All posts by perbaiki

Cicip 3 Salt Bread Viral, Mana yang Lebih Gurih Renyah?


Jakarta

Salt bread sedang viral di awal tahun 2024. Roti bercita rasa agak asin ini ditawarkan beberapa bakery. Ada 3 bakery yang menjual Salt bread, manakah yang paling gurih?

Banyak roti viral yang hits di media sosial, salah satunya salt bread atau shio bread. Roti ini terbuat dari adonan plain bread yang digiling tipis kemudian dioles mentega dan digulung bentuk seperti croissant. Bagian atasnya ditaburi garam kasar.

Roti yang rasanya agak asin ini mulai hits karena munculnya bakery aesthetic di kawasan Melawai, Blok M, bernama Little Salt Bread.


Hadirnya bakery tersebut membuat banyak orang penasaran. Mereka rela antre untuk mencicipi beberapa varian salt bread di sana. Apalagi harga rotinya yang bisa disebut terjangkau.

Setelah salt bread di sana viral, banyak bakery lain yang mengikuti jejaknya. Untuk mencari yang terbaik, detikFood mencoba dari 3 bakery, yaitu Little Salt Bread, Super Furry, dan Nool Strala.

Bagaimana rasa dan perbedaan salt bread dari 3 bakery tersebut?

1. Little Salt Bread

Little Salt BreadLittle Salt Bread Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Munculnya Little Salt Bread yang langsung viral ini tentunya menarik perhatian kami untuk turut mencobanya. Akhirnya, pada Januari 2024 lalu kami mengunjungi gerainya dan ikut mengantre untuk mendapatkan rotinya.

Little Salt Bread menawarkan 5 varian rasa, yaitu Salt Bread Plain, Cheese, Truffle Egg, Miso Nori, dan Bread Garlic. Namun, kami hanya berhasil mencoba 3 varian saja, yaitu Plain, Cheese, dan Truffle Egg. Harganya mulai dari Rp 12.000 – Rp 25.000.

Semua rotinya memakai dasar yang sama, hanya saja ditambahkan topping pada varian cheese dan truffle egg. Untuk rotinya benar-benar terasa renyah di luarnya, tapi tetap empuk dalamnya. Aroma butter tercium kuat ditambah sentuhan asin dari garam kasar yang jadi topping ketika mencicipi varian plain.

Untuk varian cheese (keju), rasanya langsung meledak ketika gigitan cheese crumble itu masuk ke mulut. Apalagi ada sedikit sentuhan manis dari mayonesnya yang membuat paduan rasanya semakin nagih.

Varian truffle egg juga cukup memikat selera kami. Salad telurnya yang melimpah ini agak menutupi aroma dari minyak truffle-nya. Padahal kami menunggu sensasi nikmat dari aroma truffle tersebut.

Salt bread yang viral ini berhasil menaikkan ekspektasi kami dan menjadikannya pembanding kenikmatan dari 2 bakery lainnya. Karena, konsistensi tekstur dan variannya terbukti lezat.

2. Super Furry

Salt Bread dari Super Furry dan Nool StralaSalt Bread dari Super Furry Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Super Furry cukup dikenal sebagai bakery hits yang menawarkan aneka roti ala Korea. Peluang salt bread ini juga dicoba oleh mereka. Kami mengunjungi salah satu gerainya yang berada di PIM 2.

Terdapat 3 varian, yaitu Sea Salt Butter, Truffle, dan Truffle Cheese, harganya mulai dari Rp 9.500 – Rp 23.000. Bukan roti yang disajikan fresh, melainkan sudah dipajang pada rak display. Semuanya juga sudah dikemas, jadi pelanggan bisa langsung mengambilnya.

Sayangnya, salt bread di sini benar-benar jauh dari ekspektasi kami. Tekstur rotinya tak seperti salt bread pada umumnya yang kokoh dan renyah di luarnya. Saat kami sentuh malah seperti tekstur roti biasa.

Salt Bread dari Super Furry dan Nool StralaSalt Bread dari Super Furry Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Bagian dalamnya juga alot terkesan bantet. Kami juga tak mencium adanya aroma butter pada ketiga varian. Rasa asin yang harusnya tertinggal juga sangat tipis kami rasakan.

Varian truffle yang lebih bisa dinikmati dari ketiganya. Aroma truffle nya terasa dengan sentuhan rasa yang cukup kuat. Namun, tekstur rotinya membuat kami tak cukup berselera.

Review salt bread dari Nool Strala ada di halaman berikutnya…

3. Nool Strala

Salt Bread dari Super Furry dan Nool StralaSalt Bread dari Super Furry dan Nool Strala Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Nool Strala banyak menawarkan pastry, terutama croissant. Croissant almond di bakery ini adalah juaranya. Ketika salt bread ini viral, mereka juga menjual dalam berbagai varian rasa.

Beberapa varian salt bread ditawarkan oleh Nool Strala. Kami berhasil mendapatkan 3 varian salt bread, yaitu Plain, Mozzarella, dan Aren. Harganya mulai dari Rp 15.000 – Rp 25.000.

Salt bread tersebut kami dapatkan dari kafe Kaneki di Dharmawangsa, Minggu (18/2). Saat itu, Nool Strala memang sedang bekerja sama dengan 4 kafe hits di Jakarta Selatan untuk pop-up store.

Salt Bread dari Super Furry dan Nool StralaSalt Bread dari Nool Strala Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Tekstur roti salt bread dari Nool Strala ini sesuai dengan karakteristiknya. Kokoh dan renyah di bagian luar dan lembut di bagian dalamnya, bahkan membentuk rongga melingkar yang cantik.

Ketika kami cicipi, aroma butter dari salt bread ini juga tercium kuat. Namun, sebagai ‘salt bread’, menurut kami rasa asinnya kurang nendang di lidah. Hanya terasa pada varian plain, karena diberikan topping garam kasar di atasnya.

Untuk varian mozzarella, kami membayangkan mulurnya keju ketika roti disobek, sayangnya teksturnya tak seperti itu. Kami bisa merasakan sensasi rasa kejunya, ditambah juga ada sedikit crumble keju di atasnya.

Sayangnya, kami tak menyukai varian aren salt bread ini. Varian ini istimewa ditawarkan untuk pop up di kafe Kaneki, tapi menurut kami isi custard-nya terlalu banyak dan kemanisan.

4. Jadi, Salt Bread Apa yang Terbaik?

Little Salt BreadLittle Salt Bread Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Setelah mencicipi ketiganya, kami memilih salt bread terbaik yang patut dicoba. Kami menilainya berdasarkan kualitas rasa dan teksturnya.

Salt bread dari Little Salt Bread yang paling juara, menurut kami. Tekstur roti renyah di luar lembut di dalam, begitu juga sentuhan rasa asinnya pas di lidah. Varian rasanya yang beragam dan terpadu nikmat dengan dasar rotinya juga membuat bakery ini lebih menonjol.

Little Salt BreadLittle Salt Bread Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Tak heran kalau Little Salt Bread langsung viral dan banyak orang rela mengantre. Apalagi roti-nya juga benar-benar ‘fresh from the oven’ bahkan bisa langsung dimakan begitu selesai dipanggang.

(yms/odi)



Sumber : food.detik.com

Gurih Wangi! Ayam Goreng Serundeng Legendaris Warung Doyong Sejak 1979


Jakarta

Sudah berjualan lebih dari 45 tahun dan tetap diantre pembeli. Warung ayam goreng legendaris di bogor ini setiap harinya bisa menjual 350 ekor ayam.

Penggemar ayam goreng dan masakan rumahan khas Sunda pasti sudah tidak asing lagi dengan tempat makan satu ini. Namanya Ayam Goreng Warung Doyong 1 yang terletak di Jalan Pahlawan No. 43 di Kota Bogor, Jawa Barat.

Sering diulas oleh berbagai acara kuliner di tv sampai food vlogger ternama, tempat makan tradisional ini ternyata sudah berdiri sejak tahun 1979 dan kian ramai sampai sekarang.


Bahkan dalam satu hari bisa menghabiskan lebih dari 200-350 ekor ayam pejantan yang menjadi menu andalan.

