Tag Archives: kripto

Harga ETH Hari Ini Naik 3%, Ethereum Bangkit Usai Tekanan Tajam

Harga ETH hari ini menunjukkan pergerakan positif setelah Ethereum berhasil mencatatkan penguatan signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, harga Ethereum (ETH) berada di kisaran $2.921,64 per ETH, atau naik sekitar 3,23% dalam sehari.

Kenaikan ini menjadi angin segar bagi pasar setelah ETH mengalami tekanan cukup dalam selama beberapa pekan terakhir.

Saat ini, kapitalisasi pasar Ethereum tercatat sebesar $352,63 miliar USD, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam mencapai $32,07 miliar USD, mencerminkan meningkatnya aktivitas transaksi dan minat beli dari pelaku pasar.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Stabil di $2.937, Tapi Pasar Masih Tertekan

Pergerakan Harga Ethereum dalam 24 Jam Terakhir

Dalam rentang perdagangan harian, Ethereum bergerak di antara $2.777,12 sebagai level terendah dan $2.994,55 sebagai level tertinggi.

Kenaikan harga yang cukup agresif ini menandakan adanya respons positif pasar setelah ETH sempat tertekan hingga mendekati area support psikologis $2.800.

Dari sisi pergerakan jangka sangat pendek, harga ETH naik 2,41% dalam satu jam terakhir, menunjukkan adanya dorongan beli yang kuat secara intraday.

Namun, meskipun terjadi pemulihan harian, ETH masih mencatatkan penurunan 10,57% dalam tujuh hari terakhir, menandakan bahwa volatilitas masih cukup tinggi.

Tekanan Masih Terlihat dalam Jangka Menengah

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 19 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 19 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jika dilihat dari perspektif yang lebih luas, performa Ethereum masih berada dalam fase koreksi.

Dalam 30 hari terakhir, ETH mengalami penurunan sekitar 5,68%, sementara dalam 60 hari, koreksi semakin dalam hingga 27,86%. Bahkan dalam 90 hari terakhir, harga Ethereum tercatat turun hampir 35%.

Kondisi ini menunjukkan bahwa reli harian yang terjadi saat ini masih bersifat rebound teknikal, bukan konfirmasi pembalikan tren jangka menengah secara penuh.

Meski demikian, rebound seperti ini sering kali menjadi fase awal sebelum pasar menentukan arah berikutnya, terutama jika didukung oleh volume yang kuat.

Sebagai perbandingan, rekor tertinggi Ethereum sepanjang masa berada di level $4.953,73.

Jarak yang cukup jauh dari level tersebut menandakan bahwa ETH masih memiliki ruang pemulihan yang besar apabila sentimen pasar kembali membaik.

Fundamental Ethereum Tetap Menjadi Daya Tarik

Di balik fluktuasi harga, fundamental Ethereum tetap menjadi salah satu yang terkuat di industri kripto.

Sirkulasi pasokan ETH saat ini berada di angka 120,70 juta ETH, dengan mekanisme suplai yang dinamis seiring pembaruan jaringan dan aktivitas on-chain.

Ethereum terus menjadi tulang punggung bagi berbagai sektor kripto, mulai dari DeFi, NFT, Web3, hingga aplikasi berbasis smart contract.

Aktivitas jaringan yang tinggi secara historis sering kali menjadi faktor pendukung harga dalam jangka panjang, meski dalam jangka pendek masih dipengaruhi oleh kondisi pasar global dan pergerakan Bitcoin.

Level Penting yang Perlu Dicermati

Secara teknikal, area $2.800–$2.850 kini menjadi support kunci bagi Ethereum. Selama harga mampu bertahan di atas zona ini, peluang penguatan lanjutan masih terbuka.

Sebaliknya, jika tekanan jual kembali meningkat dan menembus support tersebut, ETH berpotensi kembali melemah.

Di sisi atas, zona resistance berada di kisaran harga $3.000, yang sebelumnya menjadi batas psikologis penting.

Penembusan di atas level ini, terutama jika disertai volume besar, dapat membuka peluang penguatan lebih lanjut menuju area yang lebih tinggi.

Baca Juga: Ethereum Kembali Turun, Harga ETH Kehilangan 3% dalam Sehari

Harga ETH hari ini mencatatkan penguatan signifikan dengan kenaikan lebih dari 3% dalam 24 jam terakhir, didukung oleh volume perdagangan yang meningkat.

Meski demikian, tekanan jangka menengah masih membayangi Ethereum, seiring koreksi yang terjadi dalam rentang 30 hingga 90 hari.

Dengan fundamental jaringan yang tetap kuat dan peran strategis Ethereum di ekosistem kripto, pergerakan harga selanjutnya akan sangat bergantung pada kemampuan ETH mempertahankan level support dan menembus resistance utama di tengah volatilitas pasar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network (PI) Hari Ini Turun ke $0,203, Token Unlock Jadi Sorotan

Harga Pi Network (PI) kembali berada dalam tekanan pada perdagangan terbaru.

Dalam 24 jam terakhir, harga PI turun 1,06% ke level $0,203, memperpanjang tren pelemahan mingguan dengan koreksi sekitar 2,84% dalam tujuh hari terakhir.

Penurunan ini terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang masih dibayangi sentimen negatif, terutama akibat pelemahan Bitcoin dan meningkatnya kekhawatiran dari sisi suplai token.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik 0,63%, Rebound Teknis di Tengah Tekanan

Sentimen Risk-Off Tekan Pasar Kripto

Tekanan terhadap harga PI tidak terjadi secara terisolasi.

Pasar kripto global tengah memasuki fase risk-off, di mana investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko.

Kapitalisasi pasar kripto global tercatat turun sekitar 1,23% atau setara $35 miliar dalam 24 jam, sementara dominasi Bitcoin naik ke kisaran 59,32%.

Bitcoin sendiri sempat melemah ke area $86.000, memicu tekanan lanjutan ke altcoin. Dibandingkan aset kripto utama lainnya, penurunan PI terlihat lebih dalam. Ethereum hanya terkoreksi sekitar 0,3%, sementara XRP turun 0,5%.

Kondisi ini menegaskan bahwa altcoin seperti PI masih rentan ketika Bitcoin gagal menunjukkan momentum penguatan yang solid.

Sejumlah analis juga menyoroti faktor makroekonomi global, termasuk ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan (BoJ).

Kebijakan ini berpotensi memicu unwinding yen carry trade yang selama ini menopang aset berisiko, termasuk pasar kripto.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Jumat, 19 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Jumat, 19 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

Breakdown Teknis Perburuk Tekanan Jangka Pendek

Dari sisi teknikal, pergerakan harga PI menunjukkan sinyal yang kurang menggembirakan.

Harga tercatat menembus level support penting di $0,2035, yang sebelumnya menjadi titik terendah pada awal November.

Penembusan ini mengonfirmasi pola double top, sebuah formasi bearish yang sering menandai kelanjutan tren turun.

