Category Archives: Tokocrypto

Tak Perlu Kartu Bank Lokal, WNA Bisa Bayar di Korea Lewat Stablecoin

Raksasa pembayaran Korea Selatan, BC Card, telah merampungkan proyek percontohan (pilot project) yang memungkinkan warga negara asing membayar merchant lokal menggunakan stablecoin. Langkah ini menandai keseriusan industri pembayaran Korea Selatan dalam merespons perkembangan aset kripto, khususnya stablecoin.

Dalam pengumuman pada Selasa waktu setempat, BC Card menyebut proyek ini dijalankan bersama perusahaan blockchain Wavebridge, penyedia dompet digital Aaron Group, serta perusahaan remitansi lintas negara Global Money Express. Melalui skema tersebut, pengguna asing mengonversi stablecoin yang tersimpan di dompet digital luar negeri, yang telah bermitra dengan BC Card, menjadi kartu prabayar digital untuk bertransaksi di Korea Selatan.

Dilaporkan Cointelegraph, BC Card menegaskan bahwa proyek ini bukan uji coba jangka pendek, melainkan bagian dari persiapan menuju implementasi sistem pembayaran berbasis stablecoin secara lebih luas. Inisiatif ini juga disebut sebagai respons atas dinamika dan arah baru regulasi stablecoin di Korea Selatan.

Sebagai salah satu perusahaan pembayaran terbesar di negara tersebut, BC Card dilaporkan memproses lebih dari 20% total transaksi kartu di Korea Selatan dan melayani sekitar 3,4 juta merchant domestik. Perusahaan ini mayoritas dimiliki oleh KT Corp, salah satu dari tiga raksasa telekomunikasi Korea Selatan.

Terkait transformasi ini, penasihat hukum Trust Wallet, Shehram Khattak, menilai bahwa adopsi teknologi baru seperti stablecoin akan menuntut perubahan mendasar di sektor keuangan. “Bank tidak hanya harus berhadapan dengan sistem lama dari sisi operasional, tetapi juga mengubah proses dan cara kerja seluruh departemen,” ujarnya.

Stablecoin Jadi Perhatian Serius di Korea Selatan

Dalam beberapa bulan terakhir, stablecoin menjadi isu strategis di industri keuangan Korea Selatan. Pada akhir Juli, media lokal melaporkan bahwa perusahaan kartu kredit mulai bersiap menghadapi potensi disrupsi dari stablecoin, seiring dibentuknya satuan tugas bersama industri kartu kredit saat regulator membuka diskusi terkait penerbitan stablecoin berbasis won.

BC Card sendiri dilaporkan telah membentuk tim internal khusus untuk memantau perkembangan pasar stablecoin, baik di dalam negeri maupun global. Namun demikian, regulasi stablecoin di Korea Selatan masih mengalami hambatan.

Awal bulan ini, Financial Services Commission (FSC) gagal menyerahkan rancangan aturan stablecoin sesuai tenggat yang diminta oleh Partai Demokrat, partai berkuasa. Penundaan tersebut disebut terjadi akibat perbedaan pandangan antara FSC dan Bank of Korea (BOK). BOK mendorong agar bank memiliki setidaknya 51% kepemilikan pada setiap penerbit stablecoin yang ingin memperoleh izin, sementara regulator lain menginginkan ekosistem yang lebih terbuka.

Tren Global: Stablecoin Menantang Sistem Pembayaran Tradisional

Secara global, stablecoin semakin dipandang sebagai alternatif atau pelengkap bagi metode pembayaran tradisional seperti kartu dan transfer bank. Adopsinya terus meluas, termasuk langkah YouTube yang memungkinkan kreator konten di AS menerima pembayaran dalam stablecoin PayPal USD (PYUSD), serta Visa yang telah meluncurkan layanan penyelesaian transaksi menggunakan USD Coin (USDC) untuk sejumlah institusi keuangan di Amerika Serikat.

Dengan rampungnya pilot project BC Card, Korea Selatan kini berada di barisan depan Asia dalam menguji penggunaan stablecoin untuk pembayaran ritel, membuka peluang perubahan besar dalam lanskap industri pembayaran di masa depan.

Baca juga: Apa itu Stablecoin USAT? Stablecoin Baru Tether yang Patuhi Regulasi AS


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

3 Altcoin Perp DEX Teratas Berdasarkan Market Cap, Avantis Teratas

Kategori Perpetual Decentralized Exchange (Perp DEX) kembali mencuri perhatian pasar kripto. Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru, sejumlah token Perp DEX menunjukkan performa menonjol baik dari sisi harga maupun volume perdagangan dalam 24 jam terakhir.

Berikut 3 top altcoin Perp DEX coin berdasarkan market capitalization yang saat ini mendominasi sektor tersebut dikutip CoinMarketCap.

