Tag Archives: ethereum

Rasio Harga Ethereum Terhadap Bitcoin Terus Menurun

Rasio harga Ethereum (ETH) terhadap Bitcoin (BTC) terus mengalami penurunan signifikan, mencapai level terendah dalam beberapa tahun terakhir.

Penurunan ini mencerminkan pergeseran dinamika pasar kripto dan menimbulkan pertanyaan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Ethereum dibandingkan Bitcoin.

Penurunan Rasio ETH/BTC

Rasio ETH/BTC merupakan indikator yang membandingkan nilai Ethereum terhadap Bitcoin.

Penurunan rasio ini menunjukkan bahwa Ethereum berkinerja lebih buruk dibandingkan Bitcoin dalam periode tertentu.

Bahkan pada Maret 2025, rasio ini turun hingga 0,02, sekaligus menjadikannya sebagai level terendah sejak Januari 2021.

Penurunan ini menandakan bahwa investor lebih memilih Bitcoin dibandingkan Ethereum dalam portofolio mereka.

Faktor Penyebab Penurunan

Menurut laporan U.Today pada Rabu (9/4), beberapa faktor utama yang berkontribusi terhadap penurunan rasio ETH/BTC meliputi:

  1. Aliran Dana Institusional: Investor institusional menunjukkan preferensi yang lebih besar terhadap Bitcoin, terutama melalui produk seperti Exchange-Traded Funds (ETF). ETF Bitcoin menerima aliran dana yang signifikan, sementara ETF Ethereum mengalami aliran keluar dana.
  2. Peningkatan Pasokan ETH: Dalam 30 hari terakhir, sekitar 66.748 ETH baru telah ditambahkan ke pasokan yang beredar, meningkatkan tekanan jual dan menurunkan harga.
  3. Volatilitas dan Staking: Ethereum memiliki volatilitas yang lebih tinggi dibandingkan Bitcoin, membuatnya kurang menarik bagi investor yang mencari stabilitas. Selain itu, imbal hasil dari staking Ethereum relatif rendah dibandingkan dengan peluang staking di ekosistem blockchain lainnya.

Dampak pada Harga Ethereum

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 9 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 9 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Penurunan rasio ETH/BTC berdampak langsung pada harga Ethereum. Pada Maret 2025, harga ETH turun lebih dari 30% dalam sebulan, mencapai sekitar $2.089, level yang terakhir terlihat pada Desember 2023.

Tekanan jual yang meningkat, ditambah dengan peningkatan pasokan, menyebabkan penurunan harga ini terus berlanjut.

Prospek Masa Depan

Meskipun Ethereum menghadapi tantangan saat ini, prospek masa depannya bergantung pada beberapa faktor:

  • Adopsi Teknologi: Peningkatan adopsi teknologi Ethereum, seperti kontrak pintar dan aplikasi terdesentralisasi, dapat meningkatkan permintaan dan harga ETH.
  • Peningkatan Jaringan: Pembaruan jaringan yang meningkatkan skalabilitas dan efisiensi dapat menarik lebih banyak pengguna dan investor.
  • Dinamika Pasar: Perubahan dalam preferensi investor dan kondisi makroekonomi akan terus mempengaruhi kinerja Ethereum dibandingkan Bitcoin.

Dengan demikian, investor disarankan untuk memantau perkembangan ini dan mempertimbangkan diversifikasi portofolio guna mengelola risiko yang terkait dengan volatilitas pasar kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga XRP Naik 78%, Lewati Capaian BTC, ETH, dan SOL

Mata uang kripto racikan Ripple, XRP, telah menunjukkan kinerja yang mengesankan, melampaui Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Solana (SOL) dalam beberapa metrik utama.

Peningkatan ini mencerminkan pergeseran signifikan dalam dinamika pasar dan menyoroti potensi XRP di masa depan.

Peningkatan Volume Futures XRP

Data dari Glassnode menunjukkan bahwa volume futures XRP melonjak 78% dalam tujuh hari terakhir, melampaui BTC yang meningkat 68%, serta ETH dan SOL yang masing-masing naik 58%.

Peningkatan ini menandakan minat yang meningkat dari investor institusional terhadap XRP.

Kontrak futures perpetual memungkinkan investor untuk berspekulasi pada harga masa depan suatu aset tanpa tanggal kedaluwarsa.

Instrumen ini penting untuk likuiditas dan penemuan harga di pasar kripto. Peningkatan volume futures XRP menunjukkan bahwa aset ini semakin dianggap sebagai pilihan investasi yang menarik.

Mayoritas Pasokan XRP dalam Keadaan Untung

Selain volume futures, XRP juga unggul dalam metrik “supply in profit”. Sebanyak 81,6% dari total pasokan XRP saat ini berada dalam kondisi menguntungkan, menandakan bahwa sebagian besar pemegang XRP membeli aset ini dengan harga lebih rendah daripada harga saat ini.

