Tag Archives: featured

Pasar Kripto dan Bitcoin Sideways, Setelah The Fed Tahan Suku Bunga

Pasar kripto dan Bitcoin (BTC) sempat bergejolak setelah pengumuman The Fed yang akhirnya menghentikan kenaikan suku bunga untuk bulan Juni. Keputusan Federal Reserve yang memilih untuk tidak menaikkan suku bunga ini, mematahkan rangkaian kenaikan agresif yang tidak terputus sejak Maret 2022.

Sebelumnya, The Fed telah menaikkan suku bunga selama 10 pertemuan terakhirnya untuk meredam lonjakan inflasi AS yang memuncak pada 9,1 persen pada Juni 2022. Upayanya telah berhasil mengendalikan inflasi kembali ke 4 persen pada bulan lalu.

Keputusan bank sentral untuk mempertahankan suku bunga tetap sejalan dengan ekspektasi pasar, yang berbalik setelah Gubernur Fed Philip N. Jefferson menyarankan beberapa minggu lalu bahwa bank sentral mungkin “mempertahankan” suku bunga kebijakan konstan pada “pertemuan mendatang.”

“Melewatkan kenaikan suku bunga pada pertemuan mendatang akan memungkinkan Komite untuk melihat lebih banyak data sebelum membuat keputusan tentang sejauh mana pengetatan kebijakan tambahan,” jelasnya saat itu.

Pasar Tidak Agresif

Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.
Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.

Baca juga: Tokocrypto Apresiasi Daftar 501 Aset Kripto Legal Baru dari Bappebti

Volatilitas pasar kripto tidak agresif pasca pengumuman The Fed. Bitcoin sempat bereaksi terhadap pengumuman tersebut dengan volatilitas minimal, tetap berkisar antara US$ 25.800 dan US$ 26.000. BTC diperdagangkan seharga US$ 26.000 sebelum pengumuman Fed, kemudian jatuh ke US$ 25.756 beberapa saat setelahnya.

Ethereum (ETH), kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, jatuh ke US$ 1.630 sebelum bangkit kembali hingga mendekati US$ 1.654, turun 5,1 persn dari hari Rabu (14/6), waktu yang sama. Di antara kripto besar lainnya, XRP mundur baru-baru ini turun 6,4 persen untuk diperdagangkan lebih dari 48 sen selama 24 jam terakhir. Itu tenggelam serendah 46 sen pada hari sebelumnya, level terendah di bulan Juni, menurut data Indeks CoinDesk.

Data dari Coinglass menunjukkan bahwa langkah tersebut memicu likuidasi minimal, sebesar US$ 28 juta selama 24 jam terakhir. Pergerakan harga tidak melakukan apa pun untuk memulihkan kerugian yang terjadi minggu lalu setelah Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menggugat dua pemain terbesar industri kripto di AS.

Keputusan Fed juga disambut bervariasi oleh indeks saham AS. Namun, di sisi lain emas dan pasar kripto anjlok.

Investor Ragu

Ilustrasi investasi aset kripto.
Ilustrasi investasi aset kripto.

Baca juga: China Berpotensi Cabut Larangan Kripto, Masa Depan Bitcoin Bersinar

Meski The Fed telah menahan kenaikan suku bunga, tapi pelaku pasar menyambutnya dengan negatif. Langkah ini berbeda dengan ekspektasi investor, pasar kripto belum menunjukkan momentum bullish.

Ketua The Fed, Jerome Powell menjadi penahan laju pasar kripto dan Bitcoin. Komentar Powell setelah pengumuman tersebut tampaknya membuat pasar ketakutan. Powell menegaskan kembali komitmen Fed untuk menenggelamkan inflasi tahunan ke target 2,5 persen. Saat ini berdiri di 4 persen. Tetapi para pengkritik kebijakan bank mengatakan bahwa fokus pada harga berisiko mengirim ekonomi ke dalam resesi.

Powell mengatakan mungkin perlu waktu bertahun-tahun untuk mengendalikan inflasi, memadamkan ekspektasi penurunan suku bunga akhir tahun ini dan meningkatkan kemungkinan suku bunga yang lebih tinggi di masa depan.

“Hampir semua peserta menganggap perubahan tarif lebih lanjut akan diperlukan,” kata Powell. Selain itu, dia menyatakan, “Kami sangat memperhatikan risiko yang ditimbulkan oleh inflasi tinggi di kedua sisi mandat kami, dan sangat berkomitmen untuk mengembalikan inflasi ke tujuan kami 2 persen.”

Komentar Jerome juga mengindikasikan bahwa tidak akan ada pemotongan suku bunga tahun ini dan memproyeksikan kenaikan dua kali lagi di 2023. Ringkasan Proyeksi Ekonomi menunjukkan bahwa proyeksi tingkat akhir untuk akhir 2023 direvisi menjadi 5,6% dari 5,1% pada bulan Maret.

Demikian pula, perkiraan tingkat akhir 2024 naik menjadi 4,6% dari 4,3%. Singkatnya, Fed proyeksi menyiratkan dua lagi kenaikan suku bunga 25 basis poin (bps) tahun ini dan penurunan suku bunga 100 bps pada tahun 2024.

Pastikan kamu hanya melakukan Nabung kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, nabung kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Apresiasi Daftar 501 Aset Kripto Legal Baru dari Bappebti

Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka dan Komoditi (Bappebti) telah mengeluarkan peraturan terbaru mengenai perdagangan aset kripto di Indonesia. Dalam aturan ini terdapat daftar baru 501 aset kripto yang legal dan boleh diperdagangan di Tanah Air.

Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, mengatakan peraturan Bappebti (PerBa) Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto yang baru diterbitkan dapat memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi masyarakat dalam melakukan perdagangan aset kripto.

“Bahwa untuk memenuhi kebutuhan perdagangan Aset Kripto serta memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi masyarakat dalam bertransaksi Aset Kripto di Pasar Fisik Aset Kripto, perlu melakukan penyesuaian atas daftar Aset Kripto yang diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto,” kata Didid sesuai dengan surat keputusan resminya.

Dijelaskan bahwa PerBa Nomor 4 Tahun 2023 ini akan menggantikan peraturan sebelumnya, yaitu PerBa No. 11 Tahun 2022 yang dikeluarkan pada 08 Agustus 2022. PerBa ini mengadopsi pendekatan positive list yang bertujuan untuk memperkecil risiko diperdagangkannya jenis aset kripto yang tidak memiliki kejelasan whitepaper atau yang memiliki tujuan ilegal seperti pencucian uang dan sebagainya.

Apresiasi

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Baca juga: Pasar Kripto Sideways, Tolak dorongan CPI dan Tunggu Keputusan FOMC

Dengan adanya aturan Bappebti ini, daftar aset kripto yang legal untuk diperdagangkan di Indonesia pun kini bertambah menjadi 501 jenis. Angka tersebut meningkat signifikan dari 383 aset kripto yang sebelumnya boleh diperdagangkan. Sementara jenis aset kripto di luar daftar tersebut, wajib delisting oleh Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK) serta diikuti langkah penyelesaian bagi setiap pelanggan aset kripto.

VP Corporate Communications Tokocrypto, Rieka Handayani, mengapresiasi  langkah Bappebti dalam menerbitkan PerBa terbaru mengenai Penetapan Daftar Aset Kripto yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto. Ini merupakan langkah yang penting dalam memperkuat kerangka regulasi aset kripto di Indonesia dan memberi perlindungan konsumen yang lebih luas.

