Tag Archives: gelar akademik

Kemenag Buka Beasiswa Non-gelar ke Inggris Khusus Santri, Ditutup 31 Agustus


Jakarta

Kementerian Agama (Kemenag) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuka pendaftaran program beasiswa non-gelar, Santri International Fellowship 2024 ke Coventry University, Inggris. Pendaftaran dibuka hingga 31 Agustus melalui tautan https://beasiswa.kemenag.go.id/.

Seperti namanya, program ini bukanlah pendidikan yang menghasilkan gelar akademik. Melainkan berbentuk program pelatihan dan pertukaran gagasan antara pemuka agama lain tentang moderasi beragama dan berbagai aspeknya di Coventry University, Inggris.

Kampus ini dipilih karena berfokus terhadap relasi antar umat beragama secara internasional. Di akhir kegiatan, peserta diharapkan bisa membuat rancangan kerja berupa kegiatan lanjutan dari program ini selama di Inggris.


Berminat untuk mendaftar? Dikutip dari postingan Instagram Beasiswa Santri, Kamis (29/8/2024) berikut informasi syarat dan jadwal pendaftarannya.

Syarat Pendaftaran Santri International Fellowship 2024

Syarat Umum

  1. Warga Negara Indonesia yang menetap di Indonesia dan tidak memiliki status kewarganegaraan ganda.
  2. Pendaftaran berasal dari pesantren yang telah terdaftar di Kementerian Agama.
  3. Terdaftar sebagai santri, mahasantri, atau pengelola pondok pesantren.
  4. Bersedia menulis esai terkait dengan moderasi beragama.
  5. Memiliki kemampuan membaca dan memahami kitab kuning.
  6. Memiliki sertifikat bahasa Inggris dengan ketentuan TOEFL 450/IELTS 5.5.
  7. Memiliki wawasan dan komitmen implementasi nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil’alamin.
  8. Memiliki wawasan dan komitmen implementasi nilai-nilai moderasi beragama, nasionalisme, patriotisme, serta integritas.
  9. Diusulkan dan mendapat izin serta rekomendasi dari pimpinan pesantren untuk melaksanakan program secara luring di Coventry University, Inggris.

Syarat Dokumen

  1. Scan Asli Pas Foto Berwarna ukuran 3×4
  2. Scan Asli Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  3. Scan Asli Ijazah pendidikan terakhir
  4. Scan Asli Piagam atau Sertifikat Prestasi Akademik dan/atau Non Akademik (jika ada)
  5. Scan Asli Sertifikat Bahasa Inggris TOEFL 450/IELTS 5.5.
  6. Scan Asli Surat Pengantar Pesantren ditandatangani oleh pimpinan Pesantren
  7. Scan Asli SK pengangkatan Guru/Pengasuh Pesantren (jika peserta merupakan guru/pengasuh pesantren)
  8. Scan Asli Surat Rekomendasi dari Pesantren asal ditandatangani oleh pimpinan Pesantren
  9. Scan Asli Piagam/SK Ijin Operasional Pesantren
  10. Scan Asli Surat Pernyataan Komitmen dan
  11. Integritas bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan pendaftar bersangkutan
  12. Draft Esai Moderasi Beragama.

Komponen Pendanaan Santri International Fellowship 2024

  • Biaya program pendidikan
  • Biaya hidup selama di Inggris
  • Biaya visa
  • Biaya transportasi
  • Biaya asuransi

Jadwal Program Santri International Fellowship 2024

  • Pendaftaran: hingga 31 Agustus 2024
  • Seleksi administrasi: 1-4 September 2024
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 5 September 2024
  • Seleksi wawancara: 11 September 2024
  • Pengumuman kelayakan mengikuti program: 13 September 2024
  • Pengurusan dokumen: 13 September – 10 Oktober 2024
  • Masa pelatihan: 12 Oktober-2 November 2024

Informasi lebih lengkap bisa dilihat di bit.ly/bookletsif24. Selamat mendaftar!

(det/nwy)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / element5

Beasiswa LPDP Dana Abadi Pesantren 2024 ke Amerika, Santri-Guru Cek Ya!


Jakarta

Kementerian Agama (Kemenag) bersama Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan buka pendaftaran beasiswa Dana Abadi Pesantren Non-Gelar Micro-credential 2024. Sesuai namanya, beasiswa ini ditujukan kepada santri, mahasantri, guru, hingga pengasuh pesantren.

