Tag Archives: kripto

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun $83.944, Tekanan Jual Dominan

Harga Bitcoin (BTC) kembali bergerak di zona merah, dengan penurunan harian sebesar 2,2% hingga diperdagangkan di level $83.944,44.

Penurunan ini memperpanjang tren koreksi mingguan Bitcoin yang sudah turun 12,53% dalam tujuh hari terakhir.

Kapitalisasi pasar BTC kini berada di kisaran $1,67 triliun, sementara volume perdagangan 24 jam melonjak ke $121,46 miliar, mencerminkan tingginya volatilitas pasar.

Meskipun Bitcoin masih menjadi aset kripto nomor satu dengan dominasi pasar kuat, sentimen bearish dalam jangka pendek terlihat jelas dari data teknikal dan makro.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terperosok 6% dalam 24 Jam

Bitcoin Turun 2,2%: Koreksi Lanjutan dari Tekanan Mingguan

Penurunan harga BTC dalam 24 jam terakhir sebesar -$1.745 atau -2,04% menunjukkan bahwa Bitcoin belum berhasil mematahkan tekanan jual yang melanda pasar sejak akhir bulan lalu.

Data 30 hingga 90 hari terakhir menunjukkan penurunan yang cukup dalam:

  • 30 hari: -22,84%
  • 60 hari: -25,32%
  • 90 hari: -27,03%

Serangkaian penurunan ini menandakan bahwa pasar masih berada dalam fase koreksi struktural, bukan sekadar fluktuasi jangka pendek. Para analis menyebutkan bahwa tekanan ini merupakan kelanjutan dari aksi ambil untung setelah Bitcoin mencapai rekor tertinggi di $126.198, serta ketidakpastian makro yang menghantui pasar aset digital.

Range Perdagangan Menguatkan Tekanan Bearish

Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak di rentang harga $86.240 (tertinggi) dan $80.659 (terendah).

Level $80.000 kini menjadi zona support psikologis penting bagi pasar. Sentimen bearish juga tercermin dari penurunan harga satu jam sebesar -0,42%, yang menandakan tekanan jual masih aktif meski harga mulai stabil.

Volume perdagangan yang tinggi ($121,46 miliar) memperlihatkan bahwa aktivitas pasar meningkat signifikan.

Kondisi ini terjadi biasanya terkait dengan aksi jual besar-besaran (panic selling), likuidasi posisi leverage, atau aksi beli besar dari institusi yang menunggu harga diskon.

Namun karena harga tetap turun, ini mengonfirmasi bahwa tekanan jual lebih dominan daripada tekanan beli.

Faktor-faktor Utama Penyebab Penurunan BTC

1. Sentimen Makro Global Masih Negatif

Ketidakpastian suku bunga, kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi, dan tekanan terhadap aset berisiko membuat investor lebih berhati-hati.

Ketika volatilitas meningkat, altcoin melemah lebih cepat dan Bitcoin pun tak mampu menahan arus keluar modal.

2. Koreksi Setelah Periode Overbought

Setelah mencapai ATH $126.198, banyak investor jangka pendek melakukan aksi jual untuk mengamankan profit.

Koreksi lebih dari 20% dalam sebulan menandakan pasar sedang melakukan penyesuaian dari euforia sebelumnya.

3. Tingginya Likuidasi di Pasar Futures

Dengan volatilitas tinggi, ratusan juta dolar posisi long BTC terlikuidasi dalam beberapa hari terakhir. Hal ini memperkuat tekanan jual karena memaksa trader keluar dari pasar.

4. Kapitalisasi Besar, Ruang Pertumbuhan Lebih Berat

Dengan sirkulasi suplai mencapai 19,95 juta BTC, atau 95% dari total pasokan maksimum, ruang pertumbuhan Bitcoin semakin terbatas.

Setiap kenaikan harga membutuhkan arus modal besar untuk menopang momentum bullish.

Prospek Bitcoin: Apakah Harga Bisa Pulih?

Meskipun tekanan jangka pendek masih kuat, beberapa indikator menunjukkan potensi stabilisasi dalam beberapa hari ke depan:

  • Support kuat berada di $80.000–$82.000
  • Resistance terdekat berada di $87.000
  • Volume besar membuka peluang rebound teknikal

Jika Bitcoin mampu mempertahankan support $80.000, pasar bisa kembali membentuk tren naik jangka menengah. Namun jika support tersebut jebol, BTC berpotensi turun ke area $75.000–$78.000.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Stagnan di $92K, Tunggu Trigger Baru

Bitcoin hari ini berada di level $83.944 dengan penurunan harian 2,2%, memperpanjang tren bearish mingguan dan bulanan.

Tekanan pasar berasal dari faktor makro, aksi jual pasca-ATH, serta likuidasi besar di pasar derivatif.

Meski demikian, volume besar dan area support yang kuat membuka peluang pemulihan jika kondisi pasar stabil dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Solana Sentuh Zona Kritis $125: Rebound atau Crash Berikutnya?

Solana kembali mencuri perhatian pasar kripto setelah sebulan penuh dihantam tekanan jual brutal. Meski harga sempat terjun hingga 49% dari puncaknya pada 17 September, jaringan ini justru menunjukkan tanda-tanda yang mengejutkan: aktivitas wallet meningkat, alamat baru bertambah, dan interaksi makin aktif. Fenomena ini membuat banyak trader bertanya, apakah ini fase akumulasi diam-diam sebelum Solana kembali naik?

