All posts by 18

Harga ETH Menguat ke $2.967, Ethereum Tunjukkan Stabilitas

Harga Ethereum (ETH) hari ini menunjukkan pergerakan positif meskipun pasar kripto masih berada dalam fase kehati-hatian.

Berdasarkan data terbaru, harga ETH berada di level $2.967,05 per ETH, mencatatkan kenaikan +0,89% dalam 24 jam terakhir.

Penguatan ini mencerminkan upaya Ethereum untuk mempertahankan momentum pemulihan jangka pendek di tengah tekanan tren menengah yang belum sepenuhnya mereda.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $358,11–358,28 miliar, Ethereum tetap kokoh sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia, tepat di bawah Bitcoin.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam mencapai sekitar $15,24–15,32 miliar, menandakan aktivitas pasar yang cukup sehat dan konsisten dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Hari Ini Turun 1,49% ke $2.932, Konsolidasi?

Pergerakan Harga ETH: Kenaikan Bertahap, Volatilitas Terkendali

Dalam 24 jam terakhir, ETH diperdagangkan pada rentang terendah $2.891,11 hingga tertinggi $2.991,22.

Rentang harga ini menunjukkan volatilitas yang relatif terkendali, tanpa lonjakan ekstrem yang kerap terjadi pada fase pasar yang lebih spekulatif.

Secara intraday, perubahan harga 1 jam terakhir tercatat +0,22%, mengindikasikan tekanan beli yang masih ada meski tidak agresif.

Sementara itu, dalam 7 hari terakhir, ETH mencatatkan kenaikan 1,65%, memperkuat sinyal stabilisasi setelah periode pergerakan yang cenderung melemah.

Performa Timeframe Menengah Masih Tertekan

Meski pergerakan jangka pendek terlihat positif, Ethereum masih menghadapi tantangan dalam timeframe menengah.

Dalam 60 hari terakhir, harga ETH tercatat turun 29,55%, sementara dalam 90 hari, koreksi mencapai 26,21%.

Penurunan ini menunjukkan bahwa pemulihan Ethereum masih bersifat bertahap dan belum sepenuhnya keluar dari bayang-bayang koreksi besar sebelumnya.

Namun, dalam 30 hari terakhir, ETH justru mencatatkan kenaikan 1,26%, menandakan bahwa tekanan jual mulai berkurang dan pasar mulai menemukan keseimbangan baru di area $2.900–$3.000.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 26 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 26 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Masih Jauh dari Rekor Tertinggi

Ethereum pernah mencetak rekor tertinggi (all-time high) di level $4.953,73. Dengan harga saat ini di bawah $3.000, ETH masih berada lebih dari 40% di bawah ATH.

Jarak ini mencerminkan potensi pemulihan jangka panjang yang masih terbuka, namun juga menegaskan bahwa pasar membutuhkan katalis kuat untuk mendorong pergerakan signifikan ke atas.

Bagi banyak investor, area harga saat ini dipandang sebagai zona krusial. Bertahannya ETH di atas $2.900 dapat menjadi fondasi penting sebelum potensi uji level psikologis $3.000 secara berkelanjutan.

Fundamental Ethereum Tetap Solid

Dari sisi fundamental, Ethereum masih menunjukkan kekuatan yang signifikan. Jumlah pasokan beredar ETH saat ini mencapai sekitar 120,69 juta ETH, tanpa batas maksimum pasokan seperti Bitcoin.

Meski demikian, mekanisme burning fee dari aktivitas jaringan membantu menekan laju inflasi dan menjaga keseimbangan suplai dalam jangka panjang.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) Ethereum saat ini setara dengan market cap, yakni sekitar $358,28 miliar, menandakan bahwa valuasi pasar telah sepenuhnya mencerminkan struktur suplai yang ada.

Sebagai fondasi utama bagi ekosistem DeFi, NFT, dan Web3, Ethereum tetap menjadi blockchain pilihan utama bagi pengembang dan institusi, meski kompetisi dari jaringan lain terus meningkat.

Sentimen Pasar dan Prospek Ethereum

Pergerakan ETH yang cenderung stabil menunjukkan bahwa investor saat ini bersikap selektif.

Kenaikan harga yang moderat, disertai volume perdagangan yang solid, mencerminkan minat beli yang ada namun belum cukup kuat untuk memicu reli besar.

Dalam jangka pendek, Ethereum diperkirakan akan melanjutkan fase konsolidasi di kisaran harga $2.900–$3.000.

Arah pergerakan selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh sentimen makro global, dinamika Bitcoin, serta perkembangan ekosistem Ethereum itu sendiri.

Baca Juga: Harga ETH Hari Ini Bergerak Datar, Ethereum Konsolidasi di $2.900-an

Harga Ethereum hari ini mencatatkan kenaikan moderat ke level $2.967 dengan volume perdagangan yang stabil.

Meski tren jangka menengah masih menunjukkan tekanan, Ethereum berhasil mempertahankan stabilitas di area penting, membuka peluang pemulihan bertahap ke depan.

Bagi investor, kondisi ini menjadi momen untuk mencermati arah pasar dengan lebih hati-hati, sembari mempertimbangkan potensi jangka panjang Ethereum sebagai aset kripto terbesar kedua dengan fundamental yang tetap kuat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Menguat ke $88.800, Sentimen Mulai Positif

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin kembali mencatatkan penguatan signifikan di tengah membaiknya sentimen pasar kripto.

Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin saat ini berada di level $88.837,64 per BTC, naik sekitar +1,33% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan ini menegaskan upaya BTC untuk melanjutkan pemulihan setelah sebelumnya mengalami tekanan koreksi cukup dalam pada timeframe menengah.

Seiring penguatan harga, kapitalisasi pasar Bitcoin meningkat ke kisaran $1.773–1.774 triliun, memperkokoh posisinya sebagai aset kripto terbesar di dunia dengan peringkat pertama.

Aktivitas perdagangan juga mengalami peningkatan, dengan volume transaksi 24 jam mencapai sekitar $28,7–28,9 miliar, mencerminkan minat pasar yang mulai kembali menguat.

Pergerakan Harga BTC: Volatilitas Terkendali, Tren Jangka Pendek Menguat

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak pada rentang terendah $86.866,84 hingga tertinggi $89.287,16.

Rentang ini menunjukkan volatilitas yang relatif sehat, tanpa lonjakan ekstrem yang sering muncul pada fase euforia berlebihan.

Secara intraday, perubahan harga 1 jam terakhir tercatat +0,23%, menandakan tekanan beli masih berlanjut meski dengan laju moderat.

Sementara itu, dalam 7 hari terakhir, BTC berhasil mencatatkan kenaikan 2,43%, memperkuat sinyal tren jangka pendek yang cenderung positif.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Naik 0,58%, Bitcoin Stabil di Atas $87.000

Performa Bulanan Positif, Tekanan Menengah Masih Terasa

Menariknya, Bitcoin kini mulai menunjukkan perbaikan pada timeframe bulanan.

Dalam 30 hari terakhir, harga BTC naik 1,52%, mengindikasikan adanya stabilisasi setelah periode pelemahan sebelumnya.

Namun, tekanan masih terlihat pada periode yang lebih panjang. Dalam 60 hari, BTC tercatat turun 23,12%, sementara dalam 90 hari, koreksi mencapai 19,02%.

Data ini menunjukkan bahwa meskipun pemulihan jangka pendek sedang berlangsung, Bitcoin masih berada dalam fase pemulihan dari tren turun jangka menengah.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 26 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 26 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Masih Jauh dari Rekor Tertinggi

Bitcoin sebelumnya mencetak rekor tertinggi (all-time high) di level $126.198,07. Dengan harga saat ini di kisaran $88.000, BTC masih berada sekitar 30% di bawah ATH.

Jarak ini menunjukkan bahwa potensi pemulihan jangka panjang masih terbuka, namun memerlukan dorongan sentimen dan likuiditas yang lebih kuat.

Area $88.000–$90.000 kini menjadi zona psikologis penting. Jika Bitcoin mampu bertahan dan menembus level tersebut secara konsisten, peluang uji level resistance berikutnya akan semakin terbuka.

Fundamental Bitcoin Tetap Kokoh

Dari sisi fundamental, Bitcoin masih menunjukkan kekuatan struktural yang solid.

Jumlah pasokan beredar BTC saat ini mencapai 19,97 juta BTC, atau sekitar 95,08% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Keterbatasan suplai ini terus memperkuat narasi kelangkaan Bitcoin dalam jangka panjang.

Selain itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) Bitcoin tercatat sekitar $1.865 triliun, mencerminkan valuasi maksimal jika seluruh pasokan BTC telah beredar.

Struktur suplai yang semakin mendekati batas maksimum menjadi faktor penting yang membedakan Bitcoin dari aset kripto lainnya.

Sentimen Pasar dan Prospek BTC

Peningkatan harga yang diiringi lonjakan volume perdagangan menunjukkan bahwa minat pasar terhadap Bitcoin mulai kembali tumbuh.

Meski belum memasuki fase bullish penuh, kondisi ini mencerminkan sentimen yang lebih konstruktif dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.

Dalam jangka pendek, Bitcoin berpotensi melanjutkan pergerakan konsolidasi naik selama mampu bertahan di atas area support kunci.

Namun, investor tetap perlu mencermati faktor eksternal seperti kondisi makroekonomi global dan pergerakan pasar keuangan tradisional.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun 0,91% ke $86.915, Sideways?

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin berhasil menguat ke level $88.800 dengan dukungan volume perdagangan yang meningkat.

Meski tren jangka menengah masih dibayangi tekanan, sinyal pemulihan jangka pendek mulai terlihat jelas.

Bagi investor dan trader, kondisi ini dapat menjadi momentum untuk mencermati arah pergerakan Bitcoin dengan lebih strategis, sembari tetap menerapkan manajemen risiko di tengah potensi volatilitas pasar kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Masuki Fase Krusial, Harga Pi Network (PI) Relatif Stabil di Level $0,2050

Pi Network (PI) kembali menjadi perbincangan hangat di pasar kripto global setelah resmi tercatat dan mulai diperdagangkan di berbagai platform.

Proyek kripto yang dikenal luas karena konsep mining lewat ponsel ini kini memasuki fase krusial: transisi dari komunitas tertutup menuju ekosistem terbuka dengan penilaian pasar yang nyata.

Berdasarkan data terbaru dari CoinMarketCap, Pi Network mencatat kapitalisasi pasar sekitar $1,71 miliar dan diperdagangkan di level $0,2050 ketika artikel ini ditulis.

