Tag Archives: kripto

Ethereum Siap Meroket: Aktivitas On-Chain Capai Puncak

Di tengah dominasi berita seputar Bitcoin, Ethereum (ETH) justru menunjukkan tanda-tanda bangkit secara diam-diam. Meskipun harga ETH masih jauh dari puncaknya, data on-chain mengungkapkan akumulasi besar-besaran oleh pemegang jangka panjang yang bisa menjadi sinyal awal pergerakan besar berikutnya.

Pemegang Jangka Panjang Diam-Diam Kumpulkan 30 Juta ETH

Menurut pelacak on-chain, saat ini hampir 30 juta ETH tersimpan di dompet yang tidak pernah melakukan penarikan, hanya menerima koin tanpa pernah mengirimkan apa pun. Ini menjadi rekor tertinggi untuk kategori dompet tersebut.

Fenomena ini menunjukkan bahwa investor besar—kemungkinan institusi atau “smart money”—masih percaya pada potensi kenaikan harga ETH, meskipun saat ini diperdagangkan di kisaran $2.444. Sejarah menunjukkan, akumulasi semacam ini kerap menjadi pendahulu lonjakan harga.

“Aktivitas on-chain ETH sedang meningkat. Raksasa yang sedang tidur akan segera bangun!” tulis analis Crypto Rover lewat X (dulu Twitter), 28 Juni 2025.

Baca juga: Ethereum dan Identitas ZK: Privasi Digital Meningkat, Tapi Ada Biayanya

Lonjakan Lalu Lintas Jaringan Tunjukkan Adopsi Meningkat

Tak hanya akumulasi, data transaksi harian di jaringan Ethereum kini mencapai 1,5 juta transaksi, level tertinggi sejak awal 2023. Peningkatan ini mengindikasikan aktivitas pengguna yang melonjak, baik dalam bentuk pengiriman token, penggunaan kontrak pintar, maupun interaksi dengan aplikasi DeFi dan NFT.

Dilaporkan Newsbtc, tingginya lalu lintas jaringan menunjukkan adanya permintaan yang nyata, yang berpotensi mendorong harga naik jika diiringi dengan sentimen pasar yang positif.

Hambatan Teknis Masih Membayangi

Meski sinyal fundamental menguat, secara teknikal ETH masih menghadapi dua rintangan utama: rata-rata pergerakan (MA) 50 hari dan MA 200 hari. Harga saat ini di sekitar $2.460 masih belum mampu menembus level tersebut.

Indikator momentum seperti RSI berada di level 49—masih netral—dan MACD juga mendatar, menandakan belum ada dorongan beli yang kuat. Volume perdagangan pun belum menunjukkan lonjakan berarti, menandakan investor besar masih berhati-hati.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 2 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 2 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kemana Arah ETH Selanjutnya?

Untuk mengonfirmasi reli jangka menengah, ETH perlu menembus level psikologis $2.600. Jika itu terjadi, jalan menuju $3.000 akan terbuka. Namun, kegagalan menembus level ini bisa membuat akumulasi besar-besaran tersebut menjadi beban, dengan investor jangka panjang yang terjebak di harga tinggi.

Saat ini, Ethereum mungkin belum menjadi sorotan utama seperti Bitcoin, tetapi lonjakan aktivitas on-chain bisa menjadi sinyal bahwa “musim ETH” berikutnya sedang dalam proses pemanasan.

Baca juga: Adu Indikator On-Chain, Dogecoin Lewati Bitcoin dan Ethereum!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Gagal Pertahankan Support, Potensi Turun ke $100.000?

Bitcoin (BTC) menghadapi tekanan jual signifikan setelah gagal mempertahankan level support kunci, yang membuat harga kripto terbesar di dunia berisiko turun hingga ke level $100.000.

