Tag Archives: aset kripto

Dominasi Bitcoin Turun 4 Bulan Terendah, Altseason Tiba?

Dominasi Bitcoin (BTC) di pasar kripto turun ke level terendah dalam empat bulan terakhir, memicu spekulasi bahwa musim altcoin (altseason) mungkin akan segera dimulai.

Di tengah stabilnya harga BTC di bawah $120.000, para investor mulai mengalihkan perhatian dan modal ke altcoin, dengan Ethereum (ETH) memimpin reli menuju $4.000.

Altcoin Makin Unggul, Ethereum Jadi Pelopor

Dilaporkan BeInCrypto, Ethereum mencatat lonjakan harga sebesar 27% dalam sepekan terakhir, mendorong banyak altcoin lain ke level tertinggi dalam beberapa bulan. Momentum ini membuat pangsa pasar Bitcoin tergerus, turun dari 64,5% menjadi 60,9% dalam lima hari—penurunan dominasi tercepat dan terdalam sejak Maret 2025.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 21 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 21 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Tren Bitcoin 21-25 Juli 2025: Bitcoin Masih ATH Lagi Oyyy

Penurunan dominasi ini bukan akibat aksi jual besar-besaran, melainkan pertanda pergeseran modal yang sehat ke altcoin. BTC sendiri tetap terkonsolidasi di sekitar $118.000, menunjukkan pasar tidak panik, namun mencari peluang lain.

Indeks Altseason: Semakin Dekat, Tapi Belum Sampai

Menurut BlockchainCenter, Indeks Musim Altcoin—yang mengukur performa 50 altcoin teratas (tidak termasuk stablecoin dan token beraset)—saat ini berada di titik tengah. Ini berarti altcoin mulai mengungguli Bitcoin, namun belum cukup kuat untuk memicu musim altcoin secara penuh.

Sebagai catatan, altseason biasanya dikonfirmasi ketika 75% dari altcoin top berhasil mengungguli BTC selama 90 hari. Saat ini, baru sekitar 50% altcoin yang berhasil melewati ambang ini. Artinya, masih ada ruang untuk pertumbuhan lebih lanjut sebelum sinyal altseason benar-benar terkonfirmasi.

Risiko Koreksi Masih Ada

Meskipun sentimen pasar mulai berpihak pada altcoin, para investor disarankan tetap waspada. Dengan banyak altcoin sudah mencapai level tertinggi dalam beberapa bulan, potensi aksi ambil untung bisa memicu tekanan jual.

Jika hal ini terjadi dalam waktu dekat, momentum menuju musim altcoin bisa tertunda dan baru terwujud pada kuartal ketiga 2025.

Penurunan dominasi Bitcoin dan reli altcoin seperti Ethereum memberi sinyal kuat bahwa altseason mulai mengintip di balik pasar. Namun, indikator teknikal dan perilaku investor menunjukkan bahwa pasar belum sepenuhnya memasuki fase tersebut. Jika tren ini berlanjut dan semakin banyak altcoin mengungguli BTC dalam beberapa minggu ke depan, altseason kemungkinan besar akan terwujud pada awal Agustus 2025.

Baca juga: Banyak Perusahaan Borong BTC $810 Juta Saat Bitcoin Capai $123.000


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tembus $3,48, Rekor Tertinggi Harga XRP Bakal Terjadi Pekan Ini?

XRP kembali menjadi sorotan pasar kripto global setelah mengalami lonjakan harga yang signifikan.

Per hari ini via Tokocrypto pada Senin (21/7), XRP diperdagangkan di angka $3.480369, mencatat kenaikan +1.27% dalam 24 jam terakhir dan telah menunjukkan performa luar biasa dalam tiga bulan terakhir.

Dengan kapitalisasi pasar sebesar $205,98 miliar dan volume perdagangan harian mencapai $9,01 miliar, XRP kini menempati peringkat #3 dalam daftar kripto paling populer di dunia.

Performa XRP: Tren Bullish yang Konsisten

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 21 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 21 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: XRP Naik 60% Dalam 90 Hari, Bull Run atau Sekadar Koreksi Teknis?

Data pergerakan harga XRP dalam jangka pendek hingga menengah menunjukkan tren naik yang sangat kuat:

  • Hari ini: Naik $0.036 atau +1.05%
  • 7 Hari: +18.67%
  • 30 Hari: Melonjak $1.34 atau +63.33%
  • 60 Hari: Menguat $1.06 atau +43.97%
  • 90 Hari: Melejit $1.39 atau +66.72%

Harga terendah dalam 24 jam terakhir tercatat di $3.406183, sementara harga tertinggi mencapai $3.55443 atau mendekati rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) XRP yaitu $3.84194.

Ini menjadi indikasi bahwa XRP sedang berada dalam momentum akumulasi besar yang mungkin memicu breakout dalam waktu dekat.

Faktor Pendorong Kenaikan Harga XRP

  1. Optimisme Regulasi Global
    Setelah bertahun-tahun bergelut dengan gugatan dari SEC, Rippleperusahaan di balik XRP—telah memperoleh kepercayaan kembali dari pasar. Banyak analis percaya penyelesaian atau arah positif dalam kasus hukum ini akan menjadi katalis besar bagi lonjakan harga.
  2. Peningkatan Likuiditas dan Volume
    Lonjakan volume perdagangan harian ke angka $9,01 miliar menunjukkan meningkatnya minat investor terhadap XRP. Dengan total pasokan sirkulasi sebanyak 59,18 miliar XRP, tingkat likuiditas tinggi membuat aset ini menarik bagi institusi maupun investor ritel.
  3. Rebound Altcoin Market
    Pasar altcoin sedang mengalami pemulihan signifikan, dan XRP menjadi salah satu pemimpin dalam reli ini. Banyak investor mulai melakukan rotasi dari BTC/ETH ke altcoin yang undervalued, dan XRP menjadi pilihan favorit berkat stabilitas dan skalabilitas jaringannya.

