Tag Archives: kripto

3 Altcoin Perp DEX Ini Nomor 1 Naik 55% dalam 7 Hari

Sektor Perpetual Decentralized Exchange (Perp DEX) kembali mencuri perhatian pasar kripto. Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru, terdapat 3 altcoin kategori Perp DEX yang saat ini mendominasi dan menunjukkan pergerakan signifikan dalam 7 hari terakhir.

Berikut rangkuman 3 top Perp DEX coins berdasarkan market capitalization dikutip CoinMarketCap.

1. RollX (ROLL) Pimpin Kapitalisasi Pasar

RollX (ROLL) menjadi Perp DEX coin terbesar saat ini dengan kapitalisasi pasar mencapai $24,104,069. Harga ROLL tercatat di level $0.1555.

Dalam periode 24 jam, ROLL melonjak 32.41%, sementara dalam 7 hari terakhir mencatatkan kenaikan tajam sebesar 55.58%. Volume perdagangan 24 jam mencapai $2,192,404,982, dengan suplai beredar sebanyak 155M ROLL dari total 13.60B.

Kinerja ini menempatkan RollX sebagai aset paling agresif di sektor Perp DEX saat ini.

Baca juga: Investor Mulai Lirik, 3 Altcoin Perp DEX Ini Tunjukkan Performa Kuat

2. MUX Protocol (MCB) Bertahan di Posisi Kedua

Di posisi kedua terdapat MUX Protocol (MCB) dengan kapitalisasi pasar $9,417,646. Harga MCB berada di angka $2.46.

Pergerakan harga MCB relatif stabil dengan kenaikan 0.51% dalam 24 jam dan 0.03% dalam 7 hari. Total suplai beredar tercatat sebanyak 3.82M MCB, menjadikan aset ini tergolong berkapitalisasi menengah di sektor Perp DEX.

3. VOOI (VOOI) Catat Lonjakan Mingguan

VOOI menempati posisi ketiga dengan kapitalisasi pasar $3,131,158 dan harga $0.01282. Meski kenaikan harian hanya 0.44%, VOOI mencatat lonjakan signifikan 19.80% dalam 7 hari.

Volume perdagangan 24 jam VOOI mencapai $5,554,531, dengan suplai beredar 244.21M VOOI dari total 432.55M.

Kesimpulan

Pergerakan data menunjukkan sektor Perp DEX coins mulai kembali aktif, dipimpin oleh RollX, disusul MUX Protocol dan VOOI. Lonjakan mingguan dan volume besar mengindikasikan meningkatnya minat pasar terhadap aset derivatif berbasis decentralized exchange.

Namun, investor tetap disarankan memperhatikan volatilitas tinggi yang melekat pada sektor ini sebelum mengambil keputusan.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Anjlok di Bawah US$0,13, Ancaman ke US$0,10 Makin Nyata

Dogecoin kembali tertekan seiring melemahnya pasar kripto global. Aset kripto bertema meme ini tercatat jatuh di bawah level psikologis US$0,13, memicu kekhawatiran pelaku pasar akan potensi penurunan lanjutan menuju area US$0,10.

Penurunan Dogecoin terjadi sejalan dengan tekanan yang juga dialami Bitcoin dan Ethereum. DOGE tercatat menembus sejumlah level support penting, dimulai dari US$0,1350 yang kemudian memicu gelombang aksi jual lanjutan. Harga terus merosot melewati support US$0,1300 dan US$0,1250 sebelum menyentuh titik terendah di kisaran US$0,1154.

Analisis Harga Dogecoin

Hingga waktu penulisan, Dogecoin diperdagangkan di level US$0,1276 atau melemah sekitar 7,13% dalam 24 jam terakhir. Harga juga masih berada di bawah rata-rata pergerakan sederhana (SMA) 100 jam, mengindikasikan dominasi tekanan bearish dalam jangka pendek.

Dilaporkan Coinpaper, upaya pemulihan sempat terjadi ketika DOGE naik di atas US$0,1220 dan menembus level Fibonacci retracement 23,6% dari penurunan US$0,1512 ke US$0,1154. Namun, penguatan tersebut dinilai terbatas.

Level resistensi terdekat berada di area US$0,130. Jika mampu ditembus, DOGE berpeluang menguji resistance berikutnya di US$0,1330 yang bertepatan dengan level Fibonacci 50%. Area ini menjadi titik krusial bagi pembeli untuk membalikkan tren turun.

Apabila tekanan beli berlanjut, Dogecoin masih harus menghadapi hambatan di US$0,1350 dan garis tren turun. Penutupan harga di atas level tersebut berpotensi membuka jalan menuju US$0,1380 hingga US$0,140, dengan target lanjutan di US$0,1420.

Baca juga: Sinyal 2021 Terulang? RSI Dogecoin Oversold, Target Harga $0,70

Level Penting Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Di sisi lain, risiko penurunan tetap tinggi apabila harga gagal bertahan di atas US$0,1300. Support terdekat berada di US$0,1250, diikuti US$0,1220. Zona krusial selanjutnya berada di US$0,120. Jika level ini ditembus, tekanan jual diperkirakan meningkat dan dapat mendorong DOGE turun ke US$0,1150 bahkan US$0,1135.

Indikator teknikal turut mengonfirmasi kondisi lemah. MACD per jam DOGE/USD masih berada di zona bearish dengan momentum yang terus menurun. Sementara itu, Relative Strength Index (RSI) berada di bawah level 50, menandakan penjual masih menguasai pergerakan harga dalam jangka pendek.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Solana Tertekan di US$130, Sentimen Pasar Memburuk

Harga Solana (SOL) kembali melemah di tengah sentimen pasar yang memburuk. Pada perdagangan Senin, SOL tercatat turun sekitar 3%, melanjutkan penurunan 4% yang terjadi sehari sebelumnya. Pelemahan ini sejalan dengan tekanan pasar kripto secara luas yang dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Eropa terkait isu Greenland.