Pada perdagangan Selasa (1/7), harga BTC turun 1,5% dalam 24 jam terakhir dan kini berada di bawah $106.000. Saat artikel ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan di kisaran $105.503 setelah sempat menyentuh level terendah harian di $105.250. Penurunan ini menghapus sebagian keuntungan yang diraih pada pekan lalu, dan menandai awal minggu yang buruk bagi pasar kripto secara keseluruhan.

Analisis Teknis: Potensi Uji $100.000

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 2 Juli 2025.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 2 Juli 2025.

Baca juga: Tren Bitcoin 30 Juni-4 Juli 2025: Waktunya Bitcoin Koreksi by Hoteliercrypto

Dilaporkan Coinjournal, grafik 4 jam pasangan BTC/USD menunjukkan kecenderungan bearish. MACD telah melintasi zona negatif, mengindikasikan dominasi penjual atas pembeli. Sementara itu, Relative Strength Index (RSI) di angka 46 mencerminkan lemahnya tekanan beli saat ini.

Jika tekanan jual berlanjut dan BTC gagal bertahan di atas area support $104.500, maka harga berpotensi menguji level psikologis $100.000 dalam waktu dekat. Ini bisa menjadi kali pertama Bitcoin kembali menyentuh angka tersebut sejak 23 Juni lalu.

Namun demikian, pola bearish ini bisa terbatal jika harga berhasil pulih dan menembus level Efficient Price Action (EPA) di $106.719. Pergerakan lanjutan di atas area Inducement Liquidity (ILQ) di $107.866 bahkan dapat mendorong harga kembali ke kisaran $109.000.

Investor disarankan untuk memperhatikan pergerakan jangka pendek dan mengantisipasi potensi volatilitas yang lebih tinggi di pasar kripto, seiring meningkatnya ketidakpastian teknikal dalam tren harga Bitcoin.

Baca juga: Harga Bitcoin Stabil, Pertanda Bull Run Gila-gilaan Segera Dimulai?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

AMA Tranchess Dorong Harga CHESS Naik 7%, Bisa Melonjak Lagi?

Harga token CHESS milik protokol Tranchess naik 7,24% dalam 24 jam terakhir ke level $0,0785 atau sekitar Rp1.275,34. Kenaikan ini terjadi menjelang sesi Ask Me Anything (AMA) yang akan digelar Tranchess hari ini, 2 Juli pukul 12:00 UTC di platform X (Twitter).

Sesi AMA akan menghadirkan tim inti Tranchess dan perwakilan pengembangan bisnis dari Aster. Diskusi akan membahas perkembangan terbaru protokol, termasuk produk manajemen aset, derivatif, dan tata kelola berbasis komunitas.

Baca juga: Harga Pepecoin (PEPE) Meledak 17%! Sinyal Bull Trap?

Tranchess merupakan protokol DeFi yang menawarkan investasi terstruktur berbasis Bitcoin melalui tiga jenis token utama—QUEEN, BISHOP, dan ROOK—serta satu token tata kelola, CHESS. Setiap token mewakili tingkat risiko dan imbal hasil berbeda:

  • QUEEN adalah token indeks yang mencerminkan pergerakan harga BTC.
  • BISHOP merupakan token hasil berbasis USDC dengan bunga variabel mingguan.
  • ROOK adalah token leverage BTC yang memanfaatkan dana dari BISHOP.
  • CHESS digunakan untuk voting tata kelola, menerima pembagian komisi, dan staking.

Potensi Tranchess

Tranchess juga mendorong partisipasi pengguna melalui sistem veCHESS. Pengguna yang ingin menerima distribusi token $STO dari StakeStone diminta menyegarkan (refresh) kunci veCHESS mereka sebelum 10 Juli pukul 14:00 UTC melalui situs resmi Tranchess.

Selain itu, Tranchess bersama Bedrock DeFi telah merilis dua produk investasi BTC baru dengan hasil tinggi, yaitu:

  • brBTC dengan imbal hasil tahunan (APY) hingga 694,9%
  • uniBTC dengan APY hingga 82,7%

Kedua produk tersebut akan jatuh tempo pada 25 September 2025.

