Tag Archives: beasiswa

ITB Buka Beasiswa S2 dan S3 Program Multidisiplin Material Baterai, Cek Yuk!



Jakarta

Institut Teknologi Bandung (ITB) buka pendaftaran beasiswa S2 dan S3 untuk program Multidisiplin Material Baterai tahun akademik 2024/2025 hingga 28 Juni mendatang. Beasiswa ini mencakup Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) dan biaya hidup dalam skema Ganesha Talent Assistantship (GTA) dan beasiswa GEM.

Selain itu, mahasiswa juga akan diikutsertakan dalam program pertukaran ke Central South University (CSU) dan Gem Co Ltd di China. Selama berkuliah, mahasiswa akan melakukan penelitian dengan topik Material Baterai yang dibimbing oleh dosen dari program studi (prodi) Magister Teknik Metalurgi dan Magister Teknologi Nano (cross-supervision).

Siap mendaftar? Yuk kenalan dengan program Multidisiplin Material Baterai dan syarat seleksinya dikutip dari laman resmi ITB, Senin (10/6/2024).


Program Multidisiplin Material Baterai

Program Magister dan Doktor Multidisiplin Material Baterai ITB adalah sebuah program multidisiplin yang melibatkan prodi Teknik Metalurgi-FTTM dan program pascasarjana Teknologi Nano. Mahasiswa yang lolos dari program ini akan menjadi ahli metalurgi atau ahli teknologi nano dengan pendalaman khusus dan spesialisasi pada material baterai.

Pendalaman ini mencakup proses sintesis dari bahan baku baterai yang ada di alam, sintesis katoda dan anoda, modifikasi material anoda, katoda, dan elektrolit, karakterisasi material, fabrikasi sel dan pengujian performa sel baterai.

Kurikulum yang digunakan pada program ini bersifat paket. Sehingga pembelajaran dan riset dilakukan di berbagai tempat dari prodi Teknik Metalurgi, sekolah pascasarjana Teknologi Nano dan Pusat Penelitian Nanosains dan Nanoteknologi-ITB.

Pendaftaran dilakukan melalui skema beasiswa GTA dan GEM yang memungkinkan mahasiswa mendapat bantuan subsidi 100% uang kuliah. Namun peserta tetap harus melakukan pendaftaran calon mahasiswa baru melalui laman Admisi ITB di tautan https://admission.itb.ac.id/info/, baru berlanjut ke pendaftaran beasiswa pada tautan https://sagata.itb.ac.id/.

Syarat Pendaftaran Beasiswa Program Multidisiplin Material Baterai

Berikut syarat yang harus dipenuhi mahasiswa untuk mendaftar beasiswa Program Multidisiplin Material Baterai, yakni:

Syarat Umum

  1. Ijazah program sarjana asli (untuk S2) dan ijazah program sarjana serta magister asli (untuk S3)
  2. Transkrip nilai pendidikan sebelumnya
  3. Bukti kepemilikan asuransi kesehatan
  4. Pas foto
  5. Pernyataan tujuan pelamaran program program magister (S2)
  6. Proposal usulan penelitian (S3)
  7. Sertifikat TPA Bappenas asli atau Hasil Ujian Potensi Dasar Akademik (UPDA) ITB
  8. Sertifikat kemampuan bahasa Inggris ELPT ITB asli minimum skor 77 untuk S2 dan S3
  9. Rekomendasi dari dua orang dosen atau atasan untuk S2 dan S3
  10. Rekomendasi dari calon promotor khusus S3
  11. Pelunasan biaya pelaksanaan seleksi mahasiswa pascasarjana ITB sebesar Rp 600 ribu.

Syarat Khusus

Magister

  • Lulus program Sarjana dari program studi terakreditasi
  • Latar belakang program sarjana dari prodi kimia, teknik kimia, fisika, teknik fisika, teknik metalurgi, teknik material dan teknik mesin
  • Mendaftar di web https://admission.itb.ac.id/ dengan memilih Program Magister Teknologi Nano atau Program Magister Teknik Metalurgi

Doktor

  • Lulus program Magister dari program studi terakreditasi
  • Latar belakang program Magister dari kimia, teknik kimia, fisika, teknik fisika, teknik metalurgi, teknik material, teknik mesin, dan teknologi nano
  • Mendaftar di web https://admission.itb.ac.id/ dengan memilih program studi Doktor Sains dan Teknologi Nano atau Doktor Rekayasa Pertmabngan jalur Rekayasa Mineral dan Metalurgi

Untuk syarat lebih lengkap detikers bisa mengunjungi laman Admisi ITB di tautan https://admission.itb.ac.id/ ataupun Beasiswa ITB di tautan https://sagata.itb.ac.id/. Selamat mendaftar!

(det/pal)



Sumber : www.detik.com

Ada Beasiswa Pemerintah Malaysia 2024 Nih, Cek Ya!


Jakarta

Pemerintah Malaysia membuka beasiswa kuliah S2 dan S3 bagi calon mahasiswa maupun mahasiswa on-going. Pendaftaran Malaysia International Scholarship ini dibuka sampai 30 Juni 2024.