Hasil ini menempatkannya di jajaran aset kripto papan menengah (#41) dengan tingkat perhatian yang tinggi dari investor ritel.

Meski demikian, perjalanan PI masih dipenuhi tantangan struktural, terutama terkait suplai token dan utilitas nyata di ekosistem blockchain.

Baca Juga: Pi Network Hari Ini Naik 1,41%: Market Cap Tembus $1,71 Miliar

Kinerja Pasar Pi Network Saat Ini

Secara fundamental, Pi Network memiliki total dan maksimum suplai sebesar 100 miliar PI, dengan suplai beredar sekitar 8,37 miliar PI.

Artinya, baru sekitar 8% dari total suplai yang benar-benar beredar di pasar. Kondisi ini menciptakan dua sisi pandangan: potensi pertumbuhan jangka panjang, namun juga risiko dilusi harga jika pelepasan token tidak dikelola dengan hati-hati.

Volume perdagangan 24 jam PI tercatat relatif moderat dibanding kapitalisasi pasarnya, dengan rasio volume terhadap market cap di bawah 1%.

Ini mengindikasikan bahwa meskipun minat komunitas besar, likuiditas PI masih belum sepenuhnya matang dibanding aset kripto mapan seperti Bitcoin atau Ethereum.

Tekanan FDV dan Tantangan Dilusi

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

Salah satu sorotan utama investor terhadap Pi Network adalah Fully Diluted Valuation (FDV) yang mencapai lebih dari $20 miliar.

Angka ini jauh lebih tinggi dibanding kapitalisasi pasar saat ini, menandakan potensi tekanan harga di masa depan jika suplai PI dilepas ke pasar tanpa diimbangi peningkatan permintaan.

Dalam dunia kripto, FDV yang besar sering menjadi perhatian karena dapat membatasi kenaikan harga jangka panjang.

Investor cenderung menunggu kejelasan roadmap distribusi token, mekanisme lock-up, serta strategi pengembangan utilitas sebelum mengambil posisi besar.

Ekosistem dan Utilitas: Kunci Masa Depan PI

Berbeda dengan banyak proyek kripto lain, Pi Network dibangun dengan pendekatan komunitas-first.

Jutaan pengguna global telah berpartisipasi sejak fase awal, menjadikan PI salah satu proyek dengan basis pengguna terbesar di industri kripto.

Namun, tantangan utamanya kini adalah mengubah basis pengguna tersebut menjadi aktivitas ekonomi nyata. Keberhasilan Pi Network akan sangat ditentukan oleh:

  • Adopsi aplikasi terdesentralisasi (dApps) di jaringan Pi
  • Pertumbuhan Pi App Ecosystem dan Pi Browser
  • Implementasi use case pembayaran dan utilitas nyata
  • Transparansi kebijakan unlock dan sirkulasi token

Tanpa eksekusi yang kuat di sektor ini, PI berisiko hanya menjadi aset spekulatif tanpa nilai fundamental jangka panjang.

Sentimen Pasar dan Prospek ke Depan

Dari sisi sentimen, Pi Network masih memiliki daya tarik emosional dan historis bagi komunitasnya. Namun, pasar kripto yang semakin dewasa kini menuntut lebih dari sekadar popularitas.

Investor institusional dan trader profesional akan fokus pada data on-chain, pertumbuhan ekosistem, serta konsistensi pengembangan.

Jika tim Pi Network mampu menjaga stabilitas suplai, meningkatkan transparansi, dan memperluas utilitas ekosistem, PI berpotensi memperkuat posisinya sebagai proyek kripto berbasis komunitas terbesar di dunia.

Sebaliknya, tanpa kemajuan signifikan, tekanan dari FDV dan suplai dapat membatasi pergerakan harga dalam jangka menengah.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik Tipis 0,91%: Rebound Teknis atau Bukan?

Pi Network kini berada di persimpangan penting antara ekspektasi besar dan realisasi pasar. Dengan kapitalisasi miliaran dolar dan komunitas global yang masif, PI memiliki modal kuat untuk berkembang.

Namun, masa depan proyek ini akan sangat bergantung pada kemampuan tim dalam membangun utilitas nyata, mengelola suplai token, dan menjaga kepercayaan pasar.

Bagi investor, Pi Network bukan sekadar soal harga hari ini, melainkan pertaruhan pada arah ekosistem dan visi jangka panjang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin 2025: Sempat Tembus US$58 Miliar, Kini Harga Anjlok 65%

Dogecoin menjalani tahun 2025 dengan perjalanan yang tidak biasa. Kripto yang awalnya dikenal sebagai meme coin ini justru terseret ke pusaran politik Amerika Serikat sekaligus mendapat perhatian besar dari kalangan korporasi dan institusi keuangan. Namun, di tengah sorotan tersebut, Dogecoin gagal mencetak rekor harga baru dan menutup tahun dengan kinerja negatif, turun sekitar 65% dalam 12 bulan terakhir per pertengahan Desember 2025.

Kontroversi Dogecoin bermula dari pembentukan Department of Government Efficiency (DOGE), sebuah lembaga pemerintah Amerika Serikat yang diposisikan di bawah kepemimpinan Elon Musk pada akhir 2024. Lembaga ini bertujuan memangkas pengeluaran pemerintah, namun sejak awal berdirinya sudah dibayangi masalah hukum.

