Bitcoin Naik ke $71.676, Momentum Terjaga

Pergerakan Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan tren positif dalam perdagangan terbaru.

Berdasarkan data pasar terkini via Tokocrypto, harga BTC hari ini berada di level $71.676,47, mencatat kenaikan sekitar 0,84% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan ini terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang relatif stabil. Dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar $1,43 triliun, Bitcoin tetap mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar di dunia.

Selain itu, aktivitas perdagangan Bitcoin juga tetap tinggi dengan volume transaksi harian mencapai sekitar $21,42 miliar, menandakan bahwa minat investor terhadap aset kripto terbesar ini masih kuat.

Pergerakan Harga Bitcoin dalam 24 Jam

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak dalam rentang harga yang relatif stabil dengan harga terendah $70.339,59 dan harga tertinggi: $71.781,46

Pergerakan ini menunjukkan bahwa Bitcoin berhasil mempertahankan posisinya di atas level psikologis $70.000, yang saat ini menjadi salah satu area support penting dalam analisis teknikal.

Sementara itu, dalam jangka waktu yang lebih pendek, perubahan harga dalam satu jam terakhir tercatat naik sekitar 0,22%, menandakan adanya dorongan beli yang masih aktif di pasar.

Performa Bitcoin dalam Berbagai Periode

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 15 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 15 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika melihat performa Bitcoin dalam beberapa periode waktu, tren jangka pendek terlihat cukup positif. Berikut ringkasan performa harga BTC:

  • 24 jam: +0,84%
  • 7 hari: +6,75%
  • 30 hari: +8,15%
  • 60 hari: -24,51%
  • 90 hari: -20,09%

Data ini menunjukkan bahwa meskipun Bitcoin sempat mengalami koreksi tajam dalam dua hingga tiga bulan terakhir, tren jangka pendek mulai memperlihatkan tanda-tanda pemulihan.

Kenaikan lebih dari 6% dalam satu minggu terakhir juga menunjukkan adanya peningkatan sentimen positif di kalangan investor kripto.

Baca juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik ke $71.335, Momentum Menguat

Kapitalisasi Pasar dan Pasokan Bitcoin

Bitcoin tetap menjadi aset digital dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia kripto.

Beberapa indikator pasar utama Bitcoin saat ini antara lain:

  • Kapitalisasi pasar: sekitar $1,43 triliun
  • Volume perdagangan 24 jam: sekitar $21,68 miliar
  • Pasokan beredar: 20 juta BTC
  • Pasokan maksimum: 21 juta BTC

Artinya, sekitar 95,25% dari total suplai Bitcoin sudah beredar di pasar.

Kelangkaan suplai ini menjadi salah satu alasan utama mengapa banyak investor menganggap Bitcoin sebagai aset penyimpan nilai (store of value) yang mirip dengan emas digital.

Jarak Harga dengan Rekor Tertinggi

Meskipun harga Bitcoin saat ini berada di atas $71.000, nilainya masih cukup jauh dari rekor harga tertinggi sepanjang masa di $126.198,07.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa pasar kripto masih berada dalam fase pemulihan setelah koreksi besar yang terjadi sebelumnya.

Namun bagi sebagian analis, kondisi ini juga membuka peluang bagi potensi kenaikan jangka panjang jika adopsi Bitcoin terus meningkat.

Level Support dan Resistance Penting

Dalam analisis teknikal jangka pendek, beberapa level harga penting yang saat ini diperhatikan trader antara lain:

Level support:

Level resistance:

Jika Bitcoin mampu menembus resistance di sekitar $72.000, peluang untuk melanjutkan kenaikan menuju $75.000 akan semakin terbuka.

Sebaliknya, jika harga turun kembali di bawah $70.000, pasar berpotensi memasuki fase konsolidasi sebelum menentukan arah berikutnya.

Sentimen Pasar Kripto

Kenaikan harga Bitcoin biasanya menjadi indikator penting bagi kondisi pasar kripto secara keseluruhan.

Ketika BTC menunjukkan momentum positif, banyak altcoin cenderung mengikuti arah pergerakan tersebut karena meningkatnya kepercayaan investor terhadap pasar.

Selain itu, Bitcoin juga sering dianggap sebagai barometer utama bagi sentimen industri kripto global.

Prospek Harga Bitcoin

Secara keseluruhan, analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih mempertahankan momentum bullish dalam jangka pendek.

Kenaikan harga yang stabil dalam beberapa hari terakhir menunjukkan bahwa pasar mulai menemukan keseimbangan setelah periode volatilitas sebelumnya.

Dalam waktu dekat, perhatian investor kemungkinan akan tertuju pada kemampuan Bitcoin menembus resistance di sekitar $72.000.

Jika level tersebut berhasil dilewati dengan volume perdagangan yang kuat, Bitcoin berpotensi melanjutkan reli menuju area harga yang lebih tinggi.

Namun jika gagal menembus resistance tersebut, pasar kemungkinan akan bergerak sideways dalam rentang harga yang lebih sempit sambil menunggu katalis baru yang dapat mendorong pergerakan selanjutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Hanya untuk 297 Holder Teratas

Komunitas kripto kembali diramaikan oleh strategi pemasaran berbasis komunitas dari proyek TRUMP.

Tim pengembang token tersebut mengumumkan akan menggelar gala luncheon eksklusif pada 25 April, yang hanya dapat dihadiri oleh 297 holder teratas yang memenuhi syarat dalam sistem peringkat komunitas.

Acara ini dirancang sebagai bagian dari strategi gamifikasi yang mendorong pemegang token untuk meningkatkan kepemilikan mereka demi naik peringkat dalam leaderboard komunitas.

Selain itu, promosi acara juga menyebutkan bahwa sekitar 18 “superstars” dijadwalkan hadir dalam rangkaian acara konferensi dan gala luncheon tersebut.

Dengan format yang eksklusif dan terbatas, event ini berpotensi memicu kompetisi akumulasi token di kalangan komunitas TRUMP dalam beberapa minggu menjelang acara.

Baca Juga: WLFI Turun ke $0,10, Proyek Kripto Trump Umumkan World Swap

Kompetisi Holder dengan Sistem Leaderboard

Berbeda dari acara komunitas kripto biasa, Aggr News mengabarkan bahwa mekanisme seleksi untuk menghadiri gala luncheon ini menggunakan sistem leaderboard berbasis poin.