Pergerakan harga Tranchess (CHESS/USDT) pada Rabu, 2 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Tranchess (CHESS/USDT) pada Rabu, 2 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Volume perdagangan CHESS dalam 24 jam terakhir tercatat sebesar 152,87 juta token, dengan volume USDT mencapai $12,6 juta. Rentang harga harian tercatat antara $0,0726 hingga $0,0911.

Baca juga: Harga ARPA Naik Hampir 20% Setelah Kolaborasi Strategis dengan GAIB


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Harga ARPA Naik Hampir 20% Setelah Kolaborasi Strategis dengan GAIB

ARPA Network (ARPA/USDT) mencatat lonjakan harga sebesar +19,59% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan pada level $0,02143 atau sekitar Rp348,16. Volume perdagangan harian ARPA mencapai lebih dari 1,34 miliar token, dengan nilai setara $30,17 juta USDT. Kenaikan ini dipicu oleh kabar kolaborasi ARPA dengan proyek AI inovatif, GAIB, untuk peluncuran NFT eksklusif.

ARPA Randcast Dukung Proses Undian NFT GAIB

ARPA mengumumkan dukungan terhadap peluncuran koleksi NFT Fremen Essence milik GAIB, yang terdiri dari 3.000 NFT edisi terbatas. Untuk memastikan keadilan dalam proses undian daftar putih, GAIB memanfaatkan Randcast, sistem generator angka acak (RNG) milik ARPA, yang transparan, terdesentralisasi, dan dapat diverifikasi di blockchain.

Randcast menghasilkan keacakan berbasis kriptografi yang memberikan jaminan integritas pada setiap hasil undian. Ini memungkinkan siapa pun untuk memverifikasi proses seleksi secara on-chain, menghindari manipulasi dan meningkatkan kepercayaan komunitas.

Pergerakan harga ARPA Network (ARPA/USDT) pada Rabu, 2 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga ARPA Network (ARPA/USDT) pada Rabu, 2 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Selamat! SEC Setujui ETF Kripto Multi‑Aset Untuk XRP, SOL, ADA

GAIB: Tokenisasi Infrastruktur AI

GAIB merupakan protokol yang mentransformasikan infrastruktur AI menjadi aset penghasil hasil (yield-bearing asset) melalui tokenisasi daya komputasi GPU. Protokol ini bekerja dengan pusat data dan penyedia cloud untuk menghasilkan pendapatan dari pembiayaan GPU dalam bentuk utang, ekuitas, atau model hibrida.

Dengan konsep ini, pengguna ritel bisa mendapatkan eksposur ke pasar AI tanpa perlu membeli GPU fisik atau saham perusahaan seperti NVIDIA. Token hasil GPU tersebut dapat digunakan dalam ekosistem DeFi untuk dipertaruhkan, diperdagangkan, atau digabungkan dengan produk keuangan lainnya.

Didukung oleh investor ternama seperti Hack VC, GAIB berdiri di persimpangan DePIN (infrastruktur fisik terdesentralisasi), RWA (aset dunia nyata), dan tokenisasi AI, memberikan peluang baru bagi pengembang, investor, dan operator infrastruktur.

Tentang ARPA Network

Didirikan pada 2018, ARPA Network adalah jaringan komputasi terdesentralisasi yang fokus pada privasi, keamanan, dan keadilan blockchain. ARPA mengembangkan teknologi TSS-BLS (Threshold Signature Scheme – BLS) dan menjadi fondasi untuk berbagai layanan seperti wallet aman, jembatan lintas rantai, penyimpanan data, dan RNG on-chain.

Randcast adalah aplikasi pertama yang dibangun di atas ARPA, dirancang untuk keperluan seperti game Web3, lotere, NFT, metaverse, dan distribusi tugas validator, dengan keunggulan dalam hal biaya rendah dan ketahanan terhadap manipulasi.

