Tag Archives: bitcoin

GameStop Bakal Investasi $1,3 Miliar Untuk Bitcoin

GameStop, perusahaan ritel game yang sempat menjadi sensasi di kalangan investor ritel, kembali membuat gebrakan.

Kali ini, mereka mengumumkan rencana ambisius untuk terjun ke dunia aset digital dengan menginvestasikan $1,3 miliar dalam Bitcoin.

Langkah ini dilakukan melalui penerbitan Surat Utang Senior Konversi yang jatuh tempo pada tahun 2030, sebuah strategi yang menarik perhatian para pelaku pasar dan analis.

Keputusan GameStop ini sekaligus menandai perubahan signifikan dalam arah bisnis perusahaan.

CEO Ryan Cohen, yang dikenal dengan visinya yang inovatif, menegaskan bahwa investasi di Bitcoin adalah langkah strategis untuk merangkul aset digital dan teknologi blockchain.

Dampak Instan

Langkah ini bukan hanya sekadar spekulasi, tetapi juga bagian dari upaya GameStop untuk beradaptasi dengan lanskap digital yang terus berkembang.

Tidak perlu waktu lama untuk menuai hasil, reaksi pasar terhadap pengumuman ini sangat positif.

Sebagaimana dikutip dari Coincu pada Rabu (27/3), saham GameStop melonjak sekitar 14% setelah berita tersebut tersebar, yang menunjukkan kepercayaan investor terhadap langkah perusahaan.

Dapatkan Dukungan

Langkah GameSpot untuk berinvestasi di Bitcoin juga mendapat dukungan dari tokoh-tokoh berpengaruh di dunia kripto, seperti Michael Saylor dari MicroStrategy, yang memuji visi Cohen dan langkah strategis GameStop.

Menurutnya, strategi GameStop tersebut mirip dengan yang diterapkan oleh MicroStrategy, yang telah menjadi salah satu pemegang Bitcoin korporat terbesar.

Surat Utang Konversi: Pilihan Terbaik Untuk Modal

Terkait sumber modal, penggunaan Surat Utang Konversi memungkinkan perusahaan untuk mengumpulkan modal besar dengan tingkat bunga yang relatif rendah, sambil memberikan opsi bagi pemegang obligasi untuk mengonversi utang mereka menjadi saham di masa depan.

Namun, investasi di Bitcoin bukanlah tanpa risiko. Pasar kripto dikenal dengan volatilitasnya yang tinggi, dan harga Bitcoin dapat berfluktuasi secara dramatis dalam waktu singkat.

Selain itu, ada juga tantangan regulasi yang perlu dihadapi, karena pemerintah di berbagai negara masih berjuang untuk mengembangkan kerangka kerja yang jelas untuk aset digital.

Investasi Jangka Panjang

Meskipun diintai banyak risiko, GameStop tampaknya yakin dengan potensi jangka panjang Bitcoin.

Dengan kapitalisasi pasar yang mencapai $1,73 triliun dan dominasi pasar sebesar 60,75%, Bitcoin telah membuktikan dirinya sebagai aset digital yang matang dan memiliki potensi untuk terus tumbuh.

Langkah GameStop ini bukan hanya tentang investasi finansial, tetapi juga tentang membangun masa depan perusahaan di era digital.

Dengan merangkul teknologi blockchain dan aset digital, GameStop memposisikan dirinya sebagai pemain yang relevan dalam lanskap bisnis yang terus berubah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

GameStop Berinvestasi di Bitcoin, Akankah Harga BTC Sentuh $100.000?

GameStop, perusahaan ritel video game asal Amerika Utara, mengumumkan rencana mengalokasikan sebagian cadangan perusahaannya ke Bitcoin (BTC).

Dilaporkan Cointelegraph, langkah ini menambah daftar perusahaan yang mengikuti strategi perbendaharaan Bitcoin, seperti MicroStrategy, Metaplanet, dan MARA Holdings. Namun, apakah keputusan GameStop ini cukup untuk mendorong harga BTC menembus $100.000?

Bitcoin Masih Berjuang di Bawah $100.000

Meski permintaan institusional terhadap Bitcoin terus meningkat, harga BTC belum mampu kembali ke level $100.000 selama 50 hari terakhir. Padahal, kondisi makroekonomi dan regulasi tampak mendukung, termasuk perintah eksekutif US Strategic Bitcoin Reserve oleh Presiden Donald Trump pada 6 Maret lalu yang memungkinkan akuisisi BTC dengan strategi “netral anggaran.”

