Bitcoin Turun ke $88.944, Pasar Uji Support

Harga Bitcoin (BTC) hari ini tercatat berada di level $88.944,46 per BTC, melemah sekitar 1,14% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi ini membawa BTC kembali ke bawah area psikologis $90.000, sebuah level yang dalam beberapa hari terakhir menjadi zona tarik-menarik antara buyer dan seller.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,777 triliun, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto nomor satu dunia, meskipun sentimen jangka pendek terlihat mulai lebih berhati-hati.

Sementara itu, Tokocrypto mencatat bahwa volume perdagangan Bitcoin dalam 24 jam terakhir mencapai $35,57 miliar, sedikit meningkat dibandingkan sesi sebelumnya.

Aktivitas ini mengindikasikan bahwa penurunan harga bukan sekadar pergerakan tipis, melainkan disertai partisipasi pasar yang cukup besar.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin di $89.000, Sinyal Konsolidasi?

Pergerakan Harga BTC 24 Jam: Gagal Bertahan di Atas $90.000

Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak dalam rentang harga $88.486,36 (terendah) hingga $91.100,25 (tertinggi).

Harga sempat mencoba bertahan di atas $91.000, namun tekanan jual muncul dan mendorong BTC kembali turun ke area $88.000.

Kondisi ini menunjukkan bahwa zona $90.000–$91.000 masih menjadi resistance kuat. Sementara itu, area $88.000 mulai berperan sebagai support jangka pendek yang kini sedang diuji.

Secara intraday, BTC mencatat penurunan sekitar 0,07% dalam satu jam terakhir, menandakan bahwa volatilitas masih relatif terkendali, meski bias pasar cenderung melemah.

Pemulihan Melambat, Koreksi Masih Membayangi

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Melihat performa harga dalam berbagai kerangka waktu memberikan gambaran yang lebih utuh tentang posisi Bitcoin saat ini:

  • 7 hari terakhir: -5,95%
  • 30 hari terakhir: +2,17%
  • 60 hari terakhir: +1,60%
  • 90 hari terakhir: -19,58%

Data ini menunjukkan bahwa Bitcoin sempat membangun pemulihan moderat dalam satu hingga dua bulan terakhir, namun tekanan koreksi jangka menengah masih sangat terasa.

Penurunan hampir 20% dalam 90 hari menandakan bahwa BTC masih berada dalam fase penyesuaian setelah periode volatilitas tinggi.

Sebagai perbandingan, Bitcoin pernah mencetak rekor tertinggi di $126.198,07.

Dengan harga saat ini, BTC masih terkoreksi sekitar 29% dari all-time high, sebuah jarak yang menegaskan bahwa pasar belum sepenuhnya kembali ke struktur bullish jangka panjang.

Data Pasar Bitcoin Hari Ini

Beberapa indikator utama pasar BTC saat ini meliputi:

  • Harga: $88.944
  • Kapitalisasi pasar: ± $1,777–1,790 triliun
  • Volume 24 jam: ± $35,57–37,27 miliar
  • Pasokan beredar: 19,98 juta BTC
  • Total maksimum: 21 juta BTC (≈95,14% telah beredar)
  • Fully diluted market cap: ± $1,882 triliun

Fakta bahwa lebih dari 95% suplai maksimum Bitcoin telah beredar menegaskan karakter BTC sebagai aset dengan kelangkaan tinggi.

Dalam banyak siklus pasar, faktor ini sering menjadi fondasi kuat bagi narasi nilai jangka panjang, terutama ketika pasar memasuki fase akumulasi.

Sentimen Pasar: Dari Optimisme ke Mode Waspada

Turunnya harga di bawah $90.000 kembali mengubah psikologi pasar menjadi lebih defensif. Banyak pelaku pasar kini memantau apakah BTC mampu mempertahankan area $88.000.

Jika support ini bertahan, Bitcoin berpotensi membentuk basis konsolidasi baru. Namun, jika level ini ditembus, ruang koreksi dapat terbuka menuju area yang lebih rendah.

Beberapa faktor yang terus memengaruhi pergerakan Bitcoin antara lain:

  1. Kondisi pasar global dan likuiditas, yang memengaruhi minat terhadap aset berisiko.
  2. Pergerakan institusional, yang kerap tercermin dalam lonjakan volume.
  3. Dominasi Bitcoin, yang menentukan arah arus modal di pasar kripto secara keseluruhan.

Saat ini, pasar tampak berada dalam mode wait and see, menunggu sinyal yang lebih jelas sebelum mengambil posisi agresif.

Prospek Harga BTC: Support Jadi Kunci

Dalam jangka pendek, dinamika harga Bitcoin akan sangat ditentukan oleh kemampuannya bertahan di atas area support.

Jika tekanan jual mereda dan volume beli kembali meningkat, BTC berpotensi mencoba retest zona $90.000–$92.000. Namun jika sentimen global memburuk, koreksi lanjutan tidak bisa dikesampingkan.

Secara historis, fase seperti ini sering menjadi periode transisi: volatilitas menyempit, arah pasar belum jelas, dan pelaku pasar menimbang ulang ekspektasi mereka.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Naik 1%, Bitcoin Menguat ke $90.000

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin sedang berada dalam fase pengujian support penting setelah turun ke area $88.900.

Koreksi 1,14% mencerminkan meningkatnya kehati-hatian pasar, meskipun minat terhadap BTC tetap tinggi, tercermin dari volume perdagangan yang stabil.

Pergerakan beberapa hari ke depan akan sangat krusial dalam menentukan apakah Bitcoin mampu membangun fondasi pemulihan baru, atau justru melanjutkan fase koreksi yang lebih dalam.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Koreksi Berlanjut! Harga Ethereum (ETH) Turun ke $2.928

Harga Ethereum (ETH) hari ini tercatat berada di level $2.928,45 per ETH, melemah sekitar 2,35% dalam 24 jam terakhir ketika dilihat dari Tokocrypto pada Sabtu (24/1).

Tekanan jual ini kembali membawa ETH menjauh dari area psikologis $3.000, yang sebelumnya menjadi titik pertahanan penting bagi pelaku pasar.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $353–357 miliar, Ethereum masih menempati posisi kedua aset kripto terbesar di dunia, namun pergerakannya saat ini menunjukkan bahwa pasar altcoin masih berada dalam fase kehati-hatian.