Indikator teknikal juga memperkuat sentimen negatif. RSI 14-harian berada di level 37,67, masih netral namun cenderung melemah.

Sementara itu, histogram MACD berada di zona negatif, menandakan momentum bearish masih mendominasi.

Harga PI juga bergerak di bawah seluruh rata-rata pergerakan utama, termasuk EMA 50-hari di area $0,220.

Volume perdagangan PI dalam 24 jam terakhir turun sekitar 20% menjadi $16,69 juta, menunjukkan minat beli yang relatif lemah.

Jika tekanan berlanjut, area $0,192 yang merupakan level terendah Oktober berpotensi menjadi support berikutnya yang diuji pasar.

Kekhawatiran Token Unlock dan Dinamika Ekosistem

Faktor lain yang membebani harga PI adalah isu token unlock.

Dalam 30 hari ke depan, diperkirakan lebih dari 172 juta token PI akan dilepas ke pasar, dengan sekitar 105 juta token dijadwalkan terbuka sebelum akhir Desember.

Penambahan suplai ini berpotensi meningkatkan tekanan jual jika tidak diimbangi oleh permintaan baru.

Di sisi lain, ekosistem Pi Network masih menyimpan potensi jangka panjang.

Beberapa kolaborasi strategis, termasuk pengembangan di sektor Web3 gaming, serta langkah menuju kepatuhan regulasi seperti MiCA, dinilai dapat memperkuat fundamental proyek dalam jangka panjang.

Namun, dampak positif tersebut belum cukup kuat untuk menahan tekanan jangka pendek dari sisi teknikal dan sentimen pasar.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik 3,7%: Rebound Sementara atau Pembalikan?

Penurunan harga Pi Network (PI) ke level $0,203 mencerminkan kombinasi tekanan eksternal dan internal.

Pelemahan Bitcoin, sentimen risk-off global, breakdown teknikal, serta kekhawatiran token unlock menjadi faktor utama yang membentuk pergerakan harga saat ini.

Dalam skala jangka pendek, perhatian pasar akan tertuju pada kemampuan PI bertahan di area support $0,192.

Sementara itu, arah pergerakan Bitcoin dan respons pasar terhadap kebijakan moneter global akan menjadi katalis penting bagi volatilitas lanjutan di pasar kripto.

Investor disarankan untuk tetap mencermati manajemen risiko dan perkembangan fundamental sebelum mengambil keputusan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Token DRX Naik 18% dalam 24 Jam, Pasar Tetap Waspadai Tekanan

Pergerakan token DRX menarik perhatian pelaku pasar kripto setelah mencatat kenaikan signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data perdagangan terbaru, harga DRX hari ini berada di level $0,008167, menguat sekitar 18,50% dibandingkan hari sebelumnya.

Kenaikan ini terjadi di tengah tekanan jangka menengah yang masih membayangi aset kripto berkapitalisasi kecil.

Secara kapitalisasi pasar, token DRX saat ini berada di kisaran $5,42 juta, dengan volume perdagangan harian sekitar $534 ribu.

Aktivitas transaksi yang relatif aktif ini menunjukkan adanya peningkatan minat jangka pendek, meski secara keseluruhan sentimen pasar terhadap DRX masih tergolong berhati-hati.

Baca Juga: Apa Itu DRX Token? Panduan Lengkap untuk Pemula

Rebound Harian di Tengah Tekanan Panjang

Kenaikan harga DRX dalam satu hari terakhir dapat dikategorikan sebagai rebound teknikal, terutama setelah tekanan jual yang cukup dalam pada periode sebelumnya.

Dalam 30 hari terakhir, harga DRX tercatat turun 64,79%, sementara dalam 60 hari melemah 76,81%. Bahkan secara 90 harian, DRX telah terkoreksi lebih dari 86%, mencerminkan tren bearish yang kuat.

Lonjakan harga harian sebesar lebih dari 16% hingga 18% ini umumnya dipicu oleh aksi short-term trading atau bargain hunting, di mana trader memanfaatkan harga yang sudah berada di level rendah.

Namun, rebound semacam ini belum tentu menandakan perubahan tren jangka panjang.

Dinamika Volume dan Sentimen Pasar

Volume perdagangan DRX yang berada di kisaran $534 ribu dalam 24 jam tergolong moderat jika dibandingkan dengan kapitalisasi pasarnya.

Rasio volume terhadap market cap menunjukkan adanya aktivitas spekulatif, namun belum cukup kuat untuk mengonfirmasi akumulasi besar-besaran dari investor jangka panjang.

Dalam tujuh hari terakhir, harga DRX justru masih tercatat turun sekitar 26,16%, mengindikasikan bahwa reli harian belum mampu menghapus tekanan mingguan.

Pergerakan harga per jam juga menunjukkan volatilitas, dengan koreksi kecil sekitar -2,01% dalam satu jam terakhir, menandakan pasar masih sensitif terhadap aksi ambil untung.

Pergerakan harga DRX Token (DRX/USDT) pada Jumat, 19 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga DRX Token (DRX/USDT) pada Jumat, 19 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Struktur Pasokan Jadi Sorotan

Dari sisi tokenomik, jumlah sirkulasi DRX saat ini mencapai 664 juta token, sementara total pasokan maksimum mencapai 50 miliar token.

Artinya, persentase token yang beredar baru sekitar 1,33% dari total suplai maksimum.

Kondisi ini membuat kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) DRX berada di kisaran $400 juta, jauh di atas market cap saat ini.

Struktur pasokan seperti ini kerap menjadi perhatian investor, karena potensi pelepasan token di masa depan dapat memberikan tekanan tambahan terhadap harga jika tidak diimbangi dengan peningkatan utilitas dan permintaan.

Posisi DRX di Pasar Kripto

Perlu diketahui, token DRX berada di peringkat sekitar #1256 dalam daftar aset kripto berdasarkan kapitalisasi pasar.

Posisi ini menempatkan DRX sebagai aset berisiko tinggi dengan volatilitas yang cenderung ekstrem, sehingga pergerakannya sangat dipengaruhi oleh sentimen jangka pendek dan kondisi pasar kripto secara umum.

Kondisi makro pasar kripto yang masih fluktuatif turut memengaruhi pergerakan token-token berkapitalisasi kecil seperti DRX.

Ketika pasar utama belum menunjukkan tren bullish yang stabil, reli pada aset kecil sering kali bersifat sementara.

Baca Juga: DRX Token Listing di Tokocrypto: Dukung Ekspansi Proyek Web3 Lokal

Kenaikan harga token DRX hari ini sebesar lebih dari 18% memberikan sinyal adanya minat beli jangka pendek setelah tekanan panjang.

Namun, secara keseluruhan, tren jangka menengah dan panjang DRX masih berada dalam fase bearish, tercermin dari penurunan tajam dalam 30 hingga 90 hari terakhir.

