Microsoft dan Goldman Sachs dilaporkan bergabung dengan beberapa perusahaan teknologi dan finansial untuk membentuk inisiatif sebuah konsorsium untuk membangun jaringan blockchain baru. Tujuan dari kolaborasi ini adalah untuk mempromosikan adopsi teknologi blockchain di berbagai sektor industri dan menyoroti potensi teknologi ini untuk mengubah cara bisnis beroperasi.
Perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam konsorsium ini termasuk Microsoft, Goldman Sachs, IBM, JPMorgan, dan beberapa perusahaan lain. Mereka akan berbagi pengetahuan, sumber daya, dan pengalaman mereka untuk mendukung pengembangan dan implementasi solusi berbasis blockchain. Selain itu, konsorsium ini bertujuan untuk menciptakan standar yang akan membantu memastikan keamanan, keandalan, dan interoperabilitas teknologi blockchain.
Salah satu fokus utama dari konsorsium yang akan membangun jaringan blockchain, Canton Network ini adalah untuk membantu perusahaan dalam menghadapi tantangan yang muncul dalam adopsi teknologi blockchain. Beberapa tantangan ini termasuk kekurangan tenaga ahli, kebutuhan akan kebijakan dan standar yang jelas, serta masalah keamanan dan privasi yang terkait dengan teknologi ini.
Canton Network akan menjadi jaringan blockchain interoperable dengan privasi yang ditujukan untuk mereka yang bekerja dengan aset institusional. Ini akan memungkinkan sinkronisasi pasar keuangan yang “sebelumnya terkurung”.
Jaringan tersebut akan mulai menguji kemampuannya pada bulan Juli, yang meliputi kontrol privasi ekstensif dan kemampuan untuk mencapai skala dan kinerja yang dibutuhkan oleh lembaga keuangan besar. Peserta dalam jaringan saat ini termasuk BNP Paribas, Cboe Global Markets, Aset Digital, Paxos, Microsoft, Goldman Sachs, Deloitte, dan lainnya.
Cathy Clay, wakil presiden eksekutif Cboe Global Markets – salah satu mitra dalam proyek tersebut – mengatakan bahwa, ketika dimanfaatkan, teknologi blockchain berpotensi “membuka” peluang baru di pasar.
“Tokenisasi aset dunia nyata dapat menawarkan peluang yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menciptakan infrastruktur pasar baru dan mendorong efisiensi dalam perdagangan produk di seluruh dunia,” jelas Clay dikutip Cointelegraph.
Adopsi Blockchain
Ilustrasi teknologi blockchain. Sumber: Leewayhertz.
Dengan berkumpulnya perusahaan-perusahaan raksasa seperti Microsoft dan Goldman Sachs dalam inisiatif ini, teknologi blockchain diharapkan mendapatkan dorongan besar dalam hal adopsi dan inovasi. Kolaborasi antara perusahaan teknologi dan finansial ini diharapkan akan menciptakan solusi yang lebih efisien dan transparan di berbagai industri, mulai dari perbankan hingga rantai pasokan dan sektor publik.
Inisiatif ini menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan besar semakin melihat potensi teknologi blockchain dan ingin berinvestasi dalam pengembangannya. Konsorsium blockchain diharapkan membantu mempercepat adopsi teknologi ini di seluruh dunia dan membawa manfaat bagi berbagai sektor ekonomi.
Selama bertahun-tahun, bank dan bisnis besar lainnya telah mengerjakan dan menilai aplikasi blockchain dengan harapan mereka akan menyederhanakan dan mempercepat beberapa prosedur mereka yang paling rumit.
Sementara itu, pasar blockchain global diperkirakan akan meningkat dari US$ 7,18 miliar pada tahun 2022 menjadi US$ 163,83 miliar pada tahun 2029, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 56,3% selama periode perkiraan, menurut data dari Fortune Business Insights.
Harga Bitcoin (BTC) sempat tembus ke level US$ 28.000 pasca perilisan data Consumer Price Index (CPI) atau tingkat inflasi tahunan AS yang melambat menjadi 4,9% pada April 2023. Setelah beberapa hari gagal menghasilkan pergerakan substansial, Bitcoin akhirnya mengalami beberapa volatilitas setelah AS mengumumkan data CPI untuk bulan April.
Estimasi CPI AS bulan lalu mencapai 5%. Pada kenyataannya, kenaikan tahunan sedikit lebih rendah – sebesar 4,9%. Ini juga merupakan penurunan bulanan dibandingkan dengan angka bulan Maret, ketika CPI mencapai 5%.
CPI Inti, yang tidak termasuk sektor yang lebih bergejolak seperti makanan dan energi, memenuhi ekspektasi dengan kenaikan 5,5% YoY. Saat ini semua mata di AS dalam beberapa minggu terakhir terfokus pada anggaran fiskal 2024 serta utang negara.
Mendapat dorongan inflasi AS yang melambat, Bitcoin bereaksi dengan lonjakan harga langsung dari US$ 27.500 ke grafik tertinggi multi-hari di atas US$ 28.000. naik 2% dalam 24 jam terakhir. Sementara itu, harga ETH juga naik di atas $1850, naik 2% dalam 24 jam terakhir.
Pasar kripto yang lebih luas telah mengikuti dengan harga altcoin utama Cardano, XRP, Solana, Dogecoin naik lebih tinggi.
Dengan pendinginan CPI di bulan April, Indeks Dolar AS (DXY) turun di bawah 101,50. Penurunan terus-menerus, terutama ke 101, menegaskan momentum bullish dalam Bitcoin menjadi US$ 30.000, dengan aset kripto lain termasuk Ethereum akan mengikuti.
Meski sempat melonjak, harga Bitcoin saat ini sekitar US$ 27.529 pada Kamis (11/5) pukul 10.00 WIB. Ethereum (ETH) juga diredam pada US$ 1.833, menurut Coingecko. Top kripto lainnya seperti Cardano dan Dogecoin juga turun 0,2% dan 0,5%.
Sementara Laporan CPI AS memberikan dukungan BTC singkat, sentimen terhadap kebijakan moneter Fed dan berita tentang pembongkaran BTC oleh Pemerintah AS membebani selera investor. Analis memperkirakan IHK tahunan AS April stabil di 5%, dengan inflasi inti , tidak termasuk harga makanan dan energi yang bergejolak, naik menjadi 5,5%.
