Tag Archives: kripto

Bitcoin Stabil di $90.624, Masih Konsolidasi

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin bergerak relatif stabil di tengah pasar kripto yang masih diliputi sikap wait and see.

Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Minggu (11/1), harga Bitcoin (BTC) berada di level $90,624.84 per BTC/USD, mencatatkan kenaikan tipis sekitar +0,18% hingga +0,25% dalam 24 jam terakhir.

Pergerakan ini mencerminkan kondisi pasar yang cenderung tenang, dengan volatilitas yang jauh lebih rendah dibandingkan periode reli maupun koreksi tajam sebelumnya.

Dari sisi kapitalisasi, Bitcoin masih kokoh di peringkat 1 sebagai aset kripto terbesar di dunia, dengan kapitalisasi pasar sekitar $1.809–$1.810 triliun.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam berada di kisaran $11,90–$11,95 miliar, menunjukkan aktivitas transaksi yang moderat.

Angka ini menandakan bahwa minat pasar masih ada, namun belum cukup kuat untuk mendorong pergerakan harga yang agresif.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $90.559, Efek Konsolidatif

Pergerakan Harga Bitcoin dalam 24 Jam Terakhir

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak dalam rentang yang relatif sempit. Harga terendah tercatat di $90,283.40, sementara harga tertinggi mencapai $90,713.03.

Rentang yang sempit ini menegaskan bahwa pasar sedang berada dalam fase konsolidasi, di mana kekuatan beli dan jual cenderung seimbang.

Perubahan harga jangka sangat pendek juga menguatkan gambaran tersebut.

Dalam satu jam terakhir, harga BTC nyaris tidak berubah (0%), menandakan minimnya dorongan besar dari pelaku pasar.

Kondisi seperti ini sering kali menjadi fase “tenang sebelum badai”, di mana pasar menunggu katalis baru untuk menentukan arah berikutnya.

Tren Jangka Pendek hingga Menengah

Meski stabil hari ini, performa Bitcoin dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan tekanan yang cukup terasa.

Dalam 30 hari terakhir, BTC turun sekitar -1,73%, relatif ringan. Namun jika diperluas, koreksi menjadi lebih jelas. Dalam 60 hari, harga turun -12,29%, dan dalam 90 hari terakhir, penurunan mencapai -21,08%.

Data ini menempatkan Bitcoin dalam fase koreksi menengah setelah sebelumnya sempat mencetak reli besar hingga menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di $126,198.07.

Jarak yang cukup lebar dari level tertinggi tersebut menandakan bahwa pasar masih berada dalam periode penyesuaian, baik dari sisi teknikal maupun psikologis investor.

Kekuatan Fundamental Bitcoin

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dari sisi fundamental, posisi Bitcoin masih sangat kuat. Sirkulasi pasokan saat ini mencapai 19,97 juta BTC, atau sekitar 95,12% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Artinya, sebagian besar Bitcoin yang akan pernah ada sudah beredar di pasar. Kelangkaan struktural inilah yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu pilar utama narasi nilai Bitcoin.

Dengan kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) sekitar $1,902 triliun, Bitcoin tetap menjadi aset kripto dengan dominasi paling signifikan, baik dari sisi valuasi maupun persepsi investor global.

Bagi banyak pelaku pasar, Bitcoin masih berperan sebagai “barometer” utama arah industri kripto secara keseluruhan.

Apa Arti Pergerakan Stabil Ini bagi Pasar?

Pergerakan mendatar di area $90.000 dapat dibaca dari dua sudut pandang.

Di satu sisi, stabilitas ini mencerminkan ketahanan harga Bitcoin, yang tetap bertahan di level tinggi meski tekanan koreksi 2–3 bulan terakhir cukup dalam.

Ini bisa diartikan sebagai sinyal bahwa pasar sedang membangun basis (base) baru.

Di sisi lain, volume yang tidak terlalu besar dan rentang harga yang sempit juga menunjukkan minimnya dorongan baru, baik dari investor ritel maupun institusi.

Tanpa katalis kuat, harga berpotensi melanjutkan fase konsolidasi, bergerak sideways hingga muncul pemicu berikutnya.

Prospek Bitcoin ke Depan

Ke depan, perhatian pasar umumnya akan tertuju pada dua hal utama: apakah Bitcoin mampu mempertahankan area $90.000 sebagai support, dan apakah volume mulai meningkat seiring upaya harga menembus area yang lebih tinggi.

Jika tekanan beli menguat, peluang untuk rebound teknikal terbuka. Namun jika support gagal bertahan, risiko uji level yang lebih rendah tetap perlu diantisipasi.

Baca Juga: Riset Kripto 05-09 Jan 2026: Konflik Geopolitik: Bom Waktu Bitcoin?

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin berada dalam fase konsolidasi di sekitar $90,624, dengan pergerakan harian yang relatif datar.

Meski tren 60 hingga 90 hari masih mencerminkan koreksi, stabilitas harga saat ini memberi sinyal bahwa pasar sedang mencari arah baru.

Bagi investor dan trader, fase seperti ini sering kali menjadi periode krusial untuk mengamati volume, sentimen, dan reaksi harga di level kunci.

Bitcoin mungkin sedang tenang, tetapi sejarah menunjukkan bahwa fase tenang kerap menjadi awal dari pergerakan besar berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

ETH Masih Sideways, Harga Ethereum Hari Ini Stabil di Area $3.000

Harga Ethereum (ETH) hari ini tercatat berada di level $3,091.57 per ETH/USD, mencatatkan kenaikan tipis sekitar +0,42% hingga +0,43% dalam 24 jam terakhir.

