Tag Archives: btc

Harga Bitcoin Terancam Anjlok ke $63.000? Ini Alasannya

Mengacu laporan terbaru Newsbtcn pada Minggu (9/3), harga Bitcoin yang sempat turun di bawah $90.000 (Rp 1,4 miliar) mengejutkan komunitas kripto, terutama di tengah ekspektasi reli pasar bullish yang berkelanjutan.

Namun, menurut analis kripto dari TradingView, Alixjey, Bitcoin bisa jatuh lebih dalam hingga ke level $63,000 (Rp 1 miliar), jika gagal menembus level resistensi tertentu.

Resistensi Kunci di $99.500

Alixjey menekankan bahwa Bitcoin harus menembus level $99.500 (Rp 1,6 miliar) agar tetap bergerak naik.

Jika gagal, maka harga Bitcoin kemungkinan besar akan mengalami penurunan tajam hingga menyentuh kisaran $60.000 (Rp 977 juta) hingga $65.000 (Rp 1,1 miliar).

Tentunya, hal ini akan menjadi pukulan berat bagi investor, terutama setelah sebelumnya Bitcoin mencapai puncaknya di $104.000 (Rp 1,7 miliar) pada tahun 2024.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kesempatan Pembelian bagi Investor Jangka Panjang

Meskipun potensi penurunan ini mengkhawatirkan, Alixjey melihatnya sebagai peluang bagi investor jangka panjang untuk mengakumulasi Bitcoin pada harga rendah.

Ia menyebut bahwa kisaran $60.000 (Rp 977 juta) hingga $65.000 (Rp 1,1 miliar) bisa menjadi titik ideal untuk kembali masuk ke pasar sebelum potensi rebound pada kuartal ketiga dan keempat tahun 2025.

Faktor Eksternal yang Memicu Volatilitas

Selain faktor teknikal, data Non-Farm Payroll (NFP) yang akan dirilis dalam waktu dekat juga bisa memperburuk volatilitas Bitcoin.

Alixjey memperingatkan bahwa laporan ekonomi utama seperti ini sering kali memicu pergerakan besar di pasar kripto dan saham, sehingga investor perlu berhati-hati.

Skenario Terburuk: Bitcoin Bisa Jatuh ke $40.000?

Analis lain, Herbert Sim, yang menjabat sebagai CMO AICean, memperkirakan bahwa Bitcoin bisa jatuh lebih dalam hingga ke $40.000 (Rp 651 juta) dalam waktu beberapa minggu atau bulan ke depan.

Namun, ia meyakini bahwa penurunan ini akan bersifat sementara dan Bitcoin memiliki potensi untuk kembali menguat dalam jangka panjang.

Dengan resistensi kuat di $99.500, harga Bitcoin berada di persimpangan penting. Jika tidak mampu menembus level ini, Bitcoin berisiko turun hingga $63.000 atau bahkan $40.000.

Namun, bagi investor jangka panjang, momen ini bisa menjadi kesempatan emas untuk masuk sebelum harga kembali naik.

Sebagai langkah bijak, para trader disarankan untuk selalu memantau kondisi pasar dan faktor eksternal yang mempengaruhi pergerakan harga Bitcoin.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pemerintah AS Rencana Akuisisi Bitcoin, Hentikan Penjualan Aset Sitaan

Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, mengungkapkan bahwa pemerintah AS sedang mendiskusikan rencana akuisisi Bitcoin sebagai bagian dari strategi pembentukan Cadangan Bitcoin Strategis.

Pernyataan ini dia sampaikan dalam sebuah wawancara di CNBC’s Squawk Box pada Jumat lalu (7/3).

“Secara umum, saya sangat mendukung agar AS memimpin dunia dalam sektor kripto. Saya pikir kita harus membawa industri ini ke dalam negeri, menggunakan praktik terbaik dan regulasi yang tepat,” ujar Bessent.

Rencana Kelola Bitcoin

Mengutip laman Cryptobriefing, salah satu langkah utama dalam rencana ini adalah menghentikan penjualan Bitcoin yang telah disita oleh pemerintah sebelum melakukan akuisisi lebih lanjut.

“Sebelum bisa mengumpulkan cadangan Bitcoin, kita harus berhenti menjualnya,” jelas Bessent.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini, Bitcoin yang dimiliki pemerintah berasal dari aset yang disita, dengan sekitar 500 juta dolar AS dalam bentuk Bitcoin telah diamankan.

“Dari jumlah itu, setengahnya telah dijual,” tambahnya.

Setelah menyelesaikan kewajiban pembayaran kepada para korban kejahatan terkait aset digital, sisa aset yang disita akan dialihkan ke cadangan Bitcoin strategis.

“Kemudian, kita akan melihat langkah selanjutnya untuk akuisisi tambahan bagi cadangan tersebut,” kata Bessent.

Cadangan Kripto AS

Meskipun saat ini fokus utama adalah Bitcoin, Bessent menekankan bahwa inisiatif ini memiliki cakupan yang lebih luas.

“Kita mulai dengan Bitcoin, tetapi ini akan menjadi cadangan kripto secara keseluruhan,” ujarnya.

Ketika ditanya tentang dampak finansial dari akuisisi Bitcoin oleh pemerintah, terutama mengingat kondisi anggaran yang tidak mengalami surplus, Bessent menegaskan kembali bahwa prioritas utama adalah menghentikan penjualan Bitcoin yang disita sebelum merancang strategi akuisisi yang lebih lanjut.

