafik Harian EOSUSD
Jika berhasil melewati $2.5 kemungkinan besar EOS dapat bergerak naik menuju $3.3 dalam beberapa hari ke depan.
Keempat adalah Synapse Network yang saat ini sedang ambisius untuk menjadi salah satu proyek DeFi terbesar di dunia crypto.
Synapse Network ingin menjadi platform DeFi yang dapat menjadi tempat investasi untuk proyek baru layaknya launchpad.
Selain itu ia juga memiliki fitur cross chain jadi platformnya tersedia di beberapa blockchain.
Saat ini sentimen positif yang akan datang adalah integrasi terbarunya yaitu dengan Solana pada 19 April 2022.
Dengan semakin banyaknya blockchain yang ditempati oleh Synapse Network maka volume transaksinya kemungkinan akan terus meningkat.
Dari sisi teknikal, saat ini SNP masih bergerak dalam kondisi apresiasi dan kemungkinan masih akan terjaga.
Grafik Harian SNPUSD
Selama batas bawah pada $39,7 masih terjaga, kemungkinan besar SNP dapat bergerak naik menuju $50,5 dalam beberapa hari ke depan.
Oxygen (OXY)
Kelima adalah Oxygen yang merupakan sebuah protokol DeFi yang bergerak untuk memberi pinjaman untuk para trader yang trading secara terdesentralisasi.
Oxygen menggantikan peran broker pada bursa terdesentralisasi atau DeX, sehingga trader masih dapat menggunakan leverage walau tidak ada broker atau pihak ketiga.
Saat ini OXY akan mengadakan program staking terbaru dimana biasanya saat ada program ini akan banyak OXY yang dikunci.
Semakin banyak OXY yang dikunci maka kemungkinan besar jumlahnya akan semakin langka.
Jika semakin langka dan permintaannya bergerak naik, maka kemungkinan besar harganya juga akan bergerak naik.
Dari sisi teknikal, saat ini OXY masih bergerak dalam pergerakan segitiga menurun atau descending triangle.
Grafik Harian OXYUSD
Jika OXY dapat bergerak melewati $0.32 kemungkinan besar harga akan bergerak naik menuju $0.4 hingga $0.5 dalam beberapa hari ke depan.
CEO dari platform perdagangan saham dan crypto asal AS, Robinhood, Vladimir Tenev, telah membagikan pandangannya mengenai bagaimana Dogecoin (DOGE) agar bisa menjadi mata uang internet.
Pandangan tersebut ia bagikan melalui serangan cuitan di Twitter, yang membahas tentang langkah-langkah apa saja yang perlu dijalankan untuk menjadikan token meme ini mata uang digital yang bisa dipergunakan sebagai pembayaran transaksi harian di internet.
Pada permulaan, Tenev memfokuskan pada biaya transaksi DOGE yang rendah, sekitar $0,003 per transaksi. Tentu saja, ini sudah bisa dianggap layak menjadi alasan penggunaan DOGE sebagai alat pembayaran internet.
Namun, ia mengoreksi soal ukuran dan waktu blok dari DOGE, yang menurutnya masih perlu perbaikan agar dapat diadopsi lebih luas.
Saat ini, Dogecoin memiliki ukuran blok 1 MB dan waktu blok 1 menit. Itu artinya, TPS (transaksi per detik) yang bisa dicapai oleh jaringannya adalah 40 TPS.
Dan untuk menjadi mata uang internet utama, DOGE harus bisa mengungguli TPS dari Visa, raksasa pembayaran kartu, yang berkemampuan 65.000 TPS.
Meski terpaut jauh, Tenev masih yakin ini mudah untuk diatasi hanya dengan meningkatkan ukuran blok menjadi 1GB, yang berlanjut hingga nantinya ke 10GB. Baginya, batas ukuran blok adalah segalanya untuk menuju adopsi impian di di dunia nyata.
