Tag Archives: beasiswa

Program Beasiswa BSI Scholarship 2024 Targetkan 2.300 Pelajar-Mahasiswa



Jakarta

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menargetkan program beasiswa BSI Scholarship 2024 menjangkau 2.300 pelajar dan mahasiswa. Program ini merupakan salah satu wujud peran aktif BSI dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

BSI Scholarship 2024 ditargetkan mencetak 2.300 pelajar dan mahasiswa dari sekolah dan kampus terbaik di Indonesia. Para penerima BSI Scholarship 2024 akan menerima bantuan, mulai dari Rp 300 ribu per bulan hingga bantuan full cover Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Total ada 100 universitas, institut, dan sekolah tinggi dari 22 Provinsi di seluruh Indonesia bekerja sama dengan BSI dan BSI Maslahat. Seluruh universitas tersebut bisa dipilih oleh para awardee BSI Scholarship 2024. Adapun jangka waktu program antara 1 sampai dengan 4 tahun berdasarkan program BSI Scholarship yang dipilih.


Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan BSI Scholarship 2024 merupakan program beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa yang dikelola oleh BSI bersama dengan BSI Maslahat. Program ini dikelola menggunakan dana Zakat dan Infaq BSI berkolaborasi bersama BAZNAS.

“BSI terus bertekad untuk berperan aktif dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia dan memajukan pendidikan di Tanah Air. Hal ini pun sejalan dengan komitmen kami untuk terus memperkuat implementasi prinsip environment, social, and governance (ESG),” ujar Hery dalam keterangan tertulis, Jumat (21/6/2024).

Hery berharap dengan hadirnya BSI Scholarship 2024, pihaknya dapat mencetak pemimpin masa depan umat yang berkarakter, amanah, dan bisa menjadi teladan. Penerima beasiswa juga diharapkan mampu berkontribusi membangun keumatan, khususnya di bidang industri ekonomi syariah.

Ia menegaskan BSI sangat fokus memajukan infrastruktur pendidikan di Indonesia. Hal ini merupakan perwujudan pemenuhan salah satu amanat UUD 1945, yaitu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Sampai dengan Mei 2024, ungkap Hery, BSI telah memberikan fasilitas pembiayaan pada sektor Jasa Pendidikan (baik tinggi, dasar dan menengah) sebesar Rp 4,61 triliun. Porsinya mencapai sekitar 1,87% dari total pembiayaan yang BSI salurkan dan secara pertumbuhan meningkat 3,34% (ytd) sejak Desember 2023.

“Kita ketahui bahwa pendidikan adalah hal yang krusial dalam meningkatkan SDM Indonesia menjadi SDM yang andal dan berkualitas. Karena itu, peningkatan kualitas SDM terus menjadi concern. Salah satu kontribusi nyata kami melalui program beasiswa ini,” tegas Hery.

Sebagai informasi, pendaftaran BSI Scholarship dibuka secara offline hanya pada agenda BSI International Expo tanggal 20-23 Juni di JCC. Sementara itu, pendaftaran online BSI Scholarship akan dibuka melalui website www.bsischolarship.id di awal September 2024. Informasi update pembukaan BSI Scholarship dapat dilihat di Instagram @BSI_Scholarship.

(akn/ega)



Sumber : www.detik.com

Siap-siap! Pendaftaran Beasiswa Unggulan Kemendikbud Dibuka 1 Juli



Jakarta

Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) umumkan tanggal pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024. Jadi salah satu bantuan pendidikan dari pemerintah yang paling ditunggu, Beasiswa Unggulan untuk masyarakat berprestasi siap membuka pendaftaran pada 1 Juli 2024 mendatang.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman Beasiswa Unggulan Kemendikbudristek pada tautan https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/. Berbeda dengan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Beasiswa Unggulan masyarakat berprestasi terbuka dari jenjang sarjana (S1), magister (S2), dan doktor (S3).

Ada dua jenis beasiswa yang akan dibuka yakni Beasiswa Unggulan untuk masyarakat berprestasi secara umum dan Beasiswa Unggulan untuk masyarakat berprestasi disabilitas (khusus S2 dan S3).


Nantinya peserta bisa memilih perguruan tinggi yang tersedia baik dalam (terbuka untuk negeri dan swasta) ataupun luar negeri. Komponen biaya yang akan didapat awardee Beasiswa Unggulan meliputi biaya pendidikan, biaya hidup dan biaya buku serta tambahan biaya pendamping bagi jenis beasiswa khusus masyarakat disabilitas.

Lalu apa saja yang harus dipersiapkan? Berikut syarat pendaftarannya dikutip dari Pedoman Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2024, Jumat (21/6/2024).

Syarat Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi

Masyarakat Umum

  1. Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/non akademik tingkat nasional dan/atau internasional.
  2. Mendapat rekomendasi minimal dari guru Bimbingan Konseling di Sekolah bagi pendaftar jenjang S1 dan dari pimpinan perguruan tinggi asal untuk jenjang S2 dan S3.
  3. Tidak sedang mendaftar dan/atau menerima beasiswa dari pihak manapun.
  4. Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama.
  5. Diterima di perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditas paling rendah B dan pada program studi terakreditasi paling rendah B serta masuk dalam daftar Perguruan Tinggi tujuan Beasiswa Unggulan.
  6. Tidak berstatus sebagai dosen, guru, tenaga kependidikan, dan pelaku budaya.
  7. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler
  8. Berkomitmen untuk mempertahankan indeks prestasi semester (IPS) minimal 3,00 pada program S1 atau minimal 3,25 pada program S2 dan S3.

Masyarakat Berprestasi Penyandang Disabilitas

1. Beasiswa Unggulan Penyandang Disabilitas hanya diberikan untuk jenjang S2 dan S3.

2. Ragam penyandang disabilitas yang disyaratkan meliputi: disabilitas fisik, intelektual, mental, dan sensorik.

3. Ragam penyandang disabilitas yang dialami secara tunggal, ganda atau multiple dalam jangka waktu lama.

4. Penyandang disabilitas harus memenuhi persyaratan umum dan khusus seperti:

  • Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/non akademik tingkat nasional dan/atau internasional.
  • Mendapat rekomendasi dari pimpinan perguruan tinggi asal untuk jenjang S2 dan S3.
  • Tidak sedang mendaftar dan/atau menerima beasiswa dari pihak manapun.
  • Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama.
  • Diterima di perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditas paling rendah B dan pada program studi terakreditasi paling rendah B serta masuk dalam daftar Perguruan Tinggi tujuan Beasiswa Unggulan.
  • Memiliki surat penerimaan dari perguruan tinggi bagi mahasiswa baru dan sudah harus memulai perkuliahan pada semester ganjil tahun akademik 2024/2025
  • Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas bagi mahasiswa on-going.
  • Bagi mahasiswa on-going program S2 dan S3 yang sudah memulai perkuliahan maksimal sedang berada di semester 3 dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) paling rendah 3,25 untuk S2 dan 3,40 untuk S3.
  • Menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa dirinya benar-benar termasuk dalam mahasiswa berkebutuhan khusus.
  • Membuat esai dalam bahasa Indonesia dengan judul/tema “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia” dengan ketentuan: jumlah kata 1.500-2.000 kata, esai berisi deskripsi diri, deskripsi karya yang pernah dihasilkan dan deskripsi karya yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi beserta manfaatnya bagi kemajuan Indonesia.
  • Berkomitmen untuk mempertahankan IPS minimal 3,25 selama menjadi penerima Beasiswa Unggulan.

