Tag Archives: etf

Masa Depan Solana di TradFi: Langkah Besar Menuju ETF Spot

Di tengah berbagai berita buruk dan skandal yang mengguncang ekosistem on-chain, masa depan Solana di dunia keuangan tradisional (TradFi) justru semakin cerah.

Dikutip Solana Floor, meskipuhttps://solanafloor.com/news/cftc-regulated-solana-futures-contracts-approved-sol-etfsn ekonomi memecoin di jaringan Solana sedang diterpa isu manipulasi pasar dan dugaan penipuan, perkembangan positif terus bermunculan.

Salah satu yang paling signifikan adalah langkah Coinbase Derivatives LLC yang semakin mendekatkan Solana ke persetujuan ETF.

Coinbase Perkenalkan Kontrak Berjangka Solana yang Diatur CFTC

Pada 18 Februari 2025, Coinbase Derivatives LLC mengumumkan bahwa mereka telah mendapatkan sertifikasi dari Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) untuk menawarkan kontrak berjangka Solana.

Langkah ini membuka akses lebih luas bagi investor institusional untuk menggunakan strategi perdagangan kripto dengan cara yang lebih aman dan sesuai regulasi.

Meskipun belum ada tanggal resmi peluncuran, sertifikasi ini menjadi tonggak penting dalam upaya menjembatani kesenjangan antara TradFi dan pasar kripto.

Salah satu pendiri sekaligus Managing Partner Multicoin Capital, Tushar Jain, menyambut baik langkah ini. Ia bahkan menyebut kehadiran kontrak berjangka Solana di pasar tradisional AS sebagai perkembangan yang sangat dinantikan.

Menuju Persetujuan ETF: Kendala Besar Teratasi

Peluncuran kontrak berjangka Solana yang teregulasi di AS juga menjadi sinyal positif bagi upaya persetujuan ETF spot Solana. Sebelumnya, para analis menganggap absennya kontrak berjangka sebagai salah satu penghalang utama bagi SEC dalam menyetujui ETF Solana.

Namun, dengan keberadaan kontrak berjangka ini, regulator kini memiliki kesempatan untuk mengamati bagaimana Solana beroperasi di pasar TradFi sebelum memberikan lampu hijau bagi ETF spot. Ini menjadi langkah maju yang sangat penting dalam perjalanan Solana menuju pengakuan lebih luas di sektor keuangan konvensional.

Peluang Persetujuan ETF Meningkat Hingga 83%

Prospek persetujuan ETF spot Solana kini terlihat lebih menjanjikan dibanding sebelumnya. Seiring dengan pemerintahan AS yang semakin pro-kripto, regulator mulai memberikan perhatian lebih terhadap pengajuan ETF Solana.

Awal tahun ini, SEC yang sebelumnya cenderung menolak atau mengabaikan pengajuan ETF Solana, kini telah mengakui pengajuan 19b-4 dari berbagai lembaga besar seperti GrayScale, VanEck, 21Shares, Bitwise, dan Canary Funds.

Analis Bloomberg, James Seyffart dan Eric Balchunas, memperkirakan bahwa peluang persetujuan ETF Solana mencapai 70% pada Oktober 2025. Sementara itu, di pasar prediksi kripto Polymarket, para pedagang bahkan lebih optimistis, memberikan peluang hingga 83% untuk persetujuan ETF Solana.

Solana Tetap Kuat di Tengah Kontroversi

Di luar berbagai kontroversi dan perdebatan sengit di komunitas kripto, Solana tetap menjadi salah satu blockchain berperforma terbaik. Ekosistemnya terus berkembang, menghadirkan inovasi dan solusi transformatif seperti DePIN, RWA, serta berbagai sektor lainnya dalam industri blockchain.

Permintaan institusional terhadap Solana juga terus meningkat. Sertifikasi kontrak berjangka Solana yang diatur oleh CFTC menjadi bukti nyata bahwa minat terhadap aset ini tidak luntur, bahkan di tengah berbagai tantangan. Dengan langkah-langkah strategis yang telah diambil, Solana tampaknya siap memasuki babak baru dalam dunia keuangan global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Litecoin (LTC) Naik 12,8% dalam Sehari, ETF Segera Disetujui?

Litecoin (LTC) mengalami lonjakan harga sebesar 12,88% dalam sehari, mencapai angka $139,41 (Rp 2,2 juta).

Mengacu pada laporan Cryptotimes, dalam satu minggu terakhir, harga Litecoin telah meningkat hingga 18%, didorong oleh optimisme seputar kemungkinan persetujuan ETF Litecoin.

