Tag Archives: kripto

Asosiasi Ajak Masyarakat Kawal Rumusan Aset Kripto di RUU P2SK

Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) semakin hangat diperbincangkan. Salah satu topik yang menjadi polemik adalah karena aset kripto dimasukkan pada RUU P2SK sebagai ITSK (Inovasi Teknologi Sektor Keuangan).

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pun telah menetapkan RUU P2SK dalam Program Legislasi Nasional Prioritas Tahun 2022. RUU P2SK ini merupakan RUU inisiatif DPR yang selanjutnya akan dibahas bersama Pemerintah menjadi UU. Saat ini, status RUU P2Sk masih pada tahap Konsultasi Publik.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO), Teguh Kurniawan Harmanda, mengajak masyarakat untuk terus mengawal dan berpastisipasi dalam pembentukan RUU P2SK ini. Menurutnya semua pihak harus dilibatkan dalam pembahasan, terutama masyarakat yang akan berdampak langsung pada penerapan regulasi ini, bisa memberikan pandangannya.

“Kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawal RUU P2SK ini. Pelibatan publik dalam pembahasannya bisa memberikan pandangan yang menyeluruh, termasuk status aset kripto di dalamnya. Karena jumlah investor kripto yang lebih dari 16 juta ini, pasti ingin status yang jelas soal kripto sebagai komoditi atau akan diubah,” kata pria yang akrab disapa Manda.

Ilustrasi aset kripto
Ilustrasi aset kripto

Baca juga: Gantikan Indonesia, India Usung Regulasi Kripto Agenda Utama G20 2023

Konsultasi Publik RUU P2SK

Manda berharap dengan semakin banyak masukan, RUU ini memiliki ownership yang kuat dari seluruh stakeholder, sehingga tercapai tujuan yang konkret. ASPAKRINDO siap berdiskusi dengan seluruh stakeholder untuk mensinergikan pandangan tentang aset kripto dan merumuskan regulasi yang mendukung industri terus tumbuh dengan sehat.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyiapkan situs khusus untuk Konsultasi Publik RUU P2SK sebagai salah satu instrumen untuk memastikan seluruh proses penyusunan RUU ini transparan. Masyarakat bisa akses link ini.

Status Aset Kripto

Perhatian asosiasi saat ini ada pada pasal yang memasukan aset kripto dalam ITSK. Menurut Manda, saat ini masyarakat sudah mulai menyakini aset kripto sebagai komoditi dan diregulasi oleh Bappebti, namun adanya draft RUU ITSK ini bisa menimbulkan kerancuan atau tidak jernih.

Ilustrasi aset kripto di Indonesia.
Ilustrasi aset kripto di Indonesia.

Baca juga: Indonesia Cermati Skema Perdagangan Karbon Bertenaga Blockchain

“Kami menghargai niat dan upaya pemerintah untuk terus mengawasi dan memastikan industri aset kripto ini tetap aman. Namun, draft RUU PPSK yang ada saat ini belum menguatkan industri, malah berpotensi membuatnya mundur. Ada beberapa pasal (205, 207, 208) yang akan membuat status aset kripto menjadi rancu ke depannya. Di mana saat ini kripto dikategorikan sebagai komoditi, bukan mata uang,” jelasnya.

Manda berharap Bappebti tetap ada, bersama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam RUU P2SK di pasal ITSK. Disamping itu, asosiasi ingin semua bersinergi dari BI, OJK, dan Bappebti untuk merumuskan regulasi yang jelas dan mendukung inovasi ke depannya. BI dan OJK bisa meregulasi aspek lain dari kegunaan atau utilitas aset kripto yang belum diatur oleh Bappebti.

“Sebagai pelaku hanya meminta kepastian hukum dan regulasi agar industri kripto yang sudah berkembang pesat ini, tidak salah arah dan reset dari nol. Indonesia termasuk negara yang memiliki kerangka regulasi yang jelas terkait kripto, merujuk pada regulasi komoditi, penerapan pajak serta regulasi anti pencucian uang dan kontra pendanaan terorisme untuk aset kripto,” pungkasnya.