1. Ayam Goreng Serundeng Legendaris

Gurih Wangi! Ayam Goreng Serundeng Legendaris Warung Doyong Sejak 1979Gurih Wangi! Ayam Goreng Serundeng Legendaris Warung Doyong Sejak 1979 Foto: detikFood

Menurut Ibu Yuniawati selaku pemilik dari Warung Doyong 1, usahanya ini pertama kali ia dirikan di kota Bogor sejak taun 1979. Saat itu kondisinya memang tidak seramai sekarang, menu makanan yang dijual juga awalnya hanya fokus ke ayam goreng saja.

Puluhan tahun berselang dan usaha ayam gorengnya ini makin terkenal dan ramai pengunjung, Ibu Yuniawati inisiatif mulai menambahkan aneka masakan rumahan khas Sunda sebagai pelengkap untuk makan ayam goreng di tempatnya.

Gurih Wangi! Ayam Goreng Serundeng Legendaris Warung Doyong Sejak 1979Gurih Wangi! Ayam Goreng Serundeng Legendaris Warung Doyong Sejak 1979 Foto: detikFood

“Di sini kita pakai ayam penjantan, karena ayam kampung kan harganya lebih mahal ya. Di sini kita lebih fokus pada penggunaan bumbu ungkepnya ya, kita di sini pakai honje atau kecombrang,” ungkap Ibu Yuniawati ke detikFood (24/02).

2. Menggunakan Racikan Bumbu Jadul

Gurih Wangi! Ayam Goreng Serundeng Legendaris Warung Doyong Sejak 1979Gurih Wangi! Ayam Goreng Serundeng Legendaris Warung Doyong Sejak 1979 Foto: detikFood

“Kalau dulu konsepnya sistem pesan baru kita keluarkan ayam gorengnya. Nah, karena pengunjungnya semakin banyak jadi saya memutuskan untuk mengubah konsep menjadi prasmanan. Agar orang lebih cepat mendapatkan makanan dan ayam gorengnya,” ungkap Ibu Yuniawati yang memastikan bahwa ayam goreng di sini siap tersaji tanpa perlu menunggu.

Ketika ditanya apa yang membedakan ayam goreng di Warung Doyong 1 dengan yang lain, Ibu Yuniawati menjawab bahwa semua racikan bumbunya masih terbilang jadul.

Gurih Wangi! Ayam Goreng Serundeng Legendaris Warung Doyong Sejak 1979Gurih Wangi! Ayam Goreng Serundeng Legendaris Warung Doyong Sejak 1979 Foto: detikFood

“Selain bumbu ungkepnya pakai kecombrang, ayam goreng kita punya serundeng yang beda dari tempat lain. Serundeng kita itu pakai lengkuas, kecombrang sama sereh. Jadi makan serundeng sama nasi saja sudah enak karena kaya rempah,” sambung Ibu Yuniawati.

3. Jualan dari Harga Rp 4.000

Gurih Wangi! Ayam Goreng Serundeng Legendaris Warung Doyong Sejak 1979Gurih Wangi! Ayam Goreng Serundeng Legendaris Warung Doyong Sejak 1979 Foto: detikFood

Karena racikan bumbu yang sederhana inilah yang membuat orang-orang justru ketagihan dengan rasa ayam goreng gurih di Warung Doyong 1. Menurut Ibu Yuniawati, warungnya selalu diserbu para pembeli dari pagi sampai siang hari.

“Setiap hari Warung Doyong 1 ini buka dari jam 08.00 sampai jam 14.00 saja. Tapi memang kalau di atas jam 11.00, itu makanan prasmananannya sudah tidak lengkap. Orang ke sini memang untuk sarapan sekaligus makan siang,” sambung Ibu Yuniawati.

Gurih Wangi! Ayam Goreng Serundeng Legendaris Warung Doyong Sejak 1979Gurih Wangi! Ayam Goreng Serundeng Legendaris Warung Doyong Sejak 1979 Foto: detikFood

Ia juga bercerita bahwa di awal ia mendirikan warung ayam goreng ini, ia menjual sepotong ayam goreng di harga Rp 4.000 saja.

“Awal buka saya jual ayam gorengnya per potong itu Rp 4.000 saja, sekarang kita jual harganya Rp 18.000 per potong sejak empat tahun lalu belum naik lagi,” tuturnya.

4. Ayam Goreng dan Makanan Sunda Enak

Gurih Wangi! Ayam Goreng Serundeng Legendaris Warung Doyong Sejak 1979Gurih Wangi! Ayam Goreng Serundeng Legendaris Warung Doyong Sejak 1979 Foto: detikFood

Meski pengunjungnya selalu ramai tapi tak perlu khawatir untuk mengantre lama, karena area makannya cukup luas. Di meja prasmanan, Ibu Yuniawati setiap harinya menyuguhkan 20 jenis masakan rumahan yang dibuat secara fresh sehingga rasa dan kualitasnya terjaga.

“Selain ayam goreng bisa ambil prasmanan lauk lainya seperti udang balado, tempe orek, tumis toge tahu, perkede, tahu isi, kikil, tumis oncom, paru goreng hingga sayur asem,” tuturnya.

Gurih Wangi! Ayam Goreng Serundeng Legendaris Warung Doyong Sejak 1979Ibu Yuniawati pemilik Warung Doyong Sejak 1979 Foto: detikFood

Rasa ayam gorengnya memang sudah tidak diragukan lagi, bumbu ungkepan yang meresap hingga sempurna ditambah dengan serundengnya yang gurih. Meski menggunakan ayam penjantan tapi tekstur dagingnya tetap juicy dan tidak keras sama sekali. Lauk lain seperti tumis oncom hingga kentang kecap juga menambah kelezatan dari ayam goreng legendaris ini.

“Untuk sambal dan teh tawar hangat bisa tambah sepuasnya dan gratis. Kita buka setiap hari kecuali hari senin dan kita tidak ada cabang,” pungkas Ibu Yuniawati.

Bagi yang tertarik ingin mencicipi ayam goreng legendaris satu ini wajib datang di bawah jam 11.00 siang, agar tidak kehabisan. Yuk mampir!

(sob/odi)



Sumber : food.detik.com

Ngeteh Cantik Ditemani Kue-kue khas Turki yang Legit Autentik


Jakarta

Di tempat ini kamu bisa merasakan pengalaman ngeteh cantik yang berbeda. Teh dinikmati dengan kue Turki yang autentik. Begini cara enak menikmatinya!

Afternoon tea merupakan istilah untuk menikmati teh di sore hari. Tradisi afternoon tea ini berasal dari Inggris yang kemudian populer di berbagai negara.

Biasanya setiap negara memiliki aturan sendiri mengenai tradisi afternoon tea. Mulai dari menu yang dihidangkan hingga etiket untuk menikmati menu tersebut.


Belum lama ini, restoran Turki autentik di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, Turkuaz meluncurkan paket menu afternoon tea ala Turki (21/02/24). Beragam kue-kue Turki disajikan dengan teh pilihan.

Bersama dengan Social Etiquette Consultant, Dahlia Sardjono Turkuaz menghadirkan pengalaman afternoon tea yang berbeda. Karena ada aturan cara menikmatinya.

1. Pilihan teh dan kue khas Turki

Turkish afternoon teaTurkish afternoon tea dengan kudapan manis khas Turki. Foto: detikcom

Yanti Subianto, selaku Co-Founder dan Marketing Head Turkuaz Group mengatakan ada sekitar 9 kudapan khas Turki yang disajikan. Ada yang gurih dan yang manis.

Menurut Dahlia Sardjono, untuk menikmati kudapan afternoon tea bisa dimulai dari yang gurih. Untuk varian gurihnya, tersedia Potato Gozleme atau potato flat bread.

Kulit dan isian kentangnya sangat lembut. Kemudian, ada Sigara Boregi atau rolled cheese pastry. Kulitnya renyah dengan isian keju yang gurih asin.

Turkish afternoon teaTurkish afternoon tea Foto: detikcom

Untuk varian manisnya tak kalah beragam. Sama seperti Inggris, afternoon tea ala Turki ini juga ada scone. Hanya saja disajikan dengan selai aprikot.