Data pasar derivatif menunjukkan bias bearish yang semakin kuat. Dalam 24 jam terakhir, likuidasi posisi long Solana mencapai US$59,08 juta, jauh melampaui likuidasi short yang hanya sebesar US$1,38 juta. Kondisi ini mencerminkan dominasi tekanan jual di kalangan trader.

Kontrak Berjangka SOL Turun

Baca juga: Pendiri Solana:Upgrade Kunci Bertahan Hidup, SOL Bergerak di $142

Selain itu, Open Interest (OI) kontrak berjangka SOL turun sekitar 7% menjadi US$8,19 miliar. Penurunan ini mengindikasikan berkurangnya minat risiko dan eksposur modal trader terhadap Solana. Tingkat pendanaan (funding rate) yang berada di level negatif, yakni -0,0004%, semakin menegaskan dominasi posisi jual di pasar derivatif.

Dari sisi institusional, Exchange Traded Fund (ETF) spot Solana di Amerika Serikat sebenarnya mencatat arus masuk dana sebesar USD 46,88 juta pada pekan lalu. Namun, perubahan dinamika pasar dan meningkatnya tekanan global berpotensi menggerus kepercayaan investor institusi dan memicu aksi jual lanjutan. Perlu dicatat, pasar AS tutup pada Senin karena libur Martin Luther King Jr. Day, yang dapat memengaruhi volume dan arah perdagangan.

Secara teknikal, Solana masih berada dalam tekanan kuat. Harga saat ini bergerak di kisaran US$130, berada di bawah Exponential Moving Average (EMA) 20 hari dan 50 hari yang berada di area US$137–138. Kondisi ini memperkuat bias penurunan dalam jangka pendek.

Analisis Teknikal Solana

Dilaporkan FXStreet, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) menunjukkan persilangan ke bawah garis sinyal, dengan histogram yang berubah negatif, menandakan meningkatnya momentum bearish. Sementara itu, Relative Strength Index (RSI) berada di level 45 dan bergerak turun di bawah garis tengah, mengonfirmasi melemahnya kekuatan beli.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika tekanan jual berlanjut, Solana berisiko menembus pola rounding bottom yang terbentuk sejak 18 Desember dan berpotensi turun mendekati level terendah Desember di kisaran US$116. Sebaliknya, dari sisi atas, area resistensi terdekat berada di zona pasokan sekitar US$148. Penembusan yang kuat di atas level tersebut dapat membuka peluang kenaikan menuju EMA 200 hari di sekitar US$159.

Untuk saat ini, arah pergerakan Solana masih didominasi sentimen negatif, dengan pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati menanti perkembangan kondisi global dan sinyal lanjutan dari pasar kripto.

Baca juga: Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Ambruk Lebih dari 4%, Ini Biang Kerok Kejatuhan Crypto Hari Ini

Pasar kripto mengalami tekanan tajam pada Minggu malam (19/1/2026) waktu global. XRP menjadi salah satu aset yang paling terpukul, anjlok lebih dari 4% ke kisaran USD 1,97, seiring aksi jual besar-besaran yang juga menyeret Bitcoin dan Ethereum.

Dalam waktu singkat, total kapitalisasi pasar kripto turun hampir 3% ke level USD 3,13 triliun. Investor terlihat buru-buru mengurangi risiko setelah sentimen global memburuk dan pasar keuangan tradisional ikut melemah.

XRP Tertekan Usai Bitcoin Jebol Support

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Penurunan harga XRP terjadi tak lama setelah Bitcoin gagal bertahan di atas level teknikal penting. Bitcoin turun lebih dari 2,5% dalam 24 jam terakhir ke area USD 92.500. Kegagalan BTC menutup pekan di atas USD 94.000 memicu kepanikan trader jangka pendek, yang kemudian merembet ke altcoin utama seperti XRP.

Begitu Bitcoin menembus support, tekanan jual pada XRP meningkat tajam. Volume likuidasi di pasar derivatif mempercepat kejatuhan harga, membuat XRP mencatat penurunan lebih dalam dibandingkan sebagian aset kripto besar lainnya.

Baca juga: Harga XRP Anjlok Sinyal Balik Arah Muncul, Aliran Dana ETF Melejit 47%!

Ethereum Ikut Terseret, Pasar Masuk Mode Risk-Off

Dilaporkan Trading View, Ethereum juga tak luput dari tekanan, turun lebih dari 3% dan diperdagangkan di sekitar USD 3.200. Pelemahan ini menegaskan bahwa pasar kripto secara keseluruhan sedang berada dalam mode risk-off, di mana investor menghindari aset berisiko tinggi.

Kritikus Bitcoin sekaligus pendukung emas, Peter Schiff, turut menyoroti situasi ini. Melalui media sosial, ia menyebut bahwa emas dan perak justru mencetak rekor tertinggi baru, sementara Bitcoin dan kripto bergerak ke arah sebaliknya.

Ketegangan Perdagangan Global Picu Kepanikan

Sentimen negatif diperburuk oleh kekhawatiran baru terkait potensi konflik dagang antara Amerika Serikat dan Uni Eropa. Isu ini mendorong aliran dana keluar dari aset berisiko seperti kripto dan masuk ke aset lindung nilai, termasuk logam mulia.

Dalam waktu sekitar 90 menit, pasar kripto kehilangan hampir USD 130 miliar nilai kapitalisasi. Data menunjukkan sekitar USD 546 juta posisi long terlikuidasi, menandakan tingginya penggunaan leverage yang memperparah penurunan harga XRP dan aset kripto lainnya.