Perjalanan Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dilaporkan Decrypt, tak lama setelah pelantikan Presiden Donald Trump, DOGE digugat oleh firma hukum National Security Counselors yang menuding lembaga tersebut beroperasi secara ilegal sebagai komite penasihat federal. Situasi memanas ketika logo Dogecoin sempat muncul di situs resmi Department of Government Efficiency, yang langsung memicu lonjakan harga DOGE sekitar 14% dengan kapitalisasi pasar mencapai US$58 miliar. Meski demikian, euforia tersebut tak bertahan lama setelah logo dihapus dan kebijakan kontroversial lembaga itu menuai kritik luas.

Seiring berjalannya waktu, Department of Government Efficiency semakin kehilangan sorotan publik. Lembaga ini sempat disorot karena salah memangkas ribuan tenaga kesehatan, mendorong pemotongan bantuan luar negeri, serta diduga melebih-lebihkan klaim efisiensi anggaran. Di tengah polemik tersebut, Dogecoin ikut terbawa citra politis, meski pengembang dan komunitas menegaskan bahwa proyek kripto ini tidak memiliki keterkaitan langsung dengan kebijakan pemerintah Amerika Serikat.

Di luar ranah politik, Dogecoin justru mengalami peningkatan adopsi dari sektor korporasi dan institusi keuangan. Sepanjang 2025, Dogecoin masuk dalam tren digital asset treasury, dengan sejumlah perusahaan publik mulai menyimpan DOGE sebagai bagian dari cadangan aset mereka.

Langkah komersial Dogecoin

Dogecoin Foundation juga membentuk House of Doge sebagai entitas komersial untuk mendorong adopsi, termasuk melalui kemitraan bisnis dan branding global. Beberapa ETF Dogecoin akhirnya meluncur di Amerika Serikat, sementara perusahaan treasury seperti CleanCore Solutions mengklaim diri sebagai pemegang DOGE resmi dengan kepemilikan ratusan juta token.

Langkah komersial Dogecoin semakin agresif ketika House of Doge melantai di Nasdaq melalui skema reverse takeover dan mengakuisisi saham mayoritas klub sepak bola Italia, U.S. Triestina Calcio 1918. Branding Dogecoin pun dipasang di jersey dan stadion klub tersebut. Meski berbagai langkah ini dinilai positif secara jangka panjang, harga Dogecoin justru terus melemah dan menjadi satu-satunya aset kripto papan atas yang gagal mencetak all-time high baru dalam siklus bull market terbaru.

Kondisi ini membuat fokus komunitas Dogecoin mulai bergeser. Alih-alih mengejar lonjakan harga berbasis spekulasi, para pengembang menekankan pentingnya utilitas dan penggunaan nyata Dogecoin sebagai alat transaksi. Mereka menilai tahun 2025 sebagai fase transisi, dengan harapan Dogecoin dapat menunjukkan pertumbuhan yang lebih berkelanjutan pada 2026 melalui peningkatan fungsi dan adopsi riil di dunia nyata.

Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Meledak di Pasar Kripto, 3 Altcoin DePIN Catat Lonjakan Gila dalam 7 Hari

Sektor Decentralized Physical Infrastructure Network (DePIN) kembali mencuri perhatian pasar kripto. Sejumlah token di kategori ini mencatat lonjakan harga signifikan seiring meningkatnya minat investor terhadap proyek infrastruktur berbasis blockchain.

Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru, berikut 3 top altcoin DePIN yang saat ini mendominasi pasar dikutip CoinMarketCap.

1. 0G (Zero Gravity)

Token 0G menjadi salah satu DePIN dengan kapitalisasi pasar terbesar saat ini. Harga 0G tercatat di level $1.04, naik 31.96% dalam 24 jam dan menguat 42.93% dalam 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar 0G mencapai $223,627,120, dengan volume perdagangan harian sebesar $210,748,337. Total pasokan beredar berada di kisaran 200.27 juta token, menjadikan 0G sebagai salah satu aset DePIN paling likuid di pasar.

2. QRL (Quantum Resistant Ledger)

Di posisi berikutnya ada QRL, token DePIN yang fokus pada keamanan jaringan tahan komputasi kuantum. QRL diperdagangkan di harga $3.28, menguat 20.52% dalam 24 jam dan melonjak 66.37% selama 7 hari.

Kapitalisasi pasar QRL tercatat $223,143,392, nyaris menyamai 0G. Meski volume harian relatif lebih kecil di angka $601,705, performa mingguan QRL menunjukkan minat investor yang kuat.

3. ZBT (ZEROBASE)

Pergerakan harga Zerobase (ZBT/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Zerobase (ZBT/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Token ZBT melengkapi daftar 3 besar DePIN berdasarkan kapitalisasi pasar. Harga ZBT berada di level $0.1516, dengan kenaikan tajam 54.52% dalam 24 jam dan lonjakan 103.43% dalam 7 hari.

Kapitalisasi pasar ZBT mencapai $33,366,278, sementara volume perdagangan harian menembus $290,374,036, menjadikannya salah satu token DePIN dengan aktivitas transaksi tertinggi saat ini.

