Tag Archives: featured

Apa itu League of Kingdoms? Simak Pengertian dan Cara Mainnya Disini

Beberapa waktu belakangan, semakin banyak game NFT yang muncul ke permukaan. Tak main-main, beberapa game tersebut muncul dalam berbagai genre, seperti MMO Strategy yang dimiliki oleh game NFT League of Kingdoms. Game satu ini ternyata punya popularitas yang tinggi, lho! Penasaran apa yang membuat game ini banyak dimainkan? Simak selengkapnya!

Apa Itu League of Kingdoms?

https://www.youtube.com/watch?v=a1CWQgom4P8

League of Kingdoms adalah game NFT dengan MMO Strategy yang menyatukan para pemain untuk memperebutkan kekuasaan satu sama lain. Dalam game ini, pemain bisa membangun kerajaannya sendiri, merancang struktur, hingga memanfaatkan sumber dayanya. Tak hanya membangun kerajaan, game ini juga memungkinkan pemain untuk bergabung dalam League of Kingdoms Arena yang dipakai untuk menentukan nasib permainan berdasarkan hasil voting dengan token NFT LOKA.

Game ini dijalankan di Ethereum dan Polygon. Oleh karenanya, game ini berhasil memperoleh banyak pemain. Selain menguntungkan, game ini juga bisa jadi sarana rekreasi karena dilengkapi dengan berbagai fitur mengasyikkan. Jika Anda berpikir bahwa game ini hanya sekadar membangun kerajaan, anggapan Anda terhadap game yang baru diluncurkan pada Juli 2020 ini kurang tepat. Meski baru dua tahun dirilis, game ini telah berhasil dimainkan oleh lebih dari 400.000 pengguna.

Sebagai salah satu game berbasis blockchain, League of Kingdoms juga berjalan dengan penggunaan token NFT. Token ini nantinya berfungsi untuk memperluas lahan, kerajaan, bahkan membangun pasukan dari sumber daya yang ada. Semua lahan dan bangunan yang ada dalam game ini dapat dimiliki berkat transaksi dengan token NFT League of Kingdoms (LOKA).

Baca juga: Ketahui Serba-Serbi CryptoKitties, Salah Satu Pionir Game NFT

Untuk menghasilkan aset kripto di game League of Kingdoms, Anda harus melawan kerajaan musuh, memperluas lahan, dan menyelesaikan misi yang ada. Semakin luas lahan dan kuatnya kerajaan yang Anda miliki, maka semakin Anda bisa berjaya dalam permainan yang dijalankan dalam sistem blockchain ini.

Serba-serbi token LOKA

loading screen

Source: https://cointelegraph.com/press-releases/league-of-kingdoms-launches-loka-token-following-huge-user-base-growth

Dirilis pertama kali pada 2020, League of Kingdoms berhasil meluncurkan token pertamanya, yakni LOKA, pada Januari 2022 lalu. Perilisan token ini diputuskan setelah melihat pertumbuhan pemain sejak awal peluncuran game. Hingga saat ini, lebih dari 400.000 ribu a yang tersebar di 210 negara telah memainkan game ini. Beragam aktivitas yang bisa dilakukan oleh para pemainnya yang membuat game ini berhasil menjadi salah satu game berbasis blockchain yang paling banyak dimainkan.

Sampai artikel ini ditulis, token LOKA mencatat harga per kepingnya senilai 1.28 USD, lho, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir sebanyak 101.293.447 USD, melansir CoinMarketCap. Fantastis, bukan? Hingga saat ini, sudah beredar lebih dari 25 juta token LOKA di pasaran dari maksimal supply sebesar 500 juta keping.

Perdagangan Tanah Hingga Sumber Daya Dalam League of Kingdoms

Sebelum mengetahui apa saja yang bisa diperdagangkan, ini adalah hal-hal yang bisa kita lakukan dalam game, yaitu:

  1. Para pemain League of Kingdoms bisa membangun kerajaan
  2. Membentuk dan meningkatkan kemampuan pasukan 
  3. Melakukan aktivitas bertani dan berburu untuk mengumpulkan amunisi yang dapat memperkuat sistem pertahanan kerajaan Anda.

Lalu, apa saja yang bisa diperdagangkan dalam game NFT ini? 

Ada dua konsep dalam permainan ini. 

Pertama, Anda bisa menghasilkan aset kripto (token NFT) dengan cara sebagai berikut:

  1. Mencetak sumber daya atau pasukan terbaik.
  2. Membeli sumber daya atau tentara terbaik dengan cara membakar token NFT yang sudah Anda miliki sebelumnya. 

Apakah perdagangannya hanya seputar sumber daya? Tentu tidak.

Selanjutnya alias yang kedua, Anda bisa juga memperluas kerajaan Anda dengan cara::

  1. Memperluas aset tanah yang Anda miliki dengan penerapan konsep perdagangan serupa seperti yang telah dijelaskan di atas. 
  2. Setelah membeli lahan, Anda bisa membangun kerajaan
  3. Memperkuat apa yang sudah Anda miliki dengan memperoleh sumber daya terbaik yang bisa terus dikembangkan lewat pelatihan.

Cara Bermain Game League of Kingdoms

gameplay league of kingdoms

Source: https://www.esports.net/crypto/games/league-of-kingdoms/

Sebenarnya, cara bermain game League of Kingdoms cukup mudah. Pemain hanya perlu menerapkan konsep investasi dalam kehidupan sehari-hari ke dunia game metaverse ini. Misalnya, pemain bisa menjadi pemilik tanah atau lahan. Jika dalam kehidupan Anda membeli tanah tersebut dengan uang Rupiah, di sini Anda menggunakan aset kripto berupa token NFT.

Token NFT yang digunakan dalam game ini juga beragam, tak melulu LOKA saja. Anda bisa menggunakan dua pilihan token lainnya, yakni Land dan Drago. Setiap lahan yang Anda miliki akan memberikan keuntungan bagi para pemain. Selaku pemilik tanah, Anda akan memperoleh keuntungan sebesar 5 persen dari sumber daya yang bekerja di tanah Anda.

Jangan khawatir, selayaknya game NFT pada umumnya, League of Kingdoms dapat dimainkan dengan gratis.

Jadi, Anda bisa langsung mengunduh game ini, registrasi, dan bermain. Namun, beberapa hal dalam game atau yang biasa disebut dengan ‘in-game asset’ memang tidak bisa diperoleh secara cuma-cuma.