Selain itu, ada Date with Pistachio Marzipan dipped in White Chocolate. Kurmanya disajikan tanpa biji. Dagingnya lembut, manis dan tambah legit dengan paduan cokelat putih.

Sementara untuk pilihan tehnya tersedia teh Turki, teh rasa pomegranate, dan teh rasa apel. Tehnya pun disajikan menggunakan gelas mungil berbentuk bunga tulip.

Paket afternoon tea ini dibanderol mulai Rp 450.000 per orang. “Semua menu ini didatangkan langsung dari Turki,” tutur Yanti Subianto.

Paket menu afternoon tea di Turkuaz ini juga didukung oleh Lancome. Yanti menegaskan bahwa afternoon tea ini akan menjadi menu tetap di Turkuaz.

2. Menikmati teh harus saling sapa

Turkish afternoon teaTiga hal yang harus ada di meja. Foto: detikcom

Dahlia Sardjono mengatakan bahwa ketika sedang ngeteh cantik, penting untuk mengenal orang yang duduk di depan atau di sebelah kita.

“Paling tidak dengan saling memberi senyuman. Itu sama dengan menghargai satu sama lain, dan bisa terjadi koneksi yang tak terduga juga,” tutur Dahlia.

Selain itu, ada tiga hal penting yang meja yang biasa disiapkan oleh tuan rumah atau yang mengundang. Tiga hal itu, adalah kartu ucapan, daftar menu, dan note.

“Itu di kartu ucapan terima kasih saya sertakan juga gelang dengan logo ‘devil’s eye’. Logo ini itu dipercaya untuk menolak bala,” tutur Yanti lebih lanjut.

3. Etiket menuangkan dan mengaduk teh

Turkish afternoon teaTurkish afternoon tea Foto: detikcom

Teh akan disajikan dalam teko. Kemudian kamu yang akan diminta untuk menuangkan teh ke cangkir sendiri. Namun, berbeda jika afternoon tea dilakukan di rumah.

“Kalau afternoon tea di restoran kamu bisa dilayani pelayan, atau tuang sendiri teh kamu. Tapi kalau di rumah, tuan rumah wajib menuangkan teh,” ujar Dahlia Sardjono.

Selain itu, orang yang berusia lebih mudah juga diwajibkan untuk menuangkan teh ke orang yang lebih tua. Ini ditujukan sebagai bentuk saling menghormati.

Turkish afternoon teaTurkish afternoon tea di Turkuaz. Foto: detikcom

Saat menuangkan teh, pastikan jari jemari memegang gagang cangkir dengan baik. Sementara tangan satu lagi memegangi tutup teko agar tidak terjatuh.

Lebih lanjut, Dahlia juga menjelaskan mengenai etiket mengaduk teh. Ia mengatakan bahwa saat mengaduk harus dilakukan elegan tanpa menghasilkan suara berisik.

“Kalau mengaduk bisa 6-12 kali putaran saja. Dan harus pelan supaya gak berisik suara dentuman sendok dan cangkirnya,” tutup Dahlia.

(raf/odi)



Sumber : food.detik.com

Ada Gepuk dan Sate Maranggi yang Ngeunah Pisan!


Jakarta

Raffi Ahmad kembali menambah jaringan bisnis kuliner. Kali ini, membuka warung makan Sunda dengan menu sate maranggi dan gepuk. Seperti apa rasanya?

Raffi Ahmad dan Nagita Slavina belakangan ini memang gencar melakukan investasi ke warung makan guna mendukung produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Setelah Rojo Sambel dan Nasi Goreng Nagih, Raffi Ahmad kembali berinvestasi ke warung makan Sunda yang dinamakan Warung Nasi Raffi Ahmad. Lokasinya di kawasan Cinere.


Meskipun hanya warung kaki lima, tetapi menu yang ditawarkan sangat menggugah selera. Pilihannya juga beragam. Mulai dari ikan nila, gepuk, ayam geprek, hingga sate maranggi.

1. Milik sopir Mama Amy

Warung Nasi Raffi AhmadWarung Nasi Raffi Ahmad milik sopir Mama Amy yang diinvestasi Raffi Ahmad. Foto: detikcom

Dalam kanal YouTube Rans Entertainment, Raffi Ahmad pernah menceritakan kisah di balik berdirinya Warung Nasi Raffi Ahmad. Sebenarnya warung ini dibuka untuk usaha sopir mama Amy.

“Selama ini hampir 20 tahun lebih bekerja jadi sopir. Jadi dia hari ini kesehatannya udah kurang oke, suka sakit-sakitan, namanya Mang Ading,” ujar Raffi Ahmad.

Karenanya ia membukakan dan berinvestasi di warung makan tersebut. Raffi juga mengatakan bahwa dirinya khawatir jika sopirnya tersebut masih terus membawa kendaraan.

Raffi Ahmad juga berencana akan membukakan usaha kuliner untuk para karyawan dan ART lainnya. “Nanti aku bukain usaha di kampung mereka, kan bisa sama-sama support,” tuturnya.

2. Resep Masakan Mama Amy

Warung Nasi Raffi AhmadWarung Nasi Raffi Ahmad dimasak pakai resep Mama Amy. Foto: detikcom

Bentuk dukungan keluarga Raffi Ahmad tidak hanya dalam bentuk investasi, tetapi juga sal menu-menu yang ditawar. Menu yang ditawarkan di sini merupakan masakan Sunda.

Semua menu tersebut dimasak dengan resep dari Mama Amy. Mengingat Mama Amy merupakan orang Sunda, sehingga ia handal membuat masakan khas Sunda.

“Ini semua pakai resep Mama Amy, mulai dari ayam geprek, sate maranggi sampai gepuknya pakai resep beliau,” tutur pelayan saat ditemui detikFood (15/02/24).

3. Satu lokasi dengan usaha Mama Amy

Warung Nasi Raffi AhmadWarung Nasi Raffi Ahmad bertempat di satu lokasi dengan usaha My Teppanyaki. Foto: detikcom

Warung Nasi Raffi Ahmad ini berlokasi di kawasan Cinere. Tepat di seberang Rojo Sambel cabang pertama. Warung makan ini berada satu lokasi dengan usaha Mama Amy bernama My Teppanyaki.

Jadi ada dua dapur yang berbeda, sementara area makan untuk pengunjungnya ada satu. Tempat tersebut dapat dipakai pengunjung dari Warung Nasi Raffi Ahmad dan My Teppanyaki.

Area makannya juga luas, ada area indoor dan outdoor. Untuk area outdoor-nya juga menggunakan tenda penutup, sehingga pengunjung aman dari debu.

4. Ada menu gepuk hingga sate maranggi

Warung Nasi Raffi AhmadMenu gepuk di Warung Nasi Raffi Ahmad Foto: detikcom

Salah satu menu yang jadi andalan di sini adalah gepuk (Rp 25.000). Tekstur daging gepuk ini tidak terlalu empuk, tetapi memang ini yang jadi ciri khas gepuk.

Masih ada serat-serat daging yang terasa sedikit liat. Rasanya perpaduan antara gurih dari kaldu dan sedikit manis. Menu ini enak dipadukan dengan nasi merah dan tambahan lalapan.

Pecinta pedas bisa mencicipi menu ayam geprek (Rp 35.000). Ayamnya empuk dan gurih. Kemudian dibalut dengan sambal geprek yang melimpah. Bahkan ayamnya sampai tertutupi.

Warung Nasi Raffi AhmadMenu ayam geprek di Warung Nasi Raffi Ahmad Foto: detikcom

Ayamnya digeprek sampai agak hancur, sesuai dengan penyajian ayam geprek asli Yogyakarta. Rasa gurih dan pedasnya cocok disantap dengan nasi putih hangat.

Sate maranggi (Rp 70.000) juga tak kalah jadi favorit. Seporsinya berisi 10 tusuk sate. Potongan daging sapinya tidak terlalu besar, tetapi bumbunya royal.

Warung Nasi Raffi AhmadWarung Nasi Raffi Ahmad menawarkan sate maranggi. Foto: detikcom

Bahkan buliran bumbu marangginya masih terlihat jelas. Rasanya gurih bawang dab ketumbar dengan sentuhan rasa manis gula merah terasa sedap. Berbagai menu pelengkap seperti cimplung hingga terong goreng juga tersedia di sini.