“Tokocrypto, sebagai salah satu platform pedagang aset kripto di Indonesia, mengapresiasi langkah Bappebti dalam menerbitkan PeBa terbaru yang memuat daftar aset kripto yang boleh diperdagangkan di Indonesia. Kami menganggap inisiatif ini sebagai langkah yang penting dalam memperkuat kerangka regulasi aset kripto. Daftar ini memberikan kejelasan dan kepastian hukum kepada pelaku industri dan pengguna aset kripto. Serta memberikan pelindungan yang lebih baik dan meningkatkan kepercayaan dalam perdagangan aset kripto,” jelas Rieka.

Utamakan Perlindungan Konsumen

Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.
Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Tokocrypto Maksimalkan Pertumbuhan di Tengah Tantangan Industri Kripto

Tokocrypto selalu bersinergi dengan Bappebti dalam memfasilitasi pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan dari ekosistem aset kripto di Indonesia. Sebagai pihak yang ikut dalam Tim Penilaian Daftar Aset Kripto, Tokocrypto berkomitmen untuk melakukan evaluasi yang cermat terhadap setiap aset kripto yang ingin diperdagangkan di platform. 

“Kami melakukan penelitian mendalam terkait kepatuhan terhadap regulasi, keamanan, likuiditas, dan reputasi aset kripto sebelum memasukkannya ke dalam daftar listing. Kami memahami bahwa perlindungan konsumen merupakan fondasi yang kuat dalam membangun industri. Oleh karena itu, kami terus meningkatkan kesadaran dan pemahaman pengguna melalui edukasi mengenai risiko dan manfaat aset kripto, serta memberikan rekomendasi tentang praktik perdagangan yang aman dan bijaksana,” tutur Rieka.

Bappebti terus melakukan peninjauan terhadap inovasi kripto yang terjadi di pasar. Mereka juga akan melakukan peninjauan kembali minimal setiap satu tahun sekali terhadap aset kripto di exchange atau platform yang tersedia di Indonesia untuk melihat status legalitasnya masih layak diberikan atau tidak.

Penilaian pengusulan aset kripto dilakukan oleh Tim Penilaian Daftar Aset Kripto yang beranggotakan unsur dari Bappebti, asosiasi, dan pelaku usaha, sehingga proses penilaian akan lebih cepat dan akurat. Selain itu untuk memberikan kepastian hukum, CPFAK yang akan melakukan listing atau delisting jenis aset kripto yang telah ditetapkan, wajib terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan secara tertulis kepada Kepala Bappebti.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Pasar: Kripto Masih Sideways, Waspada Ancaman The Fed

Pergerakan market kripto pada Selasa (20/9) pagi melaju lebih baik dibandingkan Senin kemarin. Sejumlah aset kripto, seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH) hingga Solana (SOL) berhasil rebound ke zona hijau dengan kenaikan tipis.

Melansir CoinMarketCap pada Selasa (20/9) pukul 11.00 WIB, nilai Bitcoin (BTC) alami kenaikan 2,94% di posisi US$ 19.377 dalam sehari terakhir. ETH bernasib lebih baik naik 4,08% capai posisi US$ 1.354. Altcoin lainnya seperti XRP, Cardano (ADA), Solana (SOL), dan Dogecoin (DOGE) terbang ke zona hijau.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat gerak market kripto sedang mengalami konsolidasi, meski kenaikan saat ini masih tergolong sideways. Sejumlah kripto masih bergerak direntang harga pendek dan mencoba untuk melewati jauh level support-nya.

“Sejumlah kripto big cap berhasil masuk ke zona hijau, namun belum bisa membalikan keuntungan dari reli pekan lalu. Sejauh ini sikap investor sejatinya terbilang anomali. Pasalnya, di tengah antisipasi pengumuman rapat komite pasar terbuka federal (FOMC) bank sentral AS, The Fed yang dimulai Selasa (20/9), market bergerak variasi,” kata Afid.

Ilustrasi bear market
Ilustrasi bear market.

Baca juga: Epic Games Rilis Game NFT Blankos Block Party

Ia menambahkan kenaikan harga kripto ini juga mungkin di dorong oleh faktor indeks dolar AS yang menurun pada Selasa pagi ini, berada 109.64 -0.09%. Hal tersebut berhasil mendorong investor bergairah ke kripto.

“Turunnya harga kripto yang drastis sejak akhir pekan lalu, tampaknya membuat sebagian investor melakukan akumulasi atau memborongnya. Mereka menganggap waktu yang tepat karena aset kripto harganya terjun bebas dalam beberapa hari terakhir,” terangnya.

Waspada Kebijakan The Fed

Menurut Afid, investor perlu mewaspadai The Fed yang bisa bikin galau. Ia menjelaskan kondisi market kripto sejatinya masih terbilang bergejolak dan rawan untuk breakdown lebih jauh.

Dalam survei terakhir, sekitar 80% analis dan investor meramalkan The Fed dapat mengerek suku bunga acuannya sebesar 75 basis poin, sementara sisanya menaksir kenaikan hingga 100 basis poin.

“Sentimen makroekonomi, utamanya pengumuman kebijakan moneter The Fed pada pekan ini, masih menghantui gerak-gerik investor. Jika kenaikan suku bunga acuan di atas ekspektasi, maka kinerja pasar aset berisiko, termasuk aset kripto, akan terseok-seok,” tuturnya.

Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.
Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.

Baca juga: Tesla Jual Pluit Rp 800 Ribu Harus Bayar Pakai Dogecoin

Dari sisi analisis teknikal, Bitcoin (BTC) masih bisa terus mengalami penurunan. Level support terdekat BTC pada harga US$ 19.305. Pergerakan harga BTC masih terus menunjukan perlawanan. Khawatir BTC bisa menuju major support pada level US$ 17.567 yang merupakan all time low (ATL) atau harga terendah sementara pada 2022.

Sementara, Ethereum masih menujukan perlawanan di level support-nya pada harga US$ 1.325. Proyeksi terburuk, ETH bisa valid breakdown, kemungkinan harganya akan melanjutkan laju turunnya dengan target US$ 880-US$ 1.128.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Pasar: Investor Menanti Pengaruh The Merge Ethereum

Pergerakan market kri[to pada Kamis (15/9) pagi melaju lebih baik dibandingkan Rabu kemarin. Sejumlah aset kripto, seperti Ethereum (ETH) berhasil rebound ke zona hijau dengan kenaikan tipis. Apakah ini pengaruh The Merge?

Melansir CoinMarketCap pada Kamis (15/9) pukul 11.00 WIB, nilai Bitcoin (BTC) alami penurunan 1,39% di posisi US$ 20.071 dalam sehari terakhir. Ethereum (ETH) bernasib lebih baik naik 0,17% capai posisi US$ 1.603. Altcoin lainnya seperti Cardano (ADA), Solana (SOL), dan Dogecoin (DOGE) malah terjebak di zona merah.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengakui bintang utama pada perdagangan kripto saat ini tertuju pada Ethereum (ETH), di mana didorong oleh sentimen The Merge yang sudah ditunggu-tunggu. Data terakhir menunjukan bahwa ETH berhasil menukik 5,4% menuju US$ 1.648 per keping dari perdagangan Rabu (14/9) kemarin.

“Banyak investor kripto yang mengantisipasi The Merge yang kemungkinan besar terjadi pada Kamis (15/9) pukul 13.26 WIB, volatilitas pun pasti akan terjadi. Sambutan saat ini masih positif. Namun, semua mata kemungkinan akan memantau The Merge dan mengevaluasi tingkat keberhasilannya,” kata Afid.