Pergerakan ini menempatkan Ethereum dalam fase yang relatif stabil, di tengah pasar kripto yang masih cenderung berhati-hati.

Meski belum menunjukkan reli kuat, data dari Tokocrypto menunjukkan ETH tetap bertahan di atas area psikologis $3.000, sebuah level penting yang kini menjadi sorotan pelaku pasar.

Dari sisi valuasi, Ethereum mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia.

Kapitalisasi pasar ETH berada di kisaran $373,14–$373,28 miliar, menegaskan peran sentral Ethereum dalam ekosistem blockchain global, khususnya di sektor smart contract, DeFi, NFT, dan berbagai aplikasi Web3.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam tercatat sekitar $6,57–$6,59 miliar, menunjukkan aktivitas pasar yang cukup aktif, meski belum mencerminkan masuknya arus modal besar secara agresif.

Baca: Harga Ethereum Melemah ke Level $3.076, Faktor Tekanan Jual

Pergerakan Harga Ethereum 24 Jam Terakhir

Dalam satu hari terakhir, pergerakan Ethereum berlangsung dalam rentang yang sempit.

Harga terendah ETH tercatat di $3,075.14, sedangkan tertinggi mencapai $3,099.17. Rentang ini menandakan volatilitas harian yang relatif rendah, sebuah ciri khas fase konsolidasi.

Perubahan harga jangka sangat pendek juga menguatkan gambaran tersebut.

Dalam satu jam terakhir, ETH naik tipis sekitar +0,05%, mencerminkan bahwa pasar belum memiliki dorongan kuat, baik dari sisi pembeli maupun penjual.

Kondisi ini biasanya muncul ketika pelaku pasar sedang menunggu katalis baru sebelum menentukan arah pergerakan berikutnya.

Kinerja ETH dalam 30, 60, dan 90 Hari

Jika ditarik ke perspektif yang lebih luas, performa Ethereum dalam beberapa bulan terakhir masih berada di bawah tekanan.

Dalam 30 hari terakhir, ETH terkoreksi sekitar -4,61%. Tekanan semakin terlihat pada rentang yang lebih panjang, dengan penurunan -9,97% dalam 60 hari, serta -25,22% dalam 90 hari terakhir.

Data ini menunjukkan bahwa meskipun pergerakan harian relatif stabil, Ethereum masih berada dalam tren koreksi menengah.

Harga saat ini juga masih cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $4,953.73, yang menjadi referensi penting bagi investor jangka panjang.

Jarak ini menandakan bahwa pasar masih berada dalam fase pemulihan atau akumulasi setelah periode penurunan signifikan.

Fondasi Fundamental Ethereum Tetap Kuat

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Di luar fluktuasi harga, fondasi Ethereum tetap kokoh. Sirkulasi pasokan saat ini mencapai sekitar 120,69 juta ETH, dengan tidak adanya batas maksimum pasokan yang ditetapkan.

Model ekonomi Ethereum yang dinamis, termasuk mekanisme pembakaran biaya transaksi, membuat suplai efektif ETH dapat berfluktuasi tergantung pada aktivitas jaringan.

Sebagai tulang punggung sebagian besar ekosistem DeFi dan aplikasi terdesentralisasi, Ethereum memiliki utilitas nyata yang terus berkembang.

Hal ini menjadikan ETH tidak hanya dipandang sebagai aset spekulatif, tetapi juga sebagai “bahan bakar” utama ekonomi blockchain.

Faktor inilah yang sering menjadi alasan mengapa minat investor jangka panjang terhadap Ethereum relatif bertahan, bahkan ketika harga sedang mengalami tekanan.

Apa Arti Konsolidasi Ini bagi Pasar?

Pergerakan Ethereum yang cenderung datar di kisaran $3.000 dapat diartikan sebagai fase penyeimbangan antara tekanan jual dan minat beli.

Di satu sisi, tren 60 hingga 90 hari yang masih negatif menunjukkan bahwa sentimen pasar belum sepenuhnya pulih.

Namun di sisi lain, kemampuan ETH bertahan di atas $3.000 memberi sinyal adanya area minat beli yang cukup kuat.

Fase konsolidasi seperti ini sering kali menjadi periode krusial. Jika volume mulai meningkat seiring dorongan harga ke atas, peluang pembalikan tren terbuka.

Sebaliknya, jika tekanan jual kembali mendominasi, ETH berpotensi menguji kembali level support yang lebih rendah.

Prospek Ethereum ke Depan

Dalam waktu dekat, perhatian pasar akan tertuju pada kemampuan Ethereum mempertahankan area $3.000 serta respons harga terhadap setiap peningkatan volume.

Pergerakan di luar rentang sempit saat ini kemungkinan akan menentukan arah jangka pendek, apakah menuju fase rebound atau kelanjutan konsolidasi.

Bagi investor, kondisi ini sering dimanfaatkan sebagai momen observasi: memantau stabilitas harga, perubahan volume, dan sentimen pasar global kripto yang juga sangat memengaruhi pergerakan ETH.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Turun 3,05% ke $3.151, Tetap Menguat

Harga Ethereum hari ini berada di sekitar $3.091 dengan kenaikan tipis 0,42%, menandakan Ethereum masih berada dalam fase konsolidasi.

Meski tren menengah masih menunjukkan tekanan, stabilitas di atas $3.000 mencerminkan ketahanan harga di tengah pasar yang belum sepenuhnya pulih.

Dengan fundamental yang kuat dan peran vital dalam ekosistem blockchain, Ethereum tetap menjadi salah satu aset kripto paling diperhatikan.