Volume perdagangan Ethereum dalam 24 jam mencapai sekitar $22 miliar, sedikit meningkat dibandingkan hari sebelumnya.

Angka ini menandakan bahwa koreksi harga disertai aktivitas pasar yang cukup tinggi, bukan sekadar pergerakan tipis tanpa likuiditas.

Baca Juga: Harga Ethereum Hari Ini Turun ke $2.959, Melemah 1,89%

Pergerakan Harga ETH 24 Jam: Gagal Bertahan di Atas $3.000

Dalam 24 jam terakhir, harga Ethereum bergerak di kisaran $2.892,52 (terendah) hingga $3.013,95 (tertinggi).

ETH sempat mencoba menembus kembali level $3.000, namun tekanan jual muncul dan mendorong harga kembali turun ke bawahnya.

Zona $3.000–$3.050 kini kembali berfungsi sebagai resistance jangka pendek, sementara area $2.880–$2.900 mulai dipantau sebagai support terdekat.

Secara intraday, pergerakan ETH relatif stabil dengan kenaikan tipis sekitar 0,02% dalam satu jam terakhir, menunjukkan adanya upaya pasar untuk menahan penurunan lebih lanjut.

Kinerja Historis: Stabil Jangka Pendek, Lemah dalam 3 Bulan

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika ditinjau dari berbagai kerangka waktu, performa Ethereum menunjukkan kontras yang cukup jelas:

  • 7 hari: -10,08%
  • 30 hari: +0,52%
  • 60 hari: +0,71%
  • 90 hari: -24,91%

Data ini memperlihatkan bahwa Ethereum relatif stabil dalam satu hingga dua bulan terakhir, namun masih berada dalam tekanan kuat jika dilihat dari perspektif 90 hari.

Penurunan hampir 25% dalam tiga bulan menandakan bahwa ETH masih berada dalam fase koreksi jangka menengah, sejalan dengan melemahnya sentimen di pasar kripto secara umum.

Sebagai perbandingan, Ethereum mencatat rekor tertinggi sepanjang masa di $4.953,73.

Dengan harga saat ini, ETH masih terkoreksi lebih dari 40% dari all-time high, sebuah kondisi yang sering memicu perdebatan antara potensi pemulihan dan risiko lanjutan.

Data Pasar Ethereum Hari Ini

Berikut gambaran kondisi pasar ETH saat ini:

  • Harga: $2.928
  • Kapitalisasi pasar: ± $353–357 miliar
  • Volume 24 jam: ± $21,7–22,03 miliar
  • Pasokan beredar: 120,69 juta ETH
  • Peringkat pasar: 2 global
  • Fully diluted market cap: ± $357 miliar

Tidak adanya batas maksimum suplai Ethereum membuat valuasi ETH sangat bergantung pada dinamika penggunaan jaringan, termasuk aktivitas DeFi, NFT, Web3, serta mekanisme burning fee (EIP-1559).

Oleh karena itu, pergerakan harga ETH kerap mencerminkan persepsi pasar terhadap kesehatan ekosistem Ethereum secara keseluruhan.

Sentimen Pasar: Altcoin Masih Ikuti Arah Bitcoin

Tekanan yang dialami ETH tidak terlepas dari pergerakan Bitcoin yang juga sedang berada dalam fase konsolidasi melemah.

Dalam banyak situasi, Ethereum sebagai altcoin terbesar cenderung mengikuti arah BTC, dengan volatilitas yang sering kali lebih tinggi.

Beberapa faktor yang terus memengaruhi harga Ethereum saat ini antara lain:

  1. Kondisi makro dan likuiditas global, yang menentukan minat terhadap aset berisiko.
  2. Arah Bitcoin, sebagai barometer utama pasar kripto.
  3. Aktivitas jaringan Ethereum, termasuk perkembangan layer-2, DeFi, dan adopsi institusional.
  4. Psikologi pasar, di mana level $3.000 menjadi batas penting antara optimisme dan kehati-hatian.

Prospek ETH: Support Menjadi Fokus Utama

Dalam jangka pendek, perhatian pasar tertuju pada apakah ETH mampu bertahan di atas area $2.880–$2.900.

Jika level ini mampu dipertahankan dan volume beli meningkat, ETH berpotensi kembali menguji zona $3.000. Namun, jika tekanan jual berlanjut, ruang koreksi ke area yang lebih rendah masih terbuka.

Secara historis, fase seperti ini sering menjadi periode akumulasi bagi sebagian pelaku pasar, namun juga menjadi masa penuh volatilitas bagi trader jangka pendek.

Baca Juga: Koreksi Ringan, Harga Ethereum (ETH) Turun Tipis ke $3.288

Harga Ethereum hari ini yang turun ke $2.928 menegaskan bahwa ETH masih berada dalam tekanan koreksi, meskipun aktivitas pasar tetap tinggi.

Dengan performa mingguan yang negatif dan penurunan tajam dalam 90 hari, pasar masih bersikap hati-hati terhadap arah ETH berikutnya.

Pergerakan beberapa hari ke depan akan sangat menentukan apakah Ethereum mampu membangun basis pemulihan, atau justru melanjutkan fase pelemahan yang lebih dalam.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network (PI) Hari Ini Turun ke $0,183, Tren Bearish Bayangi

Harga Pi Network (PI) kembali melemah dan memperpanjang tren negatifnya.

Dalam 24 jam terakhir, CoinMarketCap mencatat harga PI turun sekitar 1,47% ke level $0,183, melanjutkan penurunan mingguan yang kini mencapai sekitar 10,89%.

Pergerakan ini menegaskan bahwa PI masih berada dalam fase tekanan, dengan sentimen pasar cenderung defensif dan minat beli yang belum menunjukkan tanda pemulihan kuat.

