Tag Archives: kripto

XRP Meledak Tembus $2,13! Benarkah ATH Baru Tinggal Selangkah Lagi?

Harga XRP mencatat lonjakan signifikan setelah berhasil menembus level psikologis USD 2,13. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya permintaan institusional melalui produk Exchange-Traded Fund (ETF), yang memicu optimisme baru di pasar kripto global. Sejumlah analis mulai merevisi proyeksi mereka dan menilai XRP berpotensi mencetak rekor harga tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) dalam waktu dekat.

Sentimen pasar terhadap XRP saat ini terpantau sangat bullish. Dukungan fundamental dari adopsi institusi membuat aset kripto besutan Ripple ini tampil lebih dominan dan tidak sekadar mengikuti pergerakan pasar secara umum. Jika tekanan beli tetap terjaga, XRP dinilai berada pada fase awal reli lanjutan.

Volume Perdagangan Meroket, Short Seller Tertekan

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Siap Lanjut Reli? Break US$2,41 Bisa Buka Jalan ke US$2,69

Dalam 24 jam terakhir, XRP melonjak sekitar 10%, jauh melampaui kinerja sejumlah altcoin utama seperti Ethereum dan Solana yang hanya mencatatkan kenaikan di kisaran 1%. Penguatan tersebut dibarengi lonjakan volume perdagangan hingga 130% menjadi sekitar USD 7,8 miliar.

Dilaporkan Crypto News, kondisi ini memicu short squeeze besar-besaran di pasar derivatif. Data CoinGlass mencatat likuidasi posisi short XRP mencapai USD 24 juta, salah satu angka tertinggi sejak November. Secara keseluruhan, kebangkitan pasar kripto turut mendorong total likuidasi lintas aset hingga ratusan juta dolar.

Peningkatan minat institusi melalui ETF dan menguatnya dominasi pasar menempatkan XRP dalam posisi strategis untuk melanjutkan reli, sekaligus meninggalkan pesaingnya di jajaran 10 besar aset kripto berdasarkan kapitalisasi pasar.

Arus Dana ETF Dorong Optimisme Menuju Level $3

XRP kini mencatatkan penguatan selama enam hari berturut-turut. Salah satu faktor utama di balik tren positif ini adalah derasnya arus dana masuk ke ETF berbasis XRP. Data dari SoSoValue menunjukkan total aset kelolaan ETF XRP melonjak dari USD 861 juta menjadi sekitar USD 1,2 miliar hanya dalam satu bulan.

Sejak diluncurkan di Amerika Serikat, ETF XRP juga belum pernah mencatatkan arus keluar bersih (net outflow), yang mencerminkan tingkat kepercayaan institusi yang masih solid.

Dari sisi teknikal, grafik harian XRP menunjukkan harga berhasil keluar dari pola bullish falling wedge, yang kerap menjadi sinyal awal penguatan lanjutan. Meski indikator Relative Strength Index (RSI) mulai memasuki area jenuh beli (overbought), momentum bullish dinilai masih bertahan.

Selama harga mampu bertahan di atas Exponential Moving Average (EMA) 200 hari, sejumlah analis memproyeksikan target jangka pendek XRP berada di level psikologis USD 3.

Di tengah sentimen positif ini, reli XRP juga dinilai berpotensi membawa dampak lanjutan bagi pasar altcoin secara keseluruhan, seiring kemungkinan aliran likuiditas yang semakin meluas ke berbagai proyek kripto lainnya pada awal tahun ini.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Alasan Kuat Harga Solana Disebut Bisa Tembus US$200 Bulan Ini

Harga Solana (SOL) menunjukkan penguatan signifikan dalam beberapa hari terakhir seiring meningkatnya sentimen positif di pasar kripto. Pada perdagangan terbaru, harga SOL bertahan di atas level US$130 setelah sebelumnya sempat turun ke area US$120. Dalam 24 jam terakhir, Solana naik sekitar 4% dan telah menguat lebih dari 10% dalam beberapa hari terakhir.

Secara umum, pasar kripto juga berada dalam tren positif dengan kenaikan sekitar 2% secara harian dan 10% secara mingguan. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor dan membuka peluang lanjutan bagi Solana untuk mencatatkan penguatan harga.

Analisis Harga Solana

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Harga Solana Melonjak $139, Target $200 Kian Dekat Berkat Meme Coin

Dilaporkan Coingape, sejumlah analis menilai, dengan kombinasi sentimen dan fundamental yang ada, harga Solana berpotensi bergerak menuju level US$200 dalam bulan ini. Berikut beberapa faktor utama yang mendorong optimisme tersebut.

