Bitcoin Bertahan di $95.087, Turun Tipis

Harga Bitcoin hari ini tercatat berada di level $95.087,63 per BTC, sedikit melemah 0,16% dalam 24 jam terakhir.

Meski koreksi tergolong ringan, pergerakan ini menunjukkan bahwa pasar tengah memasuki fase konsolidasi setelah reli cukup kuat dalam beberapa pekan terakhir.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,899 triliun dan volume perdagangan 24 jam sebesar $16,52 miliar, Bitcoin masih kokoh mempertahankan posisinya sebagai aset kripto nomor satu dunia.

Secara intraday, Tokocrypto mencatat Bitcoin bergerak dalam rentang yang relatif sempit, dengan harga terendah $94.837,51 dan tertinggi $95.598,47.

Pola ini mencerminkan tarik-menarik antara pembeli yang masih optimistis dan trader jangka pendek yang mulai melakukan aksi ambil untung.

Pergerakan Harga: Konsolidasi Setelah Kenaikan Bulanan

Jika dilihat dalam perspektif yang lebih luas, kinerja Bitcoin masih tergolong positif. Dalam 30 hari terakhir, BTC naik 9,17%, sementara dalam 60 hari menguat 3,73%.

Namun, tekanan masih terlihat pada grafik jangka menengah, dengan penurunan 13,62% dalam 90 hari terakhir.

Kondisi ini mengindikasikan bahwa Bitcoin sedang berada di fase transisi. Setelah sempat mengalami koreksi besar beberapa bulan lalu, harga kini berusaha membangun struktur yang lebih stabil di area $95.000.

Bagi pelaku pasar, fase seperti ini sering kali menjadi periode akumulasi sebelum muncul pergerakan besar berikutnya.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Koreksi ke $95.517,Tunggu Arah

Volume Menurun, Tanda Pasar Menunggu Arah

Salah satu data penting hari ini adalah volume perdagangan yang relatif moderat di $16,52 miliar.

Angka ini lebih rendah dibanding periode volatilitas tinggi, menandakan bahwa pasar belum memiliki katalis kuat untuk mendorong pergerakan ekstrem.

Volume yang mengecil biasanya mencerminkan sikap “wait and see” dari investor.

Banyak pelaku pasar memilih menunggu konfirmasi arah: apakah Bitcoin mampu menembus resistance psikologis berikutnya atau justru terkoreksi lebih dalam untuk menguji support yang lebih rendah.

Posisi Pasar Bitcoin Masih Sangat Dominan

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 18 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 18 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dengan suplai beredar 19,98 juta BTC, atau sekitar 95,13% dari total suplai maksimum 21 juta BTC, Bitcoin semakin mendekati fase kelangkaan penuh.

Faktor ini menjadi salah satu fondasi utama yang menjaga minat investor jangka panjang.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh Bitcoin saat ini diperkirakan mencapai $1,996 triliun, menunjukkan potensi valuasi maksimal jika seluruh suplai telah beredar.

Bagi banyak analis, kelangkaan yang semakin nyata ini menjadi argumen kuat mengapa Bitcoin masih dipandang sebagai aset lindung nilai digital dalam jangka panjang.

Analisis Teknikal Singkat: Area Kritis yang Perlu Diperhatikan

Dari sisi teknikal, area $94.800–$95.000 saat ini berfungsi sebagai support jangka pendek. Selama harga mampu bertahan di atas zona ini, peluang rebound tetap terbuka.

Sementara itu, resistance terdekat berada di sekitar $95.600–$96.000. Penembusan yang disertai peningkatan volume bisa membuka jalan menuju area psikologis yang lebih tinggi.

Perubahan harga 7 hari terakhir yang masih positif 4,96% menunjukkan bahwa tren jangka pendek belum sepenuhnya rusak.

Namun, minimnya momentum dalam 24 jam terakhir mengisyaratkan bahwa pasar membutuhkan katalis baru untuk menentukan arah berikutnya.

Sentimen Pasar: Optimisme Hati-Hati

Meski hari ini Bitcoin bergerak melemah tipis, sentimen pasar secara umum masih cenderung netral ke positif.

Kenaikan bulanan hampir 10% menunjukkan bahwa minat beli belum hilang. Investor jangka panjang tampak masih nyaman menahan asetnya, sementara trader jangka pendek lebih aktif memanfaatkan fluktuasi kecil.

Dalam kondisi seperti ini, berita makroekonomi global, pergerakan pasar saham, serta aliran dana institusional ke produk berbasis Bitcoin bisa menjadi pemicu utama volatilitas berikutnya.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Stabil di $95.300, Tren Masih Kuat

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin sedang berada dalam fase konsolidasi di sekitar $95.000, dengan penurunan tipis 0,16% dan volume perdagangan yang relatif menurun.

Dalam jangka pendek, pasar terlihat menunggu arah baru. Namun secara struktural, Bitcoin masih berada dalam posisi kuat dengan kapitalisasi pasar hampir $1,9 triliun dan suplai yang semakin mendekati batas maksimal.

