Tag Archives: UNISWAP

Uniswap Luncurkan V3, Ini Dampaknya untuk Sektor DeFi

Uniswap (UNI) meluncurkan V3 hari ini, Rabu, 5 Mei 2021, yang diprediksi membuat disrupsi di Sektor Decentralized Finance (DeFi).

Saat ini jumlah crypto yang terkunci (TVL) di bursa terdesentralisasi (DeX) Uniswap naik 61.943% sejak V2.

Hal tersebut membuat peluncuran V3 diprediksi memberi dampak besar.

Peluncuran DeX V3

Kemungkinan besar saat ini mayoritas investor sedang menunggu V3 akibat akan berpotensi besar terhadap Sektor DeFi.

Melihat yang terjadi pada Uniswap V2, diprediksi akan terjadi hal yang sama dan akan mendorong Sektor DeFi lebih tinggi.

Uniswap V3 juga dikabarkan akan memberikan beberapa fitur baru dan penghasilan keuntungan yang lebih dari saat ini.

Saat ini terdapat tiga fitur baru yang akan diluncurkan terutama untuk penyedia likuiditas atau liquidity providers.

  • Pertama akan tercipta peluncuran likuiditas kepada pasar yang dapat disesuaikan kepada seluruh target harga.
  • Kedua adalah biaya transaksi market maker yang lebih berjenjang untuk mendorong keuntungan dari beberapa crypto volatilitas tinggi terhadap kerugian sementara.
  • Ketiga adalah akses yang lebih murah kepada oracle atau jembatan akses data antara dunia blockchain dan dunia nyata.

Selain itu, Uniswap V3 berpotensi mengalami penurunan dalam biaya dari Hardfork Ethereum di Bulan Juli.

Baca Juga: Uniswap Berjaya! Volume DeX Naik 1.100 Kali Lipat

Dengan dukungan Optimism untuk memaksimalkan lapisan kedua di Blockchain Ethereum, transaksi diprediksi akan lebih murah dan dominasi Uniswap akan mulai naik kembali.

Selain itu dengan adanya beberapa tambahan fitur untuk meningkatkan keuntungan melalui imbalan di luar jual beli crypto, Uniswap akan semakin maju di dunia DeX.

Sebelumnya Uniswap V2 berdiri pada Blockchain Ethereum pada 18 Maret 2020.

Saat itu, ketertarikan terhadap Sektor DeFi masih belum setinggi saat ini.

Sejarah Uniswap V2

Walau banyak kasus yang menjerat akibat banyaknya plagiarisme dan kasus penipuan yang mengatasnamakan Uniswap sebelumnya, saat ini apresiasi terus terjadi.

Sebelumnya DeX ini juga sempat mengalami kalah saing dari DeX lainnya.

Namun, setelah adanya Airdrop sekitar 400 UNI per orang, penggunanya naik kembali.

Walau Sektor DeFi turun di kuartal empat 2020, TVL di Sektor DeFi terus naik bahkan mencapai $8,53 Miliar.

Hingga saat ini, ketertarikan terhadap Sektor DeFi masih berlanjut dengan banyaknya tambahan terhadap ekosistem tersebut.

Baca Juga: DOGE Menjadi Indikator Musim Alt Coin, Begini Penjelasannya

Dengan dorongan positif pembaruan Ethereum, dan pembaruan pada DeX Uniswap, nampaknya UNI akan terdampak secara positif.

Untuk saat ini UNI masih belum bergerak naik kembali akibat dampak dari koreksi pasar crypto secara menyeluruh yang terjadi kemarin.

Dalam jangka pendek UNI nampak terkena buy the rumor, sell the news, dimana harganya naik mendekati suatu kabar namun saat kabar itu terjadi harganya turun.

Dalam kasus ini, kabar tersebut adalah peluncuran DeX Uniswap V3. Tapi dalam jangka panjang, UNI masih terlihat bergerak naik.

Grafik Harian UNIUSD

Dapat dilihat bahwa UNI masih bergerak dalam zona apresiasi, untuk saat ini kemungkinan batas bawah koreksi adalah $39,8 hingga $34,5.

Batas atas yang perlu dilewati berada pada $43 hingga $48 untuk dapat berlanjut lebih tinggi dalam jangka panjang menuju $64.

Disclaimer

Perdagangan Digital Asset (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi, ketahui dan kelola risiko Anda dalam melakukan perdagangan Digital Asset. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

Kami tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Digital Asset, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Digital Asset merupakan keputusan independen oleh pengguna.

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

Uniswap Uji Coba Kontrak V3 di Testnet Ethereum, Ini Tanggal Peluncurannya

Bursa Terdesentralisasi (DeX) terbesar di dunia, Uniswap (UNI) telah meluncurkan empat smart contract di Tesnet Ethereum.

Peluncuran tersebut membuat semakin dekatnya Uniswap dengan pembaruan V3 yang dikabarkan akan terjadi dalam waktu dekat.

Pembaruan Uniswap V3 Semakin Dekat

Peluncuran kontrak tersebut merupakan sebuah pencapaian akibat berhasil menjalankannya dengan lancar di jaringan uji coba atau Testnet Ethereum.

Pada 21 April 2021, pengumuman Uniswap Labs menyatakan bahwa protokol inti Uniswap V3 dan smart contracts yang terikat dengannya telah diluncurkan.

Empat kontrak tersebut telah diuji coba ke empat jaringan uji coba di Ethereum yaitu Ropsten, Rinkeby, Kovan, dan Goerli.

Alamat Testnet dan inti kontrak smart contracts telah dipublikasi ke Github, dengan Uniswap mengingatkan bahwa alamat tersebut bukan alamat akhir.