Prediksi Harga: Apakah XRP Akan Mencetak Rekor Baru?

Dengan harga saat ini mendekati level resistance psikologis $3.50 dan rekor tertinggi $3.84194 berada dalam jangkauan, banyak analis teknikal memperkirakan XRP dapat menembus ATH dalam beberapa minggu ke depan, terutama jika:

  • Volume tetap tinggi (> $8 miliar/hari)
  • Tidak ada tekanan jual besar-besaran dari whale atau bursa
  • Ripple mendapatkan sentimen positif dari regulator atau adopsi institusional

Target harga jangka pendek: $3.70–$3.85
Target jangka menengah (Q3 2025): $4.00+
Support kuat: $3.40 dan $3.20

Risiko yang Perlu Diwaspadai

Meski tren saat ini positif, investor tetap perlu waspada terhadap beberapa risiko, antara lain:

  • Volatilitas pasar: XRP terkenal sangat fluktuatif, bisa bergerak 10–20% dalam sehari.
  • Faktor hukum: Ketidakpastian terkait regulasi di AS dapat memicu aksi jual mendadak.
  • Resistensi teknikal: Jika gagal menembus $3.55–$3.60, harga bisa kembali menguji $3.20–$3.30.

Baca Juga: Harga XRP Hari Ini: Koreksi Sejenak di Tengah Tren Bullish

Dengan performa luar biasa dalam 90 hari terakhir dan sentimen pasar yang semakin membaik, XRP tampak siap untuk menantang rekor tertingginya.

Jika arus modal terus masuk dan volume perdagangan tetap tinggi, tidak menutup kemungkinan XRP bisa menyentuh $4.00 dalam waktu dekat dan bahkan lebih tinggi jika adopsi lintas negara semakin kuat.

Bagi investor jangka menengah hingga panjang, kondisi saat ini bisa menjadi peluang emas untuk mengakumulasi sebelum XRP benar-benar lepas landas.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

2 Juta Token Mengalir ke Bursa, Tren Bearish Masih Hantui Pi Network

Harga token Pi Network (PI) kembali melemah, mencatat penurunan 0,73% dalam 24 jam terakhir, dan kini diperdagangkan di sekitar $0,43–$0,44.

Meski pergerakan harian ini tampak minor, tekanan jangka pendek terhadap PI semakin nyata, terutama setelah lebih dari 2 juta token PI masuk ke bursa kripto, serta kondisi teknikal yang masih menunjukkan sentimen negatif.

2 Juta Token Masuk Bursa

Dalam 24 jam terakhir, tercatat lebih dari 2 juta token PI dikirim ke bursa, diduga berasal dari investor yang ingin mengambil keuntungan dari stabilitas harga di kisaran $0.44.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap pada Minggu (20/7), sebanyak 19 juta token setara $8,45 juta telah di-unlock minggu ini, memperbesar tekanan pasokan terhadap pasar.

Kondisi ini menyebabkan:

  • Pasokan tersedia bertambah sekitar 0,25% dari total sirkulasi,
  • Volume perdagangan anjlok tajam hingga 53,57%, dari $39,67 juta menjadi hanya $18,4 juta dalam sehari.

Fenomena ini mengindikasikan bahwa sebagian besar holder PI memilih untuk ‘exit position’ saat harga tidak menunjukkan momentum naik signifikan.

Sinyal Teknikal Masih Lemah Meskipun Ada MACD Bullish

Walau terdapat crossover bullish pada indikator MACD dengan histogram positif di +0.0026, sejumlah indikator lain belum mendukung pembalikan tren yang kuat:

  • RSI (Relative Strength Index) berada di level 35.85, mengindikasikan kondisi oversold (jenuh jual), namun tidak ada divergence yang menandakan pembalikan harga.
  • Harga masih tertahan antara support swing low di $0.4326 dan resistance Fibonacci 23,6% di $0.6058, yang menunjukkan rentang konsolidasi tanpa arah pasti.
  • Profil volume memperlihatkan likuiditas menumpuk di kisaran $0.53, yang menjadi titik resistance kuat.

Artinya, walau ada sedikit sinyal optimisme dari MACD, tidak cukup untuk mengonfirmasi perubahan arah tren jangka menengah.

Sentimen Altcoin Masih Lemah, Dominasi Bitcoin Bertahan

Selain tekanan internal dari token unlock dan inflow ke exchange, PI juga terdampak oleh sentimen lemah di pasar altcoin secara keseluruhan.

Saat ini, dominasi Bitcoin masih tinggi di level 60,55%, yang menunjukkan bahwa sebagian besar investor lebih memilih menyimpan modal di aset utama seperti BTC dibandingkan altcoin, termasuk PI.

233 Juta Token Siap Di-Unlock Bulan Ini

Salah satu faktor paling mencemaskan adalah jadwal unlock besar-besaran di bulan Juli ini, yang disebut-sebut mencapai 233 juta token.

Jika tidak dibarengi dengan peningkatan utilitas atau permintaan, potensi tekanan jual bisa semakin tinggi dan menyeret harga PI ke bawah $0.40.

Namun, Pi Network masih menyimpan harapan dari rencana pengembangan ekosistem aplikasi dan kemajuan menuju open mainnet.