Bagi investor dan trader, beberapa hari ke depan akan krusial untuk melihat apakah Bitcoin mampu mempertahankan support dan kembali membangun momentum naik, atau justru mengalami koreksi lanjutan sebelum mencoba reli berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Melejit Dalam 7 Hari, 3 Altcoin Play To Earn Ini Jadi Sorotan Investor

Pasar kripto sektor Play To Earn (P2E) kembali mencuri perhatian setelah sejumlah token mencatatkan kenaikan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru, terdapat 3 altcoin P2E yang mendominasi dan paling banyak diperdagangkan.

Berikut rangkuman 3 Play To Earn Tokens dengan market cap terbesar saat ini dikutip CoinMarketCap.

1. The Sandbox (SAND) Pimpin Kapitalisasi Pasar P2E

Token SAND milik ekosistem metaverse The Sandbox masih menempati posisi teratas sektor Play To Earn. Saat ini, harga SAND berada di level $0.1572 dengan kapitalisasi pasar mencapai $419,451,689.

Dalam periode 7 hari, SAND mencatat kenaikan 31.98%, sementara volume transaksi 24 jam menembus $360,146,786. Total suplai beredar tercatat sebanyak 2.66B SAND, menunjukkan likuiditas yang masih kuat di tengah pasar.

Baca juga: 3 Altcoin Interoperability Ini Cetak Kenaikan Tajam Mingguan

2. Axie Infinity (AXS) Melonjak Lebih Dari 100% Dalam 7 Hari

Di posisi kedua, Axie Infinity (AXS) mencatatkan performa paling agresif. Harga AXS kini berada di angka $2.06, naik 115.82% dalam 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar AXS tercatat sebesar $346,831,549, dengan volume perdagangan harian mencapai $1,125,698,440. Lonjakan ini menjadikan AXS sebagai salah satu token P2E paling aktif diperdagangkan saat ini, dengan suplai beredar sekitar 168.24M AXS.

3. Nakamoto Games (NAKA) Bertahan di Jajaran Top 3

Token NAKA dari platform Nakamoto Games melengkapi daftar 3 besar Play To Earn berdasarkan kapitalisasi pasar. Saat ini, NAKA diperdagangkan di harga $0.1228, dengan market cap sebesar $11,639,218.

Dalam kurun 24 jam, NAKA naik 28.01%, sementara performa mingguan tercatat naik 6.01%. Volume transaksi harian berada di angka $2,380,749, dengan suplai beredar sebanyak 94.76M NAKA.

Kenaikan sejumlah token Play To Earn ini menunjukkan minat pasar terhadap sektor game berbasis blockchain masih cukup kuat. Meski demikian, investor tetap disarankan untuk memperhatikan volatilitas serta manajemen risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Sitaan AS Tak Dijual, Siap Jadi Senjata Strategis Negara

Pemerintah Amerika Serikat selangkah lebih dekat merealisasikan U.S. Strategic Bitcoin Reserve setelah Departemen Kehakiman AS (Department of Justice/DOJ) menegaskan bahwa Bitcoin sitaan dalam kasus Samourai Wallet tidak akan dijual ke pasar.

Konfirmasi ini disampaikan oleh Patrick Witt, Executive Director President’s Council of Advisors for Digital Assets, yang menyebut DOJ telah memverifikasi status aset tersebut sesuai dengan Executive Order 14233. Dalam aturan tersebut, seluruh Bitcoin hasil penyitaan federal wajib ditahan dan tidak dilikuidasi.

Keputusan ini sekaligus membantah spekulasi yang sebelumnya beredar di berbagai media bahwa Bitcoin hasil penyitaan telah atau akan dijual, menyusul pengakuan bersalah pengembang Samourai Wallet dalam kasus hukum yang menjerat mereka.

Kekhawatiran Aksi Jual Pemerintah Mereda

Selama bertahun-tahun, praktik umum pemerintah AS adalah menjual aset kripto sitaan melalui lelang atau pasar terbuka. Langkah tersebut kerap menimbulkan tekanan jual mendadak dan meningkatkan volatilitas harga Bitcoin.

Namun, DOJ memastikan pendekatan itu kini berubah. Bitcoin sitaan Samourai Wallet akan tetap tercatat sebagai aset pemerintah AS dan berpotensi digunakan sebagai bagian dari cadangan strategis nasional.

Kebijakan ini sejalan dengan pandangan sejumlah tokoh industri, termasuk CEO ARK Invest Cathie Wood, yang sebelumnya memproyeksikan Bitcoin sebagai aset cadangan strategis jangka panjang.

Baca juga: Pemerintah AS Rencana Akuisisi Bitcoin, Hentikan Penjualan Aset Sitaan

Perubahan Paradigma Pengelolaan Aset Digital

Dilaporkan Coingape, keputusan menahan Bitcoin sitaan menandai pergeseran besar dalam cara pemerintah AS memandang aset digital. Bitcoin tidak lagi diperlakukan semata-mata sebagai barang sitaan untuk segera dijual, melainkan sebagai sumber daya strategis yang setara dengan komoditas dan cadangan negara lainnya.

Sejumlah anggota parlemen sebelumnya juga mengkritik praktik penjualan Bitcoin sitaan, termasuk Senator Cynthia Lummis yang menyoroti minimnya pengawasan serta dampaknya terhadap pasar.

Dengan kebijakan baru ini, pemerintah AS dinilai dapat mengurangi tekanan jual dari dompet Bitcoin milik negara yang selama ini diawasi ketat oleh investor global.

