Tag Archives: btc

Tren Bitcoin 7-11 April 2025: Bitcoin Jump! by Hoteliercrypto

Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.

Prediksi kita minggu ini akurat, DXY Junam, RRP Ambles, JOLTS jatuh, Factory Order naik, ADP tumbuh, Durable menunjukkan Perang, Claim data merona dan NFP naik namun pengangguran melejit ke 4.2% dibarengin pasar saham AS yang rontok trilyunan dollar, Tanda AS masuk Resesi secara data, Powell masih pura-pura independen dengan mengatakan, melihat data yang rungkad kami akan belum jelas langkah kebijakan moneter apa yang akan kami ambil, classic.

Bitcoin naik kembali ke $88 K dan altcoin belum ikut.

Pada dasarnya minggu ini juga didukung oleh RRP AS yang turun sehingga DXY melemah, lobi-lobi Trump soal Tariff hanya akan menaikan inflasi. 

Data Minggu Depan

Mari kita bedah data minggu depan.

Senin, 7 Aprill 2025

22.00 WITA: CB Employment Index

Conference Board Employment Index mengukur kepercayaan terhadap ketersediaan lapangan kerja. Jika CB naik, maka DXY naik, kita dapati pengangguran naik 4.2% maka saya prediksi CB Employment Index turun.

Kira-kira begini candle hari Senin:

Biasanya Tiongkok akan umumkan berita bagus setelah bursanya tutup, jam-jam 5. Melihat RRP yang turun hari Jumat, seharusnya PBOC akan inject lebih besar dari Withdrawnya.

Selasa, 8 April 2025

– No data

Walaupun disini tidak ada data, saya percaya Bitcoin Lagging mulai berefek. Kenaikan Volume pada saham memastikan bahwa AS pasti menyegerakan stimulus mencegah investor masuk lebih dulu ke Tiongkok

Jadi saya kira Selasa Bitcoin akan naik: 

Dan Zerohedge pun setuju dengan Teori Lagging saya:

Rabu, 9 April 2025

09.30 WITA: CPI Tiongkok

Dengan begitu banyak Program Tiongkok untuk meningkatkan konsumsi saya prediksi Inflasi akan naik, namun Bitcoin sekali lagging karena data Tiongkok tidak berefek seinstant data AS.

Saya kira Bitcoin akan koreksi dulu di hari Rabu:

Kamis, 10 April 2025

20.30 WITA: CPI AS

Powell sudah mengatakan Inflasi akan naik:

Mandat Fed juga terancam:

Tapi masih bisa sombong 🙂

Inilah yang saya sebut pada minggu lalu bahwa keluarnya Powell ke publik dimaksudkan untuk menenangkan pasar. Saya pikir Powell hanya ingin mengatakan bahwa kami sudah tahu pikiran seluruh dunia dan kami tahu resikonya, bukankah semua kesalahan terjadi saaf kita terlalu overconfidence? 

Kira-kira candle hari Kamis akan pump and Dump begini:

Jum’at, 11 April 2025

20.30 WITA: PPI AS

Setelah pasar saham AS rontok akibat Trump dan inflasi naik, Pasar akan kehilangan demand, lebih parahnya inflasi naik tetapi PPI tidak naik. Membuat Yields kembali naik. Dan DXY berhenti turun sementara menunggu tindakan Fed selanjutnya.

Kira-kira beginia Candle hari Jumat:

Terimakasih sudah membaca, saya akan terus mengingatkan, analisa saya adalah dari pengetahuan terbaik saya, tetapi pengetahuan terbaik saya tidak menjamin hasil yang terbaik juga.

Saya trading dan sudah sangkut lebih dari setahun, menjadikan saya acuan adalah salah, apalagi menitipkan nasib, tetaplah analisa sendiri juga tetaplah tidak percaya. Jangan gunakan uang yang menurunkan derajat hidup, biasa makan salmon ganti pindang membuat ghibahan tetangga lebih tajam dari pada jarum suntik dokter bedah.

Saya bukan analist keuangan, semua sumber pemikiran telah saya sertakan, kesalahan analisa saya capai 1000%, maka itu menjadikan tulisan saya nasehat keuangan adalah salah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini: Ethereum Terancam Turun, Bitcoin Bertahan

Pasar kripto saat ini menunjukkan dinamika yang menarik, dengan Ethereum (ETH) menghadapi tekanan penurunan harga, Bitcoin (BTC) berhasil menghindari sinyal teknikal negatif, dan Shiba Inu (SHIB) menunjukkan ketahanan yang mengejutkan di tengah ketidakpastian pasar.