Meskipun menggabungkan lebih rendah, inflasi utama masih jauh dari target The Fed 2%. Inflasi inti sesuai ekspektasi, mencapai 5,5% per tahun dan naik 0,4% setiap bulan.
The Fed mengatakan pada 4 Mei bahwa kenaikan suku bunga di masa depan akan bergantung pada data yang akan datang. Ini telah meningkatkan suku bunga sekitar 500 basis poin dalam 14 bulan terakhir. Laporan non-farm payrolls bulan lalu mengungkapkan kenaikan upah per jam yang dapat mendorong lebih banyak kenaikan.
Menurut CME FedWatch Tool, kemungkinan kenaikan suku bunga Juni sebesar 25 basis poin turun dari 21,2% menjadi 5,0% sebagai respons terhadap Laporan CPI. Namun, peluang penurunan suku bunga Juni tetap di 0%.
BTC perlu menghindari pivot US$ 27.604 untuk menargetkan Level Resistensi Utama Pertama (R1) di US$ 28.358. Pengembalian ke US$ 28.000 akan menandakan sesi bullish yang diperpanjang.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Tokocrypto, salah satu pedagang aset kripto terkemuka di Indonesia, terus meningkatkan komitmennya terhadap keamanan dan transparansi dengan merilis Proof of Reserves yang diaudit secara akurat. Perusahaan menyadari pentingnya kepercayaan pengguna dalam menghadapi industri yang dinamis dan berkembang pesat seperti aset kripto.
Untuk memastikan keamanan dan transparansi, Tokocrypto merilis Proof of Reserves (PoR) atau Bukti Cadangan dengan mengimplementasikan audit Merkle Tree dan zk-SNARKs (Zero-Knowledge Succinct Non-Interactive Argument of Knowledge) agar lebih akurat dan mengutamakan privasi. Kebijakan merilis PoR ini membuktikan dan memverifikasi bahwa Tokocrypto memiliki dana yang mencukupi untuk menutupi semua aset pengguna secara secara utuh (1:1), serta memiliki cadangan tambahan. Tokocrypto menggunakan layanan dompet Binance, dan pengguna dapat menggunakan Tokocrypto Merkle Leaf untuk memverifikasi dana.
Untuk menunjukkan Tokocrypto memiliki semua aset pengguna secara 1:1, perusahaan telah mengembangkan dan menerapkan Merkle tree yang memungkinkan pengguna untuk memverifikasi aset mereka di platform. Tujuannya adalah memungkinkan setiap pengguna untuk memverifikasi kepemilikan aset mereka menggunakan ID hash/catatan Merkle yang mereka buat sendiri. Dengan cara ini, pengguna dapat memastikan bahwa dana mereka disimpan secara utuh 1:1 dan dapat diverifikasi oleh auditor pihak ketiga.
Tokocrypto juga menggunakan zk-SNARKs, agar bisa membuktikan bahwa semua set saldo leaf node dari Merkle Tree, yakni saldo akun pengguna berkontribusi pada total saldo aset pengguna yang diungkapkan oleh perusahaan. Setiap pengguna dapat dengan mudah mengakses leaf node yang telah diintegrasikan ke dalam proses tersebut. Proses ini memastikan bahwa:
Saldo aset pengguna termasuk dalam perhitungan jumlah total saldo bersih pengguna di Tokocrypto.
Jumlah total saldo bersih pengguna lebih besar atau sama dengan nol.
Perubahan root Merkle Tree sah (yaitu, tidak menggunakan informasi yang dipalsukan) setelah memperbarui informasi pengguna ke hash node leaf.
Dengan menggabungkan Proof of Reserves dan zk-SNARKs, Tokocrypto dapat melakukan audit cadangan aset dengan cara yang aman dan efisien, tanpa mengungkapkan informasi yang sensitif kepada pihak ketiga atau publik. Harap diperhatikan bahwa kepemilikan aset perusahaan Tokocrypto dicatat dalam akun terpisah dan tidak menjadi bagian dari perhitungan Proof of Reserves.
Untuk melihat data Proof of Reserves yang dirilis Tokocrypto yang mengimplementasikan Merkle Tree dan zk-SNARKs bisa langsung mengunjungi link https://www.tokocrypto.com/en/proof-of-reserves. Bagi yang ingin melakukan verifikasi bisa mengikuti tutorial yang ada pada linkini.
Tokocrypto juga menjalankan Proof of Reserves untuk stablecoin BIDR yang diaudit bekerja sama dengan Kantor Akuntan Publik (KAP) independen yang dilakukan setiap semester sejak tahun 2020. Data tersebut bisa diakses melalui https://tokocrypto.com/report.
Komitmen Tokocrypto
Selain Proof of Reserves, untuk memastikan keamanan dan transparansi, Tokocrypto telah mengambil beberapa langkah penting dalam operasional perusahaan. Berikut ini adalah beberapa tindakan yang diambil oleh Tokocrypto untuk menunjukkan komitmennya:
Sistem Keamanan Tingkat Tinggi
Tokocrypto mengimplementasikan sistem keamanan multi-layer untuk melindungi data dan transaksi pengguna. Sistem ini mencakup enkripsi data, proteksi API, dan penggunaan teknologi keamanan canggih seperti sistem deteksi intrusi dan firewall.
Tokocrypto telah berhasil meraih sertifikasi ISO 27017 dan ISO 27001, yang merupakan standar internasional untuk manajemen keamanan informasi. Dengan sertifikasi ini, menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan sistem manajemen keamanan informasi yang komprehensif dan efektif.
Transparansi Pasar
Tokocrypto berkomitmen untuk menyediakan informasi yang akurat dan transparan tentang pasar aset kripto. Pengguna dapat mengakses data historis dan real-time tentang harga aset kripto, volume perdagangan, dan informasi lainnya melalui platform.
Edukasi Pengguna
Tokocrypto juga berkomitmen untuk meningkatkan pemahaman pengguna tentang aset kripto dan risiko yang terkait dengannya. Perusahaan ini menyediakan sumber daya pendidikan melalui blog, webinar, dan materi edukasi lainnya untuk membantu pengguna membuat keputusan yang lebih baik dalam berinvestasi aset kripto.
Dukungan Pelanggan yang Responsif
Tokocrypto menyediakan dukungan pelanggan yang cepat dan responsif untuk membantu pengguna mengatasi masalah yang mungkin mereka alami. Tim Customer Support terlatih untuk membantu pengguna dalam berbagai situasi, mulai dari masalah teknis hingga pertanyaan seputar aset kripto.
