Harga Pi Network (PI) hari ini tercatat menguat tipis sekitar 0,78% dalam 24 jam terakhir menurut laporan Coinmarketcap pada Sabtu (17/1).
Kenaikan ini memang belum signifikan, namun cukup menarik perhatian pasar karena terjadi saat volume perdagangan justru turun hampir 38%.
Pergerakan ini menambah catatan positif setelah dalam 30 hari terakhir PI masih membukukan kenaikan sekitar 0,86%, sejalan dengan kondisi pasar kripto yang relatif stabil.
Meski pergerakan harga terlihat datar, bertahannya PI di atas zona psikologis $0,20 dinilai banyak analis sebagai sinyal penting.
Level ini bukan hanya angka bulat, tetapi juga merupakan area akumulasi kuat sejak akhir 2025 yang beberapa kali berhasil menahan tekanan jual.
Bertahan di Support $0,20, Tekanan Bearish Mereda
Secara teknikal, area $0,20 menjadi sorotan utama. Zona ini bertepatan dengan level Fibonacci 78,6% di sekitar $0,20389, sekaligus menjadi wilayah di mana aktivitas akumulasi terjadi selama beberapa bulan terakhir.
Bertahannya harga di area ini menunjukkan bahwa tekanan jual mulai melemah. Indikator jangka pendek menggambarkan kondisi pasar yang sebelumnya oversold.
RSI 7 berada di kisaran 36, mendekati area jenuh jual, sehingga wajar jika muncul pantulan teknikal.
Selain itu, MACD histogram mulai mencetak crossover positif, menandakan adanya divergensi bullish intraday.
Kondisi ini memicu aksi short covering ringan, yang membantu mendorong harga kembali stabil.
Meski demikian, struktur teknikal belum sepenuhnya berubah menjadi bullish. Area $0,208 – $0,212 kini menjadi resistance terdekat.
Penembusan konsisten di atas level tersebut diperlukan untuk mengonfirmasi potensi pembalikan tren jangka pendek.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 17 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Fokus Pengembang: Upaya Mengubah Narasi Pi Network
Dari sisi fundamental, sentimen terhadap Pi Network mendapatkan dorongan setelah tim inti merilis dokumen yang dikenal sebagai “2026 Builder Declaration”.
Pernyataan ini menegaskan arah baru Pi Network: memprioritaskan pengembangan aplikasi dan utilitas nyata, bukan sekadar aktivitas mining atau spekulasi harga.
Saat ini, ekosistem Pi diklaim telah memiliki lebih dari 215 aplikasi, mencakup sektor pembayaran, game, hingga layanan digital.
Dengan hadirnya SDK baru, integrasi pembayaran Pi ke dalam aplikasi disebut bisa dilakukan dalam waktu singkat, bahkan kurang dari 10 menit.
Langkah ini dinilai penting karena selama ini kritik utama terhadap Pi Network adalah minimnya use case nyata.
Jika pengembang benar-benar aktif membangun aplikasi yang digunakan secara luas, maka permintaan organik terhadap token PI berpotensi meningkat, sehingga dapat mengimbangi tekanan dari sisi suplai.
Akumulasi Whale: Penopang Harga, Tapi Penuh Risiko
Faktor lain yang menopang pergerakan PI adalah aktivitas whale.
Data komunitas menunjukkan adanya dompet besar yang telah mengakumulasi lebih dari 350 juta PI sejak akhir 2025.
Penarikan token dari bursa ke dompet pribadi mengurangi pasokan likuid di pasar, sehingga membantu menahan harga di dekat area support.
Akumulasi ini menciptakan semacam “lantai sementara” di sekitar $0,20. Namun, kondisi ini juga membawa risiko tersendiri.
Konsentrasi sekitar 4% suplai beredar pada satu entitas meningkatkan potensi volatilitas jika whale tersebut suatu saat melakukan distribusi besar-besaran.
Karena itu, pelaku pasar disarankan memantau arus masuk token ke bursa. Lonjakan deposit sering kali menjadi sinyal awal potensi tekanan jual.
Volume Turun, Pasar Masih Rapuh
Walau harga bertahan, penurunan volume hingga hampir 38% menjadi catatan penting. Volume yang rendah menunjukkan bahwa minat beli belum kuat.
Dalam banyak kasus, pantulan harga tanpa dukungan volume cenderung rapuh dan mudah terpatahkan jika muncul sentimen negatif baru.
Selain itu, Pi Network masih menghadapi tantangan besar berupa unlock token skala besar sepanjang Januari, yang berpotensi menambah suplai secara signifikan.
Tanpa peningkatan aktivitas ekonomi di dalam ekosistem, tekanan ini bisa kembali membebani harga.
Kenaikan tipis harga Pi Network hari ini mencerminkan ketahanan teknikal di level kunci $0,20 dan dukungan sentimen dari fokus baru pengembangan ekosistem.
Namun, turunnya volume dan ketergantungan pada akumulasi whale menunjukkan bahwa struktur pasar masih rapuh.
Ke depan, perhatian investor akan tertuju pada dua hal utama: kemampuan PI bertahan di atas $0,20 serta apakah dorongan pengembang benar-benar menghasilkan adopsi nyata.
Jika utilitas meningkat dan volume kembali masuk, peluang pemulihan akan terbuka lebih lebar. Namun jika support gagal dipertahankan, tekanan jual berpotensi kembali mendominasi.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Harga XAI hari ini mencatatkan penguatan signifikan di tengah pasar kripto yang fluktuatif, menurut laporan Tokocrypto pada Sabtu (17/1).
Berdasarkan data terbaru, harga Xai (XAI) berada di kisaran $0,019401, naik sekitar 13,86% dalam 24 jam terakhir.
Lonjakan ini diiringi oleh peningkatan aktivitas perdagangan yang tajam, dengan volume harian menembus $127,8 juta, angka yang jauh lebih besar dibandingkan kapitalisasi pasarnya yang berada di sekitar $37,8 juta.
Kombinasi kenaikan harga dan volume besar ini menandakan bahwa XAI sedang berada dalam sorotan trader, baik untuk spekulasi jangka pendek maupun akumulasi.
Secara statistik pasar, rasio volume terhadap market cap XAI tergolong sangat tinggi.
Dengan volume lebih dari tiga kali lipat kapitalisasi pasar, pergerakan XAI saat ini menunjukkan aktivitas trading yang agresif.
Kondisi seperti ini sering muncul ketika sebuah aset kripto sedang mengalami fase hype, rotasi modal dari altcoin lain, atau spekulasi terhadap potensi katalis.
Dalam 24 jam terakhir, XAI mencatat kenaikan harian sekitar +13,95%, sementara dalam 7 hari terakhir naik sekitar +14,75%.
Secara bulanan, performanya juga positif dengan kenaikan lebih dari 26% dalam 30 hari. Ini menandakan bahwa reli yang terjadi bukan hanya lonjakan sesaat, tetapi bagian dari pemulihan jangka pendek.
Namun, dari perspektif jangka menengah, XAI masih berada dalam fase konsolidasi.
Dalam rentang 90 hari, harga XAI masih tercatat turun sekitar -28,58%, menunjukkan bahwa reli saat ini baru menutup sebagian dari koreksi sebelumnya.
Gambaran Pasar XAI Saat Ini
Pergerakan harga Xai (XAI/USDT) pada Sabtu, 17 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Dari sisi fundamental pasar, XAI saat ini memiliki suplai beredar sekitar 1,95 miliar token, atau sekitar 78% dari total suplai maksimum 2,5 miliar XAI.
Kapitalisasi pasar berada di kisaran $37,82 juta, dengan fully diluted valuation (FDV) sekitar $48,48 juta. Struktur suplai ini penting dicermati.
Dengan sebagian besar token sudah beredar, tekanan inflasi dari unlock ke depan relatif lebih terbatas dibanding proyek yang baru melepas suplai kecil.
Namun, sisa sekitar 22% suplai tetap berpotensi menjadi faktor volatilitas jika dilepas dalam waktu berdekatan.
Dari sisi peringkat, XAI saat ini berada di sekitar peringkat ke-535 berdasarkan kapitalisasi pasar, yang menempatkannya dalam kategori small-cap crypto.
Kategori ini dikenal memiliki potensi volatilitas tinggi: peluang profit besar, tetapi juga risiko koreksi tajam.
Analisa Pergerakan Harga XAI
Kenaikan XAI hari ini terjadi setelah periode konsolidasi.
