Tag Archives: kripto

XRP atau Solana? Aset Kripto Ini Diprediksi Lebih Unggul di Januari 2026

XRP dan Solana kembali menjadi sorotan investor kripto menjelang Januari 2026, seiring keduanya menunjukkan pemulihan harga setelah melewati fase koreksi panjang. Meski sama-sama bangkit, struktur pergerakan harga dan faktor pendukung di balik kenaikan kedua aset ini menunjukkan arah yang berbeda, memunculkan pertanyaan aset mana yang berpotensi mencatat kinerja lebih unggul.

Harga XRP Tunjukan Pemulihan

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Harga XRP menunjukkan pemulihan yang relatif stabil setelah berhasil mempertahankan level support jangka panjang di area USD 1,80. Pertahanan ini menghentikan pola lower low sebelumnya dan mendorong harga keluar dari kanal penurunan yang menekan pergerakan XRP sepanjang periode koreksi.

Pada saat penulisan, XRP diperdagangkan di kisaran USD 2,02, dengan area USD 2,00 kini berfungsi sebagai support utama. Konsolidasi yang terjadi cenderung mengarah ke kompresi harga, bukan penurunan agresif, mengindikasikan perubahan struktur yang lebih berkelanjutan dibanding sekadar pantulan teknikal.

Baca juga: XRP Meledak Tembus $2,13! Benarkah ATH Baru Tinggal Selangkah Lagi?

Pemulihan XRP turut diperkuat oleh meningkatnya visibilitas institusional. CNBC mencatat XRP sebagai salah satu aset dengan performa terbaik menjelang 2026. Selain itu, akuisisi Solvexia oleh GTreasury yang didukung Ripple memperkuat infrastruktur treasury dan tooling institusional untuk XRP dan RLUSD.

Dengan struktur ini, XRP berpotensi menguji area USD 2,35 hingga USD 2,60 selama level USD 2,00 tetap terjaga. Sebaliknya, penurunan di bawah USD 2,00 berisiko membuka kembali pelemahan menuju USD 1,80.

Solana Catat Breakout

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Di sisi lain, Solana telah mencatatkan breakout dari kanal penurunan yang membatasi pergerakan harga hingga akhir 2025, menandakan berakhirnya dominasi penjual dalam tren utama. Namun, reli tersebut tertahan setelah harga ditolak di area resistensi USD 143. Saat ini, SOL diperdagangkan di sekitar USD 135 dan berpotensi melakukan pullback ke zona USD 127–130, yang sebelumnya merupakan batas atas kanal penurunan.

Dilaporkan Coingape, zona tersebut menjadi area krusial untuk menguji validitas breakout. Pullback yang terkendali ke area ini dipandang sebagai proses konfirmasi support, bukan sinyal kelemahan. Sentimen positif juga datang dari pengelolaan treasury Solana yang mulai diarahkan ke on-chain, termasuk strategi yield oleh DeFi Dev Corp yang mendorong akumulasi SOL.

Jika area support berhasil dipertahankan, Solana berpeluang melanjutkan kenaikan menuju USD 167 hingga USD 200. Namun, kegagalan menjaga level USD 127 dapat membatalkan struktur breakout dan membuka risiko penurunan ke area USD 120.

Secara keseluruhan, XRP dinilai memiliki struktur pemulihan yang lebih bersih dan stabil menjelang Januari 2026, ditopang oleh dukungan institusional dan pemulihan support yang jelas.

Sementara itu, Solana menawarkan potensi kenaikan yang lebih agresif, tetapi bergantung pada keberhasilan mempertahankan area support pasca-breakout. Selama XRP mampu bertahan di atas USD 2,00, aset ini dinilai memiliki profil outperform yang lebih konsisten dibanding Solana, kecuali SOL mampu membuktikan konversi resistance menjadi support secara berkelanjutan.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Suku Bunga Turun, Institusi Masuk, Market Bangkit?

Tim Riset Tokocrypto mencatat tahun 2025 sebagai salah satu tahun terberat dalam sejarah pasar kripto dari sisi performa harga. Bagaimana dengan di tahun 2026?

Namun di balik tekanan tersebut, justru terjadi perubahan struktural yang penting. Kripto mulai dipandang lebih serius sebagai bagian dari sistem keuangan global. Masuknya institusi besar, perbankan, serta hadirnya produk seperti ETF membuat kripto tidak lagi sekadar dianggap sebagai aset spekulatif jangka pendek.

Sayangnya, kondisi makroekonomi global yang ketat membuat kinerja pasar kripto secara keseluruhan melemah. Bitcoin cenderung stagnan, sebagian besar altcoin terkoreksi dalam hingga 50–70%, sementara hanya sektor tertentu seperti Real World Assets (RWA) yang mencatatkan kenaikan signifikan. Lalu, bagaimana prospek pasar kripto di tahun 2026?

Prediksi 1: Era Suku Bunga Tinggi Akan Berakhir

Suku bunga tinggi tidak dapat bertahan dalam jangka panjang, terutama di tengah beban utang Amerika Serikat yang terus membengkak. Tekanan pembayaran bunga utang menjadi salah satu faktor utama yang mendorong The Fed untuk mempertimbangkan penurunan suku bunga lebih cepat.

Pada 2026, suku bunga diperkirakan turun ke kisaran 2%. Kondisi ini secara historis mendukung aset lindung nilai seperti emas dan Bitcoin, sekaligus mendorong minat investor kembali ke aset berisiko, termasuk kripto.

