4 Warna Cat yang Dibenci Nyamuk


Jakarta

Gangguan nyamuk membuat tidak nyaman. Selain nyamuk sering meninggalkan bekas gigitan kemerahan, spesies nyamuk tertentu dapat menularkan penyakit mematikan, seperti malaria dan demam berdarah.

Kamu bisa mengusir nyamuk dengan cara mengecat rumah dengan warna yang tidak disukai nyamuk. Dikutip dari Tom’s Guide, menurut para ilmuwan dari University of Washington, ada warna tertentu yang dapat mengusir nyamuk dan ada warna lain yang menarik mereka.

Dalam studi yang dipublikasikan di Nature Communications mengungkapkan bahwa indera penciuman nyamuk, responnya dipengaruhi terhadap isyarat atau warna visual. Namun, preferensi warna ini hanya terjadi jika ada karbon dioksida (CO2), yang kita hembuskan saat bernapas.


Meskipun nyamuk merespons napas, keringat, dan suhu tubuh kita, dengan menghilangkan warna yang menarik perhatian nyamuk dapat membantu mengusir mereka dari rumah.

Berikut ini beberapa warna yang dibenci nyamuk yang bisa kamu aplikasikan pada dinding rumah.

1. Biru

Nyamuk diketahui cenderung menyukai warna yang lebih gelap, penelitian ini mengungkapkan warna biru tidak disukai oleh nyamuk. Warna biru tua, warna biru yang lebih terang sebenarnya memantulkan lebih banyak panas dan cahaya, yang tidak disukai nyamuk.

2. Ungu

Ungu juga merupakan warna yang tidak disukai nyamuk terutama karena ungu punya panjang gelombang terpendek dari semua warna pada spektrum cahaya tampak. Ini berguna jika kamu mengecat dinding dan menaruh furnitur berwarna ungu pada ruangan kamu.

3. Putih

Umumnya, nyamuk menjauhi warna terang yang memantulkan panas. Ini menjadikan putih sebagai pencegah nyamuk yang ideal. Faktanya, warna putih sering dijadikan objek kontrol yang digunakan dalam penelitian ini. Tujuannya adalah untuk memasangkan setiap warna di ruang uji dengan benda putih untuk membandingkan hasilnya. Penelitian menunjukkan bahwa bahkan dengan CO2 yang disemprotkan di ruang uji, nyamuk menghindari benda berwarna putih.

4. Hijau

Mungkin terdengar aneh, karena nyamuk biasanya terbang di sekitar pekarangan rumah atau hinggap di tanaman berwarna hijau. Namun ternyata penelitian menunjukkan nyamuk akan berusaha menghindari warna hijau.

Selama penelitian, seorang peneliti meletakkan tangan kosong mereka di luar ruang uji, tempat nyamuk tertarik. Namun, ketika peneliti yang sama memasukkan tangan mereka ke dalam ruang uji dengan mengenakan sarung tangan hijau, nyamuk mengabaikannya, dan terbang melewatinya. Bahkan saat disemprot dengan CO2 untuk menarik mereka lebih banyak, nyamuk tetap tidak tertarik dengan warna hijau.

Demikian 4 warna dinding yang tidak disukai nyamuk. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Anjuran Islam Dalam Mengatur Posisi Tempat Tidur


Jakarta

Dalam Islam penempatan tempat tidur perlu memperhatikan beberapa faktor. Seperti untuk menunjang waktu tidur dan juga faktor kesehatan.

Lalu, kira-kira bagaimana penempatan posisi tempat tidur yang baik menurut ajaran islam? Melansir dari Sakti Desain, berikut simak pemaparan lebih lengkapnya di bawah.

Posis Tempat Tidur Menghadap ke Selatan

Posisi tempat tidur yang baik menurut Islam pertama adalah dengan mengarah ke selatan. Jangan letakkan posisi tempat tidur tepat menghadap pintu kamar yang langsung mengarah ke ruang tamu atau ruang keluarga.


Sebaiknya kamu memperhatikan tata letak ketika hendak membeli rumah. Tujuannya supaya letak tempat tidur yang hendak diarahkan sudah terbayang dan sesuai dengan struktur ruangan.

Tidak Disarankan Menghadap ke Arah Barat

Dalam mitos yang beredar di masyarakat Indonesia, tempat tidur menghadap ke arah barat adalah pantangan. Ternyata hal ini juga ada dalam ajaran Islam, karena arah barat merupakan pusat gerakan bumi dan pusat gravitasi.

Jika posisi tempat tidur bagian atas menghadap ke arah barat, hal ini dipercaya akan menimbulkan masalah fisik dan mental. Sebaiknya ketika mendesain interior hunian, pilih posisi rumah atau posisi pintu yang paling tepat menurut Islam.

Contohnya, apabila pintu utama menghadap ke selatan, aturlah agar tempat tidur bisa ditempatkan di sisi utara atau bahkan sama-sama di arah selatan.

Hal ini sebagai langkah untuk menghindari posisi kepala di tempat tidur menghadap ke barat. Untuk kamu ketahui, ada beberapa alasan sebaiknya tidak menghadap barat:

  1. Tidur jadi tidak nyenyak
  2. Kurang sehat bagi anak-anak
  3. Menyebabkan kamu mudah emosi
  4. Berpotensi mengalami mimpi buruk
  5. Timbul sakit kepala

Posisi Tempat Tidur Mengarah ke Utara

Posisi terakhir yaitu meletakkan tempat tidur atau kasar pada bagian atas supaya menghadap ke arah utara. Dengan begitu, kepala bakal terletak di sisi utara dan jika posisi tidur kamu sedikit miring ke kanan, maka akan menghadap kiblat.

Dalam Islam disarankan menerapkan posisi ini karena tulang rusuk akan berada di sebelah kanan sehingga baik untuk kesehatan. Jika posisi telah menghadap utara, disarankan pula agar kamu tidak tidur dengan posisi badan miring ke kiri.

Menurut berbagai sumber, kasur atau tempat tidur berada di utara, posisi tidur miring ke kiri tidak baik untuk kesehatan. Alasannya, paru-paru bakal menekan jantung sehingga tidak bekerja normal ketika tidur. Hal ini juga yang sering Nabi Muhammad SAW anjurkan di dalam sunahnya.

Demikian posisi tempat tidur yang baik menurut ajaran Islam. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral


Jakarta

Kini di Bekasi ada pusat kuliner kekinian yang disebut mirip street food di Bangkok. Ada banyak jajanan kekinian dan menarik yang bisa dicoba di sini.

GW Food merupakan salah satu pusat kuliner modern di kawasan perumahan Grand Wisata, Bekasi, Jawa Barat. Walau baru dibuka dalam hitungan bulan tapi sudah ada lebih dari 80 gerai makanan dan jajanan yang bisa dicoba.

Bahkan banyak pengunjung yang menyebut bahwa pusat kuliner ini mirip seperti area street food atau jajanan kaki lima di Bangkok, Thailand.


Mulai dari jajan mochi kekinian, coba es krim dengan roti butter yang enak, lalu ada sandwich gaya Korea yang toppingnya berlimpah.

Berikut 6 rekomendasi jajanan enak dan modern di GW Food Bekasi.

1. Dessert Land

6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral Foto: detikFood

Penggemar makanan manis wajib mampir ke gerai Dessert Land yang ada di GW Food Bekasi. Ada banyak pilihan mochi berbagai rasa dengan kisaran harga dari Rp 18.000 saja.

Kemudian ada menu dessert lainnya seperti Mylecrepes dengan potongan yang besar seharga Rp 25.000. Oh ya, di Dessert Land ada menu mochi yang disajikan dengan es krim manis seharga Rp 20.000 saja lho. Hati-hati kalap kalau jajan dessert kekinian di sini.