Oversold, Tapi XRP Masih Rentan

Meski indikator teknikal menunjukkan kondisi pasar mulai mendekati jenuh jual (oversold), volatilitas diperkirakan masih tinggi. Indeks Fear and Greed berada di level 45 atau netral, membuka peluang pantulan jangka pendek, namun belum cukup kuat untuk menjamin pemulihan berkelanjutan.

Analis menilai kejatuhan XRP dan kripto hari ini lebih dipicu faktor makroekonomi, tekanan leverage, dan kerusakan teknikal, bukan oleh masalah fundamental di dalam industri kripto itu sendiri. Pelaku pasar kini menunggu apakah Bitcoin mampu kembali ke zona USD 93.000–USD 94.000 sebagai penentu stabilitas lanjutan, yang juga akan sangat memengaruhi arah harga XRP ke depan.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Anjlok ke $92.394, Tekanan Kembali

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin kembali berada di bawah tekanan.

Di Tokocrypto, harga Bitcoin tercatat di level $92.394,15 per BTC, atau melemah 2,76% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan ini memangkas sebagian kenaikan yang sempat terbentuk sebelumnya dan menandakan bahwa pasar kripto kembali diliputi sentimen hati-hati.

Dengan kapitalisasi pasar sebesar $1,845 triliun dan volume perdagangan 24 jam mencapai $30,03 miliar, aktivitas transaksi masih tergolong tinggi.

Lonjakan volume di tengah penurunan harga sering diartikan sebagai meningkatnya aksi jual, baik dari trader jangka pendek maupun investor yang mengamankan profit.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 19 Januari 2026: Bitcoin Koreksi di Bawah $95.000

Tekanan Intraday: Dari $95.491 Turun ke Area $92.000

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin sempat bergerak di kisaran yang cukup lebar. Harga tertinggi tercatat di $95.491,51, sebelum akhirnya tertekan hingga menyentuh level terendah $92.089,25.

Penurunan tajam dari area atas ini memperkuat indikasi bahwa zona $95.000 kini berperan sebagai resistance kuat.

Koreksi harian sebesar $2.624 menunjukkan bahwa volatilitas masih tinggi.

Meski begitu, pergerakan ini belum menghapus struktur pasar sepenuhnya, melainkan menempatkan Bitcoin kembali ke area psikologis krusial di sekitar $92.000–$93.000.

Kinerja Historis: Bulanan Positif, Kuartalan Masih Lemah

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika ditarik lebih jauh, performa Bitcoin masih terlihat campuran. Dalam 30 hari terakhir, BTC masih mencatat kenaikan 4,88%, menandakan bahwa tren jangka pendek belum sepenuhnya bearish.

Namun, tekanan lebih jelas terlihat pada timeframe menengah, dengan penurunan 15,73% dalam 90 hari terakhir.

Sementara itu, dalam 60 hari, pergerakan relatif datar dengan koreksi tipis 0,22%.

Data ini menunjukkan bahwa pasar sedang berada dalam fase transisi, di mana investor belum sepenuhnya menentukan apakah Bitcoin akan kembali membangun tren naik yang kuat atau melanjutkan fase koreksi yang lebih panjang.

Volume Meningkat, Pasar Didorong Aksi Jual

Salah satu sorotan utama hari ini adalah volume perdagangan yang menembus $30 miliar.

Dibanding hari-hari dengan pergerakan datar, angka ini tergolong tinggi dan mengindikasikan meningkatnya aktivitas pasar.

Volume besar yang disertai penurunan harga sering kali mencerminkan distribusi, yaitu kondisi ketika sebagian pelaku pasar melepas asetnya.

Namun di sisi lain, volume tinggi juga dapat menjadi awal dari fase akumulasi jika pembeli mulai masuk di area harga yang dianggap menarik.

Posisi Fundamental: Bitcoin Tetap Dominan

Meski harga terkoreksi, posisi Bitcoin secara fundamental masih sangat kuat.

Dengan suplai beredar 19,98 juta BTC, sekitar 95,13% dari total suplai maksimum 21 juta BTC, tingkat kelangkaan Bitcoin semakin nyata.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh saat ini berada di kisaran $1,94 triliun, mencerminkan potensi valuasi maksimum jika seluruh suplai telah beredar.

Faktor suplai terbatas inilah yang masih menjadi daya tarik utama bagi investor jangka panjang, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Analisis Teknikal Singkat: Support Krusial di $92.000

Dari sudut pandang teknikal, area $92.000 kini menjadi support jangka pendek yang sangat penting.

Penembusan kuat ke bawah level ini berpotensi membuka ruang koreksi lanjutan menuju zona psikologis yang lebih rendah.

Sebaliknya, jika Bitcoin mampu bertahan dan membentuk pantulan dari area ini, peluang rebound tetap terbuka, dengan resistance terdekat kembali berada di kisaran $94.500–$95.500.

Kenaikan di atas zona tersebut, terutama jika disertai lonjakan volume beli, dapat menjadi sinyal awal pemulihan.

Perubahan harga 7 hari terakhir yang masih positif 0,8% menunjukkan bahwa secara mingguan pasar belum sepenuhnya kehilangan keseimbangan, meskipun tekanan harian sedang mendominasi.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Bertahan di $95.087, Turun Tipis

Analisa harga BTC hari ini menegaskan bahwa Bitcoin sedang menghadapi fase koreksi aktif, dengan penurunan 2,76% ke level $92.394 dan volume perdagangan yang meningkat signifikan.

Pasar tampak tengah menguji kekuatan support penting, sementara pelaku pasar menanti apakah area ini akan menjadi titik balik atau justru membuka jalan bagi penurunan lanjutan.