1. Avantis (AVNT)

Pergerakan harga Dar Avantis (AVNT/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dar Avantis (AVNT/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Avantis (AVNT) menempati posisi teratas Perp DEX coin berdasarkan kapitalisasi pasar. Token ini diperdagangkan di level $0.3706, dengan kenaikan 23.90% dalam 24 jam dan lonjakan 47.42% dalam 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar AVNT tercatat mencapai $95.69 juta, sementara volume perdagangan 24 jamnya menyentuh angka $279.08 juta. Tingginya volume ini menandakan minat pasar yang kuat terhadap Avantis di sektor perdagangan perpetual terdesentralisasi.

2. ApeX Protocol (APEX)

Di posisi berikutnya, ApeX Protocol (APEX) mencatatkan kapitalisasi pasar sebesar $54.90 juta. Harga APEX berada di kisaran $0.4351, dengan kenaikan 7.88% dalam 24 jam dan 7.41% dalam 7 hari.

Volume transaksi harian APEX mencapai $12.01 juta, mencerminkan aktivitas perdagangan yang stabil. ApeX Protocol dikenal sebagai salah satu Perp DEX yang fokus pada efisiensi dan pengalaman trader derivatif kripto.

3. Orderly (ORDER)

Orderly (ORDER) masuk dalam daftar 3 besar Perp DEX coin dengan kapitalisasi pasar $35.55 juta. Token ini diperdagangkan di harga $0.1007, naik 7.42% dalam 24 jam dan 10.96% dalam 7 hari terakhir.

Volume perdagangan ORDER tercatat sebesar $7.57 juta dalam 24 jam, dengan suplai beredar sekitar 352.72 juta token. Orderly terus membangun posisinya sebagai infrastruktur likuiditas untuk perdagangan derivatif on-chain.

Persaingan Ketat di Sektor Perp DEX

Selain 3 token teratas tersebut, beberapa Perp DEX coin lain seperti Aevo (AEVO) dan SynFutures (F) juga mencatatkan aktivitas pasar yang signifikan, meskipun kapitalisasi pasarnya masih berada di bawah AVNT, APEX, dan ORDER.

Pengamat menilai sektor Perp DEX masih memiliki ruang pertumbuhan seiring meningkatnya kebutuhan trader terhadap platform derivatif yang transparan dan non-kustodial. Meski demikian, volatilitas tetap menjadi faktor risiko yang perlu diperhatikan investor.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga XRP US$1,85, Arus Dana ETF Jadi Sinyal Mengejutkan Pasar

Harga XRP yang tertekan selama hampir enam bulan terakhir mulai menunjukkan tanda-tanda perubahan. Data on-chain terbaru serta arus dana ke Exchange Traded Fund (ETF) XRP mengindikasikan bahwa tekanan jual yang masif berpotensi mereda, meski secara teknikal tren harga masih berada dalam fase menurun.

Sejak peluncurannya bulan lalu, ETF XRP Spot yang terdaftar di Amerika Serikat belum mencatat satu pun arus keluar dana. Total arus masuk bersih telah mencapai US$1,13 miliar, dengan total aset kelolaan (AUM) menyentuh US$1,25 miliar. Pada Selasa (waktu setempat), ETF XRP mencatat arus masuk sebesar US$8,19 juta, menandai hari ke-28 berturut-turut dengan inflow positif.

Arus Masuk Dana ETF XRP

Berdasarkan data SoSoValue, hanya ETF XRP milik Franklin Templeton (XRPZ) yang mencatat inflow pada hari tersebut, sementara ETF lainnya stagnan akibat rendahnya aktivitas perdagangan selama musim liburan. Hingga kini, Spot XRP ETF milik Canary Capital (XRPC) memimpin dengan total inflow US$384 juta, disusul oleh ETF dari Bitwise dan Grayscale.

Selain itu, data aliran dana CoinShares menunjukkan adanya rotasi investor institusional dari ETF Bitcoin dan Ethereum ke ETF XRP. Perpindahan ini dipicu oleh perkembangan positif seputar XRP serta membaiknya sentimen komunitas.

Dilaporkan Coingape, dari sisi on-chain, indikator Exchange Reserve XRP di Binance menunjukkan penurunan tajam hingga 2,6 miliar XRP. Angka ini menjadi level terendah sejak Juli 2024 di bursa kripto terbesar dunia tersebut. Penurunan cadangan di bursa biasanya mengindikasikan investor dan whale memindahkan aset ke dompet pribadi, yang berpotensi mengurangi tekanan jual dan menciptakan efek kelangkaan pasokan.

Sementara itu, metrik XRP Whale Flows 30-DMA juga menunjukkan pelemahan tekanan jual dari para whale, meski masih berada di zona negatif. Hal ini memperkuat sinyal bahwa aksi distribusi besar-besaran mulai mereda.

Baca juga: XRP Terancam Anjlok 50%? Harga Bertahan di Support Kritis

Analisis Teknikal XRP

Pergerakan harga Dar XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dar XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Namun, secara teknikal, tantangan masih membayangi. XRP perlu bertahan di zona permintaan krusial antara US$1,80 hingga US$1,90 untuk menjaga struktur bullish jangka menengah. Indikator Relative Strength Index (RSI) masih berada di area bawah dan belum mengonfirmasi pembalikan tren secara jelas.

