Bikin Aktivitas Mudah dan Nyaman, Begini Tips Bangun Rumah Ramah Lansia


Jakarta

Rumah semestinya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi penghuninya, termasuk untuk yang sudah lansia. Oleh karena itu, fitur rumah perlu disesuaikan sesuai kebutuhan lansia agar mereka dapat mudah beraktivitas.

Pasalnya, lansia cenderung memiliki kondisi fisik yang lebih renta, sehingga terkadang membutuhkan alat bantu untuk memudahkan mobilitas di dalam rumah. Maka, ada beberapa aspek dari interior rumah yang perlu disesuaikan.

Melansir dari laman HomeLane, berikut ini tips membuat rumah ramah lansia yang memudahkan pergerakan mereka di rumah.


Mudahkan Akses buat Kursi Roda

Tak jarang lansia membutuhkan kursi roda karena sulit jalan, sehingga perlu menggunakan kursi roda. Apabila ada penghuni rumah yang menggunakan kursi roda, sebaiknya memastikan kemudahan akses kursi roda.

Kamu bisa mengatur perabotan di rumah agar tidak sesak serta menggunakan pintu yang lebih besar, bahkan dua pintu. Meskipun tidak ada yang menggunakan kursi roda di rumah, tidak ada salahnya tetap memastikan kemudahan akses kursi roda untuk berjaga-jaga sewaktu-waktu diperlukan.

Pasang Pegangan Kamar Mandi

Pegangan kamar mandi merupakan benda esensial untuk menjaga keamanan lansia. Pegangan ini membantu lansia untuk berdiri di kamar mandi sekaligus mencegah supaya tidak terjatuh.

Kamu dapat memasang pegangan di beberapa area di tembok kamar mandi menggunakan baut agar tidak mudah lepas.

Pencahayaan yang Cukup

Pastikan penerangan di seluruh rumah memadai untuk lansia, mengingat penglihatan seseorang bisa berkurang dengan semakin bertambahnya usia. Selain itu, saklar lampu sebaiknya ditempatkan di posisi yang mudah diraih oleh mereka.

Furnitur Ramah Lansia

Hindari terlalu banyak barang di dalam rumah, termasuk perabotan. Lalu, furnitur dengan sisi tajam sebaiknya dihindari juga.

Pastikan furnitur di dalam rumah juga dapat menunjang lansia seperti penggunaan kursi yang kokoh dan seimbang serta penempatan meja nakas di samping tempat tidur untuk menaruh keperluan mereka seperti kacamata, air minum, dan obat-obatan.

Pastikan Ada Pemandangan Outdoor

Selain aman dan fungsional, interior rumah perlu dibuat menyenangkan bagi lansia. Salah satunya dengan menyediakan akses pemandangan dan udara ke luar rumah.

Hal ini dapat dicapai dengan memasang jendela yang lebih besar atau balkon supaya mereka bisa merasakan suasana di luar rumah. Berikan pemandangan jalanan dan taman luar sekaligus asupan vitamin D dari sinar matahari.

Itulah beberapa tips membuat rumah ramah lansia untuk agar keluarga bisa hidup lebih nyaman dan aman di dalam huniannya.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Sedapnya Pecak Gurame dan Gabus Pucung di Warung Betawi-Sunda


Jakarta

Di Bekasi ada warung makan yang viral berkat kenikmatan masakannya. Mereka menawarkan masakan Betawi-Sunda yang dibuat dengan resep turun-temurun. Harganya terjangkau!

Menuju akhir tahun paling pas menghabiskan waktu bersama dengan keluarga. Selain menikmati makanan-makanan di mall atau restoran mewah, coba mampir ke warung makan tradisional yang menunya tak kalah enak.

Bekasi menjadi salah satu daerah yang dipenuhi kehadiran warung makan khas Betawi. Namun, belakangan ini ada salah satu warung yang menarik perhatian. Bahkan, warungnya tak pernah sepi pelanggan. Mereka harus rebutan kursi dan meja untuk makan di sana.


Menu makanan yang ditawarkan juga beragam, khas masakan Betawi-Sunda. Kamu bisa mencicipi pecak ikan, gabus pucung, sop iga, dan aneka sayur tumisan khas Betawi yang mungkin jarang ditemukan di warung makan Betawi lainnya.

Harga menu makanannya dibanderol mulai dari Rp 5.000 sampai Rp 70.000an, tergantung jenis ikan dan potongan yang dipilih.

Berikut aneka menu sedap di Saung Matoa:

Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
Nama Tempat Makan Saung Matoa
Alamat l. Wibawa Mukti II Jl. Sumur Binong, RT.002/RW.012, Jatisari, Kec. Jatiasih, Kota Bks, Jawa Barat 17426
No Telp 0812-8750-1204
Jam Operasional Senin-Kamis dan Sabtu-Minggu : 07.00 – 19.00 WIB
Estimasi Harga Rp 5.000 sampai Rp 70.000an
Tipe Kuliner Masakan Betawi-Sunda
Fasilitas
  • Area meja dan kursi cukup luas
  • Tempat parkir luas
  • Toilet
  • Mushalla

1. Warung makan sederhana buat kumpul keluarga

Saung MatoaSaung Matoa menjadi salah satu tempat makan tepat jika ingin menikmati kuliner Betawi bersama keluarga. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Seperti namanya, Saung Matoa, warung makan ini juga punya konsep seperti saung. Area makannya berada di dalam gubuk kecil yang semi outdoor.

Menurut pemiliknya, Pinkan, Saung Matoa mulai viral sejak 2 tahun lalu. Namun pelanggannya memang baru membludak belakangan ini.

Warung makan ini cukup ramai dipadati pengunjung, terlebih saat jam makan siang. Namun, tak perlu khawatir karena bisa menampung kurang lebih 50 pelanggan. Jadi, sangat cocok disambangi oleh rombongan keluarga.

Suasana di sini asri dikelilingi pohon-pohon rindang. Namun saat ramai pengunjung, warung makan ini menurut kami tetap panas dan agak sumpek karena tidak ada pendingin udara.

Dapur dan tempat pemesanannya juga berbeda dari area makan. Jadi kalau kesini, pengunjung bisa langsung pesan makanan di area saung bagian depan, barulah mencari meja dan kursi. Makanan akan diantar berdasarkan nama pemesan.

2. Habiskan ratusan kilogram ikan

Saung MatoaSaung Matoa bisa menghabiskan ratusan kilogram ikan dalam sehari. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Saung Matoa buka pukul 07.00 pagi, tetapi semua masakan baru siap sekitar pukul 09.00 pagi.

