Tag Archives: Michael Saylor

Michael Saylor Prediksi Harga Bitcoin Mencapai $49 Juta pada 2045

Michael Saylor, Ketua Eksekutif Microstrategy, memproyeksikan bahwa pada tahun 2045 harga Bitcoin dapat berkisar dari $3 juta hingga $49 juta, dengan harga dasar $13 juta. Ia meyakini Bitcoin memiliki potensi besar untuk merevolusi ekonomi global dan menjadi aset perbendaharaan utama yang memberikan stabilitas ekonomi dan akumulasi kekayaan.

Prediksi Harga Bitcoin di Masa Depan

Dalam sebuah konferensi Bitcoin di Nashville, Tennessee, Michael Saylor berbicara tentang prediksinya untuk harga Bitcoin di tahun 2045. Ia memperkirakan harga dasar Bitcoin adalah $13 juta, dengan kemungkinan harga bearish $3 juta dan harga bullish $49 juta. Prediksi ini ia sampaikan sambil menunjukkan grafik yang kemudian ia bagikan di media sosial X.

Peran Bitcoin dalam Ekonomi Global

Saylor menekankan bahwa Bitcoin bisa menggantikan aset keuangan dan fisik yang sudah ketinggalan zaman dengan modal digital. Ia menjelaskan bahwa Bitcoin tahan terhadap inflasi, entropi, dan devaluasi yang sering kali memengaruhi aset tradisional. Oleh karena itu, Saylor mengajak individu, perusahaan, dan negara untuk mengadopsi Bitcoin sebagai aset perbendaharaan utama. Menurutnya, ini bisa membantu akumulasi kekayaan yang signifikan dan memastikan stabilitas ekonomi.

Microstrategy dan Investasi Bitcoin

MicroStrategy
MicroStrategy Bitcoin

Baca juga: Market Sinyal Harian: Potensi Pergerakan Kripto pada 31 Juli 2024

Microstrategy, perusahaan pengembang perangkat lunak yang terdaftar di Nasdaq, telah menjadikan dirinya sebagai perusahaan yang pro-Bitcoin. Pada bulan Juni, mereka mengungkapkan bahwa kepemilikan Bitcoin mereka telah mencapai 226.331 BTC, dengan nilai sekitar $8,33 miliar.

Bitcoin dan Masa Depan Ekonomi

Saylor juga menyarankan agar pemerintah AS memegang mayoritas Bitcoin di dunia untuk memperkuat dolar AS. Ia mengibaratkan Bitcoin sebagai aset masa depan yang sangat penting, sama seperti akuisisi bersejarah lainnya. Menurutnya, masa depan negara terletak di dunia maya, dengan Bitcoin sebagai “Manhattan dunia maya.” Saylor membandingkan ini dengan cadangan emas dan kepemilikan tanah signifikan milik pemerintah AS.

Dengan prediksi dan pandangan yang berani ini, Michael Saylor berharap Bitcoin bisa menjadi tulang punggung ekonomi digital masa depan, membawa stabilitas dan kekayaan bagi semua yang mengadopsinya.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

GameStop Bakal Investasi $1,3 Miliar Untuk Bitcoin

GameStop, perusahaan ritel game yang sempat menjadi sensasi di kalangan investor ritel, kembali membuat gebrakan.

Kali ini, mereka mengumumkan rencana ambisius untuk terjun ke dunia aset digital dengan menginvestasikan $1,3 miliar dalam Bitcoin.

Langkah ini dilakukan melalui penerbitan Surat Utang Senior Konversi yang jatuh tempo pada tahun 2030, sebuah strategi yang menarik perhatian para pelaku pasar dan analis.

Keputusan GameStop ini sekaligus menandai perubahan signifikan dalam arah bisnis perusahaan.

CEO Ryan Cohen, yang dikenal dengan visinya yang inovatif, menegaskan bahwa investasi di Bitcoin adalah langkah strategis untuk merangkul aset digital dan teknologi blockchain.

Dampak Instan

Langkah ini bukan hanya sekadar spekulasi, tetapi juga bagian dari upaya GameStop untuk beradaptasi dengan lanskap digital yang terus berkembang.

Tidak perlu waktu lama untuk menuai hasil, reaksi pasar terhadap pengumuman ini sangat positif.

Sebagaimana dikutip dari Coincu pada Rabu (27/3), saham GameStop melonjak sekitar 14% setelah berita tersebut tersebar, yang menunjukkan kepercayaan investor terhadap langkah perusahaan.