2. Inspire

6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral Foto: detikFood

Penggemar roti atau pastry bisa cicip aneka menu kafe enak yang ada di gerai Inspire. Semua roti, es krim sampai kopi di Inspire dibuat secara homeade, Bahkan roti panggangnya pun dibuat seperti gaya Hong Kong, dan sang owner belajar langsung ke Hong Kong.

Menu andalannya ada Ropang Caramel Toast, Original Toast dengan harga Rp 15.000 saja. Selain itu bisa tambah topping cokelat meses hingga green tea. Jangan lupa pesan juga Ice Cream Croissant harganya kisaran Rp 25.000 saja.

3. Buchuppang

6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral Foto: detikFood

Dari makanan manis dan es krim, bisa beralih coba jajanan gurih yang tak kalah enak di GW Food Bekasi. Salah satuya ada gerai Buchuppang, yaitu jajanan roti kantong isi daging ala Korea yang semuanya homemade.

Dengan kisaran harga Rp 35.000 saja bisa cicip roti kantong dengan isian daging sapi, ayam atau cumi yang enak. Sang owner belajar langsung ke Korea untuk membuat jajanan ini. Pilihan saus dari roti kantong ini ada bulgogi, gochujang, blackpepper sampai BBQ.

4. Bakso Goreng dan Tahu Gejrot

6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral Foto: detikFood

Tak lengkap rasanya kulineran di GW Food Bekasi kalau tidak cicip jajanan hits yang satu ini. Namanya Bakso Goreng Kin Kin dan Tahu Gejrot QQ. Kedua gerobak ini berjualan berdampingan dan tak pernah sepi dari pembeli.

6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral Foto: detikFood

Untuk Bakso Goreng Kin Kin harganya hanya Rp 12.000 per bakso dengan ukuran yang besar. Bakso goreng halal terbuat dari ayam dan udang. Sementara untuk Tahu Gejrot QQ, tahunya diisi dengan aci dengan level kepedasan cabe rawit yang bisa dipilih sendiri. Kisaran harga tahu gejrot ini dari Rp 22.000 saja.

5. Gohyong Madamm

6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral Foto: detikFood

Sedang viral jadi jajanan sekaligus makanan yang diburu belakangan ini, hidangan gohyong bisa ditemukan di GW Food Bekasi. Bedanya kalau di sini tak perlu lama antre untuk bisa makan gohyong yang enak.

Di gerai Gohyong Madamm seporsi gohyong dengan campuran daging ayam dan bakso harganya Rp 40.000 saja. Potongan gohyongnya besar dan pastinya kuahnya pun enak, cocok untuk jadi camilan atau teman makan nasi putih.

6. Teh Kotjok

6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral Foto: detikFood

Puas jajan makanan manis, gurih sampai yang mengenyangkan waktunya berburu minuman dingin segar. Gerai minuman di GW Food Bekasi cukup banyak, salah satunya ada gerai Teh Kotjok yang memiliki cabang di mana-mana.

Ciri khas minuman di Teh Kotjok terletak pada penggunaan cendol yang bentuknya tipis mirip seperti jelly kenyal. Selain itu racikan teh yang dikocok juga legit dan tak terlalu manis. Segelas teh kotjok ukuran besar harganya Rp 18.000 saja.

Oh ya rata-rata semua gerai makanan dan minuman di GW Food Bekasi sudah memiliki logo halal. Selain itu pembayaran yang diutamakan adalah cashless atau non tunai. Tentunya acara jajan-jajan jadi lebih nyaman dan praktis.

GW Food
JL. Jl. Festive Garden No.60, Lambangsari. Grand Wisata Bekasi.
Buka: 11.00 – 23.00
No telepon: 0811-1111-8085

(sob/odi)



Sumber : food.detik.com

Pempek ‘Hidden Gem’ Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989


Jakarta

Di tengah banyaknya kafe dan restoran modern di Tebet, masih ada warung pempek tersembunyi yang legendaris. Sudah ada sejak tahun 1989.

Blusukan cari kuliner enak di Tebet bisa dibilang susah-susah gampang. Karena di wilayah Tebet sendiri tak terhitung berapa banyak tempat makan, kafe sampai restoran modern yang terus bermunculan.

Di antara kuliner modern dan viral di Tebet, masih ada tempat makan yang bisa dibilang ‘hidden gem’ atau tersembunyi. Salah satunya warung sederhana Pempek Palembang Enak milik Bu Emi. Warung pempek ini sudah berdiri sejak tahun 1989 di Jalan Tebet Timur Dalam III.


Selama lebih dari 35 tahun berjualan, Ibu Emi masih mempertahankan resep hingga cita rasa pempek autentik Palembang yang digemari banyak orang. Berikut penelusurannya.

1. Warung Pempek Legendaris di Tebet

Pempek 'Hidden Gem' Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989Ibu Emi jualan pempek di Tebet dari 1989 Foto: detikFood

Kalau membicarakan kuliner legendaris di kawasan Tebet, orang-orang biasanya lebih mengingat warung mie ayam atau bakso yang banyak ditemukan di sana. Ternyata selain bakso dan mie ayam legendaris, Tebet punya warung pempek sederhana yang ada sejak 1989.

Warung Pempek Palembang Enak ini diapit oleh restoran dan kafe modern di Jalan Tebet Timur Dalam III. Sang pemilik Ibu Emi, merantau ke Jakarta pada tahun 1980-an dari Palembang dan akhirnya memutuskan untuk jualan pempek sendiri di Tebet.

Pempek 'Hidden Gem' Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989Pempek ‘Hidden Gem’ Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989 Foto: detikFood

“Saya asli orang Palembang, dulu merantau ke Jakarta kerja dulu cari pengalaman. Habis itu saya buka warung pempek ini tahun 1989. Saya dari kecil memang sudah terbiasa buat pempek, diajarin oleh ibu saya, jadi pas besar pun langsung jualan pempek pakai resep keluarga,” ungkap Ibu Emi ke detikFood (05/07).

2. Menu Pempek Autentik Palembang

Pempek 'Hidden Gem' Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989Pempek ‘Hidden Gem’ Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989 Foto: detikFood

Setiap harinya Ibu Emi dibantu dengan dua anaknya membuat enam jenis pempek dari jam empat pagi. Yaitu pempek jenis Kapal Selam, Lenjer Besar, Telor Kecil, Lenjer Kecil, Adaan, Tahu, Kulit, Pistel hingga Pempek Belah.

“Kalau di sini memang ada beberapa pempek yang jarang ditemukan di penjual pempek di Jakarta. Misalnya seperti pempek tahu, pempek pistel yang isinya pepaya lalu ada pempek belah isinya sambal,” sambung Ibu Emi.

Pempek 'Hidden Gem' Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989Pempek ‘Hidden Gem’ Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989 Foto: detikFood

Untuk adonan pempeknya, Ibu Emi selalu memakan perbandingan 1:1 antara ikan tenggiri dan adonan terigu, jadi dari segi rasa semua pempeknya ini tetap terasa ikannya.

“Pempek buatan saya ini dibuat fresh setiap harinya, tidak pakai pengawet, pemutih atau bahan-bahan lainnya. Kalau disimpan di freezer bisa tahan lebih dari sebulan, banyak pelanggan yang datang buat stok makan di rumah,” pungkas Ibu Emi.

3. Direkomendasikan Pemkot Jakarta Selatan

Pempek 'Hidden Gem' Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989Pempek ‘Hidden Gem’ Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989 Foto: detikFood

Semua menu pempek buatan Ibu Emi memang tak perlu diragukan lagi. Bahkan warung pempeknya sempat direkomendasikan oleh Pemerintah Kota Jakarta Selatan di Instagram mereka sebagai salah satu kuliner di Jakarta Selatan yang harus dicoba.