Trader veteran Peter Brandt sebelumnya menyebut bahwa potensi pola double top bearish pada grafik mingguan bisa gagal jika harga XRP memantul dari kondisi RSI yang oversold. Sebaliknya, jika level US$1,80 gagal dipertahankan, narasi bullish dari data on-chain dan teknikal berisiko runtuh dan membuka peluang penurunan harga hingga US$1.

Pada saat penulisan, harga XRP berada di level US$1,85, turun lebih dari 1% dalam 24 jam terakhir. Harga tertinggi harian tercatat di US$1,90 dan terendah di US$1,84. Volume perdagangan juga turun sekitar 19% dalam periode yang sama.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Alarm Bahaya! Harga Solana di US$124 Terancam Jatuh ke US$100

Harga Solana (SOL) kembali berada di bawah tekanan setelah anjlok tajam dalam beberapa bulan terakhir. Dari puncaknya pada Agustus lalu, harga SOL telah merosot sekitar 50%, menandai masuknya aset kripto ini ke fase bear market.

Pada perdagangan terbaru, token Solana tercatat berada di kisaran US$124,50. Namun, sejumlah indikator teknikal dan fundamental menunjukkan risiko penurunan lanjutan masih terbuka.

Aktivitas Jaringan Solana

Berdasarkan data Nansen, aktivitas jaringan Solana mengalami perlambatan signifikan. Jumlah transaksi turun 10% dalam 30 hari terakhir menjadi 1,79 miliar transaksi. Meski demikian, Solana masih menjadi jaringan paling aktif di industri kripto, dengan total transaksi melampaui gabungan lima blockchain terbesar berikutnya.

Dilaporkan Crypto News, penurunan juga terjadi pada jumlah alamat aktif yang menyusut 5,7% menjadi 60,1 juta alamat. Yang paling mencolok, pendapatan biaya jaringan (fees) merosot 21% menjadi sekitar US$14 juta.

Dari sisi ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi), total value locked (TVL) Solana tercatat turun ke US$18,57 miliar, jauh dari puncak tahunan di level US$30 miliar. Meski begitu, TVL dalam denominasi SOL masih menunjukkan tren kenaikan.

Aktivitas lainnya juga melemah. Volume transaksi yang telah disesuaikan anjlok 30% menjadi US$238 miliar, sementara jumlah pemegang SOL turun 9% menjadi 3,4 juta alamat. Kondisi ini terjadi di tengah pelemahan pasar kripto secara keseluruhan, yang membuat sebagian investor keluar dari pasar.

Baca juga: Harga Solana Tiba-tiba Berbalik Arah! Buka Peluang Lonjakan ke US$144

Analisis Teknikal Solana

Pergerakan harga Dar Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dar Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Data Nansen juga menunjukkan arus keluar stablecoin dari bursa kripto menurun, dari US$94 miliar pada November menjadi sekitar US$85 miliar saat ini, mengindikasikan berkurangnya minat perdagangan.

Dari sisi teknikal, grafik harian menunjukkan harga SOL telah jatuh dari US$252,55 pada Agustus ke level saat ini di sekitar US$124 dan bergerak di bawah seluruh rata-rata pergerakan utama. Pola bearish flag yang terbentuk mengindikasikan kelanjutan tren turun, terlebih setelah harga menembus batas bawah pola tersebut.

Dengan kondisi ini, analis menilai tekanan jual masih berpotensi berlanjut, dengan target penurunan berikutnya menuju level psikologis US$100. Jika tercapai, harga Solana akan mengalami penurunan tambahan sekitar 20% dari posisi saat ini.

Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

OJK Umumkan Exchange Kripto Berizin, Tokocrypto Termasuk di Dalamnya

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Whitelist Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto sebagai acuan legalitas transaksi kripto di Indonesia. Dalam daftar tersebut, Tokocrypto tercantum sebagai salah satu Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang telah berizin dan berada di bawah pengawasan langsung OJK.

Penerbitan whitelist ini mencakup PAKD berizin serta Calon Pedagang Aset Keuangan Digital (CPAKD) terdaftar, dan menjadi rujukan utama bagi masyarakat untuk memastikan keamanan serta legalitas platform kripto yang digunakan. OJK menegaskan bahwa hanya entitas yang tercantum dalam daftar resmi tersebut yang diperbolehkan menyelenggarakan perdagangan aset kripto di Indonesia.

Dalam keterangan resminya pada Jumat (19/12/2025), OJK menyampaikan bahwa whitelist diterbitkan sebagai bagian dari penguatan perlindungan konsumen dan upaya menjaga integritas industri aset keuangan digital nasional. Daftar tersebut memuat nama entitas beserta aplikasi atau platform yang telah memperoleh izin atau penetapan resmi dari OJK, termasuk Tokocrypto yang selama ini aktif mendorong praktik perdagangan kripto yang patuh regulasi.