Dapatkan Dukungan

Langkah GameSpot untuk berinvestasi di Bitcoin juga mendapat dukungan dari tokoh-tokoh berpengaruh di dunia kripto, seperti Michael Saylor dari MicroStrategy, yang memuji visi Cohen dan langkah strategis GameStop.

Menurutnya, strategi GameStop tersebut mirip dengan yang diterapkan oleh MicroStrategy, yang telah menjadi salah satu pemegang Bitcoin korporat terbesar.

Surat Utang Konversi: Pilihan Terbaik Untuk Modal

Terkait sumber modal, penggunaan Surat Utang Konversi memungkinkan perusahaan untuk mengumpulkan modal besar dengan tingkat bunga yang relatif rendah, sambil memberikan opsi bagi pemegang obligasi untuk mengonversi utang mereka menjadi saham di masa depan.

Namun, investasi di Bitcoin bukanlah tanpa risiko. Pasar kripto dikenal dengan volatilitasnya yang tinggi, dan harga Bitcoin dapat berfluktuasi secara dramatis dalam waktu singkat.

Selain itu, ada juga tantangan regulasi yang perlu dihadapi, karena pemerintah di berbagai negara masih berjuang untuk mengembangkan kerangka kerja yang jelas untuk aset digital.

Investasi Jangka Panjang

Meskipun diintai banyak risiko, GameStop tampaknya yakin dengan potensi jangka panjang Bitcoin.

Dengan kapitalisasi pasar yang mencapai $1,73 triliun dan dominasi pasar sebesar 60,75%, Bitcoin telah membuktikan dirinya sebagai aset digital yang matang dan memiliki potensi untuk terus tumbuh.

Langkah GameStop ini bukan hanya tentang investasi finansial, tetapi juga tentang membangun masa depan perusahaan di era digital.

Dengan merangkul teknologi blockchain dan aset digital, GameStop memposisikan dirinya sebagai pemain yang relevan dalam lanskap bisnis yang terus berubah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta

Pendiri dan co-founder Strategy, Michael Saylor, kembali memberi sinyal kuat terkait pembelian Bitcoin (BTC) baru setelah perusahaan berhasil mengumpulkan dana sebesar $711 juta (Rp 11,7 triliun) melalui penjualan saham terbaru.

Mengacu pada laporan terbaru Cryptopolitan yang dikutip pada Senin (23/3), dengan akuisisi terbaru, total kepemilikan Bitcoin Strategy telah mencapai 499.226 BTC.

Menurut data dari SaylorTracker, pada 17 Maret 2025, Strategy membeli 130 BTC senilai $10,7 juta.

Meski jumlah ini termasuk salah satu pembelian terkecil yang dilakukan perusahaan, langkah tersebut tetap menunjukkan komitmen Strategy dalam mengakumulasi Bitcoin di tengah fluktuasi harga pasar.

Saylor, yang merupakan pendukung kuat Bitcoin, terus mempromosikan aset digital ini sebagai penyimpan nilai terbaik.

Dalam salah satu unggahan di X (sebelumnya Twitter), ia mengisyaratkan rencana pembelian Bitcoin lebih lanjut dengan pernyataan singkat, “Needs more Orange.”

Apakah Pembelian Baru Akan Mendorong Reli Harga Bitcoin?

Seiring dengan strategi akumulasi Bitcoin yang terus dilakukan oleh Strategy, banyak analis pasar yang berspekulasi mengenai dampaknya terhadap pergerakan harga Bitcoin.

Dalam satu jam terakhir, harga BTC bergerak dalam kisaran $84.968 hingga $85.168 dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,68 triliun.

Historisnya, setiap kali Strategy melakukan pembelian besar, hal ini sering kali dikaitkan dengan kenaikan harga Bitcoin.

Namun, beberapa analis masih terbagi dalam opini mereka. Sebagian meyakini bahwa pembelian selanjutnya dapat mendorong reli harga baru.

Sementara sebagian lainnya memperingatkan kemungkinan koreksi pasar sebelum pergerakan bullish berlanjut.

Meskipun pasar mengalami volatilitas, Strategy tetap mencatat keuntungan signifikan dari investasinya di Bitcoin.

Hingga saat ini, perusahaan telah memperoleh keuntungan lebih dari 28% dengan total keuntungan yang belum direalisasi mencapai $9,3 miliar.