“Itulah mengapa langkah pertama adalah menghentikan penjualan, kemudian kita akan menyusun rencana dari sana,” jelasnya.

Bessent juga mengungkapkan bahwa para pejabat dan ahli akan membahas langkah-langkah berikutnya dalam White House Crypto Summit yang akan diadakan dalam beberapa jam mendatang.

Keputusan ini menandai langkah signifikan dalam kebijakan kripto pemerintah AS dan bisa menjadi preseden bagi negara lain dalam mengelola aset digital mereka.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Bullish: $900 Juta BTC Keluar dari Bursa, Sinyal Positif?

Bitcoin kembali menunjukkan tren bullish setelah data on-chain mengungkap bahwa sekitar $900 juta (Rp 14,6 triliun) BTC telah keluar dari bursa dalam tujuh hari terakhir.

Berdasarkan laporan dari Newsbtc pada Sabtu (8/3), indikator Exchange Netflow mencatat aliran keluar Bitcoin lebih besar dibandingkan aliran masuknya.

Exchange Netflow Bitcoin Berada di Zona Negatif

Exchange Netflow adalah metrik yang mengukur jumlah bersih BTC yang masuk atau keluar dari dompet yang terkait dengan bursa terpusat.

Jika angkanya positif, berarti lebih banyak Bitcoin yang masuk ke bursa, yang sering kali dikaitkan dengan potensi penjualan dan tekanan bearish.

Sebaliknya, jika negatif, berarti lebih banyak BTC yang ditarik dari bursa ke dompet pribadi, yang biasanya menunjukkan kepercayaan investor dalam jangka panjang.

Investor Tetap Optimis Meski Pasar Volatil

Dalam seminggu terakhir, metrik ini menunjukkan angka negatif meskipun pasar mengalami volatilitas di kedua arah.

Hal ini mengindikasikan bahwa investor tetap percaya pada potensi kenaikan harga Bitcoin. IntoTheBlock mencatat bahwa meskipun ada ketakutan di pasar, trader tetap menarik BTC dari bursa sebagai tanda keyakinan mereka terhadap aset ini.

Peran Stablecoin dalam Tren Bitcoin Selain Bitcoin, stablecoin juga berperan dalam pergerakan pasar kripto.

Biasanya, aliran masuk stablecoin ke bursa menunjukkan bahwa investor bersiap untuk membeli aset volatil seperti Bitcoin.

Menurut data dari CryptoQuant, cadangan stablecoin di Binance baru saja mencapai titik tertinggi sepanjang masa (ATH), yang dapat menjadi sinyal kuat bahwa pasar akan mengalami lonjakan permintaan terhadap BTC dalam waktu dekat.

Harga Bitcoin Saat Ini

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 8 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 8 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Meskipun tren Bitcoin bullish terlihat dari aliran keluar transaksi dan meningkatnya cadangan stablecoin, namun harga BTC masih mengalami tekanan dan belum bisa mempertahankan pemulihannya.

Saat ini, Bitcoin kembali turun ke level $88.600 (Rp 1,4 miliar), menunjukkan bahwa volatilitas masih menjadi tantangan utama dalam pergerakan harga.

Tren terbaru menunjukkan bahwa aliran keluar Bitcoin dari bursa bisa menjadi sinyal positif bagi harga BTC dalam jangka panjang.

Dengan meningkatnya cadangan stablecoin di Binance, ada potensi pembelian besar dalam waktu dekat yang bisa mendorong harga lebih tinggi.

Namun, volatilitas tetap menjadi faktor yang harus diperhatikan oleh investor sebelum mengambil keputusan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tren Bitcoin 10-14 Maret 2025: Maaf ya Lama by Hoteliercrypto

Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.

Analisa kita cenderung akurat minggu ini, beberapa data benar namun beberapa data juga direvisi. Tapi satu hal yang saya garis bawahi, Trump tak mau disalahkan akibat data yang tidak baik. Emang paling enak nyalahin pemerintah sebelumnya.

Chart kita lumayan akurat:

Secara data: Caixin Manufacturing Tiongkok yang naik benar, Manufacturing PMI AS jatuh sesuai, ADP yang saya inverse, salah, dan Factory Order yang saya prediksi turun salah. Heh, coba renungkan, Pesanan Pabrik naik kok jumlah karyawan turun? 🤣. Harusnya saya inverse Factory Ordernya bukan ADP nya. Dilanjut Claim data naik benar dan NFP turun besok adalah sangat meyakinkan.

Garisnya kebetulan sesuai. Ketika saya menulis diary Bitcoin ini, ini adalah untuk saya, cara belajar saya memahami market. Diary ini tidak berhubungan dengan pencitraan saya, karena saya anonim dan tak terlalu peduli image, niat saya adalah berkarya dan belajar menjadi lebih pandai dari saya yang dahulu, sehingga kritikan yang tidak membangun, saya mute agar mood belajar saya tetap membara.

Ini semua adalah tentang saya menemani Bitcoin, bukan tentant porto follower. Saya sedikit sekali perdulinya, karena aturanya jelas. Mengikuti influencer adalah salah, selalu lakukan analisa sendiri dan tetaplah jangan percaya. Kalau diri sendiri saja tidak bisa dipercaya apalagi oranglain.

Data Minggu Depan

Mari kita bedah data minggu depan. 

Senin, 10 Maret 2025

22.00 WITA – CB Employment Index

Ada Conference Board Consumer Confindence sekarang Ada Conference Board Employement Index, jika naik DXY naik jika turun DXY turun. Data Trump tak perlu diinverse, lihatkan saya inverse ADP salah.