Ethereum (ETH): Potensi Penurunan Harga

Ethereum menghadapi tekanan jual yang signifikan, dengan harga ETH yang mendekati ambang psikologis penting.

Analisis teknikal menunjukkan bahwa ETH berisiko kehilangan empat digit nilainya jika tekanan jual terus berlanjut.

Penurunan ini dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti volume perdagangan yang menurun dan kurangnya sentimen positif di pasar.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 11 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 11 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Rasio Harga Ethereum Terhadap Bitcoin Terus Menurun

Bitcoin (BTC): Menghindari ‘Death Cross’

Bitcoin berhasil menghindari formasi ‘death cross’, yaitu kondisi di mana rata-rata pergerakan jangka pendek melintasi ke bawah rata-rata pergerakan jangka panjang, yang biasanya dianggap sebagai sinyal bearish.

Keberhasilan ini memberikan harapan bagi investor bahwa BTC mungkin akan mengalami pemulihan harga dalam waktu dekat.

Baca Juga: Harga Bitcoin Terjun Bebas di Bawah $77.000 Efek Tarif 104% ke China

Shiba Inu (SHIB): Ketahanan di Tengah Ketidakpastian

Cukup mengejutkan, Shiba Inu menunjukkan ketahanan yang mengejutkan di tengah ketidakpastian pasar.

Meskipun sempat mendekati level support kritis, SHIB berhasil pulih dan menunjukkan momentum positif.

Menurut laporan U.Today pada Jumat (11/4), ketahanan ini menunjukkan bahwa SHIB memiliki potensi untuk mengalami pemulihan jangka pendek.

Baca Juga: ETF Shiba Inu: Spekulasi Menguat di Tengah Lonjakan Harga

Dengan demikian, pasar kripto saat ini menunjukkan dinamika yang kompleks, dengan Ethereum menghadapi tekanan penurunan harga, Bitcoin berhasil menghindari sinyal teknikal negatif, dan Shiba Inu menunjukkan ketahanan yang mengejutkan.

Investor disarankan untuk tetap waspada dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Trump Tangguhkan Kenaikan Tarif, Harga Bitcoin Naik

Harga Bitcoin (BTC) mengalami lonjakan yang signifikan setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengumumkan penangguhan sementara tarif terhadap negara-negara yang tidak menerapkan tindakan balasan.

Kebijakan ini memicu sentimen positif di pasar kripto, dan mendorong para analis untuk kembali mengincar target harga $100.000.

Target $100.000 Realistis?

Pada 9 April 2025, harga BTC/USD naik sekitar 9%, pulih dari tekanan sebelumnya dalam minggu tersebut dan mendekati level $83.000.

Pergerakan ini mendekatkan Bitcoin pada konfirmasi pola “falling wedge” (pola segitiga menyempit menurun) yang telah terbentuk sejak Desember 2024 di grafik harian.

Dalam analisis teknikal, pola falling wedge umumnya dianggap sebagai sinyal bullish, yang menunjukkan potensi kenaikan harga jika berhasil menembus garis tren atas.

Jika skenario bullish ini terwujud, harga Bitcoin diprediksi bisa mencapai kisaran $100.000 pada bulan Juni.

Namun, jika gagal menembus resistensi tersebut, harga kemungkinan akan terkoreksi kembali ke sekitar $71.100.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 10 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 10 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Data on-chain turut memperkuat optimisme ini, dengan mengidentifikasi zona support penting di kisaran $65.000 hingga $71.000.

Zona ini didasarkan pada metrik seperti “active realized price” dan “true market mean”, yang menggambarkan rata-rata harga pembelian oleh investor aktif.

Secara historis, Bitcoin sering diperdagangkan naik-turun dalam rentang ini, menjadikannya indikator penting dalam membaca arah pasar.

Namun demikian, jika harga Bitcoin jatuh di bawah zona $65.000–$71.000, peluang untuk mencapai target $100.000 dalam waktu dekat akan menurun drastis.

Penurunan ini juga bisa menyebabkan Bitcoin menembus di bawah rata-rata pergerakan eksponensial 50 minggu (50-week EMA), yang selama ini berfungsi sebagai support dinamis dalam tren bullish.

Jika level ini tidak mampu dipertahankan, harga BTC berpotensi turun lebih dalam hingga menyentuh rata-rata pergerakan 200 minggu (200-week EMA) di kisaran $50.000.