Litecoin Menjadi Sorotan InvestorSaat ini, Litecoin memiliki kapitalisasi pasar sebesar $10,53 miliar (Rp 171 triliun) dengan volume perdagangan dalam 24 jam yang melonjak 70,94% menjadi $1,86 miliar (Rp 30,3 miliar).

Tentu saja, lonjakan ini menunjukkan bahwa investor semakin memperhatikan potensi Litecoin, terutama terkait kemungkinan hadirnya ETF.

Upaya Nasdaq dan CoinShares

Pada 10 Februari, Nasdaq mengajukan permohonan ke U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) untuk mencatatkan dua ETF kripto baru dari CoinShares, yaitu untuk Litecoin dan XRP. Pengajuan ini menjadi langkah penting dalam memperkenalkan produk keuangan berbasis kripto yang lebih teratur.

Di sisi lain, optimisme terkait ETF Litecoin semakin menguat setelah analis Bloomberg memperkirakan bahwa ETF ini memiliki peluang lebih besar untuk disetujui pada 2025 dibandingkan mata uang kripto lainnya. Sentimen positif ini menyebar luas di media sosial. Sehingga semakin mendorong kenaikan harga LTC.

Pergerakan Litecoin LTC/USDT. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan Litecoin LTC/USDT. Sumber: Tokocrypto.

Selain Nasdaq dan CoinShares, Grayscale Investments juga mengajukan permohonan ETF kripto, termasuk Litecoin, ke SEC pada 25 Januari.

ETF Litecoin

ETF ini akan memungkinkan investor mendapatkan eksposur terhadap aset digital tanpa harus memilikinya secara langsung.Di sisi lain, Monochrome Asset Management dari Australia juga telah mengajukan aplikasi untuk Monochrome Litecoin ETF (LTCC).

ETF ini dirancang untuk memberikan akses terhadap Litecoin dalam lingkungan yang lebih teregulasi, melengkapi produk mereka yang sudah ada seperti Bitcoin ETF (IBTC) dan Ethereum ETF (IETH).

Dengan berbagai pengajuan ETF yang terus berlangsung, Litecoin semakin menarik perhatian pasar. Jika persetujuan ETF ini terwujud, harga LTC bisa terus mengalami peningkatan, memberikan peluang investasi yang lebih luas bagi para pelaku pasar kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

VolatilityShares Luncurkan ETF Futures XRP Pertama di AS

VolatilityShares, perusahaan manajemen aset terkemuka, resmi meluncurkan Exchange-Traded Fund (ETF) futures XRP pertama di Amerika Serikat pada 22 Mei 2025.

ETF ini, dengan ticker XRPI, akan diperdagangkan di Nasdaq dan menawarkan eksposur 1x terhadap kontrak futures XRP, memberikan alternatif investasi yang lebih stabil dibandingkan produk leveraged sebelumnya.

Detail Produk XRPI

ETF XRPI dirancang untuk melacak kinerja harian XRP melalui kontrak futures yang diselesaikan secara tunai.

VolatilityShares akan mengelola ETF ini dengan biaya manajemen sebesar 1,15%, namun biaya bersih dibatasi hingga 0,94% hingga Mei 2026 berkat perjanjian pengabaian biaya.

Sebagai bagian dari struktur investasi yang mematuhi peraturan, dana ini akan menginvestasikan setidaknya 80% asetnya dalam instrumen terkait XRP, termasuk kontrak futures dan derivatif lainnya, melalui anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki di Kepulauan Cayman.

Dampak Terhadap Pasar dan Minat Institusional

Peluncuran XRPI menandai tonggak penting dalam integrasi aset kripto ke dalam pasar keuangan tradisional.

Sebelumnya, VolatilityShares telah meluncurkan ETF leveraged 2x XRP yang berhasil mengumpulkan aset sebesar $120 juta dengan volume perdagangan harian rata-rata $35 juta, menunjukkan minat investor yang signifikan terhadap produk terkait XRP.

Baca Juga: SEC Tunda Keputusan ETF XRP dan Dogecoin: Apa Dampaknya?

Analis ETF senior Bloomberg, Eric Balchunas, menyatakan bahwa peluncuran ETF futures XRP ini merupakan sinyal positif bagi pasar, mengingat permintaan yang tinggi terhadap produk serupa sebelumnya.

Potensi Harga XRP dan Prediksi Analis

Saat ini, harga XRP diperdagangkan di sekitar $2,40, mengalami kenaikan 1,44% dalam 24 jam terakhir.

Beberapa analis memperkirakan bahwa dengan meningkatnya minat institusional dan peluncuran produk ETF baru, harga XRP berpotensi mencapai rekor tertinggi baru dalam jangka panjang.