Jadwal Pendaftaran Beasiswa Unggulan

  1. Pendaftaran: 1-14 Juli 2204
  2. Seleksi tahap 1: 15 Juli – 4 Agustus 2024
  3. Pengumuman hasil seleksi tahap 1: 9 Agustus 2024
  4. Seleksi tahap 2: 12 Agustus – 31 Agustus 2024
  5. Pengumuman hasil seleksi tahap 2: 10 September 2024
  6. Pembekalan dan penjelasan teknis: September 2024

Informasi lebih lengkap tentang syarat khusus tiap jenjang studi bisa dilihat di sini. Yuk persiapkan diri detikers!

(det/nwy)



Sumber : www.detik.com

4 Program Pendanaan Baru Hadir di Seleksi Beasiswa LPDP Tahap 2, Cek Yuk!



Jakarta

Pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan tahap II tahun 2024 telah dibuka hingga 18 Juli mendatang. Namun, ada yang berbeda bagi kamu pejuang LPDP di seleksi tahap dua ini.

Karena ada empat program beasiswa baru yang hadir di seleksi tahap dua kali ini. Keempatnya terbagi dalam kategori Beasiswa Prioritas dan Beasiswa Kerja Sama.

Beasiswa Prioritas adalah program beasiswa yang memberikan kesempatan kepada pendaftar untuk bisa melakukan seleksi di dua program sekaligus. Yakni pada program beasiswa kemitraan/kerja sama LPDP dan pada salah satu program beasiswa lain baik afirmasi, targeted, atau beasiswa umum tujuan luar negeri.


Sedangkan Beasiswa Kerja Sama adalah beasiswa dengan skema kemitraan pendanaan bersama (co-funding) antara LPDP dengan kementerian/lembaga atau kampus terkait. Beasiswa ini menyasar akan bidang-bidang tertentu secara spesifik.

Tanpa berlama-lama lagi, berikut empat program beasiswa baru yang hadir di seleksi LPDP tahap 2 2024 dikutip dari laman resminya, Jumat (21/6/2024).

4 Program Beasiswa Baru di LPDP Tahap 2 2024

1. Beasiswa Prioritas LPDP – NUS Business School Program Master

Beasiswa Prioritas LPDP – NUS Business School Program Master merupakan program kerja sama pendanaan antara LPDP dengan National University of Singapore (NUS) Business School untuk mendidik calon pemimpin dan profesional di sektor bisnis dan manajemen.

Program ini terbuka untuk seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang memenuhi syarat secara umum serta PNS/TNI/Polri. Karena termasuk dalam beasiswa prioritas, peserta bisa mendaftar dua program beasiswa LPDP sekaligus.

Seperti namanya, program ini diberikan untuk jenjang pendidikan magister dengan program studi:

  • Master of Science bidang Human Capital Management and Analytics dengan jangka studi paling lama 12 bulan.
  • Master of Science in Management dengan durasi pendanaan studi paling laam 12 bulan.

2. Beasiswa Prioritas LPDP – University of Dundee Program Doktor

Sama seperti yang sebelumnya, beasiswa prioritas LPDP dan University of Dundee, Inggris memperkenankan siswa mendaftar dua program beasiswa LPDP. Program ini juga terbuka untuk seluruh WNI termasuk PNS/TNI/Polri yang akan melanjutkan ke pendidikan S3 dengan prodi Life Science PhD Projects.

Pendanaan studi pada program ini paling lama adalah 48 bulan. Pendaftar juga diharuskan untuk melakukan seleksi pada prodi Life Science PhD Projects sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku di University of Dundee.

3. Beasiswa Kerja Sama – Metallurgical Engineering USTB

Beasiswa ini adalah program kerjasama di bidang Metallurgical Engineering di University of Science and Technology (USTB) Beijing. Program akan berlangsung selama tiga tahun dengan pendanaan bersama antara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves), LPDP, University of Science and Technology Beijing, dan PT Eternal Tsingshan Indonesia.

Berbeda dengan dua beasiswa sebelumnya, program ini tidak diperuntukkan untuk prajurit TNI atau anggota Polri. Namun, masyarakat umum dan PNS diperkenankan mendaftar.

Program Beasiswa Kerja Sama Bidang Metallurgical Engineering USTB diperuntukkan pada jenjang Master satu gelar (single degree) dengan masa studi selama 36 (tiga puluh enam) bulan dari tahun 2024-2027. Untuk dicatat, prodi yang tersedia hanyalah program magister Metallurgical Engineering, University of Science and Technology Beijing ya detikers!

4. Beasiswa Kerja Sama – Bidang Ekonomi dan Perdagangan Internasional dan Bidang Transportasi CSU

Pendanaan beasiswa ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves), LPDP, Central South University (CSU) China, dan GEM Co. Ltd. Program ini terbuka untuk masyarakat umum dan PNS.

Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan kemampuan sumber daya manusia, teknologi, dan manajemen khususnya dalam mendukung hilirisasi mineral di Indonesia. Prodi yang tersedia yakni International Economics and Trade For Non-Ferrous Metal dan Transportation.

Sebagai catatan, beasiswa ini hanya terbuka untuk jenjang Master satu gelar (single degree) dengan masa studi selama 36 (tiga puluh enam) bulan.

Itulah 4 program pendanaan baru di pendaftaran beasiswa LPDP tahap 2 2204. Informasi lebih lengkap bisa dilihat pada laman LPDP di tautan https://lpdp.kemenkeu.go.id/en/ ya. Semoga berhasil!

(det/nwy)



Sumber : www.detik.com

Berkat Program Beasiswa AKIPBA, Amanda Bisa Kuliah-Bekerja di Pertambangan



Jakarta

Keterbatasan ekonomi tak menjadi penghalang bagi Amanda Syafira untuk mengenyam pendidikan tinggi. Berbekal keinginan yang kuat, dia mencari cara agar tetap bisa melanjutkan ke jenjang perkuliahan.

