Tak bisa dipungkiri, dunia maya rentan sekali terjadi scam dan bisa dibilang tidak sepenuhnya ramah, termasuk ketika kita bertransaksi dan menyimpan aset kripto. Meski begitu, bukan berarti tidak ada yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya pencurian aset kripto. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan dan kombinasikan untuk menyimpan aset kripto, termasuk Bitcoin, dengan lebih aman di walletkripto.
4 Cara Menyimpan Aset Kripto yang Aman
Anda bisa melakukan 4 cara ini agar penyimpanan aset di wallet kripto lebih aman. Ini dia caranya!
1. Pilih wallet yang terpercaya
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memilih wallet yang terpercaya. Sekarang ini, ada banyak sekali jenis wallet kripto yang bisa Anda pilih. Jika dikelompokkan berdasarkan mekanisme kerjanya, wallet khusus menyimpan aset kripto bisa dibagi menjadi dua, yaitu hot wallet dan cold wallet.
Hot wallet merupakan jenis dompet kripto yang berupa suatu platform atau software. Dompet yang satu ini terhubung langsung dengan internet. Sedangkan, cold wallet adalah jenis penyimpanan aset kripto yang berupa hardware dan tidak terhubung langsung dengan internet.
Jika melihat mekanisme kerjanya, cold wallet menawarkan keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan hot wallet karena tidak terhubung langsung dengan internet. Kunci pribadi (private key) Anda akan disimpan dalam sebuah perangkat keras yang memang didesain khusus menyimpan aset kripto. Kunci juga tidak bisa diubah menjadi teks biasa karena telah dilindungi oleh fitur keamanan microcontroller.
Nah, ini dia ada tips dalam memilih wallet cryptoyang terpercaya:
Tentunya, fitur keamanan harus Anda perhatikan. Jika memilih hot wallet, pastikan Anda memilih website dengan https, bukan http. Karena ini tentunya akan menambah keamanan yang ekstra bagi dompet Anda. Jika cold wallet, pastikan dompet yang dipilih memiliki bahan yang kuat dan tahan lama
Selanjutnya, kemudahan akses dari wallet pun harus diperhatikan. Jika Anda memilih hot wallet, setidaknya pilih yang bisa diakses melalui perangkat seluler. Sedangkan jika memilih cold wallet, pilih dengan bentuk dompet yang tidak terlalu besar
Yang tak kalah penting, Anda juga harus tahu kemampuan penyimpanan dari walletyang hendak dipilih. Apakah ia bisa menyimpan aset kripto yang hendak Anda beli atau tidak
Selain itu, Anda bisa memilih dompet yang bisa mengkonversi satu aset kripto menjadi aset kripto lainnya. Nah, dengan adanya fitur ini akan menguntungkan pemilik jika ingin melakukan arbitrase aset kripto. Salah satu dompet yang mempunyai fitur ini ialah Exodus
Terakhir, hendaknya Anda harus mengetahui apakah dompet yang ingin dipilih kompatibel atau cocok dengan berbagai macam perangkat. Karena setiap pengguna memiliki sistem operasi yang berbeda. Misalnya pada iOs, Android, Windows, Linux, mereka berbeda. Makanya, Anda harus memilih dompet yang bisa mendukung berbagai sistem operasi tersebut agar bisa lebih fleksibilitas.
Ada baiknya ada membagi aset kripto dan menyimpannya dalam beberapa wallet yang berbeda. Kebanyakan pemilik hanya akan menggunakan hot wallet atau online wallet untuk aset kripto dalam jumlah kecil. Sisanya akan disimpan dalam beberapa cold wallet atau hardware khusus penyimpanan aset kripto.
Langkah ini sangat efektif untuk mencegah kerugian dalam jumlah besar. Anda masih bisa menyelamatkan sejumlah aset kripto jika ada satu wallet yang terserang virus atau ancaman keamanan lainnya.
3. Menerapkan multi-signature
Bagi pemilik aset kripto yang jumlahnya besar, terdapat opsi perlindungan multi-signature. Proteksi keamanan ini juga umum digunakan oleh perusahaan yang memiliki aset kripto. Dengan multi-signature ini, maka sebuah wallet akan memiliki beberapa kunci pribadi atau private keys. Aset kripto tidak akan bisa diakses jika kunci pribadi tersebut tidak lengkap. Akses juga tidak akan diberikan jika kunci pribadi lengkap namun terdapat kesalahan pada salah satu atau beberapa kunci.
Katakanlah Anda menerapkan wallet dengan tiga kunci pribadi. Anda memegang salah satu kunci dan dua sisanya dipegang pihak lain. Anda tidak akan bisa mengambil aset kripto yang tersimpan jika pihak lain yang memegang kunci pribadi tidak memberikan persetujuan.
4. Simpan private key atau seed phrase secara offline
Pada dasarnya, tiap aset kripto dilengkapi dengan sebuah private key atau seed phrase sebagai perlindungan pertama. Aset kripto hanya bisa diakses oleh mereka yang memiliki private key atau seed phrase tersebut. Bentuknya pun kebanyakan tidak rumit. Pada aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin misalnya, seed phrase hanya berupa deretan huruf dan angka.
Kebanyakan pemilik aset kripto biasanya akan menyalin kata kunci tersebut dalam bentuk tulisan manual, bukan file digital. Bahkan, mereka yang memiliki aset kripto dalam jumlah besar akan menyimpan kertas catatan tersebut dalam kotak penyimpanan khusus atau brankas yang disediakan oleh perusahaan penyimpanan dengan keamanan tingkat tinggi. Tak jarang pula orang mengukir seed phrase dari aset kripto mereka pada lempengan logam sehingga tidak mudah luntur atau rusak karena waktu.
Aset kripto dengan kapitalisasi tinggi seperti Bitcoin memang memerlukan perlindungan ekstra. Semakin besar nilai aset kripto yang Anda miliki, semakin besar pula ancaman keamanan yang mengintai. Untuk itu, perlindungan terbaik bisa Anda kombinasikan dengan cara di atas ketika penyimpanan aset pada wallet kripto.
Jika sudah tahu cara menyimpan Bitcoin dengan aman, pastikan juga Anda tahu tips dan trik ini sebelum membeli Bitcoin.
Aset kripto Bitcoin mengalami momen fluktuasi besar dalam beberapa pekan terakhir. Nilainya bahkan sempat anjlok hingga USD28.694 pada pertengahan Mei 2022.
Kabar baiknya, nilai aset kripto terbersar di dunia tersebut perlahan melonjak sejak penutupan Mei 2022. Pada pekan pembuka Mei 2022, Bitcoin berhasil kembali ke angka USD30.000 per tokennya.
Analis Altcoin, Austin Arnold mengungkapkan antusiasmenya atas masa depan token kripto tersebut setelah masa-masa penurunan pada Mei 2022 lalu.
Ia mengutip salah satu analisa dari layanan perdagangan aset kripto, Santiment yang juga mengungkapkan hal senada.
“Bitcoin, menyoroti pekan besar lainnya yang dipenuhi dengan perdagangan besar. Bitcoin menduduki posisi kedua di antara delapan non-stable coins dalam volume perdagangan total sepakan terakhir” tulis pemilik akun @santimentfeed pada Rabu, 3 Juni 2022.
