Tag Archives: btc

Bitcoin Anjlok ke Level Terendah dalam Tiga Minggu, Ada Apa?

Bitcoin mengalami penurunan tajam sebesar 3,9% pada hari ini, mencapai level terendah dalam tiga minggu setelah Presiden Donald Trump mengumumkan tarif baru atas impor dari Kanada dan Meksiko.

Menurut laporan Crypto Briefing, keputusan ini memperdalam aksi jual di pasar kripto, yang menghapus nilai lebih dari $110 miliar dalam kapitalisasi pasar.

Bitcoin dan Aset Kripto Tertekan

Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di sekitar $92.400, level terendah sejak 2 Februari. Penurunan ini semakin cepat setelah Trump mengonfirmasi bahwa tarif impor dari Meksiko dan Kanada “akan terus berlanjut.”

Trump menandatangani perintah eksekutif pada 1 Februari yang mengenakan tarif sebesar 25% terhadap semua produk impor dari Kanada dan Meksiko, serta tarif 10% untuk sumber daya energi Kanada. Pemerintah AS menyebutkan “keadaan darurat nasional” terkait imigrasi ilegal dan perdagangan narkoba, termasuk fentanil, sebagai alasan utama kebijakan tersebut. Tarif ini dijadwalkan mulai berlaku pada 4 Maret 2025.

Tak hanya Bitcoin, pasar kripto secara keseluruhan ikut merasakan dampak kebijakan ini. Solana merosot hingga 14%, XRP dan Ethereum masing-masing turun sekitar 10%, sementara BNB mengalami penurunan yang lebih moderat sebesar 5,5%.

Likuidasi Besar-Besaran di Pasar Kripto

Likuidasi besar-besaran pasar kripto pada Selasa (25/2).
Likuidasi besar-besaran pasar kripto pada Selasa (25/2).

Gelombang aksi jual ini menyebabkan likuidasi besar-besaran dengan total $110 miliar, menjadikannya salah satu penurunan volume dolar terbesar dalam sejarah pasar kripto.

Sentimen pasar juga memburuk drastis dalam 24 jam terakhir, yang tercermin dalam Indeks Ketakutan & Keserakahan Kripto yang turun ke skor 25 pada 25 Februari, menandakan “Ketakutan Ekstrem.” Sehari sebelumnya, indeks ini masih berada di angka 49, yang menunjukkan pasar dalam kondisi “Netral.”

Penurunan ini terjadi setelah Trump, dalam konferensi pers bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron pada 24 Februari, menegaskan bahwa tarif terhadap Kanada dan Meksiko “akan berjalan sesuai jadwal.” Trump pertama kali mengumumkan kebijakan ini pada 1 Februari, yang mencakup pajak 25% terhadap impor dari kedua negara—dengan pengecualian untuk energi Kanada, yang dikenakan tarif 10%.

Dampak Tarif Trump terhadap Pasar Global

Beberapa hari setelah pengumuman tarif tersebut, Bitcoin jatuh dari sekitar $105.000 menjadi sekitar $92.900. Selain itu, lebih dari $2,2 miliar dalam bentuk Ether dilikuidasi akibat ketakutan pedagang terhadap eskalasi perang dagang, terutama setelah Kanada dan Meksiko berjanji akan membalas dengan tarif serupa terhadap AS.

Pada 3 Februari, Trump sempat setuju untuk menunda tarif selama 30 hari setelah Kanada dan Meksiko menyepakati peningkatan perlindungan perbatasan. Namun, kini dia memastikan bahwa tarif akan kembali berlaku sesuai jadwal setelah penghentian sementara dicabut awal Maret.

Donald Trump di acara Bitcoin Conference 2024.
Donald Trump di acara Bitcoin Conference 2024.

Selain itu, kebijakan tarif Trump lainnya juga telah mengguncang pasar kripto. Bitcoin sebelumnya anjlok pada 9 Februari setelah Trump mengumumkan tarif 25% untuk impor aluminium dan baja, dan kembali jatuh pada 13 Februari saat dia menandatangani perintah eksekutif untuk menerapkan tarif timbal balik yang lebih luas.

Terakhir kali Indeks Ketakutan & Keserakahan Kripto mencapai “Ketakutan Ekstrem” adalah pada 7 September, ketika Bitcoin turun ke sekitar $54.000 setelah mengalami koreksi 7% dalam dua hari sebelumnya.

Prospek Pasar Kripto ke Depan

Saat ini, Bitcoin telah turun 4,5% dalam 24 jam terakhir ke bawah $92.000, level terendah sejak akhir November, menurut CoinGecko. Pasar kripto yang lebih luas juga mengalami penurunan signifikan dalam beberapa hari terakhir, dengan total kapitalisasi pasar turun hampir 8% dari lebih dari $3,31 triliun menjadi sekitar $3,09 triliun.