Baca juga: Adu Indikator On-Chain, Dogecoin Lewati Bitcoin dan Ethereum!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Selamat! SEC Setujui ETF Kripto Multi‑Aset Untuk XRP, SOL, ADA

Amerika Serikat akhirnya membuka pintu lebar untuk ETF kripto multi‑aset setelah SEC menyetujui konversi Grayscale Digital Large Cap Fund (GDLC) menjadi produk ETF spot pertama yang terdiri dari Bitcoin, Ethereum, XRP, Solana, dan Cardano.

Ini adalah momen revolusioner yang bisa memicu gelombang altcoin season berikutnya atau bahkan membalik dinamika pasar kripto global.

Komposisi ETF dan Alokasi Aset

ETF GDLC akan mengikuti CoinDesk 5 Index, dengan alokasi saat ini:

  • BTC: 79–80 %
  • ETH: 11–11,6 %
  • XRP: ~4,8 %
  • SOL: ~2,8–2,9 %
  • ADA: ~0,8 %

Dengan AUM sekitar $755–$775 juta, GDLC kini berubah dari closed‑end trust menjadi ETF yang bisa diperdagangkan harian sehingga mempermudah investor masuk–keluar dengan lebih fleksibel.

Baca Juga: Harga XRP Siap Meledak? Menanti Breakout di Zona $2,30–$2,40!

Regulasi dan Roadmap SEC

Pergeseran penting Terjadi: SEC merevisi Rule 8.500‑E, mengizinkan index-based crypto ETF, yang berarti tidak hanya Bitcoin & Ethereum, tapi juga altcoin unggulan kini legal di pasar teregulasi.

Langkah ini mencerminkan pengakuan regulator terhadap kestabilan dan likuiditas token-token tersebut.

Dampak ke Pasar & Alternatif

  1. Masuknya modal institusional
    GP saat ini majoritas BTC/ETH, namun akan ada arus modal baru yang mengalir ke XRP, SOL, dan ADA yang memberi peluang bagi altcoin ini untuk naik signifikan.
  2. Pemicu altseason mendatang
    Analis Bloomberg memperkirakan gelombang approval ETF altcoin bisa mencapai 95% pada paruh kedua 2025. GDLC menjadi produk pendahuluan yang membuka jalan bagi ETF lainnya.
  3. Transparansi dan trading yang lebih efisien
    Dengan model ETF, kini investor bisa trading real-time saat market buka, risiko premi/discount trust lama bisa diminimalisir .

Apa Artinya bagi XRP, SOL, ADA?

Token Dampak Utama
XRP Setelah drama hukum panjang, akses ke ETF meningkatkan legitimasi dan potensinya bisa melesat
SOL Seiring launching staking ETF Solana, masuknya via ETF GDLC memperkuat eksposur spot dan stakingnya
ADA Walau alokasinya kecil (~0,8%), proses ini bisa jadi entry point kuat — terutama jika Cardano ETF juga segera hadir

Risiko dan Peringatan

  • Dominasi BTC/ETH di produk tetap tinggi — altcoin masih minoritas.
  • Jika ETF altcoin lebih lanjut ditolak, momentum bisa tertahan.
  • Ketergantungan pada harga token underlying: gejolak kripto global tetap mempengaruhi ETF ini.

Baca Juga: Harga XRP Menguat 3% Pasca Ripple Akhiri Sengketa dengan SEC

Persetujuan SEC terhadap Grayscale GDLC sebagai ETF spot multi-asset pertama adalah tonggak penting sekaligus menandai era baru bagi altcoin seperti XRP, SOL, dan ADA.

Ini bisa menjadi katalis utama untuk altseason musim panas dan musim gugur. Institutional inflows akan jadi kunci, dan investor perlu memonitor:

  1. Volume dan net inflow ke GDLC via inflow/outflow harian.
  2. Level teknikal dan momentum harga masing-masing token unggulan.
  3. Kabar lanjutan tentang ETF altcoin lainnya.