Dengan langkah-langkah ini, Tokocrypto menunjukkan komitmen seriusnya untuk menjaga keamanan dan transparansi dalam layanan aset kripto yang ditawarkan. Perusahaan berdedikasi untuk terus mengembangkan dan memperkuat sistem keamanan dan transparansi mereka, sehingga pengguna dapat memiliki kepercayaan penuh.
Warren Buffett baru-baru ini menjual saham senilai US$ 13,3 miliar melalui perusahaan investasinya, Berkshire Hathaway. Langkah Warren Buffett ini menimbulkan kekhawatiran tentang dampak yang mungkin terjadi pada pasar kripto, termasuk Bitcoin.
Buffett yang merupakan sosok investor legendaris dan CEO Berkshire Hathaway dilaporkan telah menjual saham senilai $13,3 miliar. Penjualan besar-besaran ini telah membuat para investor khawatir tentang kemungkinan dampak negatif pada Bitcoin dan aset berisiko lainnya.
Berkshire Hathaway, perusahaan investasi yang dipimpin oleh Buffett, mengungkapkan penjualan saham besar-besaran dalam laporan keuangan terbarunya. Penjualan ini mencakup beberapa perusahaan teknologi dan keuangan, termasuk Apple, Bank of America, dan Wells Fargo.
Pada saat yang sama, Buffett juga mengurangi kepemilikan sahamnya di beberapa perusahaan lain, seperti Chevron dan General Motors. Langkah ini menunjukkan bahwa investor legendaris ini mungkin melihat gejolak di pasar keuangan dan mencari perlindungan dengan menjual saham-saham tersebut.
Tidak hanya itu, Buffett juga telah mengurangi investasi Berkshire Hathaway dalam emas dan meningkatkan posisi tunai perusahaan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa Buffett mungkin melihat adanya gejolak ekonomi yang lebih besar di depan.
Bagi para investor Bitcoin dan aset berisiko lainnya, langkah Buffett ini bisa menjadi tanda peringatan. Selama bertahun-tahun, Buffett telah dikenal sebagai kritikus Bitcoin dan aset kripto lainnya. Namun, penjualan saham besar-besaran ini mungkin menunjukkan bahwa Buffett melihat adanya risiko di pasar secara keseluruhan, bukan hanya di sektor kripto.
Meskipun demikian, tidak semua analis sepakat bahwa penjualan saham Buffett merupakan tanda buruk bagi pasar keuangan. Beberapa menganggap langkah ini sebagai taktik jangka pendek yang mungkin tidak memiliki dampak jangka panjang yang signifikan pada aset berisiko, termasuk Bitcoin.
Namun, para investor harus tetap waspada dan mempertimbangkan tindakan Buffett ini sebagai potensi tanda peringatan. Dalam situasi seperti ini, penting bagi para investor untuk mengelola risiko dengan cermat dan mempertimbangkan kemungkinan dampak negatif dari penjualan saham besar-besaran oleh Warren Buffett pada aset berisiko seperti Bitcoin dan kripto lainnya.
Meningkatnya kemungkinan resesi global juga berisiko memberikan tekanan penurunan pada Bitcoin, dengan korelasi 100 minggu dengan Nasdaq mencapai level tertinggi sekitar 0,42%. Selain itu, analis Bloomberg Intelligence, Mike McGlone memperkirakan bahwa harga BTC kemungkinan akan menjadi indikator utama jatuhnya saham.
“Bitcoin dapat mempercepat penurunan untuk aset berisiko — Jika yang terburuk belum berakhir untuk aset berisiko, Bitcoin dapat memimpin lebih rendah,” komentar McGlone dikutip Cointelegraph.
Dalam jangka pendek, ada sedikit ekspektasi dari laporan Indeks Harga Konsumen AS pada 10 Mei tentang penurunan inflasi pada bulan April. Menurut survei Bloomberg, para ekonom memperkirakan CPI inti tetap tidak berubah di sekitar 5%, menunjukkan kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Kapitalisasi pasar token BRC-20 telah melonjak dalam beberapa hari terakhir karena para investor menaikkan nilai ORDI dan MEME, yaitu kripto berbasis Bitcoin. Demam token meme melanda Bitcoin, karena kapitalisasi pasar token berbasis BRC-20 yang dibangun di atas blockchain kripto terkemuka mendekati US$ 1 miliar.
BRC-20 adalah standar token pada blockchain Bitcoin, dinamai berdasarkan ERC-20 Ethereum. Gagasan BRC-20 adalah membuat token yang sepadan melalui protokol Ordinals. Namun, token BRC-20 tidak menggunakan smart contract. Mereka membutuhkan wallet Bitcoin untuk mencetak dan memperdagangkan token.
Menurut catatan resmi saat ini ada sebanyak 14.079 token berbeda telah dicetak menggunakan standar BRC-20. Belasan ribu token tersebut kini mencapai kapitalisasi pasar mendekati US$ 1 miliar. Kegemaran koin meme telah berkontribusi pada kenaikan biaya transaksi yang signifikan bagi para penambang.
Token kripto yang berbasis BRC-20 kini tengah popular, terutama setelah munculnya memecoin baru-baru ini, telah menghasilkan lebih dari 8.000 token unik menggunakan standar BRC-20, dengan mayoritas memecoin seperti Ordinals (ORDI) dan Memetic (MEME).
Dibandingkan dengan ratusan ribu token ERC-20 di Ethereum hingga hanya 8.000 BRC-20, tim peneliti BingX berkomitmen untuk melakukan analisis menyeluruh terhadap berbagai proyek BRC20. Sangat penting bahwa penelitian dilakukan segera untuk memastikan token basis BRC-20 ini memiliki keunggulan strategis sekaligus memberi investor maupun trader pengalaman investasi yang aman.
Menurut situs brc-20.io, yang melacak pasar yang baru lahir untuk token yang dicetak pada blockchain Bitcoin, kapitalisasi pasar dari semua token BRC-20 digabungkan dengan total sekitar US$ 991 juta, saat tulisan ini dibuat. Pasar telah melonjak nilainya, serta jumlah token yang beredar, selama beberapa hari terakhir.