Penerima beasiswa akan mendapat gratis biaya kuliah sepanjang durasi beasiswa dan uang saku bulanan 1.500 ringgit (sekitar Rp 5,1 juta). Untuk bisa melamar, peminat beasiswa harus memenuhi syarat umum, usia, kampus, dan prodi.

Simak syarat beasiswa kuliah di Malaysia di bawah ini sebagaimana diumumkan dalam panduan resmi MIS 2024.


Syarat Beasiswa Pemerintah Malaysia 2024

  • Warga negara mitra beasiswa, termasuk Indonesia
  • Berencana kuliah penuh waktu di jenjang S2 atau S3 (PhD) di Malaysia, atau sedang kuliah di kampus negeri Malaysia maupun beberapa kampus swasta Malaysia, minimal 2 semester yang tersisa sebelum masa studi berakhir
  • Usia maksimal 40 tahun untuk pendaftar S2 dan 45 tahun untuk pendaftar S3
  • IPK minimal 3.00 atau 2nd Class Upper (Honours) di S1 bagi pendaftar S2
  • IPK minimal 3.00 atau excellent result di prodi S2 yang berkaitan bagi pendaftar S3
  • Skor IELTS minimal 6.00, atau skort TOEFL PBT minimal 550, atau menjalani S1 dengan bahasa pengantar bahasa Inggris
  • Pendaftar Master by Research dan PhD menyertakan proposal riset minimal 1.000 kata yang relevan dengan prodi tujuan

Daftar Kampus Mitra Beasiswa MIS

1. Universiti Teknologi Malaysia (UTM)

2. Universiti Sains Malaysia (USM)

3. Universiti Putra Malaysia (UPM)

4. Universiti Malaya (UM)

5. Universiti Teknologi Mara (UiTM)

6. Universiti Islam Antarabangsa Malaysia (UIAM/IIUM)

7. Universiti Utara Malaysia (UUM)

8. Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM)

9. Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM)

10. Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTEM)

11. Universiti Sains Islam Malaysia (USIM)

12. Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI)

13. Universiti Malaysia Terengganu (UMT)

14. Universiti Malaysia Sabah (UMS)

15. Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA)

16. Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS)

17. Universiti Malaysia Perlis (UNIMAP)

18. Universiti Sultan Zainal Abidin (UNISZA)

19. Universiti Pertahanan Nasional Malaysia (UPNM)

20. Universiti Malaysia Kelantan (UMK)

21. Universiti Teknologi Petronas (UTP)

22. Universiti Tenaga Nasional (UNITEN)

23. Multimedia University (MMU)

24. INCEIF University (INCEIF)

Daftar Bidang Prodi MIS 2024

  1. Pendidikan
  2. Arts and humanities
  3. Ilmu sosial, jurnalistik, dan informasi
  4. Bisnis, administrasi, dan hukum
  5. Ilmu hayati, matematika, dan statistika
  6. Teknologi komunikasi dan informasi
  7. Teknik, manufaktur, dan konstruksi
  8. Pertanian, kehutanan, perikanan, dan peternakan
  9. Kesehatan dan kesejahteraan, kecuali kedokteran, keperawatan, dan farmasi

Kriteria Seleksi Beasiswa

Pendaftar akan diseleksi berdasarkan kriteria berikut:

  • Pencapaian akademik dan kokurikuler
  • Kualitas proposal riset dan potensi kontribusinya terhadap pemajuan teknologi dan kesejahteraan masyarakat, topik riset diutamakan berkaitan dengan Malaysia
  • Keterampilan komunikasi, menulis, dan membaca yang baik dalam bahasa Inggris

Dokumen Pendaftaran Beasiswa

Siapkan dokumen berikut dalam bahasa Inggris dengan format PDF:

  1. Salinan paspor yang minimal berlaku hingga 6 bulan lagi
  2. Salinan transkrip akademik S1 bagi pendaftar S2, S1 dan S2 bagi pendaftar S2
  3. Jika data transkrip akademik tidak bersistem IPK, sertakan dokumen resmi dari kampus sebelumnya yang menerangkan sistem penilaian
  4. Salinan sertifikat IELTS/TOEFL, atau surat resmi dari kampus sebelumnya yang menerangkan bahasa pengantar bahasa Inggris
  5. Surat rekomendasi dari 2 pemberi rekomendasi
  6. Jika merupakan mahasiswa on-going di kampus mitra atau sudah diterima di kampus tersebut, sertakan admission letter
  7. CV
  8. Proposal riset bagi pendaftar program Masters by Research dan PhD

Informasi pendaftaran Beasiswa Pemerintah Malaysia 2024 lebih lanjut bisa diakses di sini. Semoga bermanfaat, detikers.

(twu/nah)



Sumber : www.detik.com

Bulan Mei-Juni Bakal Cair Sekaligus



Jakarta

Pencairan dana KJP Tahap 1 dikabarkan terlambat. Informasi disampaikan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Jakarta dalam Instagram resminya.

“Mohon maaf atas keterlambatan KJP Tahap 1 2024 yang belum cair, kami pastikan minggu kedua bulan Juni 2024 cair pada tahap pertama,” tulis pengumuman Instagram resmi Disdik Jakarta @disdikdki dikutip Senin (10/6/2024).

