Tag Archives: kripto

RENDER Tiba-Tiba Meledak! Harga Naik Dua Digit, Volume $226 Juta

Harga RENDER hari ini mencuri perhatian pasar kripto setelah mencatat lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru Tokocrypto pada Senin (12/1), Render (RENDER) diperdagangkan di level $2.601285 per RENDER/USD, menguat sekitar +10,35% hingga +10,79% dalam sehari.

Kenaikan tajam ini mendorong kapitalisasi pasar Render ke kisaran $1,35 miliar, sekaligus mengukuhkan posisinya di jajaran aset kripto berkapitalisasi menengah.

Tak hanya dari sisi harga, aktivitas pasar RENDER juga menunjukkan lonjakan yang solid.

Volume perdagangan 24 jam mencapai sekitar $226,29–$226,55 juta, menandakan meningkatnya minat beli dan partisipasi trader.

Dengan jumlah pasokan beredar 518,67 juta token, sekitar 80,52% dari total suplai maksimum 644,17 juta, struktur suplai RENDER relatif matang dan transparan dibandingkan banyak altcoin lain.

Baca Juga: Top Crypto Performers 2025: Bittensor, Render hingga NEAR

Lonjakan Harian Didukung Tren Mingguan dan Bulanan yang Kuat

Dalam 24 jam terakhir, RENDER bergerak pada rentang terendah $2.285301 hingga tertinggi $2.700334.

Rentang ini menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi, namun juga memperlihatkan kekuatan dorongan beli yang berhasil membawa harga mendekati area $2.70.

Secara jangka pendek, pergerakan intraday sempat mencatat koreksi kecil -0,77% dalam satu jam, menandakan adanya aksi ambil untung.

Namun, tekanan jual tersebut sejauh ini belum mampu menghapus tren naik utama. Dari perspektif yang lebih luas, performa RENDER semakin impresif:

  • Harian: +$0.253088 (+10,79%)
  • 7 hari: +25,01%
  • 30 hari: +$1.041746 (+66,91%)
  • 60 hari: +$0.225327 (+9,49%)
  • 90 hari: -$0.406981 (-13,54%)

Data ini menunjukkan bahwa RENDER tengah berada dalam fase pemulihan agresif, terutama dalam satu bulan terakhir.

Pergerakan harga Render (RENDER/USDT) pada Senin, 12 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Render (RENDER/USDT) pada Senin, 12 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Kenaikan hampir 67% dalam 30 hari mengindikasikan arus modal yang cukup deras ke dalam token bertema infrastruktur grafis dan AI ini.

Posisi Pasar Render Semakin Solid

Dengan peringkat 54 aset kripto global, Render kini berada di jajaran menengah atas pasar kripto.

Kapitalisasi pasar $1,35 miliar mencerminkan bahwa RENDER tidak lagi sekadar token spekulatif kecil, melainkan telah menjadi salah satu pemain penting di sektor komputasi terdesentralisasi.

Selain itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) sekitar $1,67 miliar memberikan gambaran valuasi maksimal apabila seluruh suplai RENDER beredar.

Selisih yang relatif tidak terlalu jauh antara market cap dan FDV menandakan bahwa potensi dilusi suplai ke depan masih tergolong moderat.

Volume perdagangan yang menembus $226 juta per hari juga memperkuat citra RENDER sebagai aset yang likuid dan aktif, sehingga menarik bagi trader jangka pendek maupun investor yang mengincar eksposur jangka menengah.

Render, AI, dan Infrastruktur Kreatif

Render dikenal sebagai proyek yang berfokus pada jaringan rendering GPU terdesentralisasi, yang memungkinkan pengguna menyewakan dan memanfaatkan daya komputasi grafis untuk kebutuhan visual, metaverse, hingga kecerdasan buatan.

Dalam konteks pasar kripto, token seperti RENDER sering diuntungkan ketika narasi AI, Web3, dan komputasi terdesentralisasi kembali mendapat sorotan.

Kenaikan tajam RENDER dalam sebulan terakhir dapat dipandang sebagai refleksi meningkatnya minat terhadap token yang memiliki keterkaitan dengan kebutuhan infrastruktur digital modern.

Meskipun artikel ini berfokus pada data harga, fakta bahwa RENDER memiliki utilitas di sektor kreatif dan teknologi turut memperkuat daya tariknya di mata investor.

Masih Jauh dari Rekor Tertinggi

Meski sedang reli, harga RENDER saat ini masih sangat jauh dari rekor tertinggi $13.60. Fakta ini memiliki dua sisi. Di satu sisi menunjukkan bahwa RENDER telah mengalami koreksi besar dari puncaknya.

Sementara di sisi lainnya, kondisi tersebut juga sering dibaca pasar sebagai ruang pemulihan yang masih terbuka lebar jika sentimen dan fundamental mendukung.

Namun, jarak yang besar dari ATH juga mengingatkan investor bahwa volatilitas RENDER tergolong tinggi, dan pergerakan naik bisa diiringi koreksi tajam.

Baca Juga: Kebangkitan NFT: Pudgy Penguins Melejit 16%, Render Tembus $2,3

Harga RENDER hari ini yang melonjak ke $2,60 menegaskan kebangkitan kuat Render di pasar kripto.