Maksud pernyataan tersebut adalah Uniswapmemiliki kemungkinan untuk merubahnya sehingga masih perlu perhatian lagi oleh pengguna.

Baca Juga: BTC Koreksi, Ke mana Arah Selanjutnya ?

Saat ini, “perlombaan” untuk mendapatkan imbalan dari menemukan kekurangan jaringan telah dimulai sejak 23 Maret 2021.

Terdapat hadiah sebesar $500.000 atau Rp7,25 Miliar untuk pihak yang bisa menemukan kekurangan atau kerusakan pada kontrak V3.

Menurut sumber resmi Uniswap, kemungkinan besar Mainnet atau peluncuran resmi akan terjadi pada 5 Mei 2021.

Dalam pembaruan ini, Uniswap melakukan perubahan terhadap sistem pendapatan dari farming liquidity provision yang berbeda.

Volume Perdagangan Bursa Meningkat

Uniswap sebagai DeX juga mengalami apresiasi dalam volume perdagangan, yang mencapai $10 Miliar atau Rp145,16 Triliun pertama kali dalam sejarah.

Pendiri Uniswap membuat cuitan menyatakan bahwa angka ini adalah angka tertinggi sejak enam bulan yang lalu dengan apresiasi volume mingguan sebesar 25,7%.

Apresiasi ini terlihat menarik akibat dapat terus terjadi walau biaya transaksi di Blockchain Ethereum yang masih tinggi.

Dengan tingkat volume saat ini, pendiri Uniswap menyatakan volume perdagangan tahun ini dapat melebihi $500 Miliar atau Rp7.258,3 Triliun.

Uniswap saat ini menjadi pusat utama dalam sektor DeFi, dengan semakin banyaknya proyek yang terhubung ke DeX tersebut.

Baca Juga: Uniswap Raih Volume Transaksi $100 Miliar! Ini Target Harga Selanjutnya

Beberapa proyek tersebut berusaha untuk mengurangi permasalahan di Sektor DeFi, dan Uniswap kemungkinan akan mendapatkan dampak positifnya.

Pertumbuhan di Sektor DeFi ini telah berhasil mendorong harga UNI naik cukup signifikan, dan berada di atas $36 atau Rp523.000 saat ini.

Kemungkinan besar apresiasi ini akan berlanjut karena pergerakannya yang masih terlihat positif walau sedang kesulitan menembus batas atas harga.

Grafik Harian UNIUSD

Saat ini kemungkinan besar UNI akan mengalami koreksi terlebih dahulu sebelum naik lebih tinggi akibat masih terlihat positif.

Ke depannya, jika batas atas pada Rp561.000 dapat ditembus, kemungkinan besar apresiasi akan terus berlanjut.

Namun apresiasi hanya akan berlanjut jika batas bawah pada Rp520.000 hingga Rp490.000 masih terus terjaga untuk menjaga pergerakan apresiasi.

Target jangka panjang UNI kemungkinan besar berada pada sekitar Rp906.000 yang berada di daerah 161,8% Fibonacci Extension.

Indikator RSI dan MACD masih terlihat berada di zona beli yang menandakan potensi pergerakan positif ke depannya.

Dengan harga yang masih berada di atas MA Cross dan banyaknya sentimen positif di sekitar UNI, pergerakan ke depannya diprediksi masih akan positif.

Namun diperlukan analisis pribadi terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli UNI akibat risiko ditanggung oleh masing-masing trader dan investor.

Disclaimer

Perdagangan Digital Asset (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi, ketahui dan kelola risiko Anda dalam melakukan perdagangan Digital Asset. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

Kami tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Digital Asset, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Digital Asset merupakan keputusan independen oleh pengguna.

sumber.





Sumber : news.tokocrypto.com

Baru Rilis, UNI Sudah Jadi 20 Token DeFi Teratas!

Token UNI dari Uniswap yang dibagikan kepada para pengguna lama Uniswap, membuat nilai token tersebut terus meningkat. Terdapat beberapa prediksi yang mengatakan nilai token tersebut akan turun, mengingat 75.235 pengguna sejauh ini berlomba-lomba untuk mencaikan token UNI atau menukarkannya dengan koin lain. Namun, nilai UNI masih tetap berada di kisaran $3,80 hingga $5,40 dalam 12 jam terakhir.

Berita Terkait: Efek UNISWAP, Return Token Dalam Protokol Melambung Tinggi

Nilai Token UNI Terus Melonjak

Token UNI yang baru beberapa hari rilis ini langsung masuk ke 3 besar token DeFI berdasarkan kapitalisasi pasar DeFi. Menurut DeFi Pulse, peringkat Uniswap sebagai protokol DeFi menjadi yang pertama dengan total value locked sebesar 1,40 miliar USD meningkat 81.10% dalam sehari.

Terlebih, dengan kinerja yang sangat baik dari Uniswap selama ini, tidak mengherankan jika harga UNI terus melonjak.

Dalam satu hari, UNI telah terdaftar di lebih dari 12 bursa pertukaran, dan memiliki hampir lebih dari 40 pairing, dan telah berhasil mendapatkan lebih dari $1,8 miliar volume perdagangan. Kondisi ini membuat UNI menjadi aset crypto yang masuk tujuh besar aset crypto yang paling banyak diperdagangkan dalam 24 jam terakhir menurut CoinGecko.

CoinGecko juga memberi peringkat Uniswap sebagai token DeFi terbesar ke-16 berdasarkan kapitalisasi, berada di bawah Kyber Network (KNC) dan di atas Balancer (BAL).

Baca Juga: Perbedaan Forex Dan Cryptocurrency Yang Wajib Anda Ketahui

artikel ini dapat anda baca kembali disini.