Jika roadmap ini terealisasi dalam waktu dekat, maka bisa menjadi katalis positif untuk menyerap pasokan berlebih dan menarik kembali minat pasar.

Aspek Status
Token Masuk Bursa > 2 Juta PI
Token Di-Unlock Minggu Ini 19 Juta PI
Volume Perdagangan Turun >50%
RSI 35.85 (oversold)
MACD Bullish crossover
Likuiditas Terpusat di $0.53

Baca Juga: Pi Network Kandas Lagi? Investor Beralih ke Presale Kripto Terpanas

Berkaca dari statistik tersebut, PI berada di titik krusial. Tekanan jual yang tinggi dan volume perdagangan yang menurun tajam menandakan hilangnya momentum jangka pendek.

Namun, jika tim Pi Network dapat mempercepat peluncuran mainnet dan mendorong adopsi aplikasi berbasis PI, maka oversupply saat ini bisa berubah menjadi peluang.

Untuk saat ini, investor disarankan berhati-hati dan memantau sentimen serta perkembangan teknikal harian secara ketat.

Koreksi ini bisa jadi hanya sementara, namun juga bisa menjadi awalan dari fase distribusi yang lebih dalam jika tidak ada katalis positif yang muncul dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

337 Juta Token Dilepas, Harga PI Anjlok ke Level $0,44

Harga token Pi Network (PI) kembali menjadi sorotan setelah mengalami penurunan signifikan sebesar 1,96% dalam 24 jam terakhir, turun ke level $0.448691.

Penurunan ini bukan sekadar fluktuasi pasar biasa, tetapi hasil dari kombinasi “badai sempurna” yang melibatkan tekanan dari unlock token besar-besaran, aktivitas mencurigakan dari investor besar (whale), serta sinyal teknikal yang bearish.

Gelombang Unlock Token: Lebih dari 1,5 Juta PI Membanjiri Pasar

Dalam sepekan terakhir, lebih dari 1,5 juta token PI telah dilepaskan ke pasar. Ini merupakan bagian dari rencana unlock token secara bertahap yang akan mencapai 600 juta PI hingga 2025.

Tekanan jual yang dihasilkan dari pelepasan ini mempercepat penurunan harga yang sudah melemah karena permintaan tidak seimbang dengan pasokan yang terus meningkat.

Yang paling mengkhawatirkan adalah unlock besar pada 15 Juli lalu, di mana 337 juta token PI senilai sekitar $151 juta masuk ke sirkulasi.

Peristiwa ini memicu penurunan harga hingga 25% dalam waktu singkat dan menciptakan resistensi psikologis di level $0.45 yang kini kembali diuji.

Baca Juga: Pi Network Kandas Lagi? Investor Beralih ke Presale Kripto Terpanas

Transaksi Whale Picu Kepanikan

Lebih lanjut, seorang whale dengan alamat dompet berlabel ODM dilaporkan memindahkan 315 juta token PI dari bursa OKX atau setara dengan sekitar $141 juta.

Aktivitas ini memicu ketakutan akan potensi penjualan besar-besaran yang bisa semakin menekan harga di tengah likuiditas yang tipis.

Volume perdagangan 24 jam PI juga menurun 3,49% ke angka $85 juta, menunjukkan bahwa minat beli melemah walaupun harga turun, situasi yang berisiko untuk koreksi lebih dalam.

Indikator Teknikal: Bearish Masih Mendominasi

Dari sisi analisis teknikal, PI mencatat beberapa indikator negatif:

  • Harga saat ini ($0.449) berada di bawah level retracement Fibonacci 23.6% ($0.605).
  • Pola death cross muncul, dengan SMA 7 hari ($0.453) memotong ke bawah SMA 30 hari ($0.497)—sinyal klasik penurunan lanjutan.
  • Histogram MACD memang berubah positif (+0.0024), namun masih di bawah garis sinyal (-0.0329), menunjukkan lemahnya momentum pemulihan.

RSI berada di angka 38,76 (di wilayah oversold), namun belum ada tanda pembalikan arah dalam waktu dekat. Level support kritikal saat ini berada di $0.4236 (Bollinger Band); jika tembus, PI berpotensi merosot ke level terendah bulan Juni di $0.40.

Harapan dari Ekosistem Aplikasi

Meski situasi saat ini terkesan suram, ada secercah harapan. Pi Network tengah mengembangkan ekosistem aplikasinya yang berbasis pada partisipasi komunitas dan penggunaan nyata.

Pertanyaannya: apakah pengembangan ini cukup kuat untuk menahan tekanan jual akibat unlock dan spekulasi whale?

Baca Juga: Waspada, Pi Coin Melemah Total Dekati ATL!

Penurunan harga PI saat ini mencerminkan kombinasi faktor fundamental dan teknikal yang tidak menguntungkan.

Dengan pasokan yang meningkat, likuiditas menurun, dan tekanan dari investor besar, PI menghadapi ujian berat.

Namun, proyek ini masih memiliki peluang untuk bangkit jika mampu menunjukkan utilitas nyata dari ekosistemnya.

Bagi investor, ini saatnya untuk waspada dan mungkin saatnya buy the dip, jika Anda percaya pada visi jangka panjang Pi Network.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Tertahan Aksi Whale, Akankah Rekor Tertinggi Terwujud?

Bitcoin tengah menghadapi tekanan jual signifikan yang datang dari para “whale” atau pemegang besar, mendorong kekhawatiran akan koreksi jangka pendek sebelum harga kembali melanjutkan tren naiknya.

