Tag Archives: detikproperti

3 Jurus Jitu Usir Tokek dari Rumah Pakai Bahan Dapur



Jakarta

Tokek adalah sejenis kadal mirip cicak tapi tubuhnya besar dan biasanya bercorak. Reptil satu ini kerap bersembunyi di rumah dan mengeluarkan suara berisik khas yang terkadang mengganggu.

Selain berisik, hewan ini suka membuang kotoran di sembarang tempat. Belum lagi, sebagian orang ada yang takut melihat wujud tokek. Tokek ini juga bisa saja menggigit ketika merasa terancam.

Jika ada tokek di rumah, kamu bisa coba mengusirnya dengan bahan-bahan di dapur lho. Yuk, simak caranya berikut ini seperti yang dikutip dari Cleanipedia.


Cara Usir Tokek di Rumah

Inilah cara mengusir tokek dari rumah dengan bahan dapur.

1. Bawang Putih dan Bawang Merah

Bawang merah dan bawang putih memiliki aroma yang kurang disukai hewan ini. Kamu cukup iris tipis bawang. Irisan bawang tersebut memberikan rangsangan yang mampu mengusir tokek.

Potong bawang menjadi dua lalu tinggalkan di tempat persembunyian tokek dan cicak yang kamu tahu. Tokek biasanya suka tempat yang lumayan hangat dan sepi seperti di pintu masuk dari luar rumah.

2. Cangkang Telur

Jika kamu punya sisa cangkang telur jangan dibuang sebab cangkang telur bisa untuk menakut-nakuti tokek. Karena jika hewan ini melihat cangkang telur mereka akan berpikir itu merupakan seekor ‘predator’.

Sisakan dua bagian cangkang telur di area sekitar rumah seperti di pintu masuk luar atau di dapur. Jangan hancurkan cangkang telur cukup biarkan terbelah menjadi dua.

Taruh sepasang dua bagian di setiap pintu masuk sudah cukup, dijamin tokek akan kabur. Agar cangkang telur tetap segar, ganti setiap tiga minggu hingga satu bulan.

3. Ampas Kopi

Jangan buang ampasnya jika selesai menyeduh kopi sebab kamu bisa letakkan di sebuah wadah dan keringkan dengan menjemurnya di terik matahari selama beberapa jam.

Ampas kopi yang sudah kering bisa jadi senjata ampuh untuk mengusir tokek karena bau kopi sanggup membuat tokek ngeri dan tidak bakal mendekat.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Gimana Caranya Beli Rumah dengan UMP Jakarta Rp 5,3 Juta?



Jakarta

Pemerintah sudah menetapkan besaran upah minimum provinsi (UMP) di DKI Jakarta sebesar Rp 5.396.761 (Rp. 5,3 juta) untuk tahun depan. Dengan gaji segitu, para pekerja bisa mengatur keuangan agar dapat memenuhi kebutuhan, misalnya membeli rumah.

Jika belum punya tabungan yang cukup buat beli rumah secara tunai atau cash, kamu bisa mempertimbangkan mengambil kredit pemilikan rumah (KPR). Pembayaran KPR biasanya dilakukan dengan cara diangsur atau dicicil dalam jangka waktu tertentu (tenor) sesuai kemampuan.

Lantas, bagaimana cara membeli rumah dengan gaji atau UMP Jakarta 2025 yang sebesar Rp 5,3 jutaan?


Menurut Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran Arianto Muditomo, mengatur keuangan untuk membeli rumah dengan UMP memerlukan strategi pengelolaan yang disiplin. Yuk, simak tipsnya berikut ini.

Tips Beli Rumah dengan Gaji Rp 5,3 Juta

Inilah cara membeli rumah dengan UMP Jakarta 2025 sebesar Rp 5,3 juta.

1. Menabung Uang Muka

Bagi yang ingin membeli rumah melalui KPR perlu menabung untuk mempersiapkan uang muka atau down payment (DP). Kumpulkan uang muka rumah, biasanya berkisar antara 10-20 persen dari harga rumah.

“Atur alokasi anggaran bulanan yang ketat. Sisihkan minimal 20-30 persen dari penghasilan, sekitar Rp 1,1-1,6 juta, untuk tabungan dan persiapan uang muka,” ujar Arianto kepada detikProperti belum lama ini.

Kamu bisa memanfaatkan tabungan berjangka, seperti tabungan dengan lebih tinggi seperti tabungan rencana dari bank yang dirancang untuk uang muka KPR.