Bursa saham AS juga tidak luput dari tekanan. S&P 500 turun 2,3% dalam lima hari perdagangan terakhir, sementara Nasdaq Composite mengalami penurunan 4% dalam periode yang sama.

Ke depan, investor akan mencermati bagaimana pasar kripto merespons kebijakan tarif Trump serta potensi tindakan balasan dari Kanada dan Meksiko. Dengan ketidakpastian yang meningkat, volatilitas pasar kripto kemungkinan akan tetap tinggi dalam beberapa minggu mendatang.

Baca jugaTren Bitcoin 24-28 Februari 2025: Kapan TP? By Hotelier By Hoteliercrypto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Likuidasi Bitcoin Bisa Dorong Harga

Pasar kripto hari ini, Senin (2/6) diramaikan dengan likuiditas kuat dorong BTC berpeluang kembali ke $109K, bahkan bisa tembus $115K jika tren berlanjut.

Akumulasi besar-besaran dan inflasi melandai jadi sinyal positif! Ethereum juga makin solid, arus masuk ETF capai puncak tahun ini, target ETH tembus $3.890! Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

Likuidasi Bitcoin: Harga Dapat Kembali ke $109.000

  • Bitcoin berpotensi bangkit ke $109.000, didukung likuiditas kuat.
  • Tingkat pendanaan positif tunjukkan permintaan beli berkelanjutan.
  • Pulih dari $103.952, target berikutnya $106.307 dan $109.000.

Prediksi Harga Bitcoin (BTC) Juni?

  • Akumulasi 66.975 BTC ($7,2 M) ditarik dari Bursa, tanda kepercayaan.
  • Inflasi turun & likuiditas global naik dukung aset berisiko.
  • BTC berpotensi $115.000 di Juni, jika tembus $110.000.

Pembelian Whale untuk Potensi Untung di Juni

  • DOGE diakumulasi whale, $0,206 potensi harga.
  • Kepercayaan whale AVAX meningkat 475%, bisa capai $24,28.
  • Whale QNT melonjak 1083% (Overledger Fusion), berpotensi $115,20.

Arus Masuk ETF Ethereum Melonjak: Harga ETH Terdampak?

  • Mei ini, ETF spot ETH tarik $564,18 Juta, capai puncak 2025.
  • Grafik harian ETH sinyalkan potensi penembusan, pendanaan positif.
  • Harga bisa mencapai $3.890 jika momentum berlanjut.

Baca juga: Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheet Gratis!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Likuidasi $202 Juta dan Peluang Breakout Baru

Pada 30 Mei 2025 lalu, pasar kripto diguncang oleh koreksi tajam harga Bitcoin (BTC) yang menyebabkan likuidasi posisi long senilai $202 juta di bursa Binance.

Peristiwa ini menjadi salah satu dari tiga likuidasi terbesar sepanjang Mei, setelah terjadi likuidasi sebesar $277 juta pada 23 Mei dan $211 juta pada 12 Mei.

Penyebab Likuidasi Massal

Penurunan harga BTC dari sekitar $111.000 ke $104.600 memicu gelombang likuidasi posisi long yang didorong oleh penggunaan leverage tinggi oleh para trader.

Analis dari CryptoQuant, Burakkesmeci, mencatat bahwa pembersihan posisi overleveraged ini dapat memberikan “ruang bernapas” bagi pasar untuk membangun tren naik yang lebih berkelanjutan.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Pasar Kripto Tertekan: Harga Bitcoin Alami Penurunan Signifikan

Dampak Terhadap Pasar Kripto

Selain Bitcoin, Coindoo melaporkan pada Minggu (1/6) bahwa aset kripto utama lainnya juga mengalami tekanan.

Ethereum (ETH) mengalami likuidasi sebesar $122 juta, Solana (SOL) sebesar $33 juta, XRP sebesar $30 juta, dan Dogecoin (DOGE) sebesar $22 juta.

Secara keseluruhan, lebih dari $600 juta posisi long dilikuidasi dalam 24 jam terakhir, menandai kerugian terbesar sejak Februari.

Analisis dan Prospek Ke Depan

Meskipun koreksi ini menyebabkan kerugian signifikan, beberapa analis melihatnya sebagai fase konsolidasi yang sehat.

Data on-chain menunjukkan bahwa indikator Net UTXO Supply Ratio mengeluarkan empat sinyal jual berturut-turut pada akhir Mei, mengindikasikan potensi distribusi oleh investor yang ingin merealisasikan keuntungan.