Lonjakan volume yang sangat besar sering kali menjadi indikator awal perubahan tren jangka pendek. Dalam banyak kasus, fase seperti ini menandakan salah satu dari dua skenario:
Awal fase akumulasi, di mana pelaku pasar mulai membangun posisi setelah harga lama tertekan.
Fase distribusi jangka pendek, di mana trader memanfaatkan volatilitas tinggi untuk perdagangan cepat.
Dalam jangka pendek, pergerakan harga XAI cenderung sangat sensitif terhadap sentimen.
Penurunan harga sebesar -2,1% dalam 1 jam terakhir menunjukkan bahwa aksi ambil untung mulai muncul, meskipun tren 24 jam masih dominan positif.
Jika momentum bertahan dan volume tetap tinggi, XAI berpotensi melanjutkan pengujian area psikologis $0,02 sebagai level resistensi terdekat.
Sebaliknya, jika volume mulai menurun, koreksi menuju area support jangka pendek bisa terjadi.
Apa yang Perlu Diperhatikan Investor?
Bagi trader dan investor, ada beberapa faktor penting untuk dicermati ke depan:
Stabilitas volume: apakah aktivitas perdagangan tetap tinggi atau hanya lonjakan sesaat.
Respons harga di atas $0,02: level ini berpotensi menjadi area distribusi.
Pergerakan suplai: pelepasan token tambahan dapat memengaruhi tekanan jual.
Sentimen pasar altcoin: XAI sebagai small-cap sangat dipengaruhi oleh rotasi modal.
Kenaikan harga XAI hari ini mencerminkan kombinasi momentum positif dan lonjakan minat pasar.
Dengan volume harian yang jauh melampaui kapitalisasi pasar, XAI sedang berada dalam fase volatilitas tinggi yang menarik perhatian trader.
Meski tren jangka pendek terlihat bullish, struktur pasar XAI sebagai aset small-cap membuat pergerakannya tetap berisiko tinggi.
Keberlanjutan reli akan sangat bergantung pada apakah minat beli mampu bertahan, atau justru berubah menjadi gelombang ambil untung dalam beberapa hari ke depan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Pada 15 Januari 2026, Monero (XMR) berhasil menyentuh level $798.91 yang merupakan harga tertinggi baru (ATH) yang pernah dicatatkan. Ini menandai ATH baru setelah penantian delapan tahun lamanya. Yang menarik, kenaikan harga Monero ini ini terjadi di tengah pasar kripto secara garis besar mengalami penurunan.
Banyak analis mengaitkan kenaikan Monero dengan masalah di Zcash, rival utamanya di sektor privasi coin. Sebelumnya Zcash mengalami penurunan harga hingga 28%, dipicu oleh kepergian tim Electric Coin Company (ECC) yang memutuskan membangun wallet sendiri, meninggalkan proyek utama.
Kejadian tersebut menciptakan ketidakpastian governance, mendorong investor untuk beralih ke Monero yang dianggap lebih stabil dan memiliki privasi wajib melalui teknologi seperti ring signatures dan stealth addresses.
Banyak investor kripto di sosial media seperti X menyebut bahwa Monero kembali merebut tahta privacy coin dari Zcash, ditandai dengan kenaikan lebih dari 50% dalam delapan hari.
Pergerakan harga Monero (XMR/USDT) pada Sabtu, 17 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Selain rotasi dari Zcash, kenaikan Monero didorong oleh narasi privasi yang semakin kuat akibat kekhawatiran atas pengawasan pemerintah, dan serangan wrench attacks dimana investor kripto dirampok untuk dipaksa menyerahkan akses ke wallet atau private keys mereka, membuat permintaan atas privacy coin meningkat.
Dikutip DL News, mantan maintainer Monero, Riccardo Spagni, menyatakan bahwa masyarakat semakin sadar betapa pentingnya privasi keuangan di tengah “sistem dystopian” yang berkembang. Selain itu, prediksi dari analis seperti Peter Brandt membandingkan pola harga Monero dengan rally silver historis, menandakan potensi “god candle” lebih lanjut.
Monero dan Zcash sejak lama berada dalam satu arena yang sama yakni, privacy coin. Keduanya lahir dari kebutuhan akan transaksi kripto yang lebih privat dibanding Bitcoin. Namun, meski tujuan akhirnya serupa, pendekatan yang digunakan sangat berbeda, dan perbedaan inilah yang membentuk dinamika persaingan di antara keduanya hingga hari ini.
Lalu apa saja perbedaan antara Monero (XMR) dan Zcash (ZEC)? Berikut perbandingan singkatnya:
Fitur
Monero (XMR)
Zcash (ZEC)
Mekanisme Privasi
Ring Signatures + Stealth Addresses + RingCT (wajib)
zk-SNARKs (Zero-Knowledge Proofs) (opsional)
Fungibilitas
Fungibilitas Sempurna (100%)
Fungibilitas Terbatas (campuran)
Jenis Transaksi
Semua transaksi privat
Transparent (t-addr) & Shielded (z-addr)
Mekanisme Konsensus
Proof-of-Work (RandomX)
Proof-of-Work (Equihash)
Kecepatan Transaksi
2–4 menit (standar)
2.5 menit (transparent), lebih lambat untuk shielded (variabel)
Monero menggunakan privasi secara default melalui kombinasi ring signatures, stealth addresses, dan RingCT (confidential transactions). Artinya, setiap transaksi secara otomatis anonim tanpa opsi untuk transparansi. Pendekatan ini membuat Monero sangat sulit dilacak.
Sebaliknya, Zcash mengadopsi zk-SNARKs (Zero-Knowledge Succinct Non-Interactive Argument of Knowledge) yang memungkinkan privasi opsional. Pengguna bisa memilih transaksi shielded (pribadi) atau transparent (terbuka). Fitur ini memberikan fleksibilitas lebih besar, termasuk kemudahan audit dan potensi compliance dengan regulasi.
Monero sering dipuji karena ketahanannya terhadap serangan regulasi dan delisting exchange. Meskipun sudah diblokir di lebih dari 75 platform, Monero tetap memiliki likuiditas tinggi melalui exchange offshore dan peer-to-peer. Privasi default-nya juga membuatnya lebih disukai di pasar darknet dan oleh para pengguna yang mengutamakan anonimitas.
Zcash, di sisi lain, memiliki keunggulan dalam hal potensi adopsi institusional karena transparansi opsionalnya memungkinkan verifikasi oleh auditor atau regulator. Beberapa analis memprediksi Zcash bisa “flip” Monero di masa depan jika berhasil menyelesaikan isu governance dan menarik lebih banyak dukungan dari komunitas yang menginginkan keseimbangan antara privasi dan compliance.
Penutup
Kenaikan Monero bukan hanya reaksi terhadap Zcash, tapi bagian dari tren global yang mulai sadar terhadap privasi keuangan.
Kekhawatiran atas pengawasan pemerintah, seperti larangan privasi coin di Dubai, dan proposal Uni Eropa untuk melarang perdagangan ZEC dan XMR pada 2027, justru meningkatkan permintaan.
Riccardo Spagni dari Monero menyatakan, “Ada pergeseran global menuju pengakuan bahwa privasi merupakan hal yang penting dan penting bagi kita sebagai individu dan sebagai sebuah peradaban.” Selain itu, perampokan langsung di dunia nyata pada investor kripto untuk memaksa mereka menyerahkan akses ke wallet atau private keys, semakin mendorong adopsi aset anonim.
Pastikan kamu membeli token kripto terdaftar di resmi di Indonesia di exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Sumber: Yahoo Finance: Monero (XMR) Reaches New ATH of $657, Privacy Coins Valued at $21B
BeinCrypto: XMR Price Up 56% In 7 Days — Can Monero Still Reach $880?
Tokocrypto kembali menggelar program edukasi bertajuk OBRAS (Obrolan Bareng Komunitas) di dua kota Jawa Barat, yakni Sumedang pada 10 Januari 2026 dan Garut pada 11 Januari 2026. Kegiatan ini berhasil menarik lebih dari 100 peserta yang didominasi generasi muda, komunitas digital, serta masyarakat umum yang ingin memahami literasi finansial, aset kripto, dan teknologi Web3 secara lebih mendalam.