Akan tetapi para pemain harus memiliki lahan yang disebut dengan LAND. LAND ini adalah in-game asset yang berupa NFT, sehingga di setiap kepingnya sudah terpatenkan kode unik dan jika Anda memiliki LAND, maka Anda merupakan pemilik seutuhnya. Setiap LAND yang dimiliki bisa mengalami peningkatan level dengan perolehan reward yang berbeda pula.

harga tanah di league of kingdoms

Source: OpenSea

Berapa Harga LAND League of Kingdoms?

Melansir OpenSea, marketplace NFT di mana LAND dari League of Kingdoms dijual, harga LAND sangatlah beragam. Ada yang kurang dari 1 ETH, hingga yang 44 ETH atau sekitar 89 ribu USD, lho! Tentunya, setiap LAND memiliki ciri khasnya masing-masing yang membuatnya memiliki harga yang variatif.

Nah, setelah membaca penjelasan terkait apa itu League of Kingdoms dan bagaimana cara bermainnya, apakah Anda tertarik untuk mulai memainkan game berbasis blockchain ini? Tak hanya bisa menghibur suasana hati yang sedang suntuk, game ini juga bisa membantu Anda memperoleh cuan dari token-token NFT yang Anda kumpulkan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Elon Musk Jual Bitcoin, CEO Binance: Tidak Pengaruh ke Market

CEO Binance, Changpeng Zhao, berpikir siapa pun yang menjual atau membeli Bitcoin secara fundamental tak dapat memengaruhi market atau nilai aset itu sendiri. Ungkapan itu dilontarkan CZ menanggapi Elon Musk yang menjual Bitcoin melalui perusahaannya, Tesla.

Sentimen market kripto pekan lalu diliputi kecemasan soal rentetan kabar buruk, salah satu dari Tesla yang mengaku telah menjual Bitcoin senilai US$ 963 juta pada kuartal kedua lalu demi meningkatkan posisi kas perusahaan.

Perusahaan tidak mengungkapkan harga jual Bitcoin, tetapi perhitungan kasar menunjukkan harga rata-rata sekitar US$ 29.000 per BTC. Ini dapat membantu Tesla menghindari biaya penurunan nilai yang jauh lebih besar. Bitcoin mengakhiri kuartal kedua dengan harga sekitar US$ 18.700.

Ilustrasi Tesla jual Bitcoin.
Ilustrasi Tesla jual Bitcoin.

Baca juga: Reli Harga Bitcoin Terhenti Pasca Laporan Tesla Jual BTC

Elon Musk Jual Bitcoin, CZ Santai

Kekhawatiran pasar timbul saat melihat pergerakan perusahaan Elon Musk tersebut. Namun, CEO Binance, CZ tetap menanggapinya dengan santai.

Dilansir CryptoPotato, CZ mengatakan keputusan Elon Musk, apakah menjual atau membeli aset, “tidak berarti banyak” karena langkahnya tidak akan mengubah fundamental BTC.

CZ –yang pernah mengajukan US$ 500 juta untuk mendukung ambisi Elon Musk untuk mengakuisisi Twitter– menambahkan bahwa tidak ada yang tahu persis mengapa Musk menjual sejumlah besar Bitcoin, menggembar-gemborkan bahwa orang terkaya di dunia mungkin membutuhkan uang tunai untuk membeli Twitter di Q2.

CZ Tak Berniat Jual Bitcoin

Ketika ditanya apakah dia telah menjual Bitcoin-nya di tengah pasar bearish, CZ mengatakan dia telah menyimpan hampir semua yang dia beli di awal dan hanya menghabiskan kurang dari satu persentase dari akumulasi yang disimpan.

Awal bulan lalu, CZ mengklaim bahwa dia tidak memiliki fiat, dan yang dia miliki hanyalah kripto, dengan demikian, itu adalah satu-satunya aset yang dia gunakan dalam hidup.

“Bagi saya, saya tidak punya dolar AS. Semua yang saya miliki ada di kripto. Jadi ketika saya perlu mengeluarkan uang, saya perlu menghabiskan beberapa bagian darinya di suatu tempat. Bagi saya, semua dalam kripto. Saya tidak perlu berpikir untuk menjual kripto. kripto adalah uang saya.”

CEO Binance, Changpeng Zhao

Ilustrasi Binance
Ilustrasi Binance. Foto: SOPA IMAGES/LIGHTROCKET VIA GETTY IMAGES.

Baca juga: Market Awal Pekan: Gerak Kripto Mulai Kendor, Apa Sebabnya?

Binance Tidak Masuk Bisnis Pinjaman Kripto

Berbicara tentang keruntuhan ekosistem kripto, CZ mengklarifikasi dalam wawancara sebelumnya dengan CNBC, bahwa Binance memiliki “paparan yang sangat minimal” terhadap perusahaan pemberi pinjaman yang runtuh seperti Celsius dan Voyager. Binance tidak bertindak sebagai kreditur atau debitur mereka, tambahnya.

CZ mengungkap Binance telah memperhatikan risiko yang tertanam di perusahaan-perusahaan ini beberapa waktu lalu, yang menjelaskan mengapa perusahaan sebisa mungkin menghindari bisnisnya.

“Saya pikir karena kami bodoh. Kami suka melakukan hal-hal dengan cara yang sederhana… Kami adalah pertukaran dan itulah mengapa kami tidak berada dalam bisnis pinjaman,” katanya.

CZ bercanda bahwa dia tidak cukup pintar untuk masuk ke bisnis yang terkait langsung dengan perusahaan pemberi pinjaman yang bangkrut seperti Celsius dan Voyager.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kenal Kripto Perl.eco (PERL) dan UniLend (UFT)

Aset kripto Perl.eco (PERL) dan UniLend (UFT) memiliki project yang unik. Misalnya saja, Perl.eco dibuat dengan desain menjadi project kripto yang bisa tokenisasi jejak karbon dan aset bioekologis dunia nyata ke blockchain.

Sementara, UniLend membuat protokol DeFi yang bisa menggabungkan layanan perdagangan spot dan fungsi pinjam-meminjam dalam platform yang sama. Platform ini menjembatani kesenjangan aspek desentralisasi yang memungkinkan token ERC20 digunakan sebagai jaminan untuk pinjam-meminjam.

So, penasaran dengan keunggulan dan keunikan project Perl.eco (PERL) dan UniLend (UFT)? Simak selengkapnya artikel di bawah ini.

Perl.eco (PERL)

Apa Itu Perl.eco (PERL)?