Bagi pelaku pasar, area saat ini lebih relevan untuk mencermati volatilitas dan manajemen risiko, dibandingkan mengantisipasi pembalikan tren besar dalam waktu dekat.

Pergerakan lanjutan DRX akan sangat bergantung pada konsistensi volume, sentimen pasar kripto secara umum, serta perkembangan fundamental yang mendukung utilitas token ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga SynFutures (F) Hari Ini Melonjak 21%, Volume Tembus $47 Juta

Pergerakan SynFutures (F) mencuri perhatian pelaku pasar kripto setelah mencatat lonjakan harga signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, harga F hari ini berada di level $0,007263, menguat sekitar 21,48% secara harian.

Kenaikan tajam ini terjadi seiring meningkatnya aktivitas perdagangan, dengan volume transaksi 24 jam mencapai sekitar $47,58 juta, jauh melampaui kapitalisasi pasarnya yang berada di kisaran $22,55 juta.

Lonjakan volume tersebut menunjukkan adanya peningkatan minat spekulatif jangka pendek terhadap token F, meskipun secara struktur tren harga dalam jangka menengah masih tergolong melemah.

Baca Juga: Harga SynFutures (F) Hari Ini Melonjak 21%, Volume Perdagangan Tembus $47 Juta

Rebound Harian di Tengah Tren Turun

Kenaikan dua digit harga SynFutures hari ini dapat dikategorikan sebagai rebound teknikal, terutama setelah tekanan jual yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Dalam rentang 30 hari, harga F tercatat masih turun sekitar 25,84%. Bahkan dalam periode 90 hari, penurunan mencapai 57,87%, menandakan bahwa tren jangka menengah hingga panjang masih berada dalam fase bearish.

Meski demikian, reli harian lebih dari 23% (berdasarkan data perubahan harga harian) menjadi sinyal bahwa pasar mulai merespons level harga rendah sebagai area menarik untuk perdagangan jangka pendek.

Dalam 24 jam terakhir, harga F bergerak di kisaran $0,005611 hingga $0,007446, mencerminkan volatilitas yang cukup tinggi.

Aktivitas Perdagangan dan Minat Pasar

Pergerakan harga SynFutures (F/USDT) pada Jumat, 19 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga SynFutures (F/USDT) pada Jumat, 19 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Salah satu sorotan utama dari pergerakan F adalah rasio volume terhadap market cap yang sangat tinggi.

Dengan volume perdagangan hampir dua kali lipat dari kapitalisasi pasar, kondisi ini sering kali mencerminkan pasar yang aktif namun juga berisiko tinggi.

Dalam tujuh hari terakhir, harga F relatif stagnan dengan kenaikan tipis sekitar 0,06%, menunjukkan bahwa lonjakan hari ini belum cukup untuk membalikkan tren mingguan.

Pergerakan harga per jam juga menunjukkan volatilitas, dengan kenaikan sekitar 1,72% dalam satu jam terakhir, yang menandakan pasar masih responsif terhadap aksi beli dan jual cepat.

Tokenomik dan Struktur Pasokan

Dari sisi pasokan, jumlah token F yang beredar saat ini mencapai sekitar 3,11 miliar, atau sekitar 31,05% dari total pasokan maksimum 10 miliar token.

Dengan struktur seperti ini, fully diluted valuation (FDV) SynFutures berada di kisaran $73,56 juta, jauh di atas kapitalisasi pasar saat ini.

Perbedaan signifikan antara market cap dan FDV kerap menjadi perhatian investor, karena potensi pelepasan token tambahan di masa depan dapat memberikan tekanan terhadap harga jika tidak disertai pertumbuhan utilitas dan adopsi yang sepadan.

Sebagai catatan historis, harga tertinggi sepanjang masa (ATH) SynFutures berada di level $0,132238, jauh di atas harga saat ini.

Hal ini menggambarkan seberapa besar koreksi yang telah dialami F sejak puncak siklus sebelumnya.

Posisi SynFutures di Pasar Kripto

Saat ini, SynFutures menempati peringkat sekitar #662 berdasarkan kapitalisasi pasar. Posisi ini menempatkan F sebagai aset kripto berkapitalisasi menengah ke bawah, yang pergerakannya cenderung lebih volatil dan sensitif terhadap sentimen pasar.

Dalam kondisi pasar kripto global yang masih fluktuatif, reli tajam pada token seperti F sering kali dipengaruhi oleh kombinasi faktor teknikal, rotasi modal jangka pendek, serta spekulasi.

Oleh karena itu, pergerakan lanjutan F akan sangat bergantung pada konsistensi volume dan kemampuan harga bertahan di atas level support baru.

Baca Juga: Bikin Kaget Pasar! 3 Altcoin DeSci Ini Melejit Tajam dalam 7 Hari Terakhir

Lonjakan harga SynFutures (F) hari ini sebesar lebih dari 21% menjadi sinyal adanya minat beli jangka pendek yang cukup kuat, didukung oleh lonjakan volume perdagangan.

Namun, secara keseluruhan, tren jangka menengah F masih berada dalam tekanan, tercermin dari penurunan tajam dalam 30 hingga 90 hari terakhir.

Bagi pelaku pasar, reli ini dapat dimaknai sebagai peluang trading jangka pendek, namun tetap perlu diimbangi dengan manajemen risiko yang ketat.

Keberlanjutan kenaikan harga F ke depan akan sangat ditentukan oleh stabilitas pasar kripto secara umum serta perkembangan fundamental dan adopsi ekosistem SynFutures.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

BitGo Rilis Layanan Pembiayaan Terpadu demi Likuiditas Aset Digital

Perusahaan kustodian kripto BitGo kembali memperluas layanannya dengan meluncurkan platform pembiayaan berbasis portofolio yang dirancang khusus untuk investor institusional.

Inovasi ini memungkinkan institusi untuk meminjam dan memberikan pinjaman dengan jaminan aset digital secara langsung dari satu akun kustodi, tanpa perlu memindahkan aset ke platform terpisah.

Langkah ini mencerminkan evolusi penting dalam infrastruktur kredit kripto, yang kini mulai bergerak menuju model yang lebih terintegrasi dan efisien, mendekati standar yang selama ini digunakan dalam sistem keuangan tradisional.

Baca Juga: Crypto ETF Naik Level! BitGo Tambah Layanan Staking untuk 21Shares

Satu Platform untuk Semua Kebutuhan Pembiayaan

Platform baru BitGo menggabungkan berbagai fungsi penting dalam satu ekosistem terpadu, mulai dari pengelolaan collateral, aktivitas lending, hingga borrowing. Dengan pendekatan ini, institusi tidak lagi perlu mengelola banyak platform untuk menjalankan strategi pembiayaan mereka.

Yang menarik, berbagai jenis aset digital kini dapat digunakan sebagai jaminan, termasuk token likuid, aset yang di-stake, hingga kepemilikan terkunci (locked assets).

Fleksibilitas ini membuka peluang baru bagi institusi untuk mengoptimalkan portofolio mereka tanpa harus mencairkan aset.