Didukung kenaikan bulanan hampir 67%, volume perdagangan di atas $226 juta, dan kapitalisasi pasar $1,35 miliar, RENDER kembali masuk radar utama investor.

Meski momentum jangka pendek terlihat positif, investor tetap disarankan untuk mencermati volatilitas dan potensi koreksi setelah reli cepat.

Dengan posisi pasar yang semakin matang dan suplai yang relatif terkendali, pergerakan RENDER ke depan akan sangat bergantung pada konsistensi volume dan sentimen pasar kripto secara keseluruhan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

REZ Mulai Panas! Harga Renzo Naik 7% Lebih dalam Sehari

Harga REZ hari ini menunjukkan sinyal positif setelah Renzo (REZ) mencatat penguatan solid dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru Tokocrypto pada Senin (12/1), REZ diperdagangkan di level $0.005704 per REZ/USD, atau naik sekitar +7,38% hingga +8,39% dalam sehari.

Kenaikan ini mendorong kapitalisasi pasar Renzo ke kisaran $35,21–$35,28 juta, memperkuat posisinya sebagai salah satu aset kripto berkapitalisasi kecil yang kembali menarik perhatian pasar.

Aktivitas perdagangan REZ juga terpantau cukup aktif. Volume transaksi 24 jam mencapai sekitar $21,56–$21,74 juta, angka yang relatif besar dibandingkan kapitalisasi pasarnya.

Rasio volume yang tinggi ini mengindikasikan meningkatnya minat spekulatif serta potensi volatilitas lanjutan dalam jangka pendek.

Baca Juga: Coinbase Dukung Renzo (REZ), Harga Melonjak Hingga 43%

Pergerakan Harga 24 Jam: Stabil Naik di Tengah Fluktuasi

Dalam satu hari terakhir, REZ bergerak di rentang terendah $0.005309 hingga tertinggi $0.005969.

Rentang ini memperlihatkan bahwa harga sempat mengalami tekanan jual ringan, namun mampu bertahan dan kembali menguat mendekati area atas pergerakan harian.

Secara intraday, REZ relatif stabil. Data menunjukkan perubahan satu jam sekitar -0,05%, menandakan pasar tengah berada dalam fase konsolidasi kecil setelah lonjakan sebelumnya.

Meski begitu, kecenderungan utama masih mengarah ke atas, didukung kenaikan harian yang cukup solid.

Sinyal Pemulihan, Tapi Tekanan Menengah Masih Terasa

Pergerakan harga Renzo (REZ/USDT) pada Senin, 12 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Renzo (REZ/USDT) pada Senin, 12 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika dilihat dari kinerja berdasarkan periode waktu, pergerakan REZ mencerminkan fase pemulihan awal di tengah tren menengah yang masih berat:

  • Harian: +$0.000391 (+7,38%)
  • 7 hari: +5,09%
  • 30 hari: +$0.00035 (+6,55%)
  • 60 hari: -$0.001972 (-25,73%)
  • 90 hari: -$0.006383 (-52,86%)

Data tersebut menegaskan bahwa meskipun REZ mulai bangkit dalam jangka pendek, tekanan korektif dalam 2–3 bulan terakhir masih sangat terasa.

Penurunan lebih dari 50% dalam 90 hari menunjukkan bahwa reli harian saat ini lebih tepat dibaca sebagai fase pemulihan atau rebound, bukan konfirmasi tren bullish jangka panjang.

Suplai Besar, Likuiditas Relatif Aktif

Dari sisi struktur pasar, jumlah pasokan beredar Renzo saat ini sekitar 6,18 miliar REZ, setara 61,85% dari total suplai maksimum 10 miliar token.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $35 juta, REZ tergolong sebagai aset kripto berkapitalisasi kecil (small-cap), yang umumnya memiliki potensi pergerakan harga lebih agresif, baik naik maupun turun.

Sementara itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) berada di kisaran $56,93 juta, mencerminkan valuasi Renzo apabila seluruh suplai maksimum telah beredar.

Selisih antara market cap dan FDV menunjukkan masih adanya potensi dilusi suplai ke depan, faktor yang sering menjadi perhatian investor.

Menariknya, volume perdagangan harian yang menembus $21 juta menunjukkan bahwa REZ memiliki likuiditas yang relatif aktif untuk ukuran small-cap.

Kondisi ini membuat REZ cukup atraktif bagi trader jangka pendek yang memburu volatilitas.

Masih Jauh dari Rekor Tertinggi

Meski mencatat kenaikan harian, harga REZ saat ini masih sangat jauh dari rekor tertinggi $0.263812.

Jarak yang ekstrem ini menggarisbawahi dua hal penting: pertama, Renzo telah mengalami koreksi besar dari puncak historisnya; kedua, secara teori terdapat ruang pemulihan yang luas, meskipun dengan risiko yang sebanding.

Bagi sebagian pelaku pasar, kondisi seperti ini sering dianggap sebagai fase “harga murah” secara historis.

Namun, bagi investor yang lebih konservatif, jarak dari ATH juga menjadi pengingat bahwa aset small-cap memiliki tingkat risiko yang jauh lebih tinggi dibandingkan kripto berkapitalisasi besar.

Apa yang Perlu Diperhatikan Investor?