Sebagai perbandingan, Tron (TRX) memiliki 84,6% dari pasokannya dalam kondisi menguntungkan, sementara ETH dan SOL mengalami penurunan signifikan dalam keuntungan yang belum direalisasi.

Metrik “supply in profit” mengacu pada jumlah total koin dalam jaringan yang saat ini menguntungkan, yaitu ketika harga XRP saat ini lebih tinggi daripada saat terakhir kali koin tersebut dipindahkan.

Ketika persentase ini turun di bawah 50%, biasanya menandakan titik terendah pasar, sementara angka di atas 95% dapat menunjukkan puncak pasar.

Faktor Pendukung Kinerja Positif XRP

Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Rabu, 9 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Rabu, 9 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Sebagaimana dikutip dari The Coin Republic pada Rabu (9/4), beberapa faktor berkontribusi pada kinerja positif XRP.

Salah satunya adalah berakhirnya gugatan hukum antara Ripple dan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), yang telah meningkatkan sentimen positif di sekitar XRP.

Selain itu, peluncuran produk ETF dan futures XRP oleh manajer aset telah meningkatkan kepercayaan investor terhadap aset ini.

Selan itu, aktivitas investor besar atau “whale” telah memberikan dukungan signifikan terhadap XRP.

Misalnya, seorang whale yang dikenal karena strategi perdagangan cerdasnya membeli 6.000 ETH setelah penurunan harga, menunjukkan kepercayaan pada potensi pemulihan aset tersebut.

Prospek Masa Depan XRP

Meskipun XRP telah menunjukkan kinerja yang kuat, penting untuk mempertimbangkan prospek masa depannya.

Beberapa analis memperkirakan bahwa XRP mungkin menghadapi tantangan di tahun-tahun mendatang.

Misalnya, analis dari FxPro memprediksi bahwa XRP akan berkinerja lebih rendah dibandingkan pasar pada tahun 2025, karena investor mungkin mengalihkan fokus mereka ke cryptocurrency yang lebih baru.

Namun, dengan fundamental yang kuat dan dukungan dari komunitas serta investor institusional, XRP memiliki potensi untuk mempertahankan posisinya sebagai pemain utama di pasar kripto.

Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan dan mempertimbangkan berbagai faktor sebelum membuat keputusan investasi.

Secara keseluruhan, kinerja impresif XRP dalam metrik utama menunjukkan bahwa aset ini semakin menarik perhatian di pasar kripto.

Dengan dukungan dari faktor-faktor fundamental dan sentimen positif, harga XRP berpotensi untuk terus berkembang dan memberikan nilai tambah bagi investornya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga XRP Anjlok Hingga $1,78, Dogecoin dan Ethereum Senasib

Pasar mata uang kripto mengalami gejolak signifikan baru-baru ini, dengan beberapa aset utama seperti XRP, Ethereum (ETH), dan Dogecoin (DOGE) mencatat penurunan harga yang tajam.

Secara umum, penurunan harga XRP, ETH, dan Dogecoin dipicu oleh kombinasi faktor makroekonomi dan sentimen pasar yang terus berubah-ubah.

XRP: Potensi Kembali ke Level $2

XRP, mata uang kripto yang digunakan dalam jaringan pembayaran Ripple, mengalami penurunan harga sekitar 14% menjadi $1,78 pada 7 April 2025.

Meskipun penurunan ini cukup signifikan, beberapa analis percaya bahwa kembalinya harga XRP ke level $2 bukanlah hal yang mustahil, terutama jika sentimen pasar membaik dan adopsi teknologi Ripple terus berkembang.

Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Kamis, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Selasa, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Ethereum: Risiko Turun di Bawah $1.000

Berbeda dengan XRP yang masih dipenuhi dengan harapan, Ethereum, platform blockchain terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, juga mengalami penurunan harga yang tajam, turun sekitar 14% menjadi $1.507.

Penurunan ini menimbulkan kekhawatiran berlanjut di kalangan investor mengenai potensi harga ETH jatuh di bawah level psikologis $1.000.

Faktor-faktor seperti peningkatan persaingan dari platform kontrak pintar lainnya dan ketidakpastian regulasi dapat mempengaruhi pergerakan harga Ethereum di masa depan.

Dogecoin: Penurunan 20% dan Prospek Masa Depan

Sementara itu, Dogecoin, yang awalnya dimulai sebagai lelucon namun kini menjadi salah satu mata uang kripto populer, mengalami penurunan harga sekitar 20% dalam beberapa hari terakhir.

Meskipun demikian, beberapa analis dan komunitas kripto percaya bahwa DOGE masih memiliki potensi untuk mencapai level harga yang lebih tinggi di masa depan, terutama jika adopsi dan dukungan komunitas terus berkembang.