2. Terapkan Gaya Hidup Frugal

Sembari menabung, Arianto menyarankan agar menjalankan gaya hidup frugal agar lebih banyak dana bisa ditabung untuk beli rumah. Batasi biaya untuk hiburan, makan di luar, atau belanja impulsif agar lebih banyak dana bisa dialokasikan untuk kebutuhan utama

3. Menambah Sumber Penghasilan

Bila memungkinkan, carilah sumber penghasilan tambahan. Kamu bisa mengambil pekerjaan sampingan atau usaha kecil yang dapat meningkatkan pendapatan bulanan.

Selain itu, kamu dapat menggabungkan penghasilan keluarga untuk membeli rumah. Jika sudah menikah, penghasilan pasangan dapat digabungkan untuk meningkatkan kelayakan kredit dan memperbesar kemampuan mencicil.

4. Cari Program Beli Rumah

Selanjutnya, carilah program yang meringankan beli rumah, misal dari pemerintah, bank, atau pengembang. Cari program promosi KPR seperti bebas biaya administrasi, DP ringan, atau bunga tetap yang lebih lama.

“Pilih program rumah subsidi yang ditawarkan pemerintah menawarkan rumah subsidi dengan bunga rendah 5-6 persen tetap dan DP ringan,” ucapnya.

Lalu, kamu juga bisa memanfaatkan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan, yaitu manfaat layanan tambahan (MLT) berupa bantuan pembiayaan DP atau KPR dengan suku bunga rendah.

5. Pilih Rumah Terjangkau

Saat menabung beli rumah, rencanakan target rumah yang ingin dibeli. Jika beraktivitas atau bekerja di Jakarta, kamu bisa pertimbangkan rumah di pinggiran Kota Jakarta yang cenderung lebih murah dibandingkan pusat kota.

6. Menentukan KPR

Tenor KPR yang umum adalah 10 hingga 25 tahun. Dengan gaji Rp 5,3 juta, Arianto menyarankan mengambil tenor yang lebih panjang. Lalu, cicilan KPR idealnya tidak melebihi 30-35% dari gaji bulanan agar keuangan tetap sehat.

” (Tenor) 15-20 tahun dapat membuat cicilan lebih ringan, tetapi akan membayar bunga lebih besar secara total,” imbuhnya.

Kemudian, Arianto menjelaskan pembayaran KPR pada masa bunga flat umumnya ditawarkan bank dengan bunga tetap (fixed rate) selama 1-5 tahun pertama. Setelah itu, bunga akan berubah menjadi bunga mengambang (floating rate).

Itulah beberapa tips membeli rumah dengan UMP Jakarta tahun depan sebesar Rp 5,3 juta. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Punya Gaji Setara UMP Jakarta, Berapa Harga Rumah yang Bisa Dibeli?



Jakarta

Upah minimum provinsi (UMP) Jakarta sudah ditetapkan sebesar Rp 5.396.761 atau Rp 5,3 juta untuk tahun depan. Para pekerja bisa menggunakan upah atau gaji tersebut untuk memenuhi kebutuhan, seperti membeli rumah.

Dengan penghasilan segitu, kira-kira berapa harga rumah yang bisa dibeli ya?

Harga rumah sangat bervariasi, yakni bisa mencapai ratusan juta bahkan miliaran rupiah. Jika belum mempunyai tabungan yang cukup untuk membeli rumah secara cash atau tunai, ada opsi pembayaran melalui kredit pemilikan rumah (KPR). Cara tersebut memungkinkan kamu untuk mencicil atau mengangsur rumah setiap bulannya.


Untuk membeli dengan cara KPR, kamu harus mengajukan pinjaman kepada bank. Pihak perbankan akan menilai kemampuan membayar kamu sebelum memutuskan memberikan KPR.

Hal pertama yang perlu kamu lakukan untuk membeli rumah adalah menentukan target harga rumah yang mau dibeli. Kalau penghasilan setara UMP Jakarta 2025, berikut kisaran harga rumah yang bisa dibeli dengan KPR.

Ketua Asosiasi Perencana Keuangan IARFC Indonesia Aidil Akbar Madjid mengatakan pekerja dengan gaji Rp 5,3 juta mempunyai kemampuan mencicil sekitar Rp 1,6 juta per bulan. Menurutnya, rumah yang dapat dibeli harganya tidak sampai Rp 200 juta.

“Berarti beli rumah di bawah Rp 200 juta. Kalau gitu harus ikut program pemerintah. Kalau beli dari rumah yang non-subsidi atau non-program pemerintah pasti nggak akan dapat harga Rp 200 juta,” ujar Aidil kepada detikProperti belum lama ini.