Fase tenang ini bisa menjadi fondasi bagi pergerakan berikutnya, menjadikan periode sekarang penting untuk dicermati oleh trader maupun investor jangka panjang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Menguat ke $0,21, Market Cap Tembus $1,75 Miliar

Pi Network (PI) masih menjadi salah satu topik hangat di dunia kripto.

Menurut data terbaru dari CoinMarketCap pada Minggu (11/1), harga Pi Network hari ini diperdagangkan di sekitar $0,2089 per koin, mencerminkan pergerakan yang stabil dengan perubahan kecil dalam 24 jam terakhir.

Pergerakan harga yang relatif tenang ini terjadi di tengah dinamika pasar yang lebih luas, di mana investor terus memantau perkembangan Pi sebagai aset digital yang sedang berada dalam fase awal pasar setelah peluncuran mainnet dan pemasukan ke berbagai bursa kripto.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun 0,54%, Tertekan Likuiditas Tipis

Data Harga & Metrik Utama Pi Network

Untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap, berikut adalah metrik harga dan pasar Pi Network ketika artikel ini ditulis:

  • Harga Pi (PI) saat ini: sekitar $0,2089 per token
  • Kapitalisasi pasar: ± $1,75 miliar
  • Volume perdagangan 24 jam: sekitar $4,23 juta
  • Suplai beredar: ± 8,38 miliar PI
  • Total suplai maksimum: 100 miliar PI
  • Volume terhadap market cap: rendah, sekitar 0,24%
  • Harga tertinggi sepanjang masa (ATH): ± $2,98, dicapai pada Februari 2025
  • Harga terendah periode baru-baru ini: sekitar $0,1585

Data ini menunjukkan bahwa Pi Network kini jauh di bawah level tertinggi sejarahnya, namun masih tetap menjadi salah satu kripto besar berdasarkan kapitalisasi pasar.

Stabilitas di Tengah Fase Pasar

Menyelami angka-angka tersebut dalam bentuk naratif, Pi (PI) saat ini seperti sedang memasuki fase stabilisasi harga setelah periode volatil yang panjang.

Baru-baru ini, harga Pi cenderung berada di kisaran sekitar $0,20–$0,21, dengan fluktuasi harian yang relatif kecil.

Artinya, pasar sedang mencari pricing discovery atau penentuan level harga yang dianggap wajar oleh pemain pasar setelah fase antusiasme awal mereda.

Sebagian besar supply belum beredar (hanya sekitar 8,38% dari total 100 miliar), yang berarti tekanan jual belum maksimal muncul, dan koin Pi yang tersedia di pasar masih terbatas.

Hal ini sering menjadi faktor yang membantu menjaga harga tidak terlalu jatuh dalam kondisi pasar yang lebih luas sedang berhati-hati.

Kapitalisasi Pasar dan Likuiditas

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Kapitalisasi pasar Pi Network yang sekitar $1,75 miliar menempatkannya di antara aset kripto berkapitalisasi menengah ke atas secara global.

Namun, volume perdagangan 24 jam yang relatif rendah dibandingkan kapitalisasi menunjukkan bahwa likuiditas Pi masih terbatas, dan aktivitas trading belum tinggi jika dibandingkan dengan aset lain seperti Bitcoin atau Ethereum.

Kondisi ini mencerminkan pasar Pi yang masih berkembang: minat investor ada, tetapi realisasi volume besar dan aktivitas perdagangan aktif masih belum sepenuhnya terjadi.

Hal ini umum ditemukan pada proyek kripto yang baru memasuki fase post-mainnet dan sedang dibangun ekosistemnya.

Perbandingan Harga dengan Rekor Tertinggi

Harga Pi saat ini jauh di bawah puncak historisnya pada sekitar $2,98, yang dicapai pada 26 Februari 2025.

Jika dibandingkan, harga saat ini menunjukkan bahwa Pi telah mengalami koreksi tajam — hampir 93% dari nilai tertingginya.

Rekor ini menjadi titik referensi penting, karena menunjukkan bahwa sejak memasuki pasar secara lebih luas, sentiment awal sangat kuat namun mengalami penurunan seiring pasar menyesuaikan ekspektasi nilai Pi berdasarkan realitas volume, utilitas, dan permintaan.

Suplai dan Dampaknya terhadap Harga

Model suplai Pi Network adalah maksimum 100 miliar token, namun circulating supply saat ini hanya sekitar 8,38 miliar.

Itu berarti lebih dari 90% token masih terkunci atau belum masuk ke peredaran pasar.

Suplai yang sebagian besar masih tidak aktif ini menjadi salah satu faktor utama yang membantu menahan laju penurunan harga, sekaligus membuat harga Pi tetap sensitif terhadap jumlah koin yang mulai dilepas secara bertahap.

Faktor suplai ini sering kali menjadi perdebatan di komunitas kripto.

Pengembang Pi Network telah merancang mekanisme distribusi token secara bertahap, tetapi jika dalam waktu dekat suplai dibuka lebih banyak tanpa peningkatan permintaan yang seimbang, itu berpotensi memberi tekanan jual yang meningkatkan volatilitas harga.

Baca Juga: Lima Penyebab Harga Pi Coin Turun Drastis

Harga Pi Network hari ini sekitar $0,2089, dengan kapitalisasi pasar yang solid di angka ±$1,75 miliar dan volume perdagangan harian sekitar $4,23 juta.

Pi berada dalam fase konsolidasi setelah periode volatil dan masih jauh dari puncak historisnya. Suplai yang besar dan tingkat likuiditas yang sedang berkembang turut membentuk dinamika harga saat ini.