Pada 17 Juli, lebih dari 50.000 BTC dilaporkan mengalir ke bursa kripto dari dompet-dompet besar yang dikategorikan sebagai whale (1.000–10.000 BTC) dan mega whale (>10.000 BTC). Dengan harga BTC mendekati $120.000, aliran masuk ini setara dengan potensi likuiditas jual lebih dari $6 miliar. Aktivitas ini menjadi arus masuk whale terbesar dalam lebih dari sebulan, mengindikasikan distribusi besar-besaran yang dapat menekan harga dalam waktu dekat.

Sinyal Tekanan Jual dari Whale dan Trader Ritel

Dilaporkan BeInCrypto, lonjakan serupa sebelumnya terjadi pada 15 Juni dan 7 Juli lalu, yang masing-masing diikuti oleh penurunan harga Bitcoin sebesar 1,7% dan $947. Berdasarkan pola historis, pergerakan whale ke bursa biasanya menandakan tekanan jual dan koreksi jangka pendek.

Selain itu, indikator SOPR (Spent Output Profit Ratio) untuk pemegang jangka pendek juga menunjukkan aktivitas ambil untung. Pada 16 Juli, nilai SOPR mencapai 1,05—level tertinggi dalam lebih dari sebulan—menandakan banyak trader eceran merealisasikan keuntungan. Meskipun indikator ini telah turun ke 1,02, levelnya masih tergolong tinggi, yang memperkuat potensi tekanan harga dalam waktu dekat.

Harga Bitcoin dan arus masuk whale. Sumber: CryptoQuant.
Harga Bitcoin dan arus masuk whale. Sumber: CryptoQuant.

Baca juga: Pasar Kripto Hari Ini 18 Juli 2025: Bitcoin, Ethereum, dan XRP Reli!

Harga Bitcoin di Titik Kritis, Potensi Koreksi Hingga 3%

Saat ini, Bitcoin bergerak dalam rentang sempit antara $117.293–$123.203. Meski telah mencetak rekor tertinggi baru di awal Juli, harga BTC hanya naik 2% selama sepekan terakhir, tertinggal dibandingkan reli altcoin yang mencatat kenaikan dua digit.

Data menunjukkan bahwa jika pola arus masuk dari whale pada Juli ini berulang seperti pada pertengahan Juni, harga BTC berisiko mengalami koreksi sebesar 2,5–3%, membawa harga kembali ke kisaran $117.000. Level ini merupakan area support penting yang telah diuji beberapa kali selama bulan Juli. Jika jebol, support selanjutnya berada di sekitar $113.637 berdasarkan analisis Fibonacci.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 18 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 18 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Namun, tekanan ini bisa mereda jika arus masuk whale berkurang dan SOPR jangka pendek mendekati 1,00—menandakan pasar mulai stabil. Sebaliknya, jika BTC mampu menembus kembali di atas $123.203, momentum jangka pendek bisa berbalik positif, membuka peluang menuju rekor tertinggi berikutnya.

Baca juga: Tren Bitcoin 21-25 Juli 2025: Bitcoin Masih ATH Lagi Oyyy


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

ETF Solana Melejit: $222 Juta Volume Perdagangan Sejak Diluncurkan

Pasar kripto AS menggemparkan dunia keuangan digital setelah peluncuran REX‑Osprey Solana + Staking ETF.

ETF Staking Solana tersebut dibuat untuk pertama kalinya dan eksklusif yang menggabungkan spot SOL dengan staking yield.

ETF ini debut di Cboe BZX, berhasil mencatat volume $33 juta dan inflow $12 juta pada hari pertama, sekaligus menandai antusiasme institusi menyusul era spot Bitcoin dan Ethereum ETF sebelumnya.

Baca Juga: Proyeksi Gila Harga Solana Naik ke $331, Mungkinkah Terjadi?

Momentum Harga & Bubble Short Squeeze

Begitu kabar ETF ini menyebar, harga SOL sempat melonjak ~100% hingga mendekati $160, memicu likuidasi posisi short senilai hampir $9 juta dalam hitungan menit.

Katalis ini semakin memperkuat rangkaian bullish altcoin, mendorong SOL melewati resistance kunci dan menarik volume senilai $160 juta sejak debut.

Kenapa Ini Terobosan Besar?

  1. Yield + Spot dalam 1 Produk
    Investor institusional kini bisa menikmati pertumbuhan harga SOL sekaligus mendapatkan hasil staking—tanpa perlu memegang token langsung.
  2. Lintas Batas Regulasi
    ETF dibentuk di bawah Investment Company Act of 1940, bukan melalui proses Spot ETF tradisional, menggunakan struktur unik yang menghindari hambatan dari SEC.
  3. Infrastruktur Aman bagi Institusi
    Anchorage Digital—salah satu custodian federal untuk aset kripto sehingga dijadikan mitra resmi untuk stake, menambah kepercayaan investor besar.

Analisis Teknikal & Indikator Pasar

  • Konfirmasi bullish: SOL diperdagangkan di atas EMA 20‑hari ($148,67), meski masih menunggu konfirmasi di EMA 50‑hari ($151,41).
  • Volume melonjak: Volume harian meningkat hingga 49% mencapai $4,6 miliar, menunjukkan akumulasi besar dan positioning institusional.
  • Momentum seimbang: RSI di angka 51 dan MACD positif—menunjukkan kekuatan tapi liabilitas koreksi tetap ada.

Potensi Jangka Pendek & Risiko

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 18 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 18 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jika SOL mampu bertahan di atas $160–$165, target selanjutnya bisa berada di kisaran $180–$200, terutama saat gelombang altcoin ETF makin meluas.

Namun, jika harga gagal melewati EMA 50 atau terjadi penumpukan profit taking, koreksi ke zona $140–$150 masih sangat mungkin.