Dasar Hukum dan Konsekuensi Hukum Exchange Ilegal

Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra.
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra.

Baca juga: OJK: Investor Kripto Tembus 19 Juta, Siap Salip Investor Pasar Modal?

OJK menegaskan bahwa whitelist wajib dijadikan acuan utama oleh masyarakat. Entitas yang tidak tercantum dalam daftar resmi dinyatakan tidak berizin dan tidak berada dalam pengawasan OJK, sehingga berpotensi menimbulkan risiko bagi konsumen.

Kebijakan ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Dalam Pasal 218 UU P2SK, disebutkan bahwa setiap penyelenggara teknologi sektor keuangan wajib memenuhi ketentuan perizinan sesuai kewenangan Bank Indonesia atau OJK.

Sementara itu, Pasal 304 UU P2SK mengatur sanksi pidana bagi pihak yang menjalankan kegiatan perdagangan aset keuangan digital tanpa izin. Pelanggaran dapat dikenai hukuman penjara paling singkat lima tahun dan paling lama sepuluh tahun, serta denda mulai dari Rp1 miliar hingga Rp1 triliun.

Seiring dengan terbitnya whitelist, OJK mengimbau masyarakat untuk hanya melakukan transaksi aset kripto melalui platform yang telah berizin, termasuk Tokocrypto, dengan memastikan kesesuaian nama entitas, aplikasi, dan alamat situs dengan daftar resmi yang dipublikasikan.

OJK juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tautan tidak resmi, domain menyerupai (typosquatting), maupun promosi mencurigakan di media sosial dan grup percakapan. Termasuk pula kegiatan yang dikemas sebagai edukasi atau komunitas kripto, tetapi di dalamnya terdapat ajakan menggunakan platform yang tidak tercantum dalam whitelist.

Tokocrypto Masuk Whitelist OJK

Ilustrasi Tokocrypto terus tumbuh di industri kripto. Foto: Tokocrypto.
Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

Dalam whitelist yang dirilis OJK per 19 Desember 2025, Tokocrypto tercatat sebagai salah satu PAKD berizin di Indonesia. Keberadaan Tokocrypto dalam daftar ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menjalankan operasional sesuai ketentuan regulator serta memperkuat perlindungan konsumen di industri aset kripto nasional.

Selain Tokocrypto, whitelist tersebut juga memuat sejumlah pedagang aset kripto berizin dan CPAKD terdaftar lainnya, serta lembaga pendukung seperti bursa aset keuangan digital, lembaga kliring, dan kustodian yang telah memperoleh izin resmi.

OJK kembali mengingatkan masyarakat untuk menerapkan prinsip Legal dan Logis (2L) dalam memilih produk dan layanan aset kripto. Legal berarti memastikan platform memiliki izin dan tercantum dalam whitelist OJK, sementara Logis berarti mencermati penawaran imbal hasil yang diberikan. Janji keuntungan yang tidak wajar perlu diwaspadai karena berpotensi merupakan skema ilegal.

Ke depan, OJK akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum serta kementerian dan lembaga terkait untuk menindak pihak yang menyelenggarakan perdagangan aset kripto tanpa izin, guna menciptakan ekosistem aset keuangan digital yang aman, kredibel, dan berkelanjutan di Indonesia.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisis Teknikal dan Peluang 24 Desember 2025

Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Rabu, 24 Desember 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

Rangkuman Berita Hari Ini

  1. Bitmine Tambah ETH ke Treasury

Perusahaan milik Tom Lee, Bitmine, kembali menambah 67.886 ETH senilai ~$201 juta ke dalam treasury-nya. Kepercayaan institusional terhadap Ethereum sebagai aset treasury makin kuat, mengikuti jejak strategi BTC corporate.
Sentimen: Bullish untuk ETH

  1. Emas Cetak All-Time High Baru

Harga emas kembali menembus ATH di $4.500. Permintaan aset lindung nilai meningkat di tengah ketidakpastian global. Jangka pendek bisa jadi kompetitor BTC sebagai store of value, tapi juga menguatkan narasi hard assets.

  1. S&P 500 Cetak Rekor Tertinggi

Indeks S&P 500 menutup perdagangan di atas 6.909, ATH baru sepanjang sejarah. Risk appetite di pasar saham AS masih sangat kuat. Mendukung sentimen risk-on untuk aset berisiko, termasuk kripto.

  1. Circle Cetak USDC Besar-besaran

Circle mencetak $1,5 miliar USDC dalam sepekan, termasuk $500 juta hari ini. Permintaan likuiditas on-chain meningkat, biasanya menjadi leading indicator aktivitas trading & DeFi.
Sentimen: Positif untuk pasar kripto secara umum

  1. Bhutan Bangun Ekonomi “Green Bitcoin

Bhutan secara diam-diam membangun ekonomi Bitcoin berbasis negara, memanfaatkan surplus tenaga air untuk mining BTC di bawah regulasi ketat. Bitcoin makin diposisikan sebagai aset strategis negara sekaligus solusi energi hijau.
Sentimen: Bullish jangka panjang untuk BTC

Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

ALGO/USDT (🔼 +4.61%)

  • Entry: $0.1127
  • Stop Loss: $0.1095
  • Take Profit: $0.1179

ALGO/USDT di timeframe 4 jam terlihat mulai bangun dari support kuat di area sekitar $0.1095-$0.1127, yang memicu pantulan harga ke sekitar $0.1141 🚀. Selama harga mampu bertahan di atas area entry $0.1141, peluang naik masih terbuka menuju resistance $0.1179 sebagai target take profit.