Kunci mengetahui gerak Fed adalah kapan pengangguran naik dan kapan inflasi turun. Inflasi sudah turun walaupun belum 2%, sekarang kuncinya ada pada kapan pengangguran naik. Dan pengangguran sudah naik, terlihat dari data ADP, Claim data dan NFP.

Jika CB employment Index naik maka Bitcoin belum turun karena ini adalah masa depan, jika naiknya CB Employment tidak membuat Bitcoin turun karena ini untuk jangka panjang, apalagi jika CB employment turun, Bitcoin semakin naik.

Apasih alasannya? Mandat Fed adalah menciptakan lapangan pekerjaan dan menjaga kestabilan ekonomi. Jika sekarang pengangguran sudah naik Fed harus menyiram liquidity agar ekonomi kembali stabil. Bukankah berarti berbagai macam stimulus itu sudah dekat waktunya?

Kira-kira candle hari Senin begini:

Selasa, 11 Maret 2025

22.00 Jumlah Lowongan (Jolts) 

Ingat ya, data jumlah lowongan (Jolts) yang diumumkan bulan Maret, bukanlah data Februari, tetapi data Januari. 😂😂😂

Dengan adanya Tariff, Deportasi, Penghematan, maka logikanya Jumlah Lowongan turun. Jika Jolts turun, DXY turun sehingga Bitcoin naik.

Begini, kira-kira candle hari Selasa

Rabu, 12 Maret 2025

20.30 WITA – Inflasi AS (CPI)

Menurunkan inflasi ada 2 cara, menambah jumlah hodlernya dengan menambah liquidity atau mengurangi jumlah hodlernya serta mengurangi liquiditynya. Presiden Biden memilih cara menambah jumlah hodlernya dengan cara mendatangkan Imigran dan memberi mereka uang, itu adalah cara pertama, menambah hodler dan menambah liquidity, Presiden Trump mengurangi inflasi dengan cara mengurangi hodler dollar namun tidak mengurangi liquiditynya sehingga otomatis hodler DXY turun, makanya imigrannya dideportasi. Tetapi apakah inflasi turun? Tidak. Why?

Pertanyaan saya sebenernya sederhana, apakah Trump berhemat dengan DOGE mengurangi Liquidity Dollar? Jawabannya tidak. Belanja Pemerintahan Trump sama besarnya tidak dikurangi, tetapi PHK dan penghematan serta deportasi digencarkan. Jadi hodlernya dollar memang berkurang tetapi liqudity dollar tidak berkurang, itulah sebab DXY naik.

Apakah Inflasi turun? Jangan fokus pada CPI tapi fokus pada Core CPI-nya. Jika core CPI naik maka artinya inflasi naik dan DXY naik.

Hukum alaminya begitu. Karena dalam keadaan wajar Fed seharusnya hawkish dan tetap pada pendiriannya menjaga kestabilan ekonomi dengan mengetatkan kebijakan moneter.

Apa yang terjadi jika Core CPI naik tetapi Fed tidak bisa hawkish karena mandat kedua Fed menciptakan lapangan pekerjaan diporak-porandakan oleh Trump melalui Tariff dan penghematan yang menyebabkan PHK dan pengangguran naik?

Fes tak bisa hawkish dong. Karena mandatnya terancam.

Maka jika Core CPI naik, Bitcoin naik. Alasannya Fed harus Dovish dan Potong suku bunga agar pekerjaan tercipta kembali, Trump secara sengaja membuat Fes yang independen tetap independent tetapi menuruti kemauan Trump agar memotong suku bunga. Cerdas ini Trump. 

Kira-kira begini candle hari Rabu:

Kamis, 13 Maret 2025

20.30 WITA – PPI AS

Ingat, Fed preferred Index bukanlah CPI tapi PPI dan PCE. Core PCE telah jatuh dari 2.9% ke 2.6%. CPI adalah inflasi ke konsumen, sedangkan PPI adalah inflasi ke Produsen. Jika harga pabrik naik dan Belanja Pribadi turun, artinya rakyat sudah hidup ngenes dan perlu bantuan pemerintah untuk kembali membasahi liquidity.

Singkat kata, stimulus sudah dekat. Stimulus Tiongkok telah cair, jika AS tidak ikut mencairkan maka Investor akan datang ke Tiongkok bukan ke AS karena duit Tiongkok meluber sedangkan AS kering liquidity.

Secara bisnis investasi di Tiongkok lebih menguntungkan karena buruh murah, pasar ke negara ketiga dapat diakses dan kepastian dukungan pemerintah. Sedangkan investasi di AS, punya kepastian buruh mahal, expor Dollar yang melemahkan mata uang lokal serta campur tangan Pemerintah diberbagai bidang dengan akses pasar yang sedang kering liquidity juga. Seperti Eropa, Canada, Inggris dll.

Jika PPI naik, maka DXY naik. Apa yang terjadi jika PPI naik DXY tidak naik? Artinya liquidity dollar belum bertambah karena plafon utang belum bisa naik dan Fed tak bisa hawkish. Kira-kira begini candle Kamis:

Jum’at 14 Maret 2025

20.30 WITA – Unmich

Universitas Michigan memprediksi inflasi naik. Jika inflasi naik Fed seharusnya Hawkish, kalau inflasi naik tapi Fed tidak bisa hawkish maka Bitcoin naik.