Analis Adler mengidentifikasi dua skenario utama untuk pergerakan harga BTC dalam waktu dekat:

  1. Konsolidasi Sampingan: BTC diperkirakan akan berfluktuasi antara $95.000 dan $105.000, memungkinkan waktu bagi metrik on-chain untuk menormalkan.
  2. Koreksi Lebih Dalam: Kemungkinan penurunan menuju zona $92.000–$96.000 untuk menguji rata-rata pergerakan 200 hari di sekitar $94.700 atau memasuki kluster order beli di $92.000.

Baca Juga: Harga Bitcoin Tergelincir di Bawah Support Kunci, Ada Apa?

Koreksi tajam dan likuidasi besar-besaran di pasar Bitcoin menyoroti risiko penggunaan leverage tinggi dalam perdagangan kripto.

Namun, pembersihan posisi spekulatif ini dapat membuka jalan bagi tren naik yang lebih stabil dan berkelanjutan.

Investor disarankan untuk tetap waspada dan mempertimbangkan strategi manajemen risiko yang tepat dalam menghadapi volatilitas pasar yang tinggi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Anjlok, Investor Panik Jual: Akankah BTC Segera Pulih?

Bitcoin (BTC) mengalami volatilitas tinggi dalam 24 jam terakhir, memicu aksi jual panik dari pemegang jangka pendek (STH) seperti dikabarkan oleh Ambcrypto pada Senin (24/2).

Penurunan harga Bitcoin ini dipicu oleh kabar peretasan Bybit, yang membuat banyak investor buru-buru menjual aset mereka untuk menghindari kerugian lebih besar. Lantas, bagaimana dampaknya terhadap masa depan BTC?

Bitcoin Turun Akibat Panic Selling

Kejatuhan harga BTC dalam waktu singkat membuat STH mengalami kerugian besar. Analisis dari 90-Day Active Supply menunjukkan adanya penurunan signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Hal ini mengindikasikan bahwa banyak pemegang BTC jangka pendek telah keluar dari pasar.

Sementara itu, indikator teknikal menunjukkan tren bearish. Grafik BTC pada time frame 4 jam di Binance mencatat beberapa indikator bearish.

EMA (Exponential Moving Average) menunjukkan crossover bearish, dengan EMA 9 melintas di bawah EMA 26, menandakan tren turun dalam jangka pendek.

Selain itu, Relative Strength Index (RSI) berada di level 46,05, menunjukkan bahwa BTC masih dalam fase konsolidasi. Jika RSI naik di atas 50, sentimen bullish bisa kembali dan mendukung pemulihan harga.

Meskipun tekanan jual termasuk tinggi, tapi tetap ada potensi titik balik. Data dari CryptoQuant mencatat bahwa Short-Term Holder Profit & Loss (P&L) to Exchanges Sum menunjukkan puncak kerugian mencapai -43,9K BTC.

Mayoritas aksi jual terjadi di kisaran harga $90K (Rp 1,4 juta) hingga $95K (1,5 juta), menunjukkan kepanikan besar di kalangan investor jangka pendek.

Tren ini mengingatkan pada pola yang terjadi di awal 2022, di mana aksi jual besar-besaran akhirnya membuka peluang untuk pemulihan harga dalam waktu singkat.

Likuiditas BTC Berkurang, Sinyal Pemulihan?

Secara terpisah, analisis dari 90-Day Active Supply menunjukkan bahwa pasokan aktif BTC terus berkurang. Pada awal 2025, jumlah pasokan aktif hanya sekitar 4 juta BTC, turun dari 6 juta BTC pada akhir 2024.

Dalam sejarah Bitcoin, penurunan pasokan aktif sering kali mengarah pada stabilisasi harga. Hal serupa terjadi pada 2018, di mana penurunan pasokan aktif mendahului pemulihan harga setelah aksi jual besar-besaran.

Di sisi lain, data dari IntoTheBlock menunjukkan bahwa netflow BTC di bursa mengalami penurunan tajam dalam 24 jam terakhir, dengan total net outflow sebesar -546,11 BTC.

Nilai tersebut berbanding terbalik dengan rata-rata inflow +1,29K BTC dalam 30 hari terakhir. Penurunan netflow ini menunjukkan bahwa pemegang BTC mulai menarik aset mereka ke dompet pribadi, yang biasanya menandakan berkurangnya tekanan jual.

Sebelumnya, fenomena ini pernah terjadi pada pertengahan 2021, atau ketika harga BTC kembali naik.

Saat itu, aksi jual panik dari investor jangka pendek mungkin menandai titik terendah lokal BTC, membuka peluang pemulihan harga dalam waktu dekat.

Meskipun volatilitas jangka pendek masih tinggi, indikator fundamental menunjukkan potensi pemulihan seiring berkurangnya tekanan jual di bursa.