Austin menampilkan bahwa perdagangan aset kripto Bitcoin tersebut disandingkan dengan beberapa aset lainnya, seperti ETH, BNB, DOGE, SOL, ADA, DOT, dan AVAX.
Ia menjelaskan bahwa perdagangan aset kripto pada dasarnya tetap memenuhi konsep dasar yang dipahami mayoritas investor.
“BTC mengalami perdagangan, setiap penjualan akan disertai pembelian, begitu juga setiap pembelian diiringi penjualan,” ujar Austin.
Austin juga mengutip keterangan dari analis lainnya, yakni GlassNode yang mengungkapkan bahwa penjualan aset kripto tersebut mengalami perlambatan dalam beberapa periode terakhir.
“Penambang BTC telah menjadi jaringan distribusi sejak momen sell-off. Neraca penambang mengalami penurunan penjualan dari tingkat puncak nerasa 5.000 menjadi 8.000 BTC per bulannya,” tulis GlassNode di akun Twitter resminya @glassnode.
Menurut GlassNode, jumlah tersebut merupakan indikasi perlambatan kebiasaan belanja hingga 3.300 BTC per bulan.
Menanggapi fakta tersebut, Austin berpendapat bahwa para penambang secara kolektif memilih untuk mengambil sejumlah keuntungan dari penahanan aset kripto tersebut. Menurut Austin, hal tersebut menjadi latar belakang melambatnya tren fluktuasi Bitcoin dalam beberapa momen terakhir.
Namun di balik hal tersebut, Austin justru mengungkapkan optimismenya.
“Kabar baiknya adalah penurunan penjualan memperlambat tren, sehingga tampaknya tren akan berbalik lagi (menanjak, red), namun kita membutuhkan lebih banyak waktu dan informasi,” ujarnya.
Austin juga berpendapat bahwa analisa dan data tersebut membuat para investor dapat melalui masa-masa krusial nilai Bitcoin dengan kepercayaan diri yang lebih besar.
Tidak hanya itu, Austin juga menyajikan analisa lain dari Will Clemente yang menampilkan potensi kenaikan nilai Bitcoin secara fantastis.
Austin mengungkapkan bahwa tidak hanya sejumlah penambang yang berusaha mengambil keuntungan dengan memperlambat tren dan menahan penjualan. Di sisi lain, terdapat sejumlah institusi yang juga memiliki pergerakan strategis pada aset kripto tersebut.
“Sangat menarik melihat arus masuk berkelanjutan ke Bitcoin oleh Canadian Purpose, Bitcoin ETF,” tulis Will Clemente.
Dalam keterangan tersebut, Canadian Purpose telah menambahkan 11.350 BTC dalam sebulan terakhir. Hal tersebut dinilai sebagai langkah yang sangat agresif di pasar kripto.
“Mereka secara agresif menambahkan Bitcoin ke aset pendanaan mereka lagi, saya pikir ini tentang cara membuat perbedaan di pasar,” ujar Austin berkomentar pada kabar tersebut.
Austin menerangkan bahwa pergerakan nilai Bitcoin dalam jangka pendek merupakan sebuah misteri. Namun terdapat gambaran besar yang dapat dilihat dengan jelas.
Austin memperkenalkan gagasan tentang “Bitcoin Halving” yang menempatkan Bitcoin sebagai aset kripto yang sangat menjanjikan.
Menurut analisa Austin, Bitcoin telah menetapkan jumlah 21 juta Bitcoin yang dapat beredar di pasar. Jumlah tersebut merupakan besaran tetap yang tidak akan berubah.
Uniknya, beberapa aset Bitcoin terakhir tentu tidak akan dipublikasikan atau ditambang dalam jangka waktu yang cukup panjang di masa depan. Ia mengungkapkan bawah setiap 10 menit, terdapat satu blok Bitcoin yang ditambang.
Jumlah tersebut terus menurun sejak tahun 2009 yang masih mendistribusikan total 50 blok. Penurunan juga terjadi pada 2012 yang menyusut menjadi 25 blok. Hal tersebut berlanjut hingga catatan 2020 lalu yang juga menampilkan penurunan hingga 6,25 BTC per blok.
“Anda tentu pernah mendengar, alasan penting menghitung harga untuk aset apapun berdasar penawaran dan permintaan,” ujar Austin.
Hal tersebut merujuk pada konsep permintaan dan suplai. Austin menjelaskan bahwa apabila permintaan BTC dalam jumlah tetap sementara pasokan terpotong separuhnya, maka hal tersebut akan mendorong kenaikan nilai secara besar-besaran.
“Kita telah melihatnya berulang kali,” ujar Austin.
Austin mendefinisikan kondisi tersebut sebagai salah satu katalis yang lazim untuk mendorong pertumbuhan jaringan Bitcoin. Namun dampak dari pemotongan jumlah pasokan tersebut tidak terasa secara spontan dan biasanya mendekati puncaknya sekitar 12-18 bulan.
“Misalnya pada 2020 itu terjadi dan kemudian hampir secara harfiah 12 bulan kemudian kami mencapai puncak,” ujar Austin.
Austin memperkirakan momen Bitcoin Halving berikutnya terjadi pada bulan Maret 2024 dan telah dimulai saat ini. Namun ia juga mengungkapkan bahwa situasi faktual dapat berbeda dengan analisanya.
“Apabila tidak ada hal lain, ini akan menjadi katalis utama dan harga akan naik jika permintaan tetap sama,” ucap Austin.
Dalam keterangan lanjutannya, Austin juga menjelaskan beberapa kondisi yang harus dipenuhi untuk dapat mencapai posisi idela tersebut. Hal tersebut hanya berlaku pada aset yang jumlahnya tidak dapat dimanipulasi tanpa izin.
Austin membandingkan situasi Bitcoin dengan mata uang konvensional Dollar Amerika Serikat. Ia menjelaskan tentang kebebasan penyedia uang untuk menambah jumlah sebaran uang di pasar. Ia berpendapat bahwa hal tersebut yang menjadi dasar penurunan nilai uang dari masa ke masa.
“Jadi uang USD100 pada 1913 bernilai satu sen hari ini, pada dasarnya tidak berharga sama sekali hari ini karena mereka terus mencetak,” jelas Austin.
Pada kesimpulan analisanya, Austin menjelaskan dua katalis utama tersebut, yakni pasokan dan kendali aset berpotensi menjadikan Bitcoin memiliki kekuatan luar biasa di masa depan.
Investor modal ventura asal Amerika Serikat Tim Draper mempunyai prediksi terkait peningkatan harga Bitcoin di akhir tahun ini. Ia menyebutkan, bahwa BTC bisa saja menginjak harga $ 250 ribu atau setara dengan Rp 3,6 milyar (kurs Rp 14,433).
Hal itu ia katakan dalam sebuah wawancara di channelYoutube milik Scott Melker, alias Wolf of All Streets, 25 Mei 2022. Draper mengatakan, bahwa BTC bisa terbang ke harga tersebut diperkirakan akan terjadi akhir tahun ini atau awal tahun depan.