Saat ini, Solana diperdagangkan di sekitar $126.50, naik tipis 0,75% dalam 24 jam, namun masih mencatat penurunan mingguan sebesar 10,22%. Dengan suplai beredar mencapai 560 juta token, valuasi jaringan berada di kisaran $70,7 miliar.

Aktivitas On-Chain Meledak di Tengah Harga Ambruk

Menurut data dari Santiment, jumlah wallet aktif dan alamat baru justru bertambah—sebuah divergensi yang jarang terjadi ketika pasar mengalami koreksi sedalam ini. Biasanya, sinyal seperti ini muncul ketika pasar mendekati titik jenuh jual.

Para analis menilai bahwa lonjakan partisipasi ini bisa menandakan awal dari perilaku akumulasi, di mana investor memanfaatkan harga rendah untuk masuk. Kondisi ini memicu perdebatan di kalangan trader yang mengamati data perilaku on-chain.

Baca juga: Harga Solana Anjlok ke $130,88, Tekanan Bearish Menguat

Analis pasar 0xBossman juga menekankan bahwa penurunan Solana sebesar 51% dalam sebulan telah membawa harga masuk ke zona support historis $125–$130, area yang sebelumnya memicu reaksi kuat. Menurutnya, Solana tetap menjadi salah satu aset dengan momentum terbesar, sehingga level ini dianggap sebagai titik masuk strategis dengan batas bawah ketat di sekitar $120.

Level $130 Jadi Penentu Hidup-Matinya Momentum

Dilaporkan Coinpaper, pandangan lain datang dari analis Crypto Tony, yang menilai pasar dari struktur tren jangka pendek. Menurutnya, $130 adalah level penting yang harus direbut kembali jika Solana ingin membalikkan tren bearish.

  • Reclaim $130 dapat membuka jalan menuju $135 hingga $140.
  • Gagal menembus $130 dapat mendorong harga kembali ke $124.
  • Jika tekanan jual berlanjut, Solana berpotensi menguji ulang $120.

Dengan kata lain, Solana sedang berada di wilayah penentuan arah, di mana sedikit pergeseran momentum dapat menetapkan tren kuat berikutnya.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Solana Siap Bangkit atau Turun Lebih Dalam?

Divergensi antara aktivitas jaringan yang meningkat dan harga yang melemah menempatkan Solana pada titik kritis. Jika partisipasi on-chain yang kuat menjadi katalis, level $130 bisa menjadi kunci kebangkitan. Namun jika gagal ditembus, tekanan jual dapat membawa harga kembali ke area $120.

Arah pergerakan harga Solana dalam beberapa hari ke depan akan menjadi penentu penting bagi investor maupun trader.

Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Harga LAYER Melonjak 38%: Solayer Tunjukkan Pemulihan Kuat

Solayer (LAYER) kembali menjadi sorotan setelah mencatat lonjakan harga signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Sabtu (22/11), harga LAYER diperdagangkan di level $0.26066, naik 38.82% secara harian.

Kenaikan ini sekaligus menandai salah satu performa terbaik LAYER dalam beberapa minggu terakhir, terutama di tengah tekanan bearish yang melanda sebagian besar aset kripto.

Lonjakan harga ini juga didukung oleh volume perdagangan 24 jam sebesar $248.16 juta, menandakan minat pasar yang meningkat pesat terhadap token ini.

Dengan kapitalisasi pasar yang kini mencapai $81.46 juta, Solayer menempati peringkat ke-311 sebagai aset kripto populer secara global.

Pergerakan harga Solayer (LAYER/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solayer (LAYER/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Solayer (LAYER): Token Layer-2 Solana Naik 41% di Tengah Pasar Lesu

Lonjakan Harian: Sentimen Bullish Kembali Menguat

Dalam 24 jam terakhir, LAYER mengalami peningkatan harga sebesar $0.072892, atau naik 38.82%. Kenaikan ini mendorong harga bergerak dalam rentang:

  • Terendah: $0.184289
  • Tertinggi: $0.278331

Pergerakan volatil namun cenderung naik ini menunjukkan bahwa Solayer sedang berada dalam fase pemulihan kuat setelah sempat mengalami tekanan selama beberapa bulan terakhir.

Menariknya, LAYER juga mencatat kenaikan 8.47% dalam satu jam terakhir, menandakan momentum pembelian yang masih aktif dan berpotensi mendorong kenaikan lanjutan.

Kinerja Jangka Pendek hingga Panjang: Masih dalam Zona Koreksi

Meskipun performa harian terlihat sangat positif, data historis memperlihatkan tren penurunan yang masih memayungi harga LAYER untuk periode lebih panjang:

  • 7 Hari: +22.88%
  • 30 Hari: -6.62%
  • 60 Hari: -43.05%
  • 90 Hari: -54.49%

Penurunan lebih dari 50% dalam 90 hari terakhir menunjukkan bahwa harga LAYER masih jauh dari titik stabilitas jangka panjang.

Bahkan, jika dibandingkan dengan all-time high (ATH) di level $3.395662, harga LAYER saat ini masih mencatat penurunan lebih dari 90%.