Bagi investor dan pengamat pasar, memahami metrik harga ini bukan sekadar melihat angka, tetapi juga menyadari bahwa Pi Network masih dalam fase awal evolusi pasar kripto — di mana stabilitas, adopsi ekosistem, dan pembukaan suplai token menjadi faktor kunci yang akan menentukan arah harga selanjutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Hyperlane (HYPER) Melejit 30%, Altcoin Paling Cuan Hari Ini

Harga HYPER hari ini menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian di pasar kripto.

Token Hyperlane (HYPER) diperdagangkan di Tokocrypto di level $0,164165 per HYPER/USD, dengan lonjakan sekitar +30,32% hingga +30,87% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan agresif ini menempatkan HYPER sebagai salah satu altcoin dengan performa harian terbaik, sekaligus menarik minat trader dan investor yang memburu aset ber-momentum tinggi.

Tak hanya dari sisi harga, lonjakan juga terlihat jelas pada aktivitas pasar.

Volume perdagangan 24 jam mencapai sekitar $91,23–$91,99 juta, jauh melampaui kapitalisasi pasar yang berada di kisaran $35,95–$36,11 juta.

Rasio volume terhadap market cap yang sangat tinggi ini mengindikasikan terjadinya perputaran dana besar-besaran dan meningkatnya spekulasi di pasar HYPER.

Baca Juga: Naik 311%, Hyperlane (HYPER) Jadi Sorotan Investor

Pergerakan Harga HYPER dalam 24 Jam Terakhir

Dalam satu hari terakhir, HYPER menunjukkan volatilitas tinggi. Harga terendah tercatat di $0,123639, sementara harga tertinggi menyentuh $0,166665.

Rentang pergerakan yang lebar ini menggambarkan kuatnya tarik-menarik antara pembeli yang mengejar reli dan penjual yang melakukan aksi ambil untung.

Menariknya, momentum masih terjaga hingga jangka sangat pendek. Dalam satu jam terakhir, HYPER masih menguat sekitar +1,85%, menandakan tekanan beli belum sepenuhnya mereda.

Kondisi seperti ini sering kali menandakan pasar masih berada dalam fase eksplosif, di mana sentimen dan volume menjadi faktor penggerak utama.

Kinerja HYPER dalam 7, 30, 60, dan 90 Hari

Pergerakan harga Hyperlane (HYPER/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Hyperlane (HYPER/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika ditarik ke periode yang lebih luas, reli hari ini semakin menonjol.

Dalam 7 hari terakhir, HYPER telah naik sekitar +28,22%, memperkuat sinyal bahwa token ini sedang berada dalam tren naik jangka pendek.

Secara bulanan, performa HYPER juga positif. Dalam 30 hari, harga naik sekitar +9,68%, meski sempat mengalami fluktuasi.

Namun, untuk perspektif menengah, gambaran masih campuran. Dalam 60 hari, HYPER masih turun sekitar -4%, dan dalam 90 hari terakhir terkoreksi sekitar -25,14%.

Artinya, lonjakan hari ini dapat dipandang sebagai rebound kuat setelah periode tekanan yang cukup panjang.

Harga HYPER saat ini juga masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $0,689774, yang menunjukkan bahwa meskipun reli hari ini impresif, secara historis token ini masih berada di area bawah dibandingkan puncak sebelumnya.

Data Pasar dan Struktur Pasokan

Saat ini Hyperlane berada di sekitar peringkat ke-540 aset kripto global.

Sirkulasi pasokan tercatat sekitar 219,97 juta HYPER, atau baru sekitar 22% dari total pasokan maksimum 1 miliar token. Dengan kata lain, sebagian besar suplai masih belum beredar di pasar.

Hal ini tercermin pada perbandingan valuasi. Kapitalisasi pasar sekitar $36 juta, sementara kapitalisasi terdilusi penuh (FDV) mencapai sekitar $163,42 juta.

Perbedaan yang cukup lebar antara market cap dan FDV menunjukkan potensi dilusi di masa depan apabila token tambahan masuk ke sirkulasi, sebuah faktor penting yang selalu diperhatikan investor.

Faktor Pendorong Kenaikan HYPER

Kenaikan lebih dari 30% dalam sehari umumnya tidak terjadi tanpa kombinasi beberapa faktor pasar, antara lain:

  1. Lonjakan volume ekstrem
    Volume harian yang jauh lebih besar dari market cap menandakan adanya arus modal agresif dan minat spekulatif yang sangat kuat.
  2. Efek rebound teknikal
    Mengingat tren 60–90 hari masih negatif, reli ini berpotensi menjadi rebound dari area harga yang sebelumnya tertekan.
  3. Daya tarik sektor dan narasi proyek
    Hyperlane dikenal sebagai proyek infrastruktur interoperabilitas lintas-chain. Ketika minat terhadap proyek infrastruktur Web3 meningkat, token seperti HYPER kerap menjadi sasaran trader.
  4. Efek FOMO (fear of missing out)
    Lonjakan cepat sering memicu gelombang beli lanjutan dari pelaku pasar yang tidak ingin tertinggal momentum.

Peluang dan Risiko yang Perlu Dicermati

Di satu sisi, momentum kuat, volume tinggi, dan kenaikan mingguan yang solid membuka peluang kelanjutan reli jika minat pasar bertahan.

Namun di sisi lain, kenaikan tajam dalam waktu singkat juga meningkatkan risiko koreksi cepat, terutama jika didominasi oleh spekulasi jangka pendek.