Leaderboard tersebut diperbarui setiap jam, sehingga para peserta dapat memantau posisi mereka secara real-time dalam daftar peringkat holder token.

Untuk dapat berpartisipasi dalam kompetisi tersebut, holder juga diwajibkan melakukan registrasi resmi terlebih dahulu.

Sistem ini pada dasarnya menciptakan mekanisme kompetisi terbuka di antara para holder, di mana posisi di leaderboard dapat berubah sewaktu-waktu tergantung aktivitas dan kepemilikan token masing-masing peserta.

Strategi seperti ini sering digunakan dalam dunia kripto untuk meningkatkan engagement komunitas sekaligus mendorong aktivitas perdagangan token.

Event Eksklusif untuk Komunitas Teratas

Acara gala luncheon ini dirancang sebagai pengalaman komunitas yang sangat eksklusif.

Hanya 297 peserta teratas yang akan mendapatkan akses ke acara tersebut, menjadikannya salah satu event komunitas dengan kuota paling terbatas di sektor meme coin.

Selain makan siang eksklusif, rangkaian acara juga akan mencakup konferensi komunitas dengan kehadiran sekitar 18 tokoh yang disebut sebagai “superstars” dalam materi promosi acara.

Walaupun identitas para tamu tersebut belum sepenuhnya diumumkan, strategi promosi ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik event sekaligus memicu antusiasme komunitas.

Event seperti ini juga menjadi contoh bagaimana proyek kripto mencoba menggabungkan pengalaman dunia nyata dengan aktivitas on-chain.

Potensi Efek FOMO di Pasar

Analis menilai bahwa strategi event eksklusif seperti ini dapat memicu efek Fear of Missing Out (FOMO) di kalangan investor ritel.

Ketika hanya sebagian kecil holder yang dapat mengakses pengalaman eksklusif, kompetisi untuk masuk ke dalam daftar tersebut biasanya meningkat tajam.

Tim Research Tokocrypto menilai bahwa mekanisme leaderboard dan reward seperti ini memang dirancang untuk menciptakan dorongan akumulasi token dalam jangka pendek.

“Untuk TRUMP, ini jelas katalis komunitas dan gamifikasi yang dirancang mendorong kompetisi akumulasi token melalui sistem reward points dan leaderboard. Efek jangka pendeknya bisa cukup kuat karena event eksklusif seperti ini biasanya memicu FOMO dan perebutan ranking, tetapi sifatnya tetap sangat naratif dan rawan berbalik menjadi sell-the-news setelah periode kualifikasi berakhir,” ujar Tim Research Tokocrypto.

Artinya, meskipun event ini dapat meningkatkan aktivitas perdagangan dalam jangka pendek, dampak jangka panjangnya masih sangat bergantung pada dinamika komunitas dan sentimen pasar.

Strategi Gamifikasi dalam Dunia Kripto

Gamifikasi menjadi salah satu strategi populer dalam industri kripto untuk meningkatkan keterlibatan pengguna.

Dengan menggabungkan kompetisi, reward, dan pengalaman eksklusif, proyek kripto dapat menciptakan insentif tambahan bagi holder untuk tetap aktif di dalam ekosistem.

Model seperti leaderboard, poin komunitas, dan reward event juga sering digunakan oleh berbagai proyek untuk memperkuat loyalitas komunitas sekaligus meningkatkan volume perdagangan token.

Namun, strategi ini biasanya memiliki efek yang sangat bergantung pada momentum dan sentimen pasar.

Jika antusiasme komunitas tinggi, aktivitas token dapat meningkat signifikan dalam waktu singkat.

Sebaliknya, jika hype mereda setelah event selesai, harga token sering kali kembali stabil atau bahkan mengalami koreksi.

Baca Juga: Token TRUMP & MELANIA Anjlok 99%, Investor Ritel Rugi US$4,3 Miliar

Risiko Volatilitas Setelah Event

Selain potensi lonjakan aktivitas menjelang acara, pasar juga harus mewaspadai kemungkinan volatilitas setelah periode kualifikasi berakhir.

Fenomena “sell the news” cukup sering terjadi dalam event kripto, terutama ketika investor membeli token untuk memenuhi syarat tertentu lalu menjualnya setelah tujuan tersebut tercapai.

Dalam konteks token TRUMP, periode menuju gala luncheon pada 25 April kemungkinan akan menjadi fase dengan persaingan ketat antar holder.

Namun setelah acara berlangsung, dinamika pasar bisa berubah tergantung pada apakah komunitas tetap mempertahankan momentum atau justru beralih ke fase distribusi token.

Dengan format yang unik dan eksklusif, event ini menunjukkan bagaimana proyek kripto terus bereksperimen dengan berbagai cara untuk menggabungkan komunitas, pemasaran, dan pengalaman dunia nyata dalam satu ekosistem digital.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Lido Laporkan Slashing di Community Staking Module

Protokol liquid staking Lido baru-baru ini menginformasikan terjadinya minor slashing event yang melibatkan salah satu operator node dalam permissionless Community Staking Module (CSM).

Meski istilah slashing sering menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor kripto, tim Lido menegaskan bahwa insiden ini memiliki skala yang sangat kecil dan tidak berdampak pada para staker.

Menurut penjelasan resmi dari tim pengembang, total penalti yang diperkirakan dari insiden tersebut, termasuk offline penalties, diproyeksikan kurang dari 1 ETH.

Seluruh kerugian itu juga disebut akan sepenuhnya ditanggung oleh bond milik operator node, sehingga tidak memengaruhi dana pengguna yang melakukan staking melalui protokol.

Dengan kata lain, sistem keamanan dan mekanisme mitigasi risiko Lido disebut bekerja sesuai desain, memastikan protokol tetap berjalan normal tanpa gangguan terhadap layanan staking.

Baca Juga: Lido Labs Gelar Tokenholder Update Call, Harga LDO Tetap Stabil

Slashing dalam Staking Ethereum

Dalam ekosistem Ethereum, slashing adalah mekanisme penalti yang diberikan kepada validator yang melanggar aturan jaringan.