Dalam situasi seperti ini, kehati-hatian tetap menjadi kunci. Beberapa hari ke depan diperkirakan akan sangat menentukan arah pergerakan Bitcoin selanjutnya, apakah kembali membangun momentum naik atau melanjutkan tekanan yang lebih dalam.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Anjlok 7,5%, 3 Faktor Ini Jadi Penyebab Utama

Harga Pi Network (PI) kembali menjadi sorotan setelah mencatatkan penurunan tajam dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data Coinmarketcap pada Senin (19/1), harga PI turun 7,5% dalam sehari dan memperpanjang pelemahan mingguan menjadi 9,7%.

Kinerja ini jauh lebih buruk dibanding pasar kripto secara keseluruhan yang rata-rata hanya terkoreksi sekitar 2,8%, menandakan adanya tekanan spesifik pada aset ini.

Pelemahan Pi Network bukan sekadar mengikuti arus koreksi pasar, melainkan dipicu oleh kombinasi faktor fundamental dan teknikal.

Setidaknya ada tiga penyebab utama yang saat ini membebani pergerakan harga PI: tekanan unlock token, lemahnya volume serta sentimen, dan kerusakan struktur teknikal.

Baca Juga: Harga Pi Network Terkoreksi Tipis 0,56%: Pasokan Membengkak

Tekanan Unlock Token Masih Membayangi

Salah satu faktor paling dominan dalam tekanan harga Pi Network adalah arus unlock token yang terus berlangsung.

Setiap hari, jutaan token PI baru masuk ke pasar melalui skema unlock dan migrasi. Sepanjang Januari 2026 saja, lebih dari 100 juta token PI dilaporkan telah dilepas ke peredaran.

Masuknya suplai baru dalam jumlah besar ini menciptakan ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan.

Ketika minat beli tidak tumbuh seiring dengan peningkatan suplai, harga cenderung tertekan.

Banyak pemegang awal memilih menjual token yang baru terbuka untuk merealisasikan keuntungan atau mengurangi eksposur risiko, sehingga memicu tekanan jual berkelanjutan.

Dalam konteks pasar kripto, kondisi oversupply seperti ini sering menjadi penghambat utama pemulihan harga.

Selama laju unlock belum melambat atau diimbangi oleh utilitas nyata yang mendorong permintaan, potensi rebound PI akan tetap terbatas.

Volume Lemah dan Sentimen Pasar Negatif

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Faktor kedua datang dari sisi aktivitas pasar. Volume perdagangan PI dalam 24 jam terakhir tercatat sekitar $23,5 juta, relatif rendah jika dibandingkan dengan kapitalisasi pasarnya yang mencapai sekitar $1,58 miliar.

Rasio perputaran (turnover ratio) hanya berada di kisaran 1,5%, yang mencerminkan likuiditas tipis dan minat beli yang lemah.

Volume rendah membuat pergerakan harga lebih rentan terhadap tekanan jual. Dalam kondisi seperti ini, aksi jual dalam jumlah sedang saja sudah cukup untuk mendorong harga turun signifikan.

Selain itu, minimnya katalis positif: seperti pengumuman besar, ekspansi ekosistem, atau listing baru di bursa utama yang membuat sentimen investor cenderung bearish.

Ketika pasar kekurangan narasi positif, dominasi penjual menjadi lebih kuat. Hal ini menjelaskan mengapa setiap upaya pantulan harga PI sejauh ini cepat tertahan dan kembali dibalas oleh tekanan jual.

Breakdown Teknikal Perburuk Kondisi

Dari sisi teknikal, Pi Network juga menunjukkan sinyal yang mengkhawatirkan.

Harga PI dilaporkan telah menembus ke bawah support psikologis $0,20 dan sempat menyentuh area sekitar $0,188.

Penurunan di bawah level penting ini memicu stop-loss otomatis dan aksi jual algoritmik, yang semakin mempercepat koreksi.

Indikator teknikal seperti RSI 7-hari di sekitar 23,91 menandakan kondisi oversold. Secara teori, level ini bisa memicu pantulan teknikal jangka pendek. Namun, masalahnya terletak pada lemahnya momentum.

Tanpa dukungan volume dan katalis fundamental, kondisi oversold sering kali hanya menghasilkan konsolidasi singkat, bukan pembalikan tren yang kuat.

Dalam jangka pendek, area $0,185 kini menjadi support krusial. Jika level ini gagal dipertahankan, tekanan lanjutan masih sangat mungkin terjadi.

Baca Juga: Harga Pi Network Melemah 1,43%: Tekanan Sentimen Bearish

Penurunan harga Pi Network saat ini mencerminkan lingkaran tekanan yang sulit diputus: suplai terus bertambah, permintaan lemah, dan struktur teknikal rusak.

Selama faktor-faktor ini belum berubah, risiko penurunan lanjutan masih lebih besar dibanding peluang reli kuat. Fokus pasar kini tertuju pada dua hal utama:

  1. Apakah PI mampu bertahan di atas area support $0,185, dan
  2. Apakah akan muncul katalis baru, seperti pembaruan ekosistem atau peningkatan utilitas, yang bisa membangkitkan kembali minat investor.

Tanpa perubahan signifikan di sisi fundamental maupun sentimen, pergerakan PI dalam waktu dekat diperkirakan masih akan didominasi volatilitas tinggi dengan kecenderungan melemah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Turun ke $3.205, Sentimen Pasar Melemah

Harga Ethereum (ETH) hari ini kembali mengalami tekanan setelah terkoreksi hampir 3% dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data pasar terbaru via Tokocrypto pada Senin (19/1), ETH diperdagangkan di kisaran $3.205,55 per koin, dengan kapitalisasi pasar sekitar $386,89 miliar.