Saylor Dorong Pemerintah AS untuk Adopsi Bitcoin

Selain memimpin akuisisi Bitcoin di sektor korporasi, Michael Saylor juga secara aktif mendorong pemerintah AS untuk meningkatkan kepemilikan aset digital ini.

Ia bahkan mengusulkan agar pemerintah memiliki setidaknya 25% dari total suplai Bitcoin pada tahun 2035, ketika 99% BTC sudah ditambang.

Dalam proposalnya yang berjudul “A Digital Assets Strategy to Dominate the 21st Century Global Economy,” Saylor menekankan pentingnya regulasi yang mendukung pertumbuhan ekosistem digital.

Ia juga menyoroti Bitcoin sebagai satu-satunya komoditas yang mampu memberikan imbal hasil lebih baik dibandingkan indeks S&P 500 dan emas.

Michael Saylor terus menunjukkan keyakinannya terhadap Bitcoin dengan strategi akumulasi yang agresif.

Dengan tambahan dana sebesar $711 juta dari penjualan saham, kemungkinan besar Strategy akan segera melakukan pembelian Bitcoin dalam jumlah besar.

Hal ini berpotensi memberikan dampak signifikan pada harga BTC dalam jangka pendek.

Namun, dengan kondisi pasar yang masih bergejolak, investor perlu mempertimbangkan berbagai faktor sebelum mengambil keputusan.

Apakah langkah Strategy akan kembali memicu reli harga atau justru koreksi lebih lanjut? Hanya waktu yang akan menjawabnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Michael Saylor Dorong Pemerintah AS Akuisisi Bitcoin

Michael Saylor, salah satu pendiri MicroStrategy dan pendukung utama Bitcoin, kembali menyerukan pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk mengadopsi strategi akuisisi Bitcoin yang lebih agresif.

Menurutnya, Bitcoin adalah aset paling aman dan bernilai tinggi yang bisa memperkuat stabilitas ekonomi serta mendorong pertumbuhan jangka panjang.

Bitcoin sebagai Aset Strategis

Saylor menekankan bahwa pemerintah seharusnya tidak hanya mengelola aset Bitcoin yang disita, tetapi juga secara aktif mengakuisisi Bitcoin melalui investasi terstruktur.

Dengan sifatnya yang langka, aman, dan memiliki permintaan global, Bitcoin dianggap sebagai aset strategis yang dapat disandingkan dengan emas, namun memiliki keunggulan dalam portabilitas digital.

Menyesuaikan Strategi Bitcoin dengan Kepentingan Nasional

Menurut Saylor, Bitcoin bisa menjadi lindung nilai terhadap inflasi, krisis utang, dan ketidakstabilan geopolitik.

Strategi akuisisi Bitcoin dinilai dapat memperkuat dominasi dolar dengan mengintegrasikan aset digital yang diakui luas sebagai penyimpan nilai.

Sejalan dengan meningkatnya minat institusi terhadap Bitcoin, pemerintah AS juga diharapkan untuk mengambil langkah yang lebih proaktif dalam menyesuaikan kebijakan nasional dengan tren aset digital.

Implikasi Politik dan Sikap Donald Trump terhadap Bitcoin

Di tengah perdebatan politik mengenai regulasi Bitcoin, mantan Presiden Donald Trump baru-baru ini mengeluarkan perintah eksekutif untuk membentuk cadangan Bitcoin nasional seperti dikabarkan oleh Cryptointelligence pada Senin (10/3).

Meski pendekatan Trump lebih konservatif, yaitu dengan memanfaatkan aset yang telah disita, Saylor justru mendorong strategi akuisisi yang lebih ambisius untuk meningkatkan posisi AS dalam ekonomi digital global.

Dorongan Saylor agar pemerintah AS mulai berinvestasi dalam Bitcoin menunjukkan bagaimana peran aset digital semakin signifikan dalam strategi ekonomi nasional.

Dengan perdebatan yang masih berlangsung di kalangan pembuat kebijakan, pengaruh Bitcoin dalam keuangan global semakin tak terelakkan.

Baik melalui kepemilikan cadangan maupun akuisisi aktif, Bitcoin kemungkinan akan menjadi bagian penting dari kebijakan ekonomi AS di masa depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Jangan Ketinggalan, Saat Bitcoin Terkoreksi Jadi Peluang Emas!