Namun, investor tetap perlu berhati-hati dalam mengambil keputusan, mengingat pasar kripto masih sangat dinamis dan dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal.

_______________

Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Alami Penurunan Signifikan

Pada akhir Mei 2025, pasar kripto global mengalami tekanan signifikan, dengan kapitalisasi pasar turun 4,3% menjadi $3,414 triliun.

Sentimen “risk-off” mendominasi, mendorong investor menjauh dari aset berisiko tinggi seperti raja mata uang kripto, Bitcoin.

Kinerja Bitcoin Menurun

Sebagai mata uang kripto teratas, Bitcoin menunjukkan penurunan harga yang mencolok.

Harga Bitcoin (BTC) turun 2,3% menjadi sekitar $103.694, mendekati level dukungan psikologis $100.000.

Nasib Serupa

Selain Bitcoin, Ethereum (ETH) juga mengalami penurunan 4,3% ke $2.518,83, mencerminkan tekanan jual yang kuat.

  • Sementara itu, harga XRP turun 2,7% ke $2,14, menunjukkan kelemahan dalam momentum harga.
  • Sedangkan Dogecoin (DOGE) terpaksa merosot 7,8% ke $0,1898, mencerminkan volatilitas tinggi di pasar altcoin.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penurunan

Beberapa faktor utama berkontribusi terhadap penurunan ini:

  1. Ketidakpastian Makroekonomi: Ketegangan geopolitik dan kebijakan moneter global yang ketat meningkatkan ketidakpastian, mendorong investor untuk menghindari aset berisiko.
  2. Tekanan Regulasi: Perkembangan regulasi yang tidak pasti di berbagai yurisdiksi menciptakan ketidakpastian tambahan bagi investor kripto.
  3. Sentimen Pasar Negatif: Penurunan harga yang tajam memicu ketakutan akan penurunan lebih lanjut, mempercepat aksi jual.

Baca Juga: Tether Ungkap Kepemilikan Bitcoin $10 Miliar dan Cadangan Emas

Analisis Teknikal dan Prospek Pasar

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 31 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 31 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Secara teknikal, Bitcoin menghadapi level dukungan kritis di sekitar $100.000. Jika harga menembus di bawah level ini, kemungkinan akan terjadi penurunan lebih lanjut.

Ethereum dan altcoin lainnya menunjukkan pola penurunan yang serupa, menandakan potensi kelanjutan tren bearish.

Strategi Investor di Tengah Volatilitas

Dalam kondisi pasar yang tidak menentu ini, investor disarankan untuk:

  • Diversifikasi Portofolio: Menyebarkan investasi ke berbagai aset untuk mengurangi risiko.
  • Manajemen Risiko: Menetapkan batas kerugian dan target keuntungan yang realistis.
  • Pemantauan Pasar: Mengikuti perkembangan berita dan analisis pasar untuk membuat keputusan investasi yang tepat.

Baca Juga: Harga Bitcoin Tergelincir di Bawah Support Kunci, Ada Apa?

Pasar kripto saat ini berada dalam fase koreksi yang signifikan. Investor perlu berhati-hati dan mempertimbangkan strategi investasi yang bijaksana untuk menghadapi volatilitas yang tinggi.

Meskipun jangka pendek menunjukkan tekanan, prospek jangka panjang tetap bergantung pada perkembangan teknologi dan adopsi kripto secara global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Tergelincir di Bawah Support Kunci, Ada Apa?

Dunia aset kripto kembali bergejolak. Bitcoin (BTC), mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, baru-baru ini mencatatkan pergerakan harga yang mengkhawatirkan, tergelincir di bawah level support kunci.

Peristiwa ini memicu kekhawatiran di kalangan investor dan analis, menempatkan para bulls di bawah ujian krusial untuk mempertahankan momentum bullish atau menghadapi potensi koreksi pasar yang lebih luas.

Bitcoin telah menembus di bawah pola segitiga kunci yang telah diamati selama beberapa waktu.

Saat ini, harga BTC berangsur turun di sekitar $106.000, sebuah level yang sangat penting bagi arah pasar selanjutnya.

Penurunan di bawah support ini mengisyaratkan bahwa tekanan jual mungkin meningkat, memaksa para bulls untuk menunjukkan kekuatan signifikan jika mereka ingin mempertahankan kenaikan harga.

Penurunan Berlanjut?

Analis kripto, Daan Crypto Trades, melalui pengamatannya, menyoroti pentingnya level harga Bitcoin saat ini.

Menurutnya, jika para bulls gagal untuk merebut kembali kisaran harga di atas support yang telah ditembus, ini bisa menjadi sinyal awal untuk penarikan harga yang lebih luas di pasar.