Faktor Penyebab Penurunan Pasar

Menurut laporan U.Today pada Selasa (8/4), beberapa faktor yang berkontribusi terhadap penurunan harga aset kripto baru-baru ini dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik dan tarif perdagangan.

Pengenaan tarif baru oleh pemerintahan AS telah memicu ketidakpastian di pasar global, yang berdampak pada aset berisiko seperti mata uang kripto.

Hal ini diperparah dengan penurunan tajam di pasar saham Asia, dengan indeks turun antara 7% hingga 13%, yang mencerminkan sentimen risiko yang meningkat di kalangan investor.

Terakhir, penurunan ini dipengaruhi likuidasi posisi leverage. Penurunan harga yang tajam memicu likuidasi posisi leverage dalam jumlah besar, memperparah penurunan harga aset kripto.

Tunggu Momentum

Pasar mata uang kripto saat ini berada dalam fase volatilitas tinggi dengan penurunan signifikan pada aset-aset utama seperti XRP, Ethereum, dan Dogecoin.

Meskipun demikian, potensi pemulihan tetap ada, terutama jika faktor-faktor eksternal membaik dan adopsi teknologi blockchain terus berkembang.

Sembari menunggu momentum pemulihan, investor disarankan untuk tetap waspada dan mempertimbangkan risiko sebelum membuat keputusan investasi di pasar yang terus bergejolak ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Merosot ke Level $1.415, Kenali Dampaknya

Harga Ethereum merosot ke level terendah dalam dua tahun terakhir di tengah gejolak pasar kripto yang sangat fluktuatif.

Pada 7 April 2025, Ethereum (ETH) mengalami penurunan tajam, mencapai harga $1.415 menurut CoinMarketCap, yang merupakan level terendah dalam dua tahun terakhir.

Penurunan ini terjadi di tengah aksi jual besar-besaran di pasar kripto yang menghapus miliaran dolar dari total kapitalisasi pasar.

Faktor Penyebab Penurunan

Menurut laporan Bankless pada Selasa (8/4), beberapa faktor berkontribusi terhadap penurunan signifikan harga Ethereum dan aset kripto lainnya:

  1. Kebijakan Tarif Pemerintah AS: Pengumuman Presiden Donald Trump mengenai tarif baru sebesar 10% pada impor global dan tambahan tarif untuk negara-negara dengan praktik perdagangan yang dianggap tidak adil telah meningkatkan ketegangan perdagangan global. Langkah ini memicu volatilitas di pasar keuangan, termasuk pasar kripto.
  2. Likuidasi Paksa Posisi Leverage: Penurunan harga yang tajam menyebabkan likuidasi posisi leverage dalam jumlah besar. Data dari CoinGlass menunjukkan bahwa dalam dua hari terakhir, lebih dari $370 juta posisi futures ETH terlikuidasi, dengan mayoritas berasal dari posisi long.
  3. Penjualan oleh Pemegang Besar (Whales): Beberapa pemegang besar Ethereum menjual aset mereka dalam jumlah signifikan. Misalnya, seorang whale dilaporkan melikuidasi sekitar 67.570 ETH senilai sekitar $106 juta di Maker, yang memicu reaksi berantai dan penurunan harga lebih lanjut.

Dampak pada Pasar Kripto Secara Keseluruhan

Seperti efek domino, Ethereum bukan satu-satunya aset yang terdampak. Beberapa mata uang kripto lainnya juga mengalami penurunan, antara lain:

  • Bitcoin (BTC): Harga Bitcoin turun di bawah $75.000, level terendah sejak reli pasca-pemilu tahun sebelumnya.
  • Altcoin Lainnya: Solana (SOL) dan Cardano (ADA) mengalami penurunan dua digit dalam persentase, mencerminkan sentimen negatif yang meluas di pasar.

Analisis Teknis Ethereum

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Meski turun jika ditinjau dari harga, namun secara teknis, Ethereum menunjukkan tren bearish yang masih kuat:

  • Level Support: Level support sebelumnya di $1.829 dan $1.550 gagal bertahan, dengan ETH turun hingga $1.507 sebelum sedikit pulih.
  • Indikator Moving Average: ETH diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan 50 dan 200 hari, mengindikasikan momentum penurunan yang berkelanjutan.

Reaksi Pasar dan Prospek ke Depan

Di sisi lain, penurunan harga ETH yang cukup tajam ini menimbulkan berbagai reaksi di komunitas kripto:

  • Kekhawatiran Investor: Investor khawatir tentang stabilitas pasar kripto dan potensi penurunan lebih lanjut jika kondisi makroekonomi tidak membaik.
  • Harapan Pemulihan: Beberapa pedagang profesional tetap optimis, percaya bahwa level harga saat ini mungkin menawarkan peluang pembelian sebelum potensi pemulihan.