Kependekan dari “Bitcoin Request for Comment,” BRC-20 adalah kerangka kerja eksperimental untuk membangun token yang dapat dipertukarkan pada Bitcoin menggunakan Ordinals , protokol yang memungkinkan orang untuk mencetak aset mirip NFT pada Bitcoin yang disebut prasasti.
Token BRC-20 telah ada selama dua bulan. Mereka dipelopori oleh penggemar data on-chain bernama Domo, yang mengambil inspirasi dari standar token ERC-20 di Ethereum dan meluncurkan token yang disebut ORDI pada 8 Maret.
Sejak itu, Ordi telah mencapai kapitalisasi pasar sekitar $400 juta, menurut brc-20.io. Token BRC-20 lainnya seperti PEPE (token yang berbeda dari token meme Ethereum yang saat ini sedang populer dengan nama yang sama), MEME, PIZA, dan DOMO telah mengikutinya saat Bitcoin melewati jenis mania koin meme yang telah mencengkeram crypto yang lebih luas. Pasar di masa lalu dengan Dogecoin, Shiba Inu, dan BONK .
Volatilitas token BRC-20 menyoroti sifat yang muncul dari ruang Ordinals, karena prasasti berbasis teks — yang digunakan untuk membuat dan memperdagangkan token — mengambil alih dan prasasti berbasis gambar menjadi kurang umum. Kemarin, lebih dari 399.000 prasasti berbasis teks dibandingkan dengan 20 prasasti berbasis gambar, menurut data dari Dune.
Popularitas token BRC-20 berdampak nyata pada transaksi Bitcoin, secara keseluruhan. Pada hari Minggu, 65% dari transaksi Bitcoin terkait dengan token BRC-20, menurut dasbor Dune lainnya, dan bursa kripto terkemuka Binance menghentikan penarikan Bitcoin secara singkat karena kemacetan jaringan.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Volume perdagangan meme coinPepe (PEPE) menggeser aset kripto XRP dan BNB yang memiliki kapitalisasi pasar lebih tinggi. Sebelumnya, PEPE, aset kripto yang terinspirasi dari meme populer Pepe the Frog, telah mengalami lonjakan nilai yang luar biasa, mendorongnya masuk ke dalam daftar eksklusif 100 mata uang kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, menurut Coingecko.
Akun Twitter Big Dawg, yang pertama kali menunjukkan volume perdagangan PEPE dalam 24 jam mencapai US$ 2,37 miliar yang mengejutkan lagi ini lebih dari tiga kali lipat US$ 710 juta yang dicatat oleh XRP pada hari yang sama dan mengecilkan US$ 540 juta BNB.
Ini menempatkan PEPE pada posisi ketiga di antara non-stablecoin dalam hal volume perdagangan terbesar rentang waktu 24 jam. Meskipun volumenya agak menurun, PEPE terus melampaui volume perdagangan aset utama, termasuk XRP, karena pada saat penulisan, volume perdagangan 24 jam PEPE telah melewati US$ 1,2 miliar, sedangkan volume XRP adalah US$ 1,1 miliar.
Mayoritas volume perdagangan PEPE berasal dari Binance, yang baru-baru ini mengumumkan rencana untuk mendaftarkan koin meme di Innovation Zone pada 5 Mei. Pengumuman Binance untuk mendaftarkan kripto yang terinspirasi meme diikuti oleh pengumuman dari beberapa platform perdagangan utama lainnya , termasuk KuCoin dan Crypto.com.
Penting untuk dicatat bahwa volume perdagangan PEPE yang unggul dibandingkan dengan XRP, bukan karena minat yang berkurang, melainkan minat yang luar biasa pada PEPE.
PEPE, seperti yang dilaporkan CryptoGlobe, adalah koin meme popular yang terinspirasi oleh meme terkenal dan karakter kartun Pepe the Frog , dan diperkenalkan ke pasar pada 17 April 2023. Meskipun ada peringatan tentang kemampuan potensial pemilik kontrak untuk mengubah pajak transaksi dan fungsi daftar hitam, pasar PEPE telah mengalami ledakan yang luar biasa. Sekarang menjadi 100 aset digital teratas setelah beberapa daftar bursa kripto terpusat.
Sebelumnya, investor kripto yang beruntung tampaknya berhasil mengubah investasi hanya 0,125 ETH di PEPE menjadi US$ 1,14 juta yang mengejutkan hanya dalam hitungan hari dengan membelinya pada waktu yang tepat.
Maraknya kripto berbasis meme telah menjadi fenomena di dunia keuangan digital. Dalam beberapa tahun terakhir, seperti Dogecoin (DOGE) yang terinspirasi oleh meme melihat popularitasnya meledak sebagai saingan termasuk Shiba Inu (SHIB), Babydoge (BABYDOGE), Wojak (WOJAK), dan ArbDoge, telah dibuat dan mendapatkan perhatian yang signifikan.
Meme coin telah menjadi sensasi karena cryptocurrency ini menawarkan kesempatan kepada investor untuk mendapatkan keuntungan finansial yang signifikan, seperti yang ditunjukkan oleh kisah sukses PEPE baru-baru ini.
Namun, kenaikan pesat dan potensi volatilitas koin meme juga menimbulkan risiko yang signifikan bagi investor, terutama mereka yang mungkin baru mengenal dunia kripto, karena banyak yang berakhir rugi setelah membeli.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Perusahaan akuntan publik, Deloitte telah mengintegrasikan teknologi blockchain untuk memungkinkan pelanggan menyimpan kredensial verifikasi dalam satu wallet digital. Langkah ini dilakukan untuk merampingkan proses verifikasi yang “biasanya tidak efisien.”
Dalam pernyataan resminya, Deloitte mengumumkan telah mengintegrasikan teknologi KILT Protocol — Polkadot parachain — untuk memungkinkan penerbitan kredensial digital yang dapat digunakan kembali kepada pelanggannya. Integrasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi proses verifikasi Know Your Customer (KYC) dan Know Your Business (KYB) Deloitte .
Deloitte mengatakan proses standar dan “biasanya tidak efisien,” termasuk sertifikat KYC dan KYB yang diterbitkan di atas kertas, dan permintaan verifikasi identitas yang memerlukan banyak poin data ketika hanya satu yang diperlukan, seringkali menciptakan “pekerjaan ekstra dalam proses.”
Transformasi
Deloitte mengumumkan telah mengintegrasikan teknologi KILT Protocol untuk memungkinkan penerbitan kredensial digital. Sumber: Polkadot.