Kenapa? Karena Fed akan lebih dekat dengan melonggarkan kebijakan  moneter dan menambah Jumlah Edar Uang sehingga Bitcoin naik.

Bitcoin erat dengan melimpahnya liquidity. Saat liquidity kering yaitu saat suku bunga tinggi, uang susah dicari, KPR bunga floating membuat orang berhemat karena cicilan KPRnya naik, biasa bayar 10 juta lalu naik 13 juta maka orang berhemat.

Sehingga perputaran uang berkurang. Menaikan suku bunga dapat diartikan mem-burning koin. Saat bunga KPR naik cicilannya naik padahal tanahnya tidak melebar, rumahnya tidak membesar tapi bayarnya naik, biasa bayar 10 juta lalu bayar 13 juta, uang kita dibakar 3 juta kembali pada bank sentral. 

Kira-kira begini Candle hari Jumat:

Ingat, ini semua hanyalah cocoklogi, saya tidak boleh dijadikan acuan, hanya boleh dijadikan hiburan, kesalahan analisa saya sering terjadi dan dapat merugikan jika dijadikan pertimbangan, tetaplah analisa sendiri dan teruslah tidak percaya. Asumsi adalah akar segala masalah, berhenti berasumsi dan mari lihat data. Ini bukanlah analisa keuangan.

Baca juga: Analis Prediksi Harga Bitcoin, Ethereum, dan Solana pada 2025


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Texas Sahkan Cadangan Bitcoin, Langkah Bersejarah Keuangan Digital

Texas telah mencetak sejarah dengan mengesahkan Bitcoin Reserve Bill SB21, yang memungkinkan negara bagian Amerika Serikat (AS) ini untuk memiliki Bitcoin sebagai bagian dari cadangan keuangan resminya.

Mengutip laman Coinpaprika pada Jumat (7/3), langkah ini mendapat dukungan kuat dari para legislator pro-kripto dan menandai era baru dalam integrasi aset digital ke dalam manajemen keuangan negara.

Apa Itu Bitcoin Reserve Bill SB21?

Undang-undang ini memberi kewenangan kepada Departemen Keuangan Texas untuk membeli, menyimpan, dan mengelola Bitcoin sebagai bagian dari strategi investasi negara.

Selain itu, SB21 menetapkan regulasi keamanan yang memastikan kepemilikan Bitcoin ini dikelola secara transparan dan sesuai hukum.

Manfaat Bitcoin Reserve bagi Texas

Keputusan ini diharapkan membantu Texas mendiversifikasi cadangan keuangannya, mengurangi dampak inflasi, dan memperkuat statusnya sebagai pusat inovasi blockchain.

Senator Bryan Hughes, salah satu pendukung utama SB21, menyatakan bahwa Bitcoin dapat berperan sebagai “emas digital” yang melindungi ekonomi negara dalam jangka panjang.

Dampak Ekonomi dan Politik

SB21 diyakini akan menarik lebih banyak investasi ke sektor kripto dan blockchain di Texas.

Negara bagian ini telah dikenal sebagai pusat penambangan Bitcoin berkat regulasi yang ramah dan ketersediaan energi yang melimpah.

Dengan keputusan ini, Texas semakin memperkuat posisinya sebagai yurisdiksi yang mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis kripto.

Texas Ikuti Jejak Wyoming dan El Salvador

Dengan pengesahan SB21, Texas kini resmi bergabung dengan Wyoming dan El Salvador dalam mengakui Bitcoin sebagai aset cadangan.

Langkah ini memicu perdebatan tentang regulasi mata uang digital di tingkat negara bagian maupun nasional.

Meski banyak yang mendukung, ada juga kritik yang menyoroti risiko volatilitas harga Bitcoin dan perlunya pengelolaan dana publik yang lebih hati-hati.

Langkah Selanjutnya

Setelah SB21 disahkan, pemerintah Texas akan mulai membangun infrastruktur untuk membeli dan menyimpan Bitcoin.

Para ahli memperkirakan negara bagian lain yang pro-Bitcoin akan mengikuti langkah ini, membuka jalan bagi adopsi lebih luas terhadap aset digital di sektor keuangan pemerintah.

Dengan langkah ini, Texas telah menempatkan dirinya sebagai pelopor dalam revolusi Bitcoin di tingkat negara bagian AS. Apakah keputusan ini akan memicu adopsi Bitcoin lebih luas di tingkat nasional? Hanya waktu yang akan menjawabnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Charles Hoskinson Kritik Trump, Tak Diundang KTT Kripto

Pendiri Cardano, Charles Hoskinson, mengungkapkan keterkejutannya atas keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) , Donald Trump, yang memasukkan ADA dalam cadangan kripto nasional tanpa konsultasi terlebih dahulu seperti dikabarkan oleh Ecoinimist.

Pada 2 Maret 2025 lalu, ia menerima banyak pesan ucapan selamat namun tidak mengetahui apa yang sedang terjadi.

Charles menegaskan bahwa tidak ada pihak yang menghubungi dirinya atau timnya mengenai keputusan tersebut sebelumnya.

Cadangan Kripto Trump Picu Perdebatan

Trump mengusulkan penciptaan cadangan kripto nasional AS dengan memasukkan Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) sebagai aset utama.

Namun, komunitas kripto terkejut saat melihat aset lain seperti XRP, Solana (SOL), dan Cardano (ADA) juga masuk dalam daftar.

Pasca pengumuman, harga ADA melonjak 76% dalam hitungan jam sebelum mengalami penurunan tajam sebesar 30% pada hari berikutnya.