Dengan demikian, Ethereum dan pasar kripto secara keseluruhan menghadapi tantangan signifikan akibat kombinasi faktor makroekonomi dan dinamika internal pasar.

Investor disarankan untuk tetap waspada, melakukan analisis menyeluruh, dan mempertimbangkan toleransi risiko pribadi sebelum membuat keputusan investasi di tengah volatilitas yang tinggi ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Bergejolak, Harga XRP Naik ke $3

Pasar kripto kembali bergejolak dengan pergerakan harga yang menarik perhatian para investor.

Harga XRP, Ethereum (ETH), dan Shiba Inu (SHIB) menjadi sorotan utama dalam beberapa hari terakhir.

XRP: Siap Terbang Tinggi?

XRP menunjukkan sinyal teknikal yang kuat, sehingga memicu optimisme di kalangan investor.

Indikator Exponential Moving Average dalam 50 hari memberikan dukungan kuat, mengisyaratkan potensi lonjakan harga.

Banyak analis memprediksi bahwa harga XRP siap untuk menguji level $3, yang akan menjadi sebuah pencapaian dan tonggak penting bagi aset digital ini.

Sentimen positif ini didorong oleh perkembangan terbaru dalam kasus hukum Ripple, yang terus memberikan harapan bagi para pemegang XRP.

Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Kamis, 27 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Kamis, 27 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Ethereum di Persimpangan Jalan

Berbeda dengan XRP yang bergerak ke arah positif, Ethereum kembali menguji level $2,000, sebuah titik krusial yang menentukan arah pasar selanjutnya.

Pertarungan antara bullish dan bearish semakin intens, dengan kedua belah pihak berusaha untuk mengendalikan pergerakan harga.

Relative Strength Index (RSI) menunjukkan potensi kenaikan lebih lanjut, tetapi volatilitas pasar dapat dengan cepat mengubah arah.

Para trader dan investor mengawasi dengan cermat, menunggu sinyal yang jelas tentang arah pergerakan harga Ethereum.

Whale SHIB Picu Lonjakan Harga Signifikan

Sementara itu, Shiba Inu (SHIB) mengalami lonjakan harga yang mengejutkan setelah sebuah whale wallet memindahkan 1,5 triliun SHIB.

Pergerakan besar ini langsung memicu spekulasi dan kegembiraan di kalangan komunitas SHIB.

Namun, penting untuk dicatat bahwa volume perdagangan belum menunjukkan partisipasi pasar yang luas, mengisyaratkan bahwa lonjakan ini mungkin lebih didorong oleh spekulasi daripada permintaan organik.

Meskipun demikian, lonjakan ini menunjukkan kekuatan komunitas SHIB dan potensi aset digital ini untuk pergerakan harga yang dramatis.

Pasar Kripto Kian Penuh Tantangan

Meski banyak sentimen yang beredar, secara keseluruhan, pasar kripto masih menunjukkan volatilitas yang tinggi.

Pergerakan harga yang cepat dan tidak terduga adalah hal yang biasa, dan para investor harus selalu berhati-hati.

Penting untuk melakukan riset sendiri dan memahami risiko yang terkait dengan investasi di aset digital.

Pergerakan harga XRP, Ethereum, dan Shiba Inu memberikan gambaran menarik tentang dinamika pasar kripto.

Dengan potensi keuntungan yang besar, tetapi juga risiko yang signifikan, para investor harus tetap waspada dan membuat keputusan yang bijak.

Pasar kripto terus berkembang, dan peluang baru akan terus muncul bagi mereka yang siap untuk mengambil risiko.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Luncurkan Tes Final Upgrade Pectra di Jaringan Holesky

Ethereum kembali mengambil langkah penting menuju peningkatan besar-besaran atau Upgrade Pectra.

Tahap uji coba terakhir untuk upgrade ini resmi dimulai di Holesky Testnet, jaringan uji yang dirancang khusus untuk mensimulasikan lingkungan mainnet Ethereum.

Uji coba ini menjadi penentu kesiapan Ethereum sebelum Upgrade Pectra dijalankan di jaringan utama (mainnet) pada akhir tahun 2024 atau awal 2025.

Apa Itu Upgrade Pectra?

Upgrade Pectra merupakan kombinasi dua peningkatan sekaligus, yaitu Prague yang fokus pada peningkatan lapisan konsensus blockchain (mekanisme Proof-of-Stake) dan Electra yang menyasar peningkatan kinerja lapisan eksekusi (tempat smart contract beroperasi).

Ringkasnya, pembaruan keduanya dilakukan untuk meningkatkan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi Ethereum.

Terdapat beberapa fitur unggulan Ethereum yang diuji di jaringan Holesky. Mulai dari EOF (EVM Object Format) yang akan dijadikan sebagai standar baru untuk smart contract yang mempermudah pengembangan fitur kompleks dan mengurangi risiko kesalahan kode.