Pertama, dorongan dari investor institusional semakin kuat setelah Morgan Stanley mendaftarkan Solana Trust ETF melalui pengajuan formulir S-1 ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC). Langkah ini menjadi sinyal serius dari bank investasi raksasa yang mengelola aset sekitar US$6,4 triliun untuk memperluas eksposur di aset kripto, khususnya Solana. Jika disetujui regulator, ETF ini dinilai dapat menjadi tonggak penting dalam adopsi arus utama Solana.

Kedua, aktivitas perdagangan di ekosistem Solana mencatat rekor baru. Sepanjang 2025, volume tahunan perpetual DEX di jaringan Solana mencapai US$451,2 miliar, tertinggi sepanjang sejarah jaringan tersebut. Angka ini melonjak tajam dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar US$238,4 miliar, serta jauh di atas volume tahun 2023 yang hanya sekitar US$2,38 miliar. Peningkatan volume ini didorong oleh platform besar seperti Jupiter dan Drift Trade.

Arus Dana ETF Solana

Ketiga, arus dana ke produk ETF Solana spot juga menunjukkan peningkatan signifikan. Pada Selasa lalu, ETF Solana spot mencatat arus masuk harian sebesar US$16,8 juta, menjadi yang tertinggi dalam 20 hari terakhir. Data dari SolanaFloor menunjukkan Bitwise BSOL memimpin dengan inflow US$12,5 juta, disusul Fidelity FSOL sebesar US$2 juta. Total dana kelolaan ETF Solana kini mencapai sekitar US$1,09 miliar, mencerminkan minat investor yang kembali menguat.

Selain itu, aktivitas pengembang di jaringan Solana juga mengalami lonjakan. Pada 5 Januari 2026, tercatat lebih dari 42.000 token SPL baru diluncurkan dalam 24 jam. Angka ini menjadi yang tertinggi dalam hampir empat bulan terakhir dan mengindikasikan meningkatnya aktivitas ekosistem, termasuk di sektor DeFi, NFT, dan memecoin.

Dari sisi teknikal, harga Solana sempat bergerak di kisaran US$137 pada perdagangan awal Selasa. Indikator MACD menunjukkan sinyal positif dengan momentum yang mengarah ke atas, sementara Chaikin Money Flow (CMF) tetap berada di zona positif, menandakan adanya arus masuk modal. Level support terdekat berada di area US$130. Jika harga mampu menembus level US$150, analis menilai target lanjutan berada di kisaran US$180 hingga US$200.

Namun demikian, pelemahan di bawah US$130 berpotensi memicu fase konsolidasi lanjutan sebelum tren berlanjut. Investor tetap diimbau mencermati pergerakan pasar dan mempertimbangkan risiko yang ada di tengah volatilitas aset kripto.

Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

3 Altcoin Robotics Ini Diamankan Big Market, JASMY Paling Gila

Sektor Robotics di pasar kripto kembali mencuri perhatian setelah sejumlah aset mencatatkan kenaikan signifikan dalam 7 hari terakhir. Data kapitalisasi pasar menunjukkan ada 3 altcoin Robotics yang saat ini mendominasi dan menjadi sorotan investor.

Berikut rangkuman 3 top altcoin Robotics berdasarkan market cap dikutip CoinMarketCap.

1. JasmyCoin (JASMY) Pimpin Jauh Pasar Robotics

Pergerakan harga JasmyCoin (JASMY/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga JasmyCoin (JASMY/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

JasmyCoin (JASMY) tercatat sebagai token Robotics dengan kapitalisasi pasar terbesar saat ini. Harga JASMY berada di level $0.008967, naik 54.65% dalam 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar JASMY mencapai $443,422,263, dengan volume transaksi harian yang sangat besar, yakni $225,206,193. Lonjakan volume ini mengindikasikan tingginya minat pasar terhadap JASMY di tengah tren integrasi data, IoT, dan Robotics.

Dengan suplai beredar mencapai 49.44B JASMY, aset ini menjadi tulang punggung sektor Robotics berbasis data di pasar kripto.

Baca juga: 3 Altcoin ISO 20022 Ini Diam-Diam Naik, Market Cap Tembus $142 Miliar

2. GEODNET (GEOD) Stabil dengan Market Cap Kuat

Di posisi berikutnya ada GEODNET (GEOD) yang mencatatkan kapitalisasi pasar sebesar $69,485,162. Harga GEOD berada di angka $0.1583, dengan kenaikan 10.84% dalam 7 hari.

GEOD dikenal sebagai proyek infrastruktur geospasial yang banyak digunakan dalam sistem otomatisasi dan Robotics presisi. Volume transaksi harian GEOD mencapai $655,534, menandakan aktivitas pasar yang konsisten.

Total suplai beredar GEOD saat ini berada di kisaran 438.77M GEOD.