Sumber : news.tokocrypto.com

GALA Turun 13% Karena Peretasan Senilai $1B

Selama sebulan terakhir ini, peretasan semakin umum di dunia kripto dengan nilai yang dicuri cukup besar di bulan oktober ini hingga disebut sebagai “Hacktober”. Saat market mulai menghijau kembali, muncul lagi ketakutan dari para investor karena peristiwa peretasan GALA senilai $1 milliar yang sedang dicetak dan seorang hacker mencoba melakukan hal yang sama.

pNetwork merupakan platform yang mengawasi dan memberikan infrastruktur untuk mendapatkan token DeFi mengungkapkan “Konfigurasi yang salah dari pNetwork mengharuskan penempatan ulang pGALA. Kami bekerja secara langsung dengan tim Gala untuk menyediakan saldo pGALA yang diperlukan untuk memulihkan fungsionalitas setoran & penarikan pGALA.”

Bersamaan dengan itu, p.Network meminta maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh situasi tersebut. Selain itu, perusahaan menekankan fakta bahwa semua token di Ethereum aman. Namun, perlu dicatat bahwa GALA dihentikan sementara. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau user untuk tidak melakukan transaksi di dalam jaringan tersebut.

Baca Juga Whales Serok Chainlink Hingga Mendekati Harga $8

Sementara itu, ketakutan di seluruh situasi ini tentu saja sampai ke pemegang GALA. Token itu terlihat mengalami kerugian hingga dua digit. aset tersebut diperdagangkan pada $0,03589 dengan penurunan harian 10,27 persen





Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa: Market Kripto Terus Sideways Waspada Sentimen Makroekonomi

Performa market kripto sepekan ini terlihat sideways atau datar yang menandakan investor kurang bergairah. Kenaikan suku bunga acuan The Fed masih menjadi hambatan pertumbuhan market kripto. 

Sejumlah aset kripto, terutama yang berkapitalisasi besar atau big cap berada zona hijau pada perdagangan Jumat (4/11) pukul 13.00 WIB. Misalnya saja, dari pantauan CoinMarketCap, nilai Bitcoin berada di harga US$ 20.576, naik 1,10% selama 24 jam terakhir dan naik 1,36% sepekan belakang.

Altcoin lainnya juga mengalami hal yang sama. Nilai Ethereum (ETH) ikut melonjak 1,24% ke US$ 1.567 sehari terakhir dan naik 3,45% seminggu belakang. Di sisi lain, Dogecoin (DOGE) yang sempat tumbuh mengesankan, akhirnya anjlok lebih dari 6% dalam 24 jam terakhir.

Ilustrasi market kripto Bitcoin.
Ilustrasi market kripto Bitcoin.

Baca juga: Tokocrypto Dukung Perlindungan Konsumen dan Jamin Keamanan Investor Kripto

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan volatilitas market kripto menjelang akhir pekan ini akibat besarnya sentimen dari ketidakpastian makroekonomi global. Namun, sejumlah investor yang menjadi kaum bullish mulai masuk untuk akumulasi sehingga sedikit mengerakan market kripto naik, namun tetap sideways. Mereka anggap penurunan harga kripto, pasca The Fed menaikan suku bunga acuannya Kamis (3/11) dinihari lalu, menjadi peluang.

“Namun, keseluruhan ekonomi global sedang terkena badai setelah Departemen Tenaga Kerja AS mengumumkan penurunan kecil dalam klaim pengangguran. Kemudian, Bank of England meningkatkan suku bunga dengan ukuran jumbo 75 basis poin, sesuai dengan kenaikan AS baru-baru ini. Dua peristiwa itu membuat investor kurang bergairah untuk masuk ke market kripto,” kata Afid.