Pempek 'Hidden Gem' Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989Pempek ‘Hidden Gem’ Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989 Foto: detikFood

Yang paling unik dari pempek di sini tentunya menu Pempek Stick Crispy (Rp 20.000). Ibu Emi berkreasi dengan membuat adonan pempek lenjer yang diiris tipis hingga menyerupai potongan kentang, lalu digoreng sampai garing. Teksturnya mirip seperti kentang goreng yang renyah, bedanya rasanya tetap seperti pempek yang enak.

Pempek 'Hidden Gem' Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989Pempek ‘Hidden Gem’ Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989 Foto: detikFood

Begitu juga dengan menu pempek kecilnya seperti Adaan, Kulit hingga Pistel. Tekstur bagian dalam pempek masih empuk dan tidak keras, rasa ikan tenggirinya tak amis sama sekali, lengkap dengan cuko khas Palembang yang dominan rasa pedas dan asam serta sedikit kental.

Pempek 'Hidden Gem' Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989Pempek ‘Hidden Gem’ Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989 Foto: detikFood

Kisaran harga pempek kecil di warung ini hanya Rp 7.000 saja dengan ukuran yang cukup besar. Sementar untuk menu pempek besar harganya Rp 20.000 per biji dan bisa disajikan dengan mie kuning, irisan timun serta ebi.

4. Pempek Enak Bikin Nostalgia

Pempek 'Hidden Gem' Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989Pempek ‘Hidden Gem’ Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989 Foto: detikFood

“Karena saya berasal dari Palembang, jadi di warung ini saya tak hanya menjual pempek saja. Tapi saya jual makanan rumahan khas Palembang lainnya misalnya Tekwan, Model, Lenggang dan Rujak Mie Tahu itu harganya Rp 20.000 saja per porsi. Ada juga Es Kacang Merah harga Rp 15.000, itu kacangnya saya presto dulu sampai empuk,” lanjut Ibu Emi.

Seperti menu Lenggang dan Model, keduanya memiliki ciri khas tersendiri. Untuk lenggang, irisan pempek dan telurnya jadi ciri khas. Sementara untuk Mode, pempek tahu diberi kuah kaldu dengan irisan jamur dan sayur.

Pempek 'Hidden Gem' Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989Pempek ‘Hidden Gem’ Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989 Foto: detikFood

“Sebenarnya ada laksa Palembang tapi orang Jakrta lebih suka sama kuah yang bening seperti Tekwan dan Model,” pungkas Ibu Emi.

Pelanggan Ibu Emi datang dari berbagai tempat, salah satunya ada Ibu Tut Wuri Handayani yang akrab disapa Ibu Tutut. Dia dan teman-temannya memang baru jadi pelanggan selama tiga tahun, tapi jika sedang berada di Tebet, ia tak pernah absen makan pempek ini.

“Yang saya suka dari pempek buatan Ibu Emi ini, rasanya tuh cocok di lidah saya. Semuanya pas, harganya juga masih terjangkau dan pilihan pempeknya banyak. Jadi saya meski rumahnya di Pasar Rebo, tapi bela-belain makan di sini kalau sedang ke wilayah Tebet,” pungkas Ibu Tutut.

Pempek 'Hidden Gem' Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989Pempek ‘Hidden Gem’ Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989 Foto: detikFood

Setiap harinya Warung Pempek Palembang Enak buka dari jam 08.00 – 17.00. Mulai dari tanggal 20 Juli 2024 nanti, Ibu Emi akan pindah tempat berjualan ke ART Dining yang ada di Tebet Timur Dalam No. 4. Dengan tempat makan yang lebih luas dan modern. Yuk mampir!

(sob/odi)



Sumber : food.detik.com

Apa Itu BPHTB? Pengertaian, Tarif hingga Syarat Mengurusnya


Jakarta

Selain emas dan saham, tanah juga menjadi salah satu sarana investasi yang menjanjikan. Jika kamu adalah salah satu orang yang menjadikan tanah sebagai sarana berinvestasi atau baru ingin terjun ke bisnis jual-beli tanah, kamu wajib mengetahui apa itu Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

BPHTB juga biasanya menjadi salah satu variabel biaya yang dibebankan saat kita mau membeli rumah. Apa sih BPHTB itu?

Dilansir dari Mekari Klikpajak, berikut adalah pengertian, tarif, dan syarat BPHTB yang penting untuk kamu ketahui.


Pengertian BPHTB

BPHTB adalah pungutan yang dikenakan atas perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan. Seperti halnya dengan Pajak Penghasilan (PPh) yang dikenakan bagi penjual, BPHTB juga merupakan kewajiban yang harus ditanggung oleh pembeli dalam proses transaksi tersebut.

Dengan demikian, baik penjual maupun pembeli memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa BPHTB telah dibayarkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tarif BPHTB dan Subjek yang Dikenakan

Menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Tarif BPHTB diterapkan oleh pemerintah kabupaten/kota. Pungutan ini dikenakan kepada individu atau badan yang memperoleh hak atas tanah atau bangunan, dengan tarif sebesar 5% dari harga jual dikurangi dengan Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP).

Hal yang penting untuk digarisbawahi adalah tengang waktu dan frekuensi pembayaran BPHTB ini. Pembayaran BPHTB harus dilakukan sebelum waktu terutang dan frekuensi pembayarannya bersifat insidental atau berkali-kali tanpa terikat oleh waktu tertentu. Maka dari itu, BPHTB termasuk dalam kategori bea bukan pajak.

Syarat Mengurus BPHTB

Berikut adalah syarat mengurus BPHTB untuk melakukan jual-beli tanah atau tanah beserta bangunannya:

1. Surat Setoran Pajak Daerah (SSPD) BPHTB.
2. Fotokopi SPPT PBB tahun berjalan.
3. Fotokopi KTP wajib pajak.
4. Fotokopi Surat Tanda Terima Setoran (STTS)/ bukti pembayaran PBB 5 tahun terakhir.
5. Fotokopi bukti kepemilikan tanah (sertifikat, akta jual beli, letter C, atau girik).

Sedangkan, berikut adalah syarat mengurus BPHTB tanah atau rumah untuk hibah, waris, atau jual-beli waris:

1. Surat Setoran Pajak Daerah (SSPD) BPHTB.
2. Fotokopi SPPT PBB tahun berjalan.
3. Fotokopi KTP wajib pajak.
4. Fotokopi STTS/struk ATM bukti pembayaran tarif PBB 5 tahun terakhir.
5. Fotokopi Bukti Kepemilikan Tanah (sertifikat, akta jual beli, letter C, atau girik).
6. Fotokopi Surat Keterangan Waris atau Akta Hibah.
7. Fotokopi Kartu Keluarga (KK).

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Kedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan Artis


Jakarta

Berlokasi di kawasan Tebet yang ramai, kedai mie legendaris ini tampil sederhana. Sejak dibuka tahun 1981 terkenal sebagai langganan para artis.

Selain makan pempek legendaris, Tebet punya banyak tempat makan lainnya yang sudah terkenal sejak dulu. Salah satunya ada Mie Ayam Senjaya yang berlokasi di Jalan Tebet Timur Dalam II, Jakarta Selatan. Lokasi kedai ini persis di pinggir jalan raya jadi mudah untuk mencarinya.

Selain itu tempat makan yang sudah ada sejak 1981 ini terkenal dengan racikan mie ayamnya yang enak, sampai porsi makanan jumbo dengan harga terjangkau yang punya kisah unik di baliknya.


Berikut beberapa menu andalan di Senjaya sekaligus ciri khasnya.

1. Kedai Mie Ayam Legendaris di Tebet

Kedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan ArtisKedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan Artis Foto: detikFood

Layaknya tempat makan mie ayam lainnya, Mie Ayam Senjaya tampak sederhana dengan bagian depan diisi dengan gerobak mie yang menarik perhatian. Area tempat makannya memang tidak luas tapi pembeli selalu datang silih berganti.