Ilustrasi Ethereum.
Ilustrasi Ethereum.

Baca juga: Apa Itu The Merge Ethereum? Potensi Selamatkan Market Kripto

Investor Tetap Waspada

Afid menjelaskan saat ini investor di mana lebih bijak untuk tidak FOMO (fear of missing out) melakukan akumulasi ETH atau altcoin lainnya secara besar-besaran. Menurutnya, mereka harus menunggu bagaimana transisi Ethereum dari Proof-of-Stake dan bagaimana trend kedepannya sebelum berinvestasi lagi.

“Masih diperlukan analisis bagaimana nantinya The MErge bisa mempengaruhi harga ETH ke depan. Jangan ikut tren akumulasi yang dipengaruh oleh keputusan yang tidak bijak,” saran Afid.

Dari analisis teknik ETH, volume harian relatif sejalan dengan volume rata-rata perdagangan selama 20 hari terakhir atau 20-day EMA, yang tidak menunjukkan keyakinan yang signifikan baik untuk sisi panjang atau pendek. Alhasil pergerakan ETH sejauh ini masih tergolong sideways.

Kemungkinan besar pergerakan bullish ETH tertahan resistance pada level US$ 1.722. Penolakan pada level tersebut berhasil membalikan arah pergerakan harga menjadi turun. Support terdekat berada pada level US$ 1.512 apabila harga ETH kembali turun.

Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum.
Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum. Foto: Jaap Arriens | NurPhoto | Getty Images.

Baca juga: BNB Chain dan Google Cloud Kolaborasi Dukung Web3 dan Startup Blockchain

Market Kripto Masih Sideways

Sementara gerak Bitcoin, dijelaskan masih bisa bergerak menuju level resistence US$ 20.701. Di samping, level support terkuat ada di level US$ 19.005 yang merupakan tahanan solid untuk menahan laju penurunan Bitcoin apabila kembali menukik turun. Major support Bitcoin masih berada pada level US$ 17.622.

Selain ETH, aset kripto yang juga berpotensi reli adalah Cardano (ADA) dan Solana (SOL) yang menampilkan performa terbaiknya. Penyebab dari kenaikan Cardano sendiri sedang mengantisipasi Vasil Hard Fork. Dan kenaikan SOL karena komunitas Helium mengincar penggabungan operasinya ke jaringan Solana.

Secara umum dari sisi makroekonomi, investor saat ini sedang menunggu beberapa data penting yang dirilis bank sentral, seperti data pengangguran dan juga keputusan suku bunga AS.

“Alhasil, pergerakan pada perdagangan beberapa waktu ke depan kemungkinan tidak menampilkan volatilitas yang tinggi baik dari sisi kenaikan,” ungkap Afid.

Kebanyakan investor percaya bahwa The Fed akan terus bergerak agresif untuk meredam inflasi, dengan prediksi 75 bps kenaikan pada pertemuan pekan depan. Dilemanya, inflasi di inginkan untuk kembali ke 2% dari sekitar 8% sehingga akan banyak memukul pertumbuhan ekonomi yang sedang berlangsung saat ini.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Sideways, Tolak Dorongan CPI dan Tunggu Keputusan FOMC

Pasar kripto mengalami pergerakan sempit, walaupun didorong data CPI (Consumer Price Index) yang melihatkan inflasi Amerika Serikat melanjutkan tren penurunan pada bulan Mei 2023. Harga Bitcoin hanya naik sekitar 3,4 persen selama tiga hari terakhir setelah berhasil mempertahankan dukungan US$ 25.500 pada 10 Juni lalu.

Berdasarkan data Departemen Tenaga Kerja AS pada Selasa (13/5), inflasi atau Indeks Harga Konsumen (IHK) AS naik 0,1 persen pada Mei 2023, dibandingkan bulan sebelumnya mengalami kenaikan 0,4 persen pada April 2023. Sementara itu, inflasi tahunan (year-on-year/yoy) mencapai 4 persen pada Mei 2023 setelah sebelumnya menyentuh 4,9 persen pada bulan April.

Laju inflasi tahunan mencapai puncaknya yakni sebesar 9,1 persen pada Juni 2022, yang merupakan kenaikan terbesar sejak November 1981. Tren penurunan pada bulan Mei 2023 ini faktanya masih di atas target inflasi The Fed sebesar 2 persen .

Harga Kripto Sideways

Harga kripto Bitcoin baru-baru ini diperdagangkan pada US$ 25.846, turun 0,2 persen dalam 24 jam terakhir dan naik lebih tinggi dari US$ 26.000 yang diasumsikan dalam satu jam setelah Biro Statistik Tenaga Kerja AS mengumumkan bahwa CPI telah naik 4 persen, lebih baik dari proyeksi 4,1 persen.

Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.
Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.

Baca juga: 3 Rumor Menarik Tentang Penggunaan Aset Kripto di Game GTA 6

Ethereum (ETH), kripto terbesar kedua berdasarkan nilai pasar, mengikuti jejak BTC, naik pada awalnya sebelum mengembalikan sebagian keuntungannya. ETH baru-baru ini berpindah tangan sekitar US$ 1.735, kira-kira di mana posisinya pada hari Senin (12/6), waktu yang sama.

Di antara 19 token yang disebutkan dalam gugatan SEC, ALG DAN MATIC, token dari blockchain smart contract Polygon dan Algorand, baru-baru ini naik 0,3 persen dan 0,8 persen, sementara AXIE, kripto asli dari platform game Axie Infinity, turun sedikit. Token BNB baru-baru ini meningkat 3,3 persen.

BTC telah stagnan di bawah US$ 26.000 selama empat hari terakhir karena investor menyisihkan kecemasan tentang tuntutan hukum Securities and Exchange Commission (SEC), dan perhatian investor telah beralih ke area ekonomi makro karena menunggu pembacaan inflasi terbaru dan keputusan suku bunga The Fed pada pertemuan FOMC yang digelar hari Rabu (14/6).

The Fed Jeda Kenaikan Suku Bunga?

Setelah CPI, semua mata pelaku pasar kripto akan tertuju pada pidato Ketua The Fed, Jerome Powell, 30 menit setelah pengumuman suku bunga karena pasar menilai kemungkinan 94% jeda pada pertemuan Juni, berdasarkan CME FedWatch Tools.

Dikutip Cointelegraph, perusahaan perdagangan, QCP Capital juga percaya bahwa “konsensus benar” – bahwa Fed tidak akan menaikkan suku bunga lebih lanjut – setidaknya kali ini.

Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.
Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.

Baca juga: Pasar Kripto dan Bitcoin Mulai Bangkit, namun Belum Optimal

“Berdasarkan indikator frekuensi tinggi, inflasi AS turun dengan cepat, yang akan memungkinkan FOMC membuat pertemuan minggu ini jeda pertama mereka dalam lebih dari setahun,” tulisnya dalam pembaruan pasar.

QCP mengakui bahwa pertemuan FOMC selanjutnya dapat memberikan hasil yang berbeda, untuk “menenangkan” lebih banyak anggota komite yang hawkish. “Selain itu kami pikir pelonggaran kondisi keuangan sebagai akibat dari reli ekuitas yang meleleh secara besar-besaran ini akan mempengaruhi pikiran mereka,” tambahnya.

Pertemuan FOMC yang akan datang bukan satu-satunya perhatian bagi perekonomian, karena Departemen Keuangan AS akan menerbitkan lebih dari US$ 850 miliar tagihan baru antara sekarang dan September.

