Harga Ethereum (ETH) Terkoreksi ke $2.928, Tekanan Pasar Dominan

Harga Ethereum hari ini tercatat berada di level $2.928,45 per ETH, mengalami koreksi sekitar -0,49% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan ini memperpanjang fase pelemahan yang sudah terlihat sejak beberapa pekan terakhir, sekaligus menegaskan bahwa pasar masih berhati-hati terhadap pergerakan aset kripto terbesar kedua di dunia tersebut.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $353,45 miliar, Ethereum tetap mempertahankan posisinya sebagai kripto nomor dua secara global.

Sementara itu, Tokocrypto mencatat volume perdagangan 24 jam berada di kisaran $22,03 miliar, mencerminkan bahwa aktivitas transaksi masih cukup tinggi, meskipun dominasi pembeli belum terlihat kuat.

Baca Juga: Koreksi Berlanjut! Harga Ethereum (ETH) Turun ke $2.928

Pergerakan Harian Relatif Sempit, Pasar Masih Menunggu Arah

Dalam 24 jam terakhir, ETH bergerak di rentang $2.934 hingga $2.963.

Rentang pergerakan yang sempit ini mengindikasikan kondisi pasar yang cenderung wait and see, di mana pelaku pasar belum menemukan katalis kuat untuk mendorong harga keluar dari zona konsolidasi.

Perubahan harga satu jam terakhir yang sedikit menguat (+0,27%) menunjukkan adanya upaya pantulan jangka pendek.

Namun, jika dilihat secara keseluruhan, struktur pasar Ethereum masih condong ke arah melemah.

Hal ini tercermin dari penurunan mingguan sebesar -11,11%, yang menegaskan bahwa tekanan jual belum sepenuhnya mereda.

Kinerja Jangka Menengah Masih Tertekan

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Melihat performa Ethereum dalam beberapa periode waktu:

  • 30 hari: -0,83%
  • 60 hari: +0,34%
  • 90 hari: -30,13%

Data tersebut menunjukkan bahwa Ethereum masih berusaha membangun stabilitas, namun belum mampu keluar dari bayang-bayang koreksi besar dalam tiga bulan terakhir.

Penurunan lebih dari 30% dalam 90 hari mengindikasikan bahwa pasar masih dalam fase penyesuaian setelah periode volatilitas tinggi.

Meski demikian, performa dua bulan terakhir yang relatif datar bisa dibaca sebagai upaya pembentukan zona dasar (base building), yang dalam siklus kripto sering menjadi fase penting sebelum pergerakan besar berikutnya.

Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Lebar

Harga Ethereum saat ini masih jauh dari rekor tertingginya di $4.953,73.

Dengan posisi sekarang, ETH telah turun sekitar 40% dari puncak historisnya. Jarak ini menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam mode pemulihan, bukan fase ekspansi.

Bagi sebagian investor, kondisi ini meningkatkan kehati-hatian.

Namun bagi sebagian lainnya, jarak yang lebar dari rekor tertinggi sering dipandang sebagai fase akumulasi, terutama jika didukung oleh fundamental jaringan Ethereum yang masih kuat sebagai tulang punggung DeFi, NFT, dan berbagai aplikasi Web3.

Struktur Pasar dan Data Fundamental

Ethereum saat ini memiliki pasokan beredar sekitar 120,69 juta ETH, tanpa batas maksimum suplai yang ditentukan.

Kapitalisasi pasar terdilusi sepenuhnya berada di kisaran $355 miliar, menegaskan bahwa Ethereum tetap menjadi salah satu aset digital paling likuid di dunia.

Volume perdagangan harian yang masih berada di level miliaran dolar menunjukkan bahwa minat pasar belum hilang.

Namun, fakta bahwa volume dilaporkan menurun dibandingkan fase volatilitas sebelumnya mengindikasikan adanya penurunan agresivitas trader, sebuah ciri khas dari fase konsolidasi.

Level Harga yang Menjadi Perhatian

Dalam jangka pendek, beberapa area penting terus dipantau pelaku pasar:

  • Support terdekat: $2.880 – $2.900
  • Area konsolidasi: $2.900 – $3.000
  • Resistance psikologis: $3.000
  • Resistance lanjutan: $3.150 – $3.300

Selama ETH masih tertahan di bawah $3.000, pasar cenderung menilai tren jangka pendek sebagai sideways bearish.

Sebaliknya, jika harga mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut, potensi perubahan sentimen dapat mulai terbentuk.

Baca Juga: Harga Ethereum Hari Ini Turun ke $2.959, Melemah 1,89%

Harga ETH hari ini mencerminkan kondisi pasar yang masih rapuh dan penuh kehati-hatian.

Meski Ethereum tetap kokoh sebagai kripto nomor dua dengan kapitalisasi ratusan miliar dolar, pergerakan harga menunjukkan bahwa pasar belum siap memasuki fase reli baru.

Dengan volatilitas yang relatif menurun dan pergerakan yang semakin sempit, Ethereum tampaknya sedang berada di fase krusial.

Periode seperti ini sering kali menjadi titik awal bagi pergerakan besar berikutnya, baik ke atas maupun ke bawah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bearish, Token Unlock Jadi Beban

Pergerakan Pi Network (PI) kembali berada di bawah sorotan setelah harga PI hari ini tercatat turun 1,36% dalam 24 jam terakhir ke level $0,180.

Menurut laporan CoinMarketCap pada Minggu (25/1), penurunan ini memang terlihat kecil secara harian, namun memperpanjang tren negatif yang lebih besar.

Dalam sepekan terakhir, PI telah terkoreksi sekitar 11,59%, sementara secara bulanan turun lebih dari 12%, menandakan bahwa tekanan jual masih sangat dominan.