Prediksi 2: Utang AS Mempercepat Penurunan Suku Bunga

Tingginya utang pemerintah AS membuat suku bunga tinggi semakin sulit dipertahankan. Untuk menjaga stabilitas fiskal, The Fed diperkirakan akan memangkas suku bunga secara bertahap hingga mendekati 2%.

Penurunan suku bunga ini berpotensi mengembalikan likuiditas global. Dana institusi yang sebelumnya tertahan mulai kembali masuk ke aset kripto. Seiring meningkatnya aliran modal, regulator dan pemerintah juga terdorong menghadirkan aturan yang lebih jelas demi menjaga stabilitas dan keamanan pasar.

Prediksi 3: Regulasi Makin Matang, Adopsi Terus Meningkat

Di Indonesia, perpindahan pengawasan aset kripto ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi tonggak penting bagi kepastian hukum industri kripto. Kerangka regulasi yang lebih jelas ini diperkirakan akan terus berkembang sepanjang 2026.

Dari sisi adopsi, data OJK mencatat jumlah investor kripto Indonesia mencapai 18,1 juta orang pada 2025, tumbuh sekitar 36%. Chainalysis juga menempatkan Indonesia di peringkat ke-7 dunia dalam adopsi kripto. Dengan regulasi yang semakin matang, tren pertumbuhan adopsi ini diproyeksikan berlanjut di 2026.

Prediksi 4: Bitcoin Berpeluang Cetak All-Time High Baru

Sepanjang 2025, Bitcoin mengalami dua koreksi besar, masing-masing sekitar -30% pada April dan -35% pada November. Meski demikian, Bitcoin tetap mampu bertahan di atas area $75.000–$100.000, menunjukkan struktur pasar yang semakin matang dibanding siklus sebelumnya.

Dengan inflow ETF mencapai sekitar $26 miliar, valuasi on-chain yang wajar di kisaran $125.000, serta target harga minimum 2026 di $150.000, Bitcoin diprediksi memiliki peluang besar untuk mencetak rekor harga tertinggi (all-time high) baru pada 2026.

Prediksi 5: Valuasi Layer 1 Naik Meski Pendapatan Turun

Token Layer 1 (L1) menunjukkan fenomena unik. Rasio valuasi L1 melonjak dari sekitar 40x pada 2021 menjadi 536x di 2025, meskipun pendapatan jaringan justru turun hingga 52%.

Di 2026, Layer 1 diperkirakan tetap menjadi aset inti dalam portofolio investor. Minat terhadap L1 bukan semata karena kinerja bisnis jangka pendek, melainkan karena perannya sebagai fondasi utama ekosistem blockchain, mirip dengan posisi Bitcoin dan Ethereum di pasar kripto.

Prediksi 6: Prediction Market Masuk Arus Utama

Prediction market mengalami pertumbuhan pesat dengan total volume mencapai $36,3 miliar sepanjang 2025. Sekitar 98% volume tersebut dikuasai oleh Polymarket dan Kalshi, menandakan meningkatnya minat pasar terhadap instrumen ini.

Kripto menjadi pendorong utama pertumbuhan prediction market. Di Polymarket, kategori kripto menyumbang sekitar 28% dari volume mingguan. Dengan masuknya pasar Amerika Serikat, sektor ini diperkirakan akan semakin berkembang pada 2026.

Prediksi 7: Real World Assets Memasuki Fase Pertumbuhan

Sektor Real World Assets diproyeksikan memasuki fase ekspansi besar. Total nilai aset dunia nyata yang ditokenisasi diperkirakan menembus $500 miliar pada 2026, melonjak tajam dari sekitar $35 miliar di 2025.

Tokenisasi kredit diprediksi melampaui $50 miliar, sementara tokenisasi saham yang saat ini bernilai sekitar $700 juta berpotensi tumbuh hingga lebih dari $10 miliar. Masuknya institusi keuangan tradisional menjadi katalis utama pertumbuhan ini.

Prediksi 8: Stablecoin Menjadi Infrastruktur Inti Kripto

Pada 2025, total nilai stablecoin mencapai sekitar $306 miliar, tumbuh 57% secara tahunan. Angka ini diproyeksikan menembus $1 triliun pada akhir 2026.

Stablecoin seperti USDT dan USDC semakin banyak digunakan untuk pembayaran, remitansi lintas negara, hingga DeFi. Hal ini menandakan stablecoin telah berevolusi dari sekadar alat trading menjadi infrastruktur keuangan digital yang krusial.

Prediksi 9: Perpetual DEX Semakin Dominan

Volume transaksi perpetual DEX terus meningkat. Pada 2025, pangsa volume Perp DEX terhadap CEX hampir mencapai 19%, menunjukkan pergeseran minat trader ke platform on-chain.

Hyperliquid mencatat volume transaksi sekitar $3 triliun sepanjang 2025, naik signifikan dari sekitar $565 miliar pada 2024. Kehadiran pemain baru diperkirakan akan memperketat persaingan dan mendorong inovasi lebih lanjut di sektor ini pada 2026.