Penerbitan utang tambahan pemerintah AS cenderung menyebabkan imbal hasil yang lebih tinggi dan, dengan demikian, biaya pinjaman yang lebih tinggi untuk perusahaan dan keluarga. Mempertimbangkan pasar kredit yang sudah tertahan karena krisis perbankan baru-baru ini, kemungkinan besar pertumbuhan produk domestik bruto akan sangat terganggu dalam beberapa bulan mendatang.

Investor sekarang mempertanyakan apakah Bitcoin akan menguji resistensi US$ 25.000, level yang tidak terlihat sejak pertengahan Maret, dan untuk alasan ini, mereka memantau dengan cermat premi kontrak berjangka Bitcoin dan biaya lindung nilai menggunakan opsi BTC.

Pastikan kamu hanya melakukan Nabung kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, nabung kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com

China Berpotensi Cabut Larangan Kripto, Masa Depan Bitcoin Bersinar

China dikabarkan mengirimkan sinyal yang menunjukkan kemungkinan akan mencabut larangan aset kripto di negara tersebut. Kabar ini telah menggembirakan pasar kripto dan memberikan harapan akan masa depan yang cerah bagi Bitcoin (BTC).

Dilaporkan oleh BeInCrypto, perkembangan regulasi terkini di Hong Kong dan kemajuan teknologi di daratan China menunjukkan kemungkinan adanya pencabutan larangan secara menyeluruh terhadap kripto. Sejak tahun 2013, hubungan China dengan industri kripto telah mengalami berbagai perubahan yang signifikan.

Larangan pertama terhadap kripto diberlakukan pada bulan Desember 2013, ketika People’s Bank of China (PBoC) dan otoritas keuangan lainnya melarang bank-bank untuk melakukan transaksi yang terkait dengan Bitcoin. Bitcoin dianggap sebagai “komoditas virtual khusus” yang tidak memiliki dasar hukum untuk berfungsi sebagai mata uang yang sah. Alasannya, Bitcoin dikhawatirkan dapat digunakan untuk pencucian uang.

Pada tahun 2017, China mengambil tindakan lebih lanjut dalam upaya mencegah aliran dana ilegal keluar negeri. Pada bulan Januari tahun itu, PBoC meluncurkan penyelidikan terhadap pertukaran kripto dengan fokus pada pengelolaan valuta asing dan pencegahan pencucian uang.

China Aturan Ketat Kripto

Ilustrasi investasi aset kripto.
Ilustrasi investasi aset kripto.

Baca juga: Daftar Aset Potensial di Bulan Juni 2023, Saatnya Nabung Kripto!

Hasil penyelidikan tersebut mengarah pada larangan terhadap penawaran koin awal (Initial Coin Offering/ICO) pada bulan September. Selanjutnya, PBoC memerintahkan pengembalian modal yang dikumpulkan melalui ICO kepada para investor.

China juga melarang lembaga keuangan dan perusahaan pembayaran non-bank untuk menyediakan layanan yang terkait dengan penggalangan dana berbasis token. Petunjuk juga dikeluarkan yang mewajibkan pertukaran kripto untuk menutup operasionalnya secara sukarela.

Tindakan keras terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya, terutama dengan fokus pada penambangan Bitcoin pada tahun 2019. Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC) menyebut industri penambangan Bitcoin sebagai industri yang “tidak diinginkan” karena dampak negatifnya terhadap lingkungan. Klasifikasi tersebut menimbulkan kekhawatiran, karena sebagian besar rig penambangan Bitcoin diproduksi di China, dan lebih dari separuh kekuatan penambangan Bitcoin di seluruh dunia berlokasi di sana.

Pada tahun 2020, pemerintah China memblokir lebih dari 100 situs web asing yang menawarkan layanan pertukaran kripto. Larangan perdagangan dan penambangan kripto secara keseluruhan diumumkan pada tahun 2021 dengan alasan tingginya konsumsi energi Bitcoin dan ancaman terhadap tujuan lingkungan negara.

Akibatnya, para penambang Bitcoin terpaksa menutup operasional mereka atau memindahkan kegiatan mereka ke negara-negara yang lebih ramah terhadap kripto, yang berdampak signifikan pada ekonomi kripto secara global.

China Mulai Melunak

Namun, saat ini China terlihat secara halus mengubah sikapnya terhadap kripto. Hong Kong, yang merupakan “sandbox” China, terus maju dengan peraturan baru yang mengindikasikan kemungkinan pencabutan larangan terhadap kripto.

Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA) telah membuat kemajuan besar dalam menyusun kerangka peraturan untuk kripto yang didukung oleh aset keuangan tradisional, yang dikenal sebagai stablecoin.

Pengumuman tentang peraturan stablecoin oleh HKMA pada tahun 2024 merupakan perkembangan yang signifikan, terutama untuk wilayah yang memiliki pendekatan yang berbeda dengan daratan China, di mana perdagangan aset kripto tetap dilarang.

Ilustrasi aset kripto di Hong Kong. Sumber: Getty Images.
Ilustrasi aset kripto di Hong Kong. Sumber: Getty Images.

Baca juga: Daftar Lengkap 501 Aset Kripto Legal Terdaftar Bappebti di Indonesia

Selain itu, Hong Kong baru-baru ini memperkenalkan peraturan baru yang mengharuskan pertukaran kripto untuk memperoleh lisensi. Langkah ini bertujuan untuk memberikan akses kepada investor ritel untuk berpartisipasi dalam perdagangan aset seperti Bitcoin dan Ethereum.

Johnny Ng, anggota Dewan Legislatif Hong Kong, bahkan mengundang perusahaan kripto seperti Coinbase untuk membuka bisnis di wilayah tersebut.

Selain Hong Kong, China juga merilis buku putih tentang Inovasi dan Pengembangan Internet 3.0 yang mengakui teknologi blockchain sebagai infrastruktur utama. Ini menunjukkan potensi perubahan pandangan China terhadap kripto.

Investasi tahunan yang direncanakan oleh Distrik Chaoyang di China sebesar 100 juta yuan menunjukkan komitmen China untuk mendukung pengembangan ekosistem industri Internet 3.0 yang ramah terhadap kripto.

Perubahan Kebijakan

Namun, penting untuk diingat bahwa pencabutan larangan terhadap kripto tidak akan terjadi hanya dengan perubahan peraturan semata. Diperlukan perubahan menyeluruh dalam ekosistem kripto, termasuk peningkatan keamanan aset, kepatuhan terhadap standar keamanan siber yang ketat, dan praktik pengujian yang ditingkatkan.

Rencana Komisi Sekuritas dan Berjangka Hong Kong (SFC) untuk mengizinkan platform yang telah mendapatkan lisensi untuk melayani investor ritel menunjukkan tingkat kewaspadaan yang diperlukan.

Meskipun perjalanan menuju pencabutan larangan kripto di China masih panjang dan rumit, perkembangan ini memberikan harapan bagi para penggemar kripto dan investor di seluruh dunia. Pasar kripto dengan antusiasme menantikan potensi perubahan permainan dari Asia Timur, terutama ketika Hong Kong dan daratan China terus memperbaiki kerangka regulasi dan merangkul inovasi teknologi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Riset: Adopsi Kripto Tumbuh Subur di Indonesia 

Adopsi aset kripto di Indonesia diyakini akan terus tumbuh hingga 10 tahun ke depan. Sebuah riset terbaru dari Chainalysis merilis indeks yang mengukur adopsi kripto global di tahun 2022, hasilnya Indonesia berada di urutan ke-20.