5. Tersedia 4 macam sambal

Warung Nasi Raffi AhmadWarung Nasi Raffi Ahmad menawarkan 4 pilihan sambal. Foto: detikcom

Masakan Sunda identik dengan sambalnya. Warung Nasi Raffi Ahmad ini menyediakan 4 pilihan sambal. Mulai dari sambal dadak, sambal terasi, sambal ijo, dan sambal geprek.

Menurut kami, sambal dadaknya agak lebih manis dibandingkan sambal dadak yang biasa kami temui. Justru, rasanya lebih pedas sambal terasinya.

Sambal ijonya juga tidak terlalu pedas. Bagi pecinta pedas, bisa mencicipi sambal geprek. Sambal ini diulek kasar, sehingga masih terlihat kulit cabainya.

(raf/odi)



Sumber : food.detik.com

Lezatnya Gabin Vla Aneka Rasa yang Viral di Fresh Market Bintaro


Jakarta

Banyak kuliner viral di Fresh Market Bintaro, salah satunya gerai Maru. Mereka menawarkan gabin vla dengan banyak variasi yang bisa ludes ratusan sampai ribuan buah per hari!

Fresh Market Emerald Bintaro menjadi tempat yang tidak hanya enak untuk belanja bahan masakan, tetapi juga kulineran seru. Di sini banyak tenant makanan kekinian menarik untuk dicoba.

Salah satu yang sayang dilewatkan yaitu Maru. Menawarkan jajanan jaman dulu berupa gabin tetapi dibuat berbeda.


Kebanyakan olahan gabin berisi adonan tape legit. Biskuit atau crackers gabin dalamnya diisi adonan tape singkong, kemudian digoreng.

Gabin FlaGerainya kecil tetap sangat ramai dikunjungi. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Namun, gerai Maru menawarkan kreasi gabin yang diisi dengan krim custard. Berbahan dasar biskuit gabin, diisi dengan sejumlah variasi custard, mulai dari original vanilla, cokelat, keju, sampai selai kacang.

Gerainya termasuk yang sangat ramai diantre pelanggan. Pelanggan satu per satu bisa antre dan mengambil gabin vla yang diinginkan. Barulah bayar sesuai jumlah gabin fla yang diambil.

DetikFood menyambangi gerai gabin fla Maru untuk merasakan sensasi gabin vla viral di Fresh Market ini. Begini pengalaman kami!

Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
Nama Tempat Makan Maru (Gabin Fla)
Alamat Fresh Market Emerald Bintaro, Parigi, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15227
Instagram @@tentangmaru
Jam Operasional Weekdays (08.00-15.30) / Weekends (07.00 – 15.30)
Estimasi Harga Rp 8.000 – Rp 48.000
Tipe Kuliner Gabin fla dan dessert

1. Ribuan gabin vla aneka rasa ludes tiap hari

Gabin FlaGabin Fla di sini punya banyak variasi rasa yang bisa ludes ribuan per hari. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Di Maru kurang lebih ada 5-8 variasi rasa gabin vla. Pilihannya dibagi menjadi 4, mulai dari original vanilla, special fillings, toppings, dan floss.

Variasi special filling lebih beragam. Tidak hanya original vanilla, tetapi ada cheese, matcha, hojicha, dark chocolate, dan peanut butter.

Bisa juga memilih variasi rasa gabin yang diinginkan, kemudian ditambah topping. Pilihannya ada cokelat, keju, milk cheese, milo, mix, atau setengah-setengah pun bisa. Namun, untuk tambahan topping ini, kamu perlu menambah biaya Rp 2 ribu lagi.

Jika ingin yang gurih, bisa pilih variasi floss atau abon, dengan pilihan daging sapi atau ayam.

Variasi rasanya memang beragam, tetapi saat kami datang langsung ke gerai, tidak semua varian tersedia. Beberapa varian sudah habis maupun belum di restock.

Menurut salah satu pegawai di Maru, mereka bisa menyiapkan ratusan sampai ribuan buah (pcs) gabin vla dalam sehari. Satu box saja sudah diisi dengan 80 buah gabin vla. Jika melihat langsung gerainya, ada bertumpuk-tumpuk box gabin vla yang telah disiapkan.

“Bisa ludes banyak sih, satu box gini aja isinya sudah 80-an. Dalam sehari bisa berpuluh-puluh box” jelasnya.

2. Bisa dibeli per buah atau satu box isi 5

Gabin FlaGabin Fla di sini bisa dibeli satuan atau satu box isi 5 seperti ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Kami sampai di Fresh Market Emerald Bintaro sekitar pukul 12.05. Gerainya cukup sepi, sehingga kami bisa langsung memilih gabin vla yang diinginkan.

Sistem pembeliannya, setiap pelanggan bisa langsung ambil gabin vla yang sudah tersedia di etalase, sesuai jumlah diinginkan. Pelanggan bisa membelinya satu box langsung isi 5, atau bisa beli satuan.

Jika beli satuan, harganya Rp 8 ribu sampai Rp 9 ribu. Untuk satu box isi 5, harganya mulai dari Rp 40 ribu sampai Rp 48 ribu tergantung variasi yang dipilih.

Gabin FlaGabin Fla ini bisa langsung digoreng dan dinikmati. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Jika ingin dinikmati langsung, kamu bisa meminta agar gabin vla langsung digoreng. Namun, jika ingin ketahanannya lama, lebih baik dibawa pulang dalam keadaan begitu saja. Gabin vla ini pun bisa tahan 3 hari di chiller atau bahkan 3 bulan dalam freezer.

Maru juga menawarkan pilihan gabin vla frozen jika memang ingin menyetok lebih banyak di rumah. Setiap boxnya diisi dengan 10 buah gabin vla dengan rasa yang sama atau bisa dicampur.

Cita rasa gabin vla dan variasi menu lain bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

3. Gabin vla dengan isian melimpah dan rasa manis pas

Gabin FlaGabin Flanya punya perpaduan rasa manis yang pas. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Saat kami sampai, tidak semua variasi tersedia. Alhasil, kami hanya membeli tiga varian yaitu, dark chocolate, cheese, dan peanut butter.

Karena ingin langsung dicicip, kami pun meminta pegawai menggorengnya. Setelah memilih dan membayar gabin vla, pegawai langsung menggoreng. Kurang lebih menunggu 5-10 menit, sampai pesanan kami selesai digoreng.

Gabin vlanya punya ukuran cukup besar dan isiannya tebal. Dari segi tampilan, warna gabin vla ini memang berubah menjadi cokelat keemasan. Sayangnya, menurut kami varian dark chocolate digoreng terlalu lama sehingga lebih gosong.

Meskipun digoreng, tetapi tampilannya tidak begitu berminyak. Disarankan langsung dimakan agar lebih nikmat.

Tekstur biskuitnya renyah tetapi masih terasa lembut saat digigit. Isian custard cokelatnya padat, tidak lumer. Namun, perpaduannya sangat cocok karena biskuit gabinnya tawar dipadukan dengan isian cokelat yang manisnya pas.

Sayangnya karena digoreng terlalu lama, sehingga kami merasa ada sentuhan rasa gosong.

Kalau suka yang agak gurih, bisa pilih variasi keju atau peanut butter. Kejunya manis dengan sentuhan gurih keju yang tidak berlebihan.

Untuk variasi peanut butter, rasa kacangnya cukup dominan dan ada sentuhan rasa gurih manis.

Diantara ketiga variasi ini, kami paling suka dark chocolate karena perpaduannya pas ada sentuhan manis cokelat dan sedikit pahit.

4. Ada Milky Pop dan Pannacota yang tidak kalah menarik

Gabin FlaSelain Gabin Fla, ada juga milky pop dan pudding pannacota yang menarik. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Selain menu gabin vla, mereka juga menawarkan menu lain seperti Milky Pop dan Pannacotta pudding. Minuman dan pannacotta ini bisa diambil dari kulkas kecil yang tersedia di sebelah kasir.

Milky Popnya adalah susu kedelai yang teksturnya sangat creamy dan rasanya cukup manis. Namun, dominan rasa manisnya bukan gula, melainkan manis susu.