Pelanggaran tersebut dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti double signing, kegagalan menjalankan node secara benar, atau aktivitas yang dapat membahayakan keamanan jaringan.

Ketika slashing terjadi, sebagian dana yang dijaminkan oleh validator dapat dipotong sebagai hukuman.

Namun dalam kasus ini, Lido menegaskan bahwa skala slashing yang terjadi sangat kecil dan berada dalam batas yang dapat ditanggung oleh sistem jaminan operator node.

Hal ini berarti para pengguna yang melakukan staking melalui Lido tidak mengalami kerugian secara langsung.

Peran Community Staking Module (CSM)

Menurut laporan Coinmarketcal, insiden slashing tersebut terjadi pada operator node yang terlibat dalam Community Staking Module (CSM).

CSM merupakan inisiatif Lido yang dirancang untuk memperluas partisipasi operator node secara lebih terbuka. Dengan modul ini, operator node independen dapat bergabung dalam jaringan validator Lido tanpa harus menjadi operator besar yang telah disetujui sebelumnya.

Tujuan utama program ini adalah meningkatkan desentralisasi jaringan serta memperluas basis operator yang menjalankan validator di ekosistem Lido.

Meskipun membuka partisipasi lebih luas, sistem ini tetap dilengkapi dengan mekanisme keamanan seperti bond atau jaminan operator, yang berfungsi melindungi pengguna jika terjadi kesalahan atau pelanggaran dari pihak operator.

Kasus slashing kecil yang baru terjadi ini menjadi contoh bagaimana mekanisme tersebut bekerja untuk menyerap risiko operasional tanpa merugikan staker.

Dampak terhadap Protokol dan Pengguna

Tim Lido menegaskan bahwa protokol tetap berjalan normal setelah insiden tersebut.

Karena penalti yang terjadi sangat kecil dan ditanggung oleh operator node, pengguna yang melakukan staking melalui Lido tidak mengalami kerugian.

Selain itu, sistem jaminan operator memastikan bahwa setiap potensi risiko dapat ditangani secara otomatis.

Bagi banyak pengamat industri, transparansi dalam melaporkan insiden seperti ini justru menunjukkan bahwa protokol memiliki mekanisme manajemen risiko yang matang.

Sentimen Pasar dan Potensi FUD

Meski secara teknis insiden ini tidak berdampak besar, istilah “slashing” sering kali menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor kripto, terutama bagi mereka yang tidak memahami konteks teknisnya.

Analis menilai bahwa kata tersebut dapat memicu FUD (Fear, Uncertainty, and Doubt) dalam jangka pendek, meskipun dampak sebenarnya sangat kecil.

Tim riset dari Tokocrypto menilai bahwa peristiwa ini lebih merupakan pembaruan terkait manajemen risiko daripada katalis pergerakan harga.

“Untuk LDO, ini lebih merupakan update risk management daripada katalis harga, karena skala kerugiannya sangat kecil dan safeguard sistem justru terlihat bekerja sesuai desain. Namun kata ‘slashing’ sendiri mudah memicu FUD jangka pendek jika dibaca sekilas, jadi dampak utamanya kemungkinan ada di sentimen intraday, bukan di fundamental protokol,” ungkap Tim Research Tokocrypto.

Dengan kata lain, potensi dampak pasar kemungkinan hanya terjadi pada sentimen jangka pendek, bukan pada fundamental protokol.

Pentingnya Sistem Safeguard dalam Liquid Staking

Insiden ini juga menyoroti pentingnya mekanisme perlindungan dalam layanan liquid staking.

Sebagai salah satu protokol staking terbesar di ekosistem Ethereum, Lido mengelola aset dalam jumlah besar yang berasal dari pengguna di seluruh dunia.

Karena itu, keberadaan sistem seperti bond operator, penalti otomatis, dan transparansi laporan menjadi komponen penting dalam menjaga kepercayaan komunitas.

Peristiwa slashing kecil seperti ini sering dianggap sebagai bagian dari dinamika operasional jaringan validator.

Selama sistem perlindungan berjalan dengan baik, insiden tersebut biasanya tidak berdampak signifikan terhadap stabilitas protokol.

Baca Juga: VanEck Ajukan ETF Lido Staked Ethereum, Pertama di Dunia

Minor slashing event yang dilaporkan oleh Lido menunjukkan bahwa mekanisme keamanan protokol bekerja sesuai desain.

Dengan total penalti yang diperkirakan kurang dari 1 ETH dan sepenuhnya ditanggung oleh operator node, dampak terhadap pengguna dan ekosistem Lido disebut sangat terbatas.

Meski istilah slashing dapat memicu kekhawatiran jangka pendek di pasar, insiden ini justru memperlihatkan bagaimana sistem manajemen risiko dalam protokol staking modern mampu melindungi pengguna dari potensi kerugian operasional.

Bagi ekosistem staking Ethereum secara keseluruhan, transparansi dalam menangani dan melaporkan insiden seperti ini tetap menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan komunitas.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

DigiByte Luncurkan DigiDollar RC25 Testnet dengan 11 Bug Fixes

Pengembangan ekosistem DigiByte (DGB) kembali menunjukkan progres baru dengan rencana peluncuran DigiDollar RC25 Testnet.

Versi terbaru dari testnet ini membawa sejumlah pembaruan teknis, termasuk 11 perbaikan bug yang bertujuan meningkatkan stabilitas dan performa jaringan.

Testnet merupakan tahap penting dalam pengembangan teknologi blockchain, karena memungkinkan tim pengembang menguji fitur baru sebelum akhirnya dirilis ke jaringan utama (mainnet).

Dengan peluncuran DigiDollar RC25, tim DigiByte berupaya memastikan bahwa sistem berjalan lebih stabil sebelum melangkah ke fase pengembangan berikutnya.

Selain pembaruan perangkat lunak, tim pengembang juga mengungkapkan bahwa mereka masih membutuhkan tambahan operator node oracle untuk mendukung tahap pengembangan selanjutnya.

Baca Juga: Token NFT Panas! DigiByte Pimpin Reli, Baby Shark Universe Ikut Meroket

Lebih Dekat dengan DigiDollar

Menurut laporan Coinmarketcal, DigiDollar merupakan inisiatif dalam ekosistem DigiByte yang bertujuan membangun sistem stablecoin atau aset digital berbasis jaringan DigiByte.