Kesimpulan

Tahun 2026 diproyeksikan menjadi fase pematangan pasar kripto. Penurunan suku bunga, regulasi yang semakin jelas, serta masuknya dana institusi menciptakan fondasi pertumbuhan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Fokus pasar diperkirakan bergeser ke sektor-sektor dengan penggunaan nyata seperti Bitcoin, stablecoin, Real World Assets, serta layanan blockchain yang memiliki permintaan riil. Era spekulasi jangka pendek perlahan berganti menuju ekosistem kripto yang lebih matang, terstruktur, dan terintegrasi dengan sistem keuangan global.

Baca juga: Linea: Kuda Hitam Layer-2 Ethereum Siap Geser Arbitrum dan zkSync!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Turun ke $90.585, Tekanan Terasa

Harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin kembali bergerak melemah di tengah volatilitas pasar kripto global.

Berdasarkan data terbaru Tokocrypto pada Kamis (8/1), harga Bitcoin (BTC) tercatat berada di level $90,585.27 per BTC, turun sekitar 2,35% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi ini menekan kapitalisasi pasar Bitcoin ke kisaran $1,809 triliun, dengan volume perdagangan harian mencapai $39,05 miliar.

Baca Juga: Arah Baru Bank of America Kini Dorong ETF Bitcoin ke Nasabah

Pergerakan Harga BTC Hari Ini

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang yang relatif sempit dengan harga terendah $90,574.70 dan harga tertinggi $92,867.54.

Tekanan jual terlihat cukup dominan sejak BTC gagal bertahan di atas area $92.000. Secara intraday, perubahan harga 1 jam terakhir juga masih mencatat pelemahan sekitar -0,18%, mengindikasikan pasar belum sepenuhnya menemukan momentum pemulihan.

Kinerja Bitcoin dalam Berbagai Periode

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika melihat performa historis, pergerakan BTC menunjukkan gambaran yang cukup beragam:

  • Hari ini: -$2,039.03 (-2,2%)
  • 7 hari: +3,41%
  • 30 hari: +$268.51 (+0,3%)
  • 60 hari: -$10,946.65 (-10,77%)
  • 90 hari: -$30,456.94 (-25,14%)

Data tersebut mengonfirmasi bahwa meskipun Bitcoin masih mampu mencatat kenaikan dalam sepekan terakhir, tren menengah hingga tiga bulan masih berada dalam fase koreksi cukup dalam.

Data Pasar Bitcoin Saat Ini

Dari sisi fundamental pasar, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto nomor satu dunia dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,81 triliun.

Volume perdagangan dalam 24 jam terakhir mencapai $39,71 miliar dengan sirkulasi suplai 19,97 juta BTC atau 95,11% dari total suplai suplai maksimum sebesar 21 juta BTC, serta Fully Diluted Market Cap sekitar $1,90 triliun.

Dengan suplai yang semakin mendekati batas maksimum, dinamika harga BTC ke depan akan semakin dipengaruhi oleh permintaan pasar dan sentimen makro global.

Jarak dengan Rekor Tertinggi Bitcoin

Sebagai catatan, harga Bitcoin saat ini masih cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126,198.07.

Selisih yang besar ini membuka dua kemungkinan besar di pasar: peluang akumulasi bagi investor jangka panjang, atau potensi volatilitas lanjutan jika tekanan jual kembali meningkat.

Analisa Singkat dan Prospek

Pelemahan harga BTC hari ini menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan bearish jangka menengah.

Area $90.000 menjadi level psikologis penting yang saat ini sedang diuji. Jika level ini gagal dipertahankan, potensi penurunan lanjutan bisa terbuka.

Sebaliknya, apabila BTC mampu kembali menembus dan bertahan di atas $92.000 – $93.000, peluang rebound jangka pendek tetap ada.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Terkoreksi ke $92.617, Isyaratkan Pertarungan

Analisa harga BTC hari ini memperlihatkan bahwa Bitcoin masih menghadapi tekanan, meski performa mingguan masih relatif positif.

Investor dan trader disarankan untuk terus memantau pergerakan volume, sentimen pasar global, serta level support dan resistance kunci sebelum mengambil keputusan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Melejit 39% Dalam Sehari, Harga GUNZ Tembus $0,021

Harga GUN hari ini menunjukkan performa yang sangat impresif.

Di platform Tokocrypto pada Kamis (8/1), Token GUNZ (GUN) tercatat diperdagangkan di level $0.021967 per GUN, melonjak sekitar +39,56% dalam 24 jam terakhir.

Lonjakan tajam ini mendorong kapitalisasi pasar GUNZ ke kisaran $32,23 juta, sementara volume perdagangan 24 jam menembus $54,82 juta, lebih besar dari market cap-nya.

Tentunya, ini menjadi sebuah indikasi kuat meningkatnya minat spekulatif dan aktivitas trader.

Baca Juga: Harga GUNZ Melonjak Tajam, Volume Tinggi Dorong Optimisme

Lonjakan Harga GUNZ dalam 24 Jam

Dalam satu hari terakhir, GUN bergerak agresif di rentang harga terendah $0.015519 dan tertinggi $0.022091.

Kenaikan harga yang sangat cepat ini juga tercermin pada timeframe pendek, di mana perubahan 1 jam terakhir masih positif +1,05%, menandakan momentum bullish masih bertahan.