Skenario ini akan berarti Bitcoin bisa melanjutkan penurunannya, berpotensi menguji level support yang lebih rendah dan mengikis keuntungan yang telah terkumpul sebelumnya.

Namun, tidak semua pandangan mengarah ke sentimen bearish yang pesimistis. Daan Crypto Trades juga menawarkan perspektif lain.

Jika Bitcoin berhasil memantul kembali dari level saat ini dan merebut kembali kisaran harga di atas support yang baru saja ditembus, hal itu bisa diinterpretasikan sebagai “deviasi bullish”.

Baca Juga: Bitcoin di Tangan Kuat, ‘Diamond Hands’ Bawa Optimisme Pasar

Deviasi bullish adalah situasi di mana harga terlihat menembus di bawah support untuk sesaat, namun kemudian dengan cepat kembali ke atas, menunjukkan bahwa tekanan jual hanyalah jebakan dan momentum bullish akan kembali menyala dengan kuat.

Skenario ini akan membangkitkan kembali optimisme di pasar, mendorong harga Bitcoin menuju level resistensi yang lebih tinggi.

Pentingnya pergerakan harga Bitcoin ini tidak dapat diremehkan, mengingat perannya sebagai indikator utama bagi pasar aset kripto secara keseluruhan.

Seringkali, pergerakan harga Bitcoin akan diikuti oleh altcoin, sehingga fluktuasi besar pada BTC dapat menyebabkan efek domino di seluruh ekosistem kripto.

Oleh karena itu, para investor dan trader dengan cermat memantau setiap tick pergerakan harga Bitcoin, mencari petunjuk tentang arah pasar di masa mendatang.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 30 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 30 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Pengaruhi Harga Saham

Selain dinamika internal pasar kripto, pemulihan Bitcoin juga sangat bergantung pada sentimen pasar yang lebih luas.

Secara khusus, stabilitas pasar saham memainkan peran penting. Dalam beberapa tahun terakhir, korelasi antara pasar kripto, terutama Bitcoin, dengan pasar saham tradisional, khususnya indeks teknologi seperti Nasdaq, telah meningkat.

Ini berarti bahwa gejolak di pasar saham bisa merambat ke pasar kripto, dan sebaliknya.
Jika pasar saham global menunjukkan tanda-tanda ketidakpastian atau koreksi, hal itu bisa menciptakan tekanan jual tambahan pada aset berisiko seperti Bitcoin.

Sebaliknya, pasar saham yang stabil dan positif dapat memberikan fondasi yang lebih kuat bagi Bitcoin untuk pulih dan melanjutkan tren kenaikannya.

Oleh karena itu, para trader dan investor tidak hanya harus memantau grafik harga Bitcoin, tetapi juga memperhatikan berita ekonomi makro dan kinerja pasar keuangan global.

Baca Juga: Perilaku Investor Bitcoin: Kunci Dibalik Tren Harga

Dalam menghadapi ujian krusial ini, komunitas Bitcoin terbagi antara kehati-hatian dan optimisme.

Para bulls berharap pada kemampuan Bitcoin untuk memantul kembali, memanfaatkan dukungan dari komunitas yang kuat dan narasi jangka panjang mengenai kelangkaan dan adopsi yang terus meningkat.

Sementara itu, para bears melihat peluang dalam tekanan jual saat ini, percaya bahwa koreksi harga yang lebih dalam mungkin diperlukan untuk membersihkan pasar dari spekulasi berlebihan.

Dalam beberapa hari dan minggu mendatang, pergerakan harga Bitcoin akan sangat menentukan arah pasar kripto secara keseluruhan.

Para investor disarankan untuk tetap waspada, melakukan riset mendalam, dan mempertimbangkan strategi manajemen risiko yang cermat di tengah volatilitas yang tinggi.

Apakah Bitcoin akan berhasil merebut kembali support kuncinya dan menyalakan kembali momentum bullish, ataukah akan menghadapi koreksi yang lebih dalam? Hanya waktu yang akan menjawab.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tren Bitcoin 26-30 Mei 2025: Tetaplah Fokus Balik Modal dan Bangun 1:3 by Hoteliercrypto

Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.

Garis kita minggu ini cukup akurat. Kita bangga setiap hari kita terus berkembang dan menjadi lebih berpengetahuan. 

Fundamental Bitcoin adalah menjelaskan kepada kita bahwa jumlah edar uang yang naik tapi tidak dibarengi market cap yang naik adalah sama dengan menyediakan liquidity bukan dari sumber liquidity baru tetapi dari liquidity yang sudah ada. Cuma digandain ajah. Jika Bitcoin tidak naik saat fundamental Jumlah edar uang tidak bertambah maka itu adalah kerjaan market maker.