Hal ini memicu perdebatan tentang arah kebijakan kripto di AS, terutama terkait dengan dominasi Bitcoin dalam diskusi institusional.

Hoskinson Kecewa Tidak Diundang ke KTT Kripto Gedung Putih

Selain itu, Hoskinson juga menyuarakan kekecewaannya karena tidak diundang ke KTT Kripto Gedung Putih yang dijadwalkan pada 7 Maret.

Dalam unggahan di media sosial, ia menyatakan bahwa banyak orang di timnya memiliki koneksi dengan pihak Gedung Putih, tetapi mereka tidak menerima undangan.

Ia pun mempertanyakan efektivitas pertemuan tersebut dalam menentukan arah kebijakan kripto jangka panjang.

Perdebatan Legislasi Masih Berlanjut

Sementara itu, pada 5 Maret, beberapa legislator AS, termasuk Senator Tom Emmer dan Perwakilan Bryan Steil, mengadakan acara ‘Crypto Power Lunch’ untuk membahas kebijakan aset digital.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai organisasi perdagangan kripto, seperti Blockchain Association dan Digital Chamber, serta eksekutif dari perusahaan besar seperti Coinbase dan Consensys.

Ini menunjukkan bahwa diskusi mengenai regulasi kripto masih terus berlangsung di tingkat legislatif.

Dengan semakin berkembangnya industri kripto, keterlibatan semua pemangku kepentingan, termasuk pengembang blockchain seperti Hoskinson, menjadi penting dalam merumuskan kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Mengalami Volatilitas Tinggi di Tengah Ketidakpastian Ekonomi AS

Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan volatilitas ekstrem, dengan data dari TradingView dan Glassnode mencatat lonjakan fluktuasi harga mendekati rekor tertinggi dalam siklus ini.

Mengutip laman Cointelegraph dan Thedefiant pada Kamis (6/3), ketidakpastian ekonomi yang dipicu oleh perang dagang dan rencana cadangan kripto nasional semakin memperburuk kondisi pasar.

Faktor Pemicu Lonjakan Volatilitas

Berdasarkan laporan Glassnode, volatilitas Bitcoin dalam periode satu dan dua minggu telah melampaui 80%.

Sementara itu, rata-rata true range (ATR), indikator volatilitas lainnya, mencapai lebih dari 4.900 dibandingkan sekitar 3.000 pada akhir Februari.

Dampak Penurunan Harga Bitcoin

Sejak mencapai harga tertinggi sepanjang masa sekitar $109.000 pada Desember lalu, harga Bitcoin telah turun hampir 30% hingga 5 Maret.

Penurunan ini juga berdampak pada altcoin seperti Ethereum (ETH) dan Solana (SOL), yang masing-masing turun lebih dari 50% dari puncaknya.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Pengaruh Tarif dan Cadangan Kripto AS

Pada 4 Maret, Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif 25% terhadap Kanada dan Meksiko, yang memicu ketidakpastian pasar.

Sebelumnya, optimisme sempat meningkat ketika Trump mengumumkan rencana cadangan kripto AS yang mencakup BTC, ETH, XRP, dan Cardano (ADA) pada 2 Maret.

Namun, reaksi pasar menunjukkan bahwa faktor makroekonomi lebih dominan dibandingkan sentimen positif dalam industri kripto.

Penurunan Tajam dan Likuidasi Besar-Besaran

Setelah menyentuh $93.000 pada 3 Maret, harga Bitcoin anjlok ke $82.000 akibat sentimen negatif dari kebijakan tarif.

Data menunjukkan bahwa lebih dari $1 miliar likuidasi terjadi di pasar derivatif kripto akibat fluktuasi harga yang ekstrem, dengan Bitcoin menyumbang sekitar $126 juta dan Ethereum $52 juta.

Pemulihan Harga Pasca Relaksasi Tarif

Pasar kripto mulai bangkit kembali setelah Presiden Trump melonggarkan tarif impor otomotif dari Kanada dan Meksiko, memberikan kelegaan bagi para investor.

Bitcoin kembali naik di atas $90.000, sementara Ethereum naik 3% ke $2.200 dan SOL menguat 2,5%.

Kapitalisasi pasar kripto pun meningkat 1,7% dalam 24 jam terakhir, menembus angka $3,05 triliun.

Kinerja Altcoin dan Indikator Sentimen Pasar

Di tengah reli pasar, beberapa altcoin mencatat kinerja yang luar biasa. Bitcoin Cash (BCH) melonjak 24%, sementara Jito (JTO) dan ONDO masing-masing naik 16%.

Namun, beberapa aset digital seperti Celestia (TIA) dan Toncoin (TON) mengalami penurunan sekitar 3%.

Indikator Sentimen Pasar: Extreme Fear

Indeks Ketakutan dan Keserakahan Bitcoin naik menjadi 20 setelah pemulihan harga, namun masih berada dalam kategori ‘Extreme Fear’.

Grafik ini mencerminkan ketidakpastian yang masih tinggi di kalangan investor, meskipun ada pemulihan harga.

Lonjakan volatilitas Bitcoin mencerminkan dampak besar faktor makroekonomi terhadap pasar kripto.

Kebijakan tarif AS dan rencana cadangan kripto menjadi faktor utama yang mempengaruhi pergerakan harga.