Indikator RSI di kisaran 56 menunjukkan momentum mulai menguat tanpa kondisi overbought, sementara MACD perlahan berbalik naik, menandakan potensi lanjutan rebound. Namun, jika harga turun dan tembus $0.1095, skenario ini gugur dan stop loss perlu dijaga disiplin.

IMX/USDT (🔼 +6.96%)

  • Entry: $0.230
  • Stop Loss: $0.221
  • Take Profit: $0.246

IMX/USDT di timeframe 4H terlihat mulai naik sekitar $0.221-$0.230, lalu harga bergerak stabil di atas area entry $0.234 yang kini berperan sebagai pijakan. Selama harga mampu bertahan di atas $0.230, peluang kenaikan tetap terbuka dengan target realistis ke resistance $0.246 sebagai area take profit, sementara skenario gagal perlu diwaspadai jika turun dan tembus $0.221 sebagai stop loss.

RSI yang mengarah naik di kisaran 56 dan MACD yang mulai membentuk momentum positif mengisyaratkan buyer perlahan mengambil alih

THETA/USDT (🔼 +8.86%)

  • Entry: $0.275
  • Stop Loss: $0.265
  • Take Profit: $0.301

THETA/USDT di timeframe 4 jam terlihat sedang memantul dari support sekitar $0.276, ditandai dengan candle hijau beruntun dan volume mulai hidup. Area entry ideal di $0.278, dengan stop loss di $0.265 untuk jaga risiko jika pantulan gagal.

Selama harga mampu bertahan di atas support tersebut, peluang naik terbuka menuju resistance $0.301 sebagai target take profit. RSI yang mulai naik dari area lemah dan MACD yang perlahan mendatar memberi sinyal bahwa tekanan jual mereda


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network (PI) Naik Tipis 0,91%: Rebound Teknis atau Bukan?

Harga Pi Network (PI) mencatatkan kenaikan 0,91% dalam 24 jam terakhir ke level $0,204, memberikan secercah harapan di tengah tren pelemahan yang masih membayangi aset kripto ini.

Meski kenaikan harian tersebut mengungguli performa 7 hari (+1,37%), PI masih berada dalam tekanan berat dengan koreksi -15,28% dalam 30 hari terakhir, serta penurunan tajam sekitar 93% dari all-time high (ATH) Februari 2025.

Pergerakan ini memunculkan pertanyaan penting di kalangan investor: apakah PI sedang membangun fondasi pemulihan, atau hanya memantul sementara akibat kondisi teknikal yang oversold?

Baca Juga: Harga Pi Network Turun 1,53%, Tekanan Jual Bayangi Pergerakan PI

Dorongan Ekosistem: Antara Harapan dan Skeptisisme

Pada 23 Desember, Pi Network Core Team meluncurkan dua inisiatif penting yang menjadi sorotan pasar. Pertama, pembaruan testnet DEX/AMM yang mengalihkan pasangan likuiditas menjadi berbasis PI sebagai aset utama.

Kedua, program holiday commerce, yang bertujuan mendorong penggunaan PI dalam transaksi dunia nyata melalui kemitraan merchant.

Secara konsep, perubahan pada DEX ini berpotensi mengurangi volatilitas harga, slippage, serta risiko manipulasi likuiditas dalam jangka panjang. Namun, pasar menilai dampaknya masih terbatas dalam jangka pendek.

Dengan pasokan beredar sekitar 1,7 miliar PI dan aktivitas on-chain yang relatif rendah, investor masih menunggu bukti nyata bahwa pembaruan ini mampu meningkatkan permintaan organik.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

Sementara itu, program belanja akhir tahun dinilai menyasar kelemahan utama Pi Network: minimnya adopsi nyata.

Meski langkah ini strategis, efeknya terhadap harga belum signifikan karena partisipasi merchant masih terbatas, ditambah tekanan dari token unlock sekitar 9 juta PI pada 25 Desember.

Fokus utama pasar kini tertuju pada volume transaksi selama periode liburan, serta seberapa dalam likuiditas DEX pasca-upgrade.

Analisis Teknikal: Sinyal Rebound Mulai Terbentuk

Dari sisi teknikal, PI menunjukkan tanda-tanda awal potensi rebound. Relative Strength Index (RSI) berada di 38,67, mendekati area oversold yang sering kali memicu pantulan harga jangka pendek.