Beberapa masakan sudah dimasak dari pagi, tetapi ada juga yang baru dimasak setelah dipesan.

Seperti ikan pecak atau gabus pucung, biasa dibuat dadakan. Atau memang jika stok masakan sebelumnya sudah habis, mereka langsung membuat yang baru.

Ikan pecak dan gabus pucung jadi menu andalan di sini. Tak heran, jika dalam satu hari mereka bisa menghabiskan 100 kilogram campuran ikan gurame dan mujair saat akhir pekan.

Saat hari biasa, memang jumlahnya cukup jauh berbeda, tetapi masih terbilang banyak. Sekitar 40-45 kilogram ikan gurame dan mujair bisa ludes.

Untuk ayam dan ikan gabus pucung juga punya hitungan berbeda. Menurut Pinkan, mereka bisa menghabiskan kurang lebih 10 ekor ayam dan 10 kilogram gabus pucung berukuran jumbo.

Kenikmatan ikan pecak hingga sop iga bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

3. Sedapnya pecak gurame berbumbu kacang berempah

Saung MatoaPecak ikan gurame menjadi salah satu andalan di sini. Bisa pakai kacang atau tanpa kacang. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Pecak ikan bisa dibuat dari ikan gurame atau ikan nila. Kami memilih ikan gurame yang disiram dengan bumbu pecak kacang. Namun, pelanggan bisa juga pilih bumbu pecak bening.

Guramenya punya ukuran lumayan besar dengan berat kurang lebih 500-600 gram. Bisa dimakan untuk 2 sampai 3 orang. Disajikan dalam cobek batu dengan lumuran bumbu pecak melimpah dan potongan jeruk nipis

Ikannya digoreng terlebih dahulu, tetapi tidak sampai terlalu kering. Menurut kami daging ikan guramenya tebal, lembut, dan padat.

Meskipun masih ada aroma tanah, tetapi cukup tertutupi dengan balutan bumbu pecaknya yang berempah.

Bumbu itu gabungan kencur, jahe, kacang tanah, cabai, bawang, dan bumbu rahasia lainnya. Bumbu-bumbunya dipotong kasar sehingga teksturnya masih terasa ketika dikunyah.

Saat ikan guramenya dimakan dengan bumbu pecak, rasa rempah kencur langsung tercecap kuat di lidah. Disusul dengan rasa jahe dan kacang yang ringan di akhir. Bumbu pecaknya tidak terlalu pedas, dan menurut kami kurang gurih karena lebih dominan rasa rempahnya.

4. Gabus pucung jumbo yang layak dicoba

Saung MatoaBisa juga menikmati olahan ikan gabus pucung yang ukurannya jumbo. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Selain olahan pecak, kami juga mencoba olahan gabus pucung. Bisa pilih mau bagian kepala, bagian badan tengah, sampai ekor. Harganya juga bervariasi, tetapi paling mahal adalah bagian kepala yang dibanderol sekitar Rp 70.000an.

Saking besarnya, kepala ikan gabus ini sampai keluar melebihi mangkuk. Disajikan dengan siraman kuah pucung dengan warna cokelat kehitaman dari kluweknya dan taburan bawang goreng.

Ikannya gabusnya juga sudah digoreng dengan tekstur daging yang menurut kami lebih kering daripada gurame pecak. Tidak ada jejak aroma amis di olahan ikan ini.

Rasa kuahnya lebih dominan gurih, dengan sedikit sentuhan rasa asam dan pedas. Tercecap juga sedikit rasa pahit khas kluwek.

5. Sop iga dan tumis pepaya sebagai pelengkap

Saung MatoaOlahan sop iga yang gurih sedap juga bisa dicoba. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Kalau tidak suka ikan, coba pesan sop iga. Sop iganya juga menjadi salah satu andalan di sini karena cepat sekali habis. Beruntung, kami masih kebagian.

Sop iganya terdiri dari 3-4 potongan iga ukuran sedang, tidak full daging karena masih ada beberapa bagian berlemak.

Meskipun begitu, tekstur iganya sangat lembut. Lemak atau gajinya juga tidak begitu kenyal, sehingga mudah dikunyah.

Semakin nikmat dimakan dengan kuah kaldunya yang bening dengan rasa gurih dan sedikit pedas lada.

Saung MatoaSemua makanan di sini bisa dinikmati bersama dengan sambalnya yang pedas Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Lauk utama ini bisa dimakan dengan pelengkap tumis daun pepaya yang gurih dan sedikit pahit. Pilihan lain ada seporsi lalapan, terdiri dari selada, mentimun, dan leunca.

Jangan lupa pesan tambahan sambalnya yang segar, pedas, dan cocok dipadukan dengan aneka lauk.

Kalau tertarik, bisa mampir langsung ke Saung Matoa berlokasi di Wibawa Mukti II Jl. Sumur Binong, RT.002/RW.012, Jatisari, Kec. Jatiasih, Kota Bks, Jawa Barat 17426. Buka Senin-Kamis dan Sabtu-Minggu mulai pukul 07.00-19.00 WIB.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Suami-Istri Cerai tapi Rumah Masih KPR, Bagaimana Baginya?


Jakarta

Perceraian tidak hanya memisahkan ikatan pernikahan, tetapi juga menimbulkan masalah hukum terkait pembagian harta gono-gini. Pembagian harta gono-gini akan semakin rumit ketika menghadapi harta yang masih kredit, contohnya seperti rumah yang masih KPR.

Harta gono-gini adalah harta yang diperoleh selama perkawinan dan menjadi hak bersama antara suami-istri. Dalam praktiknya, penyelesaian harta gono-gini seringkali menjadi titik perdebatan, terutama ketika properti seperti rumah masih dalam proses kredit.

Dalam Pasal 32 ayat (2) UU Perkawinan menegaskan bahwa penentuan rumah tempat tinggal yang sedang dalam kredit harus ditentukan secara bersama oleh suami dan istri.


Jadi, ketika pasangan memutuskan untuk bercerai, pembagian harta tersebut menjadi suatu keharusan. Seperti yang telah disebutkan pada Pasal 37 UU Perkawinan bahwa pembagian harta bersama diatur sesuai hukum masing-masing.