OBRAS merupakan bagian dari rangkaian Web3 University Tour 2025, program edukasi berkelanjutan Tokocrypto yang dikemas dalam bentuk seminar dan workshop interaktif secara tatap muka. Melalui OBRAS, Tokocrypto hadir langsung di berbagai daerah Indonesia untuk memperluas literasi digital, memperkuat ekosistem komunitas, serta membuka ruang diskusi seputar inovasi teknologi blockchain dan aset kripto.
Literasi Finansial Jadi Fondasi Generasi Muda
OBRAS di kota Sumedang pada 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Dalam OBRAS Sumedang dan Garut, Tokocrypto menyoroti pentingnya literasi finansial bagi generasi muda. Banyak anak muda saat ini menghadapi persoalan keuangan serupa, mulai dari pengeluaran impulsif akibat gaya hidup konsumtif, FOMO dalam berbelanja, hingga penggunaan PayLater yang tidak terkontrol. Tanpa pemahaman finansial yang baik, kebiasaan tersebut berpotensi menimbulkan masalah keuangan jangka panjang.
Melalui edukasi ini, peserta diajak memahami cara mengelola uang sejak dini, membangun kebiasaan menabung dan berinvestasi, serta mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan darurat dan tujuan hidup di masa depan, seperti pendidikan, traveling, membeli kendaraan, atau memulai usaha.
Menabung vs Berinvestasi: Mana yang Tepat?
OBRAS di kota Sumedang pada 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Peserta OBRAS juga mendapatkan pemahaman mengenai perbedaan menabung dan berinvestasi, mulai dari tujuan, tingkat risiko, potensi imbal hasil, hingga likuiditas. Menabung dinilai cocok untuk kebutuhan jangka pendek dan dana darurat dengan risiko rendah, sementara investasi lebih sesuai untuk tujuan jangka panjang dengan potensi pertumbuhan nilai yang lebih besar, meski disertai fluktuasi risiko.
Bagi pemula, Tokocrypto menekankan pentingnya mengenali profil risiko sebelum memilih instrumen investasi. Selain emas yang relatif stabil, aset kripto juga diperkenalkan sebagai alternatif investasi bagi generasi muda yang ingin mengenal dunia blockchain dan Web3, dengan catatan memahami risiko serta memilih aset kripto berfundamental kuat.
Mengenal Aset Kripto dan Potensinya
Dalam sesi edukasi, peserta diajak memahami apa itu aset kripto, bagaimana teknologi blockchain bekerja, serta faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan harga kripto, seperti mekanisme permintaan dan penawaran, keterbatasan suplai, perkembangan teknologi, regulasi, hingga adopsi industri.
Minat masyarakat terhadap kripto sebagai alternatif investasi terus meningkat karena potensi imbal hasil yang besar, fleksibilitas transaksi 24 jam, serta kemudahan memulai investasi dengan modal kecil. Di Tokocrypto, masyarakat sudah bisa berinvestasi kripto mulai dari Rp1.600 dengan deposit awal Rp20.000, sehingga lebih ramah bagi kantong generasi muda.
Komitmen Tokocrypto dalam Edukasi Kripto
OBRAS di kota Garut pada 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Senior Community Engagement Executive Tokocrypto, Bima Sakti, menegaskan bahwa OBRAS menjadi wujud nyata komitmen Tokocrypto dalam membangun literasi finansial dan ekosistem Web3 di Indonesia.
“Melalui OBRAS, kami ingin memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat, khususnya generasi muda di Sumedang dan Garut, agar tidak hanya mengenal kripto dari sisi tren, tetapi juga memahami risikonya, cara berinvestasi yang aman, serta potensi teknologi blockchain untuk masa depan. Edukasi adalah kunci agar masyarakat bisa mengambil keputusan finansial yang lebih bijak,” ujar Bima Sakti.
Tokocrypto secara konsisten menghadirkan edukasi melalui berbagai kanal, mulai dari Tokocrypto Academy yang dapat diakses gratis melalui news.tokocrypto.com dan aplikasi Tokocrypto, hingga event offline seperti OBRAS dan Web3 University Tour yang menyasar mahasiswa di berbagai kampus.
Sepanjang tahun 2024, Tokocrypto telah menggelar 135 acara edukasi di 20 kota dan 20 kampus, serta menjangkau lebih dari 200.000 peserta di seluruh Indonesia.
Harapan Pasca OBRAS di Sumedang dan Garut
Melalui OBRAS di Sumedang dan Garut, Tokocrypto berharap masyarakat semakin memahami teknologi Web3 dan investasi aset kripto secara aman dan bertanggung jawab. Peserta diharapkan mampu mengambil keputusan finansial yang lebih bijak, terhindar dari FOMO, serta ikut membangun komunitas Web3 yang positif di daerah masing-masing.
Selain itu, pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan pendidikan, karier, dan peluang ekonomi digital di masa depan, sehingga generasi muda semakin siap menghadapi perkembangan industri blockchain dan ekonomi digital di Indonesia.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Parlemen Korea Selatan secara resmi menyetujui regulasi yang melegalkan penerbitan dan perdagangan tokenized securities, menandai langkah besar negara tersebut dalam pengembangan aset digital berbasis blockchain. Kebijakan ini digadang-gadang akan mempercepat pertumbuhan pasar keuangan digital dan memperkuat posisi Korea Selatan sebagai pemimpin inovasi finansial.
Persetujuan tersebut diberikan oleh Majelis Nasional Korea Selatan melalui amandemen Capital Market Act dan Electronic Securities Act dalam sidang pleno pada Kamis lalu. Dengan aturan baru ini, penerbit yang memenuhi syarat dapat menerbitkan sekuritas digital menggunakan teknologi distributed ledger atau blockchain.
Penggunaan Sekuritas Digital
🚨 BREAKING: South Korea’s parliament is set to legalise tokenised stocks, opening the door for security token offerings and a full RWA market to form.
Melalui perubahan pada Electronic Securities Act, penggunaan sekuritas digital kini memiliki dasar hukum yang jelas. Sementara itu, amandemen Capital Market Act memungkinkan tokenized securities diperdagangkan melalui perusahaan pialang dan perantara keuangan sebagai kontrak investasi yang sah.
Otoritas jasa keuangan Korea Selatan, Financial Services Commission (FSC), menegaskan bahwa kerangka regulasi ini tidak bertujuan menggantikan sistem pasar yang sudah ada, melainkan mengintegrasikan teknologi blockchain ke dalam ekosistem keuangan konvensional.
FSC menyatakan bahwa penerapan tokenisasi akan memungkinkan pengelolaan akun sekuritas berbasis ledger terdistribusi serta meningkatkan pemanfaatan smart contract dalam proses penerbitan dan penyelesaian transaksi. Teknologi ini dinilai dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan keamanan sistem keuangan.
Tokenized Securities
🚨S. KOREA PASSES TOKENIZED SECURITIES LAW
South Korea has legalized security token offerings, enabling blockchain-based trading of tokenized stocks, real estate, and other real-world assets. pic.twitter.com/Z7MrSXd1J7
“Tokenized securities diharapkan memungkinkan manajemen akun sekuritas berbasis blockchain serta mendorong penggunaan smart contract secara lebih luas,” ujar FSC dalam pernyataan resminya.
Setelah disetujui parlemen, rancangan undang-undang ini akan diajukan ke State Council sebelum disahkan oleh presiden. Proses tersebut diperkirakan berjalan lancar. Regulasi ini dijadwalkan mulai berlaku pada Januari 2027.
Langkah ini melanjutkan perubahan kebijakan besar sebelumnya, di mana FSC telah merampungkan aturan yang memungkinkan perusahaan dan investor institusional kembali berpartisipasi dalam perdagangan aset digital. Kebijakan tersebut mengakhiri hampir sembilan tahun pembatasan terhadap keterlibatan korporasi di pasar kripto.
Secara global, minat terhadap tokenisasi aset terus meningkat. Regulator Amerika Serikat baru-baru ini mengeluarkan panduan untuk melonggarkan hambatan regulasi demi mendorong eksperimen institusional. Sejumlah lembaga keuangan besar pun mulai bergerak, termasuk JPMorgan yang meluncurkan dana pasar uang berbasis token di jaringan Ethereum.
Laporan Boston Consulting Group memproyeksikan pasar tokenized securities Korea Selatan dapat mencapai USD 249 miliar pada akhir dekade ini. Sementara itu, Standard Chartered memperkirakan pasar tokenisasi global berpotensi tumbuh hingga USD 2 triliun pada 2028.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Pasar kripto sektor interoperability kembali menunjukkan pergerakan signifikan dalam 7 hari terakhir. Sejumlah altcoin di kategori ini mencatat lonjakan harga dan kapitalisasi pasar yang menarik perhatian pelaku pasar, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan konektivitas antar blockchain.
Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru, berikut 3 altcoin interoperability teratas yang menunjukkan performa menonjol dikutip CoinMarketCap.
1. Owlto Finance (OWL) Pimpin Kenaikan Sektor
Owlto Finance (OWL) menjadi altcoin interoperability dengan performa paling mencolok. Token ini diperdagangkan di level $0.1155 dengan lonjakan harga 63.30% dalam 24 jam terakhir dan kenaikan 63.30% dalam 7 hari.
Kapitalisasi pasar OWL tercatat sebesar $38,136,304 dengan volume transaksi harian mencapai $212,244,946. Jumlah suplai beredar berada di angka 330,000,000 OWL dari total 1.96B token. Lonjakan volume menunjukkan adanya peningkatan minat pasar yang signifikan terhadap proyek ini.
2. Irys (IRYS) Stabil dengan Kapitalisasi Terbesar
Irys (IRYS) menempati posisi teratas dari sisi kapitalisasi pasar di sektor interoperability. Token ini diperdagangkan di harga $0.05020 dengan kenaikan 9.22% dalam 24 jam dan 3.42% dalam 7 hari terakhir.
Kapitalisasi pasar IRYS mencapai $105,183,149 dengan volume transaksi harian sebesar $10,284,748. Saat ini terdapat 204.03M IRYS yang beredar dari total suplai 2.09B token. Pergerakan harga IRYS tergolong stabil dengan likuiditas yang kuat.
3. SwftCoin (SWFTC) Jaga Tren Positif
SwftCoin (SWFTC) juga masuk dalam jajaran altcoin interoperability teratas. Token ini diperdagangkan di harga $0.005697 dan mencatat kenaikan 6.61% dalam 24 jam serta 3.01% dalam 7 hari.
Kapitalisasi pasar SWFTC berada di level $56,975,542 dengan volume transaksi 24 jam sebesar $1,592,453. Jumlah suplai beredar tercatat 279.35M token dari total suplai maksimal 10B SWFTC.
Kesimpulan
Pergerakan harga Owlto Finance, Irys, dan SwftCoin menunjukkan bahwa sektor interoperability masih memiliki daya tarik kuat di pasar kripto. Kenaikan harga dan volume perdagangan menjadi sinyal meningkatnya perhatian investor terhadap proyek yang fokus pada konektivitas lintas blockchain.
Namun demikian, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati volatilitas dan melakukan riset sebelum mengambil keputusan investasi.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Dogecoin (DOGE) mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah mengalami penurunan tajam pada grafik 4 jam. Harga memantul dari area support penting di kisaran US$0,136–US$0,138 dan kembali bergerak di atas level US$0,140, menandakan minat beli masih kuat di area bawah.
Meski demikian, pergerakan DOGE masih tertahan dalam rentang konsolidasi yang lebar. Harga belum mampu menembus zona resistance utama di US$0,142–US$0,151, yang saat ini menjadi penentu arah tren selanjutnya.
Harga Memantul, Tapi Tekanan Jual Masih Kuat
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 16 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
DOGE tercatat memantul dari level US$0,1362, yang bertepatan dengan area support Fibonacci utama. Setelah itu, harga mulai menguji resistance rata-rata pergerakan di sekitar US$0,1423, yang berperan sebagai area pivot jangka pendek.
Indikator Bollinger Bands menunjukkan volatilitas yang sempat melebar saat penurunan harga, lalu kembali menyempit seiring pemulihan. Kondisi ini mengindikasikan potensi pergerakan tajam berikutnya ketika harga keluar dari fase kompresi.
Jika pembeli mampu mendorong harga menembus US$0,1423, resistance berikutnya berada di US$0,1479. Namun, zona US$0,1512 masih menjadi batas atas terkuat. Penembusan bersih di atas level tersebut dapat membuka peluang kenaikan menuju US$0,1566.
Support Kunci Jadi Penentu
Di sisi bawah, US$0,1401 menjadi area support terdekat yang harus dipertahankan. Area US$0,1395–US$0,1400 juga diperkuat oleh support EMA yang menopang struktur rebound saat ini.
Apabila harga turun kembali di bawah US$0,140, perhatian pasar akan kembali tertuju ke US$0,1362. Jika level ini gagal bertahan, tekanan jual berpotensi membawa DOGE ke US$0,1314 hingga US$0,1254, dengan US$0,1158 sebagai swing low utama.
Dilaporkan Coinedition, data dari Coinglass menunjukkan open interest DOGE stabil di sekitar US$1,74 miliar, mencerminkan pelaku pasar mulai membangun kembali posisi tanpa agresivitas tinggi. Sementara itu, arus spot masih mencatat net outflow sekitar US$3,13 juta, menandakan sentimen pasar cenderung berhati-hati selama fase konsolidasi.
Prospek Pergerakan DOGE
Secara teknikal, DOGE berada di zona penentuan. Selama harga mampu bertahan di atas US$0,140 dan mengubah US$0,1423 menjadi support, peluang penguatan menuju US$0,1479–US$0,1512 tetap terbuka.
Namun, kegagalan berulang di area resistance tersebut berisiko memicu pergerakan turun kembali ke area US$0,136. Dengan volatilitas yang mulai terkompresi, arah breakout berikutnya diperkirakan akan menentukan tren DOGE dalam waktu dekat.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Harga Solana (SOL) berpotensi memasuki fase bullish baru seiring munculnya rancangan undang-undang (RUU) kripto di Amerika Serikat yang dapat memberikan status hukum setara dengan Bitcoin (BTC). Jika disahkan, kebijakan ini dinilai mampu meningkatkan kepercayaan investor institusional terhadap Solana.
RUU yang tengah dibahas Kongres AS tersebut dikenal sebagai Clarity Act, yang bertujuan memberikan kejelasan regulasi bagi industri kripto. Salah satu poin penting dalam RUU ini adalah pengelompokan aset kripto tertentu sebagai “non-ancillary assets”, kategori yang selama ini melekat pada Bitcoin dan Ethereum.
Melalui ketentuan tersebut, Solana (SOL), bersama Dogecoin (DOGE) dan XRP, berpeluang memperoleh perlakuan hukum yang sama dengan BTC dan ETH. Artinya, SOL tidak lagi dipandang sebagai sekadar altcoin sekunder dalam kerangka hukum Amerika Serikat.
DIlaporkan Cryptonews, analis menilai langkah ini dapat menjadi katalis positif bagi harga Solana, terutama di tengah meningkatnya minat Wall Street terhadap aset kripto. Data dari SoSoValue menunjukkan investor juga mulai membanjiri produk ETF Solana yang baru diluncurkan, dengan total nilai aset kelolaan telah mencapai US$1,2 miliar.
Jika Clarity Act resmi disahkan, peningkatan legitimasi Solana diyakini mampu menarik investor institusional yang sebelumnya masih bersikap menunggu akibat ketidakpastian regulasi.
Analisis Teknikal Solana
Dari sisi teknikal, pergerakan harga SOL menunjukkan sinyal penguatan. Berdasarkan grafik 4 jam, Solana membentuk pola cup and handle, sebuah pola bullish yang kerap menandakan potensi kenaikan lanjutan. Harga bahkan telah menembus garis resistance (neckline), disertai peningkatan volume perdagangan yang mengonfirmasi validitas pola tersebut.
Dengan pola ini, SOL berpeluang naik hingga ke level US$168 dalam beberapa hari ke depan, atau sekitar 17 persen dari harga saat ini. Namun, analis mengingatkan bahwa harga harus bertahan di atas area support US$140 agar skenario bullish tetap terjaga.
Di luar pergerakan harga, ekosistem Solana juga terus berkembang. Salah satu proyek presale kripto, Bitcoin Hyper ($HYPER), berencana memanfaatkan arsitektur Solana untuk membangun solusi Bitcoin Layer-2. Proyek tersebut dikabarkan telah menggalang dana lebih dari US$30 juta.
Meski demikian, pengamat tetap mengingatkan bahwa aset kripto merupakan instrumen berisiko tinggi dan dipengaruhi oleh faktor regulasi, sentimen pasar, serta kondisi makroekonomi global.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Harga XRP membuka tahun 2026 dengan kinerja positif. Token milik Ripple ini telah mencatatkan kenaikan sekitar 14% sepanjang tahun berjalan, di tengah munculnya tiga katalis utama yang dinilai dapat mendorong reli lanjutan, bahkan memicu awal fase yang disebut sebagai “supercycle.”