Kinerja ini juga menunjukkan bahwa PI berada di bawah performa pasar kripto secara umum, yang saat ini masih dibayangi sentimen “fear”.

Dalam kondisi seperti ini, aset dengan tekanan suplai dan ketidakpastian tinggi cenderung mengalami tekanan lebih dalam, dan PI menjadi salah satu contoh paling jelas.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Hari Ini Turun ke $0,183, Tren Bearish Bayangi

Bayang-Bayang Token Unlock Jadi Faktor Utama

Salah satu faktor terbesar yang membebani harga PI adalah rencana token unlock besar-besaran. Dalam 30 hari ke depan, lebih dari 142 juta token PI dijadwalkan akan masuk ke peredaran.

Dalam dunia kripto, token unlock hampir selalu dipandang sebagai faktor bearish, karena langsung meningkatkan jumlah pasokan likuid di pasar.

Ketika suplai bertambah sementara permintaan stagnan atau melemah, tekanan jual cenderung meningkat.

Bagi banyak holder awal, periode unlock sering dimanfaatkan untuk realisasi keuntungan atau membatasi kerugian, terutama ketika harga sudah berada dalam tren turun.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Kondisi inilah yang membuat pasar cenderung berhati-hati terhadap PI, karena potensi arus token ke bursa dapat terus menekan harga dalam jangka pendek.

Ke depan, perhatian pasar akan tertuju pada data on-chain, khususnya aliran token PI ke exchange, sebagai indikator seberapa besar tekanan jual yang benar-benar terjadi.

Sinyal Teknikal Masih Didominasi Bearish

Dari sisi teknikal, struktur pergerakan PI masih menunjukkan kendali penuh dari penjual. Harga PI saat ini berada di bawah seluruh rata-rata pergerakan penting, termasuk:

  • SMA 7 hari di sekitar $0,186
  • SMA 30 hari di sekitar $0,202

Kondisi ini menegaskan bahwa tren utama masih berada dalam fase downtrend.

Indikator momentum pun belum memberikan banyak harapan. RSI jangka pendek dan menengah berada di area oversold, mencerminkan tekanan jual ekstrem.

Dalam teori, kondisi oversold memang membuka peluang pantulan teknikal. Namun dalam tren turun yang kuat, RSI bisa bertahan lama di area ini tanpa diikuti pemulihan berarti.

Artinya, tanpa lonjakan volume beli atau katalis baru, setiap kenaikan harga PI berpotensi hanya menjadi relief rally sebelum kembali menghadapi tekanan jual.

Level teknikal yang banyak dipantau saat ini adalah area support sekitar $0,162, yang menjadi titik rendah sebelumnya. Jika zona ini gagal dipertahankan, risiko penurunan lanjutan akan semakin terbuka.

Update Jaringan Belum Mampu Mengubah Sentimen

Dalam beberapa waktu terakhir, Pi Network sebenarnya menghadirkan sejumlah pembaruan, termasuk peningkatan fitur dan integrasi dalam ekosistem aplikasi.

Namun, pasar sejauh ini menilai bahwa perkembangan tersebut belum cukup kuat untuk menjadi katalis harga.

Gagalnya harga PI memantul signifikan setelah kabar positif menunjukkan bahwa fokus investor masih tertuju pada isu tokenomics dan tekanan suplai, bukan pada potensi jangka panjang jaringan.

Situasi ini diperparah oleh kondisi pasar kripto yang secara umum masih berada dalam fase risk-off, di mana indeks sentimen menunjukkan zona “fear”.

Dalam iklim seperti ini, aset yang dianggap lebih spekulatif atau memiliki ketidakpastian tinggi biasanya menjadi yang paling cepat dilepas oleh pelaku pasar.

Prospek Jangka Pendek: Volatilitas Masih Tinggi

Dengan kombinasi antara token unlock, tren teknikal lemah, dan sentimen pasar yang rapuh, pergerakan PI dalam waktu dekat diperkirakan masih akan diwarnai volatilitas tinggi.

Selama harga masih berada di bawah rata-rata pergerakan utama, struktur pasar PI cenderung dibaca sebagai bearish continuation.

Upaya pemulihan baru akan mulai dipertimbangkan secara teknikal jika PI mampu kembali dan bertahan di atas area $0,19–$0,20 disertai peningkatan volume.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik Tipis 0,73%: Efek Instan Voting Governance

Penurunan harga PI hari ini bukanlah peristiwa tunggal, melainkan bagian dari tren turun yang lebih luas.

Tekanan token unlock, lemahnya struktur teknikal, dan minimnya katalis positif di tengah sentimen fear menjadi kombinasi yang sulit bagi PI untuk membangun pemulihan jangka pendek.

Bagi pelaku pasar, periode ini menjadi fase krusial untuk mengamati apakah pasar mampu menyerap tambahan suplai token atau justru membuka jalan bagi penurunan lebih dalam.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Somnia (SOMI) Melejit Lebih dari 50%, Volume Jadi Pendorong

Pasar kripto hari ini kembali diramaikan oleh pergerakan eksplosif dari Somnia (SOMI).

Dipantau dari Tokocrypto pada Minggu (25/1), harga SOMI hari ini tercatat di level $0,348084 per token, melonjak tajam sekitar +55,33% dalam 24 jam terakhir.

Lonjakan ini menjadikan SOMI sebagai salah satu aset kripto dengan performa harian paling agresif, sekaligus menarik perhatian trader dan investor dalam waktu singkat.

Kenaikan harga Somnia tersebut dibarengi oleh lonjakan volume perdagangan yang sangat besar, mencapai sekitar $631 juta dalam 24 jam.

Angka ini jauh melampaui kapitalisasi pasar SOMI yang berada di kisaran $75 juta, sebuah kondisi yang mengindikasikan terjadinya aktivitas spekulatif intens dan rotasi modal cepat di dalam pasar.