Dampak Global Mulai Terlihat

Langkah DOJ ini memperkuat koordinasi antara lembaga penegak hukum dan cabang eksekutif dalam menjalankan kerangka Strategic Bitcoin Reserve. Koordinasi semacam ini sebelumnya dinilai tidak konsisten.

Pengaruh kebijakan AS juga diperkirakan meluas ke tingkat global. Sejumlah negara kerap menjadikan kebijakan Amerika Serikat sebagai acuan, termasuk Taiwan yang dilaporkan tengah merancang strategi cadangan Bitcoin berbasis aset sitaan.

Jika pendekatan ini diadopsi secara luas, penahanan aset digital sitaan alih-alih melikuidasinya dapat menjadi standar baru global, sekaligus memperkuat posisi Bitcoin sebagai kelas aset strategis yang sah di tingkat negara.

Baca juga: Amerika Borong Bitcoin, China Tumpuk Emas: Perang Aset Dunia Dimulai?!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Tertekan di $0,13, Sinyal Oversold Picu Rebound Harga?

Dogecoin (DOGE) bergerak mendatar di kisaran $0,137 setelah mengalami penurunan tajam dalam perdagangan harian. Aset kripto ini sebelumnya sempat turun dari area $0,138 ke $0,135, sebelum minat beli yang kuat mendorong harga kembali naik dan menstabilkan pergerakan.

Rebound cepat dari level $0,135 menegaskan area $0,136 sebagai support jangka pendek yang krusial. Harga kemudian kembali menguasai zona $0,137 dan bergerak dalam rentang sempit antara $0,137–$0,138, mencerminkan kondisi pasar yang masih ragu pascavolatilitas tinggi.

Level Support Penting Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 17 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 17 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Selama Dogecoin mampu bertahan di atas area $0,136–$0,137, struktur harga jangka pendek dinilai relatif stabil. Sementara itu, penembusan di atas $0,138 berpotensi membuka peluang kelanjutan penguatan harga. Pada saat penulisan, Dogecoin tercatat diperdagangkan di $0,1376, melemah 0,38% dalam 24 jam terakhir.

Dari sisi indikator teknikal, analis kripto Trader Tardigrade mencatat bahwa stochastic oscillator pada grafik harian DOGE telah memasuki zona oversold. Kondisi ini mengindikasikan bahwa tekanan jual mulai melemah dan potensi kelelahan penjual semakin meningkat.

Baca juga: Dogecoin Dihantam Aksi Jual, Harga Terancam Gagal Tembus US$0,15?

Dilaporkan Coinpaper, stochastic oscillator mengukur kecepatan dan kekuatan pergerakan harga. Ketika indikator ini berada di area oversold, tekanan jual dinilai telah berlebihan dibandingkan rentang harga sebelumnya. Secara historis, sinyal serupa kerap muncul di dekat titik terendah jangka pendek Dogecoin, terutama setelah fase koreksi dalam periode konsolidasi.

Meski demikian, sinyal oversold tidak serta-merta menjamin pembalikan arah harga secara instan. Trader Tardigrade menekankan bahwa konfirmasi lanjutan berupa peningkatan momentum dan volume tetap diperlukan untuk memperkuat potensi rebound dalam beberapa sesi ke depan.

Analisis Teknikal DOGE

Dalam gambaran yang lebih luas, Dogecoin masih berada dalam tren turun pada timeframe harian. Harga terus membentuk pola lower highs dan lower lows sejak turun dari area $0,20, dengan setiap upaya pemulihan tertahan di bawah zona resistensi $0,16 dan $0,15. Hal ini menunjukkan bahwa tekanan bearish secara struktural masih mendominasi.

Indikator Bollinger Bands memperlihatkan harga bergerak dekat band bawah, dengan band bawah berada di $0,120 dan garis tengah (MA 20 hari) di sekitar $0,139, yang kini berperan sebagai resistensi dinamis. Sementara itu, indikator MACD berada dekat garis nol dengan histogram negatif tipis, menandakan momentum masih lemah meski tekanan jual mulai mereda.

Dengan kondisi tersebut, pasar kini menanti apakah sinyal oversold mampu memicu rebound jangka pendek, atau Dogecoin justru kembali tertekan di tengah tren bearish yang masih berlangsung.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Terancam di Bawah $2? Sinyal Wave C Bisa Pemicu Penurunan

Harga XRP saat ini masih bergerak tipis di atas level $2, namun analisis teknikal terbaru menunjukkan potensi pergerakan yang lebih kompleks dalam waktu dekat.

Dilaporkan Trading View, analis kripto CasiTrades membagikan pandangannya melalui platform X, menyebut bahwa XRP kemungkinan masih memiliki satu dorongan naik terakhir sebelum memasuki fase koreksi yang lebih dalam. Analisis tersebut menggunakan pendekatan Elliott Wave pada grafik jangka menengah, yang mengindikasikan peluang kenaikan sekaligus risiko penurunan lanjutan.

Berdasarkan grafik 1 jam, CasiTrades menjelaskan bahwa penurunan harga XRP ke area $2,03 dalam 48 jam terakhir merupakan bagian dari gelombang B yang lebih dalam dari perkiraan awal.