Katalis pertama datang dari Eropa. Pekan ini, Ripple resmi mengantongi dua lisensi penting untuk memperluas operasinya sebagai platform pembayaran digital. Otoritas Jasa Keuangan Inggris atau Financial Conduct Authority (FCA) memberikan izin Electronic Money Institution (EMI) kepada Ripple.
Sementara itu, otoritas keuangan Luksemburg menerbitkan “Green Light Letter”, yang menjadi langkah awal bagi Ripple untuk memperoleh lisensi serupa di negara tersebut.
Katalis Pendorong Harga XRP
The future of regulated digital assets payments in the UK has arrived! 🇬🇧
Ripple has officially secured approval of both an EMI license and Cryptoasset Registration from the UK’s FCA.
Katalis kedua berasal dari Amerika Serikat. Rancangan undang-undang Clarity Act berpotensi mengubah status regulasi XRP dengan menyamakannya seperti Bitcoin. Jika disahkan, regulasi ini akan mengklasifikasikan XRP sebagai aset “non-ancillary”, yang dapat memberikan kejelasan hukum sekaligus mengurangi tekanan regulasi terhadap token tersebut.
Dilaporkan Cryptonews, faktor ketiga datang dari pasar keuangan tradisional. Exchange-Traded Fund (ETF) berbasis XRP dilaporkan telah menarik total aset hampir US$1,6 miliar hanya dalam dua bulan terakhir. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya minat investor institusional dan Wall Street terhadap XRP.
Kombinasi ketiga faktor tersebut, ditambah sejumlah indikator teknikal yang dinilai positif, disebut berpotensi membuka jalan bagi pemulihan harga XRP yang lebih kuat sepanjang tahun ini.
Analisis Teknikal XRP
Dari sisi teknikal, pergerakan harga XRP sempat tertahan di level US$2,40, yang kini menjadi zona resistensi kuat. Pada grafik 4 jam, XRP terlihat mulai membentuk area dukungan di sekitar 200-period Exponential Moving Average (EMA).
Selama level dukungan tersebut mampu dipertahankan, struktur harga XRP masih dianggap bullish, terlebih setelah pola bearish sebelumnya dinyatakan tidak valid. Jika XRP berhasil menembus level US$2,24, analis memperkirakan reli lanjutan menuju US$2,50, bahkan berpotensi ke level yang lebih tinggi.
Pergerakan tersebut dinilai dapat menjadi sinyal awal dimulainya “supercycle” yang selama ini dinantikan para investor XRP.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini berfungsi sebagai referensi strategis bagi investor untuk memahami dinamika ekonomi global dan perkembangan industri aset digital. Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, fluktuasi harga, serta peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini membedah tren utama yang memengaruhi arah pasar.
Fokus utama dari riset ini adalah menyediakan wawasan yang tajam dan terpercaya bagi setiap pembaca. Dengan informasi yang tepat waktu, laporan ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi Anda dalam menentukan strategi investasi yang cerdas di tengah dinamika industri aset digital yang sangat fluktuatif.
Fokus Utama
Makroekonomi Global
Ketua The Fed Jerome Powell diinvestigasi sebagai kriminal oleh Kejaksaan Agung AS (DOJ)terkait renovasi kantor The Fed senilai $2,5 miliar.
Harga emas naik hingga $4.600 dan perak mencapai $90 karena meningkatnya permintaan aset safe-havendi tengah kekhawatiran ekonomi makro.
Nilai mata uang Iran terjun bebas ke level terendah dalam sejarah hingga 0.
Makroekonomi Nasional
Nilai tukar Rupiah mengalami penurunan signifikan, mencatatkan rekor terlemah dalam sejarah (All-Time Low) dari titik terendah saat krisis moneter 1998.
Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengungkapkan sebanyak 88.519 pekerja kehilangan mata pencaharian akibat PHK sepanjang tahun 2025.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di Gatot Subroto, Jakarta.
Performa Pasar Kripto
Market Cap & Volume naik signifikan ke angka $3.27 Triliun (+5.12%), bergerak selaras dengan CoinMarketCap 100 Index yang naik ke $194.72 (+5.32%). Kenaikan harga ini memulihkan mental investor secara nyata; Fear & Greed Index naik ke angka 54 dan berhasil keluar dari zona ketakutan menuju status ‘Neutral’.
Di sisi lain, CMC Altcoin Season Index tertahan di angka 28/100. Kondisi ini mempertegas bahwa ‘Bitcoin Season’ masih mendominasi, meskipun sentimen membaik, arus uang utama belum berotasi secara agresif ke pasar altcoin.
Sektor Chinese Meme (+1.106%) dan Four.Meme Ecosystem (+831%) mendominasi narasi meme viral serta ekosistem peluncuran token. Token ARRR naik drastis sebesar (+192%), diikuti oleh 币安人生 (+71.85%) dan VVV (+52.13%).
Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
Harga Bitcoin menunjukkan kenaikan breakout yang sangat kuat.
BTC: Liquidity Inventory → Akumulasi melonjak dengan pembelian hampir 136.000.
📌 Kesimpulan: Pantau sektor Chinese Meme dan Four.Meme Ecosystem yang memperlihatkan momentum paling dominan minggu ini. Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock ekstrem seperti Plume Network (PLUME) (~44.2%) dan Yooldo (ESPORTS) (~27.6%) pekan depan.
Sebaliknya, manfaatkan potensi fluktuasi harga dari unlock kelas menengah seperti LayerZero (ZRO) (~10.3%) atau Scroll (SCR) (~5.75%) untuk peluang teknikal cepat. Mengingat sentimen pasar yang telah membaik ke zona ‘Neutral’ (54) namun masih di bawah kendali Bitcoin Season (28), langkah paling bijak saat ini adalah disiplin menjaga modal.
Fokuslah hanya pada aset-aset besar yang terbukti kuat dan hindari terlalu agresif pada aset spekulatif yang berisiko tinggi.
Makroekonomi Global
Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.
Ketua The Fed Jerome Powell diinvestigasi sebagai kriminal oleh Kejaksaan Agung AS (DOJ)terkait renovasi kantor The Fed senilai $2,5 miliar.
Harga emas naik hingga $4.600 dan perak mencapai $90 karena meningkatnya permintaan aset safe-havendi tengah kekhawatiran ekonomi makro.
Presiden Trump mengumumkan penerapan tarif 25% “efektif segera” bagi negara mana pun yang melakukan bisnis dengan Iran.
Perdagangan China mengakhiri tahun 2025 dengansurplus rekor sebesar $1,2 triliun meskipun ada guncangan akibat tarif Trump.
Nilai mata uang Iran terjun bebas ke level terendah dalam sejarah hingga 0.
Makroekonomi Nasional
Ilustrasi aset kripto dan uang rupiah. Foto: Shutterstock.
Nilai tukar Rupiah mengalami penurunan signifikan, mencatatkan rekor terlemah dalam sejarah (All-Time Low) dari titik terendah saat krisis moneter 1998.
Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengungkapkan sebanyak 88.519 pekerja kehilangan mata pencaharian akibat PHK sepanjang tahun 2025.
Mantan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, resmi ditunjuk sebagai anggota Dewan Direksi Bill & Melinda Gates Foundation.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di Gatot Subroto, Jakarta. Operasi ini merupakan pengembangan dari kasus suap pemeriksaan pajak yang melibatkan Kepala KPP Madya Jakarta Utara, Dwi Budi Iswahyu senilai Rp 4 miliar.
HSBC Research memproyeksikan Bank Indonesia (BI)akan memangkas suku bunga acuan (BI-Rate) sebanyak tiga kali secara bertahap pada Kuartal I, II, dan III tahun 2026.
U.S. Consumer Price Index (CPI) YoY Actual: 2.7% Forecast: 2.7% Previous: 2.7% → Tingkat inflasi tahunan AS dilaporkan stabil di level 2.7%, tepat sesuai dengan ekspektasi pasar dan tidak berubah dari bulan sebelumnya.
Bagi pasar kripto, data yang “sesuai prediksi” ini merupakan sentimen positif (bullish) karena memberikan kepastian pasar; stabilitas inflasi menghilangkan tekanan bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga, sehingga menjaga selera risiko investor terhadap aset seperti Bitcoin tetap terjaga di tengah ketegangan geopolitik.