Bitcoin baru-baru ini mengalami koreksi harga setelah sempat mendekati angka psikologis $100K, turun hingga $80K dalam sepekan terakhir, berdasarkan laporan terbaru dari Newsbtc.

Kondisi ini memicu kepanikan di kalangan investor, tetapi bagi para penggemar kripto, koreksi ini justru menjadi peluang emas untuk membeli Bitcoin dengan harga lebih murah.

Penyebab Turunnya Harga Bitcoin

Penurunan harga Bitcoin tidak terjadi secara terisolasi, melainkan bersamaan dengan jatuhnya indeks saham utama di Amerika Serikat.

Salah satu faktor utama yang mempengaruhi sentimen pasar adalah kebijakan tarif baru yang diumumkan oleh Presiden AS, Donald Trump, terhadap Kanada dan Meksiko.

Tarif ini memicu ketidakpastian pasar, memperkuat nilai dolar AS, dan akhirnya memberikan tekanan pada harga Bitcoin. Menurut analisis dari Matrixport, penguatan dolar AS menurunkan likuiditas yang tersedia untuk aset kripto, termasuk Bitcoin.

Hal ini menyebabkan tekanan jual yang lebih besar, mendorong harga BTC ke bawah setelah bertahan dalam kisaran dua bulan sebelumnya.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 2 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 2 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Saatnya Membeli di Harga Rendah

Di tengah tren penurunan ini, investor melihat peluang untuk membeli Bitcoin dengan harga diskon.

Menurut Santiment, jumlah percakapan mengenai “buy the dip” berada pada titik tertinggi sejak Juli 2024, yang sebelumnya diikuti oleh lonjakan harga Bitcoin ke level tertinggi baru.

Tokoh-tokoh ternama seperti Michael Saylor juga menegaskan bahwa menjual Bitcoin di saat ini bukanlah pilihan terbaik.

Sementara itu, Standard Chartered memprediksi bahwa harga Bitcoin bisa mencapai $500K di masa depan, menguatkan optimisme di kalangan investor jangka panjang.

BTC Bull Token: Alternatif Investasi Menjanjikan

Bagi investor yang ingin memanfaatkan koreksi ini dengan lebih cerdas, presale BTC Bull Token ($BTCBULL) bisa menjadi opsi menarik.

Token ini menawarkan mekanisme unik di mana pemegangnya mendapatkan airdrop Bitcoin gratis setiap kali harga BTC melewati level tertentu, seperti $150K, $200K, hingga $250K.

Selain itu, proyek ini menerapkan sistem deflasi dengan mekanisme pembakaran token setiap kali Bitcoin mencapai harga tertentu, yang dapat meningkatkan nilai $BTCBULL di masa depan.

Dengan alokasi dana pemasaran yang besar, Token BTC Bull diprediksi akan tetap diminati oleh komunitas kripto.

Koreksi harga Bitcoin saat ini bukanlah hal yang mengejutkan dan justru dapat menjadi peluang investasi bagi mereka yang ingin membeli di harga lebih rendah.

Selain membeli Bitcoin langsung, berinvestasi dalam proyek yang berkaitan dengan Bitcoin, seperti Token BTC Bull, bisa menjadi strategi cerdas untuk mendiversifikasi portofolio.

Namun, seperti halnya investasi lainnya, penting untuk melakukan riset dan menerapkan manajemen risiko yang baik sebelum mengambil keputusan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Michael Saylor: Jual Ginjal Jika Perlu, tapi Simpan Bitcoin

Michael Saylor kembali membuat pernyataan kontroversial yang cukup menyita perhatian para pemain kripto.

Pendiri Strategy ini menyarankan investor Bitcoin untuk mengambil langkah ekstrem demi mempertahankan aset mereka, bahkan dengan menjual ginjal seperti dikutip dari Coinspeaker pada Sabtu (1/3).

Meskipun dianggap bercanda, komentar ini dinyatakan Saylor ketika para investor dilanda kekhawatiran ekstrem akibat penurunan harga Bitcoin yang drastis dalam beberapa waktu terakhir.

Bitcoin Anjlok Setelah Peretasan Bybit

Bitcoin mengalami penurunan signifikan setelah peretasan besar di bursa kripto Bybit. Para peretas berhasil mencuri sekitar $1,5 miliar (Rp 24,8 triliun) dalam bentuk Ethereum, menyebabkan Bitcoin turun di bawah $80.000 (Rp 1,3 miliar), atau turun 8% dalam 24 jam.