Bagi investor jangka panjang, angka ini dapat dianggap sebagai peluang akumulasi pada harga diskon—namun di sisi lain, juga menandakan risiko volatilitas yang perlu diperhitungkan.

Kondisi Pasar dan Sentimen Investasi

Meningkatnya volume perdagangan hingga mencapai $248 juta dalam 24 jam menunjukkan adanya likuiditas besar yang masuk. Likuiditas ini dapat memicu dua kemungkinan:

  1. Bull run jangka pendek, jika momentum pembelian terus berlanjut.
  2. Reversal cepat, jika kenaikan hanya dipicu spekulasi sesaat.

Sirkulasi pasokan LAYER mencapai 312.51 juta token, dengan kapitalisasi pasar terdilusi maksimum sekitar $260.66 juta.

Meski total suplai maksimum belum diumumkan secara resmi, angka FDV ini memberi gambaran potensi valuasi penuh token di masa mendatang.

Analisis Harga: Apakah Tren Naik Akan Berlanjut?

Secara teknikal, LAYER menunjukkan tanda-tanda awal pembalikan tren setelah koreksi panjang.

Kenaikan tajam dalam waktu singkat sering kali menandakan aktivitas whale yang meningkat, FOMO investor ritel, dan katalis proyek (update ekosistem, listing baru, atau integrasi teknologi).

Namun tanpa konfirmasi fundamental atau berita penggerak pasar, kenaikan sebesar ini perlu diwaspadai sebagai potensi bull trap.

Jika momentum tetap terjaga, LAYER berpotensi menguji kembali level resistance di kisaran $0.30 – $0.32 dalam 1–2 hari ke depan. Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat, harga dapat kembali ke area support $0.20 – $0.22.

Baca Juga: Solayer (LAYER): Tingkatkan Efisiensi Solana Lewat Staking Cerdas

Solayer (LAYER) mencatat lonjakan harga mengesankan lebih dari 38% dalam 24 jam, didukung volume besar dan sentimen pasar positif.

Meski demikian, performa jangka panjang masih menunjukkan tren turun yang cukup dalam. Investor perlu mencermati momentum pasar dan perkembangan fundamental proyek untuk menilai potensi kelanjutan tren.

Untuk saat ini, LAYER masih menjadi salah satu token yang menarik untuk diamati, terutama bagi trader yang mencari peluang volatilitas tinggi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga ETH Hari Ini: Turun Tipis ke $2.732: Dalam Tekanan Bearish

Harga Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua di dunia, kembali mencatat penurunan ringan dalam perdagangan hari ini.

Berdasarkan data terbaru via Tokocrypto pada Sabtu (22/11), ETH diperdagangkan di harga $2,732.12, turun 0.32% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan ini melanjutkan tren koreksi yang sudah berlangsung selama beberapa minggu, bahkan berbulan-bulan, seiring tekanan pasar yang belum mereda.

Meski penurunan harian tergolong kecil, Ethereum tetap masih berada dalam zona bearish yang cukup dalam.

Kapitalisasi pasar ETH saat ini berada di kisaran $329.76 miliar, sementara volume perdagangan 24 jam mencapai $38.46 miliar, menandakan aktivitas transaksi yang tetap tinggi di tengah tekanan harga.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Analisa Harga ETH Hari Ini: Tekanan Meningkat, Ethereum Anjlok 10%

Pergerakan Harian: ETH Bergerak Fluktuatif di Rentang $2,626 – $2,801

Dalam 24 jam terakhir, Ethereum bergerak dalam rentang harga $2,626.87 (terendah) hingga $2,801.62 (tertinggi).

Rentang pergerakan ini menunjukkan volatilitas moderat, namun belum ada sinyal kuat bahwa Ethereum akan melakukan pembalikan arah menuju tren bullish.

Tekanan tetap dominan, terlihat dari penurunan 0.71% dalam satu jam terakhir yang menandakan sentimen jangka pendek masih dikuasai penjual.

Penurunan harga harian sebesar $8.70 menunjukkan gerak koreksi minor, namun tetap sejalan dengan tren umum pelemahan ETH di periode yang lebih panjang.

Tren 7 Hari hingga 90 Hari: Koreksi dalam Masih Membayangi

Analisis jangka menengah memperlihatkan tren negatif yang cukup tajam:

  • 7 hari: -12.94%
  • 30 hari: -29.69%
  • 60 hari: -35.10%
  • 90 hari: -42.80%

Penurunan hampir 43% dalam tiga bulan menempatkan ETH dalam zona bearish kuat. Kondisi ini semakin diperburuk dengan fakta bahwa harga saat ini telah jauh dari rekor tertinggi (ATH) Ethereum di level $4,953.73.

Artinya, ETH saat ini telah turun lebih dari 44% dari puncak historisnya. Meski demikian, banyak analis melihat harga yang sudah terkoreksi dalam sebagai area akumulasi potensial, terutama bagi investor jangka panjang yang percaya pada fundamental ekosistem Ethereum.

Faktor Tekanan Pasar: Sentimen Makro Melemah, Aktivitas Jaringan Stabil

Beberapa faktor yang memengaruhi pergerakan bearish ETH antara lain:

1. Sentimen global kripto melemah

Kondisi makro ekonomi, termasuk kebijakan suku bunga dan pergerakan dolar AS, masih menekan aset berisiko seperti kripto.