Keputusan GameStop untuk mengadopsi Bitcoin terjadi di tengah momentum positif bagi aset kripto. Perusahaan ini sebelumnya menghadapi ancaman kebangkrutan pada 2021, namun berhasil bangkit melalui fenomena short squeeze yang menggemparkan pasar. Kini, dengan cadangan kas sebesar $4,77 miliar per Februari 2025, GameStop berupaya memperkuat neracanya dengan aset digital.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 27 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 27 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Tren Adopsi Bitcoin di Perusahaan Global

GameStop bukan satu-satunya entitas yang beralih ke Bitcoin. Metaplanet, perusahaan asal Jepang, baru-baru ini menunjuk Eric Trump, putra Presiden AS Donald Trump, ke dalam dewan penasihat strategisnya. Sementara itu, MARA Holdings mengadopsi kebijakan perbendaharaan BTC dengan prinsip “memegang semua Bitcoin” dan meningkatkan eksposur melalui penerbitan utang.

Namun, investor masih mempertanyakan apakah langkah-langkah ini cukup untuk mendorong BTC ke level lebih tinggi, terutama mengingat emas saat ini hanya 1,3% di bawah rekor tertingginya di $3.057. Sementara itu, keterbatasan dalam produk investasi Bitcoin, seperti ETF berbasis tunai, masih menjadi hambatan utama bagi adopsi institusional yang lebih luas.

Regulasi dan Integrasi TradFi Masih Jadi Tantangan

Meskipun regulasi AS mulai lebih ramah terhadap kripto, integrasi Bitcoin ke dalam keuangan tradisional (TradFi) masih mengalami kendala. Bank besar seperti JPMorgan hanya bertindak sebagai kustodian atau perantara instrumen terkait kripto, tanpa keterlibatan lebih dalam. Selain itu, beberapa institusi keuangan, seperti Vanguard, masih melarang perdagangan ETF Bitcoin bagi kliennya.

Pasar derivatif Bitcoin juga belum memiliki kejelasan regulasi. Bursa seperti Chicago Mercantile Exchange (CME) hanya menguasai 23% dari total open interest Bitcoin futures senilai $56,4 miliar, sementara pesaing offshore mendapat keuntungan dari regulasi yang lebih longgar dan prosedur registrasi klien yang lebih mudah.

Investor Masih Ragu, BTC ke $200.000 Masih Jauh?

Meskipun GameStop dan sejumlah perusahaan lain terus menambah eksposur terhadap Bitcoin, skeptisisme masih tinggi di kalangan investor institusional. Kekhawatiran terkait manipulasi pasar, transparansi bursa, serta denda besar yang telah dibayarkan oleh Binance, KuCoin, OKX, dan Kraken menjadi faktor utama yang menghambat kepercayaan terhadap sektor kripto.

Dengan kondisi ini, minat beli dari beberapa perusahaan besar saja tidak cukup untuk membawa BTC ke level $200.000 dalam waktu dekat. Selama sektor perbankan belum sepenuhnya mengintegrasikan Bitcoin dan sentimen risiko tetap tinggi, potensi kenaikan harga Bitcoin masih akan terbatas.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin dan Ethereum Stabil, Dogecoin Naik di Tengah Pasar Datar

Pasar kripto diperdagangkan relatif datar pada Rabu (26/3) meskipun terdapat beberapa pergerakan signifikan pada aset tertentu, seperti Bitcoin dan Ethereum.

Menurut laporan Benzinga, kapitalisasi pasar kripto global tercatat turun tipis sebesar 0,6% menjadi $2,9 triliun.

Pergerakan Harga Kripto

Bitcoin (BTC) mengalami sedikit kenaikan 0,03% menjadi Rp 88.471. Ethereum (ETH) turun 0,6% ke Rp 2.079,34, sementara XRP melemah 0,3% ke Rp 2,46. Di sisi lain, Dogecoin (DOGE) mencatat kenaikan 1,6% menjadi Rp 0,1910.

Beberapa altcoin mengalami kenaikan lebih signifikan. Kronos (CRO) melonjak 29,2% ke Rp 0,1063, sementara Move (MOVE) naik 23,9% menjadi Rp 0,5414. Zcash (ZEC) juga mencatat pertumbuhan 14,2% ke Rp 36.820.