Beberapa hal penting yang patut dipantau ke depan meliputi:

  • Apakah volume tetap tinggi setelah lonjakan
  • Respons harga di area $0,16–$0,17
  • Sentimen pasar altcoin secara keseluruhan
  • Perkembangan suplai beredar dan potensi pembukaan token

Baca Juga: Demam Korea Selatan Dorong Hyperlane (HYPER) Cetak Rekor ATH

Harga HYPER hari ini yang melonjak ke $0,164 dengan kenaikan lebih dari 30% menjadikan Hyperlane sebagai salah satu altcoin paling menonjol di pasar.

Didukung volume perdagangan yang menembus $91 juta, reli ini mencerminkan masuknya minat besar dari pelaku pasar.

Meski peluang masih terbuka, volatilitas tinggi dan struktur pasokan yang belum sepenuhnya beredar membuat HYPER tetap tergolong aset berisiko tinggi.

Bagi investor dan trader, fase ini merupakan momen krusial untuk memantau kekuatan tren, keberlanjutan volume, dan disiplin dalam manajemen risiko.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Publikasikan Proof of Reserves, Aset Pengguna Tumbuh 2x

Tokocrypto memperkuat upaya membangun kepercayaan pengguna dengan menerapkan Proof of Reserves (PoR) atau Bukti Cadangan. Mekanisme verifikasi ini memungkinkan publik dan pengguna meninjau ketersediaan aset secara transparan dan terukur.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengatakan transparansi menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan pengguna, terutama di tengah dinamika industri kripto yang terus berkembang. “Di tengah kembali munculnya kekhawatiran publik soal keamanan aset nasabah di industri, Tokocrypto memastikan dana pengguna dikelola secara bertanggung jawab dan dapat diverifikasi. Proof of Reserves kami adalah bentuk komitmen transparansi agar pengguna bisa melihat dan mengecek bahwa aset mereka tersedia secara utuh,” ujar Calvin.

Tokocrypto, salah satu pedagang aset kripto yang berlisensi OJK di Indonesia, telah merilis Proof of Reserves sejak tahun 2023. Sejak pertama kali diperkenalkan, nilai aset pengguna yang tercatat dalam sistem PoR mengalami pertumbuhan signifikan. Per 1 Januari 2026, total aset pengguna yang terverifikasi dalam Proof of Reserves Tokocrypto mencapai sekitar US$345.379.785, atau tumbuh hampir dua kali lipat dibandingkan periode awal peluncuran.

Aset Pengguna Tumbuh Dua Kali Lipat

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Sumber: Tokocrypto.
CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Sumber: Tokocrypto.

Calvin menilai pertumbuhan ini juga mencerminkan minat investasi aset kripto pengguna yang tetap tinggi. “Pertumbuhan nilai aset pengguna dalam PoR hingga sekitar US$345 juta per 1 Januari 2026 menunjukkan minat investasi kripto pengguna yang tetap tinggi. Kami melihat potensi pertumbuhan ini masih bisa berlanjut seiring meningkatnya partisipasi investor dan semakin matangnya ekosistem aset kripto di Indonesia,” kata Calvin.

Aset-aset utama yang tercatat dalam Proof of Reserves berasal dari token berkapitalisasi besar yang telah mapan secara global dan termasuk yang paling aktif diperdagangkan, baik di pasar global maupun di Indonesia. Per 1 Januari 2026, aset tersebut mencakup Bitcoin (BTC) sebesar 1.246,79999263 BTC, Ethereum (ETH) sebesar 10.005,61888101 ETH, BNB sebesar 12.272,89562512 BNB, serta Tether (USDT) sebesar 75.520.184,47678899 USDT.

Dalam implementasinya, Tokocrypto mengadopsi teknologi Merkle Tree dan zk-SNARKs (Zero-Knowledge Succinct Non-Interactive Argument of Knowledge) untuk memastikan proses verifikasi yang akurat sekaligus menjaga privasi data pengguna. Melalui sistem Merkle Tree, setiap pengguna dapat melakukan verifikasi mandiri (self-verification) untuk memastikan bahwa saldo mereka benar-benar tercatat sebagai bagian dari total kewajiban Tokocrypto. Sementara itu, teknologi zk-SNARKs digunakan untuk membuktikan bahwa total saldo pengguna yang dihitung setara atau lebih kecil dari total aset cadangan yang dimiliki perusahaan, tanpa membuka informasi sensitif ke publik.

Utamakan Transparansi dan Keamanan

Tokocrypto rilis Proof of Reserves kuatkan komitmen transparansi. Sumber: Tokocrypto.
Tokocrypto rilis Proof of Reserves kuatkan komitmen transparansi. Sumber: Tokocrypto.

“Kami menerapkan verifikasi berbasis Merkle Tree dan zk-SNARKs untuk memastikan audit cadangan aset lebih akurat sekaligus menjaga privasi. Pengguna juga bisa melakukan self-verification untuk memastikan saldo mereka tercatat dalam perhitungan, dengan prinsip cakupan aset 1:1,” tutur Calvin.

Tokocrypto juga menegaskan bahwa seluruh aset perusahaan dicatat dalam akun terpisah dan tidak dimasukkan dalam perhitungan Proof of Reserves. Data PoR dapat diakses secara terbuka melalui laman resmi https://www.tokocrypto.com/id/proof-of-reserves, lengkap dengan panduan verifikasi bagi pengguna.

Selain menerapkan PoR, Tokocrypto terus memperkuat ekosistem keamanan dan pelayanan kepada nasabah melalui berbagai langkah strategis. Perusahaan menerapkan sistem keamanan berlapis yang mencakup enkripsi data, proteksi API, serta teknologi deteksi intrusi dan firewall. Perusahaan juga telah mengantongi sertifikasi ISO 27001 dan ISO 27017 sebagai standar internasional dalam manajemen keamanan informasi dan layanan cloud.