PERL.eco merupakan proyek terbaru Perlin yang memiliki nama lengkap Planetary Ecosystem Registration Ledger. PERL.eco fokus pada tokenisasi dan mencapai adopsi yang lebih luas dari aset terkait ekologi, termasuk kredit karbon, genom keanekaragaman, NFT dan banyak lagi.

Kredit karbon adalah sertifikat digital yang mewakili hak untuk mengeluarkan satu ton karbon dioksida atau jumlah yang setara dengan gas rumah kaca (tCO2e). Tujuan penerbitan dan perdagangan kredit karbon adalah untuk memungkinkan mekanisme pasar untuk mendorong proses industri dan komersial ke arah pendekatan emisi rendah.

Ilustrasi aset kripto Perl.eco (PERL).
Ilustrasi aset kripto Perl.eco (PERL).

Baca juga: Apa Itu Kripto Vite (VITE) dan New BitShares (NBS)?

PERL adalah token tata kelola untuk PERL.eco. Dengan berpartisipasi dalam tata keola, pengguna dapat memperoleh imbalan berupa airdrop kredit karbon yang mereka gunakan untuk mengimbangi emisi.

PERL akan beroperasi sebagai token tata kelola DAO yang memainkan peran penting dalam menentukan sistem insentif, membangun basis pemangku kepentingan yang luas dan memfasilitasi aliran nilai ekonomi dalam jaringan. Pemegang PERL dapat memberikan suara pada model dan distribusi biaya serta keputusan penting lainnya.

Apa yang Membuat Perl.eco (PERL) Unik?

PERL.eco berfokus pada tokenisasi dan mencapai adopsi yang lebih luas dari aset terkait ekologi seperti aset karbon tokenized, keanekaragaman hayati genom dan banyak lagi.

PERL memungkinkan pemegang token untuk memainkan peran penting dalam menentukan sistem insentif, membangun basis pemangku kepentingan yang luas, dan memfasilitasi aliran nilai ekonomi dalam jaringan. Pemegang PERL dapat memberikan suara pada model dan distribusi biaya ini, serta keputusan penting lainnya.

Ilustrasi aset kripto Perl.eco (PERL).
Ilustrasi aset kripto Perl.eco (PERL).

Baca juga: Kenalan Kripto AirSwap (AST) dan Adventure Gold (AGLD)

PERL.eco berfokus pada bidang-bidang utama ini:

  • Carbon We memberikan kredit karbon dan pengguna mungkin dapat mengimbangi emisi mereka dan berpartisipasi dalam pertumbuhan karbon di masa depan.
  • Biodiversity We yang sedang mencari cara untuk menciptakan pasar yang menghubungkan penawaran dan permintaan nilai keanekaragaman hayati. Hal ini akan mendorong konservasi keanekaragaman hayati, sesuatu yang sangat dibutuhkan seiring dengan memburuknya perubahan iklim.
  • NFT We bekerja sama dengan badan amal satwa liar, laut, dan lingkungan yang diakui secara global untuk mengembangkan NFT guna mendanai konservasi spesies dan habitat yang terancam punah.
  • DeFi We akan mengizinkan pemegang token PERL untuk menghasilkan pertanian untuk selamanya dan mendapatkan insentif gratis.
  • Blockchain infrastructure We berencana untuk memiliki blockchain proof-of-stake kami sendiri.
  • Education and evolution We percaya pada pemberdayaan masyarakat untuk bergabung dengan kami dalam melindungi planet ini.

Peringkat PERL di situs CoinMarketCap pada Rabu (27/7) jam 08.00 WIB adalah #715, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar US$ 11.835.381. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 490.938.908 koin PERL dan maksimal pasokan tidak tersedia.

UniLend (UFT)

Apa Itu UniLend (UFT)?

UniLend adalah protokol DeFi dengan konsep permission-less yang menggabungkan layanan perdagangan spot dan fungsi pinjam-meminjam dalam platform yang sama. Sementara protokol DeFi lainnya hanya mendukung kurang dari 30 aset, siapa pun dapat mendaftarkan aset ERC20 apa pun di UniLend untuk perdagangan dan peminjaman/peminjaman yang terdesentralisasi.

Misi UniLend adalah membuka ruang DeFi hingga US$ 29 miliar token ERC20 yang saat ini dikeluarkan dari DeFi, oleh karena itu moto mereka “unlocking the true potential of decentralised finance“.

Ilustrasi aset kripto UniLend (UFT).
Ilustrasi aset kripto UniLend (UFT).

Baca juga: Kenal Kripto Fio Protocol (FIO) dan RSK Infrastructure Framework (RIF)

Solusi DeFi yang ada telah meninggalkan sebagian besar aset digital di luar ekosistem DeFi. Ada lebih dari 6000 token yang terdaftar di CoinMarketCap. Namun, protokol DeFi lainnya mendukung kurang dari 30 aset.

Beberapa protokol menawarkan pinjam-meminjam dengan seperangkat token terbatas sementara yang lain menawarkan kebebasan untuk memperdagangkan aset ERC20 apa pun, tetapi mengabaikan aspek pinjam-meminjam.

UniLend menjembatani kesenjangan itu dengan menggabungkan aspek desentralisasi yang memungkinkan ERC20 digunakan sebagai jaminan untuk pinjam-meminjam sambil memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk juga memperdagangkan aset mereka dalam platform. Pada akhirnya, UniLend bertujuan untuk membuka potensi penuh aset digital bagi pemiliknya.

Apa yang Membuat UniLend (UFT) Unik?

Token UFT digunakan untuk memfasilitasi tata kelola protokol UniLend. Sejumlah faktor yang berkaitan dengan berfungsinya protokol, akan diputuskan oleh pemegang UFT melalui proposal yang membutuhkan konsensus mayoritas untuk dilaksanakan.

Penyedia likuiditas adalah komponen kunci dalam memastikan keberlanjutan protokol keuangan terdesentralisasi dengan memfasilitasi likuiditas dalam protokol. Oleh karena itu, mereka akan diberi token UFT melalui penambangan likuiditas, di samping persentase biaya perdagangan dan pinjaman.

Ilustrasi aset kripto UniLend (UFT).
Ilustrasi aset kripto UniLend (UFT).

Baca juga: Kenal Kripto Aion (AION) dan OG Fan Token (OG)

Pengguna platform yang menggunakan UniLend untuk meminjamkan, meminjam atau berdagang akan diberi kekuatan tata kelola dalam bentuk token UFT untuk mendorong tidak hanya penggunaan layanan platform, tetapi juga untuk memfasilitasi tata kelola terdistribusi.