Sementara, aset kripto big cap naik, ada beberapa altcoin yang menjadi primadona dalam 24 jam terakhir karena berhasil naik tinggi. Seperti, Loopring (LRC) meroket 23%, OKB naik tinggi sebesar 24%, disusul oleh FTM yang berhasil naik sebesar 18,86%, dan MATIC yang tidak mau ketinggalan dengan kenaikan sebesar 16,54%.

Total kapitalisasi pasar kripto pun berada di posisi hijau, naik tipis sebesar 0,71% dalam 24 jam terakhir. Penutupan total market cap siang ini berada pada level US$ 1,013 triliun.

Fear and Greed Index Bitcoin kembali ditutup pada level 30 dengan kategori Fear. Hal tersebut mengindikasikan bahwa sentimen pasar kripto masih terlihat masih stabil.

Analisa Bitcoin di November

Ilustrasi Bitcoin
Ilustrasi Bitcoin.

Baca juga: Indonesia Cermati Skema Perdagangan Karbon Bertenaga Blockchain

Banyak analis menyakini November bisa menjadi bulan yang baik untuk market aset kripto. Indikator hal ini terbukti dengan kembalinya market cap kripto global di titik US$ 1 triliun. Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) pun sempat mencatatkan kenaikan dalam grafik harian di akhir Oktober dan awal November.

“Volume perdagangan saat ini sedikit membaik dan terjadi short liquidation. Meski demikian, kenaikan dan sentimen bullish ini masih terbatas. Aksi harga Bitcoin dan Ethereum masih belum sepenuhnya pulih dan kembali masuk ke dalam fase konsolidasi. Kondisi tersebut diikuti oleh sebagian besar aset di pasar kripto,” jelas Afid.

Perlu diketahui, hampir satu tahun harga Bitcoin sudah turun 70% dari rekor tertinggi sepanjang masanya (ATH), yaitu US$ 69.000, yang tercapai pada bulan November 2021 lalu. Peristiwa langka itu diprediksi akan sulit tercapai dalam waktu dekat.

“Baru-baru ini, Bitcoin memang terlihat mengalami kenaikan 8% dalam rentang waktu mingguan. Namun, kondisi itu membuat aksi harga Bitcoin terbebas dari rangebound momentum yang telah mengungkung pergerakannya selama hampir satu bulan. Untuk BTC mencapai kenaikan harga di bulan ini cukup sulit, terlebih tembus US$ 30.000 dan masih bergerak sempit di rentang US$ 20.000-US$ 23.000,” tutur Afid.

Menurut laporan Matrixport, harga BTC diprediksi dapat memulai relinya dan mencapai US$ 63.000 pada Maret 2024, ketika Bitcoin akan menjalani halving. Proyeksinya BTC dapat mengulangi aksi harga bullish yang terlihat saat menjelang halving di Juli 2016 dan April 2020.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bappebti: Waspada Perdagangan Aset Kripto Berkedok MLM

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengingatkan masyarakat terhadap perdagangan aset kripto yang menggunakan konsep MLM (Multi-level marketing) yang tengah marak. Mereka akan melakukan tindakan tegas terhadap entitas yang melakukan penghimpunan dana masyarakat dengan konsep tersebut.

Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, mengatakan Bappebti akan memberikan perlindungan dan mencegah potensi kerugian masyarakat akibat pelanggaran terhadap ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini melihat maraknya perdagangan aset kripto yang melanggar aturan.

“Bappebti memperoleh informasi bahwa terdapat beberapa entitas yang marak menawarkan investasi perdagangan aset kripto tanpa memiliki persetujuan dari Bappebti. Setelah kami lakukan identifikasi, pengawasan, dan pengamatan, kami menemukan bahwa entitas tersebut menerapkan skema member get member untuk merekrut anggota baru,” kata Didid dalam keterangan resminya.

Ilustrasi anak muda investasi aset kripto.
Ilustrasi anak muda investasi aset kripto.