Performa GUN dalam Berbagai Periode

Pergerakan harga GUNZ (GUN/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga GUNZ (GUN/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika melihat pergerakan historisnya, GUNZ sedang berada dalam fase pemulihan kuat:

  • 24 jam: +$0.006222 (+39,58%)
  • 7 hari: +96,29%
  • 30 hari: +$0.009497 (+76,32%)
  • 60 hari: +$0.008225 (+59,97%)
  • 90 hari: -$0.005779 (-20,85%)

Data ini menunjukkan bahwa meskipun secara 3 bulanan GUN masih berada di zona negatif, reli besar dalam 1–2 bulan terakhir telah mengubah struktur tren jangka pendek menjadi sangat bullish.

Data Pasar GUNZ Saat Ini

Dari sisi metrik pasar, GUNZ masih tergolong aset kripto berkapitalisasi kecil (small-cap), yang umumnya memiliki volatilitas tinggi:

  • Peringkat pasar: 581
  • Kapitalisasi pasar: sekitar $32,19 juta
  • Volume 24 jam: $54,81 juta
  • Sirkulasi suplai: 1,47 miliar GUN (14,67% dari maksimum)
  • Total suplai maksimum: 10 miliar GUN
  • Fully diluted market cap: sekitar $219,41 juta

Rasio suplai beredar yang masih relatif kecil dibanding total suplai maksimum menunjukkan potensi tekanan inflasi token di masa depan, namun juga memberi ruang besar bagi ekspansi valuasi jika adopsi meningkat.

Jarak Harga GUNZ dengan Rekor Tertinggi

Saat ini, harga GUN masih jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa di $0.115194.

Artinya, meskipun reli yang terjadi sangat agresif, secara teknikal masih ada jarak yang lebar sebelum GUN memasuki zona euforia ATH, yang sering kali menjadi daya tarik tersendiri bagi trader momentum.

Analisa Singkat dan Prospek

Lonjakan hampir 40% dalam sehari dan kenaikan mingguan mendekati 100% menunjukkan bahwa GUNZ sedang berada dalam fase breakout kuat.

Area $0.022 kini menjadi resistance terdekat. Jika mampu ditembus dan dikonfirmasi sebagai support, potensi kelanjutan tren naik masih terbuka.

Namun, dengan kenaikan setajam ini, risiko koreksi cepat (pullback) juga tinggi, terutama jika volume mulai melemah.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 8 Januari 2026: Koreksi Tipis, BTC Turun ke $91.000

Harga GUN hari ini mencerminkan euforia pasar terhadap GUNZ, ditandai lonjakan harga, volume besar, dan minat trader yang meningkat tajam.

Meski peluang jangka pendek terlihat menarik, investor tetap disarankan memperhatikan manajemen risiko mengingat karakter GUN sebagai aset small-cap yang sangat volatil.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Stratis (STRAX) Hari Ini Naik 16%, Volume Besar Picu Rebound

Harga STRAX hari ini menjadi sorotan pasar kripto setelah token Stratis (STRAX) mencatat lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir.

Tokocrypto mencatat (8/1), STRAX diperdagangkan di level $0.026252 per koin, menguat sekitar +16,35%, mendorong kapitalisasi pasar ke kisaran $53,71 juta.

Di saat yang sama, volume perdagangan 24 jam melonjak hingga $78,63 juta, menandakan meningkatnya aktivitas transaksi dan minat spekulatif.

Kenaikan ini terasa semakin kuat karena datang setelah periode tekanan panjang yang membuat STRAX tertekan lebih dari 32% dalam 90 hari terakhir.

Baca Juga: Harga STRAX Naik Usai Peluncuran Protokol Masternode Staking

STRAX Bergerak Agresif dalam 24 Jam

Sepanjang perdagangan harian, STRAX sempat berfluktuasi tajam di rentang $0.022073 (terendah) dan tertinggi $0.031782.

Sempat menyentuh area di atas $0.031, STRAX menunjukkan adanya dorongan beli yang kuat.

Meski pada timeframe sangat pendek tercatat koreksi -2,73% dalam 1 jam terakhir, secara umum struktur pergerakan masih mencerminkan dominasi buyer.

Secara mingguan, STRAX telah menguat +27,94%, memperkuat narasi bahwa token ini sedang berada dalam fase rebound.

Kilas Balik Performa Harga STRAX

Pergerakan harga Stratis (STRAX/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Stratis (STRAX/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika melihat kinerja lintas periode:

  • 24 jam: +16,13%
  • 30 hari: +6,53%
  • 60 hari: -9,92%
  • 90 hari: -32,42%

Data ini menggambarkan bahwa reli STRAX saat ini lebih menyerupai pemulihan jangka pendek setelah fase koreksi yang cukup dalam, bukan tren naik jangka panjang yang sepenuhnya mapan.

Apa Penyebab Harga STRAX Naik?

Lonjakan STRAX hari ini tidak terjadi tanpa alasan. Sejumlah faktor pasar dapat menjelaskan mengapa Stratis mendadak ramai diburu:

1. Lonjakan Volume yang Ekstrem

Volume perdagangan STRAX menembus $78 juta, bahkan lebih besar dari kapitalisasi pasarnya. Kondisi ini sering menjadi indikasi masuknya modal spekulatif jangka pendek, baik dari trader ritel maupun bot trading, yang mempercepat pergerakan harga.

2. Rebound Setelah Tekanan Panjang

Dengan penurunan lebih dari 30% dalam 90 hari, STRAX berada dalam kondisi jenuh jual secara sentimen.