Dalam mengatasi hal ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Jakarta, Budi Awaluddin, menyatakan jika KJP yang dicairkan mencakup bulan Mei dan Juni 2024.


“⁠Rencana akan dicairkan sekaligus bulan Mei dan Juni 2024. ⁠Yang belum turun itu Mei 2024 dan Juni 2024,” ujar Budi dalam Antara dikutip Senin (10/6/2024).

Alasan KJP Plus Tahap 1 Telat Cair

Budi menuturkan distribusi pada tahap pertama 2024 telat cair karena pemerintah perlu melakukan pemadanan dan verifikasi ulang data penerima KJP Plus. Verifikasi ini termasuk domisili penerima harus di Jakarta, tidak memiliki kendaraan roda empat serta aset properti di atas Rp1 miliar.

Hal lain yang perlu diverifikasi termasuk penerima dalam Kartu Keluarga (KK) tidak berstatus sebagai PNS, TNI/Polri, anggota MPR RI/DPR RI/DPD RI/DPRD Provinsi/DPRD Kabupaten/Kota serta pegawai tetap BUMN/BUMD.

“Program ini harus tepat sasaran serta bantuan ini distribusinya harus lebih selektif kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan dan terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” katanya.

Besaran Dana KJP Plus

KJP Plus diberikan khusus untuk warga Jakarta dalam memberikan akses wajib belajar 12 tahun bagi siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu. Besaran bantuan pun beragam menyesuaikan dengan jenjang pendidikan.

Untuk SD/MI sebesar Rp 250 ribu per bulan, SMP Rp300 ribu per bulan dan SMA sebesar Rp420 ribu per bulan.

Kemudian untuk SMK Rp450 ribu dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat sebesar Rp300 ribu per bulan serta Lembaga Kursus Pelatihan (LKP) sebesar Rp1,8 juta per semester.

(nir/faz)



Sumber : www.detik.com

Hasil Seleksi Administrasi BPI Luar Negeri 2024 Diumumkan, Begini Cara Ceknya!



Jakarta

Hasil seleksi administrasi Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) luar negeri tahun 2024 diumumkan hari ini, Senin (10/6/2024). Pelamar beasiswa bisa langsung mengeceknya pada akun pendaftaran masing-masing di laman http://www.beasiswa.kemdikbud.go.id/.

Peserta yang berhasil lolos administrasi akan mengikuti tahapan selanjutnya yakni seleksi substansi atau wawancara. Informasi terkait hal ini akan diumumkan lebih lanjut melalui media sosial resmi BPI yakni @awardee_bpi.

Lalu bagaimana cara melihat hasil seleksi administrasi BPI luar negeri 2024 ini? Berikut langkah-langkahnya dikutip dari laman resmi Beasiswa Kemendikbud selengkapnya.


Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi BPI Luar Negeri 2024

Adapun cara cek hasil seleksi administrasi BPI luar negeri 2024, yakni:

1. Buka laman Beasiswa Kemendikbduristek pada tautan https://beasiswa.kemdikbud.go.id/

2. Klik menu “Pendaftaran” lalu klik “Pendaftaran Peserta”

3. Masukkan username/NIK dan password yang telah didaftarkan

4. Masukkan hasil penjumlahan Captcha yang tampil pada layar dengan benar

5. Klik “Sign In”

6. Peserta akan masuk ke dalam dashboard dan melihat hasil seleksi administrasi.

Selain melalui akun BPI, peserta pendaftar juga bisa melihat pengumuman di surel masing-masing yang digunakan saat pendaftaran. Jika dinyatakan lolos, peserta akan melanjutkan langkah ke seleksi substansi atau wawancara.

Namun jika dinyatakan tidak lolos seleksi, peserta bisa melakukan sanggah hasil keputusan ini dengan ketentuan yang sudah tertera di email masing-masing. Masa sanggah akan diberikan kurun waktu selama 3 hari dengan jadwal:

  • Masa Sanggah skema selain Beasiswa Indonesia Maju: 10-12 Juni 2024
  • Masa Sanggah skema Beasiswa Indonesia Maju: 19-21 Juni 2024.

Tips Seleksi Wawancara BPI 2024

Namun untuk detikers yang berhasil seleksi administrasi, ada beberapa tips yang bisa diperhatikan sebelum menghadapi wawancara mendatang, seperti:

1. Banyak persiapan: peserta harus tahu alasan kenapa memilih universitas dan program studi (prodi) tujuan. Tunjukan bila pilihanmu ini unggul di bidangnya.

2. Kuasai personal statement: persiapkan tentang penelitian dan hal lain yang mendukung personal statement milikmu. Untuk studi S2 dan S3 jelaskan proposal secara lugas saat proses wawancara berlangsung.

3. Tepat dan efektif: saat ditanya pewawancara jawablah secara tepat dan efektif. Jangan berbelit-belit dan terangkan semua hal penting sesuai topik yang ditanyakan. Pada proses ini kamu harus banyak berlatih sebelum wawancara dimulai.