Sebotol isinya 500 ml. Karena teksturnya creamy kental, diminum setengah saja sudah terasa mengenyangkan.

Pannacotta puddingnya juga lebih dominan rasa manis seperti perpaduan vanilla susu. Teksturnya sangat lembut dan halus. Biskuit Regal sebagai topping pun menambah sedikit tekstur renyah saat dimakan.

Gerai Maru buka setiap hari, hari biasa pukul 08.00-15.30 dan akhir pekan pukul 07.00 – 15.30. Namun, lebih baik datang lebih pagi agar bisa mencicipi variasi rasa yang lengkap.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Begini Pengalaman Cicip ‘Cold Milk Bun’ Viral yang Tuai Antrean Panjang!


Jakarta

Milk bun Thailand yang viral membuat bakery di Jakarta menawarkan kreasi serupa. Seperti bakery ini yang berhasil menarik perhatian pelanggan dengan cold milkbunnya sampai rela diantre.

Tren makanan belakangan ini yang sedang viral adalah cold milk bun atau roti susu dingin yang awalnya datang dari Thailand.

Bermula dari salah satu kafe di Thailand menawarkan roti tersebut, sampai akhirnya banyak artis dan influencer mencoba sampai ketagihan. Testimoni ini membuat banyak orang Indonesia semakin penasaran.


Sekilas, milk bun memang mirip seperti roti sobek pada umumnya. Namun, cold milk bun yang sedang populer belakangan ini dilapisi dengan krim dan disajikan dalam keadaan dingin.

Popularitas cold atau snow milk bun viral di Thailand itu membuat banyak bakery di Jakarta ikut menawarkan kreasi roti serupa. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi warga Indonesia karena tidak perlu ikut pre-order atau jastip di Thailand.

Seperti bakery Mad Milk yang menawarkan cold milk bun yang berhasil menyita perhatian pelanggan. Saking viralnya, sampai-sampai pelanggan perlu rebutan untuk mendapat stok nya.

Detikfood mampir ke gerai Mad Milk di Grand Indonesia untuk mencicipi cold milk bun viral sekaligus melihat antusiasme pelanggan yang antre panjang dan menunggu lama untuk roti dingin ini.

1. 3 varian rasa cold milk bun

Bakery bergaya Jepang ini memang terkenal menawarkan milk bun lembut lezat. Mereka berkolaborasi dengan dua influencer, Matthew dan Serly dalam meluncurkan cold milk bun viral Thailand ini.

Salah satu SPV di Mad Milk bernama Rizki mengungkap, menu ini baru mulai diluncurkan pada 21 Februari lalu.

“Kalau menu ini baru launching tanggal 21 Februari kemarin sih. Dari awal-awal peluncuran sudah ramai pelanggan datang,” jelasnya.

Mad MilkMad Milk berkolaborasi dengan influencer dalam meluncurkan variasi cold milk bun ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Terdapat tiga varian rasa cold milk bun dari Mad Milk, yakni Milk, Mango Coconut, dan Pistachio. Milk menjadi salah satu yang diincar pelanggan karena rasa asli yang viral di Thailand adalah rasa susu ini.

Namun, menurut Rizki variasi pistachio dan mango coconut tidak kalah populer.

“Biasanya orang pada beli variasi milk sama mango coconut. Tapi pistachio juga banyak yang suka,” jelasnya kepada detikFood (29/02).

Cold Milk Bun dibanderol dengan harga Rp 70.000 / box. Bisa dibeli di cabang Golf Island PIK (Pantai Indah Kapuk), Grand Indonesia, dan juga Summarecon Mall Serpong.

2. Pelanggan antre dan berebut karena stok terbatas

Mad MilkBegini situasi Mad Milk cabang Grand Indonesia ketika antrian sudah padat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Cold milk bun Mad Milk berhasil menarik perhatian pelanggan karena tidak sedikit pelanggan rela menunggu lama dan antre demi mencicipinya.

Sistem pembelian Cold Milk Bun di Mad Milk, terutama di cabang mall Grand Indonesia yaitu dibagi dalam tiga sesi. Sesi restock pertama di jam 10.00 pagi, sesi restock kedua di jam 15.00, dan terakhir pada jam 19.00.

Di luar jam-jam restock ini, pelanggan jangan harap mendapat stoknya.

Mad MilkPegawai sudah mulai menyiapkan cold milk bun sebelum jam restock. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Setiap jam restock, Mad Milk saat ini hanya menyiapkan 60 stok secara keseluruhan. Setiap varian rasa hanya ada 20 stok. Hal ini yang nampaknya membuat pelanggan berebut dan rela mengantre lama.

Pelanggan pun hanya diperbolehkan mengantre dalam kurun waktu 30 menit sebelum jam restock. Di luar jam ini, pelanggan sebaiknya tidak berkumpul dan antre di sekitar gerai.

Saat kami menyambangi gerai Grand Indonesia (29/02) pukul 17.17, suasananya masih sepi. Hanya ada beberapa pelanggan duduk di meja dan kursi yang tersedia dan menikmati kopi hingga roti lain.

Mad MilkSebelum jam restock, gerainya hanya dipenuhi beberapa pelanggan yang santai minum kopi dan cicip roti varian lain. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Tidak sedikit pelanggan yang lalu lalang untuk bertanya terkait stok cold milk bun yang tersedia.

Barulah, mendekati jam restock, satu per satu pelanggan muncul dan langsung antre di tempat yang disiapkan. Dari sekitar pukul 18.17 WIB, antreannya sudah padat dan panjang.

Pukul 18.30, SPV pun tampak menghampiri pelanggan yang antre satu per satu dan menanyakan pesanan yang diinginkan. Saat ini, para pelanggan pun dibatasi, satu orang hanya boleh beli 2.

Menurut Rizki, kurang lebih 15 sampai 30 menit setelah restock, cold milk bun ini langsung ludes. Waktu restock yang paling ramai ada di pukul 19.00 WIB. Sehingga, jika ingin mengamankan cold milk bun, lebih enak datang di waktu restock pukul 10.00 pagi.

“Paling ramai memang pas restock di jam 19.00 sih. Kalau mau gak sampe antre atau rebutan gini paling di jam 10.00 WIB” ujarnya kepada detikFood.

Cita rasa cold milk bun viral bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

3. Begini cita rasa 3 varian cold milk bun viral

Mad MilkDetikfood berkesempatan mencicipi tiga variasi rasa milk bun dari Mad Milk ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

DetikFood mencicipi tiga varian rasa cold milk bun dari Mad Milk.

Milk bun dikemas dalam kotak persegi dengan warna dan desain yang apik. Kurang lebih satu box, rotinya bisa dibagi menjadi 4 potong.

Rotinya cukup sulit dipotong jika masih dalam keadaan baru dikeluarkan dari kulkas. Lebih baik menunggu beberapa saat agar bisa merasakan kelembutannya.

Masuk ke varian rasa terhits yaitu Milk, ketika dibuka, krim putih tampak menyelimuti roti ini. Saat roti dipotong, tampak lapisannya terdiri dari adonan roti dengan isian krim barulah atasnya dilapisi lagi dengan krim putih lagi.

Mad MilkVarian rasa Milk menjadi yang paling hits di Mad Milk. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Tekstur rotinya setelah didiamkan beberapa saat menjadi lembut, tidak bikin seret, dan sedikit chewy ketika dikunyah. Krim berpadu dengan roti susunya punya rasa manis yang menurut kami pas.

Lapisan krim menambah kelezatannya. Tekstur krimnya lembut dan halus, tidak lengket atau menempel di mulut. Rasa susunya juga tidak begitu kuat, dominan ke rasa manis krim yang ringan.

Variasi Mango Coconut juga tidak kalah menarik. Variasi ini seolah-olah dibuat mirip seperti mango sticky rice. Bagian luarnya dilapisi krim putih dengan sedikit selai mangga dan taburan biji wijen.

Mad MilkVarian rasa mango coconutnya juga tidak kalah menarik dan enak. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Dari segi tekstur roti, masih sama yaitu lembut. Rasanya cukup berbeda karena bagian dalam roti ada isian seperti puree atau selai mangga. Membuat rasa keseluruhannya tidak hanya manis legit, tetapi ada rasa asam yang menyegarkan.