Baca juga: Dua Misteri Terbesar dalam Sejarah Aset Kripto

Janji Keuntungan

Menurut Didid, entitas tersebut memberikan janji keuntungan yang konsisten dan hampir tanpa kerugian dari trading aset kripto yang dilakukan. Jika para anggota ingin mendapatkan keuntungan lebih, mereka harus merekrut anggota baru sebagai downline atau bawahan mereka.

Sebagai imbalan, anggota yang merekrut anggota baru akan mendapatkan bonus generasi. Selain itu, anggota tersebut akan mendapatkan komisi dari keuntungan trading yang dilakukan anggota baru. Skema penghimpun dana ini berlaku untuk beberapa generasi.

“Para anggota dari entitas tersebut sangat gencar mempromosikan penawaran trading aset kripto yang diikutinya melalui berbagi media sosial. Sehingga, pertumbuhan anggotanya sangat pesat. Mengingat jumlah anggota yang terus bertambah, maka kami melakukan tindakan tegas dengan menghentikan kegiatan usahanya agar tidak semakin banyak masyarakat yang dirugikan,” ucap Didid.

Ilustrasi Bappebti.
Ilustrasi Bappebti.

Baca juga: Instagram Bakal Izinkan Pengguna Minting dan Juat NFT di Aplikasi

Pertumbuhan Investor Kripto

Di sisi lain, jumlah pelanggan aset kripto terdaftar di Indonesia sampai dengan Agustus 2022 tercatat sebesar 16,1 juta pelanggan dengan rata-rata kenaikan jumlah pelanggan terdaftar sebesar 725 ribu pelanggan per bulan.

“Hal ini menunjukkan minat masyarakat untuk berinvestasi di perdagangan aset kripto terus meningkat. Sehingga, Beppebti menilai perlu adanya pengawasan yang baik untuk menjaga agar kondisi perdagangan aset kripto di Indonesia tetap kondusif,” imbuh Didid.



Sumber : news.tokocrypto.com

Modus Aneh Perdagangan Aset Kripto Berkedok MLM di Indonesia

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) kembali mengungkap modus yang dilakukan oleh entitas tertentu untuk perdagangan aset kripto berkedok MLM (Multi-level marketing). Modus ini sering ditemukan di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan dan Penindakan Bappebti, Aldison, menjelaskan modus yang dilakukan entitas-entitas tersebut tidak hanya melalui trading kripto, namun juga melalui jual beli aset kripto tertentu yang dilakukan di antara para anggota dengan iming-iming akan meningkatnya harga aset tersebut di masa depan.

“Selain itu, ada penawaran investasi penambangan aset kripto atau mining menggunakan skema member get member dengan janji keuntungan tetap sesuai paket investasi yang dipilih,” tutur Aldison dalam keterangan resminya.

Aldison menambahkan, modus penghimpunan dana masyarakat berkedok aset kripto, saat ini dilakukan dengan cara sedemikian rupa yang dikemas dengan agama, kegiatan amal, kegiatan sosial, dan sebagainya. Masyarakat awam tentu akan mudah terpengaruh untuk ikut dalam investasi jika penawaran dilakukan dengan cara tersebut.

Ilustrasi tips investasi aset kripto yang aman dan cuan.
Ilustrasi tips investasi aset kripto yang aman dan cuan.

Baca juga: Bappebti: Waspada Perdagangan Aset Kripto Berkedok MLM

Teliti dan Cermat

Bappebti meminta masyarakat sebelum memutuskan untuk bertransaksi di bidang Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) dan/atau Perdagangan Fisik Aset Kripto (PFAK), harus memahami terlebih dahulu terkait mekanisme transaksi, potensi keuntungan, dan risiko yang dihadapi.

Pastikan legalitas perusahaan, apakah sudah terdaftar di Bappebti atau belum. Selanjutnya, jangan mudah percaya dengan iming-iming keuntungan besar yang bisa diperoleh dalam waktu singkat. Perlu diingat, pergerakan di PBK dan/atau PFAK sangat volatile, artinya dalam waktu singkat dapat mendapatkan keuntungan yang besar, namun potensi kerugiannya juga sangat besar (high risk, high return).