Jika Anda trader atau investor altcoin, ini bisa jadi momen yang sangat strategis. Tetap disiplin: beli saat koreksi ringan (dip) dan bersiap exit saat sentimen puncak. Ini bukan hanya sejarah; ini juga peluang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Tetap Stabil, Ada Apa?

Pasar kripto hari ini, Selasa (1/7) diramaikan dengan kabar bahwa awal Juli 2025, Bitcoin tetap stabil di tengah volatilitas rendah dan spekulasi pelemahan dolar AS—momentum bisa meningkat berkat potensi masuknya Strategy ke S&P 500 dan tekanan inflasi.

Di sisi altcoin, XRP, BNB, dan Polygon (POL) jadi sorotan utama bulan ini berkat upgrade teknis yang signifikan. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

Bitcoin Stabil Menjelang Potensi Kenaikan di Atas $110K

  • Volatilitas rendah Bitcoin memicu spekulasi dampak pelemahan dolar AS.
  • Bitcoin dapat melonjak karena investor beralih dari pendapatan tetap.
  • Inflasi dan potensi masuknya Strategy ke S&P 500 meningkatkan momentum Bitcoin.

Top 3 Altcoin Juli 2025: Jangan Sampai Ketinggalan!

  • XRP: Debut XRPL EVM Sidechain Q3 bisa dorong harga lewati $2,23.
  • BNB: Bidik $647 sebelum hardfork Maxwell, tingkatkan kecepatan & kepercayaan.
  • Polygon (POL): Upgrade jaringan bisa capai 1.000 TPS, skalabilitas meningkat.

Cara Dapat Diskon 15% di ISMAYA

Indikator Ekonomi AS Penting Kripto Minggu Ini

  • JOLTS Mei (Selasa): Penurunan lowongan kerja bisa pengaruhi Bitcoin.
  • ADP Juni (Rabu): Indikasi ekonomi melemah bisa dorong Fed, tingkatkan Bitcoin.
  • Non-Farm Payrolls (Kamis): Perlambatan pertumbuhan pekerjaan bisa kuatkan Bitcoin.

Harga SOL Melonjak Pasca-ETF: Berlanjut?

  • REX-Osprey: ETF Solana Staking pertama di AS, tawarkan SOL spot & staking ke investor.
  • Struktur ’40 Act/C-corp digunakan untuk hindari penundaan SEC.
  • SOL Naik 4%: Minat pasar tinggi pada ETF kripto hasilkan yield.

Baca juga: Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheet Gratis!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

BTC Koreksi Ditekan Kabar Tarif Trump

Pasar kripto hari ini, Rabu (2/7) sedang terkoreksi setelah Trump menolak perpanjangan penundaan tarif, memicu ketidakpastian dan menekan harga Bitcoin, Ethereum, dan XRP.

Di tengah tekanan ini, Hashflow (HFT) mencuri perhatian dengan lonjakan lebih dari 100%, didukung integrasi dan listing besar, meski reli ini menimbulkan pertanyaan karena dominasi whale. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

Pasar Kripto Koreksi; Trump Tolak Perpanjangan Pelonggaran Tarif

  • Penolakan tarif Trump rugikan Bitcoin, Ethereum, XRP.
  • Batas waktu tarif 9 Juli dan dorongan Trump picu ketidakpastian pasar, harga kripto terpukul.
  • Ketegangan tarif Trump picu penurunan kripto; XRP -5,24%, Bitcoin -1,5%.

Hashflow (HFT) Pimpin Token DEX, Melonjak 100%+

  • HFT melonjak lebih dari 100%, lampaui token DEX sejak Februari 2025.
  • Dukungan Binance dan integrasi Jupiter/Titan picu optimisme investor HFT.
  • Token unlock harian dan kepemilikan whale 70% timbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan reli tajam HFT.