“Ya, akhir tahun ini atau awal tahun depan,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan alasan mengapa dia yakin dengan prediksi tersebut. Salah satunya adalah massifnya penggunaan Bitcoin di tahun ini oleh kalangan perempuan. “Satu hal yang mungkin akan terjadi – dan saya tidak tahu persis kapan – adalah bahwa para wanita akan mulai menggunakan bitcoin,” katanya.
Menurutnya, sebelumnya hanya satu dari 14 pemegang BTC dari kalangan perempuan. Namun, saat ini angkanya terus melonjak. Kini, jumlah pemegang BTC dari sisi gender hampir setara. “Sekarang, itu seperti satu dari enam dan saya pikir pada akhirnya akan seimbang,” katanya.
Sementara itu, sebuah survei yang rilis oleh perusahaan jasa keuangan kripto, Blockfi di bulan Maret menemukan bahwa hampir satu dari tiga wanita Amerika mengatakan berencana untuk membeli aset kripto di tahun 2022. Selain itu, 60% dari sepertiganya mengindikasikan bahwa mereka berniat untuk melakukannya dalam tiga bulan ke depan.
Alasan mengapa bertambahnya perempuan yang memegang BTC bakal berpengaruh besar pada pasar, Draper mengatakan, bahwa perempuan saat ini menjadi entitas yang mendominasi pengeluaran ritel.
“Perempuan mengendalikan sekitar 80% dari pengeluaran ritel, dan pengecer belum menyadari bahwa mereka dapat menghemat 2%. Mereka dapat menghemat 2% hanya dengan menerima Bitcoin daripada mengambil kartu kredit yang dikeluarkan bank. Dan itu bisa mengubah segalanya,” ujarnya.
Lebih dari itu, ia masih optimis dengan masa depan Bitcoin. Terlepas dari goncangan ekonomi yang baru dirasakan paska-pandemi COVID-19, dan melonjaknya inflasi di sejumlah negara, ia masih percaya BTC masih menjadi lindung nilai yang baik.
“Saya masih optimis dengan bitcoin karena ini merupakan lindung nilai yang bagus terhadap inflasi.Ketika spekulan pergi, pada akhirnya akan menyimpang dari saham teknologi,” ujarnya.
Dominasi BTC Meningkat
Sejak awal Mei 2022, terdapat peningkatan dominasi Bitcoin. Meningkatnya dominasi ini tercatat setelah terjadi guncangan di pasar crypto setelah jaringan Terra hancur.
Sejak 8 Mei 2022, BTC dominance naik hampir 7 poin. Saat ini dominasi Bitcoin terhadap altscoin berada di level 46-47%.
Meningkatnya dominasi BTC memberi sinyal bahwa investor saat ini lebih tertarik dan merasa aman untuk menyimpan asetnya di Bitcoin dibanding altscoin. Ini menjadi pertanda juga bahwa pelemahan akan terjadi di sejumlah altcoin.
Sementara itu, pergerakan harga Bitcoin saat ini masih melanjutkan tren bearish. Selama 9 pekan berturut-turut BTC ditutup dengan chart merah. Pergerakan ini merupakan salah satu yang terburuk sepanjang BTC ada.
Saat laporan ini ditulis, Ahad, 5 Juni 2022 (16.00 WIB), BTC diperdagangkan di level $ 29.667. Aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar ini pada pekan lalu sempat menyentuh harga di atas $ 32 ribu. Namun, pertahanan di level tersebut tak berlangsung lama, dan pada akhirnya mengantarkan kembali BTC ke harga di bawah $ 30 ribu.
Persib, salah satu klub sepakbola profesional di Indonesia akhirnya masuk lebih dalam ke industri aset kripto. Menjadi klub sepakbola pertama di Indonesia, Persib meluncurkan Fan Token aset kripto mengikuti jejak AC Milan hingga Barcelona.
Klub bola asal Bandung yang punya basis komunitas digital terbesar di Asia ini, menjalin kemitraan strategis dengan platform fans engagement yang berbasis teknologi blockchain, socios.com. Kemitraan ini Persib akan meluncurkan Fan Token ke seluruh pendukungnya atau lebih dikenal dengan Bobotoh yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan di dunia.
Direktur PT PERSIB Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono, mengatakan Persib adalah klub sepakbola profesional yang sangat terbuka dan tentunya sangat mendukung berbagai inovasi dan teknologi terbaru. Bersama Socios.com, dapat menawarkan peluang baru bagi seluruh basis pendukung Persib, Bobotoh baik di Indonesia maupun di seluruh dunia untuk terlibat lebih dalam dan lebih dekat.
“Persib Fan Token akan menjadi sebuah media dan instrumen yang efektif bagi kami, karena dapat menjangkau banyak basis pendukung digital global kami yang jumlahnya lebih dari 20 juta, menjadi lebih dekat dengan klub kebanggaannya,” kata Teddy.
Persib bergabung dengan berbagai organisasi olahraga global yang telah bergabung di dalam platform Socios.com, seperti Manchester City, FC Barcelona, AC Milan, dan banyak lainnya.
Fan Token kripto seperti yang akan diluncurkan Persib ($PERSIB), nantinya bakal punya berbagai keuntungan untuk para pemegang atau pemiliknya. Socios.com mengatakan memungkinkan para pemegang Fan Token Persib bisa terlibat mempengaruhi keputusan klub yang diambil dari suara pendukung tentang berbagai hal, mulai dari desain jersey, pemilihan nomor punggung dan lagu disaat klub merayakan kemenangan.
Socios.com juga akan memberikan gambaran lebih banyak rewards kepada para pendukung klub kesayangannya, dengan sebanyak 17.000 pendukung akan mendapatkan akses menonton langsung dan menikmati pengalaman unik di pertandingan selama tahun 2022 ini.
“Kami senang memasuki market yang baru, di mana ada hasrat besar untuk sepakbola tingkat domestik dan cinta untuk permainan yang global. Sambutan yang sangat hangat dari kami untuk Persib. Kami berharap dapat menciptakan pengalaman luar biasa dan peluang baru bagi seluruh Bobotoh agar lebih dekat dengan klub kebanggaannya,” kata CEO Chiliz & Socios.com, Alexandre Dreyfus.
Persib, klub sepakbola pertama di Indonesia yang luncurkan Fan Token kripto. Foto: Persib.
Pemegang Fan Token juga berpeluang menerima berbagai hadiah dalam bentuk digital rewards yang unik, termasuk digital asset, serta merchandise dan jersey yang dikenakan oleh pemain saat pertandingan, selama memenuhi syarat untuk dapat mengakses diskon eksklusif yang ditawarkan sponsor klub, dan penawaran serta insentif khusus lainnya dari berbagai mitra kerja sama.
Socios.com juga akan terus meningkatkan gamification pada aplikasi serta meluncurkan berbagai mobile game yang bertema olahraga khusus bagi para pemegang Fan Token.
Sebelumnya, Persib diketahui sudah masuk ke ranah blockchain dan NFT dengan menjalin kemitraan dengan Liberty Gaming Guild (LGG). LGG merupakan platform Play-to-Earn (P2E) atau GameFi (game berbasis blockchain + Non-Fungible Token | NFT) yang diintegrasikan ke dalam sistem game.
Sebuah studi yang dilakukan Seton Hall University mengungkapkan aset kripto dan token NFT menjadi aset yang banyak dicari rumah tangga Amerika Serikat.