Sumber : news.tokocrypto.com

Efek UNISWAP, Return Token Dalam Protokol Melambung Tinggi

Sebuah laporan dari penyedia data crypto, Cross Angle, mengklaim token-token yang berada dalam protokol Uniswap saat ini secara konsisten memberikan return rata-rata 208% setelah terdaftar oleh platform exchange mata uang crypto terpusat / Centralized Exchange (CEX).

Baca Juga: Uniswap Rilis Token UNI dan Bagikan Cuma-cuma Kepada Pengguna

Hal ini mengingatkan slogan yang sering terdengar seperti “efek Coinbase” dan “efek Binance”, ketika harga token mengalami lonjakan drastis setelah masuk ke dalam daftar mata uang crypto platform tersebut. Namun kali ini efeknya sedikit berbeda.

Laporan tersebut menyebutkan sejumlah token mengalami lonjakan harga setelah terdaftar dalam token di bursa terdesentralisasi Uniswap.

“Return rata-rata proyek teratas yang terdaftar di Uniswap yang juga masuk ke dalam daftar CEX sangat mengejutkan + 208% (YFI, YFII, REN, RSR, ZAP, AMPL, OM, BAL, SNX, UMA). Harga token, volume, jumlah wallet, dan jumlah wallet yang aktif, semuanya mengalami peningkatan secara signifikan.”

Menurut Cross Angle, pemenang terdepan adalah stablecoin terdesentralisasi dengan sebutan “Reserved Rights / Hak Cadangan”, yang memperoleh return lebih dari 700%. Namun, belum diketahui metedologi lebih lanjut terkait perhitungan di dalam laporan tersebut.

Pada 16 September 2020 lalu, Uniswap secara resmi mengeluarkan token UNI sebagai token tata kelola protokolnya dan membagikan secara cuma-cuma kepada para penggunanya yang telah ikut berpartisipasi secara aktif di dalam protokol sebelum tanggal 1 September.

Baca Juga: Cara dan Saat yang Pas untuk Jual Bitcoin

artikel ini dapat anda baca kembali disini.



Sumber : news.tokocrypto.com

Apa itu Uniswap? – Tokocrypto News

Decentralized Exchange (DEX) atau bursa pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi semakin marak digandrungi para penggemar kripto. Salah satu DEX yang sedang naik daun di kalangan penggemar kripto adalah Uniswap.

Uniswap sendiri hadir dengan solusi dan teknologi mutakhir terkait dengan Decentralized Finance (DeFi) yang sedang hangat diperbincangkan belakangan ini. Terlebih banyak proyek DeFi termasuk Uniswap yang menawarkan fasilitas pengolahan aset kripto penggunanya untuk mendapatkan keuntungan atau pendapatan dengan hanya memasukan aset tersebut ke dalam protokol.

Pada artikel ini, Coinvestasi akan menjelaskan secara ringkas apa itu Uniswap dan cara kerja platform ini dalam memberikan pendapatan dengan mata uang kripto kepada penggunanya.

Berita Terkait: Baru Rilis, UNI Sudah Jadi 20 Token DeFi Teratas!

Apa itu Uniswap ?

Uniswap adalah protokol yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk menukar token ERC20 mereka tanpa harus menggunakan buku pesanan atau perantara lain. Protokol yang dikembangkan oleh Hayden Adams ini, beroperasi dengan tidak membebankan biaya platform ataupun biaya perantara selain membebankan biaya gas pada jaringan Ethereum.

Selain itu, jika kebanyakan bursa lainnya menentukan nilai tukar berdasarkan pada penjual dan pembeli dalam pasar, nilai tukar token-token di platform ini didasarkan pada persamaan algoritma matematika yang akan secara otomatis menghitung saldo antara kedua token tersebut dan membandingkannya dengan permintaan aktual dari pasangan tukar ini.

Fitur Unik dari Uniswap

Uniswap hadir memberikan perbedaan warna tersendiri pada dunia bursa pertukaran terdesentralisasi. Ini terkait dengan mekanisme penetapan harga yang unik dari Uniswap atau dikenal sebagai “Constant Product Market Maker Model”.

Mekanisme ini membuat token ERC20 apa pun dapat ditambahkan ke dalam protokol Uniswap. Tentunya nilai ini akan setara dengan ETH dan token ERC20 yang diperdagangkan nantinya.

Selain itu, Uniswap hadir memberikan solusi terkait masalah likuiditas yang ada pada bursa pertukaran biasa lainnya. Platform Uniswap menghadirkan penyediaan likuiditas secara otomatis. Sehingga, tidak lagi bergantung pada mekanisme pembeli dan penjual yang biasanya harus ada untuk menciptakan likuiditas itu sendiri.

Lalu, bagaimana cara kerja Uniswap?

Cara Kerja Uniswap

Jika kamu memiliki Ethereum sejumlah tertentu dan ingin menukarkannya dengan altcoin lain misalnya Token XXX, kamu akan merilis smart contract Uniswap baru untuk Token XXX tersebut dan membuat kumpulan likuiditas dari token XXX tersebut senilai $10 dan ETH senilai $10.

Cara kerja ini menggunakan persamaan X * Y = K.

X dan Y ini merepresentasikan jumlah token ETH dan ERC20 yang tersedia. Sedangkan K merupakan konstanta yang dapat diatur oleh pembuat kontrak pertukaran di Uniswap. Nilai K ini nilai yang paling penting dengan alasan nilai X dikalikan dengan Y harus sama dengan K.

Persamaan ini menggunakan keseimbangan antara token ETH dan ERC20 dalam menetukan harga token tertentu. Misalnya saja, setiap kali ada seseorang yang membeli Token XXX dengan ETH, persedian token XXX akan menurun sementara pasokan harga ETH meningkat. Dengan begitu harga token XXX ini akan naik.