Mengutip laman HukumOnline, dalam kasus rumah KPR atau harta bersama yang masih dalam kredit, hakim memiliki beberapa opsi dalam membuat keputusan:

1. Penjualan Melalui Over Kredit

Hakim dapat memerintahkan penjualan rumah kepada pihak ketiga melalui over kredit, di mana hasilnya dibagi secara adil antara mantan suami dan istri.

2. Pembagian Utang

Hakim juga dapat memutuskan pembagian sisa utang yang belum dilunasi, di mana tanggungan ditanggung secara seimbang oleh mantan suami dan istri.

Namun, ada juga kemungkinan hakim menolak gugatan pembagian harta gono-gini jika statusnya masih dalam kredit, sesuai dengan SEMA No. 3 Tahun 2018. Putusan ini menyatakan bahwa jika objek sengketa masih digunakan sebagai jaminan utang atau terdapat sengketa kepemilikan, maka gugatan pembagian harta tidak dapat diterima.

Oleh karena itu, untuk menentukan nasib rumah yang masih dalam kredit, suami-istri harus berdiskusi tentang opsi yang tersedia. Contohnya penjualan, pembagian utang, atau penyerahan kepada pihak lain. Dengan begitu, pembayaran kredit tetap menjadi tanggung jawab bersama mantan suami-istri, dan pihak bank biasanya tidak akan ikut campur dalam urusan pribadi mereka.

Kesepakatan terkait harta kredit menjadi penting untuk memastikan kelancaran proses pembagian harta gono gini dan pembayaran kredit, apakah akan dijual, dilanjutkan pembayarannya, atau dialihkan kepemilikannya kepada pihak lain.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Empuk Berempah Bebek Madura Legendaris di Surabaya


Jakarta

Plesiran ke Surabaya jangan sampai melewatkan nasi bebek Madura yang nikmat berempah. Salah satu yang layak dicoba ada Bebek Purnama yang eksis sejak 1980an.

Berkat lokasi geografinya yang berdekatan antara Surabaya dan Madura memiliki keterikatan pada budaya kulinernya. Madura yang terpisah pada pulaunya sendiri dari Surabaya rupanya memiliki andil besar dalam pengaruh kuliner.

Banyaknya nasi bebek khas Madura di Surabaya menjadi saksi percampuran antara dua daerah tersebut. Di Surabaya ada salah satu pelopor nasi bebek khas Madura yang terkenal sebagai sang legenda.


Bebeknya yang empuk dengan bumbu hitam dan sambal yang berempah bikin siapapun yang mencobanya ketagihan. Namanya Bebek Purnama ‘Asli’ yang konon popularitasnya sampai ditiru penjual nasi bebek hampir se-Jawa Timur.

Detail Informasi
Nama Tempat Makan Bebek Purnama ‘Asli’
Alamat Jl. Dinoyo, Keputran, Kec. Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur.
No Telp
Jam Operasional Senin – Sabtu, 16.00 – 23.00 WIB
Minggu TUTUP
Estimasi Harga Rp 10.000 – Rp 25.000
Tipe Kuliner Tradisional
Fasilitas
  • Makan di Tempat
  • Bawa Pulang
Bebek Purnama AsliWarung Purnama menyajikan nasi bebek dan nasi ayam goreng sejak 1989. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Sudah beroperasi sejak 1989

Tenda bebek goreng yang berada tepat pada posisi hook ini tak pernah berubah sejak awal buka. Warung Bebek Purnama ‘Asli’ dibenarkan oleh salah satu pekerjanya telah buka sejak tahun 1980an, sementara menurut sumber yang lain dikatakan bahwa warung nasi bebek ini telah buka sejak 1989.

Dari pertama kali buka hingga kini, Bebek Purnama dikelola secara turun temurun oleh keluarga besar dan kerabat sang empunya yang datang langsung dari Madura. Warung nasi bebek ini awalnya dirintis oleh Umik Mardiah.

Penamaannya diambil dari bioskop Purnama yang kini sudah tutup dan berlokasi persis di belakang warung. “Warung Purnama. Nasi Bebek Goreng. Nasi Ayam Goreng. Tidak Buka Cabang” begitu penekanan warung nasi bebek ini yang mengaku sebagai pelopor.

Ternyata setelah mengonfirmasi kepada salah satu pekerjanya, nama Warung Purnama digunakan oleh banyak penjual nasi bebek se-Jawa Timur. Sehingga keluarga pemilik memutuskan untuk menambahkan embel-embel Warung Bebek Purnama ‘Asli’ pada Google maps.

Digoreng dadakan

Bebek Purnama AsliPotongan bebek-bebek yang dipesan pelanggannya digoreng dadakan. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Menyambangi Warung Purnama sekitar pukul 18.45 WIB, detikfood disambut dengan hiruk pikuk warung yang padat. Warung yang mulai buka pukul 16.00 – 23.00 ini akan mengalami lonjakan pelanggan ketika waktu makan malam tiba.

Semua makanan yang disajikan dimasak secara dadakan di warung sehingga terjaga kesegaran dan kehangatannya. Hanya bebek yang sudah dipresto dan siap goreng yang tersedia sebagai stok.

Untuk alur pemesanannya sendiri, pertama-tama pelanggan datang dan mencari meja yang kosong. Kemudian akan ada pekerja yang mencatat pesanan, baik untuk nasi bebek, nasi ayam, jeroan, dan minuman.

Setelah pesanan dicatat, potongan bebek dan jeroan akan digoreng terlebih dahulu. Begitu pula lalapan yang segar akan baru disiapkan ketika bebek hendak diantar ke pelanggan.

Oh ya, bahkan nasinya sekalipun dimasak langsung di warung tenda yang sama. Sehingga sesekali akan terhirup aroma harum dari nasi putih yang baru matang dan dimasak dengan langseng atau panci kukus secara tradisional.

Empuknya bebek dan sambalnya yang bikin nagih ada di halaman selanjutnya.

Daging bebek empuk dan tak amis

Bebek Purnama AsliDaging bebeknya memiliki tekstur empuk dan tidak berbau amis sama sekali. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Untuk membuktikan keempukan daging bebeknya, ada dua potongan yang dipesan oleh tim detikfood. Bagian paha yang konon lebih berlemak sehingga seharusnya juicy dan bagian dada untuk membuktikan bahwa dagingnya yang minim lemak juga takkan terlalu kering.

Tanpa lama menunggu seporsi nasi bebek goreng dengan bagian dada dan lalapan seharga Rp 25.000 datang disajikan. Begitu pula dengan nasi bebek goreng bagian paha yang harganya dibanderol sama.