Beberapa faktor yang patut dicermati dalam pergerakan REZ ke depan antara lain:

  1. Konsistensi volume perdagangan – apakah lonjakan volume mampu bertahan setelah reli.
  2. Reaksi harga di atas $0.0055–$0.0060 – area ini berpotensi menjadi zona psikologis penting.
  3. Perkembangan suplai beredar – peningkatan suplai dapat memberi tekanan tambahan pada harga.
  4. Sentimen pasar kripto secara umum – aset small-cap sangat sensitif terhadap perubahan sentimen global.

Baca Juga: Renzo (REZ): Maksimalkan Keuntungan dengan Staking Ethereum

Harga REZ hari ini yang menguat ke $0.0057 menandai upaya Renzo untuk bangkit dari tekanan panjang.

Didukung kenaikan harian lebih dari 7% dan volume perdagangan yang relatif besar dibandingkan kapitalisasi pasarnya, REZ kembali masuk radar pelaku pasar kripto.

Namun, dengan tren 60 hingga 90 hari yang masih negatif, pergerakan ini lebih tepat dipandang sebagai fase pemulihan awal.

Investor disarankan untuk tetap memperhatikan volatilitas tinggi dan potensi koreksi, sembari memantau apakah momentum jangka pendek ini mampu berkembang menjadi tren yang lebih berkelanjutan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 12 Januari 2026: Awal Pekan Sideaways, Kenapa?

Pasar kripto hari ini, Senin (12/1) membuka pekan dengan sentimen yang relatif konstruktif, tercermin dari penguatan altcoin seperti CARV, FXS, dan KOM. Bitcoin dan XRP bergerak stabil sambil menunggu putusan tarif Mahkamah Agung pada 14 Januari 2026, dengan akumulasi ETF institusional mulai terlihat di tengah ketidakpastian kebijakan.

Fokus pasar juga tertuju pada data makro penting seperti CPI, PPI, dan neraca The Fed yang berpotensi mendorong likuiditas ke aset berisiko. Di sisi lain, optimisme terhadap BNB menguat setelah CZ memberi sinyal supercycle, dengan target psikologis $1.000 yang kian diperhatikan jika sentimen makro mendukung. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Deretan Altcoin Potensial di Awal Pekan Ini

  • Lonjakan 19% membawa harga CARV ke titik $0,1241.
  • FXS mencatatkan kenaikan 16% dan mencapai level $0,892.
  • KOM tumbuh 14% menjadi $0,0002399 pada perdagangan hari ini.

Prediksi Harga BTC & XRP Jelang Putusan Tarif MA (14 Jan 2026)

  • Harga BTC & XRP stabil menanti putusan Tarif Mahkamah Agung.
  • ETF institusional mulai akumulasi di tengah ketidakpastian kebijakan.
  • Tembus level resitensi berpotensi picu reli kripto jangka pendek.

Cashback Spesial untuk Para TKO Holder Hadiah Rp10 JUTA*

5 Peristiwa Kripto Pekan Ini: Potensi Bullish?

  • Data CPI & PPI pekan ini siap ubah sentimen pasar.
  • Neraca Fed tunjukkan tren likuiditas ke aset berisiko.
  • Klaim pengangguran stabil dukung ketahanan pasar kripto.

Target BNB $1.000: Sinyal Supercycle dari CZ

  • BNB tertahan di $900, buyer bidik target $1.000.
  • Prediksi supercycle CZ dongkrak kepercayaan institusi.
  • Data makro pekan ini berpotensi picu reli besar.

Baca juga: Riset Kripto 05-09 Jan 2026: Konflik Geopolitik: Bom Waktu Bitcoin?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Wall Street Serbu Bitcoin dan Stablecoin

Perdebatan Wall Street soal kripto resmi berakhir. Bank-bank terbesar dunia kini tidak lagi mempertanyakan legitimasi aset digital, melainkan berlomba membangun infrastruktur kripto mereka sendiri, mulai dari Bitcoin, stablecoin, hingga uang tunai berbasis blockchain (tokenized cash).

Selama bertahun-tahun, industri perbankan memandang kripto sebagai risiko yang harus dikendalikan. Namun sikap itu berubah drastis. Alih-alih menjauh, bank-bank global kini aktif mengintegrasikan teknologi blockchain ke dalam layanan keuangan arus utama, baik melalui produk investasi teregulasi maupun sistem pembayaran digital.

Perubahan ini tercermin dari serangkaian langkah strategis yang diambil JPMorgan, Morgan Stanley, Barclays, dan Bank of America dalam sepekan terakhir.

JPMorgan dorong token dolar ke jaringan blockchain baru

JP Morgan
JP Morgan

JPMorgan mengumumkan rencana memperluas token simpanan dolar AS miliknya, JPM Coin (JPMD), ke Canton Network, sebuah blockchain layer-1 yang berfokus pada privasi dan interoperabilitas.

Melalui kerja sama dengan Digital Asset dan unit blockchain internalnya, Kinexys, JPM Coin akan memungkinkan perpindahan uang digital yang teregulasi antarjaringan blockchain. JPM Coin sendiri merupakan token simpanan dolar AS yang mewakili klaim langsung atas deposito JPMorgan dan dirancang untuk transaksi institusional yang lebih cepat dan aman.

CEO Digital Asset, Yuval Rooz, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah nyata menuju sistem uang digital teregulasi yang dapat bergerak secepat pasar global.