Selain itu, prosedur verifikasi tradisional dapat menyimpan data dan informasi pribadi di berbagai platform dan basis data, menempatkan privasi data konsumen dalam risiko.
Kredensial akan melayani berbagai kasus penggunaan, termasuk kepatuhan terhadap peraturan untuk perbankan dan keuangan terdesentralisasi (DeFi), verifikasi usia untuk e-commerce, login pribadi, dan penggalangan dana.
Meskipun dompet akan disimpan di perangkat pelanggan dan tetap berada di bawah kendali mereka setiap saat, Deloitte tetap memiliki kemampuan untuk memodifikasi jika keadaan berubah, sebagaimana tercantum dalam pernyataan:
“Kredensial ditandatangani secara digital oleh Deloitte. Deloitte dapat mencabut kredensial menggunakan teknologi blockchain jika kondisi pelanggan telah berubah setelah kredensial dikeluarkan.”
Perusahaan menambahkan bahwa tidak diperlukan pengetahuan sebelumnya tentang blockchain dari pelanggan untuk menyiapkan dompet kredensial.
Pendiri KILT Protokol, Ingo Rübe mengatakan bahwa solusi identitas yang disederhanakan yang dibangun di atas KILT memungkinkan pelanggan untuk menggunakan kredensial digital yang dapat diverifikasi di berbagai layanan sambil mempertahankan kontrol “atas kapan dan di mana berbagi informasi pribadi.”
Sebagai parachain Polkadot, ia juga menyediakan “skala dan keamanan yang dibutuhkan oleh mitra perusahaan,” jelas Rübe dikutip cointelegraph.
Polkadot tweet tak lama setelah pengumuman pada 4 Mei, mengatakan bahwa Deloitte memanfaatkan solusi KILT untuk mendukung proses KYC dan KYB sangat penting untuk melindungi dirinya dari aktivitas ilegal. Ini muncul setelah laporan pada 26 April bahwa ada lebih dari 300 peluang kerja terkait crypto tersedia di Deloitte, dengan hampir semuanya diposting di minggu yang sama.
Sementara itu, mencari lowongan pekerjaan terkait kripto di firma akuntansi Empat Besar lainnya, Ernst & Young, KPMG dan PricewaterhouseCoopers, tidak menunjukkan hasil.
Bitcoin pada hari ini Senin (8/5) mengalami koreksi setelah sideways, selama satu pekan kemarin dan tidak mengalami lonjakan transaksi. Bitcoin kembali turun di bawah US$ 28.500 dan terus melakukan penurunan secara signifikan. Koreksi ini disebabkan karena adanya lonjakan transaksi di jaringan Bitcoin dengan total transaksi yang belum diselesaikan per hari ini yaitu lebih dari 390.000 transaksi dengan total block yang perlu diselesaikan sebesar 179 block.
Trader Eksternal Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, melihat hal tersebut juga menyebabkan adanya efek “bottleneck,” yang membuat kemacetan transaksi di jaringan Bitcoin. Untuk menyelesaikan transaksi ini diperlukan tambahan satu hari dengan catatan hari ke depannya tidak ada transaksi di Bitcoin. Karena kebanyakan transaksi ini membuat biaya pengiriman Bitcoin mengalami lonjakan hampir 330%. Biaya normal ketika jaringan Bitcoin berjalan normal hanya sebesar US$ 0,16-US$ 0,4 dan untuk pengiriman instan sebesar US$ 2,2-US$ 2,5, namun sekarang untuk penyelesaian transaksi instan lebih dari US$ 8 per transaksi.
We’ve temporarily closed #BTC withdrawals due to the large volume of pending transactions.
Our team is currently working on a fix and will reopen $BTC withdrawals as soon as possible.
Hal ini terjadi juga pada bursa kripto, Binance yang memiliki total transaksi aset kripto tertinggi di dunia membatasi penarikan Bitcoin di platformnya karena ada masalah dengan transaksi pending yang terjadi di jaringan blockchain Bitcoin. Tentu ini menjadi isu yang buruk, karena dana mereka tidak bisa ditarik dalam bentuk Bitcoin. Sehingga para trader dan investor menjual Bitcoin mereka karena masalah ini, membuat harga BTC terjun 2,8 persen pada hari ini. Binance juga telah memberikan komitmen bahwa aset kripto milik mereka tetap ama. Binance per hari ini, 2x membatasi penarikan Bitcoin dan belum ada keterangan hingga kapan untuk pembukaan penarikan kembali.
Pasar Aset Kripto mengalami pemerosotan efek dari terganggunya jaringan Bitcoin sehingga menimbulkan lonjakan transaksi pada hari ini. Dominan harga mengalami koreksi dengan rata rata penurunan sebesar 2-4% untuk aset yang berada di top 10 berdasarkan kapitalisasi pasar. Bitcoin berada pada harga US$ 28,344, ETH US$ 1,865, BNB $320 dan XRP US$ 0,439. Kapitalisasi aset bitcoin dengan dominasi sebesar 46,39%.
Sentimen Pasar Kripto
Sentimen lainnya yang berdampak pada pasar kripto adalah Ketua The Fed, Jerome Powell memperingatkan, jika Amerika Serikat gagal bayar terhadap utangnya, maka akan terjadi bencana ekonomi dan keuangan. Ekonomi AS sedang di tahap yang mengkhawatirkan karena funds rate dari The Fed berada pada 5-5,25 persen yang merupakan titik tertinggi setelah agustus 2007 lalu.
Tentu kenaikan ini membuat bank-bank yang berada di AS mengalami pemerosotan harga saham lebih dari -50 persen dengan pencatatan 778 bank. Banyak negara juga mulai meninggalkan dollar AS (dedollarisasi). Ini merupakan ancaman yang nyata untuk ekonomi AS dan mungkin menjadi kabar baik untuk pasar aset kripto dan bisa saja menjadi sentimen tambahan ketika Bitcoin bull run di 2024
Fear & Greed Bitcoin Index by alternative.me.
Sentimen positif aset kripto mengalami penurunan dibanding dengan minggu lalu yang sempat mencoba retest harga di US$ 30.000 namun hanya mencapai $29800. pada saat ini Fear and Greed Index berada pada poin 64. Per Senin (8/5) mengalami penurunan empat poin akibat adanya penurunan hari ini dan sentimen buruk tentang terkendalanya jaringan blockchain Bitcoin. Diprediksi akan terjadi penurunan lanjutan untuk poin Fear and Greed index.