Padahal, pada Januari lalu, Bitcoin sempat mencapai rekor tertinggi $109.000 (Rp 1,8 miliar) sebelum akhirnya melemah karena ketiadaan kebijakan kripto dalam pidato inaugurasi Donald Trump.

Saylor Dorong Langkah Ekstrem

Dari sudut pandang Saylor, setiap penurunan harga adalah kesempatan dan peluang untuk membeli lebih banyak Bitcoin.

Ia dikenal kerap menganjurkan langkah ekstrem, termasuk menggunakan kartu kredit dan menjaminkan rumah demi membeli Bitcoin.

Maka dari itu, pernyataannya tentang menjual ginjal pun mendapat banyak tanggapan dari komunitas kripto.

Kritik dari Peter Schiff

Pernyataan Saylor mendapat reaksi keras dari Peter Schiff, seorang skeptis Bitcoin yang telah lama mengkritik investasi berlebihan pada aset digital ini.

Schiff mengingatkan bahwa investor yang membeli Bitcoin dengan kredit saat harga $50.000 (Rp 829 juta) kini menghadapi bunga kartu kredit hingga 24% per tahun, yang bisa berujung pada beban keuangan besar.

Strategi Bitcoin Saylor Tetap Kokoh

Terlepas dari kritik, Saylor tetap setia pada Bitcoin. Perusahaannya, Strategy, telah mengakuisisi 499.096 BTC sejak 2020, menjadikannya pemegang korporasi terbesar Bitcoin.

Keputusannya juga menginspirasi perusahaan lain seperti Tesla, Semler Scientific, dan Marathon Digital Holdings untuk mengadopsi Bitcoin sebagai aset cadangan mereka.

Dengan volatilitas pasar kripto yang terus berlanjut, apakah strategi ekstrem Saylor akan terbukti menguntungkan atau justru membawa risiko besar bagi investor?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Michael Saylor Sarankan AS Beli 20% Bitcoin, Apa Alasannya?

Michael Saylor, CEO MicroStrategy, baru-baru ini menyarankan agar pemerintah Amerika Serikat membeli 20% dari total suplai Bitcoin.

Pernyataan ini ia sampaikan dalam acara Conservative Political Action Conference (CPAC) yang beredar dalam sebuah postingan di media sosial X dengan akun NameCoinNews.

Menurut Saylor, pembelian 20% dari total suplai Bitcoin ini dapat memperkuat dominasi AS dalam ekonomi digital selama satu abad ke depan.

Bitcoin Sebagai Kunci Kepemimpinan Ekonomi Digital

Saylor menekankan bahwa kepemilikan Bitcoin akan menjadi faktor utama dalam menguasai ruang siber.

Menurutnya, dengan memiliki Bitcoin, AS dapat menjalankan dan mengendalikan jaringan Bitcoin, termasuk dalam aspek penambangan dan transaksi.

“Jika Anda ingin memiliki masa depan, Anda ingin memiliki dunia maya. Bagaimana Anda memiliki dunia maya? Anda memiliki Bitcoin, dan kemudian Anda menjalankan jaringan Bitcoin. Anda menambang Bitcoin; Anda memiliki Bitcoin,” kata Saylor dalam acara Conservative Political Action Conference (CPAC).

Strategi dan Implementasi dalam 12 Bulan

Jika serius dijalankan, Saylor memprediksi bahwa Amerika Serikat dapat merealisasikan strategi ini dalam waktu yang relatif singkat, yaitu hanya 12 bulan saja.

Pada kesempatan yang sama, dia juga mencatat bahwa semakin banyak anggota kabinet, parlemen, dan Senat yang mulai memahami dan menghargai Bitcoin. Oleh karena itu, peluang untuk menerapkan strategi ini semakin besar.

Potensi Manfaat Ekonomi

Menurut Saylor, kepemilikan 4 hingga 6 juta Bitcoin dapat membantu mengatasi utang nasional AS.

Ia bahkan memproyeksikan potensi manfaat ekonomi sebesar $50 triliun (Rp 815 kuadriliun) hingga $80 triliun bagi para wajib pajak di negara tersebut.

Saat ini, pemerintah AS telah menguasai sekitar 198.109 Bitcoin dengan nilai lebih dari $19 miliar (Rp 309 triliun). Dengan angka ini, AS menjadi pemerintah dengan kepemilikan Bitcoin terbesar di dunia.