Tetap Waspada

Per 9 April 2025, harga Bitcoin tercatat di angka $82.419, mengalami kenaikan signifikan sebesar $6.228 (sekitar 8,17%) dibandingkan hari sebelumnya. Harga tertinggi harian mencapai $83.424, sementara level terendah berada di $75.101.

Kesimpulannya, keputusan Trump untuk menghentikan sementara tarif berhasil menghidupkan kembali semangat pasar kripto, khususnya Bitcoin.

Dengan dukungan analisis teknikal dan data on-chain, peluang menuju harga $100.000 kembali terbuka. Namun, para investor tetap perlu mewaspadai level-level support krusial dan faktor-faktor eksternal lain yang dapat memengaruhi pergerakan harga ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Rasio Harga Ethereum Terhadap Bitcoin Terus Menurun

Rasio harga Ethereum (ETH) terhadap Bitcoin (BTC) terus mengalami penurunan signifikan, mencapai level terendah dalam beberapa tahun terakhir.

Penurunan ini mencerminkan pergeseran dinamika pasar kripto dan menimbulkan pertanyaan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Ethereum dibandingkan Bitcoin.

Penurunan Rasio ETH/BTC

Rasio ETH/BTC merupakan indikator yang membandingkan nilai Ethereum terhadap Bitcoin.

Penurunan rasio ini menunjukkan bahwa Ethereum berkinerja lebih buruk dibandingkan Bitcoin dalam periode tertentu.

Bahkan pada Maret 2025, rasio ini turun hingga 0,02, sekaligus menjadikannya sebagai level terendah sejak Januari 2021.

Penurunan ini menandakan bahwa investor lebih memilih Bitcoin dibandingkan Ethereum dalam portofolio mereka.

Faktor Penyebab Penurunan

Menurut laporan U.Today pada Rabu (9/4), beberapa faktor utama yang berkontribusi terhadap penurunan rasio ETH/BTC meliputi:

  1. Aliran Dana Institusional: Investor institusional menunjukkan preferensi yang lebih besar terhadap Bitcoin, terutama melalui produk seperti Exchange-Traded Funds (ETF). ETF Bitcoin menerima aliran dana yang signifikan, sementara ETF Ethereum mengalami aliran keluar dana.
  2. Peningkatan Pasokan ETH: Dalam 30 hari terakhir, sekitar 66.748 ETH baru telah ditambahkan ke pasokan yang beredar, meningkatkan tekanan jual dan menurunkan harga.
  3. Volatilitas dan Staking: Ethereum memiliki volatilitas yang lebih tinggi dibandingkan Bitcoin, membuatnya kurang menarik bagi investor yang mencari stabilitas. Selain itu, imbal hasil dari staking Ethereum relatif rendah dibandingkan dengan peluang staking di ekosistem blockchain lainnya.

Dampak pada Harga Ethereum

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 9 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 9 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Penurunan rasio ETH/BTC berdampak langsung pada harga Ethereum. Pada Maret 2025, harga ETH turun lebih dari 30% dalam sebulan, mencapai sekitar $2.089, level yang terakhir terlihat pada Desember 2023.

Tekanan jual yang meningkat, ditambah dengan peningkatan pasokan, menyebabkan penurunan harga ini terus berlanjut.

Prospek Masa Depan

Meskipun Ethereum menghadapi tantangan saat ini, prospek masa depannya bergantung pada beberapa faktor:

  • Adopsi Teknologi: Peningkatan adopsi teknologi Ethereum, seperti kontrak pintar dan aplikasi terdesentralisasi, dapat meningkatkan permintaan dan harga ETH.
  • Peningkatan Jaringan: Pembaruan jaringan yang meningkatkan skalabilitas dan efisiensi dapat menarik lebih banyak pengguna dan investor.
  • Dinamika Pasar: Perubahan dalam preferensi investor dan kondisi makroekonomi akan terus mempengaruhi kinerja Ethereum dibandingkan Bitcoin.

Dengan demikian, investor disarankan untuk memantau perkembangan ini dan mempertimbangkan diversifikasi portofolio guna mengelola risiko yang terkait dengan volatilitas pasar kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga XRP Naik 78%, Lewati Capaian BTC, ETH, dan SOL

Mata uang kripto racikan Ripple, XRP, telah menunjukkan kinerja yang mengesankan, melampaui Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Solana (SOL) dalam beberapa metrik utama.

Peningkatan ini mencerminkan pergeseran signifikan dalam dinamika pasar dan menyoroti potensi XRP di masa depan.

Peningkatan Volume Futures XRP

Data dari Glassnode menunjukkan bahwa volume futures XRP melonjak 78% dalam tujuh hari terakhir, melampaui BTC yang meningkat 68%, serta ETH dan SOL yang masing-masing naik 58%.