Pelemahan PI tidak terjadi dalam ruang hampa. Sejumlah faktor fundamental dan teknikal saat ini membentuk kombinasi yang kurang kondusif bagi pemulihan harga dalam jangka pendek.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik Tipis 0,73%: Efek Instan Voting Governance

Unlock Token Jadi Bayang-Bayang Terbesar Pasar PI

Salah satu katalis paling disorot oleh pelaku pasar adalah jadwal unlock token besar yang akan terjadi dalam waktu dekat.

Dalam 30 hari ke depan, sekitar 142 juta token PI dijadwalkan akan terbuka dan berpotensi masuk ke pasar.

Bagi pasar kripto, unlock token sering kali menjadi momen sensitif. Ketika suplai beredar meningkat secara signifikan, sementara permintaan belum tentu ikut naik, harga cenderung berada di bawah tekanan.

Investor dan trader khawatir bahwa sebagian token yang terbuka akan segera dijual, menciptakan gelombang suplai baru yang sulit diserap pasar.

Situasi ini membuat banyak pelaku pasar memilih bersikap wait and see.

Selama periode unlock belum terlewati, sentimen jangka pendek PI cenderung dibayangi kekhawatiran akan potensi lonjakan tekanan jual.

Kondisi Teknikal: Tren Turun Masih Dominan

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Dari sisi teknikal, struktur pergerakan harga PI masih mencerminkan dominasi seller.

Saat ini, harga PI berada di bawah seluruh rata-rata pergerakan utama, termasuk rata-rata 7 hari di sekitar $0,19, rata-rata 30 hari di area $0,20, dan rata-rata 200 hari yang jauh lebih tinggi di kisaran $0,29.

Kondisi ini menegaskan bahwa PI masih berada dalam downtrend yang jelas. Indikator momentum juga memperkuat gambaran tersebut. RSI 14-hari tercatat di sekitar 26, yang secara teknis masuk wilayah oversold.

Meski kondisi oversold kerap dikaitkan dengan potensi pantulan jangka pendek, dalam tren turun yang kuat, oversold juga sering kali menandakan kelemahan berkelanjutan hingga muncul lonjakan volume beli yang nyata.

MACD yang masih berada di wilayah negatif semakin memperkuat kesimpulan bahwa tekanan bearish belum sepenuhnya mereda.

Bagi trader jangka pendek, area sekitar $0,19 kini menjadi level penting yang perlu ditembus untuk membuka peluang reli teknikal ringan.

Sentimen Global: Altcoin Kena Dampak Risk-Off

Selain faktor internal PI, kondisi pasar kripto secara keseluruhan juga memberi kontribusi pada pelemahan harga.

Dalam beberapa hari terakhir, altcoin secara umum mengalami tekanan seiring menguatnya sikap risk-off di pasar global.

Ketika ketidakpastian meningkat, baik dari sisi geopolitik, kebijakan ekonomi, maupun pasar finansial, investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko tinggi.

Altcoin seperti PI, yang memiliki volatilitas lebih tinggi dibanding aset kripto utama, biasanya menjadi kelompok pertama yang terkena dampak.

Indeks sentimen pasar kripto yang berada di zona “fear” mencerminkan bahwa sebagian besar pelaku pasar saat ini lebih fokus pada perlindungan modal daripada berburu peluang agresif.

Apa Artinya Bagi Holder PI?

Kombinasi antara unlock token dalam jumlah besar, struktur teknikal yang lemah, dan sentimen pasar yang hati-hati membuat prospek jangka pendek PI masih dibayangi volatilitas tinggi.

Dalam kondisi seperti ini, pergerakan harga sering kali sensitif terhadap arus masuk token ke bursa, lonjakan volume, serta perubahan cepat pada psikologi pasar.

Bagi pemegang PI, fase ini cenderung menjadi periode penentuan: apakah pasar mampu menyerap suplai baru tanpa tekanan besar, atau justru mengalami koreksi lanjutan sebelum membentuk dasar harga yang lebih stabil.

Level Kunci yang Perlu Dipantau

Beberapa area yang kini menjadi fokus pelaku pasar antara lain:

  • Support psikologis $0,18 – Apakah mampu bertahan atau justru ditembus.
  • Resistance jangka pendek $0,19 – Penembusan dan bertahan di atas area ini bisa memicu reli teknikal.
  • Arus token ke bursa – Lonjakan deposit sering kali menjadi sinyal tekanan jual.

Baca Juga: Krisis Kepercayaan, Harga Pi Network (PI) Anjlok 4,91% dalam 24 Jam

Pelemahan harga PI ke area $0,183 mencerminkan tekanan berlapis yang sedang dihadapi proyek ini.

Unlock token yang semakin dekat menciptakan bayangan suplai, struktur teknikal masih menunjukkan tren turun, dan sentimen pasar global belum mendukung pemulihan agresif.

Dalam jangka pendek, pergerakan PI kemungkinan akan tetap volatil, dengan perhatian pasar tertuju pada kemampuan harga bertahan di atas area support serta respons pasar terhadap distribusi token yang akan datang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga ENSO Meroket 45%, Volume Trade Tembus Ratusan Juta Dolar

Pasar kripto kembali diwarnai pergerakan ekstrem. Enso (ENSO) mencuri perhatian setelah mencatat lonjakan harga agresif dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Sabtu (24/1), harga ENSO hari ini berada di kisaran $0,859893 per ENSO, naik sekitar 45,20% hanya dalam satu hari.

Kenaikan tajam ini mendorong ENSO masuk jajaran aset kripto yang paling aktif diperdagangkan, dengan volume transaksi 24 jam mencapai sekitar $179,58 juta, dan pada data pasar lanjutan bahkan tercatat melampaui $370 juta.

Angka ini sangat kontras dibanding kapitalisasi pasar ENSO yang relatif kecil, menandakan adanya ledakan minat spekulatif dan arus modal jangka pendek.

Dengan suplai beredar sekitar 20,59 juta ENSO, kapitalisasi pasar proyek ini kini berada di kisaran $17,7 juta hingga $23,7 juta, menempatkannya di peringkat sekitar ke-672 kripto global.