Konsolidasi Harga XRP

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 17 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 17 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Menuju US$2,50? Tiga Katalis Kuat Ini Picu Isyarat Awal Supercycle

Alih-alih bergerak dalam konsolidasi sempit, harga justru membentuk pola ABC lengkap hingga menyentuh area Fibonacci retracement 0,618 di sekitar $2,09. Meski terlihat cukup dalam, pergerakan ini masih dianggap valid dalam kerangka teori Elliott Wave dan membuka peluang terbentuknya Wave C sebagai lanjutan koreksi.

Setelah gelombang B dinilai selesai, perhatian kini tertuju pada potensi dorongan Wave C yang diperkirakan dapat mendorong harga XRP naik ke area $2,26 hingga $2,28. Zona ini dinilai sebagai area resistensi kuat karena merupakan pertemuan golden retracement dan ekstensi Fibonacci 1,236, serta pernah menjadi area reaksi harga sebelumnya.

Jika Wave C terbentuk dengan subdivisi lima gelombang yang rapi, sentimen jangka pendek bisa terasa cukup bullish sebelum harga menghadapi tekanan jual.

Antisipasi Sinyal Wave C

Meski demikian, risiko penurunan tetap membayangi setelah Wave C mencapai targetnya. CasiTrades memperkirakan adanya potensi penolakan harga di zona $2,26–$2,28 yang dapat memicu awal dari Wave 3 ke arah bawah.

Jika skenario ini terkonfirmasi, XRP berpotensi mengalami penurunan lanjutan menuju area support utama di sekitar $1,65. Namun, kepastian arah bearish tersebut masih bergantung pada struktur subwave Wave C dan respons harga saat mendekati area resistensi kunci.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Adopsi Meledak, Harga SOL di Ujung Tanduk? Ini Sinyal Bahayanya

Harga Solana (SOL) masih bergerak dalam tren naik secara umum, namun risiko koreksi jangka pendek kian menguat. Di tengah lonjakan adopsi jaringan yang signifikan, tekanan jual dari pemegang lama justru mulai mendominasi pergerakan harga.

Data on-chain menunjukkan pertumbuhan jaringan Solana yang sangat pesat. Sejak awal Januari, jumlah alamat baru yang aktif bertransaksi melonjak tajam. Bahkan, dalam satu hari tercatat lebih dari 8 juta alamat baru bergabung ke jaringan Solana.

Minat Investor Solana tinggi

Dikutip BeInCrypto, lonjakan ini mencerminkan tingginya minat investor terhadap ekosistem Solana, yang didorong oleh aktivitas DeFi, maraknya memecoin, serta aplikasi berkecepatan tinggi.

Masuknya jutaan alamat baru biasanya diartikan sebagai tambahan modal segar yang dapat meningkatkan likuiditas dan memperkuat harga aset. Namun, kondisi tersebut belum sepenuhnya tercermin pada pergerakan harga SOL saat ini.

Baca juga: ETF Tembus US$1,2 Miliar, Solana Dibidik Naik hingga US$168

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 17 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 17 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Berdasarkan data perubahan posisi di bursa (exchange position change), tekanan dari pemegang lama Solana terlihat semakin kuat. Minat beli dari investor jangka panjang mulai melemah, sehingga tidak mampu mengimbangi arus penjualan yang muncul. Situasi ini mengindikasikan bahwa sebagian pemegang lama tengah mengurangi eksposur atau bersiap melepas kepemilikan mereka.

Ketika pasokan dari investor lama lebih besar dibandingkan permintaan baru, harga cenderung mengalami pelemahan. Kondisi ini memperbesar peluang terjadinya penurunan harga dalam waktu dekat.

Analisis Teknikal Solana

Secara teknikal, harga Solana saat ini berada di kisaran USD 144 dan bergerak dalam pola ascending wedge sejak awal bulan. Pola ini dikenal sebagai sinyal lanjutan bearish yang kerap diakhiri dengan penurunan harga. Jika pola tersebut terkonfirmasi, SOL berpotensi terkoreksi hingga sekitar 9,5 persen dengan target penurunan di area USD 129.

Dalam skenario awal, penembusan ke bawah berpeluang membawa harga menuju level USD 136. Apabila level ini gagal bertahan, tekanan jual bisa berlanjut hingga mendekati USD 130, yang diperkirakan menjadi area minat beli berikutnya.

Meski demikian, skenario bearish ini belum sepenuhnya pasti. Jika sentimen pasar membaik dan tekanan jual mereda, Solana masih berpeluang memantul dari garis bawah pola tersebut. Penembusan ke atas level USD 146 dapat menjadi sinyal penguatan baru. Bahkan, jika momentum berlanjut, harga SOL berpotensi naik menuju area USD 151 dan membatalkan potensi koreksi yang saat ini mengancam.

Baca juga: Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga DUSK Hari Ini Menggila, Naik 65% Volume Jumbo $73 Juta

Harga DUSK hari ini menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian di pasar kripto.

Di Tokocrypto, Token Dusk (DUSK) tercatat melonjak tajam ke level $0,106968, menguat sekitar +63,38% dalam 24 jam terakhir.

Lonjakan harga ini dibarengi dengan ledakan volume perdagangan yang mencapai $73,2 juta, jauh lebih besar dibandingkan kapitalisasi pasarnya yang berada di kisaran $52 juta.