Data On-Chain dan Likuidasi

Data IntoTheBlock mencatat lonjakan volume transaksi besar hingga 78%, dengan transaksi lebih dari $100.000 meningkat dari 6.350 menjadi 10.665 dalam satu hari. Arus bersih bursa juga mengalami penurunan sebesar 792,4%.

Sementara itu, laporan Coinglass menunjukkan 81.429 pedagang dilikuidasi dalam 24 jam terakhir dengan total nilai likuidasi mencapai $172,32 juta.

Sentimen dan Analisis Pasar

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 26 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 26 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Analis kripto Ali Martinez mengungkapkan bahwa lebih dari 22.000 BTC telah ditarik dari bursa dalam seminggu terakhir, mengindikasikan akumulasi oleh investor besar. Data Santiment juga menunjukkan bahwa harga Bitcoin kembali naik ke Rp 88.350 setelah sempat turun ke Rp 77.500 dua minggu lalu, didorong oleh peningkatan dompet yang menyimpan 100 hingga 10.000 BTC.

Menurut analis Stockmoney Lizards, koreksi Bitcoin di bawah $80.000 menjadi peluang akumulasi, terlepas dari berapa lama pemulihan akan berlangsung.

Pergerakan Makro dan Prediksi

Altcoin Sherpa memproyeksikan Bitcoin dapat mencapai level $90.000 sebelum mengalami koreksi lebih lanjut. Sementara itu, Daan Crypto Trades menyoroti korelasi antara volatilitas Bitcoin dan pergerakan pasar saham, khususnya S&P 500.

Di sisi lain, CrypNuevo menilai pemulihan penuh Bitcoin bergantung pada level $91.500, meskipun masih ada kemungkinan harga turun ke kisaran $82.000-$81.000 sebelum mengalami kenaikan lebih lanjut.

Perkembangan Industri

Dalam perkembangan terbaru, GameStop mengumumkan akuisisi Bitcoin sebagai bagian dari perbendaharaannya. Sementara itu, BlackRock memperluas penawaran ETF Bitcoin ke Eropa dan meluncurkan dana pasar uang tokenisasi ‘BUIDL’ di jaringan Solana.

Di Jepang, stablecoin dolar pertama yang didukung secara legal segera diluncurkan, memberikan peluang baru bagi pasar aset digital di negara tersebut.

Pasar kripto saat ini masih bergerak stabil dengan kecenderungan akumulasi oleh investor besar. Bitcoin diperkirakan akan mengalami pergerakan signifikan jika berhasil mencapai level $91.500, sementara altcoin seperti Dogecoin dan Kronos menunjukkan momentum kenaikan yang kuat di tengah pasar yang relatif datar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Berpeluang Capai Rekor Tertinggi Baru di 2025, Analis Optimis

Harga Bitcoin (BTC) diprediksi memiliki peluang 75% untuk mencapai titik tertinggi baru dalam sembilan bulan ke depan. Hal ini disampaikan oleh ekonom jaringan Bitcoin, Timothy Peterson, dalam analisisnya yang diposting di platform X pada 25 Maret 2025.

Peterson menyoroti bahwa posisi BTC saat ini berada di batas bawah kisaran historisnya. Ia menyatakan bahwa Bitcoin kini berada dalam ambang batas 25% terendah, yang secara historis menunjukkan kemungkinan besar untuk reli positif.

Potensi Kenaikan di April dan Oktober

Lebih lanjut, Peterson mengungkapkan bahwa ada peluang 50% bagi BTC untuk mencatatkan kenaikan lebih dari 50% dalam waktu dekat. Pernyataan ini didukung oleh studi sebelumnya yang menunjukkan bahwa Bitcoin cenderung mengalami lonjakan harga tertinggi pada bulan April dan Oktober, masing-masing dengan kenaikan rata-rata 12,98% dan 21,98% dalam dekade terakhir.

Grafik musiman Bitcoin 10 tahun. Sumber: X.com.
Grafik musiman Bitcoin 10 tahun. Sumber: X.com.

Zona Likuiditas Kritis

Sementara itu, analis dari CryptoQuant dengan nama samaran Crazzyblockk mengidentifikasi level harga yang harus diperhatikan investor. Menurutnya, harga yang terealisasi untuk paus jangka pendek adalah sekitar $91.000, sedangkan sebagian besar alamat yang sangat aktif memiliki basis biaya di kisaran $84.000 hingga $85.000.