Baca Juga: Harga ENSO Meledak 45% dalam 24 Jam, Volume Perdagangan Tembus Ratusan Juta Dolar

Reli Kuat Tidak Hanya Harian, Performa Mingguan Juga Mengesankan

Kenaikan ENSO tidak hanya terjadi secara sesaat. Dalam 7 hari terakhir, harga ENSO tercatat melonjak sekitar 72,24%, menunjukkan bahwa reli ini merupakan bagian dari tren naik jangka pendek yang mulai terbentuk.

Dalam perspektif yang lebih luas:

  • 30 hari: +55,29%
  • 60 hari: +45,45%
  • 90 hari: masih -35,28%

Data ini menggambarkan bahwa ENSO saat ini sedang berada dalam fase pemulihan agresif, meski secara struktur jangka menengah masih berusaha keluar dari tekanan penurunan yang terjadi beberapa bulan terakhir.

Dalam perdagangan 24 jam terakhir, ENSO sempat bergerak liar di rentang $0,720121 hingga $1,277612, mencerminkan volatilitas tinggi dan pertarungan intens antara pembeli dan penjual.

Volume Besar Jadi Sinyal Penting Pasar

Pergerakan harga Enso (ENSO/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Enso (ENSO/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Salah satu aspek paling mencolok dari reli ENSO adalah lonjakan volume perdagangan.

Rasio volume terhadap kapitalisasi pasar tergolong sangat tinggi, mengindikasikan bahwa ENSO saat ini menjadi fokus trader jangka pendek dan pemburu momentum.

Kondisi seperti ini sering kali muncul ketika pasar mendeteksi adanya katalis naratif atau spekulasi tertentu, fase akumulasi yang pecah menjadi reli, atau rotasi modal dari aset besar ke altcoin berkapitalisasi kecil.

Dalam praktik pasar kripto, volume yang melonjak tajam biasanya menjadi bahan bakar utama pergerakan harga ekstrem.

Namun di sisi lain, situasi ini juga identik dengan risiko fluktuasi mendadak, baik ke atas maupun ke bawah.

Jarak Jauh dari All Time High, Tapi Arah Jangka Pendek Berubah

Meski reli terbaru terlihat impresif, ENSO masih berada sangat jauh dari rekor tertingginya di $6,29. Secara matematis, harga saat ini masih turun lebih dari 80% dari puncak historis tersebut.

Namun dari sudut pandang teknikal dan psikologis pasar, lonjakan lebih dari 70% dalam sepekan sering kali dianggap sebagai fase perubahan tren jangka pendek.

Fokus pelaku pasar biasanya bergeser dari “berapa jauh turunnya” menjadi “seberapa besar potensi pantulan”.

Kondisi ini membuat ENSO masuk radar spekulan yang mencari aset dengan kombinasi kapitalisasi kecil, volume besar, dan volatilitas tinggi.

Apa Artinya Bagi Trader dan Investor?

Reli cepat seperti yang dialami ENSO sering membawa dua sisi sekaligus:

  1. Peluang – Momentum kuat membuka ruang untuk pergerakan lanjutan, terutama jika volume tetap tinggi dan harga mampu bertahan di atas area support baru.
  2. Risiko – Lonjakan curam biasanya juga meningkatkan kemungkinan profit taking tajam, yang bisa memicu koreksi cepat.

Dengan total pasokan maksimum sekitar 127,34 juta ENSO dan fully diluted market cap mendekati $147 juta, sebagian pelaku pasar juga mulai memperhitungkan potensi dilusi suplai dalam jangka panjang.

Level Kunci yang Menjadi Perhatian Pasar

Beberapa area yang kini menjadi sorotan trader ENSO antara lain:

  • Area support: sekitar $0,72 – zona pertahanan terdekat dari penurunan intraday.
  • Area psikologis: $1,00 – level bulat yang sering menjadi medan tarik-menarik sentimen.
  • Resistance volatil: sekitar $1,27 – puncak pergerakan 24 jam terakhir.

Reaksi harga di area-area ini akan sangat menentukan apakah ENSO mampu melanjutkan reli atau justru memasuki fase konsolidasi.

Baca Juga: Market Sinyal Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang

Lonjakan harga ENSO lebih dari 45% dalam sehari menandai kebangkitan volatilitas dan minat pasar terhadap aset ini. Didukung volume perdagangan yang luar biasa besar, ENSO kini berada dalam fase yang sangat aktif, sekaligus berisiko tinggi.

Bagi pasar, pergerakan ENSO menjadi contoh klasik bagaimana altcoin berkapitalisasi kecil dapat bergerak cepat ketika momentum dan likuiditas bertemu.

Dalam jangka pendek, perhatian akan tertuju pada keberlanjutan volume, stabilitas harga di atas support baru, serta potensi rotasi modal lanjutan di sektor altcoin.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga KAIA Hari Ini Melejit 37%, Kapitalisasi Pasar Tembus $500 Juta

Pergerakan harga Kaia (KAIA) menjadi sorotan utama di platform Tokocrypto pada hari ini, Sabtu (24/1).

Berdasarkan data terbaru, harga KAIA hari ini tercatat di level $0,08043 per KAIA, mencatat lonjakan signifikan sebesar +37,69% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan tajam ini langsung mendorong kapitalisasi pasar KAIA menembus $500 juta, mengukuhkan posisinya di jajaran 90 besar aset kripto global.

Lonjakan tersebut terjadi seiring meningkatnya aktivitas perdagangan. Volume transaksi 24 jam KAIA mencapai sekitar $130,7 juta, angka yang tergolong besar dan mencerminkan masuknya minat pasar dalam skala luas.

Dalam konteks pasar kripto, kombinasi kenaikan harga agresif dan lonjakan volume sering kali menjadi sinyal kuat adanya perubahan sentimen jangka pendek.

Baca Juga: Harga KAIA Hari Ini Melejit 37%, Kapitalisasi Pasar Tembus $500 Juta

Performa Jangka Pendek Sangat Kuat

Pergerakan harga Kaia (KAIA/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Kaia (KAIA/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Tidak hanya dalam hitungan jam, performa KAIA juga impresif dalam horizon waktu yang lebih luas.