Proyek ini dirancang untuk menghadirkan mekanisme nilai yang lebih stabil di dalam ekosistem blockchain DigiByte, sekaligus memperluas potensi penggunaan jaringan dalam berbagai aplikasi keuangan digital.

Dalam pengembangannya, DigiDollar menggunakan sistem oracle terdesentralisasi untuk membantu menjaga integritas data dan mekanisme konsensus dalam jaringan.

Karena itu, keberadaan operator node oracle menjadi komponen penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan sistem.

RC25 Testnet Hadirkan 11 Perbaikan Bug

Peluncuran DigiDollar RC25 difokuskan pada penyempurnaan teknis melalui serangkaian bug fixes.

Sebanyak 11 perbaikan bug telah dimasukkan dalam versi ini untuk meningkatkan performa sistem, memperbaiki potensi kerentanan, serta memastikan kompatibilitas dengan komponen jaringan lainnya.

Perbaikan bug merupakan bagian penting dalam siklus pengembangan perangkat lunak blockchain.

Sebelum fitur baru diluncurkan secara penuh ke jaringan utama, tim pengembang biasanya melakukan berbagai pengujian untuk memastikan bahwa sistem dapat beroperasi dengan aman dan stabil.

Dengan pendekatan ini, pengembang dapat meminimalkan risiko kesalahan teknis yang dapat memengaruhi pengguna ketika produk akhirnya dirilis secara resmi.

Kebutuhan Operator Oracle Tambahan

Selain peluncuran RC25, tim DigiByte juga mengungkapkan rencana untuk tahap pengembangan berikutnya, yaitu RC26.

Dalam fase tersebut, proyek DigiDollar membutuhkan lima relawan tambahan untuk menjalankan node oracle secara aktif selama 24 jam sehari.

Langkah ini dilakukan untuk memenuhi target 9 dari 15 node oracle dalam mekanisme decentralized consensus yang digunakan oleh sistem DigiDollar.

Oracle node berperan penting dalam menyediakan data eksternal yang diperlukan oleh jaringan untuk memastikan validitas transaksi dan stabilitas sistem.

Dengan memperluas jumlah operator oracle, jaringan dapat mencapai tingkat desentralisasi yang lebih tinggi sekaligus meningkatkan keamanan sistem.

Dampak bagi Ekosistem DigiByte

Meskipun pengumuman ini menandai kemajuan teknis yang penting, analis menilai bahwa peluncuran testnet biasanya tidak langsung memengaruhi permintaan token di pasar.

Menurut tim riset dari Tokocrypto, perkembangan ini lebih mencerminkan kelanjutan proses pengembangan ekosistem DigiByte dibandingkan katalis harga jangka pendek.

“Untuk DGB, ini lebih merupakan sinyal kelanjutan pengembangan daripada katalis harga besar, karena testnet dan bugfix biasanya tidak langsung mengubah demand token. Namun detail kebutuhan 5 operator oracle baru menunjukkan bahwa infrastruktur DigiDollar masih aktif dibangun, jadi nilainya lebih ke progres ekosistem jangka panjang daripada hype jangka pendek,” kata Tim Research Tokocrypto.

Dengan kata lain, dampak utama dari pengumuman ini lebih terasa pada fundamental proyek dalam jangka panjang dibandingkan pergerakan harga token secara langsung.

Pentingnya Testnet dalam Pengembangan Blockchain

Dalam industri blockchain, testnet merupakan tahap krusial sebelum teknologi baru diterapkan pada jaringan utama.

Testnet memungkinkan pengembang untuk melakukan eksperimen, menguji fitur baru, serta memperbaiki kesalahan tanpa memengaruhi sistem utama yang digunakan oleh pengguna.

Banyak proyek blockchain besar menggunakan testnet sebagai laboratorium pengembangan sebelum melakukan upgrade besar atau meluncurkan fitur baru.

Melalui proses ini, proyek dapat meningkatkan kualitas perangkat lunak sekaligus menjaga keamanan ekosistem.

Baca Juga: Harga DigiByte Melejit 36%, Tanda Awal Bullish Rally?

Prospek Pengembangan DigiByte

Peluncuran DigiDollar RC25 menunjukkan bahwa pengembangan teknologi dalam ekosistem DigiByte masih terus berlanjut.

Meskipun perkembangan seperti testnet dan bug fixes jarang memicu lonjakan harga secara langsung, progres teknis tetap menjadi indikator penting bagi keberlanjutan proyek blockchain.

Jika DigiDollar berhasil mencapai tahap pengembangan yang lebih matang dan menarik lebih banyak operator oracle, ekosistem DigiByte berpotensi memperluas utilitas jaringan di masa depan.

Bagi komunitas DigiByte, pembaruan ini menjadi bukti bahwa proyek masih aktif membangun infrastruktur yang dapat mendukung inovasi di sektor keuangan terdesentralisasi dan stablecoin berbasis blockchain.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Anjlok 26%, Tekanan Jual Besar Picu Koreksi Tajam

Harga Pi Network (PI) mengalami koreksi tajam dalam perdagangan 24 jam terakhir.

Token ini tercatat turun sekitar 26,14% ke level $0,215, jauh lebih buruk dibandingkan pergerakan pasar kripto secara umum yang hanya melemah tipis.

Penurunan tersebut juga diiringi lonjakan volume perdagangan sekitar 31%, yang mencapai $159,6 juta dalam sehari.

Kombinasi antara penurunan harga tajam dan volume tinggi biasanya menjadi indikasi bahwa pasar sedang mengalami tekanan distribusi besar dari para holder.

Berbeda dengan banyak pergerakan kripto yang dipicu oleh berita atau sentimen pasar global, penurunan harga Pi kali ini terlihat lebih dipengaruhi oleh faktor internal proyek, terutama terkait dinamika suplai dan permintaan token.

Baca Juga: Harga Pi Network Melonjak 30%, Listing di Kraken Jadi Pemicu Utama Reli

Tekanan Jual Besar dan Faktor Tokenomics

Salah satu faktor utama yang mendorong penurunan harga PI adalah tekanan jual yang cukup besar dari pasar.