Peningkatan ini menandakan minat yang meningkat dari investor institusional terhadap XRP.

Kontrak futures perpetual memungkinkan investor untuk berspekulasi pada harga masa depan suatu aset tanpa tanggal kedaluwarsa.

Instrumen ini penting untuk likuiditas dan penemuan harga di pasar kripto. Peningkatan volume futures XRP menunjukkan bahwa aset ini semakin dianggap sebagai pilihan investasi yang menarik.

Mayoritas Pasokan XRP dalam Keadaan Untung

Selain volume futures, XRP juga unggul dalam metrik “supply in profit”. Sebanyak 81,6% dari total pasokan XRP saat ini berada dalam kondisi menguntungkan, menandakan bahwa sebagian besar pemegang XRP membeli aset ini dengan harga lebih rendah daripada harga saat ini.

Sebagai perbandingan, Tron (TRX) memiliki 84,6% dari pasokannya dalam kondisi menguntungkan, sementara ETH dan SOL mengalami penurunan signifikan dalam keuntungan yang belum direalisasi.

Metrik “supply in profit” mengacu pada jumlah total koin dalam jaringan yang saat ini menguntungkan, yaitu ketika harga XRP saat ini lebih tinggi daripada saat terakhir kali koin tersebut dipindahkan.

Ketika persentase ini turun di bawah 50%, biasanya menandakan titik terendah pasar, sementara angka di atas 95% dapat menunjukkan puncak pasar.

Faktor Pendukung Kinerja Positif XRP

Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Rabu, 9 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Rabu, 9 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Sebagaimana dikutip dari The Coin Republic pada Rabu (9/4), beberapa faktor berkontribusi pada kinerja positif XRP.

Salah satunya adalah berakhirnya gugatan hukum antara Ripple dan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), yang telah meningkatkan sentimen positif di sekitar XRP.

Selain itu, peluncuran produk ETF dan futures XRP oleh manajer aset telah meningkatkan kepercayaan investor terhadap aset ini.

Selan itu, aktivitas investor besar atau “whale” telah memberikan dukungan signifikan terhadap XRP.

Misalnya, seorang whale yang dikenal karena strategi perdagangan cerdasnya membeli 6.000 ETH setelah penurunan harga, menunjukkan kepercayaan pada potensi pemulihan aset tersebut.

Prospek Masa Depan XRP

Meskipun XRP telah menunjukkan kinerja yang kuat, penting untuk mempertimbangkan prospek masa depannya.

Beberapa analis memperkirakan bahwa XRP mungkin menghadapi tantangan di tahun-tahun mendatang.

Misalnya, analis dari FxPro memprediksi bahwa XRP akan berkinerja lebih rendah dibandingkan pasar pada tahun 2025, karena investor mungkin mengalihkan fokus mereka ke cryptocurrency yang lebih baru.

Namun, dengan fundamental yang kuat dan dukungan dari komunitas serta investor institusional, XRP memiliki potensi untuk mempertahankan posisinya sebagai pemain utama di pasar kripto.

Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan dan mempertimbangkan berbagai faktor sebelum membuat keputusan investasi.

Secara keseluruhan, kinerja impresif XRP dalam metrik utama menunjukkan bahwa aset ini semakin menarik perhatian di pasar kripto.

Dengan dukungan dari faktor-faktor fundamental dan sentimen positif, harga XRP berpotensi untuk terus berkembang dan memberikan nilai tambah bagi investornya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Turun 26,62%, Terburuk Dalam Siklus Bull Market

Kabar kurang menyenangkan datang dari Bitcoin yang tengah menghadapi penurunan terbesar dalam siklus Bull Market saat ini.

Harga Bitcoin (BTC) mengalami penurunan sebesar 26,62% dari puncaknya di $109.500, yang sekaligus menandai koreksi terdalam dalam siklus bull market.

Meskipun signifikan, penurunan ini masih lebih rendah dibandingkan dengan koreksi pada siklus sebelumnya, seperti penurunan 83% pada 2018 dan 73% pada 2022.

Analisis Korelasi dengan Nasdaq 100

Menurut analisis dari ‘ecoinometrics’, terdapat korelasi antara kinerja Bitcoin dan Nasdaq 100.

Ketika Nasdaq 100 berada di bawah rata-rata return tahunannya, pertumbuhan Bitcoin cenderung melambat dan berisiko mengalami koreksi lebih dalam.

Saat ini, Nasdaq 100 sedang menunjukkan performa datar secara year-on-year, yang berpotensi menghambat pemulihan harga Bitcoin.