Baca Juga: Harga Somnia (SOMI) Meledak 14%, Volume $138 Juta Picu Pergerakan

Lonjakan Volume Jadi Sinyal Kunci

Dalam dunia kripto, rasio volume terhadap kapitalisasi pasar sering digunakan untuk membaca kekuatan sebuah pergerakan.

Pada kasus SOMI, volume yang mencapai hampir delapan kali lipat kapitalisasi pasar menunjukkan bahwa token ini sedang menjadi arena utama perdagangan jangka pendek.

Volume ekstrem seperti ini biasanya muncul ketika terjadi kombinasi antara minat spekulatif, euforia pasar, dan pergerakan harga tajam.

Kondisi tersebut dapat mendorong kelanjutan reli, tetapi juga meningkatkan risiko koreksi cepat ketika pelaku pasar mulai mengamankan keuntungan.

Data menunjukkan SOMI bergerak di rentang $0,258 hingga $0,416 dalam 24 jam terakhir, mencerminkan volatilitas tinggi yang menjadi ciri khas aset kripto yang sedang “panas”.

Kinerja Mingguan dan Bulanan Menguat

Pergerakan harga Somnia (SOMI/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Somnia (SOMI/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Tidak hanya dalam satu hari, performa SOMI juga impresif dalam jangka waktu lebih luas.

Dalam 7 hari terakhir, harga SOMI tercatat melonjak sekitar +50,17%, mengonfirmasi bahwa reli ini bukan hanya peristiwa sesaat. Secara historis:

  • 30 hari: +37,58%
  • 60 hari: +22,60%
  • 90 hari: -33,59%

Data ini menunjukkan bahwa SOMI saat ini sedang berada dalam fase rebound kuat setelah mengalami tekanan signifikan dalam tiga bulan terakhir.

Kenaikan agresif belakangan ini dapat dibaca sebagai perubahan sentimen jangka pendek, meskipun struktur jangka menengah masih membutuhkan konfirmasi lanjutan.

Masih Jauh dari Rekor Tertinggi

Meski reli terlihat spektakuler, harga SOMI saat ini masih berada jauh di bawah rekor tertingginya di $1,92. Dengan harga di sekitar $0,34, SOMI masih turun lebih dari 80% dari puncak historisnya.

Bagi sebagian pelaku pasar, kondisi ini sering dipersepsikan sebagai ruang spekulatif besar, terutama ketika muncul lonjakan volume dan perubahan momentum.

Namun, jarak yang lebar dari all time high juga mencerminkan bahwa SOMI sebelumnya pernah mengalami fase koreksi panjang, sehingga volatilitas ekstrem tetap menjadi karakter utamanya.

Struktur Pasokan dan Posisi Pasar

Somnia saat ini memiliki pasokan beredar sekitar 216,98 juta SOMI, atau sekitar 21,7% dari total suplai maksimum 1 miliar token.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $75 juta dan kapitalisasi terdilusi penuh di kisaran $343 juta, SOMI tergolong sebagai aset kripto berkapitalisasi menengah kecil (small to mid-cap).

Kategori ini sering kali menjadi target trader momentum karena lebih sensitif terhadap arus modal, sehingga pergerakan harga bisa berlangsung cepat ke dua arah.

Level Harga yang Menjadi Perhatian

Dalam jangka pendek, beberapa zona harga kini menjadi fokus pelaku pasar:

  • Support terdekat: $0,25 – $0,28
  • Area konsolidasi: $0,30 – $0,35
  • Resistance terdekat: $0,40 – $0,42
  • Resistance lanjutan: $0,50

Kemampuan SOMI bertahan di atas area $0,30 akan menjadi indikator awal apakah reli ini bisa berkembang menjadi tren berkelanjutan atau hanya lonjakan sementara.

Baca Juga: SOMI Merangkak di Tengah Volume Fantastis $1.41 Miliar

Harga SOMI hari ini mencerminkan lonjakan spekulatif yang sangat kuat, didukung oleh volume perdagangan luar biasa besar.

Somnia kembali masuk radar pasar kripto sebagai salah satu token dengan pergerakan paling agresif.

Namun, di balik peluang, volatilitas ekstrem juga berarti risiko tinggi.

Kelanjutan tren SOMI akan sangat ditentukan oleh stabilitas volume, perilaku pelaku pasar setelah reli tajam, serta kemampuan harga membentuk level support baru.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Makin Menyala! Harga ENSO Hari Ini Meroket Tajam Dari Lebih 80%

Pergerakan positif Enso (ENSO) di pasar kripto terus berlanjut setelah mencatat lonjakan harga yang sangat agresif.

Berdasarkan data terbaru yang dipantau dari Tokocrypto pada Minggu (25/1), harga ENSO hari ini berada di kisaran $0,859893 per token, dengan kenaikan harian mencapai +84,35%.

Kenaikan ini menempatkan ENSO sebagai salah satu aset kripto dengan performa harian terbaik, sekaligus menarik arus modal spekulatif dalam skala besar.

Tak hanya dari sisi harga, aktivitas perdagangan ENSO juga melonjak drastis.

Volume transaksi 24 jam tercatat sekitar $930,33 juta, angka yang jauh melampaui kapitalisasi pasar ENSO yang kini berada di kisaran $43,98 juta.

Kondisi ini menunjukkan bahwa ENSO sedang mengalami ledakan minat pasar, dengan perputaran token yang sangat cepat.

Baca Juga: Harga ENSO Meroket 45%, Volume Trade Tembus Ratusan Juta Dolar

Lonjakan Volume Menjadi Indikator Utama

Pergerakan harga Enso (ENSO/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Enso (ENSO/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Rasio volume terhadap kapitalisasi pasar ENSO tergolong ekstrem.