Secara data kita benar di Housing Price Index Tiongkok yang jatuh, Kashkari dan Fed Speaker yang kehabisan amunisi dan tak bisa hawkish, US Leading Index yang rungkat, Claim data yang naik, Loan Prime Rate Tiongkok yang turun, serta Existing home sales yang tidak garang.

Saya salah memprediksi NAHB yang saya prediksi naik tetapi actualnya turun. Bayangkan NAHB naik saja Bitcoin naik apalagi NAHB turun. Hal itu sama dengan Existing Home Sales, jika Existing Home Sales naik saja sudah aneh seperti Housing starts ditengah NAHB turun, apalagi jika Existing Home Sales turun. DXY tambah turun. Sedangkan Besok Jumat Bitcoin akan naik di Jam AS saat Unmich diumumkan.

Data Minggu Depan

Mari kita bahas data minggu depan:

Senin, 26 Mei 2025

Pasar AS libur, Curi Start yang biasanya terjadi hari Minggu akan pindah ke Senin. Pada dasarnya karena pasar libur Senin seharusnya merah, Tetapi disini ada pengumuman kelolosan Big Beatiful Bill:

Jadi kira-kira candle hari Senin begini: 

Kuncinya hari Jumat adalah pada New Home Sales. Jika New Home sales naik maka Bitcoin turun, tetapi jika New Home Sales turun, Bitcoin akan naik. Namun karena Senin libur, Kenaikan Jumat akan menjadi wick. Dan cenderung closing woles. Saya prediksi RRP turun. 

Selasa 27 Mei 2025
21.00 WITA – House Price Index

NAHB turun dan Existing Home Sales turun, diikuti New Home Sales turun. Logikanya House Price Index turun dong. Tapi ngga gitu, karena Rumah adalah Giffen Goods. Jika Rumah dibangun, harganya akan tetap naik, Jika Rumah tidak dibangun harganya akan tambah naik.

Maka satu-satunya cara menurunkan harga rumah adalah menghancurkan rumah yang tidak ditinggali. Karena rumah adalah kantong-kantong inflasi. House Price Index akan naik yang artinya Inflasi akan naik.

22.00 WITA – Conference Board Consumer Confidence

Saya ingin sekali mengatakan bahwa menurut logika saya CB Consumer Confidence index akan turun. Alasannya semua alasan fundamental ekonominya turun. Tetapi saya pikir, berapapun angkanya itu selama dibawah 100 maka Bitcoin akan naik.

Saya kegocek mengharapkan NAHB naik tapi actualnya turun. Mengertilah perasaan saya yang biasanya tidak pernah percaya sama data pemerintah, lalu saya disuguhi Data ekonomi jaman Trump yang telanjang tanpa diedit dan sesuai lapangan, rasanya tuh sulit dipercaya kalau pemerintah jujur. Hahahahha. Mindset saya selalu inverse the government. 🤣🤣

Menurut saya Hari Selasa Bitcoin akan ATH lagi:

Rabu, 28 Mei 2025

– Tidak ada data

Pada dasarnya kalau tidak ada data ada dua kemungkinan, yaitu lagging data hari sebelumnya atau woles. Kira-Kira begini candle Rabu:

Kamis, 29 Mei 2025

20.30 WITA – GDP

GDP naik bukan karena ekonominya naik. Ya benar ekonomi naik, tetapi jika dibandingkan hutangnya maka kenaikannya itu bodong, minus dan hanya propaganda. Pemotongan pajak memang akan menaikan GDP tetapi jangan lupa utang AS akan tembus 40 T tahun depan. Jika GDP naik maka inflasi naik. Jika pandangan inflasi kedepan naik maka Bitcoin naik.

22.00 WITA – Pending Home Sales

Kita dapati NAHB turun, New Home Sales turun, Existing Home Sales Turun, magic bukan sihir saya prediksi Pending Home sales akan naik tetapi DXY diam saja. Siapa coba, siluman mana coba yang akan beli rumah saat suku bunga setinggi-tingginya dan harganya senaik-naiknya lalu diproyeksi suku bunga akan turun? 😆😆😆😆😆 ada? Ada namanya Siluman Fed. 😆

Bitcoin akan naik lagi hari Kamis:

Jumat, 30 Mei 2025

20.30 WITA – PCE Price Index

Narasi Trump adalah Fed harus potong, sedangkan narasi Fed adalah Fed lembaga independen, bagaimana caranya win-win solution? Inflasi harus turun tapi pengangguran tidak boleh naik.

Trump mengerti pesan itu dengan menggunakan cara mendeportasi imigran, menurunkan data perumahan serta  menjaga marwah Fed dengan mencabut kata-katanya tentang pemecatan Powell.