4. Tenang: Tenangkan hati agar kamu bisa menjawab pertanyaan dengan baik serta jangan lupa banyak latihan bersama orang lain atau diri sendiri di depan cermin agar rasa percaya diri terbentuk.

Sebagai informasi BPI 2024 merupakan beasiswa pemerintah Indonesia yang terbuka dari jenjang S1, S2 dan S3. BPI terbagi menjadi dua skema yakni untuk perguruan tinggi tujuan dalam dan luar negeri.

Meskipun skema luar negeri sudah memasuki tahapan pengumuman seleksi administrasi, skema BPI dalam negeri masih membuka pendaftaran hingga 15 Juni 2024 mendatang.

Informasi tentang BPI dalam negeri bisa dilihat di sini ya detikers, yuk buruan daftar!

(det/faz)



Sumber : www.detik.com

Syarat TOEFL LPDP 2024 Lengkap S2-S3 Dalam dan Luar Negeri, Mana Paling Tinggi?


Jakarta

Beasiswa LPDP Tahap 2 bakal dibuka pada 19 Juni. Sebagai persiapan, calon awardee wajib tahu syarat TOEFL LPDP 2024.

TOEFL atau Test of English as a Foreign Language adalah ujian kemampuan bahasa Inggris bagi penutur asing. Tes ini diperlukan untuk mendaftar masuk universitas atau beasiswa ke Amerika dan negara lainnya.

Selain TOEFL, kamu juga bisa mendaftarkan sertifikat PTE Academic atau tes bahasa Inggris berbasis komputer, dan IELTS. Meski sama-sama merupakan ujian kemampuan bahasa Inggris, IELTS (International English Language Testing System) ditujukan bagi negara-negara persemakmuran, seperti Inggris dan Australia.


Tak sekedar melampirkan sertifikat TOEFL, PTE Academic, atau IELTS, pendaftar juga wajib memenuhi skor minimum. Bagaimana syarat TOEFL LPDP 2024 dan ujian kemampuan bahasa Inggris lainnya? Simak berikut ini seperti dilansir dari laman resminya.

Syarat TOEFL, PTE Academic, dan IELTS LPDP 2024

Program Magister

1. Skor Minimal Program Magister Dalam Negeri

– TOEFL ITP 500

– TOEFL iBT 61

– PTE Academic 50

– IELTS 6,0

2. Skor Minimal Program Magister Luar Negeri

– TOEFL iBT 80

– PTE Academic 58

– IELTS 6,5.

Program Doktor

1. Skor Minimal Program Doktor Dalam Negeri

– TOEFL ITP 530

– TOEFL iBT 70

– PTE Academic 50

– IELTS 6,0

2. Skor Minimal Program Doktor Luar Negeri

– TOEFL iBT 94

– PTE Academic 65

– IELTS 7,0

Dokumen Pendaftaran LPDP 2024

  1. Biodata diri
  2. Kartu tanda penduduk
  3. Ijazah S1/S2 (asli atau legalisir) atau surat keterangan lulus
  4. Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi bagi yang tidak menyelesaikan studi
  5. Transkrip nilai S1/S2
  6. Dokumen penyetaraan ijazah dan konversi indeks prestasi kumulatif (IPK) dari Kemendikbduristek
  7. Sertifikat bahasa asing yang dipersyaratkan dan masih berlaku (asli)
  8. Letter of acceptance (LoA) unconditional yang masih berlaku
  9. Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi
  10. Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit

Jadwal LPDP 2024 Tahap 2

Pendaftaran: 19 Juni 2024

Seleksi administrasi: 22 Juli 2024

Pengumuman hasil seleksi administrasi: 9 Agustus 2024

Masa sanggah hasil seleksi administrasi: 10 Agustus 2024

Pemrosesan sanggah hasil seleksi administrasi: 12 Agustus 2024

Pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi: 21 Agustus 2024

Seleksi bakat skolastik: 27 Agustus 2024

Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 5 September 2024

Seleksi substansi: 10 September 2024

Pengumuman hasil seleksi substansi: 7 November 2024

Itu dia syarat TOEFL LPDP 2024 baik magister atau doktor dalam dan luar negeri. Apakah skor detikers sudah sesuai?

(nir/faz)



Sumber : www.detik.com

Dibuka 19 Juni, Bisakah Daftar Beasiswa LPDP Tahap II Tanpa LoA?



Jakarta

Pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan tahap II tahun 2024 tinggal menghitung hari, tepatnya 19 Juni mendatang. Namun, tahukah detikers daftar LPDP bisa tanpa LoA?

Bagi calon mahasiswa yang akan mendaftar LPDP untuk melanjutkan studi S2 dan S3 ini, perlu segera mempersiapkan diri, termasuk dalam memenuhi syarat letter of acceptance (LoA).

LoA merupakan bukti diterimanya seseorang sebagai calon mahasiswa di universitas terkait yang terbagi menjadi dua jenis yakni LoA Conditional dan LoA Unconditional. LoA Conditional berarti mahasiswa sudah diterima di sebuah perguruan tinggi namun belum sepenuhnya karena harus memenuhi beberapa persyaratan yang ditentukan.