Dalam praktik pasar kripto, volume setinggi ini sering dikaitkan dengan fase euforia, spekulasi tinggi, atau rotasi dana besar-besaran dari aset lain.

ENSO bergerak di rentang harga $1,083 hingga $2,372 dalam 24 jam terakhir, menandakan volatilitas yang sangat tinggi. Fluktuasi besar seperti ini kerap membuka peluang trading jangka pendek, tetapi juga meningkatkan risiko koreksi tajam jika momentum melemah.

Lonjakan volume yang konsisten sering menjadi bahan bakar kelanjutan tren.

Namun, ketika volume mulai menurun, reli agresif semacam ini dapat berubah menjadi konsolidasi atau bahkan pembalikan cepat.

Kinerja Mingguan dan Bulanan Sangat Impresif

Reli ENSO tidak hanya terjadi dalam satu hari. Dalam 7 hari terakhir, harga ENSO tercatat melonjak sekitar +224,44%, menunjukkan bahwa minat pasar telah terbentuk sejak beberapa waktu sebelumnya.

Secara historis:

  • 30 hari: +195,91%
  • 60 hari: +159,78%
  • 90 hari: -4,11%

Data ini juga menggambarkan bahwa ENSO baru saja keluar dari fase relatif datar untuk menuju tren naik eksplosif.

Kenaikan ratusan persen dalam waktu singkat menempatkan ENSO sebagai salah satu token dengan performa terbaik di pasar kripto saat ini.

Momentum Kuat

Meski reli terlihat spektakuler, harga ENSO saat ini masih berada jauh di bawah rekor tertingginya di $6,296. Dengan harga yang masih di bawah $1, ENSO secara matematis masih turun signifikan dari puncak historisnya.

Bagi sebagian trader, kondisi ini sering dipandang sebagai ruang spekulatif yang besar.

Namun, jarak lebar dari all time high juga menjadi pengingat bahwa ENSO pernah mengalami fase koreksi panjang, sehingga reli cepat bisa diikuti volatilitas ekstrem.

Struktur Pasokan dan Posisi ENSO di Pasar

ENSO saat ini memiliki pasokan beredar sekitar 20,59 juta token, atau sekitar 16,17% dari total suplai maksimum 127,34 juta token.

Kapitalisasi pasar ENSO berada di kisaran $43,98 juta, dengan kapitalisasi terdilusi penuh mencapai sekitar $271,99 juta.

Sebagai aset kripto dengan kapitalisasi relatif kecil, ENSO secara alami lebih sensitif terhadap arus modal.

Inilah yang menjelaskan mengapa perubahan permintaan dapat mendorong pergerakan harga yang sangat tajam dalam waktu singkat.

Level Harga yang Kini Jadi Perhatian

Setelah reli besar, pelaku pasar biasanya mulai memetakan zona penting:

  • Support terdekat: area $0,70 – $0,85
  • Area konsolidasi potensial: $0,85 – $1,10
  • Resistance terdekat: $1,30 – $1,50
  • Resistance lanjutan: $2,00

Perilaku harga di sekitar area-area ini akan menjadi indikator apakah ENSO mampu mempertahankan struktur bullish atau mulai memasuki fase distribusi.

Baca Juga: Tiga Altcoin Stablecoin Protocol Ini Kuasai Ratusan Triliun Rupiah

Harga ENSO hari ini mencerminkan ledakan momentum yang sangat kuat, ditopang lonjakan volume luar biasa dan minat spekulatif tinggi.

Enso kini resmi masuk radar utama trader kripto sebagai salah satu token paling volatil dan aktif diperdagangkan.

Meski peluang tetap terbuka, reli ekstrem seperti ini juga menempatkan ENSO dalam zona risiko tinggi.

Pergerakan lanjutan akan sangat bergantung pada keberlanjutan volume, kemampuan harga membentuk support baru, serta sentimen pasar kripto secara keseluruhan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

White Paper ⁠Bitcoin Mejeng di Bursa Efek New York

Bitcoin white paper karya Satoshi Nakamoto kini secara resmi bisa mejeng dan terpampang jelas di dinding Bursa Efek New York (NYSE). 

Dokumen yang menjadi cikal bakal industri kripto yang berjudul “Bitcoin: A Peer-to-Peer Electronic Cash System” yang diterbitkan pada Oktober 2008 itu dipajang dalam bingkai mewah, menjadi bagian dari koleksi barang-barang finansial bersejarah di lantai perdagangan NYSE.

Baca juga: Satoshi Nakamoto Masih Jadi Raja Crypto, Total Kekayaan Capai Rp2 Kuadriliun

Kenapa White Paper Bitcoin Bisa Terpajang di Bursa Efek New York (NYSE)?

BitGo Holdings, salah satu perusahaan infrastruktur kripto terbesar yang menyediakan layanan custody, wallet, dan layanan institusional, baru saja melakukan IPO (Initial Public Offering) di Bursa Efek New York (NYSE) dengan ticker $BTGO.

Sebagai bentuk untuk memperingati momen listing saham mereka di bursa saham paling ikonik di dunia tersebut, BitGo mendonorkan sebuah salinan Bitcoin white paper karya Satoshi Nakamoto yang diberi bingkai rapi kepada NYSE. Bingkai Bitcoin white paper tersebut kemudian dipajang di dinding trading floor NYSE, berdampingan dengan barang-barang finansial bersejarah lainnya.

BitGo, didirikan pada 2013 oleh Mike Belshe, menurut data Bloomberg perusahaan ini mengelola aset senilai lebih dari $100 miliar dan dikenal sebagai salah satu kustodian paling aman di industri, tanpa catatan breach besar selama lebih dari satu dekade.