Ini berarti harga token-token yang ada di Uniswap dapat berubah ketika transaksi perdagangan terjadi. Inti dasar dari Uniswap ini adalah menyeimbangkan nilai token, dan menukarnya berdasarkan seberapa banyak orang yang ingin membeli atau menjual token tersebut.

Cara Token Uniswap Diproduksi

Setiap kali token ETH/ERC20 baru dimasukkan atau dikontribusikan ke dalam kumpulan likuiditas Uniswap, kontributor tersebut akan membuat semacam “Kumpulan Token atau Pool Token”, yang juga merupakan token ERC20.

Perlu diingat, bahwa Uniswap ini bersifat permission less atau tanpa izin. Jadi, setiap token memiliki smart contract dan liquidity pools-nya sendiri. Jika token memiliki kedua aspek tersebut, maka siapa pun dapat melakukan perdagangan token atau berkontribusi ke kumpulan likuiditas tersebut.

Setelah semuanya siap, kumpulan token akan dibuat setiap kali dana disimpan ke dalam kumpulan likuiditas di dalam protokol. Ini membuat token ERC20 yang berada pada kumpulan token tersebut dapat dengan bebas ditukar, dipindahkan, dan digunakan di dalam dApps lain.

Saat dana ditarik, maka kumpulan token ini akan dihancurkan sehingga tidak ada lagi kumpulan token tersebut di dalam jaringan. Setiap kumpulan token ini mewakili bagian pengguna dari total aset pools dan bagian dari biaya trading sebesar 0,3% di dalam pools tersebut.

Cara Uniswap Menghasilkan Keuntungan

Keuntungan yang didapat jika kamu berpartisipasi menjadi penyedia likuiditas uniswap adalah dari biaya trading. Caranya, kamu hanya tinggal berpartisipasi dalam kumpulan likuiditas tertentu dengan memberikan jumlah token ETH dan ERC20 yang sama dengan kontrak pertukaran Uniswap.

Sebagai imbalannya, setiap kali seseorang melakukan swap, swapper harus membayar biaya sebesar 0,3% per swap. Biaya ini kemudian ditambahkan ke dalam kolam likuiditas. Selanjutnya, penyedia likuiditas menerima bagian dari biaya transaksi tersebut yang sebanding dengan bobot mereka berkontribusi dalam kumpulan tersebut.

Keunggulan dan Kekurangan Uniswap

Perkembangan DeFi Uniswap ini memberikan warna baru di dalam industri kripto. Pasalnya platform ini membuat gebrakan baru terkait dengan penggunaan mata uang kripto itu sendiri. Tidak hanya itu Uniswap juga memiliki keunggulan yang cukup baru untuk diterapkan di dalam industri ini.

Keunggulan tersebut mencakup aspek seperti token baru dapat langsung mengakses likuiditas dengan menambahkan token mereka ke dalam pertukaran dengan Uniswap V2 router contract, tidak hanya itu perdagangan terbilang berbiaya rendah dibandingkan dengan DEX atau bursa tersentralisasi, tidak sampai disitu penyedia likuiditas mendapat keuntungan dengan hanya memasukan dananya ke kolam likuiditas, dan tentunya yang paling dasar platform ini bersifat desentralisasi.

Di sisi lain, pastinya setiap hal memiliki kekurangan yang dimiliki. Kekurangan ini juga dimiliki oleh Uniswap seperti kemungkinan adanya serangan terhadap fitur flash loan/swap, masih bergantung pada perdagangan arbitrase untuk menghilangkan ketidakseimbangan pasar, memiliki daftar token palsu karena sifatnya yang permission less, dan terakhir harga gas yang tinggi.

Token UNI dari UNISWAP

Token UNI dirilis pada 16 September 2020 sebagai token tata kelola dalam protokol Uniswap. Kemunculan token ini disambut hangat oleh para pengguna dan komunitas Uniswap ini sendiri. Pasalnya, Uniswap kemudian membagikan token ini secara cuma-cuma kepada pengguna yang pernah memasukan asetnya ke dalam liquidity pools platform tersebut.

Nantinya token ERC-20 ini akan tersedia di dalam protokol dengan fungsi sebagai token konsensus. Terlebih satu miliar token yang dirilis ke dalam jaringan 60%nya akan dialokasikan kepada anggota komunitas, 21,51% untuk “anggota tim dan calon karyawan”, serta 17,80% lainnya akan dialokasikan untuk para investor dengan siklus vesting empat tahunan.

Token UNI ini juga terdaftar di beberapa platform exchange ternama dunia dengan beberapa pairing token lainnya.

Baca Juga: Founder Cardano Rencanakan Sistem Operasi Finansial dengan ADA

Kesimpulan

Menarik sekali bukan platform Uniswap ini? Jika kamu memiliki aset cukup banyak dan ingin memiliki pendapatan dari kripto tersebut, Uniswap bisa digunakan sebagai platform pertukaran yang dapat memberikan keuntungan tersebut.

Perlu diingat juga, bahwa penggunaan Uniswap ini masih tergolong kepada pengelolaan aset yang risikonya tinggi. Tetap gunakan manajemen risiko dan aset kamu sebaik mungkin, terlebih pelajari lebih lanjut tata kelola dari Uniswap ini. Selamat trading!

artikel ini dapat anda baca kembali disini.



Sumber : news.tokocrypto.com

3 Altcoin Ini Berpotensi Untung dari Peluncuran ETF Ethereum

Debut ETF Ethereum spot pada 23 Juli membawa banyak harapan bagi industri kripto. Selain Ethereum (ETH) sendiri, beberapa altcoin yang memiliki korelasi kuat dengan blockchain Ethereum juga berpotensi meraih keuntungan besar. Berikut adalah tiga altcoin yang bisa mendapatkan keuntungan dari peluncuran ETF ETH.