Variasi pistachio rupanya juga memikat selera. Lapisan krimnya berwarna hijau sedikit gelap dan bagian atasnya diberi taburan kacang pistachio yang sudah disangrai.

Jika dicium, terdapat aroma smokey khas panggangan yang menurut kami datang dari topping pistachio tersebut. Rasa manisnya pas, tetapi bagi sebagian orang mungkin jejak rasa kacang atau ‘nutty’ cukup kuat.

Mad MilkJika suka rasa manis dengan sentuhan sedikit pahit, bisa coba variasi pistachio. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Karena bagian atasnya ada taburan pistachio sangrai, ketika dimakan rasanya perpaduan manis dengan hint smokey yang sedikit pahit.

Setelah puas mencicipi cold milk bun, kami juga mencicipi milk bun original mereka. Mulai dari rasa The Og Choco Crunch & Soft Cheese sampai Nutella Banana. Satu kemasan milk bun 4 potong dibanderol dengan harga Rp 25.000.

Mad MilkMilk bun biasa dengan variasi nutella banana dan The Og’s juga tidak kalah enak. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Adonan rotinya juga lembut dan chewy ketika digigit. Variasi Nutella Banana tidak pernah mengecewakan. Potongan kecil pisang dipadukan dengan selai Nutella yang manis terasa sangat pas.

Variasi choco crunch dan cheesenya punya tingkat manis yang tidak berlebihan. Isiannya choco crunch dan soft cheesenya juga punya komposisi yang tidak berlebihan, pas dengan ukuran roti yang cukup kecil.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Ayam Kampung Goreng yang Gurih ala Ussy Sulistiawaty


Jakarta

Ussy Sulistiawaty kembali membuka usaha kuliner, kali ini memilih warung makan yang sederhana. Masakan andalannya berupa nasi bejeg dan ayam kampung goreng.

Banyak usaha kuliner milik artis yang mencuri perhatian, salah satunya dari Ussy Sulistiawaty. Belum lama ini, istri Andhika Pratama itu membuka warung makan dengan menu masakan rumahan.

Ussy Sulistiawaty juga diketahui hobi memasak. Menu yang ditawarkan di warung makan miliknya itu juga yang menjadi favorit keluarganya di rumah.


Menu andalannya berupa nasi bejeg dengan lauk ayam goreng. Tak heran kalau warung makan milik Ussy ini dinamakan Nasi Bejeg Wijaya. Lokasi warung makan ini menempati salah satu sudut parkiran di Grand Wijaya Centre.

Baru Buka Antrean Langsung Panjang

Nasi Bejeg Wijaya, warung makan milik Ussy SulistiawatyNasi Bejeg Wijaya, warung makan milik Ussy Sulistiawaty Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Nasi Bejeg Wijaya milik Ussy Sulistiawaty ini baru buka sekitar 1 bulan. Namun, antusias para foodies langsung tinggi dan penasaran ingin mencicipi masakan rumahan Ussy tersebut.

Kepada detikFood (26/2), Ussy menjelaskan tentang warung makan miliknya ini. Awalnya, ia ditawari bisnis ayam kampung oleh temannya dari Yogyakarta dan akhirnya dijadikan kreasi ayam kampung goreng, lalu membuka warung makan.

“Awalnya teman aku ada yang punya peternakan ayam kampung di Jogja. Nah, aku mikir enaknya dibikin apa ya, akhirnya aku buka warung makan ini,” ujar Ussy Sulistiawaty.

“Kebetulan aku juga suka masak, ya udah aku bawa deh masakan aku di warung ini. Sebenarnya juga yang biasa aku masak semua di rumah,” lanjutnya.

Nasi Bejeg dan Ayam Kampung Goreng Favorit Andhika Pratama

Nasi Bejeg Wijaya, warung makan milik Ussy SulistiawatyNasi Bejeg Wijaya, warung makan milik Ussy Sulistiawaty Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Menu andalan yang ditawarkan oleh Ussy ini berupa nasi bejeg dan ayam kampung goreng. Keduanya adalah masakan favorit Andhika Pratama dan anak-anaknya.

“Menu nasi bejeg ini, favoritnya Andhika. Dia suka banget nasi ini, kalau di rumah dia sering minta buatin. Jadi, aku pasti nyetok sambal matang di rumah terus langsung diulek gitu ke nasi,” jelas Ussy.

Ayam kampung goreng yang juga jadi andalan ini menggunakan ayam kampung asli. Ussy meraciknya dengan tambahan serundeng lengkuas.

Penasaran dengan cita rasa nasi bejeg dan ayam kampung goreng cek halaman selanjutnya…

Bagaimana Cita Rasanya?

Nasi Bejeg Wijaya, warung makan milik Ussy SulistiawatyNasi Bejeg Wijaya, warung makan milik Ussy Sulistiawaty Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Penasaran dengan masakan Ussy, detikFood mencoba nasi bejeg dengan lauk ayam kampung goreng. Tak lupa juga dengan menu telur dadar, oseng mercon, kulit ayam, hingga tahu gejrot.

Menurut kami, nasi bejeg (Rp 10.000) ini jadi nikmat karena ada campuran sambalnya. Sambalnya juga bukan yang tipe terlalu pedas, jadi bisa dinikmati.

Nasi Bejeg Wijaya, warung makan milik Ussy SulistiawatyNasi Bejeg Wijaya, warung makan milik Ussy Sulistiawaty Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Ayam kampung goreng (Rp 23.000) milik Ussy ini juga tak alot. Bumbunya cukup meresap hingga ke bagian dalam daging. Rasanya semakin nikmat, karena ada campuran serundengnya yang gurih agak manis.

Telur dadar (Rp 15.000) ini porsinya besar bisa dinikmati 2-3 orang. Teksturnya mirip talua barendo yang garing bagian luarnya. Rasanya sangat gurih, enak dipadukan dengan sambal bawang yang bisa diambil sepuasnya.

Nasi Bejeg Wijaya, warung makan milik Ussy SulistiawatyNasi Bejeg Wijaya, warung makan milik Ussy Sulistiawaty Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Kami juga menyukai tekstur kulit goreng (Rp 20.000) yang disajikan Ussy. Kulit gorengnya sangat renyah, teksturnya jadi mirip keripik dan enak buat camilan.

Ussy juga menawarkan menu oseng mercon (Rp 28.000). Ia menggunakan bagian daging dan hati sapi pada racikan oseng mercon ini. Rasa pedasnya cukup nendang, hanya menurut kami teksturnya agak kurang empuk.

Tahu gejrot yang dulunya ditawarkan Ussy di restoran Lurik juga dihadirkan di Nasi Bejeg Wijaya. Tahunya dibalut tepung, jadi ketika digoreng menghasilkan tekstur yang renyah.

Nasi Bejeg Wijaya, warung makan milik Ussy SulistiawatyNasi Bejeg Wijaya, warung makan milik Ussy Sulistiawaty Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Kami menyukai tahu gejrot ini, karena walaupun sudah disiram kuah masih terasa tekstur renyah. Kuahnya juga sedap, paduan rasa manis, asam, pedas, dan gurihnya menyatu di lidah.

Kalau penasaran ingin mencoba masakan Ussy Sulistiawaty, kamu bisa mencobanya di Nasi Bejeg Wijaya. Kami merekomendasikan berkunjung pada pukul 15.00 WIB, karena sudah tak begitu ramai.

(yms/odi)



Sumber : food.detik.com

Nikmatnya Buka Puasa di Yello Manggarai, Harga Murah-View Bikin Betah


Jakarta

Ramadan menjadi momen penting bagi umat Islam dengan segala keberkahan dan karunia-Nya, salah satunya dengan menjalani ibadah puasa. Mendengar kata puasa, tentu Anda akan langsung mengingat aktivitas Buka Puasa Bersama yang kerap ditunggu-tunggu dengan ragam menu lezat, seperti kolak pisang, es campur, takjil, dan aneka makanan lainnya.

Menyambut Ramadan, Yello Hotel Manggarai menyajikan momen berbuka puasa yang luar biasa dengan panorama sunset Jakarta. Pilihan berbuka dengan pemandangan indah ini bisa menjadi teman Anda menunggu azan magrib berkumandang.