“Jangan terbujuk jika ada yang menawarkan transaksi di bidang PBK dan/atau PFAK dengan janji bonus atau komisi apabila berhasil merekrut anggota baru sebagai downline, karena di bidang PBK dan/atau PFAK tidak dikenal istilah tersebut,” pungkas Aldison.

Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko. Sumber: Bappebti.
Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko. Sumber: Bappebti.

Baca juga: Daftar Anak Muda yang Kaya Berkat Investasi Aset Kripto

Tindak Tegas

Bappebti akan melakukan tindakan tegas terhadap entitas yang melakukan penghimpunan dana masyarakat berkedok perdagangan aset kripto. Tindakan tersebut dilakukakan untuk memberikan perlindungan dan mencegah potensi kerugian masyarakat akibat pelanggaran terhadap ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Bappebti memperoleh informasi bahwa terdapat beberapa entitas yang marak menawarkan investasi perdagangan aset kripto tanpa memiliki persetujuan dari Bappebti. Setelah kami lakukan identifikasi, pengawasan, dan pengamatan, kami menemukan bahwa entitas tersebut menerapkan skema member get member untuk merekrut anggota baru,” terang Plt. Kepala Bappebti Didid Noordiatmoko.

Menurut Didid, entitas tersebut memberikan janji keuntungan yang konsisten dan hampir tanpa kerugian dari trading yang dilakukan. Jika para anggota ingin mendapatkan keuntungan lebih, mereka harus merekrut anggota baru sebagai downline mereka.

Sebagai imbalan, anggota yang merekrut anggota baru akan mendapatkan bonus generasi. Selain itu, anggota tersebut juga akan mendapatkan komisi dari keuntungan trading yang dilakukan anggota baru. Skema ini berlaku untuk beberapa generasi.



Sumber : news.tokocrypto.com

CEO Binance Terbuka untuk Bergabung dengan Dewan Twitter

Sejak Elon Musk mengambil alih platform media sosial besar-besaran, perubahannya sangat cepat. Changpeng Zhao sebagai CEO Binance mengungkapkan bahwa dia terbuka untuk bergabung dengan dewan Twitter jika sang CEO memintanya untuk melakukannya.

Berita seputar akuisisi senilai $44 juta dari jejaring sosial terbesar di dunia itu tak henti-hentinya. Sejak co-founder Tesla Inc. menjadi suara baru platform, ada banyak perubahan yang akan membentuk dewan direksi Twitter adalah yang terus berkembang.

CEO Binance di dewan direksi Twitter?

Salah satu nama terbesar di dunia cryptocurrency sekarang terbuka untuk menjadi bagian dari platform Twitter. Changpeng Zhao, eksekutif Binance, telah mengungkapkan bahwa dia tidak akan menolak permintaan dari Musk. Berbicara pada konferensi teknologi di Portugal, The Block melaporkan sentimen Zhao tentang ide tersebut. CEO mengungkapkan, “Elon masih memutuskan tentang dewan, jika dia meminta saya untuk melakukannya, saya mungkin akan melakukannya.”

Baca Juga Binance dan Nigeria Akan Menciptakan Ekonomi Digital Berbasis Blockchain

CZ

Zhao telah berada didekat Musk untuk keseluruhan proses akuisisi. Dengan penutupan kesepakatan minggu lalu, dilaporkan oleh The Block bahwa Binance menginvestasikan $ 500 juta untuk memastikan Elon Musk menjadi kepala baru platform media sosial.

Zhao mengungkapkan keinginan Binance untuk menjadi bagian integral dalam integrasi cryptocurrency ke Twitter. Dia menyatakan bahwa Binance akan, “berperan dalam menyatukan media sosial dan Web3 untuk memperluas penggunaan dan adopsi teknologi kripto dan blockchain.”





Sumber : news.tokocrypto.com

Dua Misteri Terbesar dalam Sejarah Aset Kripto

Ruang aset kripto diselimuti misteri dan kerahasiaan. Itu tidak mengherankan, karena anonimitas adalah salah satu fondasi utama dari industri yang terdesentralisasi.