Jan 14, 2026
U.S. Producer Price Index (PPI) YoY
U.S. Producer Price Index (PPI) YoY Actual: 3.0% Forecast: 2.7% Previous: 2.8%→ Inflasi di tingkat produsen AS melonjak ke level 3.0%, jauh melampaui ekspektasi pasar 2.7% dan meningkat dari bulan sebelumnya.
Bagi pasar kripto, data yang “tinggi” ini cenderung menjadi sentimen negatif (bearish) jangka pendek, karena kenaikan biaya produksi ini dapat memicu inflasi konsumen di masa depan, memperkuat Dolar AS (DXY), dan membuat The Fed ragu untuk memangkas suku bunga dalam waktu dekat.
Jan 15, 2026
U.S. Initial Jobless Claims
U.S. Initial Jobless Claims Actual: – (Menunggu Rilis) Forecast: 215K Previous: 208K →Pasar memproyeksikan sedikit kenaikan jumlah klaim pengangguran menjadi 215K dari 208K sebelumnya.
Bagi pasar kripto, ini adalah momen krusial setelah data PPI yang tinggi; investor berharap data aktual nanti lebih tinggi dari ekspektasi (ekonomi melemah), yang akan berfungsi sebagai penyeimbang (“bad news is good news”) agar The Fed tidak memiliki alasan ganda untuk menaikkan suku bunga.
Sebaliknya, jika klaim turun drastis, risiko koreksi pasar akan meningkat.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, stabilnya CPI AS sesuai ekspektasi memberi sentimen positif bagi pasar kripto, tetapi lonjakan PPI meningkatkan risiko tekanan inflasi ke depan sehingga data Jobless Claimsmenjadi penentu arah pasar jangka pendek antara peluang reli lanjutan atau potensi koreksi.
Perkembangan Regulasi Kripto
Rusia meresmikan rancangan undang-undang (RUU) yang melegalkan perdagangan mata uang kripto.
Komisi Jasa Keuangan (FSC) Korea Selatan menerbitkan aturan yang mengizinkan perusahaan dan investor berinvestasi hingga 5% pada 20 aset kripto teratas.
Otoritas Jasa Keuangan Dubai (DFSA) resmi memberlakukan larangan total terhadap penggunaan token privasi (seperti Monero dan Zcash) serta alat pengaburan transaksi (mixers).
Pemerintah Nigeriamemberlakukan Nigerian Tax Administration Act (NTAA) 2025 yang mewajibkan penyedia layanan kripto untuk terhubung ke kartu identitas.
Senat AS resmi menjadwalkan ulang sidang RUU struktur pasar kripto menjadi 27 Januari 2026, dengan RUU yang akan dipublikasikan pada 21 Januari.
Adopsi Kripto oleh Institusi
Bank of New York Mellon (BNY) resmi meluncurkan layanan deposito yang ditokenisasi untuk klien institusional yang memungkinkan transfer dana 24/7.
Visa menjalin kemitraan dengan penyedia infrastruktur stablecoin BVNKuntuk memperluas platform Visa Direct (yang memproses $1,7 triliun per tahun).
DZ Bank di meluncurkan platform ‘meinKrypto’ yang diintegrasikan VR Banking untuk jual beli kripto secara aman melalui rekening bank utama mereka.
Standard Chartered, bank multinasional dengan aset $849 miliar, berencana untuk meluncurkan platform broker khusus kripto di bawah naungan SC Ventures.
Pemerintah Pakistan, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan proyek World Liberty Financial (WLFI) terkait penggunaan stablecoin USD1 untuk pembayaran lintas batas (cross-border) dan infrastruktur keuangan negara tersebut.
Performa Pasar Kripto Mingguan
Pasar kripto minggu ini menunjukkan pergeseran arus uang yang sangat agresif ke aset-aset berisiko tinggi. Investor terlihat memburu token kategori Meme (aset berbasis komunitas) dan ekosistem peluncuran token baru.
Sektor “Chinese Meme” mencatat kenaikan rata-rata harga yang sangat ekstrem hingga lebih dari 1.000%. Namun, di sisi lain, aset yang berfungsi menjaga kerahasiaan transaksi (Privacy Coins) juga mulai banyak dibeli kembali oleh pasar.
📈 Highlights:
Dominasi Meme & Spekulasi Tinggi 💥 Sektor Chinese Meme (+1.106%) dan Four.Meme Ecosystem (+831%) mencatatkan kenaikan harga tertinggi minggu ini. Menunjukkan bahwa para pedagang (trader) saat ini sedang fokus mengejar keuntungan cepat pada token-token viral yang baru muncul.
Kenaikan Sektor Privasi 🕵️♂️ Di bawah sektor meme, sektor Privacy Coins (+53,54%) dan Gambling (+47,12%) menunjukkan kinerja yang positif. Kenaikan pada sektor privasi ini menandakan bahwa selain berspekulasi, sebagian investor juga mulai mengakumulasi aset yang menawarkan fitur keamanan dan anonimitas transaksi.
Top Gainers (Aset Privasi Memimpin) 🚀 Token Pirate Chain (ARRR) menjadi aset dengan kinerja terbaik minggu ini, naik sebesar +192%. Kenaikan ini diikuti oleh token lain seperti VVV (+52,13%) dan Decred (DCR) (+36,44%), yang mempertegas bahwa aset fundamental berbasis privasi kembali mendapatkan momentum kenaikan.
Pada minggu sebelumnya, tim memproyeksikan bahwa harga perlu adanya konfirmasi lebih lanjut dari penurunan sebelumnya dan hal tersebut terjadi. Lalu, kemana selanjutnya?
Saat ini,timeframe daily, menunjukkan harga yang mengalami breakout di angka fibonacci 1.618 yang ditarik dari penurunan sebelumnya pasca pemberitaan CPI yang stagnan di 2.7%. Meski demikian, trader patut mewaspadi sebab harga berada di resistance indikator Ichimoku Cloud yang dikhawatirkan adanya retracement, hal ini juga didukung oleh RSI yang berada di zona 80. Apabila ada pelemahan maka BTC dikhawatirkan bisa retracement ke Fibonacci 0.886 94,227 yang merupakan Resistance Become Support sebelumnya. Tetapi, apabila terus melanjutkan kenaikan, maka diprediksi bisa naik hingga Fibonacci tertingginya di 2.618 103,798.
Pada timeframe weekly, harga Bitcoin berhasil rebound kuat dari MA 99 (garis ungu) dan berhasil breakout dari fase minggu ke 8. Seperti pada analisa timeframe daily yang didukung dengan indikator RSI goldencross,maka Bitcoin bisa naik hingga Fibonacci tertingginya di 2.618 103,798 sesuai dengan MA 25 (garis kuning) dan MA 50 (garis biru) yang merupakan resistance terkuatnya. Meski harga menunjukkan kenaikan yang sangat kuat, selalu ingat untuk disiplin menjaga modal agar tidak bangkrut seperti salah satu member di komunitas yang viral saat ini.
Daily:
Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan kenaikan breakout yang sangat kuat.
Weekly:
Harga Bitcoin pada timeframe weekly menunjukkan rebound dari MA 99 dan MA 7
🔭 Short-Term Projection:
✅ Bullish Case:
Saat ini harga sudah menunjukkan breakout meski terjebak di Cloud, retracement yang ada diprediksi untuk naik lebih lanjut lagi ke Fibonacci tertingginya di 2.618 103,798.
⚠️ Bearish Case:Meski sudah breakout, alangkah baiknya untuk menjaga kapital seiring adanya proyeksi retracement BTC ke Fibonacci 0.886 94,227.
Analisis Data On-Chain Bitcoin
Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week
Bitcoin ($BTC) saat ini sedang berada dalam fase koreksi hingga area harga sekitar $96.000. Grafik menunjukkan bahwa pergerakan harga sedang diapit oleh dua area likuiditas yang sangat tebal, menandakan bahwa pasar sedang menunggu volume transaksi yang cukup besar untuk menembus salah satu batas tersebut.
Likuiditas Atas ($99.000 – $100.000): Pada bagian atas grafik, terlihat garis berwarna kuning terang di rentang harga $99.000 hingga $100.000. Warna terang ini mengindikasikan adanya konsentrasi posisi Short (jual) dengan leverage tinggi yang menumpuk di area ini. Kenaikan harga ke level ini akan memicu likuidasi massal pada posisi tersebut.