Lonjakan harga dan volume pada token-token DePIN menunjukkan sektor ini tengah berada dalam fase ekspansi. Dengan fokus pada pengembangan infrastruktur fisik terdesentralisasi, DePIN berpotensi menjadi narasi besar berikutnya di industri kripto. Namun, investor tetap disarankan mencermati volatilitas pasar sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Kalah di 2025, tapi 2 Tahun Terakhir Masih Imbang dengan Emas

Perbandingan antara Bitcoin dan emas kembali menjadi topik hangat di komunitas kripto global menjelang akhir tahun 2025. Narasi “Bitcoin vs emas” ramai dibahas di platform X setelah data terbaru menunjukkan bahwa kedua aset tersebut mencatatkan imbal hasil dua tahunan yang nyaris identik, meskipun pergerakan harganya menempuh jalur yang sangat berbeda.

Berdasarkan data kinerja persentase hingga akhir 2025, Bitcoin dan emas sama-sama berakhir di level return yang kurang lebih setara dalam periode dua tahun terakhir. Grafik tersebut memperlihatkan bagaimana dua aset yang sama-sama kerap disebut sebagai penyimpan nilai (store of value) justru menunjukkan karakter pergerakan harga yang kontras. Perbedaan ini terutama terlihat dari pola volatilitas dan waktu terjadinya penguatan harga.

Emas Alami Volatilitas Lebih Tinggi

Emas tercatat mengalami volatilitas yang lebih tinggi di fase awal periode dua tahun tersebut. Harga logam mulia ini sempat melonjak tajam dalam beberapa fase, namun diikuti oleh koreksi dalam yang cukup signifikan. Pergerakan agresif tersebut berlangsung dalam waktu yang relatif panjang sebelum akhirnya harga emas bergerak lebih stabil dan mendekati level return akhirnya. Kondisi ini mencerminkan peran tradisional emas sebagai aset lindung nilai yang sensitif terhadap perubahan sentimen makroekonomi dan geopolitik.

Sementara itu, Bitcoin menunjukkan pola yang relatif lebih stabil jika dibandingkan dengan emas dalam periode yang sama. Meski tetap mengalami beberapa fase penurunan harga, tren kenaikan Bitcoin terlihat lebih bertahap dan konsisten, terutama pada paruh akhir periode dua tahun tersebut. Momentum penguatan Bitcoin terbentuk secara perlahan dan berlanjut hingga akhirnya menyamai tingkat return emas di akhir periode pengamatan.

Namun, jika dilihat secara year-to-date (YTD) sepanjang 2025, emas masih mencatatkan kinerja yang jauh lebih unggul dibandingkan Bitcoin. Data menunjukkan bahwa pada 2025, emas mengungguli Bitcoin hingga sekitar 79 persen. Performa ini memperkuat posisi emas sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian global, termasuk tekanan geopolitik, kebijakan moneter, dan perlambatan ekonomi di sejumlah negara.

Perbandingan Bitcoin dan Emas

Dilaporkan Crypto News, perbandingan ini kembali memicu komentar dari sejumlah tokoh pasar, termasuk pendukung emas yang selama ini kritis terhadap Bitcoin. Peter Schiff, salah satu pengkritik kripto yang vokal, memanfaatkan momentum ini untuk menyoroti pergerakan harga Bitcoin yang dinilainya masih sangat bergantung pada sentimen pasar berisiko, khususnya saham teknologi. Menurut Schiff, korelasi tersebut mencerminkan kerentanan Bitcoin sebagai aset penyimpan nilai jangka panjang.

Meski demikian, data dua tahun terakhir menunjukkan hasil akhir yang relatif seimbang bagi investor yang bersabar. Baik emas maupun Bitcoin sama-sama memberikan imbal hasil positif bagi pemegang aset jangka panjang, meskipun dengan karakter risiko yang berbeda. Emas mempertahankan citranya sebagai aset defensif dengan fungsi perlindungan nilai, sementara Bitcoin tetap dipandang sebagai aset berisiko tinggi dengan potensi imbal hasil besar.

Perbandingan kinerja ini menegaskan bahwa pilihan antara emas dan Bitcoin tidak hanya ditentukan oleh tingkat return semata, tetapi juga oleh profil risiko, toleransi volatilitas, serta tujuan investasi masing-masing investor. Menjelang penutupan tahun 2025, diskusi mengenai peran kedua aset ini diperkirakan akan terus berlanjut seiring perubahan kondisi pasar global dan dinamika sentimen investor.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Investor Diam-Diam Borong Solana Rp5 Triliun, Harga SOL Siap Bangkit?

Aset kripto Solana (SOL) menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah investor terpantau diam-diam melakukan akumulasi besar-besaran di tengah pergerakan harga yang masih lemah. Data on-chain dan laporan institusional mengindikasikan pembelian sekitar 2,65 juta SOL senilai US$345 juta atau setara lebih dari Rp5 triliun dalam 10 hari terakhir.

Solana sebelumnya gagal mempertahankan momentum kenaikan dan keluar dari fase konsolidasi pekan lalu, sehingga menunda potensi reli menuju level US$150. Saat ini, SOL bergerak hati-hati dan diperdagangkan di kisaran US$124, menunggu konfirmasi arah yang lebih jelas.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Aktivitas Jaringan Solana

Meski demikian, aktivitas jaringan dan minat investor institusional memberi sinyal positif. Salah satu katalis baru datang dari peluncuran on-chain Creator ETFs atau dikenal sebagai Bands, yang berjalan langsung di atas blockchain Solana. Produk ini memungkinkan kreator dan analis mengelola portofolio token atau NFT secara terprogram dan melakukan rebalancing otomatis.