“Saya ingin sekali kuliah, tapi karena ayah saya seorang buruh dengan penghasilan pas-pasan tidak cukup untuk membiayai saya ke jenjang pendidikan lebih tinggi oleh karenanya saya harus mencari beasiswa,” katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (20/6/2024).

Mimpinya untuk berkuliah sejak lulus SMA di tahun 2019 pun bisa tercapai dengan bantuan program beasiswa dari Akademi Komunitas Industri Pertambangan Bukit Asam (AKIPBA).


Amanda menyebut mendapatkan informasi penerimaan mahasiswa baru AKIPBA dari media sosial. Tak banyak berpikir, perempuan asal Tanjung Enim ini lantas memberanikan diri untuk mendaftar.

Diketahui saat itu AKIPBA tengah membuka kesempatan bagi siswa-siswi dari keluarga prasejahtera di sekitar wilayah operasi PT Bukit Asam Tbk (PTBA) untuk dapat mengenyam pendidikan lebih tinggi dengan skema beasiswa.

“Kebetulan pada saat saya browsing di media sosial saya mendapatkan informasi tentang AKIPBA. Akhirnya saya mencoba mendaftarkan diri untuk mengikuti program AKIPBA di tahun 2019,” kata Amanda.

Semua tahapan seleksi untuk dapat masuk program AKIPBA dilalui oleh Amanda, mulai dari tes akademik, psikotes, wawancara, survei oleh tim panitia Penerimaan Mahasiswa Baru AKIPBA langsung ke rumah, hingga tes kesehatan.

“Hasilnya, saya lolos seleksi. Saat itu saya mengambil program studi Teknik Pengolahan Hasil Tambang Mineral dan Batu Bara,” ujarnya.

Alasan Amanda memilih program studi Teknik Pengolahan Hasil Tambang Mineral dan Batu Bara karena sebelumnya ia sudah mempelajari Geologi Pertambangan di SMK.

“Program studi Teknik Pengolahan Hasil Tambang Mineral dan Batu Bara, dalam gambaran saya pada saat itu, sedikit banyak akan mirip dengan jurusan saya di SMK. Walaupun setelah dijalani, materi yang diajarkan di program studi ini jauh lebih luas,” tuturnya.

Selama menjalankan studi di AKIPBA, Amanda mengaku memperoleh ilmu dan pengalaman berharga. Tak hanya teori-teori di kelas, AKIPBA juga memberikan banyak kesempatan untuk belajar langsung di lapangan.

“Selama menjalankan studi di AKIPBA kami belajar matematika, fisika, dan sebagainya di kelas. Ada praktik lapangan langsung juga. Misalnya ke pengangkutan batu bara, kami belajar proses batu bara diterima dari tambang sampai dikirim dengan kereta api ke pelabuhan. Belajar pengujian batu bara di lab. Kami juga ikut melakukan perawatan conveyor, ikut ke bengkel untuk pengenalan berbagai macam alat. Belajar geologi juga,” tuturnya.

Amanda menyelesaikan pendidikan di AKIPBA pada 2020. Lalu ia mendaftarkan diri untuk ikut dalam Rekrutmen PT Bukit Asam Tbk 2021 dan berhasil diterima.

“Ketika lulus, kami siap bekerja karena dipersiapkan dengan matang. Saya berharap semoga AKIPBA ke depan terus berkembang, memajukan industri pertambangan,” tuturnya.

Penerimaan Mahasiswa Baru AKIPBA

Sekadar informasi, saat ini AKIPBA kembali membuka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2024/2025, dimulai dari tanggal 10 hingga 24 Juni 2024. Pendaftaran ini terbuka bagi lulusan SMA/MA/SMK tahun 2022-2024 dari keluarga prasejahtera di wilayah ring 1 perusahaan.

Terdapat 3 program studi (Diploma 1) di AKIPBA, yaitu Teknik Pengoperasian Alat Tambang, Teknik Perawatan Alat Tambang, dan Teknik Pengolahan Hasil Tambang Mineral dan Batu Bara.

Pendaftaran AKIPBA dilaksanakan secara online melalui akipba.ac.id/pmb-akipba/. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi 0821-7850-2739 atau email pmb@akipba.ac.id.

(akn/ega)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Kuliah S2 & Riset di Jepang, INPEX Scholarship 2025 Dibuka!



Jakarta

INPEX Scholarship Foundation membuka pendaftaran beasiswa INPEX 2025 hingga 31 Oktober 2024. Beasiswa fully funded (penuh) ini terbuka bagi calon mahasiswa pascasarjana yang ingin kuliah S2 dan riset di Jepang.

Yayasan beasiswa ini didirikan di Jepang pada 1981 dengan donasi dari Indonesia Petroleum, Ltd. (kini INPEX Corporation). Beasiswa INPEX diharapkan mendorong persahabatan dan aksi baik melalui awardee dan program beasiswa ini sendiri.

Beasiswa INPEX meliputi biaya ujian masuk, biaya kuliah, dan uang saku bulanan sebesar 160 ribu yen (Rp 16,8 juta). Uang bulanan ini dapat digunakan untuk mencukupi biaya hidup seperti biaya sewa tempat tinggal, biaya kesehatan, biaya transportasi, biaya internet, dan lain-lain.


Dikutip dari panduan resminya, beasiswa INPEX 2025 juga meliputi biaya commuter pass dan biaya tiket pesawat kelas ekonomi pergi-pulang Indonesia-Tokyo, Jepang. Saat tiba di Jepang, awardee juga akan mendapat tunjangan kedatangan 60 ribu yen (Rp 6,3 juta). Sedangkan biaya paspor dan visa ditanggung penerima beasiswa.

Beasiswa Kuliah di Jepang, INPEX Scholarship 2025

Syarat Beasiswa

  1. Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Usia kurang dari 30 tahun saat mendaftar.
  3. Sarjana natural science (rumpun IPA) seperti teknik, pertanian, fisika, matematika, biologi, kimia, ilmu komputer dan lainnya.
  4. Lulusan perguruan tinggi bereputasi sangat baik.
  5. Sudah menyelesaikan studi minimal 16 tahun pendidikan, atau latar akademik yang setara.
  6. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) jenjang S1 minimal 3.00
  7. Mendapat izin untuk menerima beasiswa oleh institut, universitas, atau perusahaan asal.
  8. Memiliki minat di bidang hubungan Republik Indonesia-Jepang dan siap berkontribusi pada bidang tersebut.
  9. Belum pernah mendapat beasiswa senada di Jepang.