Maka Powell membantu dengan membuat kondisi dimana PCE turun. Sehingga PCE akan turun dan Fed lebih dekat dengan pemotongan suku bunga, namun Bitcoin harus turun dulu? Why? Karena ini adalah akhir bulan dan RRP cenderung naik. 22.00 WITA – Unmich 1 Year Inflation

Unmich tetap akan bullish pada inflasi dan tetap akan dikritik sebagai antek demokrat. Kira-Kira Begini Candle hari Jumat: 

Sehingga, Minggu awal Juni Bitcoin akan tambah semakin kekanan.

Terimakasih sudah membaca, saya akan terus menjadi pengingat bahwa balik modal adalah yang utama agar investasinya bersifat zero risk, setelah balik modal maka lanjutkan dengan 1:3. Kalau sudah 1:3 damailah, gunakan uang untuk foya-foya booking hotel luxury di Hoteliercrypto contohnya The Meru Sanur Bali.

Hotelnya gede banget, pantainya kalem, cocok untuk analisa sendiri bukan nebeng analisa atau nebeng nasib ke Hoteliercrypto. Mengganti suasana tidur mempertajam analisa, itu sebabnya Elon Musk dan Shopialajuba tidak punya rumah dan nge-gembel agar mereka terus punya ide baru, karena rutinitas itu membunuh. Yes. Membunuh kreatifnya pikiran. 

Kontak saya untuk booking hotel di 081339193847


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin di Tangan Kuat, ‘Diamond Hands’ Bawa Optimisme Pasar

Dalam beberapa hari terakhir, Bitcoin (BTC) diperdagangkan dalam kisaran sempit antara $106.229 hingga $111.807, setelah mencapai rekor tertinggi baru di $111.814.

Meskipun terjadi peningkatan tekanan jual dari para penambang setelah pencapaian tertinggi tersebut, harga Bitcoin berhasil bertahan di atas $108.000.

Data on-chain menunjukkan bahwa para pemegang jangka panjang, atau yang dikenal sebagai ‘diamond hands’, menyerap semua tekanan jual ini.

Baca Juga: Robert Kiyosaki: 0,01 Bitcoin Bisa Membuat Kaya Dalam 2 Tahun

Pemegang Jangka Panjang Kembali Mengakumulasi

Menurut platform analitik on-chain CryptoQuant, indikator Long-Term Holder (LTH) Spending Binary telah turun ke level terendah sejak September 2024.

Rata-rata pergerakan 15 hari dari metrik ini menunjukkan bahwa aktivitas penjualan dari pemegang jangka panjang berada di zona minimal. Historisnya, zona ini sering kali mendahului pergerakan bullish dalam harga Bitcoin.

Secara paralel, pasokan yang dimiliki oleh pemegang jangka panjang telah meningkat sekitar 300.000 BTC dalam 20 hari terakhir.

Saat ini, sekitar 14,6 juta BTC, atau sekitar 74% dari total pasokan yang beredar, berada di alamat yang diklasifikasikan sebagai pemegang jangka panjang.

Ini menunjukkan bahwa para ‘diamond hands’ tidak hanya menahan diri dari menjual saat harga mencapai puncak baru, tetapi juga aktif mengakumulasi.

Mengapa Ini Positif untuk Pasar

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 29 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 29 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Peningkatan signifikan dalam pasokan pemegang jangka panjang, dikombinasikan dengan aktivitas penjualan yang minimal, mengungkapkan kekuatan tersembunyi di pasar.

Perilaku saat ini dari investor jangka panjang juga menunjukkan kepercayaan mereka terhadap valuasi Bitcoin pada level saat ini, meskipun terjadi lonjakan harga baru-baru ini.

Banyak dari pemegang jangka panjang ini berada dalam keuntungan substansial, namun tetap memilih untuk menahan.

Ini berbeda dengan pemegang jangka pendek, yang secara kolektif telah merealisasikan lebih dari $11,6 miliar dalam keuntungan selama bulan lalu.

Baca Juga: Perilaku Investor Bitcoin: Kunci Dibalik Tren Harga

Perilaku akumulasi dari ‘diamond hands’ menunjukkan kepercayaan yang kuat terhadap prospek jangka panjang Bitcoin.

Dengan sebagian besar pasokan berada di tangan pemegang jangka panjang yang tidak aktif menjual, tekanan jual berkurang, yang dapat mendukung pergerakan harga yang lebih tinggi di masa depan.

Jika tren ini berlanjut, pasar dapat melihat momentum bullish yang berkelanjutan dalam beberapa bulan mendatang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Perilaku Investor Bitcoin: Kunci Dibalik Tren Harga

Perilaku investor memainkan peran penting dalam membentuk tren harga Bitcoin di bursa kripto.