Peringkat UFT di situs CoinMarketCap pada Rabu (27/7) jam 08.00 WIB adalah #877, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar US$ 6.132.470. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 31.052.564 koin UFT dan maksimal pasokan 100.000.000 koin UFT.

Perl.eco (PERL) dan UniLend (UFT) Listing di Tokocrypto

Tokocrypto terus menghadirkan beberapa aset kripto baru untuk memberikan pelayanan trading yang lebih luas lagi, seperti Perl.eco (PERL) dan UniLend (UFT).

Trading PERL/USDT, PERL/BTC, UFT/BTC dan UFT/ETH dapat dilakukan mulai tanggal 26 Juli 2022 pukul 16.00 WIB. Kini, pengguna dapat melakukan deposit/setoran PERL dan UFT di Tokocrypto sebagai persiapan trading.

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



Sumber : news.tokocrypto.com

Potensi Pertumbuhan Adopsi Kripto di Asia Tenggara

Sejak tahun 2020, pasar kripto telah mengalami pertumbuhan signifikan dengan Bitcoin yang naik hingga lebih dari 1.000% dari Maret 2020 hingga November 2021. 

Menurut laporan dari Crypto.com, adopsi kripto di seluruh dunia meningkat sekitar 178% di tahun 2021 mencapai 300 Juta pengguna dan investor kripto. 

Sebagian besar pertumbuhan ini terlihat di Asia Tenggara dimana adopsi kripto meningkat sebesar 3,5% di 2021 menurut laporan dari perusahaan modal ventura bernama Star Capital.

Potensi Pertumbuhan Kripto di Asia Tenggara

Menurut laporan tersebut, lebih dari 600 perusahaan berbasis kripto dan blockchain memilih Asia Tenggara sebagai kantor pusatnya. 

Perusahaan-perusahaan ini berhasil mendapatkan lebih dari US$ 1 Miliar dalam pendanaan hanya di 2021 dan diprediksi melebihi US$ 1,45 Miliar di 2022. 

Pertumbuhan ini juga didukung oleh populasi Asia Tenggara yang terus bertumbuh pesat dimana 68,6% populasinya adalah pengguna internet secara aktif. 

Selain itu beberapa masyarakat menengah ke bawah Asia Tenggara juga memiliki akses terbatas untuk menggunakan jasa perbankan. 

Menurut laporan dari Bain & Company, sekitar 70% populasi Asia Tenggara masih berada di kondisi kesulitan untuk mendapatkan jasa perbankan dengan 27% hidup tanpa memiliki rekening bank. 

Potensi Pertumbuhan Adopsi Crypto di Asia Tenggara 
Data Populasi Asia Tenggara Kesulitan Jasa Perbankan dan Memilih Jasa Alternatif Perbankan

Baca juga: Tokocrypto Setor Pajak Transaksi Kripto Pengguna Puluhan Miliar Rupiah

Kurangnya akses ini dapat membuka jalan untuk adopsi kripto terutama jasa di sektor Decentralized Finance atau DeFi yang merupakan alternatif lain dari sistem perbankan. 

Kedua alasan ini dapat membawa potensi signifikan untuk adopsi kripto di Asia Tenggara dan hal tersebut telah terbukti bersama peningkatan adopsi sebesar 3,56% di 2021. 

Singapura adalah pemimpin dari adopsi ini dengan 10% populasinya yang memiliki kripto, lebih tinggi dibandingkan Amerika Serikat yang berada di 8,3%. 

Adopsi DeFi dipimpin oleh Vietnam dan Thailand yang memiliki adopsi terbesar kedua dan ketiga setelah Amerika di 2021 menurut data dari Chainalysis.

Indonesia juga terlihat memiliki potensi tinggi akibat ekosistem perusahaan berbasis kripto yang terlihat terus menarik perhatian dunia dari sisi tenaga kerja dan potensi keuntungannya. 

Salah satu contohnya adalah PINTU yang merupakan salah satu platform investasi kripto terbesar di Indonesia yang menarik perhatian global sehingga berhasil mendapatkan pendanaan sebesar  US$ 113 Juta dari beberapa investor ternama. 

Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia juga membawa potensi signifikan untuk adopsi kripto. 

Diperkirakan bahwa valuasi ekonomi digital Indonesia telah mencapai US$ 40 Miliar di 2019, naik empat kali lipat sejak 2015. Angka ini telah mencapai US$ 70 Miliar di 2021 dan saat ini merupakan perekonomian digital terbesar di Asia Tenggara. 

Ilustrasi market kripto di Indonesia.
Ilustrasi market kripto di Indonesia.

Baca juga: Potensi Bisnis Kripto di Indonesia saat Bear Market

Potensi Pertumbuhan Kripto di Indonesia

World Bank juga memberikan data perkiraan bahwa akan terjadi peningkatan sebesar 5,1% di 2022 dari 2021 karena transisi ke ekonomi digital.

Menurut laporan tersebut, saat ini semakin banyak masyarakat Indonesia yang merasa lebih nyaman dalam menggunakan uang digital mulai dari dompet digital hingga kripto. 

Kenyamanan ini datang dari sulitnya mendapat akses perbankan bagi beberapa golongan masyarakat, dimana 51% dari populasi Indonesia masih tidak memiliki akses ke jasa perbankan dan 26% memiliki rekening bank tapi lebih sering menggunakan jasa keuangan di luar perbankan. 

Dilaporkan juga bahwa 9 dari 10 pengguna internet di Indonesia lebih memilih menggunakan e-wallet atau dompet digital untuk belanja dan transaksi. 

Kondisi ini menunjukkan data di mana total transaksi Rupiah melalui dompet digital telah naik signifikan terutama di 2022 mencapai sekitar US$ 30,8 Miliar dan diprediksi naik hingga US$ 70,1 Miliar di 2025. 

Besarnya penggunaan dompet digital ini juga mempermudah transisi ke adopsi kripto.

Coinvestasi melaporkan bahwa pertumbuhan adopsi kripto di Indonesia telah naik signifikan dari 2020 hingga 2021 yaitu lebih dari 100%. 

Pada 2020, investor kripto hanya berada di angka 4 Juta investor, namun di 2021, angka tersebut telah naik menjadi 11,4 Juta investor. 