Lalu, ia menjelaskan membeli rumah dengan harga segitu bisa mengambil tenor KPR sekitar 15-20 tahun. Namun, sebelumnya perlu menyiapkan uang muka atau down payment (DP) berkisar 30 persen dari harga rumah.

Aidil pun mencontohnya untuk rumah seharga Rp 180 juta, berarti harus menyiapkan DP sebanyak Rp 54 juta. Uang muka tersebut dapat dikumpulkan selama 3,5 tahun dengan menabung 1,6 juta per bulan.

Terpisah, Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran Arianto Muditomo menyampaikan hal senada, yakni memilih program rumah subsidi dari pemerintah yang menawarkan rumah subsidi dengan bunga rendah 5-6 persen tetap dan DP ringan.

Selain rumah subsidi yang harganya di bawah Rp 200 juta, Arianto mengungkapkan secara teknis pekerja UMP bisa mengajukan KPR untuk rumah yang lebih mahal. Tentunya dengan berbagai syarat yang berlaku dan tergantung penilaian perbankan.

“Dengan asumsi akan ada kenaikan rutin UMP 5-7% setiap tahun, maka harga rumah yang dapat dibeli adalah pada range Rp 500 jutaan untuk tenor 15 tahun dan Rp 800 jutaan untuk tenor 20 tahun,” katanya.

Meski awalnya mencicil sebesar Rp 1,6 jutaan, besaran angsuran untuk tahun-tahun berikutnya bisa meningkat. Skema pembayaran tersebut tergantung dengan perjanjian dengan pihak perbankan.

Bank akan mempertimbangkan karir seseorang yang akan meningkat dari waktu ke waktu sebelum menyetujui pengajuan KPR. Adapun pekerjaan yang lebih dipertimbangkan oleh bank, yakni pekerjaan pada perusahan terkenal dengan status pegawai tetap dan pengikatan angsuran dari rekening payroll.

“Tentunya bank atau lembaga pembiayaan akan mengkaji lebih dalam tentang skema DP-nya, beberapa program yang bisa dijalankan dengan catatan aplikan atau calon debitur masih berusia muda adalah DP 0% alias DP diangsur, menyediakan uang muka Rp 50-100 juta, dan angsuran meningkat secara gradual dari waktu ke waktu,” tuturnya.

Sembari menabung, Arianto menyarankan untuk menjalankan gaya hidup frugal supaya bisa mengalokasikan lebih banyak dana rumah. Batasi biaya untuk hiburan, makan di luar, atau belanja impulsif.

Kemudian, carilah sumber penghasilan tambahan. Kamu bisa mengambil pekerjaan sampingan atau usaha kecil yang dapat meningkatkan pendapatan bulanan.

Kamu juga dapat menggabungkan penghasilan keluarga untuk membeli rumah. Jika sudah menikah, penghasilan pasangan dapat digabungkan untuk meningkatkan kelayakan kredit dan memperbesar kemampuan mencicil.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Debu dan Jamur di Dinding Bisa Bikin Alergi, Ini Cara Membersihkannya


Jakarta

Dinding juga bisa berdebu, sama seperti perabotan rumah tangga lainnya. Dinding yang berdebu dan kotor bisa terjadi karena faktor cuaca dan kebiasaan dari penghuninya.

Dinding yang dekat dengan ventilasi udara atau ruang terbuka biasanya akan cepat kotor dan kusam. Begitu pula dengan dinding yang jarang dibersihkan juga membuat debu menumpuk.

Debu pada dinding dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti alergi. Selain itu, dinding yang banyak debu juga mudah ditumbuhi jamur dan lumut yang membuat warna cat juga jadi cepat kusam.


Nah, kamu bisa membersihkannya untuk menghilangkan debu dan mencegah tumbuhnya jamur. Sebelum membersihkan dinding kamu harus tau jenis cat yang digunakan. Ada cat berbahan dasar minyak dan air atau lateks.

Cat Berbahan Dasar Minyak

Biasa digunakan pada area dengan kelembapan tinggi. Kualitasnya lebih bagus dan lebih tahan lama dibandingkan cat lateks. Keunggulannya lain adalah tahan meskipun sering dibersihkan.

Cat Berbahan Dasar Air atau Lateks

Biasa digunakan untuk dinding di dalam rumah. Lebih tahan terhadap retak dan tidak mudah terkelupas dibandingkan yang berbahan dasar minyak. Namun, saat membersihkannya jangan gunakan pembersih cairan.

Mengutip dari Spruce, berikut cara membersihkan dinding rumah berbahan minyak atau lateks.

Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Dasar Minyak

1. Siapkan Larutan Pembersih

Pertama, bersihkan dinding memakai kain bersih. Lalu siapkan satu sendok teh sabun pencuci piring dan 1/2 sendok teh cuka putih ke dalam air hangat. Siapkan wadah lain berisi air bersih untuk membilas.

2. Bersihkan Dinding dengan Diusap

Ambil kain bersih lain atau spons. Celupkan ke wadah berisi cairan lalu peras. Jika tidak ada noda membandel seperti kotoran cicak atau bekas coretan tidak perlu ditekan saat membersihkannya.

Apabila ada noda membandel, kamu bisa menambahkan 2 sendok makan boraks ke larutan pembersih. Bila sudah dibersihkan bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih.

Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Lateks

1. Siapkan Larutan Pembersih

Bersihkan debu yang menempel dengan kemoceng atau penyedot debu. Setelah itu siapkan larutan pembersih terdiri dari satu sendok teh pembersih serbaguna yang dicampur dengan 1 liter air hangat. Siapkan ember kedua dengan air bersih untuk bilasan.

2. Bersihkan Dinding dengan Gerakan Melingkar

Siapkan spons atau kain bersih. Celupkan ke dalam larutan tadi dan peras hingga tidak ada air yang menetes. Mulai dari atas agar tidak mengotori area yang sudah bersih.

Celupkan spons atau kain kedua ke dalam air bersih dan peras hingga hampir kering. Bilas sisa sabun saat Anda bergerak ke bawah dinding.

Hati-hati saat membersihkan area dekat stopkontak atau sakelar listrik, jangan terlalu basah pada area ini. Apabila sudah dibersihkan, bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih.

Jika ada goresan atau noda yang sulit hilang, celupkan spons basah ke dalam soda kue dan gosok perlahan area tersebut.

Itulah cara membersihkan dinding berdasarkan bahan dasarnya. Semoga bermanfaat detikers!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

8 Kotoran yang Haram Dibersihkan Pakai Vacuum Cleaner, Bikin Cepat Rusak!


Jakarta

Saat ini banyak orang sudah beralih dari yang semula menggunakan sapu, sekarang lebih sering memakai vacuum cleaner atau alat penyedot debu. Sebab, alat ini dapat menarik debu di sekitarnya sehingga pada saat kamu lewat, debut tersebut sudah tidak menempel di lantai.

Cara pemakaian vacuum cleaner ini benar-benar praktis dan cepat. Selain itu, kamu tidak perlu khawatir debu akan berterbangan saat angin lewat, tidak susah mengambil pengki atau tisu, dan tidak perlu banyak membungkuk.

Meskipun terlihat praktis, tetapi kegunaan vacuum cleaner tidak untuk semua jenis kotoran. Sebagai mesin, alat ini tidak dapat memilah barang-barang apa yang bisa disedot. Maka dari itu, kamu perlu lebih hati-hati saat menggunakan alat ini. Jangan sampai ada kotoran yang seharusnya tidak tersedot dan merusak mesinnya.


Dilansir dari The Spruce, berikut ini 8 kotoran yang tidak boleh dibersihkan pakai vacuum cleaner.

1. Sesuatu yang Lengket

Vacuum cleaner mudah untuk menyedot debu karena massa yang ringan. Namun, untuk sesuatu yang lengket pasti akan sulit disedot. Apabila nantinya bisa, khawatirnya benda tersebut menempel di bagian yang tidak benar dan menutupi bagian sikat, selang, dan bagian dalamu. Bukannya praktis, kamu akan kesulitan saat membersihkan vacuum cleaner.

2. Benda-benda Kecil

Lubang vacuum cleaner biasanya tidak begitu besar. Jika kamu ingin membuang benda yang kecil tapi cukup padat, sebaiknya buang menggunakan tangan agar tidak merusak mesin vacuum cleaner.

“Kamu bisa merusak vacuum cleaner dengan menyedot benda kecil yang tebal seperti kuku, jepitan, paper clip, lego, manik-manik, kancing, koin, atau benda tajam lainnya,” kata host acara YouTube Ask a House Cleaner, Angela Brown, dikutip dari The Spruce.

3. Cairan atau Substansi Cair

Meskipun cairan ringan, ternyata zat ini tidak bisa dibersihkan dengan vacuum cleaner lho. Cairan dapat merusak vacuum cleaner.

“Menyedot jus, air, atau susu dapat merusak ‘motor’ pada vacuum cleaner dan bisa menyebabkan bahaya kelistrikan,” ujar Angela Brown.