Strategi Investasi Korporasi dan Dampaknya

Perusahaan seperti Strategy, yang dikenal karena investasi besar mereka dalam Bitcoin, menghadapi tantangan akibat penurunan harga ini.

Antara 31 Maret dan 6 April, Strategy tidak menambah kepemilikan BTC mereka. Data dari Strategytracker menunjukkan bahwa perusahaan tersebut telah menginvestasikan $35,65 miliar dalam Bitcoin, dengan return sekitar 17% selama lima tahun terakhir.

Level Support dan Indikator Teknis

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Secara teknis, Bitcoin menguji rata-rata pergerakan eksponensial 50-minggu (50-W EMA) untuk pertama kalinya sejak September 2024.

Penutupan mingguan di bawah indikator ini sebelumnya menandai awal dari pasar bearish. Level support penting saat ini berada di $74.000, dengan zona permintaan antara $65.000 dan $69.000, yang juga bertepatan dengan puncak harga pada 2021.

Indeks Kekuatan Relatif (RSI) dan Prediksi Analis

Di sisi lain, RSI mingguan Bitcoin mencapai nilai terendah 43 sejak Januari 2023. Dalam beberapa kasus sebelumnya, RSI pada level ini memicu pemulihan harga. Namun, pada 2022, ketika RSI turun di bawah 40, pasar bearish mendominasi.

Analis anonim, Rekt Capital, memperkirakan bahwa harga Bitcoin mungkin mencapai titik terendah antara harga saat ini hingga sekitar $70.000 berdasarkan tren RSI harian.

Dengan demikian, penurunan harga Bitcoin saat ini mencerminkan tantangan dalam siklus bull market, dengan faktor eksternal seperti kinerja Nasdaq 100 dan strategi investasi korporasi memainkan peran penting.

Menghadapi situasi ini, investor disarankan untuk memantau indikator teknis dan level support utama guna membuat keputusan investasi yang tepat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Dekati $81.000 Setelah Rumor Penghentian Tarif oleh Trump

Harga Bitcoin sempat melonjak tajam melewati level $81.000 pada Senin (7/4) malam waktu Indonesia, dipicu oleh laporan yang menyebutkan bahwa mantan Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan penghentian tarif impor selama 90 hari untuk semua negara, kecuali China. Namun, laporan tersebut kemudian dibantah oleh Gedung Putih, menimbulkan volatilitas tinggi di pasar.

Menurut data dari crypto.news, Bitcoin mencatat lonjakan 1,74% hanya dalam lima menit, menembus level tertinggi harian di $81.203,39 setelah sebelumnya berada di kisaran $76.000 – $78.000. Kenaikan tajam ini juga tercermin di pasar saham AS, dengan indeks S&P 500 melonjak 7% dalam waktu singkat.

Meski sempat memicu euforia, laporan soal jeda tarif tersebut kemudian diragukan kebenarannya. CNBC melaporkan bahwa tidak ada pejabat Gedung Putih yang mengetahui rencana penghentian tarif selama 90 hari, yang memperkuat dugaan bahwa informasi tersebut adalah rumor atau berita palsu.

“Apakah tekanan jual sebelumnya benar-benar bisa dibalik hanya dalam hitungan detik? Menarik untuk diamati,” tulis seorang analis kripto di platform X menanggapi lonjakan harga yang dipicu rumor.

Pemulihan Bitcoin

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Pemulihan harga Bitcoin ini terjadi tak lama setelah mata uang kripto tersebut sempat anjlok hingga $74.000 dalam 24 jam terakhir. Altcoin utama juga menunjukkan tren positif menyusul kenaikan Bitcoin. Ethereum naik 2,04% menjadi $1.567,92, XRP melonjak 4,88% ke $1,88, Solana naik 4,69% ke $106,84, dan Dogecoin mencatat kenaikan tertinggi sebesar 5,5%. Sementara itu, BNB hanya naik 1,49%, tertinggal dari altcoin lainnya.

Meski ada pemulihan jangka pendek, kekhawatiran makroekonomi tetap membayangi. Goldman Sachs merilis proyeksi terbaru yang menyebutkan potensi resesi masih tinggi, bahkan jika kebijakan tarif Trump dibatalkan. Perusahaan keuangan tersebut memperkirakan perlambatan ekonomi akibat pengetatan kondisi keuangan, penurunan konsumsi global, dan ketidakpastian kebijakan.