Potensi Pertumbuhan Adopsi Crypto di Asia Tenggara 
Data Investor Kripto Indonesia Januari 2020 – Mei 2022

Baca juga: Wamendag: Indonesia Berpotensi Jadi Pasar Kripto yang Menjanjikan

Laporan tersebut juga memperlihatkan bahwa pertumbuhan transaksi kripto telah meningkat dengan rata-rata 16,2% per bulan di 2021 dengan rata-rata transaksi harian mencapai US$ 156,9 Juta. 

Hingga Mei 2022, angka ini terus meningkat bahkan telah mencapai sekitar 14,1 Juta investor menurut data yang diambil dari Bappebti. 

Pertumbuhan ini tidak hanya ditunjukkan oleh investor ritel namun juga institusional yang mulai investasi pada proyek terkait kripto dan blockchain di Indonesia. 

Contohnya adalah Sinar Mas, salah satu perusahaan konglomerat terbesar di Indonesia yang membuka platform perdagangan kripto baru bernama Nanovest dan kripto baru bernama NanoByte (NBT). 

BRI Ventures, perusahaan modal ventura di bawah bank milik negara Indonesia juga meluncurkan kerja sama dengan Tokocrypto, salah satu platform kripto terbesar di Indonesia, untuk mendukung pertumbuhan adopsi kripto di Indonesia. 

Regulator juga terlihat terus mendukung dengan adanya regulasi baru terkait pajak dan keamanan perdagangan kripto di Indonesia.  

Untuk saat ini regulator juga telah mempermudah transaksi kripto dengan melegalkan lebih banyak platform investasi kripto di Indonesia. 

Saat ini terdapat 25 platform perdagangan kripto legal yang bisa digunakan untuk melakukan transaksi kripto. 

Diprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi digital Indonesia akan mencapai valuasi sebesar US$ 146 Miliar di 2025, dan kemungkinan besar kripto akan menjadi bagian besar dari pertumbuhan ini. 

Artikel ini telah tayang di Coinvestasi dengan judul Potensi Pertumbuhan Adopsi Crypto di Asia Tenggara



Sumber : news.tokocrypto.com

Epic Games Tegas Dukung NFT Setelah Larangan Minecraft

Epic Games telah mengkonfirmasi tidak akan mengganggu rencananya untuk menggunakan teknologi NFT (non-fungible token) atau blockchain di Epic Games Store. Sikap Epic Games ini sangat berbeda jauh dengan pengembang game Minecraft sepenuhnya melarang NFT dan blockchain dari platformnya.

Melansir Decrypt, CEO Epic Games, Tim Sweeney, telah menyatakan bahwa dia tidak memiliki rencana untuk menghentikan pengembangan NFT atau blockchain di Epic Games Store. Sweeney secara khusus mencatat bahwa dia sangat terbuka dengan perkembangan teknologi, meskipun sebelumnya dia yakin kedua teknologi itu dipenuhi dengan penipuan dan mempertanyakan konsep secara keseluruhan.

“Pengembang harus bebas memutuskan bagaimana membangun permainan mereka, dan Anda bebas memutuskan apakah akan memainkannya,” kata Sweeney.

“Saya percaya platform dan pembuat sistem operasi tidak boleh ikut campur dengan memaksakan pandangan mereka ke orang lain. Kami pasti tidak akan ikut campur.”

Ilustrasi game Fornite yang dikembangkan oleh Epic Games yang menduung NFT. Foto: Epic Games.
Ilustrasi game Fornite yang dikembangkan oleh Epic Games yang menduung NFT. Foto: Epic Games.

Baca juga: Tokocrypto Setor Pajak Transaksi Kripto Pengguna Puluhan Miliar Rupiah

Meskipun, pengembang Epic Games tidak memiliki rencana untuk melakukan apa pun dengan NFT saat ini, mereka telah menyatakan akan memantau untuk melihat bagaimana perkembangan dari waktu ke waktu.

Epic Games Jadi Aspirasi Metaverse

Epic Games adalah kekuatan yang jauh lebih besar di industri game. Mereka adalah perusahaan di balik game sukses besar Fortnite dan judul lainnya, ditambah pembuat software Unreal Engine yang banyak digunakan di seluruh game dan industri hiburan lainnya.

Perusahaan juga memiliki aspirasi metaverse yang signifikan, baru-baru ini mengumpulkan US$ 2 miliar lagi dengan penilaian US$ 31,5 miliar dengan niat untuk “membangun metaverse.”

Namun, Epic Games sejauh ini belum menggunakan aset kripto atau jaringan blockchain dalam game, meskipun mengizinkan pengembang lain untuk meluncurkan game yang berfokus pada NFT di pasarnya. Epic Games Store adalah pasar PC dan Mac yang mengklaim lebih dari 194 juta pengguna pada akhir tahun 2021.

Baca juga: Elon Musk Jual Bitcoin, CEO Binance: Tidak Pengaruh ke Market



Sumber : news.tokocrypto.com

Market Awal Pekan: Gerak Kripto Mulai Kendor, Apa Sebabnya?

Pergerakan market aset kripto pada pekan ini mulai kendor, setelah minggu lalu sempat meroket. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yang menekan laju market.

Melansir data CoinMarketCap pukul 10.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar masuk ke zona merah dalam 24 jam terakhir. Nilai Bitcoin (BTC), turun 1,99% ke US$ 21.875 dalam 24 jam terakhir. Sementara, Ethereum (ETH) anjlok 2,64% ke US$ 1.514 di waktu yang sama.

Trader Tokocrypto, Nathan Alexander, menjelaskan pergerakan market kripto awal pekan ini memang cukup mengecewakan. Sepanjang akhir pekan lalu, Bitcoin diperdagangkan sideways dan bahkan sempat di bawah $ 22.500. Padahal, hari Rabu (20/7) BTC telah mencapai level tertinggi sejak sebulan terakhir menembus US$ 24.000.

“Dari sisi teknikal, kinerja buruk kripto awal pekan ini disebabkan oleh ketidakmampuan BTC untuk mempertahankan kinerja di atas level Simple Moving Average dalam kurun 200 pekan terakhir di angka US$ 22.800. Investor mencerna kondisi itu sebagai sinyal bahwa harga BTC kemungkinan tak dapat menguat lebih jauh lagi,” kata Nathan.

market aset kripto
Ilustrasi market aset kripto.

Baca juga: Apa Itu Kripto Vite (VITE) dan New BitShares (NBS)?

Penurunan kripto juga mengikuti indeks saham AS yang pada hari Jumat (22/7) ditutup melemah hampir 2%. Saham, seperti kripto, mengalami minggu terbaiknya pada pekan lalu, setelah beberapa bulan mengalami kerugian.