Tekstur bagian kulit bebeknya tebal dan kenyal namun terbilang renyah untuk sekelas kulit bebek. Setelah berhasil melepaskan kulitnya langsung tampak daging bebek yang juicy dan tak terlihat bagian seratnya.

Pada potongan dada bebek sekalipun, dagingnya tebal dan tetap juicy. Tak ada bau amis yang tercium saat pertama kali disuap tanpa bantuan sambal sekalipun.

Taburan serundeng dan bumbu hitam yang royal menambah komplet rasanya yang berempah. Seporsi nasi bebek yang kompletnya sudah dilengkapi dengan nasi putih, sepotong bebek, lalapan kol, timun, dan kemangi, serta sepotong tempe goreng.

Jeroan dan sambal bikin lezatnya komplet

Bebek Purnama AsliAdalah sambal yang pedas menggigit menjadi pelengkap yang paling dicari pelanggan. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Selain potongan daging bebek, pelanggan juga bisa menambah jeroan seperti ati, ampela, usus, dan bagian kepala bebek yang banyak disukai pelanggan Warung Purnama. Harga jeroan dan kepala bebek dibanderol mulai dari Rp 10.000 – Rp 18.000 per potong.

Jeroan bebeknya juga tak berbaru amis dan benar-benar bersih. Hanya saja karena memiliki tekstur yang berbeda daripada jeroan ayam, bagian usus dan ampelanya masih sangat kenyal sehingga sulit untuk sekadar dipotong dengan tangan.

Namun tidak mengurangi rasa lezatnya yang berhasil menyerap bumbu rempah dengan sempurna. Tetapi disamping potongan bebek dan berbagai pelengkapnya, sambal merah yang disajikan di atas meja menjadi bintang utamanya.

Sambal yang bebas diambil sepuasnya ini menjadi daya tarik yang banyak diincar pelanggan Warung Purnama. Sambalnya pedas, gurih, tanpa semburat manis dan berpadu seimbang ketika disantap bersama daging bebek.

Karakteristik sambalnya menggunakan cabai merah, digoreng hingga berminyak, dan sedikit aroma terasi lembut yang tercium ketika disendok dari wadahnya. Sambal di warung bebek ini tidak akan langsung menohok pedasnya pada mulut sehingga rasanya akan sulit berhenti untuk menambahkan ke atas piring.

Namun jika tak sadar dan mengambilnya terlalu banyak, akan ada sensasi panas pada perut. Untuk membasuhnya paling cocok menggunakan es teh atau es jeruk yang dapat dipesan kepada pelayan di Warung Purnama.

Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

(dfl/odi)



Sumber : food.detik.com

Cara Tepat Menghilangkan Noda Keringat di Pakaian


Jakarta

Keringat adalah hal yang wajar dalam hidup kita, tapi terkadang menyisakan noda dan aroma yang tidak sedap di pakaian. Dilansir dari martha Stewart, walaupun keringat pada dasarnya adalah air, perubahan warna terjadi saat keringat bercampur dengan kotoran, minyak, dan bakteri pada kulit.

Keringat juga bisa menimbulkan noda jika tercampur dengan deodoran. Terlepas dari penyebabnya, noda keringat gampang dibersihkan dengan memakai bahan pembersih alami yang mungkin ada di rumahmu.

Saat keringat bercampur dengan minyak pada kulitmu atau bahan yang terkandung dalam deodoranmu, keringat bisa menimbulkan noda. Berikut cara menghilangkannya


Alat dan Bahan

1. Cuka putih
2. Mangkuk
3. Air
4. Kain mikrofiber atau spons
5. Deterjen cair ringan
6. Soda kue

Cara Menghilangkan Noda Keringat

1. Campurkan air dan cuka putih dengan perbandingan yang sama ke dalam mangkuk
2. Oleskan campuran tersebut di bagian yang terkena noda dengan kain atau spons bersih
3. Gosok area yang terkena noda memakai kain secara perlahan dengan gerakan melingkar
4. Biarkan campuran tersebut menempel pada noda
5. Bilas area tersebut dengan air dingin untuk membersihkan campuran tadi
6. Cuci pakaian tersebut seperti biasa menggunakan deterjen cair lembut, dengan tetap memperhatikan petunjuk label perawatan
7. Keluarkan pakaian dari mesin cuci dan periksa lagi untuk memastikan nodanya hilang
8. Kalau masih ada, ulangi langkah-langkah di atas atau gunakan sesuatu yang lebih kuat

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Gurihnya Juara! Bakmi Ayam Kampung Jamur Legendaris 55 Tahun


Jakarta

Tempat makan ini letaknya tersembunyi di Cikini, Jakarta Pusat. Meskipun sederhana, racikan bakmi ayam kampunya kondang sejak 1970.

Menelusuri sepanjang jalan Cikini, ada banyak jajanan, restoran sampai tempat makan tersembunyi yang belum banyak orang tahu. Salah satunya Bakmi Tan Ayam Kampung yang lokasinya ‘nyempil’ di Jalan Probolinggo, Gondangdia.

Tempat makan bakmi ini lokasinya berada di halaman rumah lama yang sederhana. Sang pemilik Ko Petrus, terjun langsung untuk meracik bakmi halal ini yang sudah ada sejak 55 tahun yang lalu.


Berikut beberapa menu klasik di Bakmi Tan Ayam Kampung:

Detail Informasi Bakmie Tan Ayam Kampung
Nama Tempat Makan Bakmie Tan Ayam Kampung
Alamat Jl. Probolinggo No.4 Pav, RT.1/RW.2, Gondangdia, Jakarta Pusat.
No Telp 0818-798-989
Jam Operasional 09.00 – 17.00 (Minggu tutup).
Estimasi Harga Rp 35.000 – Rp 64.000
Tipe Kuliner Bakmi
Fasilitas
  • Cashless
  • Semi outdoor dining

1. Bakmi ayam kampung diracik pemiliknya

Bakmi Tan : Gurihnya Juara! Bakmi Ayam Kampung Jamur Legendaris 55 TahunBakmi Tan : Gurihnya Juara! Bakmi Ayam Kampung Jamur Legendaris 55 Tahun Foto: detikFood

Sebelum pindah ke Cikini, Bakmi Tan pertama kali berjualan di kawasan Pecenongan. Ko Petrus sang pemilik kedai menceritakan bahwa ia mulai jualan di Cikini pada tahun 2010 atau sekitar 15 tahun silam.