Kapitalisasi pasar kripto global tercatat turun 5,64% dalam 24 jam terakhir. Di sisi lain, volume perdagangan justru melonjak lebih dari 400%, mencerminkan tingginya aktivitas di tengah volatilitas. Indeks Ketakutan & Keserakahan (Fear & Greed Index) kripto saat ini berada di level 23, menunjukkan kondisi “ketakutan ekstrem” di pasar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi lebih lanjut dari pihak Trump maupun Gedung Putih terkait rumor penghentian tarif tersebut.

Baca juga: Tren Bitcoin 24-28 Maret 2025: PCE adalah Kunci by Hoteliercrypto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Arthur Hayes: Investor China Mungkin Dorong Kenaikan Bitcoin

Salah satu pendiri platform perdagangan kripto BitMEX, Arthur Hayes, memprediksi bahwa Bitcoin (BTC) berpotensi mengalami lonjakan harga akibat aksi lindung nilai dari investor China terhadap pelemahan mata uang yuan. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya kekhawatiran atas dampak perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang kembali memanas.

Dilaporkan Crypto News, Hayes mencatat bahwa yuan Tiongkok mencapai titik terendah sepanjang 2023 pada Selasa, 8 April 2025, dengan nilai tukar 7,31 per dolar AS. Penurunan ini disebut sebagai imbas dari tarif baru yang diberlakukan oleh mantan Presiden AS Donald Trump, yang memicu ketidakpastian terhadap prospek ekonomi Negeri Tirai Bambu.

Bitcoin Jadi Lindung Nilai

Menurut Hayes, kondisi tersebut bisa mendorong investor di China untuk mencari aset lindung nilai terhadap inflasi dan depresiasi mata uang, dengan Bitcoin sebagai salah satu pilihan utama. Ia merujuk pada peristiwa serupa di tahun 2013 dan 2015, ketika ketidakpastian terhadap yuan menyebabkan peningkatan minat terhadap BTC.

“Bitcoin telah digunakan sebagai lindung nilai terhadap depresiasi yuan sebelumnya. Kami bisa melihat tren serupa jika tekanan terhadap mata uang terus berlanjut,” kata Hayes.

Secara historis, Tiongkok memiliki pengaruh besar terhadap pergerakan harga Bitcoin. Pada tahun 2013, kekhawatiran terhadap pelonggaran kebijakan moneter oleh Bank Rakyat Tiongkok mendorong lonjakan permintaan BTC. Begitu pula pada tahun 2015, ketika devaluasi yuan lebih dari 3% dalam satu hari mendorong harga Bitcoin naik lebih dari dua kali lipat dalam beberapa bulan.

BTC dan Emas

Meski demikian, Hayes mengakui bahwa Bitcoin bukan satu-satunya aset pelindung yang dilirik investor. Emas juga menunjukkan performa yang kuat sepanjang tahun, sementara hambatan regulasi dan pembatasan hukum di Tiongkok dapat menghalangi akses masyarakat luas terhadap kripto.

Sebelumnya, laporan dari Binance menyebutkan bahwa ketegangan perang dagang telah menghapus lebih dari US$1 triliun dari pasar kripto global sejak awal tahun, menandakan dampak besar kebijakan geopolitik terhadap aset digital seperti Bitcoin.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Tren Bitcoin 31 Maret-4 April 2025: DXY JUNAM by Hoteliercrypto

Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI BAGI SAUDARAKU YANG MERAYAKAN.

BERKAH UNTUK SEMUA BANGSA DAN TANAH AIRKU INDONESIA

Analisa kita minggu lalu cukup akurat, S&P 500 Manufacturing PMI benar terprediksi turun, House Price Index betul naik, New home sales Betul naik consumer confidence lesu tepat terpediksi, tetapi saya salah di Durable Good Order, saya tidak ambil pusing, bayangkan dimana logikanya Retail sales turun, Belanja Pabrik Turun, Consumer Confience turun lalu Durable Good Order naik? Siapa yg belanja? Nanti kita bahas lebih detil.

Pada subs saya jelaskan: 

Sampai hari Kamis ini kebetulan benar. Dan hari Jum’at Salah

Mari kita bedah data minggu depan.

Data Minggu Depan

Senin, 31 Maret 2025

– Tidak ada data dan RRP naik

Hari terakhir di akhir bulan RRP selalu naik, juga di akhir quarter, di akhir semester dan akhir tahun, kenaikannya lebih besar. 

Maka curi start hari minggu itu boleh jadi pindah hari Selasa Dini hari.