Penurunan harga di bawah kisaran ini berpotensi memicu aksi jual, menjadikan area tersebut sebagai zona likuiditas yang penting.

“Zona biaya onchain ini menjadi titik keputusan utama yang bisa memengaruhi psikologi pasar. Investor dan trader harus memantau pergerakan harga di area ini untuk mengukur kekuatan tren dan potensi pembalikan,” ujar Crazzyblockk.

Prediksi ini semakin menguatkan optimisme pasar terhadap pergerakan harga Bitcoin menjelang tahun 2025. Investor kini menanti perkembangan lebih lanjut, terutama dalam beberapa bulan ke depan yang berpotensi membawa momentum bullish bagi aset kripto terbesar ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

GameStop Tambah Bitcoin sebagai Aset Cadangan, Saham Naik 6%

GameStop telah mengumumkan rencananya untuk membeli Bitcoin sebagai bagian dari aset cadangannya tanpa batasan jumlah pembelian seperti dilaporkan oleh Cryptopolitan pada Selasa (26/3).

Keputusan ini disetujui secara bulat oleh dewan direksi, mengikuti jejak MicroStrategy yang telah lama mengadopsi strategi serupa.

Langkah ini diambil GameSpot dengan tujuan untuk meningkatkan kekuatan finansial perusahaan.

Reaksi Pasar dan Dampak terhadap Saham GameStop

Setelah pengumuman ini, saham GameStop melonjak lebih dari 6% dalam perdagangan setelah jam kerja.

Perusahaan saat ini memiliki cadangan kas sekitar $4,8 miliar, yang akan digunakan untuk membeli Bitcoin.

GameStop juga menyatakan bahwa mereka dapat menggunakan dana dari utang atau penerbitan saham di masa depan untuk investasi ini.

Strategi CEO Ryan Cohen untuk Transformasi Bisnis

CEO GameStop, Ryan Cohen, terus berusaha mengubah GameStop dari sekadar jaringan toko fisik menjadi perusahaan yang lebih ramping dan berbasis keuangan yang kuat.

Sejak bergabung dengan komite dewan pada 2021, Cohen telah memangkas pengeluaran dan menyederhanakan operasi demi mencapai profitabilitas.

Keuntungan Finansial GameStop dalam Beberapa Tahun Terakhir

Laporan keuangan terbaru menunjukkan bahwa GameStop mencatat laba bersih sebesar $131,3 juta pada kuartal keempat, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan cadangan kas lebih dari $4,6 miliar pada akhir 2023, GameStop memiliki dana yang cukup untuk berinvestasi dalam aset digital.

Sejarah Keterlibatan GameStop dengan Kripto

GameStop bukan pemain baru di dunia crypto. Mengingat pada tahun 2022, perusahaan meluncurkan dompet kripto untuk mengelola aset digital dan NFT.

Namun layanan ini dihentikan pada 2023 karena ketidakpastian regulasi. Keputusan untuk membeli Bitcoin menunjukkan bahwa perusahaan masih melihat potensi besar dalam aset digital.

Kebijakan Investasi Baru dan Dampaknya ke Depan

Pada Desember 2023, GameStop mengadopsi kebijakan investasi baru yang memberi wewenang kepada Ryan Cohen dan dua direktur independen untuk mengelola portofolio investasi perusahaan.

Keputusan untuk membeli Bitcoin melewati persetujuan penuh dari dewan, menunjukkan komitmen perusahaan dalam mengadopsi strategi baru.

Dengan langkah ini, GameStop semakin serius dalam memperkuat posisi keuangannya melalui investasi di aset digital.

Meskipun belum ada jadwal pasti kapan pembelian Bitcoin akan dimulai, keputusan ini menunjukkan bahwa perusahaan siap untuk merombak strategi keuangannya demi masa depan yang lebih stabil.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Tetap Stabil Meskipun Ada Transfer Besar dari Mt. Gox

Bitcoin menunjukkan ketahanan luar biasa dengan tetap stabil di kisaran $88,000 meskipun terjadi transfer senilai $1 miliar BTC dari Mt. Gox, bursa kripto Jepang yang tidak lagi beroperasi.