Tahap Seleksi

  • Primary Selection: Tahap seleksi awal dengan meninjau formulir pendaftaran, rekam jejak pendidikan, rencana riset, surat rekomendasi, surat penerimaan dari kampus tujuan, skor kemahiran berbahasa Inggris, dan dokumen lain; serta wawancara.
  • Final Selection: Tahap seleksi berdasarkan keputusan dewan direksi yayasan.

Pengumuman hasil Primary Selection akan disampaikan pada Februari 2025. Sedangkan pengumuman Final Selection akan diinformasikan pada akhir Maret 2025.

Cara Mendaftar

  1. Mengirimkan formulir pendaftaran format PDF yang telah diisi serta foto diri sebahu terbaru tanpa topi format JPG, PDF, atau GIF ke isf-foundation@inpex.co.jp.
  2. Membawa atau mengirimkan dokumen pendaftaran dengan deskripsi APPLICATION FOR SCHOLARSHIP di amplop ke alamat INPEX Masela, Ltd. Jakarta Office, Sentral Senayan 1 Building 13th Floor, Jl. Asia Afrika No 8, Jakarta Pusat, 10270, Indonesia.

Dokumen Pendaftaran

  1. Formulir cetak dengan tanda tangan di halaman akhir.
  2. Transkrip akademik dari perguruan tinggi asal.
  3. Surat rekomendasi dari rektor atau dosen pembimbing kampus asal, dan/atau pemberi kerja saat ini (jika sedang bekerja).
  4. Ijazah.
  5. Letter of Acceptance dari dosen pembimbing di kampus tujuan.
  6. Curriculum vitae (CV)
  7. Surat keterangan kesehatan dari dokter yang menyatakan pelamar dapat menjalani kuliah di Jepang (dapat dalam bahasa Indonesia).
  8. Sertifikat TOEFL iBT, TOEFL ITP, TOEIC, IELTS yang diperoleh dari tes setelah Oktober 2022.
  9. Sertifikat kemahiran berbahasa Jepang JLPT jika ada.

Jadwal Beasiswa

  • Batas waktu pendaftaran: 31 Oktober 2024
  • Wawancara dengan kandidat terpilih: Awal Januari 2025
  • Pengumuman hasil seleksi awal: Februari 2025
  • Pengumuman hasil seleksi akhir: Maret 2025
  • Pengiriman aplikasi sebagai research student: April/Mei 2025
  • Kedatangan di Jepang: September 2025
  • Awal studi mahasiswa riset: Oktober 2025
  • Ujian masuk S2: Kuartal 4 2025-kuartal 1 2026
  • Awal studi mahasiswa S2: April 2026

Beasiswa S2 dan riset di Jepang ini akan berakhir 30 hari setelah tanggal penyelesaian studi atau riset, tanggal meninggalkan Jepang, atau tanggal dalam durasi 2 tahun 8 bulan. Berakhirnya beasiswa dipilih menurut tanggal tercepat dari salah satu di antara tiga opsi tersebut.

Informasi INPEX Scholarship 2025 untuk kuliah di Jepang lebih lanjut bisa dicek di laman https://www.inpex-s.com atau klik panduan resminya di sini.

(twu/pal)



Sumber : www.detik.com

Boy Thohir Umumkan Beasiswa MBA di AS, Begini Kuliahnya


Jakarta

Yayasan Mochamad Thohir dan William & Lily Foundation sedang membuka pendaftaran beasiswa TAMBA (Thohir & Alumni USC Indonesia (AUSCI) MBA) & SAMBA (Soerjadjaja AUSCI MBA) Scholarship hingga 31 Agustus 2024. Penerima beasiswa akan kuliah S2 pada program International Business Educational and Research (IBEAR) MBA di University of Southern California (USC) Marshal School of Business, Los Angeles (LA), Amerika Serikat (AS).

Ketua Yayasan Mochamad Thohir, Garibaldi Thohir, mengatakan para penerima beasiswa akan menjalani perkuliahan MBA intensif selama satu tahun, termasuk proyek pemecahan masalah bisnis dunia nyata dalam ekonomi global.

Pria yang akrab disapa Boy Thohir tersebut mengatakan, selama masa beasiswa, awardee akan mendapat dukungan uang kuliah, tunjangan hidup, dan ongkos pesawat PP Indonesia-AS senilai USD 200.000 (Rp 3,2 miliar) per orang per tahun dari dana keluarga Thohir dan Soerjadjaja.


“Dengan program satu tahun yang padat itu, dengan pengalaman kerja bikin project di sana, itu akan menjadi satu pengalaman yang luar biasa untuk penerima beasiswa,” ucapnya di kantor Adaro Energy, Menara Karya, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (7/8/2024).

Kuliah MBA di USC Marshall

Dikutip dari laman resminya, program One-Year MBA di USC Marshall School of Business adalah program kuliah Magister Administrasi Bisnis (MBA) intensif satu tahun. Dalam periode tersebut, mahasiswa juga akan menjalani proyek konsultasi 4 bulan untuk memecahkan masalah nyata bisnis global bersama rekan, pengajar, dan klien.

Kampus swasta elite di kawasan West Coast (pantai barat), Amerika Serikat ini biasanya menerima 55 mahasiswa MBA dari 12-15 negara setiap tahun. Sebanyak 80% di antaranya berusia 32-40 tahun, dan sepertiganya disponsori perusahaan dan bisnis keluarga.

Sejak 1978, program S2 yang dikenal dengan nama International Education and Research (IBEAR) MBA ini telah memiliki 2.100 alumni dari 60 negara. Salah satunya yakni Dr Ari Firmandi, Director of Transaction and Advisory Services, Ernst&Young.

Ari menuturkan, masa studi 1 tahun dan latar pengalaman mahasiswa menjadi salah satu daya tarik program IBEAR MBA di USC. Berdasarkan data kampus, mahasiswa di sekolah/fakultas ini rata-rata berlatar pengalaman profesional 12 tahun di berbagai negara. Beasiswa TAMBA & SAMBA Scholarship sendiri mensyaratkan pelamar untuk mengantongi pengalaman profesional di korporasi atau instansi atau memiliki usaha rintisan sendiri yang sudah cukup berjalan dengan baik minimal 6 tahun.

“Dengan pengalaman yang lebih banyak dibanding yang MBA regular, jadi ketika nanti berdiskusi di dalam kelas, kita akan lebih banyak masukannya. Karena kan dari berbagai industri,” ucap Ari yang juga alumnus S1 Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung dan S2 Construction Management in Civing Engineering, USC.

“Salah satu contoh classmate saya itu dari berbagai negara, mungkin ada dari 15 negara. Ada dari Korea, Jepang, Meksiko, ada juga dari Chile, ada juga dari India, pokoknya hampir kami dari seluruh beragam dari company, yang besar Fortune 500 juga ada di situ,” imbuhnya.