Selain itu, peluncuran ETF futures XRP ini dapat memberikan tekanan tambahan pada Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) untuk segera menyetujui aplikasi ETF spot XRP yang telah diajukan oleh beberapa manajer aset, termasuk Bitwise dan 21Shares.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 22 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 22 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Harga XRP Siap Meledak ke Level $9, Apa Faktor Pendorongnya?

Dengan begitu, peluncuran ETF futures XRP oleh VolatilityShares merupakan langkah signifikan dalam membawa aset kripto ke dalam arus utama investasi.

Dengan struktur yang dirancang untuk memberikan eksposur yang stabil terhadap XRP, produk ini diharapkan dapat menarik minat investor institusional dan ritel, serta mendorong pertumbuhan lebih lanjut dalam ekosistem XRP.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

SEC Tunda Keputusan ETF XRP dan Dogecoin: Apa Dampaknya?

Pada 21 Mei 2025 lalu, Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) mengumumkan penundaan keputusan atas proposal Exchange-Traded Fund (ETF) untuk XRP dan Dogecoin.

Keputusan ini mempengaruhi ETF yang diajukan oleh 21Shares dan Grayscale untuk XRP, serta Bitwise untuk Dogecoin.

Penundaan ini bertujuan untuk memberikan waktu tambahan bagi SEC dalam meninjau aspek hukum dan kebijakan terkait, dengan kemungkinan hasil keputusan diumumkan pada Juli mendatang.

Baca Juga: Harga XRP Siap Meledak ke Level $9, Apa Faktor Pendorongnya?

Alasan Penundaan

Penundaan ini terjadi karena SEC sedang menunggu konfirmasi Paul Atkins sebagai Ketua baru setelah pengunduran diri Gary Gensler pada Januari 2025.

Proses konfirmasi Atkins belum selesai, yang menyebabkan SEC belum dapat membuat keputusan final atas proposal ETF tersebut.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 21 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 21 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dampak terhadap Pasar Kripto

Keputusan ini memiliki dampak signifikan terhadap pasar kripto, terutama bagi XRP dan Dogecoin.

Investor institusional yang sebelumnya berencana untuk berinvestasi melalui ETF kini harus menunggu kejelasan regulasi.

Selain itu, harga XRP mengalami penurunan sebesar 18,17% dalam 24 jam terakhir, sementara Dogecoin juga menunjukkan volatilitas harga yang tinggi.

Prospek Masa Depan

Meskipun penundaan ini menambah ketidakpastian, beberapa analis melihatnya sebagai bagian dari proses regulasi yang wajar.

Bloomberg Intelligence memperkirakan bahwa peluang persetujuan ETF altcoin, termasuk XRP dan Dogecoin, mencapai 65% atau lebih tinggi, tergantung pada kapan Paul Atkins mulai menjabat dan bagaimana arah kebijakan SEC di bawah kepemimpinannya.

Dengan semakin banyaknya proposal ETF yang diajukan, SEC diharapkan dapat segera menyelesaikan proses evaluasi untuk memberikan kepastian hukum bagi investor dan pelaku pasar.

Keputusan positif terhadap ETF ini dapat membuka pintu bagi adopsi yang lebih luas dari cryptocurrency di pasar finansial tradisional.

Baca Juga: Dogecoin Melemah di Tengah Konsolidasi Pasar, Tekanan Jual Meningkat

Penundaan keputusan ETF XRP dan Dogecoin oleh SEC mencerminkan tantangan dalam menyeimbangkan inovasi teknologi dengan kebutuhan akan regulasi yang jelas.

Meskipun ada ketidakpastian jangka pendek, langkah ini juga menunjukkan komitmen SEC untuk memastikan bahwa produk investasi baru aman dan sesuai dengan standar pasar yang berlaku.

Investor dan pelaku pasar kripto diharapkan dapat memanfaatkan periode ini untuk mempersiapkan strategi investasi mereka sambil menunggu kepastian regulasi yang lebih jelas.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Apa Dampaknya bagi Pasar Kripto?

Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) kembali menunda keputusan atas permohonan exchange-traded fund (ETF) berbasis Solana (SOL) yang diajukan oleh 21Shares dan Bitwise.

Penundaan ini mencerminkan pendekatan hati-hati SEC terhadap produk investasi berbasis aset kripto, terutama yang berkaitan dengan Solana.

Mengapa SEC Menunda?

SEC menyatakan bahwa mereka memerlukan lebih banyak waktu untuk mengevaluasi apakah perubahan aturan yang diusulkan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Bursa Efek, khususnya Pasal 6(b)(5), yang menekankan perlunya mencegah praktik penipuan dan manipulatif serta melindungi kepentingan investor dan publik.