Yello Hotel Manggarai menghadirkan paket berbuka puasa dengan tema Taste of Nusantara. Hidangan buffet yang disajikan terdiri dari beragam menu Indonesia. Khusus Ramadan, ada sajian spesial seperti Ayam Bakar Kalasan, Ayam Masak Woku, Ayam Betutu, Ikan Masak Bumbu Aceh, Mie Dog Dog Semarang, dan masih banyak lagi.


Selain itu, ada jugacamilan buka puasa yang tidak kalah enaknya, seperti batagor, martabak telur, bakwan malang, siomay bandung, hingga bakso aci. Pencinta manis sudah pasti dapat menikmati berbagai macam hidangan manis lezat seperti Kolak Pisang, Jajanan Pasar, dan sejenisnya sebagai takjil.

adv yello manggarai

Foto: dok. Yello Manggarai

Taste of Nusantara dibagi menjadi 2 tempat dan 2 paket yang tersedia dengan harga Rp 150.000 nett per pax di Wok’N’Tok Restaurant yang terletak di lantai Ground Yello Manggarai. Atau dengan harga Rp 185.000 nett per pax untuk berbuka puasa di lantai 9 dengan sajian pemandangan langit kota Jakarta. Dapatkan promo BUY 10 GET 1 FREE untuk paket iftar ini.

Nikmati juga harga spesial untuk periode 11-14 Maret 2024 dengan harga Rp 168.000 untuk PERON dan RP 130.000 di Wok’N’Tok. Ada pula promo khusus pengguna BRI berupa CASHBACK sebesar Rp 150.000 dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

adv yello manggarai

Foto: dok. Yello Manggarai

Untuk informasi lebih lanjut dan booking, Anda bisa menghubungi 0811 1914 9434 atau mengirimkan email ke info-yello-manggarai@tauzia.com. Silakan hubungi Marketing & Branding Yello Hotel Manggarai Arafat Diposamudra untuk kerja sama dan penawaran khusus.

(Tagsite/Yello Manggarai)



Sumber : food.detik.com

Begini Rasa Roll Cake Viral dari Jogja yang Stoknya Terbatas!


Jakarta

Di Jogja ada toko roti viral yang terkenal dengan kreasi roll cake. Namun, proses pemesanannya cukup sulit karena perlu pre-order sampai berbulan-bulan! Begini cita rasanya.

Selain gudeg dan bakpia, di Jogja juga ada toko roti viral yang menawarkan roll cake dengan berbagai varian rasa.

Nama toko rotinya Wahyu Austin Roemah Pastry. Memang, mereka hanya berjualan di rumah yang berlokasi di daerah Sleman, Jogjakarta. Namun, aneka cake, pastry, dan kue lain yang mereka jual tidak bisa langsung dibeli begitu saja.


Terutama roll cakenya yang viral. Pelanggan perlu antre dari pagi, ikut jastip, ataupun pre-order terlebih dahulu karena stok yang mereka sediakan terbatas. Sedangkan, permintaan pelanggan cukup besar.

Bahkan saat ini, Wahyu Austin hanya melayani pembelian langsung mulai pukul 09.15 WIB pagi sampai stoknya habis. Namun, untuk produk lain masih bisa dipesan secara bebas.

Pengunjung di luar Jogja tetap bisa memesan roll cake ini yang akan dikirim melalui ekspedisi. Untuk pengiriman keluar kota, kamu disarankan menghubungi Eri yang memang sudah bermitra dengan Wahyu Austin untuk membelanjakan pesanan pelanggan dari luar kota.

Namun, karena stok yang terbatas, pelanggan luar kota pun tidak bisa memilih jumlah dan varian rasa yang diinginkan.

DetikFood ikut pre-order Wahyu Austin Roll Cake sejak 29 Februari lalu. Pak Eri memang tidak bisa memastikan waktu pengirimannya kapan. Beruntung, kami hanya perlu menunggu kurang lebih 4 sampai 5 hari.

Sebenarnya ada 7 varian rasa, mulai dari Blueberry, Cheese, Opera, Chocolate, Green tea, Nougat, dan Orange. Namun, karena tidak bisa memilih rasa dan jumlah, kami pun hanya dapat satu rasa yaitu varian cheese yang dikenal paling enak dan favorit.

Harga satu roll cakenya dibanderol Rp 95.000. Belum termasuk ongkos kirim ke luar kota.

Roll cakeRoll cakenya dikemas dalam kardus seperti ini dan bagian dalamnya dilapisi lagi dengan kertas kue. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Namun, roll cake ini kami terima dengan kondisi aman. Tidak ada kemasan yang sobek atau penyok sama sekali. Setelah sampai, lebih baik langsung dimasukkan ke freezer.

Kami mencobanya 2 hari setelah roll cake ini sampai. Roll cakenya masih punya tampilan dan kualitas yang sempurna. Dikemas dalam box dan dilapisi lagi dengan kertas kue hingga menutupi seluruh bagian roll cake.

Roll cake ini memiliki ukuran 4×30 cm. Cukup panjang, tetapi diameternya tidak begitu lebar dan besar.

Roll cakeBegini tampilan dalam Roll cake yang sudah dipotong namun masih setengah beku. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Untuk varian cheese, adonan bolunya memiliki tampilan warna kuning kecokelatan. Tidak ada taburan keju yang melapisi bolu gulung ini. Bagian dalamnya juga didominasi dengan warna kuning dari bolu dan cream cheesenya.

Setelah keluar dari freezer, roll cakenya perlu didiamkan beberapa saat karena masih beku. Kurang lebih tunggu sekitar 5 sampai 7 menit sampai roll cake bisa mulai dipotong.

Kami sempat mencicipi roll cake ketika masih setengah beku. Adonan lapisan terluar bolu tetap terasa lembut. Bagian dalam butter cream cheesenya saja yang masih beku. Karena beku, sensasi rasanya pun seperti makan es krim dengan bolu.

Namun, ketika roll cake sudah mulai balik ke suhu awal, kami bisa merasakan adonan bolu yang lebih lembut lagi. Komposisi dan tekstur bolunya juga tidak yang begitu padat dan bikin seret.

Roll cakeKalau ini Roll cake yang sudah tidak beku. Tekturnya lembut dan bagian dalamnya lumer. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Isian krim kejunya juga melimpah. Rasanya, seperti menikmati cheesecake. Rasa kejunya cenderung manis susu, seperti menikmati vla keju, bukan rasa keju yang gurih.

Kejunya sangat pas dipadukan dengan bolu gulung vanilla yang tidak begitu manis. Ketika masuk ke mulut, semua adonan bolu beserta isian krim kejunya langsung meleleh.

Untuk harga Rp 95.000, menurut kami sepadan dengan kualitas dan rasanya. Sayangnya, ukurannya roll cake ini memang lebih kecil dibandingkan roll cake yang dijual di kebanyakan toko roti.

Roll cake ini juga tidak bisa didiamkan terlalu lama di luar karena adonannya bisa mulai melembek dan meleleh.

Jika penasaran ingin coba, kamu bisa menghubungi langsung nomor WhatsApp Wahyu Austin Roemah Pastry di nomor +62 813-9119-7493.

Jika berada di Jogja, kamu bisa menghampirinya di lokasi Perumahan Taman cemara, Jl. Taman Cemara Blok G No.1, Jenengan, Maguwoharjo, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281. Buka pukul 09.00 – 13.00 WIB.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Ada Garang Asem dan Jangan Lombok Nikmat di Resto ala Jawa


Jakarta

Di Kebayoran Lama ada restoran Jawa dengan suasana tradisional yang kental. Meskipun menunya didominasi masakan Jawa, tapi ada juga menu Nusantara lain yang bisa dicoba.

Di Jakarta, beberapa restoran menghadirkan nuansa tradisional ala Jawa. Bangunannya didominasi kayu dengan ornamen-ornamen khas yang memunculkan suasakan khas kampung halaman nan nyaman.


Salah satunya, Pawon Sambal Kenthir yang berlokasi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Selain dekorasi yang memberikan suasana nyaman, restoran ini juga punya menu beragam.