Proyek Nyata Bisnis

Memasuki semester akhir, mahasiswa IBEAR MBA USC akan menjajal proyek nyata untuk berhubungan dengan pelaku bisnis global dari perusahaan kenamaan dunia. Jejaring USC dengan bisnis di kawasan Pacific Rim memungkinkan mahasiswa menjalankan proyek di Amerika, Korea, hingga India.

Ari bercerita, pada masa proyek tersebut di 2006, ia terlibat dengan Lockheed Martin, perusahaan kontraktor keamanan, pertahanan, dan kedirgantaraan global. Ia bertugas di bidang riset market entry di India.

“Walau dia defense company (perusahaan pertahanan) di US, tapi dia fokusnya lagi ingin mencari teknologi IT di India. Jadi kita melakukan research. Makanya diberi nama International Business Education and Research (IBEAR MBA). Karena kita fokus bener-bener (di situ),” tuturnya.

Ari mengatakan, hasil proyek studi mahasiswa tersebut berkesempatan untuk benar-benar dimanfaatkan oleh perusahaan klien. Pengalaman ini menurutnya sangat berharga bagi mahasiswa, di samping poin plus pengalaman belajar di luar kelas, khususnya bagi penerima beasiswa TAMBA & SAMBA Scholarship nanti.

“Nanti apa yang student lakukan itu kalau emang bagus, diterima oleh perusahaan yang bersangkutan, akan menjadi inisiatif perusahaan tersebut. Jadi begitu percayanya perusahaan-perusahaan besar di Amerika terhadap program ini,” ucapnya.

“Jadi ini menurut saya ini sebenarnya akan menjadi salah satu edukasi yang mungkin berharga bagi calon-calon penerima scholarship nanti, ya. Jadi bukan hanya melakukan pembelajaran di dalam kelas, tapi juga nanti mereka akan melakukan real project,” imbuh Ari.

Ari tak menampik masa kuliah plus proyek dari pagi sampai malam tak mudah. Ia pun harus memanfaatkan jadwal libur untuk membaca bahan studi untuk diskusi keesokan harinya.

“Jadi saya pas kuliah dulu mulai jam 8 pagi sampai jam 4 sore itu Senin sampai Jumat. Jumat sampai setengah hari itu 5 hari sekolah (kuliah) full terus. Mulai Sabtu mungkin cari nafas sedikit lah ya. Minggu udah belajar lagi, misalnya belajar untuk PR segala macam,” tuturnya.

“Kalau Senin ada kuliah, kita Minggu udah belajar jadi gitu, terus aja begitu sampai ya, mungkin sampai 8 bulan seperti itu ya, baru 4-6 bulan terakhir itu adalah pekerjaan praktik tadi,” sambung Ari.

Di sisi lain, Ari mengingatkan esensi MBA bukan sekadar melahap materi perkuliahan, tetapi mempelajari konsep bisnis dan berjejaring.

“MBA itu kan, it’s not about learning pelajaran, tapi learning business concept. Business concept itu penting, dan yang ketiga adalah networking,” ucapnya.

Jejaring Global

Boy Thohir juga menyorot keunggulan IBEAR MBA USC untuk mempertemukan mahasiswa dengan pendiri bisnis global.

“Ketemunya udah CEO-nya langsung, ketemu CEO Starbucks. Lalu kayak misalnya gini, IBEAR itu juga melakukan kunjungan kerja ke Indonesia. ketemunya langsung CEO-nya Astra. Nah itu kan nggak gampang. Itulah kelebihan daripada USC network itu,” ucapnya.

Boy menambahkan, jejaring alumni USC global juga jadi keunggulan bagi penerima beasiswa TAMBA & SAMBA Scholarship. Hal ini menurutnya perlu dimanfaatkan profesional hingga pebisnis muda Indonesia.

“Satu yang hebat dari USC itu adalah networking dunianya. Jadi kita tuh sampai ada USC Global Conference. Bayangin gitu, yang datang tuh ribuan. Saya pernah ikut yang di Jepang, yang datang tuh ribuan karena alumni-alumninya USC itu ada di mana-mana dan besar-besar: Indonesia, Thailand, Hongkong, India, China, terus Korea, Eropa, segala macam,” ucapnya.

“Jadi yang membedakan itu dari yang lain adalah USC global network itu luar biasa besar dan luar biasa kompak. Contoh misalnya di Indonesia, nggak ada alumni dari universitas di Amerika yang sebesar (USC). Saya berani taruhan deh,” imbuh Boy.

Mentorship AUSCI

Peluang mentoring bersama alumni USC Indonesia, termasuk Boy Thohir, juga menjadi salah satu benefit beasiswa TAMBA & SAMBA Scholarship. Bekal studi, proyek, jejaring, dan mentorship ia harapkan dapat mendukung para awardee untuk berkontribusi bagi kemajuan negeri dan menjadi calon pemimpin Indonesia masa depan.

“Lulusannya ini juga diharapkan (buka lapangan kerja), saya berharap begitu, karena memang salah satu keunggulan daripada IBEAR (MBA) itu adalah di bisnis dan research. Saya sendiri sekolahnya di program entrepreneurship. Enterpreneurship itu apa sih? Menciptakan lapangan kerja; how to create your own business; how to create jobs,” ucap Boy.

“Tentunya balik (nanti) kerja dulu, tapi eventually mungkin ya nanti either bisa jadi pejabat di satu organisasi yang besar, atau dia bisa menjadi pengusaha untuk menciptakan lapangan kerja lagi, tujuan utamanya usaha untuk menciptakan lapangan kerja lagi,” imbuh Boy.

Informasi lebih lanjut mengenai beasiswa S2 TAMBA & SAMBA Scholarship di IBEAR MBA, USC Marshal School of Business, LA, Amerika Serikat di laman https://ausci.org/scholarship/. Bagaimana, berminat mendaftar, detikers?

(twu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Ada Beasiswa PhD dan Post Doctoral ke Austria untuk 2025, Minat Daftar?



Jakarta

Kementerian Pendidikan Austria menawarkan beasiswa pendidikan dan penelitian bagi warga Indonesia. Beasiswa ini berlaku untuk program sarjana, pascasarjana, PhD dan post doctoral (postdoc).

Detikers bisa mencoba program Full PhD Grant, Postdoc Grant, Music Practice Grant atau Short-term Research Grant. Selain sokongan dana pendidikan dan penelitian, beasiswa juga menunjang biaya hidup selama di Austria.