Kombinasi kenaikan harga agresif dan volume tinggi ini menunjukkan bahwa DUSK sedang mengalami arus masuk minat pasar yang kuat, baik dari trader jangka pendek maupun spekulan yang memburu momentum.

Baca Juga: Harga DUSK Meroket 27%, Transaksi Harian Tembus 34,6 Juta

Lonjakan Harga Didukung Volume Besar

Secara historis, reli yang disertai peningkatan volume sering kali dianggap lebih sehat dibanding lonjakan tanpa dukungan likuiditas.

Dalam kasus DUSK, rasio volume terhadap market cap lebih dari 1,4x, menandakan bahwa token ini berpindah tangan dengan sangat aktif.

Tidak hanya kuat secara harian, performa DUSK juga impresif dalam berbagai timeframe:

  • 24 jam: +65,09%
  • 7 hari: +103,05%
  • 30 hari: +186,31%
  • 90 hari: +127,93%

Data ini memperlihatkan bahwa DUSK sedang berada dalam fase reli yang relatif konsisten, bukan sekadar spike sesaat.

Dalam satu bulan, harga DUSK telah hampir tiga kali lipat, sebuah capaian yang menempatkannya di jajaran altcoin dengan performa terbaik.

Pergerakan harga Dusk (DUSK/USDT) pada Sabtu, 17 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dusk (DUSK/USDT) pada Sabtu, 17 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Gambaran Pasar DUSK

Dari sisi fundamental pasar, DUSK saat ini memiliki suplai beredar sekitar 487 juta token, atau sekitar 48,7% dari total suplai maksimum 1 miliar DUSK.

Kapitalisasi pasar berada di kisaran $52,3 juta, dengan fully diluted valuation (FDV) sekitar $107 juta. Struktur suplai ini berarti masih ada sekitar separuh token yang belum beredar.

Bagi investor, ini menjadi faktor penting karena potensi penambahan suplai di masa depan dapat memengaruhi tekanan jual, terutama jika tidak diimbangi oleh pertumbuhan permintaan.

Dalam pemeringkatan pasar kripto, DUSK kini berada di sekitar peringkat ke-435, mengukuhkannya sebagai aset small-cap hingga mid-cap, segmen yang dikenal memiliki volatilitas tinggi dan potensi pergerakan harga yang cepat.

Analisa Pergerakan Harga DUSK

Dalam 24 jam terakhir, DUSK bergerak dari low sekitar $0,065049 hingga high mendekati $0,11187, menunjukkan rentang volatilitas yang lebar.

Kenaikan ini mengindikasikan dominasi pembeli yang kuat, meskipun mulai muncul tanda-tanda wajar berupa koreksi kecil -0,82% dalam 1 jam terakhir akibat aksi ambil untung.

Secara teknikal, lonjakan lebih dari 100% dalam seminggu biasanya menempatkan aset dalam kondisi overextended pada timeframe pendek.

Ini berarti, meskipun tren masih bullish, potensi konsolidasi atau retracement ringan menjadi semakin besar.

Area psikologis di sekitar $0,11 – $0,12 berpotensi menjadi zona resistensi awal, sementara area $0,08 – $0,085 dapat berubah fungsi menjadi support jangka pendek jika terjadi koreksi.

Apa yang Mendorong Minat Pasar?

Walau data ini fokus pada pergerakan harga dan pasar, pola lonjakan volume dan harga seperti yang terjadi pada DUSK umumnya dipicu oleh beberapa faktor utama: rotasi modal ke altcoin berkapitalisasi kecil, spekulasi terhadap perkembangan ekosistem, atau meningkatnya eksposur di bursa.

Lonjakan volume yang melampaui market cap sering kali mencerminkan bahwa DUSK sedang berada dalam fase discovery, di mana pelaku pasar aktif mencari harga wajar baru setelah periode akumulasi.

Baca Juga: Harga Dusk Network (DUSK) Reli Tajam ke $0,057, Minat Beli Meningkat

Harga DUSK hari ini mencerminkan ledakan momentum bullish yang jarang terjadi.

Dengan kenaikan lebih dari 65% dalam sehari dan lebih dari 180% dalam 30 hari, DUSK berhasil menarik perhatian pasar sebagai salah satu altcoin dengan performa paling agresif saat ini.

Namun, reli cepat juga membawa risiko. Volatilitas tinggi berarti peluang profit besar, tetapi juga potensi koreksi tajam jika sentimen berubah.

Ke depan, pelaku pasar perlu memperhatikan apakah volume tetap tinggi dan apakah harga mampu bertahan di atas area support baru.

Bagi trader, DUSK menawarkan volatilitas yang menarik.

Bagi investor, konsistensi tren dan pengelolaan suplai akan menjadi faktor kunci untuk menilai apakah reli ini bisa berkembang menjadi tren jangka menengah yang lebih stabil.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Koreksi Ringan, Harga Ethereum (ETH) Turun Tipis ke $3.288

Harga Ethereum (ETH) hari ini tercatat berada di level $3.288,89 per ETH, melemah sekitar 0,32% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi ringan ini terjadi di tengah pergerakan pasar kripto yang cenderung fluktuatif, dengan Ethereum masih bertahan di zona harga tinggi setelah reli kuat sepanjang sebulan terakhir.