Chainalysis menyebutkan dalam Indeks Adopsi Kripto Global 2022, Indonesia termasuk dalam kategori negara berkembang berpenghasilan menengah ke bawah yang memiliki pertumbuhan adopsi kripto yang tinggi. Meskipun, Indonesia kalah dengan Vietnam yang menduduki nomor satu. 

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO), Teguh Kurniawan Harmanda, melihat masuknya Indonesia dalam daftar Indeks Adopsi Kripto Global 2022 versi Chainalysis cukup membanggakan. Pasalnya dalam laporan yang sama tahun lalu, Indonesia belum masuk ke posisi 20 negara teratas.

“Laporan ini cukup membuktikan bahwa pertumbuhan aset kripto di Indonesia itu masih terus berjalan dalam hal baik, meski market sedang lesu. Adopsi kripto yang tinggi ini didorong oleh penetrasi teknologi lebih luas dan edukasi investasi yang terus dilakukan, bersamaan regulasi yang aman melindungi konsumen,” kata pria yang akrab disapa manda.

Acara "Web3 Community Meetup 2022" di T-Hub by Tokocrypto Bali pada 26 Agustus 2022. Foto: Tokocrypto.
Acara “Web3 Community Meetup 2022” di T-Hub by Tokocrypto Bali pada 26 Agustus 2022. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Menakar Bisakah Indonesia Jadi Crypto Hub Dunia?

Menurut Manda adopsi kripto di Indonesia sudah lebih baik dibandingkan tahun lalu, walaupun dalam masa crypto winter. Aspek nilai transaksi perdagangan aset kripto di Indonesia memang cenderung menurun, khususnya sejak awal tahun 2022. 

Misalnya, pada Juni 2022, nilai transaksi kripto tercatat hanya Rp 20 triliun, turun 65,5% turun dibanding periode Juni 2021 sebesar Rp 58,06 triliun. Penurunan disebabkan oleh kondisi situasi makroekonomi dan inflasi yang yang tinggi di beberapa negara.

Manda menjelaskan mungkin saat ini terlihat investor telah menjauh dari aset kripto yang lebih tradisional seperti Bitcoin mengingat berarish market, mereka mulai beralih ke aset yang dibangun dengan project utilitas yang menarik di dunia Web3, metaverse dan unsur teknologi blockchain lainnya yang membuatnya lebih mudah diakses.

“Adopsi di Indonesia didorong oleh aset kripto yang lebih tradisional yang ditawarkan melalui exchange dan platform teknologi keuangan. Namun, di sisi lain, instrumen kripto tradisional kini kurang diminati, saat ini pertumbuhan yang tinggi ada di project kripto berbasis Web3 yang di mana banyak beralih ke aplikasi, seperti NFT dan game,” jelas Manda.

Web3
Ilustrasi Web3.

Baca juga: Wamendag: Indonesia Bakal Punya Bursa Kripto Pertama di Dunia

Masyarakat Tertarik Web3

Lebih lanjut, Manda mengungkap perkembangan industri blockchain, khususnya Web3 di Indonesia, kini sudah jauh lebih baik dan dikenal lebih luas oleh masyarakat. Web3 sudah menjelma menjadi sebuah lahan baru yang memiliki potensi pengembangan dan keuntungan lebih besar, karena bicara terkait teknologi masa depan dengan konsep yang hampir sama dengan internet.

Terlepas dari peringkat adopsi, laporan Chainalysis juga menunjukkan meskipun adopsi kripto lebih lambat di tengah bear market, tapi masih lebih tinggi dari periode sebelum bull run pada tahun 2020.

“Kami yakin aset kripto, Web3 dan segala hal lainnya di dunia blockchain akan melihat adopsi yang cukup tinggi dan meluas dalam 10 tahun ke depan. Untuk memacu adopsi, pengalaman pengguna harus ditingkatkan. Keamanan juga penting, misalnya pemain kripto harus berlisensi dan bersertifikat. Kemudian, edukasi tentang manfaat dan kegunaan dari teknologi yang dikembangkan untuk meraih tingkat kepercayaan yang tinggi di masyarakat,” pungkas manda.



Sumber : news.tokocrypto.com

CEO Tokocrypto: Web3 Sangat Potensial untuk Masa Depan

Tokocrypto terus berkomitmen untuk mengembangkan peluang dan memanfaatkan potensi yang ada di industri blockchain secara maksimal. Dalam acara Bloomberg Recovery and Resilience: Spotlight on Asean Business pada Senin (12/9), CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, mengatakan situasi crypto winter mungkin akan menghambat arus investasi di industri kripto dan blockchain, tetapi tidak akan menghentikannya.

Crypto winter terjadi berdasarkan pada situasi market saat ini yang umumnya disebabkan oleh inflasi dan lainnya. Namun, kami tahu ini akan berlalu,  karena bear market itu seperti siklus dan akan rebounce kembali. Peluang dan potensi di dunia blockchain dan Web3 akan selalu ada dan menarik investor meski dalam situasi market saat ini,” kata Kai.

“Investor tidak bisa mengabaikan peluang dari blockchain. Cobalah untuk mengenali relevansi blockchain yang jauh lebih luas dengan masa depan, jangan hanya memandangnya sebagai arsitektur teknologi untuk kripto.”

CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, menjadi pembicara di loomberg Recovery and Resilience: Spotlight on Asean Business pada Senin (12/9). Foto: Bloomberg.
CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, menjadi pembicara di loomberg Recovery and Resilience: Spotlight on Asean Business pada Senin (12/9). Foto: Bloomberg.

Baca juga: The Merge Ethereum Sukses: NFT Gas Fees Jadi Murah?

Dorong Startup Blockchain di Indonesia

Lebih lanjut Kai menjelaskan bahwa Web3, seperti Gamefi dan metaverse sangat potensial untuk masa depan. Khusus di Indonesia, baik pihak swasta dan pemerintah saat ini mencoba mempelajari implementasinya. Beberapa proyek sekarang sedang dibangun untuk adopsi yang lebih luas.

“Blockchain akan terus mengubah berbagai sektor industri secara fundamental. Bagi Tokocrypto, kita akan terus mendorong adopsinya lebih luas dengan ekosistem yang kami bangun. Seperti TokoLabs, yang menjadi program akselerator startup blockchain di Indonesia untuk meningkatkan nilai dan menumbuhkan bisnis mereka dengna berbagai project Web3,” jelasnya.

Menurutnya saat ini, kemitraan dan regulasi telah menjadi kunci penting dalam mendorong adopsi aset digital, khususnya kripto, Web3 dan project blockchain lainnya. Maka dari itu, Tokocrypto selalu membuat peluang potensi kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pelaku usaha hingga stakeholders.

Ilustrasi Tokocrypto
Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: BNB Chain dan Google Cloud Kolaborasi Dukung Web3 dan Startup Blockchain

Tokocrypto Bangun TokoLabs

TokoLabs bersama BRI Ventures sendiri telah membantu mengembangkan bisnis berbagai project blockchain dari startup di Indonesia. Startup yang masuk dalam ekosistem TokoLabs akan mendapatkan bimbingan empat pilar utama: Branding dan marketing, strategi investasi, taktik lanskap investasi, dan akses ke peluang pendanaan. 

Adopsi blockchain oleh Tokocrypto bukan hanya dari TokoLabs saja, ada ekosistem TokoVerse telah mengembangkan T-Hub, crypto hub pertama di Asia; TokoMall, NFT marketplace pertama dan terbesar di Indonesia; Kriptoversity, aplikasi edutech blockchain learn-to-earn; TokoCare, program CSR berbasis blockchain, dan inisiatif lainnya.