Glassnode, salah satu perusahaan analitik on-chain terbesar di dunia, telah mengembangkan indikator “Supply by Investor Behavior” untuk mengkategorikan investor berdasarkan pola pengeluaran mereka di jaringan.

Indikator ini membagi investor menjadi lima kelompok: Conviction Buyers, First Buyers, Momentum Buyers, Loss Sellers, dan Profit Takers.

Baca Juga: Robert Kiyosaki: 0,01 Bitcoin Bisa Membuat Kaya Dalam 2 Tahun

Lima Kategori Perilaku Investor

  1. Conviction Buyers: Investor yang membeli Bitcoin meskipun harga sedang menurun, menunjukkan keyakinan kuat terhadap aset ini.
  2. First Buyers: Investor baru yang masuk ke pasar, sering kali memicu tren naik saat mereka membeli dalam jumlah besar.
  3. Momentum Buyers: Investor yang membeli saat harga naik, mengikuti tren pasar.
  4. Loss Sellers: Investor yang menjual Bitcoin saat harga turun, sering kali untuk meminimalkan kerugian.
  5. Profit Takers: Investor yang menjual untuk merealisasikan keuntungan saat harga mencapai titik tertentu.

Dampak Perilaku Investor terhadap Harga Bitcoin

Glassnode menemukan bahwa Conviction Buyers cenderung meningkatkan kepemilikan mereka selama penurunan harga, membantu menstabilkan pasar.

Sebaliknya, First Buyers sering kali memicu lonjakan harga saat mereka masuk ke pasar dengan pembelian besar-besaran.

Misalnya, selama pemulihan pasar dari bear market, permintaan dari First Buyers meningkat tajam, berkontribusi pada reli harga Bitcoin.

Namun, selama fase konsolidasi, permintaan dari kelompok ini menurun, menunjukkan bahwa perilaku mereka sangat memengaruhi dinamika pasar.

Implikasi bagi Investor dan Analis

Memahami perilaku berbagai kelompok investor dapat membantu dalam mengidentifikasi titik balik pasar dan tren harga.

Analis dan investor dapat menggunakan informasi ini untuk membuat keputusan yang lebih tepat dalam strategi investasi mereka.

Sebagai contoh, peningkatan aktivitas dari Conviction Buyers dapat mengindikasikan bahwa pasar mendekati titik terendah, sementara lonjakan dari First Buyers dapat menandakan awal dari tren naik baru.

Analisis perilaku investor oleh Glassnode memberikan wawasan mendalam tentang dinamika pasar Bitcoin.

Baca Juga: TradingShot: Bitcoin Berpotensi Tembus $200.000 di Akhir 2025

Dengan mengkategorikan investor berdasarkan pola pengeluaran mereka, kita dapat lebih memahami bagaimana berbagai kelompok berkontribusi terhadap perubahan harga dan tren pasar.

Pemahaman ini penting bagi siapa saja yang terlibat dalam investasi atau analisis pasar kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Volatil Bitcoin Tetap Dekati $110.000

Pasar kripto hari ini, Rabu (28/5) diramaikan dengan Bitcoin dekati $110.000, didorong modal baru & akumulasi investor jangka panjang. Trump Media juga bikin heboh dengan rencana beli BTC senilai $2,5 miliar!

Sementara itu, QNT melonjak 13% usai rilis teknologi Layer 2.5, volume trading naik 500%! Ethereum makin diunggulkan dibanding Solana menurut Standard Chartered. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

Bitcoin Berpeluang ke $110.000 Berkat Modal Baru

– Harga BTC dekati $110k, didukung modal baru dan pembeli baru.
– Investor jangka panjang kumpulkan BTC, kurangi pasokan, perkuat harga.
– $110.000 jadi kunci: sukses ke $115.000, gagal bisa ke $105.000.

Trump Media Berencana $2,5 Miliar untuk Pembelian Bitcoin

– Trump Media kumpulkan $2,5 miliar dari hampir 50 investor institusional.
– Dana tersebut akan dipakai untuk bentuk perbendaharaan Bitcoin.
– Harga Bitcoin naik 1% setelah berita itu, dekati ATH minggu lalu.

QNT: Volume Melonjak 500% Setelah Pengumuman Layer 2.5

– Quant (QNT) naik 13% setelah luncurkan Overledger Fusion/Quant Flow.
– RSI 77,78 & tembus Ichimoku, konfirmasi momentum bullish.
– QNT incar $111,85 & $115; dukungan $101,22 & $93,51.

Standard Chartered: Solana Akan Kalah dari Ethereum

– Solana bisa kalah karena koin meme lesu, kasus penggunaan kurang.
– Ethereum dominan: Aplikasi beragam & dukungan institusional.
– Solana sinyal bearish (pendanaan negatif), tapi institusi akumulasi.

Baca juga: Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheet Gratis!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com