Meski mengalami tekanan jangka pendek, data menunjukkan bahwa performa Ethereum secara menengah masih solid.

Dalam 30 hari terakhir, Tokocrypto mencatat ETH masih mengalami peningkatan 16,36%, sementara secara mingguan masih menguat 6,67%.

Hal ini menegaskan bahwa koreksi hari ini lebih menyerupai fase konsolidasi dibandingkan pembalikan tren besar.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Stabil di $3.303, Meski Momentum Terbatas

Pergerakan Harga ETH: Koreksi Sehat Setelah Reli

Dalam 24 jam terakhir, Ethereum bergerak di kisaran $3.251 – $3.317.

Rentang ini menunjukkan volatilitas yang relatif terkontrol, menandakan bahwa pelaku pasar masih berhati-hati sambil menunggu katalis baru.

Penurunan harian sebesar $10,68 terbilang kecil jika dibandingkan dengan lonjakan harga ETH dalam beberapa pekan terakhir.

Dalam 60 hari, Ethereum masih mencatat kenaikan lebih dari 11%, mengindikasikan bahwa tren menengah belum kehilangan momentumnya.

Secara teknikal, fase seperti ini sering dianggap sebagai koreksi sehat, di mana pasar “mendinginkan” kondisi setelah kenaikan tajam, memberi ruang bagi indikator untuk kembali netral sebelum potensi pergerakan lanjutan.

Kapitalisasi Pasar Masih Kokoh di Atas $396 Miliar

Dari sisi fundamental pasar, Ethereum tetap berada di posisi kripto terbesar kedua di dunia, dengan kapitalisasi pasar sekitar $396,9 miliar.

Angka ini menempatkan ETH jauh di atas mayoritas altcoin lain, sekaligus menegaskan perannya sebagai tulang punggung ekosistem DeFi, NFT, dan Web3.

Volume perdagangan 24 jam berada di kisaran $22 miliar, mencerminkan likuiditas yang masih sangat tinggi.

Meski sedikit menurun dibandingkan fase reli, volume ini menunjukkan minat pasar terhadap Ethereum tetap kuat, baik dari trader jangka pendek maupun investor.

Likuiditas yang besar ini penting karena membuat pergerakan harga ETH relatif stabil dibandingkan aset kripto berkapitalisasi kecil, serta memudahkan masuk-keluar posisi dalam jumlah besar tanpa terlalu memengaruhi harga.

Pasokan dan Struktur Jaringan Ethereum

Ethereum saat ini memiliki pasokan beredar sekitar 120,69 juta ETH.

Tidak seperti Bitcoin, Ethereum tidak memiliki batas maksimum suplai tetap, namun mekanisme burning fee (EIP-1559) membuat laju inflasi ETH jauh lebih terkendali dibandingkan sebelumnya.

Dalam periode aktivitas jaringan tinggi, sebagian biaya transaksi dibakar, mengurangi suplai efektif di pasar.

Mekanisme inilah yang sering menjadi daya tarik bagi investor jangka panjang, karena menciptakan narasi deflasi bersyarat yang dapat mendukung harga dalam jangka panjang.

Dengan Ethereum yang terus menjadi rumah bagi ribuan aplikasi terdesentralisasi, staking, dan solusi layer-2, banyak analis menilai bahwa fundamental jaringan masih menjadi penopang utama nilai ETH.

Kinerja Jangka Menengah: Masih Positif Meski 90 Hari Negatif

Jika ditarik lebih panjang, data 90 hari menunjukkan ETH masih berada di zona negatif sekitar -15,48%. Ini menandakan bahwa Ethereum belum sepenuhnya pulih dari tekanan korektif yang terjadi sebelumnya.

Namun, lonjakan 16% dalam 30 hari terakhir bisa menjadi indikasi awal pemulihan struktural.

Selama ETH mampu bertahan di atas zona psikologis $3.200–$3.250, banyak trader melihat peluang konsolidasi ini sebagai fase akumulasi.

Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat dan harga menembus support jangka pendek, potensi uji ulang area bawah masih terbuka.

Oleh karena itu, beberapa hari ke depan dinilai krusial untuk menentukan apakah ETH akan melanjutkan tren naik atau memasuki fase sideways yang lebih panjang.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Bertahan di $3.330, Koreksi Tipis 0,27%

Harga Ethereum hari ini yang turun tipis ke $3.288 mencerminkan fase jeda setelah reli kuat, bukan sinyal pelemahan besar.

Dengan kapitalisasi pasar hampir $397 miliar, volume perdagangan tinggi, dan kinerja bulanan yang solid, ETH masih menunjukkan karakter aset utama di pasar kripto.

Bagi pelaku pasar, fokus saat ini tertuju pada kemampuan ETH mempertahankan area support serta apakah volume mampu kembali meningkat.

Jika minat beli kembali menguat, Ethereum berpeluang melanjutkan tren positif dan kembali menantang area resistance terdekat dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Stabil di $95.300, Tren Masih Kuat

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan pergerakan yang relatif stabil.

Di Tokocrypto, hari ini (17/1) Bitcoin (BTC) diperdagangkan di level $95.300,58 per BTC, naik tipis sekitar 0,11% dalam 24 jam terakhir.