Menanti Keputusan The Fed

Di samping itu, Nathan menambahkan penurunan ini disebabkan oleh investor yang tampaknya meninjau kembali kecemasan mereka atas inflasi dan ekonomi global, sehingga memutuskan mengakhiri aksi beli untuk mundur dari aset berisiko. Investor tengah mengantisipasi kebijakan moneter teranyar The Fed.

“Investor pun terlihat sudah melakukan priced in terhadap peristiwa-peristiwa makroekonomi di depan mata, utamanya kenaikan suku bunga acuan The Fed yang dijadwalkan terjadi pada 28 Juli mendatang,” ujarnya.

Sejauh ini, pelaku pasar meyakini bahwa The Fed akan menjaga komitmennya untuk mengerek suku bunga acuan paling tinggi 75 basis poin. Melihat hal ini investor masih menanti gerak pasar indeks saham AS ke depannya.

Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum.
Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum. Foto: Pixabay.

Baca juga: Glassnode: Akhir Bear Market Sudah Dekat, Ini Tandanya

Analisis Gerak Bitcoin dan Ethereum Pekan Ini

Secara umum gerak market pekan ini mungkin akan tertekan hingga cenderung sideways. Jika nilai BTC terus berada di bawah level US$ 22.500, maka berpotensi melakukan retest ke level US$ 20.800 hingga US$ 21.300.

“Target kenaikan harga Bitcoin apabila mampu breakout area resistensi berada pada harga US$ 24.776, dan 20-day EMA pada harga US$ 21.735 menjadi titik support-nya apabila harga Bitcoin mengalami koreksi,” jelas Nathan.

Sementara, Ethereum (ETH) menjadi salah satu altcoin dengan recovery tercepat setelah mengalami penurunan. Saat ini harga ETH sudah berada kembali pada area resistance, namun berpotensi menurun melihat dinamika market secara keseluruhan.

Jika aksi beli masih kuat, maka harga ETH bisa terdorong hingga mencapai harga US$ 1.745. Kemudian, 50-day EMA pada harga US$ 1.432 menjadi support pertama apabila harga ETH mengalami koreksi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Setor Pajak Transaksi Kripto Pengguna Puluhan Miliar Rupiah

Tokocrypto telah menjalankan kewajiban sebagai badan/lembaga yang memungut pajak transaksi aset kripto. Hal ini dilakukan sesuai dengan keputusan pemerintah dengan berlakunya aturan terkait Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) atas transaksi Perdagangan Aset Kripto melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 68/PMK.03/2022.

Aturan PMK 68 sendiri sudah berlaku sejak 1 Mei 2022. Selama penerapan PMK 68 yang sudah berjalan dua bulan selama periode Mei-Juni, Tokocrypto sudah menyetorkan pajak transaksi kripto para penggunanya sebesar Rp 37 miliar (US$ 2,5 juta) ke Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Rinciannya bulan Mei 2022: Rp 21 miliar dan Juni 2022: Rp 16 miliar.

CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, mengatakan Tokocrypto terus berkomitmen untuk menjalankan aturan pajak transaksi aset kripto sesuai dengan PMK 68. Adanya aturan pajak kripto bisa memberikan efek positif terhadap kepastian bagi investor dan pelaku industri kripto di Indonesia.

Co-Founder & CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai.
Co-Founder & CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Tokocrypto Bebaskan Biaya Trading Bitcoin untuk Stimulus Market Kripto

“Kami sangat senang dapat memberikan kontribusi dalam penerimaan pajak kepada negara. Potensi penerimaan yang besar dari aset kripto bisa dioptimalkan untuk pembangunan merupakan sebuah upaya yang dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Kai.

Kai menjelaskan dengan pemberlakuan aturan pajak kripto atau PMK 68, ini menambah legitimasi industri aset kripto yang sedang berkembang. Di samping itu, setiap pemegang aset kripto di Indonesia akan mendapatkan kepastian perpajakan yang sangat jelas dengan tarif yang bersahabat. 

Sebelum PMK 68 ini diterapkan, belum ada perlakuan khusus kepada aset kripto yang dimiliki oleh para investor sehingga akan dikategorikan sebagai bagian pendapatan lain-lain dengan tarif berjenjang sampai 35%. Pemberlakuan PMK 68 dengan tarif PPN dan PPh final senilai total 0,21% dapat disimpulkan lebih menguntungkan dibandingkan tarif berjenjang pendapatan lain-lain. 

Utamakan Perlindungan Investor

T-Hub by Tokocrypto
Ilustrasi T-Hub by Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Giatkan Literasi Aset Kripto, Tokocrypto Gelar TokoInvasion di Surabaya

Sebagai Calon Pedagang Aset Kripto yang terdaftar di Bappebti dan diawasi oleh Kominfo, Tokocrypto terus berkomitmen menjalankan aktivitas bisnis dan operasional sesuai dengan regulasi yang berlaku. Perihal keamanan data dan transaksi menjadi hal utama dan prioritas Tokocrypto ke depan.

“Keamanan aset nasabah merupakan prioritas bisnis kami. Dalam menjalankan operasional bisnis, kami menjamin tidak ada aktivitas yang berisiko pada dana milik nasabah. Semua aset kripto miliki nasabah dikelola penuh oleh Tokocrypto dan selalu dilakukan audit secara menyeluruh. Kemudian, kami selalu memberikan laporan terbuka rutin ke Bappebti,” jelas Kai.

Kai menjelaskan sejak awal berdiri pada tahun 2018, Tokocrypto terus berkomitmen menciptakan industri aset kripto lebih legitimate dan mainstream di Indonesia, melalui pengembangan inovasi teknologi dan upaya-upaya edukasi dengan membawa manfaat yang lebih besar bagi perekonomian di Tanah Air.

Tokocrypto Terus Berkembang

Ilustrasi Tokocrypto
Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Tokocrypto Jadi Pedagang Aset Kripto dengan Nilai Transaksi Tertinggi di Indonesia

Operasional bisnis Tokocrypto terus mengalami pertumbuhan. Data Bappebti mencatat selama periode Januari-Mei 2022, Tokocrypto membukukan nilai transaksi perdagangan hingga Rp 95 triliun dan menduduki Calon Pedagang Aset Kripto nomor satu di Indonesia. Saat ini sudah ada lebih dari 2,7 juta investor di Tokocrypto.