Selain itu, histogram MACD berbalik positif (+0.0001478) untuk pertama kalinya dalam beberapa pekan, menandakan melemahnya tekanan jual.

Namun, sinyal ini belum cukup kuat untuk mengonfirmasi pembalikan tren. Harga PI masih bergerak di bawah semua moving average utama, termasuk SMA 7 hari di $0,206 dan SMA 30 hari di $0,222, yang menunjukkan bahwa kendali pasar masih berada di tangan seller.

Secara teknikal, level $0,20 menjadi support psikologis krusial. Selama level ini mampu dipertahankan, peluang rebound ke area $0,21–$0,22 tetap terbuka.

Sebaliknya, jika support tersebut jebol, PI berisiko kembali menguji low 2025 di sekitar $0,172.

Tantangan Fundamental Masih Membayangi

Meski ada katalis positif, Pi Network masih menghadapi tantangan struktural yang signifikan.

Token unlock harian senilai sekitar $5,8 juta, minimnya listing di bursa besar, serta ketidakjelasan roadmap open mainnet terus menjadi faktor pembatas reli harga.

Kondisi ini membuat kenaikan terbaru PI lebih banyak dipandang sebagai rebound teknikal, bukan perubahan tren jangka menengah.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun 0,76%: Tekanan Teknikal Bayangi Prospek

Kenaikan tipis harga Pi Network mencerminkan kombinasi antara kondisi oversold dan spekulasi terhadap inisiatif liburan yang diluncurkan Core Team. Namun, tanpa lonjakan adopsi nyata dan penurunan tekanan suplai, potensi upside PI masih terbatas.

Level kunci yang perlu diperhatikan investor adalah $0,20 menjelang token unlock 25 Desember.

Bertahannya harga di atas area tersebut akan menjadi sinyal penting apakah PI mampu mempertahankan momentum, atau kembali tertekan oleh realitas fundamentalnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum (ETH) Hari Ini Turun 1,49% ke $2.932, Konsolidasi?

Harga Ethereum (ETH) hari ini tercatat berada di level $2.932,87 per ETH, melemah 1,49% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi ini terjadi di tengah fase konsolidasi pasar kripto global, meskipun Ethereum masih mampu mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar.

Berdasarkan data terbaru, kapitalisasi pasar Ethereum mencapai $353,98 miliar, dengan volume perdagangan harian sebesar $20,27 miliar.

Sementara itu, jumlah ETH yang beredar berada di kisaran 120,69 juta koin, mencerminkan tingkat likuiditas yang masih kuat meski tekanan jual jangka pendek meningkat.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Menguat 1,7% ke $3.025, Bangkit dari Tekanan

Pergerakan Harga ETH: Tekanan Jangka Pendek Masih Terasa

Dalam 24 jam terakhir, ETH bergerak di rentang terendah $2.902,33 hingga tertinggi $2.986,10.

Fluktuasi ini menunjukkan pasar masih mencari arah, dengan pelaku pasar cenderung berhati-hati menyusul volatilitas yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Secara intraday, harga ETH turun sekitar $44,37, sejalan dengan penurunan 1 jam sebesar 0,65%, yang mengindikasikan tekanan jual masih cukup dominan.

Meski demikian, performa mingguan ETH relatif stabil, dengan perubahan +0,1% dalam 7 hari terakhir, menandakan adanya upaya pembeli mempertahankan level support penting.

Pergerakan harga Dar Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dar Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kinerja Historis: ETH Masih Dalam Fase Pemulihan

Jika ditarik lebih jauh, performa Ethereum menunjukkan gambaran yang lebih beragam.

Dalam 30 hari terakhir, harga ETH masih mencatatkan kenaikan 1,87% atau sekitar $53,87, mencerminkan upaya pemulihan setelah tekanan tajam sebelumnya.

Namun, tren jangka menengah hingga panjang masih menantang. Dalam 60 hari, ETH terkoreksi 25,24%, sementara dalam 90 hari terakhir penurunan mencapai 27,06%, atau sekitar $1.088 dari level sebelumnya.

Angka ini menunjukkan bahwa Ethereum masih berada dalam fase konsolidasi pasca-koreksi besar, dan belum sepenuhnya kembali ke tren bullish yang solid.

Sebagai catatan, rekor harga tertinggi Ethereum berada di $4.953,73, yang berarti harga saat ini masih turun lebih dari 40% dari level puncaknya.

Analisis Pasar: Konsolidasi di Tengah Ketidakpastian

Dari sisi struktur pasar, kapitalisasi pasar Ethereum yang terdilusi sepenuhnya (FDV) berada di angka $353,95 miliar, relatif sejalan dengan market cap saat ini.

Tidak adanya batas maksimum pasokan ETH membuat faktor permintaan dan aktivitas jaringan menjadi kunci utama dalam menentukan arah harga ke depan.

Volume perdagangan harian yang stabil di atas $20 miliar menunjukkan minat pasar terhadap ETH masih tinggi.