Kemudian ada EIP-7251 yang meningkatkan batas validasi staking ETH dari 32 ETH menjadi 2.048 ETH per validator, sehingga mempermudah partisipasi institusi besar.

Terakhir, ada fitur PeerDAS, teknologi untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan data di lapisan rollup, yang disebut-sebut sebagai solusi kunci untuk skalabilitas Ethereum.

Mengapa Holesky Testnet Penting?

Holesky adalah jaringan uji coba berkinerja tinggi yang diperkenalkan Ethereum pada tahun 2023.

Berbeda dengan testnet sebelumnya seperti Goerli, Holesky dirancang untuk meniru kondisi mainnet secara lebih akurat, termasuk jumlah validator yang masif (lebih dari 1,4 juta).

Secara keseluruhan, tes ini akan mengevaluasi stabilitas upgrade Pectra di lingkungan mirip mainnet.

Langkah ini juga dilakukan untuk menguji kompatibilitas dengan aplikasi terdesentralisasi (dApps) dan infrastruktur seperti dompet kripto.

Tes final upgrade Pectra dapat melihat respons jaringan terhadap lonjakan transaksi atau serangan potensial yang menargetkan Ethereum.

Penuh Harapan

Sementara itu, banyak pihak yang berharap agar upgrade Pectra yang dilakukan oleh Ethereum dapat menjadi solusi yang efektif bagi para investor yang ingin berinvestasi di mata uang kripto yang satu ini.

“Ini adalah ujian terakhir sebelum Pectra menyentuh mainnet. Jika Holesky berjalan mulus, komunitas bisa lebih yakin upgrade akan sukses,” ujar Terence.eth, salah satu insinyur Ethereum Foundation sebagaimana dikutip dari Bankless pada Rabu (27/3).

Sementara itu, Marius Van Der Wijden yang merupakan seorang pengembang Geth, menekankan pentingnya partisipasi komunitas.

“Kami mengajak semua node operator, proyek DeFi, dan pengguna untuk mencoba Holesky. Semakin banyak feedback, semakin baik hasil akhirnya,” tambah Marius.

Jadwal Upgrade Pectra

Jika tes final di Holesky sukses, upgrade Pectra diproyeksikan tiba di mainnet dalam 6-12 bulan.

Setelah Pectra, Ethereum akan fokus pada Verkle Trees, teknologi untuk membuat node lebih ringan dan terjangkau, sebuah langkah kritis menuju desentralisasi penuh.

Dampak Upgrade Pectra

Bagi pengguna biasa, transaksi akan menjadi lebih cepat dengan biaya yang lebih rendah berkat optimisasi di Electra.

Sementara itu, fitur EIP-7251 memungkinkan staking dalam jumlah besar, meningkatkan imbal hasil (APR) dan likuiditas.

Sedangkan bagi pengembang, EOF membuka pintu untuk smart contract yang lebih kompleks dan efisien.

Meski belum mampu menyaingi Bitcoin, Ethereum terus membuktikan komitmennya sebagai blockchain terdepan dalam hal inovasi.

Tes Pectra di Holesky bukan hanya ritual teknis, tapi bukti kesiapan ekosistem untuk evolusi besar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Prediksi Harga BTC, ETH, XRP Jelang Liberation Day Trump

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan akan menggelar acara bertajuk “Liberation Day” (Hari Pembebasan) yang disebut-sebut berpengaruh besar pada pasar aset digital.

Bagaimana prospek harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan XRP menjelang momen ini? Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Tentang Liberation Day

Meski detailnya masih simpang-siur, Liberation Day diklaim sebagai agenda Trump untuk mengumumkan kebijakan ekonomi dan kebebasan finansial yang pro-kripto.

Spekulasi beredar bahwa acara ini mungkin terkait dengan deregulasi kripto yang digadang bakal melucuti aturan SEC terhadap aset digital.

Agenda ini juga dikaitkan dengan penerbitan stablecoin pemerintah, sebagai buntut lanjutan dari proyek World Liberty (WLFI) yang diuji di BNB Chain.

Selain itu, Liberation Day disebut-sebut sebagai bagian dari eksekusi strategi politik Trump saat pemilu 2024 lalu guna menarik pemilih muda dan pemilik aset kripto.

Prediksi Harga Bitcoin (BTC): Akankah Tembus $75K?

Bitcoin saat ini bergerak di kisaran $67.000–$69.000, dengan sentimen bullish yang didorong oleh beberapa faktor.

Salah satunya, ETF Approval Effect yang berimbas pada aliran masuk dana ke ETF Bitcoin mencapai $15 miliar sejak Januari 2024.

Faktor yang mempengaruhi harga BTC lainnya adalah Halving Effect. Imbas pengurangan pasokan pasca-halving April 2024 yang mulai terasa.