“Mie Ayam Senjaya ini saya dirikan dari usia saya masih 26 tahun, tepatnya kedai ini berdiri tahun 1981 dan dari awal sudah di sini posisinya,” jelas Senjaya atau akrab dipanggil Koh Senjaya ke detikFood (07/07).

Sejak kecil keluarganya memang sudah mahir membuat mie dan aneka masakan lainnya. Sampai saat itu salah satu saudara Koh Senjaya, mendirikan tempat makan Mie Ayam Gaya Baru yang berlokasi di Tebet Barat. Tempat makan ini terkenal juga dengan racikan mienya yang sudah ada sejak 1964.

2. Belajar Buat Mie dari Kecil

Kedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan ArtisKedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan Artis Foto: detikFood

“Karena saudara saya buka Mie Ayam Gaya Baru, saya ikut bantu-bantu di sana. Dari awalnya cuci piring, bersih-bersih, lalu mulai belajar cara buat mie, cara racik mie di sana. Setelah 14 tahun saya bekerja di sana, akhirnya saya memutuskan untuk buka usaha sendiri dan bertahan sampai sekarang,” ungkap Koh Senjaya yang pertama kali belajar buat mie di usia 10 tahun.

Koh Senjaya menuturkan bahwa dia sangat mencintai pekerjaannya, selama puluhan tahun berjualan mie, tak pernah sekalipun dia merasa bosan menjalankan usahanya.

“Saya sekarang dibantu oleh lima orang pegawai di sini. Yang lain tugasnya itu masak makanan di dapur, kalau saya fokus buat pesanan mie ayam di depan. Semua mie kita buat fresh setiap hari tanpa bahan pengawet dan bisa habis 15 kg mie setiap harinya,” sambung Koh Senjaya.

3. Makanan dengan Porsi Melimpah

Kedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan ArtisKedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan Artis Foto: detikFood

Berkiblat ke masakan Chinese Food, Mie Ayam Senjaya tak hanya menawarkan varian mie ayam saja. Tapi ada banyak hidangan ala Chinese Food yang disajikan dengan porsi melimpah. Salah satu yang paling terkenal ada Mie Goreng Seafood (Rp 55.000) dan Kwetiau Ayam Goreng (Rp 45.000).

“Ciri khas makanan yang terkenal di Mie Senjaya memang terletak pada porsinya yang jumbo dan melimpah. Kalau menu makanannya dibungkus atau dibawa pulang, pasti porsinya lebih banyak dibandingkan porsi yang makan di tempat tapi harganya tetap sama,” ungkap Koh Senjaya.

Kedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan ArtisKedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan Artis Foto: detikFood

Alasannya ternyata menurut Koh Senjaya, makanan yang dibawa pulang biasanya dimakan bersama keluarga sehingga ia memberikan porsi yang melimpah dan bisa disantap 2-4 orang. Tapi kalau makanan tersebut di makan di tempat, rata-rata pengunjung tak mampu menghabiskannya.

“Meski porsinya lebih banyak yang dibawa pulang, tapi porsi makanan kalau makan di sini juga banyak. Bisa untuk 1-2 orang. Tak hanya mie goreng atau kwetiaunya saja, tapi semua makanan di sini kalau dibawa pulang memang lebih banyak porsinya,” pungkas Koh Senjaya yang kini sudah berusia hampir 70 tahun.

4. Mie Ayam Enak Langganan Artis

Kedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan ArtisKedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan Artis Foto: detikFood

Ada banyak artis ternama yang sudah jadi pelanggan Mie Senjaya sejak dulu. Mulai dari Uya Kuya, Cing Abdel, Budi Doremi, Cak Lontong sampai food vlogger ternama Farida Nurhan.

“Banyak memang pelanggan dari kalangan artis yang makan di sini. Mereka paling suka sama mie ayamnya. Bahkan Cing Abdel pas makan di sini sampai nambah mie ayam dua porsi,” kenang Koh Senjaya.

5. Rasa Mie Ayam Legendaris

Kedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan ArtisKedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan Artis Foto: detikFood

Rasa dari racikan Mie Ayam Bakso Jamur (Rp 32.000) di Mie Senjaya memang sangat enak. Mie direbus kurang dari tiga menit hingga teksturnya kenyal dan tidak lembek, selain itu Koh Senjaya meraciknya dengan minyak ayam yang diolahnya, lalu tambahan kecap asin, merica, lada dan sedikit penyedap rasa.

“Bumbu mienya cuma itu saja, tapi memang istimewanya itu di minyak ayam yang digunakan. Karena pakai resep sendiri jadi beda sama mie ayam lainnya,” pungkas Koh Senjaya.

Rasa mie ayamnya dominan gurih asin seperti mie ayam gaya Chinese yang tidak menggunakan kecap sama sekali. Kuahnya juga ringan dan tak terlalu gurih sehingga pas dimakan dengan mie yang rasa gurihnya cukup kuat.

Kedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan ArtisKedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan Artis Foto: detikFood

Begitu juga dengan rasa makanan lainnya seperti mie goreng dan kwetiaw goreng yang dimasak dengan wok dan api besar, menciptakan rasa umami dan smokey harum dari makanan tersebut.

Bagi yang penasaran ingin mencoba mie ayam legendaris ini, setiap harinya Koh Senjaya berjualan dari jam 11.00 – 21.00. Setiap hari Selasa libur dan pembayaran sudah bisa non-tunai. Yuk mampir!

(sob/odi)



Sumber : food.detik.com

Rumus Cara Menghitung Tarif PBB



Jakarta

Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) adalah salah satu instrumen penting yang harus dibayar oleh pemilik tanah dan bangunan. Bagaimana cara menghitung tarifnya?

Melansir dari klikpajak.id, PBB merupakan pajak atas tanah dan bangunan yang dikenakan kepada pemilik karena ada keuntungan ekonomi atau status ekonomi akibat kepemilikan tanah dan bangunan. Untuk itu, setiap perusahaan yang didirikan di atas lahan tidak terlepas dari pengenaan PBB.

Adapun subjek yang dikenakan pajak tersebut adalah Wajib Pajak Orang Pribadi dan Wajib Pajak Badan yang memiliki hak atas bumi atau memperoleh manfaat dari bumi, memiliki, menguasai, dan/atau memperoleh manfaat atas bangunan. Namun, kecuali kawasan yang digunakan untuk kegiatan usaha perkebunan, perhutanan dan pertambangan.


Kata ‘Bumi’ dalam singkatan PBB didefinisikan sebagai permukaan bumi yang meliputi tanah dan perairan pedalaman serta laut wilayah kabupaten atau kota. Sementara ‘Bangunan’ adalah konstruksi teknis yang ditanam atau ditempatkan secara tetap pada tanah dan/atau laut.

Dasar hukum pajak bumi dan bangunan merujuk pada Undang-undang No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (UU PDRB). Ketentuan tersebut menunjukkan PBB dipungut oleh pemerintah daerah dan dikelola oleh masing-masing provinsi.

Objek Pajak yang Dikenakan PBB

Tak hanya lahan yang didirikan bangunan saja yang dikenakan PBB, tetapi ada objek lainnya sesuai Pasal 77 UU PDRD sebagai berikut.

Jalan lingkungan yang terletak dalam satu kompleks bangunan seperti hotel, pabrik, dan emplasemennya yang merupakan suatu kesatuan dengan komplek bangunan tersebut
Jalan tol
Kolam renang
Pagar mewah
Tempat olahraga
Galangan kapal, dermaga
Taman mewah
Tempat penampungan/kilang minyak, air dan gas, pipa minyak
Muara

Objek Pajak Bebas PBB

Sementara objek pajak yang tidak dipungut PBB adalah lahan dengan ciri sebagai berikut.