2. Tekanan dari Bitcoin

Sebagai aset utama, penurunan BTC sering kali memicu efek domino ke altcoin, termasuk Ethereum.

3. Minim katalis besar dalam short-term

Belum ada update besar dari tim pengembang Ethereum yang dapat memicu sentimen bullish kuat dalam jangka pendek.

Meski begitu, secara fundamental, Ethereum tetap solid dengan ekosistem DeFi, NFT, dan smart contract terbesar di industri. Aktivitas jaringan dan jumlah pengguna tetap stabil meskipun harga mengalami penurunan.

Apakah Ethereum Berpotensi Rebound?

Secara teknikal, ETH saat ini berada di area support penting di zona $2,600 – $2,700. Jika area ini bertahan, ETH berpotensi melakukan technical bounce ke kisaran:

  • Resistance terdekat: $2,800
  • Target selanjutnya: $2,950 – $3,050

Namun, jika tekanan jual meningkat dan harga menembus $2,600, Ethereum berpotensi melanjutkan koreksi menuju area $2,450 – $2,500, yang menjadi support kuat berikutnya.

Sentimen pasar saat ini masih cenderung bearish, sehingga rebound kemungkinan bersifat jangka pendek kecuali terjadi katalis besar seperti lonjakan aktivitas DeFi, regulasi positif, optimisme pasar kripto secara umum, hingga arus masuk investor institusi.

Baca Juga: Tom Lee: Ethereum Memasuki “Supercycle” ala Bitcoin, Inilah Artinya

ETH Masih Dalam Tekanan, Namun Peluang Tetap Terbuka

Harga Ethereum hari ini menunjukkan pelemahan ringan, namun koreksi besar dalam 30 hingga 90 hari terakhir menempatkan ETH di fase konsolidasi bearish.

Meski begitu, ekosistem Ethereum yang tetap kuat memberikan alasan bagi investor jangka panjang untuk tetap optimis.

Dengan kapitalisasi pasar besar dan fundamental solid, ETH masih menjadi salah satu aset kripto paling diminati, meski volatilitas dan tekanan harga tetap perlu diwaspadai.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Altcoin Season Index Naik ke 27, Sinyal Pergeseran Pasar Kripto Terlihat

Altcoin Season Index menunjukkan pergerakan positif dengan naik ke level 27, meningkat satu poin dari hari sebelumnya. Kenaikan ini menjadi perhatian pelaku pasar karena dapat menandakan adanya perubahan dinamika dalam ekosistem kripto, terutama terkait pergeseran minat investor dari Bitcoin ke aset alternatif.

Indikator Penting untuk Membaca Sentimen Pasar

Altcoin Season Index milik CoinMarketCap digunakan untuk mengukur performa 100 altcoin teratas dibandingkan Bitcoin dalam periode 90 hari. Indeks ini tidak memasukkan stablecoin dan wrapped token agar gambaran kinerja pasar lebih akurat.

Altcoin Season secara resmi terjadi ketika 75% altcoin unggul dalam performa harga dibandingkan Bitcoin. Dengan angka saat ini berada di level 27, pasar masih berada dalam dominasi Bitcoin, meski terdapat tanda-tanda peningkatan minat terhadap altcoin.

Implikasi bagi Investor dan Trader

Analis menilai bahwa pergerakan indeks tersebut dapat membantu investor memahami rotasi pasar, membaca tingkat risiko, serta menentukan potensi titik masuk untuk aset alternatif. Peningkatan indeks juga dinilai dapat memberikan sinyal awal untuk melakukan penyesuaian portofolio.

Kenaikan ke level 27 menunjukkan bahwa sebagian altcoin mulai menunjukkan performa lebih baik meski secara keseluruhan belum mendominasi market. Para ahli menilai bahwa kenaikan bertahap seperti ini sering kali menjadi indikasi awal sebelum modal berpindah lebih signifikan ke altcoin.

Metrik Altcoin Season Index pada 22 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.
Metrik Altcoin Season Index pada 22 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.

Jarak Menuju Altcoin Season Masih Jauh

Meskipun tren indeks mengarah naik, masih terdapat jarak signifikan menuju level 75 yang menandakan Altcoin Season. Faktor-faktor yang dapat mendorong kenaikan lebih cepat antara lain stabilitas harga Bitcoin, perkembangan teknologi pada proyek altcoin, peningkatan minat institusi, serta regulasi yang mendukung aset tertentu.

Pemantauan Indeks Jadi Kunci Langkah Selanjutnya

Pergerakan dari 26 ke 27 dinilai penting bagi investor yang ingin mengantisipasi pergantian fase pasar. Jika tren kenaikan berlanjut, hal ini dapat menjadi indikator awal menuju potensi rally altcoin.

Meskipun begitu, analis menegaskan bahwa Altcoin Season Index hanya satu dari banyak indikator yang perlu diperhatikan. Pengambilan keputusan investasi sebaiknya tetap mempertimbangkan fundamental proyek, kapitalisasi pasar, volume perdagangan, serta sentimen secara keseluruhan.

Kesimpulan

Kenaikan Altcoin Season Index ke level 27 mencerminkan perubahan sentimen yang mulai mengarah pada altcoin, meski dominasi Bitcoin masih kuat. Pasar dinilai memasuki fase pengamatan penting, di mana pergerakan selanjutnya dapat menentukan arah investasi dalam beberapa pekan mendatang.