BitGo resmi menjadi perusahaan kripto pertama yang melantai di NYSE di tahun 2026. Dikutip Reuters, BitGo Holdings, berhasil menggalang dana sebesar $212,8 juta melalui penawaran umum perdana (IPO) di Amerika Serikat. Perusahaan asal Palo Alto, California ini menjual 11,8 juta saham dengan harga $18 per lembar, lebih tinggi dari kisaran yang dipasarkan sebelumnya yaitu $15–$17. Dengan pencapaian ini, valuasi BitGo mencapai sekitar $2,08 miliar.

Baca juga: IPO BitGo Resmi Melantai NYSE, Saham Sempat Terbang Lalu Melemah

Penempatan white paper di NYSE dipandang banyak kalangan sebagai tanda mainstream adoption yang semakin matang. Beberapa analis dan pengguna X menyebutnya sebagai bukti bahwa ide-ide yang dulu dianggap aneh atau hanya milik para greek kini menjadi bagian dari arus utama keuangan.

Dokumen 9 halaman yang ditulis oleh sosok misterius Satoshi Nakamoto telah bertransformasi dari manifesto revolusioner menjadi catatan bersejarah yang dihormati, bahkan di pusat kapitalisme global–Bursa Efek New York.

Baca juga: Restoran Burger Legendaris AS Ini Borong Bitcoin Rp150 Miliar

Ternyata Ini Bukan Kali Pertama Ada Bitcoin di Bursa Efek New York (NYSE) 

Sebelum white paper Bitcoin dipajang di lantai bursa, NYSE juga pernah menjadi tuan rumah bagi patung Satoshi Nakamoto karya seniman Valentina Picozzi.

Patung tersebut merupakan bagian dari rangkaian instalasi global yang sebelumnya sudah dipamerkan di Swiss, El Salvador, Jepang, Vietnam, dan Miami. NYSE menyebut karya itu sebagai “landasan bersama antara sistem baru dan institusi mapan,” menegaskan bagaimana Bitcoin semakin diterima di pusat keuangan tradisional.

Mau punya Bitcoin tapi masih bingung muali dari mana? Mulai dari deposit Rp50.000 juga bisa kok! Di exchange Indonesia yang resmi dan terpercaya seperti Tokocrypto, kamu bisa beli mulai dari Rp1.700 dengan fitur Beli/Jual lho!

Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Gambar: X @samcallah





Sumber : news.tokocrypto.com

Kelola Aset US$4,7 Triliun, UBS Pertimbangkan Penawaran Kripto

UBS Group AG berencana menyediakan layanan investasi kripto bagi sebagian klien perbankan swasta, menandai langkah signifikan bank tersebut dalam memperluas eksposur ke aset digital. Rencana ini menjadi bagian dari strategi ekspansi manajer kekayaan terbesar di dunia ke sektor kripto.

Bank asal Swiss yang mengelola aset senilai sekitar US$4,7 triliun per 30 September itu saat ini tengah dalam proses memilih mitra untuk mendukung penawaran kripto, menurut sumber yang mengetahui pembahasan tersebut. Pembicaraan telah berlangsung selama beberapa bulan, namun UBS belum mengambil keputusan final. Para sumber meminta identitasnya dirahasiakan karena proses tersebut bersifat tertutup.

UBS Incar Klien Terpilih

Baca juga: Inflow ETF Solana Tembus US$11 Juta, Harga SOL Dijaga di Atas US$120

Pada tahap awal, UBS disebut akan memungkinkan klien terpilih dari unit perbankan swasta di Swiss untuk membeli dan menjual aset kripto utama seperti Bitcoin dan Ether. Penawaran tersebut berpotensi diperluas ke wilayah lain, termasuk Asia-Pasifik dan Amerika Serikat.

Langkah ini menandai perubahan pendekatan UBS yang selama ini cenderung berhati-hati terhadap token virtual. Tekanan untuk mengikuti tren juga meningkat seiring langkah pesaing asal Wall Street seperti JPMorgan Chase & Co. dan Morgan Stanley yang memperluas bisnis aset digital mereka setelah Donald Trump kembali menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat.

Salah satu sumber menyebutkan, dorongan UBS untuk masuk lebih dalam ke kripto didorong oleh meningkatnya permintaan dari klien kaya terhadap aset digital.

“Sebagai bagian dari strategi aset digital UBS, kami secara aktif memantau perkembangan dan menjajaki inisiatif yang mencerminkan kebutuhan klien, perkembangan regulasi, tren pasar, serta pengendalian risiko yang kuat,” ujar juru bicara UBS. Ia menambahkan bahwa UBS menyadari pentingnya teknologi ledger terdistribusi seperti blockchain yang menjadi fondasi aset digital.

Pengembangan Infrastruktur

Hingga saat ini, UBS lebih banyak berfokus pada pengembangan infrastruktur berbasis blockchain, termasuk untuk dana yang ditokenisasi dan sistem pembayaran. Seperti bank global lainnya, ekspansi ke perdagangan kripto terhambat oleh aturan permodalan ketat di bawah kerangka Basel III.

Namun, peluang perubahan regulasi mulai terbuka. Komite Basel pada November lalu menyatakan akan mempercepat peninjauan sejumlah elemen aturan terkait kepemilikan kripto oleh bank, yang berpotensi membuka jalan bagi inisiatif baru di sektor perbankan.

Keterlibatan institusional di pasar kripto juga terus meningkat. ETF kripto berbasis Amerika Serikat, yang dipimpin iShares Bitcoin Trust milik BlackRock Inc., kini mengelola hampir US$140 miliar aset sejak disetujui dua tahun lalu. Morgan Stanley bermitra dengan ZeroHash untuk memungkinkan klien E*Trade memperdagangkan Bitcoin, Ether, dan Solana mulai paruh pertama tahun ini. Sementara itu, JPMorgan juga tengah menjajaki perdagangan kripto untuk klien institusional.