Dalam 7 hari terakhir, harga KAIA tercatat menguat sekitar 35,60%, menunjukkan bahwa reli ini bukan sekadar lonjakan sesaat. Jika ditarik lebih jauh:

  • 30 hari: +39,78%
  • 60 hari: +0,98%
  • 90 hari: -26,47%

Data ini menunjukkan bahwa KAIA sedang berada dalam fase rebound kuat setelah tekanan signifikan dalam tiga bulan terakhir.

Pasar tampaknya mulai mengantisipasi fase pemulihan, meskipun struktur jangka menengah masih membutuhkan konfirmasi lanjutan.

Dalam perdagangan harian, KAIA bergerak di rentang $0,057751 hingga $0,08524, menandakan volatilitas tinggi dan aktivitas spekulatif yang intens.

Volume Tinggi Mengindikasikan Arus Modal Masuk

Salah satu aspek paling menarik dari reli KAIA adalah rasio volume terhadap kapitalisasi pasar yang cukup sehat.

Dengan kapitalisasi sekitar $500 juta dan volume harian lebih dari $130 juta, terlihat bahwa KAIA saat ini menjadi fokus trader aktif, baik jangka pendek maupun momentum trader.

Volume tinggi sering kali mencerminkan masuknya likuiditas baru, meningkatnya kepercayaan pasar terhadap kelanjutan tren, atau reaksi cepat terhadap narasi atau katalis tertentu.

Namun di sisi lain, kondisi seperti ini juga meningkatkan potensi fluktuasi tajam, terutama jika terjadi aksi ambil untung dalam waktu singkat.

Jarak Jauh dari Rekor Tertinggi, Tapi Momentum Berubah

Meski reli saat ini terlihat kuat, harga KAIA masih berada jauh di bawah rekor tertingginya di $0,415024. Secara matematis, harga saat ini masih turun lebih dari 80% dari puncak historis tersebut.

Namun bagi banyak pelaku pasar kripto, jarak yang besar dari all time high justru sering dianggap sebagai ruang spekulatif, terutama ketika indikator jangka pendek menunjukkan pembalikan tren.

Lonjakan lebih dari 30% dalam sehari sering kali menjadi sinyal awal bahwa pasar mulai kembali melirik aset tersebut.

Struktur Pasokan dan Posisi Pasar KAIA

KAIA memiliki pasokan beredar sekitar 6,23 miliar token, dengan kapitalisasi pasar terdilusi sepenuhnya berada di kisaran yang sama, yakni sekitar $500 juta, karena tidak adanya batas maksimum suplai yang diumumkan.

Struktur ini membuat pergerakan harga KAIA sangat dipengaruhi oleh dinamika permintaan dan volume perdagangan, bukan kelangkaan suplai.

Oleh karena itu, sentimen pasar dan arus modal menjadi faktor kunci dalam menentukan arah harga ke depan.

Level Teknis yang Menjadi Perhatian

Beberapa level harga kini menjadi fokus utama pelaku pasar:

  • Support terdekat: area $0,058–$0,060, zona bawah pergerakan harian
  • Area psikologis: $0,08, yang kini sedang diuji sebagai support baru
  • Resistance jangka pendek: $0,085–$0,09, dekat puncak 24 jam terakhir

Respons harga di area-area ini akan sangat menentukan apakah reli KAIA dapat berlanjut atau justru memasuki fase konsolidasi.

Baca Juga: 3 Altcoin Pump Fun Ecosystem Ini Meledak Hingga 158% Sepekan

Lonjakan harga KAIA hari ini mencerminkan perubahan sentimen pasar yang signifikan, didukung volume perdagangan besar dan minat investor yang meningkat.

Meski masih jauh dari rekor tertingginya, pergerakan agresif ini menempatkan KAIA kembali dalam radar pasar kripto.

Ke depan, keberlanjutan reli akan sangat bergantung pada stabilitas volume, kemampuan harga bertahan di atas support baru, serta kondisi pasar kripto secara keseluruhan.

Seperti biasa, volatilitas tinggi menghadirkan peluang sekaligus risiko.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Airdrop Hunter Ini Beli 100+ Solana Seeker dan Cuan 45M dari Airdrop

Fenomena airdrop kini kembali jadi sorotan komunitas kripto setelah handphone yang dikeluarkan oleh solana, smartphone Seeker memberikan insentif bagi para penggunanya berupa token SKR.

Airdropnya tak tanggung-tanggung, tier klaim paling besar bisa mencapai Rp389 juta! Karena besarnya rewards airdrop yang bisa diklaim, banyak airdrop hunter melakukan aktivitas farming.

Contohnya unggahan dari akun X @moneygurusumit yang memperlihatkan deretan smartphone Solana Seeker yang disusun rapi layaknya barisan mesin panen token. Dalam postingan tersebut, disebutkan bahwa seorang pengguna rela membeli lebih dari 100 unit Solana Seeker demi memaksimalkan klaim airdrop token SKR dan untung sampai lebih dari Rp45 miliar. 

Apa Itu Solana Seeker dan Mengapa Airdop-nya Bisa Jadi Cuan?

Harga Solana Mobile Seeker. Sumber: store.solanamobile

Solana Seeker adalah smartphone yang diluncurkan Solana Mobile pada 2025 penerus dari Solana Saga, sebuah crypto phone yang fokus pada integrasi Web3 dan ekosistem Solana. Harganya berkisar $450–$500 per unit (sekitar Rp7–8 jutaan) tergantung di fase penjualan mana kamu membeli.

Solana seeker memiliki sistem operasi Android, namun perangkat ini punya fitur eksklusif seperti Seed Vault alias hard wallet yang sudah built-in, akses langsung ke dApp Store Solana, dan terintegrasi erat dengan ekosistem Solana.

Sebagai bentuk upaya untuk mendorong adopsi perangkat keras dalam ekosistem Web3, pengguna Solana Seeker berhak mendapatkan SKR token dalam bentuk airdrop yang bisa langsung diklaim berdasarkan tier-tier tertentu.

Alokasi airdrop mencapai 30% dari supply, dan pada saat peluncuran, hampir 2 miliar SKR didistribusikan ke lebih dari 100.000 user Seeker yang eligible (plus developer dApp Season 1). 