Baca juga: 3 Indikator Menunjukkan Altcoin Season Mungkin Muncul November


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda aberdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga XRP Jatuh di Bawah $2 Setelah Whale Jual $400 Juta XRP

XRP kembali mengalami tekanan kuat di pasar kripto setelah harganya turun di bawah level psikologis $2, memicu kekhawatiran lanjutan di tengah aksi jual whale dan meluruhnya optimisme ETF.

XRP Turun ke $1.97 Setelah Euforia ETF Mereda

Ripple (XRP-USD) jatuh ke level $1.97, turun hampir 15% dalam sepekan. Penurunan terjadi tak lama setelah dua ETF XRP, XRPC milik Canary Capital dan ETF Bitwise XRP, melakukan debut di Amerika Serikat.

Meski menghasilkan turnover gabungan $22 juta pada hari pertama, produk tersebut gagal menarik inflow lanjutan dan malah memicu aksi profit-taking. Data on-chain menunjukkan sekitar 200 juta XRP, senilai hampir $400 juta, dilepas oleh whale dalam dua hari terakhir.

Pasar Derivatif Alami Liquidation Besar

Tekanan jual meningkat setelah XRP gagal mempertahankan level $2.25. Funding rate di bursa derivatif berbalik negatif, sementara open interest anjlok 28% dalam 72 jam. Lebih dari $300 juta posisi terlikuidasi, mendorong harga turun di bawah $2 untuk pertama kalinya dalam tiga bulan. Pola ini mencerminkan fragilitas likuiditas pasar kripto, mirip dengan koreksi setelah peluncuran ETF Bitcoin awal 2024.

Penurunan Selaras Dengan Koreksi Pasar Kripto Global

Keputusan Federal Reserve yang mengindikasikan belum akan melakukan pemotongan suku bunga, serta meningkatnya ketegangan tarif AS–China, memperburuk sentimen risiko. Bitcoin merosot ke $83.200 dari level tertinggi mingguannya di atas $88.000, dan Ethereum turun ke $2.757.

Secara keseluruhan, lebih dari $2 miliar posisi kripto dilikuidasi dalam 24 jam terakhir. S&P 500 juga kehilangan sekitar $2 triliun kapitalisasi pasar minggu ini.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Pasar Kripto Ambruk: ETF Bitwise Tumbang, XRP Nyaris Jebol $2

On-Chain Tunjukkan Kapitulasi, Aktivitas Jaringan Tetap Tinggi

Hanya 58.5% pasokan XRP yang masih berada dalam posisi profit, turun dari lebih 70% awal bulan. Sekitar 26.5 miliar XRP kini berada dalam kerugian tidak terealisasi. Realized loss rata-rata mencapai $75 juta dalam 30 hari, mendekati level kapitulasi April 2024. Meski demikian, aktivitas jaringan tetap stabil dengan lebih dari 1.2 juta alamat aktif per hari dan throughput sekitar 1.800 transaksi per detik.

Analisis Teknikal Mengarah pada Risiko Penurunan Lanjutan

Dilaporkan Trading News, XRP kini berada di bawah MA50 ($2.06) dan MA200 ($2.21), membentuk pola death-cross. RSI berada di level 31, menunjukkan kondisi oversold tanpa sinyal pembalikan. Area support terdekat berada di kisaran $1.85–$1.90. Jika tembus, XRP berpotensi turun ke $1.70. Di sisi lain, tekanan jual besar terlihat di area resistance $2.15–$2.25.

ETF Belum Tarik Dana Institusional

XRPC menutup pekan pertama dengan AUM $11.6 juta dan Bitwise XRP dengan $9.4 juta—angka yang relatif kecil dibandingkan debut ETF Bitcoin pada 2024. Pasar ETF kripto secara umum mencatat outflow $38 juta minggu ini, dipimpin oleh redemption $3.79 miliar dari produk Bitcoin. Analis memperkirakan minat institusi terhadap ETF XRP baru akan meningkat setelah volatilitas mereda, kemungkinan pada 2026.

Pelemahan dolar AS sebesar 4% year-to-date serta proyeksi penurunan tambahan 8–10% hingga 2026 dinilai dapat meningkatkan daya tarik XRP di pasar internasional, mengingat lebih dari setengah likuiditasnya berada di luar AS. Namun inflasi yang menetap di 3% dan imbal hasil Treasury di atas 4.2% masih menahan aliran modal masuk ke aset kripto.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Sentuh Lagi Zona Ajaib $0.13: Pola Legendaris Terulang

Dogecoin kembali menarik perhatian setelah harga turun tepat ke zona support yang sebelumnya memicu dua lonjakan besar. Harga kini menyentuh area krusial $0.13–$0.14, level yang dua kali menjadi titik awal reli signifikan pada tahun ini.

Polanya sangat mirip, dan banyak trader mulai memperhatikan apakah sejarah akan berulang untuk ketiga kalinya.

Pola DOGE Kembali Terulang untuk Ketiga Kalinya

Setelah mengalami penurunan, Dogecoin kembali memasuki zona yang dikenal sebagai titik awal reli besar. Pada dua siklus sebelumnya, polanya selalu sama: DOGE turun ke area $0.13–$0.14, mengalami konsolidasi singkat, lalu memulai pendakian kuat. Kini, grafik harian menunjukkan hal yang sama terjadi lagi.