Strategi untuk Investor

Tipe Investor Strategi Disarankan
Trader Aktif Manfaatkan breakout ke atas $160–$165 dengan target jual di $180–$200. Pasang stop-loss di bawah EMA 20 ($148).
Investor Jangka Menengah Akomodasi masuk saat harga me-retest EMA 20; tahan untuk potensi upside ETF selanjutnya.
Institusi & Dana Pertimbangkan eksposur diversifikasi ke produk yield-spot, tapi perhatikan ketentuan pajak & biaya operasional ETF.

Baca Juga: Liquid Staking Multi-Exchange Bisa Dorong Harga Solana Ke $185?

Peluncuran REX‑Osprey Solana + Staking ETF bukan hanya sekadar produk investasi baru. Ini adalah simbol kongkret kematangan altcoin di ranah keuangan tradisional.

Dengan potensi adopsi lebih luas dan dukungan institusi, SOL kini punya pijakan kuat untuk jadi pemimpin altcoin ETF generasi berikutnya.

Dengan volume awal mencapai $160 juta dan inflow solid, pintu rally jangka menengah hingga panjang tampak terbuka. Namun, disiplin manajemen risiko dan pemahaman teknis tetap mutlak—karena volatilitas tinggi bisa dengan cepat mengubah momentum pasar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

ProShares Rilis ETF 2×, XRP Kian Meroket

Koin XRP kembali mencuri perhatian saat ProShares meluncurkan ProShares Ultra XRP ETF (UXRP), ETF leveraged 2× harian berbasis kontrak berjangka, yang resmi disetujui oleh SEC dan masuk daftar NYSE Arca.

Peluncuran ini kian mendongkrak harga XRP dan jadi jalan pintas bagi institusi yang ingin meraih eksposur ganda tanpa harus menyimpan token secara langsung.

Kenapa Ini Penting?

  1. Akses untuk Investor Tradisional
    UXRP memungkinkan hedge fund, RIA, dan dana pensiun untuk masuk ke XRP menggunakan kendaraan yang teregulasi tanpa perlu dompet kripto atau perantara bursa kripto.
  2. Legitimasi Regulasi
    Persetujuan SEC menunjukkan perubahan sikap terhadap XRP. Jika dulu diperdebatkan sebagai sekuritas, sekarang justru difasilitasi lewat ETF leveraged oleh otoritas .
  3. Potensi Aliran Modal Institusional
    Analis menyebut peluncuran ini bisa memicu inflow hingga $10–$20 miliar ke XRP dalam 12 bulan ke depan, menyusul jejak sukses ETF Bitcoin (BITO).
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 17 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 17 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Gila, Transaksi XRP Futures di CME Tembus $235 Juta Dalam Sehari!

Dampak Harga & Teknikal

  • Lonjakan Harga: Begitu pengumuman dilakukan, XRP merangkak di kisaran $3, mendekati level resistensi psikologis penting.
  • Volume Naik: Volume perdagangan naik drastis—tercatat mencapai $15,8 miliar pada 11 Juli, naik +60% dibanding minggu sebelumnya.
  • Formasi Bullish: Pola falling wedge + support kuat di kisaran $2,80 menambah peluang breakout menuju $3,40–$3,80.

Namun, investor perlu waspadai risiko compounding drag akibat leverage harian yang idealnya untuk pe-trading, bukan untuk strategi buy-and-hold jangka panjang.

Risiko yang Perlu Diperhatikan

  • Leverage ganda berarti potensi keuntungan dan kerugian yang sama besarnya, bukan produk untuk investor konservatif.
  • Tracking error bisa terjadi akibat biaya rebalancing dan volatilitas futures saat pasar ekstrem.
  • XRP masih menghadapi risiko regulasi: meski SEC memberi lampu hijau untuk ETF, litigasi Ripple masih berlangsung di beberapa wilayah.

Strategi untuk Investor

Tipe Investor Pendekatan Disarankan
Trader Aktif Masuk pada level $2,80–$3, stop loss di bawah $2,73; pantau intraday ETF untuk profit cepat setelah breakout.
Investor Jangka Panjang Sedikit akumulasi saat harga turun di bawah $2,80; pertimbangkan spot XRP atau tunggu ETF spot XRP yang diperkirakan menyusul.

Outlook: Titik Balik XRP?

Peluncuran UXRP bisa jadi momentum peluncuran era baru XRP — dari token ‘orphan’ ke instrumen keuangan yang diakui Wall Street.

Jika penguatan berlanjut di atas $3 dan volume tinggi bertahan, level teknikal berikutnya bisa menyentuh $3,80–$4,80 di awal 2026 (AInvest).

Ini sekaligus menjadi ujian: apakah ETF berjangka ini mampu mereplikasi kesuksesan Bitcoin, atau justru menguji ketahanan XRP saat leverage bekerja berlawanan arah.

Baca Juga: Rahasia Lonjakan Harga XRP: Semua Berasal Dari Negeri Ginseng

Peluncuran ProShares Ultra ETF XRP merupakan katalis besar yang membuka pintu institusional ke XRP tanpa harus pegang token langsung.

Ada potensi keuntungan ganda, namun juga risiko besar. Trader agresif bisa memanfaatkan peluang breakout jangka pendek.

Investor jangka panjang disarankan tetap bijak dan hati-hati, karena volatilitas tinggi dan ketidakpastian regulasi masih mengintai.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga ETH Hari Ini Menurut Logarithmic Regression Bands: Apa Artinya?