Kenaikan ini banyak dibaca sebagai rebound teknikal, di mana pelaku pasar mulai memburu aset yang dianggap sudah “terlalu murah”.

3. Breakout dari Zona Konsolidasi

STRAX berhasil keluar dari area datar di sekitar $0.021–$0.022 dan melesat ke atas $0.03.

Pergerakan cepat ini memicu efek FOMO, terutama di kalangan trader yang mencari koin berkapitalisasi menengah dengan volatilitas tinggi.

4. Daya Tarik Harga Rendah dan Jarak ATH

Dengan harga saat ini yang masih sangat jauh dari rekor tertinggi $22.66, STRAX sering dipersepsikan sebagai aset yang “punya ruang naik besar”, sebuah narasi klasik yang kerap mendorong reli spekulatif.

Potret Pasar Stratis Saat Ini

Dari sisi data pasar:

  • Peringkat: 426
  • Kapitalisasi pasar: $53,36 juta
  • Volume 24 jam: $80,28 juta
  • Sirkulasi suplai: 2,05 miliar STRAX
  • Fully diluted market cap: $55,31 juta

Rasio volume yang melampaui market cap menegaskan bahwa STRAX sedang berada dalam fase perdagangan yang sangat aktif dan berisiko tinggi.

Analisa dan Prospek Jangka Pendek

Secara teknikal, area $0.022 kini menjadi support penting. Selama bertahan di atas level ini, peluang kelanjutan reli masih terbuka.

Sementara itu, zona $0.030 – $0.032 menjadi resistance kunci yang akan menentukan apakah STRAX mampu membangun tren naik lanjutan atau justru kembali terkoreksi.

Namun, dengan struktur tren 90 hari yang masih negatif, pergerakan STRAX saat ini lebih tepat dibaca sebagai rebound agresif dalam fase volatil, bukan konfirmasi pembalikan tren jangka panjang.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 8 Januari 2026: Koreksi Tipis, BTC Turun ke $91.000

Harga STRAX hari ini mencerminkan kebangkitan minat pasar terhadap Stratis, ditopang lonjakan volume, rebound teknikal, dan dorongan spekulatif. Meski momentum jangka pendek terlihat kuat, volatilitas tinggi membuat STRAX tetap menjadi aset yang membutuhkan kehati-hatian ekstra.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum (ETH) Turun 3,05% ke $3.151, Tetap Menguat

Harga Ethereum hari ini tercatat berada di level $3.151,04 per ETH.

Berdasarkan data pasar terbaru dari Tokocrypto pada Kamis (8/1), Ethereum mengalami penurunan 3,05% dalam 24 jam terakhir, atau setara koreksi sekitar $99,20.

Pelemahan ini terjadi setelah ETH sempat mencatatkan pergerakan positif dalam beberapa hari terakhir, sehingga banyak pelaku pasar menilai penurunan hari ini lebih sebagai koreksi sehat dibandingkan sinyal pembalikan tren.

Dalam perdagangan harian, harga Ethereum bergerak cukup aktif dengan rentang terendah di $3.126,55 dan tertinggi di $3.259,23.

Fluktuasi ini mencerminkan kondisi pasar yang masih penuh dinamika, di mana aksi ambil untung mulai muncul, namun minat beli juga belum sepenuhnya menghilang.

Bahkan, dalam satu jam terakhir, pergerakan ETH relatif stabil dengan perubahan hanya -0,04%, mengindikasikan bahwa tekanan jual mulai melambat dan pasar sedang mencari keseimbangan baru.

Baca Juga: Ethereum Bertahan di Atas $3.200, Volume Tinggi Sinyalkan Minat Kuat

Fase Transisi

Jika melihat performa jangka pendek, Ethereum sebenarnya masih menunjukkan sinyal yang cukup positif.

Dalam tujuh hari terakhir, ETH masih mencatatkan kenaikan sekitar 5,86%. Ini menjadi indikator bahwa secara mingguan, Ethereum masih berada dalam fase pemulihan.

Namun, gambaran yang lebih panjang menunjukkan bahwa proses pemulihan ini belum sepenuhnya berjalan mulus.

Dalam 30 hari terakhir, ETH masih naik tipis sekitar 1,5%, sementara dalam 60 hari terakhir tercatat turun 7,47%.

Bahkan dalam periode 90 hari, Ethereum masih terkoreksi cukup dalam, yakni sekitar 27,70%.

Data ini menegaskan bahwa Ethereum saat ini berada dalam fase transisi, mencoba membangun kembali momentum setelah tekanan yang cukup panjang.

Lalu Lintas Perdagangan

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dari sisi kekuatan pasar, posisi Ethereum masih sangat solid. Dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar $380,31 miliar, Ethereum kokoh di peringkat dua aset kripto terbesar di dunia.

Volume perdagangan 24 jam yang mencapai $21,17 miliar menunjukkan bahwa aktivitas transaksi ETH masih sangat tinggi.

Tingginya volume ini menjadi sinyal bahwa Ethereum tetap menjadi pusat perhatian pelaku pasar, baik trader jangka pendek maupun investor yang membidik potensi jangka menengah hingga panjang.

Saat ini, jumlah pasokan Ethereum yang beredar berada di kisaran 120,69 juta ETH. Jika dibandingkan dengan harga tertinggi sepanjang masa di $4.953,73, level harga ETH saat ini masih cukup jauh.