Meski kenaikannya kecil, Bitcoin tetap bertahan di area harga tinggi, mencerminkan kondisi pasar yang sedang memasuki fase konsolidasi setelah reli signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,903 triliun, Bitcoin masih kokoh sebagai aset kripto terbesar di dunia.

Dominasi ini menegaskan peran BTC sebagai barometer utama pasar kripto global, di mana pergerakannya sering menjadi acuan bagi altcoin dan sentimen investor secara keseluruhan.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat ke $96.534, Lanjutkan Tren?

Pergerakan Harga Bitcoin: Sideways di Area Tinggi

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang $94.259 – $95.801.

Fluktuasi yang relatif sempit ini menunjukkan bahwa pasar sedang menunggu katalis baru, baik dari sisi makroekonomi maupun sentimen industri kripto.

Kenaikan harian sebesar $106 mencerminkan bahwa tekanan beli dan jual saat ini cenderung seimbang.

Investor jangka pendek terlihat berhati-hati, sementara holder jangka menengah hingga panjang masih mempertahankan posisi mereka, sehingga volatilitas menurun dibandingkan periode lonjakan sebelumnya.

Kondisi seperti ini sering disebut sebagai fase akumulasi atau konsolidasi, di mana harga bergerak datar sebelum menentukan arah berikutnya.

Tren 30 dan 60 Hari: Momentum Masih Positif

Meski pergerakan harian cenderung datar, data jangka menengah menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam struktur tren yang positif.

Dalam 30 hari terakhir, BTC menguat 9,83%, sementara dalam 60 hari naik 6,12%. Angka ini menandakan bahwa reli sebelumnya belum sepenuhnya kehilangan momentum.

Permintaan masih cukup kuat untuk menjaga harga tetap di atas area psikologis $95.000, yang kini menjadi salah satu level penting yang diawasi pelaku pasar.

Namun, dalam rentang 90 hari, Bitcoin masih tercatat turun sekitar 11,03%.

Ini mengindikasikan bahwa pasar belum sepenuhnya pulih dari tekanan korektif sebelumnya, dan reli terbaru masih berada dalam fase pemulihan, bukan euforia penuh.

Volume Perdagangan Turun, Tanda Pasar Menunggu Arah

Volume perdagangan 24 jam Bitcoin tercatat sekitar $30,41 miliar. Angka ini tergolong besar, tetapi lebih rendah dibandingkan volume pada saat reli agresif.

Penurunan volume di tengah harga yang stabil biasanya menandakan bahwa pasar sedang “menahan napas”.

Trader besar cenderung menunggu konfirmasi arah, sementara investor ritel tidak terlalu agresif membuka posisi baru.

Jika dalam beberapa hari ke depan volume kembali meningkat disertai pergerakan harga yang tegas, itu bisa menjadi sinyal awal apakah Bitcoin akan melanjutkan kenaikan atau justru memasuki koreksi yang lebih dalam.

Fundamental Bitcoin Tetap Kuat

Dari sisi fundamental, Bitcoin masih menunjukkan struktur yang sangat solid. Saat ini, jumlah pasokan beredar sekitar 19,98 juta BTC, atau lebih dari 95% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

Kondisi ini memperkuat narasi kelangkaan Bitcoin. Dengan sebagian besar suplai telah ditambang, tekanan pasokan baru semakin kecil, sehingga pergerakan harga akan semakin bergantung pada sisi permintaan.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) Bitcoin berada di kisaran $2 triliun, menggambarkan potensi valuasi maksimal BTC jika seluruh suplai beredar pada harga saat ini.

Area Penting yang Perlu Diperhatikan

Secara teknikal, area $94.000 – $95.000 kini menjadi zona support jangka pendek yang penting.

Selama Bitcoin mampu bertahan di atas area ini, peluang untuk melanjutkan konsolidasi sehat atau bahkan rebound masih terbuka.

Sementara itu, zona $96.000 – $98.000 menjadi area resistance terdekat.

Penembusan bersih di atas level tersebut dengan dukungan volume berpotensi membuka jalan menuju pengujian level psikologis yang lebih tinggi.

Sebaliknya, jika Bitcoin gagal mempertahankan support dan volume jual meningkat, tidak tertutup kemungkinan harga kembali menguji area bawah sebagai bagian dari koreksi teknikal.

Baca Juga: Riset Kripto 12-16 Jan 2026: Bitcoin Bullish! Target Harga Berikutnya?

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin sedang berada dalam fase stabilisasi di sekitar $95.300.

Meski kenaikan harian sangat tipis, tren 30 dan 60 hari yang masih positif menandakan bahwa struktur pasar belum berubah menjadi bearish.

Dengan kapitalisasi pasar lebih dari $1,9 triliun, suplai yang semakin terbatas, dan minat pasar yang masih terjaga, Bitcoin tetap berada dalam posisi kuat.

Fokus pelaku pasar saat ini tertuju pada apakah BTC mampu keluar dari fase sideways ini dan kembali membangun momentum baru.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Hari Ini Bertahan di Level Kunci $0,20, Sinyal Rebound?

Harga Pi Network (PI) hari ini tercatat menguat tipis sekitar 0,78% dalam 24 jam terakhir menurut laporan Coinmarketcap pada Sabtu (17/1).