Saat ini, Pi Network memiliki sekitar 9,66 miliar token yang beredar, sementara total suplai maksimalnya mencapai 100 miliar token.

Perbedaan besar antara suplai beredar dan total suplai ini sering kali memicu kekhawatiran di kalangan investor mengenai potensi tekanan jual di masa depan.

Lonjakan volume perdagangan hingga lebih dari $159 juta menunjukkan bahwa banyak holder kemungkinan melakukan distribusi atau menjual sebagian kepemilikan mereka di pasar.

Ketika volume penjualan meningkat lebih cepat dibandingkan permintaan pembelian, harga biasanya mengalami tekanan turun yang signifikan.

Situasi ini menunjukkan bahwa pasar saat ini masih mencari keseimbangan baru antara pasokan token yang tersedia dan minat beli investor.

Tidak Ada Katalis Eksternal yang Jelas

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 14 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 14 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Menariknya, Coinmarketcap mencatat penurunan tajam harga Pi tidak disertai dengan katalis eksternal yang jelas.

Tidak ada pengumuman besar, kerja sama baru, ataupun perubahan teknis signifikan yang biasanya dapat menjelaskan pergerakan harga sebesar ini.

Bahkan dalam periode yang sama, pasar kripto secara keseluruhan tidak mengalami tekanan besar. Sebagai contoh, Bitcoin hanya turun sekitar 0,44%, yang berarti penurunan Pi hampir sepenuhnya dipengaruhi oleh dinamika internal token tersebut.

Hal ini menunjukkan bahwa ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan token kemungkinan menjadi penyebab utama koreksi harga.

Level Support Penting di $0,20

Dalam analisis teknikal jangka pendek, level $0,20 kini menjadi area support penting bagi harga PI.

Jika harga mampu bertahan di atas level tersebut, pasar berpotensi memasuki fase konsolidasi, di mana volatilitas mulai mereda dan harga bergerak dalam rentang tertentu.

Namun jika tekanan jual terus berlanjut dan harga turun di bawah $0,20, risiko koreksi yang lebih dalam bisa meningkat.

Dalam skenario tersebut, harga PI berpotensi mencari level support yang lebih rendah, terutama jika tidak ada peningkatan minat beli dari investor.

Karena itu, banyak trader saat ini memantau pergerakan volume perdagangan sebagai indikator penting.

Penurunan volume jual biasanya menjadi tanda awal bahwa gelombang distribusi mulai mereda.

Risiko Volatilitas Jangka Pendek

Kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa Pi Network berada dalam fase bearish jangka pendek.

Selama tekanan jual masih tinggi dan volume perdagangan tetap besar, besar harga akan tetap bergerak volatil.

Selain itu, kurangnya katalis positif dalam jangka pendek membuat pergerakan harga sangat bergantung pada sentimen pasar dan perilaku holder yang ada.

Dalam kondisi seperti ini, banyak investor biasanya memilih untuk menunggu tanda-tanda stabilisasi sebelum kembali masuk ke pasar.

Baca Juga: Harga Pi Network Melonjak 30%, Listing di Kraken Jadi Pemicu Utama Reli

Prospek Pergerakan Pi Network

Secara keseluruhan, penurunan harga Pi dalam 24 jam terakhir mencerminkan fase koreksi tajam yang dipicu oleh tekanan jual internal.

Lonjakan volume perdagangan menunjukkan bahwa sebagian holder kemungkinan sedang keluar dari posisi mereka, sementara permintaan baru belum cukup kuat untuk menyerap pasokan tersebut.

Dalam jangka pendek, arah harga Pi kemungkinan akan ditentukan oleh kemampuan pasar mempertahankan support di sekitar $0,20.

Jika level tersebut bertahan dan volume jual mulai menurun, harga berpotensi stabil dan memasuki fase konsolidasi.

Namun jika support tersebut ditembus, tren penurunan bisa berlanjut hingga menemukan area harga yang mampu menarik kembali minat beli investor.

Bagi pelaku pasar, periode ini menjadi momen penting untuk memantau apakah tekanan jual mulai mereda atau justru berkembang menjadi tren penurunan yang lebih panjang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Naik ke $71.335, Momentum Menguat

Pergerakan Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan momentum positif dalam perdagangan terbaru.

Berdasarkan data pasar terkini via Tokocrypto pada Sabtu (14/3), harga BTC hari ini berada di level $71.335,87, naik sekitar 2,78% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya minat beli di pasar kripto setelah beberapa periode volatilitas sebelumnya.

Selain itu, Bitcoin juga berhasil mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar di dunia dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar $1,42 triliun.

Dengan volume perdagangan harian mencapai $45,69 miliar, aktivitas pasar menunjukkan bahwa Bitcoin masih menjadi pusat likuiditas dan perhatian investor di sektor kripto global.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik ke $71.335, Uji Zona Resistance

Pergerakan Harga Bitcoin dalam 24 Jam

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak dalam rentang harga yang cukup lebar, yakni $69.230,15 (terendah) hingga $71.995,03 (tertinggi).

Rentang tersebut menunjukkan adanya tekanan beli yang cukup kuat ketika harga sempat turun di bawah $70.000, sebelum akhirnya kembali naik dan mendekati level $72.000.

Secara intraday, pergerakan harga relatif stabil dengan perubahan harga 1 jam terakhir sebesar -0,09%, yang mengindikasikan fase konsolidasi setelah lonjakan harga sebelumnya.

Bagi trader jangka pendek, area sekitar $70.000 hingga $72.000 kini menjadi zona penting untuk menentukan arah pergerakan Bitcoin berikutnya.

Performa BTC dalam Berbagai Periode Waktu

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 14 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 14 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika melihat performa dalam periode yang lebih panjang, pergerakan Bitcoin menunjukkan dinamika yang cukup menarik.

Performa harga BTC:

  • 24 jam: +2,78%
  • 7 hari: +1,04%
  • 30 hari: +5,62%
  • 60 hari: -22,49%
  • 90 hari: -21,08%

Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun Bitcoin mengalami koreksi cukup dalam dalam dua hingga tiga bulan terakhir, tren jangka pendek mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Kenaikan dalam periode 30 hari sebesar lebih dari 5% mengindikasikan bahwa pasar mulai kembali menemukan momentum positif setelah fase koreksi sebelumnya.