Cairan juga bisa masuk ke dalam saringan vacuum cleaner dan menyumbat debu dan kotoran jika saringan tidak kering. Cairan dari vacuum cleaner juga bisa menyebabkan munculnya jamur dan bau yang tidak sedap.

Jika kamu butuh untuk membersihkan cairan, kamu perlu mencari vacuum cleaner yang memang mendukung untuk hal itu sehingga aman digunakan.

4. Abu Panas atau Bara Api

Selanjutnya, kotoran yang tidak bisa dibersihkan dengan vacuum cleaner adalah sesuatu yang panas yakni abu panas atau bara api. Biasanya bahan vacuum cleaner terbuat dari plastik sehingga tidak akan tahan terhadap sentuhan panas langsung. Selain itu, dapat menyebabkan kebakaran apabila api menyentuh bagian yang dialiri arus listrik.

5. Makeup dan Riasan

Seperti yang disebut sebelumnya, benda kecil saja tidak bisa dibersihkan dengan makeup. Ternyata bukan hanya itu, serbuk dari eyeshadow dan blush yang jatuh tidak boleh dibersihkan dengan vacuum cleaner karena dapat meninggalkan warna pada vacuum cleaner.

Sebagai gantinya, kamu bisa menggunakan kain atau pembersih rumah tangga. Jika kotorannya banyak, bisa menggunakan sapu untuk mengumpulkan butiran makeup tersebut.

6. Serbuk Halus

Sebenarnya debu juga ada yang bertekstur seperti serbuk halus seperti tepung, baking soda, atau bedak bayi. Ternyata bahan-bahan ini justru dapat menyumbat saringan vacuum cleaner dan dapat mengurangi daya isapnya. Maka dari itu, untuk membersihkan serbuk halus sebaiknya pakai sapu atau pengki saja.

7. Benda-benda yang Tajam

Benda-benda yang tajam dan pecah beling tak dapat dibersihkan dengan disedot melalui vacuum cleaner. Kamu bisa membersihkannya dengan sapu dan pengki untuk mengumpulkan serpihannya.

8. Bubuk Kopi

Sama seperti debu halus dan makeup, membersihkan bubuk kopi pakai vacuum cleaner dapat menyumbat pipa bagian dalam, saringan, bahkan tabung vacuum cleaner. Sebaiknya membersihkan bubuk kopi pakai sapu dan pengki saja.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Biar Rumah Aman, Segini Jarak Ideal Tanam Pohon di Halaman


Jakarta

Halaman tanpa pohon atau tanaman rasanya kosong dan gersang. Saat panas terik, cahaya matahari dapat langsung menyorot ke dalam rumah dan pada saat hujan air ‘tumpah’ ke halaman tanpa ada penghalang.

Meskipun keberadaan pohon sangat penting, terutama di halaman rumah, kamu perlu tahu jarak aman untuk menanam pohon. Jarak ini dapat menjadi ruang jika pohon tersebut tumbang sehingga tidak menimpa rumah atau barang berharga di sekitar rumah.

Dilansir Jimstrees.com, berikut jarak aman menanam pohon di halaman rumah.


  • Tinggi pohon di bawah 8 meter jarak minimal 3 meter dari bangunan
  • Tinggi pohon 8 meter sampai 15 meter jarak minimal 4-6 meter
  • Tinggi pohon lebih dari 15 meter jarak minimal 10-15 meter

Adanya jarak ideal, bukan hanya untuk menghindari kerusakan pada properti jika pohon tumbang, melainkan bermanfaat untuk tujuan lain, berikut di antaranya.

1. Daun Kering Tidak Mengotori Bagian Rumah dan Selokan

Seperti yang kita tahu, daun yang sudah kering pasti berguguran. Kita tidak bisa mencegahnya karena itu sudah menjadi bagian dari siklus pohon. Tugas kita hanya membersihkannya jika daun kering tersebut.

Jika halaman kamu sempit dan tidak ada ruang antara bangunan dan pohon, dikhawatirkan daun kering tersebut jatuh ke area rumah. Bahayanya jika daun kering tersebut banyak yang jatuh ke dalam talang air atau selokan. Daun kering bisa menghambat jalur air, terutama pada saat hujan.

Apabila antara pohon dan rumah memiliki jarak yang pas, daun kering tersebut bisa jatuh ke halaman dan lebih mudah dibersihkan.

2. Mengamankan Rumah dari Akar Pohon

Pertumbuhan pohon bukan hanya pada batangnya yang semakin tinggi dan lebar, melainkan akarnya yang semakin panjang dan kuat. Jangan sepelekan pertumbuhan akar ini karena ada beberapa akar yang bahkan bisa merusak badan jalan, aspal, hingga area lainnya.