Uniswap (UNI): Siap Naik Berkat Ethereum

Uniswap, bursa terdesentralisasi terbesar di Ethereum, sangat terkait dengan performa ETH. Token aslinya, UNI, memiliki korelasi yang kuat dengan ETH, yang dikonfirmasi oleh data koefisien korelasi dari Macroaxis. Ini menjadikan UNI sebagai salah satu altcoin yang paling mungkin diuntungkan dari peluncuran ETF Ethereum.

Saat ini, UNI diperdagangkan pada harga $7,57, dengan penurunan sebesar 21,31% sejak awal bulan. Penurunan ini bisa menjadi peluang untuk membeli saat harga sedang rendah. Para investor kripto telah mulai mengakumulasi UNI, menunjukkan kepercayaan pada potensi kenaikan harga. Indikator Awesome Oscillator (AO) juga menunjukkan bahwa momentum penurunan bisa segera berbalik arah.

Jika momentum bullish ini berlanjut, harga UNI bisa naik di atas $8 dalam jangka pendek, bahkan mencapai $9,40 atau $10,03. Namun, jika ETH berkinerja buruk, harga UNI mungkin turun ke $6,76.

Ilustrasi aset kripto, Pepe (PEPE). Sumber: Outlook India.
Ilustrasi aset kripto, Pepe (PEPE). Sumber: Outlook India.

Baca juga: Market Sinyal Harian: Potensi Pergerakan Kripto pada 25 Juli 2024

Pepe (PEPE), koin meme teratas yang dibangun di Ethereum, juga berpotensi meraih keuntungan. PEPE baru-baru ini keluar dari pola saluran menurun, naik ke $0,000013 sebelum kembali ke $0,000012. Garis Akumulasi/Distribusi (A/D) menunjukkan tekanan beli yang semakin kuat, dan Relative Strength Index (RSI) tetap berada di atas garis netral, menandakan momentum bullish.

Jika harga ETH naik ke $4.000, PEPE kemungkinan akan bergerak lebih kuat, mungkin menguji ulang harga $0,000015.

Ethereum Name Service (ENS): Potensi Menuju $34

Ethereum Name Service (ENS) menunjukkan potensi besar setelah pengumuman dari Bitwise Invest pada 23 Juli. Bitwise akan menambahkan subnama ENS untuk setiap alamat di ETF mereka, memungkinkan transparansi verifikasi kepemilikan di blockchain.

Perkembangan ini membuat ENS menjadi salah satu altcoin yang bisa mendapatkan keuntungan dari peluncuran ETF Ethereum. Saat ini, Moving Average Convergence Divergence (MACD) menunjukkan momentum bullish untuk ENS. Jika momentum ini berlanjut, harga ENS bisa menembus resistansi $30,00 dan mencapai $34,32. Namun, jika gagal melampaui resistansi, harganya bisa turun ke $26,61.

Analisis Ahli

Beberapa ahli skeptis tentang dampak langsung ETF pada harga altcoin. Konstantin Shulga, CEO dan co-founder Finery Markets, menyatakan bahwa dampak penuh dari persetujuan ETF mungkin tidak terlihat hingga enam hingga sembilan bulan ke depan, karena butuh waktu bagi produk untuk diintegrasikan sepenuhnya ke dalam portofolio pelaku keuangan dan mendapatkan adopsi yang luas.

“Dampak penuh dari persetujuan ETF di pasar mungkin tidak terwujud hingga enam hingga sembilan bulan kemudian, karena biasanya dibutuhkan waktu ini agar produk terintegrasi sepenuhnya ke dalam portofolio produk pelaku keuangan dan mendapatkan adopsi yang luas,” kata Shulga kepada BeInCrypto.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Uniswap: Apa dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Uniswap (UNI) adalah sekumpulan program komputer yang berjalan di blockchain Ethereum, memungkinkan pertukaran token secara terdesentralisasi. Platform ini memungkinkan pedagang menukar token Ethereum tanpa perlu mempercayakan dana kepada pihak ketiga. Siapa saja dapat meminjamkan kripto mereka ke dalam kolam likuiditas dan mendapatkan penghasilan dari biaya transaksi.

Pendahuluan

Selama bertahun-tahun, bursa kripto tersentralisasi telah mendominasi pasar dengan waktu penyelesaian cepat dan volume perdagangan tinggi. Namun, protokol terdesentralisasi (DEX) menawarkan alternatif tanpa perantara. Meskipun teknologi blockchain memiliki keterbatasan dalam membangun DEX yang kompetitif, inovasi terus dilakukan. Salah satu pelopor dalam hal ini adalah Uniswap, yang menjadi bagian penting dari gerakan Keuangan Terdesentralisasi (DeFi).

Apa itu Uniswap?

Uniswap adalah protokol bursa terdesentralisasi di Ethereum, menggunakan model Automated Market Maker (AMM). Tidak ada buku order atau pihak tersentralisasi yang dibutuhkan. Pengguna dapat berdagang tanpa perantara, dengan tingkat desentralisasi dan ketahanan terhadap sensor yang tinggi. Protokol ini bersifat open-source dan dapat diperiksa di GitHub.

Uniswap memungkinkan perdagangan terjadi melalui kolam likuiditas yang dibuat oleh penyedia likuiditas. Setiap orang dapat menambahkan likuiditas dengan menyetor dua token yang setara nilainya ke dalam kolam. Sebagai imbalan, mereka menerima biaya transaksi yang dibayarkan oleh pedagang.