Morgan Stanley masuk pasar ETF kripto

Morgan Stanley resmi memasuki persaingan exchange-traded fund (ETF) kripto dengan mengajukan dua produk baru ke otoritas pasar modal AS. Produk tersebut adalah Morgan Stanley Bitcoin Trust dan Morgan Stanley Solana Trust, yang memberikan eksposur pasif terhadap harga Bitcoin dan Solana.

Jika disetujui, ETF ini berpotensi menjangkau lebih dari 19 juta klien divisi wealth management Morgan Stanley. Langkah ini menyusul kesuksesan besar ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat, yang kini secara kolektif mengelola lebih dari 1,3 juta BTC dengan nilai mendekati US$120 miliar.

Baca juga: Wall Street Menghijau, Saham Blockchain AS Melejit Tajam! Ini Pemicunya

Barclays bertaruh pada infrastruktur stablecoin

Dari Eropa, Barclays mencatatkan langkah penting dengan melakukan investasi pertamanya di sektor stablecoin. Bank asal Inggris tersebut menanamkan modal pada Ubyx, perusahaan clearing stablecoin berbasis di AS yang menghubungkan penerbit stablecoin teregulasi dengan lembaga keuangan.

Barclays menyebut investasi ini sebagai bagian dari eksplorasi peluang uang digital baru, termasuk stablecoin. Langkah ini menandai perubahan sikap Barclays, yang sebelumnya dikenal vokal menyoroti risiko aset digital.

Bank of America izinkan rekomendasi ETF Bitcoin

Sementara itu, Bank of America semakin membuka pintu bagi kripto di layanan wealth management-nya. Bank tersebut telah mengizinkan penasihat keuangan di Private Bank dan Merrill Edge untuk merekomendasikan ETF Bitcoin spot kepada klien.

Empat ETF yang disetujui berasal dari Bitwise, Fidelity, BlackRock, dan Grayscale, dengan total aset kelolaan lebih dari US$100 miliar. Sebelumnya, Bank of America juga menyarankan alokasi 1% hingga 4% portofolio ke aset digital bagi investor yang siap menghadapi volatilitas tinggi.

Era baru perbankan dan kripto

Serangkaian langkah ini menegaskan bahwa sektor perbankan global tidak lagi sekadar mengamati perkembangan kripto dari pinggir lapangan. Integrasi Bitcoin, stablecoin, dan uang digital teregulasi kini menjadi bagian dari strategi bisnis jangka panjang Wall Street.

Dengan bank-bank besar mulai membangun langsung di atas blockchain, batas antara keuangan tradisional dan aset digital semakin kabur, menandai fase baru dalam evolusi sistem keuangan global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bergerak Positif, 3 MVB Tokens Ini Layak Masuk Radar Trader

Pasar kripto kategori MVB Tokens kembali menunjukkan pergerakan menarik. Sejumlah altcoin tercatat mengalami kenaikan harga dalam 24 jam terakhir dengan kapitalisasi pasar yang relatif besar.

Berdasarkan data terbaru, berikut 3 top altcoin MVB Tokens berdasarkan market capitalization dikutip CoinMarketCap.

1. WOO (WOO)

WOO menjadi MVB Token dengan kapitalisasi pasar terbesar saat ini. Harga WOO tercatat di level $0.02913, naik 5.22% dalam 24 jam dan menguat 2.57% dalam 7 hari terakhir.
Kapitalisasi pasar WOO mencapai $55,062,824 dengan volume transaksi harian sebesar $7,021,661. Jumlah suplai yang beredar berada di angka 238.67M dari total suplai 1.89B WOO.

2. Infinity Ground (AIN)

Di posisi berikutnya ada Infinity Ground dengan harga $0.05477 per token. AIN mengalami kenaikan 4.03% dalam 24 jam dan menguat 5.02% selama 7 hari terakhir.

Market cap AIN tercatat sebesar $15,050,490, dengan volume transaksi 24 jam mencapai $1,961,441. Total suplai beredar AIN saat ini berada di angka 35.81M dari maksimum 274.78M AIN.

Baca juga: Harga Melejit Tajam, 3 Altcoin Binance Launchpad Ini Jadi Sorotan

3. RACA (RACA)

RACA melengkapi daftar 3 besar MVB Tokens dengan kapitalisasi pasar $10,703,377. Harga RACA berada di level $0.00002599, naik 1.40% dalam 24 jam dan menguat 4.93% dalam 7 hari.
Volume perdagangan RACA tercatat sebesar $1,406,312 per 24 jam, dengan suplai beredar mencapai 54.04B dari total suplai 411.67B RACA.

Secara keseluruhan, pergerakan positif pada sejumlah MVB Tokens ini menunjukkan minat pasar yang masih terjaga, terutama pada aset dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar yang lebih besar. Namun, investor tetap disarankan mencermati volatilitas sebelum mengambil keputusan.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Tertekan! Harga Ancam Ambruk ke US$0,08

Dogecoin (DOGE) kembali berada di bawah tekanan pasar. Pada Minggu, 11 Januari 2026, Dogecoin USD tercatat diperdagangkan di level US$0,13947, turun 2,32% dalam 24 jam terakhir. Pelemahan ini memicu kekhawatiran pelaku pasar setelah proyeksi bulanan menunjukkan potensi penurunan harga hingga US$0,08.