Di sisi lain, bisnis perdagangan kripto telah terbukti menguntungkan bagi sejumlah perusahaan. Robinhood Markets Inc. mencatat pendapatan sebesar US$626 juta dari perdagangan kripto sepanjang 2024, lebih dari tiga kali lipat pendapatan dari perdagangan saham.

Sebelumnya, pada November 2023, UBS telah menyediakan perdagangan ETF terkait kripto bagi klien kaya di Hong Kong. Langkah tersebut kontras dengan pandangan mantan chairman UBS, Axel Weber, yang pada 2021 menyatakan skeptisisme terhadap kripto dan menilai konsep pembayaran anonim tidak akan bertahan.

Baca juga: BlackRock Resmi Ajukan ETF Staked Ethereum, Langkah Bersejarah!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tiga Altcoin Stablecoin Protocol Ini Kuasai Ratusan Triliun Rupiah

Sektor stablecoin protocol di pasar kripto terus menunjukkan pergerakan signifikan. Sejumlah altcoin di kategori ini mencatatkan kapitalisasi pasar ratusan juta dolar AS, dengan volume transaksi harian yang tinggi dan pertumbuhan harga dalam sepekan terakhir.

Dilaporkan CoinMarketCap, berdasarkan data terbaru, berikut tiga altcoin stablecoin protocol terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar.

1. Stable (STABLE) Pimpin Pasar

Token STABLE menjadi yang terbesar di sektor stablecoin protocol saat ini. STABLE diperdagangkan di harga US$0,02053, naik 23,83% dalam tujuh hari terakhir.

Kapitalisasi pasar STABLE tercatat mencapai US$361,44 juta, dengan volume transaksi 24 jam sebesar US$354 juta. Jumlah pasokan beredar berada di kisaran 17,42 miliar token, mendekati total suplai maksimum 17,6 miliar STABLE.

Lonjakan harga dan volume menunjukkan tingginya aktivitas pasar terhadap token ini dalam sepekan terakhir.

Baca juga: 3 Altcoin Perp DEX Ini Diam-Diam Melonjak, Market Cap Rp1 Triliun

2. Plasma (XPL) Bertahan di Posisi Kedua

Di posisi kedua terdapat Plasma (XPL) dengan harga US$0,1276. Token ini mencatatkan kenaikan 10,71% dalam tujuh hari, meski pergerakan harian relatif lebih stabil.

Kapitalisasi pasar XPL mencapai US$229,79 juta, dengan volume transaksi 24 jam sebesar US$81,89 juta. Saat ini, suplai beredar XPL berada di angka 640,92 juta token, dari total suplai 1,8 miliar XPL.

3. Falcon Finance (FF) Masuk Tiga Besar

Token Falcon Finance (FF) melengkapi daftar tiga besar stablecoin protocol. FF diperdagangkan di harga US$0,08848, dengan kenaikan 0,99% dalam tujuh hari terakhir.

Kapitalisasi pasar FF tercatat sebesar US$207,06 juta, sementara volume transaksi harian mencapai US$117,89 juta. Jumlah suplai beredar berada di angka 1,33 miliar FF, dari total suplai 2,34 miliar token.

Stablecoin Protocol Makin Ramai

Data ini menunjukkan bahwa sektor stablecoin protocol tidak hanya didominasi oleh stablecoin besar, tetapi juga oleh altcoin pendukung ekosistemnya. Pergerakan harga, volume tinggi, serta kapitalisasi pasar ratusan juta dolar menjadi indikator meningkatnya minat pelaku pasar terhadap kategori ini.

Dengan dinamika pasar yang masih bergerak cepat, altcoin stablecoin protocol berpotensi terus menjadi sorotan investor kripto dalam waktu dekat.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin $0,124 Bisa Jadi $3,66! Analis Ungkap Pemicu Lonjakannya

Dogecoin, aset kripto yang awalnya lahir sebagai lelucon internet, kembali mencuri perhatian pasar global. Di awal tahun 2026, rumor tentang potensi lonjakan harga hingga 2.847% mulai ramai diperbincangkan. Angka ini bukan main-main, jika benar terjadi, harga Dogecoin bisa melonjak dari $0,124 ke kisaran $3,66 per koin.

Apakah ini sekadar hype khas meme coin, atau ada katalis tersembunyi yang benar-benar bisa mendorong Dogecoin ke level parabolik? Mari kita bedah data, sentimen pasar, dan peluangnya untuk investor.

Dogecoin Hari Ini: Tenang di Permukaan, Panas di Balik Layar

Per 24 Januari 2026, Dogecoin diperdagangkan di harga $0,124261, turun tipis 0,87% dalam 24 jam terakhir. Sepintas terlihat biasa saja, namun aktivitas spekulatif di balik layar justru meningkat.

Di saat yang sama, total kapitalisasi pasar kripto global mencapai $3,11 triliun. Bitcoin masih mendominasi dengan pangsa 57,53%, disusul Ethereum 11,47%. Altcoin seperti Dogecoin harus bersaing ketat, namun justru di sinilah peluang ekstrem sering muncul.

Menariknya, Fear & Greed Index berada di level 25 (Extreme Fear). Kondisi ini sering dianggap negatif, tetapi bagi trader berpengalaman, fase ketakutan ekstrem kerap menjadi titik awal pembalikan harga besar.

Baca juga: 21Shares Rilis ETF DOGE, Harga Dogecoin Belum Tembus US$0,13

Katalis Misterius: Apa yang Bisa Membuat Dogecoin “Terbang”?