Selain itu, platform ini mendukung berbagai kebutuhan pembiayaan, seperti pendanaan untuk aktivitas trading, manajemen treasury, hingga pengelolaan likuiditas.

Dukungan terhadap aset utama seperti Bitcoin, Ethereum, Solana, serta stablecoin semakin memperluas cakupan penggunaannya.

Menuju Model Custody-Integrated Financing

Salah satu inovasi utama dari platform ini adalah konsep custody-integrated financing, di mana seluruh proses pembiayaan dilakukan tanpa memindahkan aset keluar dari kustodi.

Hal ini menjadi nilai tambah besar bagi institusi yang mengutamakan keamanan dan kepatuhan.

Dalam model tradisional, institusi sering kali harus memindahkan aset ke platform lending terpisah untuk mendapatkan likuiditas.

Proses ini tidak hanya meningkatkan risiko operasional, tetapi juga menambah kompleksitas dalam pengelolaan aset.

Dengan pendekatan baru ini, BitGo mencoba menghilangkan hambatan tersebut, sekaligus menghadirkan pengalaman yang lebih familiar bagi manajer aset besar yang terbiasa dengan sistem keuangan konvensional.

Dampak bagi Adopsi Institusional

Peluncuran platform ini menjadi sinyal kuat bahwa sektor kredit kripto terus berkembang menuju fase yang lebih matang.

Infrastruktur yang lebih terintegrasi dan efisien dapat menjadi pendorong utama masuknya lebih banyak institusi ke pasar.

Menurut laporan dari Cointelegraph, tren ini menunjukkan pergeseran dari model pinjaman yang terfragmentasi menuju sistem yang lebih terstruktur dan profesional.

Tim Research Tokocrypto menilai langkah BitGo sebagai perkembangan penting dalam mempercepat adopsi institusional.

“Ini adopsi institusional yang penting karena infrastruktur kredit kripto mulai bergerak dari model pinjaman terpisah ke model custody-integrated financing yang jauh lebih familiar bagi manajer modal besar. Semakin banyak aset digital bisa dipakai sebagai collateral tanpa keluar dari custody, semakin dekat kripto ke struktur pasar keuangan yang benar-benar matang,” kata Tim Research Tokocrypto.

Pernyataan ini menegaskan bahwa integrasi antara custody dan pembiayaan menjadi kunci dalam membangun kepercayaan institusi.

Fleksibilitas dan Efisiensi Jadi Kunci

Dengan kemampuan menggunakan berbagai jenis aset sebagai collateral, institusi kini memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam mengelola strategi keuangan mereka.

Aset yang sebelumnya “menganggur” kini dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan likuiditas tambahan tanpa harus dijual.

Hal ini juga membuka peluang bagi strategi yang lebih kompleks, seperti leveraged trading atau optimalisasi yield, dengan tetap menjaga kontrol penuh atas aset yang dimiliki.

Di sisi lain, efisiensi operasional yang ditawarkan oleh platform terintegrasi dapat membantu menurunkan biaya dan risiko, dua faktor yang sangat diperhatikan oleh investor institusional.

Menuju Pasar Kripto yang Lebih Matang

Peluncuran platform pembiayaan oleh BitGo menjadi bagian dari tren yang lebih luas, di mana infrastruktur kripto semakin menyerupai sistem keuangan tradisional.

Dengan adanya layanan yang lebih lengkap dan terintegrasi, hambatan masuk bagi institusi semakin berkurang.

Jika tren ini berlanjut, pasar kripto berpotensi berkembang menjadi ekosistem yang lebih stabil, likuid, dan terpercaya.

Baca Juga: IPO BitGo Resmi Melantai NYSE, Saham Sempat Terbang Lalu Melemah

Langkah BitGo menghadirkan platform pembiayaan berbasis portofolio menandai fase baru dalam evolusi kredit kripto.

Dengan mengintegrasikan custody, lending, dan borrowing dalam satu sistem, perusahaan ini menghadirkan solusi yang lebih efisien dan aman bagi institusi.

Bagi industri secara keseluruhan, inovasi ini menjadi sinyal bahwa kripto semakin mendekati standar pasar keuangan global.

Dan bagi investor institusional, ini adalah langkah nyata menuju ekosistem yang lebih matang dan siap untuk adopsi skala besar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

EDX Markets Incar Izin Bank Trust dari OCC demi Keamanan Aset Institusi

Platform perdagangan kripto institusional EDX Markets mengambil langkah strategis dengan mengajukan charter bank perwalian nasional kepada Office of the Comptroller of the Currency (OCC).

Jika disetujui, langkah ini akan melahirkan entitas baru bernama EDX Trust, yang dirancang untuk menangani custody aset kripto, manajemen aset, serta proses settlement perdagangan dalam kerangka bank yang teregulasi.

Inisiatif ini mencerminkan evolusi penting dalam infrastruktur pasar kripto, khususnya dalam upaya mendekatkan standar operasional dengan sistem keuangan tradisional (TradFi).

Nantinya, EDX Trust akan beroperasi sebagai entitas non-depository, yang berarti tidak menerima simpanan seperti bank pada umumnya, tetapi fokus pada layanan kustodian dan penyelesaian transaksi.

Baca Juga: Sah! Citigroup Jadi Pelopor TradFi Dalam Adopsi Blockchain

Memisahkan Fungsi Kritis dalam Ekosistem Kripto

Salah satu poin utama dari pengajuan ini adalah pemisahan fungsi antara trading, custody, dan settlement.

Selama ini, banyak platform kripto menggabungkan ketiga fungsi tersebut dalam satu entitas, yang sering kali menjadi perhatian regulator karena potensi konflik kepentingan dan risiko operasional.

Dengan membentuk EDX Trust, EDX Markets berupaya menciptakan struktur yang lebih modular dan transparan.

Custody dan settlement akan dipisahkan dari venue trading utama, sehingga menciptakan lapisan keamanan tambahan serta meningkatkan kepercayaan institusi.

Pendekatan ini sejalan dengan praktik di pasar keuangan tradisional, di mana fungsi-fungsi tersebut biasanya dijalankan oleh entitas yang berbeda untuk meminimalkan risiko sistemik.

Menargetkan Klien Institusional

EDX Trust dirancang khusus untuk melayani klien institusional, termasuk broker-dealer, futures commission merchants (FCM), serta penasihat investasi terdaftar.

Segmen ini menjadi fokus utama karena memiliki kebutuhan tinggi terhadap kepatuhan regulasi, keamanan aset, dan transparansi operasional.

Dengan status sebagai bank trust nasional, EDX Trust diharapkan mampu memberikan jaminan tambahan bagi institusi yang selama ini masih ragu untuk masuk ke pasar kripto akibat keterbatasan infrastruktur yang sesuai standar regulasi.

Langkah ini juga mencerminkan tren yang lebih luas, di mana pemain kripto mulai membangun layanan yang lebih kompatibel dengan kebutuhan institusi besar.