“Saya memang dari kecil hobi masak, keluarga saya juga jago masak jadi bisa dibilang buat bakmi itu sudah keturunan. Ciri khas Bakmi Tan semuanya bahannya tanpa pengawet, saya olah sendiri dan tanpa tambahan MSG serta halal,” ungkap Ko Petrus yang usianya sudah menginjak angka 70.

Bakmi Tan : Gurihnya Juara! Bakmi Ayam Kampung Jamur Legendaris 55 TahunBakmi Tan : Gurihnya Juara! Bakmi Ayam Kampung Jamur Legendaris 55 Tahun Foto: detikFood

Meski sudah tak muda lagi, setiap harinya Ko Petrus masih semangat membuat mie hingga melayani pengunjung.

“Sempat pernah ada karyawan kerja di sini, meski karyawan itu punya latar belakang memasak tapi rupanya racikan bakminya kurang sesuai sama pelanggan. Jadi akhirnya saya turun tangan lagi untuk racik bakminya,” ujar Ko Petrus ramah.

2. Bakmi dibuat dengan telur bebek

Bakmi Tan : Gurihnya Juara! Bakmi Ayam Kampung Jamur Legendaris 55 TahunBakmi Tan : Gurihnya Juara! Bakmi Ayam Kampung Jamur Legendaris 55 Tahun Foto: detikFood

Sempat didatangi food vlogger Nex Carlos, tempat makan ini mulai diketahui banyak orang. Akan tetapi Ko Petrus menyebut bahwa pelanggan setianya masih berdatangan untuk makan di tempatnya.

“Saya selalu berinovasi, memang resep mie ini pakai resep keluarga. Mie saya buat pakai telur bebek dan tanpa pengawet atau campuran apapun, jadi mie hanya kuat di suhu ruangan selama 1-2 jam untuk menjaga kualitasnya. Begitu juga dengan sayurnya saya pakai sayur siomak bukan sawi, teksturnya lebih renyah meski sudah direbus,” ungkap Ko Petrus.

Setiap harinya Ko Petrus tidak menghitung berapa jumlah porsi yang terjual. Ia biasanya menghitung dari jumlah ayam kampungnya. Dalam sehari bisa menghabiskan 5-10 ekor ayam kampung.

3. Cita Rasa Bakmi Ayam Kampung Halal

Bakmi Tan : Gurihnya Juara! Bakmi Ayam Kampung Jamur Legendaris 55 TahunBakmi Tan : Gurihnya Juara! Bakmi Ayam Kampung Jamur Legendaris 55 Tahun Foto: detikFood

Menu utama yang paling banyak dipesan ada Bakmi Bakso Sapi (Rp 64.000) dan Bakmi Swikiaw Shitake (Rp 64.000). Mie diracik tanpa menggunakan minyak ayam melainkan minyak dari campuran kacang tanah dan kacang kedelai tanpa campuran minyak hewani atau bawang putih.

Disajikan dengan kuah terpisah, tampilan bakmi tampak menggugah selera dengan irisan jamur shitake dan taburan wijen di atasnya. Jenis mienya keriting kecil dengan tekstur mie yang kenyal dan garing. Meski tidak menggunakan MSG, tapi rasanya tetap enak karena mie direbus dengan kaldu ayam kampung yang gurih.

Bakmi Tan : Gurihnya Juara! Bakmi Ayam Kampung Jamur Legendaris 55 TahunBakmi Tan : Gurihnya Juara! Bakmi Ayam Kampung Jamur Legendaris 55 Tahun Foto: detikFood

Irisan daging kampung yang direbus cukup royal, tak terlalu berminyak dan daging ayamnya tetap empuk. Tampilan mie ayam ini mirip dengan mie ayam ala Hong Kong yang bersih.

Topping suikiaw tak kalah menarik perhatian Suikiaw, sejenis pangsit dibuat dadakan ketika ada yang pesan, menggunakan isian daging udang dan ayam yang dicincang halus. Ukurannya cukup besar mirip seperti gyoza, rasanya tidak terlalu asin cocok disantap dengan bakmi dan kaldu ayam.

Cek menu lainnya di halaman berikutnya!

4. Menu Bihun dan Otak-otak

Bakmi Tan : Gurihnya Juara! Bakmi Ayam Kampung Jamur Legendaris 55 TahunBakmi Tan : Gurihnya Juara! Bakmi Ayam Kampung Jamur Legendaris 55 Tahun Foto: detikFood

Di Bakmi Tan menu makanannya memang tidak banyak, hanya ada bakmi dan bihun serta camilan seperti otak-otak dan bakso goreng. Alasannya karena Ko Petrus ingin menjaga mutu kualitas makanan yang ia sajikan ke pembeli.

Seperti menu Bihun Pangsit Swikiaw Shitake (Rp 64.000), berbeda dengan bihun di kedai bakmi Bangka, di sini Ko Petrus menggunakan jenis bihun beras yang lebih tinggi serat. Bihun direndam menggunakan air panas selama kurang dari 2-3 menit agar teksturnya tidak hancur. Rasanya sama enaknya dengan bakmi, porsinya pun mengenyangkan.

Bakmi Tan : Gurihnya Juara! Bakmi Ayam Kampung Jamur Legendaris 55 TahunBakmi Tan : Gurihnya Juara! Bakmi Ayam Kampung Jamur Legendaris 55 Tahun Foto: detikFood

Terakhir ada Otak-otak (Rp 35.000) dan Bakso Goreng Ayam (Rp 35.000). Kedua camilan ini dibuat secara homemade oleh Ko Petrus.

“Otak-otak saya pakai ikan tenggiri segar sebagai bahan utamanya. Begitu juga dengan bakso gorengnya pakai daging ayam. Keduanya tidak menggunakan MSG atau pengawet tapi pakai bumbu sederhana saja,” pungkas Ko Petrus.

Bakmi Tan : Gurihnya Juara! Bakmi Ayam Kampung Jamur Legendaris 55 TahunBakmi Tan : Gurihnya Juara! Bakmi Ayam Kampung Jamur Legendaris 55 Tahun Foto: detikFood

Ia sejak dulu memiliki misi untuk menyajikan makanan yang enak dan lebih sehat untuk pelanggannya. Meskipun harga yang ditawarkan sedikit lebih mahal dari mie ayam umumnya, tetapi setara dengan kualitas dan rasa yang diberikan.

Bagi yang tertarik ingin mencoba bakmi legendaris ini bisa berkunjung langsung ke Bakmi Tan atau memesannya via aplikasi ojek online.