Kira-kira Begini Candle hari Senin, Prediksi saya Senin Merah

Selasa, 1 April 2025

22.00 WITA- JOLTS

Kita dapati data, Retail sales jatuh, Consumer Confidence jatuh, belanja Pabrik jatuh, claim data naik, maka seharusnya Jumlah Lowongan (Jolts) tidak naik.

Perlu diingat bahwa Jolts yang dirilis bulan April bukanlah Jolts bulam maret, tetapi bulan Februari 2025, yaitu saat jelek-jeleknya data. Jika Jolts naik, DXY naik, jika Jolts turun DXY turun, maka prediksi saya dua, antara Jolts turun, atau angka yang sebelumnya diedit turun. 😆😆😆 Ada-ada saja ya republik banana.

Kira-kira begini candle Selasa. Dan perlu diingat, 1 April 2025 adalah QT dikurangi hanya menjadi 5 milyar dollar dari 25 milyar dollar, Trump akan punya pidato tentang Tariff 2 April ditambah RRP yang ambles, boleh jadi dump and pump terjadi. Pumpnya saat dini hari setelah RRP rilis. Selasa dini hari hijau.

Rabu, 2 April 2025

08.15 WITA – Jumlah Pegawai Swasta (ADP)

Jolts turun, PMI turun, Claim data naik, Retail sales lesu, saya ingin sekali mengatakan bahwa Jumlah Karyawan Swasta akan turun, tetapi melihat angkanya yang 77K, saya kira tipis sekali kesempatan untuk turun dibawah itu. Jadi saya harus inverse data.

Jika ADP naik, DXY naik jika ADP turun DXY turun, maka prediksi saya ADP naik dan DXY turun. Di hari ini Bitcoin juga akan volatile, dump and pump akan terjadi melihat efek Tariff Trump. Namum bukan itu yang saya tunggu, yang saya tunggu adalah apakah balasan Tiongkok terhadap AS.

Dunia ini hanya milik mereka berdua, kita semua nebeng, strategi Trump telah mampu dibaca pasar, karena terlalu banyak revisi, nah strategi Xi Jin Ping belum kentara. Tetapi sudah pasti inverse Trump, Tiongkok tidak nyari beken, tapi nyari duit. Sedangkan AS nyari duit dari popularitasnya. Faham bedanya?

22.00 WITA- Factory Order

Factory order saya prediksi naik, Mobil Inden akan merajalela, terlihat dari saham Tesla yang naik, ada investasi Hyundai, ada rampokan investasi Tiongkok di Meksiko yang dipindahkan ke AS, ada investasi dari Arab, UAE capai 1.4 Trilyun dollar dan banyak lagi, menandakan bahwa Factory Order naik memberikan image liquidity AS basah lagi. Masa iya, Fednya akan rusak suasana? 🤣🤣🤣🤣

22.00-WITA Durable Excluding defense

Saya jelaskan diatas, Durable Good Order naik ditengah retail sales turun, saya pahami bahwa yang belanja adalah Kementrian pertahanan untuk persiapan perang. 

Menurut saya hari Rabu, kira-kira candle-nya begini:

ADP naik DXY naik dan Bitcoin koreksi, tetapi karena RRP turun Koreksi Bitcoin menjadi Wick.

Kamis, 3 April 2025

20.30 WITA – Claim data

Minggu lalu saya prediksi angka pengangguran itu akan diedit, dan benar diedit. 🤣 Sekarang kita prediksi lagi minggu depan akan diedit, angka 224K tanggal 27 Maret 2025 akan dirubah menjadi 226K tanggal 3 April 2025 dan actualnya naik.

Kira-kira begini candle hari Kamis:

Jum’at 4 April 2025

20.30 WITA – Non Farming Payroll

Nah, sampailah kita pada ujung data 4P yang pekerjaan, yaitu Non Farming Payroll, pada postingan subs kita temukan analisa Harnett dari Bank of America, bahwa sekali lagi NFP jatuh maka AS akan masuk resesi.

Kita temukan fakta bahwa Fed tidak potong suku bunga, maka seharusnya NFP tidak jatuh lagi. Gembar-gembor Tariff dan investasi menekankan bahwa Amerika mau diturutin, memaksa investor untuk invest atau akan kena hukuman. Menurut saya NFP akan naik, tetapi pada rumus umumnya mengatakan jika NFP naik maka DXY naik.

Kita harus melihat kembali angka NFP yang 151K itu sudah dasar, dan investor hanya akan invest jika dipandang kebijakan moneternya mulai kearah Quantitative Easing, bukan Quantitative Tightening. Dengan Fed mengurangi QT saja dari 25 milyar dollar ke 5 milyar dollar, jumlah edar uang dollar sudah bertambaha, maka naiknya NFP dipandang liquidity sudah disuntik Fed. 