Likuiditas Bawah ($93.000 – $94.000): Di bagian bawah, terdapat zona support yang kuat di rentang $93.000 hingga $94.000, serta garis likuiditas utama yang sangat tebal di level $90.000. Area ini berfungsi sebagai level support teknikal, di mana posisi Long (beli) banyak terkonsentrasi dan menahan harga agar tidak turun lebih jauh.
🔍 Insight:
Pasar saat ini bergerak terbatas di dalam rentang $93.000 sebagai batas bawah dan $99.000 sebagai batas atas, menunggu momentum untuk menentukan arah tren selanjutnya.
BTC: Realized Price STH vs LTH
Bitcoin saat ini menghadapi tantangan besar dari sisi pergerakan harga modal investor. Grafik menunjukkan posisi investor besar (whales) baru sedang berada dalam posisi rugi.
Harga Modal Investor Baru di $99.000
Garis ungu pada grafik menunjukkan bahwa rata-rata harga beli investor besar yang baru masuk ke pasar berada di angka $99.000. Karena harga pasar saat ini berada di bawah garis tersebut, artinya kelompok investor bermodal besar ini sedang mengalami kerugian yang belum direalisasikan (unrealized loss).
Potensi Tekanan Jual di Break Even
Level $99.000 kini menjadi resistensi atau batas atas yang sangat kuat. Jika harga Bitcoin naik kembali ke level ini, kemungkinan besar para investor tersebut akan menjual asetnya secara massal untuk sekadar “balik modal” (break even).
🔍 Insight: Jalan menuju harga $100.000 terhalang oleh level $99.000, karena di titik itulah investor besar yang “tersangkut” menunggu kesempatan untuk keluar pasar tanpa rugi.
Bitcoin: Liquidity Inventory
Bitcoin saat ini menunjukkan perpindahan kepemilikan aset yang sangat agresif. Grafik memperlihatkan bahwa meskipun ada tekanan jual dari investor lama, harga tetap bertahan kuat karena besarnya gelombang pembelian baru yang masuk menyerap pasokan tersebut.
Lonjakan Pembelian Area berwarna merah muda pada grafik menunjukkank kelompok yang menyerap pasokan pasar secara masif dengan memborong hampir 136.000 BTC hanya dalam 11 hari pertama bulan Januari, rekor tertinggi dalam periode ini.
Penjualan Investor Lama Terserap Pasar Investor Bitcoin lama (dompet tidak aktif >7 tahun) menjual aset senilai $286 juta, angka tertinggi sejak November 2025. Namun, grafik harga (garis hitam) tetap bergerak mendatar dan tidak jatuh. Hal ini membuktikan bahwa seluruh penjualan tersebut langsung dibeli habis oleh pasar, sehingga tidak menyebabkan penurunan harga.
🔍 Insight:Target harga $100.000 tetap realistis karena data membuktikan bahwa aset yang dijual oleh investor lama sedan
Data aliran dana Bitcoin di bursa memperlihatkan sinyal positif seiring harga yang kembali pulih ke level $93.000. Grafik menunjukkan investor mulai menarik asetnya dari pasar untuk disimpan.
Arus Keluar dari Bursa (Outflow) Grafik memperlihatkan batang merah di ujung kanan dengan nilai -476,1 BTC, yang berarti jumlah Bitcoin yang keluar dari bursa lebih banyak daripada yang masuk. Ini menandakan tekanan jual sudah berkurang drastis karena investor memilih memindahkan aset ke dompet pribadi alih-alih menjualnya.
Support Kuat di $86.000 Harga berhasil memantul naik setelah bertahan di level $86.000, area di mana rata-rata investor ETF membeli aset mereka. Setelah aksi jual massal ETF senilai $6 miliar mereda dan data inflasi stabil, pasar kini kembali dalam mode akumulasi dan meninggalkan kecemasan akan kenaikan suku bunga.
🔍 Insight: Tren kenaikan harga didukung oleh data on-chain yang menunjukkan berkurangnya stok Bitcoin di bursa, menandakan bahwa fase koreksi (penurunan harga) kemungkinan besar sudah berakhir.
Altcoin Update
Perkembangan Proyek Altcoin
Jaringan Solana merilis pembaruan mendesak v3.0.14 untuk validator guna mengamankan celah keamanan kritis dan menjaga stabilitas ekosistem senilai $76,8 miliar.
Mantan Wali Kota New York, Eric Adams, meluncurkan memecoin “NYC Token” dengan narasi untuk memerangi antisemitisme dan sentimen anti-Amerika.Namun, proyek ini berubah menjadi bencana instan ketika harga token anjlok 80% hanya beberapa menit setelah mencapai kapitalisasi pasar $580 juta.
Protokol ETHGasresmi meluncurkan token $GWEI. Dengan tujuan merestrukturisasi blok (blockspace) Ethereumyang fluktuatif menjadi pasar berjangka yang dapat diprediksi dan diperdagangkan. Token ini akan melakukan distribusi airdrop komunitas pada 19 Januari mendatang.
Bursa terdesentralisasi Lighter resmi merilis aplikasi seluler untuk pengguna iOS dan Android, menghadirkan akses penuh ke perdagangan spot, perpetuals, aset dunia nyata (RWA), dan pasar pra-rilis (pre-markets) langsung dari handphone.
Hard fork “Fermi” resmi aktif di jaringan BNB Smart Chain. Pembaruan ini meningkatkan kecepatan jaringan dengan memangkas waktu blok hingga 40% menjadi sekitar 0,45 detik dan mempercepat transaksi menjadi sekitar satu detik. Upgrade ini dirancang untuk menurunkan risiko slippage serta meningkatkan responsivitas jaringan menghadapi lonjakan aktivitas on-chain.
Analisis On Chain Altcoin
Data On-Chainmenunjukkan antrean staking Ethereummelonjak drastisakibat masuknya modal institusional masif dari BitMine dan produk ETF baru yang rela menunggu hingga sebulan demi mendapatkan eksposur jaringan, meskipun imbal hasil tahunan (APR) telah menyusut mendekati rekor terendah di kisaran 2,85%.
Token Story (IP) mencatat rebound harga 100% (naik dari $1,50 ke atas $3,00), didorong dominan oleh volume perdagangan spekulatif dari Korea Selatan. Namun, reli ini bertentangan dengan data on-chain menunjukkan aktivitas pengguna justru anjlok 95% (kurang dari 500 akun aktif harian), mengindikasikan kenaikan harga yang murni didorong oleh sentimen pasar regional tanpa adanya adopsi nyata.
Meskipun Ethereum berada di atas level psikologis $3.000. Namun, sinyal bearish mulai muncul dari data on-chain menunjukkan, di mana terjadi aliran masuk bersih (net inflow) ke bursa untuk pertama kalinya dalam enam bulan terakhir. Mengindikasikan bahwa investor mulai memindahkan aset mereka dari dompet dingin ke bursa, sebuah persiapan teknis untuk melakukan penjualan.
XRP berusaha menstabilkan harga di atas level psikologis $2 setelah tekanan jual mereda. Data on-chain Volume Z-Score 30 hari berada di angka 0,44 (zona netral-positif), yang mengindikasikan bahwa aktivitas perdagangan saat ini sangat seimbang—tidak ada kepanikan keluar (panic selling) maupun euforia spekulatif (FOMO).
Meskipun harga Cardano (ADA) masih kesulitan menembus $0,40. Data on-chainmengungkapkan aktivitas pembelian masif oleh “paus”. Dompet besar (pemegang 1 juta – 100 juta ADA) tercatat mengakumulasi sekitar 100 juta ADA sejak 11 Januari. Hal ini mengonfirmasi bahwa smart money sedang menyerap pasokan dari tangan ritel yang lemah.
Token Unlock
Token Unlock Minggu ketiga Januari 2026 (19-23 Januari) menuntut kewaspadaan ekstra dari investor. Berbeda dengan minggu tenang biasanya, kali ini terdapat beberapa proyek yang akan melepas token dalam persentase yang sangat besar terhadap total kapitalisasi pasarnya. Peningkatan jumlah token yang beredar secara tiba-tiba ini berpotensi menurunkan harga jika tidak diimbangi dengan permintaan pembeli yang kuat.