Dilaporkan Bircoin News, aktivitas ini sempat memunculkan spekulasi tentang kemungkinan tekanan jual besar-besaran di pasar, tetapi kenyataannya, harga Bitcoin hanya mengalami penurunan minor sebesar 0.26% dalam 24 jam terakhir.

Pergerakan Bitcoin di Tengah Transfer Besar Mt. Gox

Sebanyak 11,501 BTC diam-diam dipindahkan pada Selasa pagi dari dompet Mt. Gox, yang telah mengajukan kebangkrutan sejak 2014. Meskipun perpindahan dana semacam ini sering kali menimbulkan kekhawatiran, Bitcoin tetap bertahan di sekitar $88,040 pada saat pelaporan, setelah sempat menyentuh level terendah harian $86,346 dan tertinggi $88,538.

Peningkatan volume perdagangan sebesar 8.69% menjadi $30.91 miliar menunjukkan adanya minat investor yang tetap kuat. Kapitalisasi pasar Bitcoin juga mengalami sedikit peningkatan sebesar 0.04% menjadi $1.74 triliun. Sementara itu, dominasi Bitcoin di pasar kripto naik tipis 0.06% menjadi 61.61%, menegaskan statusnya sebagai aset kripto utama di tengah pergerakan besar di industri.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 26 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 26 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Indikator Pasar: Aktivitas Derivatif dan Likuidasi

Meskipun harga BTC tetap stabil, pasar derivatif mencatat penurunan dalam total minat terbuka futures BTC sebesar 2.70% menjadi $56.91 miliar.

Data dari Coinglass mengungkapkan bahwa dalam 24 jam terakhir, sekitar $38.32 juta posisi BTC dilikuidasi, dengan $22.77 juta di antaranya merupakan likuidasi posisi panjang dan $15.54 juta untuk posisi pendek. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada pergerakan besar, tidak terjadi kepanikan atau aksi jual besar-besaran di pasar.

Mt. Gox dan Dampaknya pada Bitcoin

Laporan dari Arkham Intelligence mengonfirmasi bahwa Mt. Gox mentransfer 893 BTC (senilai sekitar $78.11 juta) ke dompet panasnya dan 10,608 BTC (sekitar $927.48 juta) ke dompet perubahan.

Secara historis, pergerakan semacam ini sering dikaitkan dengan potensi tekanan jual karena kemungkinan adanya pembayaran kepada kreditur. Namun, kali ini, respons pasar menunjukkan kepercayaan yang tinggi terhadap fundamental Bitcoin.

Dampak Peluncuran Stablecoin WLFI

Di sisi lain, World Liberty Financial (WLFI), sebuah proyek kripto yang didukung oleh mantan Presiden AS Donald Trump, mengumumkan rencana peluncuran stablecoin berbasis USD bernama “USD1.” WLFI telah mengumpulkan dana sebesar $550 juta melalui dua penjualan token terpisah.

Meskipun proyek ini menarik perhatian komunitas kripto, pengaruhnya terhadap harga Bitcoin sejauh ini masih minimal.

Prospek Harga Bitcoin ke Depan

Meskipun pasar kripto masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk distribusi kreditur Mt. Gox dan potensi regulasi baru, Bitcoin tetap menunjukkan stabilitas yang mengesankan. Peningkatan volume perdagangan dan dominasi pasar menunjukkan bahwa investor tetap optimis terhadap BTC dalam jangka pendek. Namun, para pelaku pasar disarankan untuk tetap waspada terhadap potensi volatilitas di masa mendatang.

Dengan fondasi pasar yang kuat dan kepercayaan investor yang tinggi, Bitcoin terus mempertahankan posisinya sebagai aset digital terdepan, bahkan di tengah peristiwa besar seperti transfer Mt. Gox ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Rekor Baru! ETF Bitcoin AS Serap 8.775 BTC dengan Inflow Rp 12 Triliun

Lonjakan minat institusional terhadap Bitcoin kembali mencatatkan rekor baru yang bakal sulit dilewati.

Berdasarkan laporan The Defiant pada Selasa (25/3), ETF Bitcoin AS mencatat inflow sebesar $744 juta (sekitar Rp 12 triliun) dalam sepekan terakhir, setara dengan 8.775 BTC yang diserap dari pasar.

Aksi akumulasi masif ini terjadi di tengah sorotan pada Ethereum terkait potensi ETF dan upgrade jaringan.