Survey jejak pendapat tersebut juga mengungkapkan penggemar olahraga termasuk ke dalam kategori yang memiliki ketertarikan pada aset kripto dan token NFT.
Seperti berbagai negara lain, Amerika Serikat juga masih mengalami serapan pemahaman tentang konsep kripto dan NFT yang rendah.
Meski begitu, sejumlah 24% rumah tangga di Amerika Serika mengungkapkan bahwa mereka telah memilih kripto atau NFT dalam portfolio investasinya.
“Ketika ditanya secara khusus apakah kepemilikan mereka adalah kripto dan/atau NFT, peserta survey menunjukkan keterlibatan yang lebih kuat dengan kripto,” ungkap penyelenggara survey.
Tidak hanya itu, terdapat jumlah cukup besar responden yang mengaku memilih aset kripto dalam agenda survei tersebut.
“Dari mereka yang memegang dan/atau menjual, sejumlah 62% hanya memilih kripto, sementara 31% hanya memilih NFT, dan 7% lainnya memilih keduanya,” lanjut panitia.
Dalam studi tersebut juga diungkapkan bahwa masyarakat berusia antara 18-34 tahun memiliki andil partisipasi lebih tinggi dalam perdagangan aset kripto dan NFT. Dengan total 42% suara memiliki keyakinan potensi pada aset tersebut.
Potensi aset kripto dan NFT juga mendapat dukungan dari Profesor Pemasaran dan Metodologi Poll Seton, Hall Daniel Ladik. Ia mengungkapkan bahwa NFT dapat menjadi sumber pendapatan utama merek olahraga di masa depan.
“Jika dikelola secara efektif, NFT dapat menjadi sumber pendapatan utama serta jalur baru koneksi penggemar untuk merek olahraga,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa potensi tersebut didorong oleh perkembangan teknologi digital dan interaksi aset yang semakin berkembang.
“Di era digital, aset interaktif seperti NFT dapat mendorong rasa kepemilikan dan kepemilikan, atribut utama untuk kesuksesan merek,” lanjut Daniel.
Dari sudut pandang penggemar olahraga, NFT memiliki daya tarik yang lebih tinggi dibandingkan aset kripto. Keunggulan utamanya terletak pada manfaat yang ditawarkan aset NFT.
Direktur Pusat Manajemen Olahraga di Sekolah Bisnis Stillman Seton Hall, Charles Grantham, mengungkapkan bahwa statistik mendukung potensi NFT pada sektor tersebut.
“Angka-angka tersebut tampaknya menunjukkan bahwa NFT mewakili lahan subur bagi liga untuk meningkatkan pengalaman penggemar,” ujar Charles.
CEO Binance, Changpeng Zhao (CZ), memberikan tanggapan terhadap pemberitaan Reuters yang menyatakan bahwa exchange kripto terbesar tersebut digunakan sebagai aktivitas pencucian uang senilai $ 2,35 miliar dari 2017 hingga 2021. Laporan investigasi Reuters itu diterbitkan pada Selasa 7 Juni 2022.
Reuters melaporkan pada September 2020, kelompok peretas Korea Utara yang dikenal dengan nama Lazarus masuk ke bursa kripto Eterbase di Slovakia dan mencuri mata uang virtual senilai $ 5,4 juta. Pencurian itu hanyalah sebagian kecil aksi Lazarus yang menurut Amerika Serikat ditujukan untuk mendanai program senjata nuklir Korea Utara.
Beberapa jam kemudian, Lazarus membuka setidaknya dua lusin akun anonim di Binance untuk mengkonversi kripto hasil rampokan mereka sekaligus mengaburkan rekam jejaknya. Hanya dalam waktu sembilan menit, Lazarus sukses membuat akun Binance dan memperdagangkan kripto yang dicuri.
Salah satu pendiri Eterbase, Robert Auxt, menyatakan Binance sendiri tidak tahu siapa yang memindahkan uang dari Eterbase karena sifat akunnya yang anonim. Sementara Eterbase tidak dapat menemukan atau mengembalikan dana yang sudah dicuri.
CEO Binance, CZ, mengatakan laporan investigasi Reuters itu pekerjaan yang sia-sia dan tidak berimbang.
Mengutip data Chainalysis, CZ menjelaskan faktanya sudah jelas bahwa hanya 0,15% dari semua transaksi kripto pada tahun 2021 yang dikaitkan dengan beberapa jenis aktivitas terlarang. Sedangkan menurut PBB, aktivitas terlarang di sektor fiat atau uang tunai jumlahnya diperkirakan sebesar 2-5%, senilai $ 800 miliar hingga $ 2 triliun.
CZ melanjutkan, bahwa Binance tidaklah sempurna dan pernah melakukan kesalahan di masa lampau. Namun hal tersebut bukan berarti Reuters memiliki hak untuk mengabaikan kewajiban mereka untuk menyuguhkan informasi yang obyektif.
“Ini bahkan sama sekali tidak berimbang, seharusnya fair dong,” cuit CZ di akun twitternya 11 jam lalu.
Dia menambahkan bahwa utasnya ini merupakan yang terakhir kalinya sebagai tanggapan Binance kepada Reuters.
Dalam utasnya itu CZ menyatakan seiring dengan perbedaan pendapat di antara pembuat kebijakan soal industri kripto, Binance selalu terbuka untuk ruang diskusi, sebisa mungkin mendukung penegakan hukum, dan mengakui bila berbuat salah.
Dia juga menceritakan setiap minggu dia bisa diwawancari atau diskusi dengan 5 hingga 20 wartawan. Dia menjelaskan ada kalanya dia tidak setuju dengan bagaimana para jurnalis menulis tentang Binance. Namun, itu bukan masalah karena jumlahnya sedikit. Sebaliknya yang menulis secara obyektif jumlahnya lebih banyak.
“Kritikan yang datang dari luar itu membangun tapi harus dilakukan secara fair dan terbuka,” tulis CZ.
Di akhir utasnya, CZ mempublikasikan wawancara dirinya dengan Reuters yang dilakukan melalui email sebelum artikel tersebut diterbitkan dengan pesan “Jurnalisme itu sangat penting bagi pertumbuhan kami. Tapi kita harus sepakat untuk pemberitaan yang fair dan akurat sehingga industri kripto semakin maju.”
Saat ini, euforia NFT masih terus mengalami perkembangan dan sepertinya tidak akan berhenti dalam waktu dekat. Selain karya seni, bertebaran pula game NFT yang bisa dimainkan dalam memperoleh keuntungan. Umumnya, game tersebut memiliki cara kerja yang rumit sehingga butuh waktu dalam mempelajarinya. Namun, kini telah hadir game yang memodifikasi dari game jadul Plant vs Zombies, yaitu “Plant vs Undead“. Penasaran cara bermainnya? Yuk, simak terus artikel ini!
Plant vs Undead(PvU)adalahgame NFT yang dimainkan secara multiplayer dengan mengusung konsep yang mirip dengan game “Plant vs Zombies”, di mana para pemainnya harus membangun sebuah pasukan dalam bentuk tanaman untuk menghabisi sekawanan monster yang menyerang lahan.