Digunakan oleh pemerintah pusat dan daerah untuk menyelenggarakan pemerintahan

Digunakan semata-mata untuk melayani kepentingan umum dan tidak untuk mencari keuntungan, antara lain di bidang ibadah, sosial, kesehatan, pendidikan dan kebudayaan nasional

Digunakan untuk kuburan, peninggalan purbakala, hutan wisata, atau yang sejenis dengan itu

Merupakan hutan lindung, hutan suaka alam, hutan wisata, taman nasional, tanah negara yang belum dibebani suatu hak

Digunakan oleh perwakilan diplomatik dan konsulat berdasarkan asas perlakuan timbal balik

Digunakan oleh badan, atau perwakilan lembaga internasional yang ditetapkan dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

Nilai Jual Objek Pajak

Nilai PBB berdasarkan pada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah atau bangunan terkait. NJOP merupakan harga rata-rata yang diperoleh dari transaksi jual beli yang terjadi secara wajar.

Namun, bila tidak terjadi transaksi tersebut, maka NJOP ditentukan dari perbandingan harga dengan objek lain yang sejenis, senilai perolehan baru, atau NJOP pengganti. NJOP ditentukan oleh Kementerian Keuangan yang setiap daerahnya memiliki nilai yang berbeda-beda tergantung faktor yang mempengaruhi.

Adapun faktor yang dapat mempengaruhi NJOP Bumi antara lain lokasi, peruntukan, pemanfaatan, serta kondisi lingkungan di sekitarnya. Sedangkan faktor yang mempengaruhi NJOP Bangunan di antaranya bahan baku atau bahan bangunan yang digunakan, lokasi bangunan, rekayasa, serta kondisi lingkungan di sekitar bangunan.

Lebih lanjut, nilai bumi dan bangunan tidak kena pajak telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 67/PMK.03/20211 tentang Penyesuaian Besarnya Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NJOPTKP) PBB.

NJOPTKP merupakan batas nilai jual objek pajak yang tidak kena pajak. Jadi, besaran PBB akan diketahui setelah mengurangi NJOPTKP yang ditetapkan sebesar Rp12.000.000. Hal ini sebagaimana telah diatur dalam PMK Nomor 23/PMK.03/2014 tentang Penyesuaian Besarnya Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak Bumi dan Bangunan.

Tarif PBB

Tarif PBB yang berlaku saat ini sesuai dengan UU HKPD yang disahkan pada 2022. Melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD), pemerintah resmi menaikkan tarif PBB atau Tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Merujuk pada Pasal 41 UU HKPD, besaran tarif PBB-P2 paling tinggi adalah 0,5%. Sedangkan tarif PBB-P2 berupa lahan produksi pangan dan ternak ditetapkan lebih rendah daripada tarif untuk lahan lainnya. Namun, tarif PBB-P2 ini akan ditetapkan terlebih dahulu dengan Peraturan Daerah (Perda) di masing-masing daerah.

Rumus Perhitungan Nilai PBB

PBB = tarif 0.5% x Nilai Jual Kena Pajak (NJKP)

NJKP = 40% x (Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) – NJOPTKP)

40% apabila lebih dari Rp1.000.000.000

20% apabila kurang dari nilai tersebut.

NJOPTKP = Rp 12.000.000

Dengan demikian, Nilai PBB = 0,5% x 40% x NJKP

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Hidden Gem Depok! Rujak Cingur hingga Rawon Enak Buatan Ibu


Depok

Di Depok, kamu bisa menikmati aneka masakan rumahan khas Jawa Timur buatan ibu berusia 70 tahun. Menu rujak cingur, tahu tek, hingga rawon tersaji nikmat karena dibuat dengan penuh cinta.

Label ‘hidden gem’ kerap disematkan untuk tempat makan yang lokasinya tersembunyi atau belum banyak diketahui orang. Label ini agaknya cocok disematkan untuk Kuluk Kuluk Rumahan.

Lokasi tempat makan ini ‘ngumpet’ di area perumahan di Depok Timur dan belum banyak diketahui orang, padahal konsepnya istimewa. Lokasi tepatnya di Jalan Citarum Raya Nomor 37.


Bagian depannya seperti rumah klasik berwarna putih dengan penanda boks biru bertuliskan Kuluk Kuluk Rumahan. Suasananya juga klasik, tercermin dari adanya VW Combi warna biru putih di garasi rumah.

Begitu masuk, detikfood serasa bertamu ke rumah saudara atau kerabat karena langsung mengarah ke ruang tamu. Lalu di sisi kiri pintu masuk, ada area bersantap outdoor di halaman rumah.

Detail Informasi Kuluk Kuluk Rumahan
Nama Tempat Makan Kuluk Kuluk Rumahan
Alamat Jalan Citarum Raya Nomor 37, Depok Timur
Instagram
kulukkulukrumahan
Jam Operasional Sabtu dan Minggu (Coffee time: 08.00-16.00, masakan rumahan: 11.00-13.00)
Estimasi Harga mulai dari Rp 20 ribuan
Tipe Kuliner masakan Jawa Timur dan kopi
Fasilitas
  • makan di tempat serasa di rumah

Cikal bakal Kuluk Kuluk Rumahan

Kuluk Kuluk Rumahan: Hidden Gem Depok! Rujak Cingur hingga Rawon Enak Buatan IbuKuluk Kuluk Rumahan berlokasi di area perumahan di Depok Timur. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Saat detikfood menyambangi Kuluk Kuluk Rumahan (17/2/2024), kami bertemu dengan Mas Ube yang merintis Kuluk Kuluk. Semua bermula dari kegemaran Mas Ube akan kopi.

Pada 2019, ia dan temannya mendirikan kedai kopi bernama Kuluk Kuluk di Gudskul, Jagakarsa. “Background saya suka kopi dan saya seniman lukis. Saya kecemplung dari dulu sudah sama teman-teman yang suka kopi,” kata pria lulusan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ini.

Nama ‘Kuluk Kuluk’ pun tercetus dari dia dan teman-teman. “‘Kuluk kuluk’ itu kode di tongkrongan. Kalau kita naik gunung bilang itu, kan nggak boleh pakai nama, jadi ada teman yang selalu bilang ‘kuluk kuluk’. Wah ini lucu nih, kode,” kata Mas Ube pada detikfood.

Ia lantas mencari tahu arti nama ‘kuluk kuluk’. Ternyata juga merupakan istilah di beberapa daerah Kalimantan dan Sumatera. Ketika ada hujan besar, orang akan bilang ‘kuluk kuluk’ sebagai bentuk kesenangan karena hujan, sekaligus doa atau harapan agar hujan tidak terlalu deras.

Arti lainnya adalah suara air mendidih yang menurut mas Ube sesuai dengan cara pembuatan kopi ala dirinya. “Wah pas banget nih, udah jadi nama kita aja karena kan kita bikin kopi (airnya) dimasak di kompor,” katanya.

Dirintis pasangan ibu-anak

Kuluk Kuluk Rumahan: Hidden Gem Depok! Rujak Cingur hingga Rawon Enak Buatan IbuMas Ube (kiri) dan ibu Erni (kanan), pasangan ibu anak yang menjalankan Kuluk Kuluk Rumahan di Depok Timur. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Pada 2023, mas Ube mengembangkan usaha Kuluk Kuluk dengan mendirikan Kuluk Kuluk Rumahan di rumah sang ibu yang ada di Depok Timur.

“Dari dulu memang mau buka di rumah sama ibu, akhirnya ya udah buka dengan menu makanan rumahan,” cerita mas Ube. Ia hanya membuka Kuluk Kuluk Rumahan pada Sabtu-Minggu ketika waktu makan siang untuk mencegah ibunya terlalu lelah.