🔍 Highlight Unlock
🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Minggu ini perhatian tertuju pada Plume Network (PLUME) yang akan melepas token dalam jumlah sangat masif, mencapai 44.2% dari kapitalisasi pasarnya. Risiko tinggi juga terjadi pada Yooldo (ESPORTS) dengan persentase unlock sebesar 27.6%, serta LayerZero (ZRO) yang akan menambah suplai sebesar 10.3%. Ketiga aset ini memiliki risiko penurunan harga yang paling tinggi karena besarnya suplai baru yang masuk ke pasar.
🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Di kategori risiko sedang, terdapat AriaAI (ARIA) yang melepas 8.53% suplainya, diikuti oleh Akedo Games (AKE) sebesar 8.20%, Hyperlane (HYPER) sebesar 7.42%, dan Scroll (SCR) sebesar 5.75%. Meskipun tidak sebesar kategori pertama, penambahan token ini tetap dapat memicu fluktuasi harga jangka pendek, terutama jika volume perdagangan harian token tersebut sedang rendah.
🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Sebagian besar proyek minggu ini berada di zona yang relatif aman. Token infrastruktur besar seperti zkSync (ZK) hanya melepas 2.02%, Merlin Chain (MERL) sebesar 3.32%, dan SPACE ID (ID) sebesar 2.94%. Proyek lainnya seperti Polyhedra (ZKJ), Kaito (KAITO), dan Meteora (MET) juga mencatatkan angka rilis di bawah 4%. Persentase kecil seperti ini biasanya dianggap sebagai inflasi rutin yang jarang merusak tren harga secara signifikan.
💡 Analisis untuk Investor/Trader:
Hindari Pembelian Terburu-buru (PLUME & ESPORTS): Sangat disarankan untuk menunda pembelian token PLUME dan Yooldo (ESPORTS) hingga jadwal unlock selesai. Dengan tambahan suplai hampir 30% hingga 45%, tekanan jual dari investor awal atau tim proyek yang ingin mencairkan keuntungan akan sangat besar. Biarkan pasar menyerap suplai tersebut terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk masuk.
Waspada Volatilitas LayerZero (ZRO): Meskipun ZRO adalah proyek besar, rilis token sebesar 10.3% bernilai sekitar $39 Juta adalah jumlah yang signifikan. Trader jangka pendek sebaiknya berhati-hati terhadap potensi penurunan harga sementara di tanggal 20 Januari.
Manfaatkan Koreksi pada Token Besar (ZK, MERL, SCR): Bagi investor jangka panjang, penurunan harga sesaat pada token seperti zkSync atau Scroll saat jadwal rilis bisa menjadi peluang beli yang baik. Karena persentase rilisnya kecil, penurunan harga biasanya cepat pulih jika fundamental proyeknya kuat.
Proyeksi & Analisis
Market Cap & Volume meningkat hingga mencapai angka $3.27 Triliun, mencatatkan pertumbuhan sebesar +5.12% dalam satu minggu terakhir. CoinMarketCap 100 Index juga naik ke posisi $194.72 (+5.32%), menunjukkan bahwa aset kripto mengalami kenaikan. Indeks Fear & Greed berada di angka 54 (Neutral), menandakan bahwa kondisi pasar investor mulai pulih. CMC Altcoin Season Index berada di skor 28/100. Meskipun demikian, pasar masih didominasi oleh Bitcoin (Bitcoin Season), yang berarti aliran uang investor saat ini masih lebih fokus pada Bitcoin dibandingkan aset kripto lainnya (altcoin).
🔮Outlook Minggu Depan:
✅Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan kenaikan breakout yang sangat kuat.
Bullish case:Saat ini harga sudah menunjukkan breakout meski terjebak di Cloud, retracement yang ada diprediksi untuk naik lebih lanjut lagi ke Fibonacci tertingginya di 2.618 103,798.
Bearish case:Meski sudah breakout, alangkah baiknya untuk menjaga kapital seiring adanya proyeksi retracement BTC ke Fibonacci 0.886 94,227.
✅ Zona likuidasi & teknikal:
Zona $99.000 – $100.000 ➜ Menjadi resistance terkuat.
Zona $93.000 – $94.000 ➜ Menjadi area support yang krusial
✅ Narrative utama:
Sektor Chinese Meme (+1.106%) dan Four.Meme Ecosystem (+831%) mendominasi, menandakan fokus pasar sangat agresif pada spekulasi aset meme.
Token ARRR memimpin dengan kenaikan harga (+192%). Disusul oleh 币安人生 (+71.85%) dan VVV (+52.13%).
✅ On-chain Insight & Derivatif:
BTC Realized Price New Whales → Level $99.000 menjadi level investor besar balik modal.
BTC: Liquidity Inventory → Akumulasi melonjak dengan pembelian hampir 136.000.
Exchange Netflow → Arus keluar dana (outflow) mendominasi bursa, menandakan tekanan jual mereda dan harga pulih dari support $86.000.
Pantau sektor Chinese Meme dan Four.Meme Ecosystem yang memperlihatkan momentum paling dominan minggu ini. Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock ekstrem seperti Plume Network (PLUME) (~44.2%) dan Yooldo (ESPORTS) (~27.6%) pekan depan.
Sebaliknya, manfaatkan potensi fluktuasi harga dari unlock kelas menengah seperti LayerZero (ZRO) (~10.3%) atau Scroll (SCR) (~5.75%) untuk peluang teknikal cepat. Mengingat sentimen pasar yang telah membaik ke zona ‘Neutral’ (54) namun masih di bawah kendali Bitcoin Season (28), langkah paling bijak saat ini adalah disiplin menjaga modal.
Fokuslah hanya pada aset-aset besar yang terbukti kuat dan hindari terlalu agresif pada aset spekulatif yang berisiko tinggi.
Edukasi Kripto
Geopolitik & Aset: Mengapa Emas Naik sedangkan Bitcoin Turun Saat Konflik Negara?
Saat terjadi ketegangan atau konflik antarnegara (geopolitik), harga Emas dan Perak biasanya langsung naik, sedangkan Bitcoin justru seringkali turun atau bergerak mendatar (sideways). Berikut adalah penjelasan teknis mengapa hal ini terjadi:
1. Perbedaan Kategori Risiko (Risk-Off vs Risk-On)
Emas (Risk-Off): Emas diklasifikasikan sebagai aset “Risk-Off” atau aset minim risiko. Secara historis, Emas adalah aset pelindung nilai utama. Saat terjadi ketidakpastian global, investor institusi akan menjual aset lain dan memindahkan modalnya ke Emas untuk keamanan.
Bitcoin (Risk-On): Saat ini, investor besar masih menggolongkan Bitcoin sebagai aset “Risk-On” atau aset berisiko tinggi, sejajar dengan saham teknologi. Ketika terjadi konflik, investor cenderung menghindari risiko. Akibatnya, mereka menjual Bitcoin untuk mengamankan uang tunai atau membeli Emas.
2. Volatilitas Harga Investor menghindari fluktuasi harga yang tajam saat situasi dunia sedang tidak stabil.
Emas: Memiliki pergerakan harga yang stabil dan tidak berubah drastis dalam waktu singkat.
Bitcoin: Memiliki volatilitas tinggi (harga bisa naik atau turun drastis dalam satu hari). Dalam kondisi krisis perang, investor lebih memilih stabilitas daripada potensi keuntungan tinggi namun berisiko jatuh dalam.
💡 Kesimpulan: Emas mengalami kenaikan harga saat terjadi konflik fisik karena fungsinya sebagai aset pelindung nilai yang stabil. Sementara itu, Bitcoin lebih responsif terhadap isu kebijakan keuangan (seperti inflasi atau suku bunga) dibandingkan isu konflik fisik antarnegara.
Pengumuman
Tokocrypto Resmi Hadirkan Pasangan Perdagangan USD1 untuk 15 Aset Kripto Populer
Tokocrypto mengumumkan pembukaan pasangan perdagangan baru dengan USD1 untuk memperluas pilihan aset digital dan memberi fleksibilitas transaksi pengguna. Mulai 15 Januari pukul 15.00 WIB, pengguna bisa memperdagangkan sejumlah kripto populer dengan pasangan USD1, sebagai alternatif stable pair untuk trading dan manajemen portofolio.
Aset yang tersedia (USD1 pair): ADA, ASTER, AVAX, BCH, BNB, BTC, DOGE, ETH, LINK, PEPE, SOL, SUI, UNI, WLFI, dan XRP.
Manfaat utama, diversifikasi stable pair untuk strategi trading lebih fleksibel, memudahkan manajemen risiko volatilitas, dan menambah pilihan pasangan perdagangan dalam satu platform.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.