ETF Bitcoin: Fakta dan Angka Terkini

Hingga berita ini tayang, total aset kelolaan (AUM) ETF Spot Bitcoin AS mencapai lebih dari $55 miliar yang dipimpin oleh BlackRock (IBIT) dan Fidelity (FBTC).

Inflow harian tertinggi berhasil dicatatkan pada 24 Juni 2024 dengan inflow bersih mencapai $217 juta yang merupakan level tertinggi sejak Maret 2024.

90% inflow berasal dari investor institusional, termasuk dana pensiun dan perusahaan asuransi.

Faktor Pemicu

Lonjakan inflow ETF Bitcoin dipicu ketidakpastian regulasi Ethereum. Penundaan keputusan SEC tentang ETF Ethereum membuat investor beralih ke Bitcoin sebagai “safe haven”.

“Inflow ETF Bitcoin mencerminkan kepercayaan institusi yang semakin dalam. Mereka tak sekadar spekulasi, tapi melihat BTC sebagai lindung nilai inflasi jangka panjang,” kata Eric Balchunas, analis dari Bloomberg.

Dalam beberapa hari terakhir, harga Bitcoin menembus $67.000 setelah sentimen positif dari Fed tentang potensi penurunan suku bunga, sehingga para investor kembali aktif berinvestasi di Bitcoin.

Investor institusi juga mulai mengakumulasi BTC jelang pengurangan pasokan untuk mengantisipasi halving April 2025.

Ethereum di Tengah Bayang-Bayang Bitcoin

Meski ETF Bitcoin merajai, Ethereum nyatanya tak sepenuhnya kehilangan sorotan di kalangan investor.

Berkat rencana Upgrade Pectra, peningkatan jaringan Ethereum pada Q4 2024 ini diyakini bakal meningkatkan utilitas ETH.

Analis Bloomberg memperkirakan 35% kemungkinan ETF Ethereum disetujui SEC pada 2025.

Selain itu, total nilai terkunci (TVL) di protokol Ethereum naik 12% dalam sebulan, yang didorong oleh tren restaking.

Apakah Momentum Akan Berlanjut?

Rekor inflow ETF Bitcoin menegaskan bahwa aset kripto semakin tak terhindarkan dalam portofolio modern.

Bitcoin akan terus jadi primadona institusi berkat likuiditas tinggi dan status “digital gold”.

Pasalnya, ETH memiliki potensi rally lebih besar jika ETF disetujui, tapi risiko regulasi lebih tinggi.

Pada dasarnya, investor akan tetap memantau pergerakan BTC dan ETH, melakukan riset, sebelum akhirnya berinvestasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

5 Peristiwa Ekonomi AS yang Mempengaruhi Sentimen Bitcoin Pekan Ini

Bitcoin (BTC) dan pasar kripto secara keseluruhan diprediksi akan dipengaruhi oleh sejumlah rilis data ekonomi Amerika Serikat pekan ini. Sementara harga BTC masih bertahan di kisaran $87.000, investor menantikan katalis yang dapat mendorong pergerakan harga lebih lanjut.

Dilaporkan BeInCrypto, berikut lima data ekonomi utama yang berpotensi membentuk sentimen pasar kripto dalam beberapa hari ke depan.

1. PMI Jasa dan Manufaktur

Data Purchasing Managers’ Index (PMI) untuk sektor jasa dan manufaktur AS dari S&P Global akan dirilis pada Senin, 24 Maret. Angka sebelumnya menunjukkan manufaktur bertahan di level 52,7, sementara jasa berada di 51,0.

PMI yang lebih tinggi dari ekspektasi dapat mendorong selera risiko investor dan berpotensi mengangkat Bitcoin. Sebaliknya, jika angka PMI turun di bawah 50, hal ini dapat memicu kekhawatiran resesi dan menarik dana keluar dari aset berisiko, termasuk kripto.

2. Indeks Kepercayaan Konsumen

Pada Selasa (25/3), The Conference Board akan merilis data Indeks Kepercayaan Konsumen. Bulan sebelumnya, indeks ini turun ke 98,3, penurunan terbesar sejak 2021. Perkiraan terbaru menunjukkan kemungkinan pemulihan ke level 95,0.

Jika kepercayaan konsumen meningkat, pasar ritel yang mendukung Bitcoin bisa mendapatkan dorongan. Sebaliknya, pelemahan lebih lanjut dapat meningkatkan ekspektasi kebijakan dovish dari Federal Reserve (The Fed), yang memiliki dampak beragam bagi BTC.