Kenaikan ini memang belum signifikan, namun cukup menarik perhatian pasar karena terjadi saat volume perdagangan justru turun hampir 38%.

Pergerakan ini menambah catatan positif setelah dalam 30 hari terakhir PI masih membukukan kenaikan sekitar 0,86%, sejalan dengan kondisi pasar kripto yang relatif stabil.

Meski pergerakan harga terlihat datar, bertahannya PI di atas zona psikologis $0,20 dinilai banyak analis sebagai sinyal penting.

Level ini bukan hanya angka bulat, tetapi juga merupakan area akumulasi kuat sejak akhir 2025 yang beberapa kali berhasil menahan tekanan jual.

Bertahan di Support $0,20, Tekanan Bearish Mereda

Secara teknikal, area $0,20 menjadi sorotan utama. Zona ini bertepatan dengan level Fibonacci 78,6% di sekitar $0,20389, sekaligus menjadi wilayah di mana aktivitas akumulasi terjadi selama beberapa bulan terakhir.

Bertahannya harga di area ini menunjukkan bahwa tekanan jual mulai melemah. Indikator jangka pendek menggambarkan kondisi pasar yang sebelumnya oversold.

RSI 7 berada di kisaran 36, mendekati area jenuh jual, sehingga wajar jika muncul pantulan teknikal.

Selain itu, MACD histogram mulai mencetak crossover positif, menandakan adanya divergensi bullish intraday.

Kondisi ini memicu aksi short covering ringan, yang membantu mendorong harga kembali stabil.

Meski demikian, struktur teknikal belum sepenuhnya berubah menjadi bullish. Area $0,208 – $0,212 kini menjadi resistance terdekat.

Penembusan konsisten di atas level tersebut diperlukan untuk mengonfirmasi potensi pembalikan tren jangka pendek.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 17 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 17 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Fokus Pengembang: Upaya Mengubah Narasi Pi Network

Dari sisi fundamental, sentimen terhadap Pi Network mendapatkan dorongan setelah tim inti merilis dokumen yang dikenal sebagai “2026 Builder Declaration”.

Pernyataan ini menegaskan arah baru Pi Network: memprioritaskan pengembangan aplikasi dan utilitas nyata, bukan sekadar aktivitas mining atau spekulasi harga.

Saat ini, ekosistem Pi diklaim telah memiliki lebih dari 215 aplikasi, mencakup sektor pembayaran, game, hingga layanan digital.

Dengan hadirnya SDK baru, integrasi pembayaran Pi ke dalam aplikasi disebut bisa dilakukan dalam waktu singkat, bahkan kurang dari 10 menit.

Langkah ini dinilai penting karena selama ini kritik utama terhadap Pi Network adalah minimnya use case nyata.

Jika pengembang benar-benar aktif membangun aplikasi yang digunakan secara luas, maka permintaan organik terhadap token PI berpotensi meningkat, sehingga dapat mengimbangi tekanan dari sisi suplai.

Akumulasi Whale: Penopang Harga, Tapi Penuh Risiko

Faktor lain yang menopang pergerakan PI adalah aktivitas whale.

Data komunitas menunjukkan adanya dompet besar yang telah mengakumulasi lebih dari 350 juta PI sejak akhir 2025.

Penarikan token dari bursa ke dompet pribadi mengurangi pasokan likuid di pasar, sehingga membantu menahan harga di dekat area support.

Akumulasi ini menciptakan semacam “lantai sementara” di sekitar $0,20. Namun, kondisi ini juga membawa risiko tersendiri.

Konsentrasi sekitar 4% suplai beredar pada satu entitas meningkatkan potensi volatilitas jika whale tersebut suatu saat melakukan distribusi besar-besaran.

Karena itu, pelaku pasar disarankan memantau arus masuk token ke bursa. Lonjakan deposit sering kali menjadi sinyal awal potensi tekanan jual.

Volume Turun, Pasar Masih Rapuh

Walau harga bertahan, penurunan volume hingga hampir 38% menjadi catatan penting. Volume yang rendah menunjukkan bahwa minat beli belum kuat.

Dalam banyak kasus, pantulan harga tanpa dukungan volume cenderung rapuh dan mudah terpatahkan jika muncul sentimen negatif baru.

Selain itu, Pi Network masih menghadapi tantangan besar berupa unlock token skala besar sepanjang Januari, yang berpotensi menambah suplai secara signifikan.

Tanpa peningkatan aktivitas ekonomi di dalam ekosistem, tekanan ini bisa kembali membebani harga.

Baca Juga: Pi Network Tertekan Token Unlock, Support $0,20 Terancam

Kenaikan tipis harga Pi Network hari ini mencerminkan ketahanan teknikal di level kunci $0,20 dan dukungan sentimen dari fokus baru pengembangan ekosistem.

Namun, turunnya volume dan ketergantungan pada akumulasi whale menunjukkan bahwa struktur pasar masih rapuh.

Ke depan, perhatian investor akan tertuju pada dua hal utama: kemampuan PI bertahan di atas $0,20 serta apakah dorongan pengembang benar-benar menghasilkan adopsi nyata.

Jika utilitas meningkat dan volume kembali masuk, peluang pemulihan akan terbuka lebih lebar. Namun jika support gagal dipertahankan, tekanan jual berpotensi kembali mendominasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com