Bitwise pertama kali mengajukan proposal ETF Solana pada Januari 2025 melalui BZX Exchange, sementara 21Shares, yang sebelumnya telah meluncurkan ETF Bitcoin dan Ethereum, juga mengajukan permohonan serupa.

Namun, Coinjournal melaporkan pada Selasa (20/5), bahwa hingga kini, belum ada ETF berbasis Solana yang disetujui di AS.

Baca Juga: Meme Coin Pacu Pendapatan Solana hingga $1,2 Miliar

Pembukaan Periode Komentar Publik

Sebagai bagian dari proses evaluasi, SEC membuka periode komentar publik untuk mengumpulkan masukan dari berbagai pihak terkait proposal ETF Solana ini.

Langkah tersebut memungkinkan investor, pelaku industri, dan masyarakat umum untuk menyampaikan pandangan mereka mengenai potensi risiko dan manfaat dari ETF berbasis Solana.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Optimisme di Kalangan Analis

Meskipun terjadi penundaan, beberapa analis tetap optimis terhadap kemungkinan persetujuan ETF Solana di masa depan.

Analis Bloomberg, James Seyffart dan Eric Balchunas, memperkirakan ada peluang sebesar 70% bahwa ETF Solana akan disetujui di AS pada tahun 2025.

Permintaan institusional terhadap produk investasi berbasis Solana juga menunjukkan tren positif.

Selain 21Shares dan Bitwise, perusahaan besar seperti VanEck dan Franklin Templeton telah mengajukan permohonan ETF Solana, mencerminkan minat yang kuat terhadap eksposur terhadap aset kripto ini dalam kerangka regulasi yang jelas.

Dampak terhadap Pasar Solana

Penundaan keputusan SEC ini memberikan dampak terhadap harga dan sentimen pasar Solana.

Harga Solana saat ini berada di kisaran $170, mengalami fluktuasi seiring dengan ketidakpastian regulasi.

Namun, peluncuran kontrak berjangka Solana oleh CME Group pada Maret 2025 memberikan alternatif bagi investor institusional untuk mendapatkan eksposur terhadap SOL dalam kerangka regulasi yang ada.

Baca Juga: Arus Modal Solana Tumbuh 5%, Awal Tren Bullish?

Penundaan keputusan SEC terhadap ETF Solana mencerminkan pendekatan hati-hati regulator terhadap produk investasi berbasis aset kripto.

Meskipun demikian, minat yang kuat dari pelaku industri dan investor institusional menunjukkan bahwa permintaan terhadap produk semacam ini tetap tinggi.

Dengan dibukanya periode komentar publik, ada peluang bagi komunitas kripto untuk berkontribusi dalam membentuk arah regulasi di masa depan.

Bagi investor dan pelaku pasar, penting untuk terus memantau perkembangan regulasi dan memahami implikasinya terhadap strategi investasi mereka.

Sementara itu, diversifikasi portofolio dan pendekatan investasi yang bijaksana tetap menjadi kunci dalam menghadapi dinamika pasar aset kripto yang terus berkembang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

VanEck Ajukan ETF BNB Pertama di AS, Harga Binance Coin Melonjak

VanEck, perusahaan manajemen aset asal Amerika Serikat, secara resmi mengajukan dokumen Form S-1 kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk meluncurkan Exchange-Traded Fund (ETF) pertama yang berbasis Binance Coin (BNB) di Amerika Serikat.

Langkah ini menandai tonggak penting dalam integrasi aset kripto ke dalam pasar keuangan tradisional.

Detail Pengajuan ETF BNB oleh VanEck

ETF yang diajukan oleh VanEck dirancang untuk memberikan eksposur langsung terhadap harga spot BNB, token asli dari BNB Chain milik Binance.

Menariknya, ETF ini juga mencakup fitur staking, memungkinkan dana yang dikelola untuk menghasilkan pendapatan tambahan melalui penyedia staking terpercaya.

Pengajuan ini dilakukan setelah VanEck mendaftarkan entitas trust di Delaware pada awal April 2025, sebagai persiapan peluncuran ETF BNB.

Baca Juga: Kirgistan Gandeng Binance untuk Majukan Ekosistem Kripto

Dampak Terhadap Harga BNB

Menurut laporan The Coin Republic pada Selasa (6/5), pengumuman pengajuan ETF ini memberikan dorongan positif terhadap harga BNB.

Saat ini, BNB diperdagangkan di kisaran $597,27, mengalami kenaikan sekitar 0,8% dalam 24 jam terakhir. Volume perdagangan juga meningkat sebesar 14% menjadi $1,43 miliar.

Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Selasa, 6 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Selasa, 6 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Secara teknikal, BNB menunjukkan pola konsolidasi dalam formasi segitiga simetris sejak Februari.

Analis memperkirakan bahwa penembusan di atas level resistensi $615 dapat mendorong harga menuju $640–$650.

Implikasi Lebih Luas dan Prospek Masa Depan

Pengajuan ETF BNB oleh VanEck mencerminkan meningkatnya minat institusional terhadap aset kripto di luar Bitcoin dan Ethereum.

Jika disetujui, ETF ini akan menjadi yang pertama di AS yang menawarkan eksposur langsung terhadap BNB, membuka peluang bagi investor ritel dan institusional untuk berpartisipasi dalam ekosistem BNB melalui instrumen yang diatur.

Selain itu, fitur staking dalam ETF ini dapat menarik investor yang mencari pendapatan pasif dari aset kripto mereka.

Dengan potensi imbal hasil sekitar 2,5% dari staking BNB, ETF ini dapat menjadi alternatif menarik bagi portofolio investasi yang berorientasi pada pendapatan.

Langkah VanEck dalam mengajukan ETF BNB pertama di AS menandai perkembangan signifikan dalam adopsi aset kripto oleh pasar keuangan tradisional.

Dengan potensi persetujuan dari SEC, ETF ini dapat membuka jalan bagi produk serupa di masa depan dan memperkuat posisi BNB sebagai salah satu aset kripto terkemuka di dunia.

Baca Juga: Sorotan Pasar Kripto Hari Ini: BNB Uji Level Kritis


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kebijakan Trump Picu Investasi ETF XRP dan Solana Senilai $90 Miliar

Kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS telah membawa angin segar bagi industri kripto.

Dengan pendekatan yang lebih ramah terhadap aset digital, pemerintahan Trump mendorong percepatan persetujuan Exchange-Traded Fund (ETF) untuk altcoin seperti XRP dan Solana, yang diperkirakan akan memicu perlombaan investasi senilai $90 miliar.

Peluang Persetujuan ETF Altcoin Meningkat

Analis Bloomberg, Eric Balchunas, melaporkan bahwa peluang persetujuan ETF spot untuk Solana dan Litecoin mencapai 90%, sementara XRP berada di angka 85%.

Beberapa perusahaan investasi ternama, termasuk Grayscale, VanEck, 21Shares, Bitwise, dan Canary, telah mengajukan permohonan ETF untuk aset-aset ini.

Meskipun keputusan akhir dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) dijadwalkan pada Oktober 2025, sentimen pasar menunjukkan optimisme yang tinggi terhadap persetujuan ini.

Baca Juga: Rencana Pajak Trump Dinilai Bisa Dongkrak Harga XRP hingga 1000%

Peran Pemerintahan Trump dalam Mendorong ETF Kripto

Pemerintahan Trump telah mengambil langkah-langkah signifikan untuk mendukung industri kripto.

Salah satunya adalah penunjukan Paul Atkins sebagai calon Ketua SEC yang baru, menggantikan Gary Gensler yang dikenal dengan pendekatan ketat terhadap aset digital.

Atkins diharapkan akan mempercepat proses persetujuan ETF kripto, termasuk untuk XRP dan Solana.

Selain itu, Trump telah menandatangani perintah eksekutif pada Maret 2025 untuk membentuk “Strategic Bitcoin Reserve” dan “Digital Asset Stockpile”, yang bertujuan menjadikan AS sebagai pusat kripto dunia.

Minat Institusional terhadap Altcoin Meningkat

Keberhasilan ETF Bitcoin spot yang mencapai hampir $40 miliar tahun lalu telah mendorong minat institusional terhadap altcoin.

Perusahaan investasi besar seperti Franklin Templeton telah mengajukan permohonan ETF untuk XRP, menyoroti keunggulan teknologi XRP Ledger dalam hal kecepatan, efisiensi, dan skalabilitas.

Meskipun demikian, persetujuan ETF untuk altcoin masih menghadapi tantangan, terutama karena belum adanya pasar berjangka yang teregulasi untuk aset-aset ini, yang sebelumnya menjadi pertimbangan utama SEC dalam menyetujui ETF Bitcoin dan Ethereum.

Baca Juga: Transfer 1 Miliar XRP oleh Ripple Picu Spekulasi Kenaikan Harga

Dampak Potensial terhadap Pasar Kripto

Persetujuan ETF untuk XRP dan Solana diperkirakan akan membawa dampak signifikan terhadap pasar kripto.