Cara Dapat Diskon 15% di ISMAYA

Harapan Bitcoin Juli 2025: Prediksi harga BTC

  • ETF Bitcoin Kuat: ETF Bitcoin menarik $4,5 miliar di Juli, sinyal dukungan institusional.
  • Permintaan Bitcoin Kokoh: Zona permintaan $100.000-$103.000 kuat, tunjukkan ketahanan harga.
  • Potensi Reli Bitcoin: Tren Juli positif dan dukungan kuat bisa dorong Bitcoin ke $110.000.

Prospek SOL: Bagaimana Performa Solana di Bulan Juli?

  • SOL/BTC Juni Turun: Solana melemah dibanding Bitcoin di Juni karena geopolitik dan penghindaran risiko.
  • Harga SOL Tertekan: Investor beralih ke Bitcoin/Ethereum, menekan harga Solana.
  • SOL Berpotensi Turun: RSI menunjukkan Solana bisa turun ke $142,59 jika pasar lesu.

Baca juga: Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheet Gratis!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Intip 4 Strategi AI Trading Crypto yang Bisa Dicoba!

AI Trading merupakan metode trading yang melibatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu kamu dalam proses pengambilan keputusan jual beli di pasar finansial.

Terdapat beberapa strategi utama yang umum digunakan dan dapat dioptimalkan oleh pemula maupun profesional, seperti Trend-Following, Mean Reversion, Sentiment Based, dan High-Frequency Trading

Yuk pelajari empat strategi populer yang sering digunakan dalam AI trading di bawah ini!

Baca lebih lengkap mengenai AI trading: Semakin Booming! Apa Itu AI Trading, Pengertian, dan Cara Kerjanya?

Trend-Following

Strategi ini fokus pada identifikasi tren yang sedang berkembang. AI dapat digunakan sebagai alat untuk mendeteksi pergerakan harga yang mulai naik—biasanya dikombinasikan dengan indikator teknikal sehingga kamu dapat mengeksekusi buy sebelum harga benar-benar breakout.

Keunggulan AI dalam strategi ini adalah kemampuannya mengenali sinyal awal lebih cepat daripada manusia. Dengan kecepatan dan kemampuan menganalisa berbagai aset dalam waktu bersamaan, strategi ini cocok untuk market bullish dan strategi swing trading.

Baca juga: Apa itu Swing Trading dan Bagaimana Cara Swing Trading Crypto?

Mean Reversion

Pernah dengar istilah buy the dip? Dengan strategi ini AI bisa kamu gunakan untuk hal tersebut lho!

Berbasis pada teori Mean Reversion yang berarti: “Mean” = rata-rata dan “Reversion” = kembali ke titik asal, teori ini mengatakan bahwa harga akan cenderung kembali ke rata-rata historis setelah mengalami pergerakan signifikan, dan AI dapat digunakan untuk hal tersebut dengan mengidentifikasi kondisi oversold atau overbought melalui alat teknikal seperti Bollinger Bands atau RSI.

Contohnya, ketika harga turun jauh di bawah rata-rata dan volume tetap tinggi, AI dapat mengenali ini sebagai potensi “bounce back” dan merekomendasikan kamu untuk membeli aset tersebut.

Baca juga: Investasi atau Trading? Mana yang Lebih Menguntungkan?

Sentiment-Based Trading

Pasar kripto sangat sensitif terhadap isu yang ada di media sosial. Faktor seperti sentimen pasar, komunitas, hingga investor cenderung dapat mempengaruhi pergerakan harga ke depannya—terutama bagi aset kripto dengan kapitalisasi pasar kecil dan sedang.

AI dapat kamu gunakan sebagai alat untuk melakukan analisis sentimen pasar, dengan Natural Language Processing (NLP), AI bisa menganalisis jutaan postingan media sosial, berita, dan forum dalam waktu singkat—termasuk konteks, struktur, dan emosi yang tercurah. Sehingga kamu dapat memanfaatkan informasi berbasis sentimen ini untuk menentukan arah pergerakan harga ke depannya.