Sumber : news.tokocrypto.com

3 Rumor Menarik Tentang Penggunaan Aset Kripto di Game GTA 6

Desas-desus tersebar luas bahwa Rockstar Games akan memperkenalkan transaksi aset kripto dalam game GTA 6 yang akan datang. Bocoran terbaru menunjukkan bahwa game tersebut akan menampilkan aset digital dan segmen pasar saham untuk misi yang lebih luas dalam gameplay.

Jika game tersebut menyertakan kripto, itu akan memungkinkan waralaba untuk memasuki pasar baru yang memperkenalkan pemain ke dunia token digital. Publikasi video game, Game Rant, berspekulasi bahwa GTA 6 (atau apa pun namanya secara resmi) tidak akan memperkenalkan aset kripto yang sebenarnya, melainkan mungkin hanya menjadikan kripto dan metaverse sebagai sebuah gimmick.

1. Miliarder Anonim untuk Menghadiahi Pemain dengan Kripto

Dikutip Watcher Guru, pendiri Insider Gaming, Tom Henderson menulis di tweet-nya bahwa sumber mengkonfirmasi kepadanya bahwa GTA 6 akan memperkenalkan aset kripto dalam gameplay. Dia juga men-tweet bahwa fitur pasar saham akan kembali dengan broker untuk membeli atau menjual saham.

Menurut Henderson, miliarder anonim dalam game tersebut akan memberi penghargaan kepada pemain dengan kripto untuk menyelesaikan misi yang mereka tetapkan. Karena mentransfer kripto tidak mengungkapkan nama pengirim, miliarder lebih memilih metode pembayaran untuk tetap anonim.

Ilustrasi game Grand Theft Auto (GTA) VI.
Ilustrasi game Grand Theft Auto (GTA) VI.

Baca juga: Asia Ramah Kripto: Hong Kong Ungkap Potensi Bisnis di Negaranya

2. Kripto GTA 6 Akan Dinamakan $RSTAR?

Desas-desus beredar bahwa aset kripto di GTA 6 akan diberi nama ticker $RSTAR. Kripto asli dalam game akan ditambahkan ke akun pemain setelah menyelesaikan misi dari miliarder anonim. Pemain dapat memiliki uang tunai dan RSTAR secara bersamaan dan membayar barang dalam game melalui mata uang. Namun, ini hanya rumor dan Rockstar Games belum mengonfirmasi perkembangannya.

3. Game Akan Parodikan Aset Digital?

Rumor lain mengklaim bahwa GTA 6 akan menggunakan kripto sebagai parodi aset digital. Waralaba Grand Theft Auto dikenal dengan label humornya dan menggunakan budaya populer melalui lelucon. Demikian pula, kripto dapat menghadapi nasib yang sama dan mungkin berada di bawah pengawasan parodi. Meskipun demikian, kita dapat mengetahui kebenaran tentang integrasi mata uang digital hanya setelah rilis GTA 6.

Dan sementara Take-Two telah masuk ke dunia kripto , termasuk membuat studio Zynga mengerjakan game Web3. Namun, Rockstar juga mengeluarkan larangan November lalu untuk NFT dan kripto di server Grand Theft Auto V yang dioperasikan oleh penggemar.

Saat ini hanya ada sedikit atau tidak ada bukti apa pun yang mendukung salah satu dari klaim ini. Take-Two dan Rockstar Games belum memberikan komentar, tetapi tidak segera mendapat kabar.



Sumber : news.tokocrypto.com

Daftar Lengkap 501 Aset Kripto Legal Terdaftar Bappebti di Indonesia

Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka dan Komoditi (Bappebti) telah mengeluarkan peraturan terbaru mengenai perdagangan aset kripto di Indonesia. Dalam aturan ini terdapat daftar baru 501 aset kripto yang legal dan boleh diperdagangkan di Tanah Air.

Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, mengatakan peraturan Bappebti (PerBa) Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto dikeluarkan untuk memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi masyarakat.

“Bahwa untuk memenuhi kebutuhan perdagangan Aset Kripto serta memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi masyarakat dalam bertransaksi Aset Kripto di Pasar Fisik Aset Kripto, perlu melakukan penyesuaian atas daftar Aset Kripto yang diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto,” kata Didid sesuai dengan surat keputusan resminya.

Dijelaskan bahwa PerBa Nomor 4 Tahun 2023 ini akan menggantikan peraturan sebelumnya, yaitu PerBa No. 11 Tahun 2022 yang dikeluarkan pada 08 Agustus 2022. PerBa ini mengadopsi pendekatan positive list yang bertujuan untuk memperkecil risiko diperdagangkannya jenis aset kripto yang tidak memiliki kejelasan whitepaper atau yang memiliki tujuan ilegal seperti pencucian uang dan sebagainya.

Daftar Kripto Bertambah

Ilustrasi aset kripto
Ilustrasi aset kripto dan bendera Indonesia.

Baca juga: Volatilitas Pasar Kripto di Tengah Data CPI dan FOMC

Dengan adanya aturan Bappebti ini, daftar aset kripto yang legal untuk diperdagangkan di Indonesia pun kini bertambah menjadi 501 jenis. Angka tersebut meningkat signifikan dari 383 aset kripto yang sebelumnya boleh diperdagangkan.

Sementara jenis aset kripto di luar daftar tersebut, wajib delisting oleh Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK) serta diikuti langkah penyelesaian bagi setiap pelanggan aset kripto.

Nantinya, Bappebti terus melakukan peninjauan terhadap inovasi kripto yang terjadi di pasar. Mereka juga akan melakukan peninjauan kembali minimal setiap satu tahun sekali terhadap aset kripto di exchange atau platform yang tersedia di Indonesia untuk melihat status legalitasnya masih layak diberikan atau tidak.

Penilaian pengusulan aset kripto dilakukan oleh Tim Penilaian Daftar Aset Kripto yang beranggotakan unsur dari Bappebti, asosiasi, dan pelaku usaha, sehingga proses penilaian akan lebih cepat dan akurat.

Selain itu, untuk memberikan kepastian hukum, CPFAK yang akan melakukan listing atau delisting jenis aset kripto yang telah ditetapkan, wajib terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan secara tertulis kepada Kepala Bappebti.

Daftar Aset Kripto Legal di Indonesia

Ilustrasi investasi aset kripto di Indonesia.
Ilustrasi investasi aset kripto di Indonesia.