Sang ibu yang bernama ibu Erni baru saja memasuki usia 70 tahun. Meski begitu, ia masih semangat menyajikan makanan buatannya.

Ia memilih menyajikan masakan Jawa Timur rumahan. “Ini semua makanan yang secara pribadi saya suka. Khas Jawa Timur. Target saya bikin makan makanan yang saya suka dan kue suka. Saya besar di Surabaya, dari umur 6 tahun,” kata ibu Erni.

Ia menjaga betul kualitas bahan yang dipakai untuk masakannya. Mulai dari mendatangkan petis dari Surabaya hingga memakai bumbu keluak yang medok.

Yang menarik, latar belakang ibu Erni adalah seorang peneliti nuklir. “Saya dulu kerja di Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN), (sekarang Badan Tenaga Nuklir Nasional). Sebagai peneliti nuklir lalu pensiun tahun 2014,” kata ibu Erni.

Namun sejak dulu, ia sudah memiliki kecintaan yang besar akan dunia masak dan bikin kue. Ibu Erni bahkan pernah menjuarai lomba bikin kue tradisional skala nasional.

Baca halaman selanjutnya untuk tahu menu andalan di Kuluk Kuluk Rumahan.

Rujak cingur dan nasi rawon sedap

Kuluk Kuluk Rumahan: Hidden Gem Depok! Rujak Cingur hingga Rawon Enak Buatan IbuRujak cingur sedap buatan ibu Erni. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Menu buatan ibu Erni di Kuluk Kuluk Rumahan tak terlalu banyak. Kami tentu memesan menu-menu favoritnya. Pertama, Rujak Cingur (Rp 35 ribu) yang diracik fresh setelah ada pesanan.

detikfood mengintip langsung dapur ibu Erni. Kami melihat betapa semangatnya beliau menyiapkan bahan demi bahan setiap hidangan.

Untuk rujak cingur, ia mengulek sendiri bumbunya di cobek besar. Bahan bumbunya antara lain pisang batu, petis, kacang tanah, cabai, hingga gula Jawa.

Ibu Erni punya petis andalan dari Surabaya yang merupakan buatan ponakannya. Petis tersebut diracik dari paduan petis berkualitas tinggi dan rendah. Menurut ibu Erni, petis yang enak memang yang dicampur.

Rujak cingur lalu diberi isian tauge rebus, kangkung rebus, tahu kuning goreng, tempe goreng, nanas, bengkuang, dan irisan mentimun segar. Baru diberi topping cingur atau hidung sapi dan topping bawang goreng.

Cita rasa bumbu rujak cingurnya sesuai selera kami. Aromanya tidak terlalu kuat dengan rasa gurih cenderung manis yang lembut di lidah. Kami juga meminta pedas sedang untuk hidangan ini, jadi ada semburat pedas yang tercecap.

Komponen tiap rujak cingur pun terasa segar. Mulai dari irisan timun, rebusan tauge, dan kangkungnya. Lalu ada irisan cingur sapi yang empuk dan lembut, tanpa bau amis. Ibu Erni memasaknya lebih dulu di presto.

Kuluk Kuluk Rumahan: Hidden Gem Depok! Rujak Cingur hingga Rawon Enak Buatan IbuRawon dengan bumbu keluak medok. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Nasi Rawon (Rp 35 ribu) juga tak boleh dilewatkan saat ke Kuluk Kuluk Rumahan. Bumbu keluaknya medok dengan balutan kuah kental dan rasa gurih ‘nutty’ yang kuat.

Isian daging rawonnya empuk dan lembut saat dikunyah. Ibu Erni menggunakan campuran sandung lamur dan sengkel. “Biasanya rawon juga pakai tetelan dan daging sisa, saya nggak mau,” katanya.

Tahu campur dan aneka kue sayang dilewatkan

Kuluk Kuluk Rumahan: Hidden Gem Depok! Rujak Cingur hingga Rawon Enak Buatan IbuTahu campur yang gurih menyegarkan. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Menu lain yang detikfood coba adalah Tahu Campur (Rp 30 ribu). Isiannya berupa lontong, mie kuning, tauge, tahu kuning, daun selada, kerupuk kanji, dan daging sandung lamur.

Kuahnya berwarna kuning muda dengan tekstur encer yang enak diseruput. Rasa gurihnya pas dan cocok dicampurkan sambal petis racikan ibu Erni yang kental, gurih, dan manis.

Yang bikin kami jatuh cinta, daging sapinya amat lembut dan tiap komponen dalam hidangan ini dijaga kesegarannya.

Setelah puas mencicipi makanan utama, kami mencicipi suguhan kue di sini. Ada Kue Lumpur (Rp 5 ribu), Pastry Kacang (Rp 6 ribu), dan Karipap (Rp 7.500) yang dibuat menggunakan resep ibu Erni.

Untuk kue lumpur dan pastry kacang, secara personal adalah favorit ibu Erni. Ia membuat kudapan yang memang cocok dinikmati bersama kopi atau teh.

Pada kue lumpur, teksturnya lembut dan rasa manisnya tak terlalu kuat. Ada jejak rasa gurih kentang yang nikmat. Sedangkan pastry kacang terasa renyah bagian luarnya dengan isian kacang tanah yang sudah dihaluskan, tapi masih tercecap potongannya.

Kopi Yipok Ucu dengan madu bunga liar

Kuluk Kuluk Rumahan: Hidden Gem Depok! Rujak Cingur hingga Rawon Enak Buatan IbuKopi Yipok Ucu dan aneka kue di Kuluk Kuluk Rumahan. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Ingin mencicipi kopi racikan mas Ube, detikfood memesan Yipok Ucu plus madu (Rp 29 ribu). Minuman kopi susu ini diracik dari espresso, susu, creamer, dan tambahan madu.

Untuk espresso-nya menggunakan house blend racikan teman mas Ube. Pun untuk madunya yang merupakan madu bunga liar produksi temannya.

“Konsepnya saya nyeduhin punya teman-teman. Dari teman untuk teman,” kata mas Ube berseloroh. Hasilnya, kopi susu terasa lembut manis dan agak creamy. Jejak susunya lumayan dominan ketimbang kopinya.

Penambahan madu memberikan aksen rasa manis istimewa pada kopi susu. Manisnya lebih legit dan aromanya lebih harum. Cocok untuk pencinta madu!

Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

6 Tata Cara Pindah Rumah Menurut Anjuran Islam Agar Dapat Keberkahan


Jakarta

Pindah rumah punya anjuran-anjuran tersendiri menurut Islam. Bila pindah rumah ingin mendapatkan keberkahan, ada baiknya dilakukan sesuai dengan anjuran Islam.

Ada tata cara pindah rumah yang bersumber Al-quran dan hadist rasulullah SAW. Hal ini bertujuan semata-mata agar proses mendapatkan berkah dan rahmat dari Allah SWT.

Buat kamu yang beragama muslim, wajib tahu tata cara pindah rumah menurut ajaran islam berikut yang dikutip dari The Asian Parent.


1. Persiapkan Semua dengan Rapi Sebelum Memilih Hari untuk Pindahan

Banyak orang beranggapan untuk melakukan pindah rumah pada hari baik. Namun sebenarnya, dalam Islam semua hari dianggap baik, tiada istilah hari sial atau hari buruk.

Sehingga, tidak ada aturan yang mengharuskan untuk pindah di hari tertenu. Hal yang justru lebih penting diperhatikan adalah semua persiapan sudah matang sehingga rumah baru siap ditempati.

2. Mengucapkan Salam saat Memasuki Rumah Baru

Setiap muslim dianjurkan memberi salam ketika memasuki rumah. Dalam hal ini, termasuk rumah orang lain, rumah sendiri, bahkan rumah baru yang akan dihuni.