Sedangkan Liberation Day yang merupakan kebijakan pro-kripto Trump bisa memicu kenaikan likuiditas institusional.

Untuk analisis teknisnya, resistance utama mencapai level psikologis $70.000. Namun jika Breakout, estimasinya berada di rentang $75.000–$80.000, dengan support kritis di level $65.000.

“BTC berpotensi rally 15–20% jika Trump mengonfirmasi dukungan regulasi positif,” ujar Michaël van de Poppe sebagaimana dikutip dari Coingape pada Selasa (25/3).

Prospek Ethereum (ETH)

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 25 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 25 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Sementara itu, harga Ethereum saat ini bertahan di kisaran $3.400–$3.600, dengan beberapa katalis, termasuk spot ETF Ethereum yang dijadwalkan SEC dijadwalkan pada Mei mendatang.

Fluktuasi harga ETH turut dipengaruhi penurunan biaya gas fee yang meningkatkan adopsi Layer 2.

Meski begitu, DeFi dsan NFT Revival mendorong aktivitas di Uniswap dan OpenSea meningkat 30% sejak Maret.

“ETH siap menyalip BTC dalam hal ROI jika ETF mendapat lampu hijau. Ethereum 2.0 akan fokus pada skalabilitas, membuat ETH lebih menarik sebagai aset produktif,” ungkap

XRP: Akankah Sentimen Ripple vs. SEC Picu Pump?

Berbeda dengan dua aset kripto sebelumnya, harga XRP masih terjebak di $0.50–$0.55 akibat ketidakpastian hukum Ripple vs. SEC.

Namun, momen Liberation Day bisa jadi katalis asalkan Trump mendorong regulasi pro-kripto dan kasus Ripple menemui titik terang.

Selain itu, rumor kolaborasi Ripple dengan bank sentral negara berkembang turut memicu ketidakpastian pasar.

Meski demikian, momen ini bisa dijadikan ajang untuk memulihkan kepercayaan publik pasca berseteru dengan SEC, dengan estimasi volume perdagangan XRP akan naik 25% pada minggu ini.

“XRP berpotensi rebound 40% jika Ripple menang banding vs. SEC. Kami optimistis kasus ini selesai secepatnya, sekaligus membuka jalan adopsi masif,” ujar Brad Garlinghouse, CEO Ripple.

Risiko dan Faktor Penghambat

Jika tidak berjalan dengan mulus, kebijakan Trump mungkin justru memicu perang dagang AS dengan negara lain.

Situasi ini juga bisa dimanfaatkan investor besar (whale) untuk memanipulasi pasar dengan cara buy the rumor, sell the news.

Dari aspek makro, inflasi AS dan kebijakan suku bunga The Fed masih jadi ancaman di kalangan investor.

Peluang atau Jebakan?

Liberation Day ala Trump berpotensi jadi katalis jangka pendek untuk BTC, ETH, dan XRP. Namun, investor harus waspada terhadap volatilitas pasca-pengumuman. .

Investor disarankan untuk memantau pernyataan Trump tentang regulasi kripto, amati perubahan volume perdagangan BTC di Binance dan Coinbase, serta update terus kasus Ripple vs SEC.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin dan Ethereum Stabil, Dogecoin Naik di Tengah Pasar Datar

Pasar kripto diperdagangkan relatif datar pada Rabu (26/3) meskipun terdapat beberapa pergerakan signifikan pada aset tertentu, seperti Bitcoin dan Ethereum.

Menurut laporan Benzinga, kapitalisasi pasar kripto global tercatat turun tipis sebesar 0,6% menjadi $2,9 triliun.

Pergerakan Harga Kripto

Bitcoin (BTC) mengalami sedikit kenaikan 0,03% menjadi Rp 88.471. Ethereum (ETH) turun 0,6% ke Rp 2.079,34, sementara XRP melemah 0,3% ke Rp 2,46. Di sisi lain, Dogecoin (DOGE) mencatat kenaikan 1,6% menjadi Rp 0,1910.

Beberapa altcoin mengalami kenaikan lebih signifikan. Kronos (CRO) melonjak 29,2% ke Rp 0,1063, sementara Move (MOVE) naik 23,9% menjadi Rp 0,5414. Zcash (ZEC) juga mencatat pertumbuhan 14,2% ke Rp 36.820.

Data On-Chain dan Likuidasi

Data IntoTheBlock mencatat lonjakan volume transaksi besar hingga 78%, dengan transaksi lebih dari $100.000 meningkat dari 6.350 menjadi 10.665 dalam satu hari. Arus bersih bursa juga mengalami penurunan sebesar 792,4%.

Sementara itu, laporan Coinglass menunjukkan 81.429 pedagang dilikuidasi dalam 24 jam terakhir dengan total nilai likuidasi mencapai $172,32 juta.