Investor perlu tetap waspada terhadap perkembangan geopolitik dan kebijakan ekonomi yang dapat terus mempengaruhi pasar dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bukan ETH, XRP, SOL, atau ADA, Pemerintah AS Hanya Beli Bitcoin

Pemerintah federal Amerika Serikat (AS) telah memutuskan untuk hanya membeli Bitcoin dalam cadangan kripto strategisnya.

Menurut sumber yang dikutip oleh Cryptointelligence, meskipun sebelumnya ada pengumuman bahwa berbagai aset kripto seperti Ethereum (ETH), Solana (SOL), Cardano (ADA), dan Ripple (XRP) akan dimasukkan, pemerintah hanya akan aktif membeli Bitcoin.

Dampak Pengumuman terhadap Pasar Kripto

Setelah pengumuman ini, pasar kripto merespons dengan lonjakan harga signifikan. Bitcoin naik lebih dari 11% ke $94.164, sementara Ethereum meningkat 13% ke $2.516.

XRP, Solana, dan Cardano juga mengalami kenaikan. Namun, antusiasme ini tidak bertahan lama karena pada 3 Maret 2025, harga Bitcoin kembali terkoreksi ke $86.000, mencerminkan volatilitas tinggi dalam pasar kripto.

Implikasi Strategis bagi Keuangan Nasional

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Keputusan ini mencerminkan diversifikasi strategi cadangan nasional AS. Dengan menambahkan aset digital seperti Bitcoin, pemerintah berupaya meningkatkan fleksibilitas dan ketahanan finansial negara.

Federico Brokate, kepala bisnis AS di 21Shares, menyebut langkah ini sebagai sinyal keterlibatan aktif pemerintah dalam ekonomi kripto.

Kritik dan Tantangan

Keputusan ini tidak lepas dari kritik. Beberapa ekonom menilai langkah tersebut berisiko karena volatilitas tinggi Bitcoin.

Selain itu, kurangnya regulasi di pasar kripto menimbulkan kekhawatiran terkait stabilitas finansial dan potensi penyalahgunaan.

Kritik lainnya menyebut bahwa kebijakan ini bisa menguntungkan investor besar yang telah memiliki Bitcoin dalam jumlah yang besar.

Meskipun kebijakan ini menandai era baru dalam pengelolaan cadangan kripto nasional, risiko dan tantangan tetap menjadi perhatian utama.

Dengan pasar kripto yang terus berkembang, langkah pemerintah AS ini akan menjadi sorotan utama dalam industri aset digital global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Membandingkan Pergerakan Bitcoin Selama Ramadan

Bitcoin selalu memperlihatkan pergerakan yang sangat menarik setiap tahunnya, termasuk selama bulan Ramadan.

Pada artikel ini akan membandingkan pergerakan Bitcoin selama bulan Ramadahan dalam 4 tahun terakhir, bagaimana pergerakannya? Yuk simak baik-baik!

Pergerakan Bitcoin Selama Bulan Ramadan 2021

Periode Ramadan tahun 2021 dimulai pada malam Senin, 12 April 2021, dan berakhir pada Rabu, 11 Mei 2021. 

Selama Ramadan 2021, pergerakan harga Bitcoin mengalami volatilitas yang cukup signifikan. Pada hari pertama, harga Bitcoin berada di 59,863, mengalami kenaikan tajam pada hari ke 2 sebesar 6.14%. Pada pertengahan Ramadan, harga Bitcoin mengalami beberapa penurunan signifikan, termasuk total penurunan 8$ pada hari ke 10 dan 11. 

Meskipun ada beberapa hari dengan kenaikan kecil, tren keseluruhan menunjukkan penurunan. Pada hari ke-30, harga Bitcoin ditutup pada $56,695.70 dengan penurunan total -5.29% selama periode Ramadan ini. 

Hari Harga Perubahan % Hari Harga Perubahan %
Hari ke-1 59,863.80 -0.19% Hari ke-16 55,036.50 1.88%
Hari ke-2 63,540.90 6.14% Hari ke-17 54,841.40 -0.35%
Hari ke-3 62,980.40 -0.88% Hari ke-18 53,560.80 -2.34%
Hari ke-4 63,216.00 0.37% Hari ke-19 57,720.30 7.77%
Hari ke-5 61,379.70 -2.90% Hari ke-20 57,807.10 0.15%
Hari ke-6 60,041.90 -2.18% Hari ke-21 56,603.80 -2.08%
Hari ke-7 56,207.10 -6.39% Hari ke-22 57,169.80 1%
Hari ke-8 55,646.10 -1.00% Hari ke-23 53,741.50 -6.00%
Hari ke-9 56,483.20 1.50% Hari ke-24 57,441.30 6.88%
Hari ke-10 53,820.20 -4.71% Hari ke-25 56,405.40 -1.80%
Hari ke-11 51,729.50 -3.88% Hari ke-26 57,337.20 1.65%
Hari ke-12 51,143.60 -1.13% Hari ke-27 58,840.10 2.62%
Hari ke-13 50,088.90 -2.06% Hari ke-28 58,238.30 -1.02%
Hari ke-14 48,963.60 -2.25% Hari ke-29 55,848.90 -4.10%
Hari ke-15 54,020.50 10.33% Hari ke-30 56,695.70 1.52%

Pergerakan Bitcoin Selama Bulan Ramadan 2022

Periode Ramadan tahun 2022 dimulai pada malam Sabtu, 2 April 2022, dan berakhir pada Minggu, 1 Mei 2022.