Kalau kamu baru tertarik investasi atau trading Ethereum (ETH), mungkin melihat grafik harga yang terus berubah bikin bingung: beli sekarang termasuk mahal atau murah? 

Salah satu cara sederhana untuk tahu apakah harga ETH hari ini berada di harga mahal atau tidak adalah dengan menggunakan Logarithmic Regression Bands

Artikel ini akan membantu kamu memahami apa itu Logarithmic Regression Bands, bagaimana cara membacanya, dan apa artinya buat kamu yang baru mau mulai. Simak penjelasannya yuk!

Sekilas Tentang Ethereum dan Fungsinya

Apa Itu Ethereum dan Bedanya dengan Bitcoin

Ethereum adalah platform blockchain yang memungkinkan developer membuat aplikasi terdesentralisasi (dApps) dengan menggunakan smart contract. Berbeda dengan Bitcoin yang berfokus sebagai aset penyimpan nilai (store of value) dan mata uang digital, Ethereum lebih sebagai sebuah platform dengan ekosistem lengkap.

Lebih lengkap tentang Ethereum: Apa Itu ETH (Ether)? Panduan Lengkap untuk Pemula

Cara Kerja Blockchain Ethereum

Ethereum menggunakan teknologi blockchain publik yang transparan. Setiap transaksi diverifikasi oleh ribuan node di jaringan. Selain itu, Ethereum kini sudah beralih ke mekanisme konsensus Proof of Stake (PoS), yang lebih hemat energi dan terintegrasi sistem staking.

Lihat harga Ethereum paling update hari ini di sini 👉 Ethereum Hari Ini.

Apa Itu Ethereum Logarithmic Regression Bands?

Logarithmic Regression Bands adalah alat analisis teknikal yang memvisualisasikan harga ETH terhadap tren logaritmik jangka panjang. Band ini membantu menunjukkan apakah harga Ethereum saat ini berada di level harga murah (undervalued), wajar (fair value), atau mahal (overvalued) dibanding pergerakan historisnya.

Baca juga: Contoh Strategi AI Trading untuk Bitcoin dan Ethereum

Bagaimana Cara Membaca Logarithmic Regression Bands?

Logarithmic Regression Bands terbagi menjadi beberapa level atau garis yang membentuk “koridor harga” secara umum level ini dibagi menjadi tiga; Lower, Middle, dan Upper.

Maknanya bisa diartikan seperti ini:

Band Makna Sentimen Pasar
Lower Band Relatif undervalued Fear, akumulasi
Median Band Fair value / equilibrium Netral, konsolidasi
Upper Band Relatif overvalued Greed, euforia
Gambar upper band, middle band, dan lower band.

Logarithmic Regression Bands ini bisa kamu lihat menggunakan TradingView, untuk cara bacanya sangat mudah:

  • Saat harga ETH menyentuh atau mendekati lower band, ini sinyal bahwa ETH sedang undervalued dan cocok untuk akumulasi.
  • Saat harga ETH berada di middle band, artinya harga berada di level fair value.
  • Saat harga ETH mendekati atau melewati upper band, harga mungkin sudah overvalued, atau dalam tren kenaikan yang kuat.

Baca juga: Sisi Gelap Dibalik Popularitas Ethereum Mulai Terkuak!

Bagaimana dengan Harga Ethereum Hari Ini?

Gambar pola kenaikan harga setelah Ethereum menyentuh middle band dan lower band.

Hari ini, Ethereum (ETH) berada di atas upper Logarithmic Regression Bands berdasarkan grafik regresi logaritmik—mengindikasikan potensi overextension atau euforia pasar. Setelah sebelumnya, ETH sempat memantul dari middle band, yang menunjukkan bahwa tren naik masih aktif.

Berdasarkan pola historis, ada dua kemungkinan utama:

  • Kenaikan berlanjut: ETH kembali menanjak setelah menyentuh middle band, seperti yang terjadi di tahun 2017 dan 2021 saat pasar sedang memasuki fase bullrun agresif.
  • Koreksi harga: ETH sudah berada di puncak relatif terhadap tren historisnya, yang sering kali menjadi fase distribusi sekaligus titik balik menuju konsolidasi atau koreksi lebih dalam. Seperti yang terjadi pada tahun 2019.

Tertarik buat investasi di Ethereum? Yuk, gunakan fitur Beli/Jual Tokocrypto dan nikmati potongan GRATIS biaya trading! 👉 Klik di sini

Apa Artinya Buat Kamu yang Baru Mau Mulai?

Jangan FOMO dan Asal Beli
Gunakan Ethereum Logarithmic Regression Bands sebagai salah satu indikator untuk melakukan akumulasi dan taking profit.

Akumulasi Saat Berada di Lower Bands
Daripada asal beli saat hype, lihat apakah ETH di area bawah band—biasanya lebih aman untuk mulai akumulasi.

Take Profit Saat Berada di Upper Bands
Untuk membantu kamu menghindari round-trip harga, kamu dapat menpertimbangkan untuk menjual saat harga menyentuk upper Logarithmic Regression bands.

Jangan Panik Lihat Harga Hari Ini
Harga ETH naik-turun adalah hal biasa. Cobalah lihat dari gambaran besar dengan Logarithmic Regression Bands.

Baca juga: Cara Mudah Implementasi AI Trading dengan ChatGPT dan Incite AI untuk Pemula atau gabung Telegram Official Tokocrypto untuk diskusi analisa sinyal harian bersama trader lain.

FAQ Seputar Harga Ethereum dan Logarithmic Regression Band

Apa itu Logarithmic Regression Bands dan Kenapa Penting?