(sob/odi)



Sumber : food.detik.com

Tutorial Nge-blur Gambar Rumah di Google Maps Street View


Jakarta

Kita semua pasti sudah familiar dengan aplikasi Google Maps untuk navigasi atau penunjuk jalan. Google Maps adalah salah satu aplikasi buatan Google yang berbentuk layanan peta dan bisa diakses melalui web browser, atau perangkat seluler. Aplikasi ini dapat menampilkan gambar berbagai lokasi jalanan di seluruh dunia dengan cukup detail. Ada banyak fitur di dalam aplikasi Google Maps, salah satunya adalah fitur street view yang memungkinkan kita untuk melihat sebuah lokasi atau jalan dari sudut pandang orang pertama.

Fitur street view ini berguna untuk melihat eksterior tempat yang ingin kita kunjungi dengan lebih detail agar tidak tersesat atau salah tempat. Namun dengan segala kelebihannya, Google Maps juga bisa digunakan oleh pencuri dan penguntit untuk melakukan kejahatan. Mudahnya akses Google Maps yang bisa diakses di mana saja dan kapan saja membuat para pelaku kejahatan juga semakin mudah untuk menjalankan aksinya.

Tapi kamu tidak perlu khawatir, ternyata Google Maps memberikan akses kepada kita untuk memburamkan atau blur rumah, wajah, bahkan plat nomor kendaraan. Dilansir dari laman CNET.Com, inilah tutorial nge-blur rumah atau objek di Google Maps.


1. Buka Google Maps di Laptop atau PC

Untuk memburamkan foto di Google Maps, kamu harus melakukannya di laptop atau PC. Fitur pemburaman tidak tersedia di aplikasi Google Maps di iOS atau Android, sehingga harus diakses melalui browser. Sebernarnya fitur ini bisa saja diakses melalui browser web di perangkat seluler, tapi akan lebih mudah untuk menggunakan browser web di laptop atau PC kamu.

2. Masukkan Alamat Rumah/Objek yang Ingin Di-blur

Setelah masuk ke laman Google Maps, masukkan alamat rumah atau alamat objek yang ingin di-blur di kotak pencarian (search bar), dan klik foto rumah atau objek yang muncul.

3. Klik Laporkan Masalah di Pojok Kanan Bawah

Di bagian pojok kanan bawah, ada tulisan kecil atau kolom bertuliskan laporkan masalah (report a problem), dan klik di bagian itu. Setelah itu akan muncul kotak, dan kamu bisa memilih area atau objek mana yang ingin kamu blur di dalam kotak tersebut.

4. Pilih Objek Apa yang Ingin Di-blur

Setelah kamu selesai menyesuaikan gambar, kamu harus pilih apa yang ingin kamu buramkan di bawahnya:

· Wajah

· Rumah

· Mobil/plat nomor

· Objek lainnya

Google akan meminta kamu untuk memberikan lebih banyak detail tentang apa yang sebenarnya ingin kamu buramkan, entah itu rumah, mobil, orang, atau objek lainnya. Selain itu, pastikan sepenuhnya bahwa apa yang sudah kamu pilih benar-benar sesuai dengan apa yang ingin kamu buramkan. Karena Google memperingatkan setelah kamu mengaburkan sesuatu di Street View, hal itu akan menjadi kabur secara permanen.

5. Masukkan Email dan Verifikasi

Terakhir, kamu wajib untuk memasukkan email kamu dan melakukan verifikasi captcha, kemudian klik Kirim. Setelah permintaan kamu terkirim, kamu akan menerima email dari Google yang menyatakan permintaan kamu ditolak atau disetujui.

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Menikmati Gule Entok hingga Lodeh Terong di Bawah Rindangnya Pohon Bambu


Jakarta

Di Ciangsana, Kabupaten Bogor ada tempat makan konsep kampung dan ‘ndeso’ yang tengah viral. Latarnya pohon bambu asri dengan suguhan menu Jawa-Sunda prasmanan yang sedap.

Tempat makan ‘ndeso’ banyak berdiri di pinggiran Jakarta, termasuk di kawasan Ciangsana yang masuk Kabupaten Bogor. Meski begitu, tempat ini juga berada di dekat Cibubur. Lokasinya mudah dijangkau dari Tol Cimanggis-Cibitung.

Namanya Tanabambu yang menghadirkan konsep perkampungan zaman dulu (jadul) dengan latar pepohonan bambu yang asri dan rindang. Pohon bambunya bukan baru ditanam atau dihadirkan, melainkan memang sudah ada sebelum tempat makan ini didirikan.


Kesan ‘ndeso’ pun langsung terasa begitu memasuki Tanabambu. Bangunannya dihiasi pagar-pagar bambu yang digantungi padi-padi kering.

Begitu masuk, juga langsung terlihat area luas yang dipenuhi beberapa rumah joglo tua. Tiap joglo ini difungsikan jadi ruang bersantap dan area menyajikan makanan.

Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
Nama Tempat Makan Tanabambu
Alamat Jalan Letda Nasir Nomor 36A, Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor
Instagram
tanabambu
Jam Operasional 09.00-20.00
Estimasi Harga mulai dari Rp 7.000
Tipe Kuliner masakan Jawa-Sunda prasmanan
Fasilitas
  • area makan di tempat
  • area parkir luas

Di atas lahan pohon bambu 4.000 m2

TanabambuTanabambu berdiri di atas lahan pohon bambu seluas 4.000 meter persegi. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Tanabambu didirikan pada 14 Desember 2024 dan baru akan grand opening akhir Januari 2025. Meski baru, tempat makan ini terbilang sudah viral di media sosial berkat konsep perkampungan yang ditawarkan.

Tanabambu betul-betul berdiri di atas lahan pepohonan bambu. Luasnya mencapai 4.000 meter persegi. Kemudian pemiliknya mengisi dengan rumah-rumah joglo yang didatangkan dari Sragen, Jawa Tengah.

Area bersantapnya berupa kursi kayu dan bale bambu yang menguatkan kesan ‘ndeso’. Ditambah lagi para pegawai memakai baju dan kain tradisional Jawa.

Kepada detikfood (8/1/2025), Aniss selaku Operational Manager Tanabambu mengatakan berdirinya Tanabambu dilatari asal-usul sang pemilik. Ia berasal dari daerah pegunungan Sindoro, Gunung Sumbing di Wonosobo.