Menunggu Persetujuan Regulator

Meski ambisius, rencana ini masih bergantung pada persetujuan dari OCC. Proses evaluasi untuk charter bank trust nasional dikenal ketat, terutama karena melibatkan aspek manajemen risiko, kepatuhan, dan stabilitas operasional.

Laporan dari Cointelegraph menyoroti bahwa pengajuan ini didukung oleh pemain besar seperti Citadel, yang semakin memperkuat kredibilitas EDX dalam membangun infrastruktur kripto institusional.

Namun, tanpa persetujuan resmi, seluruh rencana ini masih berada dalam tahap awal. Keputusan OCC akan menjadi faktor penentu apakah EDX dapat merealisasikan visinya dalam waktu dekat.

Implikasi bagi Adopsi Institusional

Tim Research Tokocrypto menilai bahwa langkah ini memiliki signifikansi yang lebih besar dibanding sekadar ekspansi bisnis biasa.

“Ini bukan sekadar ekspansi produk, tapi upaya membangun rel institusional yang lebih bersih dengan memisahkan fungsi trading, brokerage, dan custody yang selama ini sering numpuk dalam satu atap. Kalau disetujui, langkah ini bakal memperkuat narasi adopsi institusional kripto di bawah standar regulasi tradfi—meski efek bisnis nyatanya tetap bergantung pada approval OCC dan kecepatan onboarding klien besar,” ujar Tim Research Tokocrypto.

Pernyataan ini menegaskan bahwa inisiatif seperti EDX Trust berperan penting dalam membentuk persepsi pasar terhadap kesiapan industri kripto dalam melayani institusi besar.

Menuju Standar Baru Infrastruktur Kripto

Jika disetujui, EDX Trust berpotensi menjadi model baru bagi infrastruktur kripto yang lebih terstruktur dan teregulasi.

Pemisahan fungsi yang jelas tidak hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga membantu menciptakan standar industri yang lebih tinggi.

Dalam jangka panjang, pendekatan ini dapat mendorong lebih banyak institusi untuk masuk ke pasar kripto, karena risiko operasional dan kepatuhan dapat diminimalkan.

Namun, keberhasilan strategi ini tetap akan bergantung pada dua faktor utama: persetujuan regulator dan kemampuan EDX dalam menarik serta mempertahankan klien institusional.

Baca Juga: NYSE Siapkan Settlement Blockchain: Era Baru Wall Street?

Pengajuan charter bank trust oleh EDX Markets menandai langkah penting dalam evolusi infrastruktur kripto menuju standar institusional.

Dengan memisahkan fungsi trading, custody, dan settlement, EDX berupaya menciptakan ekosistem yang lebih aman dan transparan.

Meski masih menunggu persetujuan regulator, inisiatif ini memperkuat narasi bahwa integrasi antara kripto dan keuangan tradisional semakin nyata.

Jika berhasil, EDX Trust bisa menjadi salah satu fondasi penting dalam gelombang adopsi institusional berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Delysium Garap AI Agent di Roadmap Baru, Fokus Game Web3

Proyek Web3 berbasis AI dan gaming, Delysium (AGI), resmi merilis roadmap terbaru yang memetakan sejumlah katalis penting sepanjang bulan ini.

Meski belum menghadirkan peluncuran produk secara langsung, roadmap tersebut menjadi sinyal awal dari rangkaian pengembangan yang berpotensi memengaruhi sentimen pasar dalam jangka pendek hingga menengah.

Roadmap ini berfokus pada pengembangan ekosistem Lucy (AI agent milik Delysium), dengan beberapa agenda utama, mulai dari pengumuman partnership hingga peluncuran fitur baru yang ditargetkan berlangsung dalam waktu berdekatan.

Baca Juga: Koin Kripto Gaming Terbaik untuk Investasi di Tahun 2025

Timeline Katalis yang Padat

Dalam roadmap tersebut, Delysium menjadwalkan dua pengumuman terkait partnership Lucy dalam waktu dekat.

Selain itu, proyek ini juga menargetkan peluncuran Lucy Skills Marketplace pada 14 April, yang akan menjadi platform untuk memperluas utilitas AI agent dalam ekosistemnya.

Puncak dari rangkaian ini dijadwalkan pada 20 April, ketika Delysium berencana mengungkap use case dari kerja sama yang telah dibangun.

Kombinasi agenda ini menciptakan narasi yang cukup kuat bagi pasar, terutama karena seluruh katalis dikemas dalam satu bulan yang sama.

Namun, penting untuk dicatat bahwa pada tanggal rilis roadmap (2 April), belum ada peluncuran produk, perubahan tokenomik, atau pembaruan teknis yang langsung berdampak pada utilitas token AGI.

Membangun Ekspektasi Pasar

Menurut laporan Coinmarketcal, fungsi utama dari roadmap ini lebih condong pada pembentukan ekspektasi pasar dibandingkan penciptaan dampak langsung terhadap harga.

Dalam dunia kripto, strategi seperti ini sering digunakan untuk menjaga perhatian investor sekaligus membangun momentum sebelum peluncuran aktual.

Dengan narasi yang menggabungkan AI dan gaming, dua sektor yang saat ini sedang menjadi fokus utama pasar, Delysium berpotensi menarik minat spekulatif, terutama dari trader yang mencari peluang jangka pendek berbasis katalis.

Namun, tanpa adanya produk live atau data aktivitas yang dapat diverifikasi, respons pasar cenderung terbatas pada tahap awal.

Potensi Spekulasi vs Realisasi

Menurut laporan dari CoinMarketCal, roadmap ini menjadi salah satu event penting yang perlu dipantau sepanjang April. Namun, efektivitasnya dalam mendorong harga tetap bergantung pada eksekusi.

Tim Research Tokocrypto menilai bahwa roadmap dengan jadwal padat seperti ini memang berpotensi memicu positioning spekulatif di pasar.

“Roadmap seperti ini bisa menarik positioning spekulatif karena beberapa katalis dikemas rapat dalam satu bulan, apalagi narasi AI dan gaming lagi gampang disulut pasar. Tapi tanpa produk live, partner besar, atau lonjakan activity yang bisa diverifikasi pada 2 April, dampak harga langsung kemungkinan tetap tipis dan repricing serius baru datang kalau eksekusinya benar-benar deliver,” ungkap Tim Research Tokocrypto.

Dengan demikian, pengumuman tersebut menyoroti perbedaan penting antara ekspektasi dan realisasi dalam pasar kripto.

Investor cenderung merespons narasi, tetapi pergerakan harga yang berkelanjutan tetap membutuhkan bukti konkret.

Tantangan Eksekusi Jadi Kunci

Ke depan, tantangan utama bagi Delysium bukan hanya menjaga momentum narasi, tetapi juga memastikan bahwa setiap agenda dalam roadmap dapat dieksekusi sesuai jadwal.