Khusus bagi yang ingin melamar beasiswa Music Practice Grant, pendaftaran dibuka hingga 15 Desember 2024. Sementara yang berminat mengambil Full PhD Grant dan Postdoc Grant batas pendaftaran masih sampai Maret 2025.


Adapun yang akan memilih program penelitian singkat pendaftaran dibuka selama 2-9 bulan sebelum pelamar melakukan kunjungan ke universitas tujuan. Apa saja persyaratan untuk bisa daftar beasiswa ini?

Mengutip laman Dikti Kemendikbudristek, berikut informasi lengkapnya:

1. Program Short Term Research Grant

Beasiswa untuk program Short Term Research Grant berlaku untuk jangka 1-2 bulan. Penerima beasiswa akan mendapatkan tunjangan 1.300 Euro per bulan dan subsidi perjalanan hingga 1.200 Euro.

Pilihan Program Studi

  • Ilmu pengetahuan alam
  • Ilmu teknik
  • Kedokteran
  • Kesehatan
  • Ilmu pertanian
  • Ilmu sosial
  • Humaniora

Syarat Daftar

  • Pelamar Postdocs maksimal berusia 45 tahun (jika sedang mengasuh anak dapat diperhitungkan).
  • Mempunyai kemampuan bahasa Inggris dan Jerman yang baik
  • Pelamar tidak boleh pernah tinggal/belajar/menjalani penelitian/pekerjaan akademis di Austria pada tahun terakhir, enam bulan sebelum menerima hibah.
  • Pelamar yang tinggal secara permanen di Austria atau yang telah menyelesaikan pendidikan akademisnya terutama di Austria tidak berhak untuk mendaftar.
  • Mengirim lamaran online lewat laman https://www.scholarships.at/
  • Mempunyai surat rekomendasi dari supervisor di universitas pilihan di Austria
  • Surat rekomendasi tersebut dapat hanya dapat diterbitkan oleh peneliti atau dosen yang terafiliasi dengan universitas anggota ASEA-UNINET Austria dan yang memegang “Venia Docendi”, misalnya seorang Profesor Penuh atau Associate
  • Mempunyai surat rekomendasi dari koordinator ASEA-UNINET di universitas Austria yang bekerja sama
  • Mempunyai surat rekomendasi dari koordinator ASEA-UNINET di universitas ASEAN yang bekerja sama.
  • Mempunyai surat rekomendasi dari koordinator nasional ASEA-UNINET negara anggota ASEAN
  • Surat rekomendasi tidak boleh lebih dari enam bulan pada saat melamar.
  • Salinan paspor
  • Sertifikat PhD serta terjemahan bahasa Inggris atau Jerman.

2. Program Full Ernst Mach Grant

Jenis beasiswa ini menawarkan beasiswa untuk studi PhD penuh, penelitian pasca doktoral dan untuk studi di bidang praktik musik di universitas anggota ASEA-UNINET di Austria. Durasi beasiswa bisa berlaku hingga tiga tahun.

Pilihan program yang bisa diambil dalam skema beasiswa full ini antara lain ilmu pengetahuan alam, ilmu teknik, kedokteran manusia, kesehatan, ilmu pertanian, ilmu sosial, dan humaniora.

Full PhD Grant

  • Kelompok sasaran: Mahasiswa pascasarjana yang ingin menyelesaikan program doktor/PhD penuh di Austria dan memenuhi persyaratan untuk masuk dan yang telah menyelesaikan studinya di universitas di luar Austria
  • Durasi: 36 bulan
  • Manfaat hibah: 1,300 Euro per bulan, subsidi biaya perjalanan hingga 1,200 Euro, dan subsidi mobilitas sebesar 300 Euro per bulan

Postdoc Grant

  • Kelompok sasaran: Postdocs yang terlibat dalam pengajaran dan penelitian di anggota ASEA-UNINET universitas di Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, atau Vietnam
  • Durasi: 4 – 9 bulan
  • Manfaat hibah: 1,300 Euro per bulan dan subsidi biaya perjalanan hingga 1,200 Euro

Music Practice Grant

  • Kelompok sasaran: Sarjana (atau lebih tinggi) di bidang praktik musik (instrumental dan vokal pertunjukan, komposisi, dan konduktor)
  • Durasi: 9 bulan
  • Manfaat hibah: 1,300 Euro per bulan dan subsidi biaya perjalanan hingga 1,200 Euro

Syarat Daftar

  • Pelamar sarjana dan pascasarjana maksimal berusia 35 tahun, sedangkan postdoc maksimal 45 tahun.
  • Mempunyai kemampuan baik dalam bahasa Inggris dan Jerman
  • Mengirim lamaran online lewat laman http://www.scholarships.at/
  • Mengajukan proposal penelitian bidang musik dokumen berupa CV & bukti pendaftaran audisi
  • Surat rekomendasi dari supervisor di universitas tuan rumah di Austria (bagi pelamar Music Practice Grant berupa letter of endorsement dari universitas musik Austria setelah proses audisi selesai)
  • Dua surat rekomendasi dari dosen universitas
  • Salinan paspor
  • Sertifikat kelulusan universitas serta terjemahan bahasa Inggris atau Jerman.
  • Setelah dilakukan pemeriksaan persyaratan formal dan evaluasi lamaran oleh para ahli, kandidat akan diundang untuk wawancara pribadi (tatap muka)

Itulah informasi beasiswa PhD dan Postdoc di universitas Austria. Ayo coba daftar!

(cyu/cyu)



Sumber : www.detik.com

Kemendikbudristek Temukan 4 Kecurangan Penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia


Jakarta

Balai Pembiayaan Pendidikan Tinggi (BPPT) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menemukan tiga kecurangan yang dilakukan mahasiswa penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). Kecurangan ini datang dari mahasiswa dan bisa berakibat fatal.

Karena bila melanggar, mahasiswa bisa kehilangan statusnya. Hal ini telah tertera dalam Buku Panduan Pendaftaran BPI Tahun 2024.

Disebutkan bila penerima beasiswa diketahui melanggar ketentuan dan persyaratan seleksi dan/atau tidak memenuhi pernyataan yang disampaikan pada surat pernyataan, maka ia akan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku di BPPT. Namun, bila penerima beasiswa ketahuan memberikan informasi atau dokumen yang tidak benar/palsu, maka akan dikenakan sanksi administratif berat.


Sanksi berupa pemberhentian sebagai penerima beasiswa dan berkewajiban pengembalian dana studi yang telah diterima. Ia juga akan diblokir untuk mengikuti program BPPT di masa mendatang.

Dikutip dari Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik), Kemendikbudristek berikut 4 temuan kecurangan yang dilakukan mahasiswa penerima BPI.