3. Klaim Pengangguran Awal

Laporan Klaim Pengangguran Awal pada Kamis akan menjadi indikator penting untuk kekuatan pasar tenaga kerja AS. Pekan lalu, klaim pengangguran berada di 223.000, sedikit lebih rendah dari ekspektasi 224.000. Pekan ini, perkiraan median menunjukkan kenaikan kecil menjadi 226.000.

Jika klaim meningkat signifikan, kekhawatiran resesi bisa muncul dan mendorong investor mencari aset alternatif seperti Bitcoin. Namun, jika angka klaim tetap rendah, pasar ekuitas bisa lebih menarik dibandingkan aset kripto.

4. Pertumbuhan PDB

Revisi kedua Produk Domestik Bruto (PDB) AS untuk kuartal IV 2024 akan dirilis pada Kamis. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan sebesar 2,3%, dengan angka tahunan 2024 menunjukkan peningkatan 3%.

Jika pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dari ekspektasi, investor bisa lebih memilih saham daripada Bitcoin. Sebaliknya, angka yang lebih rendah dapat memicu spekulasi pemangkasan suku bunga The Fed, yang berpotensi meningkatkan permintaan BTC sebagai aset lindung nilai.

5. Indeks PCE

Pada Jumat (28/3), pasar akan mencermati rilis Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE), indikator inflasi pilihan The Fed. Pada Januari, indeks ini naik 2,5% secara tahunan.

Jika angka PCE lebih tinggi dari perkiraan, potensi penundaan pemangkasan suku bunga dapat menekan harga Bitcoin. Namun, jika inflasi lebih rendah dari prediksi, ekspektasi pelonggaran moneter bisa meningkat dan mendukung kenaikan harga BTC.

Pergerakan Harga Bitcoin

Menurut data BeInCrypto, BTC saat ini diperdagangkan di level $86.712, mencatat kenaikan lebih dari 3% dalam 24 jam terakhir. Dengan sejumlah rilis ekonomi penting dalam beberapa hari ke depan, investor kripto akan terus mencermati dampaknya terhadap pasar.

Pekan ini bisa menjadi penentu arah pergerakan Bitcoin, terutama di tengah dinamika kebijakan ekonomi AS dan kebijakan pemerintahan Trump yang baru.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Dekati $90.000 di Tengah Sentimen Pasar yang Bullish

Bitcoin (BTC) terus menunjukkan performa positif dengan melonjak mendekati angka $90.000 setelah mencapai level $88.147,25.

Lonjakan ini mencerminkan kenaikan 3,56% dalam 24 jam terakhir dan peningkatan 5,73% dalam sepekan. Sepanjang hari, BTC diperdagangkan dalam kisaran $84.832,16 hingga $88.758,73, mengindikasikan momentum bullish yang kuat.

Indikator Pasar Bitcoin

  • Volume perdagangan 24 jam: $27,65 miliar, naik 154,27% dibandingkan hari sebelumnya.
  • Kapitalisasi pasar: $1,74 triliun, mengalami peningkatan 3,51% dalam sehari.
  • Dominasi BTC: 61,70%, sedikit turun 0,07% dalam 24 jam terakhir.
  • Minat terbuka berjangka BTC: $58,44 miliar, naik 8,92%, menunjukkan meningkatnya minat investor.
  • Likuidasi Bitcoin: $106,78 juta, dengan $13,55 juta likuidasi panjang dan $93,23 juta likuidasi pendek akibat kenaikan harga BTC.

Faktor Pendorong Kenaikan Bitcoin

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 25 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 25 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Geoffrey Kendrick, Kepala Penelitian Aset Digital di Standard Chartered, menilai bahwa Bitcoin memiliki peran ganda sebagai lindung nilai terhadap risiko keuangan tradisional (TradFi) dan sebagai proxy saham teknologi karena korelasinya dengan Nasdaq.

“Kami melihat Bitcoin melampaui $90.000 minggu ini. Dalam jangka menengah, BTC berfungsi sebagai lindung nilai terhadap permasalahan TradFi, tetapi dalam jangka pendek, harganya bergerak sejalan dengan Nasdaq,” kata Kendrick.