Sentimen dan Analisis Pasar

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 26 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 26 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Analis kripto Ali Martinez mengungkapkan bahwa lebih dari 22.000 BTC telah ditarik dari bursa dalam seminggu terakhir, mengindikasikan akumulasi oleh investor besar. Data Santiment juga menunjukkan bahwa harga Bitcoin kembali naik ke Rp 88.350 setelah sempat turun ke Rp 77.500 dua minggu lalu, didorong oleh peningkatan dompet yang menyimpan 100 hingga 10.000 BTC.

Menurut analis Stockmoney Lizards, koreksi Bitcoin di bawah $80.000 menjadi peluang akumulasi, terlepas dari berapa lama pemulihan akan berlangsung.

Pergerakan Makro dan Prediksi

Altcoin Sherpa memproyeksikan Bitcoin dapat mencapai level $90.000 sebelum mengalami koreksi lebih lanjut. Sementara itu, Daan Crypto Trades menyoroti korelasi antara volatilitas Bitcoin dan pergerakan pasar saham, khususnya S&P 500.

Di sisi lain, CrypNuevo menilai pemulihan penuh Bitcoin bergantung pada level $91.500, meskipun masih ada kemungkinan harga turun ke kisaran $82.000-$81.000 sebelum mengalami kenaikan lebih lanjut.

Perkembangan Industri

Dalam perkembangan terbaru, GameStop mengumumkan akuisisi Bitcoin sebagai bagian dari perbendaharaannya. Sementara itu, BlackRock memperluas penawaran ETF Bitcoin ke Eropa dan meluncurkan dana pasar uang tokenisasi ‘BUIDL’ di jaringan Solana.

Di Jepang, stablecoin dolar pertama yang didukung secara legal segera diluncurkan, memberikan peluang baru bagi pasar aset digital di negara tersebut.

Pasar kripto saat ini masih bergerak stabil dengan kecenderungan akumulasi oleh investor besar. Bitcoin diperkirakan akan mengalami pergerakan signifikan jika berhasil mencapai level $91.500, sementara altcoin seperti Dogecoin dan Kronos menunjukkan momentum kenaikan yang kuat di tengah pasar yang relatif datar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Rekor Baru! ETF Bitcoin AS Serap 8.775 BTC dengan Inflow Rp 12 Triliun

Lonjakan minat institusional terhadap Bitcoin kembali mencatatkan rekor baru yang bakal sulit dilewati.

Berdasarkan laporan The Defiant pada Selasa (25/3), ETF Bitcoin AS mencatat inflow sebesar $744 juta (sekitar Rp 12 triliun) dalam sepekan terakhir, setara dengan 8.775 BTC yang diserap dari pasar.

Aksi akumulasi masif ini terjadi di tengah sorotan pada Ethereum terkait potensi ETF dan upgrade jaringan.

ETF Bitcoin: Fakta dan Angka Terkini

Hingga berita ini tayang, total aset kelolaan (AUM) ETF Spot Bitcoin AS mencapai lebih dari $55 miliar yang dipimpin oleh BlackRock (IBIT) dan Fidelity (FBTC).

Inflow harian tertinggi berhasil dicatatkan pada 24 Juni 2024 dengan inflow bersih mencapai $217 juta yang merupakan level tertinggi sejak Maret 2024.

90% inflow berasal dari investor institusional, termasuk dana pensiun dan perusahaan asuransi.

Faktor Pemicu

Lonjakan inflow ETF Bitcoin dipicu ketidakpastian regulasi Ethereum. Penundaan keputusan SEC tentang ETF Ethereum membuat investor beralih ke Bitcoin sebagai “safe haven”.

“Inflow ETF Bitcoin mencerminkan kepercayaan institusi yang semakin dalam. Mereka tak sekadar spekulasi, tapi melihat BTC sebagai lindung nilai inflasi jangka panjang,” kata Eric Balchunas, analis dari Bloomberg.

Dalam beberapa hari terakhir, harga Bitcoin menembus $67.000 setelah sentimen positif dari Fed tentang potensi penurunan suku bunga, sehingga para investor kembali aktif berinvestasi di Bitcoin.

Investor institusi juga mulai mengakumulasi BTC jelang pengurangan pasokan untuk mengantisipasi halving April 2025.

Ethereum di Tengah Bayang-Bayang Bitcoin

Meski ETF Bitcoin merajai, Ethereum nyatanya tak sepenuhnya kehilangan sorotan di kalangan investor.

Berkat rencana Upgrade Pectra, peningkatan jaringan Ethereum pada Q4 2024 ini diyakini bakal meningkatkan utilitas ETH.

Analis Bloomberg memperkirakan 35% kemungkinan ETF Ethereum disetujui SEC pada 2025.

Selain itu, total nilai terkunci (TVL) di protokol Ethereum naik 12% dalam sebulan, yang didorong oleh tren restaking.