Kapitalisasi Pasar dan Pasokan Bitcoin

Bitcoin tetap mendominasi pasar kripto dengan sejumlah metrik fundamental yang kuat. Beberapa indikator utama pasar Bitcoin saat ini antara lain:

  • Kapitalisasi pasar: $1,426 triliun
  • Volume perdagangan 24 jam: $45,69 miliar
  • Pasokan beredar: 20 juta BTC
  • Total pasokan maksimum: 21 juta BTC

Artinya, sekitar 95,25% dari total suplai Bitcoin sudah beredar di pasar. Hal ini membuat Bitcoin semakin mendekati batas maksimum pasokannya.

Bagi banyak investor, kelangkaan suplai ini merupakan salah satu faktor utama yang mendukung narasi Bitcoin sebagai aset digital dengan karakteristik mirip emas digital.

Jarak dengan Rekor Harga Tertinggi

Meski saat ini harga Bitcoin kembali menguat, nilainya masih cukup jauh dari rekor harga tertinggi sepanjang masa di $126.198,07.

Selisih yang cukup besar antara harga saat ini dan rekor tertinggi menunjukkan bahwa pasar kripto masih berada dalam fase pemulihan setelah periode koreksi besar sebelumnya.

Namun bagi sebagian analis, kondisi ini juga membuka peluang bagi potensi kenaikan jangka panjang jika tren adopsi dan arus modal ke pasar kripto terus meningkat.

Level Support dan Resistance yang Perlu Diperhatikan

Dalam analisis teknikal jangka pendek, beberapa level harga penting yang saat ini diperhatikan trader antara lain:

Level support:

Level resistance:

Jika Bitcoin berhasil menembus resistance di sekitar $72.000, peluang untuk melanjutkan kenaikan menuju area $75.000 akan semakin terbuka.

Sebaliknya, jika harga kembali turun di bawah $70.000, pasar kemungkinan akan memasuki fase konsolidasi yang lebih panjang sebelum menentukan arah berikutnya.

Sentimen Pasar Kripto

Sentimen pasar kripto saat ini cenderung lebih positif dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.

Kenaikan harga Bitcoin sering kali menjadi indikator awal meningkatnya kepercayaan investor terhadap pasar kripto secara keseluruhan.

Ketika BTC bergerak naik dengan volume perdagangan tinggi, aset kripto lain biasanya ikut mendapatkan dorongan sentimen.

Karena itu, pergerakan Bitcoin tidak hanya penting bagi investor BTC saja, tetapi juga bagi keseluruhan ekosistem kripto.

Baca Juga: Harga Bitcoin Tembus $70.000, Tapi Pasar Justru Semakin Pesimis?

Prospek Bitcoin ke Depan

Secara keseluruhan, analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin sedang berada dalam fase pemulihan jangka pendek setelah periode koreksi sebelumnya.

Kenaikan hampir 3% dalam 24 jam terakhir menunjukkan adanya minat beli yang kembali masuk ke pasar, didukung oleh volume perdagangan yang cukup besar.

Dalam jangka pendek, perhatian investor kemungkinan akan tertuju pada apakah Bitcoin mampu menembus level resistance di sekitar $72.000 atau justru kembali terkoreksi menuju area support.

Jika momentum bullish terus berlanjut, Bitcoin berpotensi melanjutkan reli menuju level harga yang lebih tinggi dalam beberapa waktu ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Swap Kripto $50 Juta Berujung Bencana, Bot MEV Raup $10 Juta

Sebuah transaksi kripto bernilai puluhan juta dolar berakhir dengan kerugian besar setelah seorang pengguna melakukan swap token di platform decentralized finance (DeFi). Dalam kejadian tersebut, bot Maximal Extractable Value (MEV) berhasil memanfaatkan transaksi tersebut dan meraup keuntungan hampir US$10 juta.

Dilapokan Cointelegraph, insiden ini terjadi ketika pengguna mencoba menukar stablecoin dalam jumlah besar menjadi token Aave (AAVE) melalui protokol DeFi, namun akhirnya menerima jumlah token yang jauh lebih kecil dari nilai transaksi awal.

Swap $50 Juta Berujung Kerugian Besar

Data blockchain menunjukkan bahwa sebuah dompet kripto yang baru menerima dana dari Binance dengan saldo sekitar US$50,4 juta dalam bentuk USDT melakukan transaksi swap menggunakan aggregator decentralized exchange CoW Protocol dan platform SushiSwap.

Tujuan transaksi tersebut adalah menukar seluruh USDT menjadi token AAVE.

Namun hasil transaksi jauh dari yang diharapkan. Dompet tersebut hanya menerima sekitar 327 token AAVE yang bernilai sekitar US$36.000 berdasarkan harga pasar saat itu.

Artinya, pengguna secara efektif membayar sekitar US$154.000 untuk setiap token AAVE, jauh di atas harga pasar yang berada di kisaran US$114 per token.

Baca juga: Bisakah AI Trading Crypto Dimulai dengan Modal Kecil?

Bot MEV Lakukan “Sandwich Attack”

Kerugian tersebut semakin besar karena adanya bot MEV yang memanfaatkan transaksi besar tersebut melalui teknik yang dikenal sebagai sandwich attack.

Bot MEV memantau transaksi yang belum dikonfirmasi di blockchain dan dapat menempatkan transaksi lain sebelum dan sesudah transaksi target untuk mengambil keuntungan dari perubahan harga.

Dalam kasus ini, bot tersebut meminjam sekitar US$29 juta dalam bentuk wrapped Ether (ETH) melalui mekanisme flash loan dari platform Morpho.

Dana tersebut digunakan untuk membeli token AAVE di platform Bancor sebelum transaksi pengguna diproses, sehingga mendorong harga AAVE naik secara signifikan.

Setelah harga naik akibat transaksi besar tersebut, bot kemudian menjual kembali token AAVE di SushiSwap dengan harga yang lebih tinggi dan menghasilkan keuntungan sekitar US$9,9 juta.

Menurut Tim Research Tokocrypto, dari sisi regulasi, kemenangan hukum seperti ini penting karena bisa memengaruhi cara publik dan regulator menilai tanggung jawab exchange atas aktivitas ilegal pihak ketiga.