Logarithmic Regression Bands adalah analisis teknis yang menggunakan regresi logaritmik untuk memetakan tren harga jangka panjang. Dengan indikator ini kamu dapat mengetahui apakah harga ETH saat ini overvalued atau undervalued.

Apakah Harga Ethereum Hari Ini Menunjukkan Waktu Beli yang Tepat?

Jika berada di bawah lower band, ini sering dianggap waktu beli yang lebih baik daripada saat di upper band.

Apakah Ethereum Masih Layak di Tahun 2025?

Secara kapitalisasi pasarnya Ethereum masih menjadi aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua, yang berarti pasar masih yakin dengan Ethereum.

Bagaimana Cara Menghitung Logarithmic Regression Band Tanpa TradingView?

Kamu dapat menggunakan situs seperti BlockChainCenter yang menyediakan grafik Logarithmic Regression Bands dalam bentuk Ethereum Rainbow Chart..

Apakah Ethereum Bisa Turun di Bawah Logarithmic Regression Bands?

Bisa, namun dari data historis ketika Ethereum menyentuh lower band harga mengalami rebound.

Baca juga: Ethereum Siapkan Pectra Upgrade, Apa Artinya Bagi Para Holders?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kartu Kripto dan Masa Depan Sistem Pembayaran Digital

Tim Researh Tokocrypto kali ini menyoroti perkembangan Kartu Kripto di era pembayaran digital global. Di tengah pesatnya transformasi sistem pembayaran digital, kripto tidak lagi hanya dipandang sebagai aset spekulatif. Tahun 2025 menjadi titik balik penting ketika kartu kripto (crypto cards) mulai mengambil peran nyata dalam aktivitas belanja sehari-hari. Dari membeli kopi hingga transaksi online lintas negara, kartu kripto perlahan mengaburkan batas antara dunia Web2 dan Web3.

Apa Itu Kartu Kripto dan Mengapa Semakin Populer?

Crypto card adalah kartu pembayaran berbasis kripto yang mengintegrasikan aset digital dengan infrastruktur pembayaran konvensional seperti Mastercard. Dengan kata lain, kartu ini memungkinkan pengguna membelanjakan kripto mereka dengan pengalaman yang nyaris identik dengan kartu debit bank biasa.

Inovasi ini mengubah kripto dari sekadar instrumen investasi menjadi alat pembayaran praktis, membuka jalan menuju adopsi massal di kehidupan sehari-hari.

Ledakan Adopsi di 2025: Dari Eksperimen ke Arus Utama

Perkembangan crypto card sepanjang 2025 terbilang impresif. Tercatat lebih dari 112 proyek crypto card aktif, melibatkan fintech besar, crypto exchange, hingga proyek blockchain-native. Modelnya pun semakin beragam, mulai dari kartu keluaran fintech, exchange cards, hingga kartu yang sepenuhnya terintegrasi dengan ekosistem blockchain.

Dukungan multi-network seperti Ethereum (ETH), Solana (SOL), Avalanche (AVAX), Polygon (POL), hingga Base menunjukkan meningkatnya interoperabilitas dan kematangan ekosistem crypto card. Ini menjadi sinyal kuat bahwa integrasi Web2 dan Web3 bukan lagi wacana, melainkan realitas.

Fakta Menarik: Kartu Kripto Dipakai untuk Belanja Harian

Data dari Simple mengungkap bahwa 60% pengguna kripto aktif telah menggunakan crypto card, dengan nilai transaksi rata-rata sekitar €40. Menariknya, sekitar 60–70% transaksi digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan belanja online, bukan untuk perjalanan atau keperluan besar lainnya.

Artinya, crypto card kini berfungsi sebagai alat pembayaran harian, bukan sekadar sarana mencairkan kripto ke fiat. Peran stablecoin pun semakin dominan sebagai fondasi transaksi agar nilai tetap stabil.

Apa yang Mendorong Orang Beralih ke Kartu Kripto?

Faktor utama pendorong adopsi crypto card adalah kemudahan penggunaan. Sekitar 60% pengguna memilih crypto card karena simpel dan mirip kartu bank konvensional. Selain itu, fitur reward dan cashback menjadi daya tarik besar, dengan 56% pengguna tertarik pada insentif tersebut.

Fleksibilitas untuk menyimpan kripto hingga momen pembayaran juga menjadi nilai tambah, terutama bagi pengguna yang ingin tetap terpapar potensi aset digital mereka.

Namun, tantangan masih ada. Sekitar 58% non-pengguna mengaku belum memahami cara kerja crypto card, sementara keterbatasan penerimaan merchant dan edukasi masih menjadi penghambat utama adopsi yang lebih luas.

Di Balik Layar: Bagaimana Kartu Kripto Bekerja?

Secara teknologi, crypto card menghubungkan wallet kripto pengguna dengan sistem pembayaran tradisional tanpa benar-benar “memegang” dana pengguna. Sistem self-custody tetap terjaga melalui mekanisme reservasi sementara yang mencegah double spending.

Proses pembayaran ke merchant berlangsung otomatis, tanpa perlu persetujuan manual setiap transaksi, sehingga pengalaman pengguna tetap cepat dan seamless.

On-Chain Activity Melejit, Stablecoin Jadi Andalan

Aktivitas on-chain terkait crypto card meningkat tajam sepanjang 2024–2025. Lonjakan ini didorong oleh bertambahnya issuer, ekosistem pendukung, dan jumlah pengguna aktif. Stablecoin muncul sebagai tulang punggung utama karena mampu meminimalkan risiko volatilitas saat digunakan untuk transaksi harian.