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dilaporkan Interactive Crypto, spekulasi pasar menyebutkan beberapa kemungkinan pemicu lonjakan harga Dogecoin, antara lain:

  • Adopsi korporasi besar sebagai alat pembayaran
  • Dukungan figur berpengaruh seperti Elon Musk
  • Integrasi dengan sistem pembayaran global
  • Lonjakan aktivitas komunitas dan media sosial

Meski belum ada konfirmasi resmi, volume perbincangan yang tinggi saja sudah cukup untuk mendorong pergerakan harga jangka pendek. Dalam dunia kripto, khususnya meme coin, sentimen sering kali lebih kuat dari fundamental.

Peluang Besar, Risiko Tak Kecil

Jika skenario 2.847% benar-benar terjadi, dampaknya luar biasa. Investasi $1.000 hari ini secara teori bisa berubah menjadi hampir $29.000. Tak heran banyak investor ritel tergoda.

Namun, risiko Dogecoin juga tak bisa diabaikan:

  • Suplai tidak terbatas, menciptakan tekanan inflasi
  • Sangat bergantung pada sentimen, bukan utilitas
  • Rentan koreksi tajam jika ekspektasi pasar meleset

Karena itu, banyak analis menyarankan manajemen risiko ketat, termasuk membatasi eksposur Dogecoin hanya 5–10% dari portofolio.

Dari Meme ke Market Mover: Perjalanan Dogecoin

Dogecoin diluncurkan pada 2013 sebagai parodi Bitcoin dengan maskot anjing Shiba Inu. Tak disangka, komunitas solid dan budaya internet justru menjadikannya fenomena global.

Puncaknya terjadi pada 2021, ketika Dogecoin mencetak kenaikan ribuan persen berkat hype media sosial dan dukungan tokoh terkenal. Kini, di 2026, sejarah itu kembali menghantui pasar—apakah akan terulang?

Analisis Teknikal: Pasar Sedang Menunggu Arah

Dari sisi teknikal:

  • RSI di level 40 → netral, belum overbought atau oversold
  • MACD masih bearish, tapi berpotensi berbalik jika momentum muncul
  • Volume perdagangan stabil, siap melonjak jika ada berita besar

Artinya, pasar saat ini seperti pegas yang ditekan, tinggal menunggu pemicu untuk bergerak kuat ke salah satu arah.

Prediksi 2026: Meledak, Stabil, atau Gagal Total?

Ada tiga skenario utama untuk Dogecoin di 2026:

  1. Bullish ekstrem
    Katalis besar muncul → harga menuju $3–$4
  2. Moderat
    Perkembangan positif kecil → harga stabil di $0,50–$1,00
  3. Bearish
    Tanpa katalis & tekanan regulasi → harga stagnan atau turun

Sebagian analis menilai Dogecoin terlalu spekulatif, sementara yang lain percaya kekuatan komunitas dan budaya meme masih belum bisa diremehkan.

Layak Dibeli atau Hanya Ditonton?

Dogecoin di 2026 berada di persimpangan jalan. Potensi keuntungannya sangat besar, tapi risikonya juga sebanding. Lonjakan 2.847% bukan hal mustahil di kripto, namun jelas bukan sesuatu yang bisa diandalkan tanpa strategi matang.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Inflow ETF Solana Tembus US$11 Juta, Harga SOL Dijaga di Atas US$120

Minat institusional terhadap aset kripto Solana (SOL) menunjukkan lonjakan signifikan. Data terbaru mencatat arus masuk (inflow) ETF Solana berhasil melampaui gabungan ETF Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), di tengah kondisi pasar kripto yang masih diliputi ketidakpastian.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Harga Solana saat ini bertahan stabil di atas level US$127 setelah mengalami fase konsolidasi selama sepekan terakhir. Meski tekanan bearish masih terasa, SOL tetap menarik minat investor institusi dalam jumlah besar.

Sementara itu, Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$89.000 dan Ethereum berada di sekitar US$2.950. Pasar kripto secara umum menunjukkan tanda-tanda pemulihan, meskipun sentimen masih dibayangi oleh penundaan pembahasan rancangan undang-undang kripto di Senat Amerika Serikat.

Baca juga: 98.000 SOL Dijual, Tapi Harga Solana Tetap Bertahan di Atas $120

Inflow ETF Solana Tembus US$11 Juta

Baca juga: 98.000 SOL Dijual, Tapi Harga Solana Tetap Bertahan di Atas $120

Berdasarkan data ETF terbaru, Solana mencatat net inflow lebih dari US$11 juta dalam sepekan terakhir. Angka tersebut melampaui total inflow ETF Bitcoin dan Ethereum pada periode yang sama.

Dilaporkan Coingape, masuknya dana ini didorong oleh institusi besar seperti Fidelity, Grayscale, dan Bitwise. ETF Solana milik Fidelity (FSOL) menjadi penyumbang terbesar dengan inflow US$9,85 juta hanya dalam satu hari, sehingga total inflow kumulatif FSOL mencapai sekitar US$148 juta.

Secara keseluruhan, ETF Solana kini memiliki net asset value (NAV) sebesar US$1,08 miliar, dengan rasio aset bersih mencapai 1,50%.

Sebaliknya, ETF Bitcoin mencatat outflow sebesar US$38,53 juta, sedangkan ETF Ethereum mengalami penurunan lebih dalam dengan outflow US$64,86 juta. Kondisi ini mencerminkan pergeseran minat investor institusional ke Solana.

Solana Pimpin Volume DEX Global

Selain dari sisi ETF, Solana juga mencatat performa kuat di sektor aktivitas jaringan. Data dari Sosovalue menunjukkan volume perdagangan di decentralized exchange (DEX) Solana mencapai US$4,4 miliar dalam 24 jam, tertinggi dibandingkan blockchain lain yang hanya mencatat sekitar US$1,6 miliar.