Cara Kerja Uniswap

Uniswap menggunakan model Constant Product Market Maker, yang merupakan varian dari AMM. Penyedia likuiditas menyetor dua token yang setara nilainya ke dalam kolam, dan pedagang dapat berdagang menggunakan likuiditas tersebut dengan membayar biaya yang didistribusikan kepada penyedia likuiditas.

Misalnya, dalam kolam likuiditas ETH/USDT, jika seseorang membeli ETH dengan USDT, jumlah ETH dalam kolam berkurang dan jumlah USDT meningkat, menyebabkan harga ETH naik. Rumus dasarnya adalah x * y = k, di mana x adalah jumlah ETH, y adalah jumlah USDT, dan k adalah total likuiditas yang harus tetap konstan.

Uniswap v3

Uniswap v3 membawa beberapa peningkatan, termasuk efisiensi modal yang lebih baik dan kemampuan penyedia likuiditas untuk menetapkan rentang harga spesifik. Posisi likuiditas kini diwakili oleh NFT, bukan token fungible, yang menciptakan peluang baru tetapi juga tantangan dalam hal composability dengan produk DeFi lainnya.

Kerugian Tidak Permanen

Penyedia likuiditas dapat mengalami kerugian tidak permanen jika harga token berubah signifikan dari saat mereka menyetor dana ke dalam kolam. Jika harga token kembali ke harga awal, kerugian ini dapat berkurang. Selain itu, pendapatan dari biaya transaksi dapat mengurangi kerugian ini seiring waktu.

Bagaimana Uniswap Menghasilkan Uang?

Uniswap tidak mengambil bagian dari biaya transaksi; semua biaya didistribusikan kepada penyedia likuiditas. Biaya transaksi saat ini adalah 0,3% per perdagangan. Tim Uniswap didukung oleh dana hedging kripto dan menggunakan dana tersebut untuk pengembangan lebih lanjut.

Cara Menggunakan Uniswap

  1. Buka aplikasi Uniswap di https://app.uniswap.org.
  2. Hubungkan dompet Ethereum Anda (MetaMask, Trust Wallet, dll.).
  3. Pilih token yang ingin Anda tukarkan dan token yang ingin Anda dapatkan.
  4. Klik “Swap” dan konfirmasi transaksi di dompet Anda.
  5. Tunggu konfirmasi transaksi di blockchain Ethereum.

Token Uniswap (UNI)

UNI adalah token tata kelola Uniswap yang memberikan hak voting kepada pemiliknya. Token ini mendukung ide Uniswap sebagai barang publik. Sebanyak 1 miliar token UNI telah dicetak, dengan 60% didistribusikan kepada komunitas Uniswap dan 40% kepada tim, investor, dan penasihat selama empat tahun.

Cara Mengklaim Token Uniswap (UNI)

Jika Anda pernah menggunakan Uniswap, Anda mungkin berhak mengklaim 400 token UNI per alamat yang digunakan. Untuk mengklaim token:

  1. Buka https://app.uniswap.org.
  2. Hubungkan dompet yang pernah digunakan dengan Uniswap.
  3. Klik “Claim your UNI tokens”.
  4. Konfirmasikan transaksi di dompet Anda.

Penutup

Uniswap adalah protokol bursa inovatif di Ethereum yang memungkinkan pertukaran token tanpa melibatkan pihak sentral. Meskipun ada beberapa keterbatasan, teknologi ini memiliki potensi besar untuk masa depan swap token terdesentralisasi. Dengan perkembangan lebih lanjut dalam skalabilitas Ethereum, Uniswap diharapkan akan semakin efisien dan luas penggunaannya.


Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam mengenai aset kripto atau cryptocurrency, bisa baca artikel “Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini.”

Sumber: Binance Academy



Sumber : news.tokocrypto.com

3 Kripto Teratas Minggu Lalu: UNI, FIL, dan Worldcoin

Uniswap (UNI), Filecoin (FIL) dan Worldcoin (WLD) menjadi tiga aset kripto yang berkinerja baik akhir-akhir ini. Sementara itu, ekosistem kripto juga mengalami minggu yang eklektik dengan Bitcoin (BTC) melonjak ke level tertinggi $52.945 karena meningkatnya sentimen seputar produk ETF.

Dengan meningkatnya aktivitas seputar pergerakan harga Bitcoin, banyak altcoin yang bergabung dengan tren ini, melonjak ke level baru ketika terjalin dengan fundamental ekosistem pribadi mereka. Dari altcoin yang mencatat pertumbuhan besar-besaran pada periode ini, Uniswap (UNI), Filecoin (FIL) dan Worldcoin (WLD) menonjol.

Berikut ikhtisar prospek harga tiga aset kripto teratas yang berkinerja baik selama seminggu terakhir, seperti dilaporkan Coingape.

Uniswap (UNI)

Grafik 7 Hari Uniswap. Sumber: CoinMarketCap.
Grafik 7 Hari Uniswap. Sumber: CoinMarketCap.

Pekan lalu di pasar kripto, Uniswap (UNI) seolah-olah bangkit dari dormansi setelah melonjak hingga 76% setelah meluncurkan perubahan dalam mekanisme staking untuk memberi reward kepada pengadopsinya. Pada saat penulisan, Uniswap berada dalam mode koreksi karena harganya telah turun 5,87% dalam 24 jam terakhir menjadi $10,56.

Uniswap telah mempertahankan pertumbuhan lebih dari 38% selama periode 7 hari terakhir dan dengan penggunaan nama domain UNI.ETH yang baru, platform DEX kemungkinan akan menarik lebih banyak kasus penggunaan yang dapat membebani harga dalam jangka panjang.