Yang artinya inflasi maret akan naik lagi. Sehingga jika NFP naik, DXY kali ini tidak ikutan naik, dan Bitcoin akan naik. 

Kira-kira Candlenya begini: 

Terimakasih sudah membaca, saya ingatkan lagi hindari nyinyir, saya tidak hendak mengumpulkan follower toxic, catatan Tren Bitcoin mingguan adalah cara saya belajar dan berkarya untuk diri sendiri.

Saya dan Trada sama, meraba pasar dengan data yang ada. Sehingga menjadikan saya acuan adalah salah, dan pasti rugi. Tetaplah menganalisa sendiri namun juga jangan percaya, sesungguhnya sebaik-baiknya pelajaran adalah pengalaman bukan influencer langganan.

Ini bukanlah nasehat keuangan, Trada tidak diminta untuk menjadikan tulisan saya acuan, semua transaksi jual beli dilakukan oleh jari tanganmu sendiri, dilarang menyalahkan influencer. Barang siapa Toxic akan saya mute, jika masih kebangetan akan saya remove. Saya ingin mengundang ide-ide bagus dari anak bangsa, dengan membuat circle yang sopan dalam berdiskusi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Tembus Pola Wedge, Momentum Pemulihan Berlanjut?

Harga Bitcoin (BTC) mencatatkan kenaikan signifikan setelah berhasil menembus pola Wedge atau baji yang terbentuk dari tekanan harga dalam beberapa pekan terakhir. Tren ini didorong oleh pergeseran sentimen pasar yang semakin membaik, meskipun aktivitas paus tetap lemah.

Pada pekan lalu, Bitcoin berada dalam zona tekanan ketat akibat pola baji yang membatasi pergerakannya. Namun, pada awal pekan ini, BTC berhasil menembus garis resistensi menurun dari pola tersebut.

Dilaporkan The Coin Republic, sentimen pasar yang membaik tercermin dari kenaikan indeks ketakutan dan keserakahan ke level 47, naik dari 32 dalam satu minggu sebelumnya. Pergeseran ini menunjukkan bahwa pasar mulai beralih dari kondisi ketakutan menjadi lebih netral.

Saat ini, harga Bitcoin berada di kisaran $88.276, mempertahankan momentumnya pasca-penembusan. Namun, ketidakpastian masih membayangi pergerakan selanjutnya, terutama dengan adanya indikasi aksi ambil untung dari pemegang aset besar.

Arus Bitcoin Whale dan Institusional

Data terbaru menunjukkan peningkatan arus bersih pemegang Bitcoin dalam jumlah besar dari level terendah 58,16 BTC menjadi 311,8 BTC. Namun, sejak itu, aktivitas paus beralih ke arus keluar bersih, yang mencapai -629,42 BTC pada hari Senin. Hal ini mengindikasikan bahwa paus masih berfokus pada strategi pengambilan keuntungan jangka pendek.

Di sisi lain, arus keluar bersih spot Bitcoin tercatat mencapai $324,09 juta pada hari Selasa. Arus dana dari ETF Bitcoin juga masih lemah, meskipun terjadi arus masuk spot senilai $111 juta pada Senin dan Selasa. Data ini menunjukkan bahwa investor institusional masih cenderung bersikap hati-hati terhadap pasar.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 27 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 27 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dukungan dari Adopsi Institusional dan Kebijakan Moneter

Salah satu perkembangan positif di pasar adalah keputusan GameStop untuk menambahkan Bitcoin ke dalam perbendaharaannya. Langkah ini menandai meningkatnya adopsi institusional terhadap mata uang kripto, yang dapat menjadi katalis positif bagi harga BTC dalam jangka panjang.

Sementara itu, kebijakan moneter terbaru dari Federal Reserve juga berpotensi mendukung pasar kripto. Data terbaru menunjukkan bahwa kenaikan suku bunga tidak mungkin dilakukan dalam waktu dekat, dan kemungkinan pemotongan suku bunga dapat terjadi paling cepat pada bulan April. Selain itu, pasokan uang M2 yang mencapai titik tertinggi baru menunjukkan potensi aliran likuiditas yang lebih besar ke aset berisiko, termasuk Bitcoin.

Jika tren ini berlanjut, Bitcoin memiliki peluang untuk menutup bulan Maret dengan catatan positif. Namun, tekanan dari aksi ambil untung dan kehati-hatian investor institusional masih menjadi tantangan utama dalam beberapa pekan mendatang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com