Selain meningkatkan likuiditas dan aksesibilitas bagi investor institusional, langkah ini juga dapat mendorong harga altcoin ke level tertinggi baru.

Namun, analis memperingatkan bahwa meskipun peluang persetujuan meningkat, prosesnya masih bergantung pada konfirmasi Paul Atkins sebagai Ketua SEC dan keputusan akhir dari lembaga tersebut.

Dengan dukungan kuat dari pemerintahan Trump dan minat institusional yang meningkat, persetujuan ETF untuk XRP dan Solana tampaknya semakin dekat.

Meskipun tantangan regulasi masih ada, prospek positif ini menandakan era baru bagi altcoin dan pasar kripto secara keseluruhan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

ETH Uji $1.830, ETF BNB, Listing BlockDAG

Pasar kripto menunjukkan tanda-tanda pemulihan, didorong oleh proyek-proyek besar yang mencuri perhatian. Kepercayaan investor mulai bangkit, dengan Ethereum, ETF Binance Coin (BNB), dan BlockDAG menjadi sorotan utama.

Ethereum Uji Level Penting di $1.830

Menurut Coindoo, setelah reli 26% sejak April, Ethereum (ETH) tengah menguji resistance utama di $1.830. Jika berhasil menembus level ini, momentum bullish bisa berlanjut. Aktivitas paus dan arus masuk institusional ke ETF ETH mulai meningkat, menambah sentimen positif.

Namun, ETH masih menghadapi beberapa hambatan teknikal — penembusan ke atas $1.900 bisa memperkuat tren naik, sementara penurunan di bawah $1.623 bisa memicu koreksi.

VanEck Ajukan ETF Spot BNB

VanEck memanaskan persaingan ETF dengan mengajukan permohonan awal untuk ETF Spot Binance Coin (BNB). Pengajuan ini berpotensi membuka pintu bagi investor institusional ke aset ekosistem Binance.

Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Minggu, 4 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Minggu, 4 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: BNB Tunjukkan Kekuatan di Tengah Persaingan Ketat dengan XRP

Meskipun analis memprediksi dampak harga yang lebih stabil dibanding ETF lain, sentimen pasar terhadap BNB terlihat mulai meningkat. Jika disetujui, ini bisa menjadi momen besar dalam memperluas legitimasi BNB di pasar global.

BlockDAG (BDAG) Siap Melonjak, Targetkan Harga $1

BlockDAG menjadi bintang baru dengan harga prapenjualan saat ini di $0,0019, hanya tersedia hingga 13 Mei. Dengan lebih dari $225 juta dana terkumpul dan 19,6 miliar token terjual, BDAG akan segera melantai di 10 bursa besar. Harga BDAG telah naik 2.520% sejak putaran awal, dan analis memperkirakan potensi lonjakan ke $1 setelah peluncuran resmi.

Kesempatan untuk membeli di harga rendah hampir habis. Setelah prapenjualan ditutup, harga akan naik ke $0,05. Momentum besar diharapkan terjadi setelah listing, dengan banyak yang membandingkan peluang ini dengan masa awal Bitcoin.

Siapa yang Akan Memimpin di 2025?

Ethereum terus diawasi ketat oleh trader, sementara pengajuan ETF BNB membawa sentimen positif baru. Di sisi lain, BlockDAG memberi peluang unik bagi investor awal menjelang listing besar-besaran.

Jika Anda mencari aset dengan potensi lonjakan harga signifikan di 2025, ketiganya patut masuk radar Anda — terutama BDAG sebelum harganya melonjak tajam.

Baca juga: BNB Tembus $600? Sinyal On-Chain Ungkap Potensi Bull Run!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Alami Lonjakan Aktivitas Institusional dan Metode On-Chain, Tanda Bullish?

Ethereum (ETH) menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang kuat pada awal Mei 2025, didorong oleh peningkatan signifikan dalam aktivitas institusional dan metrik on-chain.

Meskipun harga ETH sempat mengalami tekanan pada kuartal pertama tahun ini, data terbaru menunjukkan bahwa struktur pasar mulai mengarah ke tren bullish, memberikan harapan baru bagi investor dan pelaku pasar.

Peningkatan Aktivitas Institusional

Salah satu faktor utama yang mendorong optimisme di pasar Ethereum adalah meningkatnya partisipasi dari institusi keuangan besar.

Perusahaan-perusahaan seperti BlackRock, Fidelity, dan Deutsche Bank telah menunjukkan minat yang lebih besar terhadap Ethereum, baik melalui peluncuran produk investasi berbasis ETH maupun integrasi teknologi blockchain Ethereum ke dalam layanan mereka.