Untuk pekan ini bisa menjadi minggu yang tenang bagi pasar kripto. Tidak ada indikator ekonomi AS yang menarik minat investor. Hanya satu laporan ekonomi terkait core CPI AS yang melihatkan kenaikan harga konsumen bisa menjadi fokus perhatian investor, karena para ekonom akan mencoba untuk mengukur apakah pasar kerja yang lebih kuat dari perkiraan menambah kekakuan inflasi di AS.
Analisis Pergerakan Harga BTC, ADA, JASMY
Bitcoin(BTC) Potensi Terkoreksi
BTC/USDT Binance by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.
Bitcoin terkonfirmasi breakdown dari channel nya dan potensi koreksi harga ke harga US$ 25.000. Namun sebelum ke harga ini tentu ada beberapa support seperti pada harga US$ 27.300 sebagai support terakhir sebelum jatuh ke harga US$ 25.300. Pada area US$ 27.000 Bitcoin kemungkinan akan mengalami sideways dan pull back sedikit.
Untuk para trader diharapkan memperhatikan kunci support pada harga US$ 27.300 dan US$ 25.000. Apabila trader scalper bisa menunggu pada area tersebut untuk melakukan pembelian atau Dollar Cost Averaging (DCA). Secara jangka panjang Bitcoin tetap pada track on bullish, namun untuk kuartal kedua diprediksi akan mengalami penurunan harga
PancakeSwap adalah platform pertukaran desentralisasi pertama dan terbesar yang ada di jaringan Binance Smart Chain. Native tokennya bernama CAKE potensi mengalami koreksi yang sangat dalam diakibatkan adanya pengajuan proposal untuk insentif bagi liquidity provider dan orang yang stake CAKE. Proposal ini mengubah APY dan APR yang sebelumnya berkisar 60%-90% per tahun menjadi 10-18% pertahun. Penurunan APR dan APY ini disebabkan karena pengembang CAKE ingin mengurangi efek inflasi dari token yang tercetak di blockchain dan sepenuhnya reward bagi stakers hanya dari fee transaksi di platform Pancakeswap saja.
Dengan adanya perubahan ini maka CAKE sudah tidak menarik lagi bagi stakers dan investor. Maka secara berjamaah mulai meninggalkan CAKE dan mencari DEX lain dengan APR dan APY yang lebih menarik seperti Biswap. Token CAKE mengalami penurunan lebih dari -45% setelah proposal ini di luncurkan. Cake terus menyentuh swing low-nya dan bahkan kemungkinan CAKE akan terus mengalami penurunan harga di bawah US$ 1.
DOGE/USD Binance by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.
Pergerakan DOGE potensi mengalami penurunan walaupun akhir-akhir ini sedang booming token kripto meme seperti PEPE, MONK, dan FLOKI. Namun, DOGE sebagai inisiator token meme pertama mengalami pelemahan. Ada banyak sebab penurunan ini seperti DOGE sudah tidak booming, adanya kompetitor proyek memecoin lain serta kondisi pasar aset kripto seperti Bitcoin yang mengalami pelemahan.
Potensi penurunan DOGE berada di harga US$ 0,0664. Memang secara fundamental, token memecoin hampir tidak ada fungsinya kecuali untuk keperluan transaksi komunitasnya. DOGE juga perlu sentimen tambahan seperti sentimen dari Elon Musk untuk menaikkan harga. Token memecoin tidak cocok untuk disimpan jangka waktu lama karena bersifat gambling dan minim utilitas. Bahkan proyek yang memiliki utilitas juga bisa mengalami penurunan hingga di bawah harga pembukaan pasarnya. Namun bagi trader, koin meme dinilai memiliki fluktuasi yang bagus untuk hedging atau sekadar scalping.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Ada sejumlah aset kripto yang memiliki potensi untuk mengalami kenaikan di minggu kedua bulan Mei ini. Meski begitu perlu analisa dan riset mendalam untuk melihat potensi kripto lebih jauh lagi agar tidak salah perhitungan.
Volatilitas Bitcoin (BTC) telah menyusut lebih lanjut minggu ini dan berada di jalur untuk membentuk pola inside-bar pada grafik mingguan. Meskipun bull merasa sulit untuk melewati rintangan overhead di zona US$ 30.000 hingga US$ 31.000, tapi tanda positifnya adalah bahwa mereka belum menyerah pada bear.
Bukan hanya pasar aset kripto, bahkan indeks saham AS, seperti S&P 500 telah bergerak sideways dalam rentang pendek selama beberapa hari terakhir. Ini menunjukkan bahwa pasar sedang menunggu pemicu untuk memulai langkah arah selanjutnya.
Dikutip Cointelegraph, sementara aksi harga jangka pendek tidak pasti, analis mendapatkan bullish untuk jangka panjang. Sebagian besar kripto utama menyerah selama seminggu terakhir, masih ada beberapa kantong kekuatan. Mari kita menganalisis grafik dari lima kripto yang mungkin potensi bullish dalam jangka pendek.
Analisis Harga Bitcoin
Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.
Bitcoin turun tajam dari garis resistensi pola segitiga simetris pada 6 Mei, menunjukkan bahwa bears tidak mau membiarkan bulls lewat. Positif minor adalah bahwa bulls telah membeli penurunan ke garis support segitiga seperti yang terlihat dari ekor panjang pada kandil hari ini.
Rata-rata pergerakan eksponensial 20 hari yang datar (US$ 28.819) dan indeks RSI di dekat titik tengah tidak memberi sinyal keuntungan yang jelas baik untuk bulls maupun bears. Jika harga menembus di bawah segitiga, itu akan menunjukkan bahwa beruang sedang mencoba untuk merebut kendali. Pasangan BTC/USDT pertama-tama mungkin jatuh ke US$ 26.942 dan kemudian ke US$ 25.250.
Di sisi lain, penembusan dan penutupan di atas segitiga akan menunjukkan bahwa kenaikkan telah menyerap pasokan. Itu mungkin memulai reli ke US$ 32.400 di mana bears kembali diharapkan untuk meningkatkan pertahanan yang kuat.