Berdasarkan data pasar, kapitalisasi Dogecoin saat ini mencapai US$20,4 miliar dengan volume perdagangan harian sekitar 503 juta DOGE, jauh di bawah rata-rata harian sebesar 1,99 miliar. Kondisi ini mengindikasikan aktivitas pasar yang relatif sepi dan minim partisipasi investor besar.

Tekanan Harga Masih Mendominasi

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dilaporkan Meyka, secara pergerakan harian, DOGEUSD dibuka di level US$0,14051 dengan rentang perdagangan antara US$0,1389 hingga US$0,14054. Harga saat ini berada di bawah rata-rata pergerakan jangka panjang, dengan moving average 200 hari di US$0,19357, sementara MA 50 hari berada di US$0,13839.

Sejak awal tahun, Dogecoin telah mencatatkan penurunan tajam sebesar 45,28%, dan kini masih berada 67,8% di bawah level tertinggi tahunannya di US$0,43351. Tekanan jual yang berlangsung sepanjang 2025 masih membayangi pergerakan harga hingga awal 2026.

Baca juga: Dogecoin Turun 2% ke $1,1430, Support Ini Jadi Penentu!

Indikator Teknikal Beri Sinyal Beragam

Dari sisi teknikal, indikator menunjukkan kondisi yang belum memberikan arah jelas. Relative Strength Index (RSI) berada di level 50,24, menandakan momentum netral. Sementara itu, Average Directional Index (ADX) di angka 35,25 mengindikasikan tren yang cukup kuat, meski arahnya masih diperdebatkan.

Harga Dogecoin juga bergerak di tengah rentang Bollinger Bands, dengan support di sekitar US$0,11 dan resistance di dekat US$0,15. Indikator stochastic yang mendekati area jenuh beli mengisyaratkan adanya risiko koreksi jangka pendek.

Target Bulanan Mengkhawatirkan

Dalam proyeksi jangka pendek, target bulanan Dogecoin diperkirakan berada di US$0,08, atau turun sekitar 42,7% dari harga saat ini. Level ini dipandang sebagai area support psikologis yang krusial. Namun, untuk jangka menengah, proyeksi kuartalan masih membuka peluang pemulihan menuju US$0,16, sementara target tahunan berada di US$0,305 jika sentimen pasar membaik.

Sentimen Pasar Masih Lemah

Volume perdagangan yang hanya mencapai 66% dari rata-rata menunjukkan lemahnya minat beli. Money Flow Index (MFI) di level 43,01 menegaskan bahwa tekanan jual masih sedikit lebih dominan dibandingkan aksi beli. Meski begitu, rendahnya volume juga menandakan belum adanya aksi jual besar-besaran atau kepanikan pasar.

Pelemahan Terjadi Secara Global

Pelemahan Dogecoin tidak hanya terjadi terhadap dolar AS. Nilai DOGE juga tercatat turun terhadap mata uang lain seperti dolar Kanada dan rupee Pakistan. Kondisi ini mencerminkan tekanan yang bersifat luas dan sejalan dengan pelemahan pasar kripto secara umum.

Kesimpulan

Dogecoin saat ini berada dalam fase konsolidasi dengan tekanan turun yang masih terasa. Penurunan harian sebesar 2,32% dan proyeksi bulanan ke US$0,08 menjadi perhatian utama pelaku pasar. Meski indikator teknikal belum sepenuhnya bearish, lemahnya volume dan minat beli membuat arah pergerakan harga masih penuh ketidakpastian. Pelaku pasar disarankan mencermati level support US$0,11 dan resistance US$0,15 sebagai penentu arah pergerakan Dogecoin selanjutnya.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Solana Rilis Upgrade Validator Darurat, Harga SOL Siap Uji Level $144?

Jaringan blockchain Solana kembali menjadi sorotan setelah merilis pembaruan validator v3.0.14 yang bersifat mendesak. Di tengah kapitalisasi pasar yang telah menembus US$76,8 miliar, harga token SOL bertahan di area krusial US$136 dan mulai memunculkan sinyal teknikal menuju potensi rebound ke level US$144–US$146.

Solana Foundation mengeluarkan imbauan resmi agar seluruh validator Mainnet-Beta segera melakukan upgrade ke versi terbaru tersebut. Pembaruan ini disebut mencakup serangkaian patch penting yang berdampak langsung pada stabilitas jaringan, baik untuk node yang di-stake maupun yang tidak.

Pengumuman yang dirilis pada awal sesi perdagangan Amerika Serikat itu dengan cepat menyebar di komunitas validator dan tercatat telah dilihat lebih dari 31 ribu kali dalam hitungan jam, menandakan tingginya perhatian pelaku ekosistem terhadap kondisi jaringan Solana.

Pembaruan Validator Picu Perhatian Pasar

Dilaporkan Crypto News, urgensi pembaruan ini menegaskan fokus Solana dalam memperkuat ketahanan jaringan, terutama di tengah peningkatan aktivitas pengembang dan volume transaksi yang terus mendorong batas kapasitas infrastruktur.

Secara historis, pembaruan besar pada level validator kerap memicu volatilitas jangka pendek. Namun, langkah ini juga sering dipandang sebagai sinyal positif bagi keberlanjutan jaringan dalam jangka panjang.