Secara umum, pohon akan tumbuh satu hingga 3 kali lebarnya kanopi. Pada beberapa kasus, akar pohon tumbuhnya dua kali lipat tumbuhnya ketinggian si pohon itu. Akar pohon yang membesar di tanah ini akan berdampak pada pondasi rumah.

Kamu juga harus menjauhkan pohon dengan akar yang besar dari pipa air tanam dan septic tank. Jika terlalu dekat, berisiko dapat merusak pipa air dan septic tank.

3. Menjaga Kondisi Tanah

Ada pohon di rumah juga berpotensi membuat tanah menyusut. Sebab, pepohonan menyebabkan kelembapan tanah berfluktuasi karena tingkat air yang dibutuhkan untuk menjaga pohon tetap hidup. Tanah dapat menyusut dan mengembang yang berdampak pada tekanan pada fondasi rumah. Imbasnya muncul retak-retak rambut atau keretakan serius di dinding.

4. Mencegah Pengendapan beton

Kondisi tanah yang menurun dapat berpengaruh pada beton yang ikut turun. Saat beton mengendap, kemungkinan besar dinding rumah akan retak dan bergeser. Kondisi ini seperti trotoar yang rusak di sekitar pohon yang akarnya timbul ke permukaan. Dengan adanya jarak yang aman antara bangunan dan pohon, maka rumah dapat tetap aman.

Itulah informasi terkait jarak aman menanam pohon di halaman rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

3 Tips Susun Motif Lantai Biar Nggak Salah Pasang Keramik Kayak Ular Kadut



Jakarta

Keramik bermotif bila disusun dengan benar bisa mempercantik isi rumah. Namun, salah pasang keramik pun bisa membentuk motif yang unik, lho. Seperti yang sedang ramai di media sosial, netizen menunjukkan motif lantai mereka yang malah mirip ular kadut.

Arsitek Denny Setiawan mengatakan cara menyusun motif keramik atau granit bermotif sebenarnya bebas sesuai selera pemilik rumah. Namun, membeli keramik bermotif biasanya sudah disertai petunjuk cara pemasangannya.

Ia menjelaskan keramik bermotif seperti urat diagonal bisa disusun dengan beberapa cara, seperti bookmatch ataupun membentuk alur. Bookmatch menghasilkan bentuk kotak ketika beberapa keramik disusun bersama.


“Kebanyakan keramik bermotif dengan alur diagonal dimaksudkan untuk disusun secara bookmatch,” ujar Denny kepada detikProperti, Kamis (26/12/2024).

Lantai Rumah Mimi PeriPola Susun Keramik Bookmatch Lantai Rumah Mimi Peri Foto: Tangkapan Layar TikTok @mimi.perireal

Lantas, gimana caranya supaya nggak salah pasang keramik? Simak tipsnya berikut ini.

Tips Susun Motif Lantai Biar Nggak Salah Pasang Keramik

1. Rencanakan Motif Keramik

Denny mengatakan penting menentukan dan merencanakan pola pemasangan keramik sejak awal bangun atau renovasi rumah. Sebab, kalau terlanjur pasang tetapi tidak suka hasilnya, tidak bisa diubah lagi. Keramik akan rusak saat dicopot.

“Sebenarnya di setiap keramik itu ketika kita beli, kita bisa minta petunjuk sama produsennya cara pasangnya gimana,” katanya.

2. Baca Petunjuk Pemasangan

Lalu, ia juga mengingatkan untuk meneliti atau membaca ulang petunjuk dalam kemasan keramik yang dibeli. Petunjuk bisa tertera di kotak keramik ataupun buku manual.

“Tukang ada yang baca, ada yang nggak. Biasanya justru malah di gambar arsiteknya yang ada petunjuk cara pasang keramik gimana,” ucapnya.

3. Pilih Motif yang Cocok dengan Ukuran Ruangan

Selain itu, Denny menyarankan untuk mempertimbangkan ukuran motif keramik yang cocok dengan ukuran rumah. Ukuran motif bisa menciptakan kesan tertentu pada suatu ruangan. Adapun ruangan yang tergolong kecil, menurutnya, bisa berukuran hingga 3×3 meter.

Jika ruangannya besar, sebaiknya menggunakan motif yang cenderung besar. Sementara itu, keramik bermotif kecil lebih cocok dengan ruangan yang kecil karena terkesan ramai.