Meski harga melemah, aktivitas pasar justru menunjukkan dinamika tinggi, tercermin dari volume perdagangan 24 jam yang mencapai $21,67 miliar.

Koreksi ini menambah daftar volatilitas Ethereum dalam beberapa pekan terakhir, di tengah kondisi pasar kripto yang masih berjuang mencari arah setelah reli kuat di awal tahun.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Bertahan di Atas $3.300, Sinyal Kuat?

Performa Harga Ethereum Terbaru

Secara harian, ETH tercatat turun sekitar $96,21 atau -2,91%.

Dalam 24 jam terakhir, harga bergerak di rentang $3.181,67 (terendah) hingga $3.367,17 (tertinggi), menandakan volatilitas yang cukup lebar.

Jika dilihat dalam perspektif yang lebih panjang, pergerakan Ethereum masih menunjukkan gambaran yang beragam:

  • 7 hari: +1,47%
  • 30 hari: +7,57%
  • 60 hari: +5,35%
  • 90 hari: -18,52%

Data ini menunjukkan bahwa meskipun ETH masih mencatatkan kenaikan dalam jangka pendek hingga menengah, tren 90 hari terakhir masih berada di wilayah negatif, menandakan pasar belum sepenuhnya pulih dari tekanan koreksi besar sebelumnya.

Kapitalisasi Pasar Besar, Likuiditas Tetap Kuat

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dengan kapitalisasi pasar hampir $387 miliar, Ethereum tetap kokoh di peringkat kedua aset kripto terbesar di dunia, tepat di bawah Bitcoin.

Jumlah pasokan beredar 120,69 juta ETH mencerminkan struktur pasar yang relatif stabil, meskipun mekanisme burn dan staking di jaringan Ethereum terus memengaruhi dinamika suplai.

Volume perdagangan yang menembus $21 miliar per hari menegaskan bahwa Ethereum masih menjadi salah satu aset kripto paling likuid.

Volume tinggi di tengah penurunan harga sering kali menandakan adanya distribusi, yakni investor mengambil keuntungan atau mengurangi eksposur setelah kenaikan sebelumnya.

Namun di sisi lain, likuiditas besar juga membuka peluang bagi pergerakan cepat ketika sentimen mulai membaik.

Analisis Teknis: Area Kunci yang Perlu Diperhatikan

Dari sudut pandang teknikal, area $3.180–$3.200 kini menjadi support jangka pendek yang sangat penting. Selama ETH mampu bertahan di atas zona ini, peluang konsolidasi atau pantulan teknikal masih terbuka.

Sebaliknya, jika tekanan jual berlanjut dan harga menembus support tersebut secara meyakinkan, ETH berisiko menguji area psikologis berikutnya di sekitar $3.000.

Untuk sisi atas, zona $3.350–$3.370 menjadi resistance terdekat, sesuai dengan area tertinggi 24 jam terakhir.

Penembusan level ini dengan volume kuat akan menjadi sinyal awal bahwa pasar mulai kembali dikuasai oleh pembeli.

Faktor Fundamental Masih Menjadi Penopang

Terlepas dari koreksi harga jangka pendek, Ethereum masih didukung oleh fundamental yang kuat.

Jaringan Ethereum tetap menjadi tulang punggung utama bagi DeFi, NFT, stablecoin, dan ekosistem layer-2, yang secara kolektif menopang permintaan jangka panjang terhadap ETH.

Selain itu, mekanisme staking dan burn fee (EIP-1559) terus berperan dalam menyeimbangkan suplai, yang dalam periode tertentu bahkan membuat Ethereum bersifat deflasioner.

Faktor-faktor ini menjadi alasan mengapa banyak investor jangka panjang masih memandang koreksi sebagai fase konsolidasi, bukan akhir tren.

Namun demikian, pergerakan harga ETH dalam jangka pendek masih sangat dipengaruhi oleh sentimen makro, arus dana institusional, dan kondisi pasar kripto secara keseluruhan.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Stabil di $3.303, Meski Momentum Terbatas

Harga Ethereum hari ini yang turun ke kisaran $3.205 mencerminkan fase koreksi sehat setelah pergerakan fluktuatif sebelumnya.

Meskipun sentimen jangka pendek tampak melemah, volume besar dan posisi pasar yang dominan menunjukkan bahwa minat terhadap ETH belum surut.

Dalam waktu dekat, perhatian investor akan tertuju pada kemampuan Ethereum untuk mempertahankan area support $3.180–$3.200.

Jika bertahan, peluang rebound masih terbuka. Namun jika gagal, pasar perlu bersiap menghadapi volatilitas lanjutan.

Seperti biasa di dunia kripto, pergerakan cepat dapat terjadi kapan saja.

Oleh karena itu, pemantauan data harga, volume, dan sentimen pasar menjadi kunci bagi pelaku pasar dalam mengambil keputusan yang lebih terukur.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Vanar (VANRY) Hari Ini Naik ke $0,0102, Volume Trade $50 Juta

Harga Vanar (VANRY) hari ini menunjukkan performa positif di tengah fluktuasi pasar kripto.

Berdasarkan data terbaru di Tokocrypto pada Senin (19/1), VANRY diperdagangkan di kisaran $0,01021 per koin, mencatatkan kenaikan sekitar 6,49% dalam 24 jam terakhir.

Penguatan ini terjadi bersamaan dengan lonjakan aktivitas pasar, di mana volume perdagangan harian mencapai $50,70 juta, jauh melampaui kapitalisasi pasarnya yang berada di sekitar $22,45 juta.