“Jadi memang temanya itu kayak kembali ke desa. Jadi untuk membangkitkan memori masa lalunya pemilik kami bahwa waktu kecilnya, daerahnya itu dekat dengan alam, masih dekat dengan sesama manusia,” ujar Aniss.

60 masakan Sunda-Jawa prasmanan

TanabambuMasakan Sunda-Jawa prasmanan jadi primadona di Tanabambu. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Mengenai menunya, Tanabambu hadirkan menu tradisional khas Sunda dan Jawa. Total keseluruhan ada 50-60 menu. Aniss menyebut pemilihan menu Sunda lantaran pemiliknya juga besar di Jawa Barat.

“Jadi menu-menunya itu adalah dari keluarga yang memang jadi favorit,” kata Aniss. Semuanya dimasak fresh di dapur yang diberi nama Pawon Bu War, kemudian disajikan di Parasmanan Bude Suprap yang lokasinya berdekatan.

Sistem bersantap di sini prasmanan. Jadi pengunjung bisa ambil piring kaleng sendiri, taruh nasi sesuai porsi, hingga pilih dan ambil lauk sendiri.

Lauk ditempatkan di baskom-baskom lurik yang disusun di area tengah. Ada juga yang masih ditaruh di atas wajan yang dimasak pakai tungku kayu bakar.

Harga menunya terjangkau, mulai dari Rp 7 ribu per porsi sampai yang termahal Rp 40 ribu. Menu ini terdiri dari olahan sayuran, ayam, telur, ikan asin, sampai entok.

Uniknya, Tanabambu juga punya pelengkap sambal selain sambal bawang dan terasi yang populer . “Kita ada pencok kacang panjang, pencok leunca, sama renceuh tomat. Itu bukan sambal yang cabai saja, tapi ada isiannya. Pakai nasi hangat saja sudah enak,” tutur Aniss.

Baca halaman selanjutnya untuk tahu menu andalan di Tanabambu.

Gule entok dan lodeh terong jadi andalan

TanabambuGule entok (depan) dibanderol Rp 40 ribu seporsi. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

detikfood mencicipi gule entok yang jadi andalan. Entok sering kali disamakan dengan bebek, tapi sebenarnya agak berbeda. Entok tubuhnya lebih besar dan paruhnya memanjang.

Entok dimasak bumbu gule, dengan paduan santan dan rempah yang menghasilkan warna oranye kemerahan. Potongan entoknya besar-besar, terdiri dari bagian paha, dada, sayap, dan potongan lain.

Slurpp! Kuah gule entok terasa gurih berempah dengan paduan santan yang tak terlalu pekat. Sensasi menyantapnya jadi ringan dan tak bikin ‘eneg’, meski diseruput beberapa kali.

Gule entok diracik dari paduan banyak rempah dan bumbu, mulai dari kunyit, kemiri, jahe, bawang, dan cabai. Paduan antar rempah ini terasa pas hingga tak menghasilkan jejak rasa sebuah rempah yang terlalu dominan.

TanabambuLodeh terong dihangatkan di tungku kayu. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Ada juga lodeh terong yang jadi andalan Tanabambu. Lodehnya memakai santan cair dengan isian hanya potongan terong ungu saja.

Terong dimasak bersama kuah lodeh sampai teksturnya empuk dan lembut. Cita rasanya gurih tak terlalu pekat di mulut.

Kunci kelezatan 2 masakan ini ada pada santan yang berasal dari kelapa perahan sendiri. Tanabambu tidak menggunakan santan instan.

Semur jengkol hingga telur dadar crispy jadi pelengkap

TanabambuTelur dadar crispy jadi andalan. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Tanabambu menyediakan banyak pilihan menu pelengkap. Jangan sampai melewatkan semur jengkolnya yang empuk, pulen, dan rasanya manis berempah.

Bumbu semurnya cokelat pekat khas semur Betawi. Tercium aroma jengkol yang amat kuat dari sajian ini, tapi setelah dimakan rupanya jengkol tidak meninggalkan aftertaste tidak enak di mulut.

Ada juga telur dadar crispy yang digoreng dadakan di sini. Digoreng dengan minyak panas sehingga telur mengembang dan kering. Telur hanya diberi bumbu minimalis lada, garam, dan sedikit daun bawang.

Pelengkap lainnya yang tak kalah nikmat adalah pepes jamur atau tahu, ikan asin kapas balado, sampai cumi asin cabai hijau yang pedas segar.

Gorengan dan es cendol untuk penutup

TanabambuWarung Mas Yadi sediakan gorengan dan es cendol. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Puas santap makanan utama, kamu bisa jajan gorengan di Tanabambu. Gorengan ini dibuat fresh di joglo yang diberi nama Warung Mas Yadi.

Ada pisang kepok, nangka, tempe, tahu, hingga tape. Harganya Rp 3 ribu per buah. Jika ingin yang benar-benar panas, kamu bisa minta pegawai menggoreng yang baru.

Sebagai minumannya, ada Es Cendol Original (Rp 15 ribu) dan Es Cendol Durian (Rp 25 ribu). Es cendol di sini homemade dibuat oleh pegawai yang diajarkan langsung oleh pembuat cendol asal Banjarnegara.

Kuah santan dan gulanya terasa manis ringan. Disusul buliran cendol yang teksturnya empuk, tapi tak terlalu kenyal. Ukurannya kecil-kecil sehingga enak juga diseruput langsung.

Tanabambu buka setiap hari dari pukul 9 pagi hingga 8 malam. Areanya yang luas dan konsepnya yang unik membuat tempat ini cocok disambangi bersama rombongan keluarga maupun teman.

Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

5 Kebiasaan Cuci Piring yang Mesti Dihindari biar Bersih Maksimal


Jakarta

Menjaga kebersihan dapur sangat penting untuk menjaga kesehatan penghuni rumah. Pasalnya, makanan yang masuk ke dalam tubuh sering kali berasal dari dapur sebagai tempat memasak dan menghidangkan makanan.

Oleh karena itu, dapur perlu dijaga supaya tetap bersih, salah satunya dengan mencuci piring dan alat masak setelah digunakan. Meski terdengar sepele, masih ada yang melakukan kesalahan ketika mencuci piring.

Alhasil cucian piring tidak benar-benar bersih karena malah menjadi tempat kuman berkembang biak. Melansir dari Better Homes and Gardens, berikut ini 5 kesalahan mencuci piring yang mungkin masih sering dilakukan.