Sementara LoA Unconditional adalah surat pernyataan telah diterima di sebuah perguruan tinggi tanpa syarat, sehingga calon mahasiswa hanya tinggal melakukan registrasi ulang saja.

Sampai saat ini, LPDP menerima dua jalur pendaftaran berdasarkan dua status kepemilikan LoA ini. Calon awardee yang telah menerima LoA Unconditional dapat melewatkan tahap Seleksi Bakat Skolastik.

Sehingga dari Seleksi Administrasi mereka bisa dinyatakan lolos langsung ke tahap Seleksi Substansi atau proses wawancara terakhir.

Namun bagaimana dengan yang baru menerima LoA conditional ataupun belum punya LoA? Begini penjelasannya dikutip dari laman Indonesia.go.id, Kamis (6/6/2024).

Mendaftar Beasiswa LPDP Tanpa LoA

Pada dasarnya pendaftar beasiswa LPDP yang baru memiliki LoA Conditional ataupun belum memiliki LoA tetap bisa mendaftar. Namun, ada beberapa syarat wajib yang harus dipenuhi seperti dokumen fisik ijazah dan transkrip nilai, sponsor pendanaan, dan syarat lainnya.

Meskipun penerima LoA Unconditional bisa melewati beberapa seleksi, tetap tidak ada perbedaan atau prioritas dalam menentukan kelulusan mendapatkan beasiswa LPDP.

Jika hingga seleksi akhir atau telah dinyatakan lulus dan layak menerima LPDP, peserta LoA Conditional ataupun non-LoA akan diberikan waktu selama 18 bulan untuk mencari LoA. Jangan khawatir, karena pihak LPDP juga akan membantu dengan hadirnya Letter of Sponsorship (LoS).

LoS adalah surat keterangan yang akan menyatakan adanya dukungan pendanaan dari LPDP. Sehingga calon mahasiswa bisa menambah peluang untuk diterima di kampus idaman saat mencari LoA.

Syarat Pendaftaran LPDP Tanpa LoA

Adapun syarat yang perlu dipenuhi peserta untuk mendaftar LPDP tanpa LoA, yakni:

1. Biodata Diri (Online Form)

2. Kartu Tanda Penduduk (KTP) (Unggah)

3. Scan Ijazah S1/S2 (Asli atau Legalisir) atau SKL (Surat Keterangan Lulus).

4. Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari Perguruan Tinggi bagi yang tidak menyelesaikan studi. (Unggah)

5. Scan Transkrip Nilai S1/S2 (bukan Transkrip Profesi) (Unggah)

6. Dokumen penyetaraan ijazah dari Kemendikbudristek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah dan konversi IPK (Unggah)

7. Dokumen konversi IPK dari Kemendikbudristek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan konversi IPK (Unggah)

8. Sertifikat Bahasa Asing yang dipersyaratkan dan Masih Berlaku (Asli) (Unggah)

9. Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang masih berlaku dan sesuai dengan Perguruan Tinggi serta Program studi yang dipilih (Unggah)

10. Surat Rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi (dapat memilih online form atau unggah)

11. Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit (poin-poin terlampir) (Online Form)

12. Surat usulan dari pejabat yang membidangi SDM untuk pendaftar PNS/TNI/POLRI sesuai ketentuan (Unggah)

13. Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia (Online Form)

14. Proposal Penelitian 1500-2000 kata (khusus Doktor) (Online Form)

15. Publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi (Online Form)

Pendaftaran akan dibuka pada 19 Juni 2024 mendatang. Yuk persiapkan dirimu, detikers!

(det/faz)



Sumber : www.detik.com

Pencairan Dana KJMU Tahap 1 Tahun 2024 Paling Lambat Hari Ini



Jakarta

Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jakarta mengumumkan dana KJMU Tahap 1 Tahun 2024 paling lambat dicairkan hari ini, Kamis (27/6). Pengumuman tersebut diunggah oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Disdik Jakarta dalam Instagram resminya.

“Ada info penting yang harus kamu ketahui, yaitu pencairan dana KJMU Tahap I Tahun 2024 dilaksanakan mulai tanggal 26 Juni 2024 dan paling lambat tanggal 27 Juni 2024,” tulis akun @upt.p4op, dikutip Kamis (27/6/2024).

Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) merupakan program bantuan bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu dan berdomisili serta lahir di Jakarta. Beasiswa diberikan untuk mahasiswa jenjang pendidikan D3, D4, dan S1.


Penerima beasiswa akan mendapat bantuan sebesar Rp 1,5 juta per bulan atau Rp 9 juta per semester. Dana dari KJMU bisa digunakan untuk biaya pendidikan, biaya hidup, biaya transportasi, dan keperluan kuliah lainnya.

Jumlah penerima KJMU Tahap I Tahun 2024 sebanyak 15.649 mahasiswa. Bagi penerima baru, dana baru bisa dicairkan setelah proses pembukaan rekening, cetak buku tabungan dan ATM, penyerahan buku tabungan tabungan dan ATM, serta pemindahbukuan dana ke rekening penerima oleh Bank DKI.

Syarat Beasiswa KJMU

Mahasiswa yang ingin mendapat bantuan KJMU bisa mengikuti syarat beasiswa berikut seperti dilansir dari laman resmi KJP Jakarta.