3. DIMO (DIMO) Tumbuh Konsisten di Segmen Robotics

Token DIMO (DIMO) menempati jajaran top 3 dengan kapitalisasi pasar sebesar $6,146,946. Harga DIMO tercatat di level $0.01481, naik 26.22% dalam 7 hari terakhir.

Volume perdagangan 24 jam DIMO mencapai $350,926, dengan suplai beredar sebanyak 414.95M DIMO. DIMO fokus pada ekosistem data kendaraan dan otomasi, yang membuatnya relevan dalam pengembangan Robotics berbasis mobilitas.

Kesimpulan

Data terbaru menunjukkan sektor Robotics mulai bergerak agresif, dipimpin oleh JASMY, disusul GEOD, dan DIMO. Lonjakan harga dan volume mengindikasikan adanya akumulasi pasar terhadap proyek yang berkaitan dengan otomatisasi, data, dan kecerdasan mesin.

Dengan tren AI dan Robotics yang terus berkembang, ketiga altcoin ini berpotensi tetap menjadi perhatian pelaku pasar dalam waktu dekat.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Bangkit 20%, Sinyal Kuat DOGE Berpeluang Naik Hingga $0.80

Harga Dogecoin (DOGE) kembali menjadi sorotan pelaku pasar kripto setelah mencatatkan kebangkitan signifikan di awal 2026.

Dalam tujuh hari terakhir, DOGE melesat hampir 20 persen, mengejutkan investor yang sebelumnya melihat aset ini bergerak datar dalam fase konsolidasi panjang. Kenaikan tersebut terjadi seiring membaiknya sentimen pasar kripto global dan meningkatnya minat terhadap meme coin.

Sejumlah analis menilai pergerakan ini bukan sekadar reli jangka pendek. Dogecoin disebut telah memasuki zona akumulasi historis yang dinilai krusial. Jika pola pergerakan pada siklus sebelumnya kembali terulang, fase ini berpotensi menjadi fondasi bagi reli yang lebih besar dalam beberapa bulan ke depan.

Analisis Harga DOGE

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Naik 16% dalam Sepekan, Soroti Potensi Tembus US$1 di 2026

Salah satu pandangan datang dari Joao Wedson, pendiri firma analitik kripto Alphractal. Melalui unggahan di platform X, Wedson membagikan grafik on-chain yang menunjukkan DOGE telah memasuki area akumulasi kuat di kisaran harga 0,20 dolar AS. Zona tersebut secara historis kerap menjadi titik balik penting bagi pergerakan harga Dogecoin.

Alphractal menggunakan indikator Cumulative Value Days Destroyed (CVDD) untuk membaca data on-chain dan mengukur nilai jangka panjang berdasarkan bobot ekonomi koin yang berpindah di jaringan. Pada grafik tersebut, garis biru bawah CVDD menandai area di mana akumulasi besar biasanya terjadi. Ketika harga DOGE menyentuh area ini, peluang terjadinya pemulihan harga dinilai meningkat signifikan.

Dilaporkan ICO Bench, Wedson mencatat bahwa dalam beberapa siklus sebelumnya, Dogecoin mengalami lonjakan tajam tidak lama setelah memasuki zona akumulasi serupa. Jika pola historis kembali terjadi, DOGE diperkirakan berpotensi bergerak menuju level 0,80 dolar AS dalam beberapa pekan mendatang. Proyeksi ini mencerminkan potensi kenaikan lebih dari 400 persen dari level saat ini, terutama di tengah kondisi pasar di mana meme coin mulai mengungguli aset kripto lain.

Sisi Teknikal Dogecoin

Dari sisi teknikal, struktur harga Dogecoin juga menunjukkan sinyal pembalikan tren. DOGE dilaporkan menemukan support kuat di sekitar 0,12 dolar AS, level yang sejalan dengan metrik on-chain Alphractal. Aktivitas akumulasi agresif di area tersebut dinilai telah mengurangi tekanan jual dari pelaku pasar bearish.

Setelah menembus level resistensi 0,14 dolar AS, Dogecoin secara teknikal dianggap telah membatalkan struktur tren turun sebelumnya. Kondisi ini membuka peluang pergerakan lanjutan menuju target awal di 0,20 dolar AS, dengan potensi berlanjut ke area 0,28 dolar AS apabila momentum bullish tetap terjaga.

Indikator Relative Strength Index (RSI) turut memperkuat sinyal pembalikan tren. Pada awal Januari 2026, RSI menembus rata-rata pergerakan 14 hari dan bergerak melewati garis tengah, sebuah pola yang umumnya menandakan peralihan kendali harga ke pihak bullish. Selama indikator ini bertahan di wilayah positif, analis menilai potensi kelanjutan reli Dogecoin masih terbuka dalam jangka pendek hingga menengah.

Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network (PI) Melemah 0,88%, Tertekan Isu Sentralisasi

Harga Pi Network (PI) kembali bergerak di zona merah. Dalam 24 jam terakhir, Coinmarketcap mencatat bahwa PI melemah 0,88%, tampil lebih buruk dibanding pergerakan pasar kripto secara umum.

Meski secara mingguan masih mencatat kinerja positif (+3,65%), tren jangka menengah menunjukkan tekanan yang belum sepenuhnya mereda, tercermin dari performa -5,61% dalam 30 hari terakhir.

Pelemahan ini bukan semata dipicu faktor teknikal, melainkan kombinasi isu fundamental yang kembali mencuat, mulai dari jadwal unlock token skala besar, kekhawatiran sentralisasi jaringan, hingga likuiditas perdagangan yang tipis.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Turun ke $0,212, Token Unlock Membayangi

Unlock Token Jadi Sumber Tekanan Utama

Salah satu faktor paling dominan yang membebani pergerakan PI saat ini adalah rencana unlock lebih dari 117 juta token PI bulan ini, setara sekitar 1,4% dari pasokan beredar.

Unlock ini merupakan bagian dari skema pelepasan tahunan sekitar 1,24 miliar PI.

Secara historis, momen unlock kerap menjadi katalis negatif bagi harga.

Data pergerakan sebelumnya menunjukkan PI sering mengalami koreksi 8–15% di sekitar periode pembukaan token.

Hal ini terjadi karena unlock memberi kesempatan bagi miner awal dan pihak internal untuk melepas aset ke pasar, sehingga meningkatkan suplai tanpa jaminan permintaan baru yang sebanding.

Kondisi ini diperparah oleh rendahnya rasio perputaran (turnover ratio) PI yang berada di kisaran 0,69%, jauh di bawah aset mapan seperti Bitcoin.

Artinya, pasar PI relatif “dangkal”, sehingga tekanan jual dalam jumlah sedang pun dapat memicu penurunan harga yang signifikan.

Isu Sentralisasi Kembali Disorot

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Selain unlock token, sentimen negatif juga diperkuat oleh kembalinya sorotan terhadap struktur jaringan Pi Network.

Laporan media kripto Eropa menyoroti bahwa Pi Network saat ini hanya bergantung pada sekitar 28 node dan 3 validator, dengan klaim bahwa Foundation menguasai hingga 90% suplai token.

Walau bukan isu baru, kemunculannya kembali di tengah kondisi pasar yang cenderung “risk-off” membuat respons investor lebih sensitif.

Dalam dunia kripto, desentralisasi merupakan nilai utama. Struktur yang dinilai terlalu terpusat berpotensi menggerus kepercayaan, khususnya dari investor yang membandingkan PI dengan blockchain layer-1 lain yang lebih transparan dan terdistribusi.

Dampaknya terlihat pada meningkatnya rotasi dana ke aset kripto yang dianggap memiliki fundamental dan tata kelola jaringan lebih kuat.

Likuiditas Rendah Perbesar Volatilitas

Faktor ketiga yang tak kalah penting adalah likuiditas pasar PI yang rendah.

Volume perdagangan 24 jam terakhir tercatat turun menjadi sekitar $12,2 juta, angka yang tergolong kecil untuk aset dengan kapitalisasi pasar di atas $1 miliar.

Saat ini, perdagangan PI masih terbatas di beberapa bursa menengah seperti OKX, Gate, dan MEXC. Keterbatasan listing membuat order book relatif tipis.

Akibatnya, spread bid-ask melebar dan pergerakan harga menjadi lebih mudah terdistorsi oleh transaksi besar.

Dalam kondisi seperti ini, PI menjadi kurang menarik bagi trader institusional dan algoritmik, yang umumnya mengandalkan likuiditas tinggi dan spread sempit.

Outlook: Tekanan Fundamental vs Sinyal Teknikal

Menariknya, dari sisi teknikal, beberapa indikator jangka pendek masih menunjukkan sinyal awal pemulihan, termasuk terbentuknya bullish crossover pada MACD.

Namun, sinyal teknikal ini berhadapan langsung dengan tekanan fundamental yang kuat, terutama menjelang unlock token pertengahan bulan.

Level $0,20 kini menjadi area support psikologis yang krusial. Jika area ini gagal dipertahankan, PI berpotensi kembali menguji zona bawah di sekitar $0,16, yang sebelumnya menjadi titik terendah penting pada 2025.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun 1,55%, Tekanan Token Unlock Jadi Sorotan

Pelemahan harga Pi Network saat ini mencerminkan meningkatnya kehati-hatian investor terhadap risiko internal proyek.

Unlock token skala besar, isu sentralisasi jaringan, dan likuiditas yang rendah membentuk kombinasi tekanan yang sulit diabaikan.