Flashback Juni: DOGE Melonjak ke $0.25

Pada pertengahan Juni, Dogecoin menyentuh zona support ini sebelum melesat menuju $0.25 hingga $0.27. Kenaikan itu menandai salah satu fase bullish terkuat DOGE pada tahun ini.

Flashback September: Rebound Kuat Kembali Terjadi

Dilaporkan Tradeable, awal September, pola identik kembali muncul. DOGE turun ke area support, bergerak mendatar sebentar, lalu kembali naik menuju resistance yang sama seperti pada reli sebelumnya. Saat ini, pergerakan harga terlihat sangat mirip dengan dua momen tersebut.

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 21 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Anjlok! Tapi Sinyal Rebound ke $0.2000 Muncul, Akankah Naik?

Target Potensial Jika Pola Ini Berulang

Jika pola historis kembali terkonfirmasi dan tekanan beli meningkat, Dogecoin berpotensi menuju beberapa level penting berikut:

  • $0.18 sebagai resistance awal
  • $0.20 sebagai area psikologis
  • $0.25 sebagai puncak dua reli sebelumnya

Belum ada tanda breakout sejauh ini, tetapi struktur teknikal sudah terbentuk dan siap mendukung pergerakan yang lebih besar.

Mengapa Zona $0.13–$0.14 Sangat Penting?

Zona ini telah terbukti sebagai support kuat sebanyak dua kali. Dalam analisis teknikal, area yang berulang kali menahan tekanan jual biasanya menjadi level yang diperhatikan oleh banyak trader. Jika support ini bertahan untuk ketiga kalinya, sentimen bullish pada Dogecoin dapat kembali menguat dan mempengaruhi keseluruhan pasar memecoin.

Saat ini, perhatian pasar sedang tertuju pada apakah pembeli kembali mempertahankan area $0.13–$0.14. Jika iya, Dogecoin bisa memulai reli besar ketiganya dalam tahun yang sama. Zona ini bukan sekadar angka, tetapi titik penting yang bisa menentukan arah pergerakan Dogecoin dalam beberapa minggu ke depan.

Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

TAO Tembus $269! Inilah 5 Token Robotik dengan Harga Tertinggi Hari Ini

Dunia kripto kembali diguncang oleh deretan token yang berhubungan dengan robotik dan menunjukkan performa kuat dalam 24 jam terakhir.

Sektor ini semakin dilirik karena menjadi penghubung antara AI, robotik, dan blockchain, tiga teknologi yang sedang mendominasi perkembangan digital. Berikut rangkuman lengkap Top Robotics Tokens berdasarkan kapitalisasi pasar dan performa terkini dikutip CoinMarketCap.

1. Bittensor (TAO) — Raja Robotik yang Semakin Mengganas

Pergerakan harga Bittensor (TAO/USDT) pada Selasa, 14 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bittensor (TAO/USDT) pada Selasa, 14 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Harga: $269.97
Performa: 1h: +1.24% | 24h: +2.98% | 7d: +20.55%
Market Cap: $2.79B
Volume 24h: $181.7M

TAO kembali menunjukkan dominasinya. Dalam seminggu, kenaikan lebih dari 20% membuatnya kokoh di posisi teratas. Proyek berbasis AI ini masih menjadi primadona bagi investor yang mengincar ekosistem desentralisasi untuk machine learning.

2. Virtuals Protocol (VIRTUAL) — Pendatang Baru dengan Performa Liar

Harga: $0.8732
Performa: 1h: +0.15% | 24h: +5.22% | 7d: +24.23%
Market Cap: $572.9M
Volume 24h: $134.6M

Dalam satu minggu, VIRTUAL bahkan mengungguli TAO dengan kenaikan lebih dari 24%. Volume tinggi menandakan minat pasar yang terus meningkat, menjadikannya kandidat kuat sebagai kuda hitam di sektor robotik.

3. JasmyCoin (JASMY) — Proyek IoT Jepang yang Mulai Bangkit

Pergerakan harga Jasmy (JASMY/USDT) pada Sabtu, 12 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Jasmy (JASMY/USDT) pada Sabtu, 12 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Harga: $0.007236
Performa: 1h: +0.18% | 24h: +3.40% | 7d: +18.02%
Market Cap: $357.8M
Volume 24h: $60.9M

JASMY menunjukkan pemulihan yang stabil. Dengan volume yang kuat dan pertumbuhan konsisten, token ini menjadi pilihan menarik bagi investor yang membidik sektor IoT dan keamanan data.

4. Helium (HNT) — Kombinasi Jaringan Nirkabel dan IoT

Harga: $1.79
Performa: 1h: +1.05% | 24h: +6.29% | 7d: +23.51%
Market Cap: $334.1M
Volume 24h: $8.99M

Helium mencatat kenaikan signifikan hingga 23% dalam seminggu. Pertumbuhan jaringan nirkabel terdesentralisasi yang terus berkembang menjadikannya salah satu proyek IoT paling solid di pasar.