Filecoin (FIL)

Grafik 7 Hari Filecoin. Sumber: CoinMarketCap.
Grafik 7 Hari Filecoin. Sumber: CoinMarketCap.

Baca juga: 3 Kripto Teratas yang Harus Diperhatikan di Bulan Maret

Filecoin (FIL) menunjukkan terobosan dari dormansi minggu ini karena harganya menguji ulang harga $8 untuk pertama kalinya dalam lebih dari sebulan. Pada saat penulisan, protokol penyimpanan file terdesentralisasi melonjak senilai $8,45, naik 8,11% dalam 24 jam terakhir.

Dalam 7 hari terakhir, Filecoin telah melonjak lebih dari 38% dan lebih dari 78% dalam sebulan terakhir. Sebagai kripto dengan banyak kasus penggunaan, Filecoin baru-baru ini mendapatkan validasi dari salah satu pendiri Solana, Anatoly Yakovenko di tengah kemitraan kedua protokol , yang menggarisbawahi pentingnya protokol dalam ekosistem kripto.

Worldcoin (WLD)

Grafik 7 Hari Worldcoin. Sumber: CoinMarketCap.
Grafik 7 Hari Worldcoin. Sumber: CoinMarketCap.

Selain mendapatkan daya tarik besar dalam inovasi verifikasi Orb, Worldcoin juga memanfaatkan pengaruh OpenAI yang semakin besar untuk memetakan jalur baru bagi dirinya sendiri. Sebelumnya hari ini, Worldcoin menembus All-Time High (ATH) di $9,33 setelah mempertahankan pertumbuhan 24 jam sebesar 5,80%.

Dengan pertumbuhan parabolanya , Worldcoin kini memimpin momentum kripto setelah mengumpulkan lonjakan tambahan sebesar 60% dalam 7 hari dan 292% dalam sebulan terakhir.

Kemunculan Bitcoin ETF telah mengubah paradigma ekosistem kripto secara keseluruhan. Selain trio Uniswap, Filecoin, dan Worldcoin, altcoin lainnya juga menjadi pusat perhatian minggu lalu.

Dorongan pertumbuhan yang lebih besar diproyeksikan karena investor sekarang lebih percaya diri terhadap pasar dan dalam jangka panjang, lebih banyak peningkatan mungkin terjadi dalam jangka panjang.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Token Uniswap (UNI) Naik 4%, Trader Bidik Level $10

Uniswap (UNI) kembali menjadi sorotan pasar kripto setelah mencatatkan kenaikan harga harian sebesar 4% dan pertumbuhan mingguan hingga 12%. Lonjakan ini didorong oleh meningkatnya adopsi Ethereum Layer-2, yang kini menyumbang hampir setengah dari seluruh aktivitas Uniswap.

Saat artikel ini ditulis pada Kamis (29/5), UNI diperdagangkan di kisaran $7,13, mendekati zona resistensi penting di $7,50. Volume perdagangan 24 jam token ini juga meroket sebesar 54%, mencapai $856 juta—mengindikasikan antusiasme investor yang kembali bangkit.

Momentum Bullish dan Target $10

Dari sisi teknikal, UNI menunjukkan tanda-tanda pemulihan kuat setelah keluar dari tren menurun yang telah berlangsung berbulan-bulan. Para analis menilai bahwa jika momentum ini bertahan, harga UNI berpotensi menembus level psikologis $8,00 dan bergerak menuju target jangka menengah di $10,35—level resistance Fibonacci utama.

Menurut Coinspeaker, dalam jangka panjang, grafik mingguan menunjukkan UNI terus naik mengikuti garis tren support yang sudah terbentuk sejak Juli 2022. Garis ini telah diuji beberapa kali, termasuk pada April dan Mei 2025, dan keduanya diikuti dengan pemulihan yang signifikan. Candlestick bullish engulfing yang muncul pada pengujian ulang Mei juga memperkuat prospek positif token ini.

Pergerakan harga Uniswap (UNI/USDT) pada Kamis, 29 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Uniswap (UNI/USDT) pada Kamis, 29 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Uniswap V3 Kalahkan SushiSwap, Raih Gelar Ini

Indikator Teknis Menguat, Tapi Waspadai Koreksi

Secara teknikal harian, indikator Relative Strength Index (RSI) berada di kisaran 62, mencerminkan momentum naik yang masih solid, namun juga mengisyaratkan potensi kelelahan jika tekanan beli tidak berlanjut. Jika harga turun di bawah support $6,70, koreksi jangka pendek bisa terjadi.

Bollinger Bands menunjukkan pelebaran, dengan harga yang kini berada di atas middle band (SMA 20 hari) dan mendekati band atas. Ini menandakan adanya potensi tekanan jual di dekat resistance $7,50.

Sementara itu, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) mengonfirmasi sinyal bullish dengan garis MACD yang baru saja melintasi garis sinyal ke atas, serta histogram hijau yang terus tumbuh. Ini menandakan adanya tekanan beli yang semakin kuat dan membuka peluang tren naik baru.

Pola Falling Wedge Jadi Kunci Reversal

Analis kripto Solberg Invest mencatat bahwa UNI telah keluar dari pola falling wedge yang terbentuk sejak November 2024. Pola ini secara historis dikenal sebagai sinyal pembalikan tren yang kuat, dan breakout yang terjadi saat ini memperkuat spekulasi bahwa UNI bisa kembali menuju area harga dua digit.

Baca juga: Uniswap: Apa dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Dengan dukungan dari fundamental positif seperti adopsi Layer-2 dan breakout teknikal yang menjanjikan, UNI berada dalam posisi strategis untuk melanjutkan reli. Namun, investor disarankan tetap waspada terhadap potensi koreksi jangka pendek sambil mengawasi level-level kunci seperti $6,70 sebagai support dan $7,50 hingga $10,35 sebagai area resistensi utama.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pengadilan AS Tolak Gugatan Class Action terhadap Uniswap, Efeknya?