Meski peluang teknikal jangka pendek masih terbuka, prospek PI dalam waktu dekat akan sangat bergantung pada respons pasar terhadap unlock token serta kemampuan tim Pi Network membangun kembali kepercayaan dan utilitas ekosistem.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Bertahan di Atas $3.200, Volume Tinggi Sinyalkan Minat Kuat

Harga Ethereum (ETH) hari ini menunjukkan pergerakan positif meskipun cenderung terbatas.

Berdasarkan pantauan terbaru Tokocrypto pada Selasa (7/1), ketika artikel ini ditulis ETH diperdagangkan di level $3.255,65 per koin, naik sekitar 0,79% dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasar Ethereum kini mencapai $392,94 miliar, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin.

Volume perdagangan 24 jam tercatat cukup tinggi di kisaran $27,7 miliar, menandakan aktivitas pasar yang masih ramai.

Dengan jumlah pasokan beredar sekitar 120,69 juta ETH, pergerakan Ethereum saat ini mencerminkan fase konsolidasi setelah reli mingguan yang cukup kuat.

Baca Juga: Jaga Momentum Bullish, Harga Ethereum (ETH) Menguat ke Area $3.200

Performa Harian dan Mingguan: Konsolidasi Sehat

Dalam 24 jam terakhir, ETH bergerak di rentang $3.184,01 (terendah) hingga $3.303,56 (tertinggi).

Pola ini menunjukkan volatilitas moderat, di mana pelaku pasar tampak aktif melakukan aksi beli di area bawah dan mengambil untung di area atas.

Secara mingguan, Ethereum masih mencatat kenaikan +9,43%, sebuah sinyal bahwa struktur tren jangka pendek masih berada di pihak bullish.

Kinerja 30 hari yang berada di zona positif (+3,97%) turut memperkuat pandangan bahwa Ethereum sedang berusaha membangun fondasi pemulihan setelah tekanan tajam beberapa bulan sebelumnya.

Namun, jika dilihat lebih panjang, ETH masih menghadapi tantangan. Dalam 60 hari terakhir, harga masih terkoreksi -6,15%, dan dalam 90 hari terakhir bahkan tercatat turun -27,06%.

Ini menandakan bahwa reli terbaru lebih bersifat rebound dari kondisi oversold, bukan sepenuhnya pembalikan tren besar.

Jarak Lebar dari Rekor Tertinggi

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Ethereum masih cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $4.953,73. Dengan harga saat ini, ETH masih terkoreksi lebih dari 30% dari puncaknya.

Fakta ini membuat banyak investor jangka menengah masih bersikap selektif, meskipun trader jangka pendek mulai kembali memanfaatkan volatilitas.

Bagi sebagian pelaku pasar, jarak lebar dari all-time high justru dianggap sebagai peluang akumulasi bertahap, terutama jika Ethereum mampu bertahan di atas zona psikologis $3.000.

Volume Tinggi, Sinyal Minat Masih Terjaga

Salah satu poin penting dari data hari ini adalah volume perdagangan yang mencapai hampir $28 miliar. Angka ini relatif tinggi dan menunjukkan bahwa minat terhadap Ethereum belum memudar.

Volume besar di tengah kenaikan harga yang stabil sering diartikan sebagai tanda partisipasi pasar yang sehat.

Investor institusional, trader derivatif, hingga pelaku DeFi masih menjadikan Ethereum sebagai aset utama untuk berbagai strategi, mulai dari lindung nilai, spekulasi jangka pendek, hingga penggunaan dalam ekosistem aplikasi terdesentralisasi.

Perspektif Teknikal: Area Kunci yang Perlu Diperhatikan

Dari sisi teknikal, zona $3.150–$3.200 kini menjadi area support penting.

Selama harga mampu bertahan di atas wilayah ini, peluang untuk melanjutkan penguatan ke area $3.350–$3.500 masih terbuka.

Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat dan ETH kembali turun di bawah $3.150, pasar berpotensi memasuki fase konsolidasi lebih panjang, bahkan membuka peluang koreksi lanjutan menuju area psikologis $3.000.

Resistance terdekat saat ini berada di sekitar $3.300, yang sebelumnya menjadi titik tertinggi harian.

Penembusan bersih di atas level ini umumnya akan meningkatkan kepercayaan pasar dan memicu lonjakan volume lanjutan.

Baca Juga: Harga Ethereum Menguat ke $3.140, ETH Jaga Tren Positif

Harga Ethereum hari ini mencerminkan fase stabilisasi dengan kecenderungan positif.

Kenaikan harian yang moderat, ditopang volume besar dan performa mingguan yang kuat, menunjukkan bahwa ETH masih menjadi magnet utama di pasar kripto.

Meski demikian, tekanan jangka menengah belum sepenuhnya hilang, terlihat dari performa 60 dan 90 hari yang masih negatif.