4 Kecurangan Penerima BPI

1. Berkuliah Daring Dalam Waktu Lama

Mahasiswa penerima BPI tidak diperbolehkan melakukan perkuliahan secara online/daring atau hybrid dalam waktu lama. Walaupun pihak perguruan tinggi memperbolehkannya.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha BPPT, Ratna Prabandari menyebutkan ketentuan ini dilakukan karena BPI memberikan skema living allowance atau biaya hidup bulanan. Sehingga mahasiswa penerima BPI harus tinggal dan berada di kota di mana perguruan tinggi berada.

Menurut temuannya, ada mahasiswa BPI yang melakukan perkuliahan daring di berbeda kota dengan letak kampus hingga 2 semester. Hal ini merupakan tindakan terlarang.

“Kami menemukan adanya mahasiswa penerima BPI yang melakukan perkuliahan online di tempat tinggal yang berbeda kota dengan kampusnya dalam waktu satu sampai dua semester. Kami tegaskan itu tidak boleh dalam alasan apapun,” katanya.

2. Mahasiswa Masih Bekerja

BPPT juga menemukan ada mahasiswa penerima BPI yang masih melakukan pekerjaan sambil berkuliah. Hal ini menurut Ratna sudah jelas aturannya dan tidak boleh dilanggar.

“Itu kan sudah jelas aturannya, bahwa penerima BPI harus dalam posisi tugas belajar, artinya cuti dari pekerjaannya. Termasuk hal ini berlaku bagi mahasiswa yang diterima atau diangkat sebagai CPNS atau PPPK,” tambahnya.

Ratna menyebutkan mahasiswa penerima BPI masih boleh bekerja dengan mengabaikan tugas belajar. Dengan catatan pekerjaan yang dilakukannya merupakan bagian wajib dari studi, seperti menjadi teaching assistant atau research assistant.

3. Pemalsuan Dokumen Akademik

Kecurangan berkaitan dengan pemalsuan dokumen akademik juga tak luput dari temuan BPPT. Seperti tandatangan promotor tesis atau disertasi dan pemalsuan transkrip nilai akademik pada Kartu Hasil Studi (KHS).

4. Double Funding dari Pemerintah Daerah

Double funding adalah sebuah keadaan ketika penerima beasiswa mendapat pendanaan tambahan dari lembaga pemberi beasiswa lain. Dalam hal ini temuan yang ditemukan adalah double funding dari pemerintah daerah.

Hal ini juga perlu menjadi catatan oleh perguruan tinggi dan BPPT. Kepala Sub Bagian Tata Usaha Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek, Mohammad Alipi menjelaskan memang beasiswa yang berada dari program Puslapdik lainnya mungkin bisa dipantau terkait keadaan double funding.

Seperti Beasiswa Unggulan, KIP Kuliah dan juga Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik). Sayangnya beasiswa dari pemerintah daerah sulit untuk dipantau penerimaannya.

“Sebetulnya bila sesama beasiswa yang dikelola Puslapdik itu relatif bisa terpantau. Yang agak sulit terjangkau adalah double funding dengan beasiswa sejenis dari pemerintah daerah,” jelas Alipi.

Progres Mahasiswa Penerima BPI Dipantau

Penjelasan Ratna dan Alipi disampaikan dalam Kegiatan Sinkronisasi Data Penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Tahun 2021-2023 dan Pendaftar BPI dalam Negeri Tahun 2024 Wilayah II di Medan, 26 September 2024 lalu. Kegiatan ini dilakukan untuk sinkronisasi data mahasiswa penerima BPI ongoing dan mahasiswa baru 2024.

Sebagai catatan setiap progres masing-masing awardee pada dasarnya dipantau BPPT dan Kemendikbduristek. Sehingga setiap kecurangan pasti akan ditemukan.

Pertemuan itu juga bertujuan mempercepat proses pembayaran biaya pendidikan dan meningkatkan layanan beasiswa. Alipi meminta pihak perguruan tinggi untuk memberikan kemudahan bagi awardee BPI dalam pengisian KHS. Sehingga proses pembayaran bisa segera dilakukan.

“Pada ujungnya mempercepat dan memperlancar proses pembayaran, baik pembayaran biaya pendidikan ke perguruan tinggi maupun biaya hidup ke mahasiswa,” ungkap Alipi.

Terkait peningkatan layanan, Alipi mengusulkan agar pihak perguruan tinggi melakukan upload dokumen secara langsung tidak melalui mahasiswa terutama KHS. Karena BPPT menemukan ada beberapa dokumen yang kurang valid terkait data mahasiswa.

Meskipun begitu, Alipi menegaskan pihaknya dan BPPT selalu pemutakhiran sistem. Sehingga layanan pada mahasiswa penerima BPI bisa terus dipermudah dan cepat.

“Tentunya inti dari semua itu adalah kerja sama dan komunikasi intensif antara perguruan tinggi dengan BPPT untuk meningkatkan layanan,” tutupnya.

(det/det)



Sumber : www.detik.com

Genjot Kualitas SDM, Sinar Mas Land Beri Beasiswa di Bidang Kesmas



Jakarta

Transformasi sektor kesehatan menjadi pilar utama dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045. Melalui visi ini, pemerintah berfokus pada pembangunan sistem kesehatan yang kuat dan responsif untuk memastikan masyarakat hidup sehat, dengan target stunting di bawah 5% serta eliminasi TBC dan kusta.

Salah satu upaya untuk mewujudkan transformasi kesehatan adalah meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pada sektor kesehatan masyarakat. Untuk mendukung program pemerintah tersebut Sinar Mas Land melalui Digital Hub menghadirkan beasiswa pendidikan Master of Public Health di Monash University Indonesia.

Pendaftaran peserta beasiswa telah dilakukan pada 27 Agustus-6 September 2024, lalu dilanjutkan dengan proses seleksi penerima beasiswa pada 7 September 2024 dengan agenda Monash English Placement Test (MEPT). Peserta juga diwajibkan mengunggah esai sebagai bagian dari kriteria penilaian.


Beberapa topik esai yang bisa disertakan dalam Program Beasiswa bertema ‘Health Innovation Challenge: Shaping a Better Future Communities’ ini antara lain Kesehatan Urban, Kesehatan Digital dan Artificial Intelligence untuk Kesehatan serta Kebugaran, Perumahan untuk Masa Depan yang Sehat, dan Ketidakadilan dalam Aspek Kesehatan.

Partisipan yang mengikuti seleksi ini terdiri atas para profesional, mahasiswa serta lulusan jurusan kesehatan masyarakat dan bidang-bidang terkait. Tak hanya itu, peserta juga berasal dari universitas-universitas mitra Monash University Indonesia, serta karyawan dari perusahaan-perusahaan di ekosistem Digital Hub, Eka Hospital, dan Sinar Mas Land.