Misalnya, jika AI mendeteksi lonjakan sentimen negatif terhadap suatu aset, AI bisa memberikan sinyal jual sebelum harga turun drastis. Sebaliknya, jika sentimen publik berubah positif, AI dapat memberikan sinyal beli sebelum pasar merespon secara penuh.

Baca juga: Cara Analisis Sentimen Crypto untuk Pemula atau gabung Telegram Official Tokocrypto untuk diskusi analisa sinyal harian bersama trader lain.

High-Frequency Trading (HFT)

AI juga sangat unggul untuk digunakan dalam high-frequency trading, yakni strategi yang mengandalkan eksekusi transaksi dalam hitungan detik, mirip seperti scalping. 

Dengan algoritma yang super cepat dan latency rendah, AI bisa melakukan ratusan bahkan ribuan transaksi kecil per hari. Meskipun keuntungan per transaksi kecil, volume yang besar dan efisiensi waktu membuat strategi HFT ini sangat menguntungkan. 

Singkatnya, strategi ini seperti robot trading, namun dengan kemampuan analitik AI yang lebih canggih.

Siap untuk trading dengan bantuan AI? Yuk deposit di Tokocrypto mulai dari Rp20.000 dan pelajari cara mudah gunakan AI trading di sini: Cara Mudah Implementasi AI Trading dengan ChatGPT dan Incite AI untuk Pemula.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Solana Stabil di $150 Meski Whale Jual Besar-besaran, Akankah Anjlok?

Harga Solana (SOL) berhasil bertahan di kisaran $150–$153 meskipun aktivitas mencurigakan dari investor besar (whales) memunculkan kekhawatiran akan potensi tekanan jual dalam jangka pendek.

Dalam tiga hari terakhir, dua dompet yang dikaitkan dengan Wintermute diketahui tidak lagi mempertaruhkan (unstake) sekitar 1 juta SOL senilai $139 juta, dan mengirimkan 240.000 SOL (sekitar $35 juta) ke bursa Binance.

Tidak Ada Tanda Kapitulasi, Hanya Rotasi?

Data dari Lookonchain menunjukkan bahwa langkah whale tersebut belum cukup untuk menyimpulkan akan adanya aksi jual besar-besaran. Justru, indikator staking, aktivitas derivatif, dan sentimen sosial masih berada dalam zona netral.

Menurut laporan The Coin Republic, secara on-chain, aliran staking mingguan SOL tetap stabil tanpa tanda eksodus besar. Aset staking likuid seperti mSOL, jitoSOL, dan jupSOL masih mendominasi tanpa perubahan signifikan dalam preferensi pengguna. Ini mengindikasikan bahwa kepercayaan terhadap jaringan Solana belum hilang.

Dompet yang tidak dipertaruhkan dan memindahkan SOL- Sumber: X.
Dompet yang tidak dipertaruhkan dan memindahkan SOL- Sumber: X.

Baca juga: Lazarus Group Bobol Dompet Solana Senilai $3,2 Juta

Arus Spot Negatif, Tapi Harga Tetap Stabil

Data dari Coinglass memperlihatkan bahwa arus spot SOL cenderung negatif, menandakan lebih banyak SOL yang dikirim ke bursa daripada yang ditarik. Namun, indikator Chaikin Money Flow (CMF) tetap di dekat angka nol, menunjukkan tekanan jual yang minim. Harga SOL juga masih ditopang oleh permintaan kuat di level $140 dan $130.

Derivatif Tenang, Sentimen Sosial Moderat

Tingkat pendanaan pada pasar derivatif SOL tetap stabil, tanpa lonjakan leverage yang mencolok baik dari posisi long maupun short. Ini mencerminkan kurangnya kepanikan atau euforia dari pelaku pasar.

Sementara itu, data dari LunarCrush memperlihatkan Skor Galaxy SOL berada di angka 59, dengan sentimen sosial yang cenderung netral. Keterlibatan meningkat, tetapi AltRank di posisi 237 menunjukkan bahwa buzz SOL masih tertinggal dibanding altcoin lainnya.