Ethereum (ETH) menghadapi penolakan kuat di atas resistensi psikologis di US$ 2.000 pada 7 Mei. Ini menunjukkan bahwa bears belum menyerah dan mereka terus melindungi level resistensi overhead. EMA 20 hari (US$ 1.903) telah mendatar dan RSI mendekati titik tengah, menunjukkan bahwa pasangan ETH/USDT mungkin tetap terikat dalam kisaran dalam waktu dekat. Batas kisarannya bisa antara US$ 2.000 dan US$ 1.785.
Konsolidasi tepat di bawah titik tertinggi lokal adalah tanda positif. Ini menunjukkan bahwa kenaikan tidak terburu-buru untuk membukukan keuntungan, meningkatkan kemungkinan penembusan di atas US$ 2.200.
Sebaliknya, jika harga anjlok di bawah US$ 1.785, ini menunjukkan bahwa bears telah mengambil kendali. Itu bisa mulai jatuh ke US$ 1.619.
Analisis Harga Monero
Grafik harian XMR/USDT. Sumber: TradingView.
Monero (XMR) sedang mencoba untuk tetap di atas rata-rata pergerakan, menunjukkan bahwa sapi jantan sedang mencoba untuk bangkit kembali. MA 20 hari yang datar (US$ 156) dan RSI tepat di atas titik tengah menunjukkan keseimbangan antara penawaran dan permintaan. Jika pembeli mendorong harga XMR di atas garis leher dari pola kepala dan bahu terbalik, keuntungan akan menguntungkan mereka.
Pasangan XMR/USDT kemudian dapat memulai pergerakan naik baru. Ada resistensi kecil di US$ 181 tetapi jika dilewati, pasangan dapat mencapai US$ 187.
Sebaliknya, jika harga turun dari level saat ini atau garis leher, ini akan menunjukkan bahwa beruang tetap aktif di level yang lebih tinggi. Penjual kemudian akan mencoba menarik harga di bawah support US$ 149, membuka pintu untuk penurunan ke US$ 130.
Analisis Harga OKB
Grafik harian OKB/USDT. Sumber: TradingView.
OKB (OKB) diperdagangkan di dalam pola segitiga simetris besar. Umumnya, dalam pengaturan ini, trader membeli di dekat garis support dan menjual di dekat resistance. Bear mencoba untuk mempertahankan harga OKB di bawah SMA 50-hari (US$ 45,57) sementara bull mencoba merebut kembali level tersebut. Jika harga muncul dari level saat ini atau rebound dari garis support, itu akan menyarankan permintaan di level yang lebih rendah.
Jika pembeli mendorong harga di atas EMA 20 hari (US$ 46,87), itu akan menunjukkan bahwa pasangan OKB/USDT dapat memperpanjang masa tinggalnya di dalam segitiga untuk beberapa waktu lagi.
Bertentangan dengan asumsi ini, jika bears menenggelamkan harga di bawah segitiga, ini akan menunjukkan bahwa pengaturan telah berperilaku sebagai pola pembalikan. Itu bisa memulai tren turun baru yang kemungkinan akan menarik pasangan ini ke US$ 37.
Rocket Pool (RPL) terlihat kuat karena diperdagangkan di atas moving average. Ini menunjukkan bahwa sapi jantan membeli saat turun. Kenaikan harus mendorong harga di atas resistensi overhead di US$ 53,45 untuk memberi sinyal bahwa fase korektif mungkin telah berakhir. Pasangan RPL/USDT setelah itu dapat mencoba naik ke US$ 58.
Kemungkinan lain adalah harga RPL naik dari EMA 20 hari (US$ 48,36) tetapi turun dari US$ 53,45. Itu akan menunjukkan kemungkinan aksi terikat kisaran antara SMA 50-hari (US$ 46,13) dan US$ 53,45 untuk beberapa waktu.
Penembusan dan penutupan di bawah SMA 50-hari akan menjadi indikasi pertama bahwa bear sedang memegang kendali. Itu akan membuka pintu untuk potensi kripto penurunan ke US$ 37.
Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website Tokocrypto, Instagram, Twitter, serta komunitas Tokocrypto.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Pasar aset kripto potensi diterjang badai koreksi. Dalam 24 jam terakhir Bitcoin dan aset kripto lain mengalami penurunan harga yang sangat bearish dengan penurunan rata-rata 2-4%. Total dominasi Bitcoin berada pada 46.09 persen. Dominasi aset kripto mengalami penurunan kecuali BNB, XEC dan BTT. Bahkan untuk stablecoin seperti USDC, USDT dan DAI juga mengalami koreksi.
“Momen ini artinya indikasi bahwa banyak investor yang exit dari pasar aset kripto. Untuk skemanya, jika investor memindahkan aset mereka yang sebelumnya Bitcoin ke stablecoin, maka stablecoin akan menguat dan Bitcoin akan melemah begitu sebaliknya. Namun jika dua-duanya turun maka kemungkinan investor cash out aset mereka ke dalam bentuk fiat,” kata Trader Eksternal Tokocrypto, Fyqieh Fachrur.
Dalam dua hari terakhir kapitalisasi pasar aset kripto mengalami penurunan sebesar -4.12% dan kehilangan US$ 48 miliar, Kejadian ini mirip seperti penurunan harga yang terjadi pada 19 April 2023. Penurunan kapitalisasi dari US$ 1,19 Miliar ke US$ 1,14 miliar yang signifikan ini membuat sebagian besar aset kripto mengalami koreksi dan potensi penurunan kapitalisasi bisa terjadi kedepannya.
Selasa (2/5) Bitcoin Fear and Greed index berada pada poin 55 terus turun dari posisi kemarin di 63 poin. Penurunan sentimen ini diakibatkan Bitcoin mengalami break out dan tertatih menuju area resisten pada harga US$ 30.000.
Namun saat ini Bitcoin kembali ke harga di bawah US$ 29.000. Prediksi fear and greed index ke depan akan mengalami penurunan. Walaupun saat ini tidak ada berita FUD tentang Bitcoin dan pasar aset kripto, namun pergerakan chart dan candlestick menunjukan bahwa Bitcoin akan melakukan penurunan akibat aksi taking profit oleh investor.
Proyeksi Bulan Mei
Pergerakan market kripto pada bulan April cukup menggembirakan. Bitcoin alami kinerja positif selama empat bulan berturut-turut yang belum pernah terjadi sebelumnya menandakan potensi akhir dari pasar bearish. Secara historis, tren ini tidak pernah mengarah ke posisi terendah baru, yang menunjukkan bahwa pasar bearish Bitcoin mungkin sudah berakhir.