Peluncuran Lucy Skills Marketplace pada 14 April akan menjadi ujian pertama. Jika berhasil menarik pengguna dan menunjukkan utilitas nyata, hal ini dapat menjadi katalis awal yang memperkuat kepercayaan pasar.

Selanjutnya, pengumuman use case partnership pada 20 April juga akan menjadi momen penting.

Detail dari kerja sama tersebut, termasuk siapa mitra yang terlibat dan bagaimana implementasinya, akan sangat menentukan apakah pasar melihatnya sebagai perkembangan signifikan atau sekadar pembaruan biasa.

Outlook: Menunggu Validasi Nyata

Secara keseluruhan, roadmap Delysium untuk April 2026 memberikan arah yang jelas bagi pengembangan proyek, namun belum cukup untuk mendorong perubahan signifikan dalam valuasi tanpa eksekusi yang solid.

Dalam jangka pendek, potensi pergerakan harga AGI kemungkinan akan dipengaruhi oleh sentimen spekulatif menjelang tanggal-tanggal penting yang telah dijadwalkan.

Namun, untuk jangka menengah hingga panjang, validasi nyata dalam bentuk produk, pengguna, dan kemitraan akan menjadi faktor penentu utama.

Baca Juga: Thetan Arena Percaya Web3 Gaming Adalah Kunci Pertumbuhan Ekonomi di Asia

Rilis roadmap Delysium menjadi langkah strategis untuk membangun ekspektasi pasar di tengah meningkatnya minat terhadap sektor AI dan gaming.

Dengan jadwal katalis yang padat, peluang untuk menarik perhatian investor terbuka lebar.

Namun, seperti yang sering terjadi di industri kripto, narasi saja tidak cukup. Keberhasilan roadmap ini pada akhirnya akan ditentukan oleh kemampuan tim untuk mengubah rencana menjadi realisasi yang nyata dan terukur.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melonjak $69.173, Sinyal Bullish?

Harga Bitcoin (BTC) menunjukkan penguatan signifikan dalam 24 jam terakhir dengan lonjakan sebesar +3,07% ke level $69,173.92.

Kenaikan ini menandai perubahan sentimen pasar yang mulai beralih ke arah bullish setelah periode konsolidasi dalam beberapa waktu terakhir.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar $1,38 triliun dan volume perdagangan harian melonjak ke $28,26 miliar, aktivitas pasar terlihat meningkat cukup tajam.

Lonjakan volume ini menjadi indikasi bahwa minat beli kembali masuk ke pasar, memperkuat reli harga yang terjadi.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melemah $66.672, Sinyal Konsolidasi

Breakout dari Fase Konsolidasi

Dalam 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat Bitcoin bergerak dalam rentang yang cukup lebar, dari level terendah $66,610 hingga menyentuh puncak $69,527.

Pergerakan ini menunjukkan adanya breakout dari fase konsolidasi sebelumnya, di mana harga sempat tertahan di kisaran $66.000–$67.000.

Kenaikan harian sebesar $1.918 atau sekitar +2,86% memperlihatkan dorongan beli yang cukup kuat. Meski dalam satu jam terakhir terjadi koreksi tipis sebesar -0,19%, hal ini masih tergolong wajar sebagai bagian dari proses stabilisasi setelah kenaikan tajam.

Level $69.000 kini menjadi area krusial yang perlu dipertahankan untuk menjaga momentum bullish tetap berlanjut.

Pemulihan Jangka Pendek Mulai Terlihat

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 6 April 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 6 April 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika dilihat dari perspektif waktu yang lebih panjang, performa Bitcoin mulai menunjukkan tanda pemulihan.

Dalam tujuh hari terakhir, BTC naik sekitar +2,42%, sementara dalam 30 hari terakhir juga mencatat kenaikan +1,61%.

Namun, tekanan masih terlihat dalam jangka menengah, dengan penurunan -2,84% dalam 60 hari dan -26,52% dalam 90 hari terakhir.

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun pemulihan mulai terjadi, pasar masih dalam fase transisi dari tren bearish menuju potensi bullish.

Pergerakan saat ini bisa menjadi fase awal dari pembentukan tren naik baru, terutama jika didukung oleh volume dan sentimen positif yang berkelanjutan.

Struktur Fundamental Tetap Solid

Dari sisi fundamental, Bitcoin tetap berada dalam posisi yang sangat kuat. Dengan suplai beredar sebesar 20,01 juta BTC atau sekitar 95,30% dari total maksimum 21 juta, kelangkaan aset ini semakin nyata.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (fully diluted market cap) saat ini berada di sekitar $1,44 triliun, mencerminkan potensi valuasi maksimal jika seluruh suplai telah beredar.

Dominasi Bitcoin di pasar kripto juga masih tinggi, menandakan bahwa aset ini tetap menjadi pilihan utama investor, baik ritel maupun institusional.

Menuju Level Psikologis $70.000

Salah satu fokus utama pasar saat ini adalah level psikologis $70.000. Dengan harga yang sudah mendekati angka tersebut, peluang untuk menguji resistance ini semakin besar.

Jika Bitcoin mampu menembus dan bertahan di atas $70.000 dengan dukungan volume yang kuat, maka momentum bullish berpotensi berlanjut ke level yang lebih tinggi. Sebaliknya, jika gagal, maka kemungkinan terjadi pullback jangka pendek tetap terbuka.

Level support terdekat kini berada di kisaran $66.600–$67.000, yang sebelumnya menjadi area konsolidasi.

Outlook: Bullish Jangka Pendek

Secara keseluruhan, outlook jangka pendek Bitcoin saat ini cenderung bullish. Kenaikan harga yang didukung oleh volume tinggi menjadi sinyal positif bahwa pasar mulai mendapatkan kembali kepercayaan diri.

Namun, untuk mengonfirmasi tren naik yang lebih kuat, BTC perlu mempertahankan momentum dan menembus resistance kunci di sekitar $70.000.

Baca Juga: Bitcoin Terlihat Kuat, Tapi Rapuh? Cek Fakta di Balik Harga

Berdasarkan analisa harga BTC hari ini, lonjakan harga Bitcoin ke $69.173 menjadi sinyal awal kebangkitan momentum bullish setelah periode konsolidasi.

Dengan dukungan volume yang meningkat dan sentimen pasar yang membaik, peluang untuk melanjutkan kenaikan terbuka lebar.

Meski demikian, pasar tetap perlu waspada terhadap potensi koreksi jangka pendek. Dalam kondisi seperti ini, pemantauan terhadap level teknikal kunci dan dinamika volume menjadi faktor penting dalam menentukan arah selanjutnya.

Bagi investor, fase ini bisa menjadi momen krusial untuk mengamati apakah Bitcoin mampu menembus level psikologis berikutnya dan memulai tren bullish yang lebih berkelanjutan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Naik Tipis $0,172, Masih Tertinggal Reli Pasar Kripto

Harga Pi Network (PI) mencatat kenaikan tipis sebesar 0,69% dalam 24 jam terakhir ke level $0,172 menurut catatan Coinmarketcap pada Senin (6/4).