Artinya, pergerakan Ethereum ke depan akan sangat ditentukan oleh kemampuannya mempertahankan support utama dan menarik arus modal baru.

Bagi investor dan trader, periode ini sering dianggap sebagai fase krusial: apakah Ethereum akan melanjutkan pemulihan menuju tren naik baru, atau kembali terjebak dalam konsolidasi panjang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Spark (SPK) Bangkit 6,9%, Volume Tinggi Isyaratkan Fase Akumulasi

Harga Spark (SPK) hari ini menunjukkan sinyal kebangkitan setelah tekanan panjang dalam beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Selasa (7/1), SPK diperdagangkan di level $0,02499, mencatat kenaikan +6,95% dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasar Spark kini berada di kisaran $55,85 juta, menempatkannya di jajaran altcoin kapitalisasi kecil yang tengah menarik perhatian spekulan.

Yang menonjol, lonjakan harga ini dibarengi dengan volume perdagangan 24 jam sebesar $67,63 juta, bahkan lebih tinggi dari total kapitalisasi pasarnya.

Kondisi ini menandakan minat transaksi yang sangat aktif dan biasanya menjadi ciri fase awal pergeseran sentimen pasar.

Baca Juga: Spark (SPK) Melejit Hampir 20%, Tren Bullish Mulai Terbentuk?

Performa Harga: Rebound di Tengah Tren Menengah yang Masih Lemah

Pergerakan harga Spark (SPK/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Spark (SPK/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Secara harian dan mingguan, pergerakan SPK cukup konstruktif.

Selain kenaikan harian hampir 7%, SPK juga mencatat penguatan +14,02% dalam tujuh hari terakhir. Dalam skala bulanan, kinerja SPK relatif datar dengan kenaikan +4,71% dalam 30 hari.

Namun, jika ditarik lebih jauh, SPK masih berada dalam tekanan tren menengah hingga panjang. Dalam 60 hari terakhir, harga tercatat turun -32,02%, dan dalam 90 hari terakhir bahkan melemah -47,35%.

Fakta ini menegaskan bahwa reli terbaru lebih tepat dibaca sebagai rebound teknikal ketimbang konfirmasi pembalikan tren besar.

Spark juga masih sangat jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $0,186463, menempatkan harga saat ini lebih dari 85% di bawah puncaknya.

Aktivitas Perdagangan Tinggi, Apa Artinya?

Volume yang melampaui kapitalisasi pasar merupakan indikator penting. Rasio ini menunjukkan bahwa token berpindah tangan dengan sangat cepat, sering kali didorong oleh trader jangka pendek.

Dalam banyak kasus, kondisi seperti ini muncul pada fase akumulasi spekulatif atau saat pasar bersiap untuk pergerakan besar berikutnya.

Namun, volume ekstrem juga memiliki dua sisi. Di satu sisi, ia dapat mengonfirmasi minat beli yang kuat. Di sisi lain, ia juga bisa menandakan distribusi, di mana investor lama memanfaatkan reli untuk keluar dari posisi.

Oleh karena itu, kelanjutan tren SPK dalam beberapa hari ke depan akan sangat bergantung pada apakah volume tetap tinggi saat harga bergerak naik, atau justru meningkat saat harga melemah.

Struktur Pasokan: Inflasi Masih Jadi Faktor

Dari sisi pasokan, Spark memiliki sekitar 2,23 miliar token beredar, atau baru sekitar 22,35% dari total pasokan maksimum 10 miliar SPK. Artinya, sebagian besar token masih belum beredar di pasar.

Kondisi ini penting diperhatikan oleh investor, karena membuka ruang potensi tekanan suplai di masa depan apabila terjadi unlock atau distribusi token dalam skala besar.

Dengan kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) mencapai $249,9 juta, valuasi jangka panjang Spark masih sangat bergantung pada kebijakan distribusi token dan pertumbuhan ekosistemnya.

Area Support dan Resistance Kunci

Dalam 24 jam terakhir, SPK bergerak di rentang $0,02275 hingga $0,02680. Area $0,023–$0,024 kini menjadi support jangka pendek yang penting.

Selama harga bertahan di atas zona ini, peluang uji ulang area $0,027–$0,030 masih terbuka.

Di sisi atas, level $0,027 merupakan resistance terdekat. Jika mampu ditembus secara meyakinkan, SPK berpotensi memasuki fase ekspansi volatilitas dengan target psikologis berikutnya di sekitar $0,03.

Sebaliknya, kegagalan bertahan di atas $0,023 dapat membawa harga kembali ke fase konsolidasi atau bahkan melanjutkan tren turun jangka menengah.

Baca Juga: Fidelity Buka Akses untuk Solana! Ini Awal Ledakan Harga ke $225?

Harga Spark hari ini menunjukkan sinyal pemulihan awal, ditopang kenaikan harian, reli mingguan, dan lonjakan volume yang signifikan.