Jarak ini sering dipandang sebagai ruang spekulasi sekaligus peluang, di mana sebagian investor melihat Ethereum masih undervalued relatif terhadap puncaknya, sementara sebagian lainnya menilai pasar masih membutuhkan waktu untuk membangun tren naik yang lebih kuat.

Pertimbangan Investor

Koreksi harga Ethereum hari ini juga tidak bisa dilepaskan dari faktor psikologis pasar. Setelah mencatatkan kenaikan mingguan, banyak trader jangka pendek memanfaatkan momentum untuk mengamankan keuntungan.

Selama harga ETH masih mampu bertahan di atas area psikologis sekitar $3.100, sentimen jangka pendek cenderung masih netral ke positif.

Namun, jika tekanan jual kembali meningkat, Ethereum berpotensi kembali menguji area konsolidasi yang lebih rendah sebelum menentukan arah tren berikutnya.

Baca Juga: Jaga Momentum Bullish, Harga Ethereum (ETH) Menguat ke Area $3.200

Secara keseluruhan, harga Ethereum hari ini memang sedang melemah, tetapi belum menunjukkan tanda-tanda pelemahan ekstrem.

Kombinasi antara kenaikan mingguan, volume perdagangan yang besar, dan kapitalisasi pasar yang kuat mengindikasikan bahwa Ethereum masih memiliki basis minat yang kokoh.

Dalam kondisi seperti ini, pergerakan harga Ethereum berpotensi tetap volatil, sekaligus membuka peluang bagi pelaku pasar yang mampu membaca arah tren dengan cermat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Turun ke $0,209: Lemah Ekosistem Tekan Pergerakan

Harga Pi Network (PI) kembali berada di bawah tekanan. Dalam pantauan Coinmarketcap selama 24 jam terakhir, harga PI tercatat turun 1,05% ke level $0,209, melemah di tengah koreksi pasar kripto yang lebih luas yang turun sekitar 2,06%.

Meski secara persentase penurunannya tidak ekstrem, pergerakan Pi Network kembali menyorot tiga isu utama yang terus membayangi aset ini, yakni unlock token dalam jumlah besar, stagnasi ekosistem, dan struktur teknikal yang rapuh.

Koreksi terbaru ini terjadi saat sentimen pasar terhadap Pi Network masih cenderung berhati-hati.

Sepanjang setahun terakhir, PI telah kehilangan sekitar 87% dari nilainya, membuat setiap tekanan tambahan dari sisi suplai maupun sentimen mudah tercermin pada harga.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Melemah 0,88%, Tertekan Isu Sentralisasi

Tekanan Unlock Token Kian Dekat

Salah satu faktor paling dominan yang menekan harga Pi Network saat ini datang dari sisi tokenomics. Dalam 30 hari ke depan, sekitar 172,5 juta PI dijadwalkan akan terbuka dan masuk ke pasar.

Dengan estimasi nilai sekitar $36 juta, gelombang unlock ini berpotensi menambah tekanan jual yang signifikan.

Sebelumnya, pada awal bulan ini saja, sekitar 117 juta PI sudah lebih dulu terbuka, yang meningkatkan pasokan beredar sekitar 2%.

Setiap kali unlock terjadi, token yang sebelumnya terkunci dapat dipindahkan atau dijual oleh miner dan pemegang awal, sehingga meningkatkan suplai di pasar terbuka.

Kondisi ini menjadi semakin sensitif karena likuiditas PI tergolong rendah. Dengan rasio perputaran sekitar 0,44%, volume perdagangan relatif tipis dibandingkan total pasokan.

Dalam situasi seperti ini, bahkan aksi jual dalam jumlah moderat bisa berdampak besar terhadap harga.

Pasar kini memberi perhatian khusus pada jadwal unlock besar pada 16 Januari, di mana sekitar 97 juta PI akan kembali dilepas ke pasar, sebuah momen yang berpotensi memicu volatilitas lanjutan.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Keraguan Terhadap Ekosistem dan Utilitas

Selain faktor suplai, Pi Network juga masih menghadapi tantangan dari sisi fundamental.

Di komunitas kripto global, Pi kerap mendapat label sebagai “ghost chain”, karena aktivitas jaringan yang minim.

Saat ini, jaringan Pi hanya didukung sekitar 28 node dan kurang dari 100 aplikasi terdesentralisasi, sebuah angka yang dinilai belum sebanding dengan ambisi dan ukuran komunitasnya.

Kondisi ini semakin kontras ketika dibandingkan dengan blockchain mapan seperti Ethereum atau Solana, yang memiliki ribuan dApps aktif dan ekosistem developer yang agresif.

Bahkan, proyek-proyek baru seperti BlockDAG mulai mencuri perhatian investor setelah mencatatkan lonjakan besar pada fase awal pengembangannya, memperkuat persaingan dalam memperebutkan minat pasar.

Meski Pi Network telah mengumumkan beberapa kolaborasi, termasuk di sektor game, langkah tersebut belum sepenuhnya mampu mengubah persepsi pasar.

Keraguan terhadap sentralisasi pasokan, di mana sebagian besar token masih berada di bawah kendali entitas inti, juga menjadi faktor yang membebani kepercayaan investor jangka panjang.

Struktur Teknikal Masih Rapuh

Dari sisi analisis teknikal, Pi Network saat ini masih bergerak di area yang dianggap rentan. Harga PI diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan jangka pendek dan menengah, mencerminkan lemahnya momentum.