Meski berada di zona hijau, performa ini masih tergolong lemah jika dibandingkan dengan pergerakan pasar kripto secara keseluruhan yang mencatat kenaikan hingga 2,4% dalam periode yang sama.

Kondisi ini menunjukkan bahwa Pi belum mampu sepenuhnya menangkap momentum bullish yang terjadi di pasar.

Pergerakan harga lebih mencerminkan efek “ikut arus” dibandingkan dorongan dari faktor fundamental internal proyek itu sendiri.

Baca Juga: Pi Network Melonjak 11% Pasca Upgrade Protocol 20

Terdorong Sentimen Pasar, Bukan Katalis Internal

Kenaikan Pi dalam 24 jam terakhir tampaknya didorong oleh meningkatnya kapitalisasi pasar kripto global, yang memberikan dorongan umum (beta lift) bagi sebagian besar aset digital.

Dalam situasi seperti ini, aliran dana masuk ke pasar secara luas biasanya ikut mengangkat harga aset, termasuk yang tidak memiliki katalis spesifik.

Namun, data yang tersedia tidak menunjukkan adanya perkembangan signifikan terkait Pi, baik dari sisi pengumuman proyek, aktivitas komunitas, maupun indikator on-chain.

Hal ini menegaskan bahwa kenaikan harga saat ini bukan hasil dari sentimen positif terhadap Pi secara spesifik.

Volume perdagangan PI memang mengalami kenaikan sekitar 20,77% menjadi $13,9 juta, yang menunjukkan adanya peningkatan minat pasar.

Meski demikian, angka ini masih tergolong moderat dan belum cukup untuk mengindikasikan adanya momentum kuat yang dapat mendorong reli berkelanjutan.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 6 April 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 6 April 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Underperformance Jadi Sorotan

Salah satu poin penting dalam pergerakan hari ini adalah underperformance Pi terhadap pasar.

Ketika kapitalisasi pasar kripto global naik signifikan, aset yang memiliki momentum kuat biasanya mampu mencatat kenaikan lebih besar.

Namun Pi justru tertinggal, yang mengindikasikan bahwa minat beli terhadap aset ini masih terbatas. Investor tampaknya lebih fokus pada aset lain yang memiliki katalis lebih jelas atau potensi pertumbuhan yang lebih tinggi dalam jangka pendek.

Fenomena ini juga mencerminkan bahwa Pi saat ini berada dalam fase konsolidasi, di mana pasar belum memiliki keyakinan kuat untuk mendorong harga ke arah tertentu.

Level $0,17 Jadi Penopang Penting

Dari sisi teknikal, level $0,17 menjadi support utama yang perlu diperhatikan. Selama harga mampu bertahan di atas area ini, peluang untuk melanjutkan konsolidasi dalam kisaran sempit masih terbuka.

Jika momentum pasar tetap positif dan Pi mampu mempertahankan posisi di atas level tersebut, maka potensi kenaikan ke resistance berikutnya di sekitar $0,175 dapat terjadi.

Namun, tanpa dukungan volume yang kuat, pergerakan ini kemungkinan akan tetap terbatas.

Sebaliknya, jika harga turun di bawah $0,17, maka risiko koreksi ke level support berikutnya di sekitar $0,168 menjadi semakin besar.

Dalam kondisi likuiditas yang tidak terlalu tinggi, pergerakan seperti ini bisa terjadi dengan relatif cepat.

Sentimen Pasar Masih Jadi Penentu

Selain faktor teknikal, sentimen pasar juga turut memainkan peran penting dalam menentukan arah pergerakan Pi.

Saat ini, indikator sentimen seperti Fear & Greed Index masih berada di zona “Fear”, yang menunjukkan bahwa pelaku pasar cenderung berhati-hati.

Kondisi ini dapat membatasi potensi kenaikan yang agresif, meskipun pasar secara umum sedang menguat. Dalam situasi seperti ini, reli yang terjadi biasanya bersifat terbatas dan mudah terkoreksi.

Outlook: Netral Cenderung Positif

Secara keseluruhan, outlook jangka pendek Pi berada dalam kondisi netral dengan kecenderungan sedikit positif.

Kenaikan harga menunjukkan adanya dukungan dari pasar secara umum, namun belum cukup kuat untuk mengindikasikan perubahan tren yang signifikan.

Pergerakan ke depan akan sangat bergantung pada dua faktor utama: kemampuan harga bertahan di atas $0,17 dan keberlanjutan momentum pasar kripto secara keseluruhan.

Baca Juga: Harga Pi Network Naik 2,29% Saat Bitcoin Melemah, Likuiditas Tipis?

Kenaikan harga Pi Network ke $0,172 mencerminkan efek dari reli pasar kripto yang lebih luas, bukan hasil dari katalis internal.

Dengan volume yang masih moderat dan sentimen pasar yang cenderung berhati-hati, pergerakan harga diperkirakan akan tetap dalam fase konsolidasi.

Bagi investor, level $0,17 menjadi titik kunci yang harus diperhatikan dalam jangka pendek. Jika mampu bertahan, peluang stabilisasi tetap terbuka. Namun jika ditembus, tekanan ke bawah bisa kembali mendominasi.

Dalam kondisi pasar seperti ini, disiplin dalam membaca momentum dan manajemen risiko menjadi faktor penting dalam mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Apa Itu Crypto Futures? Cara Kerja dan Perbedaannya dengan Spot Trading

Saat pertama kamu terjun ke dunia crypto, pasti kamu sering kali mendengar kata Futures atau mungkin yang paling ikonik Margin Call, di grup-grup komunitas crypto. Tapi apa artinya sih?

Tenang… tidak usah bingung, artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu crypto futures, bagaimana cara kerjanya, serta perbedaan utamanya dengan spot trading. Simak lebih lengkap yuk!

Apa Itu Crypto Futures?

Crypto futures trading atau perdagangan kontrak berjangka merupakan kontrak derivatif yang mengikat dua pihak untuk membeli atau menjual aset crypto tertentu dengan harga yang sudah disepakati, pada tanggal yang telah ditentukan di masa depan.

Jika kita berbicara tentang crypto futures, jenis futures yang paling populer di dunia crypto adalah kontrak Perpetual Futures, dimana kontrak ini tidak memiliki tanggal kadaluarsa di masa depan, sehingga kamu bisa menahan posisi selama yang kamu inginkan, selama margin mencukupi dan tidak terkena likuidasi.

Berbeda dengan trading spot yang mengharuskan kamu membeli aset secara langsung, melalui futures, kamu tidak langsung menyimpan aset crypto saat melakukan trading, melainkan kamu hanya memegang kontrak yang nilainya bergerak mengikuti harga aset tersebut.

Contoh sederhananya seperti ini:

Misalkan harga Bitcoin saat ini adalah Rp950.000.000 dan melalui analisa yang kamu lakukan dari pergerakan chart dan kondisi pasar, kamu yakin bahwa harga akan naik. 