Syarat Umum

  1. Berdomisili dan memiliki Kartu Tanda Penduduk serta Kartu Keluarga (KK) Jakarta
  2. Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan/atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Daerah
  3. Tidak menerima beasiswa/bantuan pendidikan lain yang bersumber dari APBN dan/atau APBD

Syarat Khusus

  1. Mahasiswa/calon mahasiswa telah dinyatakan lulus dari pendidikan menengah pada satuan pendidikan negeri atau swasta di DKI Jakarta paling lambat 3 tahun sebelumnya
  2. Dinyatakan lulus pada perguruan tinggi negeri (PTN) jalur reguler di bawah Kemendikbudristek atau Kemenag
  3. Lulus seleksi pada perguruan tinggi swasta jalur reguler dengan akreditasi institusi A dan program studi yang terakreditasi A di DKI Jakarta pada Bidang Prioritas sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah DKI Jakarta tahun berjalan
  4. Pengajuan paling lambat pada semester 2

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com

Mengenal Beasiswa Quad, Kuliah Magister dan Doktor di Amerika Gratis!



Jakarta

Beasiswa Quad 2024 telah dibuka. Beasiswa dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) bersama dengan Australia, India, dan Jepang (Quad) ini ditujukan bagi mahasiswa dari negara-negara Quad dan ASEAN khusus dalam bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika.

“Program ini mensponsori mahasiswa magister dan doktoral untuk mempelajari sains, teknologi, teknik, dan matematika di AS,” kata Wakil Presiden Eksekutif, Pengembangan Program dan Layanan Mitra di Institut Pendidikan Internasional (IIE), Jonah Kokodyniak, dalam Antara dikutip Rabu (26/6/2024).

Pada kelompok pertama, Quad akan memilih mahasiswa dari empat negara Quad: Australia, India, Jepang, dan Amerika Serikat. Kemudian, mereka memperluas cakupan geografis pada negara ASEAN.


“Kami menerima sejumlah besar lamaran dari hampir setiap negara ASEAN selama upaya ini. Ini menunjukkan tingginya permintaan di kawasan, dan negara-negara ASEAN terhadap pendidikan tinggi AS dan kolaborasi ilmiah,” kata Jonah.

Ia lebih lanjut mengatakan, IIE saat ini sedang dalam proses menyeleksi kandidat. Apabila pendaftar belum berhasil lolos atau peminat tertarik untuk memperoleh beasiswa ini, dapat mengakses informasi pendaftaran di quadfellowship.org.

“Saat ini, kami sedang menyeleksi kelompok mahasiswa kedua pada musim gugur dan dingin Tahun 2024. Dan pada 2025, kami akan menyeleksi kelompok pendaftar ketiga,” katanya.

Cakupan Beasiswa

  • Awardee Quad atau Quad Fellows akan menerima satu kali gaji sebesar USD 40.000 yang akan digunakan untuk biaya akademik.
  • Selama Fellowship, Quad Fellows akan memiliki kesempatan untuk membangun jaringan dan terlibat dalam program dengan pemikiran yang unggul di bidang STEM, pemerintahan, dan masyarakat.
  • Setelah lulus dari program Quad Fellowship, Senior Fellows akan bergabung dengan jaringan alumni untuk memajukan inovasi dan penelitian untuk dampak sosial

Syarat Beasiswa Quad

  1. Berusia minimal 18 tahun pada saat melamar
  2. Warga negara atau penduduk tetap yang sah di salah satu negara Quad – Australia, India, Jepang, atau Amerika Serikat – atau salah satu dari 10 negara ASEAN – Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, atau Vietnam
  3. Memiliki gelar sarjana atau setara di bidang STEM paling lambat Agustus 2024
  4. Memiliki catatan prestasi akademis yang unggul di tingkat sarjana
  5. Calon mahasiswa Pascasarjana: Harus sudah mendaftar ke program pascasarjana STEM yang memenuhi syarat di universitas yang berbasis di AS untuk memulai tahun akademik 2024-2025
  6. Mahasiswa Pascasarjana saat ini di universitas-universitas AS: Jika pelamar saat ini terdaftar di program Master atau PhD di AS, mereka harus terdaftar penuh waktu di program pascasarjana STEM yang memenuhi syarat untuk tahun akademik 2024-2025 penuh.
  7. Program gelar perawatan kesehatan klinis seperti doktor kedokteran atau magister keperawatan tidak bisa mendaftar

(nir/nwy)



Sumber : www.detik.com

Update Terbaru! Pendaftar LPDP 2024 Jalur Ini Tak Perlu Sertifikat Bahasa Inggris



Jakarta

Beasiswa LPDP baru saja menginformasikan ketentuan terbaru bagi pendaftar jalur afirmasi 2024. Ketentuan baru tersebut tak mewajibkan pendaftar jalur satu ini memiliki sertifikat bahasa Inggris.

Akan tetapi, keringanan tersebut tak berlaku bagi semua pendaftar LPDP 2024 jalur afirmasi. Calon mahasiswa yang memilih kampus luar negeri masih dikenakan syarat sertifikat bahasa Inggris.