Game Plant vs Undead ini diciptakan oleh sekumpulan developer yang berasal dari Amerika Selatan. Proyek NFT ini dimulai pada Q3 tahun 2021, diawali dengan whitelist yang diadakan sepanjang Juni 2021 dan Initial Seeds/Land Offering pada 10 Juli 2021. Sama seperti game NFT pada umumnya, PvU bisa dimainkan secara gratis tetapi memungkinkan para pemainnya untuk mendapatkan keuntungan berupa aset kripto.
Meski begitu, game NFT yang satu ini menerapkan prinsip desentralisasi, di mana para pemainnya bisa berkontribusi dalam game secara penuh. Maksudnya?
Jadi, para developer dan petinggi game akan menawarkan sejumlah pilihan yang berkaitan dengan game dan pilihan tersebut bisa ditentukan oleh para pemain lewat proses pemungutan suara. Lalu, pilihan dengan suara terbanyak akan langsung diaplikasikan dalam game, mengutip Coincu.
Cara Mendapatkan Uang di Plant vs Undead
Game ini berlatar di sebuah tempat bernama “Planet Plants”, dunia fantasi tempat tanaman dan hewan hidup tenang, hingga akhirnya datang para monster penghancur. Dalam permainan ini,terdapat Mother Tree atau pohon induk yang harus dilindungi dari serangan monster. Caranya adalah dengan menanam tanaman pelindung sebanyak-banyaknya.
Tanaman pelindung ini berbentuk NFT dan bisa dibeli oleh para pemain dengan kemampuan yang berbeda-beda. Pada awal kemunculannya, tanaman yang dibeli bisa berbentuk benih, tetapi dihapuskan oleh developer karena banyak dimanfaatkan untuk cheat. Sehingga, yang kini tersisa hanyalah pohon induk dan tanaman pelindung yang sudah tumbuh.
Selain game, PvU juga dilengkapi dengan marketplace dan token khusus yang disebut dengan token PVU. Lewat marketplace ini, para pemain bisa membeli, menjual, dan saling menyewa tanaman. Nah, token PVU lah yang digunakan sebagai alat transaksi di dalam marketplace. Sebagai in-game token, PVU bertujuan untuk memberi dukungan terhadap aktivitas ekonomi dalam game.
Tak hanya untuk jual-beli di marketplace, PVU juga bisa dimanfaatkan para pemain untuk membeli Light Energy (LE) token yang bisa membantu tanaman tumbuh lebih besar. Seiring tanaman bertumbuh, pemain juga berkesempatan untuk mendapat tambahan LE token dan bisa kembali ditukar dengan PVU. Per tanggal 14 April 2022, PVU mencatat harga 0.07108 USD dengan volume perdagangan mencapai lebih dari 2,6 juta USD melansir CoinMarketCap.
Perlu diketahui bahwa pada game PvU, terdapat dua mode permainan yang bisa dipilih yaitu Survival dan Farming. Berikut informasi selengkapnya!
Mode Survival
Mode Survival berarti para pemain akan terlibat langsung dalam pertempuran melawan monster. Berhasil atau tidaknya pemain ditandai dengan terbunuhnya semua monster (menang) atau hancurnya semua tanaman di lahan, termasuk pohon induk (kalah). Di setiap ronde, akan terdapat 1 pohon induk dan pemain bisa menempatkan 8 tanaman lainnya sesuai strategi.
Setiap berhasil membunuh monster, maka pemain akan memperoleh sejumlah LE yang nantinya bisa digunakan untuk meningkatkan skill atau mengubah penempatan tanaman. Rondenya pun tidak terbatas, akan selesai apabila salah satu pihak mengalami kekalahan.
Pada mode Survival ini, terdiri dari permainan Player vs Enemy (PvE) dan Player vs Player (PvP). Jika PvE berarti pemain langsung melawan para monster, maka PvP adalah pertandingan antar pemain. Bedanya, selain menyusun strategi dalam menempatkan tanaman, pada PvP pemain bisa menempatkan monster untuk menghancurkan lahan lawan. Jangan khawatir NFT Anda akan hilang saat kalah bermain PvP, karena tanaman pelindung yang digunakan merupakan kloning dari tanaman NFT yang dimiliki.
Mode Farming adalah di mana pemain bisa bercocok tanam dan memanen LE. Sederhananya, pemain bisa menanam tanaman dan meningkatkan skill yang dimilikinya untuk bertarung melawan monster nanti. Sambil merawat tanaman, pemain berkesempatan untuk mengumpulkan LE. Namun, pemain juga harus selalu berhati-hati akan cuaca buruk atau hama yang bisa merusak tanaman, ya. Selain itu, pemain juga bisa memperoleh reward tambahan dengan menyiram The World Tree alias pohon dunia setiap harinya.
Cara bermain Plant vs Undead
Lantas, bagaimana cara memulai bermain Plant vs Undead? Berikut langkah-langkahnya:
Hubungkan walletMetamask dengan wallet PancakeSwap
Langkah pertama adalah pastikan Anda memiliki wallet Metamask juga PancakeSwap, ya. Dikarenakan token PVU bergerak di bawah Binance Smart Chain (BSC) seperti halnya PancakeSwap, sehingga PVU baru bisa dibeli dengan BNB.
Jika Anda belum memiliki wallet Metamask, bisa membuatnya dengan mengikuti panduan dalam video ini:
Beli PVU token dengan BNB
Setelah berhasil menghubungkannya, saatnya untuk membeli sejumlah token PVU, dengan minimal pembelian sebanyak 5 PVU. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, token PVU sangat berguna dalam aktivitas di dalam game Plant vs Undead.
Registrasi di website
Jika Anda sudah mengantongi token PVU, berarti Anda sudah bisa melakukan registrasi di website PvU, yakni https://plantvsundead.com/. Jangan lupa juga untuk menghubungkan wallet Metamask dengan akun Anda, ya.
Download aplikasi PvU di smartphone
Selanjutnya, saatnya Anda mengunduh aplikasi Plant vs Undead di smartphone yang Anda miliki. Aplikasi game sudah tersedia baik di Google Play Store (Android) maupun App Store (iOS).
Manfaatkan fitur gratis
Inilah yang ditunggu-tunggu, apakah Plant vs Undead gratis?
Saat pendaftaran, memang para pemain diwajibkan untuk mengantongi sejumlah aset kripto terlebih dahulu pada wallet. Namun, setelah berhasil terdaftar, bagi setiap pemain baru berkesempatan untuk mendapatkan lahan secara cuma-cuma. Di lahan tersebut, Anda bisa menggunakannya untuk bercocok tanam.
Beli item NFT di marketplace
Setelah memiliki lahan, saatnya untuk berbelanja item NFT di marketplace PVU. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, item ini bisa berupa lahan juga tanaman. Masing-masing tanaman memiliki keunikan dan skill tersendiri, sehingga Anda bisa pilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Untuk pemula, tanaman yang tersedia adalah bunga matahari.
Tukar sejumlah PVU dengan LE
Jika Anda merasa lahan Anda sudah cukup terisi, maka saatnya untuk membeli peralatan bercocok tanam. Berbeda dengan item seperti lahan dan tanaman yang bisa diperoleh dengan token PVU, peralatan ini hanya bisa didapat dengan LE. Jadi, pastikan Anda telah menukarkan PVU dengan LE, ya. Nilai 1 PVU setara dengan 105 LE.