Ada banyak misteri di dunia. Namun, misteri zaman modern di dunia digital adalah sesuatu yang baru. Dengan itu, mari kita lihat dua misteri terbesar di sektor aset kripto yang dilansir Watcher Guru.

1. Siapa Satoshi Nakamoto?

Pada tanggal 31 Oktober 2008, sebuah makalah berjudul “Bitcoin: A Peer-to-Peer Electronic Cash System” dikirim ke milis kriptografi. Makalah tersebut menggambarkan bagaimana rekan-rekan dapat mengirim nilai pertukaran antara satu sama lain tanpa harus bergantung pada kepercayaan. Penulis makalah itu bernama Satoshi Nakamoto. Namun, tidak ada yang tahu siapa orang ini.

Ilustrasi Satoshi Nakamoto. Foto: Getty Images.
Ilustrasi Satoshi Nakamoto. Foto: Getty Images.

Baca juga: NGOBRAS Season 2: Dampak Elon Musk Akuisisi Twitter ke Market Kripto

Sekarang, selama 14 tahun sejarahnya, banyak orang telah dituduh sebagai Satoshi. Menurut Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum (ETH), Hal Finney adalah kandidat yang paling mungkin untuk mengisi posisi Satoshi.

Finney adalah seorang ilmuwan komputer yang merupakan pengembang awal Bitcoin, dan dia juga penerima transaksi Bitcoin pertama dari dompet Satoshi. Selain itu, Finney tinggal di lingkungan yang sama dengan Dorian Satoshi Nakamoto, yang juga dituduh sebagai pembuat kode anonim.

Namun, Dorian membantah klaim tersebut. Mungkin Finney menggunakan nama tetangganya untuk tidak menonjolkan diri. Sayangnya, Finney meninggal pada tahun 2014 karena komplikasi ALS.

Kandidat Lain

Nick Szabo adalah kandidat lain yang telah dipertimbangkan untuk menjadi Satoshi. Szabo adalah penggemar mata uang terdesentralisasi dan menulis makalah untuk “Bit Gold”, yang merupakan pendahulu dari awal Bitcoin. Selain itu, Szabo dikenal sebagai penggemar penggunaan nama samaran; Inisial Szabo, NS, kebalikan dari Satoshi, SN.

Kandidat lain yang mungkin adalah Adam Back. Back adalah salah satu dari dua orang pertama yang menerima email dari Satoshi. Back juga merupakan pencipta Hashcash, sistem Proof-of-Work (POW) yang dirancang untuk membatasi penipuan email. Banyak orang bahkan menunjukkan gaya penulisan Back cocok dengan Satoshi.

Namun, tidak ada bukti kuat untuk membuktikan salah satu dari tiga identitas sebagai pencipta Bitcoin.

2. Siapa “Ratu Kripto” Ruja Ignatova?

Ratu kripto, Ruja Ignatova, Foto: The Guardian.
Ratu kripto, Ruja Ignatova, Foto: The Guardian.

Baca juga: Gantikan Indonesia, India Usung Regulasi Kripto Agenda Utama G20 2023

Ruang aset kripto dipenuhi dengan penipuan. Namun, tidak ada yang lebih terkenal dari Ruja Ignatova, yang dikenal sebagai “ratu kripto”.

Ignatova lahir di Bulgaria dari orang tua berdarah Roma, Italia. Namun, ketika dia berusia 10 tahun, orang tuanya pindah ke Jerman, dan sebagai hasilnya, dia kemudian memperoleh kewarganegaraan Jerman.

Onecoin adalah penipuan aset kripto skema ponzi yang didirikan dengan bantuan Ignatova. Pada tahun 2017, penipuan menipu publik sekitar US$ 4 miliar, dan Ignatova telah hilang sejak 25 Oktober di tahun yang sama. Ignatova terakhir terlihat meninggalkan Sofia, ibu kota Bulgaria, menuju Athena.