5. IoTeX (IOTX) — Veteran IoT yang Tetap Relevan

Pergerakan harga IoTeX (IOTX/USDT) pada Jumat, 1 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga IoTeX (IOTX/USDT) pada Jumat, 1 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Harga: $0.008884
Performa: 1h: +0.52% | 24h: +1.82% | 7d: +12.32%
Market Cap: $83.8M
Volume 24h: $10.6M

Meski berada di posisi kelima, IOTX tetap menunjukkan stabilitas. Proyek lama ini terus relevan, terutama dalam integrasi perangkat pintar dan teknologi robotik.

Kesimpulan

Tren saat ini menunjukkan bahwa sektor robotik dan AI dalam dunia kripto sedang mengalami peningkatan minat yang cukup besar. TAO dan VIRTUAL memimpin reli dengan kenaikan signifikan, sementara HNT dan JASMY mencatat performa menarik untuk investor yang memburu peluang pertumbuhan jangka menengah.

Sektor ini tampaknya menjadi salah satu tema besar di dunia crypto tahun ini. Jika momentum positif ini berlanjut, bukan tidak mungkin token robotik akan menjadi pusat perhatian berikutnya.

Baca juga: Token Musik Teratas: Pasar Capai Rp3,01 Triliun, Rata-Rata Naik 5,06%


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terperosok 6% dalam 24 Jam

Harga Bitcoin (BTC) hari ini berada di level $86.579,26, mencatat penurunan signifikan sebesar -6,4% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi tajam ini terjadi di tengah volatilitas pasar kripto yang meningkat, dengan kapitalisasi pasar BTC turun menjadi $1,72 triliun.

Volume perdagangan terpantau sangat tinggi, mencapai $96,07 miliar, menandakan tekanan jual yang kuat dari pelaku pasar.

Dengan sirkulasi 19,95 juta BTC, ini menjadi salah satu fase volatil terbesar dalam beberapa pekan terakhir.

Performa Harga BTC: Tekanan Menurun dari Jangka Pendek hingga Panjang

Berdasarkan data pergerakan harga, BTC mencatat tren koreksi yang konsisten:

Periode Perubahan Harga Persentase
Hari ini -$5.982,80 -6,47%
30 hari -$21.991,99 -20,27%
60 hari -$27.806,02 -24,33%
90 hari -$29.105,26 -25,18%

Dalam seminggu terakhir saja, harga Bitcoin terkontraksi hingga -13,20%, menunjukkan melemahnya momentum bullish yang sebelumnya sempat mendorong harga mendekati level tertinggi tahun ini.

Apa Penyebab Harga Bitcoin Turun Hari Ini?

Berdasarkan tren pasar kripto dan data pergerakan BTC, terdapat beberapa faktor yang menjelaskan penurunan tajam ini:

1. Profit Taking Setelah Reli Panjang

Bitcoin sebelumnya mencetak harga tinggi di atas $93.000 dalam 24 jam terakhir, mendekati area psikologis penting.

Kenaikan bertahap selama beberapa minggu membuat banyak investor memilih untuk melakukan realization profit, memicu tekanan jual yang masif.

Hal ini terlihat dari lonjakan volume menjadi hampir $97 miliar, jauh lebih tinggi dari rata-rata mingguan.

2. Kekhawatiran Makro: Dolar Menguat & Sentimen Risiko Turun

Pada periode ketika Bitcoin melemah tajam, indeks dolar AS (DXY) biasanya menguat, membuat aset berisiko seperti kripto menerima tekanan.

Investor global juga cenderung mengalihkan dana ke aset aman (safe haven), terutama ketika ketidakpastian ekonomi meningkat.

Sentimen risk-off ini membuat pasar kripto bergerak turun secara simultan.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 21 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 21 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

3. Tekanan dari Pasar Derivatif (Long Liquidation)

Banyak posisi long di pasar derivatif BTC yang terlikuidasi ketika harga menembus zona support $90.000.

Ketika harga turun cepat, sistem otomatis platform futures memicu gelombang liquidation, yang kemudian mendorong harga turun lebih jauh. Ini adalah salah satu penyebab utama penurunan mendadak dalam waktu singkat.

4. Momentum Bearish dari Tren 90 Hari

Data 90 hari menunjukkan penurunan lebih dari 25%, yang menandakan bahwa pasar masih dalam periode koreksi setelah mengalami fase euforia di kuartal sebelumnya. Penurunan berlanjut karena BTC belum menemukan titik support kuat.

Level Harga Penting yang Perlu Diperhatikan

  • Support terdekat: $86.000
    Sudah disentuh sebagai level terendah dalam 24 jam.
  • Support kuat berikutnya: $82.500–$84.000
    Jika area ini ditembus, kemungkinan koreksi lebih dalam dapat terjadi.
  • Resistance terdekat: $90.000
    Untuk kembali ke tren bullish jangka pendek, BTC harus menembus level ini dengan volume tinggi.

Prospek BTC ke Depan: Pemulihan atau Koreksi Lanjut?

Meski mengalami tekanan kuat, Bitcoin masih mempertahankan dominasi pasar dan tetap berada pada urutan teratas aset kripto global.

Tingginya volume perdagangan menunjukkan bahwa minat pasar masih tinggi, hanya saja pelaku pasar sedang melakukan reposisi.

Dalam jangka menengah, BTC berpotensi rebound jika tekanan di pasar derivatif mereda, sentimen makro kembali stabil, dan investor institusional kembali masuk membeli di level diskon.