Lanjut bermain
Apabila seluruh aktivitas mendasar sudah Anda lakukan, berarti Anda sudah bisa melanjutkan eksplorasi dalam permainan. Aktivitas yang bisa Anda lakukan adalah bercocok tanam, mengunjungi lahan orang lain, menyelesaikan quest, hingga langsung bertanding di mode survival. Jadi, itulah penjelasan mengenai game NFT Plant vs Undead. Simpel dan mudah, bukan? Tapi, bukan berarti Anda tidak memerlukan pengetahuan soal aset kripto sama sekali, ya, karena alat jual-beli yang dilakukan berbasis aset kripto. Untuk itu, kunjungi Tokonews dan komunitas Tokomall di Discord juga Telegram untuk informasi serta tips and trick seputar aset kripto, blockchain, dan NFT. Kepoin juga marketplace NFT buatan Indonesia yaitu TokoMall sekarang!
Meracik portofolio investasi tentu akan berbeda bagi setiap individu karena berkaitan dengan besaran risiko yang dapat diambil, dan juga mengikuti perkembangan dari sentimen ekonomi global.
Dalam sebuah penelitian dari Accenture diketahui bahwa, ada 52% investor kaya di Asia yang memiliki aset digital dalam portofolio mereka, seperti aset kripto, NFT dan crypto fund, di kuartal pertama tahun ini.
Dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa ada 7% dari portofolio investor kaya tersebut yang berupa aset digital. Crypto pun menjadi kelas aset terbesar nomor lima di Asia, yang mengungguli mata uang asing (valas), komoditas dan barang koleksi.
Di atas aset digital, investor kaya di Asia lebih banyak memegang saham, reksadana dan properti. Diketahui pula, penelitian tersebut melihat akan ada 21% investor kaya yang akan memegang aset crypto di akhir tahun 2022.
Penelitian tersebut telah menarik 3.200 responden melalui sebuah survei, yang semuanya memiliki aset yang diinvestasikan antara $ 100.000 sampai dengan $ 5.000.000.
Survei tersebut mencakup investor kaya di negara Asia seperti China, Hong Kong, Indonesia, India, Jepang, Singapura, Malaysia dan Thailand. Dan pada kuartal pertama 2022, Indonesia dan Thailand menjadi negara dengan kepemilikan aset digital terbesar di wilayah Asia.
Riset seperti ini juga dilakukan oleh pialang kripto Gemini yang menunjukkan 40% dari pemilik kripto membelinya di tahun 2021. Tahun ini adalah tahun ketika semua kripto naik secara signifikan. Indonesia adalah salah satu negara yang membeli aset kripto secara masif.
Meski begitu, investor institusi masih dalam mode mengamati saja, belum ramai untuk ingin masuk ke industri crypto karena urusan regulasi masih belum dirampungkan.
“Kami harus dapat memberikan pandangan yang terinformasi tentang kripto, yang memerlukan riset khusus,” papar Sacha Walker, kepada strategi dan operasi bisnis untuk wilayah Asia-Pasifik di Julius Baer
Regulasi yang diperkirakan akan memicu peningkatan aliran dana ke pasar crypto dari institusi, masih dinantikan karena eksposur ke crypto dapat meningkat dan meluas dengan adanya kejelasan regulasi, termasuk perlindungan dana para investor.
Ini akan sangat dinantikan karena diperkirakan akan membawa dasar yang positif bagi industri crypto dalam jangka panjang.
Harga Bitcoin kembali pulih dan menunjukan rally singkat ke harga $ 31 ribu pada perdagangan Rabu, 8 Juni 2022. Meski level ini adalah titik resistensi kuat bagi BTC, namun sejumlah analis skeptis dengan pergerakan tersebut.
Pergerakan harga jangka pendek Bitcoin saat ini mengingatkan pada aksi pasar pada 6 Juni lalu. Di mana saat itu BTC mampu memompa harga hingga ke level $ 31 ribu-32 ribu. Namun, aksi jual cepat mendorong harga BTC kembali tenggelam ke harga di bawah $ 30 ribu.
Analis crypto dan pengguna Twitter pseudonim il Capo Of Crypto, membuat sebuah analisis yang menyoroti BTC saat ini masih terjebak pada level $ 31 ribu selama 60 hari. Di mana ketika menginjak level tersebut BTC kembali memantul.
Namun, menurut il Capo, yang perlu diwaspadai adalah rentang redistrubusi BTC yang menunjukan adanya potensi clean break atau penurunan ke harga $ 21-23 ribu.
“ Terobosan bersih dari kisaran rendah = leg terakhir turun dikonfirmasi = 21.000-23.000,” tulis il Capo.
Sementara itu, menurut analis pasar dan pengguna Twitter pseudonim Rekt Capital peregrakan 200 hari EMA (rata-rata pergerakan eksponensial) sebagai indikator utama yang harus diperhatikan.
Menurut Rekt Capital level support di harga $ 20.000 perlu diwaspadai investor maupun ritel. “Maka itu bisa menyarankan bagian bawah $BTC dekat dengan area ~20.000,” tulis Rekt Capital.
BTC Belum Sentuh Harga Terendah
Namun, yang tak kalah penting untuk perhatikan adalah terkait dengan siklus BTC yang saat ini cenderung mirip dengan siklus 2018.
Kontributor CryptoQuant, Venturefounder, menyebutkan jika ditilik dari pola historis setelah siklus halving bitcoin sebelumnya, maka harga terendah makro BTC saat ini berada di level $ 14-21.000. Ia menganalisis bahwa kemungkinan level tersebut akan terbentuk di enam bulan ke depan.
“Dalam 670 hari ke depan, BTC akan menyerah dalam 6 bulan ke depan dan mencapai titik terendah ($14-21.000), kemudian memotong sekitar $28-40.000 di sebagian besar tahun 2023 dan berada di ~$ 40.000 lagi setelah halving berikutnya (2024),” tulis Venturefounder di akun Twitternya.
Pergerakan historis BTC selama tahun 2018, cukup relevan dengan fenomena saat ini. Saat itu, setelah mencapai $ 3.100 pada Desember 2018, Bitcoin berhasil pulih ke $ 13.800, namun tujuh bulan kemudian BTC kembali ke titik terendahnya pada Maret 2020 di harga $ 3.600.
“Siklus 2018 terbawah, turun 28% dari harga realisasi. Perlu diingat harga realisasi hari ini adalah $ 24.000, bisa lebih rendah pada saat siklus terendah,” ujarnya.
“Kami mungkin tidak berada di titik terbawah siklus, tetapi kami berada dalam kisaran titik terendah siklus BTC. Ini adalah yang terbaik yang dapat Anda lakukan ketika mengatur waktu siklus pasar.”
Market aset kripto pada tengah pekan kedua Juni 2022 bergerak lincah. Kinerja apik ditunjukan oleh 10 aset kripto berkapitalisasi besar atau big cap dalam 24 jam terakhir.
Melansir situs CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB, nilai Bitcoin (BTC) sukses tumbuh 5,79% dalam sehari terakhir dan kini berada di $ 31.131. Sementara itu, nilai Ethereum (ETH) naik 5,46% ke $ 1.826 di waktu yang sama.