Sehingga kamu membeli kontrak futures Bitcoin dengan harga Rp950.000.000 menggunakan leverage 2x, maka ketika beberapa waktu kemudian harga Bitcoin naik ke Rp1.200.000.000, kamu mendapat keuntungan Rp500.000.000 dari pembelian tersebut.

Baca juga : Strategi Dasar Crypto Futures yang Sering Digunakan Trader

Cara Kerja Crypto Futures

Berikut beberapa istilah yang harus kamu pahami agar mengerti cara kerja crypto futures:

Margin

Margin merupakan dana jaminan atau modal awal yang wajib disetorkan trader ke bursa untuk membuka dan mempertahankan posisi kontrak berjangka (long/short).

Leverage

Leverage menjadi salah satu alasan kenapa para trader memilih untuk menggunakan fitur Futures. Leverage sendiri adalah penggunaan dana pinjaman untuk meningkatkan daya beli modal saat trading. Nah, dengan leverage ini, kamu bisa mendapatkan posisi pembelian yang jauh lebih besar dari modal yang kamu miliki.

Contoh: Dengan modal margin awal Rp10.000.000 dan leverage 10x, kamu bisa membuka posisi senilai Rp100.000.000. Jika harga bergerak 5%, kamu mendapat profit 50% dari modal (Rp5.000.000). Namun jika harga bergerak 5% berlawanan, kamu bisa kehilangan 50% modal.

Posisi Long dan Short

Long (Beli): Membuka posisi Long berarti trader membeli kontrak futures dengan ekspektasi harga aset akan naik. Jika harga benar-benar naik, trader bisa menjual kontrak tersebut dengan keuntungan. 

Short (Jual): Membuka posisi Short berarti trader menjual kontrak futures dengan harapan harga aset akan turun. Jika harga turun, kontrak bisa dibeli kembali dengan harga lebih rendah, sehingga menghasilkan profit dari selisih harga.

Mark Price

Mark price merupakan harga Pasar yang biasanya dihitung berdasarkan rata-rata harga pasar spot selama periode waktu tertentu yang menjadi acuan untuk menghitung unrealized profit/loss dan likuidasi posisi yang kamu miliki.

Baca juga: Risiko Crypto Futures yang Perlu Dipahami Sebelum Trading

Margin Call

Margin call adalah peringatan dari exchange bahwa saldo jaminan (margin) kamu telah turun di bawah batas sehingga kamu diminta menambah dana atau menutup posisi dan jika tidak dipenuhi, posisi kamu akan dilikuidasi otomatis.

Likuidasi

Likuidasi (Liquidation) berarti penutupan paksa posisi trading oleh exchange ketika margin trader tidak lagi cukup untuk menahan kerugian. Biasanya karena harga bergerak berlawanan dengan arah posisi, sehingga kerugian melebihi modal jaminan (collateral).

Contoh: Dengan leverage 10x pada posisi senilai $10.000, penurunan harga 10% saja bisa menghapus seluruh margin dan memicu likuidasi.

Collateral 

Collateral merupakan modal jaminan yang disetorkan oleh trader ke bursa atau broker sebagai jaminan atau agunan untuk membuka dan mempertahankan posisi dalam trading futures.

Baca juga: Leverage dalam Crypto Futures: Peluang dan Risiko

Perbedaan Crypto Futures vs Spot Trading

Perbedaan utama antara crypto futures dan spot trading terletak pada kepemilikan aset, tujuan, serta tingkat risiko.

Dalam spot trading, trader membeli atau menjual aset crypto dengan harga pasar saat ini (spot price) dan langsung memilikinya setelah transaksi selesai, sehingga lebih cocok untuk investasi jangka panjang dengan risiko relatif lebih rendah.

Sementara itu, futures trading melibatkan kontrak derivatif yang mewakili harga aset di masa depan, di mana trader bisa mengambil posisi long (harga naik) atau short (harga turun) tanpa benar-benar memiliki aset. 

Futures memungkinkan penggunaan leverage sehingga potensi keuntungan lebih besar, tetapi risiko kerugian juga meningkat, termasuk kemungkinan terkena likuidasi.

Baca juga: Crypto Futures vs Spot Trading: Mana yang Cocok untuk Trader?

Untuk lebih memberikan kamu gambaran yang lebih lengkap, yuk simak perbedaanya dengan Spot Trading melalui tabel di bawah ini:

Aspek Spot Trading Futures Trading
Kepemilikan Aset Memiliki aset nyata Kontrak, bukan aset fisik
Leverage Tidak ada (1:1) Tersedia (hingga 100x+)
Profit saat Turun Tidak bisa Bisa (short selling)
Tanggal Kedaluwarsa Tidak ada Ada (kecuali perpetual)
Biaya Trading Taker/maker fee Funding rate + fee
Risiko Sedang Tinggi (terutama leverage)
Cocok untuk Investor jangka panjang Trader aktif

Spot Trading Cocok untuk Siapa?

  • Trader yang ingin memiliki aset crypto secara langsung dan menyimpannya di wallet.
  • Fokus investasi jangka panjang dengan potensi pertumbuhan nilai aset seiring waktu.
  • Kamu lebih nyaman dengan risiko rendah karena tidak ada leverage atau liquidasi.
  • Strategi yang kamu pilih adalah beli dan simpan sampai harga mencapai target.

Futures Trading Cocok untuk Siapa?

  • Kamu ingin memaksimalkan peluang profit dengan memanfaatkan leverage.
  • Fokus pada potensi jangka pendek, bukan sekadar menyimpan aset.
  • Kamu ingin bisa untung dari kenaikan harga (long) dan penurunan (short) harga aset .
  • Kamu siap menghadapi risiko tinggi, termasuk kemungkinan terkena liquidasi.

Baca juga: Perpetual Futures Crypto: Apa Bedanya dengan Futures Biasa?

Kesimpulan

Crypto futures menawarkan kesempatan bagi trader untuk memanfaatkan pergerakan harga crypto, baik saat pasar naik maupun turun dan mendapatkan peluang menarik.

Tapi, meski menawarkan peluang yang menarik, futures juga memiliki risiko yang lebih tinggi, terutama karena penggunaan leverage. Karena itu, penting bagi trader untuk benar-benar memahami cara kerjanya sebelum mulai mengguna.

Apa pun pilihanmu, pastikan untuk selalu berhati-hati dalam mengambil keputusan trading, dan pastikan menggunakan exchange resmi seperti Tokocrypto yang telah terdaftar resmi, serta berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.


Investasi dan trading crypto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset crypto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Sumber:

Investopedia: Spot Price: Definition, Spot Price vs. Futures Price, Examples
Investopedia: Futures Trading: What It Is, How It Works, Factors, and Pros & Cons
Bookmap: What Are Liqiuidations In Crypto: A Practical Guide to Trading
IDX: Futures Investor Book



Sumber : news.tokocrypto.com