Selama Ramadan 2022, pergerakan harga Bitcoin juga menunjukkan volatilitas yang cukup signifikan. Pada hari pertama, harga Bitcoin berada di 45,811.00. Pada bulan Ramadan ini, Bitcoin terlihat mengalami penurunan harga yang cukup konsisten dari awal hinggal tengah bulan Ramadan.

Penurunan signifikan lain, terjadi pada hari pada hari ke-25 , dengan penurunan sebesar -5.72% penurunan ini terus mengiringi Bitcoin sampai dengan akhir Ramadan 2022 yang ditutup pada harga 38,461 dengan penurunan total -16.05% selama periode Ramadan ini.

Hari Harga Perubahan % Hari Harga Perubahan %
Hari ke-1 45,811.00 -1.05% Hari ke-16 39,703.00 -1.68%
Hari ke-2 46,407.00 1.30% Hari ke-17 40,803.00 2.77%
Hari ke-3 46,629.00 0.48% Hari ke-18 41,503.00 1.72%
Hari ke-4 45,506.00 -2.41% Hari ke-19 41,368.00 -0.33%
Hari ke-5 43,173.00 -5.13% Hari ke-20 40,482.00 -2.14%
Hari ke-6 43,448.00 0.64% Hari ke-21 39,709.00 -1.91%
Hari ke-7 42,275.00 -2.70% Hari ke-22 39,418.00 -0.73%
Hari ke-8 42,767.00 1.16% Hari ke-23 39,464.00 0.12%
Hari ke-9 42,138.00 -1.47% Hari ke-24 40,427.00 2.44%
Hari ke-10 39,497.00 -6.27% Hari ke-25 38,113.00 -5.72%
Hari ke-11 40,078.00 1.47% Hari ke-26 39,243.00 2.96%
Hari ke-12 41,133.00 2.63% Hari ke-27 39,748.00 1.29%
Hari ke-13 39,936.00 -2.91% Hari ke-28 38,581.00 -2.94%
Hari ke-14 40,560.00 1.56% Hari ke-29 37,650.00 -2.41%
Hari ke-15 40,382.00 -0.44% Hari ke-30 38,461.00 2.15%

Pergerakan Bitcoin Selama Bulan Ramadan 2023

Periode Ramadan tahun 2023 dimulai pada malam Rabu, 22 Maret 2023, dan berakhir pada Kamis, 20 April 2023.

Selama Ramadan 2023, pergerakan harga Bitcoin menunjukkan fluktuasi yang cukup beragam. Pada hari pertama, harga Bitcoin berada di 27,261 dan dibuka dengan penurunan sebesar 3.03%. Sepanjang bulan hingga Bitcoin cenderung terlihat mengalami stagnasi dan sedikit penurunan.

Pada hari ke-26 Bitcoin kembali mengalami penurunan sebesar 2.89%, hingga pada akhir Ramadan, harga Bitcoin ditutup pada $28,240 dengan total penurunan -1.99%.

Hari Harga Perubahan % Hari Harga Perubahan %
Hari ke-1 27,261.70 -3.03% Hari ke-16 28,036.70 -0.49%
Hari ke-2 28,310.70 3.85% Hari ke-17 27,910.40 -0.45%
Hari ke-3 27,462.20 -3.00% Hari ke-18 27,941.20 0.11%
Hari ke-4 27,475.60 0.05% Hari ke-19 28,326.60 1.38%
Hari ke-5 27,973.50 1.81% Hari ke-20 29,641.00 4.64%
Hari ke-6 27,129.80 -3.02% Hari ke-21 30,209.60 1.92%
Hari ke-7 27,262.20 0.49% Hari ke-22 29,886.40 -1.07%
Hari ke-8 28,350.40 3.99% Hari ke-23 30,387.40 1.68%
Hari ke-9 28,029.50 -1.13% Hari ke-24 30,472.50 0.28%
Hari ke-10 28,473.70 1.58% Hari ke-25 30,299.60 -0.57%
Hari ke-11 28,456.10 -0.06% Hari ke-26 30,310.30 0.04%
Hari ke-12 28,198.30 -0.91% Hari ke-27 29,434.90 -2.89%
Hari ke-13 27,802.10 -1.41% Hari ke-28 30,382.20 3.22%
Hari ke-14 28,164.40 1.30% Hari ke-29 28,813.70 -5.16%
Hari ke-15 28,173.50 0.03% Hari ke-30 28,240.50 -1.99%

Pergerakan Bitcoin Selama Bulan Ramadan 2024

Periode Ramadan tahun 2023 dimulai pada malam Senin, 11 Maret 2024, dan berakhir pada Selasa, 9 April 2024.

Selama Ramadan 2024, pergerakan harga Bitcoin mengalami fluktuasi yang cukup dinamis. Di awal Ramadan, harga Bitcoin dibuka pada 72,099 dengan sedikit kenaikan. 

Penurunan tajam terjadi pada hari kesembilan, dengan penurunan sebesar 8.20% ke 62,050. Meskipun dalam beberapa hari mengalami kenaikan, seperti pada hari ke sepuluh dengan kenaikan hingga 9.35%, tetapi Bitcoin kembali mengalami penurunan pada hari ke-23 sebesar -6.07%. 

Pada akhir Ramadan, harga Bitcoin ditutup pada $69,148.00, dengan total penurunan -4.09%.