Pawon Sambal KenthirBegini bagian depan restoran Pawon Sambal Kenthir yang berlokasi di Kebayoran Lama. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Pilihan makanannya mulai dari masakan khas Jawa, seperti garang asem, sampai makanan khas Papua, seperti papeda juga bisa ditemui di sini.

Restoran ini pun bisa menjadi alternatif sebagai tempat buka puasa bersama. Areanya cukup luas dan menu makanannya juga memuaskan. Fasilitasnya juga lengkap, mulai dari parkiran luas, toilet, musholla, sampai playground juga ada.

Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
Nama Tempat Makan Pawon Sambal Kenthir
Alamat Jl. Raya Kebayoran Lama No. 3, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan
Instagram @pawonsambalkenthir
Jam Operasional Senin-Minggu 07.00 – 23.00 WIB
Estimasi Harga Rp 50.000 – 100.000 / orang
Tipe Kuliner Kuliner nusantara
Fasilitas
  • Musholla
  • Ruangan indoor
  • Ada meja kursi biasa dan lesehan
  • Toilet
  • Playground
  • Tempat parkir luas

1. Restoran bertema Jawa dengan menu Nusantara

Pawon Sambal KenthirBegini suasana di dalam restoran Pawon Sambal Kenthir. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Dari nama ‘Pawon Sambal Kenthir’ mungkin restoran yang baru buka sekitar 1 tahun ini terdengar seperti restoran Jawa. Ditambah arsitektur Jawa yang khas, dengan sentuhan warna cokelat dan kayu.

Restoran yang punya suasana sejuk dengan pencahayaan ‘remang-remang’ ini juga membuat kamu serasa makan di Jawa. Namun, restoran ini tidak sekadar menawarkan menu khas Jawa.

Pawon Sambal KenthirSuasana hingga arsitekturnya mirp seperti restoran ala Jawa. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Menu Nusantara lainnya datang dari Manado sampai Papua. Variasi rasa masakan yang ditawarkan juga lebih kompleks. Ada masakan Jawa yang manis ringan, Manado yang pedas gurih, sampai Papua yang asam segar.

Menurut salah satu pegawai, pemilik restoran ini berasal dari Papua. Tidak heran jika ditengah-tengah masakan Jawa, Sunda dan Manado, ada juga menu makanan Papua yang sangat jarang ditemui di banyak restoran bergaya Nusantara.

2. Garang Asem Dalem Bambu yang segar

Pawon Sambal KenthirMenu yang tidak boleh dilewatkan yaitu Garang Asemnya. Ada pilihan ayam dan daging. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Kalau datang ke restoran ini kamu tentu perlu mencoba sejumlah menu khas Jawa. Garang Asem jadi salah satu yang tidak boleh dilewatkan.

Kami memesan seporsi Garang Asem Ayam (Rp 79.000). Sebenarnya bisa pilih mau ayam atau daging. Ayamnya pun bisa dimasak satu ekor maupun 1/2 ekor.

Garang asem ayam kampung disajikan dalam wadah berbentuk potongan setengah bambu dengan pelapis daun pisang.

Seporsinya terdiri dari beberapa potongan ayam kampung, potongan belimbing wuluh, cabe, hingga sereh. Disiram dengan kuah santan yang gurih.

Secara keseluruhan, rasanya perpaduan antara asam, gurih, pedas. Namun, lebih didominasi rasa asam dari belimbing wuluhnya.

Gurih santannya juga terasa, tetapi rasa pedasnya tidak begitu kuat. Pedasnya baru terasa ketika kamu menggigit potongan cabenya.

Cita rasa ayamnya sendiri dominan seperti bumbu santan. Potongannya memang kecil-kecil, tetapi dagingnya empuk dan cukup mudah dipotong.

Disarankan makan saat masih hangat agar lebih nikmat. Porsi yang cukup besar ini bisa dinikmati untuk 2 sampai 3 orang.

Cita rasa Jangan Lombok hingga Nasi khas Manado bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

3. Jangan lombok ala Jawa yang manis ringan

Pawon Sambal KenthirJangan Lombok Ndesonya juga tidak kalah nikmat. Bisa dinikmati begitu saja dengan nasi hangat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Jangan Lombok juga tidak boleh dilewatkan jika kamu makan di restoran ala Jawa. Terdiri dari bahan-bahan sederhana, tetapi rasanya menggungah selera.

Kalau tidak begitu suka sayuran hijau, hidangan Jangan Lombok ini menjadi pengganti yang pas.

Semangkuk (Rp 35.000) terdiri dari potongan tempe, krecek, dan pete. Disiram dengan kuah santan dan disajikan dalam wadah mangkuk dari tanah liat.

Rasa gurih santannya tidak begitu kuat. Kuahnya cenderung lebih manis dan ada jejak rasa pete yang menempel di kuah. Kreceknya pun lembut, tidak alot, dan tidak bau.

Tempenya juga dimasak dengan sempurna. Dimakan begitu saja dengan nasi putih hangat juga sudah nikmat.

4. Nasi Bakar Cakalang dan Nasi Khas Manado yang tak kalah enak

Pawon Sambal KenthirKalau mau menu nasi, bisa pesan seporsi Nasi Bakar Cakalang seperti ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Selain menu Jawa yang manis gurih, kamu juga bisa menemukan menu khas Manado yang didominasi rasa gurih pedas.

Menu yang sayang dilewatkan yaitu Nasi Bakar Cakalang (Rp 40.000) dan Paket Nasi Manado (Rp 85.000).

Nasi Bakar Cakalangnya tidak disajikan begitu saja, tetapi dilengkapi dengan lalapan dan sambal tambahan. Seporsi nasi bakarnya terdiri dari suwiran ikan cakalang yang sudah dimasak dengan irisan cabe.

Rasa nasi bakar cakalangnya gurih pedas dan sentuhan aroma smokey yang nikmat. Secara keseluruhan, nasi bakar cakalangnya sudah cukup pedas. Jika kurang pedas, kamu bisa menambah sambalnya lagi.

Pawon Sambal KenthirPilihan menu nasi lainnya ada Nasi khas Manado yang sepiring dilengkapi beberapa lauk pauk. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Untuk pilihan nasi yang lebih mengenyangkan, bisa pesan Nasi Khas Manado. Sepiringnya terdiri dari nasi putih, cakalang cabe rica, ayam bumbu woku, tumis kangkung,bunga pepaya, sampai sambal dabu-dabu.

Porsi setiap lauknya pas, tidak terlalu sedikit ataupun berlebihan. Kurang lebih ikan cakalangnya mirip seperti yang ada di nasi bakar. Namun, suwirannya lebih halus dan rasanya lebih pedas.

Bumbu wokunya menyerap sampai ke dalam daging. Cita rasanya perpaduan antara gurih pedas, dan ada aroma harum.Bunga papayanya juga nikmat karena tidak pahit. Namun, tumis kangkungnya tidak begitu spesial.

5. Colenak Ice Cream sebagai penutup

Pawon Sambal KenthirJangan lupa cicipi colenak ice cream sebagai hidangan penutup. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Pawon Sambal Kenthir juga punya beberapa pilihan dessert. Kami memesan Colenak Ice Cream (Rp 20.000) yang tampilannya begitu menarik.

Colenak atau ‘dicocol enak’ ini diketahui berasal dari Jawa Barat. Umumnya terbuat dari tape singkong yang dibakar, lalu dihidangkan dengan saus lelehan dari gula merah campur kelapa.

Namun kreasi colenak di Pawon Sambal Kenthir berbeda. Tape singkongnya dilapisi dengan kulit lumpia, kemudian digoreng. Tampilannya jadi lebih modern.

Colenak Ice Cream dilengkapi saus cokelat, taburan gula halus, dan topping strawberry. Es krimnya pun disajikan dalam wadah terpisah.

Tape singkongnya punya tekstur kulit yang renyah tetapi dalamnya lembut. Rasa tape singkongnya cukup mendominasi. Cara makannya dicocol ke es krim kelapa agar semakin enak.

Meskipun rasa tape singkong agak kuat, tetapi diimbangi dengan rasa manis yang pas dari saus cokelat dan taburan gula halusnya.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com