Keberadaan Ignatova masih belum diketahui, namun masih banyak yang menduga bahwa ia masih berada di Yunani. FBI Amerika Serikat telah memasukkan Ignatova ke dalam daftar orang yang paling dicari. Selain itu, FBI menawarkan hadiah US$ 100.000 untuk informasi yang dapat mengakibatkan penangkapannya.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Masuk ke Daftar 50 Holders Terbanyak

Meme crypto, Dogecoin [DOGE] telah menjadi trending topic setelah pengambilalihan Twitter Elon Musk. Aset tersebut mengantongi keuntungan signifikan selama beberapa hari terakhir. Di tengah-tengah ini, platform on-chain mengevaluasi status 50 pemegang aset teratas.

Lookonchain menunjukkan bahwa 50 pemegang teratas saat ini di kendalikan 63,71 persen dari total pasokan DOGE. Ini berarti mereka memiliki total 87,1 miliar DOGE senilai sekitar $ 12,6 miliar. perlu dicatat bahwa saat ini ada 132.670.764.300 DOGE yang dipasok.

This image has an empty alt attribute; its file name is image-2-784x1024.png

Sementara para investor sibuk bertaruh besar pada Dogecoin selama beberapa minggu terakhir, para holders berkurang sebesar 761 juta DOGE. Selain itu, beberapa dari mereka menyerok 484 juta DOGE selama beberapa hari terakhir.

Baca Juga Dogecoin Melonjak 10% karena Kesepakatan Elon Musk – Twitter hampir selesai

Alamat Dogecoin Mengalami Kenaikan

Jumlah total alamat yang menyimpan aset di jaringan Dogecoin cukup membosankan sepanjang Agustus dan September. Namun, ini berubah pada bulan Oktober. Ada lonjakan yang menonjol selama sebulan.

Peningkatan ini sejalan dengan akuisisi Twitter senilai $44 miliar oleh Elon Musk. Pada saat pers, total alamat dalam jaringan adalah 4.453.237. Selain itu, untuk pertama kalinya sejak April, DOGE melonjak ke level tertinggi $0,1572.

Koin meme tersebut naik hingga $0,1386 dengan lonjakan harian 14,68 persen. Sepertinya sebagian besar holders ini berhasil mengantongi keuntungan besar karena Dogecoin terus mengantongi keuntungan signifikan selama beberapa hari terakhir.





Sumber : news.tokocrypto.com

Market Kripto Tertekan Akibat Kenaikkan Suku Bunga The Fed

Market kripto kembali alami penurunan pasca Bank Sentral AS, The Fed kembali menaikkan suku bunga acuannya. Investor merespon negatif kenaikan ini dan mulai menjauh dari pasar.

Secara keseluruhan sejumlah aset kripto, terutama yang berkapitalisasi besar atau big cap anjlok ke zona merah pada perdagangan Kamis (3/11) pukul 09.00 WIB. Misalnya saja, dari pantauan CoinMarketCap, nilai Bitcoin berada di harga US$ 20.304, turun 0,84% dalam 24 jam terakhir.

Sementara, Ethereum (ETH) bahkan anjlok lebih dalam 2,20% ke US$ 1.548 sehari terakhir. Altcoin lain, Dogecoin (DOGE) dan Shiba Inu (SHIB) turun lebih dari 3%.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan pergerakan market kripto kembali turun di zona merah, imbas dari respons investor menanggapi kenaikkan suku bunga acuan The Fed.

Sesuai perkiraan The Fed menaikan suku bunga sebesar 75 basis poin pada Kamis dini hari setelah menggelar rapat Federal Open Market Committee (FOMC) selama dua hari. “Kenaikan 75 bps ini terjadi keempat kali berturut-turut,” kata Afid.