Namun, investor tampaknya menunggu katalis yang lebih kuat, baik dari sisi makroekonomi, kebijakan moneter global, maupun perkembangan ekosistem Ethereum seperti peningkatan jaringan dan adopsi aplikasi berbasis blockchain.

Level Teknis yang Perlu Diperhatikan

Secara teknikal, area $2.900 menjadi support jangka pendek yang krusial. Jika level ini mampu dipertahankan, ETH berpotensi melakukan rebound menuju area psikologis $3.000.

Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat dan support tersebut ditembus, ETH berisiko melanjutkan koreksi ke area yang lebih rendah.

Sementara itu, resistance terdekat berada di kisaran $2.980–$3.000, yang sebelumnya menjadi area penolakan harga.

Baca Juga: Harga ETH Hari Ini Terkoreksi ke $2.992, Bertahan di Area Psikologis $3K

Harga Ethereum hari ini menunjukkan pelemahan moderat di tengah pasar yang masih bergerak sideways. Meski tekanan jangka pendek masih terasa, stabilitas volume dan posisi ETH sebagai aset kripto utama memberikan sinyal bahwa minat investor belum surut.

Bagi pelaku pasar, fase ini dapat menjadi periode krusial untuk mengamati arah selanjutnya.

Pergerakan ETH di sekitar level $2.900–$3.000 akan menjadi penentu apakah Ethereum mampu melanjutkan pemulihan, atau justru kembali tertekan dalam jangka pendek.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun 0,91% ke $86.915, Sideways?

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin (BTC) masih berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami koreksi ringan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin tercatat di level $86.915,39 per BTC, melemah 0,91% secara harian.

Meski mengalami penurunan, pergerakan ini dinilai masih wajar mengingat kondisi pasar kripto global yang belum menemukan katalis kuat untuk mendorong tren baru.

Saat ini, kapitalisasi pasar Bitcoin mencapai $1,735 triliun, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto paling bernilai di dunia.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam sebesar $42,73 miliar mengindikasikan likuiditas yang tetap tinggi dan minat pelaku pasar yang belum surut.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Menguat ke $88.713, Pasar Uji Area $90K

Pergerakan Harga BTC dalam 24 Jam Terakhir

Pergerakan harga Dar Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dar Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dalam satu hari terakhir, Bitcoin bergerak di kisaran terendah $86.606,97 hingga tertinggi $88.320,55.

Penurunan harga sekitar $801,67 mencerminkan adanya tekanan jual jangka pendek, meski belum bersifat agresif.

Hal ini juga tercermin dari penurunan 1 jam sebesar 0,3%, yang menunjukkan volatilitas relatif terkendali.

Menariknya, di tengah koreksi harian tersebut, kinerja mingguan Bitcoin masih mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,06%.

Kondisi ini mengindikasikan adanya zona keseimbangan antara pembeli dan penjual di sekitar level harga saat ini.

Kinerja Historis Bitcoin: Koreksi Masih Mendominasi

Jika ditinjau dari perspektif yang lebih panjang, Bitcoin masih berada dalam fase penyesuaian setelah reli besar sebelumnya. Dalam 30 hari terakhir, harga BTC tercatat turun 0,39%, relatif datar namun mencerminkan pasar yang cenderung menunggu.

Tekanan lebih signifikan terlihat pada periode 60 hari, di mana Bitcoin terkoreksi 22,03%, serta 90 hari terakhir dengan penurunan 22,22% atau sekitar $24.824.

Angka ini menunjukkan bahwa BTC masih berjuang untuk pulih dari koreksi tajam setelah mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di $126.198,07.

Dengan posisi harga saat ini, Bitcoin masih diperdagangkan sekitar 30% di bawah ATH, membuka ruang pemulihan apabila sentimen pasar kembali membaik.

Fundamental Bitcoin Tetap Kuat

Dari sisi fundamental, Bitcoin tetap menunjukkan kekuatan jangka panjang. Jumlah BTC yang beredar kini mencapai 19,97 juta koin, atau sekitar 95,08% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

Artinya, suplai baru Bitcoin yang masuk ke pasar semakin terbatas, memperkuat narasi kelangkaan yang menjadi daya tarik utama aset ini.

Selain itu, kapitalisasi pasar terdilusi sepenuhnya (FDV) Bitcoin berada di level $1,824 triliun, mencerminkan potensi valuasi jangka panjang BTC ketika seluruh suplai telah beredar.

Level Support dan Resistance yang Perlu Diperhatikan

Secara teknikal, area $86.500–$87.000 menjadi support penting dalam jangka pendek. Selama level ini mampu dipertahankan, Bitcoin masih memiliki peluang untuk kembali menguji area resistance di kisaran $88.000 hingga $90.000.

Namun, jika tekanan jual meningkat dan BTC turun di bawah support tersebut, risiko koreksi lanjutan ke level yang lebih rendah tetap terbuka.

Sebaliknya, penembusan kuat di atas $90.000 berpotensi menjadi sinyal awal kembalinya momentum bullish.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bertahan di $88.117, Pasar Masih Waspada

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi dengan tekanan jual yang relatif terkendali.