Meski demikian, tren menengah SPK masih cenderung lemah dan struktur pasokan yang belum sepenuhnya beredar menjadi faktor risiko tersendiri.

Bagi trader, SPK saat ini menawarkan volatilitas dan peluang jangka pendek. Namun bagi investor, kehati-hatian tetap diperlukan hingga Spark mampu membangun struktur tren yang lebih stabil dan berkelanjutan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Terkoreksi ke $92.617, Isyaratkan Pertarungan

Harga Bitcoin (BTC) hari ini bergerak melemah. Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Selasa (7/1), BTC diperdagangkan di level $92.617,62 per koin, turun sekitar 1% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi ini memangkas sebagian keuntungan jangka pendek, namun secara mingguan Bitcoin masih mencatatkan kinerja positif +4,88%.

Meski mengalami penurunan, kapitalisasi pasar Bitcoin tetap sangat besar, berada di kisaran $1.849 triliun, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto nomor satu dunia.

Aktivitas pasar juga masih sangat tinggi, tercermin dari volume perdagangan 24 jam yang mencapai $55,17 miliar.

Baca Juga: Bank of America: Penasihat Keuangan Rekomendasikan ETF Bitcoin

Koreksi Sehat di Tengah Tren Jangka Pendek Positif

Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak di rentang $91.286,55 hingga $94.395,30.

Rentang ini menunjukkan volatilitas yang cukup lebar, menandakan pasar sedang berada dalam fase tarik-menarik antara pelaku ambil untung dan pembeli baru.

Koreksi 1% hari ini terjadi setelah Bitcoin sempat menguat dalam beberapa hari sebelumnya.

Secara teknikal, kondisi seperti ini sering dianggap sebagai koreksi sehat selama harga masih mampu bertahan di atas area support penting.

Namun, bila ditarik lebih panjang, Bitcoin masih menghadapi tekanan tren menengah.

Dalam 60 hari terakhir, harga BTC tercatat turun -9,33%, dan dalam 90 hari terakhir bahkan terkoreksi -24,04%.

Data ini menunjukkan bahwa meski reli jangka pendek terjadi, pasar masih berada dalam fase pemulihan dari tekanan besar beberapa bulan sebelumnya.

Volume Besar Menunjukkan Minat Pasar Belum Surut

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Salah satu poin terpenting dari pergerakan hari ini adalah volume perdagangan yang sangat tinggi. Dengan nilai transaksi di atas $55 miliar, Bitcoin tetap menjadi pusat aktivitas pasar kripto global.

Volume tinggi saat harga terkoreksi tipis sering diartikan sebagai tanda bahwa pasar belum kehilangan minat.

Banyak pelaku memanfaatkan penurunan untuk akumulasi, sementara sebagian lain melakukan distribusi jangka pendek. Kondisi ini kerap mendahului pergerakan besar berikutnya.

Rasio volume terhadap kapitalisasi pasar juga menunjukkan bahwa likuiditas Bitcoin masih sangat kuat dibanding sebagian besar aset kripto lainnya.

Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Lebar

Bitcoin masih berada cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07. Dengan harga saat ini, BTC masih terkoreksi lebih dari 26% dari puncaknya.

Bagi sebagian investor, jarak ini mencerminkan bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi besar.

Bagi yang lain, kondisi ini justru dipandang sebagai peluang untuk membangun posisi jangka menengah, selama struktur pasar mampu bertahan di atas zona psikologis utama.

Level Teknis yang Perlu Diperhatikan

Dari sudut pandang teknikal, area $91.000–$92.000 kini menjadi support kunci. Selama Bitcoin bertahan di atas zona ini, struktur jangka pendek masih relatif konstruktif.

Jika tekanan jual berlanjut dan BTC menembus di bawah $91.000, potensi penurunan menuju area psikologis $88.000–$89.000 akan terbuka.

Sementara itu, di sisi atas, area $94.400–$95.000 menjadi resistance terdekat. Penembusan meyakinkan di atas zona ini berpotensi mengembalikan sentimen bullish dan membuka jalan bagi uji ulang area $97.000 hingga $100.000.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Bertahan di Atas $93.700

Analisa harga BTC hari ini mencerminkan fase konsolidasi dengan kecenderungan koreksi ringan.

Penurunan 1% belum cukup untuk mengubah struktur jangka pendek yang masih relatif positif, terutama karena ditopang oleh volume perdagangan yang sangat besar.

Namun, tekanan tren menengah masih membayangi, mengingat performa 60 dan 90 hari terakhir yang masih negatif.

Oleh karena itu, pergerakan Bitcoin ke depan akan sangat ditentukan oleh kemampuannya mempertahankan support utama dan kembali menembus area resistance terdekat.