Melalui berbagai inisiatif ini, Tokocrypto menegaskan fokusnya pada transparansi, keamanan, serta peningkatan kualitas layanan, sejalan dengan upaya membangun industri aset kripto yang lebih sehat dan berkelanjutan di Indonesia.

Baca juga: OJK Umumkan Exchange Kripto Berizin, Tokocrypto Termasuk di Dalamnya


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kartu Stablecoin Diprediksi Meledak di 2026, Dana Rp4.000 Triliun Jadi Pemicu?

Adopsi kartu berbasis stablecoin diprediksi akan menjadi salah satu tema terbesar industri kripto pada 2026. Prediksi ini disampaikan oleh Managing Partner Dragonfly, Haseeb Qureshi, menyusul pendanaan jumbo senilai US$250 juta yang diraih perusahaan fintech stablecoin, Rain.

Dalam unggahan di platform X pada Jumat, Qureshi menyebut bahwa kripto semakin terintegrasi ke dalam sistem pembayaran global. Menurutnya, kartu stablecoin menjadi jembatan penting antara teknologi blockchain dan pengalaman pembayaran yang sudah akrab bagi konsumen.

“Ini akan menjadi salah satu tema besar 2026: kripto semakin menyatu dengan alur pembayaran ekonomi global,” tulis Qureshi.

Pendanaan terbaru tersebut mendorong valuasi Rain mendekati US$2 miliar. Sepanjang 2025, Rain mencatat pertumbuhan signifikan dengan peningkatan jumlah pengguna kartu aktif hingga 30 kali lipat dan lonjakan volume pembayaran tahunan hampir 40 kali lipat, menjadikannya salah satu perusahaan fintech dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Kartu stablecoin mungkin menghadapi keterbatasan

Dilaporkan Cointelegraph, Rain mendukung berbagai stablecoin utama seperti USDT dan USDC, serta berjalan di sejumlah jaringan blockchain, termasuk Ethereum, Solana, Tron, dan Stellar. Model ini memungkinkan transaksi yang lebih cepat, biaya lebih rendah, dan jangkauan global yang luas tanpa mengubah pengalaman pengguna secara signifikan.

Qureshi menilai keunggulan utama kartu stablecoin adalah sifatnya yang “tidak terasa seperti kripto” bagi pengguna. Konsumen tetap dapat bertransaksi dalam denominasi dolar, kapan saja dan di mana saja, tanpa perlu memahami teknologi blockchain di baliknya.

Optimisme ini sejalan dengan proyeksi Bloomberg Intelligence yang memperkirakan arus pembayaran stablecoin akan tumbuh dengan CAGR 81% hingga mencapai US$56,6 triliun pada 2030.

Meski demikian, tidak semua pelaku industri sepakat. General Partner Better Tomorrow Ventures, Sheel Mohnot, menilai adopsi kartu stablecoin di negara maju masih menghadapi hambatan, terutama karena kurangnya insentif kuat, eksklusivitas, dan basis pengguna yang “terkunci” seperti pada sistem pembayaran tradisional.

Pandangan tersebut dibantah oleh investor Pantera Capital, Mason Nystrom, yang menyoroti keunggulan stablecoin bagi pedagang, seperti penyelesaian instan, pembayaran langsung, dan perlindungan dari chargeback. Ia menilai infrastruktur pembayaran berbasis stablecoin berpotensi menggantikan sebagian besar tumpukan fintech yang ada saat ini.

Regulasi Stablecoin Terus Bergerak Maju

Dari sisi regulasi, perkembangan juga menunjukkan sinyal positif. Pengesahan GENIUS Act di Amerika Serikat pada akhir tahun lalu dinilai memperkuat momentum regulasi stablecoin. Kanada dan Inggris pun disebut tengah mempersiapkan kerangka regulasi stablecoin yang ditargetkan berlaku pada 2026 atau dalam waktu dekat.

Adopsi institusional turut meningkat. Western Union, misalnya, berencana meluncurkan sistem penyelesaian berbasis stablecoin di jaringan Solana pada paruh pertama 2026, sekaligus memperkenalkan kartu stablecoin untuk mendukung transaksi konsumen di pasar negara berkembang.

Dengan kombinasi pertumbuhan pengguna, dukungan pendanaan besar, dan kemajuan regulasi, kartu stablecoin dinilai semakin siap memasuki arus utama sistem pembayaran global.

Baca juga: Apa itu Stablecoin USAT? Stablecoin Baru Tether yang Patuhi Regulasi AS


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Melejit Tajam, 3 Altcoin Binance Launchpad Ini Jadi Sorotan

Pasar kripto kembali diramaikan pergerakan positif dari sejumlah altcoin yang tergabung dalam kategori Binance Launchpad Tokens. Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru, terdapat 3 altcoin yang mencatat performa paling menonjol dan menjadi perhatian investor dalam beberapa hari terakhir.

Berikut rangkuman 3 top altcoin Binance Launchpad dengan kapitalisasi pasar terbesar saat ini dikutip CoinMarketCap.

1. MultiversX (EGLD) Pimpin Kapitalisasi Pasar


Pergerakan harga MultiversX (EGLD/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga MultiversX (EGLD/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

MultiversX dengan token EGLD menempati posisi teratas dalam kategori Binance Launchpad Tokens. Harga EGLD tercatat di level $6.50 dengan kenaikan 9.71% dalam 24 jam dan 6.07% dalam 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar EGLD mencapai $189,309,956, didukung volume transaksi harian sebesar $59,623,848. Total suplai beredar saat ini berada di angka 9.19 juta EGLD, menandakan likuiditas yang masih terjaga kuat di pasar.