Harga SOL Bertahan di Tengah Tekanan

Di sisi pasar, harga Solana tercatat berada di kisaran US$136,23, melemah sekitar 1,04% dalam 24 jam terakhir seiring kondisi pasar kripto global yang cenderung bergerak mendatar. Dengan suplai beredar sekitar 564 juta SOL, Solana masih kokoh sebagai kripto terbesar keenam berdasarkan kapitalisasi pasar.

Pergerakan harga menunjukkan pola konsolidasi dalam kanal naik dangkal, dengan setiap koreksi sejak akhir Desember berhasil ditahan oleh garis tren naik. Pola candlestick yang rapat dan berukuran kecil mengindikasikan fase penyeimbangan antara tekanan jual dan beli, bukan pelemahan permintaan.

Area US$135–US$136 saat ini menjadi zona pertahanan utama yang terus dijaga oleh pelaku pasar.

Baca juga: Solana Bangkit dari Level Kunci, Sinyal Kuat Harga Siap Terbang ke $156

Sinyal Teknikal Mengarah ke Potensi Rebound

Indikator teknikal menunjukkan kondisi yang masih relatif konstruktif. Relative Strength Index (RSI) berada di sekitar level 45, mencerminkan sentimen yang mendingin tanpa indikasi penurunan tajam. Sementara itu, pergerakan harga yang terjepit di antara EMA 50 dan EMA 100 mengisyaratkan potensi pergerakan besar dalam waktu dekat.

Level teknikal penting yang menjadi perhatian pasar meliputi:

  • Resistance terdekat: US$140,78
  • Resistance lanjutan: US$143,46
  • Target breakout: US$146,08
  • Support trendline: US$134,96 dan US$132,53

Penutupan harga di atas US$140,78 dipandang sebagai konfirmasi awal pergeseran bullish, sementara kegagalan mempertahankan garis tren berisiko membuka penurunan lebih dalam.

Prospek Solana

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dengan struktur teknikal yang masih cenderung positif dan kondisi pasar yang mulai stabil, Solana berpeluang melanjutkan reli jika mampu menembus area resistance utama. Penembusan tersebut dapat membuka jalan bagi SOL untuk kembali menguji kisaran US$144–US$146, sekaligus mereset momentum kenaikan dalam jangka pendek.

Baca juga: Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Harga XRP Turun ke US$2,05, Pasar Menanti Keputusan CLARITY Act

Harga XRP melemah menjelang agenda penting regulasi kripto di Amerika Serikat. Dalam 24 jam terakhir, XRP tercatat turun 0,9% seiring sikap wait and see investor menjelang pemungutan suara Digital Asset Market Structure and Clarity Act of 2025 (CLARITY Act) yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Januari.

XRP sempat menyentuh level tertinggi mingguan di US$2,40 pada 6 Januari, namun gagal mempertahankan momentum dan berbalik turun ke kisaran US$2,05–US$2,09. Sepanjang perdagangan harian, XRP bergerak terbatas di antara US$2,08 hingga US$2,13, dengan level US$2,13 bertindak sebagai resistance kuat yang belum berhasil ditembus.

Berbeda dengan XRP, pasar kripto secara keseluruhan justru mencatat kenaikan 0,6% dalam 24 jam terakhir, dengan penguatan mingguan sebesar 0,73%. Meski demikian, kapitalisasi pasar kripto masih tercatat 2,32% lebih rendah secara bulanan, meskipun tetap bertahan di atas level US$3,05 triliun. Bitcoin diperdagangkan di atas US$90.000, sementara Ethereum bertahan di sekitar US$3.000.

CLARITY Act Masuk Agenda Senat AS

Baca juga: XRP ke US$2,09 usai Koreksi, Target Rebound Mengarah US$2,41

Berdasarkan pemberitahuan terbaru dari Komite Senat AS, para legislator akan menggelar rapat pada 15 Januari pukul 10.00 waktu setempat untuk membahas dan melakukan markup terhadap CLARITY Act. RUU ini dirancang untuk membentuk kerangka regulasi menyeluruh bagi aset digital dan komoditas kripto.

RUU tersebut mengatur pembagian kewenangan pengawasan, khususnya bagi Commodity Futures Trading Commission (CFTC), termasuk pengawasan praktik wash trading serta kewajiban pembuktian cadangan aset. Jika disahkan, CLARITY Act dinilai berpotensi mengurangi hambatan kepatuhan yang selama ini dihadapi pelaku institusional dalam mengadopsi aset kripto, termasuk altcoin seperti XRP.

Meski pertemuan ini bersifat prosedural, agenda tersebut mencerminkan meningkatnya urgensi pembuat kebijakan AS dalam menetapkan batas hukum yang jelas bagi industri aset digital. Proses ini juga membuka peluang CLARITY Act melangkah ke tahap pemungutan suara penuh di Senat pada tahun ini.

ETF Spot XRP Catat Arus Dana Masuk

Di tengah pelemahan harga, minat investor institusional terhadap XRP justru terlihat meningkat. Data pasar AS menunjukkan bahwa ETF spot XRP mencatat arus dana masuk bersih sebesar US$4,92 juta pada 9 Januari.

Dilaaporkan Coingape, arus masuk tersebut setara dengan penambahan sekitar 2,32 juta XRP ke dalam produk ETF spot. Kondisi ini mengindikasikan kepercayaan investor terhadap prospek jangka menengah XRP, meskipun volatilitas harga masih terjadi.