Mencuci piring memang pekerjaan rumah tangga yang kurang disukai sebagian orang. Akan tetapi, sebaiknya segera menuntaskan cucian piring tanpa menunda terlalu lama.

Sebab, makin lama piring dan alat masak yang kotor dibiarkan di wastafel dapat mengundang hewan atau serangga, bahkan jadi tempat bersarangnya kuman. Kuman dapat hidup hingga empat hari di permukaan bersih, tetapi dengan kontaminasi makanan maka akan hidup lebih lama.

Menggunakan Spons Kotor

Meskipun spons tampak bisa digunakan beberapa kali lagi, bukan berarti kamu perlu menggunakannya. Sebaiknya spons diganti secara berkala karena bisa menjadi tempat kuman berkembang biak. Selain itu, pastikan untuk selalu mencuci kain lap piring setelah pemakaian.

Merendam Cucian

Merendam cucian membantu menghilangkan noda dan sisa makanan yang membandel tergantung pada bahannya. Sebaiknya hindari merendam peralatan makan dan masak yang terbuat dari kayu dan cast iron.

Selain menunda mencuci piring, membiarkan piring dan alat masak terendam di wastafel dapur tidak dianjurkan karena air bisa menjadi tempat bagi kuman untuk berkembang biak.

Menggunakan Terlalu Banyak Sabun

Ketika mencuci piring, sebenarnya tidak butuh menggunakan sabun terlalu banyak. Semakin banyak sabun berarti semakin banyak busa, sehingga akan memerlukan lebih banyak usaha untuk menghilangkan busanya. Terlebih kalau busa tidak dibersihkan dengan baik, maka akan menjadi residu pada piring.

Menyimpan Cucian Basah

Pastikan untuk mengeringkan atau membiarkan cucian piring kering sebelum menyimpannya di rak piring. Menyimpan cucian basah bisa membuat menambah kelembapan di dalam tempat penyimpanan piring yang akhirnya menimbulkan tumbuhnya jamur.

Itulah beberapa kesalahan ketika mencuci piring yang perlu dihindari supaya tidak menjadi sarang kuman. Semoga bermanfaat!

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Pengalaman Bersantap Mewah ala Kerajaan Majapahit di Royal TUGUDOM


Canggu

Berbeda dengan pengalaman bersantap lainnya, di Hotel Tugu Bali menawarkan pengalaman makan ala Kerajaan Majapahit dengan pertunjukkan yang memukau. Ini deretan menunya.

Berlibur ke Bali akhir tahun jangan lupa mampir ke Hotel Tugu Bali yang berada di tepi pantai Canggu. Hotel bintang lima yang sudah berdiri sejak 1998 ini tampil dengan ciri khas yang memadukan galeri seni hingga koleksi barang antik yang penuh sejarah.

Salah satu yang paling menarik perhatian adalah rangkaian makan mewah yang diselenggarakan oleh Hotel Tugu Bali lewat ‘The Royal TUGUDOM’. Pengalaman bersantap ini mengajak setiap tamu untuk kembali ke masa lampau, di era ekspedisi Raja Hayam Wuruk dari Kerajaan Majapahit di beberapa daerah termasuk Bali.


Pengalaman Bersantap Mewah ala Kerajaan Majapahit di Royal TUGUDOMPengalaman Bersantap Mewah ala Kerajaan Majapahit di Royal TUGUDOM Foto: detikFood

Mengusung konsep teatrikal, sebelum menyantap makanan ala Kerajaan Majapahit, tamu akan disambut dengan pertunjukan tari dan parade kerajaan yang kaya akan sejarah dan pastinya tidak bisa ditemukan di manapun.

Pengalaman bersantap semakin menarik karena ‘The Royal TUGUDOM’ ini digelar di dalam Bale Puputan. Ruang makan dengan koleksi seni yang bersejarah ini didedikasikan untuk Perang Puputan sebagai penghargaan ke pahlawan Bali yang mengorbankan nyawa mereka selama perang sampai titik darah penghabisan.

Pengalaman Bersantap Mewah ala Kerajaan Majapahit di Royal TUGUDOMPengalaman Bersantap Mewah ala Kerajaan Majapahit di Royal TUGUDOM Foto: detikFood

Hampir semua area di ruang makan ini dipenuhi oleh barang peninggalan bersejarah dari Perang Puputan. Nuansa tradisional yang antik dan mewah seolah menyatu dengan acara makan ‘The Royal TUGUDOM’.

Menu makanan yang ditawarkan cukup beragam seperti Jukut Kelor Urapan Muntis Kesiman yang disajikan sebagai menu pembuka. Kemudian untuk menghangatkan tubuh ada Sup Iga Sapi yang berempah, di menu makanan utama ada hidangan Bebek Betutu Karangasem yang dipanggang di oven kayu selama 12 jam lebih.

Pengalaman Bersantap Mewah ala Kerajaan Majapahit di Royal TUGUDOMPengalaman Bersantap Mewah ala Kerajaan Majapahit di Royal TUGUDOM Foto: detikFood

Tak ketinggalan menu unik tradisional seperti Pesan Be Pasih Metambus Belimbing Buluh Lawar Klungah. Sekilas tampilannya seperti otak-otak, namun olahan lawar ikan ini rasanya sangat gurih dan lezat campuran dari santan kelapa muda hingga rempah seperti lengkuas.

Pengalaman Bersantap Mewah ala Kerajaan Majapahit di Royal TUGUDOMPengalaman Bersantap Mewah ala Kerajaan Majapahit di Royal TUGUDOM Foto: detikFood

Lalu ada menu Jukut Penyon Udang Bebadungan yang tak kalah menarik. Sampai hidangan pelengkap seperti Kacang goreng, kerupuk udang, hingga pilihan nasi merah dan nasi kuning.

Pengalaman makan ala Kerajaan Majapahit ini ditutup dengan sobet manis yang terinspirasi dari es puter kelapa.

Pengalaman Bersantap Mewah ala Kerajaan Majapahit di Royal TUGUDOMPengalaman Bersantap Mewah ala Kerajaan Majapahit di Royal TUGUDOM Foto: detikFood

Semua menu makanan hingga pertunjukkan menarik ini bisa didapatkan dengan harga Rp 1,331,000++, dengan minimum pemesanan untuk dua orang. Pemesanannya minimal dua hari sebelum tanggal kedatangan. Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan bisa email bali@tuguhotels.com atau hubungi nomor +6281337020904.

(sob/adr)



Sumber : food.detik.com