Daftar penerima beasiswa telah diumumkan pada 20 September 2024 lalu. Pemberian beasiswa secara simbolis dilakukan pada Orientation Day yang berlangsung pada 28 September 2024. Seluruh proses seleksi dan perkuliahan berlangsung di kampus Monash University Indonesia yang merupakan bagian dari ekosistem Digital Hub – Sinar Mas Land di BSD City.

tagsite

Manajemen Sinar Mas Land dan Monash University Indonesia di seremoni penyerahan beasiswa (Foto: dok. Sinar Mas Land)

Associate Professor and Coordinator for the Master of Public Health Program Monash University, Indonesia Henry Surendra menyambut baik program beasiswa ini.

“Kami mengapresiasi langkah Sinar Mas Land untuk berkontribusi dalam bidang pendidikan dan kesehatan masyarakat. Pada era globalisasi dan digital saat ini, tantangan di bidang kesehatan masyarakat semakin kompleks. Pendidikan lanjutan di bidang Public Health menjadi semakin penting dan strategis dalam membekali para profesional dengan pengetahuan, keterampilan, serta pendekatan inovatif untuk menangani isu-isu kesehatan yang mendesak,” ungkap Henry dalam keterangan tertulis.

Sementara itu, CEO Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land Irawan Harahap mengatakan upaya Sinar Mas Land membangun masa depan yang lebih baik dilakukan dalam berbagai sektor, termasuk di bidang kesehatan.

“Kali ini kami mendukung peningkatan kualitas pendidikan dalam bidang kesehatan masyarakat melalui program beasiswa di Monash University Indonesia. Program beasiswa ini merupakan kali ketiga yang telah dilakukan oleh Sinar Mas Land bersama Monash University Indonesia,” ujar Irawan.

“Saya percaya bahwa program ini akan membuka banyak peluang bagi penerima beasiswa untuk tidak hanya mengembangkan karier mereka, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Indonesia,” sambungnya.

Sinar Mas Land Beri Beasiswa Bareng Monash University Indonesia

Sinar Mas Land bersama dengan Monash University Indonesia memberikan beasiswa dalam dua kategori penerima yang berhasil lolos dalam proses seleksi. Kategori Pertama berhasil diraih oleh Ayu Aditya Andayani dari EKA Hospital, serta dua orang mahasiswa dari beberapa universitas mitra yang menjalin kerja sama dengan Monash University Indonesia, yaitu Gregorius Bimantoro dan Jeremiah Hilkiah Wijaya. Mereka berhak mendapatkan beasiswa pendidikan penuh 100% atau setara dengan Rp 448 juta serta hadiah tambahan uang tunai sebesar Rp 5 juta.

Kategori Kedua berhasil diraih oleh Nicko Saputra dari Sinar Mas Land dan Deviani Anita yang merupakan salah satu mahasiswi dari mitra universitas. Mereka berhak mendapatkan beasiswa parsial 50% serta hadiah tambahan uang tunai sebesar Rp 3juta.

(Content Promotion/Sinar Mas Land)



Sumber : www.detik.com

Kedubes AS Buka Beasiswa Pertukaran Mahasiswa 2025, Yuk Daftar!



Jakarta

Bagian Hubungan Masyarakat Kedutaan Besar Amerika membuka pendaftaran untuk Studi Institut AS (SUSI) 2025 hingga 22 November 2024. Kandidat terpilih akan diberangkatkan pada 24 Juni 2025.

SUSI adalah program akademik intensif jangka pendek yang bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang Amerika Serikat kepada mahasiswa sarjana. Program ini juga diharapkan meningkatkan keterampilan kepemimpinan para peserta.

Program ini terdiri dari kegiatan akademik selama 4 minggu dengan serangkaian diskusi seminar, bacaan, presentasi dan ceramah kelompok. Peserta juga akan menjalani kunjungan lapangan, pengembangan kepemimpinan, kegiatan budaya, dan pengabdian masyarakat.


Tema Beasiswa Pertukaran Mahasiswa SUSI 2025

Adapun mahasiswa diminta untuk memilih salah satu dari dua tema SUSI 2025, yakni:

  • Perubahan Iklim dan Lingkungan diselenggarakan oleh Northern Nevada International Center di University of Nevada, Reno
  • Keragaman Agama dan Demokrasi diselenggarakan oleh Dialogue Institute di Temple University, Philadelphia

Cakupan Beasiswa Pertukaran Mahasiswa SUSI 2025

Departemen Luar Negeri AS akan menanggung semua biaya peserta, termasuk:

  • Biaya perjalanan internasional
  • Visa
  • Tunjangan perjalanan
  • Perjalanan domestik dan transportasi darat
  • Materi dan tunjangan insidental
  • Akomodasi.

Syarat Beasiswa Pertukaran Mahasiswa SUSI 2025

Pendaftar pertukaran mahasiswa SUSI 2025 harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

  1. Kemampuan bahasa Inggris yang kuat
  2. Berusia antara 18 dan 25 tahun
  3. Memiliki setidaknya 1 semester tersisa dari studi sarjana mereka
  4. Berkomitmen untuk kembali ke universitas asal setelah menyelesaikan program
  5. Mahasiswa dari kota-kota berikut:Takengon,Meulaboh,Bukittinggi, Padang Panjang,Bengkulu, Tanjung Pinang,Pekanbaru, Pangkal Pinang,Tarakan, TanjungSelor,Malinau,Balikpapan,Singkawang, Serang,Salatiga,Wonogiri,Jember, Kupang,Kendari,Manado,Mamuju,Gorontalo, Ambon,Ternate, Sorong,Manokwari, Biak,Nabire,Jayapura, danMerauke
  6. Menunjukkan minat pada salah satu atau kedua tema
  7. Menunjukkan kualitas dan potensi kepemimpinan yang kuat dalam kegiatan universitas dan masyarakat
  8. Prestasi akademik yang tinggi
  9. Bersedia dan mampu untuk berpartisipasi penuh dalam program akademik intensif dan pengabdian masyarakat
  10. Merasa nyaman dengan kehidupan kampus, siap untuk berbagi akomodasi tempat tinggal, dan mampu menyesuaikan diri dengan praktik budaya dan sosial yang berbeda dari negara asal.

Detikers yang berminat bisa langsung mendaftarkan diri melalui https://bit.ly/SUSIStudentLeaders-2025. Adapun informasi lebih lanjut mengenai Pertukaran Mahasiswa SUSI 2025 dapat dicek pada https://id.usembassy.gov/study-of-the-u-s-institutes-susi/. Tertarik mendaftar, detikers?

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com