Level Kunci XRP Masih Dipantau

Pada saat laporan ini disusun, harga XRP diperdagangkan di kisaran US$2,09. Volume perdagangan menunjukkan perlambatan, menandakan momentum pasar yang melemah setelah reli sebelumnya.

Indikator teknikal menunjukkan MACD berada di bawah garis sinyal, mengindikasikan tekanan bearish jangka pendek. Sementara itu, RSI berada di level 43, mencerminkan kondisi netral dan belum memasuki area jenuh jual.

Jika level US$2,00 mampu dipertahankan sebagai support, XRP berpeluang mencoba pemulihan menuju US$2,20. Penembusan bersih di atas level tersebut dapat membuka jalan menuju US$2,35 hingga US$2,50. Sebaliknya, jika support US$2,00 gagal bertahan, XRP berisiko terkoreksi lebih dalam ke US$1,90, dengan support lanjutan di sekitar US$1,80.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Anak Purbaya Soroti Pentingnya Keamanan Aset Kripto, Apa yang Perlu Investor Tahu?

Anak Menteri Purbaya, Yudo Sadewa kembali membuat menjadi sorotan komunitas kripto setelah menyoroti tentang penarikan aset milik nasabah dari exchange lokal melalui Instagram pribadinya.

Yudo Sadewa sendiri diketahui adalah seorang investor kripto yang sukses. Kekayaannya sebagian besar berasal dari investasi di aset kripto, termasuk meme coin, dan ia sering berbagi pengalaman melalui Instagram, dan TikTok pribadi miliknya. Sebagai anak dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, pernyataannya sering menjadi perdebatan, meskipun ia menegaskan bahwa pandangannya bersifat pribadi.

Yudo sadewa membagikan pentingnya self-custody melalui tiktok pribadinya @yudosadewa.

Tentu, alasan anak Metri Purbaya ini bukan hanya karena iseng belaka, melainkan menekankan tentang pentingnya konsep self-custody dalam pengelolaan aset kripto. Menurutnya, “exchange sebaiknya hanya digunakan sebagai tempat jual beli, bukan untuk menyimpan aset.” selain itu ia juga menyampaikan bahwa sebagian besar aset kriptonya disimpan di cold wallet untuk meminimalisir risiko peretasan.

Lalu apa saja yang perlu investor tahu mengenai pentingnya keamanan aset kripto? Simak lebih lengkap yuk!

Mengenal Self-Custody, Konsep yang Digaungkan Anak Menteri Purbaya

Self-custody adalah konsep penyimpanan aset kripto di mana kamu menyimpan sendiri aset kripto yang kamu miliki, beserta private-key dari dompet aset kripto tersebut.

Yudo Sadewa menyoroti prinsip dasar “Not your keys, not your coins” yang artinya, jika kunci private-key dari aset kripto pribadi kamu masih berada di tangan exchange, aset tersebut bukan sepenuhnya milik kamu, karena tidak benar-benar dalam “genggaman” kamu saat itu juga.

Biasanya aset kripto self-custody disimpan di dompet dalam bentuk fisik (cold wallet) maupun dompet kripto digital (hot wallet). Sehingga jika kamu menggunakan metode ini, maka kepemilikan aset benar-benar berada di tangan kamu, karena akses dan otorisasi transaksi hanya bisa dilakukan dengan private-key kamu kamu pegang sendiri–dan tidak bisa diretas, kecuali private-key tersebut dimiliki oleh orang lain.

Baca juga: Dana Nasabah Crypto Aman atau Tidak? Ini Penjelasan Regulasi di Indonesia

Kenapa Menyimpan Aset Kripto di Exchange Bukan Self-Custody?

Menyimpan aset kripto di exchange bukanlah self-custody, sebab ketika kamu menyimpan kripto di exchange, kamu sebenarnya mempercayakan penyimpanan dan pengelolaan aset kepada platform tersebut–meskipun sebenarnya, di Indonesia sendiri, exchange resmi seperti Tokocrypto diwajibkan menyimpan aset nasabah di kustodian yang telah berizin OJK paling sedikit 70% dari aset nasabah.

Baca juga: Dana Nasabah Crypto Disimpan di Mana? Skema Penyimpanan di Exchange Lokal

Tips untuk Kamu yang Ingin Lakukan Self-Custody

Tokocrypto sangat mendukung penuh kendali pengguna atas private-keys nasabah—maka dari itu proses penarikan di Tokocrypto dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. Berikut beberapa tips bagi kamu yang ingin melakukan self-custody:

  • Gunakan cold wallet (misalnya Ledger atau Trezor) untuk aset jangka panjang.
  • Selalu backup 12-24 kata seed phrase atau private-key di tempat aman, seperti safe deposit box–jangan disimpan secara digital untuk meminimalisir risiko peretasan.
  • Simpan sebagian kecil di hot wallet untuk jaga-jaga jika kamu ingin melakukan penjualan atau trading dalam jangka pendek.
  • Jangan bagikan seed phrase atau private-key kepada siapapun.
  • Ikuti tutorial tarik aset kripto ke wallet untuk self-custody di sini.