Bagi pelaku pasar, kondisi saat ini menandakan periode krusial: apakah Bitcoin mampu melanjutkan pemulihan, atau justru kembali terjebak dalam fase koreksi lanjutan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sentimen Fear and Greed Netral

Pasar kripto hari ini, Rabu (7/1) bergerak relatif netral dengan sejumlah altcoin seperti JASMY, SPK, dan DIA mencatat penguatan signifikan, menandakan minat selektif investor di tengah kondisi pasar yang menunggu katalis.

Optimisme menguat seiring prediksi John Bollinger yang menilai Bitcoin berpotensi melonjak hingga $107.000, dengan perhatian pasar tertuju pada rilis data ketenagakerjaan AS yang berpotensi memicu volatilitas. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Deretan Altcoin Potensial di Tengah Sentimen Pasar yang Netral

  • JASMY melonjak 26% ke harga $0,00951.
  • SPK naik 11%, kini di level $0,026319.
  • DIA menguat 10% menjadi $0,338881.

Bitcoin Diprediksi Tembus $107.000 Jelang Data Ketenagakerjaan AS

  • John Bollinger prediksi harga Bitcoin melonjak ke $107.000.
  • Bollinger adalah pencipta indikator populer Bollinger Bands.
  • Fokus pasar tertuju pada data pekerjaan AS hari Rabu dan Jumat.

Saatnya Main Lucky Holiday Blast! Hadiah Rp60 JUTA!*

Prediksi 3 Kripto Teratas: DOGE, ADA, dan LINK Siap Melonjak

  • DOGE, ADA, dan LINK alami terobosan bullish dan momentum kuat.
  • Pasar kripto tumbuh, nilai altcoin dan kepercayaan investor meningkat.
  • ETF dan arus masuk dana dorong optimisme pada LINK, ADA, dan DOGE.

Alasan Mengapa Harga Solana Akan Mencapai $200 Bulan Ini

  • Harga Solana naik berkat pengajuan ETF dan minat institusi.
  • Lonjakan volume DEX dukung potensi kenaikan harga Solana.
  • Aktivitas pengembang yang tinggi perkuat prospek Solana bulan ini.

Baca juga: Riset Kripto 29 Des 2025 – 02 Jan 2026: Nasib Pasar di Awal Tahun 2026


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

3 Altcoin ISO 20022 Ini Diam-Diam Naik, Market Cap Tembus $142 Miliar

Tiga aset kripto altcoin berbasis standar pesan keuangan ISO 20022 kembali mencuri perhatian pasar seiring penguatan harga dalam 7 hari terakhir.

Dikuitp CoinMarketCap, ISO 20022 sendiri dikenal sebagai standar global untuk sistem pembayaran dan pertukaran data keuangan, sehingga token yang mengadopsinya kerap dikaitkan dengan adopsi institusional dan sistem perbankan.

XRP

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 6 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 6 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

XRP masih menjadi pemimpin utama di kategori ini dengan market cap mencapai $142,628,369,769. Dalam 24 jam terakhir, harga XRP naik 9.70 persen dan mencatatkan kenaikan 26.01 persen dalam 7 hari.

Volume transaksi harian XRP tercatat sebesar $7,828,522,269 dengan suplai beredar 60.67 miliar XRP. Penguatan ini terjadi di tengah meningkatnya minat pasar terhadap use case pembayaran lintas negara yang menjadi fokus utama jaringan XRP Ledger.

Baca juga: Bukan Meme Coin, 3 Altcoin Generative AI Ini Justru Paling Bersinar

IOTA

Pergerakan harga IOTA (IOTA/USDT) pada Selasa, 6 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga IOTA (IOTA/USDT) pada Selasa, 6 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Di posisi berikutnya, IOTA mencatat performa mingguan yang lebih agresif. Token ini naik 32.03 persen dalam 7 hari dan 8.40 persen dalam 24 jam terakhir. Market cap IOTA saat ini berada di angka $468,696,521 dengan volume transaksi harian mencapai $29,078,939.

Dengan suplai beredar 4.21 miliar IOTA, proyek ini terus menonjolkan pengembangan ekosistem berbasis distributed ledger untuk kebutuhan data dan Internet of Things yang selaras dengan standar ISO 20022.

Zebec Network (ZBCN)

Sementara itu, Zebec Network (ZBCN) juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan 29.12 persen dalam 7 hari dan 13.65 persen dalam 24 jam. Market cap ZBCN kini berada di level $294,526,025 dengan volume transaksi harian sebesar $12,703,713.

ZBCN memiliki suplai beredar 96.91 miliar token dan dikenal sebagai proyek payment streaming yang mengintegrasikan sistem keuangan on-chain dengan kebutuhan pembayaran real-time, menjadikannya salah satu kandidat kuat dalam narasi ISO 20022.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com