Misalnya, Deutsche Bank meluncurkan jaringan rollup Layer 2 menggunakan ZKsync untuk meningkatkan transparansi dan kepatuhan, sementara Sony memperkenalkan Soneium, Layer 2 Ethereum yang fokus pada sektor gaming dan hiburan.

Selain itu, peluncuran ETF Ethereum oleh perusahaan-perusahaan besar telah menarik arus masuk modal yang signifikan.

Pada hari pertama perdagangan, ETF Ethereum yang dikelola oleh BlackRock, Bitwise Investments, dan Fidelity Capital berhasil mengumpulkan dana sebesar $267 juta, $204 juta, dan $71 juta secara berturut-turut, menunjukkan minat yang kuat dari investor institusional.

Baca Juga: Ethereum R1: Solusi Layer-2 Baru Tanpa Token untuk Skalabilitas

Metrik On-Chain Menunjukkan Pertumbuhan Positif

Menurut laporan Coincontractdaily pada Sabtu (3/4), Data on-chain terbaru juga mendukung narasi bullish untuk Ethereum.

Jumlah alamat aktif harian meningkat sebesar 9,5%, mencapai 1,2 juta pada akhir April 2025, menandakan peningkatan partisipasi pengguna dalam jaringan Ethereum.

Selain itu, volume perdagangan harian ETH mengalami kenaikan sebesar 6,28%, dengan total nilai perdagangan mencapai lebih dari $16 miliar, mencerminkan minat yang tinggi dari investor terhadap aset ini.

Di sisi lain, peningkatan aktivitas staking juga menjadi indikator positif yang mendukung Ethereum.

Deposit staking ETH meningkat sebesar 7,8% dalam sebulan terakhir, dengan lebih dari 32 juta ETH terkunci dalam kontrak staking, menunjukkan kepercayaan jangka panjang dari pemegang ETH terhadap jaringan Ethereum.

Struktur Pasar Mengarah ke Tren Bullish

Secara teknikal, Ethereum menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah mengalami tekanan harga sebelumnya.

Harga Ethereum berhasil menembus level resistensi penting dan saat ini diperdagangkan di atas $1.800.

Indikator teknikal seperti RSI dan MACD menunjukkan momentum positif, dengan RSI memberikan sinyal beli dan MACD mencapai level tertinggi sejak November 2024.

Meskipun demikian, penting bagi investor untuk mencatat bahwa pasar masih menghadapi tantangan.

Penurunan aktivitas jaringan dan biaya transaksi yang lebih rendah dapat menunjukkan penurunan permintaan untuk layanan berbasis Ethereum.

Selain itu, tren inflasi pasokan ETH, dengan tingkat penerbitan tahunan sebesar 945.000 ETH, dapat memberikan tekanan ke bawah pada harga jika permintaan jaringan tidak meningkat seiring waktu.

Baca Juga: Harga Ethereum Bersiap Tembus $2.000: Ini Alasan Kuat di Baliknya

Ethereum menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang kuat, didorong oleh peningkatan aktivitas institusional dan metrik on-chain yang positif.

Meskipun masih ada tantangan yang harus dihadapi, seperti penurunan aktivitas jaringan dan tekanan inflasi pasokan, struktur pasar saat ini mengarah ke tren bullish.

Dengan dukungan dari institusi keuangan besar dan peningkatan partisipasi pengguna, Ethereum berada pada posisi yang baik untuk melanjutkan pertumbuhannya dalam jangka panjang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Siap Meledak? Kunci Q4 2025: ETF dan Regulasi

Kuartal keempat 2025 diprediksi menjadi titik balik penting bagi dunia kripto, khususnya untuk Ethereum (ETH).

Dalam laporan terbaru dari CryptoSlate, penggabungan antara lonjakan arus masuk ke ETF kripto dan upaya kolaborasi regulasi antara lembaga pengawas AS menjadi sinyal bahwa pasar aset digital tengah memasuki fase integrasi lebih mendalam dengan keuangan tradisional.

Arus Masuk ETF & Rotasi Modal Institusional

Salah satu indikator paling jelas dari perubahan struktural adalah arus masuk dana institusional melalui ETF Bitcoin dan Ethereum.

Menurut data dari Farside Investors, Bitcoin ETF menarik dana bersih sebesar $2,56 miliar USD sepanjang September, membalikkan tren keluarnya modal (net outflows) di bulan Agustus.

Nilai kumulatif arus masuk ETF Bitcoin pun naik mendekati $56,8 miliar USD per 26 September.

Baca Juga: BlackRock Lepas $250 Juta ETH, Akankah Harga Ethereum Terkoreksi?