Namun, hanya waktu yang akan menentukan apakah pola ini berlaku dan pasar bearish Bitcoin berakhir mulai Mei ini, karena makroekonomi kini menghadapi tantangan yang signifikan. Data ekonomi AS yang terbaru menunjukan The Fed masih mendukung sikap hawkish.
Prediksi suku bunga acuan The Fed akan berada pada 5,25%, naik dari 5% yang membuat Bitcoinbisa tertekan dan pasar kripto akan koreksi. Jika memang benar suku bunga naik sesuai prediksi, maka Bitcoin akan terkoreksi, namun jika suku bunga tetap atau turun maka BTC kemungkinan akan mengalami kenaikan.
Inflasi AS telah melambat mengikuti upaya konsisten dari The Fed ini melalui kenaikan suku bunga yang ditargetkan. Meskipun terjadi perlambatan, inflasi masih lebih tinggi dari kisaran yang diproyeksikan. Hal ini yang diperkirakan BTC belum akan lepas dari sentimen bearish ke depannya.
Pergerakan BTC sampai pertengahan Mei diprediksi masih tetap berada di level resisten kuat US$ 30.000. Bila terjadi penurunan target terdekat di harga US$ 27.000. Namun, masa depan Bitcoin dan kripto lainnya masih ditentukan juga oleh beberapa sentimen seperti situasi sistem perbankan yang mulai terguncang dan perbedaan pendekatan peraturan yang diambil oleh berbagai negara.
Analisis Pergerakan Harga BTC, ARB dan BNB
Bitcoin(BTC)
BTC/USD Index 4H by Fyqieh Fachrur Rossy – Tradingview.com.
Dini hari Senin 1 Mei 2023, Bitcoin mengalami apresiasi kenaikan harga yang membuat orang FOMO dan membicarakan bahwa BTC diprediksi akan meroket ke harga US$ 32.000 dalam waktu beberapa hari saja. Hal ini disebabkan karena Bitcoin telah breakout dari symetrical triangel pattern dan langsung naik dari harga US$ 29.250 ke harga US$ 29.960 kurang dari satu hari. Kenaikan sebesar 2,5% ini membuat BTC dibicarakan dantrending di Twitter dengan 211.000 tweet.
Berdasarkan teknikal, Bitcoin terkonfirmasi bearish timeframe empat jam Death Cross – Simple Moving Average 100. Support SMA 100 ini berada pada harga US$ 28.916 dan harga saat ini US$ 28.600. Untuk Support SMA 200 berada pada harga US$ 28.759, secara teknikal kripto BTC terkonfirmasi bearish atau koreksi dalam minggu ini dengan potensi penurunan sebesar 10% namun tidak menutup kemungkinan harga bisa naik. Salah satu pemicu kenaikan jika FOMC menurunkan suku bunga bank pada 4 Mei.
Data on-chain pada Cryptoquant, Bitcoin exchange netflow cenderung ditutup positif dalam sebulan terakhir. Penutupan positif pada Bitcoin exchange netfow mengindikasikan adanya inflow yang lebih tinggi dibandingkan dengan arus keluar (outflow). Ini jadi sinyal hati-hati bagi para pelaku pasar karena kemungkinan akan adanya penjualan terhadap Bitcoin yang dikirim ke exchange.
Arbitrum (ARB)
ARB/USD 4H Timeframe by Fyqieh Fachrur Rossy – Tradingview.com.
Arbitrum merupakan aset kripto yang booming pada awal April lalu, disebabkan karena airdropyang diberikan kepada para trader yang sudah turut andil dalam mencoba jaringan test net-nya. Nominal yang didapatkan cukup fantastis dari US$ 500-US$ 1500 per akun. Sehingga ARB menjadi perbincangan di seluruh dunia dan menjadi hot news aset kripto. Namun, dibalik airdrop ini tentu ada potensi penekanan harga yang akan terjadi ke depannya.
Pergerakan kripto ARB akan mengalami bearish atau koreksi dalam dua minggu ke depan dengan potensi penurunan sebesar 18% ke harga US$ 6.32. Potensi ini juga didukung dengan tembus nya bearish rising wedge. Untuk target penurunan terdekatnya pada harga US$ 7,16. Namun jika ARB menembus harga US$ 8, maka target kenaikannya akan berada di harga US$ 9.
BNB/USD 4H Binance by Fyqieh Fachrur Rossy – Tradingview.com.
Aksi harga BNB akan mengalami kenaikan yang signifikan akibat adanya launchpool yang baru diumumkan pada hari minggu 30 Mei 2023. Ketika diumumkan maka harga BNB langsug melonjak dari harga US$ 318 menjadi US$ 336 dengan kenaikan lebih dari 4%. Tentu dengan kenaikan ini membuat BNB lebih stabil dibanding aset kripto lainnya. Target kenaikan BNB masih berada pada harga US$ 350. Namun ada resisten yang cukup kuat di harga US$ 340 yang membuat Bitcoin memantul kembali ke bawah.
Secara teknikal, BNB berada diatas Simple Moving Average 100 di harga support US$ 331,1 dan Simple Moving Average 200 di harga support US$ 323,5 dan terindikasi bullish kuat.dalam minggu ini.
Binance meluncurkan binance launch pool SUI, Sui juga termasuk trending topik seperti Arbitrum yang mengalami kenaikan luar biasa setelah launchpad kemarin. Bahkan SUI jauh lebih susah didapatkan dibanding ARB karena proyek ini memanfaatkan ICO dan Launchpad di beberapa pertukaran aset kripto besar seperti Binance, Okex, Bybit. Harga penawaran perdana nya di harga US$ 0,1 dengan kemungkinan setelah launching di pasart maka harga bisa mencapai US$ 2 per token SUI. Potensi kenaikan sebesar 2000%.
Investor atau trader bisa memanfaatkan fitur Price Alert yang telah hadir di Tokocrypto. Price Alert adalah fitur pengingat untuk memberi tahu pengguna, ketika harga aset kripto tertentu sudah mencapai target.
Jika menggunakan fitur Price Alert, pengguna akan mendapatkan notifikasi yang muncul secara real-time ketika harga sudah menyentuh target yang telah kamu tentukan. Dengan begitu, pengguna tidak ketinggalan momentum beli dan jual di harga yang sesuai. Untuk informasi lebih lanjut dan cara menggunakan fitur ini bisa mengakses link berikut ini.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.