Apakah Momentum Akan Berlanjut?

Rekor inflow ETF Bitcoin menegaskan bahwa aset kripto semakin tak terhindarkan dalam portofolio modern.

Bitcoin akan terus jadi primadona institusi berkat likuiditas tinggi dan status “digital gold”.

Pasalnya, ETH memiliki potensi rally lebih besar jika ETF disetujui, tapi risiko regulasi lebih tinggi.

Pada dasarnya, investor akan tetap memantau pergerakan BTC dan ETH, melakukan riset, sebelum akhirnya berinvestasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Fidelity Luncurkan Saham OnChain Berbasis Ethereum

Fidelity Investments baru saja mengumumkan peluncuran kelas saham berbasis blockchain Ethereum yang disebut “OnChain” untuk dana pasar uang Treasury, seperti dikabarkan oleh Theblock pada Senin (24/3).

Langkah ini menandai perkembangan signifikan dalam adopsi teknologi blockchain di sektor keuangan tradisional, khususnya dalam pengelolaan aset institusional.

Apa Itu Saham OnChain Berbasis Ethereum?

Fidelity memperkenalkan OnChain sebagai kelas saham baru dalam Fidelity Treasury Digital Fund (FYHXX) yang akan tercatat di jaringan Ethereum.

Meskipun kepemilikan saham akan tetap didokumentasikan dalam sistem pembukuan tradisional, pencatatan juga akan dilakukan di blockchain Ethereum, dengan proses rekonsiliasi harian oleh agen transfer Fidelity.

Dalam dokumen pengajuannya ke U.S. Securities and Exchange Commission (SEC), Fidelity menekankan bahwa catatan utama kepemilikan saham tetap dalam format book-entry.

Namun, pencatatan di blockchain Ethereum memberikan keamanan, transparansi, dan verifikasi transaksi yang lebih baik bagi para investor.

Manfaat Integrasi Blockchain Ethereum

Penerapan blockchain dalam pencatatan kepemilikan saham memberikan berbagai keuntungan.

Dari sisi transparansi, investor dapat dengan mudah melacak kepemilikan dan transaksi melalui jaringan Ethereum.

Untuk aspek keamanan, data yang tercatat di blockchain lebih sulit untuk dimanipulasi oleh para peretas atau oknum yang memanfaatkan situasi.

Sedangkan dari sisi efisiensi, proses verifikasi transaksi dapat dilakukan dengan lebih cepat dibandingkan sistem tradisional.

Apakah Saham Ini Menggunakan Tokenisasi?

Meskipun menggunakan teknologi blockchain Ethereum, Fidelity menegaskan bahwa investasi utama dalam dana ini tetap pada kas dan sekuritas Treasury AS.

Artinya, aset yang dikelola tidak ditokenisasi, melainkan hanya pencatatan kepemilikan yang dibuat dalam format digital di blockchain.

Posisi Fidelity di Pasar Tokenisasi

Dengan langkah ini, Fidelity bergabung dengan raksasa keuangan lain seperti BlackRock dan Franklin Templeton yang telah lebih dulu mengeksplorasi tokenisasi aset dunia nyata (Real World Assets/RWA).

Data dari rwa.xyz menunjukkan bahwa total nilai pasar untuk Treasury AS yang ditokenisasi telah mencapai sekitar $4,77 miliar, di mana Ethereum memegang $3,3 miliar dari jumlah tersebut.

BlackRock memimpin sektor ini dengan dana tokenisasi T-bill BUIDL senilai $1,5 miliar, sementara Franklin Templeton telah mengumpulkan sekitar $689 juta dalam dana FOBXX yang kini juga diperluas ke jaringan Solana.

Kapan Saham OnChain Fidelity Diluncurkan?

Saham berbasis blockchain Ethereum dari Fidelity ini dijadwalkan mulai berlaku pada 30 Mei 2025, tergantung pada persetujuan regulasi.

Keputusan Fidelity untuk mengadopsi blockchain Ethereum menunjukkan semakin besarnya minat institusional dalam mengintegrasikan teknologi ini ke dalam produk keuangan tradisional.

Selain itu, Fidelity juga baru-baru ini mendaftarkan kepercayaan hukum bernama “Fidelity Solana Fund” di Delaware, yang menandakan kemungkinan peluncuran produk berbasis Solana di masa mendatang.

Peluncuran saham OnChain berbasis Ethereum oleh Fidelity menjadi langkah penting dalam evolusi pasar keuangan digital.

Dengan transparansi, keamanan, dan efisiensi yang ditingkatkan oleh teknologi blockchain, produk ini berpotensi menarik lebih banyak investor institusional ke dalam ekosistem Ethereum.

Ke depannya, semakin banyak aset keuangan yang dapat memanfaatkan blockchain untuk meningkatkan efisiensi operasional dan transparansi bagi para pemegang saham.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com