Aksi harga SOL - Sumber: TradingView.
Aksi harga SOL – Sumber: TradingView.

Koreksi Wajar, Bukan Panic Selling

Meskipun ada kekhawatiran atas pergerakan whale dan arus spot yang negatif, tidak ditemukan bukti kuat terjadinya kapitulasi pasar. Sebaliknya, kondisi saat ini lebih menyerupai fase konsolidasi atau rotasi aset.

Pullback lokal tetap mungkin terjadi, terutama jika arus keluar spot meningkat drastis atau pendanaan menjadi negatif. Namun selama level $140 masih bertahan dan tidak ditembus dengan volume besar, prospek dasar untuk SOL tetap stabil.

Baca juga: ETF Staking Solana AS Meluncur, Harga SOL Melejit?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pola ETH Tunjukkan Lonjakan 100% ke $5.000, Berani Ambil Risiko?

Harga Ethereum (ETH) menunjukkan pola perdagangan bullish yang kuat dan berpotensi memicu reli hingga 100% ke level $5.000. Namun, tekanan bearish dari aksi paus dan meningkatnya posisi short bisa menjadi hambatan dalam jangka pendek.

Grafik harian Ether memperlihatkan formasi teknikal “Power of 3” atau AMD (Accumulation, Manipulation, Distribution), yang menandai pergerakan strategis investor institusional di sekitar zona likuiditas utama.

Dari Konsolidasi ke Potensi Reli

Dilaporkan Cointelegraph, fase akumulasi terjadi antara 9 Mei hingga 20 Juni 2025, ditandai oleh pergerakan harga yang tenang di kisaran $2.100–$2.200. Setelah periode ini, terjadi manipulasi harga singkat dengan penurunan di bawah $2.200. Namun, harga Ether dengan cepat pulih dan melonjak ke atas $2.500 pada Senin lalu, menunjukkan kekuatan beli dari investor institusional.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 1 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 1 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Reli Altcoin Memanas: Ethereum Melejit, BlackRock Serok $98 Juta ETH

Kebangkitan harga ini bertepatan dengan data arus masuk bersih ke ETF Spot ETH sebesar 106.000 ETH minggu lalu, menandai minggu ketujuh berturut-turut arus masuk positif menurut Glassnode. Ini memperkuat sinyal bahwa fase distribusi dalam pola AMD tengah berlangsung, dengan target harga di atas $5.000.

“ETH bisa jadi tengah memasuki fase ‘reli yang paling dibenci’ – lonjakan tak terduga yang justru didorong oleh institusi,” ungkap Thomas Lee, CEO Bitmine.

Risiko Koreksi Hingga 25%

Meski outlook jangka menengah terlihat optimistis, tekanan bearish belum sepenuhnya sirna. ETH disebut berisiko terkoreksi hingga 25% ke area $1.600, terutama setelah gagal menembus resistance teknikal jangka panjang dan tergelincir dari pola segitiga simetris multi-tahun pada grafik dua mingguan.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 1 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 1 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Selain itu, aktivitas whale juga memicu kekhawatiran. Tercatat lebih dari 62.000 ETH senilai sekitar $237 juta dipindahkan dari staking ke Binance dalam lima hari terakhir, menunjukkan potensi tekanan jual dari pemegang besar ke dompet tingkat menengah.

Analis pasar mencatat meningkatnya minat terbuka (open interest) selama sesi perdagangan New York, sementara harga ETH justru menurun. Hal ini menunjukkan bahwa pasar mulai agresif membuka posisi short terhadap Ether.

Volume spot juga mengalami penurunan, sementara tingkat pendanaan jangka pendek berubah negatif — dua sinyal yang mendukung pandangan bearish. Jika tekanan ini berlanjut, area support terdekat berada di kisaran $2.350–$2.275.

Baca juga: Harga Ethereum Melonjak, Target $4.000 di Depan Mata


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com