Kondisi tersebut menandakan meningkatnya minat spekulatif terhadap VANRY, sekaligus memperlihatkan bahwa aset berkapitalisasi kecil ini tengah berada dalam fase volatilitas tinggi.

Baca Juga: Harga Vanar (VANRY) Hari Ini Naik 6,4% ke $0,0102, Volume Perdagangan Tembus $50 Juta

Kinerja Harga VANRY: Pulih dalam Jangka Pendek, Tekanan Masih Terasa

Secara harian, VANRY naik sekitar $0,000622, melanjutkan tren positif jangka pendek.

Dalam tujuh hari terakhir, harga tercatat melonjak +19,73%, sementara dalam 30 hari terakhir menguat +35,02%.

Ini mengindikasikan bahwa Vanar sedang mengalami fase pemulihan setelah tekanan sebelumnya. Namun, jika ditarik lebih panjang, gambaran besarnya masih menunjukkan tantangan.

Dalam 60 hari, harga VANRY masih turun -12,34%, dan dalam 90 hari terkoreksi cukup dalam, yakni -39,13%.

Artinya, reli jangka pendek saat ini lebih tepat dibaca sebagai rebound teknikal daripada pembalikan tren besar.

Dalam 24 jam terakhir, harga bergerak di rentang $0,009427 (terendah) hingga $0,011866 (tertinggi). Rentang yang lebar ini mencerminkan kuatnya tarik-menarik antara pembeli dan penjual.

Likuiditas Tinggi, Pasokan Hampir Maksimal

Pergerakan harga Vanar (VANRY/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Vanar (VANRY/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dari sisi pasar, Vanar saat ini memiliki kapitalisasi sekitar $22,44 juta, menempatkannya di peringkat sekitar ke-700 aset kripto global.

Meski kapitalisasinya relatif kecil, volume perdagangan 24 jam yang menembus $50 juta menunjukkan tingkat perputaran yang sangat tinggi.

Secara fundamental, kondisi ini sering diartikan dua hal: pertama, minat trader sedang meningkat; kedua, harga berpotensi mengalami pergerakan tajam dalam waktu singkat, baik ke atas maupun ke bawah.

Jumlah pasokan beredar VANRY mencapai 2,20 miliar token, atau sekitar 91,64% dari total pasokan maksimum 2,40 miliar token.

Dengan mayoritas suplai sudah beredar, tekanan inflasi token relatif lebih terbatas dibandingkan proyek yang masih memiliki unlock besar di depan.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) berada di sekitar $24,49 juta, tidak jauh dari kapitalisasi saat ini, yang berarti risiko dilusi tambahan relatif kecil.

Analisis Teknikal: Support Kritis dan Potensi Lanjutan

Secara teknikal, area $0,0094–$0,0096 kini menjadi zona support terdekat, sejalan dengan titik terendah 24 jam terakhir.

Selama harga mampu bertahan di atas area ini, peluang konsolidasi atau lanjutan rebound masih terbuka.

Di sisi atas, $0,0118–$0,0120 menjadi resistance jangka pendek. Level ini sebelumnya menjadi puncak intraday dan berpotensi memicu aksi ambil untung.

Jika VANRY mampu menembus resistance ini dengan volume kuat, target berikutnya secara psikologis mengarah ke area $0,013–$0,015.

Namun, mengingat posisi harga masih jauh di bawah rekor tertinggi $1,22, tren jangka panjang VANRY masih berada dalam fase pemulihan berat. Investor perlu mewaspadai reli yang didominasi spekulasi jangka pendek.

Prospek VANRY: Antara Rebound dan Risiko Volatilitas

Kenaikan harga VANRY hari ini, ditopang oleh lonjakan volume, menunjukkan bahwa Vanar kembali masuk radar trader.

Dalam jangka pendek, momentum ini bisa berlanjut jika sentimen pasar kripto secara umum mendukung dan tidak ada tekanan jual besar dari pemegang lama.

Namun, secara struktural, VANRY masih menghadapi tantangan besar untuk membalikkan tren 90 harinya yang masih negatif.

Selama belum ada katalis fundamental yang kuat atau pertumbuhan adopsi yang signifikan, pergerakan harga cenderung tetap volatile dan sensitif terhadap sentimen pasar.

Baca Juga: Peluang Untung Pekan Ini: Intip Aset Kripto yang Wajib Dipantau

Harga Vanar (VANRY) hari ini yang naik ke $0,01021 menandai fase pemulihan jangka pendek dengan volume perdagangan yang sangat tinggi.

Ini membuka peluang trading, tetapi sekaligus meningkatkan risiko volatilitas ekstrem.

Bagi pelaku pasar, area support di sekitar $0,0094 dan resistance di $0,0118 menjadi level kunci yang layak dipantau.

Ke depan, keberlanjutan reli VANRY akan sangat bergantung pada kekuatan volume, kondisi pasar kripto global, dan potensi katalis baru dari ekosistem Vanar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Magic Eden (ME) Menguat 12%, Awal Tren Baru?

Harga Magic Eden (ME) hari ini mencatatkan penguatan signifikan di tengah pasar kripto yang masih fluktuatif.

Token yang identik dengan ekosistem marketplace NFT ini diperdagangkan di level $0,264328 per ME, naik sekitar 11,62%–12,42% dalam 24 jam terakhir di Tokocrypto pada Senin (19/1).

Lonjakan harga ini terjadi bersamaan dengan meledaknya volume perdagangan harian hingga sekitar $298–299 juta, jauh di atas kapitalisasi pasarnya yang berada di kisaran $112 juta.

Kombinasi kenaikan harga dan volume tinggi mengindikasikan meningkatnya minat pasar, baik dari trader jangka pendek maupun pelaku pasar yang memburu aset berkapitalisasi menengah dengan volatilitas tinggi.