“Meski tidak menghapus tekanan compliance, hasil pengadilan yang menguntungkan Binance dapat memperkuat posisi defensifnya dalam sengketa hukum serupa di masa depan,” jelasnya.

Pengguna Abaikan Peringatan Slippage

Pendiri Aave, Stani Kulechov, menjelaskan bahwa sistem antarmuka telah memberikan peringatan kepada pengguna mengenai slippage yang sangat besar akibat ukuran transaksi yang tidak biasa.

Slippage merupakan perbedaan antara harga yang diharapkan dengan harga aktual yang terjadi saat transaksi diproses.

Menurut Kulechov, pengguna tetap memilih melanjutkan transaksi melalui perangkat seluler meskipun telah menerima peringatan tentang potensi kerugian besar.

CoW DAO juga menyatakan bahwa pengguna harus secara eksplisit menyetujui transaksi tersebut setelah melihat peringatan yang menunjukkan kemungkinan kehilangan hampir seluruh nilai transaksi.

Tantangan Keamanan di Ekosistem DeFi

Peristiwa ini kembali menyoroti tantangan keamanan dan pengalaman pengguna dalam ekosistem DeFi.

Meski platform DeFi dirancang bersifat terbuka dan tanpa izin, sejumlah pihak menilai masih diperlukan mekanisme perlindungan tambahan untuk membantu mencegah kerugian besar bagi pengguna.

Aave sendiri menyatakan simpati terhadap pengguna yang mengalami kerugian tersebut dan berencana menghubungi pemilik dompet untuk mengembalikan sekitar US$600.000 biaya transaksi yang diterima oleh protokol dari transaksi tersebut.

Baca juga: Bagaimana Volatilitas Crypto Mempengaruhi Performa AI Trading?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Korea Selatan Siapkan AI untuk Kejar Pajak Kripto, Trader Bisa Terpantau?

Pemerintah Korea Selatan berencana memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mengawasi transaksi kripto dan mendeteksi potensi penghindaran pajak. Langkah ini dilakukan menjelang penerapan pajak atas keuntungan investasi aset digital yang dijadwalkan mulai berlaku pada 2027.

Dilaporkan Cointelegraph, Otoritas pajak negara tersebut, National Tax Service (NTS), telah membuka tender untuk membangun sistem analisis berbasis AI yang mampu memproses data perdagangan kripto dalam jumlah besar.

Sistem AI untuk Analisis Transaksi Kripto

Menurut laporan media lokal, proyek ini memiliki nilai sekitar 3 miliar won Korea Selatan atau sekitar US$2 juta.

Sistem yang dikembangkan nantinya akan menggunakan teknologi artificial intelligence dan machine learning untuk menganalisis pola transaksi kripto serta mengidentifikasi aktivitas yang mencurigakan.

Platform tersebut dirancang untuk mendeteksi pola transaksi tidak biasa yang berpotensi menunjukkan praktik penghindaran pajak atau pendapatan yang tidak dilaporkan.

Dengan sistem ini, otoritas pajak dapat memproses data transaksi kripto dalam skala besar secara lebih sistematis.

Menurut Tim Research Tokocrypto, dari sisi adopsi kebijakan, penggunaan AI oleh otoritas pajak memperlihatkan bahwa pasar crypto semakin diperlakukan sebagai bagian normal dari sistem pengawasan fiskal negara.

“Semakin efektif alat seperti ini bekerja, semakin tinggi pula tuntutan kepatuhan bagi trader dan investor crypto di yurisdiksi yang agresif seperti Korea Selatan,” jelasnya.

Baca Juga: Bithumb Terancam Suspensi 6 Bulan di Korea Selatan

Pengembangan Sistem Dimulai Tahun Ini

NTS berencana memilih kontraktor pengembang sistem pada Maret 2026. Setelah itu, proses perancangan sistem akan dimulai pada April.

Tahap pengujian akan berlangsung sepanjang tahun, dengan rencana peluncuran program percontohan pada November.

Jika seluruh tahap berjalan sesuai rencana, sistem AI tersebut diperkirakan mulai beroperasi secara penuh antara November hingga Desember tahun ini.

Data analisis yang dihasilkan nantinya juga akan dibagikan kepada sejumlah lembaga pemerintah lain, termasuk Korea Customs Service dan Bank of Korea.

Pajak Kripto Mulai Berlaku 2027

Langkah ini merupakan bagian dari persiapan Korea Selatan untuk menerapkan pajak atas keuntungan investasi kripto mulai Januari 2027.

Aturan tersebut akan mengenakan pajak sebesar 20% ditambah pajak lokal 2% terhadap keuntungan kripto tahunan yang melebihi 2,5 juta won atau sekitar US$1.700.

Rencana pajak kripto ini sebenarnya telah disetujui sejak 2020, namun implementasinya beberapa kali ditunda akibat perdebatan politik dan penolakan dari sebagian pelaku industri.

Dengan pengembangan sistem pengawasan berbasis AI, pemerintah Korea Selatan berharap dapat meningkatkan transparansi pasar kripto serta memastikan kepatuhan pajak dari para investor aset digital.

Baca Juga: Kenalan Kang Jong Hyun, CEO Bithumb Kripto Dekat Park Min Young


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Tembus $70.000, Tapi Pasar Justru Semakin Pesimis?

Harga Bitcoin kembali bertahan di atas level US$70.000, namun sentimen pasar masih menunjukkan keraguan terhadap potensi pemulihan yang berkelanjutan. Banyak investor justru mengambil posisi bearish meski harga aset kripto terbesar tersebut berhasil pulih dari penurunan sebelumnya.

Dilaporkan Crypto Quant, kondisi ini terjadi di tengah situasi makroekonomi dan geopolitik global yang masih penuh ketidakpastian, termasuk ketegangan yang memengaruhi perdagangan minyak dunia. Lingkungan seperti ini biasanya membuat aset berisiko, termasuk kripto, lebih sulit menunjukkan performa yang kuat.

Sentimen Pasar Masih Skeptis

Meskipun Bitcoin berhasil kembali ke atas US$70.000, sebagian besar pelaku pasar belum sepenuhnya yakin bahwa reli tersebut akan berlanjut dalam jangka panjang.