Sebagai informasi, micro-credential adalah program pendidikan/pelatihan jangka pendek dengan topik materi pendidikan dan pelatihan yang bersifat teknis dan spesifik. Micro-credential juga bersifat non-gelar, dalam artian peserta yang telah menyelesaikan pendidikan tidak memperoleh gelar akademik.

Penerima beasiswa akan belajar selama 2 bulan di American Islamic College (AIC). Selama program, peserta akan bertukar ide dan gagasan, terutama tentang wawasan internasional, kehidupan beragama, dan strategi untuk menanamkan sikap moderat pada masyarakat melalui agen moderasi beragama.


Usai program, peserta diharapkan bisa menjadi agen yang moderat dalam wawasan internasional dan kehidupan beragama bagi sekitarnya.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi Pusaka hingga 7 September 2024. Siap mendaftar? Berikut informasinya, dikutip dari postingan Instagram Beasiswa Santri dan buku panduan Program Beasiswa Non-Gelar (Amerika), Rabu (4/9/2024).

Syarat Daftar Beasiswa LPDP Non-Gelar Micro-credential Amerika 2024

Syarat Umum

  1. Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Berusia sekurang-kurangnya 22 tahun dan maksimal 40 tahun saat mendaftar.
  3. Diutamakan mahasantri yang dalam masa studi di Ma’had Aly Marhalah Ula.
  4. Sudah lulus pendidikan tingkat ulya/aliyah/menengah atas saat mendaftar.
  5. Guru, pengelola, dan pengasuh di pesantren diperkenankan mendaftar dengan ketentuan telah terdaftar di Kementerian Agama. Hal ini dibuktikan dengan kepemilikan Nomor Statistik Pesantren (NSP) dan aktif melakukan pemutakhiran data pada EMIS Ditjen Pendidikan Islam.
  6. Memiliki akhlak terpuji dan layak mengikuti seleksi program.
  7. Direkomendasikan oleh pimpinan pesantren dibuktikan dengan surat rekomendasi dari pimpinan pesantren asal.
  8. Memiliki kemampuan berbahasa asing (Inggris/Arab).
  9. Memiliki kemampuan membaca dan memahami Kitab Kuning.
  10. Memiliki wawasan dan komitmen implementasi nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil’alamin.
  11. Mendapat izin dari pimpinan pesantren untuk melaksanakan program secara luring di Amerika.
  12. Memiliki wawasan dan komitmen implementasi nilai-nilai moderasi beragama, nasionalisme, patriotisme, dan integritas.
  13. Memiliki paspor dan masih aktif dalam 8 bulan ke depan.

Syarat Dokumen

  1. Isian data diri pendaftar
  2. Pas foto ukuran 3×4
  3. Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP), jika belum punya bisa digantikan dengan Akta Kelahiran
  4. Scan Kartu Keluarga
  5. Scan asli ijazah pendidikan terakhir
  6. Scan asli piagam atau sertifikat prestasi akademik dan/atau non akademik
  7. Scan asli sertifikat bahasa Inggris TOEFL minimal 450 dan IELTS minimal 5.5
  8. Scan asli surat pengantar pesantren bermeterai Rp 10.000 ditandatangani oleh pimpinan pesantren
  9. Scan asli surat rekomendasi dari pesantren asal ditandatangani oleh pimpinan pesantren
  10. Scan asli surat pernyataan kebenaran data dan dokumen bermeterai Rp 10.000 ditandatangani peserta
  11. Scan asli surat pernyataan komitmen bermeterai Rp 10000 ditandatangani peserta
  12. Scan asli SK pengangkatan guru/pengasuh pesantren
  13. Scan asli piagam/SK izin operasional pesantren
  14. Esai tentang moderasi beragama (1.000-1.500 kata)

Komponen Pendanaan Beasiswa Non-Gelar Micro-credential Amerika 2024

Berbagai manfaat yang akan diterima peserta melalui beasiswa ini, yakni:

  • Biaya pendidikan
  • Biaya hidup di Amerika Serikat
  • Biaya visa
  • Biaya transportasi
  • Biaya asuransi
  • Biaya mobilisasi.