Baca juga: Tokocrypto Maksimalkan Pertumbuhan di Tengah Tantangan Industri Kripto

Berikut ini adalah data terbaru 501 aset kripto yang legal di Indonesia dan masuk daftar resmi Bappebti:

  1. Ethereum ETH
  2. Klaytn KLAY
  3. Solana SOL
  4. Tezos XTZ
  5. Iota MIOTA
  6. USD Coin USDC
  7. Polkadot DOT
  8. The Sandbox SAND
  9. Bitcoin BTC
  10. Cosmos ATOM
  11. 0x Protocol ZRX
  12. Litecoin LTC
  13. Cardano ADA
  14. Chainlink LINK
  15. Uniswap UNI
  16. Stellar XLM
  17. Binance USD BUSD
  18. XRP XRP
  19. Tron TRX
  20. Decentraland MANA
  21. Enjin Coin ENJ
  22. UMA UMA
  23. Polygon MATIC
  24. Basic Attention Token BAT
  25. Ren REN
  26. Qtum QTUM
  27. Solar SXP
  28. TrueUSD TUSD
  29. BNB BNB
  30. Theta Network THETA
  31. Synthetix SNX
  32. Compound COMP
  33. Cronos CRO
  34. VeChain VET
  35. Aurora AOA
  36. Status SNT
  37. Cartesi CTSI
  38. Dogecoin DOGE
  39. Maker MKR
  40. Tether USDT
  41. Storj STORJ
  42. Venus XVS
  43. Zilliqa ZIL
  44. OMG Network OMG
  45. Harmony ONE
  46. MultiversX EGLD
  47. Orbs ORBS
  48. iExec RLC RLC
  49. Algorand ALGO
  50. EOS EOS
  51. WazirX WRX
  52. Wrapped Bitcoin WBTC
  53. Electroneum ETN
  54. Avalanche AVAX
  55. PancakeSwap CAKE
  56. Quant QNT
  57. Polymath POLY
  58. Dai DAI
  59. Loopring LRC
  60. Ehtereum Classic ETC
  61. Numeraire NMR
  62. Bitcoin Cash BCH
  63. yearn.finance YFI
  64. Neo NEO
  65. Origin Protocol OGN
  66. Kusama KSM
  67. Waves WAVES
  68. Stella ALPHA
  69. Nano XNO
  70. Golem GLM
  71. Ravencoin RVN
  72. Fantom FTM
  73. Kava KAVA
  74. NEM XEM
  75. BitTorrent BTTOLD
  76. ICON ICX
  77. Serum SRM
  78. Pax Dollar USDP
  79. Kyber Network Crystal v2 KNC
  80. Bitcoin Diamond BCD
  81. Ardor ARDR
  82. Ontology ONT
  83. JUST JST
  84. Siacoin SC
  85. XDC Network XDC
  86. OKB OKB
  87. Band Protocol BAND
  88. PAX gold PAXG
  89. Ankr ANKR
  90. DigiByte DGB
  91. Ampleforth AMPL
  92. Orion Protocol ORN
  93. Bitcoin SV BSV
  94. Dent DENT
  95. Request REQ
  96. LYFE LYFE
  97. WAX WAXP
  98. Lisk LSK
  99. StormX STMX
  100. Loom Network LOOM
  101. Metadium META
  102. COTI COTI
  103. High Performance Blockchain HPB
  104. Terra Classic LUNC
  105. BakeryToken BAKE
  106. PlayGame PXG
  107. Balancer BAL
  108. Powerledger POWR
  109. Augur REP
  110. DFI.Money YFII
  111. Coin98 C98
  112. UNUS SED LEO LEO
  113. Moonriver MOVR
  114. Unifi Protocol DAO UNFI
  115. Oasis Network ROSE
  116. Spell Token SPELL
  117. Verasity VRA
  118. SUN SUN
  119. Chia XCH
  120. YooShi YOOSHI
  121. BurgerCities BURGER
  122. Enzyme MLN
  123. Dego Finance DEGO
  124. MOBOX MBOX
  125. Kadena KDA
  126. OctoFi OCTO
  127. Arweave AR
  128. Bluzelle BLZ
  129. Ellipsis EPX
  130. Efinity Token EFI
  131. Yield Guild Games YGG
  132. Ooki Protocol OOKI
  133. Star Atlas ATLAS
  134. NanoByte Token NBT
  135. ARPA ARPA
  136. Wrapped NXM WNXM
  137. Frax Share FXS
  138. Ethereum Name Service ENS
  139. Energi NRG
  140. Hegic HEGIC
  141. Merit Circle MC
  142. Convex Finance CVX
  143. Highstreet HIGH
  144. Bitcoin Standard Hashrate Token BTCST
  145. Frontier FRONT
  146. Orbit Chain ORC
  147. Phala Network PHA
  148. IDK IDK
  149. Glitch GLCH
  150. Selfkey KEY
  151. Beefy Finance BIFI
  152. VCGamers VCG
  153. TROY TROY
  154. Raydium RAY
  155. Litentry LIT
  156. Render Token RNDR
  157. Keep3rV1 KP3R
  158. Aurory AURY
  159. Celer Network CELR
  160. TrustSwap SWAP
  161. NULS NULS
  162. JasmyCoin JASMY
  163. Efforce WOZX
  164. Crypto Global United CGU
  165. Rook ROOK
  166. Flux FLUX
  167. Tranchess CHESS
  168. LinkEye LET
  169. Chainbing CBG
  170. Ethernity ERN
  171. ABBC Coin ABBC
  172. TitanSwap TITAN
  173. Velo VELO
  174. VidyX VIDYX
  175. King DAG KDAG
  176. Dock DOCK
  177. Livepeer LPT
  178. Contentos COS
  179. Pando PANDO
  180. Coinweb CWEB
  181. Marlin POND
  182. COMBO COMBO
  183. IQ IQ
  184. JOE JOE
  185. Kin KIN
  186. Gitcoin GTC
  187. SuperVerse SUPER
  188. Splintershards Token SPS
  189. Santos FC Fan Token SANTOS
  190. Radicle RAD
  191. Automata Network ATA
  192. Saffron.Finance SFI
  193. Bread BRD
  194. BinaryX BNX
  195. Alpine F1 Team Fan Token ALPINE
  196. Travala.com AVA
  197. Ergo ERG
  198. Spartan Protocol SPARTA
  199. PowerPool CVP
  200. League of Kingdoms Arena LOKA
  201. Dusk Network DUSK
  202. AIOZ Network AIOZ
  203. Mines of Dalarnia DAR
  204. Degree Crypto Token DCT
  205. Carry CRE
  206. Gas GAS
  207. Alitas ALT
  208. DEAPcoin DEP
  209. BTRIPS BTR
  210. Attila ATT
  211. Kunci Coin KUNCI
  212. SHILL Token SHILL
  213. Tokenplace TOK
  214. Yieldly Token YLDY
  215. DGPayment DGP
  216. Acala Token ACA
  217. SuperRare RARE
  218. CLV CLV
  219. Play It Forward DAO PIF
  220. Stratis STRAX
  221. Bitcoin Gold BTG
  222. Aergo AERGO
  223. GXChain GXC
  224. Pundi X (New) PUNDIX
  225. Syscoin SYS
  226. Rupiah Token IDRT
  227. Aelf ELF
  228. BORA BORA
  229. Waltonchain WTC
  230. STASIS EURO EURS
  231. Decred DCR
  232. MediBloc MED
  233. Ark ARK
  234. Hive HIVE
  235. Metal DAO MTL
  236. PIVX PIVX
  237. Steem STEEM
  238. BitShares BTS
  239. Gemini Dollar GUSD
  240. Wing Finance WING
  241. Nexus NXS
  242. STP STPT
  243. Nxt NXT
  244. v.systems VSYS
  245. Firo FIRO
  246. VIDY VIDY
  247. DATA DTA
  248. Einsteinium EMC2
  249. Groestlcoin GRS
  250. Navcoin NAV
  251. district0x DNT
  252. LBRY Credits LBC
  253. Aragon ANT
  254. Bytom BTM
  255. NKN NKN