Dukungan terhadap Kebijakan Bitcoin Nasional

Sebelumnya pada Desember lalu, Saylor merilis kerangka kerja terkait Bitcoin dan kripto untuk pemerintah AS. Ia juga mendukung pembentukan cadangan strategis Bitcoin nasional.

Menurutnya, langkah ini akan memperkuat posisi AS dalam ekonomi digital global. Dengan semakin meningkatnya peran aset digital, strategi yang diusulkan oleh Saylor bisa menjadi pertimbangan serius bagi pemerintah AS.

Bitcoin tidak hanya sekadar aset investasi, tetapi juga alat untuk memperkuat dominasi ekonomi digital dalam jangka panjang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Michael Saylor: Strategy Untung $5,8 Miliar dari Bitcoin

Michael Saylor, pendiri dan Chairman Strategy (sebelumnya dikenal sebagai MicroStrategy), kembali menjadi sorotan setelah perusahaan melaporkan keuntungan signifikan dari investasi Bitcoin pada kuartal pertama 2025.

Meskipun mengalami kerugian bersih sebesar $4,22 miliar akibat penurunan nilai pasar Bitcoin, Strategy mengumumkan rencana ambisius untuk meningkatkan kepemilikan Bitcoin mereka melalui penawaran saham senilai $21 miliar.

Keuntungan Besar dari Investasi Bitcoin

Pada kuartal pertama 2025, Strategy mencatat keuntungan sebesar $5,8 miliar dari investasi Bitcoin mereka.

Perusahaan ini memegang 553.555 Bitcoin, yang bernilai sekitar $37,9 miliar pada akhir April 2025.

Kenaikan harga Bitcoin pasca pemilihan presiden AS pada November 2024, di mana Donald Trump terpilih kembali, mendorong harga Bitcoin mencapai rekor tertinggi.

Namun, pengumuman tarif baru oleh pemerintahan Trump menyebabkan ketidakstabilan pasar global, yang berdampak pada penurunan nilai aset kripto.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 2 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 2 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Harga Bitcoin Masih Murah? Ini Alasannya Institusi Besar Borong BTC

Perubahan dalam Akuntansi dan Dampaknya

Strategy mengadopsi aturan akuntansi baru yang memungkinkan perusahaan untuk mencatat nilai wajar dari kepemilikan aset digital mereka.

Dengan demikian, nilai Bitcoin yang dimiliki dicatat berdasarkan harga pasar pada akhir kuartal, yaitu $82.445 per Bitcoin.

Perubahan ini menyebabkan perusahaan melaporkan kerugian tidak terealisasi sebesar $5,91 miliar pada kuartal tersebut.

Rencana Ekspansi Melalui Penawaran Saham

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Strategy mengumumkan penawaran saham senilai $21 miliar.

Dana yang diperoleh akan digunakan untuk membeli lebih banyak Bitcoin, memperkuat posisi perusahaan sebagai pemegang Bitcoin korporat terbesar di dunia.

Langkah ini mencerminkan keyakinan Saylor terhadap potensi jangka panjang Bitcoin sebagai aset lindung nilai dan penyimpan nilai.

Dampak pada Harga Saham dan Pasar

Meskipun melaporkan kerugian besar, saham Strategy mengalami kenaikan sebesar 32% sejak awal tahun 2025, mengungguli penurunan hampir 6% pada indeks Nasdaq 100.

Hal ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap strategi perusahaan dalam memanfaatkan volatilitas pasar kripto untuk keuntungan jangka panjang.

Tren Adopsi Bitcoin oleh Perusahaan Lain

Langkah Strategy juga diikuti oleh perusahaan lain seperti GameStop, yang mengumumkan adopsi Bitcoin sebagai aset cadangan perusahaan.

Tren ini menunjukkan peningkatan minat perusahaan dalam diversifikasi aset dan perlindungan terhadap inflasi melalui investasi dalam aset digital.

Dengan hasil ini, strategi agresif Michael Saylor dalam mengakumulasi Bitcoin melalui Strategy menunjukkan keyakinan kuat terhadap masa depan aset digital ini.

Meskipun menghadapi tantangan volatilitas pasar dan perubahan regulasi, pendekatan ini dapat memberikan keuntungan signifikan jika harga Bitcoin terus meningkat.