Altcoin lainnya, nilai XRP, Dogecoin (DOGE) dan Polkadot (DOT) kompak tumbuh di atas 2%. Selain itu, Cardano (ADA) bahkan sukses tembus peningkatan di atas 12% dalam 24 jam terakhir.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan salah satu sentimen positif yang mendorong kinerja kripto saat ini adalah pengajuan Rancangan Undang-Undang (RUU) dari dua Senator AS, Kirsten Gillibrand dan Cynthia Lummis, terkait regulasi aset digital. RUU tersebut menyiratkan bahwa dukungan perlindungan investor kripto.
“RUU tersebut mencoba untuk mengatasi pertanyaan terbesar yang menggantung di atas aset digital. Ini akan menjawab ketidakpastian yang membuat sektor aset kripto yang masih muda ini bisa lebih matang dari sisi regulasi di AS,” kata Afid.
Selain itu, event Austin Consensus 2022 yang digelar pada 9-12 Juni 2022 di Texas, AS bisa jadi alasan utama kenapa market melihat ke arah pullback. Di acara akbar itu, akan membahas perkembangan industri kripto, blockchain, web3 hingga metaverse.
Afid juga mengungkap ke depan overall market akan ke arah pullback dalam jangka pendek. Sementara, jangka menengah masih melihat ke arah sideways. Acuannya dari Bitcoin masih kemungkinan besar akan diperdagangkan di range $ 28.800-$ 32.000.
“Sentimen market sejatinya masih terpantau bearish. Pasalnya, kenaikan nilai aset kripto terbilang stagnan atau tidak signifikan. Kuat dugaan, investor masih enggan melakukan aksi beli, karena belum terlalu percaya diri di pasar kripto,” katanya.
Namun, analisis firma investasi aset digital, Two Prime, melihat beberapa perusahaan manajemen investasi sengaja melakukan aksi beli di kondisi market saat ini, karena berharap harga aset kripto bisa menembus level resistance-nya. Mereka mau tak mau harus melakukan price actions yang kuat agar bisa mendulang cuan fantastis ketika bull market.
Sentimen negatif yang memberatkan pergerakan market masih datang dari faktor pesimis investor adalah ketidakpastian makroekonomi ke depan. Bank Dunia baru-baru ini menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonominya di 2022 dari 4,9% ke 2,1%. Sementara itu, Menteri Keuangan AS, Janet Yellen, mengatakan di hadapan Senat AS bahwa inflasi AS bakal terus menanjak.
Di samping itu, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan kedua bulan Juni ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.
GALA adalah token utilitas dari Gala Games, platform game blockchain yang berjalan di jaringan Ethereum dan Binance Smart Chain (BSC). Gala Games sendiri diluncurkan pada 2019, kini telah berkembang menjadi 1,3 juta pengguna aktif bulanan, dan 26.000 NFT telah terjual, dengan item paling mahal senilai $3 juta.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan token GALA akan menunjukan potensi bullish pada pekan ini. Penyebabnya dari sentimen positif, bahwa Gala Games akan meluncurkan game GRIT di Epic Games Store. Ini akan menjadi salah satu pengenalan game Web3 besar pertama bagi jutaan gamer tradisional.
“Peluncuran GRIT di Epic Games Store akan jadi babak baru game Web3 NFT untuk masuk ke market game tradisional. Dampaknya token GALA yang menjadi utilitas dalam ekosistem Gala Games bisa melonjak harganya,” kata Afid.
Dari analisis teknikal, nilai GALA sudah mulai merangkak naik. Diperkirakan akan terjadi kenaikan sebesar 17% dari harga $ 0,082 ke $ 0,093 dalam beberapa hari ke depan.
Peringkat GALA di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #80, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 549.130.129. Jumlah koin yang beredar 6.977.205.436 koin GALA dan maksimal pasokan tidak tersedia.
2. Cardano (ADA)
Analisis teknikal Cardano (ADA).
Cardano (ADA) menjadi salah satu aset berkinerja baik di 10 besar kripto berdasarkan kapitalisasi pasar selama 2 hari terakhir. Harga ADA kemungkinan akan melonjak pada pekan ini hingga 16% dengan harga mencapai $ 0,68.
Afid melihat kenaikan harga ADA didorong oleh sentimen positif di mana Cardano telah menarik perhatian investor institusi yang mengubah pandangan aset Bitcoin dan Ethereum. Mereka membuat para investor lebih baik memilih ADA karena percaya akan potensinya yang tinggi di masa depan.
“Peningkatan minat pada ADA oleh whales ini telah memainkan peran dalam tren kenaikan baru-baru ini. Sementara itu, ADA juga memimpin kenaikan di antara 10 aset kripto terbesar dalam 2 hari terakhir,” jelas Afid.
Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar selama batas bawah pada $ 0,58 masih terjaga, ADA masih dapat bergerak menuju harga sekitar $ 0,68 atau naik 16% dalam beberapa hari ke depan.
Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #6, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 21.038.491.784. Jumlah koin yang beredar 33.934.048.406 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.
3. Helium (HNT)
Analisis teknikal Helium (HNT).
Helium (HNT) adalah jaringan blockchain terdesentralisasi untuk perangkat Internet of Things (IoT). HNT memiliki utilitas yang menarik. Afid melihat HNT punya potensi untuk bullish pada pekan ini.
Menurutnya sentimen positif yang didorong oleh pergantian proposal tata kelola HIP 51 untuk transisi dari struktur blockchain monolitik ke struktur blockchain modular. Arsitektur jaringan asli Helium dirancang untuk perangkat IoT dan protokol nirkabel LoRaWan.
“Helium mulai berpikir tentang penskalaan di luar jaringan IoT dan menjadi platform terdesentralisasi yang dapat digunakan oleh semua jenis jaringan telekomunikasi lainnya, seperti 5G, WiFi, VPN, dan CDN. Peningkatan jaringan ini menjadi sentimen positif untuk nilai HNT,” ungkap Afid.
Dari analisis teknikalnya, nilai HNT kemungkinan besar akan terjadi lonjakan sebesar 20% dari harga $ 10,41 ke $ 11,80 dalam beberapa hari ke depan. pergerakan HNT juga sudah menunjukan pola cup and handle yang menjadi sinyal bullish.
Peringkat HNT di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #48, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 1.233.774.427. Jumlah koin yang beredar 119.278.318 koin HNT dan maksimal pasokan 223.000.000 koin HNT.
Avalanche adalah blockchain yang dirancang Ava Labs sebagai jaringan terdesentralisasi yang aman dan terdistribusi secara global. Sementara, AVAX merupakan token native dari platform Avalanche yang digunakan sebagai alat tukar dalam ekosistem mereka.
Pergerakan nilai AVAX bisa bullish pada pekan ini, disebabkan keterlibatan Avalanche dalam acara Consensus 2022 by CoinDesk yang digelar 9-12 Juni 2022 di Texas, AS. Acara ini juga akan menjadi sentimen positif untuk market aset kripto secara keseluruhan.
“Analisis teknikal AVAX memang dari jangka pendek telah terjadi penurunan. Namun, sudah ada pergerakan naik yang kemungkinan sebesar 10% dari $ 24,47 ke $ 26,87 bisa dicapai dalam beberapa hari ke depan,” ungkap Afid.