Capaian ini menempatkan Solana di posisi teratas, melampaui Binance Smart Chain (BSC) dan Ethereum, yang masing-masing mencatat volume sekitar US$318 miliar dan US$282 miliar. Lonjakan ini dinilai mencerminkan potensi pertumbuhan ekosistem Solana ke depan.

Prediksi Harga Solana: Area Kritis Dipantau

Dari sisi teknikal, harga SOL sempat turun ke US$127, melanjutkan tren koreksi dari level di atas US$130. Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di angka 39,35, mengindikasikan pelemahan yang mendekati area oversold.

Sementara itu, indikator MACD berada di level 0,30, mencerminkan sentimen negatif yang masih mendominasi. Pelaku pasar kini mencermati potensi sinyal pembalikan arah dalam waktu dekat.

Level resistance terdekat berada di kisaran US$130 hingga US$140. Jika harga mampu menembus US$150, hal tersebut berpotensi menjadi sinyal kembalinya momentum bullish dalam jangka panjang. Namun, selama tekanan jual berlanjut, investor disarankan tetap waspada.

Di sisi bawah, support utama berada di US$120. Apabila level ini gagal dipertahankan, harga Solana berpotensi melanjutkan pelemahan menuju US$110.

Baca juga: Airdrop Hunter Ini Beli 100+ Solana Seeker dan Cuan 45M dari Airdrop


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Berdarah di Bawah $2, Tapi Diam-Diam Investor Besar Borong!

Harga XRP masih tertekan di bawah level psikologis $2, seiring melemahnya pasar kripto secara keseluruhan. Tekanan ini tidak hanya dipicu oleh kondisi makro yang bearish, tetapi juga oleh meningkatnya keraguan investor ritel terhadap prospek jangka pendek XRP.

Namun di balik tekanan harga tersebut, ekosistem Ripple justru menunjukkan perkembangan penting yang bisa menjadi pemicu pemulihan XRP dalam jangka menengah hingga panjang.

Listing RLUSD di Binance Jadi Angin Segar untuk Ripple

Dilaporkan BeInCrypto, Ripple baru saja mengonfirmasi bahwa RLUSD, stablecoin berbasis dolar AS miliknya, telah resmi terdaftar di Binance. Langkah ini secara signifikan meningkatkan visibilitas dan aksesibilitas RLUSD, terutama di tengah pesatnya adopsi stablecoin secara global.

Meskipun saat ini RLUSD masih berjalan di jaringan Ethereum, potensi ekspansi ke XRP Ledger (XRPL) menjadi sorotan utama. Jika integrasi ini terjadi, aktivitas on-chain, permintaan transaksi, dan utilitas jaringan XRPL berpotensi melonjak. Hal tersebut secara tidak langsung akan memperkuat fundamental XRP, khususnya dalam konteks pembayaran lintas negara dan tokenisasi aset.

Holder Ritel Panik, Jual XRP di Harga Rugi

Sayangnya, sentimen positif dari sisi fundamental belum sepenuhnya tercermin di perilaku investor. Data on-chain menunjukkan bahwa Net Realized Profit/Loss XRP kini berada di zona negatif, menandakan banyak holder menjual aset mereka di bawah harga beli.

Baca juga: XRP Sepi Trader, Tapi Sinyal Kuat Muncul: Harga Siap Tembus $3?

Perilaku ini umumnya mencerminkan ketakutan akan penurunan lanjutan, bukan keyakinan terhadap pemulihan jangka pendek. Tekanan jual dari investor ritel seperti ini dapat menahan laju kenaikan harga, bahkan ketika kabar fundamental sebenarnya cukup kuat.

Selama kepercayaan pasar belum pulih, XRP berpotensi masih kesulitan mengonversi kemajuan ekosistem Ripple menjadi kenaikan harga yang signifikan.

Berbeda dengan Ritel, Investor Institusi Justru Masuk

Di tengah aksi jual ritel, data menunjukkan sinyal yang sangat kontras dari investor institusi. Untuk pekan yang berakhir pada 16 Januari, XRP mencatat arus masuk institusional sebesar $69,5 juta, dengan total $108,1 juta secara month-to-date.

Masuknya dana institusi secara konsisten, meski harga masih berada dalam tren turun, mengindikasikan keyakinan jangka panjang dari pemain besar. Biasanya, institusi cenderung mengakumulasi aset saat sentimen pasar berada di titik pesimistis—sebuah pola yang kerap mendahului pembalikan tren.

Arus masuk ini juga memberikan bantalan likuiditas yang dapat mengurangi risiko penurunan harga lebih dalam.

Harga XRP di Titik Kritis, Breakout atau Lanjut Turun?

Secara teknikal, XRP saat ini diperdagangkan di sekitar $1,96, masih berada di bawah garis downtrend yang sudah terbentuk lebih dari dua minggu. Tekanan teknikal masih kuat, namun kombinasi antara peningkatan fundamental dan minat institusi membuka peluang terjadinya breakout.

Jika XRP berhasil menembus garis downtrend dan mengamankan posisi di atas $2,00, harga berpotensi naik menuju $2,03, lalu $2,10. Dengan momentum yang cukup kuat, target pemulihan di area $2,35 menjadi realistis.

Sebaliknya, kegagalan menembus $2,00 bisa memicu tekanan jual lanjutan. Dalam skenario bearish, harga XRP berisiko turun ke $1,86 atau lebih rendah, yang akan memperpanjang tren turun dan menggugurkan skenario bullish.

XRP memang sedang tertekan, tetapi perbedaan sikap antara investor ritel yang panik dan institusi yang agresif mengakumulasi menjadi sinyal menarik. Pertanyaannya kini: apakah ini hanya koreksi sebelum lonjakan besar, atau awal dari penurunan lebih dalam? Pasar akan segera menjawabnya.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com