“Ada yang baru di ketentuan bahasa kali ini! Pendaftar program S2/S3 dalam negeri dari jalur afirmasi, sekarang tidak perlu upload sertifikat bahasa lho,” tulis unggahan Instagram @lpdp_ri, dikutip Selasa (25/6/2024).


Mulai seleksi LPDP 2024 tahap 2 ini pendaftar jalur afirmasi akan mendapatkan fasilitas pengayaan bahasa setelah dinyatakan lulus seleksi substansi. Untuk lebih memahaminya, berikut penjelasan mengenai syarat kemampuan bahasa Inggris pendaftar LPDP 2024 tahap 2:

Syarat Kemampuan Bahasa Inggris Pendaftar LPDP 2024

1. Beasiswa Afirmasi Penyandang Disabilitas

  • S2 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
  • S2 Luar Negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS 6,0, Duolingo EngTest 95 atau TOEP 66
  • S3 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
  • S3 Luar Negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS 6,0, Duolingo EngTest 95 atau TOEP 66

2. Beasiswa Afirmasi Khusus Penyandang Disabilitas Rungu/Tuli

  • S2 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
  • S2 Luar Negeri: TOEFL ITP rata-rata 50 untuk reading dan structure (listening diabaikan), IELTS rata-rata 6.0 untuk speaking, reading, dan writing (listening bisa diabaikan)
  • S3 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
  • S3 Luar Negeri: TOEFL ITP rata-rata 50 untuk reading dan structure (listening diabaikan), IELTS rata-rata 6.0 untuk speaking, reading, dan writing (listening bisa diabaikan)

3. Beasiswa Afirmasi Prasejahtera

  • S2 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
  • S2 Luar Negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS 6,0, Duolingo EngTest 95 atau TOEP 66
  • S3 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris

4. Beasiswa Putra-putri Papua

  • S2 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
  • S2 Luar Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
  • S3 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
  • S3 Luar Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris

5. Beasiswa Daerah Afirmasi

  • S2 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
  • S2 Luar Negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS 6,0, Duolingo EngTest 95 atau TOEP 66
  • S3 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
  • S3 Luar Negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS 6,0, Duolingo EngTest 95 atau TOEP 66

6. Beasiswa Reguler dan Parsial

  • S2 Dalam Negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, atau IELTS 6,0
  • S2 Luar Negeri: TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6,5
  • S3 Dalam Negeri: TOEFL ITP 530, TOEFL iBT 70, PTE Academic 50, atau IELTS 6,0
  • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 94, PTE Academic 65, atau IELTS 7,0

7. Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia

  • S2 Luar Negeri: TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6,5
  • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 94, PTE Academic 65, atau IELTS 7,0

8. Beasiswa PNS/TNI/POLRI

  • S2 Dalam Negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, atau IELTS 6,0
  • S2 Luar Negeri: TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6,5
  • S3 Dalam Negeri: TOEFL ITP 530, TOEFL iBT 70, PTE Academic 50, atau IELTS 6,0
  • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6,5

9. Beasiswa Kewirausahaan

  • S2 Luar Negeri: TOEFL iBT 61, PTE Academic 65, atau IELTS 6,0

10. Beasiswa Pendidikan Kader Ulama

  • S2 Dalam Negeri: TOEFL ITP 400, TOEFL iBT 33, PTE Academic 30, IELTS 4,5 Duolingo EngTes 65, atau TOEP 36
  • S3 Dalam Negeri: TOEFL ITP 450, TOEFL iBT 45, PTE Academic 36, IELTS 5,0, Duolingo EngTes 75, atau TOEP 46

11. Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis

  • S3 Luar Negeri: TOEFL ITP 475, TOEFL iBT 51, IELTS 5,5 atau PTE Academic 43

12. Beasiswa Prioritas LPDP-NTU

  • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 100 atau IELTS 7,0

13. Beasiswa Prioritas LPDP-UNSW

  • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 100 atau IELTS 7,0

14. Beasiswa Prioritas LPDP-Dundee University UK

  • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 94, IELTS 7,0, atau PTE Academic 65

15. Beasiswa Prioritas LPDP-NUS Business School

  • S2 Luar Negeri: TOEFL iBT 100 atau IELTS 6,5

16. Beasiswa Doktor Talenta Riset & Inovasi Nasional BRIN

  • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 80, IELTS 6,5, atau Duolingo EngTest 58

17. Beasiswa Kerja Sama Bidang Ekonomi & Perdagangan Internasional dan Bidang Transportasi CSU

  • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 61, IELTS 6,0, atau Duolingo EngTest 80

18. Beasiswa Kerja Sama Bidang Metallurgical Engineering USTB

  • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 61, IELTS 6,0, atau Duolingo EngTest 80

Itulah syarat sertifikat bahasa Inggris terbaru untuk daftar beasiswa LPDP 2024 tahap 2. Semoga bermanfaat.