Harga token Solana Mobile Seeker (SKR) Sabtu 24 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Adapun distribusi dibagi tier berdasarkan aktivitas seperti:

  • Sovereign (tier tertinggi): hingga 750.000 SKR = $23.177 atau Rp389 juta
  • Luminary: ~125.000 SKR = $3.863 atau Rp65 juta
  • Vanguard: ~40.000 SKR = $1.237 atau Rp21 juta
  • Dan tier bawah lainnya mulai dari ribuan hingga puluhan ribu SKR

Nah jika dilihat dari tier penerima airdrop di atas, tak heran jika airdrop ini sangat menggiurkan, pasalnya hanya dengan modal Rp7–8 jutaan pengguna Solana Seeker bisa berkesempatan untuk mendapatkan total airdrop Rp389 juta.

Baca juga: Heboh! Solana Mobile Bagikan 2 Miliar Token SKR ke Pengguna Seeker

Strategi Airdroper yang Farming 100+ Solana Seeker

Postingan di X dari akun @moneygurusumit memperlihatkan bagaimana deretan Solana Seeker berjejer rapi yang diklaim untuk melakukan farming airdrop $SKR. Foto yang diunggah tersebut menampilkan puluhan unit smartphone Solana Seeker yang disusun berbaris, dalam tweetnya ia mengklaim mengklaim bahwa seseorang telah membeli lebih dari 100 unit Solana Seeker secara sengaja untuk memaksimalkan airdrop $SKR dari Solana Mobile.

Farmer tersebut diduga tengah memanfaatkan mekanisme tier reward yang ditawarkan Solana Mobile, yakni Sovereign tier yang memungkinkan menerima alokasi maksimal hingga 750.000 SKR per perangkat. Dengan harga satu unit Seeker sekitar $500, pembelian lebih dari 100 unit berarti investasi awal sekitar $50.000.

Jika seluruh perangkat tersebut memenuhi syarat Sovereign, maka total klaim bisa mencapai 75 juta SKR, senilai $2.28 juta atau Rp38,3 miliar, dan jika melihat harga sebelum SKR turun maka keuntungannya bisa tembus lebih dari Rp45 miliar.

Baca juga: Satoshi Nakamoto Masih Jadi Raja Crypto, Total Kekayaan Capai Rp2 Kuadriliun

Tahu Banyak Airdrop Farmer, Tim Solana Mobile Tidak Tinggal Diam

Tim Solana Mobile mengumumkan langkah tegas untuk menjaga keadilan dalam distribusi token SKR. Beberapa cluster akun Seeker yang dicurigai sebagai sybil attack (akun palsu/farm massal untuk menyalahgunakan airdrop) telah diidentifikasi dan klaim mereka dicabut dari distribusi awal.

Menurut pengumuman resmi dari GM Solana Mobile (@m_it) pada 18 Januari lalu, token yang seharusnya diterima akun-akun tersebut akan dikembalikan ke pool airdrop yang periode selanjutnya. Memastikan token SKR jatuh ke tangan pengguna, developer, serta pemegang Seeker yang benar-benar memakai perangkat sebagai daily driver—bukan farmer yang membeli banyak unit hanya untuk menjual token saat listing.

Gimana, apakah kamu mau coba beli Seeker dan ikut Season 2? Atau cukup jadi penonton dan membeli token Solana aja?

Kalau kamu mau beli Solana, di Tokocrypto kamu bisa dapatkan potongan 20% biaya trading tiap trade dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Gambar: X @moneygurusumit





Sumber : news.tokocrypto.com

IPO BitGo Resmi Melantai NYSE, Saham Sempat Terbang Lalu Melemah

Perusahaan kustodian aset kripto BitGo resmi melantai di Bursa Saham New York (NYSE) pada 22 Januari 2026 dengan kode ticker BTGO. Langkah ini menjadikan BitGo sebagai perusahaan aset kripto besar pertama yang melakukan penawaran umum perdana (IPO) pada 2026, sekaligus membuka akses baru bagi investor ritel untuk mendapatkan eksposur ke industri kripto tanpa harus memiliki aset digital secara langsung.

Dilaporkan BeInCrypto, saham BitGo dibuka di level US$22,43 atau melonjak 24,6% dibanding harga IPO US$18. Pada awal perdagangan, saham bahkan sempat menyentuh US$24,50 atau naik sekitar 36%. Namun, euforia tersebut tidak bertahan lama.

Saham BTGO ditutup di US$18,49, hanya 2,7% di atas harga penawaran, mencerminkan sikap hati-hati investor di tengah koreksi harga bitcoin yang telah turun sekitar 29% dari rekor tertingginya. Dengan pergerakan tersebut, valuasi BitGo diperkirakan berada di kisaran US$2,2 miliar.

IPO BitGo

Baca juga: NYSE Siap Tokenisasi Saham, Sinyal Bullish Besar untuk Kripto

Minat terhadap IPO ini tergolong sangat tinggi. Penawaran saham BitGo tercatat mengalami kelebihan permintaan hingga sekitar 13 kali lipat. Perusahaan bersama pemegang saham lama melepas sekitar 11,8 juta saham dan berhasil menghimpun dana sebesar US$212,8 juta, dengan Goldman Sachs dan Citigroup bertindak sebagai penjamin emisi utama. Analis menilai debut BitGo menjadi penanda penting bahwa pasar IPO aset kripto mulai kembali terbuka setelah sempat melambat pada kuartal keempat tahun lalu akibat penutupan pemerintahan AS.

Didirikan pada 2013, BitGo dikenal sebagai pelopor teknologi wallet multi-signature dan kini berkembang menjadi penyedia layanan kustodian institusional, broker utama, serta layanan trading di lebih dari 100 negara. Perusahaan ini juga bertindak sebagai custodian untuk USD1, stablecoin milik World Liberty Financial, proyek aset kripto yang memiliki keterkaitan dengan keluarga Presiden AS Donald Trump. Peran kustodian yang teregulasi dinilai krusial dalam menjembatani keuangan tradisional dengan aset digital, khususnya bagi investor institusional.