Beberapa faktor utama yang berkontribusi pada optimisme pasar antara lain:

  • Redanya kekhawatiran tarif: Pemerintah AS mempersempit kebijakan tarif baru yang dijadwalkan diumumkan pada 2 April, mengurangi dampak negatif terhadap pasar.
  • Potensi pemulihan Nasdaq: Setelah kuartal pertama 2024 menjadi yang terburuk sejak Q2 2022, investor diperkirakan akan menyeimbangkan kembali portofolio dengan meningkatkan alokasi ke saham teknologi, yang dapat mendukung pergerakan Bitcoin.

Prospek Harga Bitcoin

Analisis teknikal menunjukkan bahwa tren jangka pendek Bitcoin mulai berbalik ke arah bullish. Jika momentum ini berlanjut, BTC dapat menargetkan level resistance berikutnya di $92.920. Penembusan di atas level ini berpotensi membawa harga Bitcoin ke $96.484, bahkan menuju $99.472. Jika momentum tetap kuat, BTC berpeluang menembus $100.000 untuk pertama kalinya sejak Februari 2024.

Namun, jika tekanan beli melemah, Bitcoin dapat menguji ulang level support di $85.124. Penurunan lebih lanjut bisa membawa harga ke $81.187, bahkan kembali ke bawah $80.000. Dalam skenario bearish ekstrem, BTC dapat mencapai $76.642.

Dengan volatilitas yang tinggi, investor terus memantau pergerakan Bitcoin untuk menentukan arah selanjutnya di pasar kripto yang dinamis ini.



Sumber : news.tokocrypto.com

IMF Akui Bitcoin Sebagai Emas Digital dan Aset Modal

International Monetary Fund (IMF) tengah membuat perubahan signifikan terkait Bitcoin.

Thedefiant menyebutkan bahwa IMF menambahkan Bitcoin ke dalam cadangannya serta mengklasifikasikannya sebagai “Emas Digital.”

Langkah ini menandai pergeseran besar dalam sikap IMF terhadap mata uang kripto, yang sebelumnya bersikap skeptis terhadap Bitcoin.

Bitcoin Diakui sebagai Aset Global dan Aset Modal

Dengan diberlakukannya standar baru, termasuk aturan BPM7, IMF mulai melacak Bitcoin sebagai aset global dalam transaksi lintas negara.

Ini berarti Bitcoin kini diperlakukan setara dengan aset lain seperti emas atau tanah dalam sistem keuangan global.

Selain itu, Bitcoin juga dikategorikan sebagai aset modal, yang mengindikasikan pengakuan atas nilai investasi jangka panjangnya.

Kemungkinan Bitcoin Masuk dalam SDR IMF

Terdapat spekulasi bahwa Bitcoin bisa saja dimasukkan ke dalam Special Drawing Rights (SDR), yaitu indeks atau keranjang mata uang yang digunakan IMF dalam transaksi keuangan global.

Jika hal ini terjadi, Bitcoin akan memiliki peran lebih besar dalam sistem moneter internasional.

Namun, hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari IMF mengenai kemungkinan opsi tersebut untuk direalisasikan.

Dampak bagi Pasar Kripto dan Regulasi

Keputusan IMF ini berpotensi membawa dampak besar terhadap pasar kripto secara keseluruhan.

Dengan diakuinya Bitcoin sebagai aset global dan aset modal, kepercayaan investor terhadap mata uang digital ini dapat meningkat.

Selain itu, langkah ini bisa mendorong negara-negara lain untuk mempertimbangkan Bitcoin dalam kebijakan keuangan mereka.

Pergeseran Sikap IMF terhadap Bitcoin

Max Keiser, seorang pendukung Bitcoin, menyatakan bahwa IMF tengah melakukan perubahan kebijakan yang diam-diam mengarah pada adopsi kripto.

Padahal, selama ini IMF dikenal memiliki pandangan yang cenderung negatif terhadap Bitcoin.

Jika IMF benar-benar mulai menerima Bitcoin sebagai bagian dari sistem keuangan global, ini bisa menjadi langkah awal bagi mata uang digital untuk mendapatkan legitimasi lebih luas.

Penambahan Bitcoin ke dalam cadangan IMF dan pengakuannya sebagai “Emas Digital” merupakan langkah signifikan dalam evolusi mata uang kripto.

Jika tren ini terus berkembang, Bitcoin berpotensi menjadi bagian integral dari sistem keuangan global di masa depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com