Baca Juga: Harga MAGIC Naik Hampir 9%, Magic Eden Dapat Angin Segar dari Avalanche

Performa Harga: Reli Harian Kuat, Tren Menengah Masih Tertekan

Secara intraday, ME menguat sekitar $0,029 per token. Dalam 7 hari terakhir, harga bahkan melonjak +25,07%, menunjukkan bahwa Magic Eden sedang berada dalam fase rebound agresif.

Dalam horizon 30 hari, ME juga masih mencatatkan kinerja positif dengan kenaikan +19,08%, menandakan bahwa momentum jangka pendek hingga menengah mulai membaik.

Namun, jika ditarik lebih jauh, gambaran besar masih menantang. Dalam 60 hari, harga ME terkoreksi -30,98%, dan dalam 90 hari terakhir turun lebih dalam, yakni -38,28%.

Artinya, lonjakan harga hari ini lebih tepat dibaca sebagai fase pemulihan teknikal setelah periode tekanan panjang, bukan konfirmasi bahwa tren bearish jangka panjang sudah sepenuhnya berakhir.

Aktivitas Pasar: Volume Sangat Tinggi, Trader Mendominasi

Pergerakan harga Magic Eden (ME/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Magic Eden (ME/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Salah satu sorotan utama hari ini adalah rasio volume terhadap kapitalisasi pasar yang sangat tinggi.

Dengan kapitalisasi sekitar $112,9 juta dan volume perdagangan mendekati $300 juta, rasio perputaran ME melebihi 2,5x.

Kondisi ini biasanya mencerminkan dua hal: minat spekulatif yang besar dan potensi pergerakan harga yang sangat cepat.

Magic Eden saat ini memiliki pasokan beredar 425,16 juta ME, atau sekitar 42,52% dari total pasokan maksimum 1 miliar token.

Dengan masih adanya ruang suplai yang belum beredar, pelaku pasar juga perlu memperhatikan potensi dinamika tokenomics ke depan, termasuk jadwal unlock atau distribusi lanjutan yang dapat memengaruhi tekanan jual.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) ME berada di sekitar $265,64 juta, lebih dari dua kali lipat kapitalisasi saat ini, yang menandakan bahwa valuasi penuh proyek ini masih berpotensi berubah signifikan seiring bertambahnya suplai.

Analisis Teknikal: Area Kunci yang Perlu Dipantau

Meski data high–low 24 jam tidak tercantum, lonjakan harga dan volume mengindikasikan bahwa ME kemungkinan telah menembus beberapa level resistance jangka pendek.

Secara teknikal, area $0,23–$0,24 dapat dibaca sebagai zona support terdekat, yakni area konsolidasi sebelum lonjakan.

Di sisi atas, $0,28–$0,30 berpotensi menjadi zona resistance psikologis. Jika ME mampu bertahan di atas $0,26 dengan volume yang tetap tinggi, peluang uji ke area tersebut masih terbuka.

Namun, apabila volume mulai menyusut, risiko pullback jangka pendek tidak bisa diabaikan.

Dengan perubahan harga 1 jam terakhir yang masih positif (+2,73%), momentum intraday masih condong ke sisi bullish, meski volatilitas tinggi tetap menjadi ciri utama.

Momentum Spekulatif dan Tantangan Ke Depan

Magic Eden dikenal luas sebagai salah satu brand besar di sektor NFT dan Web3 marketplace.

Pergerakan harga ME yang agresif hari ini menunjukkan bahwa token tersebut kembali menarik perhatian pasar, terutama di tengah rotasi modal ke altcoin berkapitalisasi menengah.

Dalam jangka pendek, prospek ME sangat bergantung pada keberlanjutan volume dan sentimen pasar kripto secara umum.

Jika minat spekulatif bertahan, reli dapat berlanjut. Namun, karena tren 60–90 hari masih negatif, investor jangka menengah dan panjang perlu mencermati apakah kenaikan ini diikuti oleh pembentukan struktur harga yang lebih sehat.

Baca Juga: Token Magic Eden Melejit 28% dalam Sehari: Apa Kuncinya?

Harga Magic Eden (ME) hari ini yang melonjak ke $0,264 menandai kebangkitan jangka pendek dengan dukungan volume perdagangan yang sangat besar.

Kinerja mingguan dan bulanan yang kembali positif memberi sinyal pemulihan, tetapi tekanan dari tren menengah yang masih lemah membuat risiko koreksi tetap tinggi.

Bagi pelaku pasar, pergerakan ME saat ini lebih cocok dipandang sebagai fase momentum dan trading opportunity, dengan perhatian utama pada keberlanjutan volume, dinamika suplai, dan respons harga di area resistance kunci.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Venezuela Andalkan USDT di Tengah Inflasi

Venezuela mengalami salah satu krisis ekonomi terparah dalam sejarah modern, ditandai dengan hiperinflasi yang mencapai puncak 80.000% pada 2018. Proyeksi International Monetary Fund memaparkan bahwa untuk 2026 inflasi berpotensi mencapai 682%.

Akibat inflasi ini, nilai mata uang nasional Venezuela, Bolivar, telah kehilangan lebih dari 99% nilainya, membuatnya hampir tidak berguna untuk transaksi sehari-hari. Ditambah lagi dengan sanksi AS sejak 2020, yang membatasi akses ke dolar dan sistem perbankan global, membuat warga Venezuela harus pintar-pintar mencari alternatif lain, seperti stablecoin.

Stablecoin menjadi pilihan utama karena menawarkan nilai stabil terpatok oleh nilai mata uang tertentu seperti dolar, membuatnya ideal sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan alat untuk transaksi. 