Allah SWT berfirman:

فَإِذَا دَخَلْتُمْ بُيُوتًا فَسَلِّمُوا عَلَىٰ أَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُبَارَكَةً طَيِّبَةً “Maka apabila kamu memasuki (suatu rumah dari) rumah-rumah (ini) hendaklah kamu memberi salam (kepada penghuninya) yang berarti memberi salam kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik.” (QS. An-Nuur: 61)

3. Mengadakan Syukuran di Rumah Baru

Setelah proses pindah rumah selesai, ada baiknya kamu mengadakan acara syukuran untuk rumah baru. Karena bersyukur sendiri merupakan sifat utama seorang muslim. Allah SWT berfirman:

وَاشْكُرُواْ نِعْمَتَ اللّهِ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

“Dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah.” (QS. An-Nahl: 114)

Dalam kebiasaan masyarakat, saat menempati rumah baru biasanya akan diikuti acara tasyakuran atau walimahan. Para ulama membolehkan kegiatan semacam ini selama tak diikuti ritual-ritual tertentu di luar ketentuan syariat Islam.

Acara syukuran yang dimaksudkan sebagai bentuk rasa terima kasih kepada Allah SWT, kemudian mengundang orang lain untuk berkunjung dan makan bersama justru sangat baik.

Dengan berbagi kebahagiaan dengan sesama, kita justru akan mendapat ganjaran pahala. Selain itu, hal tersebut dapat mempererat ikatan persaudaraan dengan keluarga, sanak saudara, rekan kerja, dan tetangga sekitar.

4. Pentingnya Mengunjungi Tetangga

Merupakan adab dalam bertetangga yaitu menjaga hubungan baik dengan mereka. Salah satu caranya, misalnya dengan saling berkunjung antar tetangga untuk menjalin tali silaturahmi.

Bahkan, Nabi mengajarkan bahwa tetangga memiliki kedudukan yang penting bagi seorang muslim. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya ia muliakan tetangganya” (HR. Bukhari 5589, Muslim 70)

Saat berkunjung ke tetangga, tak ada salahnya juga membawa buah tangan untuk mereka. Kebiasaan baik seperti ini dianjurkan oleh Rasulullah melalui sabdanya:

إِذَا طَبَخْتَ مَرَقًا فَأَكْثِرْ مَاءَهُ ، ثُمَّ انْظُرْ أَهْلَ بَيْتٍ مِنْ جِيْرَانِكَ فَأَصِبْهُمْ مِنْهَا بِمَعْرُوْفٍ

“Jika engkau memasak sayur, perbanyaklah kuahnya. Lalu lihatlah keluarga tetanggamu, berikanlah sebagiannya kepada mereka dengan cara yang baik” (HR. Muslim 4766)

5. Jangan Memajang Benda Berbau Syirik

Secara sederhana, syirik artinya menyekutukan Allah. Nah, secara umum ada dua macam syirik yang dikenal dalam hukum syariat.

Pertama, syirik dalam Rububiyyah, yaitu menjadikan sekutu selain Allah yang mengatur alam semesta. Kedua, syirik dalam Uluhiyyah, yaitu beribadah atau memanjatkan doa kepada selain Allah.

Perbuatan syirik sangat dilarang. Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya menyekutukan Allah adalah benar-benar kezaliman yang besar.” (QS. Luqman: 13).

Contoh perbuatan syirik yang terkadang dianggap biasa seperti menyimpan jimat di rumah, patung, gambar, atau benda-benda lain yang dianggap punya kekuatan magis dan mendatangkan rejeki.

6. Memperbanyak Shalat dan Membaca Al-Qur’an

Setiap keluarga muslim dianjurkan untuk menghiasi rumahnya dengan amal ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT. Dari Abu Musa, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Perumpamaan rumah yang disebut nama Allah di dalamnya dan rumah yang tidak disebut nama Allah di dalamnya, seperti perumpamaan orang hidup dan mati.” (HR. Bukhari 6407)

Di hadist lain yang diriwayatkan Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

َ لَاتَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ

“Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian kuburan, sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah”. (HR. Muslim 780)

Demikian tata cara pindah rumah menurut ajaran islam. Semoga bermanfaat!

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Resto di Jaksel Ini Punya Tuna Belly Bakar dan Wagyu Bumbu RW


Jakarta

Masakan Manado dengan sentuhan istimewa bisa dicoba di sini. Dimasak oleh chef berpengalaman dengan teknik khusus yang bikin lidah puas!

Kuliner khas Manado juga banyak digemari. Sayangnya, belum terlalu banyak pilihan restoran Manado di Jakarta, khususnya di Jakarta Selatan.

Namun, belum lama ini muncul restoran Manado baru di Jakarta Selatan yang menarik untuk dikunjungi. Namanya, Mata Karanjang yang berlokasi di Jl. Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.


Mata Karanjang: Resto di Jaksel Ini Punya Tuna Belly Bakar dan Wagyu Bumbu RWSuasana restoran khas Manado, Mata Karanjang di Jakarta Selatan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Dimiliki oleh seorang chef profesional membuat restoran ini dibangun dengan konsep yang cukup berbeda. Pemiliknya, Chef Jovan Koraag ingin restoran ini punya masakan nikmat, terjaga kebersihannya, dan disajikan di suasana yang nyaman.

Chef Jovan benar-benar memperhatikan setiap detail dari restoran ini. Mulai dari interiornya, dapurnya, hingga menu masakan yang ditawarkan.

Pelanggan juga bisa menikmati masakan yang nikmat karena bahan-bahannya segar, berkualitas, dan baru dimasak ketika ada pelanggan yang memesan.

DetikFood menyambangi restoran Mata Karanjang untuk mencicipi langsung cita rasa masakannya, sekaligus berbincang dengan pemiliknya, Chef Jovan.

Mata Karanjang: Resto di Jaksel Ini Punya Tuna Belly Bakar dan Wagyu Bumbu RWBegini suasana restoran Mata Karanjang yang homey dan nyaman. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Restorannya memang tidak begitu besar, hanya menampung kurang lebih 40 pengunjung. Didominasi dengan interior serba kayu cokelat yang membuat suasana restoran lebih nyaman dan ‘homey’.

1. Masakan Manado yang ‘naik kelas’

Mata Karanjang: Resto di Jaksel Ini Punya Tuna Belly Bakar dan Wagyu Bumbu RWMakanan Manado di sini otentik, tetapi diberi sentuhan khas chef Jovan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Jovan Koraag, sebagai chef sekaligus pemilik restoran ini ingin mengembangkan masakan Manado menjadi lebih naik kelas.

Sebagai sosok yang memiliki latar belakang sebagai profesional chef, Jovan ingin semua masakannya mengikuti standar seperti di restoran, mulai dari penyimpanan, persiapan, hingga proses masaknya yang benar-benar diperhatikan takaran bumbu dan bahannya.

“Konsepnya lebih ke elevated Manado cuisine. Jadi lebih ke semuanya bisa di major kalau di sini. Beda dengan dari yang ada di restoran lain,” ujar chef Jovan kepada detikFood.

Soal rasa, chef Jovan juga berani bilang otentik. Sebab sebagian besar bumbu dan bahan dikirim langsung dari Manado.

Namun, karena latar belakangnya, chef Jovan lebih mementingkan keseimbangan rasa. Masakan Manado pada umumnya punya cita rasa yang lebih dominan pedas, tetapi di sini chef Jovan mengubahnya agar rasanya seimbang antara pedas dan bumbu dasar rempahnya tetap terasa.

“Kalau di sini pedas ada. Tapi bumbunya yang mau saya naikin dan keluarin. Jadi ada keseimbangan antara pedas dan bumbu. Tapi untuk keautentikannya tetap ada. Karena bumbu bumbunya masih asli dari sana juga,’ jelasnya.