Hari Harga Perubahan % Hari Harga Perubahan %
Hari ke-1 72,099.10 4.54% Hari ke-16 69,999.30 0.15%
Hari ke-2 71,470.20 -0.87% Hari ke-17 69,442.40 -0.80%
Hari ke-3 73,066.30 2.23% Hari ke-18 70,762.10 1.90%
Hari ke-4 71,387.50 -2.30% Hari ke-19 69,871.70 -1.26%
Hari ke-5 69,463.70 -2.69% Hari ke-20 69,611.50 -0.37%
Hari ke-6 65,314.20 -5.97% Hari ke-21 71,332.00 2.47%
Hari ke-7 68,391.20 4.71% Hari ke-22 69,664.40 -2.34%
Hari ke-8 67,594.10 -1.17% Hari ke-23 65,439.20 -6.07%
Hari ke-9 62,050.00 -8.20% Hari ke-24 65,963.00 0.80%
Hari ke-10 67,854.00 9.35% Hari ke-25 68,496.50 0.38%
Hari ke-11 65,503.80 -3.46% Hari ke-26 67,830.60 -0.97%
Hari ke-12 63,785.50 -2.62% Hari ke-27 68,890.60 1.56%
Hari ke-13 64,037.80 0.40% Hari ke-28 69,360.40 0.68%
Hari ke-14 67,211.90 4.96% Hari ke-29 71,630.10 3.27%
Hari ke-15 69,892.00 3.99% Hari ke-30 69,148.00 -3.47%

Kesimpulan

Dilihat dari pola historisnya selama Ramadan 4 tahun terakhir yakni 2021, 2022, 2023, dan 2024 terlihat bahwa Bitcoin cenderung mengalami penurunan. Tren ini menunjukkan pola yang konsisten meskipun dengan tingkat penurunan yang bervariasi setiap tahunnya.

Pada 2021, harga mengalami penurunan total sebesar -5.29%. Tahun berikutnya, 2022, penurunan lebih tajam terjadi dengan total -16.05%, yang merupakan penurunan terbesar dari data di atas, hal ini mencerminkan kondisi pasar kripto yang sangat bergejolak pada tahun tersebut.

Pada 2023, penurunan lebih moderat sebesar -1.99%, menunjukkan stabilitas yang lebih baik dibandingkan dua tahun sebelumnya. Sementara pada 2024, penurunan sebesar –4.09% kembali terjadi, mengindikasikan bahwa volatilitas dengan dominasi penurunan harga masih menjadi karakteristik utama pergerakan harga Bitcoin selama bulan Ramadan.

Pola penurunan yang konsisten ini mungkin dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk perubahan perilaku trading selama bulan Ramadan, sentimen pasar global, serta faktor makroekonomi lainnya. 

Bagi investor, pemahaman akan pola historis ini dapat menjadi pertimbangan penting dalam strategi investasi mereka selama bulan Ramadan.

Sebagai investor, kamu dapat memanfaatkan penurunan ini sebagai waktu yang tepat untuk melakukan akumulasi. Salah satunya dengan menggunakan metode Dollar Cost Averaging (DCA) atau pembelian berkala yang bisa kamu lakukan dengan mudah di Tokocrypto melalui link berikut: Cara Mudah Pakai Fitur Recurring Buy (DCA) di Aplikasi Tokocrypto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kelar Cuci Ethereum, Lazarus Group Kuasai 6.706 BTC

Analisis blockchain dari Arkham Intelligence mengungkap bahwa kelompok peretas Lazarus Group telah menyelesaikan pencucian ethereum (ETH) yang diperoleh dari peretasan Bybit.

Sebagian besar dana hasil kejahatan ini telah dikonversi menjadi bitcoin (BTC), dengan total kepemilikan mencapai 6.706 BTC.

Dari 57 akun yang diperiksa, kelompok hacker asal Korea Utara itu diketahui telah menghabiskan hampir seluruh saldo awal mereka sebanyak 499.000 ETH.

Saat ini, hanya tersisa 0,1991871 ETH atau sekitar $432 dalam akun mereka. Konversi besar-besaran ke BTC ini menjadi indikasi bahwa kelompok tersebut telah berhasil mencuci dana mereka melalui berbagai transaksi.

Lazarus Group dan Aliran Dana Tak Terlacak

Arkham Intelligence juga melaporkan bahwa platform Thorchain telah memproses lebih dari $5,5 miliar dalam volume transaksi sejak serangan terhadap Bybit pada 21 Februari 2025 lalu.

Sebagian besar dana tersebut kini telah berpindah ke BTC, dengan transaksi yang dilakukan melalui jaringan alamat yang belum teridentifikasi oleh regulator.

BitcoinNews melaporkan pada Rabu (5/3) bahwa Pada 4 Maret 2025 pukul 15:30 ET, kepemilikan bitcoin Lazarus Group melonjak menjadi 6.706 BTC, dengan nilai sekitar $591 juta.

Meskipun jumlah aset mereka saat ini turun menjadi $619,5 juta dari $919 juta dua hari sebelumnya, peretas ini tetap aktif melakukan transaksi.

ETH Masih Beredar dalam Jaringan Lazarus Group

Meskipun sebagian besar ETH telah dikonversi ke BTC, jaringan dompet Lazarus Group yang berisi lebih dari 70 akun masih menyimpan sekitar 10.690 ETH.

Dana ini terus bergerak, dengan puluhan transaksi keluar yang tercatat dalam dua minggu terakhir.

Sayangnya, belum diketahui secara pasti alasan utama peretas ini beralih ke BTC, tetapi faktor likuiditas kemungkinan menjadi alasan utama di balik keputusan mereka.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com