Investor dan pelaku pasar akan terus memantau perkembangan strategi ini dan dampaknya terhadap pasar keuangan secara keseluruhan.

Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Strategy Kini Kuasai 650.000 BTC, Siapkan Kas Dividen Puluhan Triliun

Strategy, perusahaan treasury bitcoin yang sebelumnya bernama MicroStrategy, kembali menambah kepemilikan Bitcoin-nya. Dalam laporan 8-K ke Securities and Exchange Commission (SEC) pada Senin (1/12/2025) waktu setempat, perusahaan mengumumkan pembelian tambahan 130 bitcoin (BTC) senilai sekitar US$11,7 juta.

Pembelian dilakukan antara 17–30 November dengan harga rata-rata US$89.960 per BTC. Dengan transaksi terbaru ini, Strategy kini memegang total 650.000 BTC, yang bernilai sekitar US$56 miliar berdasarkan harga pasar saat ini. Menurut salah satu pendiri sekaligus executive chairman Michael Saylor, rata-rata harga beli Strategy berada di US$74.436 per BTC dengan total biaya sekitar US$48,4 miliar termasuk fee dan biaya lain. Artinya, meski pasar kripto tengah lesu, perusahaan masih mencatat keuntungan belum terealisasi sekitar US$7,6 miliar di atas kertas.

Dilaporkan The Block, kepemilikan itu mewakili lebih dari 3% dari total suplai maksimal bitcoin yang hanya 21 juta BTC.

Dana Dividen Jumbo: USD Reserve US$1,44 Miliar

Bersamaan dengan pengumuman pembelian Bitcoin, Strategy juga mengumumkan pembentukan cadangan kas dalam denominasi dolar AS (USD Reserve) senilai US$1,44 miliar. Dana ini disiapkan khusus untuk:

  • membayar dividen saham preferen, dan
  • bunga atas utang yang sudah ada.

Cadangan dolar tersebut berasal dari hasil penjualan saham biasa Class A (MSTR) melalui program at-the-market (ATM). Dalam dua minggu terakhir, Strategy menjual 8.214.000 saham MSTR dan meraup dana sekitar US$1,48 miliar.

Perusahaan menyatakan niat untuk mempertahankan USD Reserve dalam jumlah yang cukup menutup setidaknya 12 bulan pembayaran dividen, dengan target jangka menengah untuk memperkuat cadangan hingga bisa meng-cover 24 bulan atau lebih. Namun, besar kecilnya cadangan tetap bisa disesuaikan sewaktu-waktu bergantung kondisi pasar dan kebutuhan likuiditas perusahaan.

“Membangun USD Reserve untuk melengkapi BTC Reserve menandai tahap berikutnya dalam evolusi kami,” kata Saylor. Menurutnya, langkah ini diambil agar Strategy lebih siap menghadapi volatilitas jangka pendek sembari tetap mengejar visi menjadi issuer utama Digital Credit berbasis bitcoin.

Baca juga: Bitcoin Rontok! Tapi Michael Saylor Malah Tambah Beli BTC, Nekat?

Didanai Penjualan Saham, Bukan Menjual Bitcoin

Strategy menegaskan, pembelian bitcoin terbaru dan pembentukan USD Reserve tidak didanai dari penjualan BTC, melainkan dari penjualan saham MSTR di pasar.

Per 30 November, perusahaan masih memiliki ruang hingga US$13,37 miliar untuk penerbitan dan penjualan tambahan saham biasa Class A di bawah program ATM yang sama.

Untuk saham preferen perpetual, tidak ada penjualan baru pada periode tersebut. Namun, Strategy masih punya kapasitas hingga US$30,2 miliar untuk menerbitkan saham preferen melalui program ATM yang terpisah.

Sempat Dianggap “Pause” Beli Bitcoin

Sepekan sebelumnya, pasar sempat mengira Strategy menghentikan pembelian rutin bitcoin setelah tidak ada pengumuman akuisisi baru, dengan total kepemilikan tercatat masih 649.870 BTC. Namun, karena pengumuman terbaru mencakup periode 17–30 November, belum jelas kapan tepatnya 130 BTC tambahan tersebut dibeli.

Langkah ini menyusul apa yang disebut Saylor sebagai “big week” pada minggu sebelumnya, ketika Strategy membeli 8.178 BTC senilai sekitar US$835,6 juta, salah satu akuisisi terbesar sejak Juli lalu.