Indikator kekuatan relatif atau RSI berada di kisaran 47, menandakan kondisi netral, tetapi belum menunjukkan sinyal pembalikan tren yang meyakinkan.

Kegagalan PI untuk kembali dan bertahan di atas area $0,21 meningkatkan risiko penurunan lanjutan. Jika tekanan jual berlanjut, pasar berpotensi menguji kembali area support di sekitar $0,195, yang menjadi salah satu zona psikologis penting.

Volatilitas yang sangat rendah dalam beberapa waktu terakhir juga menunjukkan bahwa banyak trader jangka pendek memilih menjauh, menunggu kepastian arah sebelum kembali masuk.

Dalam skenario yang lebih negatif, penurunan di bawah $0,20 berpotensi memicu gelombang penjualan lanjutan, terutama dari sistem trading otomatis yang sensitif terhadap level support psikologis.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Turun ke $0,212, Token Unlock Membayangi

Penurunan harga Pi Network hari ini mencerminkan kombinasi antara tekanan suplai akibat unlock token, lambannya perkembangan ekosistem, dan kondisi teknikal yang belum kuat.

Meski pelemahan 24 jam terakhir relatif kecil, konteks penurunan tahunan yang sangat dalam membuat sentimen terhadap PI tetap cenderung defensif.

Dalam waktu dekat, perhatian pasar akan tertuju pada kemampuan Pi Network untuk mempertahankan area $0,20, terutama menjelang jadwal unlock token besar pada pertengahan Januari.

Pergerakan token keluar dari bursa juga akan menjadi indikator penting, apakah investor mulai melakukan akumulasi, atau justru mempersiapkan diri untuk tekanan jual berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Koreksi Tipis, BTC Turun ke $91.000

Pasar kripto hari ini, Kamis (8/1) mengalami koreksi tipis dengan Bitcoin turun di bawah $93.000, dipicu arus keluar ETF dan aksi jual penambang, meski sejumlah altcoin seperti GUN, STRAX, dan BABY tetap mencatat kenaikan tajam.

Ke depan, pelonggaran kebijakan The Fed berpotensi menjadi katalis pemulihan. Di sisi aset utama, XRP menunjukkan pemulihan berkat adopsi institusional dan penguatan infrastruktur, sementara peluang lanjutan Solana bergantung pada kekuatan support dan aktivitas on-chain. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Deretan Altcoin Potensial di Tengah Pasar yang Koreksi Tipis

  • Lonjakan 43% membawa harga GUNZ ke titik $0,02225.
  • STRAX mencatatkan kenaikan 18% dan mencapai level $0,02577.
  • BABY tumbuh 17% menjadi $0,02089 pada perdagangan hari ini.

Mengapa Harga Kripto Turun Hari Ini?

  • Harga kripto turun karena Bitcoin jatuh di bawah angka $93.000.
  • Arus keluar ETF dan penjualan penambang menekan harga kripto ke bawah.
  • Pelonggaran kebijakan The Fed dapat mendukung harga kripto.

Tahun Baru, Cashback langsung GAS! Total Hadiah Rp25 JUTA!*

XRP vs Solana: Mana yang Lebih Unggul di Januari 2026?

  • Harga XRP pulih berkat adopsi institusional dan infrastruktur baru.
  • Breakout Solana bergantung pada dukungan harga dan sistem on-chain.
  • Pemulihan ini tunjukkan perbedaan antara stabilitas dan momentum pasar.

Prediksi Harga Meme Coin Januari 2026: DOGE, SHIB & PEPE

  • DOGE, SHIB, dan PEPE pimpin reli meme coin
  • Pasar berbalik arah usai Bitcoin tertahan di $94.000.
  • Pola bullish flag PEPE sinyalkan potensi breakout.

Baca juga: Riset Kripto 29 Des 2025 – 02 Jan 2026: Nasib Pasar di Awal Tahun 2026


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Perlindungan Dana Nasabah Crypto di Indonesia: Apa Peran Regulator?

Banyak yang mengira bahwa exchange crypto di Indonesia menyimpan langsung dana dan aset nasabah secara penuh. Namun faktanya, sesuai ketentuan regulator Indonesia, aset nasabah ternyata tidak disimpan langsung oleh exchange lho! Melainkan disimpan di lembaga kliring dan kustodian yang terdaftar resmi.

Terus apa sih peran regulator dalam perlindungan nasabah crypto di Indonesia? Simak lebih lengkapnya yuk!

Baca juga: Dana Nasabah Crypto Disimpan di Mana? Skema Penyimpanan di Exchange Lokal

Peran Regulator dalam Perlindungan Dana Nasabah Crypto di Indonesia

Regulasi kripto di Indonesia diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak Januari 2025, yang mengambil alih pengawasan dari Bappebti berdasarkan UU P2SK, dengan OJK mengatur aset kripto sebagai Aset Keuangan Digital (AKD) melalui POJK, sementara Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengatur aspek pajaknya.

Adapun menurut Jurnal Kolaboratif Sains, meskipun tidak secara tegas menyebut aset kripto, berdasarkan regulasi UU P2SK, regulasi yang berlaku tetap memberikan landasan hukum bagi perlindungan pengguna layanan keuangan digital, selama layanan tersebut ditawarkan oleh exchange yang berada di bawah pengawasan OJK, seperti Tokocrypto.