2. GMT Tunjukkan Lonjakan Harga Signifikan

Pergerakan harga Green Metaverse Token (GMT/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Green Metaverse Token (GMT/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Token GMT (Green Metaverse Token) mencatat performa agresif dengan kenaikan 28.92% dalam 24 jam dan 30.14% dalam 7 hari. Harga GMT kini berada di level $0.02073.

Dari sisi kapitalisasi pasar, GMT membukukan nilai sebesar $64,515,510, sementara volume transaksi harian melonjak hingga $259,302,386. Jumlah suplai beredar GMT tercatat mencapai 12.50 miliar token, menjadikannya salah satu aset dengan aktivitas perdagangan tertinggi di kategori ini.

3. SPACE ID (ID) Stabil di Tengah Volatilitas

Pergerakan harga Green Metaverse Space ID (ID/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Green Metaverse Space ID (ID/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Token ID dari proyek SPACE ID menempati posisi selanjutnya dengan kapitalisasi pasar $90,562,820. Harga ID berada di level $0.07055, naik 3.05% dalam 24 jam dan 1.47% dalam 7 hari.

Volume perdagangan 24 jam tercatat sebesar $7,879,898, dengan suplai beredar mencapai 111.68 juta ID. Pergerakan stabil ini menunjukkan minat pasar yang masih terjaga terhadap sektor identitas digital berbasis blockchain.

Kesimpulan:
Ketiga altcoin Binance Launchpad ini menunjukkan dinamika pasar yang berbeda, mulai dari lonjakan agresif hingga pergerakan stabil. Dengan kapitalisasi pasar yang tembus ratusan juta dolar, EGLD, GMT, dan ID menjadi aset yang patut masuk radar investor kripto dalam waktu dekat.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Turun 2% ke $1,1430, Support Ini Jadi Penentu!

Dogecoin (DOGE) kembali melemah pada perdagangan Jumat (1/9/2026) di tengah meningkatnya volatilitas pasar kripto global. Meski mencatat arus masuk ETF spot yang relatif stabil, harga DOGE masih bergerak terbatas dalam kisaran tertentu akibat rendahnya permintaan ritel dan tekanan makroekonomi.

Dilaporkan FXStreet, tekanan pada pasar kripto muncul setelah rilis data tenaga kerja Amerika Serikat. Bureau of Labor Statistics (BLS) melaporkan Nonfarm Payrolls (NFP) AS hanya bertambah 50.000 pada Desember, di bawah ekspektasi pasar sebesar 60.000. Tingkat pengangguran tercatat turun ke 4,4%, lebih rendah dari perkiraan 4,5%. BLS juga merevisi data Oktober dan November, dengan total lapangan kerja 76.000 lebih rendah dari laporan sebelumnya.

Volatilitas Dogecoin Meningkat

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE//USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE//USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Whale Borong 218 Juta DOGE, Harga Dogecoin Siap Terbang ke $0,20?

Respons pasar terlihat cepat. Volatilitas meningkat tajam, menyeret Dogecoin turun sekitar 2% secara harian dan diperdagangkan di kisaran $1,1430 pada saat penulisan. Di saat yang sama, Bitcoin (BTC) menguji level psikologis $90.000, sementara Ethereum (ETH) terkoreksi tipis namun masih bertahan di atas $3.000.

Dari sisi derivatif, minat pasar terhadap Dogecoin menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Open Interest (OI) kontrak berjangka DOGE sempat melonjak ke $1,96 miliar pada Selasa, naik dari $1,55 miliar pada awal Januari. Namun, ketidakpastian ekonomi global memicu aksi jual luas sehingga OI kembali turun ke $1,82 miliar pada Jumat. Penurunan ini mencerminkan menyusutnya minat spekulatif dan lemahnya partisipasi ritel, yang berpotensi menekan peluang pemulihan harga dalam jangka pendek.

Faktor ETF Dogecoin

Di sisi lain, ETF spot Dogecoin yang terdaftar di AS masih mencatat arus masuk, meski dalam skala terbatas. Pada Kamis, produk ETF DOGE membukukan inflow sekitar $334.000. Data SoSoValue menunjukkan total arus masuk ETF DOGE mencapai $2,3 juta pada 2 Januari—terbesar sejak peluncuran—diikuti $1,6 juta pada awal pekan ini. Arus masuk yang berkelanjutan dinilai dapat menopang sentimen risiko dan membuka peluang pemulihan harga jika kondisi pasar membaik.

Secara teknikal, Dogecoin masih menghadapi tekanan ke bawah. Upaya pemulihan dibatasi oleh EMA 50-hari, sementara EMA 100-hari dan 200-hari yang sama-sama menurun memperkuat sentimen bearish jangka menengah. Indikator MACD masih berada di wilayah positif, namun momentum mulai melemah. Relative Strength Index (RSI) berada di level 55, menunjukkan kondisi netral cenderung bullish.

Analis mencatat area bekas penembusan di sekitar $0,1276 kini menjadi support awal. Jika level ini mampu dipertahankan, DOGE berpeluang menguji resistance berikutnya di sekitar EMA 200-hari. Namun, kegagalan bertahan di area support tersebut berisiko membuka jalan bagi koreksi lanjutan menuju level terendah Desember.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Solana Bangkit dari Level Kunci, Sinyal Kuat Harga Siap Terbang ke $156

Harga Solana (SOL) menunjukkan sinyal penguatan lanjutan setelah berhasil memantul dari level teknikal penting, yakni 21-day Exponential Moving Average (21EMA). Pergerakan ini memperkuat indikasi bahwa tren bullish masih mendominasi pasar, dengan target kenaikan mengarah ke area $156.