Alih-alih memberi kode pembelian seperti biasanya, Saylor pada Minggu hanya mengunggah pembaruan pelacak bitcoin Strategy disertai kalimat, “What if we start adding green dots?” yang diduga mengacu pada penambahan titik hijau untuk menandai USD Reserve baru senilai US$1,44 miliar tersebut.

Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Saylor Borong Bitcoin Lagi Rp20 Triliun, Total Kepemilikan 738.731 BTC

Perusahaan treasury Bitcoin Strategy (MSTR) kembali menambah kepemilikan Bitcoin dalam jumlah besar. Perusahaan yang dipimpin oleh Michael Saylor tersebut membeli 17.994 BTC senilai sekitar US$1,28 miliar atau lebih dari Rp20 triliun dalam sepekan terakhir.

Dilaporkan Bitcoin Magazine, pembelian tersebut dilakukan antara 2 hingga 8 Maret 2026 dengan harga rata-rata sekitar US$70.946 per Bitcoin, berdasarkan laporan resmi yang diajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC).

Dengan akuisisi terbaru ini, total kepemilikan Bitcoin Strategy kini mencapai 738.731 BTC.

Total Kepemilikan Bitcoin Capai US$50 Miliar

Secara keseluruhan, Strategy telah menginvestasikan sekitar US$56,04 miliar untuk membangun cadangan Bitcoin perusahaan.

Harga rata-rata pembelian Bitcoin oleh perusahaan tersebut tercatat sekitar US$75.862 per koin. Dengan harga Bitcoin saat ini di kisaran US$68.000, nilai pasar dari kepemilikan tersebut diperkirakan mendekati US$50 miliar.

Jumlah tersebut setara dengan lebih dari 3,4% dari total pasokan maksimum Bitcoin yang dibatasi sebanyak 21 juta koin.

Hal ini semakin memperkuat posisi Strategy sebagai perusahaan publik dengan kepemilikan Bitcoin terbesar di dunia.

Menurut Tim Research Tokocrypto, bagi narasi adopsi, pembelian terbaru ini memperkuat posisi Strategy sebagai simbol paling ekstrem dari model perusahaan treasury Bitcoin.

“Semakin besar akumulasi seperti ini, semakin kuat pula pesan ke pasar bahwa sebagian korporasi melihat BTC sebagai aset neraca jangka panjang, bukan sekadar instrumen trading sementara,” jelasnya.

Baca juga: Michael Saylor Tambah 3.015 BTC, Borong di Harga Bitcoin Diskon

Pendanaan Lewat Penjualan Saham

Pembelian Bitcoin terbaru tersebut dibiayai melalui kombinasi penjualan saham dan penerbitan saham preferen.

Strategy menjual sekitar 6.327.541 lembar saham biasa Class A melalui program at-the-market, yang menghasilkan dana sekitar US$899,5 juta.

Selain itu, perusahaan juga mengumpulkan sekitar US$377,1 juta melalui penjualan 3.776.205 saham preferen perpetual STRC.

Strategy menyatakan masih memiliki kapasitas penerbitan saham biasa senilai sekitar US$6,71 miliar serta kapasitas tambahan US$3,16 miliar dari saham preferen STRC.

Bagian dari Strategi Akumulasi Bitcoin

Langkah pembelian ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk terus meningkatkan cadangan Bitcoin.

Strategy menjalankan beberapa program pembiayaan melalui saham preferen seperti STRK, STRC, STRF, dan STRD yang memberikan akses pendanaan hingga miliaran dolar.

Seluruh program tersebut merupakan bagian dari rencana penggalangan modal “42/42” yang menargetkan pengumpulan dana hingga US$84 miliar melalui penerbitan saham dan obligasi konversi hingga 2027.

Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pembelian Bitcoin secara berkelanjutan.

Isyarat dari Michael Saylor

Sebelum pengumuman resmi dirilis, Michael Saylor sempat memberi petunjuk mengenai pembelian terbaru ini melalui unggahan di media sosial.

Dalam unggahannya, ia menuliskan bahwa “the second century begins,” yang merujuk pada pencapaian Strategy melakukan lebih dari 100 transaksi pembelian Bitcoin sejak program akumulasi dimulai pada 2020.

Sementara itu, saham Strategy (MSTR) tercatat naik sekitar 0,5% pada perdagangan pre-market, sementara harga Bitcoin diperdagangkan mendekati US$69.000.

Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com