Peringkat AVAX di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #15, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 6.843.227.253. Pasokan yang beredar 280.929.424 koin AVAX dan maksimal pasokan 720.000.000 koin AVAX.
5. eCash (XEC)
Analisis teknikal eCash (XEC).
eCash (XEC) adalah aset kripto yang dikembangkan setelah hard fork dari blockchain Bitcoin Cash ABC. XEC juga merupakan rebranding dari Bitcoin Cash ABC (BCHA) dan memiliki teknologi dan fitur yang lebih baik.
Afid mengatakan XEC berpotensi bullish karena perbaikan dan peningkatan jaringan Electrum ABC 5.1.2. Jaringan ini dapat perbaikan bug, peningkatan, dan pembaruan pada header BIP71 yang membuat Electrum ABC kompatibel dengan dompet eCash lain seperti Badger Cash dan RaiPay.
“Pergerakan XEC sudah perlahan naik. Kemungkinan besar Kemungkinan besar XEC dapat terus bergerak menuju harga $ 0.00006065 atau naik sekitar 13% dalam beberapa hari ke depan,” kata Afid.
Peringkat XEC di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #53, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 1.062.706.558. Pasokan yang beredar 19.081.117.173.303 koin XEC dan maksimal pasokan 21.000.000.000.000 koin XEC.
Daftar 5 Aset Kripto Bearish
1. Ethereum (ETH)
Analisis teknikal Ethereum (ETH).
Ethereum (ETH) jadi aset kripto big cap yang berpotensi bearish pada pekan ini. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan gabungan faktor on-chain, fundamental dan teknis menunjukkan lebih banyak kerugian bagi Ethereum di masa depan.
Lebih lanjut, Afid mengatakan dari data CoinShares pada 31 Mei lalu, terlihat investor telah menarik $ 250 juta dari dana investasi berbasis Ethereum pada tahun 2022. Arus keluar besar-besaran itu membuat harga ETH terus turun.
“Penarikan dari dana Ethereum adalah tanda bagaimana crash di TerraUSD (UST) dan Terra (LUNA) telah mengurangi minat pada keseluruhan sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi),” kata Afid.
Analisis teknis ETH mulai terlihat pola segitiga turun dan reverse cup and handle yang berisiko mengalami pergerakan bearish. Namun, ETH akan sedikit mengalami koreksi hingga harga $ 1.838, lalu turun sebesar 5% ke $ 1.731.
Peringkat ETH di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #2, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 219.884.038.658. Pasokan yang beredar 121.089.053 koin ETH dan maksimal pasokan tidak tersedia.
STEPN (GMT) diperkirakan akan bearish pada pekan ini. Menurut Afid, ada beberapa faktor menyebab sentimen negatif yang membuat harga GMT turun.
Salah satu yang palilng krusial peristiwa malang baru-baru ini yang terjadi pada STEPN membuat cibiran soal kegagalan game blockchain play-to-earn. STEPN mengalami 25 juta serangan DDOS yang dikirim ke server dalam waktu singkat. Hal ini menyebabkan beberapa pengguna dikeluarkan dari platform.
“Dalam beberapa waktu terakhir STEPN, diamati ada banyak pemain menggunakan bot dan spoofing GPS untuk menggelembungkan jumlah token yang dihasilkan dengan menggunakan aplikasi. Jumlah pengguna yang terus meningkat adalah masalah utama yang dihadapi oleh game blockchain dengan model bisnis play-to-earn,” ujar Afid.
Dalam 24 jam terakhir, token GMT telah mencatat penurunan. Analisis teknikalnya, harga GMT sudah turun secara perlahan, namun ada koreksi sesaat. GMT bisa alami penurnan harga hingga $ 0,90 atau turun 12% dari harga $ 0,97 selama beberapa waktu mendatang.
Peringkat GMT di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #76, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 575.458.810. Jumlah koin yang beredar 600.000.000 koin GMT dan maksimal pasokan 6.000.000.000 koin GMT.
3. Elrond (EGLD)
Analisis teknikal Elrond (EGLD).
Koin EGLD kemungkinan besar akan bearish pada pekan ini, karena sentimen negatif dari kabar Maiar, DEX utama yang menggunakan di Elrond Network telah dimatikan di tengah penyelidikan aktivitas mencurigakan.
“Berita negatif dari adanya kemungkinan sabotase pada jaringan DEX, Maiar membuat harga EGLD tertekan. EGLD kemungkinan besar akan turun menuju harga $ 65,35 atau 11% dari $ 73,83,” kata Afid.
Elrond sendiri adalah platform berbasis blockchain yang dibangun untuk menawarkan kecepatan transaksi yang sangat cepat dengan menggunakan sharding. Proyek ini menggambarkan dirinya sebagai ekosistem teknologi untuk internet baru, yang mencakup fintech, keuangan terdesentralisasi dan Internet of Things (IoT).
Peringkat EGLD di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #41, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 1.512.350.291. Pasokan yang beredar 22.381.068 koin EGLD dan maksimal pasokan 31.415.926 koin EGLD.
4. Reserve Rights (RSR)
Analisis teknikal Reserve Rights (RSR).
Reserve Rights adalah platform stablecoin token ganda yang diluncurkan pada Mei 2019. Pengaturan token ganda Reserve Rights mencakup stablecoin yang dikenal sebagai Reserve stablecoin (RSV).
Token kedua adalah token Reserve Rights (RSR), yang digunakan untuk menjaga RSV stabil pada target harga $ 1 melalui sistem peluang arbitrase. RSR adalah sebuah token utilitas yang memungkinkan pemegang untuk memberikan hak suara atau voting pada proposal tata kelola.
Afid melihat pergerakan RSR akan bearish pada pekan ini. Hal tersebut terlihat dari analisis teknikalnya, RSR sudah overbought dan membentuk pola reserve cup and handle sebagai sinyal bearish. “Penurunan RSR bisa sampai $ 0,00751 atau sekitar 16% dari harga $ 0,00899.”
Peringkat RSR di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #175, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 138.151.544. Jumlah koin yang beredar 14.801.148.904 koin RSR dan maksimal pasokan 100.000.000.000 koin RSR.
BNBDOWN sedang mengalami penurunan pada pekan ini. Menurut Afid, kondisi pergerakan BNB yang mulai naik turut berpengaruh negatif pada BNBDOWN.
BNBDOWN bertujuan untuk menghasilkan keuntungan berlipat kali ketika harga BNB turun. Sedangkan BNBUP bertujuan memberikan keuntungan berlipat kali ketika harga BNB naik. Jumlah keuntungan yang berlipat kali ini ditetapkan di antara 1,25x dan 4x.
“Pergerakan BNBDOWN sudah bergerak naik signifikan, kemungkinan akan koreksi dalam. Dari grafiknya menunjukkan sinyal bearish yang mengindikasikan tren penurunan harga. Harga BNBDOWN bisa turun 11% mencapai $ 0,05578 dari harga $ 0,06277,” pungkas Afid.
Peringkat BNBDOWN di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #2934, dengan kapitalisasi pasar langsung tidak diketahui. Jumlah koin yang beredar dan maksimal pasokannya tidak tersedia.
Disclaimer
Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.