Berdasarkan pergerakan terbaru, Solana mampu mempertahankan struktur pasar bullish yang ditandai dengan pola higher high dan higher low. Koreksi jangka pendek yang terjadi sebelumnya tidak merusak struktur tersebut, justru menemukan minat beli yang kuat di sekitar 21EMA.

Analisis Teknikal Solana

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Sinyal Langka Muncul! Harga Solana Berpeluang Tembus $300?

Dilaporkan Crypto News, secara teknikal, pantulan dari 21EMA dinilai signifikan karena bertepatan dengan Point of Control (PoC), yaitu level harga dengan volume transaksi tertinggi. Kombinasi dua indikator ini memperkuat zona support dan menunjukkan bahwa pelaku pasar masih mempertahankan posisi beli mereka.

Analis menilai, selama harga Solana mampu bertahan di atas 21EMA pada penutupan candle, tren naik masih berada dalam kondisi sehat. Reaksi ini lebih mencerminkan fase konsolidasi alami dibandingkan sinyal pembalikan arah.

Perhatian pasar kini beralih ke area resistance di atas harga saat ini, khususnya di sekitar value area high dan swing high terakhir. Area tersebut berpotensi menjadi target likuiditas berikutnya apabila Solana berhasil merebut kembali PoC secara meyakinkan.

Target Harga Solana Terdekat

Target utama kenaikan berada di level $156, yang merupakan resistance kuat pada kerangka waktu tinggi. Penembusan ke level ini akan menegaskan dominasi buyer dan memperkuat kelanjutan tren bullish Solana.

Meski demikian, volume perdagangan menjadi faktor penentu. Kenaikan harga yang disertai peningkatan volume beli akan memperbesar peluang SOL menembus zona resistance. Tanpa dukungan volume, harga berpotensi bergerak sideways di atas 21EMA sebelum mencoba reli berikutnya.

Ke depan, selama level support utama tetap terjaga, Solana masih berpeluang melanjutkan penguatan. Namun, kegagalan bertahan di 21EMA dapat menunda skenario bullish, meski belum serta-merta membatalkan struktur tren naik secara keseluruhan.

Baca juga: Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP ke US$2,09 usai Koreksi, Target Rebound Mengarah US$2,41

Harga XRP mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir seiring melemahnya reli pasar kripto. Token besutan Ripple tersebut tercatat turun selama empat hari berturut-turut dan memangkas sebagian keuntungan yang sebelumnya diraih.

Pada perdagangan Jumat (9/1), harga XRP turun ke level US$2,09. Angka ini melemah hampir 15% dari level tertinggi tahun ini di US$2,4153. Meski demikian, sejumlah indikator menunjukkan peluang pemulihan harga dalam waktu dekat.

Dilaporkan Coingape, data DeFi Llama menunjukkan pasokan stablecoin di jaringan XRP Ledger terus meningkat dan telah melampaui tonggak US$400 juta. Dalam tujuh hari terakhir, pasokan stablecoin di jaringan ini melonjak 33% menjadi sekitar US$406 juta, jauh lebih tinggi dibandingkan US$93 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Faktor Pergerakan Harga XRP

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Tertekan di US$2,00, Akankah Harga Ripple Ambles ke US$1,77?

Kenaikan tersebut terutama didorong oleh Ripple USD (RLUSD), stablecoin besutan Ripple, yang pasokannya meningkat 42% dalam 30 hari terakhir menjadi US$332 juta. Selain RLUSD, stablecoin lain yang beredar di ekosistem XRP Ledger antara lain OpenEden Tbill, USD Coin (USDC), dan EURQ.

Stablecoin sendiri semakin berperan penting dalam industri pembayaran global. Saat ini, total nilai stablecoin yang beredar di pasar kripto telah mencapai lebih dari US$308 miliar dan diperkirakan akan terus bertumbuh.

Ripple USD yang diluncurkan pada Desember 2024 kini telah berkembang menjadi salah satu stablecoin terbesar dengan total pasokan mencapai US$1,4 miliar. Sebagian besar pasokannya masih berada di jaringan Ethereum, namun diperkirakan akan meningkat seiring ekspansi ke jaringan layer-2 lain seperti Base dan Optimism.

Di sisi lain, minat investor Amerika Serikat terhadap XRP juga tercatat masih cukup kuat. Pada Kamis lalu, investor AS membeli ETF XRP senilai lebih dari US$8,7 juta setelah sebelumnya mencatatkan arus keluar dana sebesar US$40 juta. Secara total, arus masuk ETF XRP telah mencapai US$1,21 miliar dengan total aset bersih sebesar US$1,49 miliar.

Analisis Teknikal XRP

Dari sisi teknikal, grafik harian menunjukkan harga XRP masih berada di atas Exponential Moving Average (EMA) 50 hari serta indikator Supertrend, yang keduanya mengindikasikan tren bullish. Selain itu, harga XRP juga berada di atas sisi atas pola falling wedge, yang umumnya menjadi sinyal pembalikan arah ke atas.

Dengan kondisi tersebut, XRP berpotensi mengalami rebound dan menguji kembali level tertinggi tahun ini di US$2,4153, atau sekitar 15% di atas harga saat ini. Jika berhasil menembus level tersebut, potensi kenaikan lanjutan terbuka hingga ke level psikologis US$3, atau sekitar 42% dari posisi sekarang.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com