Jadwal Pelaksanaan Beasiswa LPDP Micro-credential Amerika 2024

  • Pendaftaran: hingga 7 September 2024
  • Verifikasi, validasi data, dan seleksi dokumen: 8-9 September 2024
  • Pengumuman hasil seleksi berkas: 11 September 2024
  • Seleksi wawancara: 15-16 September 2024
  • Pengumuman hasil seleksi wawancara: 19 September 2024
  • Pemberkasan dokumen, pengurusan visa, dan lainnya: 25 September 2024
  • Pelaksanaan program: Oktober-November 2024

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui tautan bit.ly/bookletdng06. Semoga berhasil detikers!

(det/twu)



Sumber : www.detik.com

RI Sediakan 100 Kuota Beasiswa Doktor ke Rusia, Juga Akan Padankan Gelar Akademik



Jakarta

Pendidikan tinggi menjadi salah satu dari empat dokumen kerja sama yang dipertukarkan Indonesia-Rusia dalam lawatan Presiden Prabowo pada Kamis (19/6/2025) lalu. Indonesia menyediakan kuota beasiswa doktor ke Rusia hingga akan memadankan gelar akademik.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengungkapkan pemerintah Indonesia akan menyediakan 100 kuota beasiswa untuk mengambil gelar Doktor ke Rusia.

“Seleksi peserta beasiswa pemerintah Rusia dapat melibatkan Kemdiktisaintek, dan menjadikan program beasiswa tersebut sebagai salah satu bentuk dukungan atas kebijakan pemerintah Indonesia,” jelas Menteri Brian dilansir dari situs Kemendiktisaintek, Jumat (20/6/2025), dikutip dan ditulis Rabu (25/6/2025).


Brian juga menegaskan gelar sarjana bagi mahasiswa yang melanjutkan studinya ke jenjang Magister, nantinya bisa diakui dan diberikan dalam bentuk ijazah Sarjana. Pengaturan, pengakuan bersama, serta kualifikasi, dan gelar akademik Indonesia-Rusia saat ini tengah dalam proses finalisasi.

Indonesia dan Rusia, lanjut Brian, harus dapat melakukan program pendanaan riset bersama untuk para profesor.

Rencana ini sebagai bentuk komitmen untuk implementasi kerja sama yang hendak dilakukan oleh kedua belah pihak dengan adanya payung kerja sama yang telah sah ditandatangani. Brian yang ikut dalam lawatan Prabowo ke Rusia menyampaikan hal ini setelah bertemu Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia Valery Falkov di St Petersburg.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia, Valery Nikolaevich Falkov disela-sela rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto ke Rusia, Jumat (20/6/2025).Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia, Valery Nikolaevich Falkov disela-sela rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto ke Rusia, Jumat (20/6/2025). Foto: Dok. Kemdiktisaintek

“Tingkat partisipasi peserta Indonesia, atas beasiswa Pemerintah Rusia bertumbuh sangat pesat dan Saya harapkan jumlah ini akan terus bertambah,” ujar Falkov.

Falkov juga menyampaikan agar pemerintah Indonesia dapat membuka peluang lebih besar bagi peserta beasiswa Indonesia untuk belajar di Rusia.

Brian juga mengungkapkan Falkov akan berkunjung ke Indonesia yang direncanakan Oktober 2025. Kunjungan ini untuk penandatanganan dokumen perjanjian pengakuan bersama serta kualifikasi dan gelar akademik Indonesia-Rusia.

“Indonesia dan Rusia sepakat menjalin kerja sama strategis di bidang pendidikan tinggi. Kesepakatan ini saya tandatangani bersama Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia, Valery Falkov, di Saint Petersburg, sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral berbasis pengetahuan dan riset,” tutur Brian.

Sebelumnya ada 4 dokumen kenegaraan kerja sama yang dipertukarkan antara Indonesia-Rusia dalam lawatan Presiden Prabowo yakni:

1. Persetujuan antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia dan Kementerian Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia tentang Kerja Sama di Bidang Pendidikan Tinggi.

2. Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan Kementerian Perhubungan Federasi Rusia tentang Kerja Sama di Sektor Transportasi.

3. Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia dan Kementerian Pengembangan Digital, Komunikasi, dan Media Massa Federasi Rusia tentang kerja sama di bidang pengembangan digital dan media massa.

4. Nota Kesepahaman antara Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (DANANTARA) dan Joint Stock Company “Management Company of Russian Direct Investment Fund”.

(nwk/pal)



Sumber : www.detik.com