Dilaporkan BeInCrypto, peningkatan adopsi Creator ETFs diperkirakan dapat mendorong aktivitas jaringan dan volume transaksi. Kondisi tersebut berpotensi memperkuat permintaan SOL sebagai aset utilitas dan menopang pemulihan harga.

Baca juga: Alarm Bahaya! Harga Solana di US$124 Terancam Jatuh ke US$100

Dari sisi data bursa, saldo SOL di exchange terpusat tercatat turun tajam. Penurunan ini umumnya menandakan akumulasi, karena investor memindahkan aset ke dompet pribadi dan mengurangi tekanan jual jangka pendek.

Minat institusional terhadap Solana juga masih terjaga. Laporan mingguan CoinShares menunjukkan arus masuk dana sebesar US$48,5 juta untuk SOL pada pekan yang berakhir 20 Desember 2025. Secara bulanan, total inflow mencapai US$117,6 juta, mencerminkan kepercayaan investor profesional meski pasar kripto global masih bergejolak.

Analisis Teknikal SOL

Secara teknikal, SOL perlu menembus resisten US$126 sebagai konfirmasi awal pemulihan. Jika berhasil merebut kembali level US$130, sentimen positif diperkirakan menguat dengan target lanjutan di sekitar US$136.

Namun, risiko penurunan tetap ada. Jika tekanan jual kembali meningkat dan harga turun di bawah US$123, Solana berpotensi menguji support US$118. Pelemahan hingga level tersebut dapat membatalkan skenario pemulihan dalam jangka pendek.

Dengan kombinasi inovasi ekosistem, arus keluar dari exchange, dan akumulasi institusional, pasar kini menanti apakah Solana mampu memanfaatkan momentum ini untuk bangkit menjelang akhir tahun atau awal Januari mendatang.

Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Jaga Support $1,77, Jalan Menuju $2 Terbuka Jelang Akhir Tahun

Harga Ripple (XRP) masih bergerak datar dalam 24 jam terakhir dan tercatat melemah sekitar 16,8% dalam 30 hari terakhir. Secara teknikal, tren jangka pendek masih terasa bearish. Namun, memasuki musim Natal 2025, muncul tiga sinyal yang dinilai berpotensi membuka peluang pembalikan arah harga.

Meski belum bisa disebut reli, kondisi ini dianggap sebagai fase awal pembentukan (setup) jika pembeli mampu melanjutkan tekanan beli.

Momentum dan Arus Dana Mulai Berubah

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Sejak awal November hingga 24 Desember, harga XRP membentuk lower low atau penurunan bertahap. Namun, indikator Relative Strength Index (RSI) justru mencatat higher low pada periode yang sama. Kondisi ini dikenal sebagai bullish divergence, yaitu situasi ketika harga turun tetapi momentum mulai menguat, yang kerap muncul sebelum upaya pembalikan tren.

Dilaporkan BeInCrypto, sinyal serupa juga terlihat pada Money Flow Index (MFI), indikator yang mengukur arus dana dan volume. Antara 21 November hingga 18 Desember, harga XRP terus melemah, sementara MFI justru bergerak naik. Hal ini mengindikasikan adanya tekanan beli di area penurunan harga (dip-buying).

Setelah 18 Desember, XRP sempat memantul seiring MFI yang keluar dari zona jenuh jual. Hingga saat ini, MFI masih mempertahankan struktur higher low, menandakan arus dana belum sepenuhnya keluar dari pasar.

Kombinasi RSI dan MFI tersebut mengisyaratkan bahwa tekanan jual mulai berkurang, meski belum menjadi konfirmasi tren bullish.

Baca juga: Harga XRP US$1,85, Arus Dana ETF Jadi Sinyal Mengejutkan Pasar

Pergerakan Whale Masih Hati-Hati

Data on-chain menunjukkan investor besar (whale) kembali menambah kepemilikan XRP secara terbatas. Kelompok whale yang memegang 100 juta hingga 1 miliar XRP meningkatkan saldo dari 8,11 miliar menjadi 8,23 miliar XRP sejak 22 Desember. Dengan harga saat ini, peningkatan tersebut setara sekitar 150 juta dolar AS.

Sementara itu, kelompok whale dengan kepemilikan 10 juta hingga 100 juta XRP juga menambah saldo dari 10,88 miliar menjadi 10,9 miliar XRP pada 23 Desember, atau sekitar 50 juta dolar AS.

Akumulasi ini tergolong moderat dan tidak seagresif lonjakan pembelian di pertengahan Desember. Namun, langkah hati-hati ini menunjukkan bahwa investor besar belum sepenuhnya meninggalkan pasar di level harga saat ini.

Level Kunci Penentu Arah XRP

Agar sinyal teknikal dan data on-chain tersebut berubah menjadi pergerakan nyata, XRP perlu menembus level resistance utama di sekitar 1,98 dolar AS. Area ini telah menahan kenaikan harga sejak 15 Desember. Jika berhasil dilewati, peluang kenaikan menuju 2,12 dolar AS terbuka, dengan target lanjutan di 2,23 dolar AS sebagai konfirmasi kekuatan pembeli.

Di sisi bawah, level 1,77 dolar AS menjadi penopang penting. Level ini telah berfungsi sebagai support struktural sejak Oktober. Penutupan harian di bawah 1,77 dolar AS akan menjadi sinyal bahwa tekanan jual masih mendominasi.