  256. DAD DAD
  257. GoChain GO
  258. Ambire AdEx ADX
  259. Hashgard GARD
  260. Function X FX
  261. PumaPay PMA
  262. Tokenomy TEN
  263. AidCoin AID
  264. Vertcoin VTC
  265. Civic CVC
  266. Hifi Finance HIFI
  267. BTU Protocol BTU
  268. Cosmo Coin COSM
  269. Hedera HBAR
  270. Wanchain WAN
  271. Toko Token TKO
  272. DIA DIA
  273. NEAR Protocol NEAR
  274. Holo HOT
  275. VeThor Token VTHO
  276. Gala GALA
  277. THORChain RUNE
  278. SushiSwap SUSHI
  279. Utrust UTK
  280. Internet Computer ICP
  281. Chiliz CHZ
  282. Chromia CHR
  283. MyNeighbourAlice ALICE
  284. Theta Fuel TFUEL
  285. Polkastarter POLS
  286. Helium HNT
  287. Stacks STX
  288. Fetch.ai FET
  289. Alchemix ALCX
  290. Aave AAVE
  291. dYdX DYDX
  292. Reef REEF
  293. TomoChain TOMO
  294. Axie Infinity AXS
  295. Bancor BNT
  296. Audius AUDIO
  297. Ocean Protocol OCEAN
  298. Illuvium ILV
  299. Celsius CEL
  300. Conflux CFX
  301. ForTube FOR
  302. Keep Network KEEP
  303. Dvision Network DVI
  304. Telcoin TEL
  305. Injective INJ
  306. Alpaca Finance ALPACA
  307. Biconomy BICO
  308. Pintu Token PTU
  309. Curve DAO Token CRV
  310. Aavegotchi GHST
  311. TerraClassicUSD USTC
  312. Trust Wallet Token TWT
  313. 1inch Network 1INCH
  314. eCash XEC
  315. SKALE SKL
  316. IOST IOST
  317. Mina MINA
  318. Shentu CTK
  319. Badger DAO Badger
  320. ThunderCore TT
  321. Anyswap ANY
  322. WOO Network WOO
  323. The Graph GRT
  324. Filecoin FIL
  325. IoTex IOTX
  326. Mdex MDX
  327. Nexo NEXO
  328. Shiba Inu SHIB
  329. Alchemy Pay ACH
  330. Vulcan Forged PYR PYR
  331. Reserve Rights RSR
  332. Prom PROM
  333. Ariva ARV
  334. TrueFi TRU
  335. Celo CELO
  336. WInkLInk WIN
  337. Perpetual Protocol PERP
  338. API3 API3
  339. Cindrum CIND
  340. Apecoin APE
  341. Voxies VOXEL
  342. BIDR BIDR
  343. Dao Maker DAO
  344. Astar ASTR
  345. renBTC RENBTC
  346. Amp AMP
  347. KOK KOK
  348. Achain ACT
  349. Linear Finance LINA
  350. Harvest Finance FARM
  351. Smooth Love Potion SLP
  352. Orchid OXT
  353. KardiaChain KAI
  354. Revain REV
  355. HedgeTrade HEDG
  356. BarnBridge BOND
  357. Anchor Protocol ANC
  358. Mirror Protocol MIR
  359. XSGD XSGD
  360. Nervos Network CKB
  361. Virtua TVK
  362. SafePal SFP
  363. Ana Coin ANA
  364. Flow FLOW
  365. Alien Worlds TLM
  366. Immutable IMX
  367. PlayDapp PLA
  368. DODO DODO
  369. Biswap BSW
  370. IDEX IDEX
  371. Auto AUTO
  372. DeXe DEXE
  373. Nusa NUSA
  374. STEPN GMT
  375. Secret SCRT
  376. Measurable Data Token MDT
  377. Nexo NEXO
  378. Lido DAO LDO
  379. KuCoin Token KCS
  380. LTO Network LTO
  381. MANTRA OM
  382. Huobi Token HT
  383. MovieBloc MBL
  384. Tellor TRB
  385. Mask Network MASK
  386. Observer OBSR
  387. Optimism OP
  388. Moonbeam GLMR
  389. MARBLEX MBX
  390. LooksRare LOOKS
  391. VITE VITE
  392. Osmosis OSMO
  393. Galxe GAL
  394. Aptos APT
  395. Everscale EVER
  396. Ontology Gas ONG
  397. Gnosis GNO
  398. Metacraft MCT
  399. BitTorrent(New) BTT
  400. Manchester City Fan Token CITY
  401. Streamr DATA
  402. S.S. Lazio Fan Token LAZIO
  403. Kava Lend HARD
  404. LeverFi LEVER
  405. Ignis IGNIS
  406. EthereumPoW ETHW
  407. PERL.eco PERL
  408. PlatON LAT
  409. T-mac DAO TMG
  410. ONBUFF ONIT
  411. Terra LUNA
  412. GMX GMX
  413. Hiblocks HIBS
  414. PLC Ultima PLCU
  415. Krypton DAO KRD
  416. FC Barcelona Fan Token BAR
  417. Stargate Finance STG
  418. Multichain MULTI
  419. Bonfida FIDA
  420. Cream Finance CREAM
  421. Adappter Token ADP
  422. Threshold T
  423. IRISnet IRIS
  424. Beta Finance BETA
  425. dForce DF
  426. ETHUP ETHUP
  427. Flamingo FLM
  428. Komodo KMD
  429. pNetwork PNT
  430. Bounce Token AUCTION
  431. Bella Protocol BEL
  432. FIO Protocol FIO
  433. QuickSwap QUICK
  434. FC Porto Fan Token PORTO
  435. Defigram DFG
  436. ConstitutionDAO PEOPLE
  437. Mithril MITH
  438. WEMIX WEMIX
  439. UniLend UFT
  440. BENQI QI
  441. AC Milan Fan Token ACM
  442. TokenClub TCT
  443. ETHDOWN ETHDOWN
  444. Cortex CTXC
  445. BNBDOWN BNBDOWN
  446. Paris Saint-Germain Fan Token PSG
  447. Volt Inu V2 VOLT
  448. Akropolis AKRO
  449. Atletico De Madrid Fan Token ATM
  450. OG Fan Token OG
  451. Abyss ABYSS
  452. ADAUP ADAUP
  453. MATICBULL2021 MATICBULL2021
  454. VIDT DAO VIDT
  455. BNBUP BNBUP
  456. XRPUP XRPUP
  457. SOLVE SOLVE
  458. MATICBEAR MATICBEAR
  459. New BitShares NBS
  460. Adventure Gold AGLD
  461. DOTUP DOTUP
  462. DOTDOWN DOTDOWN
  463. RSK Infrastructure Framework RIF
  464. Tribe TRIBE
  465. Aion AION
  466. BTCUP BTCUP
  467. StaFi FIS
  468. Voyager Token VGX
  469. Kommunitas KOM
  470. Vexanium VEX
  471. Honest HNST
  472. Duckie Land MMETA
  473. SANGKARA MISA MISA
  474. Hara Token HART
  475. Mira MIRA
  476. GICTrade GICT
  477. Tokoin TOKO
  478. ASIX+ ASIX+
  479. AK12 AK12
  480. Shanum SHAN
  481. Arbitrum ARB
  482. Rocket Pool RPL
  483. Sui SUI
  484. SingularityNET AGIX
  485. Hashflow HFT
  486. Flare FLR
  487. SPACE ID ID
  488. Blur BLUR
  489. Liquity LQTY
  490. Bitgert BRISE
  491. ID Digital Rupiah IDDR
  492. Open Campus EDU
  493. FLOKI FLOKI
  494. NEOPIN NPT
  495. Pepe PEPE
  496. Creo Engine CREO
  497. Mashida MSHD
  498. NEFTiPEDIA NFT
  499. Kuy Token KUY
  500. DOOiT DOO
  501. TWelve Zodiac TWELVE

Pastikan kamu hanya melakukan Nabung kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, nabung kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com