Pada Desember lalu, BitGo memperoleh persetujuan bersyarat dari Office of the Comptroller of the Currency untuk bertransformasi menjadi bank nasional. Status tersebut berpotensi memungkinkan perusahaan beroperasi secara nasional sebagai bank, sekaligus memperkuat infrastruktur masuknya modal institusional ke pasar kripto. Perluasan layanan kustodian yang teregulasi dinilai dapat mengurangi hambatan bagi institusi dan meningkatkan likuiditas serta stabilitas pasar dalam jangka panjang.

Dari sisi kinerja, BitGo termasuk perusahaan kripto yang telah mencatatkan profitabilitas. Perusahaan membukukan laba bersih US$156,6 juta sepanjang 2024 dan US$35,3 juta untuk sembilan bulan pertama 2025. Pendapatan juga melonjak signifikan dari US$1,9 miliar menjadi US$10 miliar secara tahunan. Meski demikian, BitGo mengakui bahwa sumber pendapatan utamanya masih sangat bergantung pada volatilitas pasar aset digital, termasuk dari aktivitas trading, staking, dan langganan.

Risiko regulasi juga masih menjadi faktor yang diperhatikan pelaku pasar. Pemungutan suara Komite Perbankan Senat AS terkait Clarity Act ditunda setelah Coinbase menarik dukungan akibat perbedaan pandangan antara bank dan perusahaan kripto mengenai produk yield stablecoin. Meski begitu, CEO BitGo Mike Belshe menyatakan optimisme bahwa perubahan regulasi dalam setahun terakhir telah membuka partisipasi seluruh institusi keuangan, sehingga memperluas potensi pasar perusahaan secara signifikan.

Baca juga: Bhutan Resmi Tokenisasi Cadangan Emas Negara di Blockchain Solana


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

3 Altcoin Perp DEX Ini Diam-Diam Melonjak, Market Cap Rp1 Triliun

Sektor perpetual decentralized exchange (perp DEX) kembali mencuri perhatian pasar kripto.

Dilaporkan CoinMarketCap, sejumlah altcoin di kategori ini mencatatkan kenaikan harga dan aktivitas perdagangan yang signifikan dalam sepekan terakhir, seiring meningkatnya minat trader terhadap perdagangan derivatif berbasis on-chain.

Avantis (AVNT)

Pergerakan harga Avantis (AVNT/USDT) pada Jumat, 23 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Avantis (AVNT/USDT) pada Jumat, 23 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Berdasarkan data market capitalization, Avantis (AVNT) menjadi perp DEX coin dengan kapitalisasi pasar terbesar saat ini. AVNT diperdagangkan di level US$0,276 dengan kapitalisasi pasar mencapai US$71,27 juta.

Dalam 24 jam terakhir, AVNT naik 2,52 persen dan menguat 5,80 persen dalam tujuh hari. Volume perdagangan hariannya tercatat sebesar US$22,37 juta, dengan total suplai beredar sebanyak 258,2 juta AVNT.

Orderly (ORDER)

Di posisi berikutnya ada Orderly (ORDER) yang mencatatkan kapitalisasi pasar sebesar US$28,93 juta. Harga ORDER berada di level US$0,07968, naik 2,91 persen dalam 24 jam dan menguat 13,09 persen dalam sepekan.

Volume transaksi harian ORDER mencapai US$9,61 juta, dengan suplai beredar sebanyak 363,06 juta token. Kenaikan ini menunjukkan meningkatnya aktivitas pengguna pada ekosistem Orderly Network.

SynFutures (F)

Sementara itu, SynFutures (F) menempati peringkat selanjutnya dengan kapitalisasi pasar US$21,20 juta. Token F diperdagangkan di harga US$0,006421, menguat 4,08 persen dalam 24 jam dan naik 6,09 persen dalam tujuh hari terakhir.

Volume perdagangan 24 jam SynFutures tercatat sebesar US$15,34 juta, dengan suplai beredar mencapai 3,3 miliar token.

Pergerakan positif sejumlah perp DEX coins ini mencerminkan meningkatnya minat pasar terhadap platform derivatif terdesentralisasi, terutama di tengah tren migrasi trader dari platform terpusat ke solusi on-chain yang dinilai lebih transparan dan permissionless.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

98.000 SOL Dijual, Tapi Harga Solana Tetap Bertahan di Atas $120

Harga Solana (SOL) menunjukkan ketahanan di tengah tekanan jual besar dari investor jangka panjang. Seorang staker lama Solana diketahui mulai keluar dari posisinya setelah melepas lebih dari 98.000 SOL yang sebelumnya dikunci selama hampir dua tahun.

Dilaporkan AMBCrypto, dompet tersebut awalnya menarik SOL dari Binance saat harga berada di puncak siklus, sebelum kemudian melakukan staking. Namun, proses keluar saat ini terjadi pada harga yang jauh lebih rendah, sehingga merealisasikan kerugian lebih dari 6,6 juta dolar AS.

Alih-alih menjual sekaligus, pemilik aset memilih strategi dollar-cost averaging (DCA) dengan menjual secara bertahap. Pendekatan ini membuat tekanan suplai tersebar dalam waktu yang lebih panjang, sehingga pasar terhindar dari reaksi tajam akibat likuidasi besar. Meski begitu, distribusi bertahap ini tetap menciptakan tekanan jual berkelanjutan di pasar.

Di sisi lain, pembeli terus muncul di area support, memicu pertarungan antara suplai jangka panjang dan permintaan jangka pendek.

Harga SOL Terjebak di Zona Konsolidasi

Pada saat penulisan, harga Solana bergerak dalam rentang yang jelas. Area $120–$125 terus dipertahankan pembeli, dengan setiap penurunan ke zona tersebut direspons cepat sehingga tidak berlanjut lebih dalam.

Sebaliknya, upaya kenaikan berulang kali gagal menembus area $146–$150, yang menjadi batas atas konsolidasi. Setiap reli ke zona tersebut kehilangan momentum dan mendorong harga kembali ke area tengah. Level $135 berfungsi sebagai titik pivot jangka pendek, bergantian menjadi support dan resistance.

Kondisi ini membuat volatilitas tetap rendah, dengan pergerakan harga mencerminkan keseimbangan antara pembeli dan penjual, bukan dominasi satu arah.