Kabar positif datang dari ranah hukum kripto Amerika Serikat.

Pengadilan federal AS resmi membatalkan gugatan class action terkait dugaan scam token terhadap Uniswap dengan prejudice, yang berarti gugatan tersebut tidak dapat diajukan kembali.

Dalam putusannya, pengadilan menyatakan bahwa para penggugat gagal menetapkan kewajiban hukum terhadap pengembang protokol atas tindakan pihak ketiga, termasuk penerbit token yang diduga melakukan penipuan.

Keputusan ini menjadi tonggak penting dalam perdebatan panjang soal tanggung jawab hukum platform DeFi terhadap aktivitas pengguna di atas protokol terbuka.

Baca Juga: Uniswap Gelar UNIfication Jadi Mesin Pendapatan DeFi, Dampak Harga?

Inti Putusan Pengadilan

Gugatan class action sebelumnya menuduh bahwa Uniswap bertanggung jawab atas kerugian investor akibat token scam yang diperdagangkan melalui platform tersebut.

Namun, hakim menilai bahwa protokol terdesentralisasi seperti Uniswap tidak dapat secara otomatis dianggap bertanggung jawab atas token yang dibuat dan diterbitkan oleh pihak ketiga.

Pengadilan menekankan bahwa pengembang protokol tidak memiliki kontrol langsung atas tindakan individu atau entitas yang memanfaatkan infrastruktur tersebut untuk tujuan ilegal.

Dengan pembatalan “with prejudice”, perkara ini secara hukum dinyatakan selesai, dan penggugat tidak dapat mengajukan ulang gugatan serupa dengan dasar yang sama.

Preseden Penting bagi Industri DeFi

Menurut laporan Cryptobriefing, putusan ini dipandang sebagai kemenangan signifikan bagi sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Selama beberapa tahun terakhir, regulasi dan tekanan hukum menjadi salah satu risiko terbesar bagi protokol berbasis smart contract.

Keputusan pengadilan ini memperkuat pandangan bahwa protokol open-source tidak serta merta memikul tanggung jawab atas penyalahgunaan oleh pengguna, selama tidak ada bukti kontrol langsung atau keterlibatan aktif dalam aktivitas ilegal tersebut.

Hal ini dapat menjadi preseden penting bagi proyek-proyek DeFi lain yang menghadapi risiko hukum serupa di masa depan.

Dampak terhadap UNI dan Sentimen Pasar

Token UNI, yang menjadi aset tata kelola ekosistem Uniswap, berpotensi mendapat dorongan sentimen positif dari keputusan ini. Ketidakpastian hukum sering kali menjadi faktor penekan harga dalam industri kripto.

Tim Research Tokocrypto menilai bahwa putusan ini membantu mengurangi beban hukum dan meningkatkan kepercayaan pasar terhadap model bisnis DeFi.

“Ini mengurangi beban hukum dan memperkuat preseden pro-DeFi yang bisa memperbaiki sentimen di sekitar UNI dan protokol sejenis. Dampak harga masih bergantung pada apakah aktivitas dan fee capture mengikuti, bukan sekadar headline hukum,” kata Tim Research Tokocrypto.

Artinya, meskipun kabar hukum ini positif, pergerakan harga UNI tetap akan ditentukan oleh fundamental seperti volume perdagangan, pendapatan protokol (fee capture), dan pertumbuhan pengguna.

Implikasi Regulasi Lebih Luas

Putusan ini juga menyoroti tantangan regulator dalam mengatur protokol terdesentralisasi.

Berbeda dengan bursa terpusat, protokol DeFi berjalan melalui smart contract yang bersifat permissionless dan tidak dikendalikan oleh satu entitas tunggal.

Jika pengembang tidak dapat secara langsung mengendalikan token yang diperdagangkan, maka menetapkan tanggung jawab hukum menjadi lebih kompleks.

Meski demikian, hal ini tidak berarti sektor DeFi sepenuhnya bebas dari risiko hukum.

Regulator masih dapat menargetkan individu atau entitas yang secara aktif mempromosikan, menerbitkan, atau memfasilitasi token ilegal.

Antara Hukum dan Fundamental

Dalam jangka pendek, keputusan ini dapat memperbaiki sentimen terhadap Uniswap dan sektor DeFi secara umum. Risiko litigasi yang berkurang berarti ruang inovasi yang lebih luas bagi pengembang.

Namun, untuk mendorong apresiasi harga yang berkelanjutan, Uniswap tetap perlu menunjukkan pertumbuhan aktivitas, peningkatan volume, serta optimalisasi mekanisme pembagian fee kepada pemegang UNI.

Jika pertumbuhan ekosistem sejalan dengan kepastian hukum yang lebih baik, maka keputusan ini bisa menjadi katalis jangka panjang bagi protokol DeFi.

Baca Juga: Uniswap Usulkan Fee Switch di 8 Jaringan, Siap Buyback

Pembatalan gugatan class action terhadap Uniswap oleh pengadilan federal AS menjadi preseden penting bagi industri DeFi.

Keputusan ini menegaskan bahwa pengembang protokol tidak otomatis bertanggung jawab atas aktivitas ilegal pihak ketiga di atas platform mereka.

Meski sentimen pasar berpotensi membaik, arah harga UNI tetap akan ditentukan oleh performa fundamental dan aktivitas nyata di dalam ekosistem.

Bagi industri kripto secara keseluruhan, putusan ini menjadi langkah maju dalam membangun kepastian hukum yang lebih jelas bagi inovasi berbasis blockchain.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com