Namun, jika harga terus berada di bawah $86.000, momentum bearish dapat berlanjut.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 21 November 2025: Bitcoin Turun di Bawah $90K

Harga Bitcoin hari ini mengalami penurunan signifikan hingga -6,4%, dipengaruhi oleh kombinasi faktor teknikal, sentimen makro, tekanan jual tinggi, dan gelombang likuidasi di pasar derivatif.

Meski demikian, Bitcoin tetap memiliki potensi pemulihan jika mampu mempertahankan level support penting.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Cara Membeli Meteora (MET) di Indonesia: Bursa, Wallet, dan Biaya

Baru mengenal dunia kripto dan ingin mencoba investasi aset kripto Meteora (MET)? Prosesnya tidak serumit yang dibayangkan, terutama di Indonesia di mana akses ke bursa lokal semakin mudah.

Dalam artikel ini, kamu akan belajar cara lengkap membeli MET di Indonesia, mulai dari lewat bursa resmi kripto, hingga alternatif menggunakan decentralized exchange (DEX). 

Meteora (MET) sendiri adalah token native dari protokol liquidity di blockchain Solana, yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi perdagangan DeFi dengan fitur seperti dynamic AMMs dan yield-optimizing vaults. Lebihnya lengkap kamu bisa baca di sini: Apa Itu Meteora Crypto?

Membeli Lewat Bursa Kripto Resmi

Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Sumber: Tokocrypto.
Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Sumber: Tokocrypto.

Cara paling mudah untuk membeli token MET adalah dengen menggunakan bursa kripto, sebab:

  • Aksesibilitas: proses pembelian mudah dilakukan hanya dengan aplikasi atau website resmi bursa.
  • Likuiditas: bursa menyediakan volume perdagangan yang cukup sehingga transaksi bisa cepat tereksekusi.
  • Keamanan: bursa resmi yang berizin diawasi oleh otoritas keuangan, sehingga lebih aman dibandingkan jalur tidak resmi.

Pastikan kamu membeli token MET hanya melalui bursa kripto resmi dan terpercaya, seperti Tokocrypto, yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Dengan membeli melalui bursa berizin, kamu mendapatkan jaminan keamanan transaksi, transparansi harga, serta perlindungan regulasi yang tidak dimiliki oleh platform tidak resmi.

Selain itu, Tokocrypto juga menyediakan pasangan perdagangan MET/IDR, sehingga pengguna di Indonesia bisa langsung membeli dengan rupiah tanpa harus menukar ke stablecoin terlebih dahulu. Hal ini membuat proses pembelian lebih mudah, cepat, dan ramah bagi investor pemula.

Berikut beberapa langkah mudah untuk membeli token Meteora (MET) di Tokocrypto:

  1. Download aplikasi Tokocrypto
  2. Login ke akun Tokocrypto atau daftar dan verifikasi KYC
  3. Pada halaman dashboard, cari MET/IDR pada kolom pencarian
  4. Pilih “Batasan Order” atau “Order pasar” atau “Stop-Limit” atau “OCO”
  5. Masukkan jumlah pembelian sesuai kebutuhan

Selain itu kamu juga membeli dengan lebih cepat melalui fitur beli/jual instan dengan biaya trading 0%. Caranya cukup masuk ke menu beli/jual → polih token MET → masukkan nominal pembelian.

Membeli Lewat Decentralized Exchange (DEX)

Bagi pengguna yang lebih berpengalaman dan ingin memegang kendali penuh atas asetnya, pembelian MET juga bisa dilakukan melalui decentralized exchange (DEX) seperti Raydium, Jupiter atau Orca.

Karena MET ini merupakan token yang berada di jaringan Solana, maka untuk membeli melalui DEX, kamu perlu menghubungkan wallet seperti MetaMask, Phantom Wallet, atau Rabby Wallet, dan melakukan swap token Soalna menjadi MET, lalu konfirmasi transaksi.

Cara untuk membeli MET di decentralized exchange:

  1. Buka aplikasi Tokocrypto
  2. Pada halaman dashboard, cari SOL/IDR pada kolom pencarian
  3. Masukkan jumlah pembelian sesuai kebutuhan
  4. Kirim SOL ke dompet yang kamu miliki melalui jaringan Base dengan mengikuti tutorialnya di sini: Cara Transfer Crypto Lewat Jaringan Blockchain di Tokocrypto

Biaya Transaksi 

Biaya transaksi yang dikeluarkan membeli melalui bursa kripto resmi seperti Tokocrypto terbilang jauh lebih murah, karena kamu hanya harus membayar satu kali biaya transaksi, tanpa harus membayar biaya jaringan. Terlebih lagi di Tokocrypto kamu bisa mendapatkan 0% trading fee.

Sedangkan jika kamu membeli MET mulalui decentralized exchange (DEX), kamu perlu membayar trading fee, biaya jaringan, dan swap fee.

Kesimpulan

Jika kamu merupakan pengguna baru dan mengutamakan kemudahan, bursa kripto resmi seperti Tokocrypto adalah pilihan ideal karena biayanya rendah dan prosesnya mudah.

Namun jika kamu ingin kontrol penuh atas aset dan sudah memahami cara kerja wallet serta gas fee, maka DEX memberikan kebebasan penuh untuk mengelola aset kamu sendiri.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan



Sumber : news.tokocrypto.com