“Kalau menggunakan keramik yang motif yang kecil di ruangan yang besar kesannya membuat ruangannya menjadi terasa terlalu ramai. Jadi sebaiknya untuk ruangan yang besar bisa menggunakan keramik dengan ukuran besar dan motif yang besar,” jelasnya.

Sebelum diberitakan, banyak netizen mengikuti tren pamer lantai rumah yang salah pasang keramik. Netizen baru menyadari motif lantai mereka unik dan justru lebih mirip bentuk ular kadut.

Lantai Keramik Motif Seperti Ular KadutLantai Keramik Motif Seperti Ular Kadut Foto: Tangkapan Layar TikTok @putri_yosa01

Salah satunya pemilik akun TikTok @putri_yosa01, Ulfa yang merasa salah pasang keramik setelah melihat video rumah milik content creator Mimi Peri. Menurutnya, pemasangan lantai bermotif di rumah Mimi Peri yang benar.

“Lantai keramik Mimi Peri pemasangan keramiknya jadi kotak-kotak walaupun beda motif dengan keramik punya saya,” ucap Ulfa kepada detikProperti, Rabu (26/12/2024).

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Serupa tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Bunga Floating dan Bunga Tetap di KPR


Jakarta

Pada saat membeli rumah dengan sistem KPR, pasti bank membebankan bunga pada setiap tagihan pembayarannya. Terdapat 2 jenis bunga yang dikenakan untuk debitur KPR yakni bunga tetap (fixed) dan bunga mengambang (floating).

Kedua jenis bunga ini tidaklah sama. Bagi kamu yang belum bisa membedakan kedua jenis bunga KPR ini, berikut perbedaan bunga tetap (fixed) dan bunga mengambang (floating).

1. Suku Bunga Tetap (fixed)

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Seperti namanya, suku bunga tetap (fixed) atau suku bunga flat merupakan tingkat bunga yang nilainya tetap alias tidak berubah. Biasanya bunga KPR bisa berubah-ubah karena mengikuti suku bunga acuan Bank Indonesia (BI), kebijakan bank, dan tren bunga pasar.


Namun, suku bunga ini tidak diterapkan dari awal hingga akhir masa cicilan, melainkan ada batasan waktunya. Biasanya beberapa tahun di awal cicilan dimulai.

Sebagai contoh, apabila nasabah yang mengambil KPR mendapatkan bunga tetap selama 2 tahun, maka nasabah akan membayar nominal bunga yang sama selama 2 tahun awal cicilan. Namun, mulai tahun ke-3 nasabah akan dikenakan bunga mengambang (floating) atau sesuai dengan tingkat suku bunga yang ditetapkan.

Suku bunga satu ini memberikan keuntungan bagi debitur dengan nilai cicilan yang tetap. Debitur dapat menyiapkan tagihan dengan nominal yang sama dalam tahun-tahun pertama pembayaran. Tidak terpengaruh dengan naik-turunnya kondisi perekonomian dan tingkat suku bunga yang ditetapkan perbankan.

2. Suku Bunga Mengambang (floating)

Berkebalikan dengan bunga tetap, suku bunga mengambang (floating) merupakan suku bunga yang selalu berubah mengikuti suku bunga di pasaran. Jika suku bunga di pasaran naik, maka suku bunganya juga ikut naik dan begitu pun sebaliknya.

Biasanya, suku bunga mengambang mulai berlaku dalam kurun beberapa tahun setelah nasabah menyicil KPR. Bisa pula setelah masa suku bunga tetap selesai. Besaran bunga yang dibayarkan pun ditentukan oleh pihak bank. Tenang saja, perubahan suku bunga dari bank ini tidak terjadi setiap hari, tetapi dalam kurun 6-12 bulan sekali.

Keuntungan dari suku bunga mengambang (floating) apabila tren bunga kredit sedang menurun. Hal ini dikarenakan sifat bunga mengambang yang memang dipengaruhi oleh suku bunga di pasaran. Jadi saat bunga kredit sedang turun, debitur bisa mendapat bunga yang rendah sesuai penurunan yang terjadi. Akan tetapi, jumlah cicilan bisa kembali naik jika suku bunga pasar dalam tren naik.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Bisa Jadi Sarang Bakteri, Kapan Spons Cuci Piring Harus Diganti?


Jakarta

Spons adalah alat pembersih berpori yang biasa banyak digunakan untuk keperluan sehari-hari, terutama untuk mencuci piring. Spons dapat menyerap air sabun sehingga penggunaannya lebih cepat. Selain itu, permukaannya yang halus tidak akan menggores alat makan saat dibersihkan.