Pengembangan bisnis Tokocrypto tidak hanya berhenti hanya sebagai exchange atau perdagangan aset kripto saja. Dalam perjalanannya, Tokocrypto memperluas pemanfaatan teknologi blockchain di Indonesia, dengan menghadirkan TokoVerse untuk membangun ekosistem blockchain yang berkelanjutan di Indonesia. 



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Sepekan: Market Kripto Masih Tampil Cetar Buat Investor Senang

Sepanjang pekan ini, situasi market kripto membuat hati investor senang, karena bisa sedikit ambil untung, meski di bawah tekanan inflasi. Pasalnya secara keseluruhan sejumlah aset kripto, terutama yang berkapitalisasi besar atau big cap melaju optimis ke zona hijau pada perdagangan seminggu ini.

Data terbaru melansir CoinMarketCap pada Jumat (22/7) pukull 12.00 WIB nilai Bitcoin berada di harga US$ 22.954 atau melonjak 11,21% dalam tujuh hari terakhir. Nilai Ethereum (ETH) bahkan lebih perkasa naik 30,36% ke US$ 1.567 di waktu yang sama. Lalu apa yang menyebabkan market kripto bergejolak positif?

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan investor yang kembali menyerbu aset kripto, lantaran mereka tengah mengabaikan potensi resesi ekonomi AS. Hal serupa juga terjadi di pasar aset berisiko lainnya yakni pasar saham AS.

“Di samping itu, investor juga ramai-ramai melakukan transaksi perdagangan di altcoin setelah memantau apiknya kinerja indeks saham AS. Pelemahan kinerja nilai dolar AS juga menambah gairah investor, meski tentu masih dibayangi oleh sikap The Fed dengan suku bunga acuannya yang diumumkan pekan depan,” kata Afid.

Harga Bitcoin Bergerak Agresif
Harga Bitcoin Bergerak Agresif.

Baca juga: Glassnode: Akhir Bear Market Sudah Dekat, Ini Tandanya

Menanti Aksi The Fed

Sejauh ini, Afid melihat banyak investor yakin The Fed tidak bakal terlampau agresif dalam mengerek suku bunga acuannya yang diumumkan pada hasil rapat yang berlangsung 27 hingga 28 Juli mendatang. Alhasil, investor optimistis The Fed maksimal hanya menaikkan suku bunga 75 basis poin saja dan tidak memukul market kripto.

Di samping itu, secara umum sentimen market diliputi kecemasan soal rentetan kabar buruk yang menghinggapi ekosistem kripto selama sehari belakangan. Salah satu kabar tak sedap itu muncul dari Tesla yang mengaku telah menjual Bitcoin senilai US$ 963 juta sepanjang triwulan lalu demi meningkatkan posisi kas perusahaan.

Kemudian, kabar mengenai platform pinjam-meminjam aset kripto, Vauld, yang sudah mengajukan proteksi dari krediturnya yang berasal Singapura. Kabar ini muncul setelah perusahaan mengumumkan penghentian sementara proses withdrawals-nya beberapa hari lalu.

Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum.
Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum. Foto: Pixabay.

Baca juga: Investor Kripto Yakin Harga Bitcoin Tembus Rp 7,4 M Dalam 5 Tahun

Anaisa Bitcoin dan Ethreum ke Depan

Bitcoin saat ini diperdagangkan di bawah US$ 23.000 dan turun hampir 1 persen dalam sehari dan naik 11 persen dalam seminggu. Pergerakan BTC meski mengalami kenaikan, tapi sejauh ini masih datar atau sideways.

Sentimen bearish masih aktif di dekat US$ 24.200 dan mendorong harga di bawah US$ 23.000. Pada sisi negatifnya, titik support awal ini berada di dekat U$ 22.500. Support utama berikutnya berada di US$ 22.250, jika sebaliknya berada di di bawahnya, harga Bitcoin bisa turun ke US$ 21.200. Sementara, level resistensi berada di dekat US$ 23.500. Resistensi utama berikutnya bisa menjadi US$ 24.000, di atasnya harga bisa memulai kenaikan baru.

Sedangkan, harga Ethereum (ETH) masih berjuang untuk tetap di atas resistensi US$ 1.600. ETH memangkas beberapa kenaikan dan turun di bawah US$ 1.500. 

Level support utama berikutnya adalah di dekat US$ 1.450, di bawahnya harga bisa memulai koreksi turun yang lebih kuat. Pada sisi atas, harga bisa menghadapi berada di dekat US$ 1.550. Resistensi utama berikutnya adalah di US$ 1.600, jika tembus harga bisa memulai kenaikan lagi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Square Enix Rilis NFT Game Final Fantasy VII Edisi Khusus

Developer game, Square Enix akhirnya masuk ke industri blockchain dan web3 dengan mengumumkan proyek NFT (non-fungible token). Perusahaan telah bekerja sama dengan Enjin untuk membuat NFT untuk koleksi digital untuk game legendaris, Final Fantasy VII edisi khusus ulang tahun ke-25.

Enjin mengatakan akan membuat brand tokenized menggunakan Efinity Network, yang merupakan jaringan blockchain lintas-rantai terdesentralisasi yang dirancang untuk membuat NFT lebih mudah diakses.

Langkah ini tidak mengejutkan, karena Square Enix mengisyaratkan akan melakukan investasi dalam teknologi inovatif seperti blockchain bahkan saat mereka menjual studio game Western.

Developer game Final Fantasy VII, Square Enix.
Developer game Final Fantasy VII, Square Enix.

Baca juga: Yuk, Kenalan dengan Game MMORPG MIR4 yang Berbasis NFT

NFT Kunci Bisnis Masa Depan

Beberapa gamer mungkin akan membenci langkah ini, karena mereka mengaitkan NFT dengan penipuan, pemborosan energi dan skema monetisasi. Tapi, Square Enix telah mengisyaratkan bahwa NFT adalah kunci model bisnis masa depan.

Koleksi digital NFT Final Fantasy VII dapat diakses oleh publik pada tahun 2023. Namun, mulai Kamis (20/7), publik akan dapat memesan di action figure fisik yang dilengkapi dengan kode yang dapat ditukarkan dengan NFT digital. Nantinya, juga akan ada kartu perdagangan fisik yang juga memiliki komponen NFT digital yang tersedia untuk pre-order akhir tahun ini.

Saat ini, tidak ada gambar yang tersedia tentang seperti apa bentuk action figure atau NFT serta berapa harganya. Dalam lingkungan di mana NFT terkait game sering kali mendapat reaksi cepat, namun tidak diketahui apakah NFT FFVII ini akan memiliki nilai atau utilitas lainnya di dunia nyata, selain faktor sentimental.