Chef Jovan tetap ingin menawarkan masakan Manado otentik, tetapi dengan metode masak dan bumbu yang sedikit di ‘twist; sehingga semuanya lebih seimbang.

“Jadi semua orang bisa ngerasain ingredientsnya, nggak cuma pedesnya doang,” ungkap chef ini.

2. Penggunaan bahan berkualitas

Mata Karanjang: Resto di Jaksel Ini Punya Tuna Belly Bakar dan Wagyu Bumbu RWChef Jovan juga mengedepankan bahan-bahan berkualitas. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Pilihan menu makanan di sini cukup banyak. Chef Jovan mengkategorikan sesuai dari olahannya. Ada beberapa olahan dari unggas, seafood atau makanan laut, daging, sayuran, dan makanan pendamping.

Terdapat pilihan ayam dan bebek untuk olahan unggas, yang dimasak dengan bumbu khas Manado. Mulai dari Ragey Ayam, Ayam Woku, Ayam Bulu, Ayam Tuturuga, Ayam Bakar Rica, sampai Ayam Bumbu RW.

Begitupun dengan menu seafood yang terdiri dari pilihan cakalang, tuna belly, rahang tuna, telur ikan, sampai sup kuah ikan Baramundi.

Olahan dagingnya juga komplet, mulai dari Ragey wagyu, Brenebon Soup Iga, Garo Rica, iga Bakar, dan Tingrangsak Lamb.

Chef Jovan mengungkap, bahan-bahan untuk unggas daging dan seafood semuanya sudah dikurasi dan dipilih mana yang paling berkualitas.

Untuk ayamnya menggunakan ayam kampung. Daging sapinya berupa Wagyu good grade, sementara ikannya dipilih yang sashimi grade.

“Kalau untuk orang Manado, seafood atau ikan itu sesuatu banget. Jadi sampai harus ke pulau cari ikan bagus. Kita juga source beberapa vendor yang bisa ship daerah laut di sana,” ungkapnya.

Tidak hanya menu-menu yang ada di daftar, tetapi setiap minggunya chef Jovan juga menawarkan menu ‘Special of the Week’.

Salah satunya ikan baramundi segar yangdimasak dalam daun woka atau daun lontar. Proses masaknya dengan teknik ‘slow cook’ selama kurang lebih dua jam sampai bumbunya meresap ke dalam.

Penasaran dengan cita rasa Tuna Belly hingga Wagyu Bumbu RW? Bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

3. Tuna Belly Bakar yang Gurih Lembut

Mata Karanjang: Resto di Jaksel Ini Punya Tuna Belly Bakar dan Wagyu Bumbu RWSeperti ini penampilan tuna belly yang lembut sedap. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Salah satu menu andalan di restoran ini adalah Tuna Belly Bakar (Rp 130.000). Dalam satu porsinya terdiri dari 3 tuna belly dengan daging yang sangat tebal. Bisa dinikmati untuk 3 sampai 4 orang.

Tuna Belly yang segar dimarinasi sedikit bumbu, salah satunya jeruk sonkit, barulah dibakar sampai tingkat kematangan ‘medium well’. Chef Jovan memang sengaja tidak membakarnya sampai kering untuk mempertahankan tekstur tuna yang lembut.

Setelah dibakar, tuna belly dilapisi dengan saus spesial.

Tidak ada aroma atau amis sama sekali dari tunanya. Dagingnya tebal dan sangat lembut. Rasa asam dari marinasi jeruk songketnya cukup tercap kuat di lidah. Rasa smokey dari bakarannya juga sangat ringan, dominan rasa asam dari marinasi bumbunya.

Sausnya sendiri terasa gurih dan pedas seimbang, tidak berlebihan. Jika merasa kurang pedas, bisa dimakan dengan tambahan sambal dabu yang pedas segar atau sambal bakarnya.

3. Ayam Woku dan Bumbu RW Wagyu yang istimewa

Mata Karanjang: Resto di Jaksel Ini Punya Tuna Belly Bakar dan Wagyu Bumbu RWAyam wokunya juga tidak kalah sedap, punya bumbu yang berempah, tetapi ringan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Jika tidak mau ikan, bisa pesan olahan ayam dan dagingnya. Ayam Woku (Rp 95.000) dan Bumbu RW Wagyu (Rp 170.000) patut jadi pilihan.

Ayam Woku menggugah selera dengan kombinasi warna kuning dari bumbu dan hijau dari garnish daun. Potongan ayamnya kecil-kecil sehingga lebih mudah dimakan.

Meskipun menggunakan ayam kampung, tetapi tekstur dagingnya tidak alot sama sekali. Chef Jovan memang mengakui dirinya memiliki teknik khusus untuk mengolah ayam kampung ini.

Bumbu wokunya cukup cair dengan rasa rempah yang pas. Kami juga mencap rasa gurih santan di dalamnya.

Makin sedap karena ada sentuhan rasa asam menyegarkan. Daun jeruk, kemangi, dan serainya menambah aroma dan kenikmatan pada ayam ini.

Olahan dagingnya juga nikmat sekali dimakan dengan nasi hangat. Menggunakan daging wagyu good grade membuat Bumbu RW Wagyu ini punya tekstur sangat lembut, tetapi masih ada serat-serat dagingnya.

Pelanggan masih bisa merasakan sensasi mengunyah daging, tapi tidak perlu mengeluarkan tenaga besar.

Mata Karanjang: Resto di Jaksel Ini Punya Tuna Belly Bakar dan Wagyu Bumbu RWSeperti ini tampilan wagyu Bumbu RW yang tidak kalah lezat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Bumbu yang kental dan lebih kering ini menyelimuti daging wagyunya. Rasa pedas bermepah dari pala dan cengkehnya cukup terasa. Rasa gurihnya juga tidak berlebihan.

Tambahan daun jeruk segarnya juga membuat hidangan ini semakin beraroma dan nikmat.

4. Perkedel Milu dan Kangkung Bunga Pepaya sebagai pelengkap

Mata Karanjang: Resto di Jaksel Ini Punya Tuna Belly Bakar dan Wagyu Bumbu RWAdapun perkedel Milu yang sayang untuk dilewatkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Selain makanan utama, kamu juga tidak boleh melewatkan makanan pelengkap, seperti Perkedel Milu (Rp 40.000) dan sayuran Kangkung Bunga Pepaya (Rp 45.000).

Perkedel Milu adalah bakwan jagung khas Manado. Dibuat dari jagung yang manis, dengan tambahan telur dan tepung, kemudian digoreng sampai renyah.

Berbeda dari perkedel jagung pada umumnya, di restoran ini perkedelnya benar-benar lebih dominan jagung daripada tepungnya. Rasanya pun dominan manis dari jagung dibandingkan rasa gurih dari tambahan tepung dan telurnya.

Enaknya dimakan saat masih panas agar bisa merasakan tekstur renyah yang nikmat. Dicocol ke sambal pun enak, dan justru menciptakan rasa lebih kompleks karena ada kombinasi pedas dan manis.

Sayuran pelengkap, seperti Kangkung Bunga Pepaya juga sangat cocok menemani menu-menu masakan Manado. Kangkung Bunga Pepaya tidak pahit sama sekali. Tercap rasa gurih yang ringan, cocok membantu menetralisirkan rasa pedas gurih dari menu makanan lain.

Selain menu yang disebutkan di atas, ada beberapa menu khas Manado lainnya yang bisa dipesan. Pilihan minuman hingga kue-kue Manadonya juga beragam.

Ke depannya, chef Jovan sedang merancang menu brunch akhir pekan sehingga pelanggan bisa merasakan bagaimana orang Manado biasanya menikmati sarapan.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com