(cyu/faz)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Akademi Kementerian Perdagangan Tutup 30 Juni, Jangan Terlewat



Jakarta

Akademi Metrologi dan Instrumentasi (Akmet) Kementerian Perdagangan membuka dua jalur beasiswa kuliah pada penerimaan mahasiswa baru 2024. Masa pendaftaran berlangsung sampai 30 Juni 2024.

Mahasiswa Akademi Metrologi dan Instrumentasi mempelajari metrologi, instrumentasi, dan perdagangan. Lulusan D3 Metrologi dan Instrumentasi Akmet Kemendag RI menguasai cara-cara pengukuran dan kalibrasi, akurasi di bidang industri dan iptek, pengembangan peralatan, dan pengendaliannya.

Sebanyak 100 penerima beasiswa 2024 akan mendapat gratis biaya pendidikan senilai Rp 5,1 juta per semester selama 6 semester. Sementara itu, calon mahasiswa dikenakan biaya pendaftaran Rp 205 ribu dan mahasiswa yang akan lulus dikenakan biaya wisuda 800 ribu.


Beasiswa Akmet dibuka pada Jalur Beasiswa Prestasi Akademik dan Jalur Beasiswa Kurang Mampu. Bagi detikers yang tertarik mendaftar, simak syarat beasiswa Akmet 2024 berikut seperti dikutip dari pengumuman resminya.

Syarat Jalur Beasiswa Akmet Kemendag 2024

  1. Lulusan SMA, MA, atau SMK.
  2. Usia maksimal 21 tahun per 31 Desember 2024, atau maksimal kelahiran 31 Desember 2003, dikbuktikan dengan Akta Kelahiran.
  3. Memiliki potensi akademik baik berdasarkan rekomendasi objektif dan akurat dari kepala sekolah.
  4. Khusus pendaftar Jalur Beasiswa Kurang Mampu menyertakan Surat Keterangan Tidak Mampu.
  5. Khusus pendaftar Jalur Beasiswa Kurang Mampu, pendapatan kotor gabungan orang tua maksimal Rp 4 juta per bulan atau paling banyak Rp 750 ribu per bulan saat dibagi per jumlah anggota keluarga.
  6. Tidak berstatus sebagai penerima beasiswa dan atau bantuan pendidikan yang berupa Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) tetap dan variabel dari lembaga lain.
  7. Menyertakan surat rekomendasi dari kepala dinas bidang perdagangan tingkat kabupaten/kota atau Provinsi DKI Jakarta bagi peserta dari jalur kerja sama, unduh format di sini (https://akmet.ac.id)
  8. Sertakan dokumen pendaftaran digital hasil scan (pindai) format JPG ukuran maksimal 100 KB atau PDF ukuran maksimal 2 MB berikut:
    – Pas foto terbaru dari 3 tahun terakhir format JPG
    – Foto calon mahasiswa bersama orang tua/wali format JPG
    – Scan KTP atau Kartu Pelajar format JPG/PDF
    – Scan Kartu Keluarga (KK) format JPG/PDF
    – Scan ijazah atau Surat Keterangan Lulus format PDF
    – Scan laporan pendidikan semester 1-5 format PDF
    – Surat pernyataan belum menikah format PDF
    – Surat permohonan beasiswa format PDF
    – Surat rekomendasi dari kepala sekolah format PDF
    – Surat keterangan tentang prestasi atau peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di kegiatan ekstrakurikuler yang dilegalisasi oleh kepala sekolah, format PDF
    – Surat rekomendasi dari kepala dinas yang membidangi perdagangan kabupatenm/kota atau Provinsi DKI Jakarta bagi peserta jalur kerja sama.
    – Surat keterangan tidak mampu yang sudah dilegalisasi hingga kecamatan dan dapat dibuktikan kebenarannya.*
    – Surat keterangan penghasilan orang tua/wali yang sudah dilegalisasi hingga kelurahan, atau slip gaji orang tua/wali yang sudah dilegalisasi oleh instansi.*
    – Salinan rekening listrik bulan terakhir/pembelian token terakhir dari orang tua/wali, jika tersedia aliran listrik.*
    – Salinan bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan jika memiliki bukti pembayaran dari orang tua atau wali.*

Perlu diperhatikan, syarat dokumen yang diberi bintang khusus untuk pendaftar Jalur Beasiswa Kurang Mampu saja.

Jadwal Beasiswa Akmet 2024

  • Pembuatan akun PMB Akmet: hingga 30 Juni 2024 pukul 23.59 WIB
  • Unggah dokumen: hingga 30 Juni 2024 pukul 23.59 WIB
  • Verifikasi dokumen fisik: 13 Juli 2024 (bawa dokumen asli yang disyaratkan)
  • Tes Kemampuan Akademik: 14 Juli 2024
  • Pengumuman hasil seleksi: 23 Juli 2024
  • Pendaftaran ulang: 1-2 Agustus 2024

Lokasi tes dan daftar ulang calon mahasiswa yaitu di kampus Akmet, Jalan Bandung-Sumedang Km 25, Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat. Informasi lebih lanjut tentang beasiswa Akmet Kemendag RI bisa diakses di https://pmb.akmet.ac.id atau WhatsApp 081355000872. Semoga bermanfaat, detikers.

(twu/nwy)



Sumber : www.detik.com