Respons Negatif Market

Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: REUTERS / Yuri Gripas
Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: REUTERS / Yuri Gripas

Baca juga: Dogecoin Masuk ke Daftar 50 Holders Terbanyak

Keputusan itu langsung direspon negatif oleh pasar kripto dan saham. Setelah pidato hawkish dari ketua The Fed, Jerome H. Powell, market kripto langsung anjlok dan altcoin berdampak paling parah dibandingkan Bitcoin. Kapitalisasi pasar kripto pun sempat turun 1,82% menjadi US$ 998,19 miliar.

Di sisi lain, jika melihat nilai indeks Dolar AS (DXY) pada hari Kamis pagi ini, sedang menguat. Investor mulai meninggalkan aset berisiko, seperti kripto. Terpantau DXY di level 111.92 pada pukul 09.00 WIB naik +0.45%. Kombinasi cocok yang membuat investor menjauh dari market kripto.

“Sejauh ini investor kripto masih mencoba kuat untuk menahan sentimen negatif dari The Fed. Hal ini terlihat dari harga Bitcoin yang masih berada di atas level psikologisnya US$ 20.000 dan BTC cenderung bakal bergerak sideways dalam beberapa hari ke depan,” jelas Afid.

Bitcoin sedang membentuk pola double-top dengan neckline di level US$ 20.000. Level ini telah terbukti sebagai titik support yang kuat, sekaligus support psikologis.

Sementara, harga Harga ETH juga kembali turun lebih dalam dibanding BTC. Penurunan harga saat ini masih tertahan support di level US$ 1.530 sebagai tahanan terdekat. Jika tahanan terdekat tersebut tidak mampu menahan laju turun ETH, kemungkinan penurunan akan berlanjut dengan support selanjutnya berada di level US$ 1.503.

Sentimen Market

market kripto bitcoin
Ilustrasi market kripto bitcoin.

Baca juga: Kenal Jagat Nusantara Metaverse IKN yang Diresmikan Presiden Jokowi

Momen penurunan ini bisa dimanfaatkan oleh investor yang ingin melakukan akumulasi untuk jangka panjang. Pasalnya kemungkinan besar market akan terus mengalami tekanan dan bergerak sideways.

Kenaikan 75 basis poin ini saja membuat suku bunga menjadi 3,75-4%. “The Fed menyatakan masih perlu menaikkan suku bunga karena tingkat inflasi saat ini masih jauh dari target di bawah 2%,” terang Afid.

Investor kripto juga harus mencermati data tenaga kerja AS yang akan dirilis pada Jumat (4/11) malam adalah data Non Farm Payrolls AS bulan Oktober yang diindikasikan turun dan data Unemployment Rate AS bulan Oktober yang diindikasikan meningkat. Data-data tersebut bisa membuat market kripto kembali tertekan.



Sumber : news.tokocrypto.com

NGOBRAS Season 2: Dampak Elon Musk Akuisisi Twitter ke Market Kripto

Elon Musk baru saja merampungkan akuisisi platform media sosial, Twitter pada Jumat (28/10) lalu. Aksi pencaplokan ini ternyata berdampak juga terhadap market aset kripto.

Untuk membahas apa saja perubahan di market kripto pasca Musk membeli Twitter akan dibahas tuntas oleh Trader Tokocrypto, Afid Sugiono dan Adriansah dari TokoScholar di video NGOBRAS Season 2, episode 3 ini.

Selain itu, mereka berdua juga bahas berita terupdate seputar dunia kripto dan blockchain lainnya. Perlu diketahui, kabar-kabar ini bisa menjadi sentimen pendorong dari pergerakan market kripto selama sepekan belakang.

Baca juga: Twitter Mengizinkan Pengguna Transaksi NFT melalui Tweet

Tak lupa juga ada watch list token/koin yang bisa menjadi pegangan investor maupun trader yang diproyeksikan mendapatkan cuan. Namun, sekali lagi perlu riset mendalam juga tentang token atau koin kripto yang disampaikan dalam video NGOBRAS kali ini.

Penasaran? Yuk simak video lengkapnya di bawah ini.

https://www.youtube.com/watch?v=xVIwbp3qbsE



Sumber : news.tokocrypto.com