Ilustrasi NFT Game Final Fantasy VII.
Ilustrasi NFT Game Final Fantasy VII.

Baca juga: Kompas Rilis Koleksi NFT Tampilkan Arsip Halaman Muka Koran

NFT Menuju Netral Karbon

Square Enix menggunakan blockchain Efinity dan toolkit Enjin Open Platform untuk mengintegrasikan, mengelola, dan meluncurkan penawaran koleksi digitalnya dengan mulus. Blockchain Efinity menawarkan kepada penggunanya manfaat efisiensi dan kinerja baik.

Enjin mengatakan teknologi NFT-nya untuk koleksi Square Enix di jaringan blockchain Efinity adalah ramah lingkungan, menggunakan NFT.io dan Enjin Wallet sebagai pasar sekunder non-eksklusif dan solusi wallet untuk pengguna, dan Enjin Beam untuk keunikan dan sistem distribusi NFT kode QR yang dapat diakses.

Jaringan Efinity, blockchain generasi berikutnya untuk NFT yang didukung oleh Enjin untuk menyediakan tujuan alternatif untuk pengembang, investor, dan pengguna blockchain yang sadar lingkungan. Koleksi didukung oleh rangkaian produk lengkap Enjin, yang menurut perusahaan menyediakan solusi ramah lingkungan untuk membangun produk game terdesentralisasi.

Enjin telah menyatakan bahwa mereka berkomitmen untuk NFT netral karbon pada tahun 2030 dan sedang membangun fondasi Efinity di jaringan paling hemat karbon, Polkadot. Sebagai penandatangan Crypto Climate Accord, Enjin berjuang untuk industri aset kripto yang terdekarbonisasi dan berkelanjutan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Promosi Pariwisata dan Budaya Bali ke Dunia Lewat Metaverse

Pariwisata menjadi salah satu sektor industri yang bisa terbantukan dengan hadirnya metaverse. Potensi ini yang diambil oleh Ketua MPR RI sekaligus Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia, Bambang Soesatyo, yang menanda tangani kerja sama dengan Bali Twin Metaverse mengembangkan Bali Metatourism di dalam ekosistem metaverse.

Kerja sama tersebut dilakukan melalui PT Blackstone Indonesia dengan PT Digital Agung Nusantara selaku pengelola Bali Twin Metaverse untuk menjadikan lahan properti di kawasan Black Stone Beach di Klungkung Bali, serta Black Lava Camp di Kintamani Bali menjadi digital asset property yang bisa diperjualbelikan di dunia metaverse.

“Tidak hanya memiliki secara digital, pembeli juga bisa mendapatkan berbagai manfaat lainnya. Karena di dalam digital asset property Black Stone Beach maupun Black Lava Camp dengan pemandang sunrise gunung Agung, gunung Abang, gunung Batur termasuk danau Batur dan hamparan lahar hitam yang indah bisa dikembangkan untuk permainan (game), membangun objek, menciptakan beragam usaha, dan berbagai hal menarik lainnya yang bisa mendatangkan manfaat ekonomi bagi para penggunanya,” ujar Bamsoet dalam siaran pers yang diterima TokoNews.

Ketua MPR RI sekaligus Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia, Bambang Soesatyo, yang menanda tangani kerja sama dengan Bali Twin Metaverse mengembangkan Bali Metatourism di dalam ekosistem metaverse. Sumber: MPR RI.
Ketua MPR RI sekaligus Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia, Bambang Soesatyo, yang menanda tangani kerja sama dengan Bali Twin Metaverse mengembangkan Bali Metatourism di dalam ekosistem metaverse. Sumber: MPR RI.

Baca juga: Apa Itu Metaverse? Masa Depan Dunia Virtual

Bali Digital Melalui Dunia Metaverse

Bambang menjelaskan selain mengembangkan metatourism, tidak menutup kemungkinan kerja sama lainnya juga akan dikembangkan melalui metasport automotive untuk memberikan pengalaman menjelajahi berbagai wilayah di Bali secara digital melalui dunia metaverse.

Konsep dasar dari metasport automotive ini nantinya menghadirkan sirkuit-sirkuit ternama dunia dalam ekosistem Bali Twin Metaverse, sehingga para pecinta otomotif bisa merasakan sensasi balap di berbagai sirkuit ternama dunia.

“Melalui Bali Twin Metaverse, kita juga bisa mempromosikan budaya dan kultur Bali ke dunia. Mengingat Bali Twin Metaverse juga membantu seniman lokal Bali untuk memperoleh income tambahan melalui digitalisasi NFT karya seni mereka dan dijual dalam bentuk NFT Open Sea,” jelas Bamsoet.

“Melalui Bali Twin Metaverse, selain bisa memiliki digital asset property, warga dari berbagai negara dunia juga bisa mengunjungi Bali secara digital. Bahkan bisa berbelanja secara digital. Pada akhirnya bisa menarik minat warga dunia untuk datang langsung ke Bali. Sehingga semakin membuat wisata Bali semakin populer di mata dunia.”

Promosi budaya dan kultur Bali ke dunia lewat metaverse. Sumber: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Promosi budaya dan kultur Bali ke dunia lewat metaverse. Sumber: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Baca juga: Wamendag: Indonesia Berpotensi Jadi Pasar Kripto yang Menjanjikan

Kontribusi Ekonomi Digital Bali

Bali Twin Metaverse bisa menciptakan ekonomi digital untuk pertumbuhan masyarakat sekitar. Nantinya, sebelum menjual digital asset property, pengelola Bali Twin Metaverse terlebih dahulu membangun kerja sama dengan warga lokal/pemilik asli property (land owner).

Hal tersebut bisa memberikan kontribusi ekonomi kepada land owner, sekaligus menghindari kesalahpahaman seperti yang pernah terjadi dalam peristiwa dijualnya lahan alun-alun Jogja di salah satu platform metaverse.

“Untuk penjualan pertama digital asset property di Bali Twin Metaverse, land owner akan mendapatkan komisi 20 persen dari nilai transaksi. Sedangkan untuk penjualan ke dua dan seterusnya, land owner akan mendapatkan komisi 2 persen dari nilai transaksi,” tutur Bamsoet.

Bamsoet yakin masyarakat Bali sangat diuntungkan, jika membangun kerja sama dengan Bali Twin Metaverse dalam mendigitalkan lahannya sekaligus menjual digital asset property di Bali Twin Metaverse tanpa kehilangan aset yang real-nya.



Sumber : news.tokocrypto.com