Peran tersebut mencakup: memastikan transparansi, menjamin mekanisme ganti rugi, memberikan sanksi peidana bagi penyelenggara yang melanggar, mewajibkan pemisahan antara dana operasional exchange dengan dana nasabah. Lebih lengkapnya sebagai berikut:

Memastikan Transparansi

Pasal 38 mengatur kewajiban OJK terkait tata kelola, pelaporan, dan transparansi keuangan. Meski tidak menyebut “cryptocurrency” secara eksplisit, aturan ini berimplikasi pada perlindungan hukum pengguna aset kripto pada exchange yang ada di bawah pengawasan OJK. 

Mekanisme pelaporan dan akuntabilitas ini memastikan dana diawasi dengan tepat, sehingga setiap penyimpangan dapat segera terdeteksi dan konsumen di sektor keuangan digital mendapat perlindungan lebih kuat.

Menjamin Mekanisme Ganti Rugi (Restorative Justice) 

Pasal 48B menyediakan landasan bagi penyelesaian sengketa di mana OJK dapat menghitung nilai kerugian yang dialami konsumen akibat pelanggaran penyelenggara. 

Jika permohonan penyelesaian disetujui, pihak penyelenggara wajib membayar ganti rugi kepada nasabah sebagai syarat penghentian penyidikan, sehingga hak finansial pengguna dapat dipulihkan secara langsung tanpa proses peradilan yang panjang .

Memberikan Sanksi Pidana dan Denda Berat

Sebagai langkah preventif, Pasal 53 dan Pasal 54 menetapkan sanksi pidana penjara (4 hingga 12 tahun) dan denda administratif (mencapai ratusan miliar rupiah) bagi pihak yang mengabaikan kewenangan atau perintah OJK.

Sanksi tegas ini berfungsi untuk meminimalkan risiko penipuan dan memastikan penyedia layanan mematuhi aturan demi melindungi kepentingan dan dana pengguna.

Mewajibkan Pemisahan Aset Nasabah

Dalam aturan turunannya (POJK No. 27 Tahun 2024), OJK mewajibkan exchange untuk memisahkan dana milik pengguna dari kekayaan operasional perusahaan dan menyimpannya di lembaga keuangan yang disetujui. 

Mekanisme ini bertujuan mencegah penyalahgunaan dana dan memastikan aset nasabah tetap aman serta dapat dikembalikan meskipun penyelenggara mengalami kebangkrutan.

Baca juga: Dana Nasabah Crypto Aman atau Tidak? Ini Penjelasan Regulasi di Indonesia

Kesimpulan

Berdasarkan kerangka regulasi yang berlaku saat ini, dana maupun aset kripto nasabah diawasi secara ketat melalui aturan perundang-undangan yang berlaku.

Sehingga diharapkan mampu mengurangi risiko seperti yang terjadi pada kasus FTX di mana dana nasabah dicampur dan disalahgunakan.

Pastikan kamu memilih exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto, agar kamu bisa menikmati proses penarikan dana yang aman, transparan, dan cepat.

Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!

Baca juga: Penarikan Dana dari Exchange Lokal Berapa Lama? Ini Gambaran Umumnya


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Sumber data: Peryanto, J., Napitupulu, D. R. W., & Saragi, P. (2025). Perlindungan hukum bagi pengguna cryptocurrency menurut UU No. 4 Tahun 2023 tentang P2SK. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(5), Mei 2025.



Sumber : news.tokocrypto.com

Arah Baru Bank of America Kini Dorong ETF Bitcoin ke Nasabah

Bank of America mengambil langkah strategis baru dengan menyetujui empat spot Bitcoin exchange-traded fund (ETF) untuk direkomendasikan secara aktif oleh penasihat keuangannya. Kebijakan ini mencerminkan pergeseran sikap bank besar terhadap aset kripto, dari pendekatan pasif menjadi lebih terstruktur.

Persetujuan tersebut mencakup Bitwise Bitcoin ETF, Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund, Grayscale Bitcoin Mini Trust, dan BlackRock iShares Bitcoin Trust. Keempat produk ini merupakan ETF Bitcoin spot terbesar dan paling likuid di Amerika Serikat.

Melalui keputusan Chief Investment Office (CIO), penasihat di jaringan Merrill, Bank of America Private Bank, dan Merrill Edge kini dapat merekomendasikan ETF Bitcoin tanpa harus menunggu permintaan klien. Sebelumnya, akses terhadap produk ini hanya tersedia bagi klien wealth tertentu dan bersifat client-led.

Bank of America Terbitkan Alokasi Kripto

bank of america

Bank of America juga menerbitkan panduan alokasi resmi yang menempatkan kripto, khususnya Bitcoin, pada kisaran 1% hingga 4% dari portofolio klien yang sesuai dengan profil risikonya. Riset CIO dan pelatihan penasihat turut disiapkan untuk mendukung implementasi kebijakan tersebut.

Meski membuka ruang lebih luas bagi Bitcoin, Bank of America belum menyertakan ETF Ethereum atau aset kripto lain dalam daftar persetujuan. Bank menyatakan setiap keputusan investasi tetap tunduk pada regulasi dan profil risiko masing-masing klien.

Baca juga: Harvard University Borong ETF Bitcoin Gila-Gilaan, Tanda Bull Run?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com