Saat ini, XRP masih bertahan di atas 1,77 dolar AS dengan momentum yang perlahan membaik, arus dana yang mulai stabil, serta partisipasi whale yang kembali muncul. Meski belum cukup untuk mengubah tren menjadi bullish, kombinasi ketiga faktor tersebut dinilai cukup untuk membuka peluang perubahan arah jika harga mampu menembus resistance kunci.

Jika XRP berhasil bergerak kuat di atas 1,98 dolar AS, sentimen Natal yang positif bisa mulai terasa. Namun sebelum itu terjadi, pasar masih menunggu konfirmasi lanjutan dari pergerakan harga.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Donald Trump Angkat Tokoh Pro-Kripto Jadi Ketua Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS

Baru-baru ini Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengangkat Michael Selig sebagai Ketua ke-16 Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC). 

Selig merupakan seorang tokoh pro-kripto dengan latar belakang mendalam di sektor regulasi keuangan, dengan diangkatnya Michael Selig oleh Presiden Donald Trump, kini dream team untuk regulator kripto AS semakin lengkap dengan Ketua SEC Paul Atkins dan “Crypto Czar” di Gedung Putih, David Sacks yang sudah terlebih dahulu dilantik. 

Langkah ini digadang-gadang tidak hanya mencerminkan komitmen pemerintahan Trump terhadap kripto, tetapi juga berpotensi mengubah lanskap regulasi global untuk aset digital seperti Bitcoin dan Ethereum kedepannya. Sebab Amerika Serikat memiliki pengaruh besar terhadap lanskap industri kripto.

Siapa itu Michael Selig?

Michael Selig bukanlah nama baru di dunia regulasi keuangan AS. Karirnya dimulai pada 2014 ketika ia bergabung dengan CFTC sebagai law clerk untuk J. Christopher Giancarlo, yang kemudian menjadi Ketua CFTC di era pertama kepemimpinan Trump. 

Setelah meninggalkan CFTC, Selig kemudian beralih ke praktik swasta di firma hukum internasional, di mana ia memberikan konsultasi kepada berbagai institusi keuangan, platform perdagangan, dan pengembang aset digital mengenai kepatuhan terhadap undang-undang sekuritas dan komoditas.

Pengalamannya ini membuatnya memahami secara mendalam tantangan yang dihadapi industri kripto, termasuk ketidakpastian regulasi yang sering mendorong entitas kripto lari ke luar AS—contohnya seperti Tether yang lebih memilih El Salvador sebagai kantor pusatnya karena ramah regulasi kripto. 

Pada awal 2025, Selig kembali ke ranah pemerintahan sebagai chief counsel di Crypto Task Force SEC, sekaligus sebagai penasihat senior untuk Ketua SEC Paul Atkins. Saat menempati posisi ini, ia terlibat langsung dalam pengembangan kebijakan kripto, termasuk harmonisasi regulasi antar lembaga untuk mendorong inovasi tanpa harus mengorbankan perlindungan investor.

Pandangan Selig terhadap kripto cenderung progresif. Ia percaya bahwa sebagian besar aset digital harus diklasifikasikan sebagai komoditas, bukan sekuritas, sehingga berada di bawah yurisdiksi CFTC daripada SEC. Selain itu, Selig pro terhadap stablecoin, tokenisasi aset, dan perdagangan spot kripto, yang dianggap sebagai langkah krusial untuk menjadikan AS sebagai pusat kripto dunia.

Baca juga: RUU P2SK Ancam Industri Kripto Lokal, Apa Isinya?

Apa Dampaknya Bagi Pasar Kripto?

Pengangkatan Selig diketahui untuk menggantikan Caroline Pham, yang menjabat sebagai Acting Chairman selama hampir satu tahun dan memimpin inisiatif  “Crypto Sprint” yang merupakan inisiatif untuk mempercepat implementasi rekomendasi regulasi aset digital.

Di bawah Pham, CFTC meluncurkan perdagangan spot kripto dengan leverage di platform seperti Bitnomial, menerima Bitcoin, Ether, dan USDC sebagai kolateral, serta memberikan no-action relief kepada operator prediction market seperti Polymarket dan PredictIt. 

Selig diharapkan melanjutkan momentum ini, terutama dengan undang-undang CLARITY Act yang telah lolos DPR AS pada Juli 2025 dan menunggu persetujuan Senat, yang akan memberikan CFTC kewenangan atas pasar spot komoditas digital. Selain itu, ia akan mendorong integrasi blockchain dalam derivatif melalui rulemaking yang ditargetkan pada 2026.

Baca juga: Trump Siap Teken RUU Kripto, Regulasi Digital Baru AS Dimulai

Pengangkatan Selig juga dipandang sebagai kabar positif bagi industri kripto. Karena dengan regulasi yang lebih jelas dan ramah inovasi, kedepannya dapat mendorong pertumbuhan startup blockchain, dan meningkatkan adopsi institusional.