Ya… bagaimana tidak, ditengah negara yang ‘kacau’ kripto memungkinkan penggunanya mengirim dana dari luar negeri ke dalam negeri, meski bank atau pemerintahan tutup.

Ditengah inflasi ini, menurut laporan Chainalysis 2025, Venezuela bergerak menempati peringkat ke-18 secara global dalam indeks adopsi kripto.

USDT Sebagai Solusi Hindari Sanksi Minyak AS

Pemerintah Venezuela, di bawah kepemimpinan Nicolás Maduro hingga penangkapannya pada 3 Januari 2026, telah memanfaatkan USDT secara ekstensif untuk operasi ekonomi. Dikutip dari Yahoo Finance, perusahaan minyak negara Venezuela, Petróleos de Venezuela (PDVSA) diketahui menerima setidaknya 80% dari total pendapatan menggunakan pembayaran dalam bentuk USDT untuk menghindari sanksi Amerika Serikat.

USDT dianggap sebagai alternatif pembayaran selain SWIFT yang lebih cepat dan murah. Namun, meski menguntungkan, USDT ternyata masih rentan terhadap intervensi regulasi. Contohnya, pada 11 Januari 2026 kemarin misalnya, Tether baru saja membekukan $182 juta di lima dompet Tron yang terkait dengan transaksi minyak Venezuela, menandai pembekuan terbesar dalam sehari. 

Tindakan ini, yang diduga atas permintaan AS, menunjukkan kerentanan stablecoin terhadap intervensi eksternal, sekaligus memperlihatkan bagaimana stablecoin bisa menjadi perpanjangan sanksi AS.

Baca juga: 600.000 Bitcoin Venezuela Akan Disita Trump, Apa Dampaknya?

Adopsi Stablecoin Venezuela yang Terus Meningkat

Bagi warga negara Venezuela, stablecoin kripto seperti USDT atau USDC telah menjadi penyelamat dari kehancuran mata uang bolivar yang nilainya telah turun 99,99% sejak tahun 2013 disebabkan oleh gejolak politik dalam negeri, korupsi, dan jatuhnya harga minyak.

Setelah penangkapan Nicolás Maduro oleh AS, ketidakpastian politik membuat masyarakat Venezuela semakin bergantung pada kripto, khususnya stablecoin. Dikutip dari Bloomberg, total transaksi kripto Venezuela mencapai $44,6 miliar pada 2025, naik sekitar 19% dibanding 2022. Angka ini setara dengan Kolombia meski populasi Venezuela hanya separuhnya.

“Venezuela adalah salah satu contoh paling menonjol dari negara di mana adopsi kripto menjadi sebuah kebutuhan ekonomi,” ujar Michal Moneta, Chief Operating Officer di Onchain Foundation.

Meningkatnya tingkat adopsi ini bukan karena regulasi, namun karena masyarakat menilai bahwa mereka telah menemukan solusi atas masalah mereka melalui mata uang kripto.

Michal Moneta, menerangkan bahwa permintaan terhadap stablecoin di Venezuela terus meningkat, setidaknya untuk saat ini, karena kondisi yang semakin tidak stabil.

Dengan ketatnya kontrol pemerintah atas sistem perbankan, membuat bank di Venezuela tidak dapat menjual dolar sesuai harga pasar. Sebagai gambaran, jika sesuai kurs pemerintah resmi dibutuhkan sekitar 300 bolivar Venezuela untuk membeli $1, di pasar gelap nilainya bisa mendekati 500 bolivar.

Ditambah lagi dengan sanksi internasional yang membuat bursa kripto besar enggan beroperasi di negara tersebut, masyarakat akhirnya beralih ke jalur informal untuk memenuhi kebutuhan finansial mereka.

Baca juga: Anak Purbaya Soroti Pentingnya Keamanan Aset Kripto, Apa yang Perlu Investor Tahu?

Masyarakat Venezuela kini mengandalkan peer-to-peer (tanpa perantara seperti exchange dan bank) untuk membeli stablecoin yang didukung dolar, seperti USDT milik Tether dan USDC milik Circle. Kedua kripto tersebut dianggap lebih aman karena nilainya relatif stabil sejak diluncurkan, meski tidak diakui sebagai mata uang resmi.

Diaspora Venezuela, yang tersebar di seluruh dunia, bahkan bisa dengan mudah menggunakan USDT untuk mengirim uang kembali ke rumah dengan biaya lebih rendah dan cepat dibandingkan transfer bank tradisional. 

Menurut PANews Lab, dengan jutaan warga Venezuela yang telah bermigrasi ke luar negeri, remitansi berbasis kripto semakin menjadi hal penting bagi keluarga yang ditinggalkan, data menunjukan 9% diantaranya disalurkan melalui kanal digital seperti kripto yang mencapai $5,4 miliar per tahun.

Di sosial media seperti X, banyak investor kripto menyoroti semakin dalamnya penetrasi USDT ke kehidupan sehari-hari, terutama di negara-negara berkembang seperti Venezuela.

Seorang pengguna X, @david_eng_mba misalnya, menyebutkan bahwa bahkan nenek berusia 71 tahun di Caracas kini membayar biaya HOA (semacam iuran lingkungan atau perumahan) menggunakan USDT, yang secara tidak langsung menggambarkan bagaimana kripto, khususnya stablecoin telah menjadi bagian integral dari transaksi harian, bukan sekadar alat spekulasi atau simpanan nilai.

Terlepas dari Tether yang melakukan pembekuan dana USDT milik Venezuela, meningkatnya adopsi kripto di  Venezuela dapat menjadi contoh bagaimana aset kripto dapat bermanfaat bagi masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi.

Mulai perjalanan kriptomu dengan pastikan membeli token kripto terdaftar di resmi di Indonesia melalui exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto.

Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com