Momentum Melemah, Tapi Belum Breakdown

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 23 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 23 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Indikator Relative Strength Index (RSI) harian melemah dari level mendekati 70 dan bergerak turun ke area rendah 40-an. Pada saat penulisan, RSI berada di sekitar 43,8, menandakan tekanan beli melemah namun belum memasuki kondisi oversold.

Posisi RSI yang masih di atas level 30 menunjukkan penjual belum sepenuhnya menguasai pasar. Namun, kegagalan RSI menembus garis tengah 50 menandakan momentum bullish masih tertahan. Pola ini mengindikasikan kelelahan pasar, bukan sinyal penurunan tajam.

Permintaan Pasar Serap Tekanan Jual

Data Spot Taker CVD selama 90 hari menunjukkan dominasi pembeli, meskipun terjadi distribusi aset dari pemegang besar. Pembeli agresif terus menyerap suplai yang dilepas ke pasar.

Namun, harga tidak bergerak naik signifikan, yang menunjukkan proses absorption—di mana permintaan menyerap suplai tanpa mendorong breakout. Kondisi ini mengurangi potensi penurunan tajam, tetapi belum cukup kuat untuk memicu kenaikan lanjutan.

Trader Besar Masih Bertaruh Naik

Data posisi trader teratas di Binance menunjukkan sentimen tetap condong ke arah bullish. Sebanyak 80,86% akun trader besar berada di posisi long, sementara hanya 19,14% yang mengambil posisi short. Rasio long/short tercatat di 4,22, menandakan eksposur long lebih dari empat kali lipat dibanding short.

Meski rasio ini sedikit turun dari level sebelumnya di atas 4,4, penurunannya lebih mencerminkan moderasi ringan, bukan pengurangan risiko besar-besaran. Keyakinan trader masih tinggi, meskipun belum diikuti oleh konfirmasi pergerakan harga.

Kesimpulan

Pasar Solana saat ini mencerminkan proses penyerapan tekanan jual jangka panjang tanpa merusak struktur harga utama. Support kunci tetap bertahan, RSI tidak menunjukkan breakdown, permintaan pasar aktif, dan kepercayaan trader besar masih kuat.

Namun, selama harga belum keluar secara tegas dari zona konsolidasi, pergerakan SOL masih berada dalam fase menunggu antara keyakinan pasar dan konfirmasi arah selanjutnya.

Baca juga: Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Sepi Trader, Tapi Sinyal Kuat Muncul: Harga Siap Tembus $3?

Prediksi harga XRP kembali menjadi perhatian pelaku pasar kripto di tengah kondisi perdagangan yang relatif sepi. Pergerakan harga yang cenderung tenang dan penurunan volume transaksi justru memunculkan spekulasi, mengingat fase serupa dalam sejarah XRP kerap menjadi awal pergerakan harga yang lebih agresif.

Dalam sepekan terakhir, XRP tercatat terkoreksi sekitar 8% setelah sempat mencatat reli solid di awal tahun. Meski demikian, sejumlah indikator menunjukkan bahwa pasar yang terlihat “dingin” tidak selalu mencerminkan sentimen negatif.

Minat Dagang Menurun, Sinyal Kontrarian Mulai Muncul

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 23 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 23 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dilaporkan Cryptonews, data on-chain mengindikasikan bahwa penurunan aktivitas perdagangan saat ini dapat berperan sebagai sinyal kontrarian. Dalam beberapa periode sebelumnya, menyusutnya partisipasi pasar justru mendahului penguatan harga, terutama ketika tekanan jual mulai mereda.

Saat ini, harga XRP masih berada di bawah level psikologis USD 2, namun secara year-to-date aset ini masih mencatat kenaikan sekitar 5%. Dalam 24 jam terakhir, volume perdagangan dilaporkan meningkat hampir 20% hingga mendekati USD 4 miliar, bertepatan dengan upaya harga bertahan di area support pada sebuah garis tren penting.

Sementara itu, data pasar derivatif dari CoinGlass menunjukkan open interest (OI) XRP bergerak stagnan di kisaran USD 3,5 miliar hingga USD 4,5 miliar selama beberapa bulan terakhir. Pola OI yang bertahan dalam rentang sempit ini pernah terjadi sebelumnya dan diikuti lonjakan harga signifikan, yang membawa XRP mendekati level tertinggi dalam beberapa tahun.

Baca juga: Sentimen Ritel XRP Ambruk ke Extreme Fear Saat Harga Tembus US$2

Harga Menyempit, RSI Beri Sinyal Beli

Dari sisi teknikal, grafik XRP/USDT memperlihatkan fase kompresi harga yang cukup kuat, dengan pergerakan yang semakin menyempit di sekitar level USD 2. Kondisi ini umumnya mengindikasikan fase konsolidasi sebelum pasar menentukan arah selanjutnya.

Apabila tekanan beli mampu mendorong harga menembus resistance di area USD 2,10, skenario bullish dinilai semakin terbuka. Dalam kondisi likuiditas dan sentimen yang mendukung, XRP berpotensi bergerak cepat menuju area psikologis berikutnya, termasuk peluang menguji level USD 3.

Indikator Relative Strength Index (RSI) pada timeframe 4 jam turut memperkuat skenario tersebut. RSI tercatat bergerak naik dan melampaui rata-rata bergerak 14-periode, yang kerap diinterpretasikan sebagai sinyal beli oleh trader teknikal.

Namun demikian, risiko penurunan tetap perlu diwaspadai. Jika harga justru menembus ke bawah level USD 1,85, potensi koreksi lanjutan ke area USD 1,75 atau lebih rendah tidak dapat dikesampingkan.

Investor Diminta Tetap Waspada

Di tengah potensi pemulihan altcoin besar, perhatian investor juga mulai melebar ke aset berisiko tinggi, termasuk proyek presale tahap awal. Meski menawarkan peluang imbal hasil tinggi, pendekatan disiplin melalui manajemen risiko dan penentuan level invalidasi dinilai krusial, terutama ketika volatilitas pasar kembali meningkat.

Disclaimer: Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi. Informasi dalam artikel ini disajikan sebagai bahan referensi dan bukan merupakan saran investasi. Pembaca diharapkan melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan finansial.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com