Jika kamu tertarik untuk mencoba melakukan investasi di aset kripto seperti Bitcoin, kamu bisa menggunakan exchange resmi dan terpercaya seperti Tokocrypto — mulai dengan deposit Rp50.000 saja kamu bisa memiliki aset digital masa depan lho! Ayo daftar di sini dan dapatkan potongan biaya trading 20% dengan kode TEMUTOKO!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Sumber:

Wilmerhale: Michael Selig Confirmed as CFTC Chairman: Six Issues to Watch in 2026. Diakses 25 Desember 2025

CryptoBriefing: Pro-Bitcoin Michael Selig officially sworn in to lead CFTC. Diakses 25 Desember 2025

Coindesk: Senate confirms Trump crypto-friendly nominees to take over CFTC, FDIC. Diakses 25 Desember 25



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasokan Terbatas, Harga Beefy.Finance (BIFI) Melesat 89%!

Harga Beefy.Finance (BIFI) mencuri perhatian pasar kripto setelah mencatat lonjakan harga signifikan dalam waktu singkat.

Berdasarkan data terbaru, harga BIFI hari ini berada di level $189,14 per BIFI, melonjak lebih dari 80% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan agresif ini menjadikan BIFI sebagai salah satu aset kripto dengan performa terbaik dalam periode harian dan mingguan.

Lonjakan harga tersebut turut mendorong kapitalisasi pasar BIFI mencapai sekitar $16,48 juta, dengan volume perdagangan 24 jam menembus $15,68 juta.

Angka ini menunjukkan peningkatan minat pasar yang sangat tinggi, terutama dari trader jangka pendek dan spekulan yang memburu momentum.

Baca Juga: 5 Token di Ekosistem BNB yang Melesat Hari Ini: BIFI dan KERNEL

Performa Harga BIFI: Reli Kuat dalam Berbagai Timeframe

Pergerakan harga Beefy.Finance (BIFI/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Beefy.Finance (BIFI/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jika melihat riwayat harga, performa BIFI tidak hanya impresif dalam 24 jam terakhir.

Dalam 7 hari terakhir, harga BIFI tercatat naik 112,52%, menandakan tren bullish yang sangat kuat. Bahkan dalam periode yang lebih panjang, performanya tetap solid:

  • 30 hari: naik $90,56 atau sekitar 78,48%
  • 60 hari: naik $65,03 atau 46,15%
  • 90 hari: naik $41,95 atau 25,58%

Konsistensi kenaikan ini menunjukkan bahwa reli BIFI bukan sekadar lonjakan sesaat, melainkan akumulasi sentimen positif yang berkembang dalam beberapa bulan terakhir.

Pasokan Terbatas Jadi Daya Tarik Utama

Salah satu faktor utama yang membuat BIFI menarik adalah pasokan yang sangat terbatas.

Beefy.Finance memiliki total dan maksimum pasokan hanya 80.000 BIFI, dan seluruhnya telah beredar di pasar (100% circulating supply).

Dengan struktur pasokan seperti ini, setiap peningkatan permintaan berpotensi mendorong harga naik secara signifikan.

Kondisi ini tercermin dari kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) yang sama dengan market cap, yakni sekitar $16,48 juta, menandakan tidak adanya risiko inflasi token di masa depan.

Aktivitas Perdagangan Meningkat Tajam

Lonjakan harga BIFI juga diiringi oleh peningkatan aktivitas perdagangan.

Volume 24 jam hampir setara dengan kapitalisasi pasar, sebuah indikasi kuat bahwa pasar sedang sangat aktif.

Rasio volume terhadap market cap yang tinggi sering kali menandakan fase volatilitas ekstrem, baik sebagai awal tren naik lanjutan maupun potensi koreksi jangka pendek.

Selain itu, perubahan harga 1 jam terakhir yang mencapai +32,48% mengonfirmasi bahwa pergerakan BIFI sangat cepat dan agresif, sehingga memerlukan manajemen risiko yang ketat bagi para trader.

Apa Itu Beefy.Finance?

Beefy.Finance merupakan protokol DeFi yield optimizer yang beroperasi di berbagai jaringan blockchain.

Proyek ini dirancang untuk membantu pengguna memaksimalkan hasil farming mereka secara otomatis dengan strategi yang dioptimalkan oleh smart contract.

Sebagai salah satu pemain awal di sektor yield optimization, Beefy.Finance telah membangun reputasi kuat di kalangan pengguna DeFi, meskipun pergerakan harganya cenderung fluktuatif mengikuti kondisi pasar kripto secara keseluruhan.

Risiko dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Meski performa harga BIFI sangat mengesankan, investor tetap perlu berhati-hati. Kenaikan harga yang terlalu cepat sering kali diikuti oleh fase konsolidasi atau koreksi.

Selain itu, volatilitas tinggi membuat BIFI lebih cocok bagi investor dengan toleransi risiko menengah hingga tinggi.

Faktor eksternal seperti kondisi pasar kripto global, sentimen Bitcoin, serta perkembangan di sektor DeFi juga dapat memengaruhi pergerakan harga BIFI ke depan.

Baca Juga: Beefy Finance (BIFI) Melonjak 23% Berkat Peluang Yield di Sei Network

Dengan kenaikan lebih dari 80% dalam 24 jam dan 112% dalam sepekan, BIFI saat ini berada dalam sorotan pasar kripto.

Pasokan yang terbatas, volume perdagangan tinggi, dan minat investor yang meningkat menjadi katalis utama reli harga Beefy.Finance.

Namun, seperti aset kripto lainnya, potensi keuntungan besar selalu datang bersama risiko yang sepadan.

Investor disarankan untuk melakukan riset mandiri dan mempertimbangkan strategi manajemen risiko sebelum mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com