Meski koreksi jangka menengah masih membayangi, fundamental Bitcoin yang solid karena didukung suplai terbatas dan likuiditas tinggi sehingga tetap menjadi penopang utama harga.

Ke depan, pergerakan BTC di rentang $86.000–$90.000 akan menjadi area krusial untuk menentukan arah tren selanjutnya.

Investor disarankan untuk terus mencermati dinamika pasar dan sentimen global sebelum mengambil keputusan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga AVNT Hari Ini Melonjak 31%, Avantis Bangkit di Tengah Volatilitas

Harga AVNT hari ini mencatat lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir. Token Avantis (AVNT) diperdagangkan di level $0,359946 per AVNT, menguat 31,04% secara harian.

Kenaikan tajam ini menarik perhatian pelaku pasar, terutama setelah AVNT mengalami tekanan berat dalam beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan data terbaru, kapitalisasi pasar Avantis mencapai $92,94 juta, dengan volume perdagangan 24 jam menembus $259,34 juta.

Tingginya volume transaksi ini mengindikasikan lonjakan minat spekulatif dan peningkatan aktivitas pasar yang signifikan terhadap AVNT.

Baca Juga: Prediksi Harga Avantis (AVNT) 2025–2026: Peluang dan Risiko

Lonjakan Harga AVNT dalam 24 Jam Terakhir

Dalam perdagangan harian, AVNT bergerak cukup volatil dengan harga terendah di $0,273302 dan harga tertinggi mencapai $0,370672.

Secara nominal, harga AVNT naik sekitar $0,0865 hanya dalam satu hari, mencerminkan tekanan beli yang sangat kuat.

Meski demikian, dalam jangka sangat pendek terlihat adanya aksi ambil untung, tercermin dari penurunan 1 jam sebesar 1,01%.

Namun secara keseluruhan, tren jangka pendek masih menunjukkan dominasi buyer, terutama dengan kenaikan 40,86% dalam 7 hari terakhir.

Kinerja Historis: Rebound dari Tekanan Dalam

Jika ditinjau lebih luas, reli AVNT saat ini terjadi setelah periode koreksi tajam.

Dalam 30 hari terakhir, AVNT masih mencatatkan penurunan 6,94%, sementara dalam 60 hari, koreksi mencapai 53,70%.

Bahkan dalam 90 hari terakhir, harga AVNT anjlok hingga 82,31%, atau sekitar $1,67 dari level sebelumnya.

Sebagai perbandingan, rekor tertinggi Avantis (ATH) berada di $2,662191, yang berarti harga saat ini masih turun lebih dari 86% dari puncaknya.

Fakta ini membuat lonjakan terbaru lebih dipandang sebagai rebound agresif daripada pembalikan tren jangka panjang.

Aktivitas Pasar dan Fundamental AVNT

Pergerakan harga Dar Avantis (AVNT/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dar Avantis (AVNT/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dari sisi fundamental pasar, jumlah AVNT yang beredar saat ini mencapai 258,21 juta token, atau sekitar 25,82% dari total suplai maksimum 1 miliar AVNT.

Dengan kapitalisasi pasar terdilusi sepenuhnya (FDV) sebesar $359,96 juta, potensi tekanan suplai di masa depan masih menjadi perhatian investor.

Menariknya, rasio volume perdagangan terhadap market cap AVNT tergolong sangat tinggi, yang sering kali menjadi ciri fase volatilitas ekstrem.

Kondisi ini dapat membuka peluang keuntungan cepat bagi trader, namun juga meningkatkan risiko koreksi tajam jika sentimen berubah.

Saat ini, Avantis menempati peringkat ke-266 aset kripto terbesar, menjadikannya token mid-cap yang sensitif terhadap pergerakan modal spekulatif.

Analisis Teknis: Level Penting yang Perlu Diperhatikan

Secara teknikal, area $0,35 menjadi support jangka pendek krusial bagi AVNT. Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, potensi lanjutan reli ke area $0,38 hingga $0,42 masih terbuka.

Namun, jika tekanan jual meningkat dan harga turun kembali di bawah $0,32, AVNT berisiko mengalami koreksi lanjutan menuju area support sebelumnya.

Dengan volatilitas yang tinggi, manajemen risiko menjadi faktor penting bagi pelaku pasar.

Baca Juga: Ekosistem DeFi Avantis: Perdagangan Leverage, RWA, hingga Forex

Lonjakan harga AVNT hari ini menunjukkan kebangkitan kuat setelah fase koreksi panjang, didorong oleh lonjakan volume dan minat spekulatif pasar.

Meski performa jangka pendek terlihat impresif, investor tetap perlu mencermati risiko volatilitas dan tekanan suplai di masa depan.

Pergerakan AVNT dalam beberapa hari ke depan akan sangat bergantung pada kemampuan harga bertahan di atas area $0,35.

Apakah reli ini akan berlanjut atau hanya menjadi rebound sementara, pasar akan segera memberikan jawabannya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com