Keunggulan vs Tantangan: Dua Sisi Kartu Kripto

Keunggulan utama crypto card meliputi:

  • Praktis dan fleksibel
  • Reward dan insentif menarik
  • Pengalaman penggunaan mirip kartu bank

Namun, tantangan yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Biaya spread tersembunyi yang mengurangi manfaat
  • Risiko volatilitas harga kripto
  • Keterbatasan regulasi dan wilayah penggunaan

Kesimpulan: Menuju Standar Baru Pembayaran Digital

Crypto card telah berevolusi menjadi bagian aktif dari ekosistem pembayaran digital modern. Kemudahan penggunaan, fleksibilitas, dan reward menjadikannya alternatif menarik bagi konsumen digital. Meski masih dihadapkan pada tantangan biaya, volatilitas, dan regulasi, tren adopsi on-chain serta dominasi stablecoin menunjukkan arah yang jelas.

Dengan edukasi yang lebih luas, transparansi biaya, dan penerimaan merchant yang semakin besar, crypto card berpotensi menjadi fitur standar dalam dompet kripto dan aplikasi finansial utama, sekaligus fondasi bagi generasi baru sistem pembayaran digital.

Baca juga: Linea: Kuda Hitam Layer-2 Ethereum Siap Geser Arbitrum dan zkSync!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terkoreksi di Bawah $87.000

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan pergerakan Bitcoin yang masih berada dalam fase koreksi.

Berdasarkan data terkini, harga Bitcoin (BTC) diperdagangkan di level $86,666.64 per BTC, mengalami penurunan sekitar 0,82% dalam 24 jam terakhir.

Pelemahan ini mencerminkan sentimen pasar yang masih berhati-hati, meskipun aktivitas perdagangan tetap tinggi.

Kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini tercatat sebesar $1,730.18 miliar USD, menempatkannya tetap kokoh sebagai aset kripto dengan nilai pasar terbesar di dunia.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam mencapai $44.23 miliar USD, mengindikasikan minat transaksi yang masih kuat di tengah volatilitas harga.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bangkit ke USD 86.943, Sinyal Rebound?

Pergerakan Harga BTC dalam 24 Jam Terakhir

Dalam rentang waktu 24 jam, Bitcoin bergerak di kisaran $85,316.27 hingga $90,264.57.

Level ini menunjukkan adanya tekanan jual di area atas, sekaligus minat beli yang muncul ketika harga mendekati area support harian.

Meski secara harian BTC terkoreksi, dalam jangka sangat pendek terlihat upaya pemulihan.

Perubahan harga 1 jam terakhir mencatatkan kenaikan 0,77%, mengindikasikan adanya reaksi beli dari trader jangka pendek yang memanfaatkan penurunan harga.

Namun demikian, tekanan masih terlihat dalam timeframe yang lebih panjang.

Dalam 7 hari terakhir, harga BTC tercatat turun 3,69%, mempertegas bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi cenderung bearish.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 18 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 18 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kinerja Bitcoin dalam 30, 60, hingga 90 Hari

Jika dilihat dari perspektif jangka menengah, koreksi Bitcoin cukup signifikan. Dalam 30 hari terakhir, BTC turun sekitar $4,311.79 atau 4,74%.

Tekanan semakin dalam pada periode yang lebih panjang, dengan penurunan 18,88% dalam 60 hari dan bahkan 26,03% dalam 90 hari terakhir.

Data ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berusaha mencari titik keseimbangan baru setelah sebelumnya mencatatkan reli kuat.

Koreksi semacam ini lazim terjadi dalam siklus kripto, terutama setelah pergerakan harga yang agresif.

Sebagai catatan historis, Bitcoin pernah mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa di $126,198.07, yang kini menjadi acuan penting bagi pelaku pasar dalam mengukur potensi pemulihan jangka panjang.

Analisis Pasar dan Fundamental Bitcoin

Dari sisi fundamental, sirkulasi pasokan Bitcoin saat ini berada di angka 19,96 juta BTC, atau sekitar 95,06% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Kondisi ini memperkuat narasi kelangkaan (scarcity) Bitcoin sebagai aset digital dengan suplai terbatas.

Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (Fully Diluted Market Cap) tercatat sebesar $1,820.79 miliar USD, mencerminkan potensi valuasi Bitcoin jika seluruh suplai maksimum telah beredar.

Dengan dominasi pasar yang masih kuat dan posisi sebagai kripto nomor satu secara popularitas, Bitcoin tetap menjadi indikator utama arah pasar kripto secara keseluruhan.

Pergerakan BTC kerap menjadi penentu sentimen bagi altcoin dan aset kripto lainnya.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Turun ke $89.318, Tekanan Koreksi Berlanjut

Prospek Harga BTC: Waspada Volatilitas, Pantau Level Kunci

Ke depan, pelaku pasar disarankan untuk mencermati level support di area $85.000, yang sejauh ini mampu menahan tekanan jual.

Jika level ini ditembus, potensi koreksi lanjutan masih terbuka. Sebaliknya, area resistance di kisaran $90.000–$92.000 menjadi tantangan utama bagi BTC untuk kembali membangun momentum bullish.

Dengan volume perdagangan yang tetap tinggi, volatilitas diperkirakan masih akan berlanjut dalam waktu dekat.

Investor dan trader disarankan untuk mengelola risiko dengan cermat, terutama bagi mereka yang aktif di pasar jangka pendek.

Secara keseluruhan, analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase penyesuaian.

Meski tekanan jangka menengah masih terasa, fundamental yang kuat dan suplai terbatas membuat BTC tetap menarik untuk dipantau sebagai aset digital utama di tengah dinamika pasar kripto global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com