Ethereum pun mengalami dinamika menarik: di bulan Agustus, arus masuk ke ETF Ethereum meningkat dari $9,65 miliar menjadi $13,54 miliar yang dipicu reli harga ETH sebesar 19% dan rekor tertinggi baru.

Namun, di September, sedikit terjadi koreksi arus dengan catatan arus keluar sekitar $389 juta USD, menjadikan total aliran sebesar $13,155 miliar per 26 September.

Meskipun begitu, sisi harga menunjukkan kekuatan struktural Ethereum. Setelah penurunan tajam pada 25 September sebesar 6,7%, ETH mampu pulih cepat dari level di bawah $4.000, memperlihatkan permintaan pasar yang masih solid di tengah rotasi modal ke Bitcoin.

Selain itu, data dari CoinGlass menunjukkan bahwa cadangan ETH di bursa mencapai titik terendah satu tahun, yakni 13,03 juta ETH pada 29 September, turun dari 15,48 juta ETH di awal Agustus.

Penurunan ini menandakan bahwa banyak pemegang ETH menarik token mereka dari bursa yang kemungkinan untuk penyimpanan (custody) jangka panjang, alih-alih menjualnya saat ada tekanan pasar.

Regulasi: Dari Kebingungan Menuju Koordinasi

Lebih penting lagi dari aspek arus modal adalah evolusi regulasi AS yang kini bergerak menuju kerjasama antara SEC dan CFTC.

Setelah bertahun-tahun interpretasi yang tumpang tindih dan ketidakpastian hukum, kedua lembaga ini mulai menyelaraskan pendekatan mereka terhadap industri kripto.

Momen penting datang pada 17 September, ketika SEC menyetujui standar listing generik bagi trust berbasis komoditas di Nasdaq, Cboe, dan NYSE, sebuah langkah yang mempercepat penerimaan ETF kripto tanpa proses ulasan panjang seperti sebelumnya.

Sejak Februari, CFTC sudah memulai pilot program terkait penggunaan tokenized collateral (seperti stablecoin) di pasar derivatif yang diatur.

Di sisi lain, staf dari SEC dan CFTC mulai mengadakan diskusi koordinatif sejak Maret, dan di bulan Juli, SEC meluncurkan “Project Crypto” untuk memperbarui aturan sekuritas agar lebih sesuai dengan aktivitas blockchain.

Pada September, berbagai pengumuman bersama memperkuat momentum ini: staf gabungan menyatakan bahwa bursa terdaftar dapat menawarkan produk spot kripto, inisiatif token collateral CFTC diumumkan, dan rencana untuk “innovation exemption” diluncurkan.

Keterpaduan ini memuncak pada diskusi panel bersama pada 29 September, membahas jam perdagangan lebih lama, kerangka margin portofolio, dan perlindungan DeFi.

Kehadiran sinergi ini menandai pergeseran paradigma: regulasi kripto tidak lagi dianggap sebagai penghalang semata, tetapi sebagai katalis untuk adopsi institusional yang bertanggung jawab.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 30 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 30 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Era Baru Pasar Kripto & Ethereum

Di masa lalu, siklus pasar kripto sering dikaitkan dengan siklus “halving” Bitcoin setiap empat tahun.

Namun, menurut pengamat dari Bitwise, fenomena itu kini mulai kehilangan pengaruh dalam dunia yang semakin matang, di mana partisipasi institusional semakin dominan.

Dalam konteks ini, kuartal IV 2025 bukan sekadar rally sirkuler, melainkan transformasi struktural.

Kehadiran institusi besar, kebijakan yang lebih jelas, dan aset kripto yang lebih siap secara teknis mengaburkan batas antara kripto dan keuangan tradisional.

Ethereum dengan segala potensinya: smart contract, DeFi, interoperabilitas yang berada di posisi strategis untuk menjadi salah satu jembatan utama dalam integrasi ini.

ETF kripto kini semakin responsif terhadap kebijakan moneter, sedangkan arus masuk institusional memperkuat hubungan antara pasar tradisional dan aset digital.

Di sisi yang sama, regulasi yang harmonis memberikan kepastian hukum bagi inovator dan pemodal sekaligus menurunkan hambatan adopsi institusional.

Jika momentum ini tetap terjaga, Ethereum (dan Bitcoin) bukan lagi sekadar aset spekulatif: mereka bisa menjadi bagian integral dari sistem keuangan global.

Kuartal IV 2025 bisa jadi tonggak sejarah yang menandai era baru — di mana kripto dan institusi keuangan berjalan berdampingan dalam realitas pasar yang lebih matang, stabil, dan terintegrasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com