Bagaimana ini akan mampu terwujud akan bergantung pada para pengembang, apakah akan mengambil langkah untuk itu atau belum.
Memang, secara ekosistem, DOGE tidaklah memiliki visi yang luas, hanya berfokus sebagai alat pembayaran saja setelah menyandang nama token meme sejak kelahirannya.
Terlebih lagi, backingan DOGE terbesar adalah Elon Musk dan Milyuner Mark Cuban. Jika DOGE mempunyai struktur yang bisa digunakan sebagai alat pembayaran, bukan mimpi. Apalagi, Elon Musk mempunyai saham terbesar di Twitter, apakah Dia akan mengintegrasikan DOGE dengan Twitter?
Dibandingkan Shiba Inu, yang merambah ke metaverse, NFT, blockchain layer-2 dan sebagainya, DOGE tidak begitu. Maka dari itu, fokus sebagai alat pembayaran yang lebih luas adalah satu-satunya jalan untuk berkembang. Kita lihat saja!
Mastercard menambah daftar panjang perusahaan yang siap mengeksplorasi bisnis untuk beroperasi di Metaverse dan ranah NFT. Mastercard bergabung dengan Visa dan American Express untuk “pindah” ke Metaverse, karena berupaya meningkatkan aliran pendapatan dan tetap kompetitif dalam ekonomi virtual.
Menurut laporan Cointelegraph, ada 15 aplikasi hak panten yang diajukan oleh Mastercard, meliputi presentasi produk, marketplace, menyelenggarakan acara live streaming, kartu kredit dan debit, serta membuat komunitas terkait NFT di Metaverse.
Paten tersebut diajukan ke Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat (USPTO). Informasi ini diketahui dari sebuah cuitan Twitter seorang pengacara perizinan merek bernama Mike Kondoudis.
“Mastercard telah mengajukan 15 aplikasi merek dagang untuk Mastercard, Priceless, Circle Logo miliknya. Mengindikasikan rencana untuk media yang didukung NFT, pemrosesan pembayaran di Metaverse, marketplace untuk barang digital + NFT, transaksi e-commerce di Metaverse,” tulis Kondoudis.
Mastercard has filed 15 trademark applications for ▶️MASTERCARD ▶️PRICELESS ▶️Its Circles Logo
Indicating plans for ✅NFT backed media ✅Payment processing in the Metaverse ✅Marketplaces for digital goods + NFTs ✅E-commerce transactions in the Metaverse#NFT#Metaverse#Web3pic.twitter.com/IlamOZ6OLZ
Seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh Cointelegraph, Mastercard menambahkan 500 karyawan baru pada bulan Februari untuk berkonsultasi dengan bank dan pedagang tentang mengadopsi teknologi dan NFT yang mendukung aset kripto.
Mastercard bukan satu-satunya perusahaan fintech besar yang mengajukan merek dagang NFT atau Metaverse. Visa dan American Express telah mengajukan pengajuan USPTO terkait kripto mereka sendiri.
Kembali pada tahun 2020, Visa pertama kali mengajukan aplikasi paten untuk membuat mata uang digital yang sedang dalam pengembangan di jaringan kartunya. Beincrypto melaporkan, Coinbase akan menerima pembayaran NFT melalui Mastercard. Tujuannya agar mempermudah orang-orang yang masih awam terhadap aset kripto.
Dalam kasus American Express, ada tujuh aplikasi yang terkait dengan branding kartu pembayaran virtual, layanan concierge di Metaverse dan menggunakan kartu kredit dan debit mereka di pasar NFT.
Selain itu, perusahaan kartu kredit ini telah mengambil beberapa inisiatif untuk tetap kompetitif dalam ekonomi virtual. Sementara, Mastercard membuat program tiga bulan, yang disebut Start Path Crypto, untuk membantu blockchain dan startup crypto meningkatkan skala bisnis mereka, Visa juga meluncurkan Creator Program, untuk membimbing pengusaha tentang NFT untuk mengembangkan bisnis kecil mereka.