Banyak investor masih melihat kondisi global sebagai faktor penghambat bagi aset berisiko. Akibatnya, sebagian besar pelaku pasar memilih bersikap hati-hati atau bahkan mengambil posisi yang mengantisipasi penurunan harga.

Sikap skeptis ini terlihat jelas di pasar derivatif, terutama melalui indikator funding rate yang mencerminkan posisi trader di kontrak futures.

Menurut Tim Research Tokocrypto, secara historis, ketika funding rate mencapai level ekstrem dan konsensus pasar terlalu condong ke satu arah, sering kali sudah terlambat untuk ikut posisi tersebut.

“Artinya, skeptisisme pasar yang tinggi justru bisa menjadi bahan bakar upside jika BTC mampu mempertahankan rebound, karena likuidasi posisi short berpotensi mendorong harga naik lebih jauh. Jadi sinyal gambar ini paradoksal: sentimen masih jelek, tapi justru karena itu potensi squeeze menjadi lebih besar,” analisanya.

Baca juga: Bitcoin Harus Tembus Level Ini Dulu, Baru Bull Market Dimulai?

Funding Rate Negatif di Pasar Derivatif

Data dari Binance menunjukkan bahwa funding rate Bitcoin terus berada di wilayah negatif selama sekitar satu pekan terakhir.

Funding rate negatif biasanya menandakan bahwa lebih banyak trader membuka posisi short dibandingkan posisi long.

Beberapa nilai funding rate bahkan mencapai level ekstrem. Pada 10 dan 11 Maret, misalnya, funding rate di Binance tercatat turun di bawah -0,006.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa mayoritas posisi terbuka di pasar derivatif saat ini condong ke arah taruhan penurunan harga Bitcoin.

Short Position Bisa Jadi Bahan Bakar Kenaikan

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 13 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 13 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

Meski terlihat sebagai sinyal bearish, kondisi funding rate negatif juga dapat membuka kemungkinan lain bagi pergerakan harga Bitcoin.

Secara historis, ketika mayoritas pasar berada di satu arah yang sama, kondisi tersebut terkadang justru menjadi pemicu pergerakan berlawanan.

Jika harga Bitcoin terus naik, posisi short yang terbuka di pasar dapat terlikuidasi secara bertahap. Likuidasi tersebut memaksa trader membeli kembali Bitcoin untuk menutup posisi mereka.

Proses ini sering menciptakan efek yang dikenal sebagai short squeeze, di mana kenaikan harga dipercepat oleh likuidasi posisi bearish.

Dengan demikian, meskipun banyak investor saat ini masih meragukan pemulihan Bitcoin, posisi short yang besar di pasar justru berpotensi menjadi bahan bakar tambahan bagi kenaikan harga jika tren bullish berlanjut.

Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sinyal Bottom XRP Muncul, Harga Siap Melonjak?

Harga XRP saat ini mendekati salah satu sinyal teknikal yang secara historis sering menandai titik dasar pasar. Sejumlah indikator on-chain menunjukkan bahwa aset kripto tersebut berada dalam kondisi undervalued, memunculkan spekulasi bahwa fase pemulihan harga dapat segera terjadi.

Saat ini XRP diperdagangkan di kisaran US$1,36 dan bergerak dalam pola teknikal descending wedge, formasi grafik yang sering dikaitkan dengan potensi pembalikan tren ke arah bullish.

Indikator MVRV Tunjukkan Kondisi Undervalued

Salah satu indikator yang menjadi sorotan adalah MVRV Z-Score, metrik yang membandingkan nilai pasar dengan nilai realisasi dari aset kripto.

Dilaporkan BeInCrypto, data terbaru menunjukkan bahwa XRP saat ini berada di bawah ambang nilai wajar menurut indikator tersebut. Kondisi ini biasanya menandakan bahwa harga aset berada dalam fase undervaluation.

Secara historis, situasi serupa pada sejumlah aset kripto sering diikuti oleh pemulihan harga setelah tekanan jual mereda.

Meski demikian, analis mencatat bahwa sinyal dari MVRV tidak selalu langsung diikuti oleh kenaikan harga dalam jangka pendek.

Menurut Tim Research Tokocrypto, secara onchain dan teknikal, narasi seperti ini biasanya menarik karena menggabungkan kondisi sentimen yang tertekan dengan kemungkinan terbentuknya support yang lebih kuat.

“Namun level yang dipantau pasar akan jadi penentu: jika XRP gagal bertahan di area tersebut, sinyal bottom bisa batal total; sebaliknya jika bertahan, potensi relief rally akan terlihat jauh lebih meyakinkan,” analisanya.

Baca juga: Cadangan XRP di Bursa Anjlok, Tanda Supply Makin Menipis?

Rasio Profit dan Loss Mendekati Titik Kapitulasi

Indikator lain yang diamati adalah realized profit/loss ratio, yang mengukur perbandingan antara transaksi yang menghasilkan keuntungan dan transaksi yang terjadi dalam kondisi rugi.

Saat ini rasio tersebut mendekati level 1,0. Angka ini menunjukkan bahwa jumlah transaksi yang direalisasikan dalam kerugian hampir sama dengan transaksi yang menghasilkan keuntungan.

Kondisi tersebut sering dianggap sebagai tanda meningkatnya tekanan kapitulasi di pasar, yaitu fase ketika banyak investor menjual aset mereka dalam kondisi rugi.

Dalam beberapa siklus sebelumnya, fase kapitulasi seperti ini sering menjadi titik awal bagi pemulihan harga.

Level Penting Harga XRP

Secara teknikal, XRP saat ini bergerak di antara area resistance sekitar US$1,39 dan support di sekitar US$1,33.

Jika harga berhasil menembus resistance tersebut, pola descending wedge berpotensi memicu kenaikan sekitar 11% menuju area US$1,43.

Namun jika tekanan jual masih berlanjut, XRP kemungkinan tetap bergerak dalam rentang tersebut atau bahkan turun menuju level US$1,31.

Penurunan ke area tersebut dapat menandai fase kapitulasi yang lebih dalam, yang dalam beberapa kasus sebelumnya justru menjadi titik awal bagi fase pemulihan harga berikutnya.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com