Perlu diingat, spons memiliki masa pakai dan tidak bisa terus-terusan dipakai. Hal ini dikarenakan fungsinya sebagai alat pembersih tentu tempat berkumpulnya bakteri. Jadi, jangan sampai kamu menggunakannya sampai hancur baru diganti.

Lantas, berapa lama sebaiknya kita mengganti spons yang dianjurkan?


Dilansir Today, para peneliti di Italia mendapati bahwa spons cuci piring adalah benda yang paling mudah terkontaminasi di rumah. Spons juga menjadi sarang bagi mikroorganisme dan patogen bawaan makanan. Mereka menganjurkan agar spons sering diganti sehingga alat makan juga benar-benar bersih setelah dicuci.

Seberapa Sering Harus Ganti Spons?

Anjuran untuk mengganti spons yang dipakai untuk mencuci piring adalah dilakukan tiap minggu. Sementara itu, apabila kamu memakai spons untuk memberikan meja dapur, kamu bisa menggantinya dengan kain microfiber yang bisa langsung dicuci apabila kotor sehingga tidak perlu beli baru.

Cara Membersihkan Spons

Pasti kamu berfikir, selama satu minggu gimana cara memastikan spons di rumah bersih dan aman untuk mencuci piring? Kamu bisa mencuci spons setelah mencuci piring. Caranya dengan cuci spons dnegan air sabun yang panas. Lalu, masukan ke dalam microwave selama dua menit.

Alternatifnya, kamu bisa rendam spons sekitar satu menit dalam campuran 1/2 sendok teh pemutih konsentrat dengan satu liter air hangat. Tapi, sebaiknya kamu tetap ganti spons sesering mungkin.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Amit-amit Kejadian! Ini Penyebab dan Cara Ular Bisa Masuk ke Rumah


Jakarta

Penampakan ular bisa bikin geger orang-orang karena tergolong sebagai hewan berbahaya. Apalagi kalau ular muncul di dalam rumah, pasti ngeri banget deh!

Lantas, kenapa ular masuk ke dalam rumah ya? Lalu, bagaimana caranya ular bisa masuk? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

Penyebab Ular Masuk Rumah

Inilah beberapa alasan mengapa ular memasuki rumah seperti yang dikutip dari AAC Distributing.


1. Mencari Tempat Tinggal Nyaman

Ular biasanya mencari tempat untuk beristirahat yang suhunya nyaman bagi tubuh berdarah dingin mereka. Ular berpindah dari luar ke dalam rumah biasanya terjadi pada peralihan musim. Mereka bisa pindah untuk mendapatkan kehangatan.

2. Mencari Mangsa

Selain itu, ular bisa masuk rumah karena adala mangsa mereka, seperti tikus di dalam rumah. Ular memiliki indra penciuman yang kuat dan akan mengikuti aroma tikus ke dalam rumah, sehingga menemukan sumber makanan.

3. Mencari Tempat Bersarang

Mereka juga dapat berkeliaran sampai masuk rumah untuk membuat sarang alias bertelur. Kalau kamu menemukan sarang ular, sebaiknya biarkan saja dan segera hubungi petugas profesional. Ular bisa menjadi sangat protektif dan agresif jika ada yang mendekati sarangnya.

Cara Ular Masuk Rumah

Berikut ini sejumlah cara ular masuk rumah seperti yang dilansir dari family handyman.

1. Celah dan Retakan Sekitar Pintu

Celah dan retakan di sekitar pintu bisa menjadi titik masuk andalan bagi ular. Menurut pembasmi hama Tennessee Paul Osborne celah yang sangat kecil pun memudahkan akses ular ke dalam rumah.

2. Celah Pada Dinding

Osborne juga mengingatkan bahwa ular bisa masuk melalui celah-celah pada dinding atau eksterior rumah. Untuk itu, pastikan dinding rumah kamu dalam keadaan baik. Segera perbaiki kalau ada kerusakan akibat kelembapan.

3. Merangkak ke Dalam Loteng

Ular bisa memanjat rumah dan masuk melalui loteng ke dalam rumah. Ular yang memanjat rumah biasanya tertarik dengan bau tikus di loteng.

Jadi penting untuk memastikan tidak ada tikus di rumah supaya ular tidak memasuki loteng. Pastikan juga semua celah tertutup rapat untuk mencegah ular masuk rumah.

4. Kloset

Meski jarang terjadi, ternyata sangka ular bisa muncul di kloset, lho. Mereka tidak muncul melalui pipa, biasanya, melainkan masuk dari atas mangkuk kloset.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com