Bagi kamu yang memilih untuk tetap menyimpan di exchange resmi, seperti Tokocrypto–berikut beberapa tips agar meminimalisir risiko yang tidak diinginkan:

  • Aktifkan metode autentikasi dua faktor (2FA).
  • Hindari menggunakan password yang sama dengan akun lain.
  • Jangan klik tautan mencurigakan, dan pastikan selalu mengakses website atau aplikasi resmi Tokocrypto.
  • Pastikan software, termasuk sistem operasi, aplikasi, dan antivirus, selalu diperbarui ke versi terbaru.
  • Hindari membagikan kode OTP atau data login ke siapa pun.
  • Aktifkan kode anti-phising.

Baca juga: Perlindungan Dana Nasabah Crypto di Indonesia: Apa Peran Regulator?

Pastikan kamu memilih exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto, agar kamu bisa menikmati proses penarikan dana yang aman, transparan, dan cepat.

Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Sumber: TikTok @yudosadewa



Sumber : news.tokocrypto.com

Tim Developer Zcash Bubar! Gimana Nasib Proyeknya?

Zcash (ZEC) merupakan cryptocurrency yang lahir pada 2016, dikenal sebagai koin dengan privasi tinggi berkat teknologi zk-SNARKs yang memungkinkan transaksi anonim tanpa jejak. 

Zcash ditenagai oleh tim dari perusahaan Electric Coin Company (ECC) yang didirikan oleh Zooko Wilcox. ECC diawasi oleh Bootstrap, sebuah organisasi nonprofit 501(c)(3) yang bertugas memastikan misi Zcash tetap selaras dengan kepentingan publik.

Di tengah altcoin lain yang mengalami penurunan, justru Zcash memberikan performa luar biasa dengan semakin digaungkannya narasi privasi, harga ZEC naik lebih dari 800%, dan menjadikan Zcash top performer di antara altcoin lain. 

Namun, pada 7 Januari 2026 kemarin, Zcash mendadak bearish ketika seluruh tim ECC resign massal.

Baca juga: Zcash (ZEC) Naik 400%, Narasi Privacy Jadi Tren Selanjutnya?

Kronologi Singkat Alasan Tim ECC Zcash Bubar 

Berdasarkan tweet dari akun X, Josh Swihart, mantan CEO ECC pada 7 Januari 2026, timnya secara resmi mengumumkan “constructively discharged” yang merupakan istilah hukum AS untuk kondisi dimana pekerja paksa resign akibat kondisi kerja yang tak bisa ditoleransi. 

Swihart menuduh mayoritas board Bootstrap yang kemudian disebut sebagai ZCAM, tidak selaras dengan misi Zcash, yakni membangun “unstoppable private money“.

Wallet Zcash, Zashi mobile wallet. Sumber: z.cash

Singkatnya, konflik ini berawal dari Tim developer ECC ingin memisahkan (spin out) Zashi, wallet mobile Zcash yang mereka bangun, menjadi entitas privat. Dengan tujuan agar mampu bergerak lebih cepat, punya fleksibilitas bisnis, dan bisa menggalang modal dari investor.

Namun jajaran petinggi dari Bootstrap menolak karena secara hukum, mereka tidak boleh mengizinkan aset nonprofit dialihkan ke perusahaan privat demi keuntungan dan Bootstrap menilainya melanggar batasan hukum nonprofit.

Akhirnya Tim ECC merasa terjebak dan mereka tidak bisa mengembangkan Zashi sesuai visi karena dibatasi aturan nonprofit yang disebut oleh Josh Swihart sebagai constructive discharge atau resign yang dipaksa keadaan.

Wallet baru Zcash, cashZ dari pengembang Zcash. Sumber: cashZ.org

Setelah keluar, tim ECC mendirikan cashZ, perusahaan privat baru yang melanjutkan pengembangan wallet berbasis Zashi.

Baca juga: Anak Purbaya Soroti Pentingnya Keamanan Aset Kripto, Apa yang Perlu Investor Tahu?

Bagaimana Nasib Zcash ke Depan?

Pergerakan harga Zcash (ZEC/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Pasca-resign massal tim Electric Coin Company (ECC), Zcash mengalami gejolak besar. Harga Zcash turun sekitar 28%, karena adanya FUD tersebut.

Meskipun begitu, protokol blockchain Zcash tetap berjalan normal dan aman, karena sifatnya yang open-source dan decentralized—tidak bergantung pada satu entitas saja.

Zcash foundation pun turun tangan untuk memberikan klarifikasi mengenai keberlangsungan jaringan ke depannya dan menegaskan bahwa jaringan blockchain Zcash akan senantiasa terus terus berjalan dengan lancar dan aman, seperti biasanya—tanpa gangguan.

Dinamika ini justru membawa Zcash semakin berkembang dengan munculnya opsi wallet baru dari tim Electric Coin Company (ECC) yakni CashZ, wallet yang dibangun dari codebase wallet Zashi sebelumnya dan tetap 100% fokus pada pengembangan serta adopsi Zcash sebagai “unstoppable private money” tanpa meluncurkan token baru melalui hard fork yang dapat memecah komunitas.

Tertarik dengan aset kripto Zcash? Trading atau investasi aset kripto Zcash bisa kamu mulai dengan deposit Rp50.000 aja lho! Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Sumber:

@SevaFTW: tldr on zcash;

Yahoo: Zcash Developer Team Resigns: What the Governance Crisis Means for ZEC Price





Sumber : news.tokocrypto.com